Sabtu, 19 September 2026

Identitas Korban Mutilasi di Malang Belum Terungkap

Administrator
Rabu, 15 Mei 2019 05:29 WIB
Identitas Korban Mutilasi di Malang Belum Terungkap

Malang-halomedan.co

Hingga kini, Kepolisian belum dapat mengungkap identitas korban mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Kota Malang.

“Sidik jari belum terbaca, karena mayat dalam kondisi masih kaku,” ungkap Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada wartawan detik, Rabu (15/5/2019).

Tim Inafis Polres Malang Kota sebelumnya bekerja keras mengindentifikasi sidik jari korban, dari kedua tangan yang sudah terpotong pada bagian siku.

“Tetapi masih diupayakan terus, termasuk mendalami petunjuk lain,” tegas Asfuri. Biasanya, melalui sidik jari identitas seseorang akan bisa terbaca, apalagi sistem kependudukan sudah melalui proses e-KTP.

Bila korban pernah menjalani proses tersebut, maka otomatis identitasnya akan terungkap. Kriminolog Universitas Brawijaya Prija Djatmiko menyatakan, sulitnya sidik jari terbaca bisa jadi bagian dari skenario pelaku, agar jejaknya tidak terlacak.

Dalam kasus mutilasi selaku diiringi dengan ciri mengaburkan jejak dengan memotong tubuh korbannya serta amarah besar dan dendam menjadi belakang kasus tersebut.

“Bisa jadi ini bagian upaya pelaku untuk menghilangkan jejak. Karena dalam kasus mutilasi identik dengan ciri demikian,” kata Prija terpisah.

Namun sangat kuat dugaan, lanjut Prija, jika antara pelaku dengan korban telah memiliki hubungan sebelumnya. Ini selalu muncul dalam kasus yang sama.

“Sangat identik juga pelaku dan korban sudah saling mengenal. Kuncinya adalah identitas korban, jika sudah terungkap, maka bisa menelusuri orang-orang di dekatnya yang memiliki permasalahan dengan korban,” tutur Wakil Dekan I Fakultas Hukum ini.

Ada enam bagian tubuh perempuan korban mutilasi Pasar Besar Malang ini yang dipotong. Saat ditemukan lokasinya tidak dalam satu tempat. Penemuan itu berawal dari Chilman (48), pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk di area lapak dagangannya. Dia kemudian meminta bantuan sekuriti pasar untuk menelusuri asal dari bau tak sedap itu.

Ketika dilakuan pencarian asal bau diantara sampah yang berserakan, kedua dikejutkan dengan potongan kaki dan tangan di lokasi. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke polisi, Selasa (14/5/2019) siang kemarin. (Res)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?

Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?

JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan

JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur

Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan

Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan

MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI

MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI

Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan

Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan

Komentar
Berita Terbaru