<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 20 Jun 2026 23:54:53 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk me]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sensus/" target="_blank">Sensus</a> Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan perdana Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan untuk pendataan di rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Medan Perjuangan, Jumat (19/6/26).<br><br>Menurut Zakiyuddin, persoalan akurasi data warga miskin selama ini kerap memicu masalah di lapangan, terutama terkait penyaluran program bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.<br><br>"Pendataan 10 tahun sekali ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan bantuan PKH. Kita harus akui, sampai saat ini data warga miskin terkadang tidak begitu akurat. Akibatnya, ada warga yang semestinya dapat bantuan PKH malah luput, dan sebaliknya, warga yang seharusnya tidak dapat justru menerima," ujar Zakiyuddin tegas.<br><br><br>Zakiyuddin menambahkan, di tengah pesatnya digitalisasi saat ini, pemerintah seharusnya tidak lagi mengalami kendala dalam memetakan profil ekonomi masyarakat secara riil.<br><br>"Seharusnya dengan perkembangan teknologi saat ini, kita bisa dengan mudah mendapatkan data warga miskin yang akurat. Semoga lewat sensus ini, data kita bisa benar-benar bersih," imbuhnya.<br><br>Selanjutnya dalam suasana yang hangat namun santai, Zakiyuddin membagikan pengalamannya saat menjawab rentetan pertanyaan dari petugas sensus. Ia bahkan sempat berseloroh mengenai detailnya pertanyaan yang diajukan oleh tim BPS.<br><br>"Banyak juga pertanyaannya. Macam terdakwa kita," canda Zakiyuddin sembari tertawa bersama para jurnalis dan petugas BPS yang hadir.<br><br>Meski diselingi canda, Zakiyuddin menegaskan betapa krusialnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/sensus/" target="_blank">Sensus</a> Ekonomi 2026 ini. Ia mengungkapkan bahwa petugas menanyakan berbagai hal mendasar, mulai dari pola kehidupan sehari-hari, biaya hidup, hingga lini usaha yang dijalankan. Ia mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat memberikan jawaban yang apa adanya.<br><br>"Kita harus berkata jujur tentang kehidupan sehari-hari, biaya hidup, dan usaha kita. Harus diberikan secara jujur agar bisa didata dengan tepat oleh Badan Statistik," ujarnya.<br><br>Zakiyuddin juga memanfaatkan momentum ini untuk mengetuk kesadaran para pelaku usaha di Kota Medan, tanpa terkecuali. Ia berharap perhelatan masif sepuluh tahunan ini didukung penuh oleh seluruh elemen bisnis.<br><br>"Kami berharap seluruh pengusaha ekonomi mikro, makro, hingga usaha skala besar untuk ikut serta mensukseskan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sensus/" target="_blank">Sensus</a> Ekonomi 2026 ini," tegasnya.<br><br>Pendataan perdana ini dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia bersama tim organik BPS. Kedatangan mereka bertujuan untuk mencocokkan dokumen Kartu Keluarga (KK) serta memetakan pendapatan yang dimiliki oleh Wakil Walikota Medan.<br><br>Hafsyah menjelaskan bahwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/sensus/" target="_blank">Sensus</a> Ekonomi 2026 kini hadir dengan metode yang jauh lebih praktis dan modern tanpa menggunakan kuesioner kertas konvensional. Melalui instrumen wawancara digital ini, status kesejahteraan warga akan langsung terpetakan ke dalam klaster desil yang ditentukan.<br><br>"Dengan adanya sensus 10 tahunan ini, data perekonomian dan status sosial-ekonomi seluruh warga Kota Medan akan ter-update secara menyeluruh dan valid," pungkas Hafsyah.rrr]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3145_Sensus-Ekonomi-2026-Momentum-Perbaikan-Data-Sosial--Zakiyuddin-Harahap-Ajak-Warga-Jujur-Demi-Akurasi-Data.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66075/sensus-ekonomi-2026-momentum-perbaikan-data-sosial-zakiyuddin-harahap-ajak-warga-jujur-demi-akurasi-data/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Tinjau Banjir di Medan Selayang, Siapkan Solusi Penanganan Drainase</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Tinjau Banjir di Medan Selayang, Siapkan Solusi Penanganan Drainase]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Keluhan warga terkait banjir yang kerap merendam Jalan Bunga Mawar, Kecamatan Medan Selayang, mendapat respons cepat dari Wali Kota Me]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Keluhan warga terkait banjir yang kerap merendam Jalan Bunga Mawar, Kecamatan Medan Selayang, mendapat respons cepat dari Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas. Genangan air yang mencapai selutut hingga sepaha orang dewasa saat hujan deras turun dinilai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.<br>Ia meninjau langsung lokasi langganan banjir tersebut, Jumat (19/6/2026).<br><br>Di lokasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menerima langsung aspirasi warga yang selama ini terdampak genangan air.<br><br>Berdasarkan hasil peninjauan awal, ditemukan adanya saluran drainase berukuran besar yang diduga telah lama mengalami penyumbatan sehingga tidak mampu mengalirkan air secara optimal saat hujan.<br><br>&quot;Kita menerima aspirasi masyarakat terkait genangan yang sering terjadi di Jalan Bunga Mawar. Setelah dicek, ada drainase besar yang kemungkinan sudah lama mengalami penyumbatan sehingga perlu dilakukan normalisasi maupun perbaikan,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br><br>Ia pun meminta Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi yang turut dalam peninjauan itu melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan akar persoalan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.<br><br>&quot;Harus dicek lebih detail untuk mengetahui titik permasalahannya," sebutnya. <br><br>Setelah itu, lanjut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas dalam kegiatan yang juga diikuti Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe itu,  dipetakan solusi yang paling tepat, apakah perlu normalisasi drainase yang ada atau pembangunan saluran baru agar genangan tidak kembali terjadi,&quot; jelasnya.<br><br>Kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas di wilayah itu disambut antusias warga, khususnya kaum ibu. Warga berharap penanganan banjir dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan lancar.rrr]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_4557_Rico-Waas-Tinjau-Banjir-di-Medan-Selayang--Siapkan-Solusi-Penanganan-Drainase.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66074/rico-waas-tinjau-banjir-di-medan-selayang-siapkan-solusi-penanganan-drainase/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan Tahun 2026, Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan Tahun 2026, Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka gelaran Open Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan tahun 2026, bertempat di ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka gelaran Open Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan tahun 2026, bertempat di GOR Kebun Bunga, Jumat (19/6/2026) malam.<br><br>Acara yang diinisiasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Medan ini diikuti sekitar 674 atlet dari 58 kontingen yang siap bertanding selama tiga hari kedepan.<br><br>Dalam sambutan pembukaannya, Rico Waas menekankan bahwa pencak silat memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar kompetisi olahraga atau seni bela diri fisik. Silat adalah warisan leluhur yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia.<br><br>​"Silat adalah bagian dari budaya kita yang perlu dilestarikan dan dijaga. Ini adalah olahraga asli dari Indonesia. Kami bangga melihat adik-adik sekalian yang mau terus menekuni budaya ini," Kata Rico Waas dengan penuh rasa bangga.<br><br>Melihat antusiasme ratusan generasi muda yang memadati arena turnamen, Rico Waas meyakini harapan besar bahwa budaya asli Indonesia tidak akan punah ditelan zaman. <br><br>"Turnamen ini diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi masyarakat luas untuk kembali mencintai dan menghargai kebudayaan lokal,"ujar Rico Waas.<br><br>Tidak hanya sekedar melestarikan budaya, Rico Waas juga berharap melalui turnamen ini lahir atlet muda berbakat yang siap mengharumkan nama kota Medan di tingkat yang lebih tinggi.<br><br>"mudah-mudahan nantinya para pemenang akan maju ke Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara dan juga akan menjadi pemenang nomor satu di Sumatera Utara dari Kota Medan,"harapnya.<br><br>Untuk membakar semangat para "penjaga budaya" muda ini, Wali Kota Medan sempat mencairkan suasana dengan mengadakan sesi interaksi langsung. Bagi para atlet yang berani berdialog dan menjawab tantangannya, Rico Waas menjanjikan hadiah berupa satu set seragam/baju silat tambahan.<br><br>Turut hadir dalam pembukaan turnamen itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Tengku Chairuniza, Ketua Umum IPSI Kota Medan Haris Muda Siregar, serta Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal.rr]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3653_Buka-Turnament-Pencak-Silat-IPSI-Kota-Medan-Tahun-2026--Wali-Kota-Medan-Ajak-Generasi-Muda-Jaga-dan-Lestarikan-Budaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66073/buka-turnament-pencak-silat-ipsi-kota-medan-tahun-2026-wali-kota-medan-ajak-generasi-muda-jaga-dan-lestarikan-budaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dengarkan Jeritan Warga Soal Trauma Banjir, LPJU Mati hingga Ancaman Longsor, Rico Waas Instruksikan Solusi di Tempat</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dengarkan Jeritan Warga Soal Trauma Banjir, LPJU Mati hingga Ancaman Longsor, Rico Waas Instruksikan Solusi di Tempat]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Suasana hangat namun sarat aspirasi mewarnai kegiatan Sapa Warga yang dilakukan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Jalan]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Suasana hangat namun sarat aspirasi mewarnai kegiatan "Sapa Warga" yang dilakukan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Jalan Karya II, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (20/6/26). Di hadapan ratusan pasang mata, ruang dialog itu mendadak hening seketika saat seorang warga menyampaikan rasa trauma mendalamnya akibat banjir besar yang sempat melumpuhkan Kota Medan.<br><br>"Seumur hidup saya, baru kali itu merasakan banjir sampai sedada orang dewasa. Ada rasa trauma, Pak. Apa solusi konkret dari Bapak sebagai Wali Kota agar penderitaan ini tidak terulang lagi?" keluh Arifin, warga Lingkungan 17, Karang Berombak, dengan suara bergetar.<br><br>Mendengar jeritan hati warganya, Rico Waas tampak menyimak dengan saksama. Dirinya tidak menampik bahwa cuaca ekstrem pada akhir tahun lalu telah memicu bencana banjir di 19 kecamatan se-Kota Medan.<br><br>Menurut Rico Waas yang hadir bersama Anggota DPRD Medan Robi Barus dan Muslim Harahap, akar masalah ini tidak lepas dari alih fungsi lahan serta kondisi tiga sungai besar&mdash;Sungai Deli, Belawan, dan Percut&mdash;yang sudah sangat lama tidak dinormalisasi.<br><br>"Meski pengelolaan sungai tersebut berada di bawah wewenang Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II (Kementerian PUPR), Saya tegaskan bahwa Pemko Medan tidak akan tinggal diam dan terus mendesak serta bersinergi dengan pusat demi menuntaskan normalisasi sungai tersebut", jelas Rico Waas.<br><br><br>Disampaikan Rico Waas sembari mengupayakan dorongan ke pemerintah pusat untuk pembenahan sungai, Pemko Medan fokus mengoptimalkan apa yang menjadi wewenang mereka, yakni perbaikan drainase kota dan pembuatan kolam retensi dengan dukungan World Bank.<br><br>Namun, Rico juga menyoroti kendala tak kasat mata di lapangan, seperti struktur crossing drainase di bawah jalan raya yang pecah, serta perilaku buruk membuang sampah sembarangan. Pasukan Dinas SDABMBK bahkan kerap menemukan benda-benda tak lazim di dalam saluran air seperti sampah ekstrem mulai dari tumpukan sampah plastik setinggi dada, ban, bantal, guling, hingga kasur. Bahkan di sungai ditemukan Kulkas dan sofa utuh yang sengaja dibuang oleh oknum warga.<br><br>"Saya mengimbau masyarakat untuk berkolaborasi dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin agar pembangunan infrastruktur yang dikerjakan Pemko tidak sia-sia", himbau Rico Waas didampingi segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan diantaranya Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan, Kepala Inspektorat Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Kadis SDABMBK,  Khairul Azmi, dan Kadispora T Chairuniza.<br><br><br>Aksi tanggap cepat Rico Waas kembali dilakukan saat Ebet, warga Lingkungan 8 Silalas, menyampaikan keluhannya. Ebet mengeluhkan birokrasi yang lamban terkait fasilitas publik di lingkungannya.<br><br>"Ada 7 lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di tempat kami karena kabel putus akibat hujan. Di belakang Gang Rela juga padam. Kami sudah lapor bolak-balik, dibalas iya, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya," ujar Ebet, yang juga meminta bantuan prasarana olahraga untuk anak-anak di lingkungannya.<br><br>Tanpa menunda waktu, Wali Kota Medan langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya di lokasi acara.<br><br>"Untuk Dinas Perhubungan (Dishub), hari ini juga langsung turun ke lokasi. Beresi semua LPJU yang mati dan perbaiki kabel-kabel yang putus. Jangan ditunda lagi," tegas Rico disambut tepuk tangan riuh warga.<br><br>Terkait lapangan olahraga, Rico menjelaskan bahwa status lahan tersebut bukan milik Pemko Medan. Namun, ia memastikan Pemko akan mencari jalan keluar terbaik. "Untuk baju bola anak-anak, Pemko bisa bantu. Mengenai gawang, akan kami cek dahulu regulasinya. Kalau diperbolehkan dipasang di lahan non-Pemko, akan kami usahakan," tambahnya.trt]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_972_Dengarkan-Jeritan-Warga-Soal-Trauma-Banjir--LPJU-Mati-hingga-Ancaman-Longsor--Rico-Waas-Instruksikan-Solusi-di-Tempat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66072/dengarkan-jeritan-warga-soal-trauma-banjir-lpju-mati-hingga-ancaman-longsor-rico-waas-instruksikan-solusi-di-tempat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seskab Teddy dan Kepala BNN Bahas Ancaman Narkotika Modern, Vape Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seskab Teddy dan Kepala BNN Bahas Ancaman Narkotika Modern, Vape Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, &ndash Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekre]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, &ndash; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6/2026) dini hari. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia.<br><br>Dalam pertemuan itu, Suyudi Ario Seto yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkini terkait tantangan penanganan narkotika yang semakin kompleks. Modus peredaran gelap narkotika kini dinilai semakin canggih dan banyak menyasar wilayah perkotaan besar di berbagai daerah.<br><br>Selain membahas tantangan yang dihadapi, Kepala BNN juga memaparkan sejumlah capaian lembaganya dalam memberantas jaringan narkotika. Berbagai keberhasilan pengungkapan sindikat peredaran gelap narkotika serta penyitaan sejumlah barang bukti berhasil dilakukan sebelum narkotika tersebut beredar luas di tengah masyarakat.<br><br>Salah satu isu yang menjadi perhatian khusus dalam diskusi tersebut adalah penyalahgunaan rokok elektronik atau vape. BNN mengingatkan bahwa perangkat tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai media penggunaan zat berbahaya dan narkotika, sehingga memerlukan pengawasan serta edukasi yang lebih masif kepada masyarakat.<br><br>Generasi muda disebut menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan. Karena itu, edukasi mengenai bahaya narkotika, termasuk penyalahgunaan vape, terus didorong agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.<br><br>Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi lintas lembaga guna meningkatkan efektivitas pencegahan dan pemberantasan narkotika. Langkah tersebut diharapkan mampu melindungi generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari narkoba.<br><br>&quot;Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang. Upaya pencegahan harus berjalan seiring dengan penindakan agar hasilnya lebih optimal,&quot; demikian salah satu poin yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.<br><br>Dengan penguatan koordinasi dan edukasi yang berkelanjutan, pemerintah berharap upaya memerangi narkotika dapat semakin efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (*rr**)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5358_Seskab-Teddy-dan-Kepala-BNN-Bahas-Ancaman-Narkotika-Modern--Vape-Jadi-Sorotan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66071/seskab-teddy-dan-kepala-bnn-bahas-ancaman-narkotika-modern-vape-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi &mdash Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sepakat menjalin kolaborasi dal]]></description>
            <content><![CDATA[Bekasi &mdash; Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sepakat menjalin kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri. Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).<br><br>Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia praktik ketenagakerjaan.<br><br>"Ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan dunia praktik ketenagakerjaan. Salah satu tujuan utamanya adalah meminimalkan m ismatch antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri," kata Cris.<br><br>Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta yang siap memasuki dunia kerja, mengembangkan inovasi melalui penelitian, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.<br><br>Sementara itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> berperan memastikan terselenggaranya ekosistem ketenagakerjaan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.<br><br>Melalui kerja sama ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> dan Ubhara Jaya akan bersinergi dalam pengembangan kapasitas SDM, pelaksanaan riset bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan sarana dan prasarana untuk mendukung penguatan ekosistem ketenagakerjaan nasional.rrr<br><br>Cris menjelaskan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> memiliki berbagai program yang dapat mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.<br><br>Program tersebut antara lain Magang Nasional atau MagangHub yang memberikan pengalaman dan portofolio kerja nyata, KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja terkurasi, SkillHub yang menyediakan pelatihan bersertifikat untuk peningkatan dan pengembangan kompetensi (upskilling dan reskilling), serta BizHub bagi lulusan yang ingin mengembangkan kewirausahaan.<br><br>"Seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui platform SIAPKerja. Kami juga memiliki program pembinaan mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi dunia kerja yang sesungguhnya, mulai dari proses melamar pekerjaan, komunikasi profesional, hingga menghadapi wawancara kerja," ujarnya.<br><br>Ia mendorong mahasiswa, khususnya yang berada pada semester akhir, untuk memanfaatkan berbagai program dan layanan yang telah disediakan pemerintah guna meningkatkan kesiapan memasuki pasar kerja.<br><br>Lebih lanjut, Cris menekankan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini semakin kompleks karena persaingan tenaga kerja tidak hanya terjadi di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga global.<br><br>"Kit a perlu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Saingan kita bukan hanya di Bekasi atau Indonesia, tetapi juga tenaga kerja dari berbagai negara. Karena itu, kita harus memiliki talenta-talenta unggul yang benar-benar siap bekerja dan mampu bersaing di tingkat global," tegasnya.<br><br>Cris berharap, kerja sama ini dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata, seperti peningkatan kompetensi SDM, penguatan kajian dan penelitian di bidang ketenagakerjaan, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui program Tenaga Kerja Mandiri, penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta penguatan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data dan hasil kajian sebagai dasar pengambilan keputusan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_7679_Kemnaker-dan-Ubhara-Jaya-Sepakat-Berkolaborasi-Siapkan-SDM-Kompeten-dan-Siap-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66070/kemnaker-dan-ubhara-jaya-sepakat-berkolaborasi-siapkan-sdm-kompeten-dan-siap-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Escape the Noise, Surga Tersembunyi di Perth untuk Healing dan Menyatu dengan Alam</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Escape the Noise, Surga Tersembunyi di Perth untuk Healing dan Menyatu dengan Alam]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta,  Bagi wisatawan modern, definisi dari sebuah perfect getaway kini telah bergeser. Liburan bukan lagi sekadar mendatangi landmark]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, - Bagi wisatawan modern, definisi dari sebuah "perfect getaway" kini telah bergeser. Liburan bukan lagi sekadar mendatangi landmark terkenal, melainkan tentang menemukan ruang-ruang tenang di mana kita bisa benar-benar disconnect dari hiruk-pikuk digital dan kembali menyatu dengan alam. Di Australia Barat, Perth hadir sebagai sanctuary terbaik bagi mereka yang ingin menyeimbangkan petualangan dengan ketenangan jiwa. Sebab, di balik energi perkotaannya yang dinamis, Perth menyimpan keindahan alam liar yang murni dan sudut-sudut tersembunyi yang menawarkan healing terbaik, yang sulit ditemukan di belahan dunia lain.<br><br>Sebagai ibu kota paling cerah di Australia, Perth menawarkan perpaduan yang sangat pas antara kehidupan kota yang modern dan keindahan alam yang memukau. Bagi para turis yang ingin menjelajah di luar jalur wisata biasa, ada banyak secret spots yang menanti untuk ditemukan, tempat di mana warga lokal biasa bersantai menikmati udara segar, menikmati kopi yang nikmat, dan mengagumi pemandangan yang terasa seperti milik pribadi.<br><br>Berikut beberapa sudut tersembunyi di Perth yang wajib Anda jelajahi:<br><br>Menikmati Air Terjun dan Pesona Pub Klasik di Noble Falls<br><br>image.jpeg<br><br>Jika sebagian besar wisatawan memadati Swan Valley untuk mengunjungi perkebunan anggurnya yang terkenal, mereka yang tahu tempat terbaik akan melipir sedikit ke Gidgegannup untuk menikmati kedamaian di Noble Falls. Hidden gem ini menawarkan alternatif yang menenangkan, di mana Anda bisa berjalan santai di sepanjang Wooroloo Brook, mengagumi bunga-bunga liar, dan melihat aliran air terjun yang anggun. Setelah puas melakukan bushwalk yang menyegarkan, rasakan pengalaman autentik dengan menyeberang jalan ke Noble Falls Tavern. Pub klasik bernuansa kayu ini adalah tempat yang tepat untuk menikmati makanan lokal yang lezat dan minuman dingin, sambil meresapi atmosfer pedesaan khas Australian bush yang tenang.<br><br>Ketenangan Pesisir Pantai dan Minuman Cantik di Burns Beach<br><br>Lupakan sejenak pantai-pantai kota yang ramai dan temukan surga kecil Anda di antara tebing kapur Burns Beach. Sudut rahasia di pesisir utara ini adalah tempat di mana Samudra Hindia yang berwarna toska bertemu dengan jalur ramah sepeda dan pejalan kaki, menawarkan pemandangan garis pantai berterumbu karang tanpa batas. Ini adalah lokasi yang sempurna untuk bersepeda di pagi hari atau jalan-jalan sore menikmati sunset jauh dari keramaian. Sempurnakan momen Anda dengan mampir ke Sistas Burns Beach Cafe &amp; Restaurant, tempat nongkrong favorit warga lokal. Di sini, Anda bisa bersantai menikmati segelas artisan flat white sambil merasakan embusan angin laut yang segar, sebuah momen ketenangan pesisir yang membuat Anda merasa berada jauh dari pusat kota.<br><br>Oase Air Tawar dan Piknik Tengah Hutan di Lake Leschenaultia<br><br>Tersembunyi di pelukan hijau Perth Hills, Lake Leschenaultia adalah bekas penampungan air kereta api yang kini bertransformasi menjadi oase air tawar yang memesona. Tempat ini bagaikan dreamscape bagi Anda yang lebih menyukai ketenangan hutan daripada deburan ombak laut. Air danau yang sangat jernih sangat cocok untuk bermain kayak di pagi hari atau mencoba stand-up paddleboarding di antara bayangan pepohonan tinggi yang memantul di permukaan air. Anda bisa menghabiskan siang hari dengan bersantai di tepi pasir putih atau menjelajahi jalur setapak sepanjang 3 km, lalu melanjutkan perjalanan ke Mundaring Weir Hotel yang bersejarah untuk menikmati traditional afternoon tea di halaman mereka yang luas dan rindang.<br><br>Jalur Kuno dan Cita Rasa Warisan Sejarah di Jarrahdale<br><br>image.jpeg<br><br>Bagi Anda yang ingin merasakan petualangan yang lebih menantang, jalur Kitty&#039;s Gorge di Jarrahdale menawarkan eksplorasi batuan granit kuno dan kolam batu tersembunyi yang jarang diketahui wisatawan. Jalur ini akan membawa Anda menembus jantung Serpentine National Park, di mana keheningan hanya dipecahkan oleh suara gemercik air dan sesekali gemerisik kanguru liar di balik semak-semak. Setelah puas menjelajahi sudut-sudut ngarai, akhiri perjalanan Anda di Jarrahdale General Store. Toko ikonik yang masuk dalam daftar warisan sejarah (heritage-listed) ini adalah tempat yang pas untuk duduk di beranda sambil menikmati homemade pie dan minuman lokal, menghirup udara sejuk dari sebuah kota kecil yang seakan tak lekang oleh waktu.<br><br>Baik itu melalui bisikan angin yang melewati lembah atau ritme ombak yang menyapu terumbu karang tersembunyi, Perth mengundang Anda untuk sejenak melambatkan ritme hidup. Ini adalah destinasi di mana eksplorasi bukan lagi sebuah agenda yang melelahkan, melainkan sebuah cara alami untuk menikmati keindahan alam.<br><br>red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5416_Escape-the-Noise--Surga-Tersembunyi-di-Perth-untuk-Healing-dan-Menyatu-dengan-Alam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/66069/escape-the-noise-surga-tersembunyi-di-perth-untuk-healing-dan-menyatu-dengan-alam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ndash Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memediasi kasus Pemutusan ]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memediasi kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 133 pekerja PT Amos Indah Indonesia (AII) di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Utara, Kamis (18/6/2026).<br><br>Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas audiensi yang diterima Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia pada 4 Juni 2026 terkait persoalan PHK yang dialami para pekerja perusahaan garmen tersebut.<br><br>Dalam mediasi yang mempertemukan serikat pekerja dan manajemen perusahaan, Wamenaker mendorong kedua belah pihak untuk mengedepankan dialog guna mencapai penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak.<br><br>Dalam perkembangan mediasi tersebut, manajemen PT AII menyampaikan peningkatan tawaran kompensasi kepada para pekerja. Tawaran tersebut menjadi salah satu poin yang dibahas dalam upaya mendorong tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak.<br><br>"Tadi perusahaan menawarkan perbaikan perhitungan hak-hak pekerja sebesar satu kali ketentuan yang berlaku dari yang sebelumnya 0,5 kali.Silakan tawaran ini dipertimbangkan dengan matang oleh bapak dan ibu sekalian," ujar Wamenaker.<br><br>Kepada 133 pekerja yang terdampak PHK, Wamenaker mengimbau agar mempertimbangkan secara saksama tawaran yang telah disampaikan perusahaan. Ia menjelaskan bahwa apabila kesepakatan tidak tercapai, maka penyelesaian perselisihan dapat dilanjutkan melalui mekanisme hubungan industrial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>"Jika belum tercapai kesepakatan, masih tersedia mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.<br><br>Wamenaker menegaskan Kemnaker akan terus mengawal proses penyelesaian kasus tersebut serta memfasilitasi komunikasi antara pekerja dan perusahaan agar hak-hak pekerja dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6652_Tindak-Lanjuti-Aduan-Buruh--Kemnaker-Mediasi-Kasus-PHK-133-Pekerja-PT-Amos-Indah-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/seleb/66068/tindak-lanjuti-aduan-buruh-kemnaker-mediasi-kasus-phk-133-pekerja-pt-amos-indah-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Galeri Indonesia Kaya Semarakkan HUT ke-499 Jakarta Lewat &lsquo;Lenong Kampung Te-Ko&rsquo;,  Ajak Generasi Muda Mengenal Budaya Betawi</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Galeri Indonesia Kaya Semarakkan HUT ke-499 Jakarta Lewat ‘Lenong Kampung Te-Ko’,  Ajak Generasi Muda Mengenal Budaya Betawi]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, &ndash Galeri Indonesia Kaya ikut menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke499 Kota Jakarta melalui berbagai pertunjukan seni Betawi yang]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/galeri/" target="_blank">Galeri</a> Indonesia Kaya ikut menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta melalui berbagai pertunjukan seni Betawi yang dihadirkan setiap akhir pekan sepanjang bulan Juni. Sejalan dengan semangat &quot;Bergerak Menuju Era Baru Jakarta&quot; yang diusung dalam perayaan HUT Jakarta tahun ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/galeri/" target="_blank">Galeri</a> Indonesia Kaya menghadirkan ruang apresiasi bagi ragam seni pertunjukan khas Betawi yang telah menjadi bagian dari identitas kota. Salah satu pertunjukan yang hadir dalam rangkaian tersebut adalah pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko oleh Sanggar Oplet Robet yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat kampung di tengah hiruk-pikuk kota besar.<br><br><br><br>Pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko mengisahkan kehidupan masyarakat kampung yang hidup rukun di tengah dinamika kota besar. Keharmonisan tersebut mulai terusik ketika sekelompok preman memanfaatkan kondisi ekonomi warga demi kepentingan pribadi. Konflik yang hadir dalam cerita ini menggambarkan persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus mengangkat nilai persatuan, keberanian, dan kepedulian sosial. rl]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_8265_Galeri-Indonesia-Kaya-Semarakkan-HUT-ke-499-Jakarta-Lewat--lsquo-Lenong-Kampung-Te-Ko-rsquo----Ajak-Generasi-Muda-Mengenal-Budaya-Betawi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/cinema/66067/galeri-indonesia-kaya-semarakkan-hut-ke499-jakarta-lewat-lsquolenong-kampung-tekorsquo-ajak-generasi-muda-mengenal-budaya-betawi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Membangun Kepercayaan Digital Dimulai dari Penerbitan Identitas yang Aman</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 20:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Membangun Kepercayaan Digital Dimulai dari Penerbitan Identitas yang Aman]]></title>
            <description><![CDATA[Membangun Kepercayaan Digital Dimulai dari Penerbitan Identitas yang AmanOleh Lee Wei Jin, Regional Director, FARGO, Asia Pacific, HIDJakart]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/membangun/" target="_blank">Membangun</a> Kepercayaan Digital Dimulai dari Penerbitan Identitas yang Aman<br><br><br>Oleh Lee Wei Jin, Regional Director, FARGO, Asia Pacific, HID<br><br><br>Jakarta, 17 Juni 2026 - Seiring percepatan penerapan program identitas nasional dan ekosistem identitas digital oleh pemerintah dan perusahaan di kawasan Asia Pasifik. Satu hal yang jelas terlihat, sebuah identitas hanya bisa dipercaya jika proses penerbitannya aman.<br><br> <br><br>Selama beberapa dekade, sistem penerbitan identitas (issuance) umumnya hanya dipandang sebagai proses pencetakan kartu fisik saja. Namun kini, pendekatan tersebut sudah tidak lagi relevan. Sistem penerbitan yang aman telah berkembang menjadi fondasi penting dalam infrastruktur nasional yang menopang kepercayaan di berbagai sektor meliputi ekonomi, lintas negara, hingga ekosistem digital.<br><br> <br><br>Pembahasannya kini bukan hanya sekadar mencetak kartu identitas, melainkan bagaimana proses penerbitan identitas yang aman, konsisten, dan dalam skala besar.<br><br><br><br>Evolusi Produksi Kartu Menjadi Infrastruktur Identitas<br><br>Seiring berkembangnya program identitas yang kian besar dan kompleks, sistem issuance juga harus berkembang. Sistem tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus menjadi bagian dari infrastruktur yang terintegrasi dari awal hingga akhir proses. Perubahan ini didorong oleh tiga kebutuhan utama: skalabilitas, keamanan, dan integritas di setiap tahapan siklus identitas.<br><br> <br><br>Pada skala besar, sistem penerbitan identitas harus mampu mendukung model terpusat maupun terdesentralisasi. Program identitas nasional umumnya membutuhkan pusat personalisasi berkapasitas tinggi, sekaligus titik penerbitan yang tersebar agar lebih mudah diakses masyarakat. Tantangannya adalah memastikan standar keamanan tetap konsisten di seluruh proses dan lokasi penerbitan.<br><br> <br><br>Sementara itu, keamanan harus diterapkan sejak tahap perancangan. Hal ini mencakup penggunaan perangkat keras yang aman, saluran komunikasi terenkripsi, serta teknologi yang tahan manipulasi di setiap tahapan penerbitan. Di tengah lanskap ancaman digital saat ini, keamanan tidak lagi bisa ditambahkan belakangan, tetapi harus menjadi fondasi utama sejak awal.<br><br> <br><br>Yang tak kalah penting adalah pengelolaan siklus identitas. Kredensial identitas bersifat dinamis, sehingga harus bisa diterbitkan, diperbarui, diperpanjang, dan dicabut sesuai kebutuhan. Karena itu, sistem penerbitan yang aman harus terintegrasi erat dengan platform identitas yang lebih luas agar kepercayaan dapat terjaga secara berkelanjutan, bukan hanya saat identitas pertama kali diterbitkan.<br><br> <br><br>Kerentanan Tersembunyi dalam Sistem Penerbitan<br><br>Meski teknologi terus berkembang, banyak celah dalam sistem identitas masih berasal dari proses penerbitan. Risiko ini umumnya muncul di proses peralihan informasi, seperti antara tahap pendaftaran dan personalisasi, antar sistem yang berbeda, maupun antara proses fisik dan digital.<br><br> <br><br>Alur kerja yang terfragmentasi, infrastruktur lama, dan standar keamanan yang tidak konsisten dapat menciptakan celah yang mudah disalahgunakan. Beberapa kelemahan yang umum terjadi antara lain pengelolaan blank credentials yang belum optimal, perlindungan kunci kriptografi yang masih lemah, serta ketergantungan yang tinggi pada proses manual.<br><br> <br><br>Untuk mengatasi tantangan ini butuh pergeseran menuju sistem yang lebih terstandarisasi dan terintegrasi. Alur penerbitan identitas perlu disatukan dalam kerangka kebijakan terpusat, bahkan di lingkungan yang terdesentralisasi. Lebih dari itu, organisasi juga perlu mengadopsi platform dengan pendekatan secure-by-design yang mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak, dan kriptografi dalam satu arsitektur kepercayaan yang terpadu.<br><br> <br><br>Tata kelola juga memegang peran krusial. Pemantauan secara real-time, kontrol akses berbasis peran, serta jejak audit yang menyeluruh menjadi elemen penting untuk memastikan visibilitas dan akuntabilitas di seluruh siklus penerbitan identitas. Tanpa hal tersebut, berbagai risiko dapat luput terdeteksi hingga berkembang menjadi masalah yang lebih sistemik.<br><br> <br><br>Penopang Utama Kepercayaan Identitas<br><br>Sistem penerbitan yang aman menghubungkan proses verifikasi identitas awal dengan penggunaan identitas itu sendiri. Sebagus apapun proses pendaftaran, kepercayaan tetap bisa runtuh jika kredensial masih bisa dipalsukan, diubah, atau diterbitkan secara tidak semestinya.<br><br> <br><br>Kredensial yang diterbitkan dengan aman menjadi dasar kepercayaan sepanjang siklus penerbitan identitas. Hal ini memastikan bahwa identitas yang diverifikasi saat digunakan tetap sama dengan identitas yang pertama kali didaftarkan.<br><br> <br><br>Untuk mewujudkannya, diperlukan integrasi yang erat antara data pendaftaran, proses personalisasi yang aman, serta pengikatan kriptografi. Selain itu, dibutuhkan pula pengelolaan siklus identitas secara berkelanjutan, termasuk kemampuan untuk memperbarui maupun mencabut kredensial saat diperlukan.<br><br> <br><br>Dalam konteks ini, sistem penerbitan tidak dapat berjalan secara terpisah. Sistem tersebut harus berbasis kebijakan, dengan sistem yang terhubung, serta mampu mendukung pengelolaan siklus identitas agar kepercayaan tidak hanya terjaga pada saat penerbitan awal, tetapi juga sepanjang masa berlaku kredensial tersebut.<br><br> <br><br>Peralihan Menuju Identitas Digital dan Hybrid<br><br>Meningkatnya penggunaan identitas digital dan mobile pada dasarnya mengubah konsep penerbitan identitas yang aman. Meski kredensial fisik masih memegang peranan penting, proses penerbitan kini semakin meluas ke ekosistem digital melalui perangkat mobile, dompet digital, hingga platform berbasis cloud.<br><br> <br><br>Perkembangan ini menghadirkan kebutuhan baru dalam proses penerbitan identitas, mulai dari pembuatan kunci keamanan, pengikatan kriptografi ke perangkat, pengaturan jarak jauh, hingga kemampuan memperbarui kredensial secara dinamis. Namun demikian, prinsip utamanya tetap sama: memastikan autentisitas, integritas, dan kontrol tetap terjaga.<br><br> <br><br>Tantangannya terletak pada bagaimana memastikan kredensial digital diterbitkan dengan tingkat keamanan dan kepercayaan yang setara, bahkan lebih tinggi, dibandingkan kredensial fisik, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.<br><br> <br><br>Ke depannya, masa depan identitas akan bersifat hybrid. Kredensial fisik dan digital akan berjalan berdampingan dalam satu kerangka kepercayaan yang terintegrasi, sehingga pengguna dapat berpindah dengan mulus antara dunia fisik dan digital.<br><br> <br><br> <br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/membangun/" target="_blank">Membangun</a> Kepercayaan Antar Negara<br><br>Dengan kian terintegrasinya ekonomi global, kebutuhan akan sistem identitas yang saling terhubung pun terus meningkat. Baik untuk perjalanan, perdagangan, maupun layanan digital, identitas perlu dapat dipercaya melampaui batas negara. Dalam hal ini, sistem penerbitan memegang peran fundamental dalam mewujudkan keterhubungan tersebut.<br><br> <br><br>Apabila kredensial diterbitkan dengan standar, tingkat jaminan, atau kerangka kriptografi yang berbeda-beda, maka membangun kepercayaan lintas negara akan menjadi sulit, bahkan hampir mustahil. Sebaliknya, sistem penerbitan yang dirancang dengan baik dapat menerapkan standar dan skema kredensial yang seragam sehingga dapat diakui di berbagai yurisdiksi dan mendukung terciptanya kepercayaan lintas negara.<br><br> <br><br>Di sinilah peralihan dari model kepercayaan bilateral ke model federatif menjadi penting. Dengan menyelaraskan praktik penerbitan identitas pada standar internasional dan arsitektur yang modular, pemerintah dan organisasi dapat membangun ekosistem identitas yang aman dan bisa digunakan lintas negara.<br><br> <br><br> <br><br>Mempersiapkan Sistem Penerbitan Identitas untuk Masa Depan<br><br>Seiring perkembangan ekosistem identitas, organisasi perlu kembali meninjau cara mereka merancang dan berinvestasi pada infrastruktur penerbitan identitas. Dalam proses ini, terdapat tiga prioritas utama yang perlu menjadi perhatian.<br><br> <br><br>Pertama, kemampuan beradaptasi. Sistem identitas harus mampu mendukung berbagai jenis kredensial, teknologi, dan tingkat keamanan baru tanpa memerlukan perubahan menyeluruh pada sistem yang sudah ada.<br><br> <br><br>Kedua, keamanan dan tata kelola harus menjadi inti dari sistem. Integritas kriptografi, kemampuan audit, serta kontrol siklus identitas tidak bisa lagi dianggap sebagai pelengkap, melainkan harus terintegrasi langsung dalam arsitektur sistem.<br><br> <br><br>Ketiga, perlunya perubahan pola pikir dari sistem yang terpencar menuju ekosistem yang saling terhubung. Sistem penerbitan identitas harus terintegrasi secara mulus dengan proses pendaftaran, verifikasi, hingga layanan lanjutan untuk membangun kerangka identitas yang terpadu dan terpercaya.<br><br> <br><br>Pada akhirnya, sistem penerbitan yang aman bukan hanya sekadar fungsi teknis, melainkan kemampuan strategis yang menjadi fondasi kepercayaan di dunia menuju adaptasi digital dan saling terhubung. Seiring identitas menjadi gerbang utama untuk mengakses berbagai layanan, mulai dari layanan publik hingga sistem keuangan, memastikan proses penerbitan berjalan dengan tepat bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan utama.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_8121_Membangun-Kepercayaan-Digital-Dimulai-dari-Penerbitan-Identitas-yang-Aman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/66066/membangun-kepercayaan-digital-dimulai-dari-penerbitan-identitas-yang-aman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menghidupkan Kembali &ldquo;Kompas Intelektual&rdquo; yang Lahir di Tanah Mandailing</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 14:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menghidupkan Kembali “Kompas Intelektual” yang Lahir di Tanah Mandailing]]></title>
            <description><![CDATA[Menghidupkan Kembali &ldquoKompas Intelektual&rdquo yang Lahir di Tanah Mandailing]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: H. Syahrir Nasution, SE, MM, Gelar Sutan Kumala Bulan</p><br></p><br>Di tengah derasnya arus perubahan zaman, masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a> patut kembali menengok sosok besar yang telah menyalakan obor pendidikan jauh sebelum Indonesia merdeka. Sosok itu adalah Willem Iskander, putra terbaik <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a> yang lahir dengan nama asli Sutan Sati Nasution.<br>Willem Iskander bukan sekadar seorang guru atau tokoh pendidikan biasa. Ia merupakan "kompas intelektual" yang lahir dari Tanah <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a> dan berhasil menunjukkan arah masa depan bangsanya melalui pendidikan. Pada masa penjajahan Belanda, ketika sebagian besar rakyat masih terkungkung oleh keterbelakangan, kemiskinan, dan sistem feodalisme, Willem Iskander telah berpikir jauh melampaui zamannya.<br>Ia menyadari bahwa kemerdekaan sejati tidak hanya diperoleh melalui perlawanan fisik, tetapi juga melalui pembebasan pikiran. Pendidikan menjadi jalan yang diyakininya mampu mengangkat martabat manusia dari belenggu kebodohan dan ketertinggalan.<br>Dari sudut pandang masyarakat awam pada masa itu, perjuangan Willem Iskander mungkin terlihat luar biasa bahkan sulit dipahami. Banyak orang terheran-heran melihat kegigihan dan semangatnya yang begitu besar untuk mengubah nasib anak-anak <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a>. Namun di balik semua itu, tersimpan cita-cita mulia agar generasi penerus tidak terus-menerus menjadi korban sistem feodalisme dan penjajahan yang mengekang perkembangan intelektual masyarakat.<br>Berangkat dari niat yang tulus dan keikhlasan yang mendalam, Willem Iskander menempuh pendidikan ke Belanda. Langkah tersebut bukan untuk mengejar kemegahan pribadi, melainkan sebagai bekal untuk membangun tanah kelahirannya. Ia memahami bahwa ilmu pengetahuan merupakan modal utama dalam membangun peradaban yang maju.<br>Sekembalinya dari Belanda, Willem Iskander mendirikan Kweekschool atau Sekolah Guru di Tanah <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a>. Lembaga pendidikan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Sumatera dan Indonesia. Melalui sekolah tersebut, lahir guru-guru yang kemudian menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat luas.<br>Peran inilah yang menjadikan Willem Iskander layak disebut sebagai "Ompung dari Ompung Guru-Guru". Sebab, melalui gagasan dan dedikasinya, ia telah melahirkan generasi pendidik yang kemudian menjadi mata rantai kemajuan bangsa.<br>Jejak perjuangannya menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu, melainkan gerakan peradaban. Ia ingin memastikan bahwa anak-anak bangsa tidak selamanya hidup dalam kebodohan dan kemiskinan. Pendidikan harus menjadi alat pembebasan sosial dan jalan menuju kemajuan.<br>Karena itu, sudah sepantasnya bangsa Indonesia memberikan penghormatan yang lebih besar kepada Willem Iskander. Secara moral dan historis, banyak kalangan menilai bahwa beliau telah memenuhi syarat sebagai pahlawan pendidikan nasional. Jika saat ini masyarakat telah mengakui jasa-jasanya secara de facto, maka pengakuan secara de jure sebagai Pahlawan Nasional menjadi harapan yang masih terus diperjuangkan.<br>Ironisnya, di luar negeri, khususnya Belanda yang pernah menjajah Indonesia, nama Willem Iskander justru mendapat perhatian dalam sejarah pemikiran pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa gagasan dan karya-karyanya memiliki nilai universal yang melampaui batas ruang dan waktu.<br>Hari ini, ketika dunia pendidikan menghadapi berbagai tantangan baru, semangat Willem Iskander kembali relevan untuk dihidupkan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a> tidak boleh kehilangan kompas intelektual yang pernah diwariskan oleh putra terbaiknya. Generasi muda harus mengenal sejarah perjuangannya, memahami pemikirannya, dan melanjutkan cita-citanya untuk membangun masyarakat yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing.<br>Sebagai salah satu keturunan dari almarhum Guru Madong Lubis, penulis memandang bahwa warisan terbesar Willem Iskander bukanlah bangunan sekolah atau catatan sejarah semata, melainkan semangat untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan perubahan. Semangat itulah yang harus terus dijaga agar Tanah <a href="https://www.halomedan.com/tag/mandailing/" target="_blank">Mandailing</a> tetap menjadi rahim yang melahirkan pemikir, pendidik, dan pemimpin bangsa di masa depan.<br>Willem Iskander telah menyalakan pelita. Tugas generasi hari ini adalah memastikan cahaya itu tidak pernah padam.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_2804_Menghidupkan-Kembali--ldquo-Kompas-Intelektual-rdquo--yang-Lahir-di-Tanah-Mandailing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66065/menghidupkan-kembali-ldquokompas-intelektualrdquo-yang-lahir-di-tanah-mandailing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 12:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains]]></title>
            <description><![CDATA[Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MAKASSAR- Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari memaparkan konsep Ekonomi Biru berbasis sains dalam SYMARFISH 2026 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Dia menilai sektor kelautan dapat menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.<br><br>Andi Yuslim hadir sebagai pembicara nasional dalam Simposium <a href="https://www.halomedan.com/tag/nasional/" target="_blank">Nasional</a> XIII dan Internasional IX Kelautan dan Perikanan. Forum tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan sektor maritim.<br><br>"Indonesia tidak bisa terus bergantung pada ekspor komoditas mentah. Kita harus membangun ekonomi berbasis inovasi, teknologi, dan hilirisasi agar produktivitas nasional meningkat," kata Andi Yuslim Patawari saat diwawancarai usai acara, sabtu (20/6/26).<br><br>*Ekonomi Biru Jadi Mesin Pertumbuhan Baru*<br><br>Dalam paparannya, pria yang kerap disapa AYP ini menyoroti tantangan deindustrialisasi dini dan stagnasi produktivitas yang dihadapi Indonesia. Dia menyebut kondisi tersebut memerlukan strategi pembangunan yang berorientasi pada nilai tambah.<br><br>Menurut dia, Ekonomi Biru berbasis sains mampu mendorong transformasi sektor kelautan melalui teknologi, riset, dan digitalisasi. Pendekatan itu juga membuka peluang lahirnya industri baru dengan daya saing global.<br><br>"Kita memiliki sumber daya laut yang sangat besar. Tantangannya bukan lagi pada ketersediaan sumber daya, melainkan kemampuan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi," ujarnya.<br><br>*Hilirisasi Kelautan Perkuat Ketahanan Pangan*<br><br>Andi Yuslim Patawari menjelaskan pemanfaatan smart fisheries, bioteknologi kelautan, dan industrialisasi terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi produksi. Langkah tersebut juga memperkuat rantai pasok pangan berbasis protein laut.<br><br>Dia menilai ketahanan pangan harus dibangun melalui peningkatan ketersediaan, aksesibilitas, kualitas, dan stabilitas pangan secara bersamaan. Karena itu, sektor kelautan perlu ditempatkan sebagai fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.<br><br>"Kami mendorong kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat pesisir. Sinergi itu penting agar inovasi kelautan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat," tuturnya.<br><br>Andi Yuslim berharap gagasan Ekonomi Biru berbasis sains dapat menjadi bagian dari arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dia juga mendorong penguatan riset, hilirisasi, dan digitalisasi sektor kelautan agar mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_7988_Jalan-Keluar-Krisis-Produktivitas-di-Sektor-Kelautan--Andi-Yuslim-Patawari-Dorong-Ekonomi-Biru-Berbasis-Sains.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66064/jalan-keluar-krisis-produktivitas-di-sektor-kelautan-andi-yuslim-patawari-dorong-ekonomi-biru-berbasis-sains/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Nyata Jumat Barokah: Pewarta Polrestabes Medan Hadir Ringankan Beban Rekan Media</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 16:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Nyata Jumat Barokah: Pewarta Polrestabes Medan Hadir Ringankan Beban Rekan Media]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Pewarta Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya melalui kegiatan Jumat Barokah. Kal]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya melalui kegiatan "<a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a>". Kali ini, Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> Polrestabes Medan, Chairum Lubis, S.H., menjenguk putri dari salah satu jurnalis, Abdi Sumarno, yang tengah menjalani masa pemulihan pasca-operasi tumor paru di kediamannya, Jl. Gelatik 8, Perumnas Mandala, <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> (19/06/2026).<br><br>Kunjungan ini merupakan bentuk solidaritas dan empati yang mendalam antar-sesama insan pers. Kehadiran Ketua Chairum Lubis SH dan pengurus <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> Polrestabes Medan diharapkan dapat memberikan kekuatan moril bagi keluarga yang sedang mendampingi ananda Tiara Marisa dalam proses penyembuhan medis.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Chairum Lubis yang didampingi oleh anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a>, Sudarmanto, Novian Harhara Sembiring, menyerahkan santunan dan bantuan sosial secara langsung kepada Abdi Sumarno selaku perwakilan keluarga.<br><br>"Kegiatan ini adalah wujud kebersamaan dan rasa empati kami. Kami hadir tidak hanya sebagai rekan kerja, tetapi sebagai keluarga besar yang siap saling mendukung, terutama saat ada anggota yang sedang diuji musibah. Semoga dukungan moril dan materiil yang sedikit ini bisa meringankan beban keluarga," ujar Chairum Lubis.<br><br>Sementara itu, Abdi Sumarno, jurnalis media online Liputan4 yang saat ini fokus mendampingi pengobatan putrinya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kunjungan serta bantuan yang diberikan oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> Polrestabes Medan.<br><br>"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> dan seluruh rekan-rekan atas perhatian, doa, dan bantuannya. Kehadiran rekan-rekan sangat berarti bagi kekuatan psikologis kami sekeluarga agar ananda Tiara bisa segera pulih total," ungkap Abdi.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3596_Aksi-Nyata-Jumat-Barokah--Pewarta-Polrestabes-Medan-Hadir-Ringankan-Beban-Rekan-Media.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66063/aksi-nyata-jumat-barokah-pewarta-polrestabes-medan-hadir-ringankan-beban-rekan-media/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Pewarta Polrestabes Medan Kembali Salurkan Sembako</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Pewarta Polrestabes Medan Kembali Salurkan Sembako]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada sesama melalui program rutin ]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br>Persatuan Wartawan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a>) <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> kembali menunjukkan kepeduliannya kepada sesama melalui program rutin <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a> yang dilaksanakan di Sekretariat <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Area, <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> (19/6/2026).<br><br>Kegiatan sosial yang dipimpin langsung Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Chairum Lubis, SH tersebut diisi dengan pembagian bantuan sembako berupa beras kepada anggota serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar sekretariat.<br><br>Chairum Lubis mengatakan, program <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a> merupakan bentuk kepedulian dan komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk terus berbagi rezeki kepada sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.<br><br>Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara insan pers dan masyarakat.<br><br>"Alhamdulillah, kegiatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a> terus berjalan secara rutin. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari penerima," ujar Chairum Lubis.<br><br>Ia menambahkan, keberlangsungan program sosial tersebut tidak terlepas dari dukungan para donatur dan anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang selalu berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.<br><br>Chairum juga mengajak seluruh anggota untuk terus menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar dan menjadikan berbagi sebagai budaya yang membawa manfaat bagi banyak orang.<br><br>Para penerima bantuan tampak bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melalui kegiatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a> tersebut.<br><br>Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata hadirnya organisasi wartawan yang tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.<br><br>Melalui program <a href="https://www.halomedan.com/tag/jumat/" target="_blank">Jumat</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/barokah/" target="_blank">Barokah</a> yang terus berkelanjutan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pewarta/" target="_blank">Pewarta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berharap dapat terus menebarkan manfaat serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66062/semangat-berbagi-tak-pernah-padam-pewarta-polrestabes-medan-kembali-salurkan-sembako/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP]]></title>
            <description><![CDATA[Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN | Penetapan PT ASP sebagai pemenang tender proyek <a href="https://www.halomedan.com/tag/fasade/" target="_blank">Fasade</a> Stadion Teladan senilai Rp64,13 miliar memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Selain besarnya nilai proyek yang bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026, publik juga mulai menyoroti rekam jejak perusahaan serta sosok yang berada di balik badan usaha tersebut.<br><br>Berdasarkan data yang dihimpun pada Rabu (17/6/2026) melalui Website LPSE Kota Medan, proyek yang dilelang oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan itu diikuti sebanyak 27 peserta. Dari puluhan perusahaan yang bersaing, PT ASP akhirnya ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp64.130.317.745,96.<br><br>Nilai tersebut hanya terpaut sekitar Rp864 juta atau sekitar 1,33 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan sebesar Rp64.994.432.000. Sementara pagu anggaran proyek tercatat sebesar Rp64.994.600.000.<br><br>Selisih penawaran yang relatif tipis dari HPS tersebut menjadi perhatian sejumlah kalangan. Pasalnya, proyek bernilai puluhan miliar rupiah itu menggunakan anggaran daerah sehingga diharapkan berlangsung secara transparan dan akuntabel.<br><br>Di tengah proses pembangunan Stadion Teladan yang menjadi salah satu proyek strategis Kota Medan, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga pada profil perusahaan pemenang tender.<br><br>PT ASP diketahui beralamat di Jalan STM/Pembangunan No. 12/18, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Berdasarkan data perusahaan yang dapat diakses publik, badan usaha tersebut bergerak di bidang jasa konstruksi dan telah berdiri sejak 9 November 2016.<br><br>Meski demikian, informasi mengenai pemegang saham, komisaris, direktur maupun pemilik manfaat (beneficial owner) perusahaan belum banyak diketahui masyarakat. Kondisi ini memunculkan rasa ingin tahu publik mengenai siapa pihak yang sesungguhnya berada di balik perusahaan yang dipercaya mengerjakan proyek <a href="https://www.halomedan.com/tag/fasade/" target="_blank">Fasade</a> Stadion Teladan bernilai Rp64,1 miliar tersebut.<br><br>Selain proyek Stadion Teladan, PT ASP juga disebut pernah terlibat dalam sejumlah pekerjaan infrastruktur di Sumatera Utara, termasuk pembangunan venue voli indoor PON dan beberapa proyek peningkatan jalan.<br><br>Dengan nilai proyek yang besar serta tingginya perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah, transparansi mengenai profil dan rekam jejak perusahaan pemenang tender dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.<br><br>Nomor kontak kantor PT ASP saat dihubungi tidak ada sahutan sampai berita ini diterbitkan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_1184_Di-Balik-Proyek-Fasade-Stadion-Teladan-Rp64-13-Miliar--Publik-Pertanyakan-Profil-PT-ASP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66061/di-balik-proyek-fasade-stadion-teladan-rp6413-miliar-publik-pertanyakan-profil-pt-asp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,  Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 08:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,  Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern]]></title>
            <description><![CDATA[DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: H.<a href="https://www.halomedan.com/tag/rahudman/" target="_blank">Rahudman</a> Harahap MM (ketua PW Sumut)<br><br>Saya ingin mengaperisiasi ttg penyelenggaraan Muktamar keVIII  menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar VIII IPHI di Bali serta terpilihnya kembali Bapak H. Erman Suparno sebagai Ketua Umum PP IPHI periode 2026&ndash;2031. Semoga amanah yang diemban membawa keberkahan dan kemajuan bagi organisasi serta kemaslahatan bagi umat dan bangsa.<br><br>Saya sebagai Ketua sidang paripurna <br>Muktamar VIII IPHI di Bali tidak semestinya dimaknai sekadar pergantian kepemimpinan lima tahunan. Lebih dari itu, Bali harus dikenang sebagai titik lepas landas dan kebangkitan IPHI menuju babak baru yang lebih visioner dan penuh romantis<br><br>Bali bukan sekadar destinasi wisata. Bali adalah kota dunia, tempat bertemunya berbagai bangsa, budaya, dan peradaban. Dari pulau yang menjadi wajah Indonesia di mata dunia itu, IPHI mendapatkan momentum yang tepat untuk melakukan lompatan paradigma.<br><br>*Sudah saatnya IPHI keluar dari jebakan romantisme masa lalu yang berlebihan.*<br><br>Tidak ada yang salah dengan sejarah. Tidak ada yang keliru dengan kebanggaan sebagai0 alumni haji. Tetapi organisasi besar tidak dibangun hanya dengan nostalgia. Sejarah harus menjadi sumber inspirasi, bukan tempat berdiam diri.<br><br>Dunia telah berubah. Tantangan umat semakin kompleks. Perubahan teknologi, kecerdasan buatan, ekonomi syariah, ketahanan pangan, kesehatan, lingkungan, hingga perubahan geopolitik global menuntut hadirnya organisasi yang adaptif dan visioner.<br><br>Karena itu, IPHI tidak cukup hanya menjadi organisasi silaturahmi dan seremonial. Kemabruran harus melahirkan kebermanfaatan. Gelar haji harus melahirkan keteladanan. Persaudaraan harus melahirkan kekuatan sosial, ekonomi, pendidikan, dan peradaban.<br><br>IPHI memiliki modal besar yang tidak dimiliki banyak organisasi lain. Jutaan alumni haji yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan kekuatan moral dan sosial yang sangat potensial. Potensi besar ini tidak boleh berhenti menjadi kebanggaan simbolik, tetapi harus menjadi energi perubahan.<br><br>Muktamar Bali hendaknya menjadi momentum perubahan besar. Ukuran keberhasilan organisasi tidak lagi sebatas banyaknya pengurus dan ramainya kegiatan, tetapi sejauh mana IPHI mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.<br><br>Sudah waktunya IPHI bergerak:<br><br>*Dari nostalgia menuju inovasi.*<br><br>*Dari simbol menuju karya.*<br><br>*Dari kebanggaan masa lalu menuju pengabdian masa depan.*<br><br>*Dari organisasi romantisme menuju organisasi peradaban modern.*<br><br>Sebab kemabruran sejati tidak berhenti di Tanah Suci. Kemabruran sejati adalah ketika nilai-nilai haji menjelma menjadi ilmu, keteladanan, pelayanan, dan kebermanfaatan bagi sesama.<br><br>Selamat kepada Ketua Umum PP IPHI H. Erman Suparno dan seluruh jajaran kepengurusan baru.<br><br>*Dari Bali, kota dunia, IPHI lepas landas.*<br><br>Bukan untuk kembali hidup dalam romantisme masa lalu, tetapi untuk menjemput masa depan.<br><br>Menuju organisasi peradaban modern yang bermartabat, mandiri, dan berkhidmat bagi umat, bangsa, dan dunia.<br><br>________________________]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6814_DARI-BALI--IPHI-LEPAS-LANDAS---Dari-Organisasi-penuh-indah-Menuju-Organisasi-Peradaban-Modern.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66060/dari-bali-iphi-lepas-landas-dari-organisasi-penuh-indah-menuju-organisasi-peradaban-modern/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS - Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan membangun sinergitas yang baik, BRI Branch Office(BO) Sibuhuan melaksanakan kunjungan silaturahmi kelingkungan kerja Kantor Kementerian Agama(Kamenag) Kabupaten Padanglawas.<br><br>Kunjungan kerja sekaligus silaturahmi tersebut,Kamis(18/6/2026),disambut baik oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Palas,Dr.Kasman,S.Ag,M.A didampingi KTU,H.Ahmad Saidi Hasibuan.<br><br>Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerjasama yang telah terjalin sekaligus membuka peluang kolaborasi baru.<br><br>Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Palas, Dr.Kasman,S.Ag,M.A, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja BRI Branch Office(BO) Sibuhuan.<br><br>"Kami dan jajaran mengucapkan terima kasih untuk seluruh bantuan dan kerjasama yang terjalani selama ini dalam mendukung kelancaran tugas dan fungsi pelayanan khususnya dalam pengelolaan administrasi keuangan dan layanan perbankan bagi ASN maupun satuan kerja di lingkungan Kemenag," katanya.<br><br>Ia berharap, melalui silaturahmi ini,diharapkan hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan ASN Kementerian Agama dapat berjalan lebih optimal.<br><br>Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As, menyampaikan komitmen BRI untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama, baik melalui layanan perbankan, digitalisasi transaksi, maupun bentuk dukungan lainnya yang sejalan dengan kebutuhan lembaga.<br><br>Dikatakan, melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun sinergitas dan kerjasama yang berkelanjutan.<br><br>Dedi Harpian berharap, kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dan kolaborasi antara BRI BO SIbuhuan dan Kemenag Palas semakin solid dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.<br><br>Keterangan Photo : Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Kemenag Palas.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3697_BRI-BO-Sibuhuan-Perkuat-Sinergitas-dan-Kolaborasi-dengan-Kemenag-Palas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66059/bri-bo-sibuhuan-perkuat-sinergitas-dan-kolaborasi-dengan-kemenag-palas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 23:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi]]></title>
            <description><![CDATA[Mahasiswa Magister UNAS Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Jakarta &ndash; Mahasiswa Pascasarjana Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Leriadi, menilai bahwa gerakan mahasiswa hanya akan memiliki kekuatan moral apabila dijalankan secara jujur dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa penggunaan identitas kelembagaan tanpa dasar yang sah dapat merusak kredibilitas gerakan mahasiswa di mata publik.<br><br>Pernyataan tersebut disampaikan Leriadi menanggapi polemik yang muncul setelah adanya pemberitaan yang mencantumkan seseorang sebagai "Ketua BEM FISIP Universitas Nasional" dalam sebuah konferensi pers yang digelar kelompok mahasiswa yang tergabung dalam BEM Bersatu.<br><br>Menurut Leriadi, setiap aktivis mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan sikap politiknya sebagai warga negara. Namun, penggunaan identitas organisasi maupun institusi pendidikan harus didasarkan pada fakta dan legitimasi yang dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>"Gerakan mahasiswa harus dibangun di atas kejujuran. Jika berbicara atas nama pribadi, maka sampaikan sebagai individu. Jika membawa nama organisasi atau institusi, harus memiliki legitimasi dan dasar kelembagaan yang jelas. Jangan sampai publik mendapatkan informasi yang keliru," ujar Leriadi.<br><br>Leriadi bukanlah sosok baru dalam dunia aktivisme mahasiswa. Pria asal Medan, Sumatera Utara, tersebut dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan organisasi selama menempuh pendidikan tinggi. Ia juga banyak berkecimpung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan terlibat dalam berbagai gerakan advokasi maupun aksi-aksi mahasiswa.<br><br>Pengalamannya dalam dunia pergerakan mahasiswa cukup panjang. Salah satu peristiwa yang pernah menjadi bagian dari perjalanan aktivismenya adalah aksi demonstrasi mahasiswa di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Belanda di Medan pada 2 April 2008. Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap isu yang berkembang saat itu.<br><br>Akibat keterlibatannya dalam aksi tersebut, Leriadi sempat menjalani proses hukum dan ditahan selama kurang lebih dua bulan. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya memperjuangkan aspirasi secara bertanggung jawab dengan tetap menjunjung nilai-nilai demokrasi dan etika gerakan mahasiswa.<br><br>"Sebagai orang yang pernah lama berada dalam dunia gerakan mahasiswa, saya memahami bahwa perbedaan sikap dan kritik terhadap kebijakan adalah hal yang wajar. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga integritas dan kejujuran dalam setiap aktivitas pergerakan," katanya.<br><br>Lebih lanjut, Leriadi menegaskan bahwa gerakan mahasiswa seharusnya berfokus pada substansi perjuangan dan kepentingan masyarakat, bukan pada klaim identitas yang berpotensi menimbulkan polemik.<br><br>Menurutnya, kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa merupakan modal sosial yang harus dijaga oleh seluruh aktivis. Karena itu, setiap individu yang tampil di ruang publik harus memastikan bahwa identitas, jabatan, maupun afiliasi yang digunakan sesuai dengan fakta dan ketentuan organisasi yang berlaku.<br><br>"Mahasiswa harus menjadi teladan dalam menyampaikan fakta dan menjaga integritas. Kritik terhadap pemerintah maupun dukungan terhadap suatu kebijakan adalah hal yang sah dalam demokrasi, tetapi harus dilakukan secara terbuka, jujur, dan tidak mengatasnamakan institusi yang tidak memiliki keterkaitan secara resmi," tegasnya.<br><br>Leriadi berharap nilai-nilai idealisme yang selama ini menjadi kekuatan gerakan mahasiswa tetap terjaga di tengah dinamika politik dan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.<br><br>"Gerakan mahasiswa akan tetap dihormati selama mampu menjaga integritas, kejujuran, dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Jangan sampai nilai-nilai tersebut tercoreng oleh informasi yang tidak sesuai dengan fakta," pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_4430_Mahasiswa-Magister-UNAS--Gerakan-Mahasiswa-Harus-Jujur-dan-Tidak-Mengatasnamakan-Institusi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66058/mahasiswa-magister-unas-gerakan-mahasiswa-harus-jujur-dan-tidak-mengatasnamakan-institusi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 23:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Kabupaten Langkat H. Syah Afandin, SH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat Asbach, SH., MH melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026).<br><br>Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang transit lantai II Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Langkat diterima langsung oleh Kajati Sumut Muhibuddin, SH., MH. Turut mendampingi Kajati Sumut, Asisten Pembinaan Herlina Setyorini, SH., MH serta Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Rizaldi, SH., MH.<br><br>Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan jajaran Kejaksaan, khususnya dalam mendukung program pengawalan dan pengamanan pembangunan daerah.<br><br>Usai pertemuan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat H. Syah Afandin menyampaikan apresiasi atas peran Kejaksaan dalam menjaga keberlangsungan penegakan hukum di Sumatera Utara. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi mendukung pembangunan yang transparan dan taat aturan.<br><br>&quot;Kami berharap koordinasi dan sinergitas antara Pemkab Langkat, Kejati Sumut, dan Kejari Langkat semakin kuat sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai koridor hukum,&quot; ujar Syah Afandin.<br><br>Sementara itu, Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi kelembagaan yang bertujuan memperkuat hubungan lintas sektor antara pemerintah daerah dan institusi penegak hukum.<br>Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan kejaksaan menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.<br><br>&quot;Ini merupakan hal yang lumrah dilakukan sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergitas. Melalui program pengawalan dan pengamanan hukum, kami berharap pembangunan dapat berjalan efektif tanpa menyalahi aturan,&quot; tegasnya.<br><br>Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama untuk terus membangun sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Langkat dan Sumatera Utara. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3955_Bupati-Langkat-dan-Kajari-Audiensi-dengan-Kajati-Sumut--Perkuat-Sinergitas-Pengawalan-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66057/bupati-langkat-dan-kajari-audiensi-dengan-kajati-sumut-perkuat-sinergitas-pengawalan-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani]]></title>
            <description><![CDATA[Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani ]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS - BRI Branch Office (BO) Sibuhuan kunjungi pihak KKSU Hati Nurani, untuk membangun dan memperkuat sinergi sekaligus menjalin kerjasama dan mempererat hubungan silaturahmi.<br><br>Kunjungan silaturahmi insan BRILian BO Sibuhuan,diterima dengan baik oleh pihak KKSU Hati Nurani,dikantor kerjanya.<br><br>Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian As, mengatakan pertemuan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus berdiskusi dan memperkuat sinergi terkait kerjasama yang bisa di akses melalui perbankan.<br><br>"Selain bersilaturahmi juga melakukan penjajakan perluasan kerjasama antara BRI dengan pihak KKSU Hati Nurani," kata Dedi Harpian,As,Kamis(18/6/2026).<br><br>Dengan kunjungan ini, diharapkan dapat saling mendukung langkah-langkah dalam mengembangkan kegiatan usaha pihak KKSU Hati Nurani maupun Bank BRI.<br><br>Ia juga menjelaskan, BRI Cabang BO Sibuhuan terus meningkatkan pelayanan dengan menjalin kemitraan dalam meningkatkan kerjasama berbagai program untuk saling mendukung kemajuan ekonomi.<br><br>Pihak KKSU Hati Nurani, menyambut baik kunjungan silaturahmi BRI Cabang BO Sibuhuan untuk meningkatkan dan memperkuat kerjasama yang baik kedepan.<br><br>Pihaknya juga mendukung BRI membangkitkan kemajuan perkembangan prekonomian yang menyentuh kepentingan masyarakat.<br><br>Diharapkan, melalui pertemuan bersama yang cukup mengesankan ini, banyak hal yang berkaitan dengan program yang dibicarakan dalam mendukung kegiatan usaha.<br><br>Keterangan Photo : Insan BRILian BO Sibuhuan melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi kepihak KKSU Hati Nurani.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_4625_Perkuat-Sinergitas-BRI-BO-Sibuhuan-Kunjungan-Silaturahmi-Kepihak--KKSU-Hati-Nurani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66056/perkuat-sinergitasbri-bo-sibuhuan-kunjungan-silaturahmi-kepihak-kksu-hati-nurani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>