<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 05:43:07 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua PSI Soroti Anggaran Rehab Masjid Jeunieb</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 22:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua PSI Soroti Anggaran Rehab Masjid Jeunieb]]></title>
            <description><![CDATA[BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut ]]></description>
            <content><![CDATA[BIREUEN- Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim di Gampong Matang Nibong, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, terancam dibatalkan.<br><br>Anwar mengatakan, informasi mengenai kemungkinan pembatalan anggaran tersebut perlu segera diklarifikasi karena hingga kini belum ada kepastian resmi yang diterima masyarakat. Ia meminta status anggaran, proses pengusulan, serta kendala yang mungkin terjadi disampaikan secara terbuka.<br><br>&quot;Status anggaran dan prosesnya perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk jika ada kendala administrasi atau teknis,&quot; kata Anwar Tgk Rabo.<br><br>Masjid Baiturrahim telah berdiri sejak 1984 dan menjadi salah satu tempat ibadah masyarakat Jeunieb dan sekitarnya. Berdasarkan keterangan panitia pembangunan, bangunan masjid masih membutuhkan sejumlah perbaikan.<br><br>Atap masjid disebut mulai keropos dan mengalami kebocoran saat hujan. Sebagian bangunan juga belum memiliki plafon. Kondisi lantai yang terkena rembesan air membuat permukaannya menjadi licin dan dikhawatirkan mengganggu kenyamanan jamaah.<br><br>&quot;Kalau hujan, bocor di mana-mana. Jamaah harus geser saf karena sajadah basah. Padahal ini masjid kecamatan, seharusnya menjadi contoh,&quot; ujar salah seorang panitia pembangunan.<br><br>Panitia berharap rencana rehabilitasi tetap dapat dilaksanakan apabila memang telah masuk dalam program dan penganggaran pemerintah. Mereka juga meminta penjelasan apabila terdapat persoalan administrasi atau teknis yang menyebabkan program tersebut berpotensi tidak berjalan.<br><br>Anwar menilai kondisi bangunan perlu menjadi perhatian karena masjid digunakan masyarakat untuk kegiatan ibadah setiap hari. Namun, ia menekankan bahwa informasi mengenai status anggaran harus terlebih dahulu dipastikan melalui sumber resmi.<br><br>Panitia juga menyampaikan informasi mengenai seorang jamaah yang disebut pernah terpeleset di area masjid hingga meninggal dunia. Informasi tersebut belum terverifikasi. Belum diperoleh keterangan resmi dari keluarga korban, pengurus masjid, atau pihak berwenang mengenai kronologi dan penyebab kejadian.<br><br>Karena itu, informasi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya hubungan antara kondisi lantai masjid dan kematian jamaah tersebut.<br><br>Anwar meminta pemerintah atau instansi yang menangani program rehabilitasi memberikan penjelasan mengenai status anggaran dan tahapan pelaksanaannya.<br><br>&quot;Masyarakat berhak mengetahui apakah anggaran itu sudah dialokasikan, masih dalam proses, atau memang ada kendala yang menyebabkan program tersebut terancam batal,&quot; ujar Anwar.<br><br>Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kemungkinan pembatalan anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait. (R/Muktar)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2253_Ketua-PSI-Soroti-Anggaran-Rehab-Masjid-Jeunieb.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66832/ketua-psi-soroti-anggaran-rehab-masjid-jeunieb/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 22:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota]]></title>
            <description><![CDATA[DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> Dohot Anak Boruna (Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a>) Kota Medan masa bakti 2026&ndash;2030 resmi dilantik dan dikukuhkan.<br><br>Pelantikan yang berlangsung di Jalan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (20/9/2026), turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.<br><br>Dalam sambutannya, Zakiyuddin berharap pelantikan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap keluarga besar Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> di Kota Medan.<br><br>&quot;Besar harapan kami pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni. Kalau kita lihat yang hadir hari ini, sebenarnya Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> ini banyak orang hebat di Kota Medan. Banyak, sangat banyak,&quot; ujar Zakiyuddin.<br><br>Menurutnya, besarnya potensi keluarga besar Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> harus dapat diarahkan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar keberadaan Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> semakin dikenal dan memiliki gaung yang lebih luas di Kota Medan.<br><br>&quot;Makanya saya berpesan, kalau bisa ke depan gaungnya harus jauh lebih besar dari ini. Karena Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> Kota Medan ini bukan kaleng-kaleng. Banyak orang hebat, banyak orang besar,&quot; katanya.<br><br>Zakiyuddin juga meminta Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> melakukan pendataan terhadap keluarga besar Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> yang berdomisili di Kota Medan. Menurutnya, data tersebut penting untuk mengetahui kondisi anggota sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong.<br><br>&quot;Dengan silaturahmi ini, kita tahu mana Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> yang keadaan hidupnya jauh di bawah kita. Jadi kita bisa saling menolong, saling menjaga, dan saling mengetahui. Karena apa gunanya Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> hebat, tetapi masih ada Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> yang kesusahan,&quot; tegasnya.<br><br>Ia berharap kepengurusan DPC Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> Kota Medan yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga besar Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a>.<br><br>&quot;Semoga dengan dilantiknya ini bisa menjalankan amanah, bisa membantu Marga <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> yang ada di Kota Medan, dan silaturahmi terus dijalin agar kita tetap mengetahui keadaan kita di Medan ini,&quot; pungkasnya.<br><br>Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> Kota Medan M. Nursalim <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a>, Ketua Hima <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a> Sumatera Utara Arsyad <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a>, serta Ketua Panitia Pelaksana Irwan Saleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/lubis/" target="_blank">Lubis</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_6895_DPC-Hima-Lubis-Kota-Medan-Resmi-Dilantik--Ini-Pesan-Wakil-Wali-Kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66831/dpc-hima-lubis-kota-medan-resmi-dilantik-ini-pesan-wakil-wali-kota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 22:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah]]></title>
            <description><![CDATA[Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Puncak perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia berlangsung sukses dan meriah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026).<br><br>Rangkaian perayaan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pendawa Indonesia untuk mempererat tali silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan yang telah terjalin selama 27 tahun.<br><br>Pendiri sekaligus Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, didampingi Ketua Harian Hj. Assifa Ince Marjuki, SH, MH dan Sekjen Edy Rianto, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa soliditas Pendawa hingga saat ini tidak terlepas dari kuatnya jalinan silaturahmi dan persaudaraan antaranggota.<br><br>Menurut H. Ruslan, bertambahnya usia organisasi harus diiringi dengan semakin kuatnya rasa guyub dan kepedulian terhadap sesama.<br><br>"Semoga dengan bertambahnya usia, organisasi paguyuban Pendawa Indonesia semakin guyub dan kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat maupun pemerintah," ujarnya.<br><br>Ia menekankan, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi Pendawa Indonesia. Karena itu, seluruh keluarga besar Pendawa diharapkan terus menjaga persaudaraan serta membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.<br><br>Perayaan Milad ke-27 tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh pemerintahan, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, paguyuban serta tokoh masyarakat.<br><br>Di antaranya Sekda Provsu T. Timur Tumanggor, Kesbangpol Mulyono, Parlindungan Purba, perwakilan Polda Sumut dan Polrestabes Medan, Letkol TNI Andi, Ketua Umum DPP PMS, Ketua Umum DPP HBB, Ketua FKN Sumut Sultan Deli, Direktur Utama PT Bank Sumut Heru, Anggota DPRD Sumut M. Loso dan Ajie Karim.<br><br>Hadir pula Kepala Imigrasi Belawan Eko, perwakilan Imigrasi Subroto, jajaran Lapas Tanjung Kusta, Joko Tingkir, Pujakesuma, Forkala, Dr. Adlan, Perwali, Sobirin, H. Supardi, Karman Anom, Erwan Makruf, Patron, Abing, FKBNI, Binsar Simatupang, Ketua KBPPP, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Prof. Abdianto, Bandi, SH, serta perwakilan Nahdlatul Ulama.<br><br>Kemeriahan acara semakin terasa dengan keterlibatan jajaran panitia dan seluruh unsur Pendawa Indonesia, termasuk Satgas Pendawa, Srikandi dan Satkom Pendawa.<br><br>Ketua Panitia Milad, Doni Rizal, bersama Rendy, Dedy, Edy R., Fika dan jajaran panitia lainnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan tersebut.<br><br>Harmoni Milad ke-27 ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pendawa Indonesia tidak hanya berorientasi pada eksistensi organisasi, tetapi juga berupaya mempertahankan nilai persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.<br><br>Dengan semangat "guyub, rukun dan bermanfaat", keluarga besar Pendawa Indonesia diharapkan terus menjaga soliditas organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_137_Harmoni-Milad-ke-27-Pendawa-Indonesia-Sukses-dan-Meriah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66830/harmoni-milad-ke27-pendawa-indonesia-sukses-dan-meriah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PTPN I Optimalkan Aset Perkebunan, Dorong Pangan dan Energi Nasional</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PTPN I Optimalkan Aset Perkebunan, Dorong Pangan dan Energi Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  halomedan.comPT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaul]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA | halomedan.com<br><br>PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulatan pangan sekaligus ketahanan energi nasional.<br><br>Langkah tersebut mendapat dorongan dari Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi <a href="https://www.halomedan.com/tag/amran/" target="_blank">Amran</a> Sulaiman. Dalam rangkaian pembahasan dengan jajaran PTPN I, pemerintah mendorong agar aset perkebunan negara tidak hanya berorientasi pada komoditas perkebunan, tetapi juga dimanfaatkan untuk pengembangan pangan strategis dan hilirisasi.<br><br>Dalam keterangan pada Jumat, 18 September 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/amran/" target="_blank">Amran</a> mendorong optimalisasi aset PTPN I untuk memperkuat swasembada pangan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.<br><br>Sejumlah komoditas menjadi perhatian, antara lain tebu untuk mendukung swasembada gula, ubi kayu sebagai bahan baku bioetanol, rempah-rempah, kelapa sawit serta pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi.<br><br>PTPN I juga diarahkan membangun rantai nilai yang lebih kuat, mulai dari produksi di lahan hingga pengolahan dan pemasaran. Optimalisasi tersebut mencakup pemanfaatan investasi, mekanisasi, digitalisasi, pertanian presisi dan teknologi berbasis data.<br><br>Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras menegaskan kesiapan perusahaan menerjemahkan arah pemerintah tersebut melalui optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, penguatan komoditas strategis dan percepatan hilirisasi.<br><br>&quot;PTPN I akan terus memperkuat peran sebagai bagian dari ekosistem pangan nasional. Optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, hilirisasi dan penguatan kemitraan dengan masyarakat menjadi bagian dari langkah kami untuk memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,&quot; ujar Abdul Rivai di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).<br><br>Sejalan dengan itu, PTPN I sebelumnya telah menyiapkan pemanfaatan hingga 10.000 hektare lahan untuk jagung serta hingga 10.000 hektare untuk ubi kayu di Lampung. Di Sumatera Utara, sekitar 270 hektare lahan dioptimalkan untuk pengembangan kedelai, sedangkan di Jawa Barat dilakukan uji coba bawang putih seluas 2 hektare.<br><br>Pengembangan ubi kayu juga memiliki kaitan dengan agenda energi nasional karena komoditas tersebut dapat menjadi bahan baku bioetanol. Sementara hilirisasi tebu PTPN I telah diarahkan untuk menghasilkan bioetanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun bahan baku industri lainnya.<br><br>Bagi PTPN I, optimalisasi aset bukan sekadar memperluas areal tanam. Setiap lahan ditargetkan mampu menghasilkan nilai tambah melalui produktivitas, hilirisasi dan kemitraan dengan masyarakat.<br><br>Abdul Rivai menekankan bahwa transformasi tersebut diarahkan untuk menjadikan aset perkebunan sebagai sumber nilai ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.<br><br>Dengan strategi tersebut, PTPN I menempatkan aset perkebunan negara sebagai bagian dari ekosistem pangan dan energi nasional, sekaligus memperkuat hubungan antara BUMN, petani, industri dan pemerintah dalam membangun rantai pasok yang berkelanjutan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3739_PTPN-I-Optimalkan-Aset-Perkebunan--Dorong-Pangan-dan-Energi-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66829/ptpn-i-optimalkan-aset-perkebunan-dorong-pangan-dan-energi-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH  Menjelang 4 Desember 2026, Koalisi NGO HAM mengimbau masyarakat Aceh menjaga ketertiban dan perdamaian serta menghindari simbol]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH - Menjelang 4 Desember 2026, Koalisi NGO HAM mengimbau masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> menjaga ketertiban dan perdamaian serta menghindari simbol atau narasi yang berpotensi memicu ketegangan.<br><br>Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM, Khairil Arista, mengatakan momentum 4 Desember perlu disikapi secara bijak dengan mengutamakan perdamaian, persatuan, dan penghormatan terhadap hukum.<br><br>&quot;Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menjaga ketertiban dan menyampaikan perbedaan pandangan melalui cara-cara yang damai dan bermartabat,&quot; kata Khairil dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).<br><br>Ia meminta masyarakat menghindari kegiatan, deklarasi, penyampaian simbol maupun narasi yang dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban umum.<br><br>Menurut Khairil, perbedaan pandangan tetap dapat disampaikan melalui ruang dialog dengan cara yang damai serta sesuai ketentuan hukum. Hal itu dinilai penting agar momentum 4 Desember tidak memunculkan ketegangan di tengah masyarakat.<br><br>&quot;Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan, menghormati hukum dan mempertahankan perdamaian yang sudah terbina di <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>,&quot; ujarnya.<br><br>Koalisi NGO HAM juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memperkuat persatuan dan membangun masa depan <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> melalui dialog.<br><br>Khairil mengingatkan agar perbedaan tidak berkembang menjadi persoalan yang membuka kembali luka dan trauma akibat konflik masa lalu.<br><br>&quot;Kita tidak ingin perbedaan yang ada justru membuka kembali luka masa lalu. Mari bersama-sama menjaga <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> tetap damai, bersatu dan kondusif,&quot; katanya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3120_Jelang-4-Desember--NGO-HAM-Imbau-Jaga-Ketertiban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66828/jelang-4-desember-ngo-ham-imbau-jaga-ketertiban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI, Novan Siregar Optimistis Bridge Indonesia Semakin Berkembang</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI, Novan Siregar Optimistis Bridge Indonesia Semakin Berkembang]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Komjen Pol (P) Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Br]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Komjen Pol (P) Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bridge/" target="_blank">Bridge</a> Seluruh Indonesia (PB GABSI) periode 2026-2030.</p><br>Verdianto Iskandar Bitticaca terpilih dalam Kongres GABSI ke-27 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Minggu (20/9/2026).</p><br>Kongres tersebut dipimpin presidium yang terdiri dari Ketua Anwar Daaming dari Sulawesi Barat sebagai perwakilan tuan rumah, Sekretaris Novan Efendy Siregar dari Sumatera Utara yang mewakili Indonesia Bagian Barat, anggota Ashari Abubakar dari Kalimantan Timur yang mewakili Indonesia Bagian Tengah, Yohannes John Da Costa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mewakili Indonesia Bagian Timur, serta Taufik Asbi yang mewakili PB GABSI.</p><br>Novan Efendy Siregar, yang juga Ketua Pengprov GABSI Sumatera Utara, mengatakan seluruh peserta kongres sepakat memilih Verdianto Iskandar Bitticaca sebagai Ketua PB GABSI periode 2026-2030. Verdianto juga dipercaya menjadi formatur tunggal.</p><br>"Hasil Kongres GABSI ke-27 memilih Komjen Pol (P) Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca sebagai Ketua PB GABSI secara aklamasi," ungkap Novan Siregar, Minggu (20/9/2026).</p><br>Novan optimistis kepemimpinan Verdianto Iskandar Bitticaca akan membawa perkembangan positif bagi olahraga bridge di Indonesia, termasuk dalam peningkatan prestasi atlet di berbagai ajang.<br>Menurut Novan, Verdianto merupakan sosok yang memiliki kecintaan kuat terhadap olahraga bridge. Kecintaan tersebut, kata dia, juga tumbuh di lingkungan keluarganya.</p><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/bridge/" target="_blank">Bridge</a> sudah mendarah daging bagi Komjen Pol (P) Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca. Orang tua, abang, dan adiknya merupakan pecinta bridge," sebut Novan Siregar, didampingi Sekretaris Pengprov GABSI Sumut Denny BS Nasution.</p><br>Kecintaan Verdianto terhadap bridge juga terlihat dari keterlibatannya sebagai bagian dari tim Provinsi Sulawesi Barat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ke-60 <a href="https://www.halomedan.com/tag/bridge/" target="_blank">Bridge</a> Tahun 2026.</p><br>"Jadi kita dari Sumatera Utara juga yakin bridge akan semakin berkembang dan berprestasi di bawah kepemimpinannya," tegas Novan.</p><br>Sementara itu, Sumatera Utara mengirimkan cukup banyak perwakilan dalam Kongres GABSI ke-27. Selain Pengprov GABSI Sumut, turut hadir perwakilan Pengkot GABSI Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat.</p><br>"Kita paling banyak dari Pulau Sumatera," kata Novan.<br>Pengkot GABSI Kota Medan diwakili Eko Harry Dharma, Langkat diwakili Perwira Sakti Lubis, Tapanuli Selatan diwakili Wahyudi Luke Fernando Tambunan, sedangkan Binjai diwakili Lendra Faqrurrowzi.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4991_Verdianto-Iskandar-Pimpin-PB-GABSI--Novan-Siregar-Optimistis-Bridge-Indonesia-Semakin-Berkembang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66827/verdianto-iskandar-pimpin-pb-gabsi-novan-siregar-optimistis-bridge-indonesia-semakin-berkembang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Targetkan Sumut Bebas Rabies</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Targetkan Sumut Bebas Rabies]]></title>
            <description><![CDATA[Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Targetkan Sumut Bebas Rabies]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &mdash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> Day (WRD) Tahun 2026 pada 26&ndash;27 September 2026 di Lapangan Astaka, Medan Sport Center.<br><br>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan, memperkuat pengendalian rabies, sekaligus mendorong kemajuan sektor peternakan di Sumut.<br><br>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi dalam pengendalian rabies sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan.<br><br>"Kita ingin menunjukkan kepedulian terhadap tingginya kasus rabies melalui penguatan vaksinasi hewan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi untuk mewujudkan Peternakan Maju, Sumut Bebas <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a>, sejalan dengan arah pembangunan Bapak Gubernur Sumatera Utara," ujarnya, Sabtu (19/9/2026).<br><br>Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah vaksinasi rabies secara serentak terhadap Hewan Pembawa <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> (HPR), dengan target 15.000 ekor yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.<br><br>Selain meningkatkan cakupan vaksinasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI vaksinasi rabies terbanyak di tingkat provinsi sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis.<br><br>"Dalam kegiatan ini, ditargetkan sebanyak 15.000 ekor Hewan Pembawa <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> (HPR), seperti anjing, kucing dan kera yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten kota di sumatera utara. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI vaksinasi rabies terbanyak di tingkat provinsi," ucap Fariz.<br><br>Menurutnya, rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia dan berakibat fatal. Karena itu, peningkatan cakupan vaksinasi HPR, pengawasan populasi hewan, edukasi masyarakat, serta penanganan kasus gigitan hewan penular rabies menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian rabies di Sumatera Utara.<br><br>"Tingginya kasus gigitan hewan penular rabies di Sumatera Utara menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi. Oleh karena itu, vaksinasi hewan secara rutin, pengawasan populasi HPR, serta penanganan cepat terhadap korban gigitan perlu terus diperkuat," ujarnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Bakti Peternakan dan World <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> Day (WRD) Tahun 2026 yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut, Chalikul Bahri, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti masyarakat secara gratis.<br><br>"Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Bukan hanya vaksinasi rabies masyarakat juga dapat mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi rabies, pengobatan dan pemeriksaan hewan, kastrasi kucing, edukasi kesehatan hewan dan zoonosis, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya," ucapnya.<br><br>Chalikul mengatakan, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan kontes ternak dan hewan kesayangan, lomba mewarnai, bazar UMKM, Gerakan Pangan Murah, serta promosi berbagai produk dan potensi peternakan di Sumut.<br><br>"Puncak acara pada hari minggu kita akan melaksanakan funwalk, Makan Telur Bersama dan pembagian 60.000 butir telur secara gratis. Seluruh Masyarakat dihimbau untuk hadir dan berpartisipasi. Kegiatan ini akan menjadi ruang kolaborasi seluruh pihak dan masyarakat utk sumatera utara," tuturnya.<br><br>Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan di Sumatera Utara.<br><br>"Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pengendalian rabies merupakan tanggung jawab kita semua. Kita ingin memperkuat perlindungan masyarakat serta mewujudkan Sumut Bebas <a href="https://www.halomedan.com/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a>," kata Chalikul.<br><br>Pelaksanaan kegiatan nantinya juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, peternak, UMKM, hingga masyarakat.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7900_Pemprov-Sumut-Gelar-Bulan-Bakti-Peternakan-2026--Targetkan-Sumut-Bebas-Rabies.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66826/pemprov-sumut-gelar-bulan-bakti-peternakan-2026-targetkan-sumut-bebas-rabies/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh insan perhubungan dan pemangku kepentingan menjadikan semangat Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 sebagai momentum memperkuat konektivitas dan kolaborasi, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<br><br>&quot;Semangat Harhubnas harus menjadi dorongan bagi kita untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara,&quot; ujar Bobby Nasution dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut Timur Tumanggor pada rangkaian kegiatan Fun Walk Harhubnas 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026).<br><br>Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, instansi vertikal Kementerian Perhubungan, BUMN/BUMD, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, komunitas transportasi, mitra transportasi daring, serta masyarakat.<br><br>Mengusung tema &quot;Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju&quot;, Harhubnas 2026 menegaskan pentingnya konektivitas transportasi sebagai penggerak pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi. Bagi Sumatera Utara, konektivitas juga menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga kawasan kepulauan, sentra pertanian, kawasan industri, dan destinasi wisata.<br><br>Bobby mengatakan, semangat menghubungkan tersebut harus diwujudkan melalui pembangunan dan pelayanan transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.<br><br>&quot;Mari kita pastikan setiap langkah pembangunan sektor perhubungan, baik penguatan angkutan umum, peningkatan konektivitas wilayah, maupun pelayanan transportasi, dilaksanakan melalui kerja sama yang solid demi terwujudnya Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,&quot; katanya.<br><br>Sejalan dengan itu, pembangunan sektor perhubungan menjadi bagian dari prioritas dalam RPJMD Sumatera Utara 2025&ndash;2029. Sejumlah agenda yang didorong antara lain pengembangan BRT Mebidang, peningkatan akses menuju sentra pangan Berastagi, revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Gunungsitoli di Kepulauan Nias, serta dukungan subsidi transportasi untuk membantu pengendalian inflasi daerah.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan Fun Walk Harhubnas 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi seluruh unsur yang terlibat dalam sektor perhubungan.<br><br>&quot;Fun Walk ini bukan sekadar untuk berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh, tetapi yang utama sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan di antara kita semua, pemerintah, operator, mitra transportasi hingga masyarakat pengguna jasa perhubungan,&quot; ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara.<br><br>Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati kebersamaan dan memadukan langkah dalam suasana yang harmonis.<br><br>&quot;Seperti halnya dalam bertransportasi, perjalanan yang panjang akan terasa lebih ringan dan menyenangkan jika kita lalui bersama-sama secara harmonis dan kompak,&quot; katanya.<br><br>Yuda juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, mengutamakan keselamatan, dan menjaga kebersihan sepanjang rute. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Fun Walk dapat memperkuat pengabdian seluruh insan perhubungan dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang semakin baik bagi masyarakat.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_5256_Bobby-Nasution-Ajak-Insan-Perhubungan-Perkuat-Konektivitas-dan-Kolaborasi-untuk-Sumut-Maju.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66825/bobby-nasution-ajak-insan-perhubungan-perkuat-konektivitas-dan-kolaborasi-untuk-sumut-maju-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Sumut Lepas Ribuan Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Sumut Lepas Ribuan Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Wagub Sumut Lepas Ribuan Peserta Fun Run 5K HUT ke81 TNI, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &mdash; Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya melepas ribuan peserta Fun Run 5K putra dan putri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sekaligus mendorong budaya hidup sehat.<br><br>Kegiatan yang diselenggarakan Kodam I/Bukit Barisan (BB) tersebut dimulai sekitar pukul 06.15 WIB di Lapangan Merdeka Medan, Jalan Pulau Pinang, Minggu (20/9/2026), dan terbuka untuk masyarakat umum. Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati kawasan Lapangan Merdeka Medan sejak pagi untuk mengikuti kegiatan olahraga bersama tersebut.<br><br>Fun Run 5K mengusung tema &quot;TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur&quot;. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.<br><br>Wagub Sumut Surya bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa beserta jajaran secara langsung melepas para peserta yang mengikuti rute lari sejauh 5 kilometer (5K). Pelepasan berlangsung meriah, ditandai antusiasme ribuan peserta yang langsung bergerak mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.<br><br>Usai melepas peserta Fun Run 5K, Surya turut ambil bagian dalam kegiatan olahraga tersebut. Didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Surya ikut berolahraga dengan berjalan kaki melintasi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Medan.<br><br>Surya mengatakan, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama dapat menjadi sarana membangun kebugaran sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat.<br><br>&quot;Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,&quot; ujarnya.<br><br>Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan, Fun Run 5K tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.<br><br>Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan serta komunikasi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat.<br><br>&quot;Kegiatan Fun Run 5K ini diharapkan menjadi momentum untuk terus membangun sinergi dan kedekatan TNI dengan masyarakat dalam menciptakan kebersamaan serta semangat gotong royong,&quot; ujar Hendy.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah bupati dan Walikota, jajaran OPD Sumut, jajaran Kodam I/Bukit Barisan, serta ketua organisasi kepemudaan.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2316_Wagub-Sumut-Lepas-Ribuan-Peserta-Fun-Run-5K-HUT-ke-81-TNI--Perkuat-Sinergi-TNI-dan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66824/wagub-sumut-lepas-ribuan-peserta-fun-run-5k-hut-ke81-tni-perkuat-sinergi-tni-dan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 12:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh insan perhubungan dan pemangku kepentingan menjadikan semangat Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 sebagai momentum memperkuat konektivitas dan kolaborasi, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<br><br>&quot;Semangat Harhubnas harus menjadi dorongan bagi kita untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara,&quot; ujar Bobby Nasution dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut Timur Tumanggor pada rangkaian kegiatan Fun Walk Harhubnas 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026).<br><br>Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, instansi vertikal Kementerian Perhubungan, BUMN/BUMD, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, komunitas transportasi, mitra transportasi daring, serta masyarakat.<br><br>Mengusung tema &quot;Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju&quot;, Harhubnas 2026 menegaskan pentingnya konektivitas transportasi sebagai penggerak pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi. Bagi Sumatera Utara, konektivitas juga menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga kawasan kepulauan, sentra pertanian, kawasan industri, dan destinasi wisata.<br><br>Bobby mengatakan, semangat menghubungkan tersebut harus diwujudkan melalui pembangunan dan pelayanan transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.<br><br>&quot;Mari kita pastikan setiap langkah pembangunan sektor perhubungan, baik penguatan angkutan umum, peningkatan konektivitas wilayah, maupun pelayanan transportasi, dilaksanakan melalui kerja sama yang solid demi terwujudnya Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,&quot; katanya.<br><br>Sejalan dengan itu, pembangunan sektor perhubungan menjadi bagian dari prioritas dalam RPJMD Sumatera Utara 2025&ndash;2029. Sejumlah agenda yang didorong antara lain pengembangan BRT Mebidang, peningkatan akses menuju sentra pangan Berastagi, revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Gunungsitoli di Kepulauan Nias, serta dukungan subsidi transportasi untuk membantu pengendalian inflasi daerah.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan Fun Walk Harhubnas 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi seluruh unsur yang terlibat dalam sektor perhubungan.<br><br>&quot;Fun Walk ini bukan sekadar untuk berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh, tetapi yang utama sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan di antara kita semua, pemerintah, operator, mitra transportasi hingga masyarakat pengguna jasa perhubungan,&quot; ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara.<br><br>Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati kebersamaan dan memadukan langkah dalam suasana yang harmonis.<br><br>&quot;Seperti halnya dalam bertransportasi, perjalanan yang panjang akan terasa lebih ringan dan menyenangkan jika kita lalui bersama-sama secara harmonis dan kompak,&quot; katanya.<br><br>Yuda juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, mengutamakan keselamatan, dan menjaga kebersihan sepanjang rute. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Fun Walk dapat memperkuat pengabdian seluruh insan perhubungan dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang semakin baik bagi masyarakat.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8199_Bobby-Nasution-Ajak-Insan-Perhubungan-Perkuat-Konektivitas-dan-Kolaborasi-untuk-Sumut-Maju.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66823/bobby-nasution-ajak-insan-perhubungan-perkuat-konektivitas-dan-kolaborasi-untuk-sumut-maju/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan]]></title>
            <description><![CDATA[Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan- Dengan rasa kebersamaan dan semangat disela-sela rapat panitia gelar Milad Harmoni 27 Thn <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> di Pesanggrahan PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia , Jalan Advokat Raya, Marendal, Jumat (18/9/2026). keluarga besar PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> mendapat kunjungan dari Ketua Harian PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia Hj. Asyifa Ince Marzuki.SE.M.H dari Jakarta.<br><br>Kehadiran dan kunjungan Hj. Asyifa Ince Marzuki diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan serta semangat bagi keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> dalam keperdulian dan kesosialan di masyarakat. <br><br>Pada awak media Hj Asifa mengayakan, kalau usia perjalanan 27 tahun <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa sebuah organisasi dapat terus bertahan ketika dibangun dengan persaudaraan, kebersamaan dan komitmen untuk memberikan manfaat dan keperdulian serta berbuat sosial  bagi masyarakat secara luas.<br><br>Dalam kunjungannya tersebut, Asyifa juga menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang telah berkembang dan memiliki jaringan di sejumlah provinsi di Indonesia. Ia berharap secara  ke depan semakin banyak anggota. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> nantinya.<br><br>Asyifa menilai, mendirikan sebuah organisasi bukanlah perkara yang paling sulit. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan organisasi agar tetap eksis, solid dan bermanfaat selama bertahun-tahun. Ia menyebut PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> telah melewati perjalanan panjang hingga mencapai usia 27 tahun. &quot;Kalau hanya mendirikan organisasi, sangat gampang. Tetapi mempertahankan sampai berusia 27 tahun dan tetap eksis dari zaman ke zaman, itu yang tidak mudah,&quot; katanya.<br><br>Asyifa juga menyampaikan apresiasi terhadap soliditas keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH. Ia menilai suasana persaudaraan yang dibangun di dalam organisasi menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga eksistensi <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>. &quot;Kalau saya lihat, di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> ini semuanya aman. Orang-orangnya ramah, tidak petantang-petenteng, slow, dan attitude-nya bagus. Persaudaraannya juga bagus,&quot; ujarnya.<br><br>Menurutnya, keberadaan  <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang telah berkembang dari tingkat bawah hingga memiliki jaringan di berbagai provinsi merupakan sebuah potensi yang perlu terus dirawat.<br><br>Sebagai Ketua Harian dirinya memiliki tugas untuk menjalankan apa yang menjadi arahan Ketua Umum serta membantu memastikan roda organisasi berjalan. &quot;Ketua Harian itu kalau dalam pemerintahan seperti Sekda provinsi. Tugasnya menjalankan apa yang menjadi arahan pimpinan. Memang sekarang belum maksimal, insyaallah tahun depan kita bisa lebih maksimal,&quot; tuturnya.<br><br>Asyifa juga mengingatkan seluruh keluarga besar PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> agar tetap bijak dalam melangkah, khususnya memasuki tahun-tahun politik. Ia berharap organisasi tetap menjaga persatuan, persaudaraan dan tidak mudah terseret pada hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. &quot;Tahun-tahun politik ini kita juga harus wise, harus bijak ketika melangkah. Jangan terlalu maju ke depan dalam hal-hal yang bisa membuat kita terpecah,&quot; pesannya.<br><br>Sebagai Ketua Harian, Asyifa juga berharap keberadaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> tidak hanya dikenal di Sumatera Utara, tetapi semakin dikenal di berbagai provinsi di Indonesia. Ia menyebut jaringan organisasi yang mencapai sekitar 20 provinsi menjadi modal penting untuk memperkuat persaudaraan sekaligus memperluas kegiatan sosial kemasyarakatan. &quot;Harapan saya, semoga kita semua yang ada di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH dan dengan dukungan seluruh anggota yang solid,  <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> bisa terus berkembang dengan program kerja yang bermanfaat di masyarakat, &quot;terangnya.<br><br>Kegiatan rapat turut dihadiri pendiri/Ketua umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H Ruslan, SH, Edy Rianto, SE Sekjen PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, Donnie Rizal Ketua Panitia Pelaksana Milad,Rendy Sekretaris,  Dedi Setiawan Humas, jajaran Satgas <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Sumut, ketua DPC <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Kota Medan dan Deli Serdang serta Pengurus Srikandi dan jajaran pengurus <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> lainnya.Dedi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1654_Hj-Asyifa-Ketua-Harian-PB-Pendawa-Indonesia-Ajak-Warga-Pendawa-Perkuat-Komunikasi-Dan-Eratkant-Persatuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66822/hj-asyifa-ketua-harian-pb-pendawa-indonesia-ajak-warga-pendawa-perkuat-komunikasi-dan-eratkant-persatuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani]]></description>
            <content><![CDATA[<br> <br><br>PARLILITAN - Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon, MM, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat kepada Kelompok Tani Maju Karina di Desa Sionom Hudon Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (18/9/2026). <br><br> <br><br>Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Rapidin saat melaksanakan reses di wilayah Parlilitan. Rapidin didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Drs Sorta Ertaty Siahaan, saat menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada kelompok tani di Balairung Pasar Hutagalung. <br><br> <br><br>Rapidin mengatakan, kebutuhan terhadap alat pertanian menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat saat reses. Karena itu, bantuan traktor tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan petani sekaligus menepati komitmen yang telah disampaikannya kepada masyarakat. <br><br> <br><br>&quot;Ini untuk memenuhi janji saya kepada masyarakat Parlilitan sewaktu reses, berupa traktor yang memang menjadi kebutuhan. Bukan hanya traktor, bibit jagung juga akan saya giring ke depannya,&quot; kata Rapidin. <br><br> <br><br>Traktor yang diserahkan merupakan traktor roda empat dengan penggerak empat roda (4WD) dan atap pelindung. Alsintan tersebut dapat digunakan untuk pengolahan tanah, menarik bajak maupun perlengkapan pertanian lainnya, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan petani dan mempercepat proses pengolahan lahan. <br><br> <br><br>Rapidin meminta agar bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia juga berharap penggunaannya tidak hanya terbatas bagi anggota Kelompok Tani Maju Karina, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh warga lain yang membutuhkan untuk mengolah lahan pertaniannya. <br><br> <br><br>&quot;Kalau pun ada warga yang tidak masuk kelompok tani, agar tetap diberi kesempatan menggunakan traktor itu untuk mengolah lahan pertaniannya,&quot; ujarnya. <br><br> <br><br>Menurut Rapidin, bantuan alsintan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan tersedianya peralatan pertanian, petani dapat lebih terbantu dalam mengolah lahan, terutama untuk pekerjaan yang selama ini membutuhkan tenaga manual. <br><br> <br><br>Penasehat Kelompok Tani Maju Karina, Delpiater Sihotang, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang berasal dari aspirasi Rapidin Simbolon. Ia menilai bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya petani di wilayah Sionom Hudon yang selama ini masih mengandalkan tenaga manual dalam mengolah lahan. <br><br> <br><br>&quot;Alat ini akan kami rawat dan jaga. Sehat selalu, Pak Dewan, dalam melaksanakan tugas. Inilah yang kami butuhkan,&quot; kata Delpiater. <br><br> <br><br>Kepala Desa Sionom Hudon Tonga, Sahat Hasugian, juga mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap keberadaan traktor dapat membantu petani meningkatkan pengolahan lahan dan mendorong kemajuan pertanian di desa. <br><br> <br><br>Dalam kesempatan tersebut, Rapidin juga menyampaikan bahwa bantuan kepada petani tidak berhenti pada penyerahan traktor. Ia menyebut akan terus mendorong aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan terhadap dukungan bibit pertanian. <br><br> <br><br>Penyerahan bantuan alsintan ini merupakan bagian dari tindak lanjut aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Rapidin. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah daerah, termasuk Toba dan Samosir. <br><br> <br><br>Di sela kunjungan tersebut, Rapidin juga menerima aspirasi lain dari masyarakat terkait kebutuhan perbaikan akses jalan menuju sejumlah wilayah pertanian. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat dan akan menjadi bagian dari catatan yang dibawa untuk diperjuangkan melalui jalur yang dapat ditempuhnya. <br><br> <br><br>Rapidin berharap bantuan traktor tersebut dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat petani di Sionom Hudon. <br><br> <br><br>&quot;Aspirasi ini berkat amang dan inang juga sehingga saya terpilih. Sehingga aspirasi ini bisa kita nikmati bersama. Njuah-juah banta karina, horas,&quot; tutup Rapidin. <br><br> <br><br>Terpisah, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan mengatakan bahwa Rapidin Simbolon selalu menjadikan perintah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri untuk selalu menangis dan tertawa bersama rakyat sebagai panduan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Rapidin kerap menggunakan uang sendiri untuk memenuhi permintaan konstituennya  yang tidak tercantum dalam APBN.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1424_Dari-Aspirasi-Reses-ke-Lahan-Pertanian--Rapidin-Simbolon-Serahkan-Traktor-untuk-Petani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66821/dari-aspirasi-reses-ke-lahan-pertanian-rapidin-simbolon-serahkan-traktor-untuk-petani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution: Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution: Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial]]></title>
            <description><![CDATA[Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Tabligh Akbar dalam rangka memperingati <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Quatul Muslimin, Kecamatan Medan Area, Jumat malam (18/9/2026).<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BKM Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution, Sekretaris Camat Medan Area M. Fitrah Josa Ritonga, S.STP., M.AP., yang mewakili Camat Medan Area, jajaran Polsek Medan Area, Danramil 04/MK, para kepala seksi Kecamatan Medan Area, jajaran kelurahan se-Kecamatan Medan Area, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.<br><br>Mengangkat tema &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi sebagai Momentum Menumbuhkan Persatuan dan Kepedulian Sosial&quot;, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari besar Islam, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.<br><br>Pesan tentang persaudaraan, kepedulian terhadap sesama serta pentingnya menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat menjadi bagian utama dalam pelaksanaan Tabligh Akbar.<br><br>Ketua BKM Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution, mengatakan peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarwarga.<br><br>&quot;Melalui peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW ini, kita berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,&quot; ujar Rivai.<br><br>Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.<br><br>&quot;Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan antara jamaah, tokoh masyarakat, pemerintah serta seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Medan Area,&quot; katanya.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan Ariga, S.HI., M.H., dai Kota Medan, hadir sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.<br><br>Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, kepedulian, persaudaraan dan menjaga hubungan baik dengan sesama, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.<br><br>Peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa kehidupan bermasyarakat tidak hanya membutuhkan hubungan baik secara individu, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.<br><br>Suasana semakin semarak dengan penampilan Tim Sholawat Ibu-Ibu Masjid Quatul Muslimin yang turut mengiringi rangkaian kegiatan. Lantunan sholawat menambah kekhusyukan jamaah sekaligus mempererat suasana kebersamaan dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.<br><br>Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan, termasuk Camat Medan Area, Danramil, Kapolsek serta KUA setempat. Pemberian piagam tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam menjaga kerukunan serta kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Medan Area.<br><br>Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.<br><br>Melalui peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai keteladanannya untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata.<br><br>Dengan demikian, <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih harmonis.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_954_Tabligh-Akbar-Maulid-Nabi-di-Masjid-Quatul-Muslimin--Rivai-Nasution--Perkuat-Persatuan-dan-Kepedulian-Sosial.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66820/tabligh-akbar-maulid-nabi-di-masjid-quatul-muslimin-rivai-nasution-perkuat-persatuan-dan-kepedulian-sosial/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Memayu Hayuning Bawana</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 16:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana]]></title>
            <description><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana1.DhandhanggulaJarwa Jawi sasmita sinandi, Kanjeng Sinuwun ing Surakarta, Wejangan cetha mangkene,Werdining kang memay]]></description>
            <content><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Jarwa Jawi sasmita sinandi, <br>Kanjeng Sinuwun ing Surakarta, <br>Wejangan cetha mangkene,<br>Werdining kang memayu, <br>Pekik sigit manah sinanggit, <br>Sugeng jeneng rinipta, <br>Dene tembung hayu, <br>Bawana jagad cinipta, <br>Tata titi gemah ripah loh jinawi, <br>Wosing nata prasapa. <br><br>Samya sowan dhateng Sitihinggil, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Bangsal Sewayana gedhe, <br>Prasetya Jeng Sinuwun, <br>Prasapa ing manguntur tangkil, <br>Dhuwur sela tri denta,<br>Sumpah suci tuhu,<br>Lenggah minangka   narendra, <br>Binathara mbahu dhendha nyakrawati, <br>Sunan Paku Buwana. <br><br>Titi wanci sengkalan wigati, <br>Manising netra lilaning puja, <br>Tumpak Kasih ari moncer, <br>Nuju rolikur Mulud, <br>Wus pinilih dina linuwih, <br>September tanggal lima, <br>Tahune nem likur, <br>Setu Kliwon kalampahan, <br>Jumenengan jangkep genep genah yekti, <br>Miturut paugeran. <br><br>Gegebengan wedharan narpati, <br>Nata ambeg adil paramarta, <br>Wulang wewarah rinonce, <br>Angger anggering hukum, <br>Bawa laksana lan ber budi, <br>Netepi pangandika,<br>Medhar sabda arum,<br>Gancar lancar anggeganjar, <br>Sri narendra Surakarta amastuti, <br>Memayu hayuning rat.<br><br>Binarunging myang larasing gendhing, <br>Monggang ngumandhang ing awang awang, <br>Munya sigrak carabalen, <br>Amemuji ganda mastuti, <br>Gembira puspawarna,<br>Sri Katon mangungkung, <br>Kodhok ngorek sung prebawa, <br>Calapita gleyong udan anyartani, <br>Tindake sri narendra.<br><br>Tata cara rahayu lestari,<br>Gelar ringgit winastan ruwatan, <br>Sudamala lakon awet, <br>Prameswari Hyang Guru, <br>Luwar ruwet Dewi Pramoni,<br>Sri Susilo ki dalang, <br>Ngembani Sinuwun, <br>Benjang samangsa wisudan, <br>Munggah inggil sewayana sitihinggil, <br>Manggih tata raharja.<br><br>Kanjeng Sunan siram jamas aglis, <br>Gusti Wandansari gya mranata, <br>Wayah anglonge srengenge,<br>Dumugi serep surup, <br>Waranggana wiyaga muji, <br>Mbrengengeng santi mulya, <br>Karaton pikantuk, <br>Kawibawan kawidadan, <br>Abdi dalem sentana pangarsa mukti, <br>Kabagyan kaluhuran.<br><br>Nganti malem ing midodareni, <br>Palenggahan sasana sewaka, <br>Bedhaya ketawang gladhen, <br>Parasdya dalem agung, <br>Lenggah dhampar kencana rukmi,<br>Lenggahan ing paningrat, <br>Nenging cipta kalbu, <br>Jajar jajar nguntarasana, <br>Para abdi dalem  sluku ing maligi, <br>Minta sih panuwunan. <br><br>Pangastuti dugi madya ratri,<br>Kanjeng Sunan mesu jejibahan, <br>Kanca kaji sami ndherek, <br>Narendra sru tuwajuh, <br>Masjid Paramasana mligi, <br>Ambengati sang nata, <br>Sembahyang tahajjud, <br>Maos kitab suci Quran, <br>Jroning kapti murih gancaring pakarti,<br>Sembada kang sinedya.<br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Narpatmaja Surakarta, <br>Gusti Suryo Suharto dhasar wasis,<br>Olah seni adi luhung, <br>Mardi rehing kagunan, <br>Cekap cukup sakehing wignyan kacakup, <br>Sarat adat istiadat, <br>Kasantikan lahir batin. <br><br>Paku Buwono Telulas, <br>Amisuda Pangeran Mangkubumi, <br>Minangka atmaja sepuh,<br>Wenang nglintir sang nata, <br>Wengkon wengku mengko bakal dadi ratu, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Sugeng mbawahi sesami. <br><br>Santana abdi pangarsa, <br>Kanjeng Gusti Pangeran Hangabehi, <br>Payung agung sinengkuyung, <br>Jejering pengayoman, <br>Mawi wayah lumaku wahyaning wahyu, <br>Marak cerak martotama, <br>Keprabon katitik becik. <br><br>Kaleksanan palakrama, <br>Raden Ayu Siti Zainab pilih, <br>Garwa jujur agung luhur, <br>Pinanggih bagya mulya, <br>Setya tuhu atut runtut siyang dalu, <br>Ayem tentreming bebrayan, <br>Tutug momong putra putri. <br><br>Wusnya tampi kanugrahan, <br>Tatas titis jangkeping samukawis,<br>Selehing pandulu kalbu, <br>Kulawarga rinengga, <br>Jeng Aruming Larasati Kusumaningrum, <br>Raja putra Surakarta, <br>Suryo Muhammad Ibrahim. <br><br>Kinarya tepa tuladha, <br>Bibit kawit boboting urup urip, <br>Babad bebed budi sadu, <br>Mangka kaca benggala,<br>Pasuwitan abdi gumreget gumregut, <br>Paugeran kasentanan, <br>Guyub rukun golong gilig. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Kanjeng Kyai Udan Arum, <br>Kanjeng Kyai Udan Asih, <br>Yasan Dalem Kaping Sanga, <br>Jeng Sinuwun Bangun Puri, <br>Gusti Raden Mas Duksina, <br>Suka yasa pabrik gendhis.<br><br>Daya gamelan mangungkung, <br>Udan arum aweh wangi, <br>Dhateng Kraton Surakarta, <br>Sentana pangarsa abdi, <br>Sigrak gumyak enak penak, <br>Jejeg pribadi mandiri. <br><br>Lamun gamelan tinabuh, <br>Udan asih tumrap dasih, <br>Sumawuring rasa welas, <br>Daya dinayan sesami, <br>Gawa gawe kewajiban, <br>Ngayahi pakaryan nagri. <br><br>Kyai Manis Rengga  semu, <br>Kaendahan edi peni, <br>Rerengganing dhatulaya, <br>Sesawangan sarwa manis, <br>Katinon saking mandrawa, <br>Paheman pra dewa dewi. <br><br>Carabalen gathuk mathuk, <br>Panyutra busana kuning, <br>Gambyong panonthong munya,<br>Klenang klenut sung pepeling, <br>Kempul gong laras rinengga, <br>Kendhang loro jaler estri. <br><br>Matumpa sambung sumambung, <br>Pagelaran sitihinggil, <br>Kamandhungan Balerata, <br>Marakata Sri Manganti, <br>Dugi bangsal sewayana, <br>Anglangkungi lawang gapit.<br><br>4.<br>Durma <br><br>Sunan Paku Buwono Kaping Patbelas, <br>Tumuju dhateng Masjid, <br>Sarana ngibadah, <br>Narendra trah Mataram, <br>Nindakake Jumatan wajib, <br>Kanthi jamaah, <br>Urut runtut prayogi. <br><br>Masjid Agung Surakarta Hadiningrat, <br>Masjid Laweyan Pengging, <br>Masjid Langenharja, <br>Masjid Ki Ageng Sela, <br>Masjid Kuthagedhe tumuli, <br>Demak Bintara,<br>Sareng kawula dasih. <br><br>Dedalane tumuju brayan kamulyan, <br>Sinuwun mesu budi, <br>Sanggar pamelengan, <br>Panggung Sangga Buwana, <br>Nenging cipta lerem ing galih,<br>Murih raharja, <br>Suluh selehing urip. <br><br>Sri narendra lelana tepi samudra, <br>Reresik pinggir gisik,<br>Ing Parang Kusuma, <br>Lelaku tapa brata, <br>Ratu Kencana Hadisari, <br>Dadya kepranan, <br>Kedhaton jalanidhi.<br><br>Caos dhahar konjuk dhateng kiblat papat, <br>Sunan Lawu rumiyin, <br>Brawijaya gangsal, <br>Alas Kredha Wahana, <br>Katut Dewi Kala Yuwati, <br>Laut Selatan, <br>Sekar Dhaton Merapi. <br><br>Tata cara run tumurun nak tumanak, <br>Jeng Sinuwun memetri, <br>Kehing kapitayan, <br>Karaton pengayoman, <br>Warna warna nggabuh Hyang Widhi,<br>Pamurba gesang,<br>Sangkan paran dumadi.<br><br>5.<br>Megatruh<br><br>Kanjeng Sinuwun Surakarta nenuwun, <br>Negari suka basuki, <br>Sadarum kuncara arum, <br>Enget lampahan kawuri, <br>Kerep anandhang prihatos. <br><br>Kang karuhun yayah rena anenuntun, <br>Andhawuhi mawas diri, <br>Pandulu ambu pangrungu, <br>Sapecak dugi prayogi, <br>Penggalih eling waspaos. <br><br>Agung luhur gegayuhan kang sempulur, <br>Kuat tekading pambudi, <br>Temu udhu bahu suku, <br>Ngrampungi kabeh pakarti, <br>Nadyan kahanan rekaos. <br><br>Taksih timur Jeng Sunan antuk pitutur, <br>Serat Wulangreh Centhini, <br>Wulang putra sana sunu, <br>Dewaruci Candrarini, <br>Reriptan pujangga katong. <br><br>Wus misuwur tumrap wejangan leluhur, <br>Ngegungna laku prihatin, <br>Ing wana gung liwang liwung, <br>Tarak brata mesu budi, <br>Sastra piwulang angemot. <br><br>Barang kawruh pangawikan lereh luruh, <br>Bebrayan sambet sesami, <br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Gancar lancaring pakarti, <br>Mangkya Sinuwun sumorot. <br><br>Dagang bakul tani tukang sing pinunjul, <br>Prayogane den lakoni, <br>Sapa weruh tambel butuh, <br>Jeng Sinuwun nayogyani, <br>Amrih sumunaring pamor.<br><br>6.<br>Maskumambang<br><br>Jeng Sinuwun njajah desa milangkori, <br>Tedhak kutha Panaraga, <br>Pajimatan Tegalwangi, <br>Tlatah Nganjuk ing bang wetan. <br><br>Nalikane Pakasa Pang Wonogiri, <br>Ngadani pesta kepyakan, <br>Jeng Pangeran Mangkubumi, <br>Mandhegani upacara. <br><br>Ngeling eling Sinuwun tedhak ing Pengging, <br>Sebaran apem keyong mas, <br>Pindha paring udhik udhik, <br>Sagung titah ngalap berkah. <br><br>Ing Jatinom Ya Kowiyu duking nguni, <br>Kyai Ageng Gribig mejang,<br>Kirab apem saben warsi,<br>Jeng Sinuwun  kersa tedhak.<br><br>Kabupaten Panaraga kang wigati, <br>Hadeging kang dhatulaya, <br>Kanjeng Sinuwun kaping dwi, <br>Dangu anggone mesanggrah.<br><br>Sri Ratu Kencana Amangkurat Jawi, <br>Bupati Tirtakusuma, <br>Tlatah Kudus den tedhaki,<br>Mahargya warga Pakasa.<br><br>7.<br>Gambuh<br><br>Busana sarwa besus, <br>Katon alus priyayine bagus, <br>Kanjeng Sunan Paku Buwono marisi,<br>Nyata darahe ngaluhur, <br>Tinonton tetep mencorong.<br><br>Karep kerep sesurup, <br>Arep urup sumunar  sumurup, <br>Gemi ngati ati tumata nastiti, <br>Jeng Sinuwun kebak kayun,<br>Kayungyun dadyo pengayom. <br><br>Donga puji pinunjul , <br>Jangka unggul panjakaning kabul, <br>Tata titi terus permana permati, <br>Kadhaton banjur binangun, <br>Surakarta gya kesohor.<br><br>Arah sajuru juru, <br>Pra sedulur gawa gawe makmur, <br>Among dagang among daya among tani, <br>Jeng Sinuwun guyub rukun, <br>Darma bakti gotong royong. <br><br>Winastan bandha bandhu, <br>Sawab ratu lumaku tinuku, <br>Mangastuti wakili Sang Hyang Widhi, <br>Sepuh wutuh tetep tangguh, <br>Tatanane tanggap tanggon.<br><br>Taman temen tinemu, <br>Trus tinempuh mawi lenggah lungguh, <br>Lageyane para abdi merak ati, <br>Kekadangan kayat kayun, <br>Sinandi gambaran kayon.<br><br>8.<br>Pucung<br><br>Jeng Sinuwun rinten dalu trus nenuwun, <br>Marang murbeng gesang, <br>Pamikir jagad sakalir,<br>Sinugata antuk panjurung kawula. <br><br>Munggah dhuwur Karaton tambah misuwur, <br>Kaonang ngumandhang, <br>Sami caos bulu bekti, <br>Mingset mlampah ngalap berkah tikel kathah.<br><br>Patut runtut abdi dalem mbangun turut, <br>Sangga sesanggeman, <br>Sinunggi pinundhi pundhi, <br>Samya setya santi rumeksa saraya.<br><br>Warah weruh wulangane larah luruh, <br>Lurus laris laras, <br>Wedana mantri bupati, <br>Pangreh praja saiyek saeka praya. <br><br>Desa gunung kutha ngakutha nyengkuyung, <br>Sagunging kawula, <br>Jejel riyel pacak baris, <br>Kanjeng Sunan sinartanan kayuwanan. <br><br>Turut lurung tela puhung pari jagung, <br>Uwohing ngrembaka, <br>Karaton yekti mberkati, <br>Pra kawula ginanjar sakeh nugraha.<br><br>9.<br>Asmarandana<br><br>Kanjeng Sunan welas asih, <br>Sentana abdi pangarsa, <br>Jawat asta gandheng renteng, <br>Paguyuban pra kawula, <br>Manunggal jiwane kempal,<br>Sunan ber bandha ber bandhu, <br>Ing cipta ndherek suwita. <br><br>Ngungak bobot bebet bibit, <br>Bobot kebak ing kawignyan,<br>Ngeleng ngelung ngarah ngore,<br>Bebet sasana hartaka,<br>Pawitane sanak kadang, <br>Bibit trah rembesing madu, <br>Nyata darahing kusuma. <br><br>Sunan winasis lumaris, <br>Sambet mitra kekadangan, <br>Regeng gayeng sugeng  rame, <br>Ngayahi pakaryan pura, <br>Pepuntoning laku tama, <br>Samya jumurung nyengkuyung, <br>Kanugrahan Kanjeng Sunan.<br><br>Mardi sasmita jinarwi, <br>Jeng Sunan sampun wikan, <br>Nadyan ijen terus gladhen, <br>Terampil rikat trengginas, <br>Minangka pangarsa praja, <br>Solah bawa bakal tunut, <br>Kinarya kaca benggala. <br><br>Menep weninging penggalih, <br>Kanjeng Sunan kaleksanan, <br>Umyung gangsa beri bendhe, <br>Suling peling nut wirama, <br>Warata dugi sapraja, <br>Suwara gumyak gumuruh,<br>Muncar gebyar sru sumunar.<br><br>Sri narpati sru nelahi,<br>Paadhang jingglang jagad raya, <br>Kutha desa gunung ngare, <br>Nyawiji ing pasuwitan, <br>Kanthi lila lan legawa, <br>Dhumateng narendra agung, <br>Surakarta Hadiningrat. <br><br>10.<br>Sinom<br><br>Kapurwakan Grebeg Sura, <br>Tata cara ganti warsi, <br>Kyai Slamet cucuk lampah, <br>Kutha Sala den ubengi, <br>Lampah samargi margi, <br>Puter tepung gelang kemput,<br>Pendherek sung pamuja, <br>Wiwit wanci madya ratri, <br>Kersa ngarak penak jenak trus pinarak.<br><br>Penget hadeging negara, <br>Kalih dasa Pebruari, <br>Pitulas sekawan gangsal,<br>Sura pitulas katiti, <br>Paku Buwono ping dwi, <br>Trah Kraton Surakarta, <br>Wilujengan jenang manis, <br>Pangandikan pangageng warta barikan.<br><br>Wana Karandha Wahana, <br>Bathari Kala Yuwati, <br>Serah srahan daging mentah, <br>Katlah slametan negari, <br>Pra sentana ngadani,<br>Sinebut maesa lawung,<br>Budi Arab Hindustan, <br>Puja puji pangastuti, <br>Nuli maca prastawa lakon narendra. <br><br>Nyadran sowan pajimatan, <br>Leluhur sampun suwargi, <br>Puralaya Pajimatan, <br>Laweyan pujangga Pengging, <br>Ngerang Sela Penjawi, <br>Panaraga Tarub Butuh, <br>Amangkurat ing Tegal, <br>Minulya nata Mentawis, <br>Surakarta Hadiningrat rum kuncara. <br><br>Pahargyan wulane pasa, <br>Lailatul Qodar nenggih, <br>Sajroning wanci Ramadan, <br>Siyam dumugi sesasi,<br>Meper hardaning diri, <br>Winastan malem selikur, <br>Tumpeng sewu diarak, <br>Ngibadah kaum Muslimin, <br>Surakarta masjid agung lumaksana. <br><br>Upacara grebeg bada, <br>Perayaan idul fitri, <br>Ngarak pareden gunungan, <br>Hasil bumi warni warni, <br>Tahlil tahmid lan takbir, <br>Ngumandhang sajuru juru, <br>Apura ingapura, <br>Taline silaturahmi, <br>Tanah Jawa mbabar piwulang agama.<br><br>11.<br>Mijil<br><br>Pahargyan wiyose Kanjeng Nabi, <br>Mirunggan kelakon, <br>Wus kaloka gerebeg sekaten, <br>Pasar malem tinata sesasi, <br>Kyai Guntur Sari, <br>Nabuh Guntur Madu. <br><br>Sasi besar tumrap tiyang Jawi, <br>Pancen entheng abot, <br>Krana padha duwe gawe gedhe, <br>Samukawis metu dana picis, <br>Grebeg besar  yekti, <br>Ana Masjid Agung. <br><br>Kanjeng Sunan terus mandhegani, <br>Upacara Kraton, <br>Siyang ratri miwah enjang sore, <br>Anut punjering budaya Jawi, <br>Basuki lestari, <br>Hayu run tumurun.<br><br>Surakarta Hadiningrat pilih, <br>Bibit bebet bobot, <br>Kinen bisa mangkin jejer moncer, <br>Genah mimbuhi tepa palupi, <br>Tumraping sesami, <br>Dadya payung agung.<br><br>Sagung para abdi dalem sami, <br>Prayogi wigatos, <br>Andum gawe mapan kana kene, <br>Kabudayan Jawi tuwuh semi,<br>Ndherek sri narpati, <br>Jeng nata Sinuwun. <br><br>Raja Surakarta darma bakti, <br>Ambangun karaton, <br>Kagem jagad wus lumampah suwe, <br>Maju terus bareng mulya mukti, <br>Pakarti pekerti, <br>Moncer mancur luhur. <br><br>Prasapa sri nata ing sitinggil, <br>Bawana karaos, <br>Guyub rukun bareng gandheng renteng, <br>Jroning kapti sami ngesti kardi,<br>Lenging cipta ngudi. <br>Manah budi hayu. <br><br><br>Surakarta Hadiningrat, Setu Wage 19 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4470_Memayu-Hayuning-Bawana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66819/memayu-hayuning-bawana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Namanya memang terdengar besar Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark. Karena membawa nama Toba sekaligus identit]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Namanya memang terdengar besar: Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark. Karena membawa nama <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> sekaligus identitas UNESCO Global Geopark, lembaga ini seolah menjadi tempat terakhir untuk mengadukan berbagai persoalan yang terjadi di kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>.<br><br>Danau keruh, cari <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Ada kebakaran, panggil <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Gempa bumi terjadi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera kembali disebut. Sampah berserakan, lembaga ini ikut ditanya. Bahkan ketika ikan mati mengambang, <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera kembali menjadi perhatian.<br><br>Kalau anjing tertabrak di jalan pun, jangan-jangan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera yang dicari. Yang terakhir ini tentu hanya candaan.<br><br>Fenomena tersebut menggambarkan besarnya harapan masyarakat terhadap keberadaan Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark.<br><br>Namun, di balik besarnya harapan itu, ada satu hal yang perlu dipahami: <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan lembaga yang berkuasa atas seluruh persoalan di kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>.<br><br>Bukan Pengganti Pemerintah<br><br>Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Dalam persepsi publik, Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera terkadang ditempatkan seolah-olah sebagai lembaga yang harus hadir dalam setiap persoalan di kawasan.<br><br>Padahal, fungsi dan kapasitas lembaga ini memiliki batas.<br><br>Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera tidak hadir untuk menggantikan pemerintah atau mengambil alih kewenangan perangkat kedinasan yang memiliki tugas masing-masing.<br><br>Lembaga ini lebih tepat dipahami sebagai mitra dalam memilih dan membangun protokol pengelolaan kawasan geopark.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark bukan satu-satunya aktor dalam pengelolaan kawasan. Ia merupakan salah satu mata rantai dari jaringan besar yang terdiri atas pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.<br><br>Posisinya berada di tengah.<br><br>Membangun Dialog, Menghimpun Gagasan<br><br>Peran tersebut dijalankan melalui dialog, pengumpulan gagasan, serta perumusan formulasi yang dapat dikerjakan secara bersama-sama.<br><br>Dengan kata lain, kekuatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan terletak pada kewenangan untuk memerintah semua pihak, tetapi pada kemampuannya membangun jembatan kolaborasi.<br><br>Berbagai gagasan kemudian dirumuskan untuk dikerjakan bersama dalam semangat kolaborasi, dengan tujuan yang selaras dengan prinsip pengelolaan taman bumi atau geopark.<br><br>Perlahan, masyarakat pun mulai memahami posisi tersebut.<br><br>Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan tempat untuk melempar seluruh persoalan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>. Namun, lembaga ini dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pihak ketika sebuah persoalan membutuhkan dialog dan kerja bersama.<br><br>Tantangan untuk Terus Berbenah<br><br>Besarnya harapan publik pada akhirnya menjadi tantangan sekaligus kesempatan.<br><br>Tantangan, karena ekspektasi masyarakat harus ditempatkan sesuai dengan fungsi dan kapasitas kelembagaan.<br><br>Kesempatan, karena tingginya perhatian masyarakat terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera menunjukkan bahwa isu pengelolaan kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> memiliki ruang besar untuk terus dibicarakan secara terbuka.<br><br>Karena itu, Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.<br><br>Kemampuan membangun komunikasi, mempertemukan kepentingan, menghimpun gagasan, dan merumuskan langkah kolaboratif menjadi bagian penting dari perjalanan lembaga ini.<br><br>Sebab, pengelolaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark bukan pekerjaan satu lembaga.<br><br>Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> terlalu besar untuk dikelola sendirian.<br><br>Ia membutuhkan banyak tangan, banyak gagasan, dan terutama kemauan untuk bekerja bersama.rel<br><br>Oleh: Tikwan Raya Siregar<br>Tim Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3797_Danau-Toba-Keruh--Kebakaran--Sampah--Kenapa-Semua-Mengarah-ke-Toba-Caldera-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/66818/danau-toba-keruh-kebakaran-sampah-kenapa-semua-mengarah-ke-toba-caldera/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN&ndash; JNE Medan kembali memperkuat hubungan dengan pelanggan loyal melalui JLC Member Gathering 2026 yang mempertemukan 20 Top Member JNE Loyalty Card (JLC) di Grand Fix Resto &amp; Lounge, Medan. JLC Member Gathering 2026 merupakan bentuk apresiasi JNE kepada para member JNE Loyalty Card sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat koneksi, membangun kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan bisnis para pelaku usaha.<br><br>Mengusung tema &quot;Connect, Collaborate, Grow&quot;, kegiatan ini menghadirkan ruang bagi para member untuk mendapatkan wawasan seputar bisnis, digital marketing, inovasi layanan JNE, sekaligus memperluas networking dan berbagi pengalaman antarpelaku usaha. Setelah hadir di sejumlah kota dalam rangkaian tahun ini, Kota Medan menjadi kota ke-7 penyelenggaraan JLC Member Gathering 2026, sekaligus menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan JNE dengan para member dan komunitas brand owner di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Davis Gunawan, Research &amp; Product Division Head, Dodik Kurniawan, Plt. Customer Loyalty Department, serta Yusran, Kepala Cabang JNE Medan.<br><br>Yusran menyampaikan bahwa setiap pengiriman yang dipercayakan pelanggan memiliki nilai lebih dari sekadar sebuah paket karena membawa kepercayaan dan harapan customer. &quot;Kegiatan ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan masukan dari para member. Kami berharap para Top Member dapat terus mempertahankan kepercayaannya kepada JNE dan tumbuh bersama dengan meningkatkan aktivitas pengirimannya.&quot;<br><br>Sementara itu, Davis Gunawan mengapresiasi antusiasme para brand owner dan reseller yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan JNE dengan customer loyal tidak hanya sebatas hubungan antara perusahaan dan pelanggan. &quot;Bagi kami, customer loyal bukan hanya pelanggan, tetapi juga teman untuk tumbuh dan berkembang bersama. JNE bukan hanya sekadar mengantarkan paket, tetapi juga ingin menjadi bagian dari perjalanan customer dalam mengantarkan kebahagiaan kepada orang lain.&quot;<br><br>Salah satu member loyal JNE Medan, Rifai Muda Harahap, S.Hut., founder Garuda Sains Indonesia dan Medan Cetak, yang telah menggunakan layanan JNE sejak sekitar tahun 2020, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. &quot;Saya merasa sangat diapresiasi karena diberikan kesempatan untuk berbagi inspirasi mengenai perjalanan bisnis GSI. Agenda ini sangat insightful dan memberikan banyak manfaat. Kami bisa bertemu dengan para pengusaha dan memperluas networking. Terima kasih kepada JNE atas program yang sangat bermanfaat ini.&quot;<br><br>Kegiatan semakin semarak dengan sesi doorprize dan makan siang bersama. Salah satu member, Dedek Novia, yang bergerak di bidang produk suplemen, turut mengungkapkan kebahagiaannya dapat menjadi bagian dari JLC sekaligus membawa pulang hadiah doorprize.<br>&quot;Terima kasih banyak untuk JNE, khususnya JLC, karena sudah mengundang saya. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari JLC. Semoga JNE semakin sukses dan terus memberikan program-program menarik untuk para member JLC ke depannya.&quot;<br><br>Melalui konsep Connect, Collaborate, Grow, JNE Medan berkomitmen menjadikan JLC tidak hanya sebagai program loyalitas, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama customer, khususnya para brand owner.<br><br>JNE Loyalty Card (JLC) merupakan program loyalitas JNE yang telah diluncurkan sejak 2009. Di Medan, JLC kini memiliki sekitar 35.000 member dengan berbagai program dan manfaat menarik, termasuk penukaran poin dengan gadget, voucher belanja, tiket menonton, hingga perlengkapan rumah tangga.<br><br>Bagi JNE Medan, hubungan dengan customer tidak berhenti ketika paket berhasil dikirim. Setiap paket membawa cerita, harapan, dan kebahagiaan. Karena itu, menjaga kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting dalam perjalanan JNE untuk terus tumbuh dan memberikan pengalaman layanan terbaik.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8488_JNE-Medan-Gelar-JLC-Member-Gathering-2026-Perkuat-Kolaborasi-dan-Pertumbuhan-Bisnis-Bersama-Pelanggan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66817/jne-medan-gelar-jlc-member-gathering-2026perkuat-kolaborasi-dan-pertumbuhan-bisnis-bersama-pelanggan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 21:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Dalam pelantikan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menekankan pentingnya target capaian pembangunan yang terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).<br><br>Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (18/9/2026). Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, serta Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.<br><br>"Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggungjawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur Surya, Pj Sekdaprov Timur Tumanggor serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.<br><br>Dalam sambutannya, Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution menekankan pentingnya target capaian pembangunan di setiap sektor. Pada sektor pariwisata, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tepat agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut terus meningkat.<br><br>"Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut," jelas Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> juga menekankan perlunya perencanaan yang baik dan penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Menurutnya, pengembangan pariwisata juga membutuhkan kolaborasi dengan OPD lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pendukung utama.<br><br>"Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 Juta, dan kita hanya 10 persennya. Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, dimana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf," jelas Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.<br><br>Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut dinilai penting, terutama dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait stabilitas harga bahan pokok.<br><br>"Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis," ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.<br><br>Sementara itu, kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran dalam setiap kegiatan. Belanja pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.<br><br>"Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK," sebut Gubernur.<br><br>Senada dengan pesan tersebut, Kepala Disbudparekraf Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi Gubernur Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution. Pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, terutama untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4764_Gubernur-Bobby-Nasution-Lantik-Tiga-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama--Tekankan-Target-Pembangunan-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66816/gubernur-bobby-nasution-lantik-tiga-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-tekankan-target-pembangunan-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Gerak cepat jajaran Polsek Medan Area dalam menangani laporan dugaan pencurian mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah A]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Gerak cepat jajaran Polsek Medan Area dalam menangani laporan dugaan pencurian mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi Sumatera Utara.</p>Apresiasi tersebut disampaikan setelah dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian di rumah Sekretaris DPD ARUN Sumut, kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, berhasil diamankan polisi.</p><br>Kedua terduga pelaku diamankan Tim Reserse Polsek Medan Area di sekitar lokasi kejadian pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.<br>Penindakan tersebut dilakukan di bawah komando langsung Kanit Reserse Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri, SH, MH, bersama Katim Aiptu Wagimin Sugito, SH.</p><br>Ketua DPD ARUN Provinsi Sumatera Utara, Jejen Kusmawan, ST, SH, MKn, melalui Sekretaris DPD ARUN Sumut, Agus Suriyono, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Medan Area.</p><br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Medan Area atas respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,&quot; ujar Agus.</p><br>Menurutnya, respons cepat aparat kepolisian menjadi hal penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.</p><br>Agus berharap keberhasilan pengungkapan kasus tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan angka kriminalitas.<br>&quot;Kami berharap tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polsek Medan Area khususnya, Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dapat ditekan seminimal mungkin. Masyarakat tentu berharap terciptanya situasi yang aman dan kondusif,&quot; katanya.</p><br>Agus juga berharap koordinasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum terus diperkuat. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam melaporkan setiap dugaan tindak pidana sangat penting untuk membantu terciptanya keamanan lingkungan.</p><br>Sementara itu, terhadap dua orang yang telah diamankan, proses hukum selanjutnya ditangani pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_837_Gerak-Cepat-Polsek-Medan-Area--Dua-Terduga-Pencuri-Rumah-Sekretaris-ARUN-Sumut-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66815/gerak-cepat-polsek-medan-area-dua-terduga-pencuri-rumah-sekretaris-arun-sumut-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI]]></title>
            <description><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI1.DhandhanggulaSamya sowan dhateng Sitihinggil, Kraton Surakarta Hadiningrat, Bangsal Sewayana gedhe, Prasetya Jeng ]]></description>
            <content><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Samya sowan dhateng Sitihinggil, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Bangsal Sewayana gedhe, <br>Prasetya Jeng Sinuwun, <br>Prasapa ing manguntur tangkil, <br>Dhuwur sela tri denta,<br>Sumpah suci tuhu,<br>Lenggah minangka   narendra, <br>Binathara mbahu dhendha nyakrawati, <br>Sunan Paku Buwana. <br><br>Titi wanci sengkalan wigati, <br>Manising netra lilaning puja, <br>Tumpak Kasih ari moncer, <br>Nuju rolikur Mulud, <br>Wus pinilih dina linuwih, <br>September tanggal lima, <br>Tahune nem likur, <br>Setu Kliwon kalampahan, <br>Jumenengan jangkep genep genah yekti, <br>Miturut paugeran. <br><br>Gegebengan wedharan narpati, <br>Nata ambeg adil paramarta, <br>Wulang wewarah rinonce, <br>Angger anggering hukum, <br>Bawa laksana lan ber budi, <br>Netepi pangandika,<br>Medhar sabda arum,<br>Gancar lancar anggeganjar, <br>Sri narendra Surakarta amastuti, <br>Memayu hayuning rat.<br><br>Binarunging myang larasing gendhing, <br>Monggang ngumandhang ing awang awang, <br>Munya sigrak carabalen, <br>Amemuji ganda mastuti, <br>Gembira puspawarna,<br>Sri Katon mangungkung, <br>Kodhok ngorek sung prebawa, <br>Calapita gleyong udan anyartani, <br>Tindake sri narendra.<br><br>Tata cara rahayu lestari,<br>Gelar ringgit winastan ruwatan, <br>Sudamala lakon awet, <br>Prameswari Hyang Guru, <br>Luwar ruwet Dewi Pramoni,<br>Sri Susilo ki dalang, <br>Ngembani Sinuwun, <br>Benjang samangsa wisudan, <br>Munggah inggil sewayana sitihinggil, <br>Manggih tata raharja.<br><br>Kanjeng Sunan siram jamas aglis, <br>Gusti Wandansari gya mranata, <br>Wayah anglonge srengenge,<br>Dumugi serep surup, <br>Waranggana wiyaga muji, <br>Mbrengengeng santi mulya, <br>Karaton pikantuk, <br>Kawibawan kawidadan, <br>Abdi dalem sentana pangarsa mukti, <br>Kabagyan kaluhuran.<br><br>Nganti malem ing midodareni, <br>Palenggahan sasana sewaka, <br>Bedhaya ketawang gladhen, <br>Parasdya dalem agung, <br>Lenggah dhampar kencana rukmi,<br>Lenggahan ing paningrat, <br>Nenging cipta kalbu, <br>Jajar jajar nguntarasana, <br>Para abdi dalem  sluku ing maligi, <br>Minta sih panuwunan. <br><br>Pangastuti dugi madya ratri,<br>Kanjeng Sunan mesu jejibahan, <br>Kanca kaji sami ndherek, <br>Narendra sru tuwajuh, <br>Masjid Paramasana mligi, <br>Ambengati sang nata, <br>Sembahyang tahajjud, <br>Maos kitab suci Quran, <br>Jroning kapti murih gancaring pakarti,<br>Sembada kang sinedya.<br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Narpatmaja Surakarta, <br>Gusti Suryo Suharto dhasar wasis,<br>Olah seni adi luhung, <br>Mardi rehing kagunan, <br>Cekap cukup sakehing wignyan kacakup, <br>Sarat adat istiadat, <br>Kasantikan lahir batin. <br><br>Paku Buwono Telulas, <br>Amisuda Pangeran Mangkubumi, <br>Minangka atmaja sepuh,<br>Wenang nglintir sang nata, <br>Wengkon wengku mengko bakal dadi ratu, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Sugeng mbawahi sesami. <br><br>Santana abdi pangarsa, <br>Kanjeng Gusti Pangeran Hangabehi, <br>Payung agung sinengkuyung, <br>Jejering pengayoman, <br>Mawi wayah lumaku wahyaning wahyu, <br>Marak cerak martotama, <br>Keprabon katitik becik. <br><br>Kaleksanan palakrama, <br>Raden Ayu Siti Zainab pilih, <br>Garwa jujur agung luhur, <br>Pinanggih bagya mulya, <br>Setya tuhu atut runtut siyang dalu, <br>Ayem tentreming bebrayan, <br>Tutug momong putra putri. <br><br>Wusnya tampi kanugrahan, <br>Tatas titis jangkeping samukawis,<br>Selehing pandulu kalbu, <br>Kulawarga rinengga, <br>Jeng Aruming Larasati Kusumaningrum, <br>Raja putra Surakarta, <br>Suryo Muhammad Ibrahim. <br><br>Kinarya tepa tuladha, <br>Bibit kawit boboting urup urip, <br>Babad bebed budi sadu, <br>Mangka kaca benggala,<br>Pasuwitan abdi gumreget gumregut, <br>Paugeran kasentanan, <br>Guyub rukun golong gilig. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Kanjeng Kyai Udan Arum, <br>Kanjeng Kyai Udan Asih, <br>Yasan Dalem Kaping Sanga, <br>Jeng Sinuwun Bangun Puri, <br>Gusti Raden Mas Duksina, <br>Suka yasa pabrik gendhis.<br><br>Daya gamelan mangungkung, <br>Udan arum aweh wangi, <br>Dhateng Kraton Surakarta, <br>Sentana pangarsa abdi, <br>Sigrak gumyak enak penak, <br>Jejeg pribadi mandiri. <br><br>Lamun gamelan tinabuh, <br>Udan asih tumrap dasih, <br>Sumawuring rasa welas, <br>Daya dinayan sesami, <br>Gawa gawe kewajiban, <br>Ngayahi pakaryan nagri. <br><br>Kyai Manis Rengga  semu, <br>Kaendahan edi peni, <br>Rerengganing dhatulaya, <br>Sesawangan sarwa manis, <br>Katinon saking mandrawa, <br>Paheman pra dewa dewi. <br><br>Carabalen gathuk mathuk, <br>Panyutra busana kuning, <br>Gambyong panonthong munya,<br>Klenang klenut sung pepeling, <br>Kempul gong laras rinengga, <br>Kendhang loro jaler estri. <br><br>Matumpa sambung sumambung, <br>Pagelaran sitihinggil, <br>Kamandhungan Balerata, <br>Marakata Sri Manganti, <br>Dugi bangsal sewayana, <br>Anglangkungi lawang gapit.<br><br>4.<br>Durma <br><br>Sunan Paku Buwono Kaping Patbelas, <br>Tumuju dhateng Masjid, <br>Sarana ngibadah, <br>Narendra trah Mataram, <br>Nindakake Jumatan wajib, <br>Kanthi jamaah, <br>Urut runtut prayogi. <br><br>Masjid Agung Surakarta Hadiningrat, <br>Masjid Laweyan Pengging, <br>Masjid Langenharja, <br>Masjid Ki Ageng Sela, <br>Masjid Kuthagedhe tumuli, <br>Demak Bintara,<br>Sareng kawula dasih. <br><br>Dedalane tumuju brayan kamulyan, <br>Sinuwun mesu budi, <br>Sanggar pamelengan, <br>Panggung Sangga Buwana, <br>Nenging cipta lerem ing galih,<br>Murih raharja, <br>Suluh selehing urip. <br><br>Sri narendra lelana tepi samudra, <br>Reresik pinggir gisik,<br>Ing Parang Kusuma, <br>Lelaku tapa brata, <br>Ratu Kencana Hadisari, <br>Dadya kepranan, <br>Kedhaton jalanidhi.<br><br>Caos dhahar konjuk dhateng kiblat papat, <br>Sunan Lawu rumiyin, <br>Brawijaya gangsal, <br>Alas Kredha Wahana, <br>Katut Dewi Kala Yuwati, <br>Laut Selatan, <br>Sekar Dhaton Merapi. <br><br>Tata cara run tumurun nak tumanak, <br>Jeng Sinuwun memetri, <br>Kehing kapitayan, <br>Karaton pengayoman, <br>Warna warna nggabuh Hyang Widhi,<br>Pamurba gesang,<br>Sangkan paran dumadi.<br><br>5.<br>Megatruh<br><br>Kanjeng Sinuwun Surakarta nenuwun, <br>Negari suka basuki, <br>Sadarum kuncara arum, <br>Enget lampahan kawuri, <br>Kerep anandhang prihatos. <br><br>Kang karuhun yayah rena anenuntun, <br>Andhawuhi mawas diri, <br>Pandulu ambu pangrungu, <br>Sapecak dugi prayogi, <br>Penggalih eling waspaos. <br><br>Agung luhur gegayuhan kang sempulur, <br>Kuat tekading pambudi, <br>Temu udhu bahu suku, <br>Ngrampungi kabeh pakarti, <br>Nadyan kahanan rekaos. <br><br>Taksih timur Jeng Sunan antuk pitutur, <br>Serat Wulangreh Centhini, <br>Wulang putra sana sunu, <br>Dewaruci Candrarini, <br>Reriptan pujangga katong. <br><br>Wus misuwur tumrap wejangan leluhur, <br>Ngegungna laku prihatin, <br>Ing wana gung liwang liwung, <br>Tarak brata mesu budi, <br>Sastra piwulang angemot. <br><br>Barang kawruh pangawikan lereh luruh, <br>Bebrayan sambet sesami, <br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Gancar lancaring pakarti, <br>Mangkya Sinuwun sumorot. <br><br>Dagang bakul tani tukang sing pinunjul, <br>Prayogane den lakoni, <br>Sapa weruh tambel butuh, <br>Jeng Sinuwun nayogyani, <br>Amrih sumunaring pamor.<br><br>6.<br>Maskumambang<br><br>Jeng Sinuwun njajah desa milangkori, <br>Tedhak kutha Panaraga, <br>Pajimatan Tegalwangi, <br>Tlatah Nganjuk ing bang wetan. <br><br>Nalikane Pakasa Pang Wonogiri, <br>Ngadani pesta kepyakan, <br>Jeng Pangeran Mangkubumi, <br>Mandhegani upacara. <br><br>Ngeling eling Sinuwun tedhak ing Pengging, <br>Sebaran apem keyong mas, <br>Pindha paring udhik udhik, <br>Sagung titah ngalap berkah. <br><br>Ing Jatinom Ya Kowiyu duking nguni, <br>Kyai Ageng Gribig mejang,<br>Kirab apem saben warsi,<br>Jeng Sinuwun  kersa tedhak.<br><br>Kabupaten Panaraga kang wigati, <br>Hadeging kang dhatulaya, <br>Kanjeng Sinuwun kaping dwi, <br>Dangu anggone mesanggrah.<br><br>Sri Ratu Kencana Amangkurat Jawi, <br>Bupati Tirtakusuma, <br>Tlatah Kudus den tedhaki,<br>Mahargya warga Pakasa.<br><br>7.<br>Gambuh<br><br>Busana sarwa besus, <br>Katon alus priyayine bagus, <br>Kanjeng Sunan Paku Buwono marisi,<br>Nyata darahe ngaluhur, <br>Tinonton tetep mencorong.<br><br>Karep kerep sesurup, <br>Arep urup sumunar  sumurup, <br>Gemi ngati ati tumata nastiti, <br>Jeng Sinuwun kebak kayun,<br>Kayungyun dadyo pengayom. <br><br>Donga puji pinunjul , <br>Jangka unggul panjakaning kabul, <br>Tata titi terus permana permati, <br>Kadhaton banjur binangun, <br>Surakarta gya kesohor.<br><br>Arah sajuru juru, <br>Pra sedulur gawa gawe makmur, <br>Among dagang among daya among tani, <br>Jeng Sinuwun guyub rukun, <br>Darma bakti gotong royong. <br><br>Winastan bandha bandhu, <br>Sawab ratu lumaku tinuku, <br>Mangastuti wakili Sang Hyang Widhi, <br>Sepuh wutuh tetep tangguh, <br>Tatanane tanggap tanggon.<br><br>Taman temen tinemu, <br>Trus tinempuh mawi lenggah lungguh, <br>Lageyane para abdi merak ati, <br>Kekadangan kayat kayun, <br>Sinandi gambaran kayon.<br><br>8.<br>Pucung<br><br>Jeng Sinuwun rinten dalu trus nenuwun, <br>Marang murbeng gesang, <br>Pamikir jagad sakalir,<br>Sinugata antuk panjurung kawula. <br><br>Munggah dhuwur Karaton tambah misuwur, <br>Kaonang ngumandhang, <br>Sami caos bulu bekti, <br>Mingset mlampah ngalap berkah tikel kathah.<br><br>Patut runtut abdi dalem mbangun turut, <br>Sangga sesanggeman, <br>Sinunggi pinundhi pundhi, <br>Samya setya santi rumeksa saraya.<br><br>Warah weruh wulangane larah luruh, <br>Lurus laris laras, <br>Wedana mantri bupati, <br>Pangreh praja saiyek saeka praya. <br><br>Desa gunung kutha ngakutha nyengkuyung, <br>Sagunging kawula, <br>Jejel riyel pacak baris, <br>Kanjeng Sunan sinartanan kayuwanan. <br><br>Turut lurung tela puhung pari jagung, <br>Uwohing ngrembaka, <br>Karaton yekti mberkati, <br>Pra kawula ginanjar sakeh nugraha.<br><br>9.<br>Asmarandana<br><br>Kanjeng Sunan welas asih, <br>Sentana abdi pangarsa, <br>Jawat asta gandheng renteng, <br>Paguyuban pra kawula, <br>Manunggal jiwane kempal,<br>Sunan ber bandha ber bandhu, <br>Ing cipta ndherek suwita. <br><br>Ngungak bobot bebet bibit, <br>Bobot kebak ing kawignyan,<br>Ngeleng ngelung ngarah ngore,<br>Bebet sasana hartaka,<br>Pawitane sanak kadang, <br>Bibit trah rembesing madu, <br>Nyata darahing kusuma. <br><br>Sunan winasis lumaris, <br>Sambet mitra kekadangan, <br>Regeng gayeng sugeng  rame, <br>Ngayahi pakaryan pura, <br>Pepuntoning laku tama, <br>Samya jumurung nyengkuyung, <br>Kanugrahan Kanjeng Sunan.<br><br>Mardi sasmita jinarwi, <br>Jeng Sunan sampun wikan, <br>Nadyan ijen terus gladhen, <br>Terampil rikat trengginas, <br>Minangka pangarsa praja, <br>Solah bawa bakal tunut, <br>Kinarya kaca benggala. <br><br>Menep weninging penggalih, <br>Kanjeng Sunan kaleksanan, <br>Umyung gangsa beri bendhe, <br>Suling peling nut wirama, <br>Warata dugi sapraja, <br>Suwara gumyak gumuruh,<br>Muncar gebyar sru sumunar.<br><br>Sri narpati sru nelahi,<br>Paadhang jingglang jagad raya, <br>Kutha desa gunung ngare, <br>Nyawiji ing pasuwitan, <br>Kanthi lila lan legawa, <br>Dhumateng narendra agung, <br>Surakarta Hadiningrat. <br><br>10.<br>Sinom<br><br>Kapurwakan Grebeg Sura, <br>Tata cara ganti warsi, <br>Kyai Slamet cucuk lampah, <br>Kutha Sala den ubengi, <br>Lampah samargi margi, <br>Puter tepung gelang kemput,<br>Pendherek sung pamuja, <br>Wiwit wanci madya ratri, <br>Kersa ngarak penak jenak trus pinarak.<br><br>Penget hadeging negara, <br>Kalih dasa Pebruari, <br>Pitulas sekawan gangsal,<br>Sura pitulas katiti, <br>Paku Buwono ping dwi, <br>Trah Kraton Surakarta, <br>Wilujengan jenang manis, <br>Pangandikan pangageng warta barikan.<br><br>Wana Karandha Wahana, <br>Bathari Kala Yuwati, <br>Serah srahan daging mentah, <br>Katlah slametan negari, <br>Pra sentana ngadani,<br>Sinebut maesa lawung,<br>Budi Arab Hindustan, <br>Puja puji pangastuti, <br>Nuli maca prastawa lakon narendra. <br><br>Nyadran sowan pajimatan, <br>Leluhur sampun suwargi, <br>Puralaya Pajimatan, <br>Laweyan pujangga Pengging, <br>Ngerang Sela Penjawi, <br>Panaraga Tarub Butuh, <br>Amangkurat ing Tegal, <br>Minulya nata Mentawis, <br>Surakarta Hadiningrat rum kuncara. <br><br>Pahargyan wulane pasa, <br>Lailatul Qodar nenggih, <br>Sajroning wanci Ramadan, <br>Siyam dumugi sesasi,<br>Meper hardaning diri, <br>Winastan malem selikur, <br>Tumpeng sewu diarak, <br>Ngibadah kaum Muslimin, <br>Surakarta masjid agung lumaksana. <br><br>Upacara grebeg bada, <br>Perayaan idul fitri, <br>Ngarak pareden gunungan, <br>Hasil bumi warni warni, <br>Tahlil tahmid lan takbir, <br>Ngumandhang sajuru juru, <br>Apura ingapura, <br>Taline silaturahmi, <br>Tanah Jawa mbabar piwulang agama.<br><br>11.<br>Mijil<br><br>Pahargyan wiyose Kanjeng Nabi, <br>Mirunggan kelakon, <br>Wus kaloka gerebeg sekaten, <br>Pasar malem tinata sesasi, <br>Kyai Guntur Sari, <br>Nabuh Guntur Madu. <br><br>Sasi besar tumrap tiyang Jawi, <br>Pancen entheng abot, <br>Krana padha duwe gawe gedhe, <br>Samukawis metu dana picis, <br>Grebeg besar  yekti, <br>Ana Masjid Agung. <br><br>Kanjeng Sunan terus mandhegani, <br>Upacara Kraton, <br>Siyang ratri miwah enjang sore, <br>Anut punjering budaya Jawi, <br>Basuki lestari, <br>Hayu run tumurun.<br><br>Surakarta Hadiningrat pilih, <br>Bibit bebet bobot, <br>Kinen bisa mangkin jejer moncer, <br>Genah mimbuhi tepa palupi, <br>Tumraping sesami, <br>Dadya payung agung.<br><br>Sagung para abdi dalem sami, <br>Prayogi wigatos, <br>Andum gawe mapan kana kene, <br>Kabudayan Jawi tuwuh semi,<br>Ndherek sri narpati, <br>Jeng nata Sinuwun. <br><br><br>Surakarta Hadiningrat, Jumat Pon 18 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7577_MBAHU-DHENDHA-NYAKRAWATI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66814/mbahu-dhendha-nyakrawati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></title>
            <description><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional berwawasan internasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Cheng Wei Global Co., Ltd. (Man-Strong Manpower Mgt. Co., Ltd.) yang menawarkan program magang bagi mahasiswa UNPAB di industri perhotelan dan pariwisata Taiwan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Kamis (17/9/2026).<br><br>Audiensi ini membahas peluang penyelenggaraan program internship mahasiswa UNPAB di sejumlah industri perhotelan dan pariwisata di Taiwan. Pertemuan dipimpin Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M., serta dihadiri Siti Anisah, S.T., M.T., selaku Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Anggi Pratama Nasution, S.E., M.Si., selaku Kepala Sekretariat Universitas; Reza Juliangga, S.T., M.Sc., selaku Kepala Urusan Administrasi dan Keberlanjutan Kerjasama; Jodi Hendrawan, S.Kom., M.Kom., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan, serta perwakilan Cheng Wei Global.<br><br>Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman kerja lintas budaya, meningkatkan kemampuan bahasa asing, serta mengenal dunia kerja profesional di industri pariwisata Taiwan. Program ini juga didukung fasilitas akomodasi selama mahasiswa menjalani masa magang.<br><br>Program magang yang ditawarkan menyasar mahasiswa aktif berusia 18&ndash;20 tahun yang terdaftar pada PDDikti, memiliki kemampuan dasar Bahasa Inggris minimal setara A1, serta berasal dari bidang Hospitality, Tourism, Language, atau Management. Durasi magang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni satu hingga satu setengah tahun untuk Diploma dan dua tahun untuk Sarjana.<br><br>Selama program berlangsung, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung pada posisi Housekeeping, Waiters, dan Kitchen Helper di industri perhotelan. Peserta juga memperoleh tunjangan magang sebesar NTD 29.500 per bulan, akomodasi asrama, makan dua kali sehari atau subsidi makan apabila tidak disediakan, serta sejumlah fasilitas pendukung sesuai ketentuan program.<br><br>Kesempatan tersebut didukung jaringan Cheng Wei Global dengan sejumlah hotel bintang 4&ndash;5 di Taiwan, di antaranya Caesar Park Hotel Kenting, Lakeshore Hotel, Cozzi Hotel, Shangri-La Hotel Tainan, Gloria Hotel Group, dan Xiuxi Anping Hotel.<br><br>Audiensi ini menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam menjajaki peluang kerja sama internasional yang dapat memperluas pengalaman mahasiswa di lingkungan industri global. Pihak Cheng Wei Global menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti kerja sama penyaluran mahasiswa magang UNPAB ke Taiwan melalui pembahasan lebih lanjut.<br><br>Melalui penjajakan ini, UNPAB terus memperluas ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman lintas budaya, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara global.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1694_Buka-Akses-Karier-Global--UNPAB-Jajaki-Program-Magang-Mahasiswa-di-Industri-Pariwisata-Taiwan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66813/buka-akses-karier-global-unpab-jajaki-program-magang-mahasiswa-di-industri-pariwisata-taiwan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>