<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 17:50:24 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE MEDAN HADIAHKAN HEWAN KURBAN UNTUK INSAN MEDIA,  PERERAT SILATURAHMI DAN SEMANGAT BERBAGI DI MOMEN IDULADHA</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 17:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE MEDAN HADIAHKAN HEWAN KURBAN UNTUK INSAN MEDIA,  PERERAT SILATURAHMI DAN SEMANGAT BERBAGI DI MOMEN IDULADHA]]></title>
            <description><![CDATA[JNE MEDAN HADIAHKAN HEWAN KURBAN UNTUK INSAN MEDIA,PERERAT SILATURAHMI DAN SEMANGAT BERBAGI DI MOMEN IDULADHA]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H sekaligus mempererat hubungan kolaboratif bersama insan media di Kota Medan, JNE menghadirkan program Hadiah Hewan Kurban dan Berbagi Daging Kurban untuk rekan-rekan media. Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus wujud nyata semangat berbagi JNE kepada insan media yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan dan penyebaran informasi positif tentang JNE kepada masyarakat. Melalui program ini, JNE memberikan kesempatan kepada relasi media untuk turut merasakan makna Iduladha melalui hadiah hewan kurban serta pembagian daging kurban sebagai simbol kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur.<br><br>Melalui mekanisme pengundian, JNE memilih dua insan media yang beruntung menerima hadiah hewan kurban pada momentum Iduladha tahun ini, yaitu Mahbubah Lubis dari Media Edisi Medan dan Khairunnisak Lubis dari Harian 9. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara langsung pada Rabu, 27 Mei 2026, di JNE Kantor Perwakilan ATC yang beralamat di Komplek Pergudangan Amplas Trade Center, Jalan SM Raja KM 10,5 Blok E 99D, Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Penyerahan dilakukan oleh Khairul Tan selaku Marcomm &amp; Partnership Regional Sumatera yang didampingi Melvi Riswana selaku Marketing Promotion JNE Medan.<br><br>Program ini menjadi refleksi nilai yang terus dijaga oleh JNE, bahwa hubungan dengan media tidak hanya dibangun melalui kerja sama profesional, tetapi juga melalui kedekatan emosional, kebersamaan, dan kontribusi sosial yang menghadirkan manfaat nyata.<br><br>Mahbubah Lubis menyampaikan rasa haru dan syukur mendalam atas kesempatan yang diberikan JNE. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku tidak menyangka tahun ini dapat kembali merasakan kebahagiaan berkurban melalui hadiah yang diberikan oleh JNE.<br>&quot;Terima kasih JNE, Saya benar-benar terharu. Bahkan sejak pertama kali diberi kabar bahwa saya menjadi salah satu relasi media yang menerima hadiah hewan kurban dari JNE, saya sudah menahan haru. Sampai pada momen penyerahan dan ikut menyaksikan hewan kurban disembelih, saya tidak mampu menahan air mata. Bagi saya, ini bukan hanya hadiah, tetapi juga bentuk perhatian dan kebahagiaan yang sangat berarti. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan JNE dan seluruh karyawannya dengan keberkahan yang berlimpah,&quot; ujar Mahbubah penuh haru.<br><br>Rasa syukur yang sama juga disampaikan Khairunnisak Lubis. Ia mengungkapkan bahwa hadiah tersebut menjadi momen yang sangat berkesan dalam hidupnya karena telah lama tidak memiliki kesempatan untuk berkurban.<br>&quot;Sudah enam tahun saya tidak berkurban. Alhamdulillah, tahun ini Allah menghadirkan rezeki melalui JNE. Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa kembali merasakan momen berkurban. Ini menjadi kebahagiaan yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata. Terima kasih kepada JNE yang begitu peduli kepada kami para insan media. Semoga program seperti ini terus berjalan agar semakin banyak rekan media yang dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan yang sama,&quot; ungkap Khairunnisak dengan penuh rasa syukur.<br><br>Khairul Tan selaku Marcomm &amp; Partnership Regional Sumatera menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat untuk menjadikan Iduladha sebagai ruang berbagi yang lebih luas sekaligus memperkuat silaturahmi bersama insan media. &quot;Media selama ini menjadi mitra strategis yang turut membersamai perjalanan JNE. Melalui program Hadiah Hewan Kurban dan Berbagi Daging Kurban ini, kami ingin menghadirkan semangat berbagi sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi dan dukungan yang telah terjalin. Harapannya, kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan baik dan menghadirkan manfaat yang lebih luas di momentum Iduladha,&quot; ujar Khairul.<br><br>Sementara itu, Kepala Cabang JNE Medan, Yusran, menyampaikan bahwa melalui semangat Connecting Happiness, JNE terus berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif yang tidak hanya berorientasi pada layanan logistik, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan memperkuat hubungan dengan berbagai sektor, termasuk insan media di Kota Medan dan Sumatera Utara. &quot;JNE tidak hanya ingin menyemarakkan hari raya, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi sesama yang selama ini tumbuh bersama JNE. Filosofi JNE yaitu Berbagi, Memberi, dan Menyantuni menjadi dasar dalam setiap langkah kami, termasuk dalam momen istimewa ini,&quot; tutup Yusran.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8200_JNE-MEDAN-HADIAHKAN-HEWAN-KURBAN-UNTUK-INSAN-MEDIA---PERERAT-SILATURAHMI-DAN-SEMANGAT-BERBAGI-DI-MOMEN-IDULADHA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65832/jne-medan-hadiahkan-hewan-kurban-untuk-insan-media-pererat-silaturahmi-dan-semangat-berbagi-di-momen-iduladha/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maknai Idhul Adha Ladon Club Sembelih Kurban 6 Lembu 2 Kambing.</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 13:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maknai Idhul Adha Ladon Club Sembelih Kurban 6 Lembu 2 Kambing.]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN , Ladon Club Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H melakukan pemotongan hewan kurban 6 ekor lembu dan 2 kambing, di Jl.]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p>MEDAN , Ladon Club Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H melakukan pemotongan hewan kurban 6 ekor lembu dan 2 kambing, di Jl. Nusantara Medan, Rabu (27/05/2026).</p><br>Pemotongan hewan kurban tersebut dihadiri Ketua Umum Ladon Club Kupon Zaidan Indra Jaya (Ucok Ibak), Ketua Harian Drs. H. Hendra DS, Akram Ray (Ucok TU), dan jajaran Pengurus antara lain Sutan Lubis, Munandar Nasution, H Bandi, Irsan Sitompul, Noviko, Hendrik Prayetno dan anggota, serta masyarakat.<br><br>Daging hewan kurban, kata koordinator panitia idhul adha Sutan Lubis dan Hartono berasal dari sumbangan Ucok Ibak, Musa Rajeckshah (Ijeck) dan Ucok TU serta Keluarga Besar Ladon Club tersebut diberikan kepada Jajaran Pengurus dan Anggota Ladon Club serta masyarakat dengan sebelumnya diberikan kupon sebanyak 650 kupon.<br><br>"Ladon Club Indonesia setiap tahun pada hari raya Idul Adha menyembelih hewan kurban yang dagingnya didistribusikan kepada anggota masyarakat," ujar Ucok Ibak didampingi Hendra DS dan Ucok TU.<br><br>Kata Ucok Ibak, pada tahun ini penyembelihan hewan kurban 6 ekor lembu dan 2 ekor kambing.<br><br>"Alhamdulillah tahun ini penyembelihan hewan kurban meningkat dari tahun 2025 sebanyak 5 ekor lembu," kata Ucok Ibak sembari berharap tahun-tahun mendatang penyembelihan hewan kurban meningkat agar makin bertambah masyarakat  penerima daging hewan kurban. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7569_Maknai-Idhul-Adha-Ladon-Club-Sembelih-Kurban-6-Lembu-2-Kambing-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65831/maknai-idhul-adha-ladon-club-sembelih-kurban-6-lembu-2-kambing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MPW Pemuda Pancasila Sumut Salurkan 1.620 Bungkus Daging Qurban untuk Panti Asuhan dan Korban Banjir Aceh Tamiang</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 13:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MPW Pemuda Pancasila Sumut Salurkan 1.620 Bungkus Daging Qurban untuk Panti Asuhan dan Korban Banjir Aceh Tamiang]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &mdash Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan ibadah ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan ibadah qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.<br>Kegiatan penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau 27 Mei 2026 di Lapangan Komplek Masjid Al-Mussannif, Komplek Cemara Asri, Kota Medan.<br>Sementara itu, pelaksanaan qurban juga dilakukan pada 11 Dzulhijjah 1447 H atau 28 Mei 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.<br>Ketua panitia menyampaikan, kegiatan qurban tahun ini melibatkan peserta dari pengurus MPW Pemuda Pancasila Sumut, badan dan lembaga organisasi, serta keluarga besar Pemuda Pancasila Sumatera Utara yang turut berpartisipasi sebagai pequrban.<br>Tahun ini, total hewan qurban yang berhasil dihimpun sebanyak 17 ekor sapi/lembu, terdiri dari 10 ekor qurban perorangan dan 7 ekor qurban kelompok.<br>Daging qurban kemudian didistribusikan kepada 12 panti asuhan, pondok tahfiz Al-Qur&#039;an, dan pondok pesantren di wilayah Medan dan Aceh Timur, termasuk Panti Asuhan Al-Washliyah Titi Kuning, Panti Asuhan Aceh Sepakat, Panti Asuhan Muhammadiyah, Yayasan Al-Kahfi, serta Pondok Tahfiz Quran Insan Madani.<br>Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang yang mencakup empat desa, yakni Desa Batang Ara, Desa Blang Kandis, Desa Tanjung Gelumpang, dan Desa Lubuk Sidup, dengan total ratusan kepala keluarga penerima manfaat.<br>Penyaluran juga menyasar warga di sekitar lokasi kegiatan di Medan serta masyarakat di kawasan Jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang.<br>Ketua panitia menyebutkan, total distribusi tahun ini mencapai 1.620 bungkus daging qurban dengan berat bersih sekitar 1 kilogram per bungkus beserta bagian pelengkap lainnya.<br>Dari jumlah tersebut, sekitar 1.053 bungkus atau 65 persen disalurkan kepada panti asuhan, pondok pesantren, fakir miskin, serta korban banjir di Aceh Tamiang.<br>Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan para peserta qurban, bantuan Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Musa Rajekshah, serta berbagai sumbangan lainnya yang bersifat tidak mengikat.<br>Melalui momentum Idul Adha 1447 H ini, MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara berharap semangat kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1222_MPW-Pemuda-Pancasila-Sumut-Salurkan-1-620-Bungkus-Daging-Qurban-untuk-Panti-Asuhan-dan-Korban-Banjir-Aceh-Tamiang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65830/mpw-pemuda-pancasila-sumut-salurkan-1620-bungkus-daging-qurban-untuk-panti-asuhan-dan-korban-banjir-aceh-tamiang-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PARTAI GERAKAN RAKYAT, HARUS LEBIH DARI SEKADAR PARTAI POLITIK</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 13:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PARTAI GERAKAN RAKYAT, HARUS LEBIH DARI SEKADAR PARTAI POLITIK]]></title>
            <description><![CDATA[PARTAI GERAKAN RAKYAT, HARUS LEBIH DARI SEKADAR PARTAI POLITIK]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh :H Syahrir Nasution<br>Di tengah dinamika demokrasi Indonesia yang terus berkembang, kehadiran sebuah partai politik baru sejatinya bukan hanya tentang menambah jumlah peserta kontestasi politik. Lebih dari itu, ia harus mampu menghadirkan harapan baru, gagasan baru, serta energi perubahan yang lahir dari denyut nadi rakyat itu sendiri. Dalam konteks inilah kehadiran Partai Gerakan Rakyat menjadi perhatian sekaligus harapan bagi banyak kalangan masyarakat.<br>Gerakan Rakyat hadir bukan sekadar sebagai organisasi politik biasa, melainkan sebagai sebuah antitesis dari praktik politik yang selama ini dinilai semakin jauh dari cita-cita kerakyatan. Banyak partai politik tumbuh dan berkembang di Indonesia, namun tidak sedikit pula yang akhirnya terjebak pada kepentingan elit, pragmatisme kekuasaan, serta melupakan akar perjuangan rakyat kecil.<br>Karena itu, konsep Community Movement Party atau partai berbasis gerakan masyarakat sesungguhnya telah lama dinantikan oleh rakyat Indonesia. Sebuah partai yang tidak hanya hadir menjelang pemilu, tetapi hidup bersama rakyat, mendengar suara rakyat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara nyata dan berkelanjutan.<br>Tidak ada kata terlambat dalam perjuangan pengabdian kepada bangsa dan negara. Kehadiran Gerakan Rakyat sebagai partai politik menjadi momentum penting untuk mengembalikan semangat politik kepada rel konstitusi dan cita-cita luhur bangsa sebagaimana terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Nilai-nilai keadilan sosial, persatuan, kemanusiaan, serta demokrasi yang berkeadaban harus menjadi roh perjuangan politik yang sesungguhnya.<br>Lahirnya Gerakan Rakyat yang sebelumnya berproses sebagai organisasi kemasyarakatan, kemudian bermetamorfosis menjadi partai politik, mendapat sambutan luas dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari figur-figur yang muncul di dalamnya yang dinilai berasal dari rahim perjuangan rakyat itu sendiri. Mereka dianggap memahami denyut kehidupan masyarakat bawah, memahami keresahan rakyat, serta memiliki kedekatan emosional dengan persoalan-persoalan kebangsaan.<br>Semangat tersebut mengingatkan kembali pada cita-cita para Founding Fathers bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Sutan Sjahrir. Para pendiri bangsa itu meletakkan dasar perjuangan politik bukan untuk kekuasaan semata, melainkan untuk membangun bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.<br>Mereka memahami bahwa integritas merupakan fondasi utama kepemimpinan. Ungkapan &quot;The Integrity is High Quality of Leadership&quot; bukan sekadar slogan, tetapi prinsip moral yang menjadi pegangan dalam mengelola bangsa. Kepemimpinan yang kuat bukan hanya lahir dari kecerdasan politik, tetapi juga dari kejujuran, keberanian moral, dan keberpihakan kepada rakyat.<br>Harapan besar kini tertuju kepada para pendiri dan kader Gerakan Rakyat agar mampu menjaga nilai-nilai tersebut. <a href="https://www.halomedan.com/tag/politik/" target="_blank">Politik</a> harus kembali menjadi sarana pengabdian, bukan alat memperkaya diri atau kelompok tertentu. Sebab pada hakikatnya, Indonesia adalah &quot;sampan republik&quot; yang membawa seluruh rakyat sebagai penumpangnya menuju tepian kesejahteraan dan keadilan.<br>Gerakan Rakyat memiliki tantangan besar untuk membuktikan bahwa partai politik masih dapat menjadi rumah perjuangan rakyat. Jika mampu menjaga integritas, konsistensi ideologi, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil, maka Gerakan Rakyat bukan hanya akan menjadi partai politik semata, melainkan sebuah gerakan moral dan sosial yang mampu menghidupkan kembali optimisme rakyat terhadap demokrasi Indonesia.<br>Pada akhirnya, rakyat tidak lagi membutuhkan sekadar janji-janji politik. Rakyat membutuhkan keteladanan, keberanian, serta perjuangan nyata yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Dan di situlah ukuran sejati sebuah partai: apakah ia benar-benar hidup untuk rakyat, atau hanya hidup dari rakyat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6814_PARTAI-GERAKAN-RAKYAT--HARUS-LEBIH-DARI-SEKADAR-PARTAI-POLITIK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65828/partai-gerakan-rakyat-harus-lebih-dari-sekadar-partai-politik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">4 Kali Mangkir Saksi Pelapor. Pengacara Roni : JPU Jangan Giring Hakim Lakukan Kesewenang-wenangan</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 12:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[4 Kali Mangkir Saksi Pelapor. Pengacara Roni : JPU Jangan Giring Hakim Lakukan Kesewenang-wenangan]]></title>
            <description><![CDATA[DeliserdangSidang lanjutan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan pemalsuan surat tanah di atas lahan sekitar 3,2 hektar lebih yang menjera]]></description>
            <content><![CDATA[Deliserdang-Sidang lanjutan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan pemalsuan surat tanah di atas lahan sekitar 3,2 hektar lebih yang menjerat Pendakwah (Penceramah) Roni Paslani (<a href="https://www.halomedan.com/tag/4/" target="_blank">4</a>6) terpaksa digelar tanpa kehadiran saksi (mangkir) di Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Senin (25/5/2026).<br><br>Persidangan itu terpaksa digelar dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pasti Liana Lubis SH hanya membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kepolisian karena saksi pelapor dan dua orang saksi korban yang dijadwalkan memberikan keterangan tidak hadir.<br><br>Sidang dengan agenda mendengarkan saksi tersebut dipimpin Hakim Ketua Endra Hermawan SH, JPU Pasti Liana Lubis hanya mampu menghadirkan saksi Mantan Kepala Desa Patumbak Kampung Ahmad Arifin dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Putri.<br><br>Sedangkan saksi inti yakni saksi pelapor Yosuhua Mampe Simajuntak dan saksi korban masing-masing Johan Susi serta Yunius Liew.<br><br>Saat jalannya sidang saksi Mantan Kepala Desa Patumbak Kampung Ahmad Arifin ketika dicecar Kuasa Hukum terdakwa Roni Paslani, M Yani Rambe SH malah mencabut peryataan yang semula di BAP Kepolisian.<br><br>Yani Rambe menyampaikan, dalam BAP itu Mantan Kepala Desa Patumbak Kampung Ahmad Arifin menyebut saat dia menjabat Kaur Desa melihat faktur PBB, namun tertulis PBB tersebut dari Kota Medan.<br><br>"Pada tahun 2012 saya menjabat sebagai Kaur Pemerintahan di Kantor Desa, setiap tahunnya datang faktur pajak (PBB) dari Pemko Medan. Dari faktur PBB tersebut ada namanya Benny Susi selaku pemilik. Saat itulah saya ketahui bahwa pemilik tanah tersebut adalah Benny Susi," ucap Yani berdasarkan BAP Ahmad Arifin.<br><br>Ketua Hakim yang menyambut ucapan Yani secara langsung mempertegas yang dipermasalahkan kuasa hukum terdakwa. "Yang dipermasalahkan antara Medan dengan Deliserdang," timpal Ketua Hakim. <br><br>"Deliserdang yang Mulia," ucap Ahmad Arifin.<br><br>Saat dipertegas apakah Ahmad Arifin mencabut peryataannya di BAP, Ahmad Arifin mengakui mencabut. "Iya (cabut)," akunya.<br><br>Kemudian pengacara juga mempertanyakan faktur pajak tersebut ada yang disebutkan dalam BAP. Karena menurut pengacara dalam hal pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) seharusnya adalah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB. Saat itu Ahmad Arifin pun mengakui tidak ada. Sehingga dia juga mencabut peryataannya yang di BAP. "Saya cabut faktur pajak. SPPT PBB," kata Arifin.<br><br>Selanjutnya tampak saat sesi saksi dari BPN Putri memberikan kesaksian, saat itu Kuasa Hukum terdakwa Roni Paslani, M Yani Rambe menunjukkan bukti dihadapan Hakim, JPU dan saksi berupa SHM 102, 112, 113 dan 122 pengesahannya yang melompati akta jual beli, saksi BPN membenarkan barang bukti yang ditunjukkan namun dia menyampaikan tidak tupoksinya untuk memberikan keterangan tersebut.<br><br>Kemudian penasihat hukum terdakwa juga memperlihatkan bahwa objek tanah dalam SHM tersebut adalah tanah kering sesuai dengan keterangan pada kolom bagian petunjuk di seluruh SHM. Sementara menurut keterangan Kepada Desa lokasi tersebut adalah kolam.<br><br>Sedangkan ketika sesi mendengarkan saksi pelapor Yosuhua Mampe Simajuntak dan saksi korban masing-masing Johan Susi serta Yunius Liew, JPU Pasti Liana Lubis mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim untuk hanya membacakan BAP Kepolisian.<br><br>Pasti Liana Lubis menyebut Yosuhua Mampe Simajuntak yang merupakan pelapor tidak dapat hadir dikarenakan saat ini masih berda di luar kota yakni di Denpasar Bali. Sedangkan dua lagi Johan Susi serta Yunius Liew dalam keadaan sakit.<br><br>Permohonan itu langsung menimbulkan keberatan dari Pengacara Terdakwa Yani Rambe, walaupun berulang kali agenda sidang ditunda untuk menghadirkan saksi tersebut, namun juga tidak dapat dihadirkan.<br><br>"Izin yang mulia kami mengerti JPU adalah dominus litis (pengendali perkara), hanya saja jangan mengiring <br>Majelis untuk melakukan kesewenang-wenangan. Hukum acara itu jelas saudara itu diberi kesempatan, tapi kenapa saudara tidak menghadirkan," kata Yani Rambe.<br><br>Walaupun keberatan pembacaan BAP yang diajukan Pengacara Terdakwa kepada Majelis Hakim, namun Hakim Ketua Endra Hermawan tetap mempersilahkan JPU untuk membacakan.<br><br>Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa, Ardiansyah Putra Munthe bersama M Yani Rambe usai sidang menegaskan keberatannya keterangan saksi-saksi hanya dilakukan dengan dibacakan oleh JPU BAP-nya.<br><br>"Kami telah menyampaikan keberatan atas dibacakannya keterangan saksi-saksi yang tidak dapat dihadirkan oleh JPU di persidangan. Bagaimana mungkin keterangan saksi yang tidak hadir dapat dibacakan, sementara salah satu saksi, yakni Kepala Desa Patumbak Kampung, telah mencabut keterangannya di dalam BAP.<br>Apabila keterangan saksi cukup dibacakan tanpa kehadiran saksi di persidangan, maka untuk apa lagi dilakukan pemeriksaan saksi secara langsung di muka persidangan," tegasnya.<br><br>Sedangkan JPU Pasti Liana Lubis ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya sudah berusaha untuk menghadirkan saksi-saksi, bahkan sudah empat kali pemanggilan.<br><br>Saat ditanya mengapa tidak dilakukan pemanggilan paksa. Pasti Liana mengakui tidak ada penetapan dari majelis hakim untuk dilakukan pemanggilan paksa tersebut.<br><br>"Kalau ada penetapan dari beliau (majelis hakim), tapi kata beliau ada sepakat dengan kita karena ada berita acara pemeriksaan makanya kita bacakan," katanya.<br>Rek]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9999_4-Kali-Mangkir-Saksi-Pelapor--Pengacara-Roni---JPU-Jangan-Giring-Hakim-Lakukan-Kesewenang-wenangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65827/4-kali-mangkir-saksi-pelapor-pengacara-roni-jpu-jangan-giring-hakim-lakukan-kesewenangwenangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ijeck: Qurban Pemuda Pancasila Sumut Tahun Ini Meningkat Jadi 17 Ekor Sapi</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 11:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ijeck: Qurban Pemuda Pancasila Sumut Tahun Ini Meningkat Jadi 17 Ekor Sapi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya jumlah hewan qurban pada]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya jumlah hewan qurban pada pelaksanaan Idul Adha 1447 H/2026 M yang digelar keluarga besar Pemuda Pancasila Sumatera Utara.</p><br>Pria yang akrab disapa <a href="https://www.halomedan.com/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> itu menyebutkan, tahun ini jumlah hewan qurban mencapai 17 ekor sapi/lembu. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dan menjadi bukti tingginya semangat berbagi para kader Pemuda Pancasila.<br>&quot;Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan menjadi 17 ekor sapi. Sebanyak 9 ekor dipotong di halaman Mesjid Al-Mussannif Cemara Asri dan 8 ekor lagi dipotong di Aceh Tamiang,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, Rabu (27/5/2026).</p><br>Anggota DPR RI tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, pengurus, badan dan lembaga MPW Pemuda Pancasila Sumut serta keluarga besar organisasi yang telah ikut berpartisipasi dalam ibadah qurban tahun ini.</p><br>Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dipusatkan di Lapangan Komplek Mesjid Al-Mussannif, Komplek Cemara Asri, Medan, pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau 27 Mei 2026. Sedangkan penyembelihan lanjutan dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang pada 28 Mei 2026.</p><br>Ketua Panitia Qurban, Taufik Edy didampingi Sekretaris Irwansyah menjelaskan, kegiatan qurban tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Nomor: 104.E1./MPW-PP/SUMUT/VII/2025 tentang Susunan Panitia Pelaksana Qurban Idul Adha 1447 H/2026 M tertanggal 18 Juli 2025.</p><br>Menurutnya, dari total 17 ekor sapi yang dikurbankan, sebanyak 10 ekor berasal dari peserta qurban perorangan dan 7 ekor berasal dari peserta kelompok.</p><br>Daging qurban kemudian disalurkan kepada peserta qurban, panti asuhan, pondok pesantren, pondok tahfiz Al-Qur&#039;an serta masyarakat yang membutuhkan.</p><br>Sebanyak 12 panti asuhan dan pondok pesantren menerima bantuan daging qurban, di antaranya Panti Asuhan Al-Washliyah, Panti Asuhan Muhammadiyah, Yayasan Al-Kahfi serta Pondok Tahfiz Quran Insan Madani.</p><br>Selain itu, bantuan daging qurban juga disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, meliputi Desa Batang Ara, Desa Blang Kandis, Desa Tanjung Gelumpang dan Desa Lubuk Sidup.</p><br>&quot;Semoga tahun depan jumlah peserta qurban terus bertambah dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,&quot; pungkas <a href="https://www.halomedan.com/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6252_Ijeck--Qurban-Pemuda-Pancasila-Sumut-Tahun-Ini-Meningkat-Jadi-17-Ekor-Sapi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65826/ijeck-qurban-pemuda-pancasila-sumut-tahun-ini-meningkat-jadi-17-ekor-sapi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rianto SH MH Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Hari Raya Idul Adha 1447 H</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 10:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rianto SH MH Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Hari Raya Idul Adha 1447 H]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &mdash Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, tokoh masyarakat sekaligus praktisi hukum, Rianto SH MH, mengajak seluruh mas]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, tokoh masyarakat sekaligus praktisi hukum, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> SH MH, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai kepedulian sosial, persatuan, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.</p><br>Menurut <a href="https://www.halomedan.com/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> SH MH, perayaan Idul Adha bukan hanya sekadar tradisi penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengandung makna pengorbanan, ketulusan, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan.</p><br>&quot;Idul Adha mengajarkan kita arti keikhlasan dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Momentum ini harus menjadi pengingat agar kita terus meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali persaudaraan,&quot; ujar Ceo Sumut24.co <a href="https://www.halomedan.com/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> SH MH, Rabu 27 Mei 2026.</p><br>Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> SH MH juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini.</p><br>Ia berharap pembagian daging kurban dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat, sehingga nilai kebersamaan dan solidaritas sosial semakin tumbuh di lingkungan masyarakat.</p><br>&quot;Semoga Hari Raya Idul Adha 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, dan memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat,&quot; tambahnya Ketua JMSI Sumut ini.</p><br>Perayaan Idul Adha tahun ini berlangsung penuh khidmat dengan pelaksanaan salat Id berjamaah serta penyembelihan hewan kurban di berbagai masjid dan lingkungan masyarakat. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan tetap menjaga suasana aman dan tertib.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9536_Rianto-SH-MH-Ajak-Masyarakat-Perkuat-Kepedulian-Sosial-di-Hari-Raya-Idul-Adha-1447-H.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65825/rianto-sh-mh-ajak-masyarakat-perkuat-kepedulian-sosial-di-hari-raya-idul-adha-1447-h/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">STM Masjid Istiqomah Laksanakan Qurban, Sembelih 5 Ekor Kambing dan 3 Ekor Lembu</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 09:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[STM Masjid Istiqomah Laksanakan Qurban, Sembelih 5 Ekor Kambing dan 3 Ekor Lembu]]></title>
            <description><![CDATA[STM Masjid Istiqomah Laksanakan Qurban, Sembelih 5 Ekor Kambing dan 3 Ekor Lembu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, STM Masjid Istiqomah melaksanakan penyembelihan hewan qurban berupa 5 ekor kambing dan 3 ekor lembu, sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai keagamaan, Selasa (27/5/2026).<br>Kegiatan penyembelihan hewan qurban tersebut berlangsung di lingkungan Masjid Istiqomah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan dari para jamaah serta masyarakat sekitar.<br>Ketua Panitia <a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a>, Asmuni Yahya Nasution, didampingi Sekretaris Panitia Adi Sujarwo, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan qurban tahun ini yang berjalan lancar dan penuh antusiasme dari masyarakat.<br>"Alhamdulillah, tahun ini STM Masjid Istiqomah kembali dipercaya melaksanakan qurban dengan 5 ekor kambing dan 3 ekor lembu. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian umat untuk saling berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Asmuni Yahya Nasution.<br>Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, dan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi sehingga pelaksanaan qurban dapat berjalan tertib dan sukses.<br>Sementara itu, Sekretaris Panitia Adi Sujarwo mengatakan daging qurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, kaum dhuafa, serta warga yang berhak menerima agar manfaat qurban dapat dirasakan secara merata.<br>"Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat," katanya.<br>Pelaksanaan qurban STM Masjid Istiqomah turut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan di lingkungan sekitar masjid.<br><br>Inilah Nama-nama yang Berqurban tahun 1447 H<br><br><br><br><br>LEMBU 1 :<br>1. HARIRO HARAHAP<br>2. JOKO WINARNO<br>3. UWAIS AL ABQARY IHSANI BIN SALMAN ALFARISI<br>4. AHMAD FACHRI BIN SUNANDAR<br>5. JONI AHMAD NASUTION<br>6. HAMDAN BIN ABAS<br>7. CAROLINE JUSTIN THADDEUS ABDULLAH<br><br>LEMBU 2 :<br>1. BUDI HENDRA<br>2. SUPARDI<br>3. PARTONO BUDI<br>4. SULAIMAN<br>5. DARWIN<br>6. USTAD FARHAN<br>7. ISMAIL NASUTION<br><br>LEMBU 3 :<br>1. HENDRA<br>2. MONANG SIHOMBING<br>3. IBU DEWI<br>4. ANITA WULANDARI<br>5. MARIAM BINTI WAKIDI<br>6. IBU FADLINA<br>7. IBU HENI NAJWA<br><br>LEMBU 4 :<br>1. ALM. ERRY INDRA JAYA BIN ABDULLAH<br>2. RIDHO MUHAMMAD BIN ERRY INDRAJAYA<br>3. RIMA ARIMBI BINTI ERRY INDRAJAYA<br>4. DWI SUSANTI BINTI SURYADI<br>5. JUNAIDE BIN JUMARIS OAK<br>6. SYAFRIDA NASUTION BINTI SYAFRUDDIN NASUTION<br>7. ALM. MUHAMMAD RIDWAN BIN IHAN MUHANDI<br><br>LEMBU 5 :<br>1. HENDRA HERIJANTO BIN MACHFUD<br>2. HJ. MISIEM BINTI MUHAMMAD ISA<br>3. SOZA BIN KAMIL<br>4. GERARDUS JOHANNES JOZEF IMMING BIN NICO IMMING<br>5. USTAD IRHAM FADLY BATUBARA<br>6. YUDI<br>7. ISKANDER NASUTION]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9150_STM-Masjid-Istiqomah-Laksanakan-Qurban--Sembelih-5-Ekor-Kambing-dan-3-Ekor-Lembu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65824/stm-masjid-istiqomah-laksanakan-qurban-sembelih-5-ekor-kambing-dan-3-ekor-lembu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ibu Cahaya dalam Kehidupan</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 22:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ibu Cahaya dalam Kehidupan]]></title>
            <description><![CDATA[Ibu Cahaya dalam Kehidupan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Goresan Pena : Parulian Nasution<br><br>Di kala senja di ufuk barat mulai menghilang,terlihat indahnya cakrawala di langit berwarna jingga ke emas emasan.Ketika itu seorang  ibu menatap jauh dalam khayalan sambil menikmati kopi kesukaannya.Lalu Ibu berdiri sambil menyiram bunga di depan rumahnya.Wajahnya yang dulu halus sudah mulai terlihat kerutan kerutan seiring dengan waktu yang sudah menua.<br>Langit pun makin gelap, tapi hatinya tetap hangat karena cahaya yang tak pernah padam dalam hidupnya.</p><br>Itulah Ibu  yang selalu ada dan hadir membayangkan anaknya yang sudah pada jauh diperantauan untuk mengadu nasib demi masa depan yang diimpikannya.<br>Sambil membayangkan ketika anaknya masih suka main di tengah hujan yang menyejukkan.Teringat seragam sekolahnya yang sudah kotor, namun ibu tersenyum lembut melihatnya.Lalu ibu mencucinya sampai bersih tanpa mengeluh sedikitpun pun. Makin mendalam khayalnya membayangkan ketika anaknya sakit , Ibu rela menjaganya semalaman suntuk tak harus tertidur pulas sambil mengompres keningnya.Lalu menggenggam  tangannya erat erat , seolah Ibu siap menanggung beban sakit itu.<br><br>Seiring berjalannya waktu anak pun sudah dewasa dan mulai menghadapi rintangan.Ibu tetap menjadi tempat mengadu sambil memberi nasehat untuk menenangkan anaknya. Seperti terasa hangatnya pelukan yang tak tergantikan.Sementara ayah tidak pernah berhenti berusaha demi membiayai kehidupan Rumah tangganya sampai membiayai sekolah anaknya.<br><br>Sungguh betapa dalamnya kasih sayang Ibu  seiring  Perjalanan dunia pun terus berubah.<br><br>Boleh saja temannya   datang dan pergi bahkan bisa saja melupakan sahabatnya.Namun orang tua itu selalu menyimpan anaknya dalam ingatan dan hatinya.<br><br>Cinta Ibu  tidak tergantung pada keadaan ataupun kesuksesan, namun terus mengingat anaknya bahkan kadang ada rasa khawatir namun cintanya terus makin dalam.Begitulah tulus dan  sejatinya Ibu untuk merawat anak yang dicintainya.</p><br>Ibu  tidak menuntut anaknya untuk selamanya berada disisinya, ia hanya ingin melihat anaknya menemukan kebahagiaan dalam kehidupannya.<br>Orang tua itu sadar bahwa anaknya bukan hanya miliknya,karena anak itu adalah titipan kehidupan yang harus di beri kebebasan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.<br><br>Cinta sejati Ibu  tidak terikat pada rasa memiliki.<br>Melepaskan bukan berarti berhenti mencintai.Kasih Ibu  ada dalam doa dan harapan penuh perhatian yang tak mengenal  jarak pun dari   kejauhan.<br><br>Beberapa hari lagi Idul Adha akan tiba,wajah anak pun makin membayang,ingin bersama menuju Sholat Idul Adha sambil bawa cucu menuju Masjid sambil mengumandangkan takbir.<br>Kemudian ingin bersama menyaksikan Qurban Keluarga yang akan disembelih sebagai bukti kedekatan pada Allah swt.<br>Selamat Merayakan Idul Adha anak ku dan segenap keluargaku semoga Allah senantiasa menjadi tempat kita bersandar mengharap Ridho dan Taufiqnya.</p><br>Tetesan Air mata ibu pun tak terbendung sebagai bukti kecintaan yang tak ada batas dan tepinya.<br>Kita maknai Idul Adha ini dengan harapan melahirkan Ibu Ibu tangguh bagai Hajar yang penuh keikhlasan dan ketulusan.<br>Muncul Ismail - Ismail Masa depan yang memiliki Moralitas yang tinggi.***</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6927_Ibu-Cahaya-dalam-Kehidupan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65823/ibu-cahaya-dalam-kehidupan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IDUL ADHA: BUKAN SEKADAR RITUAL, TAPI PANGGILAN MENUJU JALAN RASULULLAH IBRAHIM</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 19:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IDUL ADHA: BUKAN SEKADAR RITUAL, TAPI PANGGILAN MENUJU JALAN RASULULLAH IBRAHIM]]></title>
            <description><![CDATA[IDUL ADHA BUKAN SEKADAR RITUAL, TAPI PANGGILAN MENUJU JALAN RASULULLAH IBRAHIM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh : H Syahrir Nasution<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban atau seremoni tahunan yang datang lalu berlalu. Lebih dari itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha adalah panggilan spiritual untuk meneladani perjuangan, keikhlasan, dan ketundukan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT.Di tengah kehidupan modern yang penuh kepentingan duniawi, manusia sering lupa bahwa inti dari pengorbanan adalah keikhlasan melepaskan ego, kesombongan, dan cinta berlebihan terhadap dunia. Nabi Ibrahim AS telah memberi contoh luar biasa ketika beliau rela mengorbankan apa yang paling dicintainya demi menjalankan perintah Allah SWT.<br>Peristiwa itu bukan sekadar kisah sejarah. Ia adalah simbol bahwa keimanan sejati membutuhkan keberanian untuk taat, meski berat dan menyakitkan. Dari situlah lahir nilai pengorbanan, kesabaran, serta keyakinan penuh kepada kehendak Tuhan.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha juga mengajarkan tentang kepedulian sosial. Daging qurban dibagikan kepada masyarakat, terutama kaum dhuafa, sebagai bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan. Maka qurban sejatinya bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat rakus, iri hati, dan ketidakpedulian terhadap sesama.<br>Hari raya ini menjadi momentum untuk kembali menata hati, memperkuat ukhuwah, dan membangun masyarakat yang lebih adil serta penuh kasih sayang. Jalan Rasulullah Ibrahim adalah jalan pengorbanan, ketulusan, dan pengabdian total kepada Allah SWT.<br>Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah panggilan suci untuk kembali kepada nilai-nilai tauhid, kemanusiaan, dan perjuangan hidup yang penuh keberkahan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1697_IDUL-ADHA--BUKAN-SEKADAR-RITUAL--TAPI-PANGGILAN-MENUJU-JALAN-RASULULLAH-IBRAHIM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65822/idul-adha-bukan-sekadar-ritual-tapi-panggilan-menuju-jalan-rasulullah-ibrahim/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Angkat Bicara Terkait LHP BPK RI, Ini Kata  Sekper Bank Sumut Hidayat</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 16:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Angkat Bicara Terkait LHP BPK RI, Ini Kata  Sekper Bank Sumut Hidayat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Bank Sumut akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan mengenai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republ]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan mengenai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atau BPK RI yang belakangan menjadi perhatian publik.</p><br>Sekretaris Perusahaan PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut (Perseroda), Muhammad Syamsul Hidayat mengatakan pihaknya menghormati perhatian dan kontrol sosial masyarakat terhadap berbagai informasi yang berkembang.</p><br>&quot;Bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, hasil pemeriksaan BPK menjadi bagian penting untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta memperbaiki sistem pengendalian internal perusahaan,&quot; ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).<br>Ia menjelaskan, sebagian besar rekomendasi BPK dari berbagai periode pemeriksaan telah dan terus ditindaklanjuti, terutama terkait penyelamatan dan penyelesaian kredit bermasalah.</p><br>Menurutnya, langkah yang dilakukan mencakup penagihan intensif, restrukturisasi kredit bagi debitur yang kooperatif, lelang agunan, hingga proses hukum bersama aparat penegak hukum.</p><br>&quot;Upaya-upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Rasio kredit bermasalah (NPL) <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut saat ini tetap terjaga di bawah 3 persen, masih jauh di bawah batas maksimal regulator sebesar 5 persen,&quot; katanya.<br>Manajemen <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut juga memastikan operasional perusahaan tetap berjalan normal, stabil, dan aman. Dana nasabah disebut tetap terlindungi dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).</p><br>Selain itu, manajemen menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh dan menindak tegas praktik yang terindikasi fraud.</p><br>&quot;Dengan semangat profesionalisme dan kolaborasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat serta memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Sumatera Utara,&quot; tutup Syamsul. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2422_Bank-Sumut-Angkat-Bicara-Terkait-LHP-BPK-RI--Ini-Kata--Sekper-Bank-Sumut-Hidayat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65821/bank-sumut-angkat-bicara-terkait-lhp-bpk-ri-ini-kata-sekper-bank-sumut-hidayat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">H. Ikrom Helmi Nasution: Idul Adha Momentum Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[H. Ikrom Helmi Nasution: Idul Adha Momentum Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial]]></title>
            <description><![CDATA[H. Ikrom Helmi Nasution Idul Adha Momentum Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &mdash; Ketua I &amp; II Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI), H. Ikrom Helmi Nasution, SH mengucapkan Selamat Hari Raya <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Sumatera Utara.<br>Dalam pesannya, H. Ikrom Helmi Nasution mengajak masyarakat menjadikan momentum <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha sebagai sarana memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.<br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha bukan hanya tentang berkurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga rezeki yang kita gunakan untuk berkurban memberi manfaat dan keberkahan dunia akhirat,&quot; ujar H. Ikrom Helmi Nasution, SH.<br>Tokoh yang juga menjabat Ketua Umum Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Ar-Rivai TPI serta Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumut (PTM ESU) itu.<br><br>Berharap Hari Raya <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan persatuan bangsa.<br>Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan serta memperkuat silaturahmi demi terciptanya kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan.<br><br>&quot;Atas nama pribadi dan keluarga besar organisasi yang saya pimpin, saya mengucapkan Selamat Hari Raya <a href="https://www.halomedan.com/tag/idul/" target="_blank">Idul</a> Adha 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kurban kita semua,&quot; tutupnya.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5012_H--Ikrom-Helmi-Nasution--Idul-Adha-Momentum-Perkuat-Keikhlasan-dan-Kepedulian-Sosial.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65820/h-ikrom-helmi-nasution-idul-adha-momentum-perkuat-keikhlasan-dan-kepedulian-sosial/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bakopam Sumut Terima Bantuan Hewan Kurban dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bakopam Sumut Terima Bantuan Hewan Kurban dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto]]></title>
            <description><![CDATA[Bakopam Sumut Terima Bantuan Hewan Kurban dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumatera Utara menerima bantuan satu ekor lembu kurban dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan organisasi kepemudaan Islam.<br>Ketua Bakopam Sumut, Ibnu Hajar SE, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Sumut beserta jajaran atas bantuan hewan kurban tersebut. Menurutnya, bantuan itu akan disalurkan kepada anggota Bakopam serta masyarakat yang membutuhkan.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan seluruh jajaran atas bantuan satu ekor lembu untuk kurban. Insya Allah bantuan ini akan kami serahkan kepada anggota Bakopam dan masyarakat agar dapat dirasakan manfaatnya bersama,&quot; ujar Ibnu Hajar, Selasa (26/5/2026).<br>Ia menilai bantuan tersebut merupakan wujud sinergi yang baik antara kepolisian dengan organisasi kepemudaan dan masyarakat dalam mempererat ukhuwah serta semangat berbagi di momentum Iduladha.<br>Ibnu Hajar berharap kepedulian sosial seperti ini terus terjalin sehingga mampu memperkuat hubungan harmonis antara aparat penegak hukum dan masyarakat, khususnya kalangan pemuda Muslim di Sumatera Utara.<br>&quot;Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi Kapolda Sumut beserta jajaran, serta bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,&quot; pungkasnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8260_Bakopam-Sumut-Terima-Bantuan-Hewan-Kurban-dari-Kapolda-Sumut-Irjen-Pol-Whisnu-Hermawan-Februanto.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65819/bakopam-sumut-terima-bantuan-hewan-kurban-dari-kapolda-sumut-irjen-pol-whisnu-hermawan-februanto/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">QURBAN DAN EKONOMI SYARIAH YANG MEMBUMI</guid>
            <pubDate>Tue, 26 May 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[QURBAN DAN EKONOMI SYARIAH YANG MEMBUMI]]></title>
            <description><![CDATA[QURBAN DAN EKONOMI SYARIAH YANG MEMBUMI]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)<br><br>Setiap Idul Adha, umat Islam kembali diingatkan pada makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.<br><br>Namun, qurban sesungguhnya tidak hanya berbicara tentang dimensi spiritual. Di balik penyembelihan hewan qurban, ada denyut ekonomi rakyat yang bergerak: peternak desa, pedagang pakan, jasa transportasi, jagal, panitia masjid, lembaga zakat, UMKM, hingga keluarga miskin penerima manfaat daging qurban.<br><br>Inilah sisi yang sering luput dari percakapan publik. <a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a> kerap dipahami sebatas ritual tahunan. Padahal, dalam perspektif ekonomi syariah, qurban adalah salah satu instrumen redistribusi ekonomi paling konkret dalam kehidupan umat.<br><br>Ia mengalirkan rezeki dari kelompok yang mampu kepada masyarakat bawah, dari kota ke desa, dari pusat konsumsi ke basis produksi rakyat.<br><br>Data yang dikutip Republika dari Puskas Baznas menunjukkan bahwa potensi ekonomi qurban nasional tahun 2024 mencapai sekitar Rp34,3 triliun, berasal dari sekitar 2,75 juta rumah tangga pekurban dengan estimasi 2,3 juta hewan qurban.<br><br>Produksi daging qurban diperkirakan mencapai 195,5 ribu ton. Sementara IDEAS memperkirakan potensi ekonomi qurban berada pada kisaran Rp28,2 triliun.<br><br>Angka ini menunjukkan bahwa qurban bukan kegiatan ekonomi kecil, melainkan salah satu perputaran ekonomi musiman terbesar dalam ekosistem ekonomi syariah Indonesia.<br><br>Yang menarik, dampak terbesar qurban justru dirasakan oleh lapisan ekonomi bawah. Peternak kecil yang selama berbulan-bulan memelihara sapi, kambing, atau domba mendapatkan momentum panen ekonomi.<br><br>Pedagang pakan memperoleh tambahan permintaan. Transportasi hewan bergerak. Jasa pemotongan terserap. Kulit, tulang, dan produk turunannya ikut memberi nilai tambah.<br><br>Bahkan aktivitas sosial di masjid dan lingkungan warga menciptakan partisipasi ekonomi berbasis gotong royong.<br><br>Di sinilah qurban menjadi wajah nyata ekonomi syariah yang membumi.<br><br>Ekonomi syariah tidak boleh hanya dipahami sebagai perbankan syariah, sukuk, asuransi syariah, atau pasar modal syariah. Semua itu penting. Namun ekonomi syariah juga hidup di kandang peternak, pasar hewan, dapur rakyat, masjid kampung, koperasi pesantren, dan tangan para relawan yang membagikan daging kepada warga miskin.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a> menunjukkan bahwa ekonomi syariah pada dasarnya adalah ekonomi kemaslahatan.<br><br>Ia tidak sekadar mengejar pertumbuhan, tetapi juga pemerataan. Ia tidak hanya menghitung laba, tetapi juga keberkahan. Ia tidak berhenti pada transaksi, tetapi bergerak menuju solidaritas sosial.<br><br>Dalam bahasa maqashid syariah, qurban menjaga agama, jiwa, harta, dan martabat sosial manusia.<br><br>Indonesia hari ini masih menghadapi tantangan ketimpangan, daya beli masyarakat bawah, dan persoalan gizi. Karena itu, distribusi daging qurban memiliki makna strategis.<br><br>Bagi sebagian keluarga miskin, Idul Adha adalah salah satu momentum ketika mereka dapat menikmati protein hewani secara layak.<br><br>Dalam konteks stunting dan ketahanan pangan, qurban semestinya dibaca sebagai bagian dari agenda sosial-ekonomi nasional, bukan semata urusan ibadah individual.<br><br>Namun, potensi besar ini belum sepenuhnya dikelola sebagai ekosistem.<br><br>Tata kelola qurban masih banyak berjalan secara tradisional, tersebar, dan belum terintegrasi. Data peternak, kesehatan hewan, rantai pasok, distribusi wilayah miskin, standar penyembelihan halal, hingga pelaporan manfaat sosial belum sepenuhnya terhubung dalam satu sistem yang kuat.<br><br>Di sinilah agenda modernisasi qurban menjadi penting.<br><br>Bukan untuk menghilangkan nilai spiritual dan kearifan lokalnya, tetapi untuk memperkuat manfaatnya.<br><br>Digitalisasi qurban dapat membantu memastikan transparansi harga, asal hewan, kesehatan ternak, distribusi penerima manfaat, hingga akuntabilitas lembaga pengelola.<br><br>Dengan sistem yang baik, pekurban dapat mengetahui dari mana hewan berasal, siapa peternaknya, bagaimana proses penyembelihan dilakukan, dan ke mana daging didistribusikan.<br><br>Lebih jauh, qurban seharusnya menjadi pintu masuk untuk memperkuat rantai nilai halal nasional.<br><br>Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi halal dunia. Tetapi posisi itu tidak cukup dibangun melalui slogan. Ia harus dimulai dari penguatan hulu: peternakan rakyat, pakan, pembibitan, kesehatan hewan, rumah potong halal, logistik dingin, sertifikasi, hingga industri olahan daging.<br><br>Masyarakat Ekonomi Syariah dapat mengambil peran strategis dalam agenda ini.<br><br>MES tidak hanya perlu mendorong literasi keuangan syariah, tetapi juga memperluas advokasi pada ekosistem ekonomi riil umat.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a> dapat dijadikan model integrasi antara ibadah, pemberdayaan peternak, koperasi syariah, pesantren, BUMDes, lembaga zakat, UMKM halal, dan teknologi digital.<br><br>Bayangkan jika qurban dikelola dengan pendekatan ekosistem.<br><br>Peternak kecil mendapat akses pembiayaan syariah untuk penggemukan ternak. Pesantren menjadi pusat pembibitan dan pelatihan peternakan halal. Koperasi syariah menghubungkan pekurban dengan peternak.<br><br>Lembaga zakat mengatur distribusi ke daerah miskin protein. Platform digital memastikan transparansi. Pemerintah daerah mendukung data dan infrastruktur.<br><br>Maka qurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga motor pemberdayaan ekonomi desa.<br><br>Agenda ini sejalan dengan semangat Asta Cita, terutama dalam memperkuat kemandirian ekonomi, membangun dari desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a> adalah contoh bahwa nilai agama dapat berjalan seiring dengan agenda pembangunan nasional.<br><br>Bahkan lebih dari itu, qurban membuktikan bahwa ekonomi yang berkeadilan tidak harus lahir dari teori yang rumit, tetapi dapat tumbuh dari tradisi sosial-keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.<br><br>Tantangannya adalah bagaimana negara, organisasi masyarakat Islam, MES, Baznas, lembaga zakat, pesantren, koperasi, dan pelaku usaha halal mampu naik kelas dalam mengelola potensi ini.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/qurban/" target="_blank">Qurban</a> tidak boleh hanya menjadi ekonomi musiman yang selesai setelah Idul Adha.<br><br>Ia harus menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat peternakan nasional, menyejahterakan peternak kecil, memperluas akses protein, dan membangun kedaulatan rantai nilai halal Indonesia.<br><br>Pada akhirnya, qurban mengajarkan satu hal penting: ekonomi terbaik adalah ekonomi yang mengalir.<br><br>Rezeki tidak berhenti pada yang mampu, tetapi bergerak kepada yang membutuhkan. Kekayaan tidak menumpuk di pusat, tetapi menyebar ke desa. Ibadah tidak berhenti di masjid, tetapi menjelma menjadi pangan, pekerjaan, dan harapan bagi rakyat kecil.<br><br>Di tengah dunia yang semakin materialistis, qurban menghadirkan pesan moral yang sangat relevan: pembangunan ekonomi harus punya ruh.<br><br>Dan ekonomi syariah, jika ingin benar-benar menjadi kekuatan nasional, harus terus membumi, menyentuh peternak, menguatkan desa, memberi makan yang lapar, dan menjaga martabat manusia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_636_QURBAN-DAN-EKONOMI-SYARIAH-YANG-MEMBUMI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65818/qurban-dan-ekonomi-syariah-yang-membumi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri*</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 21:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri*]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNIPolri]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Bandung &ndash; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad serta memberikan taklimat kepada 1.095 Perwira Siswa TNI-Polri. Taklimat tersebut diikuti oleh Pasis Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoau, dan Sespimmen Polri sebagai bagian dari pembekalan strategis bagi para calon pemimpin TNI-Polri di masa depan. Taklimat tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kesiapan para perwira dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.<br><br>Presiden Republik Indonesia hadir didampingi Menhan RI, Panglima TNI, Kapolri, Wakil Panglima TNI, serta para Kepala Staf Angkatan, dan disambut oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr.(Han). Usai peresmian, Presiden meninjau berbagai fasilitas museum dan perpustakaan yang menampilkan perjalanan sejarah, nilai perjuangan, serta pengembangan literasi dan pendidikan di Seskoad.<br><br>Peresmian renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad menjadi penegasan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis TNI AD yang telah melahirkan banyak pemimpin bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi sarana edukasi dan refleksi bagi prajurit maupun generasi penerus dalam memahami perjalanan pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.<br><br>Sebagai lembaga pendidikan tertinggi di lingkungan TNI AD, Seskoad telah mencetak berbagai perwira yang kemudian menduduki jabatan penting nasional. Di antaranya Presiden Ke-2 Republik Indonesia Soeharto, Presiden Ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, serta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang juga merupakan alumni Seskoad.<br><br>Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat karakter kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta semangat pengabdian para perwira TNI-Polri dalam menghadapi dinamika tugas di masa depan. Penseskoad]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2011_Presiden-RI-Resmikan-Museum-dan-Perpustakaan-Seskoad-serta-Berikan-Taklimat-kepada-1-095-Pasis-TNI-Polri-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65817/presiden-ri-resmikan-museum-dan-perpustakaan-seskoad-serta-berikan-taklimat-kepada-1095-pasis-tnipolri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Simpel Ikutannya, Nyata Hadiahnya: Program &ldquo;IM3 Pasti Simpel&rdquo; Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 16:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Simpel Ikutannya, Nyata Hadiahnya: Program “IM3 Pasti Simpel” Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  MedanAda alasan kenapa program &quotIM3 Pasti Simpel&quot terus menarik perhatian pelanggan Sumatra cara ikutannya mudah]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Medan</p><br></p>Ada alasan kenapa program &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Pasti Simpel&quot; terus menarik perhatian pelanggan Sumatra: cara ikutannya mudah, hadiahnya nyata, dan momennya terasa dekat dengan keseharian mereka. Dari motor listrik hingga gadget pilihan, program ini menjadi bentuk apresiasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> yang bukan hanya seru dinantikan, tapi juga benar-benar bisa dirasakan pelanggan.</p><a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison (<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> atau IOH) melalui brand  <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> menggelar program &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Pasti Simpel&quot; periode Februari hingga April 2026 dan kembali mendapat respons positif dari pelanggan. Lebih dari 47 ribu peserta bergabung, tumbuh lebih dari 100% dari periode sebelumnya.</p><br></p>*Agus Sulistio, EVP-Head of Circle Sumatra <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison,* mengatakan, &quot;Melalui program <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Pasti Simpel, kami ingin menghadirkan apresiasi yang terasa nyata bagi pelanggan <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> di Sumatera. Program ini kami buat mudah diikuti, relevan dengan keseharian pelanggan, dan memberikan pengalaman yang menyenangkan dari awal hingga akhir. Antusiasme yang terus tumbuh menunjukkan bahwa pelanggan tidak hanya mencari layanan digital yang simpel, tetapi juga pengalaman yang dekat, seru, dan memberi nilai tambah.&quot;</p><br></p>Pada program kali ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> menghadirkan hadiah utama berupa:</p>&bull;	3 Unit Motor electric iBaik S-1000</p>&bull;	3 Unit ASUS Vivobook 14</p>&bull;	3 Unit Nintendo Switch 2</p>&bull;	3 Unit Sony Pulse Elite Playstation.</p><br></p>Deretan hadiah ini menjadi salah satu program &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> Pasti Simpel&quot; selalu ditunggu-tunggu oleh pelanggan <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a> di Sumatera; cara ikutannya simpel, hadiahnya menarik dan sesuai kebutuhan digital pelanggan dan pengumuman pengundian dilakukan secara live melalui Instagram @im3sumatra pada 30 April 2026 &ndash; transparansi jadi kunci juga di sini! Pelanggan dapat melihat sendiri bahwa program ini berjalan terbuka.</p><br></p>Tiga pemenang utama berasal dari berbagai kota di Sumatra, yaitu *Shelsha Adelia* dari Binjai, Sumatera Utara; *Aricassanova* dari Padang, Sumatera Barat; serta *Agung* dari Metro, Lampung. Bagi Shelsha, kemenangan ini menjadi kejutan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.</p><br></p>&quot;Awalnya saya ikut karena cara ikut programnya&hellip; cukup simpel. Pas dihubungi dan dikasih tau menang motor listrik, saya benar-benar kaget. Nggak nyangka dari program sesimpel ini bisa dapat hadiah sebesar itu. Terima kasih <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/im3/" target="_blank">IM3</a>!! Semoga program seperti ini terus ada untuk pelanggan di Sumatera,&quot; ujar Shelsha.</p><br></p>Program ini menjadi bagian dari semangat *#LebihBaik<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a>* untuk hadir lebih relevan dalam keseharian pelanggan melalui pengalaman digital yang simpel, menyenangkan, dan bernilai. Mau ikutan periode berikutnya dan penasaran cara ikutannya? Pantau terus instagram @im3sumatra! (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4874_Simpel-Ikutannya--Nyata-Hadiahnya--Program--ldquo-IM3-Pasti-Simpel-rdquo--Bikin-Pelanggan-Sumatra-Pulang-Bawa-Motor-Listrik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65816/simpel-ikutannya-nyata-hadiahnya-program-ldquoim3-pasti-simpelrdquo-bikin-pelanggan-sumatra-pulang-bawa-motor-listrik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Sarat KKN, PP-HMPPKM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung KPK Terkait Proyek Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Sarat KKN, PP-HMPPKM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung KPK Terkait Proyek Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Sarat KKN, PPHMPPKM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung KPK Terkait Proyek Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA &ndash; Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Medan (PP-HMPPKM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia hari ini. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan tegas agar lembaga antirasuah tersebut segera mengusut tuntas dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Bagian Umum Kesekretariatan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.</p>KetuaUmum DPP HMPPKM Rahman Sirait menyatakan bahwa indikasi KKN dalam pengerjaan proyek di Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan sudah dilakukan secara terang-terangan demi memperkaya kelompok tertentu.Berdasarkan data yang dihimpun oleh PP-HMPPKM, dari sekitar 150 paket proyek penunjukan langsung (PL) dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp10 miliar, pengerjaannya hanya dimonopoli oleh 22 perusahaan. Lebih janggal lagi, terdapat satu perusahaan yang berhasil meraup hingga 20 paket proyek sekaligus dengan nilai total mencapai Rp2 miliar."Paket pengerjaan langsung ini kami dapati informasinya hanya dikuasai oleh beberapa orang saja. Ini jelas menunjukkan adanya indikasi monopoli dan tidak adanya transparansi," ujar Ketua Umum DPP HMPPKM dalam orasinya.Selain persoalan paket penunjukan langsung tersebut, PP-HMPPKM juga menyoroti anggaran belanja di Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan senilai Rp17.111.951.800 yang kini tengah menjadi pusat perhatian masyarakat luas karena diduga kuat sarat akan kecurangan.Sebelumnya, polemik ini telah memicu reaksi keras di tingkat lokal. Tercatat sudah ada puluhan lembaga yang melayangkan surat pemberitahuan unjuk rasa ke Polrestabes Medan, meski aksi-aksi tersebut kemudian berujung pembatalan.Menurut PP-HMPPKM, rangkaian kejanggalan dan gelombang protes yang sempat tertahan di daerah ini sudah menjadi sinyal kuat bagi penegak hukum di tingkat pusat untuk mengambil alih penanganan kasus."Harusnya ini sudah menunjukkan pertanda agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa segera turun tangan dan berbuat. Maka dari itu, kami dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Medan melakukan aksi unjuk rasa hari ini langsung di depan Gedung KPK demi terwujudnya pemberantasan korupsi yang bersih di Kota Medan," pungkas Ketua Umum DPP HMPPKM menutup pernyataannya.Melalui aksi ini, PP-HMPPKM secara resmi mendesak KPK untuk:Memeriksa seluruh berkas pengadaan barang dan jasa di Bagian Umum Kesekretariatan Pemko Medan.Memanggil dan memeriksa pejabat pembuat komitmen (PPK) serta kepala bagian terkait atas dugaan monopoli 150 paket proyek.Mengusut tuntas realisasi anggaran belanja senilai Rp17,1 miliar yang dinilai tidak wajar oleh publik.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6958_Diduga-Sarat-KKN--PP-HMPPKM-Gelar-Aksi-Unjuk-Rasa-di-Depan-Gedung-KPK-Terkait-Proyek-Bagian-Umum-Kesekretariatan-Pemko-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65815/diduga-sarat-kkn-pphmppkm-gelar-aksi-unjuk-rasa-di-depan-gedung-kpk-terkait-proyek-bagian-umum-kesekretariatan-pemko-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HMP3SU Geruduk KPK, Desak Sutan Tolang Ditangkap Terkait Dugaan &ldquo;Uang Siluman&rdquo; di Bapenda Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 14:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HMP3SU Geruduk KPK, Desak Sutan Tolang Ditangkap Terkait Dugaan “Uang Siluman” di Bapenda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[HMP3SU Geruduk KPK, Desak Sutan Tolang Ditangkap Terkait Dugaan &ampldquoUang Siluman&amprdquo di Bapenda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br><br>Jakarta &ndash; Gelombang desakan terhadap dugaan praktik korupsi di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (<a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>) Sumatera Utara kembali menguat. Senin, 25 Mei 2026, massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Peduli Sumatera Utara (HMP3SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.<br><br>Dalam aksinya, massa menyoroti dugaan praktik "uang siluman" yang disebut-sebut telah mengakar di tubuh <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut. Mereka menduga adanya praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, hingga penyalahgunaan kewenangan yang berlangsung secara sistematis.<br><br>Koordinator aksi Saiful Adam menyebut kondisi di internal <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut sudah berada pada titik kritis dan tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Mereka meminta Komisi Pemberantasan Korupsi segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan praktik korupsi tersebut.<br><br>"Kasus dugaan uang siluman di <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut sudah sangat meresahkan. Kami meminta KPK RI tidak tinggal diam. Dugaan pungli dan gratifikasi ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," tegas perwakilan massa dalam orasinya di depan Gedung KPK.<br><br>Dalam tuntutannya, massa secara khusus meminta aparat penegak hukum segera memeriksa dan menetapkan Sutan Tolang sebagai tersangka. Mereka menduga yang bersangkutan memiliki keterlibatan dalam praktik pungli dan gratifikasi di lingkungan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut.<br><br>Tak hanya itu, massa juga mendesak KPK membuka seluruh aliran dana mencurigakan yang diduga berasal dari praktik ilegal di instansi pengelola pendapatan daerah tersebut. Mereka menilai dugaan korupsi di <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut telah mencederai kepercayaan publik dan berpotensi merugikan keuangan daerah.</p><p>bila tuntutan tidak ditanggapi, massa demo akan kembali aksi dengan massa aksi yang lebih besar lagi, ucapnya.<br><br><br>"Aparat penegak hukum jangan takut membongkar mafia pendapatan daerah. Jika dugaan ini benar, maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Sumatera Utara," ujar massa aksi.<br><br>Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar KPK segera menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di <a href="https://www.halomedan.com/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4019_HMP3SU-Geruduk-KPK--Desak-Sutan-Tolang-Ditangkap-Terkait-Dugaan--ldquo-Uang-Siluman-rdquo--di-Bapenda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65814/hmp3su-geruduk-kpk-desak-sutan-tolang-ditangkap-terkait-dugaan-ldquouang-silumanrdquo-di-bapenda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 13:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN]]></title>
            <description><![CDATA[ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Pengurus Pusat MES ( Masyarakat Ekonomi Syariah)<br>*Pendiri Great Institute <br><br><br>Setiap tahun, sekitar dua juta manusia meninggalkan rumahnya, menanggalkan jas, dasi, gelar doktor, seragam tentara, hingga jilbab bermerek, lalu mengenakan dua helai kain putih yang tak berjahit. Di bandara King Abdulaziz, mereka bukan lagi menteri atau pedagang pasar. Mereka hanya satu kata: haji.<br><br>Itulah pemandangan yang membuat ibadah haji berbeda dari semua rukun Islam lain. Shalat bisa dilakukan sendirian. Puasa adalah urusan perut masing-masing. Zakat bisa ditransfer lewat aplikasi. Tapi haji memaksa kita hadir, berdesakan, kepanasan, dan kehilangan privasi.<br><br>Pertanyaannya, yang jarang kita tanyakan di tengah euforia keberangkatan, adalah: untuk apa semua ketidaknyamanan itu dirancang?<br><br>Dari Fikih ke Makna<br><br>Selama puluhan tahun, narasi haji di Indonesia didominasi dua kutub: fikih dan logistik. Di pengajian, kita sibuk menghafal rukun, wajib, dam, dan larangan ihram. Di media, kita sibuk menghitung kuota, masa tunggu 30 tahun, dan harga haji plus.<br><br>Keduanya penting. Tapi keduanya tidak menjawab kegelisahan yang ditulis Arifin Nugroho dalam Menyembelih yang Tak Tampak, dan yang jauh sebelumnya dibedah Ali Syariati dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/haji/" target="_blank">Haji</a>: mengapa masjid kita penuh, tapi korupsi jalan terus? Mengapa orang pulang bergelar haji, tapi wataknya tidak bergeser?<br><br>Jawabannya bukan pada kurangnya manasik, melainkan pada hilangnya esensi. <a href="https://www.halomedan.com/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> bukan sekadar perjalanan geografis ke Mekkah. Ia adalah perjalanan antropologis kembali ke titik nol manusia.<br><br>Arafah: Republik Kesadaran<br><br>Inti haji bukan di Ka&#039;bah, tapi di Arafah. Nabi bersabda: Al-Hajju Arafah. Mengapa?<br><br>Arafah, dari kata &#039arafa, mengenal, adalah satu-satunya rukun yang tidak bisa diwakilkan, tidak bisa dibayar dam, dan tidak bisa diulang. Jika tertinggal wukuf, hajinya batal.<br><br>Syariati menyebut Arafah sebagai &quot;padang kesadaran&quot;. Di sana, manusia dipaksa berhenti. Tidak ada tawaf, tidak ada sa&#039;i, tidak ada lempar jumrah. Hanya diam, dari Dzuhur hingga Maghrib, di bawah terik yang sama untuk presiden dan pemulung.<br><br>Waktu itu dipilih bukan kebetulan. Dzuhur adalah titik matahari tergelincir, simbol kejatuhan ego. Maghrib adalah gelap, simbol kematian. Di antara keduanya, manusia diminta jujur: siapa dia tanpa jabatan, tanpa rekening, tanpa followers?<br><br>Itulah yang hilang dalam keberagamaan kita hari ini: momen berhenti. Kita terus bergerak, terus membangun citra saleh di media sosial, tapi tidak pernah wukuf.<br><br>Jumrah: Perlawanan yang Disalahpahami<br><br>Setelah sadar di Arafah, jamaah tidak langsung pulang. Mereka ke Muzdalifah, memungut tujuh kerikil kecil, lalu ke Mina untuk melempar.<br><br>Banyak yang mengira ini ritual mistis melawan setan. Padahal, sebagaimana diingatkan Al-Qur&#039;an (Al-Hajj: 37), Allah tidak butuh batu kita.<br><br>Tujuh kerikil itu, bukan batu besar, bukan 40, bukan meriam, adalah kurikulum politik tauhid. Dalam tafsir sosiologis Syariati, tiga jumrah adalah tiga wajah thaghut abadi: Fir&#039;aun (kekuasaan zalim), Qarun (harta yang menindas), dan Bal&#039;am (agama yang dijual).<br><br>Kita melempar dengan tangan lemah, karena perlawanan sejati bukan soal kekuatan fisik, melainkan keberanian moral untuk berkata tidak. <br>Di Indonesia, jumrah itu bisa berarti menolak pungli di kelurahan, menolak riba dalam koperasi, atau menolak ceramah yang mengadu domba.<br><br>Jika haji tidak melahirkan keberanian itu, maka kita hanya melempar beton, bukan setan.<br><br>Qurban: Menyembelih Ismail Kita<br><br>Puncak dari semua itu adalah qurban. Kisah Ibrahim bukan tentang ayah yang tega, melainkan tentang cinta yang ditata ulang.<br><br>Allah tidak pernah meminta darah Ismail. Ia meminta Ibrahim melepaskan yang paling dicintai. Bagi kita hari ini, Ismail bukan anak. Ismail adalah kesombongan yang membuat kita tidak bisa minta maaf ke istri, kemalasan yang membuat kita tinggalkan Subuh, dan cinta dunia yang membuat kita tega menyakiti tetangga demi proyek.<br><br>Inilah yang disebut Arifin Nugroho sebagai &quot;transformasi keshalihan&quot;. Tanpa penyembelihan batin itu, haji hanya menambah gelar, bukan menambah takwa.<br><br>Penutup: Pulang Sebagai Manusia Baru<br><br>Maqashid syariah, sebagaimana dirumuskan Ibn &#039Asyur, menegaskan: ibadah tidak diturunkan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk melahirkan manusia rabbani.<br><br>Maka ukuran haji mabrur bukan oleh-oleh air zamzam, bukan pula foto di depan Ka&#039;bah. Ukurannya sederhana dan menyakitkan: apakah setelah pulang, kita lebih mudah memaafkan? Apakah dagangan kita lebih jujur? Apakah lisan kita lebih terjaga?<br><br>Jika tidak, kita baru sampai ke Mekkah secara geografis, belum sampai secara spiritual.<br><br>Yaumut Tarwiyah adalah hari berpikir dan membawa bekal. Semoga tahun ini, bekal terbesar yang kita bawa bukan koper 32 kilogram, melainkan keberanian untuk menyembelih yang tak tampak.<br><br>Karena pada akhirnya, Tuhan tidak akan bertanya berapa kali kita tawaf. Ia akan bertanya: setelah semua putaran itu, apakah hatimu akhirnya berhenti di Dia?]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1973_ESENSI-HAJI--DARI-RITUAL-MASSAL-KE-REVOLUSI-BATIN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65813/esensi-haji-dari-ritual-massal-ke-revolusi-batin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 25 May 2026 13:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Nama dua pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Faisal Hasrimy dan Muttaqien Hasrimi, muncul dalam dua perkara dugaan korupsi pengadaan smartboard yang kini disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.<br>Kedua perkara tersebut berasal dari proyek pengadaan smartboard di Kabupaten Langkat dan Kota Tebing Tinggi dengan total nilai kerugian negara yang disebut mencapai puluhan miliar rupiah.<br>Dalam perkara pengadaan smartboard pada Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2024, jaksa menyebut kerugian negara sekitar Rp29,58 miliar. Sidang pembacaan dakwaan berlangsung pada 18 Mei 2026.<br>Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya menyebut nama Faisal Hasrimy yang saat proyek berjalan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Langkat. Saat ini Faisal menjabat Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara.<br>Pada sidang lanjutan Jumat, 22 Mei 2026, penasihat hukum terdakwa Saiful Abdi menyoroti penyebutan nama Faisal Hasrimy dalam dokumen dakwaan.<br>&quot;Di dalam dakwaan JPU, ada sekitar 26 kali nama Faisal Hasrimy disebut. Disebut memperkenalkan rekanan, menentukan pemenang, sampai mengarahkan proyek ini harus dijalankan,&quot; ujar kuasa hukum terdakwa, Jonson David Sibarani, di persidangan.<br>Pernyataan tersebut disampaikan dalam argumentasi pembelaan terdakwa dan masih menjadi bagian dari proses pembuktian di pengadilan.<br>Sementara itu, perkara dugaan korupsi pengadaan 93 unit smartboard di Kota Tebing Tinggi juga masih bergulir di Pengadilan Tipikor Medan. Sejumlah pemberitaan menyebut potensi kerugian negara dalam proyek tersebut berkisar Rp8 miliar hingga Rp8,2 miliar.<br>Dalam sidang lanjutan pada 19 Mei 2026, mantan Pj Wali Kota Tebing Tinggi, Muttaqien Hasrimi, hadir sebagai saksi fakta. Saat ini Muttaqien menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Utara.<br>Di hadapan majelis hakim, Muttaqien mengaku mengetahui adanya usulan program pengadaan smartboard tersebut. Namun ia menyatakan tidak terlibat dalam proses teknis pengadaan.<br>&quot;Kami hanya mengetahui adanya usulan program. Untuk teknis pelaksanaan pengadaan dilakukan oleh OPD terkait,&quot; kata Muttaqien dalam persidangan.<br>Hingga kini, kedua perkara masih dalam tahap pemeriksaan saksi dan alat bukti. Majelis hakim belum mengambil kesimpulan ataupun putusan hukum terhadap pihak-pihak yang disebut dalam persidangan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9467_Duo-Hasrimy-Bersaudara-Disebut-dalam-Dua-Perkara-Dugaan-Korupsi-Smartboard-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65812/duo-hasrimy-bersaudara-disebut-dalam-dua-perkara-dugaan-korupsi-smartboard-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>