<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 03:09:08 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD, Umumkan Pergantian Wakil Ketua dari PKS</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD, Umumkan Pergantian Wakil Ketua dari PKS]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda pengumuman pemberhentian Wakil Ketua]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda pengumuman pemberhentian Wakil Ketua DPRD dan penetapan calon pengganti dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung DPRD Medan, Senin (27/4/2026).<br><br>Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan, didampingi para wakil ketua, serta dihadiri anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, dan camat se-Kota Medan.<br><br>Dalam rapat tersebut diumumkan H. Rajuddin Sagala diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan. Fraksi PKS selanjutnya mengusulkan Hj. Sri Rezeki, A.Md, sebagai calon pengganti untuk sisa masa jabatan 2024&ndash;2029.<br><br>Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan menjelaskan, agenda paripurna tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan.<br><br>&quot;Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan tanggal 20 April 2026, telah ditetapkan jadwal rapat paripurna hari ini dengan agenda pengumuman pemberhentian Wakil Ketua DPRD dan penetapan calon pengganti dari Fraksi PKS sisa masa jabatan 2024&ndash;2029,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, pergantian jabatan Wakil Ketua DPRD tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan Nomor 243/K/Spa/Ab-12-sek-pks/2025 tentang pergantian pimpinan DPRD Kota Medan asal PKS.<br><br>Selanjutnya, usulan pergantian tersebut akan diproses ke Gubernur Sumatera Utara untuk mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>&quot;Akhirnya rapat paripurna DPRD Kota Medan dalam acara pemberhentian Wakil Ketua DPRD dan penetapan calon pengganti Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS sisa masa jabatan 2024&ndash;2029 pada hari ini secara resmi kami nyatakan ditutup,&quot; kata Wong.ist]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6590_Rico-Waas-Hadiri-Paripurna-DPRD--Umumkan-Pergantian-Wakil-Ketua-dari-PKS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65555/rico-waas-hadiri-paripurna-dprd-umumkan-pergantian-wakil-ketua-dari-pks/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gagal Edar 5 Kg Sabu di Silau Laut, Kurir Asal Jawa Timur Diamankan Polisi</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gagal Edar 5 Kg Sabu di Silau Laut, Kurir Asal Jawa Timur Diamankan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[ASAHAN &ndashUpaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Satuan R]]></description>
            <content><![CDATA[ASAHAN &ndash;Upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan. Dalam operasi penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 5 kilogram dan mengamankan seorang tersangka yang diduga berperan sebagai kurir.<br> <br>Pengungkapan kasus ini dilakukan pada hari Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, bertempat di Dusun VII, Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut.<br> <br>Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, SH, memaparkan bahwa keberhasilan ini berawal dari laporan masyarakat yang waspada. Masyarakat melaporkan adanya aktivitas mencurigakan berupa seorang pria yang baru turun dari kapal dan terlihat membawa bungkusan besar berwarna hitam.<br> <br>"Berdasarkan informasi yang diterima, tim opsnal langsung bergerak cepat dan melakukan pengejaran menuju lokasi di Kecamatan Silau Laut," ungkap AKP Gunawan Effendi.<br> <br>Sesampainya di lokasi, petugas menemukan seorang pria yang sesuai dengan ciri yang diberikan sedang berada di pinggir jalan. Tanpa basa-basi, tim langsung melakukan pengamanan dan penggeledahan terhadap orang tersebut serta barang yang dibawanya.<br> <br>"Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan lima bungkus plastik kemasan teh Cina yang diduga kuat berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto mencapai 5.000 gram atau 5 kilogram," jelasnya.<br> <br>Diupah Rp50 Juta Antar ke Solo<br> <br>Hasil identifikasi menunjukkan pelaku berinisial S (46 tahun), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang dibawa masuk dari Malaysia melalui jalur laut.<br> <br>Lebih jauh, tersangka mengaku bertindak sebagai kurir atas perintah seseorang berinisial I. Tugasnya adalah mengantarkan sabu tersebut hingga ke Kota Solo dan menyerahkannya kepada orang lain yang berinisial A. Untuk satu kali pengiriman ini, ia dijanjikan imbalan atau upah yang nilainya cukup fantastis, yakni mencapai Rp50 juta.<br> <br>Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di markas Sat Res Narkoba Polres Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tidak berhenti sampai di sini, saat ini tim masih mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan besar yang kemungkinan berada di balik peredaran narkoba tersebut.<br> <br>Polres Asahan kembali menegaskan komitmen kuatnya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Kepada masyarakat, polisi mengajak untuk tetap berperan aktif dan tidak ragu memberikan informasi jika melihat adanya indikasi tindak pidana narkoba. (tec)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6504_Gagal-Edar-5-Kg-Sabu-di-Silau-Laut--Kurir-Asal-Jawa-Timur-Diamankan-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65554/gagal-edar-5-kg-sabu-di-silau-laut-kurir-asal-jawa-timur-diamankan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi dengan Konservasi Cakrawala Indonesia, Bobby Nasution Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi dengan Konservasi Cakrawala Indonesia, Bobby Nasution Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk memper]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk memperkuat pengembangan ekonomi hijau dan biru. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.<br><br>Pengembangan ekonomi hijau dan biru merupakan bagian dari program prioritas Bobby Nasution, tepatnya pada poin keenam. Ekonomi hijau berfokus pada energi terbarukan, industri berkelanjutan, serta teknologi ramah lingkungan. Sementara itu, ekonomi biru menitikberatkan pada optimalisasi sektor kelautan dan perikanan, termasuk konservasi laut serta pemanfaatan sumber daya air secara bijak.<br><br>&quot;Tujuan yang kita lakukan sangat baik, bukan hanya untuk Sumut, tetapi juga secara nasional dan internasional, bukan hanya lingkungan sekitar tetapi juga alam semesta,&quot; kata Bobby Nasution saat menerima audiensi Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (24/4/2026).<br><br>Menurut Bobby, tantangan utama saat ini adalah menjaga keberlangsungan makhluk hidup di tengah upaya pemanfaatan sumber daya alam untuk nilai ekonomi. Ia menegaskan, aktivitas ekonomi harus tetap menjamin kelestarian lingkungan.<br><br>&quot;Masih banyak masyarakat kita yang mengandalkan hutan untuk kelangsungan hidup, sementara pemerintah tetap harus memikirkan manfaat ekonominya, tetapi tidak merugikan makhluk hidup lainnya, entah itu tumbuhan, hewan dan juga manusia, ketika terganggu di situlah pemerintah hadir,&quot; ujarnya.<br><br>Wakil Presiden Program YCKI, Fitri Hasibuan, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2000 pihaknya telah membantu para pemerhati lingkungan dalam pembentukan Taman Nasional Batang Gadis. Selain itu, YCKI juga mendampingi sekitar 800 petani sawit untuk memperoleh sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), sebagai bukti penerapan praktik sawit berkelanjutan yang ramah lingkungan.<br><br>&quot;Tahun depan kita akan berupaya membantu 2.000 petani untuk mendapatkan RSPO, kemudian kita juga telah melakukan pemulihan ekosistem 500 hektare, tahun ini kami targetkan 1.000 hektare terutama di kawasan yang terganggu bencana,&quot; kata Fitri Hasibuan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8941_Kolaborasi-dengan-Konservasi-Cakrawala-Indonesia--Bobby-Nasution-Perkuat-Ekonomi-Hijau-dan-Biru-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65553/kolaborasi-dengan-konservasi-cakrawala-indonesia-bobby-nasution-perkuat-ekonomi-hijau-dan-biru-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TACO Terapkan Sistem Produksi Berkelanjutan Melalui Zero Waste Manufacturing</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TACO Terapkan Sistem Produksi Berkelanjutan Melalui Zero Waste Manufacturing]]></title>
            <description><![CDATA[Serang, &ndash Memaknai momentum Earth Day 2026, TACO menegaskan komitmennya dalam mendorong standar baru industri melalui penerapan sistem]]></description>
            <content><![CDATA[Serang, &ndash; Memaknai momentum Earth Day 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menegaskan komitmennya dalam mendorong standar baru industri melalui penerapan sistem produksi yang lebih bertanggung jawab. Pendekatan ini mengintegrasikan seluruh rantai proses produksi, mulai dari pemanfaatan material, pengelolaan limbah, hingga penggunaan energi dan air dalam kerangka zero waste manufacturing. Melalui langkah ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menunjukkan bahwa keberlanjutan dapat berjalan seiring dengan efisiensi sekaligus memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan.<br><br>&quot;Momentum Earth Day menjadi pengingat bahwa keberlanjutan harus dimulai dari proses yang paling mendasar. Karena itu, kami  mengintegrasikan zero waste manufacturing ke dalam seluruh sistem operasional, mulai dari pemanfaatan material hingga pengelolaan limbah, energi, dan air. Dengan demikian, kami dapat memastikan setiap proses berjalan lebih optimal, meminimalkan limbah, dan menghadirkan dampak positif bagi perkembangan industri,&quot; ujar Wisnu Purnayusepta, Factory Head <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>.<br><br>Pendekatan tersebut merefleksikan bagaimana keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai inisiatif tambahan, melainkan sebagai fondasi dalam proses bisnis <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>. Proses produksi <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menempatkan human factor sebagai bagian penting dalam sistem produksi melalui penerapan standar Health, Safety, and Environment (HSE) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Perusahaan juga memastikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan melalui fasilitas klinik serta pemenuhan nutrisi bagi tenaga kerja di area pabrik. Upaya ini menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan operasional secara konsisten sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman.<br><br>Mendorong Standar Baru dalam Industri<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> melihat bahwa efisiensi operasional dan tanggung jawab lingkungan menjadi satu kesatuan dalam ekosistem keberlanjutan. Melalui penerapan zero waste manufacturing, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> berkontribusi dalam mendorong praktik industri yang lebih efisien, terukur, dan bertanggung jawab. Upaya tersebut juga tercermin dari strategi dekarbonisasi yang dijalankan langsung di level operasional, di mana <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> berhasil menghindari ribuan ton CO2eq emisi per tahun serta mengoptimalkan penggunaan energi non-fosil hingga 99,8% melalui biomassa dan waste-to-energy.<br><br>Di fasilitas produksi Cikande, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> mengembangkan sistem operasional sirkular yang memungkinkan setiap material dikelola secara optimal sepanjang siklus produksi. Seluruh limbah produksi dikelola dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), di mana 100% limbah diproses dan dimanfaatkan kembali. Pemanfaatan ini tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga memberikan dampak sosial, seperti pemugaran ruang serbaguna SOS Children&#039;s Villages serta kegiatan edukasi dan workshop bagi siswa SMK dan perguruan tinggi. <br><br>Di sisi lain, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga memastikan pengelolaan air berjalan secara bertanggung jawab melalui sistem pengolahan terintegrasi. Melalui sistem ini, 100% air limbah diolah dan digunakan kembali untuk mendukung operasional serta area hijau di lingkungan pabrik. Upaya ini memperkuat efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar.<br><br>Keberlanjutan tidak hanya berhenti pada proses, tetapi juga tercermin dalam nilai yang diterima konsumen. Produk <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> yang dihasilkan melalui sistem operasional berkelanjutan didukung oleh berbagai sertifikasi nasional dan internasional, seperti Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), SNI, ISO, dan Singapore Green Label, yang memastikan kualitas sekaligus tanggung jawab lingkungan tetap terjaga . Dengan proses yang transparan dan terstandar, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menghadirkan material interior yang tidak hanya unggul secara fungsi dan estetika, tetapi juga memberikan kepercayaan lebih bagi pelanggan.<br><br>&quot;Kami percaya kualitas produk hari ini tidak lagi cukup diukur dari fungsi dan estetika saja, tetapi juga dari bagaimana produk tersebut diproses. Melalui sistem operasional yang terintegrasi, kami menghadirkan material interior yang selaras dengan nilai keberlanjutan sekaligus membangun kepercayaan konsumen dalam jangka panjang,&quot; tutup Wisnu.<br><br>Sejalan dengan semangat Make That Change, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> melihat bahwa tantangan lingkungan dan sosial saat ini menuntut pendekatan yang lebih menyeluruh dalam industri manufaktur. Berbagai inisiatif yang dijalankan, mulai dari optimalisasi sumber daya, pengelolaan limbah, hingga pemberdayaan masyarakat, merupakan respons atas kebutuhan tersebut. Melalui pendekatan zero waste manufacturing, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya relevan bagi kebutuhan industri saat ini, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat ke depannya.re<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_5251_TACO-Terapkan-Sistem-Produksi-Berkelanjutan-Melalui-Zero-Waste-Manufacturing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65552/taco-terapkan-sistem-produksi-berkelanjutan-melalui-zero-waste-manufacturing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara di Istana Negara</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara di Istana Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, &mdash Presiden Prabowo Subianto, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, secara resmi melantik sejumlah pejabat negara ]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo Subianto, didampingi oleh Wakil <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Gibran Rakabuming, secara resmi melantik sejumlah pejabat negara untuk sisa masa jabatan periode 2024&ndash;2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4).</p><br>Pelantikan ini mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Menteri, Wakil Menteri, hingga Kepala Badan dan Penasihat Khusus <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a>. Para pejabat yang dilantik diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintahan dalam menghadapi tantangan nasional ke depan.</p><br>Adapun daftar pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya adalah sebagai berikut:<br><br><br>Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.<br><br><br>Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.<br><br><br>Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.<br><br><br>Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.<br><br><br>Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Bidang Komunikasi.<br><br><br>Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.<br><br><br>Dalam prosesi tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Para pejabat berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab demi pengabdian kepada bangsa dan negara.</p><br>Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.<br>Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi pemerintahan dalam memastikan kesinambungan program kerja serta peningkatan efektivitas birokrasi di berbagai sektor strategis.ere</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6277_Presiden-Prabowo-Lantik-Sejumlah-Pejabat-Negara-di-Istana-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65551/presiden-prabowo-lantik-sejumlah-pejabat-negara-di-istana-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 23:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Langkat- Kepala UPTD Wilayah I <a href="https://www.halomedan.com/tag/stabat/" target="_blank">Stabat</a> Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, Sukendra Purba, mengaku sangat mengapresiasi pemilik lahan karena di lokasi tanah yang dimilikinya terdapat kawasan hutan lindung.<br>Bahkan pihanya telah menerima surat pernyataan dari Mimpin Ginting selaku pemilik sebahagian lahan kawasan hutan di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.<br><br>" Hari ini, Senin tanggal 27 April 2026 sekira pukul 10.00 WIB, Pak Mimpin datang ke kantor KPH Wilayah I  <a href="https://www.halomedan.com/tag/stabat/" target="_blank">Stabat</a> Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, ada menyerahkan surat pernyataan bahwa beliau ada menguasai kawasan hutan lebih kurang 5 hektar di Desa Bubun, kecamatan tanjung Pura, Kabupaten langkat," ujar, Sukendra, Senin, (27/4/2026). <br><br>Sukendra  menjelaskan, bahwa surat pernyataan lahan yang dikuasi Mimpin Ginting adalah hutan lindung dan menyatakan menyerahkan kembali kepada pemerintah. <br><br>" Jadi saat ini lahan yang dikuasi oleh Pak M Ginting tersebut adalah hutan lindung dan beliau membuat surat pernyataan bahwa kawasan hutan tersebut serta beliau juga menyerahkan kembali kepada pemerintah khususnya yang menangani kawasan hutan," ungkap Sukendra. <br><br>Dipaparkan  Sukendra, dalam waktu dekat ini pihaknya akan meninjau lokasi dan memetakan kawasan tersebut dan mencari solusinya. <br><br>" Dalam waktu dekat kami akan meninjau kawasan tersebut dan memetakan serta nanti kedepannya akan mencari solusi apabila memang lahan tersebut ada perladangan, ada solusi-solusi dari pemerintah khususnya dari Kementerian Kehutanan apakah dia dalam bentuk perhutanan sosial ataupun perizinan perhutanan lainnya," sebut Sukendra. <br><br>Dalam kesempatan tersebut Sukendra juga memberikan apresiasi kepada Mimpin Ginting pemilik lahan yang berada di kawasan hutan lebih kurang 5 hektar di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.<br><br>" Kedatangan masyarakat dengan kesadaran sendiri, kami memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Pak Mimpin Ginting bahwa beliau dengan sadar, dikarenakan beliau juga sebelumnya tidak mengetahui lahan yang dia kuasainya adalah kawasan hutan," jelas Sukendra. <br><br>Setelah beliau mengetahui, sambung Sukendra, bahwa lahan tersebut adalah kawasan hutan pemilik lahan datang dengan sadar ke kantor Wilayah I <a href="https://www.halomedan.com/tag/stabat/" target="_blank">Stabat</a> Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut dan menyerahkannya kepada pemerintah.<br><br>" Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang menguasai kawasan hutan di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang tidak sesuai aturan, harapan kami agar memberi tahu dan kami akan memberi solusi, " pungkas Sukendra.<br><br>Secara terpisah Mimpin Ginting juga menjelaskan bahwa lahan seluas 15 Hektare ini dibelinya sekitar tahun 2017 dari pemilik lahan bernama B Hasibuan warga Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura dan dirinya juga korban karena membeli lahan yang ternyata sebahagian ada masuk dalam kawasan hutan lindung.<br>" Sebenarnya saya juga korban, karena sebahagian lahan tersebut yang saya beli 9 tahun lalu, sebelumnya diakui penjualnya tidak ada masalah dan tidak ada masuk dalam kawasan hutan lindung dan saya juga bukan Korporasi," ujar Mimpin.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1043_Kepala-UPTD-Wilayah-I-Stabat-Apresiasi-Pemilik-Lahan-Kembalikan-Kawasan-Hutan-Lindung-Kepada-Pemerintah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65550/kepala-uptd-wilayah-i-stabat-apresiasi-pemilik-lahan-kembalikan-kawasan-hutan-lindung-kepada-pemerintah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BWI Sumut Bicara Soal Kenaziran, Ini kata H Solehuddin</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 23:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BWI Sumut Bicara Soal Kenaziran, Ini kata H Solehuddin]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, halomedan.com Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumatera Utara, H. Solehuddin, SH., M.S menegaskan bahwa proses penggantian nazir yan]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, halomedan.com</p> Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumatera Utara, H. Solehuddin, SH., M.S menegaskan bahwa proses penggantian nazir yang meninggal dunia atau berhalangan tetap harus mengikuti mekanisme hukum yang berlaku dan tidak bisa dilakukan secara sepihak.<br>Penegasan itu disampaikannya di Medan, Senin (27/4/2026), guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan wakaf, terutama pada aset masjid, tanah wakaf, dan harta wakaf lainnya agar tetap terlindungi secara hukum.<br>Solehuddin menjelaskan, apabila salah satu anggota nazir tidak lagi dapat menjalankan tugasnya, maka dalam waktu paling lambat 30 hari, nazir yang masih aktif harus menggelar musyawarah untuk menentukan calon pengganti.<br>&quot;Hasil musyawarah tersebut diajukan ke KUA, kemudian diteruskan ke BWI untuk ditetapkan secara resmi sesuai kewenangan wilayah,&quot; ujarnya.<br>Ia menambahkan, kewenangan penetapan penggantian nazir ditentukan berdasarkan luas objek wakaf. Untuk skala kecil menjadi kewenangan BWI kabupaten/kota, skala menengah di tingkat provinsi, dan skala besar oleh BWI pusat.<br>Ketentuan ini mengacu pada Peraturan BWI Nomor 3 Tahun 2008 yang menegaskan bahwa proses pemberhentian dan penggantian nazir harus melalui prosedur resmi, bukan keputusan informal.<br>Di sisi lain, Solehuddin mengakui masih banyak persoalan wakaf di Sumatera Utara. Bahkan, masih ditemukan masjid yang telah berdiri puluhan hingga ratusan tahun namun belum memiliki nazir resmi.<br>&quot;Tanpa nazir, pengelolaan wakaf tidak memiliki kepastian hukum. Padahal nazir berperan penting dalam menjaga, mengamankan, dan mengembangkan aset wakaf,&quot; jelasnya.<br>Ia juga mengingatkan bahwa harta wakaf tidak boleh diperjualbelikan atau dialihkan kepemilikannya, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.<br>Menurutnya, pengelolaan wakaf harus bersifat produktif. Pokok harta tidak boleh berkurang, namun hasil pengelolaannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Dari hasil tersebut, maksimal 10 persen dapat menjadi hak nazir.<br>&quot;Harta wakaf tidak boleh statis. Harus dikelola agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,&quot; katanya.<br>Solehuddin pun mengingatkan bahwa tugas sebagai nazir bukan hal yang sepele karena menyangkut amanah besar, baik secara hukum maupun moral.<br>&quot;Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan amanah,&quot; pungkasnya.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6591_BWI-Sumut-Bicara-Soal-Kenaziran--Ini-kata-H-Solehuddin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65549/bwi-sumut-bicara-soal-kenaziran-ini-kata-h-solehuddin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndash;Jakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 23:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi–Jakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi]]></title>
            <description><![CDATA[KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>BEKASI&mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/kereta/" target="_blank">Kereta</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/api/" target="_blank">api</a> jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL lintas Bekasi&ndash;Jakarta terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.<br>Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 21.51 WIB, proses evakuasi penumpang berlangsung di tengah kondisi gelap dengan penerangan terbatas. Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat terlihat mengevakuasi sejumlah penumpang KRL menggunakan peralatan darurat.<br>Beberapa penumpang dibantu keluar dari gerbong dan diarahkan menuju kendaraan evakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sejumlah petugas juga tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan area kejadian.<br>Belum diketahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi dan belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah korban maupun penyebab insiden.<br>Arus perjalanan kereta di lintas tersebut dilaporkan terganggu akibat kejadian ini. Penumpang diimbau untuk mencari informasi terbaru terkait perjalanan melalui kanal resmi operator kereta.<br>Pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan serta dampak yang ditimbulkan. Informasi lebih lanjut akan diperbarui seiring perkembangan di lapangan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6169_KA-Argo-Bromo-Anggrek-dan-KRL-Bekasi-ndash-Jakarta-Tabrakan-di-Bekasi-Timur--Penumpang-Dievakuasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65548/ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-bekasindashjakarta-tabrakan-di-bekasi-timur-penumpang-dievakuasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertama di Indonesia, Bank Sumut&ndash;Pemko Medan Luncurkan QRESTO, Pajak Horeka Kini Masuk Kas Daerah Seketika</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertama di Indonesia, Bank Sumut–Pemko Medan Luncurkan QRESTO, Pajak Horeka Kini Masuk Kas Daerah Seketika]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QREST]]></description>
            <content><![CDATA[Medan - PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO), inovasi digital yang membuat pajak hotel, restoran, dan kafe (horeka) langsung masuk ke kas daerah saat transaksi terjadi, Senin (27/4). Skema ini menjadi yang pertama di Indonesia.<br><br>Langkah ini mempertegas posisi Bank Sumut sebagai pionir digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, Pemko Medan tampil sebagai daerah pelopor yang berani mendorong transparansi pengelolaan pajak berbasis teknologi.<br><br>QRESTO bekerja dengan memanfaatkan sistem QRIS yang sudah akrab di masyarakat. Bedanya, setiap transaksi pembayaran otomatis memisahkan 10 persen pajak dan langsung menyetorkannya ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Medan tanpa pelaporan manual, tanpa jeda waktu.<br><br>Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian mengatakan inovasi ini bukan sekadar pengembangan sistem pembayaran. Selama ini, pemungutan pajak restoran masih mengandalkan sistem self-assessment yang bergantung pada pelaporan wajib pajak. Skema tersebut kerap menghadapi tantangan, mulai dari keterlambatan hingga potensi ketidaksesuaian data. QRESTO hadir memutus celah itu dengan sistem otomatis yang bekerja dalam hitungan detik.<br><br>&quot;QRESTO adalah komitmen kami untuk memastikan setiap rupiah pajak daerah tercatat, tersalurkan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan real-time,&quot; ujar Sandhy.<br><br>Tak hanya itu, QRESTO juga terintegrasi dengan sistem Smartax milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan. Proses administrasi seperti penerbitan Surat Tanda Setoran (STS) berlangsung otomatis, sementara seluruh data transaksi dapat dipantau secara real-time melalui dashboard.<br><br>Sandhy juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk mulai menerapkan QRESTO sebagai bagian dari program digitalisasi keuangan pemerintah yang lebih akuntabel.<br><br>Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menilai kehadiran QRESTO sebagai jawaban atas kebutuhan transparansi publik.<br><br>&quot;Masyarakat berhak tahu bahwa pajak yang mereka bayar benar-benar kembali ke daerah. Dengan sistem ini, begitu transaksi terjadi, pajak langsung masuk ke kas daerah di hari yang sama,&quot; kata Rico.<br><br>Rico menekankan, QRESTO tidak hanya memperkuat akuntabilitas, tetapi juga membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Pemko Medan bahkan akan memberikan penanda khusus bagi restoran pengguna QRESTO sebagai simbol usaha yang transparan dan berintegritas.<br><br>Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menyebut inovasi ini sebagai contoh konkret pemanfaatan teknologi untuk memperkuat fiskal daerah.<br><br>&quot;Kalau sebelumnya pajak baru masuk sekitar satu bulan, sekarang bisa real-time. Ini lompatan besar untuk memastikan potensi PAD tidak hilang,&quot; ujar Rudy.<br><br>Rudy merangkum manfaat QRESTO dalam empat kata kunci: Cepat, Utuh, Akurat, dan Nyaman (CUAN). Implementasinya pun akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, dengan peluang replikasi secara nasional.<br><br>Dengan lebih dari 4.000 restoran dan kafe di Medan, potensi pajak dari sektor horeka sangat besar. Melalui QRESTO, Bank Sumut dan Pemko Medan menargetkan peningkatan signifikan pada kepatuhan wajib pajak, percepatan penerimaan PAD, serta transparansi penuh yang dapat diaudit kapan saja.<br><br>Peluncuran yang digelar di Restoran Sushi Tei itu juga disertai uji coba langsung. Transaksi dilakukan saat itu juga, dan pajak terbukti langsung masuk ke RKUD Kota Medan secara real-time menjadi bukti nyata bahwa sistem ini siap diimplementasikan luas.<br><br>Ke depan, kolaborasi Bank Sumut dan Pemko Medan melalui QRESTO diharapkan menjadi standar baru pengelolaan pajak daerah di Indonesia: cepat, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.<br>Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4344_Pertama-di-Indonesia--Bank-Sumut-ndash-Pemko-Medan-Luncurkan-QRESTO--Pajak-Horeka-Kini-Masuk-Kas-Daerah-Seketika.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65547/pertama-di-indonesia-bank-sumutndashpemko-medan-luncurkan-qresto-pajak-horeka-kini-masuk-kas-daerah-seketika/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan]]></title>
            <description><![CDATA[Transformasi di Balik Jeruji Menakar Asa 62 Tahun Bakti PemasyarakatanOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf ]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/transformasi/" target="_blank">Transformasi</a> di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>*Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Tepat pada hari ini, 27 April 2026, Korps Pemasyarakatan merayakan usianya yang ke-62. Bukan sekadar seremoni rutin, peringatan tahun ini memikul beban sejarah sekaligus harapan baru di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Jika menilik ke belakang, perjalanan dari sistem kepenjaraan kolonial menuju sistem pemasyarakatan yang humanis adalah sebuah evolusi mentalitas yang luar biasa.<br>Optimisme ini bukan tanpa dasar. Di tengah kritik klasik mengenai *overcrowding*, Kemenimipas hadir dengan 15 Program Aksinya yang menjadi kompas baru dalam menavigasi arah pembinaan narapidana di Indonesia.<br><br>Mengubah Paradigma: Dari Hukuman ke Produktivitas<br><br>Visi yang diusung dalam 15 program aksi tersebut secara gamblang menggeser fokus dari sekadar "penjagaan" menjadi "pemberdayaan". Poin-poin krusial seperti peningkatan kualitas pembinaan kemandirian dan integrasi warga binaan ke dalam pasar kerja, menunjukkan bahwa negara tidak lagi memandang narapidana sebagai beban sosial, melainkan aset yang sedang "diservis" untuk kembali produktif.<br>&gt; "Hukum bukan lagi sarana balas dendam, melainkan jembatan bagi kemanusiaan untuk memperbaiki diri."<br>&gt; <br>Langkah optimistis ini tercermin dalam beberapa pilar utama:<br><br>Rehabilitasi Berbasis Data: Melalui penguatan sistem informasi pemasyarakatan, klasifikasi narapidana menjadi lebih presisi, memastikan program pembinaan tepat sasaran sesuai profil risiko dan bakat.<br><br>Ketahanan Pangan dan Karya: Sejalan dengan misi kedaulatan pangan, keterlibatan warga binaan dalam sektor agrikultur dan manufaktur bukan hanya soal efisiensi anggaran, tapi soal memulihkan harga diri mereka melalui karya nyata.<br><br>Transparansi dan Antikorupsi: Komitmen dalam program aksi untuk membersihkan institusi dari praktik pungli dan peredaran narkoba di dalam Lapas adalah pondasi utama agar kepercayaan publik (public trust) kembali tegak.<br><br>Tantangan Menuju Kemandirian<br><br>Tentu, optimisme ini harus dibarengi dengan konsistensi. Implementasi 15 program aksi tersebut menuntut sinergi lintas sektoral. Kita tidak bisa mengharapkan perubahan jika sektor swasta dan masyarakat masih menutup pintu bagi para mantan narapidana. <br>Program Reintegrasi Sosial yang dicanangkan harus dipandang sebagai tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas sipir di balik tembok tinggi.<br><br>Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini seharusnya menjadi titik balik di mana Lapas benar-benar menjadi "Laboratorium Kemanusiaan". <br>Jika 15 program aksi ini dijalankan dengan integritas yang teguh, maka bayang-bayang kelam penjara akan berganti dengan wajah baru pemasyarakatan yang lebih cerah, modern, dan bermartabat.<br><br>Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. <br>Mari kita kawal transformasi ini agar jargon "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat" benar-benar dirasakan oleh mereka yang sedang berupaya menebus kesalahan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_5792_Transformasi-di-Balik-Jeruji--Menakar-Asa-62-Tahun-Bakti-Pemasyarakatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65546/transformasi-di-balik-jeruji-menakar-asa-62-tahun-bakti-pemasyarakatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Petugas PAB BRILink  Kunjungan ke Agen BRILink Untuk Menawarkan Produk Asuransi Jiwa</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Petugas PAB BRILink  Kunjungan ke Agen BRILink Untuk Menawarkan Produk Asuransi Jiwa]]></title>
            <description><![CDATA[Petugas PAB BRILink  Kunjungan ke Agen BRILink Untuk Menawarkan Produk Asuransi Jiwa]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS - Petugas PAB BRILink melaksanakan kunjungan bersama ke agen -agen BRILink untuk menawarkan produk asuransi jiwa dari BRILife.<br><br>Penawaran asuransi jiwa berupa asuransi Aurora Plus merupakan asuransi jiwa murni dengan uang pertanggungan (UP ) maksimal 5 miliar yang premi mulai dari 6 juta per tahun.<br><br>Pimpinan Cabang BRi Branch Office Sibuhuan, Dedi Harpian,As, Senin(27/4/2026),mengatakan penawaran asuransi jiwa ini juga mengcover nasabahnya selama 8 tahun,dengan tenor pembayaran premi selama 5 tahun berturut -turut.<br><br>"Kunjungan ke agen -agen BRILink ini untuk menawarkan produk asuransi jiwa Aurora Plus dari BRILife," terangnya.<br><br>Dikatakan, manfaat keunggulan asuransi Aurora Plus sebagai salah satu produk asuransi jiwa untuk manfaat perlindungan jiwa oleh nasabah BRI.<br><br>Kata Dedi Harpian, selain menawarkan manfaat perlindungan jiwa, asuransi ini juga menawarkan manfaat penyakit kritis.Jenis penyakit kritis yang ditanggung Aurora Plus antara lain, penyakit kanker, serangan jantung, stroke, gagal ginjal dan hepatitis fulminan.<br><br>Lanjut Dedi Harpian, perlindungan kepada nasabah terkena penyakit kritis 50 persen dari uang pertanggungan akan dicairkan, sementara manfaat untuk meninggal dunia atas risiko apapun,akan diberikan sebesar 100 persen dari uang pertanggungan.<br><br>Sebaliknya, sambungnya keunggulan lain dari asuransi Aurora Plus adalah jika tertanggung masih hidup hingga akhir masa asuransi,maka pemegang polis dapat menerima pengembalian premi sebesar 105 % dari total premi yang dibayarkan akan dilakukan ditahun kedelapan.<br><br>Dengan mengikuti program perlindungan dari Aurora Plus, nasabah tidak perlu mengkhawatirkan dana premi yang telah dibayarkan sia-sia. Sebab Aurora Plus menyediakan manfaat pengembalian premi, sehingga nasabah BRI tetap mendapatkan manfaat pada masa akhir perlindungan, tambahnya.<br><br>Keunggulan asuransi Aurora Plus mampu memberikan manfaat uang pertanggungan hingga Rp5 miliar," pungkasnya.<br><br>Keterangan Photo : Petugas BRILink melakukan kunjungan bersama ke agen -agen BRILink untuk menawarkan produk asuransi jiwa.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3977_Petugas-PAB-BRILink--Kunjungan-ke-Agen-BRILink-Untuk-Menawarkan-Produk-Asuransi-Jiwa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65545/petugas-pab-brilink-kunjungan-ke-agen-brilink-untuk-menawarkan-produk-asuransi-jiwa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan &ldquo;Bobot Extreme&rdquo; ke-V di Pematang Siantar</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 15:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan “Bobot Extreme” ke-V di Pematang Siantar]]></title>
            <description><![CDATA[Pematang Siantar  Tani Merdeka Indonesia wilayah Sumatera Utara kembali menggelar Festival Pasar Hewan bertajuk &quotBobot Extreme&quot. ]]></description>
            <content><![CDATA[Pematang Siantar | <a href="https://www.halomedan.com/tag/tani/" target="_blank">Tani</a> Merdeka Indonesia wilayah Sumatera Utara kembali menggelar Festival Pasar Hewan bertajuk &quot;Bobot Extreme&quot;. Memasuki pelaksanaan ke-V, kegiatan ini akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 di Lakerkam, Blok III Bah Sorma.<br><br>Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/tani/" target="_blank">Tani</a> Merdeka Sumut, Gusmiyadi, mengatakan festival tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membantu peternak meningkatkan penjualan hewan kurban.<br>&quot;Ini sudah yang ke-V dan rutin kita laksanakan setiap tahun. Tujuannya jelas, untuk membantu penjualan hewan kurban peternak,&quot; ujar Gusmiyadi.<br>Selain sebagai ajang transaksi, lanjutnya, festival ini juga menjadi sarana edukasi bagi peternak dan masyarakat terkait kualitas hewan ternak yang layak kurban.<br><br>Gusmiyadi yang juga anggota DPRD Sumut Komisi A menambahkan, dalam kegiatan ini akan dilakukan penilaian untuk kategori sapi, kambing, dan domba dengan sejumlah kriteria, mulai dari kesehatan, kepatuhan standar, hingga performa fisik hewan.<br><br>&quot;Termasuk juga ada fokus pada jenis sapi PO Brahman yang memiliki <br>kualitas unggul,&quot; jelasnya.<br><br>Ia berharap kegiatan ini dapat mempertemukan langsung peternak dan pembeli, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat menjelang momentum Idul Adha.<br><br>Panitia pun mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan Festival Pasar Hewan &quot;Bobot Extreme&quot; yang memadukan unsur edukasi, ekonomi, dan hiburan tersebut.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4427_Tani-Merdeka-Sumut-Gelar-Festival-Pasar-Hewan--ldquo-Bobot-Extreme-rdquo--ke-V-di-Pematang-Siantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65544/tani-merdeka-sumut-gelar-festival-pasar-hewan-ldquobobot-extremerdquo-kev-di-pematang-siantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Luar Biasa! 317 Peserta UKT Taekwondo Sumut, Terbanyak di Luar Jawa</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 21:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Luar Biasa! 317 Peserta UKT Taekwondo Sumut, Terbanyak di Luar Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ampndash Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengaku terkejut dengan membludaknya jumlah peserta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengaku terkejut dengan membludaknya jumlah peserta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN dan High Kukkiwon yang digelar Pengprov TI Sumatera Utara, Ahad (26/4), di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) kawasan Jalan Jamin Ginting.</p><br>Penguji PBTI, Master Harikus Wahyudi, menyebut jumlah peserta kali ini mencetak rekor di luar Pulau Jawa.</p><br>"Ini pecah rekor di luar Pulau Jawa. Jumlah peserta UKT DAN mencapai 317 orang, angka yang sangat fantastis. Biasanya tidak sampai 200 peserta," ujarnya.</p><br>Menurutnya, tingginya antusiasme ini menjadi indikator positif bagi perkembangan taekwondo di Sumatera Utara. Dengan semakin banyaknya peserta UKT, diharapkan pembinaan atlet dapat berjalan lebih cepat dan merata.</p><br>Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut yang diwakili Maimun menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan taekwondo.</p><br>"Cabang olahraga ini sangat aktif dalam berbagai kegiatan. Semoga melalui UKT ini lahir lebih banyak atlet berprestasi," katanya.</p><br>Hal senada disampaikan perwakilan Ketua KONI Sumut, Prof. Indra Kasih. Ia berharap peningkatan jumlah atlet dapat berdampak pada prestasi di ajang nasional.</p><br>"Kita berharap ke depan, khususnya di PON mendatang, Sumut bisa menyumbangkan lebih banyak medali emas," ujarnya.</p><br>Ketua Pengprov TI Sumut, H. Hamdani Syahputra, didampingi Ketua Panitia Sanim Sumarno, merinci jumlah peserta UKT. Dari total 317 peserta, sebanyak 211 mengikuti DAN 1, 62 peserta DAN 2, 25 peserta DAN 3, lima peserta DAN 4, dan 14 peserta DAN 5.<br>"Kami sangat bersyukur dengan antusiasme ini. Ada 14 daerah yang berpartisipasi, di antaranya Medan, Deli Serdang, Binjai, Labuhan Batu, dan Langkat," ungkapnya.</p><br>Rangkaian Program PBTI Series<br>Sekretaris Pengprov TI Sumut, Tulus Abdiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan UKT ini merupakan bagian dari rangkaian program PBTI di Sumatera Utara.</p><br>"Sebelumnya, PBTI telah menggelar event PBTI Series Satria Nusantara bertaraf internasional pada 17&ndash;19 April. Kali ini dilanjutkan dengan ujian kenaikan tingkat," jelasnya.</p><br>Ia menambahkan, ajang PBTI Series tersebut diikuti ribuan peserta, termasuk atlet dari beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina.<br>"Semoga atlet Sumatera Utara bisa belajar dari gaya bertanding negara lain, sehingga ke depan tidak canggung saat menghadapi lawan dari luar negeri," pungkasnya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9902_Luar-Biasa--317-Peserta-UKT-Taekwondo-Sumut--Terbanyak-di-Luar-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65543/luar-biasa-317-peserta-ukt-taekwondo-sumut-terbanyak-di-luar-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 20:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma]]></title>
            <description><![CDATA[JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)*<br><br>KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan sensasi mengalahkan substansi. Disrupsi digital yang semula dijanjikan sebagai demokratisasi informasi justru melahirkan paradoks: ruang publik semakin bising, tetapi semakin miskin makna.<br><br>Dominasi algoritma media sosial telah mengubah cara masyarakat Indonesia memproduksi dan mengonsumsi informasi. Algoritma tidak peduli pada kebenaran. Ia hanya peduli pada engagement: klik, komentar, dan share.<br><br>Akibatnya, muncul fenomena yang saya sebut &quot;budak algoritma&quot;. Kita bukan lagi pengguna platform, melainkan pekerja sukarela yang terus memberi makan mesin dengan emosi, amarah, dan drama. Sebab hanya itulah yang membuat algoritma menghujani kita dengan spotlight di atas panggung.<br><br>Dalam logika algoritma, yang viral belum tentu benar. Yang benar belum tentu viral. Dan perlahan, masyarakat kita mulai percaya bahwa yang viral itulah kebenaran. Dramatisasi menjadi mata uang baru diskursus publik.<br><br>Kasus pemotongan pernyataan Jusuf Kalla tentang konflik Poso adalah contoh terbaru tentang hal ini. Dalam sebuah forum rekonsiliasi, JK menjelaskan akar konflik Poso yang kompleks: ada faktor politik, ekonomi, ketimpangan, dan provokasi. Beliau menegaskan konflik itu bukan semata-mata agama.<br><br>Kalimat JK dipotong. Diambil hanya bagian saat beliau menyebut &quot;ada kelompok dari luar yang membawa simbol agama&quot;. Potongan 11 detik itu kemudian dijahit dengan gambar kerusuhan lama. Narasi baru yang dikembangkan: &quot;JK tuduh umat agama tertentu biang kerusuhan Poso&quot;. Tentu ini menyesatkan lagi membahayakan.<br><br>Potongan itu viral. Akun-akun anonim menyebarkannya dengan tagar provokatif. JK diframe sebagai tokoh yang melahirkan kebencian berdasarkan agama. Padahal konteks utuh pidato JK justru mengajak belajar dari kisah buruk di masa lalu untuk mempertahankan rekonsiliasi dan menolak stigmatisasi agama.<br><br>Apa yang dilakukan penyebar &quot;narasi baru&quot; kisah kerusuhan Poso bukan sekadar misinformasi. Ini malinformasi yang disengaja: mengambil fakta parsial untuk menciptakan kebohongan utuh. Tujuannya bukan mencari kebenaran, tapi menciptakan musuh bersama demi trafik dan mobilisasi kebencian.<br><br>Pakar komunikasi Marshall McLuhan pernah mengingatkan, &quot;The medium is the message&quot;. Di era algoritma, kalau kita pertajam pesannya jadi begini: &quot;The algorithm is the message&quot;. <br><br>Kata Profesor University of Toronto, Kanada ini, bentuk lebih menentukan daripada isi. Video 15 detik yang memancing marah mengalahkan esai 1.500 kata yang membuka diskursus dan mengajak berpikir.<br><br>Filsuf Harry Frankfurt dalam esai &quot;On Bullshit&quot; (2005) pernah menulis perbedaan antara &quot;pembohong&quot; dan &quot;pembual&quot;. Tulis Profesor Emeritus Princeton University itu kira-kira &quot;pembohong&quot; masih peduli pada kebenaran, karena ia harus tahu yang benar untuk menyembunyikannya. Sementara &quot;pembual&quot; tidak peduli sama sekali pada kebenaran. Ia hanya peduli efek. Dalam konteks inilah, kesetiaan pada algoritma dapat kita katakan telah melahirkan jutaan pembual digital.<br><br>Dilema komunikasi publik hari ini adalah ketika publik lebih nyaman dengan ilusi yang memuaskan biasnya daripada kebenaran yang menuntutnya berpikir. Dengan sendirinya demokrasi deliberatif menjadi mustahil. Ruang publik berubah jadi arena gladiator emosi.<br><br>Media arus utama pun terkadang tidak imun. Tekanan trafik memaksa sebagian redaksi ikut dalam perlombaan dramatisasi. Judul dibuat menjebak. Potongan video diunggah tanpa verifikasi konteks. Fungsi jurnalisme bergeser dari watchdog menjadi clickdog.<br><br>Padahal, menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam buku mereka yang kerap kita jadikan rujukan, &quot;The Elements of Journalism (2001, 2014), kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran.<br><br>Kebenaran di sini jelas bukan kebenaran versi algoritma, tapi kebenaran faktual yang diusahakan diketahui melalui disiplin verifikasi. <br><br>Filsuf Jerman J&uuml;rgen Habermas yang baru meninggalkan kita mengatakan bahwa ruang publik idealnya adalah arena di mana warga negara berdebat secara rasional demi kepentingan bersama. Sementara hari ini, bila memakai ukuran Profesor Emeritus dari Goethe University Frankfurt itu, ruang dibajak oleh filter bubble dan echo chamber. Dalam praktiknya, kita hanya mendengar apa yang ingin kita dengar.<br><br>Akibatnya, diskursus tidak lagi membangun pemahaman, tapi memperkuat polarisasi. <br><br>Kasus pelintiran cerita tentang kerusuhan Poso di atas menunjukkan bagaimana satu kalimat yang dipelintir bisa memantik ulang luka lama. Yang dirugikan bukan hanya JK, tapi perdamaian yang sudah susah payah dibangun di Sulawesi Tengah.<br><br>Menjadi &quot;budak algoritma&quot; berarti kita rela kehilangan otonomi berpikir. Kita bereaksi, bukan merefleksi. Kita meneruskan, bukan memeriksa. Kita menghakimi, bukan memahami. Ini krisis epistemik yang serius bagi kebangsaan.<br><br>Peran Pers Semakin Krusial<br><br>Di titik inilah pers harus mengambil posisi. Pers tidak boleh menjadi bagian dari masalah. Pers harus kembali menjadi penjernih ruang publik. Fungsi kurasi, verifikasi, dan klarifikasi adalah vaksin terhadap pandemi disinformasi.<br><br>Profesor Emeritus Wharton School, University of Pennsylvania, Edward S. Herman dan Profesor Emeritus MIT Noam Chomsky  dalam &quot;Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media&quot; (1988, 2002) pernah mengkritik media yang tunduk pada kuasa.<br><br>Hari ini tantangan yang dihadapi media semakin bertambah: algoritma menjasi bentuk kuasa baru. Tunduk pada algoritma berarti tunduk pada logika pasar amarah.<br><br>JMSI sejak awal menegaskan bahwa media siber anggota wajib berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Tidak ada toleransi bagi media yang sengaja memotong konteks demi dramatisasi. Itu bukan jurnalisme. Itu propaganda.<br><br>Memulihkan ruang publik butuh keberanian. Keberanian untuk tidak ikut viral, ketika viral itu dibangun di atas kebohongan. Keberanian untuk kalah cepat, asal menang benar. <br><br>Filsuf kelahiran Hannah Arendt pernah berpesan dalam &quot;Truth and Politics&quot; (1967): &quot;Kebenaran faktual, jika hilang, maka hilang pula ruang bersama kita&quot;.<br><br>Jika pers menyerah, dan ikut menjadi budak algoritma, maka tidak ada lagi benteng terakhir bagi akal sehat bangsa. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8827_JK--Kerusuhan-Poso--dan-Dramatisasi-di-Era-Algoritma.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65542/jk-kerusuhan-poso-dan-dramatisasi-di-era-algoritma/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HKBN 2026, PMI Kota Medan Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Siaga Bencana</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HKBN 2026, PMI Kota Medan Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Siaga Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Hari ini, 26 April 2026, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN). Momentum tahuna]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Hari ini, 26 April 2026, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN). Momentum tahunan ini dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.</p>Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, Dr. H. Musa Rajekshah, menegaskan bahwa peringatan HKBN harus menjadi pengingat kolektif bagi masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman bencana, baik yang bersifat alam maupun non-alam.<br>Dalam keterangannya kepada pers, ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, mulai dari gempa bumi, banjir, kebakaran, hingga bencana hidrometeorologi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan.</p><br>&quot;Peringatan HKBN ini mengingatkan kita untuk meningkatkan kesadaran dan membangun budaya siaga di tengah masyarakat Indonesia dalam menghadapi potensi bencana,&quot; ujar Anggota DPR dari Fraksi Golkar ini.</p><br>Ia menambahkan, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, edukasi sejak dini, pelatihan kebencanaan, serta simulasi evakuasi harus terus digencarkan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai saat menghadapi situasi darurat.</p><br>PMI Kota Medan, lanjutnya, secara konsisten melakukan berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat, seperti pelatihan pertolongan pertama, manajemen bencana berbasis komunitas, hingga pembentukan relawan siaga di tingkat kelurahan.<br>Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan juga menjadi kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif dan terintegrasi.</p><br>&quot;Sinergi semua pihak sangat penting agar upaya mitigasi dan respons bencana dapat berjalan cepat dan tepat,&quot; kata Ijeck sapaan yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut ini</p><br>Pada peringatan HKBN tahun ini, berbagai kegiatan juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran publik, seperti simulasi evakuasi mandiri, kampanye edukasi kebencanaan, serta penyebaran informasi terkait langkah-langkah keselamatan saat terjadi bencana.<br>Ia berharap, melalui peringatan HKBN, masyarakat tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga mampu mengambil langkah preventif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.</p><br>&quot;Kita ingin masyarakat tidak panik saat bencana terjadi, tetapi justru mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi,&quot; pungkasnya.</p><br>Dengan semangat Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, diharapkan budaya siaga bencana semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga mampu menciptakan komunitas yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman di masa depan.red/ag</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2831_HKBN-2026--PMI-Kota-Medan-Ajak-Masyarakat-Perkuat-Budaya-Siaga-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65541/hkbn-2026-pmi-kota-medan-ajak-masyarakat-perkuat-budaya-siaga-bencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PAN Sumut Mantapkan Konsolidasi, Targetkan Zulhas Jadi Wapres 2029</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 17:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PAN Sumut Mantapkan Konsolidasi, Targetkan Zulhas Jadi Wapres 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara memperkuat konsolidasi internal melalui pelaksanaan M]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara memperkuat konsolidasi internal melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang digelar secara daring di Kantor DPW PAN Sumut, Minggu (26/4/2026).</p><br>Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin, menegaskan bahwa langkah konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendorong Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menjadi Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.<br>&quot;Pemantapan konsolidasi ini dilaksanakan demi memperjuangkan ketua umum menjadi pimpinan nasional (wapres) pada Pilpres 2029,&quot; ujar Syah Afandin dalam sambutannya.</p><br>Menurutnya, seluruh kader PAN di berbagai tingkatan harus solid dan satu komando dalam memperjuangkan target tersebut. Ia menilai peluang tersebut terbuka, mengingat posisi PAN saat ini sebagai bagian dari pemerintahan, dengan Zulkifli Hasan yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang <a href="https://www.halomedan.com/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>gan.</p><br>Syah Afandin yang juga menjabat sebagai Bupati Langkat, optimistis target PAN masuk tiga besar pada Pemilu 2029 dapat tercapai jika konsolidasi partai berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.</p><br>Sebagai langkah awal, DPW PAN Sumut telah melaksanakan Muscab serentak yang diikuti oleh 25 DPD PAN kabupaten/kota se-Sumatera Utara melalui platform daring. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan langsung dari ketua umum partai.</p><br>Ia juga mengingatkan para pengurus DPD yang baru menerima surat keputusan (SK) agar segera aktif menjalankan program kerja dan memperkuat struktur organisasi partai.</p><br>&quot;Mesin partai harus terus bergerak. Para pimpinan DPD harus aktif dalam konsolidasi dan realisasi program kerja,&quot; tegasnya.</p><br>Ke depan, DPW PAN Sumut berencana melanjutkan agenda konsolidasi melalui pelantikan pengurus wilayah serta pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).</p><br>Pelaksanaan Muscab serentak ini dipimpin oleh Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>itia Organizing Committee (POK) DPW PAN Sumut, Yahdi Khoir Harahap, bersama Bendahara DPW Mora Harahap dan Suartono. Sejumlah pengurus harian turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang berlangsung lancar dan sukses.</p><br>Melalui rangkaian konsolidasi ini, PAN Sumut menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur partai sekaligus mengamankan target politik menuju 2029.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8995_PAN-Sumut-Mantapkan-Konsolidasi--Targetkan-Zulhas-Jadi-Wapres-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65540/pan-sumut-mantapkan-konsolidasi-targetkan-zulhas-jadi-wapres-2029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perjuangkan Ketum Zulhas Jadi Pimpinan Nasional, PAN Sumut Mantapkan Konsolidasi Lewat Muscab Serentak</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 16:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perjuangkan Ketum Zulhas Jadi Pimpinan Nasional, PAN Sumut Mantapkan Konsolidasi Lewat Muscab Serentak]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara memantapkan konsolidasi partai melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serent]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara memantapkan konsolidasi partai melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-Sumut yang dilakukan secara daring di Kantor DPW PAN Sumut, Minggu (26/4/2026).<br><br>"Pemantapan konsolidasi ini dilaksanakan demi memperjuangkan ketua umum DPP PAN Zulkifli Hasan menjadi pimpinan nasional (wapres) pada Pilpres 2029 mendatang," kata Ketua DPW PAN Sumut, H Syah Afandin SH dalam sambutannya saat membuka perhelatan Muscab tersebut. <br><br>Dikatakannya, segenap kader Partai Amanat Nasional di semua tingkatan di manapun berada, harus kompak dan satu komando dalam membela dan memperjuangkan ketua umum menjadi pimpinan nasional, karena saat ini sudah menjadi bahagian dari kekuasaan, yang diamanahkan menjadi Menko Pangan. <br><br>Untuk itu, kata Bupati Langkat yang akrab disapa Ondim ini mengatakan, target untuk meraih tiga besar pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil untuk digapai, jika konsolidasi partai bisa dilaksanakan dengan baik, mulai dari tingkat cabang hingga ranting.<br><br>Langkah awal yang dilaksanakan DPW PAN Sumut sesuai dengan arahan dan petunjuk ketum Zulhas, yaitu menuntaskan konsolidasi melalui pelaksanaan Muscab serentak yang diikuti lewat zoom oleh 25 DPD PAN kabupaten/ kota se-Sumatera Utara.<br><br>Lebih jauh dalam sambutannya, Ondim mengingatkan mesin partai harus terus bergerak. "Kepada para pimpinan DPD PAN yang barusan sudah menerima SK sebagai ketua, sekretaris dan bendahara supaya lebih aktif dalam melaksanakan konsolidasi dan realisasi program kerja," harapnya.<br><br>Ondim menambahkan, pasca perhelatan Muscab serentak gelombang 1 ini, DPW PAN Sumut juga akan segera melaksanakan pelantikan DPW dan rapat kerja wilayah (Rakerwil).<br><br> "Sesuai arahan ketua umum, DPW akan terus meningkatkan penguatan infrastruktur dan konsolidasi partai, demi mewujudkan target membawa Pak Zulhas menduduki kepemimpinan nasional," tegas Ondim.<br><br>Pelaksanaan Muscab serentak yang berlangsung lancar dan sukses ini, dipimpin Ketua POK DPW PAN Sumut Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA bersama Bendahara DPW Mora Harahap dan Suartono. <br><br>Hadir pengurus harian Hermansyah Lubis, Zuraida Ghina, Agus Salim Ujung, Jahidin Hidayat Daulay, Nasrullah, Dini Nasution, Ahmad Khairuddin, Welly Susanto, Muhammad Gusti, Tengku Elfina dan Eva Lariyanti.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1746_Perjuangkan-Ketum-Zulhas-Jadi-Pimpinan-Nasional--PAN-Sumut-Mantapkan-Konsolidasi-Lewat-Muscab-Serentak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65539/perjuangkan-ketum-zulhas-jadi-pimpinan-nasional-pan-sumut-mantapkan-konsolidasi-lewat-muscab-serentak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Didukung Alumni Se-Indonesia, Anggota DPR RI Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 16:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Didukung Alumni Se-Indonesia, Anggota DPR RI Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ampndash Andar Amin Harahap, SSTP, MS resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) SMAN 2 Padang Sidempuan dalam Musyawarah ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>JAKARTA &ndash; Anggota DPR RI<a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap, SSTP, MS resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) SMAN 2 Padang Sidempuan dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang digelar di Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta, Minggu (26/4/2026).<br><br>Munas tersebut dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari sejumlah wilayah, di antaranya Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Bali, Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat, hingga Riau-Kepulauan Riau. Kehadiran para alumni dari berbagai daerah ini menegaskan soliditas dan komitmen memperkuat jaringan alumni.<br><br>Dalam proses pemilihan, terdapat tiga kandidat yang maju sebagai calon Ketua Umum, yakni M. Kahfi Siregar, M. Syahril Harahap, dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap. Setelah melalui mekanisme musyawarah, forum akhirnya menetapkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap sebagai ketua terpilih.<br><br>Ketua Umum sebelumnya, Komjen Pol (Purn) Usman Nasution, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin maju dan berkontribusi bagi alumni.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/1d7f7abc18fcb43975065399b0d1e48e_motion_photo_6764985163923385175.jpg"><br></p><p><br><br>Apresiasi juga disampaikan Novan Efendy Siregar atas terpilihnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a>yang kini jabat Ketua Gokar Sumut. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antar alumni.<br><br>"Kita ucapkan selamat dan sukses. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik serta semakin mempererat silaturahmi sesama alumni," ujar Novan E Siregar yang juga dikenal sebagai KetuaGabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi ) Sumatera Utara.</p><p><br>Sementara itu, jalannya persidangan dipimpin oleh Raja Siregar, Taty Ariani Tambunan, dan Soleh Purba.<br><br>Dengan terpilihnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap, diharapkan IKA SMAN 2 Padang Sidempuan semakin solid serta mampu menjadi wadah kolaborasi alumni dalam berbagai bidang ke depan.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2168_Didukung-Alumni-Se-Indonesia--Andar-Amin-Harahap-Pimpin-IKA-SMAN-2-PSP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65538/didukung-alumni-seindonesia-anggota-dpr-ri-andar-amin-harahap-pimpin-ika-sman-2-psp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Parapatan Sekar Wijayakusuma</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 14:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Parapatan Sekar Wijayakusuma]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com Parapatan Sekar Wijayakusuma1.DhandhanggulaMarakata sasana prayogi, Kraton Surakarta Hadiningrat, Warga Pakasa Trenggalek, P]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -<a href="https://www.halomedan.com/tag/parapatan/" target="_blank">Parapatan</a> Sekar Wijayakusuma<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Marakata sasana prayogi, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Warga Pakasa Trenggalek, <br>Ponorogo Madiun, <br>Salatiga Cilacap Ngawi, <br>Tegal Kudus Magelang, <br>Pati Sragen Nganjuk, <br>Sukoharjo Karanganyar, <br>Wonogiri Klaten Boyolali Pati, <br>Gumyak sami rembagan. <br><br>2.<br>Mijil<br><br>Gusti Kanjeng Ratu Wandansari,<br>Pangageng kedhaton, <br>Lembaga Dewan Adat wus prapteng, <br>Medhar pangandikan murih becik, <br>Pakaryan wigati, <br>Methik sekar arum. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Lumaku enggal dinulu, <br>Tibaning wiwaha benjing, <br>Sekar Wijayakusuma, <br>Magelang nuli miwiti, <br>Sowan Patih Sindureja, <br>Ngucul abur bebek putih. <br><br>4.<br>Megatruh<br><br>Wilujengan pulo Mageti rumuhun, <br>Lampahan Sela Masigit, <br>Gandheng renteng gupuh aruh, <br>Gawene titi premati, <br>Nusa Kambana mendorong. <br><br>5.<br>Pangkur<br><br>Pakasa punjer anabda, <br>Kanjeng Pangeran Harya Wirabhumi, <br>Bagus alus kang den utus, <br>Kanjeng Rudi sendika, <br>Tampi dhawuh Kanjeng Sunarso wus saguh, <br>Tumuju Donan Cilacap, <br>Sembada hayu basuki. <br><br>6.<br>Gambuh<br><br>Sami asung pisungsung, <br>Gathak gathuk pawarta sarujuk, <br>Gita gati Sami kersa nyembadani, <br>Nyugata sagunging tamu, <br>Suka gembira karaos. <br><br>7.<br>Maskumambang<br><br>Sareng kadang Pakasa marsudi ngelmi,<br>Nenuwun bisa kabula<br>Sabarang kayun kasanggit, <br>Hastuti Donan Cilacap, <br><br>8.<br>Asmarandana<br><br>Nyabrang teleng jalanidhi, <br>Mawi tumpakan baita, <br>Alun ombak topan gedhe, <br>Prayoga langkung waspada, <br>Weruh warah ngarah arah, <br>Dedunung samudra kidul, <br>Kapurih manungku puja. <br><br>9.<br>Durma<br><br>Tekat kuat drajat pangkat semat kangkat,<br>Nabi Kidir semedi, <br>Sunan Kalijaga, <br>Raja Pajang Mataram, <br>Ing Masigit Pulo Mageti, <br>Nusa Kambana, <br>Palapuran patitis. <br><br><br>10.<br>Pucung<br><br>Wus tunuju paminta donga pangestu, <br>Sekar dipun sanggar, <br>Pajimatan Kyai Giring, <br>Pangastawa mugi konjuk Sri Narendra. <br><br>11.<br>Sinom<br><br>Kanjeng Bambang Setiawan, <br>Nyi Mas Suci dokter Fitri, <br>Sesumbang kaum wanita, <br>Jejering pendhekar putri, <br>Kanthi weninging galih,<br>Temu udhu bahu suku, <br>Mimbuhi kawibawan, <br>Kawidadan saknegari, <br>Legaweng tyas bandha bandhu bagas waras. <br><br><br>Setu Pon, 11 April 2026.<br>Purwadi<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7010_Parapatan-Sekar-Wijayakusuma.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65537/parapatan-sekar-wijayakusuma/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesanggrahan Deles Kraton Surakarta</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 14:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesanggrahan Deles Kraton Surakarta]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com Pesanggrahan Deles Kraton SurakartaDhandhanggulaPesanggrahan Deles laris manis, Kagungan Karaton Surakarta, Perenging Merapi]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -<a href="https://www.halomedan.com/tag/pesanggrahan/" target="_blank">Pesanggrahan</a> Deles Kraton Surakarta<br><br>Dhandhanggula<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pesanggrahan/" target="_blank">Pesanggrahan</a> Deles laris manis, <br>Kagungan Karaton Surakarta, <br>Perenging Merapi Klaten, <br>Paripurna binangun, <br>Edi peni puncaking ardi,<br>Kinarya pawiwahan, <br>Priyagung linangkung, <br>Abdi kawula Pakasa, <br>Amemetri warisan murih lestari, <br>Pepak kebak nugraha. <br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Joglo limasan tinata, <br>Jajar jajar pacak baris lumaris, <br>Penak jenak adhem edhum, <br>Siliring samirana, <br>Hawa gunung pang pang wit witan ngrembuyung, <br>Seger sumyah suka bungah, <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pesanggrahan/" target="_blank">Pesanggrahan</a> Deles adi. <br><br>3.<br>Pucung<br><br>Sagah saguh warga Pakasa gumuruh, <br>Saraya rumeksa, <br>Setya sagunging pakarti, <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pesanggrahan/" target="_blank">Pesanggrahan</a> Deles cihna kawibawan. <br><br>4.<br>Gambuh<br><br>Wola wali wewangsul, <br>Gya sumusul pinanggih pinunjul, <br>Sentana pangarsa asung bulu bekti, <br>Kabudayan adi luhung, <br>Jumbuh wedharan kedhaton. <br><br>5.<br>Kinanthi<br><br>Yuswa panjang tatag tutug, <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pesanggrahan/" target="_blank">Pesanggrahan</a> Deles merti, <br>Minangka dadi sarana, <br>Manunggal kawula Gusti, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Pepundhening tanah Jawi. <br><br><br>Kemis Pos, 16 April 2026.<br>Purwadi<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6447_Pesanggrahan-Deles-Kraton-Surakarta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65536/pesanggrahan-deles-kraton-surakarta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>