<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 21:32:39 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gusmiyadi: Tani Merdeka Jadi Penyambung Aspirasi Petani</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gusmiyadi: Tani Merdeka Jadi Penyambung Aspirasi Petani]]></title>
            <description><![CDATA[Binjai &ndash Ketua Tani Merdeka Sumatera Utara, Gusmiyadi, menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabu]]></description>
            <content><![CDATA[Binjai &ndash; Ketua Tani Merdeka Sumatera Utara, <a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a>, menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.<br><br>Hal itu disampaikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a> yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD Sumut, dalam kegiatan Konsolidasi Tani Merdeka Sumut , Jumat 24 April 2026,di Binjai yang dihadiri jajaran pengurus Tani Merdeka Indonesia se-Sumatera Utara, Ketua Umum TMI Don Muzakir, Anggota DPR RI Sugiat Santoso, serta Staf Kementerian Pertanian Mujiburohman.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a> menyebut saat ini Tani Merdeka Sumut telah terbentuk di 30 cabang kabupaten/kota dan terus diperkuat melalui koordinasi berkelanjutan.<br>&quot;Kita terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan kabupaten/kota Tani Merdeka yang sudah terbentuk 30 cabang. Kita akan terus bergerak membantu Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam mensejahterakan petani agar bisa naik kelas,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menegaskan Tani Merdeka berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.<br>Menurutnya, organisasi ini juga menjadi penghubung antara petani dan pemerintah dalam menyampaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan.<br><br>&quot;Sebagai Tani Merdeka, kita menjadi mata dan telinga pemerintah untuk menyukseskan program ketahanan pangan yang digagas Bapak Presiden,&quot; tambahnya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a> berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi petani dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat kemandirian pangan di Sumatera Utara.<br>Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2277_Gusmiyadi--Tani-Merdeka-Jadi-Penyambung-Aspirasi-Petani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65512/gusmiyadi-tani-merdeka-jadi-penyambung-aspirasi-petani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Program Strategis</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 20:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Program Strategis]]></title>
            <description><![CDATA[Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Program Strategis]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta - Prabowo Subianto memanggil Listyo Sigit Prabowo ke kediamannya di Hambalang, Jumat (24/4/2026). Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas isu keamanan nasional hingga kondisi umum situasi nasional di berbagai sektor strategis.<br>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> melaporkan perkembangan sejumlah program strategis di tubuh Polri. Mulai dari penguatan transformasi digital dalam pelayanan publik, peningkatan profesionalisme anggota sejak proses rekrutmen hingga pelaksanaan tugas, hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.<br>Selain itu, dibahas pula pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.<br>Tak hanya itu, sinergi antara Polri dengan berbagai lembaga dan sektor terkait juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung program nasional di sejumlah bidang prioritas, seperti sektor pertanian, ketahanan pangan, program makan bergizi, hingga penanganan bencana secara cepat dan efektif.<br>Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di berbagai sektor.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9095_Prabowo-Panggil-Kapolri-ke-Hambalang--Bahas-Keamanan-Nasional-hingga-Program-Strategis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65511/prabowo-panggil-kapolri-ke-hambalang-bahas-keamanan-nasional-hingga-program-strategis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Petani Jadi Fokus Utama, Pemerintahan Prabowo Subianto Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu ke Hilir</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 20:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Petani Jadi Fokus Utama, Pemerintahan Prabowo Subianto Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu ke Hilir]]></title>
            <description><![CDATA[Binjai  Halomedan.comPada periode awal kepemimpinannya, Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai pilar utama ]]></description>
            <content><![CDATA[Binjai | Halomedan.com<br><br>Pada periode awal kepemimpinannya, Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Berbagai program yang dirancang difokuskan dari hulu hingga hilir guna memastikan peningkatan kesejahteraan petani secara signifikan.<br><br>Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso,  dalam kegiatan konsolidasi Tani Merdeka Sumatera Utara yang digelar di Binjai, Jumat (24/4/2025).<br><br>Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, perwakilan staf Kementerian Pertanian RI Mujid, serta pengurus dan kelompok tani dari berbagai daerah.<br> Konsolidasi ini diinisiasi oleh Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara di bawah koordinasi Gusmiyadi bersama jajaran di Kota Binjai.<br><br>Acara berlangsung dalam suasana santai di sebuah kafe yang berada di tengah area persawahan, menciptakan keakraban sekaligus membangkitkan semangat para peserta.<br><br>Sugiat, yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, menegaskan komitmen pemerintah dalam membenahi berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi petani, terutama terkait ketersediaan pupuk, alat pertanian, serta akses terhadap sarana produksi lainnya.<br><br>&quot;Periode pertama pemerintahan Prabowo Subianto fokus mensejahterakan petani melalui program ketahanan pangan nasional dari hulu, sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk, alat pertanian, dan kebutuhan lainnya,&quot; ujar Sugiat dari Dapil ini Sumut ini.<br><br>Sementara itu, Gusmiyadi menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung program pemerintah. Ia menegaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia akan berperan sebagai &quot;mata dan telinga&quot; petani dalam menyampaikan aspirasi dari lapangan.<br><br>Menurutnya, peran tersebut penting agar berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan, sejalan dengan posisinya sebagai anggota DPRD Sumatera Utara.<br><br>Ketua Umum TMI Don Muzakir juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan kepada kelompok tani guna mempermudah aktivitas pertanian dan meningkatkan produktivitas.<br><br>Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai garda terdepan sektor pertanian.<br><br>Ia pun berharap program-program yang dijalankan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi petani di seluruh Indonesia.<br> &quot;Mudah-mudahan dari hulu hingga hilir, persoalan pertanian dan ketahanan pangan dapat diselesaikan dengan baik,&quot; pungkasnya.<br><br>Acara ini juga diwarnai dengan dialog interaktif antara petani dan pihak kelurahan, yang berlangsung lancar dan sukses.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_517_Petani-Jadi-Fokus-Utama--Pemerintahan-Prabowo-Subianto-Dorong-Ketahanan-Pangan-dari-Hulu-ke-Hilir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65510/petani-jadi-fokus-utama-pemerintahan-prabowo-subianto-dorong-ketahanan-pangan-dari-hulu-ke-hilir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAMAK Tegaskan Sikap: Kawal Uang Rakyat, Siap Aksi Damai Jika Ada Dugaan Korupsi</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 16:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAMAK Tegaskan Sikap: Kawal Uang Rakyat, Siap Aksi Damai Jika Ada Dugaan Korupsi]]></title>
            <description><![CDATA[KAMAK Tegaskan Sikap Kawal Uang Rakyat, Siap Aksi Damai Jika Ada Dugaan Korupsi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &mdash; Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi penggunaan anggaran negara, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Sikap tegas ini disampaikan langsung oleh Koordinator Nasional (Kornas) KAMAK, Azmi Hadly, dalam keterangannya kepada wartawan.<br>Azmi menegaskan bahwa KAMAK akan bersikap kritis terhadap seluruh lembaga yang menggunakan uang negara atau uang rakyat. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas merupakan hal mutlak yang harus dijunjung tinggi oleh setiap institusi, baik di tingkat daerah maupun pusat.<br>&quot;KAMAK tetap konsisten menyikapi seluruh lembaga yang menggunakan uang negara, baik itu APBD maupun APBN. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami dalam mengawal kepentingan rakyat,&quot; tegas Azmi.<br>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KAMAK bukanlah organisasi politik dan tidak memiliki kepentingan untuk mencari keuntungan pribadi maupun golongan tertentu.<br>&quot;Kami tidak berpolitik, apalagi menjual suara rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Fokus kami jelas, yaitu memastikan uang rakyat digunakan sebagaimana mestinya,&quot; ujarnya.<br>Hal itu dikatakannya dalam acara silaturahmi akbar, halal bihalal dan dialog hukum aktivis anti korupsi yang digelar di Max Caffe, Jalan STM Ujung, Medan, Jumat (24/4).<br>Azmi juga mengingatkan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika menemukan adanya indikasi penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi di lembaga negara. Bahkan, KAMAK siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.<br>&quot;Apabila ada lembaga negara yang terlibat dugaan korupsi, tentu akan kami sikapi serius. Jika diperlukan, kami akan melakukan aksi damai ke aparat penegak hukum sebagai bentuk tekanan moral agar kasus tersebut diusut tuntas,&quot; pungkasnya.<br>Dengan sikap tersebut, KAMAK berharap dapat menjadi bagian dari kontrol sosial yang efektif dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7102_KAMAK-Tegaskan-Sikap--Kawal-Uang-Rakyat--Siap-Aksi-Damai-Jika-Ada-Dugaan-Korupsi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65509/kamak-tegaskan-sikap-kawal-uang-rakyat-siap-aksi-damai-jika-ada-dugaan-korupsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park Al-Amin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 16:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park Al-Amin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park AlAmin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Deli Serdang &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Deli Serdang melakukan kunjungan ke Kawasan Science Techno Park (STP) Al-Amin Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang berlokasi di Desa Sampe Cita, Glugur Rimbun, Kecamatan Kutalimbaru, Jumat (24/4). Kunjungan ini merupakan bagian dari program &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Bekerja Bertemu Rakyat&quot; atau &quot;Berjemur&quot;, yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk meninjau langsung kondisi wilayah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan.<br><br>Kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> di kawasan tersebut menjadi tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya antara Camat Kutalimbaru, Antonius Ginting, dengan Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi UNPAB, Assoc. Prof. Dr. Cut Nuraini, S.T., M.T. Pertemuan awal tersebut membahas peluang kerja sama dalam pengembangan taman kecamatan serta budidaya tanaman hortikultura dengan memanfaatkan potensi lahan di kawasan STP Al-Amin.<br><br>Dalam diskusi yang berlangsung di lokasi, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyampaikan ketertarikan untuk menjalin kemitraan strategis bersama UNPAB. Kerja sama ini difokuskan pada pengadaan taman kecamatan serta pengembangan kawasan hortikultura yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.<br><br>Pihak UNPAB menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai penyedia lahan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang direncanakan akan mengambil peran dalam pembangunan dan pengembangan fasilitas kawasan.<br><br>Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan produktif, pengembangan ruang terbuka hijau, edukasi lingkungan, serta optimalisasi fungsi Science Techno Park sebagai pusat riset, inovasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerja Sama UNPAB, Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M. Ke depan, rencana kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNPAB dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Melalui kolaborasi ini, Universitas Pembangunan Panca Budi kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, sekaligus mengembangkan Science Techno Park Al-Amin sebagai pusat inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_504_Bupati-Deli-Serdang-Tinjau-Science-Techno-Park-Al-Amin-UNPAB--Dorong-Kolaborasi-Pengembangan-Kawasan-Hijau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65508/bupati-deli-serdang-tinjau-science-techno-park-alamin-unpab-dorong-kolaborasi-pengembangan-kawasan-hijau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAMAK Konsisten Perkuat Silaturahmi Aktivis Antikorupsi di Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 15:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAMAK Konsisten Perkuat Silaturahmi Aktivis Antikorupsi di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[KAMAK Konsisten Perkuat Silaturahmi Aktivis Antikorupsi di Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) terus menunjukkan eksistensinya dalam menggalang kekuatan moral dan jaringan aktivis antikorupsi melalui kegiatan silaturahmi rutin. Kali ini, kegiatan digelar di Max Coffee, Jalan STM, Medan, pada Jumat (24/4).<br>Acara yang dikemas dalam suasana santai namun penuh makna ini menjadi wadah berkumpulnya para pegiat antikorupsi untuk mempererat hubungan sekaligus berdiskusi mengenai isu-isu hukum yang berkembang. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen KAMAK untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai kontrol sosial terhadap kinerja aparat penegak hukum.<br>Dalam momentum tersebut, peserta tidak hanya melakukan silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai persoalan terkait pemberantasan tindak pidana korupsi, termasuk evaluasi terhadap penanganan kasus-kasus yang tengah menjadi sorotan publik.<br>Kornas KAMAK Azmi Hadly menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga semangat kolektif gerakan antikorupsi. Selain itu, forum informal seperti ini dinilai efektif dalam membangun komunikasi lintas elemen dan memperkuat solidaritas antaraktivis.<br>Dengan tetap eksis melalui kegiatan rutin, KAMAK berharap mampu mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas di berbagai sektor pemerintahan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8625_KAMAK-Konsisten-Perkuat-Silaturahmi-Aktivis-Antikorupsi-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65507/kamak-konsisten-perkuat-silaturahmi-aktivis-antikorupsi-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Limbah PTPN III Gunung Para Dolok Merawan Cemari Sungai Bahilang, Warga Terserang Penyakit Gatal</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Limbah PTPN III Gunung Para Dolok Merawan Cemari Sungai Bahilang, Warga Terserang Penyakit Gatal]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Limbah PTPN III Gunung Para DolokSERGAI &ndash Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera U]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/diduga/" target="_blank">Diduga</a> Limbah PTPN III Gunung Para Dolok<br>SERGAI &ndash; Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kali ini, warga menyoroti aktivitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Para yang diduga membuang limbah ke aliran Sungai Bahilang.<br><br>Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah warga di sekitar Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, mengaku mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal pada kulit dalam beberapa waktu terakhir.<br><br>Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keluhan tersebut mulai dirasakan sejak air sungai diduga tercemar limbah. Menurutnya, sebelumnya masyarakat kerap beraktivitas di sungai tanpa mengalami gangguan serupa.<br><br>&quot;Kami menduga kuat penyakit gatal-gatal ini akibat air Sungai Bahilang. Dulu kami sering ke sungai dan tidak pernah seperti ini. Tapi sekarang setelah ada dugaan limbah mengalir ke sana, banyak warga mulai merasakan dampaknya,&quot; ujarnya, Kamis (23/4/2026).<br><br>Warga menyebut, Sungai Bahilang selama ini menjadi salah satu sumber aktivitas masyarakat, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan sehari-hari. Namun sejak muncul dugaan pencemaran, masyarakat mulai khawatir terhadap dampak kesehatan yang lebih luas.<br><br>Sebagai langkah awal, warga telah mengambil sampel air sungai untuk diserahkan kepada instansi terkait guna dilakukan uji laboratorium. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar penyebab pasti dapat diketahui.<br><br>&quot;Kami sudah ambil sampel air untuk dibawa ke dinas lingkungan hidup. Harapannya bisa segera diuji agar jelas apakah ini benar karena limbah atau bukan,&quot; tambahnya.<br><br>Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kondisi tersebut akan berdampak lebih luas, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar aliran Sungai Bahilang.<br><br>Sementara itu, pihak manajemen PT Perkebunan Nusantara III Kebun Gunung Para, Akbar, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.27 WIB melalui pesan singkat WhatsApp memberikan tanggapan.<br><br>&quot;Salam kenal. Silakan datang dan jumpai humas kami, biar kami jelaskan atau lihat sendiri proses penanganan kolam limbah PPK serta mungkin keterangan dari humas kami terkait tindak lanjut peraturan lingkungan yang sudah kami jalankan selama ini,&quot; tulisnya.<br><br>Di hari sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.<br>&quot;Besok (mengatakan hari ini) kami bersama tim lingkungan hidup akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan,&quot; ujarnya melalui pesan singkat. (Fani)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9836_Diduga-Limbah-PTPN-III-Gunung-Para-Dolok-Merawan-Cemari-Sungai-Bahilang--Warga-Terserang-Penyakit-Gatal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65506/diduga-limbah-ptpn-iii-gunung-para-dolok-merawan-cemari-sungai-bahilang-warga-terserang-penyakit-gatal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 12:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan]]></title>
            <description><![CDATA[ KORSA  Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Korps Rakyat Bersatu (DPP KORSA) menyampaikan pandangan tegas terkait sosok kepemimpinan yang dinilai layak membawa Kota Medan ke arah yang lebih maju dan berdaya saing. Dalam pernyataannya, KORSA menempatkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>, SE sebagai figur yang memiliki kesiapan paling utuh dari berbagai aspek.<br><br><br><br>Ketua DPP KORSA, A. Ardiansyah Harahap, menegaskan bahwa penilaian tersebut bukan tanpa dasar. <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> dinilai memiliki rekam jejak panjang yang mencerminkan konsistensi dalam dunia politik dan pengabdian kepada masyarakat, yang tidak dimiliki oleh banyak figur lainnya.<br><br><br><br>Selama memimpin organisasi politik di tingkat kota, <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> berhasil menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang stabil dan terarah. Ia tidak hanya mampu menjaga soliditas internal, tetapi juga memperluas pengaruh organisasi hingga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.<br><br><br><br>KORSA melihat bahwa keberhasilan tersebut merupakan indikator kuat dari kemampuan manajerial dan kepemimpinan strategis yang dimiliki <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>. Dalam berbagai momentum penting, ia mampu mengambil keputusan yang tepat dan berdampak luas.<br><br><br><br>Selain itu, kiprahnya sebagai anggota DPRD Sumatera Utara memperkuat citranya sebagai pemimpin yang bekerja nyata. <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> dikenal aktif, responsif, dan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat legislatif.<br><br><br><br>Menurut KORSA, kepemimpinan yang dibutuhkan Kota Medan ke depan adalah sosok yang tidak hanya memahami persoalan, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret.<br><br><br><br>Hal tersebut dinilai melekat kuat dalam karakter <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>.<br><br>Tidak hanya soal pengalaman, <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> juga dinilai memiliki visi besar dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan. Ia mampu membaca dinamika sosial serta merumuskan arah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat luas.<br><br><br><br>KORSA juga menilai bahwa pendekatan kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> yang mengedepankan dialog dan kebersamaan menjadi kekuatan tersendiri. Ia mampu merangkul berbagai elemen tanpa menciptakan sekat atau perbedaan yang tajam.<br><br><br><br>Dukungan terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>, menurut KORSA, terus menguat karena masyarakat melihat langsung hasil kerja dan komitmennya. Kepercayaan publik tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepemimpinan yang efektif dan berkelanjutan.<br><br><br><br>Sebagai penutup, DPP KORSA menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama dalam mendukung langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>, SE. Mereka meyakini bahwa dengan pengalaman, integritas, dan visi yang dimiliki, <a href="https://www.halomedan.com/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> adalah figur yang tepat untuk membawa Kota Medan menuju masa depan yang lebih maju, bermartabat, dan sejahtera.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6936_KORSA---Hasyim-SE--Dinilai-Figur-Paling-Siap-Pimpin-Kota-Medan-Kedepan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65505/korsa-hasyim-se-dinilai-figur-paling-siap-pimpin-kota-medan-kedepan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KORSA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Bukhari dengan Opini, Hormati Proses Hukum yang Berlaku*</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KORSA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Bukhari dengan Opini, Hormati Proses Hukum yang Berlaku*]]></title>
            <description><![CDATA[KORSA Jangan Hakimi Akbar Himawan Bukhari dengan Opini, Hormati Proses Hukum yang Berlaku]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Dewan Pimpinan Pusat Korps Rakyat Bersatu (DPP KORSA) menegaskan sikap tegas agar masyarakat tidak menghakimi Akbar Himawan Buchari hanya berdasarkan opini yang berkembang. Ketua DPP KORSA, A. Ardiansyah Harahap, menekankan bahwa dalam negara hukum, setiap persoalan harus disikapi dengan kepala dingin dan berlandaskan pada fakta, bukan persepsi yang belum teruji.<br><br>KORSA memandang bahwa dinamika yang terjadi saat ini merupakan bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama. Penyebutan nama dalam sebuah persidangan tidak serta-merta menjadikan seseorang bersalah, melainkan harus melalui pembuktian yang sah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.<br><br>A. Ardiansyah Harahap menyampaikan bahwa Akbar Himawan Buchari adalah sosok yang selama ini dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam dunia usaha dan kepemudaan. Kiprahnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan generasi muda menjadi bukti nyata kontribusinya bagi bangsa.<br><br>Menurut KORSA, sangat penting untuk melihat rekam jejak seseorang secara utuh sebelum membentuk penilaian. Menilai hanya dari satu potongan informasi tanpa verifikasi yang menyeluruh berpotensi mencederai keadilan dan merusak nama baik seseorang.<br><br>KORSA juga mengingatkan bahwa asas praduga tak bersalah adalah prinsip fundamental dalam sistem hukum Indonesia. Prinsip ini mengajarkan bahwa setiap orang harus dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.<br><br>Dalam situasi seperti ini, KORSA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi. Tidak semua yang beredar di ruang publik dapat dijadikan rujukan kebenaran tanpa melalui proses klarifikasi yang sah.<br><br>A. Ardiansyah Harahap menambahkan bahwa ujian seperti ini adalah bagian dari dinamika kehidupan yang harus dihadapi dengan keteguhan. KORSA percaya bahwa Akbar Himawan Buchari memiliki kekuatan moral dan integritas untuk menghadapi setiap proses dengan penuh tanggung jawab.<br><br>KORSA juga menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Mengedepankan ketenangan dan saling menghormati adalah langkah penting agar tidak terjadi polarisasi akibat informasi yang belum pasti.<br><br>Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai keadilan, KORSA berkomitmen untuk terus mengawal agar setiap proses berjalan secara transparan dan objektif. Tidak boleh ada tekanan, opini liar, maupun penghakiman sepihak yang dapat memengaruhi jalannya hukum.<br><br>Di akhir pernyataannya, KORSA menyampaikan harapan agar semua pihak tetap berpegang pada nilai keadilan dan kemanusiaan. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, dan berikan ruang bagi kebenaran untuk terungkap. KORSA berdiri menjaga marwah, menghormati hukum, serta mendukung setiap individu yang berjuang mempertahankan nama baiknya dengan penuh martabat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_708_KORSA--Jangan-Hakimi-Akbar-Himawan-Bukhari-dengan-Opini--Hormati-Proses-Hukum-yang-Berlaku-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65504/korsa-jangan-hakimi-akbar-himawan-bukhari-dengan-opini-hormati-proses-hukum-yang-berlaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menjemput Pikiran, Menenun Kedaulatan: Strategi &quot;Brain Gain&quot; dalam Asta Cita</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 07:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menjemput Pikiran, Menenun Kedaulatan: Strategi "Brain Gain" dalam Asta Cita]]></title>
            <description><![CDATA[Menjemput Pikiran, Menenun Kedaulatan Strategi Brain Gain dalam Asta CitaOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNSt]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/menjemput/" target="_blank">Menjemput</a> Pikiran, Menenun Kedaulatan: Strategi "Brain Gain" dalam Asta Cita<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan <br><br>Di abad ke-21, peta kekuatan sebuah bangsa tidak lagi hanya digambar di atas hamparan sumber daya alam, melainkan di atas sirkuit-sirkuit kecerdasan manusianya. Jika dulu kedaulatan diukur dari seberapa rapat kita menutup pintu perbatasan, kini kedaulatan justru diuji dari seberapa cerdas kita memilah siapa yang masuk melalui pintu tersebut.<br>Dalam visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berambisi melakukan lompatan kuantum melalui hilirisasi industri dan transformasi ekonomi digital. Namun, ada satu pertanyaan krusial yang sering luput: siapa yang akan menjalankan mesin-mesin canggih itu? <br>Di sinilah fungsi imigrasi harus bertransformasi&mdash;dari sekadar penjaga gerbang administratif menjadi pemburu talenta dunia (global talent hunter).<br><br>Jebakan "Brain Drain"<br><br>Selama dekade terakhir, Indonesia terjebak dalam fenomena brain drain yang mencemaskan. Putra-putri terbaik kita seringkali memilih menetap di Singapura, Silicon Valley, atau Jerman karena ekosistem dalam negeri yang dianggap kurang ramah terhadap inovasi. Di sisi lain, birokrasi keimigrasian kita terkadang masih melihat tenaga ahli asing dengan kacamata kecurigaan yang sama dengan penyusup gelap.<br>Gary Becker, peraih Nobel ekonomi, dalam Human Capital Theory mengingatkan bahwa pengetahuan adalah aset produktif. Mengabaikan mobilitas talenta berarti membiarkan aset bangsa menguap. Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan otot jika ingin menjadi pemain utama dunia; kita butuh asupan pikiran (otak).<br><br>Aksi Nyata Kemenimipas: Bukan Sekadar Narasi<br><br>Transformasi yang kini tengah digulirkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) adalah upaya nyata mengubah paradigma imigrasi menjadi "magnet" keunggulan kompetitif. Ini bukan sekadar wacana akademik, melainkan diterjemahkan ke dalam tiga program aksi strategis:<br>*Pertama, Jalur Repatriasi Diaspora. Melalui penyederhanaan izin tinggal bagi eks-WNI dan keturunannya - seperti Global Citizenship of Indonesia ( GCI), Kemenimipas sedang menghapus sekat birokrasi yang selama ini menghalangi ilmuwan kita di luar negeri untuk pulang. Kita tidak ingin mereka merasa asing di tanah air sendiri. Program ini adalah upaya Brain Gain&mdash;mengambil kembali modal manusia yang sempat "terparkir" di negeri orang untuk membangun ekosistem riset nasional.<br>*Kedua, Digitalisasi lewat "Smart Border". Implementasi Autogate berbasis AI dan E-Visa bukan sekadar urusan antrean di bandara. Ini adalah validasi kedaulatan digital. Dengan data biometrik yang terintegrasi, Kemenimipas bisa secara presisi menerapkan selective policy: memberikan karpet merah bagi talenta global&mdash;seperti pakar semikonduktor atau ahli energi terbarukan&mdash;sembari secara otomatis mem-filter ancaman keamanan.<br>*Ketiga, Skema Golden Visa untuk Hilirisasi. Sesuai mandat Asta Cita untuk memperkuat pembangunan sains dan teknologi, Golden Visa diarahkan menjadi instrumen "State Capitalism". Izin tinggal jangka panjang tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan ditukar dengan komitmen investasi pada sektor strategis dan kewajiban transfer pengetahuan (knowledge transfer) kepada tenaga kerja lokal.<br><br>Nasionalisme yang Terbuka<br><br>Tentu, narasi ini seringkali berbenturan dengan sentimen xenofobia. Namun, kebijakan imigrasi pro-talenta bukanlah tentang membuka pintu selebar-lebarnya bagi buruh kasar, melainkan menyaring arus intelektual yang mampu menciptakan efek domino ekonomi.<br>Keberadaan tenaga ahli asing di bawah pengawasan Kemenimipas harus dipandang sebagai katalisator. Mereka datang untuk mengisi kekosongan teknis sesaat, sembari melatih SDM lokal agar dalam waktu dekat kita tidak lagi bergantung pada keahlian luar. Inilah esensi dari kemandirian yang bermartabat.<br><br>Pada akhirnya, imigrasi di era Kemenimipas adalah tentang kedaulatan yang terbuka. Jika Indonesia ingin keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap), kita tidak bisa hanya menjadi penonton dalam sirkulasi talenta global. Kita harus menjadi pusat gravitasi. Sebab, di masa depan, negara yang paling berdaulat bukan hanya yang paling kuat militernya, tapi yang paling cerdas mengelola akumulasi otak di dalam teritorialnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1261_Menjemput-Pikiran--Menenun-Kedaulatan--Strategi--quot-Brain-Gain-quot--dalam-Asta-Cita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65503/menjemput-pikiran-menenun-kedaulatan-strategi-quotbrain-gainquot-dalam-asta-cita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Iskandar Kembali Pimpin NasDem Sumut, Targetkan Penguatan Basis dan 200 Kursi Legislatif</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 22:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Iskandar Kembali Pimpin NasDem Sumut, Targetkan Penguatan Basis dan 200 Kursi Legislatif]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Halomedan.comKetua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin kepengurusan wila]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Halomedan.com</p>Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, <a href="https://www.halomedan.com/tag/iskandar/" target="_blank">Iskandar</a>, kembali dipercaya memimpin kepengurusan wilayah setelah ditunjuk oleh Ketua Umum DPP NasDem, Surya Paloh, pada Mei 2025.</p><br>Penunjukan ini menegaskan kepercayaan DPP terhadap kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/iskandar/" target="_blank">Iskandar</a> yang telah beberapa periode memimpin NasDem di Sumatera Utara. Dengan latar belakang Sarjana Teknik (ST), <a href="https://www.halomedan.com/tag/iskandar/" target="_blank">Iskandar</a> dinilai memiliki pengalaman serta kemampuan organisasi yang kuat dalam mengonsolidasikan kekuatan partai di daerah.</p><br>Dalam struktur kepengurusan terbaru, <a href="https://www.halomedan.com/tag/iskandar/" target="_blank">Iskandar</a> didampingi oleh H. Syarwani sebagai sekretaris. Sementara posisi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dipercayakan kepada Rico Waas yang akan memimpin strategi pemenangan partai dalam kontestasi politik mendatang.</p><br>Di bawah kepemimpinannya, DPW NasDem Sumut menargetkan capaian ambisius, termasuk target &quot;200 Dewan&quot; sebagai bagian dari upaya memperkuat representasi legislatif. Selain itu, fokus juga diarahkan pada penguatan infrastruktur partai hingga ke tingkat akar rumput guna memastikan soliditas organisasi.</p><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/iskandar/" target="_blank">Iskandar</a> juga dikenal aktif dalam mengoordinasikan relawan dan advokat dalam mengawal isu-isu demokrasi, khususnya terkait integritas pemilu di Sumatera Utara. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi NasDem sebagai partai yang menjunjung tinggi transparansi dan keadilan.</p><br>Dengan komposisi kepengurusan yang baru, DPW NasDem Sumut optimistis mampu meningkatkan kinerja politik serta memperluas pengaruhnya di tingkat daerah pada periode mendatang.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9354_Iskandar-Kembali-Pimpin-NasDem-Sumut--Targetkan-Penguatan-Basis-dan-200-Kursi-Legislatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65502/iskandar-kembali-pimpin-nasdem-sumut-targetkan-penguatan-basis-dan-200-kursi-legislatif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 21:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG]]></title>
            <description><![CDATA[Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Staf Khusus Men<a href="https://www.halomedan.com/tag/teri/" target="_blank">teri</a> Koperasi RI, Prof. Dr. Ambar Pertiwiningrum, mendorong terjalinnya kerja sama antara produk makanan ringan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).<br><br>Hal itu disampaikan Prof. Ambar saat mengunjungi rumah produksi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan di kawasan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, baru-baru ini.<br><br>&quot;Kita akan dorong agar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan bisa bekerja sama dengan koperasi desa/kelurahan Merah Putih dan dapur MBG,&quot; kata Ambar.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan merupakan camilan berbahan dasar ikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/teri/" target="_blank">teri</a> asli Belawan yang diproduksi pengusaha muda asal Medan, Jansen Tanuwujaya. Dalam sebulan, rumah produksi itu mengolah sekitar satu ton ikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/teri/" target="_blank">teri</a> menjadi aneka makanan ringan dengan berbagai varian rasa.<br><br>Produk tersebut juga disebut telah memberdayakan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja di sektor produksi.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan telah melengkapi produknya dengan informasi nilai gizi dan sejumlah perizinan, seperti sertifikasi halal, izin PIRT, serta uji kelayakan produk. Produk ini juga dipasarkan di sejumlah swalayan dan gerai oleh-oleh, termasuk area bandara.<br><br>Jansen mengatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap makanan praktis, sehat, dan bercita rasa khas Nusantara.<br><br>Menurut dia, usaha tersebut berangkat dari kekayaan kuliner Medan yang dikenal kaya rempah dan cita rasa autentik.<br><br>&quot;Kami ingin memperkenalkan makanan khas Medan, khususnya ikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/teri/" target="_blank">teri</a> belah Medan, ke seluruh Indonesia hingga mancanegara, sambil membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat sekitar,&quot; ujar Jansen yang juga Bendahara Koperasi Keluarga Pers Indonesia.<br><br>Ia menambahkan, perusahaan menargetkan pembangunan pabrik yang lebih besar serta membuka lapangan kerja hingga 1.000 karyawan dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan.<br><br>Dengan dukungan pemerintah dan jejaring koperasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bos/" target="_blank">Bos</a> Teri Medan diharapkan berkembang menjadi ikon oleh-oleh khas Medan yang mampu menembus pasar nasional maupun ekspor.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3557_Stafsus-Menteri-Koperasi-Dorong-Bos-Teri-Medan-Bermitra-dengan-Koperasi-Merah-Putih-dan-Dapur-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65501/stafsus-menteri-koperasi-dorong-bos-teri-medan-bermitra-dengan-koperasi-merah-putih-dan-dapur-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soft Launching Geofest 2026 (Raja Ampat-Toba Caldera-Lenggong Geopark)</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 21:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soft Launching Geofest 2026 (Raja Ampat-Toba Caldera-Lenggong Geopark)]]></title>
            <description><![CDATA[ Soft Launching Geofest 2026 (Raja AmpatToba CalderaLenggong Geopark)]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan - Geo Festival (Geofest) 2026 diluncurkan untuk menandai dimulainya segala kegiatan festival yang dilaksanakan di tiga geopark, masing-masing Raja Ampat UGGp (pre-event), Toba <a href="https://www.halomedan.com/tag/caldera/" target="_blank">Caldera</a> UGGp (main event), dan Lenggong Perak UGGp (post event). <br><br><br><br>Soft launching dilaksanakan di Mini Theatre Museum Daerah Sumatera Utara, Kamis (23/4/2026), dengan menghadirkan sejumlah pakar, pejabat pemerintah, stakeholders, dan media. Juga hadir para mitra strategis untuk mengikat kesepahaman dan rencana kolaborasi kegiatan di masa mendatang melalui penandatanganan MoU.<br><br><br><br>Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut, Yuda P. Setiawan, yang diwakili Sekretaris Disbudpar, Ibnu Akbar, memberikan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi acara launching dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, Kadis menekankan pentingnya perubahan arah pengelolaan kawasan Kaldera Toba dari sekadar destinasi danau menjadi tujuan wisata berbasis geopark. "Dalam hal ini, maka isu-isu pariwisata berkelanjutan, konservasi, dan edukasi, menjadi perhatian pokok kita. Semua pihak perlu memahami bahwa pekerjaan ini memerlukan keterlibatan yang luas, terutama masyarakat kawasan. Dengan demikian, pariwisata tidak hanya lagi sekadar dipandang sebagai usaha mendatangkan kunjungan sebanyak-banyaknya, tapi juga mencakup usaha-usaha di bidang konservasi budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat," kata Yudha.<br><br><br><br>Kegiatan soft launching ini diboboti dengan sesi focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan dua narasumber kunci, yaitu M. Armand Effendy Pohan (Perencana Ahli Utama Bapperida Provinsi Sumut), dan Budi Sinulingga (Dewan Pakar BP TC-UGGp). Keduanya memberikan pandangan tentang dua isu utama, yaitu menguatkan integrasi pengelolaan geopark melalui regulasi, serta vitalisasi kelembagaan dengan cara re-organisasi atau perubahan nomenklatur yang disesuaikan dengan misi dan tujuan geopark.<br><br><br><br>Sekitar 50-an peserta yang diundang secara terseleksi pada acara ini mengikuti isu-isu geopark terkini dengan berbagai tantangannya. Hadir juga memberikan pandangan dan tanggapan secara daring, penasihat Jaringan Geopark Indonesia (JGI), Farid Mohamad, dan pengurus Lenggong Geopark Perak, Malaysia, Encik Azzam.<br><br><br><br>Main event Geofest 2026 akan dilaksanakan di Toba <a href="https://www.halomedan.com/tag/caldera/" target="_blank">Caldera</a> pada tanggal 1-5 Juli 2026, dengan rangkaian acara meliputi aksi konservasi, geo-tour, geo-product exhibition, seminar internasional, pertunjukan budaya, dan diskusi Jaringan Geopark Indonesia.<br><br><br><br>Diperkirakan, sekitar 200 peserta yang terdiri dari para ahli geologi, manajemen dari berbagai geopark internasional, aktivis lingkungan, aktivis sosial, dan unsur pemerintahan, akan mengikuti program ini dalam rangka menemukan solusi dan cara-cara pengelolaan yang lebih terintegrasi secara internasional dalam memelihara dan memanfaatkan kekayaan geopark dunia untuk kesejahteraan manusia.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9094_Soft-Launching-Geofest-2026--Raja-Ampat-Toba-Caldera-Lenggong-Geopark-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65500/soft-launching-geofest-2026-raja-ampattoba-calderalenggong-geopark/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soft Launching Geofest 2026, Raja Ampat-Toba Caldera-Lenggong Geopark</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soft Launching Geofest 2026, Raja Ampat-Toba Caldera-Lenggong Geopark]]></title>
            <description><![CDATA[Sumut  Geo Festival (Geofest) 2026 diluncurkan untuk menandai dimulainya segala kegiatan festival yang dilaksanakan di tiga geopark, masing]]></description>
            <content><![CDATA[Sumut | Geo Festival (Geofest) 2026 diluncurkan untuk menandai dimulainya segala kegiatan festival yang dilaksanakan di tiga geopark, masing-masing Raja Ampat UGGp (pre-event), Toba Caldera UGGp (main event), dan Lenggong Perak UGGp (post event). <br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/soft/" target="_blank">Soft</a> launching dilaksanakan di Mini Theatre Museum Daerah Sumatera Utara, Kamis (23/4/2026), dengan menghadirkan sejumlah pakar, pejabat pemerintah, stakeholders, dan media. Juga hadir para mitra strategis untuk mengikat kesepahaman dan rencana kolaborasi kegiatan di masa mendatang melalui penandatanganan MoU.<br><br>Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut, Yuda P. Setiawan, yang diwakili Sekretaris Disbudpar, Ibnu Akbar, memberikan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi acara launching dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, Kadis menekankan pentingnya perubahan arah pengelolaan kawasan Kaldera Toba dari sekadar destinasi danau menjadi tujuan wisata berbasis geopark. "Dalam hal ini, maka isu-isu pariwisata berkelanjutan, konservasi, dan edukasi, menjadi perhatian pokok kita. Semua pihak perlu memahami bahwa pekerjaan ini memerlukan keterlibatan yang luas, terutama masyarakat kawasan. Dengan demikian, pariwisata tidak hanya lagi sekadar dipandang sebagai usaha mendatangkan kunjungan sebanyak-banyaknya, tapi juga mencakup usaha-usaha di bidang konservasi budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat," kata Yudha.<br><br>Kegiatan soft launching ini diboboti dengan sesi focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan dua narasumber kunci, yaitu M. Armand Effendy Pohan (Perencana Ahli Utama Bapperida Provinsi Sumut), dan Budi Sinulingga (Dewan Pakar BP TC-UGGp). Keduanya memberikan pandangan tentang dua isu utama, yaitu menguatkan integrasi pengelolaan geopark melalui regulasi, serta vitalisasi kelembagaan dengan cara re-organisasi atau perubahan nomenklatur yang disesuaikan dengan misi dan tujuan geopark.<br><br>Sekitar 50-an peserta yang diundang secara terseleksi pada acara ini mengikuti isu-isu geopark terkini dengan berbagai tantangannya. Hadir juga memberikan pandangan dan tanggapan secara daring, penasihat Jaringan Geopark Indonesia (JGI), Farid Mohamad, dan pengurus Lenggong Geopark Perak, Malaysia, Encik Azzam.<br><br>Main event Geofest 2026 akan dilaksanakan di Toba Caldera pada tanggal 1-5 Juli 2026, dengan rangkaian acara meliputi aksi konservasi, geo-tour, geo-product exhibition, seminar internasional, pertunjukan budaya, dan diskusi Jaringan Geopark Indonesia.<br><br>Diperkirakan, sekitar 200 peserta yang terdiri dari para ahli geologi, manajemen dari berbagai geopark internasional, aktivis lingkungan, aktivis sosial, dan unsur pemerintahan, akan mengikuti program ini dalam rangka menemukan solusi dan cara-cara pengelolaan yang lebih terintegrasi secara internasional dalam memelihara dan memanfaatkan kekayaan geopark dunia untuk kesejahteraan manusia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8734_Soft-Launching-Geofest-2026--Raja-Ampat-Toba-Caldera-Lenggong-Geopark.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/65499/soft-launching-geofest-2026-raja-ampattoba-calderalenggong-geopark/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Suap Aliran Dana Rp3,5 Miliar Terungkap di Sidang, Kornas Kamak Ragukan KPK Periksa Akbar</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Suap Aliran Dana Rp3,5 Miliar Terungkap di Sidang, Kornas Kamak Ragukan KPK Periksa Akbar]]></title>
            <description><![CDATA[Suap Aliran Dana Rp3,5 Miliar Terungkap di Sidang, Kornas Kamak Ragukan KPK Periksa Akbar]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p>MEDAN&mdash; Kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Medan kian memanas. Fakta baru yang mencuat di ruang sidang membuka potensi perluasan penyidikan oleh aparat penegak hukum.<br>Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Senin (20/4/2026), terdakwa Eddy Kurniawan Winarto secara mengejutkan mengungkap adanya aliran dana sebesar Rp3,5 miliar yang selama ini belum terjelaskan. Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Khamozaro Waruwu, Eddy menyebut uang tersebut diperuntukkan bagi sosok bernama &quot;Akbar&quot;.<br>Pernyataan itu tidak berhenti di situ. Kuasa hukum Eddy, Daniel Heri Pasaribu, mempertegas bahwa sosok yang dimaksud adalah Akbar Himawan Buchari, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).<br>Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengungkap bahwa dana tersebut diduga mengalir dalam dua tahap, yakni Rp2 miliar dan Rp1,5 miliar. Namun demikian, proses pembuktian masih menghadapi tantangan, salah satunya keterbatasan saksi dalam mengidentifikasi secara pasti penerima uang.<br>Meski masih dalam tahap pembuktian, fakta persidangan ini langsung memantik perhatian publik. Desakan agar KPK tidak berhenti pada lingkar terdakwa pun menguat.<br>Koordinator Nasional Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadly, secara tegas menyuarakan keraguannya terhadap keseriusan KPK dalam menindaklanjuti pengakuan tersebut.<br>&quot;KAMAK meragukan KPK akan benar-benar mendalami pernyataan Eddy yang telah menyebut nama Akbar Buchari di persidangan,&quot; ujarnya.<br>Sementara itu, praktisi hukum Riki Irawan, S.H., M.H., menilai bahwa keterangan terdakwa dalam persidangan memiliki bobot penting dalam hukum acara pidana. Ia merujuk pada Pasal 184 dan Pasal 185 KUHAP yang menegaskan bahwa keterangan terdakwa merupakan salah satu alat bukti yang sah dan harus diuji.<br>&quot;Ini bukan sekadar pernyataan biasa. Keterangan terdakwa disampaikan di bawah sumpah dan menjadi bagian dari alat bukti yang sah. Sangat relevan untuk ditindaklanjuti sebagai pintu masuk pendalaman,&quot; jelas Riki.<br>Menurutnya, penyebutan nama dalam persidangan tidak boleh berhenti sebagai catatan semata. Aparat penegak hukum memiliki dasar kuat untuk menelusuri lebih jauh melalui pengumpulan alat bukti tambahan.<br>&quot;Yang menjadi pertanyaan sekarang bukan lagi cukup atau tidak cukup di awal, tetapi apakah ada kemauan untuk mengembangkan perkara ini secara serius,&quot; tegasnya.<br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Akbar Himawan Buchari terkait penyebutan namanya dalam persidangan tersebut.<br>Kini, sorotan publik tertuju pada langkah KPK. Akankah lembaga antirasuah itu menjadikan fakta persidangan ini sebagai pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih luas, atau justru membatasi perkara pada para terdakwa yang sudah diadili?<br>Publik menanti ketegasan&mdash;apakah ini awal dari pengungkapan besar, atau sekadar episode yang berlalu di ruang sidang.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4981_Suap-Aliran-Dana-Rp3-5-Miliar-Terungkap-di-Sidang--Kornas-Kamak-Ragukan-KPK-Periksa-Akbar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65498/suap-aliran-dana-rp35-miliar-terungkap-di-sidang-kornas-kamak-ragukan-kpk-periksa-akbar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gusmiyadi Hadiri Konsolidasi Tani Merdeka Sumut di Binjai</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 17:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gusmiyadi Hadiri Konsolidasi Tani Merdeka Sumut di Binjai]]></title>
            <description><![CDATA[BINJAI &ndash Gusmiyadi dijadwalkan menghadiri kegiatan Konsolidasi Pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang akan digel]]></description>
            <content><![CDATA[BINJAI &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a> dijadwalkan menghadiri kegiatan Konsolidasi Pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar pada Jumat (24/4/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, di Kakuta Cafe, Kota Binjai.</p><br>Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menjalin silaturahmi antar pengurus Tani Merdeka Indonesia di Sumatera Utara.</p><br>Ketua Harian Tani Merdeka Indonesia Sumut, M. Misbah, mengatakan bahwa agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah temu ramah dan konsolidasi organisasi.</p><br>&quot;Selain itu, akan dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua Tani Merdeka Sumut sebagai pengganti almarhum Mhd Husni,&quot; ujarnya.<br>Sebelumnya, sebagai bagian dari rangkaian persiapan, pertemuan awal bersama calon pengurus telah dilaksanakan di rumah makan Wong Solo. Pertemuan tersebut dihadiri oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a>, Ainal Mardhiah, M. Misbah serta sejumlah calon pengurus lainnya.</p><br>Sementara itu, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, memastikan akan hadir dalam kegiatan tersebut. Kepastian itu disampaikannya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (23/4/2026).</p><br>Panitia mengimbau seluruh pengurus yang diundang untuk segera melakukan konfirmasi kehadiran dengan mengisi daftar hadir yang telah disediakan.</p><br>Adapun sejumlah nama yang masuk dalam daftar undangan di antaranya Ainal Mardhiah, Vera Cahyani, <a href="https://www.halomedan.com/tag/gusmiyadi/" target="_blank">Gusmiyadi</a>, Chairuddin Lubis, Zulham, Yunarto Supriyatna, Bambang Eka Sapta, Sabaruddin Sirait, Agung Ikhsan Wijaya, Deti Fitri, Arbanus Sinaga, Diah Widiaty Mujianto, Kris Dachi, Roy Sinambela, Wiwin Haryono, M. Misbah, Ahmad Chaidir, Doni Pasaribu, Stepen Silalahi, Fuad Putera Perdana Ginting, Ara Auza, Fuad Setiawan, Rahmad Budiman, Bachtiar Hamzah Nasution, Sabrina Haque, Asep Tatang, Vivi Suryadini, M. Yani, Irawanto, Ayu Faujiah, Reza Prasetia, Sudirman Yunus, Bobby O Zulkarnain, Nova Juli Rossanna, Hairul Akmal, Yuliana Dewi, Diding Kusnady, Desi Novita, Rismauli Nadeak, Rico Imanta Ginting, Andi Taufik Lubis, Vicky Janssen Siagian, Supriyadi, Evi Fitriani, Ronggur DS, Jaka Tribuana, Suprayetno, Seto Margono, Rizky Ananda Tampubolon, Rinal hingga Yoseph Robinson.</p><br>Melalui kegiatan ini, diharapkan soliditas pengurus semakin kuat dalam menjalankan program dan perjuangan organisasi di Sumatera Utara.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4183_Gusmiyadi-Hadiri-Konsolidasi-Tani-Merdeka-Sumut-di-Binjai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65497/gusmiyadi-hadiri-konsolidasi-tani-merdeka-sumut-di-binjai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Sinergitas, Wakil Ketua PWI Sumut dan Aliansi Mahasiswa Sambangi Imigrasi Belawan</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 13:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Sinergitas, Wakil Ketua PWI Sumut dan Aliansi Mahasiswa Sambangi Imigrasi Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[BELAWAN &ndash Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antarlembaga, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan War]]></description>
            <content><![CDATA[BELAWAN &ndash; Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antarlembaga, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Amrizal, SH., MH., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Kamis (23/4).<br><br>Kedatangan Amrizal tidak sendiri; ia didampingi oleh sejumlah wartawan unit hukum serta perwakilan aliansi mahasiswa. Kehadiran rombongan ini disambut hangat oleh jajaran pejabat Kantor Imigrasi Belawan di ruang pertemuan utama.<br><br>Fokus pada Komunikasi Publik<br>Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun khidmat tersebut, Amrizal menyampaikan bahwa peran media dan mahasiswa sangat strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik, khususnya terkait pelayanan keimigrasian di wilayah pelabuhan.<br><br>"Silaturahmi ini bertujuan untuk membangun sinergi yang positif. Kami berharap komunikasi antara rekan-rekan media, mahasiswa, dan pihak Imigrasi Belawan terus berjalan baik demi memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat," ujar Amrizal.<br><br>Apresiasi Pelayanan Keimigrasian<br>Selain berdiskusi mengenai isu-isu terkini di wilayah kerja Belawan, kunjungan ini juga menjadi ajang bagi para jurnalis dan mahasiswa untuk melihat langsung inovasi pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.<br><br>Pihak Imigrasi Belawan menyambut baik inisiatif ini. Mereka menyatakan komitmennya untuk tetap terbuka terhadap masukan dan kritik membangun dari insan pers maupun elemen mahasiswa guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.<br><br>Poin Penting Pertemuan:<br>Sinergitas: Membangun kemitraan strategis antara pers, akademisi, dan instansi pemerintah.<br><br>Edukasi: Memastikan informasi mengenai regulasi keimigrasian tersampaikan dengan akurat kepada masyarakat luas.<br><br>Transparansi: Menegaskan komitmen Imigrasi Belawan dalam menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel.<br><br>Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan mengenai penguatan publikasi kinerja di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_404_Perkuat-Sinergitas--Wakil-Ketua-PWI-Sumut-dan-Aliansi-Mahasiswa-Sambangi-Imigrasi-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65496/perkuat-sinergitas-wakil-ketua-pwi-sumut-dan-aliansi-mahasiswa-sambangi-imigrasi-belawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Imigrasi sebagai Instrumen Kekuatan Negara: Menautkan Asta Cita dan 15 Program Aksi IMIPAS</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Apr 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Imigrasi sebagai Instrumen Kekuatan Negara: Menautkan Asta Cita dan 15 Program Aksi IMIPAS]]></title>
            <description><![CDATA[Imigrasi sebagai Instrumen Kekuatan Negara Menautkan Asta Cita dan 15 Program Aksi IMIPAS]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>*Staf Khusus Menteri <a href="https://www.halomedan.com/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan<br><br>Di tengah dunia yang bergerak tanpa batas, kekuatan negara tidak lagi semata ditentukan oleh tank dan senjata. Ia bergeser ke kemampuan mengelola arus manusia, data, dan mobilitas global. Dalam lanskap ini, imigrasi bukan sekadar fungsi administratif, melainkan instrumen strategis negara.<br><br>Di bawah arah besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian <a href="https://www.halomedan.com/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan (IMIPAS) memikul mandat yang jauh melampaui layanan paspor dan pengawasan orang asing. Ia berada di persimpangan antara kedaulatan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan manusia. Pertanyaannya: sudahkah fungsi strategis itu terwujud dalam desain kebijakan yang konkret?<br><br>Di sinilah relevansi 15 Program Aksi IMIPAS menjadi krusial&mdash;bukan sebagai daftar kegiatan, tetapi sebagai kerangka transformasi negara.<br><br>Pertama, pada dimensi kedaulatan, penguatan pengawasan orang asing, intelijen keimigrasian, serta sistem blacklist nasional adalah fondasi utama. Dalam perspektif realisme John Mearsheimer, negara yang gagal mengontrol siapa yang masuk ke wilayahnya pada dasarnya sedang mengikis kekuatannya sendiri. Program aksi yang mendorong integrasi data, pengawasan berbasis teknologi, dan penguatan pos lintas batas harus dibaca sebagai upaya membangun deterrence non-militer.<br><br>Namun, kedaulatan tanpa produktivitas akan berujung stagnasi. Di sinilah dimensi kedua&mdash;ekonomi&mdash;menjadi penentu. Kebijakan seperti Golden Visa, visa berbasis investasi, serta fasilitasi tenaga kerja asing strategis seharusnya tidak berhenti pada kemudahan masuk, tetapi terhubung langsung dengan agenda hilirisasi industri dan pembangunan kawasan ekonomi. Jika dirancang dengan presisi, imigrasi dapat menjadi &quot;mesin seleksi&quot; yang menyaring talenta global terbaik untuk memperkuat struktur ekonomi nasional.<br><br>Sayangnya, risiko kebijakan setengah matang selalu mengintai. Tanpa integrasi lintas sektor, arus masuk orang asing justru berpotensi menciptakan enclave ekonomi yang tidak terkoneksi dengan kepentingan nasional. Di titik ini, 15 Program Aksi IMIPAS harus memastikan adanya link and match antara kebijakan visa dengan strategi industri, pendidikan, dan investasi.<br><br>Dimensi ketiga adalah pembangunan sumber daya manusia. Program pertukaran, fasilitasi mahasiswa asing, serta penguatan diaspora harus diarahkan pada strategi brain gain, bukan sekadar mobilitas. Indonesia tidak cukup hanya menjadi tujuan wisata global; ia harus menjadi magnet bagi pengetahuan dan inovasi. Dalam ekonomi berbasis pengetahuan, siapa yang menguasai talenta, dialah yang menguasai masa depan.<br><br>Dimensi keempat&mdash;yang sering kali luput&mdash;adalah kedaulatan digital. Transformasi menuju e-visa, autogate, sistem berbasis biometrik, hingga penggunaan kecerdasan buatan dalam pengawasan adalah bagian dari pergeseran besar menuju digital border. Di sini, pemikiran Michel Foucault menemukan relevansinya: negara modern mengelola populasi melalui teknologi dan data. Tanpa penguasaan atas data keimigrasian, negara berisiko kehilangan kendali atas ruang digitalnya sendiri.<br><br>Namun, teknologi bukan tanpa risiko. Integrasi data tanpa tata kelola yang kuat justru membuka celah kebocoran dan penyalahgunaan. Karena itu, salah satu inti dari 15 Program Aksi haruslah memastikan digital sovereignty&mdash;bahwa data warga dan orang asing tetap berada dalam kendali negara.<br><br>Di sisi lain, kita tidak bisa mengabaikan dimensi sosial-politik. Mobilitas global membawa serta ide, nilai, dan identitas. Samuel P. Huntington mengingatkan bahwa interaksi lintas budaya dapat memicu gesekan jika tidak dikelola dengan bijak. Program aksi yang menyentuh pengawasan ideologi, stabilitas sosial, dan integrasi budaya menjadi penting untuk memastikan bahwa keterbukaan tidak berubah menjadi kerentanan.<br><br>Lebih jauh lagi, peran pemasyarakatan dalam IMIPAS sering dipandang terpisah dari imigrasi. Padahal, keduanya berada dalam satu spektrum: pengelolaan manusia dalam sistem negara. Reformasi pemasyarakatan&mdash;mulai dari pembinaan, reintegrasi sosial, hingga pengurangan residivisme&mdash;adalah bagian dari strategi besar menjaga stabilitas domestik. Negara yang kuat bukan hanya mampu menyaring siapa yang masuk, tetapi juga mampu memperbaiki siapa yang pernah melanggar hukum.<br><br>Dengan demikian, 15 Program Aksi IMIPAS sesungguhnya dapat dibaca sebagai upaya membangun lima lapis kekuatan negara: keamanan, ekonomi, SDM, digital, dan stabilitas sosial. Tantangannya bukan pada perumusan, melainkan pada konsistensi implementasi dan integrasi lintas kebijakan.<br><br>Ke depan, ukuran keberhasilan imigrasi dan pemasyarakatan tidak lagi cukup diukur dari jumlah paspor yang diterbitkan atau tingkat hunian lapas yang menurun. Ukurannya adalah sejauh mana kebijakan tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi global.<br><br>Jika berhasil, IMIPAS dapat menjadi salah satu motor utama menuju Indonesia Emas 2045&mdash;menghubungkan kedaulatan dengan keterbukaan, keamanan dengan produktivitas, dan kontrol dengan inovasi. Namun jika gagal, ia akan tetap terjebak sebagai birokrasi administratif di tengah dunia yang bergerak jauh lebih cepat.<br><br>Pada akhirnya, imigrasi dan pemasyarakatan bukan sekadar urusan teknis negara. Ia adalah cermin dari visi besar: apakah Indonesia ingin menjadi pemain aktif dalam tatanan global, atau sekadar menjadi ruang yang dilewati arus dunia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2842_Imigrasi-sebagai-Instrumen-Kekuatan-Negara--Menautkan-Asta-Cita-dan-15-Program-Aksi-IMIPAS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65495/imigrasi-sebagai-instrumen-kekuatan-negara-menautkan-asta-cita-dan-15-program-aksi-imipas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">17.627 Peserta UTBK-SNBT 2026 di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[17.627 Peserta UTBK-SNBT 2026 di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi]]></title>
            <description><![CDATA[17.627 Peserta UTBKSNBT 2026 di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN | SUMUT24 <br><br>Sebanyak 17.627 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Medan (Unimed). Pelaksanaan ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026.<br><br>Rektor Unimed, Prof. Baharuddin, mengatakan kampus yang dipimpinnya menjadi salah satu dari 74 perguruan tinggi negeri yang ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini.<br>Ujian digelar di 14 lokasi, terdiri atas 10 lokasi di lingkungan Unimed dan empat lokasi mitra, yakni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Medan Area (UMA), SMA Negeri 7 Medan, dan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan.<br><br>&quot;UTBK-SNBT dilaksanakan dalam dua sesi setiap hari. Sesi pagi pukul 06.45&ndash;10.30 WIB, dan sesi siang pukul 13.00&ndash;16.45 WIB. Khusus hari Jumat, sesi siang dimulai pukul 14.00 hingga 17.45 WIB,&quot; ujar Baharuddin usai meninjau pelaksanaan hari pertama, Selasa (21/4/2026).<br><br>Didampingi Ketua Panitia Ujian Masuk Lokal (PUML) Dr. Abil Mansyur, M.Si. (WR I), Wakil Ketua Prof. Dr. Marice, M.Hum. (WR III),<br>Sekretaris Prof. Dr. Erond L. Damanik, M.Si. (WR IV), Bendahara Dr. Winsyahputra Ritonga, M.Si. (WR II) dan Kepala Humas Unimed Dr. Isli Iriani Indiah Pane, S.Pd, Baharuddin mengungkapkan minat calon mahasiswa terhadap Unimed melalui jalur SNBT tahun ini tergolong tinggi. Jumlah pendaftar yang memilih Unimed mencapai 25.898 orang.<br><br>Adapun 10 program studi paling diminati adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Manajemen, Gizi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Akuntansi, Kedokteran, Ilmu Komputer, Bimbingan dan Konseling, serta Pendidikan Bahasa Inggris.<br><br>Untuk mendukung kelancaran ujian, Unimed melibatkan 1.164 petugas yang terdiri dari penanggung jawab lokasi, wakil penanggung jawab, admin server, pengawas, teknisi ruang, dan petugas lokasi. Para pengawas berasal dari unsur dosen, tenaga kependidikan, serta guru dari Unimed, UMSU, UMA, dan sekolah mitra.<br><br>&quot;Tahun ini, kuota penerimaan mahasiswa baru Unimed melalui jalur SNBT mencapai 6.264 orang atau 50 persen dari total kuota 12.487 kursi, yang tersebar di 59 program studi jenjang S-1, D-IV, dan D-III,&quot; jelasnya.<br><br>Hasil seleksi SNBT dijadwalkan diumumkan pada 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB secara daring.<br><br>Pelaksanaan UTBK-SNBT di Unimed juga ditinjau langsung oleh Wakil Ketua I Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2026, Prof. Dr. Muryanto Amin. Ia memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan aman, tertib, dan lancar.<br><br>&quot;UTBK di Unimed berlangsung aman, tertib, dan lancar,&quot; ujar Muryanto yang juga Rekror Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. (C04)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3596_17-627-Peserta-UTBK-SNBT-2026-di-Unimed-Bersaing-Rebut-6-264-Kursi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65494/17627-peserta-utbksnbt-2026-di-unimed-bersaing-rebut-6264-kursi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wartawan Dibegal di Labuhanbatu, Dianiaya Hingga Patah Tulang</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 22:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wartawan Dibegal di Labuhanbatu, Dianiaya Hingga Patah Tulang]]></title>
            <description><![CDATA[Wartawan Tribun Dibegal di Labuhanbatu, Dianiaya Hingga Patah Tulang]]></description>
            <content><![CDATA[Wartawan Tribun Dibegal di Labuhanbatu, Dianiaya Hingga Patah Tulang<br><br>Labuhanbatu&ndash; Sumut24<br><br>Aksi kejahatan begal di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, tepatnya di wilayah Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat semakin mengganas dan meresahkan masyarakat. <br><br>Kali ini, korban dari keganasan begal di wilayah itu dialami Alyasil Sagala (38) seorang insan pers. Korban saat itu seorang diri dari Rantauprapat menuju Kota Batu Kabupaten Labuhanbatu Utara menggunakan sepeda motor, Kamis pagi dini hari (16/04/2026) sekira pukul 00.30 WIB.<br><br>Menurut pengakuan korban, serangan brutal dari pelaku begal terhadap dirinya datang dari arah berlawanan. <br><br>"Saat aku sampai di lokasi kejadian sangat sunyi bang, tiba - tiba datang dari depan sepeda motor merapat ke aku, tanpa basa basi pelaku memukul aku pakai kayu berbentuk seperti tongkat bang,"kata Yasil. Rabu, (22/04/2026).<br><br>Diterangkan korban, pukulan keras dari pelaku menghantam tubuh korban sama sekali tidak dapat dihindari. Akibatnya, korban pun jatuh terjatuh tersungkur dari kendaraannya. <br><br>Melihat kondisi korban jatuh tersungkur, hantaman kayu dari pelaku ke tubuhnya secara brutal bertubi - tubi tanpa ada  perlawanan sedikit pun. Korban akhirnya  tak sadarkan diri (pingsan) di lokasi kejadian akibat hantaman benda tumpul tersebut.<br><br>Melihat kondisi korban yang tak berdaya, pelaku pun dengan leluasa menggasak sejumlah aset berharga milik korban. Yakni, 1 unit sepeda motor merk Yamaha NMAX, 1 unit handphone merk OPPO A57 dan uang tunai sebesar Rp220.000.<br><br>Akibat serangan brutal dari pelaku begal itu,korban tidak hanya kehilangan harta benda, tetapi juga menderita luka serius hingga patah tulang lengan tangan sebelah kiri secara permanen.<br><br>"Baru tadi aku laporan ke polisi bang, karena baru agak enakan dikit, habis kejadian itu aku belum bisa buat laporan. Harapanku kepada Polres Labuhanbatu laporanku segera diproses dan pelakunya dapat segera tertangkap,"ujar Yasil mengakhiri. <br><br>Atas kejadian itu, Yasil pun melaporkan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan Nomor: LP/B/596/IV/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU. <br><br>Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPLP) tersebut ditandatangani oleh Kanit SPKT Inspektur Polisi Dua ( Ipda) Andi Fahri Hasibuan,SH.<br><br>Tindakan biadab dari pelaku begal tersebut menyebabkan korban mengalami kerugian materil sekira 20 puluh jutaan. (Jok).]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6255_Wartawan-Dibegal-di-Labuhanbatu--Dianiaya-Hingga-Patah-Tulang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65493/wartawan-dibegal-di-labuhanbatu-dianiaya-hingga-patah-tulang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>