<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2026 19:49:09 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pendawa Deli Serdang Gelar Anjangsana Sambung Rasa Pererat Keseduluran</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pendawa Deli Serdang Gelar Anjangsana Sambung Rasa Pererat Keseduluran]]></title>
            <description><![CDATA[Pendawa Deli Serdang Gelar Anjangsana Sambung Rasa Pererat Keseduluran]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Deli Serdang - Dalam menguatkan tali silaturahmi , pengurus Persatuan Pemuda Jawa (<a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>) Kab.Deli Serdang gelar Anjangsana sambung rasa yang berlangsung di Kec. Galang, Minggu (10-06-2026).<br><br><br><br>Anjangsana sambung rasa ini sudah menjadi tradisi dan program kerja pengurus <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> di berbagai kabupaten kota salah satunya Kab.Deli Serdang. <br><br><br><br>Joko Pristiandra ketua PAC <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Patumbak pada awak media mengatakan, Anjangsana sambung rasa ini selain sudah menjadi tradisi, secara kedepan kita dapat membangun program-program kerja yang bisa bermanfaat buat anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>.<br><br><br><br>Tambahnya, Anjangsana ini rutin setiap bulan di laksanakan secara bergiliran. Kita berharap dengan rutinitas yang dilaksanakan ini dapat membangun program kerja <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang  akan menyentuh dan bermanfaat  kemasyarakat.<br><br><br><br>Sedangkan Sobirin ketua DPC <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Kab.Deli Serdang dalam arahannya berharap pengurus <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> kecamatan dan ranting terus menggalang silaturahmi, sehingga keberadaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> terus mengikat sampai ke akar rumput. Selain itu dengan kebersamaan dan kesolidan keberadaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> dapat membangun ruang keperdulian dan kesosialan bagi masyarakat ,"katanya.<br><br><br><br>Kegiatan Anjangsana  sambung rasa ini turut dihadiri berbagai pengurus kecamatan se Kab. Deli Serdang dengan makan bersama di semarakan hiburan dan ditutup dengan doa. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_9390_Pendawa-Deli-Serdang-Gelar-Anjangsana-Sambung-Rasa-Pererat-Keseduluran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66497/pendawa-deli-serdang-gelar-anjangsana-sambung-rasa-pererat-keseduluran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sempat Vakum Puluhan Tahun, Wabup Dorong Adhi Tiruvilla Maha Puja Terus Hidup</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 19:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sempat Vakum Puluhan Tahun, Wabup Dorong Adhi Tiruvilla Maha Puja Terus Hidup]]></title>
            <description><![CDATA[Sempat Vakum Puluhan Tahun, Wabup Dorong Adhi Tiruvilla Maha Puja Terus Hidup]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>SUNGGAL &mdash; Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mengapresiasi umat Hindu di Kabupaten Deli Serdang yang terus menjaga tradisi keagamaan, budaya, dan persaudaraan melalui upacara persembayangan Adhi Tiruvilla Maha <a href="https://www.halomedan.com/tag/puja/" target="_blank">Puja</a> Tahun 2026 di Shri Mariamman Kuil, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Minggu (9/8/2026).<br><br><br><br>Ia menilai keberadaan umat Hindu dan tokoh-tokoh spiritual merupakan bagian dari kekayaan sosial, budaya, dan kehidupan keagamaan di Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, katanya, terus mendukung kehidupan keagamaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat secara jasmani maupun spiritual.<br><br><br><br>&quot;Kami merasa sangat bahagia karena Deli Serdang sangat kaya akan tokoh-tokoh spiritual yang memberikan kontribusi terhadap keanekaragaman, baik dari sisi keimanan, budaya maupun persaudaraan yang ada di Indonesia,&quot; ujarnya.<br><br><br><br>Lom Lom juga mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban kepada Tuhan maupun sesama manusia. Menurutnya, nilai-nilai agama dapat menjadi kekuatan dalam membangun kebajikan dan mempererat persatuan.<br><br><br><br>&quot;Iman adalah sesuatu yang mempersatukan kita dalam doa dan mempersatukan kita dalam kebajikan. Semakin banyak manusia yang mengikuti nilai-nilai agama, maka diharapkan semakin banyak pula manusia yang baik dan benar,&quot; katanya.<br><br><br><br>Wabup turut mengapresiasi umat Hindu yang konsisten merawat tradisi dan nilai keagamaan di Shri Mariamman Kuil. Ia berharap kegiatan keagamaan tersebut terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam merawat keberagaman di Deli Serdang.<br><br><br><br>&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian yang konsisten merawat nilai-nilai agama dan budaya. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkembang karena ini adalah kekayaan kita, kekayaan dalam keragaman,&quot; pungkasnya.<br><br><br><br>Ketua Kuil Shri Mariamman, Wijai, menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi dan kegiatan keagamaan Hindu di kuil yang telah berdiri sejak 1881 itu. Setelah sempat vakum selama puluhan tahun, kepengurusan baru dibentuk bersama sejumlah tokoh dan keluarga pendiri kuil.<br><br><br><br>Menurutnya, kegiatan keagamaan yang kembali aktif turut meningkatkan partisipasi umat. Jika sebelumnya hanya beberapa orang yang beribadah, kini kegiatan rutin pada Jumat dan Minggu dapat diikuti sekitar 80 hingga 150 orang.<br><br><br><br>&quot;Tujuan kegiatan ini sesuai dengan adat dan budaya Hindu, yaitu untuk menyatukan umat Hindu agar semakin baik, semakin peduli dan bersama-sama menjaga rumah ibadah,&quot; ujar Wijai.<br><br><br><br>Turut hadir, Camat Sunggal, Kapolsek Sunggal, Danramil Sunggal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Hindu.<br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_1631_Sempat-Vakum-Puluhan-Tahun--Wabup-Dorong-Adhi-Tiruvilla-Maha-Puja-Terus-Hidup.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66496/sempat-vakum-puluhan-tahun-wabup-dorong-adhi-tiruvilla-maha-puja-terus-hidup/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Lengkong, Kita Belajar Arti Kemerdekaan</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 17:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Lengkong, Kita Belajar Arti Kemerdekaan]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Lengkong, Kita Belajar Arti Kemerdekaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Ada tempat-tempat tertentu yang membuat kata &quot;kemerdekaan&quot; terdengar berbeda. Bukan sebagai slogan, bukan pula sekadar tema upacara setiap bulan Agustus. Di tempat seperti itu, kemerdekaan terasa dekat dengan darah, kehilangan, keberanian, dan keputusan anak-anak muda yang memilih mempertaruhkan hidup ketika Republik Indonesia bahkan belum genap berumur satu tahun.<br><br>Salah satu tempat itu adalah Palagan <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a>.<br><br>Hari ini, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang. Di sanalah sejumlah perwira dan taruna Akademi Militer Tangerang yang gugur dalam Peristiwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> dimakamkan.<br><br>Ziarah semacam ini mudah dianggap sebagai bagian rutin dari seremoni kenegaraan. Datang, mengheningkan cipta, meletakkan karangan bunga, lalu kembali kepada kesibukan masing-masing. Tetapi jika sejarah <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> dibaca lebih dalam, sulit rasanya pulang tanpa membawa pertanyaan: setelah 81 tahun merdeka, bagaimana kita hari ini menjaga republik yang dahulu dipertahankan anak-anak muda dengan nyawa mereka?<br><br>Peristiwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> terjadi pada 25 Januari 1946. Situasi Indonesia saat itu jauh dari tenang. Proklamasi memang telah dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, tetapi kemerdekaan belum benar-benar aman. Tentara Jepang masih berada di sejumlah tempat dengan persenjataan lengkap. Pasukan Sekutu datang, sementara NICA membonceng dengan keinginan mengembalikan kekuasaan kolonial Belanda.<br><br>Republik yang masih belia harus bergerak cepat.<br><br>Mayor Daan Mogot bersama pasukan dari Resimen IV Tangerang dan para taruna Akademi Militer Tangerang berangkat menuju markas tentara Jepang di <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a>, Serpong. Tujuannya bukan menyerbu. Mereka hendak mengambil alih persenjataan Jepang melalui perundingan.<br><br>Daan Mogot sendiri masih sangat muda. Namun zaman memang tidak selalu memberi kesempatan kepada seseorang untuk menunggu cukup umur sebelum menerima tanggung jawab besar. Dalam revolusi, kematangan sering kali dipaksa datang lebih cepat daripada usia.<br><br>Perundingan dengan pasukan Jepang pada mulanya berjalan. Pelucutan senjata mulai dilakukan. Lalu sebuah letusan terdengar. Sampai sekarang terdapat berbagai versi mengenai asal tembakan tersebut. Yang pasti, keadaan berubah dalam hitungan detik. Tentara Jepang kembali mengambil senjata. Tembakan dilepaskan. Para taruna yang sebagian berada dalam posisi tidak siap menjadi sasaran.<br><br>Mayor Daan Mogot gugur.<br><br>Bersamanya gugur Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo, Letnan Soetopo, serta puluhan taruna Akademi Militer Tangerang. Catatan sejarah mengenang 37 putra bangsa yang kehilangan nyawa dalam peristiwa tersebut.<br><br>Di antara mereka terdapat dua nama yang mempunyai hubungan sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto: Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Taruna Soejono Djojohadikoesoemo. Keduanya merupakan adik dari Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, ayah Presiden Prabowo.<br><br>Nama mereka kemudian hidup dalam keluarga. Soebianto menjadi bagian dari nama Prabowo Subianto, sementara Soejono menjadi nama tengah Hashim Soejono Djojohadikusumo.<br><br>Namun Palagan <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> tentu jauh lebih besar daripada sejarah sebuah keluarga.<br><br>Ia adalah bagian dari sejarah sebuah generasi.<br><br>Bayangkan anak-anak muda pada usia belasan dan awal dua puluhan tahun, ketika hari ini seseorang mungkin masih sibuk dengan perkuliahan, mencari pekerjaan pertama, atau memikirkan masa depannya. Mereka justru berada di tengah ketidakpastian republik. Tidak ada jaminan bahwa Indonesia akan bertahan. Tidak ada kepastian bahwa mereka akan pulang.<br><br>Tetapi mereka berangkat.<br><br>Di situlah kita seharusnya membaca nasionalisme secara lebih jernih.<br><br>Nasionalisme bukan hanya keberanian berbicara tentang Indonesia. Ia adalah kesediaan menerima tanggung jawab ketika negara membutuhkannya. Kadang tanggung jawab itu hadir di medan perang. Pada masa lain ia hadir dalam ruang pelayanan publik, meja birokrasi, pos pemeriksaan perbatasan, lembaga pemasyarakatan, kantor imigrasi, ruang diplomasi, atau tempat-tempat yang mungkin tidak pernah masuk buku sejarah.<br><br>Generasi Daan Mogot mempertahankan republik dengan senjata. Generasi kita tidak lagi menghadapi tentara kolonial dalam pengertian yang sama. Tantangannya telah berubah.<br><br>Kedaulatan hari ini juga berarti kemampuan negara menjaga pintu masuk wilayahnya, mencegah perdagangan orang, menghadapi kejahatan transnasional, memastikan orang asing yang datang menghormati hukum Indonesia, serta melindungi warga negara yang melintas batas.<br><br>Kedaulatan juga diuji dari cara negara memperlakukan mereka yang sedang menjalani pidana. Apakah pemasyarakatan hanya menjadi tempat menghukum, atau mampu mengembalikan manusia kepada masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik?<br><br>Itulah sebabnya ziarah jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke makam para pejuang <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> semestinya tidak selesai sebagai agenda kalender.<br><br>Ada amanah yang harus dibawa pulang.<br><br>Jika para pemuda pada 1946 sanggup mempertaruhkan nyawa untuk sebuah negara yang bahkan masa depannya belum pasti, kita yang hidup dalam negara yang telah berdiri lebih dari delapan dekade seharusnya mampu mempertaruhkan kenyamanan untuk menjaga integritas.<br><br>Tidak mengambil yang bukan hak kita adalah nasionalisme.<br><br>Melayani masyarakat tanpa mempersulit adalah nasionalisme.<br><br>Menolak suap adalah nasionalisme.<br><br>Menjaga perbatasan dan kedaulatan hukum Indonesia adalah nasionalisme.<br><br>Memastikan kebijakan negara benar-benar dirasakan rakyat juga nasionalisme.<br><br>Kita sering membayangkan pahlawan sebagai manusia luar biasa yang hidup pada masa lampau. Padahal mungkin pesan terpenting dari sebuah makam pahlawan justru sebaliknya: mereka adalah manusia-manusia biasa yang ketika sejarah memanggil memilih melakukan sesuatu yang luar biasa.<br><br>Karena itu, penghormatan terbaik kepada Daan Mogot dan para taruna <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> bukan hanya tabur bunga.<br><br>Penghormatan terbaik adalah membangun negara yang pantas diperjuangkan oleh mereka.<br><br>Indonesia yang pemerintahannya bersih. Hukumnya berwibawa. Perbatasannya terjaga. Pelayanannya manusiawi. Aparaturnya bekerja bukan karena ingin dipuji, tetapi karena memahami bahwa jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu harus dipertanggungjawabkan.<br><br>Delapan puluh satu tahun setelah proklamasi, medan perjuangan memang telah berubah. Tidak ada lagi suara tembakan seperti yang pecah di <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> pada Januari 1946. Tetapi Republik tetap membutuhkan keberanian.<br><br>Keberanian mengatakan yang benar ketika lebih mudah diam. Keberanian memperbaiki institusi ketika lebih nyaman mempertahankan kebiasaan lama. Keberanian menjaga kepentingan negara ketika kepentingan pribadi menawarkan jalan yang lebih menguntungkan.<br><br>Di depan pusara para taruna itu, kemerdekaan terasa mempunyai harga.<br><br>Mereka telah membayarnya.<br><br>Dengan darah, usia muda, dan masa depan yang tidak pernah sempat mereka jalani.<br><br>Kita tidak diminta membayar dengan cara yang sama.<br><br>Kita hanya diminta menjaga republik ini dengan sebaik-baiknya.<br><br>Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.<br><br>Dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/lengkong/" target="_blank">Lengkong</a> kita belajar: kemerdekaan diwariskan, tetapi tanggung jawab untuk menjaganya selalu berpindah dari satu generasi kepada generasi berikutnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_3130_Dari-Lengkong--Kita-Belajar-Arti-Kemerdekaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66495/dari-lengkong-kita-belajar-arti-kemerdekaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Remaja Taman Setia Budi Indah Gelar Tasbih Bazar Kemerdekaan, Puluhan Lomba Ramaikan HUT ke-81 RI.</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 15:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Remaja Taman Setia Budi Indah Gelar Tasbih Bazar Kemerdekaan, Puluhan Lomba Ramaikan HUT ke-81 RI.]]></title>
            <description><![CDATA[Remaja Taman Setia Budi Indah Gelar Tasbih Bazar Kemerdekaan, Puluhan Lomba Ramaikan HUT ke81 RI.]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN | Remaja Taman Setia Budi Indah menggelar Tasbih Bazar Kemerdekaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari, 16&ndash;17 Agustus 2026, di Lapangan Bola Blok D, Tasbi 1.<br><br>Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan kemeriahan kemerdekaan itu diisi dengan berbagai perlombaan serta aktivitas hiburan yang melibatkan masyarakat.<br><br>Ketua Panitia Remaja Taman Setia Budi Indah, Reza Batubara, mengatakan Tasbih Bazar Kemerdekaan dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan suasana penuh kegembiraan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.<br><br>Menurut Reza, momentum HUT Kemerdekaan tidak hanya perlu diperingati secara seremonial, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang membangun kebersamaan, khususnya di kalangan generasi muda.<br><br><br>&quot;Kami ingin momentum kemerdekaan ini benar-benar dirasakan bersama. Karena itu, kami menyiapkan berbagai kegiatan yang bisa diikuti anak-anak, remaja maupun masyarakat. Harapannya, semua bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan,&quot; ujar Reza pada awak Medan24news.com (Minggu, 8/9/2026).<br><br>Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain menjadi panitia, para remaja diharapkan dapat ikut menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan tempat tinggal.<br><br>&quot;Kami mengajak seluruh warga untuk ikut meramaikan kegiatan ini. Bukan hanya datang sebagai penonton, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam lomba dan kegiatan yang sudah disiapkan panitia,&quot; katanya.<br><br>Dalam kegiatan, sejumlah perlombaan telah disiapkan panitia, di antaranya senam pagi, jalan santai, fashion show, lomba mewarnai dan tarik tambang.<br><br>Kemudian ada pula trup gembira, dam batu, lomba makan kerupuk dan lari kelereng.<br><br>Beragam lomba tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus menghidupkan kembali semangat permainan rakyat yang identik dengan perayaan kemerdekaan.<br><br>Reza mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat hubungan sosial setelah menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.<br><br>&quot;Yang kami kedepankan adalah kebersamaan. Menang atau kalah dalam perlombaan bukan yang utama. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa berkumpul dan menikmati perayaan kemerdekaan bersama,&quot; tutur Reza.<br><br>Tasbih Bazar Kemerdekaan dijadwalkan berlangsung pada Minggu hingga Senin, 16&ndash;17 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Lapangan Bola Blok D &ndash; Tasbi 1.<br><br>Panitia mengusung slogan &quot;Ramaikan, Belanjakan, Lombakan!!!&quot; sebagai ajakan kepada masyarakat untuk turut menyukseskan rangkaian kegiatan.<br><br>Untuk informasi lebih lanjut, panitia mencantumkan sejumlah nomor kontak, yakni:Bundo 081370405751, Reza 08136223250, Zinno 089699382898, dan Ami 081360363699. Panitia juga mencantumkan akun Instagram @tasbih_bazar_kemerdekaan. Rel<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_3339_Remaja-Taman-Setia-Budi-Indah-Gelar-Tasbih-Bazar-Kemerdekaan--Puluhan-Lomba-Ramaikan-HUT-ke-81-RI-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66494/remaja-taman-setia-budi-indah-gelar-tasbih-bazar-kemerdekaan-puluhan-lomba-ramaikan-hut-ke81-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 14:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari]]></title>
            <description><![CDATA[Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari]]></description>
            <content><![CDATA[<br>SIMALUNGUN &mdash; Pereli kebanggaan Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau Ijeck, kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia reli. Ijeck berhasil meraih Juara APRC 2026 sekaligus Juara Nasional Rally 2026 dalam ajang yang berlangsung di kawasan Kebun Teh Tobasari, Sidamanik, Kabupaten Simalungun.<br><br><br><br>Prestasi tersebut semakin mengukuhkan nama Ijeck sebagai salah satu pereli papan atas Indonesia. Dengan mengandalkan pengalaman, ketangguhan, serta konsistensi di lintasan, Ijeck mampu melewati persaingan ketat dan menaklukkan medan reli yang menantang di kawasan perkebunan teh.<br><br><br><br>Keberhasilan Ijeck menjadi juara juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat Sumatera Utara. Ajang reli di Tobasari tidak hanya menjadi tontonan olahraga otomotif, tetapi sekaligus mengangkat nama Simalungun dan Sumatera Utara di kancah reli nasional dan internasional.<br><br><br><br>Lintasan di kawasan Tobasari, Sidamanik, yang dikenal memiliki karakter medan menantang dengan kontur perbukitan dan kawasan perkebunan, menjadi arena pembuktian bagi para pereli. Ijeck mampu menunjukkan performa terbaik hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.<br><br><br><br>Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Utara. Prestasi Ijeck diharapkan dapat semakin mendorong perkembangan olahraga otomotif, khususnya reli, serta membuka peluang bagi lahirnya bibit-bibit pereli muda dari Sumatera Utara.<br><br><br><br>Selamat dan sukses untuk Ijeck beserta seluruh tim!<br><br>Kemenangan di Tobasari menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, keberanian, dan konsistensi mampu membawa nama Sumatera Utara semakin berkibar di pentas reli nasional dan internasional.<br><br><br><br>Dari Tobasari, Simalungun, untuk prestasi Sumatera Utara dan Indonesia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_4202_Ijeck-Juara-APRC-2026-dan-Nasional-Rally-2026--Torehkan-Prestasi-Gemilang-di-Tobasari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66493/ijeck-juara-aprc-2026-dan-nasional-rally-2026-torehkan-prestasi-gemilang-di-tobasari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sisa Makanan Berubah Jadi Pakan Ternak, Inovasi KKN UGM di Asahan Raih Apresiasi Wakil Bupati</guid>
            <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 13:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sisa Makanan Berubah Jadi Pakan Ternak, Inovasi KKN UGM di Asahan Raih Apresiasi Wakil Bupati]]></title>
            <description><![CDATA[Sisa Makanan Berubah Jadi Pakan Ternak, Inovasi KKN UGM di Asahan Raih Apresiasi Wakil Bupati]]></description>
            <content><![CDATA[<br> <br>ASAHAN &ndash;Limbah makanan yang selama ini kerap menjadi masalah lingkungan, kini berhasil diubah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan ekonomi. Inovasi cerdas tersebut lahir dari tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang bertugas di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.<br> <br>Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyambangi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan pada Sabtu (8/8/2026) guna melihat langsung hasil kegiatan pengabdian mahasiswa KKN UGM. Turut mendampingi kunjungan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkungan Pemkab Asahan, jajaran pengurus Pesantren Darul Falah, perwakilan PT Inalum, serta para mahasiswa KKN UGM.<br> <br>Di lokasi, Wakil Bupati menyaksikan secara nyata bagaimana sisa makanan dari lingkungan pesantren yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah, kini dikelola dan dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot. Selanjutnya, maggot yang dihasilkan dijadikan sumber pakan alternatif bagi ternak bebek. Langkah cerdas ini sekaligus menjawab dua persoalan sekaligus: mengurangi limbah makanan dan menekan biaya pakan ternak.<br> <br>Muhammad Ghazalah Anwar, salah satu mahasiswa KKN UGM yang ditempatkan di Desa Aek Songsongan, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai solusi sederhana namun berkelanjutan atas persoalan limbah makanan sekaligus mendukung pengembangan sektor peternakan masyarakat. "Sisa makanan tidak harus menjadi sampah. Melalui pengelolaan yang tepat, ia dapat berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kami berharap konsep ini dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setempat setelah masa KKN berakhir," ujarnya.<br> <br>Mendengar penjelasan tersebut, Wakil Bupati Asahan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inovasi yang diterapkan para mahasiswa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada atas pelaksanaan KKN-PPM UGM Tahun 2026 yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Asahan, serta penghargaan kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi dan mendukung kehadiran KKN UGM di daerah ini.<br> <br>"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa KKN UGM. Sisa makanan yang selama ini dianggap limbah, ternyata dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini adalah inovasi yang sederhana, namun memiliki nilai manfaat yang luar biasa besar apabila dikembangkan secara berkelanjutan," tegas Rianto.<br> <br>Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap ilmu pengetahuan dan inovasi yang dibawa para mahasiswa dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat luas. Sehingga kehadiran KKN UGM di Kabupaten Asahan tidak hanya meninggalkan program sesaat, melainkan juga meninggalkan pengetahuan dan manfaat yang abadi bagi kemajuan masyarakat. (dre)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_9816_Sisa-Makanan-Berubah-Jadi-Pakan-Ternak--Inovasi-KKN-UGM-di-Asahan-Raih-Apresiasi-Wakil-Bupati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66492/sisa-makanan-berubah-jadi-pakan-ternak-inovasi-kkn-ugm-di-asahan-raih-apresiasi-wakil-bupati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&lrm;Baru Grand Opening, Bingchun Tanjung Morawa Langsung Punya 5 Franchise Baru!  &lrm;</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[‎Baru Grand Opening, Bingchun Tanjung Morawa Langsung Punya 5 Franchise Baru!  ‎]]></title>
            <description><![CDATA[&amplrmBaru Grand Opening, Bingchun Tanjung Morawa Langsung Punya 5 Franchise Baru!&amplrm]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG &ndash; Antusiasme warga mewarnai Grand <a href="https://www.halomedan.com/tag/opening/" target="_blank">Opening</a> Bingchun Tanjung Morawa, Sabtu (8/8/2026). Berlokasi di Jalan Irian, Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, gerai dessert dan minuman kekinian itu resmi dibuka melalui pertunjukan barongsai yang meriah, dilanjutkan prosesi pemotongan pita sebagai tanda dimulainya operasional.<br>&lrm;<br>&lrm;Suasana semakin semarak saat Bingchun membagikan 1.000 cup gratis kepada para pengunjung yang telah memadati lokasi sejak pagi. Momen tersebut menjadi penanda langkah awal Bingchun sebagai pelopor pengembangan jaringan usahanya di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Tak hanya merayakan pembukaan gerai, Bingchun juga membawa kabar baik bagi dunia usaha. Pada hari yang sama, tiga mitra franchise baru resmi bergabung, ditandai dengan penandatanganan kerja sama. Dari tiga cabang tersebut, dua akan dibuka di Kota Medan, sementara satu cabang lainnya berada di luar Kota Medan.<br>&lrm;<br>&lrm;Manager Development Bisnis Bingchun Tanjung Morawa, Subari, mengatakan kehadiran Bingchun tidak hanya menawarkan minuman dan dessert berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui sistem franchise yang mudah diakses.<br>&lrm;<br>&lrm;"Kami ingin mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk tumbuh bersama Bingchun. Siapa pun yang ingin memiliki usaha sendiri tidak perlu khawatir soal modal besar. Kami siap memberikan pendampingan agar para mitra bisa berkembang bersama kami," ujarnya.<br>&lrm;<br>&lrm;Dengan semangat "Modal Terjangkau &bull; Peluang Terbuka &bull; Tumbuh Bersama", Bingchun menargetkan perluasan jaringan di berbagai daerah di Sumatera Utara sekaligus menciptakan lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_7190_-lrm-Baru-Grand-Opening--Bingchun-Tanjung-Morawa-Langsung-Punya-5-Franchise-Baru----lrm-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/66491/lrmbaru-grand-opening-bingchun-tanjung-morawa-langsung-punya-5-franchise-baru-lrm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jambore Anak TK/RA Bandar Khalipah Jadi Contoh Kolaborasi Desa</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jambore Anak TK/RA Bandar Khalipah Jadi Contoh Kolaborasi Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Jambore Anak TK/RA Bandar Khalipah Jadi Contoh Kolaborasi Desa]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>PERCUT SEI TUAN &mdash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong kegiatan yang lahir dari aspirasi masyarakat dan dikelola secara kolaboratif seperti <a href="https://www.halomedan.com/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Anak TK/RA Se-Desa Bandar Khalipah dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.<br><br><br><br>Hal itu disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menghadiri <a href="https://www.halomedan.com/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Anak TK/RA Se-Desa Bandar Khalipah di Lapangan Kata Bima, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (8/8/2026).<br><br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> yang diikuti sekitar 1.000 anak PAUD tersebut melibatkan 24 kontingen dari 30 TK/RA yang ada di Desa Bandar Khalipah. Diawali dengan pawai budaya dan kreasi, berbagai busana adat dan berbagai kostum unik digunakan <br><br><br><br>Kegiatan ini merupakan pelaksanaan ketiga, setelah sebelumnya digelar secara sederhana dan terus dikembangkan.<br><br><br><br>Bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK, Jelita Asri Ludin Tambunan, mengapresiasi Pemerintah Desa Bandar Khalipah yang mampu mengembangkan kegiatan melalui kolaborasi dan tidak hanya mengandalkan dukungan dana desa.<br><br><br><br>&quot;Saya ingin acara ini bisa dijadikan contoh di desa masing-masing. Ke depan kalau ada di 21 kecamatan, kegiatan inilah yang harus ditiru. Meskipun ada dukungan dana desa, tapi mereka tetap berkolaborasi bersama para sponsor,&quot; ujarnya.<br><br><br><br>Menurutnya, semangat kolaborasi tersebut penting agar kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkarya, bersosialisasi dan mengembangkan potensi dapat terus tumbuh di setiap desa.<br><br><br><br>Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan memberikan dukungan pembinaan bagi sekolah yang meraih prestasi. Juara pertama mendapatkan pembinaan sebesar Rp5 juta, sedangkan juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh Rp2 juta.<br><br><br><br>Terkait permohonan Pemerintah Desa Bandar Khalipah untuk pengembangan lapangan sepak bola, Bupati menyatakan Pemkab Deli Serdang akan mengkaji kebutuhan yang diperlukan.<br><br><br><br>&quot;Kita akan lihat apa saja yang bisa diperbaiki atau dikembangkan untuk lapangan ini. Sebab saya ingin lapangan ini bisa menjadi tempat berkumpul warga desa. Kepada anak-anak saya tetaplah berkarya. Kepada guru, teruslah mendampingi dan membimbing anak-anak kita,&quot; pesannya.<br><br><br><br>Sebelumnya, Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyo, menyampaikan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Anak TK/RA merupakan salah satu kegiatan yang lahir dari hasil Musrenbang dan aspirasi bunda PAUD. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana silaturahmi akbar bagi anak-anak PAUD di Desa Bandar Khalipah.<br><br><br><br>&quot;Kami rasa berbahagia karena Bapak Bupati dan Ibu bisa menyempatkan waktunya kepada kami. Semoga apa yang kita kerjakan mendapat balasan dari Allah SWT,&quot; ungkapnya.<br><br><br><br>Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mulai dirintis sejak tiga tahun lalu dan terus dikembangkan. Untuk pelaksanaan tahun depan, kegiatan serupa juga telah dimasukkan dalam rencana kegiatan desa.<br><br><br><br>Turut hadir anggota DPRD Sumut fraksi Demokrat, Anita Lubis; Camat Percut Sei Tuan, perangkat daerah terkait, unsur Forkopimcam, jajaran Pemerintah Desa Bandar Khalipah, guru dan pengelola TK/RA, bunda PAUD, serta para orang tua dan peserta jambore.<br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_2272_Jambore-Anak-TK-RA-Bandar-Khalipah-Jadi-Contoh-Kolaborasi-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66490/jambore-anak-tkra-bandar-khalipah-jadi-contoh-kolaborasi-desa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gebyar Kemerdekaan, 240 Atlet Ikuti Pertandingan Cabor Renang</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gebyar Kemerdekaan, 240 Atlet Ikuti Pertandingan Cabor Renang]]></title>
            <description><![CDATA[Gebyar Kemerdekaan, 240 Atlet Ikuti Pertandingan Cabor Renang]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>LUBUK PAKAM - Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, bersama Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Asniar Lom Lom Suwondo, membuka Gebyar Kemerdekaan Olahraga Cabang Renang yang digelar Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Deli Serdang di Kolam Renang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam, Sabtu (8/8/2026).<br><br><br><br>Ajang dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti sekitar 240 atlet pelajar dan klub renang se-Kabupaten Deli Serdang.<br><br><br><br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Deli Serdang yang telah menghadirkan kegiatan yang meriah dan semarak. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membina atlet-atlet muda sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan cinta tanah air,&quot; ujar Lom Lom.<br><br><br><br>Ia berharap kompetisi ini melahirkan atlet renang berprestasi yang mampu mengharumkan nama Deli Serdang. Ia juga mengingatkan dewan juri menjaga objektivitas dalam penilaian.<br><br><br><br>&quot;Saya berpesan kepada seluruh dewan juri untuk menjaga objektivitas dalam menilai. <a href="https://www.halomedan.com/tag/atlet/" target="_blank">Atlet</a>-atlet yang telah berlatih keras setiap hari harus mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi yang mereka raih,&quot; katanya.<br><br><br><br>Pemkab Deli Serdang, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembinaan olahraga melalui berbagai program dan event, termasuk EVORIA (Event Olahraga, Seni Budaya, dan Keagamaan).<br><br><br><br>&quot;Melalui kegiatan ini kita berharap lahir atlet-atlet yang berdedikasi tinggi, mampu mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Deli Serdang, serta menumbuhkan semangat perjuangan, sportivitas dan kebersamaan di kalangan generasi muda,&quot; tambahnya.<br><br><br><br>Ketua FAI Kabupaten Deli Serdang, M Rinaldi Miraza, mengatakan kegiatan ini merupakan penyelenggaraan perdana dan diikuti sekitar 240 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA serta klub renang.<br><br><br><br>Seluruh 11 klub renang di Deli Serdang turut ambil bagian. Panitia juga menyiapkan hadiah satu unit sepeda listrik bagi juara umum berdasarkan perolehan medali terbanyak, yang disumbangkan Bupati Deli Serdang dan Ketua Dewan Pembina FAI Kabupaten Deli Serdang.<br><br><br><br>Rinaldi mengapresiasi dukungan orang tua atlet dalam mendampingi anak-anak berlatih dan berkompetisi.<br><br><br><br>&quot;Semoga para orang tua atlet selalu diberikan kesehatan sehingga dapat terus mendampingi putra-putrinya dalam menjalani latihan dan meraih prestasi,&quot; ujarnya.<br><br><br><br>Pembukaan kegiatan turut dihadiri pejabat Pemkab Deli Serdang, pengurus FAI, pelatih, atlet, dan orang tua peserta.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_9240_Gebyar-Kemerdekaan--240-Atlet-Ikuti-Pertandingan-Cabor-Renang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66489/gebyar-kemerdekaan-240-atlet-ikuti-pertandingan-cabor-renang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pekan Budaya Permainan Tradisional Dorong Anak Kenali Budaya dan Kurangi Ketergantungan Gadget</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pekan Budaya Permainan Tradisional Dorong Anak Kenali Budaya dan Kurangi Ketergantungan Gadget]]></title>
            <description><![CDATA[Pekan Budaya Permainan Tradisional Dorong Anak Kenali Budaya dan Kurangi Ketergantungan Gadget]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>PERCUT SEI TUAN &mdash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari upaya mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda sekaligus mendorong anak-anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai.<br><br><br><br>Hal itu disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menghadiri Pekan <a href="https://www.halomedan.com/tag/budaya/" target="_blank">Budaya</a> Permainan Tradisional yang digelar Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo, di Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Saentis, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8-9 Agustus 2026, dengan berbagai permainan tradisional seperti tarik tambang, terompah, pecah piring dan lainnya.<br><br><br><br>&quot;Di siang terik ini ternyata tidak menyurutkan kegembiraan anak-anak kita. Saya juga cukup bangga, bahwa anak-anak Tanjung Rejo bisa menggerakkan dan membuat kegiatan yang cukup besar ini untuk permainan tradisional,&quot; kata Bupati.<br><br><br><br>Menurutnya, antusiasme masyarakat dan anak-anak dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk menjadikan permainan tradisional sebagai agenda budaya yang berkelanjutan di Deli Serdang.<br><br><br><br>&quot;Kalau antusiasnya besar, kita akan kaji dan memasukkannya ke anggaran APBD. Saya titip, ajarkan anak-anak ini kebanggaan dengan Deli Serdang dan bawa pada kegiatan yang positif. Saya harap acara ini ke depan menjadi ikon Deli Serdang, tiap tahun diadakan pertandingan permainan tradisional,&quot; ujarnya.<br><br><br><br>Bupati yang hadir bersama Ketua TP PKK, Jelita Asri Ludin Tambunan, berharap permainan tradisional dapat terus hidup di tengah perkembangan teknologi dan masuknya berbagai budaya dari luar.<br><br><br><br>&quot;Semoga budaya bangsa bisa menjadi tuan rumah kita di tengah masuknya perkembangan teknologi dari dunia luar,&quot; tambahnya.<br><br><br><br>Ia juga melihat keberadaan Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan yang terus berkembang dapat menjadi ruang publik yang semakin banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan positif, termasuk pelestarian budaya.<br><br><br><br>Pekan <a href="https://www.halomedan.com/tag/budaya/" target="_blank">Budaya</a> Permainan Tradisional turut mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumatera Utara melalui Dana Indonesiana. Pamong <a href="https://www.halomedan.com/tag/budaya/" target="_blank">Budaya</a> Ahli Pertama BPK Wilayah II Sumut, Windra Adi Purba, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pelestarian kebudayaan, khususnya permainan tradisional yang mulai tergerus perkembangan zaman.<br><br><br><br>&quot;Ini salah satu kegiatan pelestarian kebudayaan khususnya di permainan tradisional. Perkembangan zaman membuat budaya semakin terkikis khususnya permainan tradisional yang mulai dilupakan,&quot; katanya.<br><br><br><br>Ia menjelaskan, Yayasan Laskar Pelangi mendapat mandat sebagai penerima stimulus Dana Indonesiana untuk mendorong pengembangan permainan tradisional. Menurutnya, masih banyak potensi budaya yang dapat dikembangkan dan dilestarikan, termasuk di Deli Serdang yang memiliki 168 cagar budaya.<br><br><br><br>Sementara itu, Ketua Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo, Siddik Zailani, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia mengatakan Pekan <a href="https://www.halomedan.com/tag/budaya/" target="_blank">Budaya</a> Permainan Tradisional merupakan kegiatan tahunan yang digelar untuk mendorong pelestarian permainan tradisional sekaligus mengurangi penggunaan gawai pada anak-anak.<br><br><br><br>Siddik turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi serta permohonan maaf atas kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.<br><br><br><br>Turut hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang beserta jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat dan peserta Pekan <a href="https://www.halomedan.com/tag/budaya/" target="_blank">Budaya</a> Permainan Tradisional.<br><br><br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_5601_Pekan-Budaya-Permainan-Tradisional-Dorong-Anak-Kenali-Budaya-dan-Kurangi-Ketergantungan-Gadget.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66488/pekan-budaya-permainan-tradisional-dorong-anak-kenali-budaya-dan-kurangi-ketergantungan-gadget/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aliansi Pengamat Lingkungan Demo di Medan, Desak Dugaan Peredaran Narkotika Diusut</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aliansi Pengamat Lingkungan Demo di Medan, Desak Dugaan Peredaran Narkotika Diusut]]></title>
            <description><![CDATA[Aliansi Pengamat Lingkungan Demo di Medan, Desak Dugaan Peredaran Narkotika Diusut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN&ndash; Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Pengamat Lingkungan menggelar unjuk rasa di depan Yanglim Building, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (6/8/2026). Massa membawa tiga tuntutan, salah satunya mendesak aparat menindak dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam.<br><br>Dalam aksinya, massa meminta peredaran narkotika segera ditindak, meminta aparat memeriksa pihak yang mereka sebut berinisial MK selaku pemilik tempat hiburan malam yang mereka maksud serta HS yang disebut sebagai humas. Massa juga menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta aparat menegakkan hukum secara adil.<br><br>Koordinator aksi Aliansi Pengamat Lingkungan Pablo Saragih mengatakan maraknya dugaan peredaran narkotika di Kota Medan telah menimbulkan keresahan masyarakat, terutama karena dampaknya terhadap generasi muda.<br><br>Menurut Pablo, pihaknya menerima informasi mengenai dugaan peredaran dan penggunaan narkotika di salah satu tempat hiburan malam yang berada di Yanglim Building. Ia menyebut tempat tersebut sebelumnya menggunakan nama X3 dan kini menggunakan nama MODS.<br><br>"Kami Aliansi Pengamat Lingkungan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi. Diduga ada peredaran dan penggunaan narkotika di MODS," kata Pablo dalam orasinya.<br><br>Pablo juga merujuk pada sejumlah pemberitaan dan unggahan media sosial yang menurut dia memuat dugaan tersebut. Namun, informasi mengenai dugaan peredaran narkotika itu masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.<br><br>Dalam aksi tersebut, massa juga mengaku mengalami upaya penghalangan ketika menyampaikan aspirasi. Menurut Pablo, sejumlah orang yang disebut sebagai anggota organisasi kemasyarakatan dan mengaku bertugas menjaga kawasan Yanglim Building mendatangi lokasi demonstrasi.<br><br>Massa menilai kehadiran kelompok tersebut berpotensi mengganggu penyampaian aspirasi. Pablo mengatakan pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan mengenai rencana aksi kepada kepolisian.<br><br>"Kami menyayangkan adanya percobaan penghalangan aksi yang dilakukan oleh oknum OKP yang mengaku bagian dari pengamanan Yanglim Building. Padahal, kami juga sudah menyurati kepolisian terkait pemberitahuan aksi kami," ujar Pablo.<br><br>Aliansi Pengamat Lingkungan meminta kepolisian memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung sesuai ketentuan hukum. Mereka juga meminta aparat menindaklanjuti dugaan peredaran narkotika yang disampaikan dalam aksi tersebut secara profesional dan berdasarkan bukti.<br><br>Tiga tuntutan yang dibawa massa dalam aksi itu adalah meminta penghentian dugaan peredaran narkotika, meminta pihak yang mereka sebut berinisial MK dan HS diperiksa, serta menyatakan akan mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.<br><br>Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan dari pihak yang disebut dalam tuntutan massa mengenai tuduhan tersebut. Demikian pula belum diperoleh keterangan resmi dari kepolisian mengenai ada atau tidaknya penyelidikan terkait dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam yang disebut demonstran.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_8496_Aliansi-Pengamat-Lingkungan-Demo-di-Medan--Desak-Dugaan-Peredaran-Narkotika-Diusut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66487/aliansi-pengamat-lingkungan-demo-di-medan-desak-dugaan-peredaran-narkotika-diusut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Erick Thohir, Sudah Saatnya Mundur?</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 12:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Erick Thohir, Sudah Saatnya Mundur?]]></title>
            <description><![CDATA[Erick Thohir, Sudah Saatnya Mundur?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh Abdullah Rasyid<br>Pecinta Bola dan Pendukung PSMS Garis Keras<br><br>Menyaksikan perjalanan Tim Garuda dalam beberapa ajang internasional belakangan ini terasa menyesakkan. Harapan yang telanjur membesar kembali berujung kecewa. Tersingkirnya Indonesia dari Piala AFF 2026 mungkin menjadi pukulan yang paling terasa. Bukan karena AFF adalah turnamen terbesar yang pernah kita ikuti, tetapi karena di level Asia Tenggara pun kita kembali gagal memenuhi ekspektasi.<br><br>Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi. Materi pemain lebih kompetitif, dukungan publik tidak pernah surut, fasilitas membaik, dan selama beberapa tahun terakhir kita terus mendengar bahwa sepak bola nasional sedang bertransformasi.<br><br>Kalau demikian, wajar bila publik bertanya: transformasi macam apa yang sebenarnya sedang berjalan?<br><br>Saya menulis ini sebagai pecinta sepak bola. Juga sebagai pendukung PSMS Medan garis keras. Orang yang lama mengikuti sepak bola tahu satu hal: kalah tidak selalu memalukan. Dalam sepak bola, tim hebat sekalipun bisa kalah. Yang sulit diterima justru ketika kegagalan datang berulang-ulang, sementara jawaban yang diberikan selalu sama.<br><br>Evaluasi.<br><br>Kata itu kembali muncul setelah Indonesia tersingkir. Pelatih dievaluasi. Pemain dievaluasi. Program tim nasional akan dibedah. Kita seperti sudah hafal urutannya.<br><br>Masalahnya, evaluasi semacam ini hampir selalu bergerak ke bawah.<br><br>Jarang sekali kita bertanya apakah orang yang berada di pucuk organisasi juga layak dievaluasi.<br><br>Erick Thohir sudah memimpin PSSI sejak Februari 2023. Sekarang ia juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga. Posisi itu memberinya pengaruh yang sangat besar terhadap sepak bola nasional.<br><br>Karena itu, hasil PSSI tidak mungkin dilepaskan dari kepemimpinannya.<br><br>Saya tidak termasuk orang yang menutup mata terhadap capaian Erick. Peringkat FIFA Indonesia meningkat. Tim U-23 pernah menembus semifinal Piala Asia U-23 2024. Hubungan dengan FIFA semakin dekat. Sejumlah stadion dibenahi. Tim nasional mendapat perhatian yang mungkin belum pernah sebesar sekarang.<br><br>Naturalisasi juga membuat Indonesia memiliki pemain dengan pengalaman dan kualitas kompetisi yang lebih baik.<br><br>Semua itu fakta yang patut dihargai.<br><br>Namun kepemimpinan tidak hanya dinilai ketika grafik sedang naik.<br><br>Target terbesar kita adalah Piala Dunia 2026. Indonesia gagal. Sekarang target itu dipindahkan menuju 2030. Di tengah perjalanan menuju sasaran baru tersebut, Timnas malah tersingkir dari fase grup Piala AFF.<br><br>Apakah kegagalan AFF sendirian cukup untuk menjatuhkan seorang ketua umum? Tentu tidak.<br><br>Tetapi AFF bukan berdiri sendiri.<br><br>Kita sedang berhadapan dengan persoalan yang jauh lebih lama: sistem pembinaan yang belum kokoh, liga yang masih naik turun kualitasnya, kompetisi usia muda yang belum menjadi mesin produksi pemain, klub-klub yang belum semuanya sehat, kualitas wasit, integritas kompetisi, profesionalisme manajemen, sampai standar keselamatan pertandingan.<br><br>Jumlah penduduk Indonesia hampir 300 juta. Sepak bola dimainkan di mana-mana. Anak-anak bermain di lapangan desa, halaman sekolah, gang sempit, pantai, bahkan di tanah kosong.<br><br>Bakat tidak pernah menjadi masalah utama negeri ini.<br><br>Yang bermasalah adalah jalan yang harus ditempuh bakat itu agar menjadi pemain hebat.<br><br>Berapa banyak anak berbakat yang bisa masuk akademi berkualitas? Berapa banyak yang mendapat pelatih dengan standar baik sejak usia dini? Berapa banyak pertandingan kompetitif yang mereka jalani sebelum usia 18 tahun? Seberapa bagus nutrisi, sports science, pendidikan dan proses pencarian bakat kita?<br><br>Pertanyaan-pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan naturalisasi.<br><br>Saya tidak punya persoalan dengan pemain naturalisasi. Selama sah sebagai warga negara Indonesia dan sungguh-sungguh membela Merah Putih, mereka adalah pemain Indonesia.<br><br>Tetapi ada perbedaan antara memakai naturalisasi sebagai penguat tim dan menjadikannya penutup kelemahan sistem pembinaan.<br><br>Kita bisa merekrut pemain yang tumbuh dalam akademi Belanda atau negara Eropa lainnya. Yang belum berhasil kita bangun adalah sistem yang mampu secara rutin menghasilkan pemain dengan kualitas serupa dari Medan, Makassar, Ambon, Jayapura, Bandung, Surabaya atau kota-kota kecil di seluruh Indonesia.<br><br>Itulah pekerjaan federasi.<br><br>Dan Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut.<br><br>Tidak adil bila setiap kemenangan Timnas dianggap sebagai bukti keberhasilan transformasi PSSI, tetapi ketika kegagalan datang, sorotan segera diarahkan kepada pelatih.<br><br>Pelatih memang bertanggung jawab terhadap taktik. Pemain bertanggung jawab atas permainan. Namun keputusan besar tentang arah Timnas, struktur kepelatihan, regenerasi, kompetisi dan visi federasi berada di tangan PSSI.<br><br>Jadi ketika hasilnya tidak sesuai dengan target, tanggung jawab tidak boleh berhenti di ruang ganti.<br><br>Kita juga belum boleh melupakan Kanjuruhan.<br><br>Seratus tiga puluh lima orang meninggal dalam tragedi 1 Oktober 2022. Stadion kemudian direnovasi. Prosedur keselamatan diperbaiki. Pelatihan keamanan digelar.<br><br>Tetapi Kanjuruhan meninggalkan pelajaran yang lebih besar daripada soal stadion.<br><br>Sepak bola bukan hanya kemenangan, peringkat FIFA, sponsor, hak siar atau hiruk-pikuk suporter. Ada manusia yang harus dilindungi. Ada tata kelola yang harus bertanggung jawab.<br><br>Karena itu saya merasa posisi Erick Thohir sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI sudah layak dipersoalkan, bukan terutama dari sisi boleh atau tidak boleh secara aturan, tetapi dari sisi akuntabilitas.<br><br>Sebagai Ketua Umum PSSI, ia memimpin organisasi yang kinerjanya harus dinilai.<br><br>Sebagai Menpora, ia berada di pemerintahan yang memiliki peran besar dalam kebijakan olahraga nasional.<br><br>Ketika muncul kegagalan di PSSI, garis pertanggungjawabannya menjadi kabur.<br><br>Erick sebaiknya memilih.<br><br>Kalau ingin mencurahkan tenaga sebagai Menpora, mengurus seluruh cabang olahraga, pembinaan atlet, industri olahraga, olahraga pendidikan dan prestasi Indonesia secara keseluruhan, lepaskan PSSI.<br><br>Federasi sepak bola sebesar Indonesia membutuhkan pemimpin yang bekerja penuh waktu dan berdiri pada satu posisi yang jelas.<br><br>Mundur tidak berarti menghapus apa yang sudah dikerjakan.<br><br>Mundur juga bukan bentuk kekalahan pribadi.<br><br>Ada kalanya pengunduran diri justru menunjukkan bahwa seseorang memahami arti jabatan.<br><br>Di banyak tempat, pemimpin organisasi olahraga mundur ketika target besar gagal. Bukan karena seluruh masa kepemimpinannya buruk, tetapi karena ada batas antara kewenangan dan pertanggungjawaban.<br><br>Tradisi seperti inilah yang masih jarang kita lihat.<br><br>Kita sangat mudah mengganti pelatih. Sangat mudah menyalahkan pemain. Wasit dihujat. Taktik dibongkar habis.<br><br>Tetapi kursi paling atas hampir selalu selamat.<br><br>Sebagai pendukung PSMS, saya terbiasa melihat tim kesayangan kalah. Kadang menyakitkan, kadang membuat marah, tetapi itulah sepak bola.<br><br>Yang tidak boleh menjadi kebiasaan adalah kegagalan yang selalu dijawab dengan janji evaluasi tanpa keberanian mengevaluasi orang yang memegang kendali.<br><br>Sepak bola Indonesia sudah terlalu lama hidup dari siklus yang sama: berharap, kecewa, mengganti pelatih, lalu berharap lagi.<br><br>Kali ini jangan hanya pelatih dan pemain yang diperiksa.<br><br>Lihat juga ke atas.<br><br>Erick Thohir sudah bekerja. Ada hasil yang pantas dihargai. Tetapi ada pula target besar yang gagal dicapai.<br><br>Karena itu pertanyaan ini bukan lagi sesuatu yang berlebihan.<br><br>Erick Thohir, sudah saatnya mundur?]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_4468_Erick-Thohir--Sudah-Saatnya-Mundur-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66486/erick-thohir-sudah-saatnya-mundur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Rally 2026 Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Ijeck: Bangga Sumut Kembali Jadi Tuan Rumah</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 10:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Rally 2026 Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Ijeck: Bangga Sumut Kembali Jadi Tuan Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[PEMATANGSIANTAR  HALOMEDAN.COM Sumatera Utara Rally FIA APRC Round 3 &amp IMI National Rally Championship Round 4 Tahun 2026 resmi dibuka ]]></description>
            <content><![CDATA[PEMATANGSIANTAR | HALOMEDAN.COM</p><br> Sumatera Utara <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> FIA APRC Round 3 &amp; IMI National <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> Championship Round 4 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Haji Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu (8/8/2026) sore.<br><br>Pembukaan ajang rally bertaraf internasional ini menjadi momentum kembalinya Sumatera Utara sebagai tuan rumah kejuaraan rally yang mempertemukan para pereli nasional dan peserta lainnya.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_1002833683.jpg"><br></p><br></p><br>Pereli nasional sekaligus Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Musa Rajekshah, mengaku bangga Sumatera Utara kembali dipercaya menggelar ajang rally bertaraf internasional tersebut.<br><br>Menurut Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, anggota DPR RI Fraksi Golkar ini,  penyelenggaraan Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para pereli, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi Sumatera Utara.<br><br>&quot;Alhamdulillah, Sumatera Utara <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> FIA APRC Round 3 &amp; IMI National <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> Championship Round 4 Tahun 2026 resmi dibuka sore tadi di Lapangan Haji Adam Malik, Kota Pematangsiantar,&quot; ujar Ijeck.<br><br>Ia berharap seluruh pereli dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta mengutamakan keselamatan selama bertanding.<br><br>&quot;Semoga seluruh pereli dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan, serta seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses,&quot; katanya.<br><br>Ijeck juga mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> 2026.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_1002833621.jpg"><br></p><br><br>&quot;Selamat bertanding, dan mari bersama kita sukseskan Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> 2026,&quot; ucapnya.<br><br>Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rally/" target="_blank">Rally</a> 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga otomotif, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat pencinta rally.<br>(red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_7747_Sumut-Rally-2026-Resmi-Dibuka-di-Pematangsiantar--Ijeck--Bangga-Sumut-Kembali-Jadi-Tuan-Rumah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66485/sumut-rally-2026-resmi-dibuka-di-pematangsiantar-ijeck-bangga-sumut-kembali-jadi-tuan-rumah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GELOMBANG DEMONSTRASI DIPICU TERHENTINYA AKTIVITAS PEMBELIAN BIJIH TIMAH MASYARAKAT</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 08:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GELOMBANG DEMONSTRASI DIPICU TERHENTINYA AKTIVITAS PEMBELIAN BIJIH TIMAH MASYARAKAT]]></title>
            <description><![CDATA[Belitung Timur, &ndash Ribuan masyarakat penambang memadati Kantor PT Timah dan Gudang GBT PT Timah di Kabupaten Belitung Timur untuk menya]]></description>
            <content><![CDATA[Belitung Timur, &ndash; Ribuan masyarakat penambang memadati Kantor PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a> dan Gudang GBT PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a> di Kabupaten Belitung Timur untuk menyampaikan aspirasi. Aksi tersebut dipicu oleh terhentinya aktivitas pembelian bijih timah yang menyebabkan masyarakat kehilangan sumber penghasilan dalam beberapa hari terakhir.<br><br>Berdasarkan informasi di lapangan, setelah adanya penindakan hukum terhadap sejumlah kolektor timah, banyak kolektor lain memilih menghentikan sementara aktivitas pembelian karena khawatir menghadapi risiko yang sama. Akibatnya, rantai perdagangan bijih timah di tingkat masyarakat terputus dan hasil tambang tidak lagi terserap.<br><br>Di sisi lain, PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a> belum dapat menyerap seluruh produksi masyarakat karena proses penyesuaian RKAB masih berlangsung, sementara kapasitas penampungan di Gudang Bijih <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a> (GBT) juga terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan hasil tambang masyarakat menumpuk tanpa kepastian waktu pembelian.<br>Situasi ini menimbulkan tekanan ekonomi yang cukup berat bagi masyarakat penambang. Bagi sebagian besar keluarga, penghasilan dari menjual bijih timah merupakan sumber pendapatan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika hasil tambang tidak dapat dijual, banyak masyarakat mengaku kesulitan memperoleh uang untuk membeli kebutuhan pokok, membayar biaya sekolah anak, memenuhi cicilan, maupun memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.<br><br>Dalam penyampaian aspirasinya, masyarakat menilai belum adanya kepastian mengenai mekanisme pembelian hasil tambang membuat mereka berada dalam ketidakpastian. Di satu sisi, aktivitas pembelian oleh kolektor terhenti, sementara di sisi lain hasil tambang juga belum dapat seluruhnya diserap oleh PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a>. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa tidak memiliki pilihan untuk mempertahankan mata pencahariannya.<br><br>Masyarakat berharap pemerintah, aparat penegak hukum, dan PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/timah/" target="_blank">Timah</a> dapat segera menghadirkan solusi yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang bekerja sesuai ketentuan, menjamin kelancaran penyerapan hasil tambang masyarakat, serta mencegah semakin memburuknya kondisi ekonomi masyarakat penambang. Menurut mereka, tanpa langkah yang cepat dan terkoordinasi, potensi munculnya keresahan sosial dan aksi serupa di kemudian hari masih cukup besar.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_4276_GELOMBANG-DEMONSTRASI-DIPICU-TERHENTINYA-AKTIVITAS-PEMBELIAN-BIJIH-TIMAH-MASYARAKAT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66484/gelombang-demonstrasi-dipicu-terhentinya-aktivitas-pembelian-bijih-timah-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ABPEDNAS Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa, Kawal MBG, KIP, Kopdes Merah Putih hingga Pembentukan Rumah RJ</guid>
            <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 02:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ABPEDNAS Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa, Kawal MBG, KIP, Kopdes Merah Putih hingga Pembentukan Rumah RJ]]></title>
            <description><![CDATA[ABPEDNAS Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa, Kawal MBG, KIP, Kopdes Merah Putih hingga Pembentukan Rumah RJ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deli Serdang &ndash; Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Deli Serdang menggelar pembentukan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis di Aula Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (7/8).<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC ABPEDNAS Deli Serdang OK Hendri, Sekretaris Raja Anggi Harahap, Wakil Ketua Amran, Bendahara Ridwan, Bachyuni Amin Basri, Kepala Desa Bakaran Batu Muslim Susanto, serta jajaran pengurus dan anggota BPD se-Kecamatan Batang Kuis.<br><br>Turut hadir pula calon Ketua DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis Hariro Harahap, calon Sekretaris Zul, dan calon Bendahara Feri.<br><br>Dalam sambutannya, Ketua DPC ABPEDNAS Deli Serdang OK Hendri menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan BPD sekaligus meningkatkan sinergi dengan para kepala desa.<br><br>"BPD harus menjadi garda terdepan dalam menjaga desa, mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan Program Indonesia Pintar (KIP) tepat sasaran bagi anak-anak yang masih bersekolah, mendukung Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), serta mendorong terbentuknya Rumah Restorative Justice (Rumah RJ) di desa," ujar OK Hendri.<br><br>Sekretaris DPC ABPEDNAS Deli Serdang Raja Anggi Harahap mengatakan hubungan harmonis antara BPD dan kepala desa merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa.<br><br>"Pengawasan yang dilakukan BPD harus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat. BPD dan kepala desa harus saling bersinergi, bukan saling berhadapan," katanya.<br><br>Sementara itu, Kepala Desa Bakaran Batu Muslim Susanto menyampaikan apresiasinya atas pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis. Menurutnya, kehadiran ABPEDNAS akan semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara BPD dengan pemerintah desa.<br><br>"Kami berharap sinergi yang baik ini mampu mendukung seluruh program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga," ujarnya.<br><br>Melalui pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis, diharapkan seluruh anggota BPD semakin solid dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penyaluran aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah hingga ke tingkat desa.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_721_ABPEDNAS-Deli-Serdang-Perkuat-Sinergi-dengan-Kepala-Desa--Kawal-MBG--KIP--Kopdes-Merah-Putih-hingga-Pembentukan-Rumah-RJ.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66483/abpednas-deli-serdang-perkuat-sinergi-dengan-kepala-desa-kawal-mbg-kip-kopdes-merah-putih-hingga-pembentukan-rumah-rj/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional*</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 22:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional*]]></title>
            <description><![CDATA[Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PEMATANGSIANTAR | Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau akrab disapa Anto Genk, menghadiri pembukaan Sumatera Utara Rally 2026 yang digelar di Lapangan H. Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (7/8/2026) pukul 16.00 WIB.<br><br>Ajang reli bergengsi tingkat internasional tersebut resmi dimulai dengan seremoni pembukaan sebelum para peserta bertolak menuju lintasan utama di kawasan PTPN IV Regional I Kebun Tobasari, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kejuaraan ini berlangsung hingga 9 Agustus 2026 dan menjadi salah satu agenda penting dalam kalender olahraga otomotif nasional dan regional.<br><br>Acara pembukaan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs. H. M. Ali Lubis. Selanjutnya, laporan panitia disampaikan oleh Harun Mustafa Nasution, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara.<br><br>Dalam sambutannya, Harun Mustafa Nasution menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Sumatera Utara Rally Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 dapat terlaksana dengan baik.<br><br>"Atas dukungan semua pihak acara ini bisa terlaksana. Kami panitia juga telah melaksanakan kegiatan bakti sosial serta pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh IMI Sumut bekerja sama dengan RS Mitra Guray Besar Petumbukan, No.29 Batu Rata, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang," ujar Harun.<br><br>Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para sponsor dan mitra pendukung, di antaranya Pertamina Fastron, PT Antam, PTPN IV, Inalum, BRI, Pemerintah Kota Pematangsiantar, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Forkopimda, serta jajaran aparat TNI dan Polri yang mendukung pengamanan kegiatan.<br><br>Sumatera Utara Rally 2026 merupakan putaran ketiga FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 sekaligus putaran keempat IMI National Rally Championship 2026. Kejuaraan ini menghadirkan pereli nasional dan internasional untuk menaklukkan lintasan Tobasari yang dikenal memiliki karakter cepat, teknikal, dan menantang.<br><br>Kehadiran Rianto atau Anto Genk dalam kegiatan tersebut juga tidak terlepas dari hubungan persahabatan dekatnya dengan Musa Rajekshah (Ijeck), yang merupakan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara.<br><br>Menurut Anto Genk, penyelenggaraan event otomotif berskala internasional seperti Sumatera Utara Rally memiliki dampak besar, bukan hanya bagi perkembangan olahraga, tetapi juga terhadap promosi daerah, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.<br><br>"JMSI Sumut dan Sumut24 Group siap menjadi garda terdepan dalam pemberitaan event-event olahraga, khususnya yang bertaraf nasional, regional maupun internasional. Event seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya Sumatera Utara, kepada dunia," ujar Anto Genk.<br><br>Ia menilai, kehadiran peserta, tim pendukung, wisatawan, dan pecinta otomotif dari berbagai daerah maupun negara akan memberikan dampak positif terhadap sektor usaha lokal.<br><br>Pandangan senada disampaikan Musa Rajekshah. Menurutnya, Sumatera Utara Rally 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga menjadi momentum penggerak ekonomi dan pariwisata daerah.<br><br><br><br>"Sumatera Utara Rally 2026 ini bukan semata hanya olahraga otomotif, tapi juga dampaknya kepada dunia usaha dan pariwisata. Terlihat jelas hunian hotel di Kota Pematangsiantar terisi penuh oleh peserta dan wisatawan lokal maupun mancanegara. UMKM di sekitar lokasi rally juga sudah mulai bermunculan," ujar Musa Rajekshah.<br><br>Ia berharap event internasional tersebut dapat terus berkembang hingga membawa Sumatera Utara menjadi tuan rumah kejuaraan dunia pada masa mendatang.<br><br>"Kita berharap event dunia setelah Asia Pasifik dapat kita laksanakan di tahun-tahun mendatang. Rencana ini juga sudah mendapat dukungan dari Bapak Presiden Prabowo," tambahnya.<br><br>Selain menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif, Sumatera Utara Rally 2026 juga menjadi sarana memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi penyelenggaraan event internasional. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.<br><br>Dengan dukungan FIA, IMI, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, PTPN IV selaku tuan rumah lintasan, serta seluruh pemangku kepentingan, Sumatera Utara Rally 2026 diharapkan semakin mengukuhkan posisi Sumatera Utara dalam peta olahraga otomotif Asia Pasifik.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_3142_Anto-Genk-Hadiri-Pembukaan-Sumatera-Utara-Rally-2026--JMSI-Sumut-Siap-Dukung-Publikasi-Event-Otomotif-Bertaraf-Internasional-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66482/anto-genk-hadiri-pembukaan-sumatera-utara-rally-2026-jmsi-sumut-siap-dukung-publikasi-event-otomotif-bertaraf-internasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ampndash Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, dinamika organisasi semakin menghangat. Sejumlah kandidat Ketu]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, dinamika organisasi semakin menghangat. Sejumlah kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus melakukan silaturahmi ke berbagai daerah untuk menyampaikan gagasan, visi, dan misi kepada jajaran pengurus serta warga nahdliyin.<br><br>Di tengah rangkaian konsolidasi tersebut, sejumlah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Sumatera Utara menyatakan dukungan kepada KH.<br> Muhammad Yusuf Qudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf, Pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo, sebagai calon Ketua Umum PBNU.<br><br>Dalam pernyataannya, dukungan tersebut diberikan setelah mencermati rekam jejak, karakter kepemimpinan, serta visi dan misi yang disampaikan Gus Yusuf selama melakukan silaturahmi di berbagai daerah.<br><br>Menurut mereka, terdapat beberapa alasan yang menjadi dasar dukungan tersebut. Pertama, komitmen Gus Yusuf dalam membangun tata kelola organisasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Gagasan tersebut dinilai tercermin melalui upaya memperkuat sistem administrasi organisasi, pengelolaan keuangan dan aset secara terbuka, serta modernisasi tata kelola kelembagaan tanpa meninggalkan jati diri Nahdlatul Ulama.<br><br>Selain itu, Gus Yusuf juga dinilai memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya kader di seluruh tingkatan organisasi. Ia disebut mendorong distribusi kader berdasarkan kompetensi dan keahlian, sekaligus membangun pola kerja sama dengan berbagai pihak secara profesional dan berorientasi pada kemaslahatan organisasi.<br><br>Dukungan tersebut juga didasarkan pada komitmen Gus Yusuf dalam menjaga tradisi, budaya, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi perjuangan Nahdlatul Ulama. Di sisi lain, ia dinilai memiliki pandangan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar NU tetap relevan menghadapi tantangan zaman.<br><br>Para pendukungnya juga meyakini Gus Yusuf memiliki kapasitas untuk memperkuat soliditas internal PBNU di tengah berbagai dinamika organisasi yang berkembang belakangan ini. Mereka berharap kepemimpinan yang inklusif dan mampu merangkul seluruh elemen dapat mengembalikan fokus organisasi pada pelaksanaan program-program yang bermanfaat bagi umat.<br>Dengan pengalaman, integritas, dan visi yang dimilikinya, para pendukung berharap Gus Yusuf mampu membawa Nahdlatul Ulama menjadi organisasi yang semakin kuat, modern, tetap berakar pada tradisi, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara melalui kepemimpinan PBNU pada periode mendatang.( oleh Burhan)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_6391_PCNU-Sumatera-Utara-Nyatakan-Dukungan-kepada-Gus-Yusuf-Jelang-Muktamar-NU-di-Jombang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/66481/pcnu-sumatera-utara-nyatakan-dukungan-kepada-gus-yusuf-jelang-muktamar-nu-di-jombang-3/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 18:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang]]></title>
            <description><![CDATA[PCNU Sumut Dukung Gus Yusuf Pimpin PBNU Muktamar Jombang]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, dinamika organisasi semakin menghangat. Sejumlah kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus melakukan silaturahmi ke berbagai daerah untuk menyampaikan gagasan, visi, dan misi kepada jajaran pengurus serta warga nahdliyin.<br><br>Di tengah rangkaian konsolidasi tersebut, sejumlah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Sumatera Utara menyatakan dukungan kepada KH.<br> Muhammad Yusuf Qudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf, Pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo, sebagai calon Ketua Umum PBNU.<br><br>Dalam pernyataannya, dukungan tersebut diberikan setelah mencermati rekam jejak, karakter kepemimpinan, serta visi dan misi yang disampaikan Gus Yusuf selama melakukan silaturahmi di berbagai daerah.<br><br>Menurut mereka, terdapat beberapa alasan yang menjadi dasar dukungan tersebut. Pertama, komitmen Gus Yusuf dalam membangun tata kelola organisasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Gagasan tersebut dinilai tercermin melalui upaya memperkuat sistem administrasi organisasi, pengelolaan keuangan dan aset secara terbuka, serta modernisasi tata kelola kelembagaan tanpa meninggalkan jati diri Nahdlatul Ulama.<br><br>Selain itu, Gus Yusuf juga dinilai memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya kader di seluruh tingkatan organisasi. Ia disebut mendorong distribusi kader berdasarkan kompetensi dan keahlian, sekaligus membangun pola kerja sama dengan berbagai pihak secara profesional dan berorientasi pada kemaslahatan organisasi.<br><br>Dukungan tersebut juga didasarkan pada komitmen Gus Yusuf dalam menjaga tradisi, budaya, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi perjuangan Nahdlatul Ulama. Di sisi lain, ia dinilai memiliki pandangan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar NU tetap relevan menghadapi tantangan zaman.<br><br>Para pendukungnya juga meyakini Gus Yusuf memiliki kapasitas untuk memperkuat soliditas internal PBNU di tengah berbagai dinamika organisasi yang berkembang belakangan ini. Mereka berharap kepemimpinan yang inklusif dan mampu merangkul seluruh elemen dapat mengembalikan fokus organisasi pada pelaksanaan program-program yang bermanfaat bagi umat.<br>Dengan pengalaman, integritas, dan visi yang dimilikinya, para pendukung berharap Gus Yusuf mampu membawa Nahdlatul Ulama menjadi organisasi yang semakin kuat, modern, tetap berakar pada tradisi, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara melalui kepemimpinan PBNU pada periode mendatang.( oleh Burhan)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_545_PCNU-Sumatera-Utara-Nyatakan-Dukungan-kepada-Gus-Yusuf-Jelang-Muktamar-NU-di-Jombang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66480/pcnu-sumatera-utara-nyatakan-dukungan-kepada-gus-yusuf-jelang-muktamar-nu-di-jombang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bendahara DHD BPK 45 Sumut, Novan Efendy Siregar Apresiasi Hasil Rakercab JMSI Tabagsel: Mari Kolaborasikan Semangat Perjuangan dan Pembangunan</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bendahara DHD BPK 45 Sumut, Novan Efendy Siregar Apresiasi Hasil Rakercab JMSI Tabagsel: Mari Kolaborasikan Semangat Perjuangan dan Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[Bendahara DHD BPK 45 Sumut, Novan Efendy Siregar Apresiasi Hasil Rakercab JMSI Tabagsel Mari Kolaborasikan Semangat Perjuangan dan Pembangu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan |Tokoh Pemuda Sumatera Utara sekaligus Tokoh Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Novan Efendy Siregar, S.E., M.Si, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan (DHD BPK) 45 Provinsi Sumatera Utara periode 2026-2031.<br><br>Pelantikan kepengurusan DHD BPK 45 Sumatera Utara tersebut berlangsung khidmat di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, serta semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Novan Efendy Siregar menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari kepengurusan organisasi yang memiliki peran dalam menjaga dan membumikan nilai-nilai perjuangan bangsa.<br><br>Menurut Novan, amanah tersebut bukan hanya sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam membangun Sumatera Utara melalui semangat kebersamaan, kolaborasi, dan pengabdian.<br><br>Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel yang tengah melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2026.<br><br>Novan menilai keberadaan organisasi media seperti JMSI Tabagsel memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang profesional, independen, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.<br><br>&quot;Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan JMSI Tabagsel atas pelaksanaan Rakercab Tahun 2026. Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme insan pers, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Tabagsel dan Sumatera Utara,&quot; katanya.<br><br>Lebih lanjut, Novan menegaskan bahwa semangat membangun daerah harus dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pemuda, dunia usaha, serta insan pers.<br><br>&quot;Semangat membangun harus dikolaborasikan dengan semangat perjuangan. Apa yang menjadi nilai utama DHD BPK 45 Sumatera Utara, yaitu menjaga semangat kejuangan dan pengabdian, harus berjalan seiring dengan peran organisasi-organisasi yang memiliki visi membangun daerah, termasuk JMSI Tabagsel,&quot; ungkapnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel, Ucok Rizal Nasution, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Novan Efendy Siregar terhadap pelaksanaan Rakercab JMSI Tabagsel Tahun 2026.<br><br>Ucok Rizal Nasution menilai, pesan yang disampaikan Novan Efendy Siregar sejalan dengan semangat JMSI Tabagsel dalam membangun ekosistem media siber yang profesional, independen, serta memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.<br><br>&quot;Kami keluarga besar JMSI Tabagsel mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Novan Efendy Siregar atas ucapan selamat dan dukungan yang diberikan kepada JMSI Tabagsel dalam pelaksanaan Rakercab Tahun 2026. Semangat kolaborasi dan kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua dalam membangun Tabagsel dan Sumatera Utara,&quot; ujar Ucok Rizal Nasution.<br><br>Menurutnya, insan pers memiliki peran penting dalam perjalanan pembangunan daerah, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan konstruktif.<br><br>Lebih lanjut, Ucok Rizal juga berharap kepengurusan baru DHD BPK 45 Sumatera Utara periode 2026-2031 dapat membawa semangat baru dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat Sumatera Utara.<br><br>&quot;Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DHD BPK 45 Sumut, khususnya kepada Bapak Novan Efendy Siregar yang dipercaya sebagai Bendahara Umum. Semoga amanah dan terus membawa semangat perjuangan dalam membangun Sumatera Utara yang lebih baik,&quot; tutup Ucok.<br><br>Sebagai informasi, Pelantikan DHD BPK 45 Sumatera Utara yang pertama kali langsung di hadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution S.E.,M.M  dan Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya B.Sc.<br><br>Kemudian, turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Di antaranya Ketua Dewan Paripurna Nasional DHN Angkatan 45 Jenderal TNI (Purn) H. Agustadi Sasongko Purnomo, Sekretaris Jenderal DHN BPK 45 Brigjen Pol (Purn) Dr. H. H Ma&#039;sun Amin, M.Pd.<br><br>Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, serta perwakilan 14 Dewan Harian Cabang (DHC) kabupaten/kota.<br><br>Dalam kepengurusan DHD BPK 45 Sumatera Utara masa bakti 2026-2031, Mayjen TNI (Purn) M. Hasyim dipercaya sebagai Ketua Umum, Sofyan Ahmadi Hutasuhut sebagai Sekretaris Umum, serta Novan Efendy Siregar, S.E., M.Si sebagai Bendahara Umum.<br><br>Sementara itu, posisi Ketua Dewan Paripurna DHD BPK 45 Sumut dipercayakan kepada Herry Lontung Siregar, dan Ketua Dewan Kehormatan dijabat oleh Prof. Dr. Djohar Arifin Husin.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_9291_Bendahara-DHD-BPK-45-Sumut--Novan-Efendy-Siregar-Apresiasi-Hasil-Rakercab-JMSI-Tabagsel--Mari-Kolaborasikan-Semangat-Perjuangan-dan-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66479/bendahara-dhd-bpk-45-sumut-novan-efendy-siregar-apresiasi-hasil-rakercab-jmsi-tabagsel-mari-kolaborasikan-semangat-perjuangan-dan-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">M. Raihan Taekwondoin Sumut Melenggang ke Asian Games</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 10:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[M. Raihan Taekwondoin Sumut Melenggang ke Asian Games]]></title>
            <description><![CDATA[M. Raihan Taekwondoin Sumut Melenggang ke Asian Games]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan - Setelah menumbangkan atlet India Akshay Hooda dengan nilai 2-0 di laga final yang berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Muhammad Raihan Fadila, atlet asal Sumut ini membuktikan ketangguhannya.<br>  Menurut ketua Pengprov TI Sumut H. Hamdani Syahputra S.sos, MH, kepada media, Jumat (7/8) pukul 10.00 wib, dengan berhasilnya Raihan meraih medali emas di kejuaraan G2 ini poinnya bertambah 20 point. <br> &quot;Insya Allah, dengan berhasil meraih emas di Indonesia Open ini, M. Raihan harapannya bisa mendapat line up untuk bermain di <a href="https://www.halomedan.com/tag/asian/" target="_blank">Asian</a> Games di Nagoya, Jepang,&quot;ungkap wakil ketua DPRD Deli Serdang ini.<br>  Ia juga mengucapkan terima kasih kepada penasehat DR. H. Musa Rajekshah yang selalu mensuport baik moril maupun materil kepada atlit-atlit di Sumut.<br>  Pria yang akrab disapa bang Danny ini juga mengucapkan terima kasih kepada ketua umum PBTI bapak Letjen TNI TP. Ricard Tampubolon yang selalu mendukung atlit Sumut, M. Raihan.<br>  &quot;Saat Raihan berhasil mengalahkan atlit India, Ketum begitu terlihat gembira, karena dari 33 atlit pelatnas yang ikut bertanding dari kelas Kyorugi M. Raihan satu-satunya yang memperoleh emas. Sedangkan satu lagi medali emas disumbangkan kelas putri kyorugi dari Jabar. Kemudian 3 emas lagi disumbangkan dari kelas Poomsae,&quot;ungkap Hamdani seraya mengucapkan atlit-atlit Sumut yang ikut dikejuaraan internasional Indonesia Open ini bisa mengambil pelajaran dan pengalaman. (Rel)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_6943_M--Raihan-Taekwondoin-Sumut-Melenggang-ke-Asian-Games.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66478/m-raihan-taekwondoin-sumut-melenggang-ke-asian-games/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>