<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 16:50:26 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Ondim Temui Mensos, Bahas Percepatan Penanganan Bencana di Langkat</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 15:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Ondim Temui Mensos, Bahas Percepatan Penanganan Bencana di Langkat]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Ondim Temui Mensos, Bahas Percepatan Penanganan Bencana di Langkat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat Syah Afandin atau yang akrab disapa Ondim menemui Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta untuk membahas percepatan penanganan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Langkat pada akhir November 2025.<br>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Ondim menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah warga terdampak yang belum menerima bantuan secara optimal karena proses pendataan dan verifikasi yang masih berjalan di lapangan.<br>Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen memastikan seluruh korban bencana mendapatkan hak bantuan secara merata, termasuk warga yang masuk dalam data susulan.<br>&quot;Ada masyarakat yang masih menunggu proses pendataan dan kami ingin memastikan semuanya bisa segera tertangani,&quot; ujar Ondim.<br>Selain membahas bantuan darurat, pertemuan juga menyoroti percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak, termasuk rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat.<br>Pemkab Langkat bersama Kementerian Sosial serta Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) turut membahas langkah teknis di lapangan, mulai dari penyempurnaan data penerima bantuan hingga percepatan pembangunan hunian terpusat di lahan yang telah disiapkan.<br>Pemerintah daerah berharap koordinasi dengan pemerintah pusat ini dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat sehingga aktivitas warga di wilayah terdampak dapat kembali normal secara bertahap.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_9698_Bupati-Ondim-Temui-Mensos--Bahas-Percepatan-Penanganan-Bencana-di-Langkat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65893/bupati-ondim-temui-mensos-bahas-percepatan-penanganan-bencana-di-langkat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Hadiri Persemayaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, Berikan Penghormatan Terakhir di Kementerian Pertahanan</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Hadiri Persemayaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, Berikan Penghormatan Terakhir di Kementerian Pertahanan]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta &mdash Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang d]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &mdash; Presiden <a href="https://www.halomedan.com/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang digelar di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, pada Senin (1/6/2026).<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Presiden <a href="https://www.halomedan.com/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> memberikan penghormatan terakhir serta mendoakan almarhum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.<br><br>Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai salah satu tokoh militer nasional yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada Indonesia. Semasa hidupnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2002&ndash;2005, serta Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada 2014&ndash;2019.<br><br>Setelah prosesi persemayaman di Kementerian Pertahanan, jenazah almarhum dilepas menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata. Prosesi pelepasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penghormatan militer terakhir bagi almarhum.<br><br>Kehadiran Presiden <a href="https://www.halomedan.com/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> dalam upacara tersebut menjadi simbol penghormatan negara atas jasa besar almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_9217_Prabowo-Hadiri-Persemayaman-Jenderal--Purn--Ryamizard-Ryacudu--Berikan-Penghormatan-Terakhir-di-Kementerian-Pertahanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65892/prabowo-hadiri-persemayaman-jenderal-purn-ryamizard-ryacudu-berikan-penghormatan-terakhir-di-kementerian-pertahanan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persiapan Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera Plus Undangan Capai 90 Persen, Ini Kata Paryono</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persiapan Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera Plus Undangan Capai 90 Persen, Ini Kata Paryono]]></title>
            <description><![CDATA[Sumatera Utara &mdash Panitia Pelaksana Kejuaraan Bola Voli Antar Club U15 SeSumatera Plus Undangan memastikan kesiapan pelaksanaan turna]]></description>
            <content><![CDATA[Sumatera Utara &mdash; Panitia Pelaksana Kejuaraan Bola Voli Antar Club U-15 Se-Sumatera Plus Undangan memastikan kesiapan pelaksanaan turnamen telah mencapai sekitar 90 persen menjelang hari pelaksanaan.</p><br> Hal tersebut disampaikan dalam rapat akhir persiapan yang digelar pada Sabtu (30/5/2026).<br><br>Wakil Ketua Umum MAVI Sumatera Utara, Paryono, menyampaikan bahwa secara umum seluruh aspek teknis dan nonteknis sudah berjalan sesuai rencana. Ia didampingi Bambang, Syafrizal, serta jajaran panitia pelaksana dalam pemaparan hasil rapat tersebut.</p><br>&quot;Secara umum kesiapan sudah sangat matang, tinggal beberapa penyempurnaan kecil yang terus kita monitor agar pelaksanaan nanti berjalan lancar,&quot; ujar Paryono.<br><br>Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah poin penting, di antaranya kepastian anggaran perwasitan yang masih menunggu konfirmasi dari PBVSI Sumatera Utara.<br> Jika hingga 2 Juni 2026 belum ada kejelasan, pihak MAVI akan melakukan koordinasi lanjutan untuk memastikan kepastian anggaran tersebut.<br><br>Selain itu, panitia juga menegaskan pelaksanaan gladi kotor pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 09.00 WIB di venue pertandingan. Kegiatan tersebut akan difokuskan pada penataan venue, pemasangan atribut kegiatan, simulasi tugas panitia, hingga persiapan penyambutan narasumber Coaching Clinic.<br><br>Di sisi lain, panitia juga mendorong keterlibatan UMKM lokal melalui kerja sama penyediaan konsumsi dengan catering rumahan. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak ekonomi positif sekaligus mendukung kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung.<br><br>Untuk kebutuhan air minum, panitia telah menjalin kerja sama dengan pihak Cleo dengan skema diskon 30 persen. Air minum akan disediakan di lokasi kegiatan dan dapat dibeli peserta melalui panitia dengan harga yang telah disesuaikan.<br><br>Panitia juga menekankan pentingnya distribusi undangan pembukaan kepada seluruh instansi, sponsor, dan pihak terkait. Selain itu, seluruh panitia diharapkan aktif dalam melakukan promosi kegiatan melalui media sosial dengan menyebarkan berbagai materi publikasi seperti poster, flyer, dan video promosi.<br><br>Menutup rapat, Paryono menegaskan pentingnya soliditas dan koordinasi seluruh panitia agar Kejuaraan Bola Voli U-15 Se-Sumatera Plus Undangan dapat terselenggara dengan sukses, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu undangan.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_1726_Persiapan-Kejuaraan-Voli-U-15-Se-Sumatera-Plus-Undangan-Capai-90-Persen--Ini-Kata-Paryono.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/65891/persiapan-kejuaraan-voli-u15-sesumatera-plus-undangan-capai-90-persen-ini-kata-paryono/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Timnas Indonesia U-19 Vs Myanmar Malam Ini, Garuda Muda Bidik Awal Sempurna di Piala AFF U-19 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Timnas Indonesia U-19 Vs Myanmar Malam Ini, Garuda Muda Bidik Awal Sempurna di Piala AFF U-19 2026]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  HALOMEDAN.COM Timnas Indonesia U19 akan memulai perjuangan mereka di ajang Piala AFF U19 2026 dengan menghadapi Timnas Myanmar U1]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | HALOMEDAN.COM</p><br></p> Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangan mereka di ajang Piala AFF U-19 2026 dengan menghadapi Timnas Myanmar U-19 pada laga pembuka yang digelar malam ini.<br><br>Sebagai juara bertahan, Garuda Muda memikul ekspektasi besar untuk kembali mempertahankan gelar yang berhasil diraih pada edisi sebelumnya. Apalagi, Indonesia kali ini mendapat kehormatan sebagai tuan rumah turnamen yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara.<br><br>Dukungan penuh publik tuan rumah diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk mengawali turnamen dengan hasil positif.<br><br>Tergabung di Grup A, Indonesia akan menghadapi Myanmar yang datang dengan catatan performa kurang meyakinkan. Dalam lima pertandingan terakhir, Myanmar belum sekalipun meraih kemenangan dengan rincian tiga kekalahan dan dua hasil imbang.<br><br>Meski demikian, Garuda Muda tidak boleh menganggap remeh lawannya. Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim dalam lima laga terakhir, Indonesia hanya mampu meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan dari Myanmar.<br><br>Memang, pertemuan terakhir kedua tim berakhir manis bagi Indonesia setelah menang telak 5-1 pada ajang Piala AFF U-19 2022. Namun, hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan karena situasi dan komposisi pemain kedua tim sudah berbeda.<br><br>Nova Arianto pun menegaskan pentingnya fokus dan kewaspadaan sejak menit pertama. Persiapan menuju turnamen ini dilakukan dengan sangat serius melalui pemusatan latihan jangka panjang di Yogyakarta.<br><br>Tak hanya itu, sejumlah pemain diaspora juga mendapat kesempatan bergabung dan menunjukkan kemampuan mereka untuk memperkuat skuad Merah Putih di ajang ini. Kehadiran para pemain tersebut diharapkan dapat menambah kualitas permainan tim sekaligus memperkuat kedalaman skuad.<br><br>Dengan status juara bertahan dan dukungan ribuan suporter yang akan memadati stadion, Timnas Indonesia U-19 diharapkan mampu meraih kemenangan perdana sekaligus membuka jalan menuju target mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19 2026.<br><br>Mampukah Garuda Muda mengawali langkah dengan tiga poin? Menarik untuk dinantikan pada laga malam nanti./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_25_Timnas-Indonesia-U-19-Vs-Myanmar-Malam-Ini--Garuda-Muda-Bidik-Awal-Sempurna-di-Piala-AFF-U-19-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65890/timnas-indonesia-u19-vs-myanmar-malam-ini-garuda-muda-bidik-awal-sempurna-di-piala-aff-u19-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seskab Teddy Terima Gus Ipul, Bahas Pemantapan Sekolah Rakyat</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seskab Teddy Terima Gus Ipul, Bahas Pemantapan Sekolah Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  HALOMEDAN.COM Setibanya di tanah air, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Menteri Sosial (Mensos) S]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA | HALOMEDAN.COM</p><br></p> Setibanya di tanah air, Sekretaris Kabinet (<a href="https://www.halomedan.com/tag/seskab/" target="_blank">Seskab</a>) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet, Sabtu, 30 Mei 2026.<br><br>Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis pemerintah, terutama terkait percepatan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang akan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran baru Juli 2026.<br><br>Usai pertemuan, Gus Ipul dijadwalkan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk agenda kerja berikutnya.<br><br>Dalam pembahasan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/seskab/" target="_blank">Seskab</a> Teddy dan Mensos Gus Ipul memantapkan persiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.<br><br>Program ini ditargetkan mampu menjangkau lebih dari 45 ribu anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, anak putus sekolah, hingga anak-anak yang selama ini belum pernah mendapatkan akses pendidikan formal.<br><br>Tidak hanya menyediakan layanan pendidikan, Sekolah Rakyat juga akan memberikan fasilitas asrama, layanan kesehatan, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya guna menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman bagi para peserta didik.<br><br>Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, dan anak jalanan di wilayah DKI Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat.<br><br>Program tersebut mencakup sekolah-sekolah yang telah ditinjau pemerintah pada bulan lalu sebagai bagian dari persiapan operasional menjelang dimulainya tahun ajaran baru.<br><br>Pemerintah menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen negara dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.<br><br>Presiden Prabowo Subianto menginginkan seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali memiliki akses pendidikan yang setara dengan fasilitas yang layak dan nyaman.<br><br>Melalui program ini, pemerintah juga berharap dapat memberikan kesempatan sekaligus bekal yang memadai bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera.<br><br>Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan yang inklusif dan berkeadilan./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_7109_Seskab-Teddy-Terima-Gus-Ipul--Bahas-Pemantapan-Sekolah-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65889/seskab-teddy-terima-gus-ipul-bahas-pemantapan-sekolah-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PRSU Emas ke-50 Siap Digelar, Pj Sekdaprov Sumut Minta Seluruh OPD Totalitas Sukseskan Acara</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PRSU Emas ke-50 Siap Digelar, Pj Sekdaprov Sumut Minta Seluruh OPD Totalitas Sukseskan Acara]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  halomedan.com Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Organisas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | halomedan.com</p> Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berperan aktif dalam menyukseskan gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 yang akan berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendatang.<br><br>Hal tersebut disampaikan Sulaiman Harahap saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (25/5/2026).<br><br>Menurutnya, perhelatan tahun ini memiliki makna istimewa karena menjadi momentum emas 50 tahun perjalanan <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> dalam mengiringi pembangunan Sumatera Utara, baik dari sisi fisik, sumber daya manusia maupun sektor lainnya.<br><br>"Tahun ini <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> memasuki usia ke-50 atau usia emas. Karena itu, pelaksanaannya harus lebih maksimal dari tahun-tahun sebelumnya. Semua pihak harus benar-benar terlibat untuk menyukseskan agenda besar ini," ujar Sulaiman Harahap.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026 mengusung tema Harmoni Emas, yang melambangkan keberagaman masyarakat Sumatera Utara dalam harmoni adat, budaya, dan kehidupan sosial. Tema tersebut juga menjadi simbol perjalanan panjang <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> sebagai ruang promosi pembangunan dan kekayaan budaya daerah.<br><br>Sulaiman menegaskan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> setiap tahunnya menjadi alasan seluruh OPD dan BUMD harus memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek pelayanan, pengamanan, ketertiban maupun partisipasi aktif memeriahkan kegiatan selama satu bulan penuh.<br><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ini mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar setiap harinya. Karena itu, seluruh OPD dan BUMD harus berpartisipasi penuh. Apalagi Bapak Gubernur Bobby Nasution memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan kegiatan ini, jadi semuanya harus dimaksimalkan," katanya.<br><br>Sementara itu, Project Director PT Royalindo Expoduta selaku penyelenggara, Amelia Darmadi, menjelaskan berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk strategi promosi melalui media sosial, media massa, influencer, media luar ruang, hingga kolaborasi dengan pelaku kreatif digital.<br><br>"Pembukaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> akan dilaksanakan pada 3 Juli 2026 di Panggung Utama mulai pukul 19.00 WIB. Selain pameran paviliun kabupaten/kota, nantinya juga akan ada pameran unggulan daerah, bazar UMKM, festival kuliner, wahana permainan dan edukasi, hingga berbagai kompetisi untuk masyarakat umum," ujar Amelia.<br><br>Ia juga menyampaikan, pengunjung yang datang ke setiap paviliun akan mendapatkan tanda kunjungan yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai cenderamata menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.<br><br>"Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi masyarakat dengan seluruh paviliun dan ikut memeriahkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50," ucapnya.<br><br>Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Yuda P Setiawan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_9833_PRSU-Emas-ke-50-Siap-Digelar--Pj-Sekdaprov-Sumut-Minta-Seluruh-OPD-Totalitas-Sukseskan-Acara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65888/prsu-emas-ke50-siap-digelar-pj-sekdaprov-sumut-minta-seluruh-opd-totalitas-sukseskan-acara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Tito Karnavian Ungkap Alasannya</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Tito Karnavian Ungkap Alasannya]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  halomedan.com Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) terbesar dibandingkan dua provin]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA | halomedan.com</p><br></p> Provinsi Sumatera Utara (<a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) menerima pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) terbesar dibandingkan dua provinsi lain yang terdampak bencana banjir dan longsor pada 2025. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari keputusan pengembalian TKD 2026 bagi daerah terdampak bencana.<br><br>Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian menjelaskan, besaran pengembalian dana disesuaikan dengan jumlah pemotongan TKD yang sebelumnya diberlakukan pada masing-masing daerah.<br><br>Saat kebijakan penyesuaian TKD 2026 diterapkan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp6 triliun. Sementara itu, Aceh dipotong Rp1,6 triliun dan Sumatera Barat Rp2,6 triliun.<br><br>&quot;Anggaran yang dipotong dikembalikan lagi. <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> yang paling besar dipotongnya pada saat itu, makanya saat pengembalian <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> yang paling besar,&quot; kata Tito Karnavian usai rapat bersama kepala daerah terdampak bencana di Jakarta, Senin (25/5/2026), yang dihadiri Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Muhammad Bobby Afif Nasution.<br><br>Meski menerima pengembalian TKD terbesar, <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> juga tercatat sebagai provinsi dengan hibah terbesar untuk daerah terdampak banjir dan longsor. Total dana hibah yang disalurkan mencapai Rp260 miliar kepada pemerintah daerah yang masih mengalami keterbatasan anggaran.<br><br>&quot;Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> yang menghibahkan Rp260 miliar ke pemda yang daerahnya sangat terdampak. Sumbar Rp24 miliar, total masih ada 11 kabupaten yang masih perlu atensi khusus,&quot; ujar Tito.<br><br>Selain itu, Tito menyampaikan sebanyak 3.084 sekolah akan segera direhabilitasi dari total 4.992 sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana. Sisanya akan ditangani pada tahap berikutnya.<br><br>&quot;3.084 itu sudah ada Perjanjian Kerja Samanya dengan Kemdikdasmen. Sisanya yang sekitar 1.000 bukan didiamkan, tetapi akan ada PKS berikutnya,&quot; katanya.<br><br>Terkait pembangunan hunian tetap (huntap), Tito menjelaskan BNPB telah mulai mengerjakan huntap yang berdiri di atas lahan milik masyarakat sendiri. Sedangkan pembangunan huntap komunal di sejumlah daerah masih terkendala proses penyediaan lahan.<br><br>&quot;Sementara untuk huntap, kalau yang di tanahnya sendiri sudah dikerjakan BNPB. Yang komunal, ada beberapa daerah yang lahannya masih perlu proses lagi karena harus jauh dari daerah bencana. Kementerian ATR/BPN dan Lingkungan Hidup juga harus menyiapkan lahannya,&quot; terang Tito Karnavian.<br><br>Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno beserta jajaran kementerian terkait./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6796_Sumut-Terima-Pengembalian-TKD-Terbesar--Tito-Karnavian-Ungkap-Alasannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65887/sumut-terima-pengembalian-tkd-terbesar-tito-karnavian-ungkap-alasannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Dorong Ruang Bersama Indonesia Jadi Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Dorong Ruang Bersama Indonesia Jadi Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN halomedan.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong terwujudnya program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebaga]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN| halomedan.com</p><br></p> Pemerintah Provinsi (<a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a>) Sumatera Utara (Sumut) mendorong terwujudnya program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah. Program tersebut diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia.</p><br>Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).<br><br>Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan, terwujudnya Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan tidak akan tercapai apabila perempuan dan anak masih mengalami ketertinggalan serta kekerasan.<br><br>&quot;Perempuan dan anak adalah jantung ketahanan keluarga sekaligus fondasi generasi penerus pembangunan di Sumatera Utara,&quot; ujar Sulaiman Harahap.<br><br>Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.975 perempuan dan anak di Sumut menjadi korban kekerasan. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.822 korban.<br><br>Dari total korban pada tahun 2025, sebanyak 68,8% merupakan anak-anak, dengan rincian 905 anak perempuan, 455 anak laki-laki, dan 615 perempuan dewasa.<br><br>&quot;Laporan ini hanya sebagian kecil dari kekerasan yang terjadi di masyarakat,&quot; katanya.<br><br>Menyikapi kondisi tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut terus memperkuat berbagai kebijakan strategis, di antaranya penguatan layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak, serta kerja sama lintas sektoral hingga tingkat desa dan kelurahan.<br><br>Untuk mewujudkan RBI, Sulaiman mengajak seluruh pihak menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi.<br><br>&quot;Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar memenuhi target indikator kerja, tetapi tentang menyelamatkan peradaban Sumatera Utara,&quot; tegasnya.<br><br>Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Roro Endah Sri Rejeki, menyampaikan apresiasi kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut atas dukungannya dalam penguatan program Ruang Bersama Indonesia.<br><br>Menurutnya, RBI diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang jumlahnya mencapai sekitar 60% dari total penduduk Indonesia.<br><br>Ia mengatakan, program tersebut juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan perempuan dan anak sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.<br><br>&quot;Kualitas hidup perempuan perlu terus ditingkatkan. Hak-hak perempuan dan anak harus dipenuhi agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,&quot; ujarnya.<br><br>Roro juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen, serta perlunya penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan.<br><br>Karena itu, RBI tidak hanya berfokus pada penanganan kasus kekerasan, tetapi juga upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi, penguatan norma sosial, literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.<br><br>&quot;Kita ingin membangun ruang bersama yang mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan perlindungan bagi perempuan dan anak,&quot; ucapnya./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_2624_Pemprov-Sumut-Dorong-Ruang-Bersama-Indonesia-Jadi-Benteng-Perlindungan-Perempuan-dan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65886/pemprov-sumut-dorong-ruang-bersama-indonesia-jadi-benteng-perlindungan-perempuan-dan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Halomedan.comPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan i]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Halomedan.com</p>Pemerintah Provinsi (<a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a>) Sumatera Utara (Sumut) menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Anggaran tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang diusung Gubernur Sumut, Bobby Nasution.<br><br>&quot;Anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026 ini ada sebesar Rp1.372.497.925.000. Anggaran ini dibagi untuk program PHTC, dukungan program Proyek Strategis Daerah (PSD) dan lainnya,&quot; ujar Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (26/5/2026).<br><br>Chandra menjelaskan, untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp672,22 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan strategis melalui 52 kegiatan utama.<br><br>&quot;Anggaran ini diperuntukkan pembangunan jalan sepanjang 86 kilometer, pemeliharaan berkala jalan sepanjang 11,91 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang 1 kilometer, pembangunan turap/talud/bronjong sebanyak 17 titik, pembangunan jembatan sepanjang 32 meter, penggantian lantai jembatan sepanjang 25 meter dan pembangunan saluran drainase sepanjang 250 meter,&quot; kata Chandra.<br><br>Sementara itu, untuk dukungan Proyek Strategis Daerah (PSD), khususnya pembangunan ruas jalan baru penghubung wilayah terisolir dan kawasan strategis, dialokasikan anggaran sebesar Rp320,2 miliar. Program tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 55 kilometer melalui delapan kegiatan utama.<br><br>&quot;Hingga saat ini jalan mantap di Sumut itu 74,12 persen atau 3.006 kilometer dan jalan yang kondisinya rusak berat dan ringan ada 25,88 persen. Untuk pembangunan jalan di Sumut ini kita lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran keuangan daerah. Untuk tahun ini dari program PHTC dan PSD ada 141 kilometer jalan yang akan kita bangun,&quot; papar Chandra.<br><br>Untuk penanganan infrastruktur pascabencana, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp137 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk 24 kegiatan utama, meliputi pembangunan turap/talud/bronjong di 19 titik, pembangunan jembatan sepanjang 20 meter, penggantian lantai jembatan sepanjang 30 meter, rehabilitasi satu unit jembatan, dan pembangunan tiga unit box culvert.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut turut menyiapkan anggaran afirmasi untuk pembangunan di Kepulauan Nias sebesar Rp83,875 miliar. Program tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 70,6 meter.<br><br>&quot;Kita juga mengalokasikan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp16.200.000.000 untuk pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer dan penambahan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp143.000.000.000 dengan target pembangunan jalan sepanjang 22 kilometer dan pembangunan turap/talud/bronjong sebanyak dua titik,&quot; ujar Chandra.<br><br>Tak hanya fokus pada jalan dan jembatan, Dinas BMBKCK Sumut tahun ini juga melaksanakan pembangunan penyediaan infrastruktur dasar melalui sektor keciptakaryaan. Program tersebut antara lain penyusunan dokumen perencanaan penyediaan infrastruktur air minum dan air limbah di kawasan afirmasi Kepulauan Nias dengan anggaran Rp3,9 miliar.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemprov/" target="_blank">Pemprov</a> Sumut juga mengalokasikan anggaran Rp12 miliar untuk peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cemara dengan target peningkatan kapasitas pengelolaan sebesar 100 meter kubik./rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_1281_Pemprov-Sumut-Gelontorkan-Rp1-3-Triliun-untuk-Infrastruktur--Bangun-141-Km-Jalan-Tahun-Ini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65885/pemprov-sumut-gelontorkan-rp13-triliun-untuk-infrastruktur-bangun-141-km-jalan-tahun-ini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Tegaskan Dukungan untuk Pembinaan Talenta Muda Lewat ASEAN U19 Boys&#039; Championship 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Tegaskan Dukungan untuk Pembinaan Talenta Muda Lewat ASEAN U19 Boys' Championship 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash Komitmen PT Bank Sumut (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi. Ketua Umum]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Komitmen PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai dukungan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terhadap penyelenggaraan ASEAN U19 Boys&#039; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut Championship 2026 merupakan bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional serta pembinaan talenta muda Indonesia.</p><br>Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Utama banksumut.co.id⁠ Heru Mardiansyah,</p> menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut untuk menjadi sponsor utama turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut.<br>Menurut Heru, keterlibatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dalam ajang internasional ini bukan sekadar dukungan sponsorship, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun masa depan bangsa melalui pengembangan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.</p><br>"Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan Bapak Erick Thohir. Bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, dukungan terhadap ASEAN U19 Boys&#039; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut Championship 2026 bukan sekadar sponsorship, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia," ujar Heru Mardiansyah, Minggu (31/5).</p><br>Heru menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar olahraga. Menurutnya, sepak bola merupakan sarana pembentukan karakter yang mengajarkan kerja keras, kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.</p><br>Sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Pembangunan Daerah yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Utara, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terus memperluas kontribusinya tidak hanya melalui layanan perbankan dan penguatan ekonomi daerah, tetapi juga melalui dukungan terhadap sektor pendidikan, sosial, budaya, dan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.</p><br>"Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut merasa bangga dapat menjadi bagian dari ajang yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Asia Tenggara. Kami berharap turnamen ini menjadi panggung lahirnya pemain-pemain masa depan yang kelak membawa Merah Putih berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di level internasional," kata Heru.</p><br>Lebih lanjut, Heru menambahkan bahwa keterlibatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dalam ajang ini juga menunjukkan bahwa perusahaan daerah mampu berperan aktif dalam mendukung agenda strategis nasional, termasuk pengembangan olahraga sebagai instrumen penting dalam membangun kebanggaan, persatuan, dan daya saing bangsa.</p><br>"Kami ingin <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ketika generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, daerah semakin maju, dan Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global, maka di situlah kami merasa turut mengambil bagian dalam perjalanan besar tersebut," tambah Heru.</p><br>Dukungan terhadap ASEAN U19 Boys&#039; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut Championship 2026 sekaligus menjadi cerminan semangat transformasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut untuk terus Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi, dengan menghadirkan kontribusi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.</p><br>Melalui kolaborasi ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut menegaskan posisinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang tidak hanya berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga aktif mendukung lahirnya generasi unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas di masa depan.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3128_Bank-Sumut-Tegaskan-Dukungan-untuk-Pembinaan-Talenta-Muda-Lewat-ASEAN-U19-Boys--039--Championship-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65884/bank-sumut-tegaskan-dukungan-untuk-pembinaan-talenta-muda-lewat-asean-u19-boys039-championship-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BNCT dan PSTP Belawan Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BNCT dan PSTP Belawan Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Belawan, &ndash PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menyerahkan satu ekor kambing kurban kepada PSTP Belawan dalam rangka peringatan H]]></description>
            <content><![CDATA[Belawan, &ndash; PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menyerahkan satu ekor kambing kurban kepada PSTP Belawan dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H sebagai bentuk kepedulian sosial serta penguatan sinergi dengan pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Belawan.<br><br>Penyerahan hewan kurban tersebut dilaksanakan pada 28 Mei 2026 di PSTP Belawan. Selanjutnya, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan pada 29 Mei 2026 di lokasi yang sama, sebelum daging kurban didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar wilayah Belawan.<br><br>Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BNCT dan PSTP Belawan bersama para pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya pada momentum Idul Adha, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan di lingkungan pelabuhan.<br><br>Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di antara seluruh pemangku kepentingan.<br><br>&quot;BNCT mengucapkan terima kasih kepada PSTP Belawan atas kolaborasi dalam kegiatan kurban ini. Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas di sekitar Belawan,&quot; ujar Rizki.<br><br>Ia menambahkan bahwa BNCT berkomitmen untuk terus menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.<br><br>BNCT merupakan operator Terminal Peti Kemas Internasional Belawan yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Belawan dan secara berkelanjutan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari kontribusi terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.ewl]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_2240_BNCT-dan-PSTP-Belawan-Kolaborasi-Salurkan-Hewan-Kurban-untuk-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65883/bnct-dan-pstp-belawan-kolaborasi-salurkan-hewan-kurban-untuk-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli]]></title>
            <description><![CDATA[Belawan, &ndash PT Belawan New Container Terminal (BNCT) berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam kegiatan penyaluran]]></description>
            <content><![CDATA[Belawan, &ndash; PT Belawan New Container Terminal (BNCT) berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam kegiatan penyaluran hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.</p><br>Kegiatan yang dilaksanakan di Terminal A BNCT pada 28 Mei 2026 tersebut melibatkan penyembelihan hewan kurban berupa empat ekor sapi dan dua ekor kambing yang kemudian dagingnya disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Bagan Deli, Belawan.<br><br>Kolaborasi antara BNCT dan BSI ini menjadi wujud sinergi antara dunia usaha di kawasan pelabuhan dengan sektor perbankan syariah dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan serta memperkuat kontribusi terhadap masyarakat sekitar.<br><br>Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, mengatakan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai kepedulian sosial serta memperluas manfaat bagi masyarakat.<br><br>&quot;BNCT mengucapkan terima kasih kepada BSI atas kolaborasi dalam kegiatan kurban ini. Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Bagan Deli,&quot; ujar Rizki.<br><br>Ia menambahkan bahwa BNCT akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.<br><br>BNCT merupakan operator Terminal Peti Kemas Internasional Belawan yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Belawan dan secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari kontribusi terhadap masyarakat sekitar.ist</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6363_BNCT-dan-BSI-Kolaborasi-Salurkan-Hewan-Kurban-untuk-Masyarakat-Bagan-Deli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65882/bnct-dan-bsi-kolaborasi-salurkan-hewan-kurban-untuk-masyarakat-bagan-deli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BNCT Catat Arus Petikemas 59.663 TEUs pada April 2026, Lampaui Target Perusahaan</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BNCT Catat Arus Petikemas 59.663 TEUs pada April 2026, Lampaui Target Perusahaan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, halomedan.com &ndash PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat kinerja positif pada April 2026 dengan membukukan arus petike]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, halomedan.com &ndash; PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> New Container Terminal (BNCT) mencatat kinerja positif pada April 2026 dengan membukukan arus petikemas sebesar 59.663 TEUs. Angka tersebut meningkat 24,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 47.831 TEUs.<br>Tak hanya tumbuh signifikan secara tahunan, realisasi arus petikemas pada April juga melampaui target bulanan perusahaan yang ditetapkan sebesar 56.406 TEUs.<br>Peningkatan volume petikemas tersebut didorong oleh normalisasi aktivitas perdagangan dan logistik setelah periode libur Idul Fitri pada akhir Maret. Kembalinya aktivitas ekspor dan impor serta beroperasinya sektor industri dan distribusi secara penuh turut meningkatkan arus barang melalui Pelabuhan <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.<br>Corporate Secretary PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, mengatakan capaian pada April menunjukkan mulai pulihnya aktivitas logistik di wilayah Sumatera bagian utara setelah mengalami perlambatan selama masa libur panjang.<br>"Kinerja April menunjukkan pemulihan arus petikemas yang cukup baik dibandingkan bulan sebelumnya. Meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi pasca-Idul Fitri turut mendorong pertumbuhan volume di terminal. Kami akan terus berupaya menjaga kelancaran layanan dan melakukan perbaikan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa," katanya.<br>Menurut Rizki, BNCT terus berupaya meningkatkan keandalan layanan melalui penguatan operasional, optimalisasi proses kerja, serta peningkatan kesiapan fasilitas dan peralatan secara bertahap.<br>Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus barang sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa pelabuhan.<br>Sebagai terminal petikemas internasional yang melayani aktivitas ekspor dan impor di wilayah Sumatera bagian utara, BNCT memegang peran penting dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional. Pertumbuhan volume pada April dinilai menjadi indikator positif meningkatnya aktivitas perdagangan dan logistik di kawasan tersebut.<br>Ke depan, BNCT akan terus memperkuat koordinasi dengan perusahaan pelayaran, pengguna jasa, serta para pemangku kepentingan lainnya guna menjaga kelancaran operasional terminal.<br>Perusahaan juga optimistis tren pertumbuhan arus petikemas akan tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang sepanjang kuartal kedua tahun 2026. (ril)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6787_BNCT-Catat-Arus-Petikemas-59-663-TEUs-pada-April-2026--Lampaui-Target-Perusahaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65881/bnct-catat-arus-petikemas-59663-teus-pada-april-2026-lampaui-target-perusahaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Konektivitas BNCT, Belawan&ndash;Penang Port&ndash;Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Konektivitas BNCT, Belawan–Penang Port–Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan]]></title>
            <description><![CDATA[Perlis, Konsulat Jenderal RI di Penang menyambut baik penandatanganan Nota Kolaborasi (Memorandum of Collaboration/MOC)) antara PT Belawan N]]></description>
            <content><![CDATA[Perlis, Konsulat Jenderal RI di Penang menyambut baik penandatanganan Nota Kolaborasi (Memorandum of Collaboration/MOC)) antara PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> New Container Terminal (BNCT), Mutiara Perlis Sdn. Bhd. (MPSB), dan Penang Port Sdn. Bhd. (PPSB) pada hari ini (30/5).  Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas untuk pergerakan barang/logistik dan perdagangan regional yang menghubungkan Sumatera, Malaysia bagian Utara dan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam hingga ke Asia Timur seperti Tiongkok. <br><br>Penandatanganan Nota tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur PT BNCT, Mohamed Suffian bin Abdul Manaf; Chief Executive Officer Penang Port, Dato&#039; Sasedharan Vasudevan; serta Group Chief Executive Officer MPSB, Wan Ahmad Zaheed Wan Mohamad, di tengah acara peresmian Kawasan Perdagangan Bebas Tuanku Syed Sirajuddin di Perlis Inland Port, Malaysia.  Hadir menyaksikan penandatanganan Nota Kolaborasi diantaranya, Raja Negeri Perlis, Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail; Menteri Pengangkutan Malaysia, Loke Siew Fook; Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih, serta para pelaku usaha dari Indonesia, Perlis, Penang, dan sekitarnya. Dalam kerangka kerja sama ini, BNCT akan berperan sebagai gerbang utama (gateway) di wilayah Sumatera untuk memperkuat distribusi barang ke/dan dari pasar regional. Penang Port (PPSB), Malaysia akan berperan sebagai transshipment hub.</p>  <img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/82161242827b703e6acf9c726942a1e4_1002397935.jpg"><br><br>Sementara Perlis Inland Port (PIP), Malaysia menjadi penghubung logistik darat (inland logistics) ke negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur.  Dengan sinergi tersebut, ketiga otoritas pelabuhan sepakat untuk mengupayakan efisiensi rantai pasok, mempercepat arus kargo lintas negara, serta menghubungkan sistem digital yang terintegrasi untuk memastikan arus barang secara end-to-end. Dengan skema ini, akan dicapai waktu tempuh yang lebih cepat dan biaya logistik yang lebih efisien sekaligus membuka akses darat menuju Thailand, Kamboja, Laos, hingga Tiongkok. Secara operasional, jalur Pelabuhan <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>&ndash;Penang sejauh sekitar 255 km, dilanjutkan 133 km menuju Perlis Inland Port, sehingga total 388 km. Rute ini lebih efisien daripada rute konvensional Pelabuhan <a href="https://www.halomedan.com/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>&ndash;Singapura yang hampir dua kali lebih jauh, sehingga mempercepat distribusi barang/komoditi Indonesia ke pasar Malaysia dan kawasan sekitarnya. <br><br>Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih, menilai kerja sama ini akan membangun konektivitas bagi peningkatan mobilitas barang/logistik dan perdagangan antara Indonesia dan Wilayah Kerja KJRI Penang (Pulau Pinang, Kedah dan Perlis), khususnya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi 3 (tiga) negara yang berbatasan yakni Indonesia &ndash; Malaysia &ndash; Thailand (IMT Growth Triangle). Selain itu, kerja sama ini juga mengembangkan koridor alternatif untuk konektivitas antar negara ASEAN dengan negara Asia Timur seperti Tiongkok dengan rantai pasok yang lebih efisien. &quot;BNCT dapat berperan sebagai gerbang utama di Sumatera untuk memperkuat konektivitas rantai pasok antar sesama ASEAN dan dengan kawasan Asia Timur seperti Tiongkok yang lebih efisien. Konektivitas ini akan mempercepat arus komoditi produk unggulan Indonesia dari wilayah Sumatera seperti palm oil and derivatives, kopi, coklat, teh, dan hasil pertanian lainnya ke Wilayah Kerja (Pulau Pinang, Kedah dan Perlis) dan kawasan,&quot; ujar WantonSaragih.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/045117b0e0a11a242b9765e79cbf113f_1002397936.jpg"><br><br>Presiden Direktur PT BNCT, Mohamed Suffian bin Abdul Manaf menyatakan bahwa MoC ini merupakan langkah strategis memperkuat posisi BNCT dalam jaringan logistik internasional.   &quot;MoC ini membuka koridor logistik baru yang menghubungkan Sumatera dengan pasar regional dan global. BNCT siap mendukung kelancaran perdagangan internasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik nasional,&quot; tutup Mohamed Suffian bin Abdul Manaf. KJRI Penang akan terus mendorong inisiatif untuk pengembangan konektivitas antara Indonesia dengan Wilayah Kerja KJRI Penang, antar sesama negara ASEAN dan dengan kawasan lainnya untuk kepentingan nasional.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6050_Konektivitas-BNCT--Belawan-ndash-Penang-Port-ndash-Perlis-Inland-Port-Perkuat-Rantai-Pasok-Kawasan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65880/konektivitas-bnct-belawanndashpenang-portndashperlis-inland-port-perkuat-rantai-pasok-kawasan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&quot;Pancasila 1 Juni: Ketika Elite Masih Bersujud Pada Berhala Timur Dan Barat, Keadilan Sosial Belum Menjadi Rumah Rakyat Indonesia&quot;</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA["Pancasila 1 Juni: Ketika Elite Masih Bersujud Pada Berhala Timur Dan Barat, Keadilan Sosial Belum Menjadi Rumah Rakyat Indonesia"]]></title>
            <description><![CDATA[&quotPancasila 1 Juni Ketika Elite Masih Bersujud Pada Berhala Timur Dan Barat, Keadilan Sosial Belum Menjadi Rumah Rakyat Indonesia&quot]]></description>
            <content><![CDATA[Medan - Tanggal 1 Juni selalu datang membawa ingatan politik yang penting bagi republik ini. Pada hari itulah, tahun 1945, Soekarno berdiri di sidang BPUPKI dan merumuskan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> sebagai dasar filosofis (philosophische grondslag) negara republik Indonesia merdeka. Namun delapan dekade setelah pidato monumental itu, pertanyaan paling mendasar justru terasa semakin relevan: apakah <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> masih sungguh menjadi pedoman hidup bernegara, atau ia tinggal menjadi slogan seremonial yang diperingati setahun sekali di podium kenegaraan? Sebab di tengah gegap gempita perayaan Hari Lahir <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a>, kenyataan sosial menunjukkan jurang yang belum tertutup&mdash;antara cita-cita keadilan dan praktik kekuasaan.<br><br><br><br>Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dalam horizon kebangsaan Indonesia sesungguhnya memuat makna yang jauh lebih radikal dari pada sekadar pengakuan beragama di atas dokumen negara atau pelaksanaan ritual di rumah ibadah. Ia adalah dasar etika pembebasan dan pernyataan politik bahwa manusia tidak boleh menundukkan martabatnya kepada apa pun selain Tuhan. Ketika Al-Qur&#039;an dalam Al-Qur&#039;an Surah Adz-Dzariyat ayat 56 menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk beribadah hanya kepada-Nya, maka makna ibadah juga mengandung penolakan terhadap segala bentuk penghambaan kepada kuasa selain Tuhan&mdash;baik kekuasaan politik, modal yang rakus, oligarki ekonomi, tekanan negara-negara besar, maupun pasar global yang memaksa bangsa kehilangan kehendaknya sendiri. Karena itu, ketika arah kebijakan nasional lebih tunduk pada kepentingan investor ketimbang kepentingan rakyat, ketika utang menjadi penentu langkah pembangunan, ketika diplomasi kehilangan keberanian mempertahankan kedaulatan, dan ketika pembangunan berjalan tanpa keberpihakan sosial, pada saat itulah bangsa ini sedang berhadapan dengan &quot;berhala modern&quot; yang bekerja secara halus namun mengikat. Berhala masa kini tidak berdiri di altar batu, melainkan hidup di meja perundingan ekonomi, di balik kontrak investasi yang timpang, dalam ketergantungan fiskal, dan dalam keputusan politik yang menjauh dari cita-cita keadilan sosial; maka sila Ketuhanan Yang Maha Esa seharusnya dibaca sebagai panggilan untuk memerdekakan bangsa dari segala bentuk ketaklukan baru agar Indonesia hanya bersujud kepada Tuhan&mdash;dan berdiri tegak di hadapan dunia.<br><br><br><br>Indonesia selama puluhan tahun bergerak dalam tarik-menarik pengaruh geopolitik dunia. Pada era Sukarno, bangsa ini berdiri tegas sebagai pelopor Gerakan Non-Blok&mdash;menolak tunduk kepada blok Barat maupun blok Timur. Prinsip bebas aktif lahir dari keyakinan bahwa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Namun dalam praktik mutakhir, kebijakan negara kerap terlihat bergeser dari prinsip itu. Dalam satu fase terlalu dekat pada kapitalisme Barat; di fase lain terlalu bergantung pada investasi dan proyek strategis Timur. Ketika kebijakan nasional ditentukan oleh kebutuhan menjaga relasi geopolitik ketimbang kebutuhan rakyat, di situlah <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> mulai kehilangan daya hidupnya sebagai kompas moral bernegara.<br><br><br><br>Data memperlihatkan paradoks itu dengan gamblang. Indonesia adalah negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, salah satu eksportir batu bara terbesar, produsen sawit terbesar, dan negeri kaya sumber daya agraria. Namun pada saat yang sama, angka ketimpangan penguasaan tanah tetap tinggi, akses terhadap pendidikan berkualitas masih timpang, dan kesejahteraan belum terdistribusi merata. Berbagai laporan World Bank dan Badan Pusat Statistik selama bertahun-tahun menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional tidak selalu identik dengan pemerataan hasil pembangunan. Produk domestik bruto naik, investasi meningkat, SDA sudah di peras dan di kuras habis-habisannya tetapi pertanyaan rakyat tetap sederhana: mengapa kekayaan negeri ini belum terasa sebagai kesejahteraan bersama?.<br><br><br><br>Inilah kegelisahan yang sesungguhnya ditangkap sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila ini bukan pelengkap. Ia adalah tujuan akhir seluruh bangunan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a>. Negara di bentuk bukan semata menjaga stabilitas, melainkan memastikan keadilan hadir nyata dalam kehidupan rakyat. Keadilan dalam akses tanah. Keadilan dalam pekerjaan. Keadilan dalam hukum. Keadilan dalam pendidikan. Keadilan dalam kesempatan hidup yang layak. Tetapi selama arah pembangunan lebih dekat pada kepentingan oligarki, modal global, atau tekanan geopolitik dunia, maka keadilan sosial hanya tinggal menjadi teks konstitusi yang dibacakan tanpa benar-benar diwujudkan.<br><br><br><br>Begitupun, tepat di titik inilah kritik para pemikir ekonomi dan politik Indonesia menemukan relevansinya: ketika kesejahteraan rakyat di geser menjadi angka statistik pertumbuhan, sementara keadilan sosial di tunda atas nama investasi dan stabilitas. Mubyarto mengingatkan ekonomi <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> bukan mesin akumulasi modal, melainkan jalan etik untuk memuliakan kehidupan rakyat; Mohammad Hatta menegaskan kemerdekaan politik tanpa kemerdekaan ekonomi hanya akan melahirkan republik yang merdeka di konstitusi tetapi tergantung dalam kenyataan; dan Franz Magnis-Suseno melihat demokrasi tanpa keadilan sosial pada akhirnya hanya memperlebar jarak antara yang berkuasa dan yang dikuasai. Di atas semua itu, Muhammad Natsir memberi landasan yang lebih mendasar: negara yang berpijak pada Ketuhanan Yang Maha Esa semestinya berdiri bukan hanya dengan hukum dan kekuasaan, tetapi dengan amanah moral di hadapan Tuhan dan tanggung jawab kepada manusia. Negara tidak cukup kuat karena institusinya kokoh, tetapi karena nuraninya hidup. Ketika kekuasaan terlalu intim dengan modal, terlalu tunduk pada tekanan geopolitik, dan terlalu jauh dari amanat penderitaan rakyat, maka yang hilang bukan sekadar kebijakan yang berpihak&mdash;melainkan arah moral republik itu sendiri. Dan ketika negara kehilangan kompas etiknya, rakyat bukan hanya tersingkir dari pusat pembangunan, tetapi perlahan merasa asing di tanah airnya sendiri.<br><br><br><br>Karena itu, memperingati 1 Juni tidak cukup hanya dengan upacara, spanduk, pidato, dan slogan &quot;Aku <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a>&quot;. Yang lebih mendesak adalah keberanian melakukan evaluasi nasional secara jujur: apakah negara benar-benar berpihak kepada rakyat atau justru sedang sibuk menjaga keseimbangan kepentingan elite domestik dan tekanan asing?. Sebab ukuran keberhasilan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> bukan ada pada seberapa megah seremoni kenegaraan, tetapi pada apakah masyarakat miskin kota memperoleh rumah sederhana, petani memperoleh tanah, buruh memperoleh upah layak, mahasiswa memperoleh pendidikan bermutu dan gratis sampai S3 (starta tiga), kesehatan gratis bagi rakyat, masyarakat adat terlindungi haknya, dan hukum bekerja tanpa pandang bulu.<br><br><br><br>Jika elite politik masih menoleh ke Barat untuk mencari legitimasi ekonomi dan, lalu menoleh ke Timur untuk mencari pembiayaan pembangunan dan pengaruh politik, sementara rakyat ditinggalkan menghadapi biaya mahalnya beban hidup, sempitnya lapangan kerja, lemahnya daya beli dan lemahnya perlindungan sosial, maka kita belum sepenuhnya merdeka. Kita mungkin telah merdeka secara bendera dan wilayah, tetapi belum merdeka dalam menentukan nasib sendiri. Ketergantungan yang terlalu dalam kepada kekuatan luar selalu berisiko mengorbankan kepentingan rakyat di dalam negeri. Dan sejarah bangsa-bangsa menunjukkan, ketergantungan ekonomi cepat atau lambat berubah menjadi ketergantungan politik.<br><br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> sesungguhnya mengajarkan jalan lain: jalan kedaulatan. Jalan berdiri tegak di atas kekuatan bangsa sendiri. Jalan politik luar negeri bebas aktif yang tidak menjadi satelit siapa pun. Jalan ekonomi yang berpijak pada produksi nasional dan distribusi keadilan. Jalan demokrasi yang menjaga martabat rakyat sebagai pemilik sah republik. Dalam kerangka itu, Ketuhanan Yang Maha Esa dan Keadilan Sosial bukan dua sila yang terpisah; keduanya saling mengikat. Ketika bangsa hanya tunduk kepada Tuhan dan nilai kebenaran, maka bangsa itu seharusnya menolak penindasan. Dan ketika penindasan ditolak, keadilan sosial menjadi konsekuensi moral yang tak terelakkan.<br><br><br><br>Di Hari Lahir <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> 1 Juni ini, bangsa Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar peringatan. Bangsa ini membutuhkan keberanian untuk kembali membaca <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> sebagai kritik terhadap kekuasaan. Sebagai alat koreksi terhadap negara. Sebagai kompas etik untuk menguji apakah republik masih berjalan di jalan pendiriannya atau justru sedang tersesat di antara kepentingan Timur dan Barat. Sebab selama elite masih bersujud pada berhala kekuasaan global, selama kebijakan belum sepenuhnya berpihak pada rakyat, dan selama keadilan sosial belum sungguh menjadi rumah bersama rakyat Indonesia&mdash;maka pekerjaan sejarah <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> belum selesai. Dan 1 Juni akan terus datang sebagai pengingat yang menggugat kita semua.<br><br><br><br>Demikian.<br><br><br><br>Penulis Adv. Muhammad Taufik Umar Dani Harahap, SH., Merupakan Praktisi Hukum Dan Aktivis Gerakan Rakyat Banyak.<br><br>H. Syahrir Nsution - Managing Director : PECI - Indonesia. ( POLITICAL &amp; ECONOMIC CONSULTING INSTITUTE - Indonesia ).]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_916_-quot-Pancasila-1-Juni--Ketika-Elite-Masih-Bersujud-Pada-Berhala-Timur-Dan-Barat--Keadilan-Sosial-Belum-Menjadi-Rumah-Rakyat-Indonesia-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65879/quotpancasila-1-juni-ketika-elite-masih-bersujud-pada-berhala-timur-dan-barat-keadilan-sosial-belum-menjadi-rumah-rakyat-indonesiaquot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pancasila Digali dari Akar Budaya Bangsa</guid>
            <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pancasila Digali dari Akar Budaya Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Pancasila Digali dari Akar Budaya Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Parulian Nasution<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> bukanlah ide yang lahir secara tiba-tiba. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia jauh sebelum kemerdekaan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> digali dari akar budaya bangsa, dari pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan.<br><br>Rumusan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> yang dikenal saat ini merupakan hasil kajian mendalam para pendiri bangsa yang tergabung dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Melalui sidang yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, para tokoh bangsa merumuskan dasar negara yang mampu menjadi pemersatu seluruh rakyat Indonesia yang beragam suku, agama, budaya, dan bahasa.<br><br>Tanggal 1 Juni kemudian diperingati sebagai Hari Lahir <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a>, karena pada momentum tersebut gagasan dasar negara Indonesia mulai dirumuskan secara sistematis. Selanjutnya, setelah BPUPKI bertransformasi menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, pada 18 Agustus 1945 <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> resmi ditetapkan sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.<br><br>Memperingati Hari Lahir <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> tidak cukup hanya dengan upacara dan kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Sebab, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> mengandung nilai luhur yang mencerminkan bangsa Indonesia yang berketuhanan, berkemanusiaan, menjunjung persatuan, mengedepankan musyawarah, serta berkeadilan sosial.<br><br>Sebagai dasar negara, kepribadian bangsa, pandangan hidup, dan cita-cita nasional, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> harus tumbuh dan mengakar dalam jiwa setiap warga negara. Nilai-nilai tersebut perlu terus disosialisasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pedoman moral dalam bertindak.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> telah terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia. Dengan semangat nasionalisme dan patriotisme yang kuat, bangsa ini mampu menjaga keutuhan Republik Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konsep ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, dan wawasan nusantara menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang datang baik dari dalam maupun luar negeri.<br><br>Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, nilai-nilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> juga relevan untuk mendukung pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan sehingga tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Semangat "Tumbuh dalam Pemerataan, Merata dalam Pertumbuhan" serta "Adil dalam Kemakmuran dan Makmur dalam Keadilan" tetap menjadi cita-cita yang harus diwujudkan.<br><br>Karena itu, pendidikan karakter berbasis <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> perlu kembali diperkuat di lingkungan pendidikan. Pendidikan Moral <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> yang pernah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter bangsa patut mendapat perhatian agar generasi muda memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> secara afektif, kognitif, dan psikomotorik.<br><br>Generasi emas Indonesia masa depan membutuhkan fondasi moral yang kuat agar mampu menghadapi tantangan globalisasi, modernisasi, serta berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis jati diri bangsa. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> harus menjadi benteng karakter yang membimbing generasi muda menuju kemajuan tanpa kehilangan identitas nasional.<br><br>Pada akhirnya, esensi terdalam dari nilai-nilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> adalah pengendalian diri untuk senantiasa berbuat baik, menghormati sesama, menjunjung keadilan, serta menjauhi segala bentuk perilaku yang merugikan masyarakat dan bangsa.<br><br>Selamat Hari Lahir <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a>. Semoga nilai-nilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> terus hidup, berkembang, dan membudaya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.***]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3836_Pancasila-Digali-dari-Akar-Budaya-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65878/pancasila-digali-dari-akar-budaya-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jaga Kota Tetap Aman, Polres Padangsidimpuan Intensifkan Patroli KRYD Malam Minggu</guid>
            <pubDate>Sun, 31 May 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jaga Kota Tetap Aman, Polres Padangsidimpuan Intensifkan Patroli KRYD Malam Minggu]]></title>
            <description><![CDATA[Jaga Kota Tetap Aman, Polres Padangsidimpuan Intensifkan Patroli KRYD Malam Minggu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co<br><br>Polres Padangsidimpuan kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Sabtu (30/5/2026) malam.<br><br>Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Cooling System untuk mengantisipasi berkembangnya isu-isu negatif, penyebaran berita hoaks, penyakit masyarakat, serta berbagai potensi tindak pidana lainnya di Kota Padangsidimpuan.<br><br>KRYD dipimpin langsung oleh Pawas sekaligus Kasubbagbekpal Baglog Polres Padangsidimpuan, AKP Tommat Saragih, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Padangsidimpuan, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.<br><br>Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolres Padangsidimpuan. Dalam arahannya, AKP Tommat Saragih menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi terkait yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.<br><br>"Hari ini kita melaksanakan patroli demi menciptakan rasa aman dan menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Kota Padangsidimpuan, khususnya pada malam minggu yang rawan terjadinya aksi kejahatan," ujarnya saat apel.<br><br>Usai apel, tim patroli bergerak menyusuri sejumlah titik strategis dan lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan. Adapun rute patroli dimulai dari Mapolres Padangsidimpuan menuju Tugu Siborang, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Sadabuan, Jalan Sutan Soripada Mulia, Simarsayang, Batunadua, Sitamiang, hingga kembali ke Mapolres.<br><br>Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya SPBU Sadabuan, warung kopi di kawasan Simarsayang, serta SPBU Sitamiang.<br><br>Saat berada di SPBU Sadabuan, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan memastikan situasi tetap aman. Polisi juga memberikan imbauan kepada petugas SPBU agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.<br><br>Selanjutnya, patroli bergerak menuju kawasan warung kopi di Simarsayang. Di lokasi tersebut, petugas mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi kejahatan jalanan maupun gangguan keamanan lainnya yang kerap meningkat pada malam akhir pekan.<br><br>Personel gabungan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban umum, menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, serta tidak beraktivitas hingga larut malam demi keselamatan bersama.<br><br>Patroli kemudian dilanjutkan ke SPBU Sitamiang. Di lokasi ini, petugas kembali melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus memastikan situasi di sekitar area tetap aman dan terkendali.<br><br>Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., melalui kegiatan tersebut menegaskan bahwa KRYD merupakan langkah preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di Kota Padangsidimpuan.<br><br>"Kami terus berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Kegiatan KRYD ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri bersama unsur terkait dalam mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam akhir pekan," ungkap AKBP Wira Prayatna.<br><br>Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.<br><br>"Kami berharap masyarakat tetap bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga ketertiban, dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya," tambahnya.<br><br>Kegiatan patroli berakhir sekitar pukul 22.45 WIB setelah dilaksanakannya apel konsolidasi di Mapolres Padangsidimpuan.<br><br>Selama pelaksanaan KRYD berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan dilaporkan aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas.zal]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1231_Jaga-Kota-Tetap-Aman--Polres-Padangsidimpuan-Intensifkan-Patroli-KRYD-Malam-Minggu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65877/jaga-kota-tetap-aman-polres-padangsidimpuan-intensifkan-patroli-kryd-malam-minggu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan</guid>
            <pubDate>Sun, 31 May 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi XIII DPR Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menanggapi polemik yang muncul terkait draft revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang belakangan menjadi perdebatan antara Kementerian HAM dan Komnas HAM.<br><br>Sugiat menegaskan bahwa isu HAM merupakan salah satu prioritas penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tercermin dalam visi Asta Cita, terutama dalam penguatan demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap martabat manusia sebagai fondasi pembangunan nasional.<br><br>"Karena itu, setiap ikhtiar untuk memperkuat arsitektur hukum HAM nasional harus kita tempatkan dalam semangat memperkuat negara hukum demokratis, bukan justru menimbulkan kegaduhan yang kontraproduktif di ruang publik," kata Sugiat, Minggu (31/5/2026).<br><br>Menurut Sugiat, draft revisi UU HAM yang saat ini menjadi polemik merupakan inisiatif Kementerian HAM dan hingga kini belum dibahas secara resmi bersama DPR RI, termasuk Komisi XIII yang menjadi mitra kerja Kementerian HAM dan Komnas HAM.<br><br>Ia menilai berbagai pandangan yang berkembang perlu disikapi secara proporsional. Pembahasan substansi revisi undang-undang, lanjutnya, seharusnya dilakukan melalui forum konstitusional antara pemerintah dan DPR dengan melibatkan partisipasi publik yang bermakna.<br><br>Sugiat menegaskan Komisi XIII berpandangan bahwa Komnas HAM harus tetap menjadi lembaga yang kuat, independen, dan memiliki kewenangan yang memadai dalam menjalankan tugasnya.<br><br>"Independensi Komnas HAM adalah prasyarat mutlak bagi terjaganya ruang demokrasi yang sehat. Lembaga ini harus tetap memiliki posisi yang otonom agar dapat menjalankan fungsi pengawasan, pemantauan, mediasi, dan penegakan norma HAM secara objektif tanpa intervensi," ujarnya.<br><br>Meski demikian, Sugiat juga memahami keinginan Kementerian HAM untuk melakukan perubahan terhadap UU HAM guna memperoleh landasan hukum yang lebih kuat dan eksplisit di tingkat undang-undang. Saat ini, keberadaan Kementerian HAM masih diatur melalui Keputusan Presiden.<br><br>Karena itu, ia menilai revisi UU HAM tidak seharusnya dipandang sebagai pilihan antara memperkuat Kementerian HAM atau mempertahankan Komnas HAM.<br><br>"Arah revisi UU HAM menurut pandangan kami semestinya bukan memilih antara memperkuat Kementerian HAM atau mempertahankan Komnas HAM, melainkan merumuskan desain kelembagaan yang saling melengkapi. Kementerian HAM kuat dalam fungsi kebijakan, koordinasi, dan implementasi program negara; sementara Komnas HAM tetap kokoh sebagai lembaga independen pengawas dan penjaga akuntabilitas negara," jelasnya.<br><br>Lebih lanjut, Sugiat menegaskan Komisi XIII DPR RI tidak menghendaki polemik tersebut berkembang menjadi kegaduhan berkepanjangan karena berpotensi mengganggu konsolidasi agenda besar pembangunan HAM nasional.<br><br>Untuk mencari titik temu atas berbagai perbedaan pandangan yang muncul, Komisi XIII DPR RI tengah mempertimbangkan untuk memanggil Kementerian HAM dan Komnas HAM dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).<br><br>"Kami sedang mempertimbangkan untuk memanggil Kementerian HAM dan Komnas HAM dalam forum RDPU di Komisi XIII DPR RI, agar seluruh perbedaan pandangan dan concern masing-masing dapat dibahas secara terbuka, substantif, dan konstruktif dalam koridor kelembagaan yang tepat," kata Sugiat.<br><br>Ia menegaskan DPR ingin memastikan bahwa setiap revisi terhadap UU HAM benar-benar menghasilkan penguatan sistem HAM nasional yang sejalan dengan semangat reformasi, amanat konstitusi, serta visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_630_Komisi-XIII-DPR--Revisi-UU-HAM-Harus-Perkuat-Sistem-HAM-Nasional--Bukan-Picu-Kegaduhan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65876/komisi-xiii-dpr-revisi-uu-ham-harus-perkuat-sistem-ham-nasional-bukan-picu-kegaduhan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Viral di Tanah Suci, Presiden Pantai Gading Terlihat Berbaring di Tanah Bersama Jutaan Jamaah Haji</guid>
            <pubDate>Sun, 31 May 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Viral di Tanah Suci, Presiden Pantai Gading Terlihat Berbaring di Tanah Bersama Jutaan Jamaah Haji]]></title>
            <description><![CDATA[HALOMEDAN.COM&ndash Sebuah foto yang memperlihatkan Presiden Republik Pantai Gading, , sedang berbaring di atas tanah di tengah jutaan jama]]></description>
            <content><![CDATA[HALOMEDAN.COM&ndash; Sebuah foto yang memperlihatkan Presiden Republik Pantai Gading, , sedang berbaring di atas tanah di tengah jutaan jamaah haji menjadi perbincangan hangat di media sosial.</p>Dalam foto yang beredar luas, sosok kepala negara tersebut tampak menyatu dengan jamaah lainnya tanpa menunjukkan kemewahan ataupun fasilitas khusus yang biasanya melekat pada seorang pemimpin negara.</p><br>Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Alassane Ouattara menunaikan ibadah haji menggunakan biaya pribadi. Ia juga dikabarkan memilih tidak menggunakan fasilitas mewah maupun pengawalan berlebihan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci<br>Pemandangan tersebut memunculkan beragam komentar dari masyarakat. Banyak warganet mengaku tersentuh dengan kesederhanaan yang ditunjukkan oleh pemimpin negara Afrika Barat tersebut.</p><br>Tak sedikit pula yang mempertanyakan keberadaan pengawalnya. Namun justru hal itu menjadi simbol kedekatan seorang pemimpin dengan rakyatnya di mata banyak orang.</p><br>Diketahui, selama masa kepemimpinannya, Pantai Gading mengalami berbagai kemajuan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan keamanan, hingga stabilitas politik yang lebih baik. Kondisi tersebut membuat negara yang pernah dilanda konflik itu perlahan bangkit dan berkembang.</p><br>Momen yang terekam di tengah pelaksanaan ibadah haji ini juga menjadi pengingat bahwa di hadapan Allah SWT, seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama. Jabatan, kekayaan, dan status sosial tidak menjadi pembeda ketika mengenakan pakaian ihram dan menjalankan ibadah sebagai hamba-Nya.<br>Kesederhanaan yang ditampilkan dalam foto tersebut pun menuai banyak apresiasi serta menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang makna kerendahan hati dan kesetaraan di hadapan Sang Pencipta.</p><br>Namun demikian, sejumlah informasi yang beredar terkait fasilitas dan pengawalan Presiden Alassane Ouattara masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari sumber resmi agar kebenarannya dapat dipastikan.REL</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5311_Viral-di-Tanah-Suci--Presiden-Pantai-Gading-Terlihat-Berbaring-di-Tanah-Bersama-Jutaan-Jamaah-Haji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65875/viral-di-tanah-suci-presiden-pantai-gading-terlihat-berbaring-di-tanah-bersama-jutaan-jamaah-haji/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wujud Nyata Program Kasad, Seskoad Rehabilitasi Dua Panti Asuhan dan Fasilitasi Akta Kelahiran Anak Asuh</guid>
            <pubDate>Sun, 31 May 2026 10:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wujud Nyata Program Kasad, Seskoad Rehabilitasi Dua Panti Asuhan dan Fasilitasi Akta Kelahiran Anak Asuh]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung &ndash Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat melaksanakan kegiatan karya bakti dan bakti sosial berupa rehabilitasi fasilitas di ]]></description>
            <content><![CDATA[Bandung &ndash; Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat melaksanakan kegiatan karya bakti dan bakti sosial berupa rehabilitasi fasilitas di Panti Asuhan Katresna dan Panti Asuhan Al-Aqwam yang berada di Rancamanyar, Kabupaten Bandung. Selain itu, Seskoad juga memfasilitasi pembuatan akta kelahiran bagi anak-anak asuh di sejumlah panti asuhan sebagai bagian dari implementasi program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Kegiatan rehabilitasi difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana panti guna menciptakan lingkungan yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman bagi para penghuni. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak asuh dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik serta memperoleh dukungan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.<br><br>Selain kegiatan fisik, Seskoad juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak administrasi kependudukan anak melalui fasilitasi pembuatan akta kelahiran bagi anak-anak asuh di Panti Asuhan Katresna Rancamanyar, Panti Asuhan Alfitroh Bojongsoang, dan Panti Asuhan Taman Harapan Jelekong. Kepemilikan akta kelahiran memiliki peran penting sebagai identitas hukum yang menjadi dasar dalam memperoleh akses pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai pelayanan publik lainnya.<br><br>Melalui kegiatan ini, Seskoad berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI AD dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan sosial serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penseskoad.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9103_Wujud-Nyata-Program-Kasad--Seskoad-Rehabilitasi-Dua-Panti-Asuhan-dan-Fasilitasi-Akta-Kelahiran-Anak-Asuh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65873/wujud-nyata-program-kasad-seskoad-rehabilitasi-dua-panti-asuhan-dan-fasilitasi-akta-kelahiran-anak-asuh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>