<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 11 Oct 2026 02:20:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Musda XI Golkar Asahan Resmi Dibuka, Efi Irwansyah Pane Kembali Terpilih Secara Aklamasi</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 22:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Musda XI Golkar Asahan Resmi Dibuka, Efi Irwansyah Pane Kembali Terpilih Secara Aklamasi]]></title>
            <description><![CDATA[ASAHAN &ndash Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Asahan periode 2025&ndash2030 resmi dibuka melalui pemukulan gong oleh ]]></description>
            <content><![CDATA[ASAHAN &ndash; Musyawarah Daerah (<a href="https://www.halomedan.com/tag/musda/" target="_blank">Musda</a>) XI Partai Golkar Kabupaten Asahan periode 2025&ndash;2030 resmi dibuka melalui pemukulan gong oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Viktor Silaen. Dalam musyawarah tersebut, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Asahan setelah memperoleh dukungan penuh dari seluruh pemilik suara.</p><br>Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Sabty Garden, Kisaran, Sabtu (10/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. <a href="https://www.halomedan.com/tag/musda/" target="_blank">Musda</a> XI ini berjalan aman dan lancar dengan mengusung semangat kebersamaan serta konsolidasi organisasi untuk menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan.</p><br>Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, S.Si., M.T., Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., anggota DPR RI Fraksi Golkar, perwakilan DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumut Rolel Harahap, anggota DPRD Kabupaten Asahan Fraksi Golkar, pengurus DPD Partai Golkar Asahan, perwakilan partai politik lainnya, serta tamu undangan.</p><br>Dalam arahannya, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengapresiasi kinerja DPD Partai Golkar Kabupaten Asahan yang dinilai mampu menjaga kondusivitas organisasi sekaligus mencatatkan prestasi politik. Golkar Asahan disebut menjadi salah satu daerah penyumbang suara terbesar pada Pemilu 2024 dan berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, maupun DPRD Kabupaten Asahan.</p><br>&quot;Mempertahankan kemenangan lebih sulit daripada merebutnya. Karena itu, melalui <a href="https://www.halomedan.com/tag/musda/" target="_blank">Musda</a> ini, kita harus merumuskan program kerja secara terarah dan terukur untuk lima tahun ke depan,&quot; ujar Doli.<br>Ia menegaskan, Partai Golkar merupakan milik bersama yang lahir dari aspirasi masyarakat. Karena itu, upaya membesarkan partai membutuhkan gotong royong, komitmen, dan soliditas seluruh kader.</p><br>Menurutnya, setiap langkah organisasi harus berorientasi pada kepentingan rakyat agar keberadaan partai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.</p><br>Sementara itu, Efi Irwansyah Pane menyampaikan bahwa kekuatan dan soliditas kader menjadi modal utama untuk mempertahankan kemenangan sekaligus meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar pada pemilu mendatang.</p><br>Ia mengajak seluruh kader memperkuat kebersamaan dan menjaga kekompakan dalam menjalankan roda organisasi.</p><br>&quot;Saya tidak sendiri dalam perjuangan ini. Mari kita terus berjuang bersama. Kita bangun kembali kekuatan partai untuk lima tahun ke depan dengan semangat kebersamaan dan soliditas seluruh kader,&quot; ungkapnya.</p><br>Perwakilan DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Rolel Harahap, turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Golkar Asahan merebut kembali kemenangan di daerah tersebut. Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang.</p><br>Dukungan terhadap penguatan organisasi juga disampaikan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat atas pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/musda/" target="_blank">Musda</a> XI Partai Golkar Kabupaten Asahan serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen politik dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.</p><br>&quot;Terima kasih kepada rekan-rekan partai politik yang telah banyak berkontribusi mendukung Pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan daerah yang semakin maju dan sejahtera. Semoga kepengurusan yang terpilih nantinya terus memperkuat sinergi dan mendukung berbagai program pembangunan demi kepentingan masyarakat,&quot; harap Taufik.</p><br>Rangkaian <a href="https://www.halomedan.com/tag/musda/" target="_blank">Musda</a> XI Partai Golkar Kabupaten Asahan diawali dengan tarian penyambutan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Partai Golkar, laporan ketua panitia, serta tarian kreasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan secara simbolis dibuka melalui pemukulan gong.</p><br>Terpilihnya kembali Efi Irwansyah Pane diharapkan semakin memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar Kabupaten Asahan, menjaga soliditas kader, serta mendorong peningkatan kontribusi partai dalam pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Ref</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_9910_Musda-XI-Golkar-Asahan-Resmi-Dibuka--Efi-Irwansyah-Pane-Kembali-Terpilih-Secara-Aklamasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/67007/musda-xi-golkar-asahan-resmi-dibuka-efi-irwansyah-pane-kembali-terpilih-secara-aklamasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Pekan Budaya Medan 2026, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli dan Ajak Masyarakat Rawat Warisan Leluhur</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Pekan Budaya Medan 2026, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli dan Ajak Masyarakat Rawat Warisan Leluhur]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Halomedan.comWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan budaya yang hidup di Kota Medan bisa terkikis bahkan hilang jika t]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Halomedan.com<br><br>Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas mengingatkan budaya yang hidup di Kota Medan bisa terkikis bahkan hilang jika tidak dirawat di tengah arus modernisasi. Ia mencontohkan sejumlah kesenian Melayu yang ditampilkan saat pembukaan Pekan Budaya Daerah Kota Medan 2026, yang menurutnya mungkin sudah tidak banyak dikenal masyarakat.<br><br>Pesan itu disampaikan Wali Kota saat membuka Pekan Budaya Daerah Kota Medan 2026 di Lapangan Benteng Medan, Kamis malam (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung 8&ndash;10 Oktober 2026 tersebut mengusung tema &quot;Merawat Pusaka, Menjunjung Budaya&quot; dan menjadi pelaksanaan perdana Pekan Budaya Daerah Kota Medan.<br><br>Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas bersama kelompok pemusik yang membawakan instrumen Rempak Mendai Melayu Deli. Dalam harmoni tabuhan perkusi Melayu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas tampak bermain luwes dan tidak canggung. Ia menyatu dengan irama yang dimainkan para penabuh sanggar, termasuk saat memainkan gensang dalam irama Melayu Deli. Penampilan tersebut memperlihatkan keterlibatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas dalam menghidupkan suasana pembukaan sekaligus memberi penghormatan terhadap tradisi musik Melayu yang menjadi bagian dari warisan budaya Kota Medan.<br><br>Selama tiga hari, Pekan Budaya Daerah diisi beragam pertunjukan, perlombaan, dan kegiatan budaya. Agenda yang digelar antara lain Menegakkan Keris, Berbalas Pantun Melayu, Kuliner Nasi Hadap-Hadapan Multietnis, Tari Kreasi Zapin Melayu, Kampung Budaya, serta Estafet Egrang antarpelajar SMP se-Kota Medan. Kegiatan juga melibatkan pelajar SD dan SMP serta dirangkai dengan penganugerahan kepada tokoh dan pegiat kebudayaan Kota Medan.<br><br>Dalam sambutannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> mengatakan tarian Dayang Nan Tujuh yang ditampilkan pada awal acara menjadi contoh kesenian tradisional yang perlu kembali diperkenalkan. Ia menilai sebagian besar masyarakat kemungkinan belum pernah melihat kesenian tersebut, padahal merupakan bagian dari kebudayaan Melayu yang hidup di Kota Medan dan mulai jarang ditampilkan.<br><br>&quot;Mayoritas mungkin 90 persen tidak pernah melihat tarian tersebut. Padahal sejatinya tarian tersebut adalah tarian asli dari Melayu yang mungkin hampir punah pada saat ini,&quot; ungkapnya.<br><br>Wali Kota juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan bersama para tokoh budaya terus memperkenalkan dan mempromosikan berbagai kebudayaan yang ada, terutama kesenian yang mulai jarang ditampilkan dan berisiko terlupakan oleh generasi muda.<br><br>Ia juga meminta para tokoh kebudayaan dilibatkan dalam menyusun perencanaan kegiatan untuk tahun-tahun berikutnya. Masukan mengenai kegiatan yang perlu digelar, menurutnya, perlu dituangkan dalam rancangan agar pelestarian budaya tidak berhenti pada satu perhelatan, tetapi terus berkembang dan dapat dirasakan masyarakat.<br><br>&quot;Kami minta dituliskan apa yang perlu dan penting agar nantinya acara-acara kebudayaan kita benar-benar bisa dirasakan dan tetap bisa eksis di dunia modern seperti ini,&quot; ujarnya.<br><br>Menurut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, pelestarian budaya tidak hanya berfokus pada seni kontemporer dan tarian populer. Kesenian tradisional yang memiliki nilai sejarah maupun kesakralan juga perlu mendapat ruang, termasuk berbagai kebudayaan lain yang hidup dan berkembang di Kota Medan.<br><br>&quot;Jangan sampai kebudayaan kita terkikis satu per satu hingga akhirnya menghilang. Apa yang kita lihat hari ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga agar anak-anak dan cucu kita tetap mengenal budaya daerahnya,&quot; pesannya dalam perhelatan yang dihadiri para seniman dan budayawan, Asisten Sekretariat Daerah Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, serta camat se-Kota Medan.<br><br>Dalam kegiatan itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menyerahkan Sertifikat Anugerah Tokoh Penggiat Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026 kepada 25 tokoh, antara lain Prof. Dr. phil. Ichwan Azhari, M.S., T. M. Muhar Omtatok, dan Teja Purnama Lubis.<br><br>Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kontribusi, dan peran nyata mereka dalam pelestarian, pengembangan, serta pemajuan kebudayaan di Kota Medan.<br><br>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution berharap Pekan Budaya Daerah dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan berbagai perbaikan. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi serta kreativitas bagi pelajar, seniman, dan masyarakat untuk melestarikan budaya sekaligus memperkuat karakter generasi muda.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_3257_Buka-Pekan-Budaya-Medan-2026--Rico-Waas-Main-Gendang-Melayu-Deli-dan-Ajak-Masyarakat-Rawat-Warisan-Leluhur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/67006/buka-pekan-budaya-medan-2026-rico-waas-main-gendang-melayu-deli-dan-ajak-masyarakat-rawat-warisan-leluhur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Akademisi USU Apresiasi Program Tebus Ijazah Rico Waas, Dorong Siswa Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Akademisi USU Apresiasi Program Tebus Ijazah Rico Waas, Dorong Siswa Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu ]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui program tebus ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.<br><br>Menurut Roy, program tersebut merupakan langkah konkret dalam membantu masyarakat mengatasi persoalan biaya pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Medan.<br><br>Ia menilai, ijazah merupakan dokumen penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, persoalan biaya yang menghambat pengambilan ijazah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.<br><br>Roy mengatakan, program tebus ijazah juga sejalan dengan tujuan pendidikan, yakni mengembangkan potensi diri, membentuk kepribadian, serta mempersiapkan generasi muda agar mandiri dan mampu menjalani kehidupan.<br><br>Menurutnya, akses terhadap ijazah dapat membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan sekolah atau mendapatkan pekerjaan yang layak, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.<br><br>Meski demikian, Roy mengingatkan agar program yang menggunakan anggaran Pemerintah Kota Medan tersebut diawasi secara ketat oleh Wali Kota Medan. Pengawasan diperlukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.<br><br>&quot;Program tebus ijazah ini menggunakan anggaran Pemko Medan. Jangan sampai program ini dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menjadi ladang transaksional. Kalau itu sampai terjadi, maka nama baik Wali Kota Medan juga yang akan jelek,&quot; tegasnya.<br><br>Roy berharap program tebus ijazah dapat dilaksanakan secara transparan dan berkelanjutan, sehingga benar-benar membantu siswa kurang mampu memperoleh haknya serta membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan taraf hidup. [R]]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2565_Akademisi-USU-Apresiasi-Program-Tebus-Ijazah-Rico-Waas--Dorong-Siswa-Kurang-Mampu-Lanjutkan-Pendidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/67005/akademisi-usu-apresiasi-program-tebus-ijazah-rico-waas-dorong-siswa-kurang-mampu-lanjutkan-pendidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Duta Besar Jepang Ueno Atsushi Menerima Natalia Tjahja Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Duta Besar Jepang Ueno Atsushi Menerima Natalia Tjahja Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, Indonesia &mdash Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yang Mulia Ueno Atsushi, menerima kunjungan Natalia Tjahja, Pendiri Maria Moni]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, Indonesia &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Jepang untuk Indonesia, Yang Mulia Ueno Atsushi, menerima kunjungan Natalia Tjahja, Pendiri Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencetus 100 CTFP (100 Celebrities Talk for Para Athletes), dalam sebuah pertemuan di kediaman <a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Jepang di Jakarta menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Ueno menerima Natalia sebagai bentuk apresiasi atas perannya sebagai pencipta lagu anthem Asian Paralympic Committee (APC), yang akan diperdengarkan pada upacara pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 pada 18 Oktober 2026.<br><br>Natalia menyampaikan rasa terima kasih kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Ueno dan Kedutaan Besar Jepang atas kesediaan mereka menyimpan buku tentang Maria Monique Last Wish Foundation selama 15 tahun.<br><br>Sebagai pencipta, sutradara, dan produser film nirlaba Movie Boccia, Natalia memperkenalkan film tersebut, yang menyoroti perjuangan dan pencapaian atlet boccia dari 10 negara, termasuk Jepang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas prestasi luar biasa Indonesia dalam cabang olahraga boccia, termasuk keberhasilannya menjadi juara dunia. <a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Ueno turut menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Indonesia dalam olahraga boccia.<br><br>Natalia juga memperkenalkan sejumlah tokoh terkemuka yang telah mendukung 100 CTFP, di antaranya:<br><br>- Suryo Pratomo ( mantan <a href="https://www.halomedan.com/tag/duta/" target="_blank">Duta</a> Besar Indonesia untuk Singapura) , duta besar pertama di dunia yang mendukung dan turut meluncurkan 100 CTFP bersama Natalia di Singapura.<br><br>- Abdulla Rafiu, Menteri Olahraga Maladewa, yang menjadi menteri pertama di dunia yang meluncurkan 100 CTFP di negaranya.<br><br>-Kementrian pertama di dunia yang mendukung 100 CTFP adalah Kementrian  Kebudayaan RI dibawah kepemimpinan Fadli Zon.<br><br>Tiga Pokok Penting yang Disampaikan Natalia<br><br>1. Mengapresiasi Tokyo sebagai Kota Inklusif yang Luar Biasa<br><br>Natalia menyampaikan ucapan selamat kepada Tokyo atas pencapaiannya yang luar biasa dalam bidang inklusi. Ia menyoroti penilaian 10,5 dari 10 yang diberikan oleh Andrew Parsons, Presiden International Paralympic Committee (IPC), terhadap Tokyo.<br><br>2. Mengenang Kesuksesan Paralimpiade Tokyo 2020 di Bawah Kepemimpinan Andrew Parsons<br><br>Natalia mengenang upaya tanpa kenal lelah Andrew Parsons, Presiden IPC, dalam memperjuangkan kebahagiaan dan pencapaian para atlet Paralimpiade di tengah pandemi COVID-19.<br><br>Meskipun ditunda selama satu tahun, Paralimpiade Tokyo 2020 akhirnya terselenggara dengan kesuksesan luar biasa. Ajang tersebut berlangsung tanpa penonton umum dan diikuti oleh para atlet dari 162 negara, dengan dukungan dari Kaisar Naruhito dan Jepang sebagai negara tuan rumah.<br><br>Pada Mei 2025, Kaisar Naruhito menganugerahkan Grand Cordon of the Order of the Rising Sun kepada Andrew Parsons sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasanya dalam menciptakan sejarah bagi gerakan Paralimpiade.<br><br>3. Memperkenalkan 100 CTFP melalui Dua Kartu Pesan tokoh dunia.<br><br>Natalia memperkenalkan dua kartu 100 CTFP yang menampilkan pesan dari tokoh-tokoh terkemuka dalam gerakan Paralimpiade dunia, yaitu kartu Andrew Parsons, Bapak 100 CTFP di Seluruh Dunia (Father of 100 CTFP Worldwide), dan kartu Miki Matheson.<br><br>Miki Matheson merupakan anggota Dewan Pimpinan IPC (IPC Governing Board), peraih medali emas Paralimpiade asal Jepang, serta salah satu tokoh penting dalam gerakan Paralimpiade Jepang melalui keterlibatannya di Japan Paralympic Committee.<br><br>Melalui kedua kartu tersebut, Natalia memperkenalkan semangat 100 CTFP, yaitu berbagi pesan  dari  para tokoh dunia  atas dedikasi dan perjuangan para atlet Paralimpiade di seluruh dunia.<br><br>&quot;Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan pertemuan ini begitu luar biasa,&quot; ujar Natalia Tjahja saat mengakhiri wawancara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5892_Duta-Besar-Jepang-Ueno-Atsushi-Menerima-Natalia-Tjahja-Menjelang-Asian-Para-Games-Aichi-Nagoya-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67004/duta-besar-jepang-ueno-atsushi-menerima-natalia-tjahja-menjelang-asian-para-games-aichinagoya-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasuwargan Paku Buwono XII</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasuwargan Paku Buwono XII]]></title>
            <description><![CDATA[Kasuwargan Paku Buwono XIIKukusing dupa kumelun. Harum mewangi ke kanan kiri. Melingkupi pajimatan Imogiri. Senin 5 Oktober 2026 doa kasuwar]]></description>
            <content><![CDATA[Kasuwargan Paku Buwono XII<br><br>Kukusing dupa kumelun. Harum mewangi ke kanan kiri. Melingkupi pajimatan Imogiri. Senin 5 Oktober 2026 doa kasuwargan konjuk Kanjeng Sri Susuhunan Paku Buwono XII. <br><br>Raja Karaton Surakarta Hadiningrat ini memerintah tahun 1945 - 2004. Mendapat jejuluk Sunan Hamardika. Jasa terbesar buat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yakni Raja pertama di dunia yang memberi pengakuan. Soekarno Hatta didukung penuh untuk memimpin kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 berjalan lancar. Karaton Surakarta Hadiningrat selalu berdoa murih wilujenge Negara Kesatuan Republik Indonesia dalah saisinipun. <br><br>Abdi dalem ulama Imogiri membaca tahlil takbir tahmid tasbeh. Mbrengengeng pindha bremara ngrabasa kusuma. Cara melantunkan doa mirip orang membaca japa mantra. Syair Islam, cengkok Jawa. Benar benar perpaduan antara agama dan budaya. <br><br>Beri berisi aneka ragam kembang. Bunga melati, mawar, kenanga. Bau semerbak. Ragam sesekaran tertata  rapi. Abdi dalem mandra budaya berbaris berjajar jajar. Dari palereman menuju kompleks kasuwargan dua belas. Waktu itu hari menjelang sore. <br><br>Hawa yang sumeles panas tiba tiba berubah menjadi sejuk. GKR Wandansari memimpin tata cara nyekar haul Sinuhun Paku Buwono XII. Bersama dengan GKR Ayu Koes Indriyah dan GKR Putri Purnamaningrum. Sentana dan abdi dalem berjalan urut patut. Dari sasana palereman melewati sasana madya. Naik ke atas menuju kaping sedasan.<br><br>Terdapat empat raja yang sedang sumare. Sinuhun Paku Buwono X, Sinuhun Paku Buwono XI, Sinuhun Paku Buwono XII dan Sinuhun Paku Buwono XIII. Raja Paku Buwono XIII wafat pada tanggal 2 Nopember 2025. Sumare bersebelahan dengan Paku Buwono XII yang surut pada tahun 2004.<br><br>Satu lokasi dengan kaping dua belas. Yaitu GKR Galuh Kencono, GKR Sekar Kencono, GKR Retno Dumilah, KGPH Haryo Mataram, KGPH Kusumoyudo. Sesabar dengan Paku Buwono XII yakni Kanjeng Ratu Ageng.<br><br>Warisan kejuangan Paku Buwono XII berlimpah ruah. Harta benda, uang, tanah, kebun, pabrik, perhiasan, gedung, kantor disumbangkan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kekuasaan Karaton Surakarta Hadiningrat diserahkan. Kewenangan diberikan. Wilayah dihibahkan. Total tanpa sisa. Tinggal Karaton Surakarta Hadiningrat sakmegaring payung. <br><br>Lila lan legawa kanggo mulyaning negara. Sampai akhir hayat kepunyaan Paku Buwono XII amat sangat terbatas. Negara Kesatuan Republik Indonesia jelas berhutang budi. Catatan sejarah itu mesti diingat dengan benar. Laras lurus leres liris. <br><br>Dinas militer Paku Buwono XII sebagai anggota TNI. Berlangsung tahun 1945  hingga 1966. Pangkat terakhir sampai Kolonel. Undur dari dinas militer bersamaan dengan Presiden Soekarno turun dari panggung politik. Rupa rupanya kesetiaan Paku Buwono XII kepada Presiden Soekarno boleh dibilang tinggi sekali. Mendhem jero mikul dhuwur.<br><br>Dua nampan emas dibawa Sinuhun Paku Buwono XII. Sumbangan untuk biaya konferensi meja Bundar di Den Haag. Selama mengikuti KMB atas biaya sendiri. Sri Mangkunegara VIII juga ikut. Delegasi KMB dari Indonesia dipimpin oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta. Jasa besar ini pantas dikenang sepanjang jaman. <br><br>Peran Sinuhun Paku Buwono XII malah meluas. Berbondong -bondong pimpinan NKRI ndherek suwita pada Karaton Surakarta Hadiningrat. Sebut saja Presiden Abdurrahman Wahid. Ketua DPR Ir Akbar Tanjung. Panglima ABRI Jenderal Wiiranto. Ketua MPR Prof Dr Amien Rais. Wakil ketua DPD AM Fatwa. Hubungan harmonis. <br><br>Strategi kebudayaan yang dilakukan oleh Sinuhun Paku Buwono XII membuat Karaton Surakarta Hadiningrat lestari. Selayaknya bila cita cita luhur itu berlanjut. Nilai kebangsaan kebudayaan berjalan beiringan. Nuting jaman kelakone. <br><br>Pengusulan gelar pahlawan nasional kerap dilakukan oleh masyarakat umum. Tahun 2012 dilaksanakan seminar di kampus UGM. Tahun 2025 akademisi dari Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa mengusulkan kepada pemerintah. Seharusnya Sinuhun Paku Buwono XII mendapat gelar pahlawan nasional. Demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. <br><br><br>Imogiri,<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6207_Kasuwargan-Paku-Buwono-XII.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/67003/kasuwargan-paku-buwono-xii/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tembang Prof Dr HR Wijaya M.Si.</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tembang Prof Dr HR Wijaya M.Si.]]></title>
            <description><![CDATA[Tembang Prof Dr HR Wijaya M.Si.1.DhandhanggulaProf Wijaya sayekti winarni, Badhe mendhar mangka guru besar, Jroning pawiiyatan gedhe, Babara]]></description>
            <content><![CDATA[Tembang Prof Dr HR Wijaya M.Si.<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Prof Wijaya sayekti winarni, <br>Badhe mendhar mangka guru besar, <br>Jroning pawiiyatan gedhe, <br>Babaran kawruh ngelmu, <br>Mligi bidang sosiologi, <br>Mistik kejawen  Islam, <br>Sumebar sumawur, <br>Kampus UIN Raden Fatah, <br>Tata titi para kolega nekseni, <br>Kawignyan kautaman. <br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Ngumandhang kota Palembang, <br>Banyu bening ilining kali Musi, <br>Marsudi dhawuh leluhur, <br>Lumantar ibu bapak, <br>Sung pituduh Prof Wijaya wani wanuh, <br>Kerajaan Sriwijaya, <br>Dadi wawasan historis. <br><br>3.<br>Mijil<br><br>Darma bakti dhumateng negari, <br>Mengabdi  kesohor, <br>Arum wangi melati rinonce, <br>Prof Wijaya mejang siswa siswi, <br>Kebangsaan inggil, <br>Kabudayan unggul.<br><br>4.<br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Wicara ketitik becik, <br>Grapyak sigrak tur semanak, <br>Ngendi papan mikolehi, <br>Gandheng renteng Prof Wijaya, <br>Andhap asor welas asih. <br><br>5.<br>Gambuh <br><br>Ilmu laku tinemu, <br>Suka sukur rahayu sempulur, <br>Prof Wijaya mulang muruk kawruh Jawi, <br>Sosiologi tinutur, <br>Satemah ngembuyung awoh. <br><br>6.<br>Pucung<br><br>Sinengkuyung Prof Wijaya adi luhung, <br>Wasis samudaya, <br>Sanak kadang kakung putri, <br>Mbudidaya murih raharjaning praja. <br><br>7.<br>Asmarandana<br><br>Zakat fitrah idul fitri, <br>Idul Kurban sasi Besar, <br>Gotong royong gawa gawe, <br>Jumurung kerja sosial, <br>imbang serasi selaras, <br>Prof Wijaya gugur gunung, <br>Caket raket seduluran. <br><br>8.<br>Megatruh<br><br>Unggul kabul organisasi pinunjul, <br>Sekretaris PGRI, <br>Sadarum Ketua Umum, <br>Wadhahe psiko terapi, <br>Prof Wijaya kersa momong. <br><br>9.<br>Durma<br><br>Ibu Ela Aspiati nama garwa, <br>Dita Nurul Safitri, <br>Putra sepisanan, <br>Tika Widya Utama, <br>Raka Andika Jagad  katri, <br>Wusnya bebrayan, <br>Subur makmur basuki. <br><br>10.<br>Maskumambang<br><br>Muhammad Shalahuddin Syah kang pinilih, <br>Muhammad Nyakra Kusuma, <br>Lan Naila Larasati, <br>Tetiga wayah Prof Wijaya. <br><br>11.<br>Sinom<br><br>Kuat drajat pangkat semat, <br>Wirya arta tri winasis, <br>Prof Wijaya ngupakara, <br>Bu Ela  nayogyani, <br>Ndherek kersa anak putu, <br>Mardi dalan kamulyan,<br>Yuwana hayu lestari, <br>Kawidadan kawibawan karaharjan. <br><br><br>Palembang, 7 Oktober 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a><br><br>10.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1211_Tembang-Prof-Dr-HR-Wijaya-M-Si-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/67002/tembang-prof-dr-hr-wijaya-msi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sosiologi Islam Kejawen</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 21:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sosiologi Islam Kejawen]]></title>
            <description><![CDATA[Sosiologi Islam KejawenPengukuhan guru besar dilakukan pada hari Rabu, tanggal 7 Oktober 2026. Pidato mengulas bidang sosiologi Islam Kejawe]]></description>
            <content><![CDATA[Sosiologi Islam Kejawen<br><br>Pengukuhan guru besar dilakukan pada hari Rabu, tanggal 7 Oktober 2026. Pidato mengulas bidang sosiologi Islam Kejawen. Bertempat di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Guru Besar Kawentar<br>Prof Dr HR Wijaya M.Si. memadukan unsur keagamaan kebangsaan dan kebudayaan. <br><br>Hari itu cuaca cerah ceria. Matahari bersinar terang dan terang terus. Angin semilir sepoi sepoi. Berhembus membawa hawa sejuk. Aula UIN Raden Patah dikelilingi karangan bunga. Ucapan selamat bahagia bertaburan. Turut mangayu bagya guru Besar sosiologi Islam Kejawen. <br><br>Paham Islam Kejawen berpangkal dari konsep syariat tarikat hakikat makrifat. Derivasi dari ajaran kama arta dharma muksa. Lebih jauh dikenal adanya doktrin kamadhatu rupadhatu arupadhatu nirwana. Akulturasi budaya memberi deskripsi mengenai sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, sembah rasa. <br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Prof Wijaya sayekti winarni, <br>Badhe mendhar mangka guru besar, <br>Jroning pawiiyatan gedhe, <br>Babaran kawruh ngelmu, <br>Mligi bidang sosiologi, <br>Mistik kejawen  Islam, <br>Sumebar sumawur, <br>Kampus UIN Raden Fatah, <br>Tata titi para kolega nekseni, <br>Kawignyan kautaman. <br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Ngumandhang kota Palembang, <br>Banyu bening ilining kali Musi, <br>Marsudi dhawuh leluhur, <br>Lumantar ibu bapak, <br>Sung pituduh Prof Wijaya wani wanuh, <br>Kerajaan Sriwijaya, <br>Dadi wawasan historis. <br><br>3.<br>Mijil<br><br>Darma bakti dhumateng negari, <br>Mengabdi  kesohor, <br>Arum wangi melati rinonce, <br>Prof Wijaya mejang siswa siswi, <br>Kebangsaan inggil, <br>Kabudayan unggul.<br><br>4.<br>Kinanthi<br><br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Wicara ketitik becik, <br>Grapyak sigrak tur semanak, <br>Ngendi papan mikolehi, <br>Gandheng renteng Prof Wijaya, <br>Andhap asor welas asih. <br><br>5.<br>Gambuh <br><br>Ilmu laku tinemu, <br>Suka sukur rahayu sempulur, <br>Prof Wijaya mulang muruk kawruh Jawi, <br>Sosiologi tinutur, <br>Satemah ngembuyung awoh. <br><br>6.<br>Pucung<br><br>Sinengkuyung Prof Wijaya adi luhung, <br>Wasis samudaya, <br>Sanak kadang kakung putri, <br>Mbudidaya murih raharjaning praja. <br><br>7.<br>Asmarandana<br><br>Zakat fitrah idul fitri, <br>Idul Kurban sasi Besar, <br>Gotong royong gawa gawe, <br>Jumurung kerja sosial, <br>imbang serasi selaras, <br>Prof Wijaya gugur gunung, <br>Caket raket seduluran. <br><br>8.<br>Megatruh<br><br>Unggul kabul organisasi pinunjul, <br>Sekretaris PGRI, <br>Sadarum Ketua Umum, <br>Wadhahe psiko terapi, <br>Prof Wijaya kersa momong. <br><br>9.<br>Durma<br><br>Ibu Ela Aspiati nama garwa, <br>Dita Nurul Safitri, <br>Putra sepisanan, <br>Tika Widya Utama, <br>Raka Andika Jagad  katri, <br>Wusnya bebrayan, <br>Subur makmur basuki. <br><br>10.<br>Maskumambang<br><br>Muhammad Shalahuddin Syah kang pinilih, <br>Muhammad Nyakra Kusuma, <br>Lan Naila Larasati, <br>Tetiga wayah Prof Wijaya. <br><br>11.<br>Sinom<br><br>Kuat drajat pangkat semat, <br>Wirya arta tri winasis, <br>Prof Wijaya ngupakara, <br>Bu Ela  nayogyani, <br>Ndherek kersa anak putu, <br>Mardi dalan  kamulyan,<br>Yuwana hayu lestari, <br>Kawidadan kawibawan karaharjan. <br><br>Puncak mistik Islam Kejawen berupa rasa jati, sari rasa jati, sarira sajati. Ilmu kasampurnan guna memahami hakikat hidup. Itulah ngelmu sangkan  paraning dumadi. Tiap insan mengerti asal asul dan jatidiri. <br><br>Dalam konteks sosiologis dalam rangka memahami aspek wahdatul wujud. Manunggaling kawula gusti. Bersatunya pemimpin dan rakyat. Dari perspective theologis demi mencapai ketakwaan. Dalam kacamata antropologis demi memayu hayuning bawana. <br><br><br>Palembang,<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7069_Sosiologi-Islam-Kejawen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/67001/sosiologi-islam-kejawen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GREAT Institute: Integrasi Papua ke Indonesia Sudah Sah di Mata Hukum Internasional</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 15:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GREAT Institute: Integrasi Papua ke Indonesia Sudah Sah di Mata Hukum Internasional]]></title>
            <description><![CDATA[GREAT Institute Integrasi Papua ke Indonesia Sudah Sah di Mata Hukum Internasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>NEW YORK &mdash; Posisi Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia telah sah di mata hukum internasional. Proses integrasi yang diawali Perjanjian New York tahun 1962 dan dilanjutkan dengan Pernyataan Pendapat Rakyat (Pepera) sebagai pelaksanaan mekanisme self determination tahun 1969 telah disahkan Majelis Umum PBB melalui Resolusi 2504.<br><br>Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa menilai, upaya segelintir pihak yang ingin membawa kembali isu Papua ke PBB patut dikecam karena mengabaikan fakta sejarah dan pengakuan dunia internasional.<br><br>Selain itu, isu perbedaan ras yang kerap digunakan oleh segelintir pihak itu berbahaya dan justru menjauhkan persoalan sebenarnya yang sedang dihadapi masyarakat Papua, yakni percepatan pembangunan dan pemberantasan korupsi, serta ancaman kekerasan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB).<br><br>&quot;Integrasi Papua ke Indonesia sudah sesuai dengan prinsip penentuan nasib sendiri atau self determination berupa Pernyataan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 sejalan dengan Perjanjian New York tahun 1962,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> yang juga dosen hubungan internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.<br><br>&quot;Karena telah sesuai dengan prinsip self determination, tahun 1969 Majelis Umum PBB menerbitkan Resolusi No. 2504 dan mengeluarkan Papua dari daftar non-self governing teritorries yang dibahas Komite 4 PBB,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> lagi.<br><br>Pernyataan <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> disampaikan untuk merespon pernyataan seorang petisioner dalam isu dekolonisasi Kaledonia Baru di sidang Komite 4 PBB hari Selasa lalu, 6 Oktober 2026, di Markas PBB di New York.<br><br>Petisioner itu, Ronald Waromi, menyelipkan istilah &quot;West Papua&quot; yang merujuk pada wilayah Papua yang merupakan bagian dari Indonesia dalam pernyataannya. Tindakan Ronald ini jelas melanggar aturan dan tertib sidang.<br><br>Sebelum mempersilakan petisioner menyampaikan pendapat, Duta Besar Coly Seck dari Senegal yang menjadi pimpinan sidang juga telah memperingatkan para petisioner untuk tidak membahas teritori lain di luar yang dibahas Komite Politik Khusus dan Dekolonisasi itu.<br><br>Pernyataan Ronald Waromi segera diprotes diplomat Indonesia, Nara Masista Rakhmatia. Dia mengingatkan bahwa pernyataan sang petisioner tidak sesuai dengan tata tertib sidang dan &quot;West Papua&quot; sama sekali tidak dibahas Komite 4 PBB.<br><br>Protes delegasi Indonesia itu diterima Dubes Seck. Ia memberikan peringatan keras kepada petisioner yang offside itu untuk mematuhi tata tertib dan tidak membawa-bawa hal yang tidak menjadi agenda Komite 4 PBB.<br><br>&quot;Sebelum yang bersangkutan berbicara, saya telah mengingatkan para pembicara (petisioner) agar tidak merujuk pada wilayah-wilayah selain wilayah yang ada dalam agenda Komite,&quot; ujar Dubes Seck.<br><br>Ketika peristiwa itu terjadi <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> berada di balkon petisioner di dalam ruangan sidang, dan sedang menunggu pembahasa sengketa Sahara Barat di mana ia menjadi salah seorang petisioner.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> yang juga anggota Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah serta Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) telah empat kali berpartisipasi dalam sidang Komite 4 PBB untuk membahas sengketa Sahara Barat.<br><br>Dalam petisinya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> mengatakan, sudah saatnya penyelesaikan sengketa Sahara Barat menggunakan Resolusi Keamanan PBB No. 2797 yang diterbitkan tahun lalu sebagai satu-satunya kompas.<br><br>Dalam resolusi itu, Dewan Keamanan menilai proposal otonomi khusus yang disampaikan Kerajaan Maroko merupakan jalan keluar yang paling kredibel dan dapat diandalkan untuk menghentikan sengketa dan melanjutkan agenda pembangunan Sahara.<br><br>&quot;Menjadi petisioner dalam isu dekolonisasi memang tidak mudah. Seorang petisioner dituntut untuk benar-benar objektif dan tidak boleh emosional. Selain itu, pemahaman yang luas mengenai duduk perkara dan sejarah sengketa sangat dibutuhkan, sehingga petisi yang diajukan fokus untuk menyelesaikan sengketa yang dibicarakan,&quot; demikian <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5241_GREAT-Institute--Integrasi-Papua-ke-Indonesia-Sudah-Sah-di-Mata-Hukum-Internasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67000/great-institute-integrasi-papua-ke-indonesia-sudah-sah-di-mata-hukum-internasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 11:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet]]></title>
            <description><![CDATA[Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Mal&eacute; &mdash; Dukungan terhadap program 100 CTFP (100 Celebrities Talk for Para Athletes) terus berkembang. Dalam acara pelepasan kontingen para-atlet Maldives menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, kartu 100 CTFP diberikan kepada para atlet sebagai pesan dukungan dari tokoh-tokoh dunia.<br><br>Acara yang berlangsung di Youth Hub, Lily Magu, Mal&eacute;, dihadiri Menteri Youth Empowerment, Sports and Fitness Maldives H.E. Abdulla Rafiu, Duta Besar Jepang H.E. Ishigami Rumiko, serta Presiden Maldives Paralympic Committee Aishath Nazhath.<br><br>Dua atlet Maldives, Abdul Razzaq Abdul Samad dan Fathimath Ibrahim, menjadi penerima kartu 100 CTFP dalam kesempatan tersebut.<br><br>&quot;Sungguh luar biasa National Paralympic Committee Maldives mengapresiasi program 100 CTFP,&quot; ujar Natalia Tjahja, pencetus 100 CTFP.<br><br>Sekjen NPC Maldives Ahmed Mohamed menyatakan dukungannya terhadap program tersebut, termasuk rencana mempertemukan para atlet dengan tokoh-tokoh yang memberikan pesan melalui kartu 100 CTFP.<br><br>Melalui 100 CTFP, para atlet paralimpik dapat mengenal berbagai figur dunia yang menghargai perjuangan mereka. Dari Indonesia, dukungan juga datang dari National Olympic Committee Indonesia (NOC Indonesia) di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari, dengan pesan dari tokoh olahraga seperti Richard Sam Bera, legenda renang Indonesia, dan Krisna Bayu, Olympian judo Indonesia.<br><br>Program ini juga melibatkan figur internasional seperti Alessandra Giannetto, petenis muda Italia-Kroasia, Preity Zinta, artis papan atas Bollywood India, serta grup musik Korea Selatan CMDM.<br><br>Natalia menyebut dukungan Menteri Abdulla Rafiu sebagai sebuah momen penting dalam perjalanan 100 CTFP.<br><br>&quot;Bisa dikatakan Menteri Abdulla Rafiu menjadi Menteri Olahraga pertama di dunia yang mendukung program 100 CTFP,&quot; ujar Natalia.<br><br>Bagi Natalia, kunjungan ke Maldives juga menjadi pengalaman istimewa.<br><br>&quot;Saya belum pernah ke Maldives, tetapi sekarang ini Tuhan aturkan saya punya keluarga baru di Maldives, yakni NPC Maldives,&quot; ujar Natalia.<br><br>100 CTFP terus membawa satu pesan sederhana: One Heart, One Family, Through the Message to the World.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8242_Menteri-Olahraga-Maldives-dan-NOC-Indonesia-Dukung-100-CTFP-untuk-Para-Atlet.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66999/menteri-olahraga-maldives-dan-noc-indonesia-dukung-100-ctfp-untuk-para-atlet/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 10:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab]]></title>
            <description><![CDATA[MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan menjadi sorotan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara. Para siswa mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah pada Jumat (9/10/2026). Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Imelda Kota Medan untuk mendapatkan penanganan medis. <br><br> <br><br>Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Komisi XIII, Rapidin Simbolon, menilai kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara program MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi bagi anak sekolah tidak boleh hanya berorientasi pada distribusi makanan, tetapi harus disertai jaminan keamanan pangan dan pengawasan yang benar-benar berjalan. <br><br> <br><br>&quot;Kalau sampai 17 anak mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi MBG, ini bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Kita harus berani mempertanyakan bagaimana makanan itu disiapkan, bagaimana kualitasnya diperiksa, dan sejauh mana pengawasan dilakukan. Jangan sampai program yang bertujuan menyehatkan anak-anak justru membuat mereka harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,&quot; kata Rapidin. <br><br> <br><br>Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Sumatera Utara telah menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan tersebut. Dari 17 siswa yang mendapatkan perawatan, 11 siswa dilaporkan telah diperbolehkan pulang dengan kondisi stabil, sedangkan enam siswa lainnya masih menjalani pemantauan. Penyebab pasti kejadian ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk hasil laboratorium sampel makanan. <br><br> <br><br>Rapidin meminta penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada penutupan SPPG. Menurutnya, pihak berwenang harus mengungkap penyebab kejadian dan memastikan pertanggungjawaban apabila ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam penyediaan makanan. <br><br> <br><br>&quot;Jangan sampai persoalan ini selesai hanya dengan menutup SPPG, sementara penyebabnya tidak pernah dijelaskan secara terang. Harus ada kepastian mengenai apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab jika ditemukan pelanggaran. Ini menyangkut keselamatan anak-anak, sehingga tidak boleh ada pihak yang lepas tangan,&quot; tegasnya. <br><br> <br><br>Rapidin juga mengingatkan bahwa keberhasilan MBG tidak bisa semata-mata diukur dari banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Kualitas bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga distribusi harus mendapat pengawasan ketat. Ia menilai kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut bergantung pada kemampuan penyelenggara memastikan makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar aman. <br><br> <br><br>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, turut menyoroti pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan MBG. Ia menilai, setiap ketentuan mengenai keamanan pangan harus dijalankan secara nyata, bukan sekadar menjadi dokumen administratif yang tidak menjamin keselamatan penerima manfaat. <br><br> <br><br>&quot;Jangan hanya sibuk memastikan makanan sampai ke sekolah, tetapi lupa memastikan makanan itu aman untuk dikonsumsi. Kalau ada siswa yang jatuh sakit setelah makan, pelaksanaannya harus diperiksa secara serius. Program ini menyangkut anak-anak, sehingga standar keamanan pangan tidak boleh ditawar dan tanggung jawab tidak boleh saling dilempar,&quot; ujar Sutrisno. <br><br> <br><br>Sutrisno menegaskan, hasil pemeriksaan kasus di SD Negeri 060870 Medan harus disampaikan secara jelas, terang benderang, setelah proses investigasi selesai. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui penyebab kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan yang transparan dan penetapan tanggung jawab sesuai fakta menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak kembali mengancam keselamatan siswa. <br><br> <br><br>DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus ditempatkan di atas segala target pelaksanaan program MBG. Dugaan kejadian di Medan ini tidak boleh berakhir sebatas penanganan korban dan penutupan SPPG, tetapi harus dituntaskan hingga penyebabnya terungkap dan tanggung jawab pihak terkait menjadi jelas.  <br><br> <br><br>Program yang menggunakan anggaran negara (bukan gratis) dan menyasar kebutuhan dasar masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sebab keberhasilannya bukan hanya diukur dari makanan yang dibagikan, melainkan dari manfaat dan keamanan yang benar-benar dirasakan anak-anak.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7344_MBG-di-Medan-Disorot-Usai-17-Siswa-Dilarikan-ke-Rumah-Sakit--PDI-Perjuangan-Minta-Tanggung-Jawab.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66998/mbg-di-medan-disorot-usai-17-siswa-dilarikan-ke-rumah-sakit-pdi-perjuangan-minta-tanggung-jawab/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 03:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Be]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><a href="https://www.halomedan.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a>, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawan, Kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, sebagai bentuk kontribusi sosial perusahaan dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan gratis bagi masyarakat.<br><br>Dalam rencana kerja sama tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) akan menyediakan lahan, sementara pendanaan pembangunan gedung didukung melalui BNCT dari DP World Foundation. Setelah pembangunan selesai, gedung sekolah direncanakan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan. Kepemilikan lahan tetap berada pada <a href="https://www.halomedan.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a>, sedangkan operasional dan pemeliharaan sekolah akan menjadi tanggung jawab <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> sesuai kesepakatan para pihak.<br><br>Sekretaris Perusahaan BNCT, Rizki Affandi Nasution, mengatakan bahwa tim teknis hari ini telah merumuskan skema kerjasama tersebut dan mempersiapkan rencana Groundbreaking. Bahwa rencana pembangunan sekolah tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.<br><br>&quot;Bagi kami, pembangunan sekolah ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Belawan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak dan gratis, sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata bagi generasi mendatang,&quot; ujar Rizki.<br><br>Ia menambahkan, kehadiran BNCT di Belawan diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).<br><br>Melalui kolaborasi antara BNCT, DP World Foundation, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a>, dan Pemerintah Kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, pembangunan sekolah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat akses pendidikan di Belawan. Inisiatif tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.<br><br>&quot;Investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada generasi muda. Kami berharap sekolah ini nantinya menjadi tempat bagi anak-anak Belawan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita mereka,&quot; tutup Rizki.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6698_Pemko-Medan--Pelindo-dan-DP-World-Siapkan-Pembangunan-SMP-Negeri-di-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66997/pemko-medan-pelindo-dan-dp-world-siapkan-pembangunan-smp-negeri-di-belawan-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 23:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan&mdash; Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawan, Kota Medan, sebagai bentuk kontribusi sosial perusahaan dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan gratis bagi masyarakat.<br><br>Dalam rencana kerja sama tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) akan menyediakan lahan, sementara pendanaan pembangunan gedung didukung melalui BNCT dari DP World Foundation. Setelah pembangunan selesai, gedung sekolah direncanakan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan. Kepemilikan lahan tetap berada pada Pelindo, sedangkan operasional dan pemeliharaan sekolah akan menjadi tanggung jawab Pemko Medan sesuai kesepakatan para pihak.<br><br>Sekretaris Perusahaan BNCT, Rizki Affandi Nasution, mengatakan bahwa tim teknis hari ini telah merumuskan skema kerjasama tersebut dan mempersiapkan rencana Groundbreaking. Bahwa rencana pembangunan sekolah tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.<br><br>&quot;Bagi kami, pembangunan sekolah ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Belawan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak dan gratis, sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata bagi generasi mendatang,&quot; ujar Rizki.<br><br>Ia menambahkan, kehadiran BNCT di Belawan diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).<br><br>Melalui kolaborasi antara BNCT, DP World Foundation, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan, pembangunan sekolah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat akses pendidikan di Belawan. Inisiatif tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.<br><br>&quot;Investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada generasi muda. Kami berharap sekolah ini nantinya menjadi tempat bagi anak-anak Belawan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita mereka,&quot; tutup Rizki.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8142_Pemko-Medan--Pelindo-dan-DP-World-Siapkan-Pembangunan-SMP-Negeri-di-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66996/pemko-medan-pelindo-dan-dp-world-siapkan-pembangunan-smp-negeri-di-belawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua DPC AWI Kota Medan &quot;Busor&quot; Ucapkan Selamat dan Sukses &quot;Brigjen Pol Sonny Irawan SIK MH&quot; Sebagai Kapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 22:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua DPC AWI Kota Medan "Busor" Ucapkan Selamat dan Sukses "Brigjen Pol Sonny Irawan SIK MH" Sebagai Kapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selama]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br>Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/brigjen/" target="_blank">Brigjen</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>. <a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan, S.I.K., M.H., yang ditunjuk sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara (<a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) menggantikan Irjen <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>. Whisnu Hermawan Februanto.<br><br><br>Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri pada awal kepemimpinan Kapolri Jenderal <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>isi Suyudi Ario Seto.<br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>). Sementara itu, Whisnu Hermawan Februanto dimutasi dari jabatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> dan mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri.<br><br><br>Pergantian pucuk pimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>da <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> tersebut merupakan bagian dari mutasi yang mencakup sejumlah pejabat di lingkungan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri. Selain <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, sejumlah <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> lain serta pejabat utama Mabes <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri juga mengalami rotasi.<br><br><br>Menanggapi keputusan tersebut, Budi Sormin yang akrab dengan panggilan <a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a> berharap, amanah yang diberikan kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa institusi <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri semakin profesional dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.<br><br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/selamat/" target="_blank">Selamat</a> dan sukses kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/brigjen/" target="_blank">Brigjen</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>. <a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan, S.I.K., M.H., atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a>.<br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a> yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Dewan Pimpinan Daerah Angkata Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Sumatera Utara (<a href="https://www.halomedan.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) berharap kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan dapat memperkuat sinergi antara <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri, masyarakat, pemerintah, dan insan pers dalam menciptakan keamanan serta situasi yang kondusif.<br><br><br>"Semoga di bawah kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/brigjen/" target="_blank">Brigjen</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/sonny/" target="_blank">Sonny</a> Irawan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri di Sumatera Utara semakin dekat dengan masyarakat dan dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian," ucap <a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a>.<br><br><br>Lanjut dikatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a>, dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>. Whisnu Hermawan Februanto atas kepemimpinannya selama menjabat <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara.<br><br><br>&quot;Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>da Sumatera Utara. <a href="https://www.halomedan.com/tag/selamat/" target="_blank">Selamat</a> menjalankan amanah dan tugas baru sebagai Wairwasum <a href="https://www.halomedan.com/tag/pol/" target="_blank">Pol</a>ri. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,&quot; pungkas <a href="https://www.halomedan.com/tag/busor/" target="_blank">Busor</a>.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2562_Ketua-DPC-AWI-Kota-Medan--quot-Busor-quot--Ucapkan-Selamat-dan-Sukses--quot-Brigjen-Pol-Sonny-Irawan-SIK-MH-quot--Sebagai-Kapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66995/ketua-dpc-awi-kota-medan-quotbusorquot-ucapkan-selamat-dan-sukses-quotbrigjen-pol-sonny-irawan-sik-mhquot-sebagai-kapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IM3 Luncurkan Paket Istimewa di Medan: Kombinasi Konektivitas, AI, dan Roaming dalam Satu Genggaman</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 20:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IM3 Luncurkan Paket Istimewa di Medan: Kombinasi Konektivitas, AI, dan Roaming dalam Satu Genggaman]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  MedanIndosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 memperkuat komitmennya di Kota Medan dengan menghadirkan inovasi ter]]></description>
            <content><![CDATA[<p> <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Medan<p></p><br><p></p>Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> memperkuat komitmennya di Kota Medan dengan menghadirkan inovasi terbaru bertajuk <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Istimewa. Layanan prabayar ini dirancang khusus untuk mendampingi dinamika keseharian masyarakat Medan yang aktif, mulai dari pekerja kantoran, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga para pembuat konten.</p><p><p><br></p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_IMG-20261010-WA0013.jpg"><br></p><br><p></p>Langkah strategis ini dilatarbelakangi oleh komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> dalam mendengarkan aspirasi dan kebutuhan digital pelanggan setianya. Berdasarkan masukan yang diterima, kebutuhan konsumen masa kini tidak lagi berfokus semata-mata pada besaran kuota internet, melainkan pada fleksibilitas serta ragam manfaat relevan yang dapat menunjang produktivitas harian.<p></p><br><p></p>Melalui paket <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Istimewa, pelanggan kini bisa menikmati berbagai fasilitas digital lengkap yang terangkum dalam satu produk prabayar. Penawaran menarik tersebut mencakup akses hiburan streaming, layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) serta aplikasi kreativitas, prioritas jaringan, hingga kuota roaming untuk perjalanan ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.<p></p><br><p></p>EVP Head of Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menyampaikan bahwa pendekatan customer focus menjadi prioritas utama perusahaan dalam memahami karakteristik unik masyarakat Medan. Suara dari para pelanggan dinilai sebagai aset berharga agar <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> dapat terus menghadirkan pengalaman digital yang bernilai tinggi dan sesuai dengan gaya hidup masa kini.<p></p><br><p></p>Kenyamanan berselancar di dunia maya juga semakin disempurnakan berkat kehadiran jaringan Indosat 5G di Medan. Infrastruktur jaringan generasi terbaru ini memastikan kelancaran aktivitas digital pelanggan, mulai dari bekerja, belajar, bermain gim, hingga mengakses berbagai fitur unggulan yang tersedia di dalam paket <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Istimewa.<p></p><br><p></p>Bagi masyarakat yang tertarik, paket <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Istimewa tersedia dalam beberapa varian kapasitas, seperti pilihan 80GB seharga Rp125.000 dengan masa aktif 30 hari serta berbagai bonus menarik. Produk ini sudah bisa diperoleh dengan mudah melalui aplikasi my<a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a>, WhatsApp resmi <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a>, minimarket terdekat, hingga berbagai platform e-commerce. (Rel)<p></p><br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4175_IM3-Luncurkan-Paket-Istimewa-di-Medan--Kombinasi-Konektivitas--AI--dan-Roaming-dalam-Satu-Genggaman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/66994/im3-luncurkan-paket-istimewa-di-medan-kombinasi-konektivitas-ai-dan-roaming-dalam-satu-genggaman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima Wartawan Utama Aceh Lulus ToT Calon Penguji UKW di Bandung</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima Wartawan Utama Aceh Lulus ToT Calon Penguji UKW di Bandung]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH  Lima wartawan utama asal Aceh dinyatakan lulus program Training of Trainer (ToT) Calon Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ya]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH - Lima wartawan utama asal Aceh dinyatakan lulus program Training of Trainer (ToT) Calon Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Lembaga UKW Pikiran Rakyat di Bandung, 7-8 Oktober 2026.<br><br>Informasi tersebut disampaikan Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Muktarrudin Usman, Kamis, 8 Oktober 2026.<br><br>Kelima wartawan yang lulus tersebut yakni Abdul Rahman dan Syawaluddin dari mediaaceh.co.id, Abdul Hadi dari posaceh.com, Muhammad Hendra Vramenia dari kabartamiang.com, serta Jurnalisa, wartawan asal Aceh Tengah.<br><br>Muktarrudin mengatakan, keikutsertaan lima wartawan utama Aceh dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya SPS Aceh mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia pers.<br><br>&quot;Kami tentu sangat senang dan bangga atas kelulusan lima wartawan utama asal Aceh dalam program ToT Calon Penguji UKW ini. Ini bukan sekadar capaian pribadi, tetapi menjadi tambahan kekuatan bagi pengembangan sumber daya manusia pers di Aceh,&quot; ujar Muktarrudin.<br><br>Menurutnya, peningkatan kapasitas wartawan utama sebagai calon penguji UKW diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas terhadap pengembangan kompetensi wartawan di Aceh.<br><br>&quot;Ke depan, kami berharap mereka dapat berkontribusi dalam mencetak wartawan yang semakin kompeten, profesional, berintegritas dan memahami standar kerja jurnalistik. SPS Aceh akan terus mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga yang memiliki kredibilitas dalam pengembangan pers,&quot; katanya.<br><br>Program ToT tersebut digagas SPS Aceh bekerja sama dengan Lembaga UKW Pikiran Rakyat sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia pers.<br><br>Koordinator LUKW Pikiran Rakyat, Refa Riana, sebelumnya menyebutkan program tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi wartawan utama di daerah masing-masing.<br><br>&quot;Ini merupakan investasi jangka panjang bagi wartawan utama di daerah masing-masing. Kesempatan ini terbatas. Sungguh beruntung bagi yang punya kesempatan ikut serta,&quot; kata Refa Riana.<br><br>Menurut Refa, program tersebut menjadi kesempatan bagi wartawan utama untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mempersiapkan diri mendukung pengembangan kompetensi wartawan di daerah masing-masing.<br><br>Salah seorang peserta, Abdul Hadi, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut hingga dinyatakan lulus.<br><br>&quot;Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapat kesempatan mengikuti program ToT ini dan akhirnya dinyatakan lulus. Terima kasih kepada Ketua SPS Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada kami,&quot; ujar Abdul Hadi.<br><br>Ia mengatakan, pelatihan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang diharapkan dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan kompetensi wartawan di Aceh.<br><br>&quot;Semoga ilmu dan pengalaman yang kami dapat selama mengikuti program ini bisa kami manfaatkan dan memberikan manfaat bagi perkembangan pers di Aceh,&quot; katanya.<br><br>Muktarrudin menambahkan, setelah menyelesaikan program ToT, beberapa peserta langsung dijadwalkan mengikuti pemagangan pada sejumlah kegiatan UKW yang diselenggarakan di luar Aceh.<br><br>Pemagangan tersebut menjadi bagian dari proses untuk memperkuat pengalaman dan kemampuan teknis peserta sebelum menjalankan peran sebagai calon penguji UKW.<br><br>&quot;Ini menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk memperdalam pengalaman langsung di lapangan. Kami berharap pemagangan di berbagai kegiatan UKW di luar Aceh dapat semakin mematangkan kemampuan mereka, sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi peningkatan kompetensi wartawan di Aceh,&quot; ujar Muktarrudin. (R)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7592_Lima-Wartawan-Utama-Aceh-Lulus-ToT-Calon-Penguji-UKW-di-Bandung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66993/lima-wartawan-utama-aceh-lulus-tot-calon-penguji-ukw-di-bandung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 16:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul]]></title>
            <description><![CDATA[Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA &mdash; Lapangan sepak bola mini di Sentul, Bogor, Jawa Barat, berpeluang menjadi titik temu baru bagi negara-negara <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>. Timor Leste membuka jalan untuk mengirimkan wakilnya dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Januari mendatang. Keikutsertaan itu sekaligus membuka pembicaraan lebih jauh mengenai pengembangan sepak bola mini di Timor Leste.<br><br>Peluang tersebut mengemuka dalam pertemuan Pengurus Pusat Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) dengan Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares, di Kedutaan Besar Timor Leste, Jakarta, Jumat (9/10/2026) siang.<br><br>Pertemuan diawali dengan pembicaraan yang dibuka Wakil Ketua Umum KSMI Bidang Media dan Teknologi, Tundra Meliala. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin menawarkan keikutsertaan Timor Leste dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>n Mini Football Cup 2027 yang menjadi bagian dari rangkaian <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship di Sentul.<br><br>"Kami sangat berterima kasih atas waktu yang diberikan Bapak Dubes Roberto Sarmento de Oliveira Soares. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam upaya KSMI memperluas jejaring sepak bola mini di kawasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>," kata Tundra.<br><br>Tawaran tersebut mendapat sambutan positif dari Roberto. Duta Besar Timor Leste itu menyatakan senang atas kedatangan Pengurus Pusat KSMI yang secara khusus meluangkan waktu untuk datang ke kantor kedutaan.<br><br>Bagi KSMI, respons tersebut menjadi lebih penting karena pembicaraan tidak berhenti pada kemungkinan keikutsertaan Timor Leste dalam turnamen di Indonesia. Kedutaan Besar Timor Leste juga akan menindaklanjuti gagasan pengembangan sepak bola mini tersebut kepada Menteri Olahraga Timor Leste.<br><br>Langkah itu diharapkan dapat membuka jalan bagi pembentukan atau pengembangan sepak bola mini secara lebih terorganisasi di Timor Leste. Dengan demikian, partisipasi dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship tidak hanya menjadi agenda pertandingan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola mini di negara tersebut.<br><br>"Kedutaan Besar Timor Leste akan menindaklanjuti kepada Menteri Olahraga agar sepak bola mini juga dapat dikembangkan di sana," ujar Yan.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship 2027 sendiri diproyeksikan menjadi salah satu ajang sepak bola mini lintas negara di kawasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>. KSMI tengah membangun komunikasi dengan sejumlah negara untuk memastikan kompetisi tersebut memiliki representasi internasional yang kuat.<br><br>Rencana menghadirkan Timor Leste menambah dimensi tersendiri bagi turnamen. Selain mempertemukan tim-tim dari berbagai negara <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>, kompetisi tersebut dapat menjadi ruang interaksi antarpemain, pelatih, pengurus olahraga, dan komunitas sepak bola dari negara-negara peserta.<br><br>Sepak bola mini dinilai memiliki peluang berkembang karena format permainannya lebih sederhana dan kebutuhan infrastrukturnya relatif lebih fleksibel dibandingkan sepak bola lapangan besar. Karena itu, olahraga tersebut berpotensi menjadi pintu masuk pembinaan pemain sekaligus memperluas basis partisipasi masyarakat.<br><br>Bagi Indonesia, penyelenggaraan <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kemampuan dalam mengembangkan sepak bola mini sekaligus membangun hubungan olahraga dengan negara-negara di kawasan.<br><br>KSMI berharap komunikasi dengan Timor Leste dapat berlanjut hingga ke tingkat pemerintah. Jika terealisasi, keikutsertaan Timor Leste akan menambah kekuatan dan keragaman peserta <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship 2027 sekaligus menjadi awal kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan sepak bola mini kedua negara.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Dubes Roberto didampingi Second Secretary Joanico Gomes dan Third Secretary Remigio Coa. Dari KSMI, pertemuan tersebut diikuti jajaran Pengurus Pusat yang tengah mempersiapkan pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship 2027.<br><br>Yan menilai keterbukaan Kedutaan Besar Timor Leste menjadi modal penting bagi KSMI untuk memperluas jaringan sepak bola mini di <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a>.<br><br>"Kami berharap Timor Leste dapat menjadi bagian dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/asia/" target="_blank">Asia</a> Championship 2027. Lebih dari itu, kami berharap pertemuan ini menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan dalam mengembangkan sepak bola mini di Timor Leste," katanya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1309_Timor-Leste-Buka-Jalan-ke-Asia-Championship-2027-di-Sentul.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66992/timor-leste-buka-jalan-ke-asia-championship-2027-di-sentul/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PROF. YUSPAR: PUTUSAN MK SOAL GIBRAN SISAKAN PARADOKS HUKUM, KEPastian HUKUM DIPERTANYAKAN</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 15:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PROF. YUSPAR: PUTUSAN MK SOAL GIBRAN SISAKAN PARADOKS HUKUM, KEPastian HUKUM DIPERTANYAKAN]]></title>
            <description><![CDATA[PROF. YUSPAR PUTUSAN MK SOAL GIBRAN SISAKAN PARADOKS HUKUM, KEPastian HUKUM DIPERTANYAKAN]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara yang mempersoalkan persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai sorotan dari pakar hukum Universitas Ekasakti Padang, Prof. Dr. Yuspar, S.H., M.Hum. Ia menilai putusan tersebut menyisakan persoalan mendasar mengenai kepastian hukum dan kejelasan tindak lanjut konstitusional.<br><br><br><br>Dalam tanggapannya, Prof. Yuspar menyebut situasi tersebut sebagai paradoks hukum. Menurutnya, putusan pengadilan semestinya tidak hanya menyelesaikan persoalan prosedural, tetapi juga memberikan kejelasan yang dapat dipahami masyarakat mengenai ruang lingkup persoalan yang diperiksa dan konsekuensi hukumnya.<br><br><br><br>&quot;Ketika hukum tunduk pada kekuasaan, yang kalah bukan hanya keadilan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap institusi negara,&quot; demikian pernyataan Prof. Yuspar dalam artikel yang ditulisnya.<br><br><br><br>Putusan MK dan Pertanyaan tentang Kepastian Hukum<br><br><br><br>Prof. Yuspar menyoroti persoalan kedudukan hukum pemohon (legal standing) dan batas kewenangan MK yang menjadi bagian penting dalam perkara tersebut.<br><br><br><br>Menurutnya, persoalan yang menyangkut persyaratan pejabat publik seharusnya memperoleh penjelasan hukum yang terang agar tidak menimbulkan ruang tafsir yang semakin luas di tengah masyarakat.<br><br><br><br>Ia juga menekankan pentingnya prinsip rule of law dan persamaan di hadapan hukum (equality before the law). Kedua prinsip tersebut, menurutnya, merupakan fondasi penting bagi negara demokrasi yang menempatkan hukum sebagai pedoman penyelenggaraan kekuasaan.<br><br><br><br>Bagi Prof. Yuspar, persoalan ini bukan sekadar perdebatan tentang pihak yang menang atau kalah dalam persidangan, melainkan menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi penegakan hukum.<br><br><br><br>Dokumen Pendidikan Gibran Menjadi Bagian dari Polemik<br><br><br><br>Dalam artikelnya, Prof. Yuspar turut mempersoalkan dokumen pendidikan yang menjadi bagian dari gugatan terhadap persyaratan pencalonan Gibran.<br><br><br><br>Ia merujuk pada Pasal 169 huruf r dan Pasal 227 huruf i Undang-Undang Pemilu sebagai dasar hukum yang relevan dalam perdebatan mengenai persyaratan pendidikan calon presiden dan wakil presiden.<br><br><br><br>Menurut pandangannya, persoalan mengenai kecukupan dokumen pendidikan dan pemenuhan persyaratan jabatan publik perlu mendapatkan penjelasan hukum yang tidak menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan.<br><br><br><br>Meski demikian, penilaian mengenai keabsahan dokumen pendidikan harus dibedakan dari kesimpulan mengenai terpenuhi atau tidaknya persyaratan hukum. Hal tersebut perlu didasarkan pada dokumen resmi, ketentuan yang berlaku, serta pertimbangan dan amar putusan yang sebenarnya.<br><br><br><br>DPR Disorot, Akankah Ada Langkah Konstitusional Berikutnya?<br><br><br><br>Prof. Yuspar juga menyoroti kemungkinan adanya perkembangan lanjutan melalui mekanisme konstitusional yang melibatkan lembaga negara lain.<br><br><br><br>Dalam artikelnya, ia mengarahkan perhatian kepada DPR dan mengangkat kemungkinan pemakzulan sebagai salah satu isu yang patut dicermati dalam perdebatan publik.<br><br><br><br>Namun, pemakzulan wakil presiden bukanlah proses otomatis akibat gugatan yang tidak diterima MK. Mekanisme tersebut harus memenuhi dasar dan tahapan konstitusional sebagaimana diatur dalam UUD 1945.<br><br><br><br>Karena itu, setiap wacana mengenai pemberhentian wakil presiden harus ditempatkan dalam kerangka hukum yang berlaku, bukan semata-mata berdasarkan tekanan politik atau penafsiran sepihak terhadap putusan pengadilan.<br><br><br><br>Meski demikian, sorotan Prof. Yuspar memperlihatkan bahwa perdebatan mengenai putusan tersebut tidak berhenti pada ruang persidangan. Publik juga menaruh perhatian pada bagaimana lembaga-lembaga negara menjalankan kewenangan konstitusionalnya.<br><br><br><br>Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan<br><br><br><br>Prof. Yuspar mengingatkan bahwa legitimasi lembaga peradilan tidak hanya ditentukan oleh kewenangan formalnya, tetapi juga oleh kejelasan pertimbangan hukum, integritas, dan konsistensi dalam menjalankan prinsip negara hukum.<br><br><br><br>Menurutnya, apabila suatu putusan menimbulkan pertanyaan yang luas di tengah masyarakat, penjelasan yang transparan mengenai dasar hukum dan ruang lingkup kewenangan lembaga terkait menjadi sangat penting.<br><br><br><br>Ia berharap polemik ini menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan dan memastikan bahwa setiap persoalan hukum diselesaikan melalui mekanisme yang sah.<br><br><br><br>&quot;Ketika hukum tunduk pada kekuasaan, yang kalah bukan hanya keadilan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap institusi negara,&quot; tegasnya.<br><br><br><br>Bagi Prof. Yuspar, perkembangan berikutnya perlu dicermati dengan mengedepankan konstitusi, kepastian hukum, dan tanggung jawab lembaga negara.<br><br><br><br>Persoalan mendasarnya kini adalah bagaimana memastikan bahwa setiap polemik hukum memperoleh penjelasan yang memadai dan setiap langkah lanjutan tetap berada dalam koridor konstitusi.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8990_PROF--YUSPAR--PUTUSAN-MK-SOAL-GIBRAN-SISAKAN-PARADOKS-HUKUM--KEPastian-HUKUM-DIPERTANYAKAN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66991/prof-yuspar-putusan-mk-soal-gibran-sisakan-paradoks-hukum-kepastian-hukum-dipertanyakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 13:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta&ndash; JNE kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan logistik yang aman, terpercaya, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Memasuki momentum penting penerapan ekosistem halal di Indonesia, JNE resmi memperoleh sertifikasi halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pencapaian ini menjadi langkah strategis JNE dalam memperkuat standar pengelolaan layanan logistik sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pelaku usaha di berbagai sektor.<br><br><br><br>Sertifikasi halal tersebut diterbitkan oleh BPJPH dengan Nomor Sertifikat ID314110080091010826, setelah melalui proses pemeriksaan dan audit halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Perolehan sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya JNE untuk memastikan penerapan prinsip jaminan produk halal dalam proses layanan logistik sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.<br><br><br><br>Pencapaian tersebut ditandai melalui peresmian sertifikasi halal layanan logistik JNE yang diselenggarakan di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jl. Tomang Raya No. 11, Jakarta Barat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BPJPH Republik Indonesia, Ahmad Haikal Hasan (Babe Haikal), Asya Fathya Nur Zakiah, selaku Strategic Key Account &amp; Halal Auditor LPPOM, Dwi Pamungkas Bermani selaku Direktur PT DGI Levner Consulting, serta Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, bersama jajaran manajemen JNE.<br><br><br><br>Mengusung tema &quot;Halal Logistics: From Certification to Implementation&quot;, momentum ini menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi menjadi bagian dari penerapan standar secara konsisten dalam proses operasional layanan logistik. Melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), JNE terus memperkuat proses penanganan, penyimpanan, pengemasan, dan pendistribusian kiriman agar berjalan sesuai dengan standar halal yang dipersyaratkan.<br><br><br><br>M. Feriadi Soeprapto, menyampaikan bahwa perolehan sertifikasi ini merupakan bukti nyata konsistensi JNE dalam memenuhi kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Mulai dari proses penjemputan, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi sampai ke tangan konsumen, seluruh rantai pasok dipastikan berjalan dengan aman, higienis, dan sesuai prinsip syariat.<br><br><br><br>&quot;Dengan diraihnya sertifikasi halal logistik ini, JNE memastikan bahwa seluruh proses operasional, mulai dari penanganan kiriman makanan, pemisahan secara ketat antara produk halal dan non-halal di setiap titik transit, hingga proses pengiriman ke tujuan akhir telah memenuhi standar logistik halal yang ketat,&quot; ujar M. Feriadi Soeprapto.<br><br><br><br>Feriadi juga menambahkan bahwa kehadiran layanan logistik berstandar halal ini memberikan nilai tambah yang signifikan, khususnya bagi para pelaku usaha makanan. Melalui sistem operasional yang terintegrasi, para pelaku usaha, baik produk halal maupun non-halal dapat merasa jauh lebih aman dan nyaman. Jaminan penanganan yang tepat memastikan tidak ada risiko kontaminasi silang selama perjalanan paket, sehingga kualitas produk tetap terjaga hingga diterima oleh konsumen. Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang perusahaan untuk senantiasa mewujudkan makna &quot;Connecting Happiness&quot; mengantarkan kebahagiaan kepada setiap pelanggan.<br><br><br><br>Menyambut usia JNE ke-36 tahun pada tanggal 26 November 2026 mendatang dengan mengusung tema &quot;Melesat Hebat&quot;, pencapaian besar ini menjadi momentum penting JNE untuk terus berinovasi, bergerak progresif, serta memperkuat posisinya sebagai mitra logistik terdepan yang dapat diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_3614_JNE-Raih-Sertifikasi-Halal-untuk-Layanan-Logistik-dari-BPJPH--Perkuat-Standar-Layanan-Terpercaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66990/jne-raih-sertifikasi-halal-untuk-layanan-logistik-dari-bpjph-perkuat-standar-layanan-terpercaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MEMADATKAN JARAK, MENGHADIRKAN NEGARA</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MEMADATKAN JARAK, MENGHADIRKAN NEGARA]]></title>
            <description><![CDATA[MEMADATKAN JARAK, MENGHADIRKAN NEGARA]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh Abdullah Rasyid Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Seorang petani mungkin tidak pernah menginjakkan kaki di Istana. Ia belum tentu mengikuti pidato Presiden sampai selesai. Tetapi ia tahu kapan pupuk sulit diperoleh, berapa harga gabahnya, dan apakah penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.<br><br>Dari pengalaman itulah ia mengenal pemerintah.<br><br>Bagi masyarakat, wajah kekuasaan hadir melalui perkara sehari-hari: petugas yang melayani dengan ramah, bantuan yang tiba tepat waktu, atau pengaduan yang tidak kunjung mendapat jawaban. Presiden jauh secara fisik, tetapi akibat kebijakannya terasa dekat.<br><br>Gagasan seorang Guru Besar Komunikasi, Prof. Iswandi Syahputra tentang &quot;memadatkan jarak komunikasi pemerintah&quot; menyentuh persoalan penting: bagaimana pemikiran Presiden Prabowo dipahami rakyat, sekaligus bagaimana kehidupan rakyat masuk ke dalam pertimbangan pemerintah?<br><br>Kedekatan dan Pengalaman<br><br>Seseorang yang dilihat dari jauh memang dapat dipahami berbeda oleh mereka yang mengenalnya langsung. Sosok yang terkesan keras bisa terasa hangat setelah diajak berbicara. Pertemuan membuka kesempatan untuk memahami alasan di balik sikapnya.<br><br>Namun, kedekatan tidak selalu menghasilkan kepercayaan. Warga juga bisa kecewa karena pernah mengalami pelayanan buruk.<br><br>Karena itu, kritik tidak boleh buru-buru dianggap sebagai kebencian. Orang tua yang mempertanyakan keamanan makanan anaknya sedang menyampaikan kecemasan. Petani yang mengeluhkan pupuk sedang membicarakan kelangsungan hidup. Mereka membutuhkan jawaban, bukan penilaian terhadap sikapnya.<br><br>Dalam psikologi, dikenal &#039;negativity bias&#039;, kecenderungan memberi bobot lebih besar pada informasi negatif dibandingkan informasi positif. Satu pengalaman buruk dapat membekas lebih lama daripada sederet kabar baik.<br><br>Pada tingkat masyarakat, pengalaman itu dibagikan, menemukan pengalaman serupa, lalu membentuk persepsi bersama. Kekecewaan pribadi dapat berkembang menjadi ketidakpercayaan publik.<br><br>Komunikasi pemerintah perlu memahami proses ini. Publikasi capaian harus berjalan bersama perbaikan yang dirasakan warga.<br><br>Mendengar hingga Menindaklanjuti<br><br>James E. Grunig menawarkan model komunikasi dua arah yang simetris. Organisasi menjelaskan pandangannya, mendengarkan publik, dan membuka kemungkinan penyesuaian berdasarkan dialog.<br><br>Bagi pemerintah, prinsip ini berarti suara masyarakat mempunyai tempat dalam keputusan.<br><br>Sayangnya, birokrasi kadang merasa pekerjaan selesai setelah informasi diumumkan. Padahal, warga yang mengadu ingin mengetahui siapa yang menangani masalahnya, kapan memperoleh jawaban, dan apa yang sedang dikerjakan.<br><br>Kanal pengaduan membawa tanggung jawab untuk menindaklanjuti. Jika keluhan hanya menjadi angka dalam laporan, masyarakat merasa berbicara kepada ruang kosong.<br><br>Bakom dapat mengorkestrasi perjalanan suara warga: menghimpun keluhan, memeriksa fakta, meneruskannya kepada instansi berwenang, dan memastikan hasil penanganan disampaikan kembali.<br><br>Persoalan yang berulang harus menjadi bahan evaluasi Presiden. Dengan begitu, komunikasi ikut membantu pemerintah membaca keadaan.<br><br>Adil dalam Memperlakukan Warga<br><br>Teori keadilan prosedural menjelaskan bahwa kepercayaan dipengaruhi oleh cara keputusan dibuat dan cara seseorang diperlakukan. Kesempatan bersuara, proses yang terbuka, dan perlakuan penuh hormat mempunyai arti penting.<br><br>Warga mungkin belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Namun, penjelasan yang jujur membuat mereka memahami keadaan.<br><br>Sebaliknya, jawaban yang benar secara administratif bisa menimbulkan luka jika disampaikan dengan merendahkan.<br><br>Dalam pelayanan keimigrasian dan pemasyarakatan, prinsip ini terasa nyata. Pemohon paspor membutuhkan kejelasan persyaratan dan waktu pelayanan. Keluarga warga binaan membutuhkan kepastian prosedur serta informasi mengenai hak yang berlaku.<br><br>Cara petugas menjawab turut membentuk pandangan mereka terhadap negara. Di loket pelayanan, komunikasi pemerintah menemukan ujiannya.<br><br>Empati Saat Masalah Terjadi<br><br>Ketika program menghadapi masalah, pemerintah perlu mendahulukan warga yang terdampak.<br><br>Dalam contoh insiden keracunan MBG yang disebut Prof. Iswandi, anak yang sakit dan keluarga yang cemas membutuhkan pertolongan, informasi, pemeriksaan penyebab, serta langkah pencegahan.<br><br>Tujuan besar program tetap perlu dijelaskan. Tetapi urutan penyampaian menentukan apakah pemerintah terdengar peduli atau sibuk membela diri.<br><br>Masyarakat dapat memahami bahwa program besar menghadapi kendala. Yang sulit diterima adalah ketika penderitaan mereka terasa dikecilkan.<br><br>Mengakui masalah secara jujur membuka ruang perbaikan. Penjelasan tentang niat Presiden kemudian memperoleh kekuatan karena ditopang tindakan.<br><br>Bahasa yang Sampai ke Rumah<br><br>Memadatkan jarak berarti membawa bahasa kebijakan ke kehidupan warga. Ketahanan pangan perlu dijelaskan melalui pupuk, penghasilan petani, dan harga kebutuhan pokok. Transformasi pelayanan harus terlihat pada antrean, persyaratan, dan waktu penyelesaian.<br><br>Fakta antarlembaga harus konsisten. Penyampaiannya mengikuti kebutuhan masyarakat melalui petugas pelayanan, penyuluh, guru, media lokal, dan kanal digital.<br><br>Keberhasilannya diukur dari pemahaman warga, kepercayaan, serta penyelesaian keluhan.<br><br>Presiden tidak mungkin menemui setiap orang. Namun, pemerintah dapat memastikan setiap perjumpaan warga dengan negara menghadirkan rasa dihormati.<br><br>Petani tetap jauh dari Istana. Ketika pupuk tersedia dan keluhannya ditanggapi, jarak itu menyempit.<br><br>Ia memiliki alasan untuk percaya. Kepercayaan yang lahir dari pengalaman semacam itulah yang membuat pesan Presiden mempunyai arti dalam kehidupan rakyat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7631_MEMADATKAN-JARAK--MENGHADIRKAN-NEGARA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66989/memadatkan-jarak-menghadirkan-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Global Student Network 2026 Hadirkan Mahasiswa Tajikistan di UNPAB, Ada Apa di Balik Pilihan Mereka?</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 11:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Global Student Network 2026 Hadirkan Mahasiswa Tajikistan di UNPAB, Ada Apa di Balik Pilihan Mereka?]]></title>
            <description><![CDATA[Global Student Network 2026 Hadirkan Mahasiswa Tajikistan di UNPAB, Ada Apa di Balik Pilihan Mereka?]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memperkuat pengalaman pendidikan internasional melalui program Global Student Network 2026. Dua mahasiswa asal Tajikistan resmi bergabung dengan lingkungan akademik UNPAB untuk melanjutkan pendidikan di jenjang sarjana.<br><br>Kedua mahasiswa tersebut adalah Muhammad Soleh, mahasiswa Program Studi S1 Arsitektur, dan Fakhriddin Zainutdinov, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi. Keduanya tiba di Sumatera Utara pada 4 Oktober 2026 dan dijemput di Bandara Internasional Kualanamu sebelum melanjutkan proses kedatangan sebagai mahasiswa internasional UNPAB.<br><br>Pada Senin (5/10/2026), Muhammad Soleh dan Fakhriddin Zainutdinov melakukan proses pendaftaran masuk UNPAB sekaligus mengikuti pengarahan sebagai bagian dari tahapan awal bergabung dengan lingkungan akademik universitas.<br><br>Bagi Muhammad Soleh, keputusan memilih UNPAB tidak terlepas dari kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan keahliannya di bidang yang diminatinya. Ia memilih Program Studi S1 Arsitektur dengan harapan dapat memperoleh pengalaman dan pengembangan kompetensi selama menempuh pendidikan di Indonesia.<br><br>&quot;Saya memilih Universitas UNPAB karena saya melihat peluang yang baik di universitas ini untuk meningkatkan keahlian dan mengembangkan kemampuan saya di bidang arsitektur,&quot; ujar Muhammad Soleh.<br><br>Selain pertimbangan akademik, keduanya mengaku senang dapat belajar di Indonesia. Medan juga menjadi bagian dari pengalaman baru yang ingin mereka jalani selama menempuh pendidikan. Keduanya menyampaikan ketertarikan terhadap lingkungan Kota Medan serta pilihan mereka untuk melanjutkan pendidikan di UNPAB.<br><br>Kehadiran Muhammad Soleh dan Fakhriddin Zainutdinov menjadi bagian dari pelaksanaan Global Student Network 2026, yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dengan lingkungan pendidikan di UNPAB. Program tersebut membuka ruang bagi mahasiswa internasional untuk memperoleh pengalaman akademik sekaligus mengenal kehidupan sosial dan budaya di Indonesia.<br><br>Bagi UNPAB, bergabungnya mahasiswa dari Tajikistan turut memperluas keberagaman lingkungan akademik. Interaksi antara mahasiswa internasional dan mahasiswa Indonesia dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman, wawasan, serta perspektif lintas budaya di lingkungan kampus.<br><br>Di bawah kepemimpinan Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., UNPAB terus membuka ruang bagi penguatan hubungan akademik dan jejaring internasional. Kehadiran mahasiswa asal Tajikistan menjadi bagian dari perkembangan lingkungan akademik UNPAB yang semakin terbuka bagi mahasiswa dari berbagai negara.<br><br>Global Student Network 2026 tidak hanya menjadi bagian dari mobilitas mahasiswa internasional, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi sivitas akademika untuk berinteraksi dalam lingkungan pendidikan yang lebih beragam. Kehadiran mahasiswa dari Tajikistan diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik dan sosial di lingkungan UNPAB.<br><br>Dengan bergabungnya Muhammad Soleh dan Fakhriddin Zainutdinov, Global Student Network 2026 menjadi salah satu ruang bagi UNPAB untuk memperluas pengalaman pendidikan lintas negara sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik Indonesia kepada mahasiswa internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8239_Global-Student-Network-2026-Hadirkan-Mahasiswa-Tajikistan-di-UNPAB--Ada-Apa-di-Balik-Pilihan-Mereka-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66988/global-student-network-2026-hadirkan-mahasiswa-tajikistan-di-unpab-ada-apa-di-balik-pilihan-mereka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>