<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2026 19:23:15 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ibnu Hajar SE Geram! BAKOPAM Sumut Desak Kapolda Jateng Harus Dicopot</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ibnu Hajar SE Geram! BAKOPAM Sumut Desak Kapolda Jateng Harus Dicopot]]></title>
            <description><![CDATA[Ibnu Hajar SE Geram! BAKOPAM Sumut Desak Kapolda Jateng Harus Dicopot]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (BAKOPAM) Sumatera Utara, Ibnu Hajar, SE, dengan tegas menyoroti penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur&#039;an di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang menuai kontroversi setelah muncul dugaan intimidasi terhadap santriwati di bawah umur.<br><br>Ibnu Hajar menilai peristiwa tersebut sangat memprihatinkan dan harus menjadi perhatian serius pimpinan Polri. Menurutnya, penegakan hukum memang harus dilakukan secara tegas, tetapi tidak boleh mengabaikan hak asasi manusia, terlebih ketika berhadapan dengan anak-anak dan perempuan di lingkungan pendidikan keagamaan.<br><br>&quot;Jika dugaan pelanggaran dalam penggerebekan pesantren ini terbukti, Kapolda Jawa Tengah harus bertanggung jawab. Pencopotan Kapolda merupakan langkah yang patut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas persoalan serius yang terjadi di wilayah hukumnya,&quot; demikian sikap tegas yang disampaikan dalam pernyataan ini.<br><br>Menurut Ibnu Hajar, institusi kepolisian seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Karena itu, setiap tindakan aparat di lapangan harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.<br><br>Ia menegaskan, pesantren merupakan tempat pendidikan dan pembinaan moral generasi muda. Oleh sebab itu, tindakan penegakan hukum di lingkungan pesantren harus mempertimbangkan keselamatan, kehormatan, privasi, dan kondisi psikologis para santri.<br><br>Minta Propam dan Kompolnas Bertindak<br><br>BAKOPAM Sumut mendukung langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang meminta Divisi Propam Polri dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pemeriksaan independen terhadap dugaan pelanggaran prosedur penggeledahan dan penyitaan di pesantren tersebut.<br><br>Komnas HAM juga meminta audit terhadap keabsahan izin penggeledahan, pemeriksaan penggunaan kekuatan oleh aparat, serta perlindungan dan pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan anak-anak yang terdampak.<br><br>Ibnu Hajar menilai pemeriksaan tersebut harus dilakukan secara terbuka dan menyeluruh, bukan sekadar formalitas untuk meredam kritik masyarakat.<br><br>&quot;Jangan sampai muncul kesan bahwa aparat bisa bertindak sewenang-wenang tanpa konsekuensi. Jika ada anggota yang melanggar prosedur, harus ditindak. Jika ditemukan kegagalan pengawasan oleh pimpinan, pertanggungjawabannya juga harus jelas,&quot; tegasnya.<br><br>Ia meminta Kapolri memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut dan memastikan seluruh dugaan pelanggaran diperiksa secara objektif.<br><br>Jangan Lukai Dunia Pendidikan Pesantren<br><br>Menurut Ibnu Hajar, ketegasan aparat dalam memberantas kejahatan tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan perlindungan terhadap kelompok rentan.<br><br>Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus pembakaran dan perusakan warung di Sukoharjo. Namun, apa pun alasan operasi itu, setiap tindakan kepolisian tetap harus tunduk pada hukum dan menghormati hak orang-orang yang berada di lokasi.<br><br>BAKOPAM Sumut juga meminta agar barang-barang milik pribadi yang tidak berkaitan dengan perkara dikembalikan sesuai ketentuan hukum serta kegiatan pendidikan para santri dapat kembali berlangsung dengan aman.<br><br>Di sisi lain, Ibnu Hajar menegaskan bahwa apabila terdapat dugaan tindak pidana, proses penyelidikan dan penyidikan tetap harus dilanjutkan secara profesional. Namun, pihak yang tidak terbukti terlibat tidak boleh menjadi korban tindakan yang melanggar hukum.<br><br>Kepercayaan Masyarakat Jangan Dirusak<br><br>Ibnu Hajar mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Polri merupakan modal penting dalam penegakan hukum. Kepercayaan itu hanya dapat dijaga apabila kepolisian menunjukkan profesionalitas, transparansi, dan keberanian menindak pelanggaran di internalnya sendiri.<br><br>Karena itu, ia mendesak agar hasil pemeriksaan disampaikan secara transparan kepada publik dan pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.<br><br>&quot;Jangan hanya masyarakat kecil yang dituntut taat hukum. Aparat dan pejabat yang memiliki kewenangan juga harus tunduk pada hukum. Jika terbukti ada pelanggaran serius dan kegagalan pengawasan, jangan ragu mengambil tindakan tegas, termasuk mengevaluasi hingga mencopot pimpinan yang bertanggung jawab,&quot; tegasnya.<br><br>BAKOPAM Sumut berharap kasus ini menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan pembenahan internal, memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan, serta memastikan pesantren dan lembaga pendidikan lainnya tetap menjadi lingkungan yang aman bagi generasi muda.<br><br>Penegakan hukum harus menghadirkan keadilan, bukan ketakutan. Ketegasan aparat harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_236_Ibnu-Hajar-SE-Geram--BAKOPAM-Sumut-Desak-Kapolda-Jateng-Harus-Dicopot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67174/ibnu-hajar-se-geram-bakopam-sumut-desak-kapolda-jateng-harus-dicopot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fahdi Saidi Lubis, Akademisi dan Peneliti Ilmu Komputer yang Resmi Menjadi Menantu Anto Genk</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 18:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fahdi Saidi Lubis, Akademisi dan Peneliti Ilmu Komputer yang Resmi Menjadi Menantu Anto Genk]]></title>
            <description><![CDATA[Fahdi Saidi Lubis, Akademisi dan Peneliti Ilmu Komputer yang Resmi Menjadi Menantu Anto Genk]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Nama <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> Saidi Lubis, S.Kom., M.Kom., menjadi perhatian setelah resmi mempersunting putri sulung Rianto, S.H., M.H., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Anto Genk, CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> menikahi Bella Olivia Putrisanni, S.Kom., dalam resepsi pernikahan megah yang berlangsung di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Sabtu (31/10/2026). Pernikahan tersebut menghadirkan perpaduan adat Jawa dan Mandailing yang menjadi simbol penyatuan dua keluarga dengan latar belakang budaya berbeda.<br><br>Acara yang dihadiri hampir 1.000 undangan itu turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintahan, rektor perguruan tinggi, serta pimpinan media dan pers nasional.<br><br>Namun, di balik perhatian publik terhadap pernikahan putri sulung Anto Genk tersebut, sosok <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> Saidi Lubis memiliki perjalanan akademik dan profesional yang menarik untuk disimak.<br><br>Akademisi dengan Fokus Penelitian Teknologi Informasi<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang ilmu komputer. Ia telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Komputer (S.Kom.) dan Magister Komputer (M.Kom.).<br><br>Berdasarkan informasi profil akademik dan publikasi ilmiahnya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> saat ini tercatat menempuh pendidikan doktoral (Ph.D. Student) dalam bidang Computer Science and Information Technology di International Islamic University Malaysia (IIUM).<br><br>Perjalanan akademiknya memperlihatkan konsistensi dalam mengembangkan keilmuan teknologi informasi, khususnya melalui penelitian dan publikasi ilmiah.<br><br>Sejumlah bidang yang menjadi perhatian risetnya meliputi Data Governance, ICT Governance, Learning Analytics, dan Text Mining.<br><br>Bidang-bidang tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan teknologi digital, terutama terkait tata kelola data, pengelolaan teknologi informasi, pemanfaatan analisis pembelajaran, serta pengolahan dan analisis data berbasis teks.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> juga tercatat memiliki pengalaman akademik dan hubungan profesional dengan institusi pendidikan tinggi, termasuk Telkom University.<br><br>Tumbuh dari Keluarga dengan Latar Belakang Pendidikan dan Medis<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> merupakan anak bungsu dari enam bersaudara, putra pasangan H. dr. Asmin Lubis, DAF.Sp.An KAP, KMN., dan Hj. Arneny Abdullah.<br><br>Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki latar belakang pendidikan dan profesi di bidang kesehatan. Salah seorang abang kandungnya adalah Dr. dr. Bastian Lubis, Sp.An-TI.<br><br>Latar belakang keluarga tersebut menjadi bagian dari perjalanan kehidupan <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> yang kemudian memilih menekuni dunia akademik dan penelitian teknologi informasi.<br><br>Menyatukan Budaya Jawa dan Mandailing<br><br>Pernikahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> dengan Bella Olivia Putrisanni bukan hanya menjadi momentum penyatuan dua keluarga, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia melalui perpaduan adat Jawa dan Mandailing.<br><br>Dua tradisi tersebut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian pesta pernikahan yang berlangsung di Kota Medan.<br><br>Perpaduan budaya Jawa yang menjunjung tinggi kesantunan dan tata krama dengan tradisi Mandailing yang memiliki filosofi kekerabatan Dalihan Na Tolu menghadirkan pesan tentang penghormatan, persaudaraan, dan kekeluargaan.<br><br>Bagi kedua mempelai, pernikahan ini menjadi awal perjalanan baru untuk membangun rumah tangga dengan tetap menghargai nilai-nilai budaya dan keluarga masing-masing.<br><br>Kini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> Saidi Lubis resmi menjadi bagian dari keluarga besar Anto Genk. Di luar status barunya sebagai menantu tokoh pers Sumatera Utara tersebut, perjalanan akademik dan kontribusinya dalam bidang ilmu komputer menjadi identitas tersendiri yang patut diperhatikan.<br><br>Kisah <a href="https://www.halomedan.com/tag/fahdi/" target="_blank">Fahdi</a> dan Bella menjadi gambaran bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga mempertemukan keluarga, latar belakang, tradisi, serta harapan untuk masa depan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_3465_Fahdi-Saidi-Lubis--Akademisi-dan-Peneliti-Ilmu-Komputer-yang-Resmi-Menjadi-Menantu-Anto-Genk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67173/fahdi-saidi-lubis-akademisi-dan-peneliti-ilmu-komputer-yang-resmi-menjadi-menantu-anto-genk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pernikahan Putri Anto Genk Jadi Potret Luasnya Pergaulan CEO Sumut24, Tokoh Multikultural Tumpah Ruah*</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 16:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pernikahan Putri Anto Genk Jadi Potret Luasnya Pergaulan CEO Sumut24, Tokoh Multikultural Tumpah Ruah*]]></title>
            <description><![CDATA[Pernikahan Putri Anto Genk Jadi Potret Luasnya Pergaulan CEO Sumut24, Tokoh Multikultural Tumpah Ruah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Sebuah pesta pernikahan terkadang bukan hanya menjadi momentum kebahagiaan dua keluarga, tetapi juga menghadirkan potret perjalanan persahabatan dan luasnya jejaring sosial seseorang.<br><br> Hal itulah yang tergambar dalam resepsi pernikahan putri Rianto SH, MH, CEO Media Sumut24 Grup yang akrab disapa Anto Genk, di Hotel Santika Medan, Sabtu (31/10/2026).<br><br>Resepsi pernikahan Bella, putri Rianto, yang dipersunting Fahdi, berlangsung meriah dan megah. <br><br>Sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang hadir memberikan ucapan selamat dan doa restu.<br><br> Mulai dari Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, hingga Wali Kota Medan Rico Waas dan anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara yang menjadi saksi nikah.<br><br>Juga pejabat sipil dan militer, birokrat, anggota legislatif, politisi, pengusaha, tokoh masyarakat, insan pers, praktisi public relations (PR), akademisi, dan kalangan intelektual.<br><br>Kehadiran mereka memperlihatkan luasnya hubungan persahabatan yang terjalin dengan Rianto. Tidak hanya terbatas pada lingkungan profesi jurnalistik, tetapi juga menjangkau berbagai komunitas, kelompok masyarakat, serta lintas suku, agama, etnis, dan golongan.<br><br>Ratusan Karangan Bunga nengular, nengelilingi hotel hingga Lapangan Benteng  Di antara pengirim terdapat H. Yuslin Siregar SWC, Sekretaris Badan Kenaziran Wakaf (BKW) Masjid Agung Medan, dan H. Indra Utama.<br><br>Pemandangan tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa dunia pers memiliki ruang pergaulan yang luas. <br><br>Seorang pengelola media tidak hanya berinteraksi dengan sesama wartawan, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.<br><br>Dalam konteks ini, sosok Anto Genk menjadi menarik untuk dilihat dari perjalanan jejaring sosial dan profesionalnya. Sebagai CEO Media Sumut24 Grup sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, <br><br>ia berada dalam lingkungan profesi yang menuntut kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan, dan menjaga hubungan dengan banyak pihak.<br><br>Tentu, luasnya pergaulan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang tokoh pers. <br><br>Namun, kemampuan merawat persahabatan di tengah keberagaman merupakan modal sosial yang penting, sepanjang tetap berpijak pada integritas, profesionalisme, dan independensi pers.<br><br>(*Akad Nikah Islami,)*<br><br>Rangkaian pernikahan Bella dan Fahdi sebelumnya diawali dengan prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat dan sarat nuansa Islami.<br><br>Akad nikah tersebut menghadirkan Wali Kota Medan Rico Waas dan anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara sebagai saksi nikah.<br><br>Setelah prosesi akad, acara dilanjutkan dengan pagelaran budaya Jawa yang dihadiri para sesepuh dan tokoh adat. Perpaduan nilai keislaman dan tradisi Jawa memberikan warna tersendiri dalam rangkaian pernikahan tersebut.<br><br>Pagelaran budaya itu sekaligus menjadi pengingat bahwa modernitas tidak harus menghilangkan akar tradisi. Nilai-nilai budaya tetap dapat dirawat dan diperkenalkan kepada generasi muda melalui momentum keluarga seperti pernikahan.<br><br>*(Bobby Nasution Hadir)*<br><br>Pada malam harinya, Sabtu (31/10/2026), resepsi pernikahan berlangsung meriah dan megah di Hotel Santika Medan.<br><br>Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution hadir langsung memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga besar.<br><br>Kehadiran gubernur bersama sejumlah tokoh lintas sektor semakin memperlihatkan bahwa acara tersebut menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana kekeluargaan.<br><br>Para pejabat pemerintahan, unsur militer, pengusaha, tokoh pers, politisi, birokrat, akademisi, serta kalangan masyarakat tampak membaur memberikan doa restu kepada Bella dan Fahdi.<br><br>Suasana resepsi berlangsung hangat. Para undangan tidak hanya menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bertemu dan mempererat kembali hubungan persahabatan.<br><br>*(Anto Genk Terharul*<br><br>Di tengah kebahagiaan tersebut, Rianto mengungkapkan rasa haru, bahagia, dan bangganya atas perhatian luar biasa yang diberikan para sahabat dan kolega.<br><br>Ia menyampaikan terima kasih atas ribuan karangan bunga, ucapan selamat, kehadiran para tokoh, serta doa yang diberikan untuk pernikahan putrinya.<br><br>Bagi Rianto, semua itu merupakan kehormatan dan kebahagiaan yang sangat berarti bagi keluarga.<br><br>Perhatian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan persahabatan harus terus dirawat, tanpa memandang perbedaan latar belakang, profesi, suku, agama, maupun golongan.<br><br>Pada akhirnya, resepsi pernikahan Bella dan Fahdi bukan sekadar peristiwa keluarga yang berlangsung megah di sebuah hotel berbintang di Medan.<br><br>Ada pesan sosial yang lebih luas dari momentum tersebut: seorang insan pers dapat membangun persahabatan dengan siapa saja, menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, dan hadir di tengah keberagaman tanpa harus kehilangan jati diri serta independensi profesinya.<br><br>Sebab, kekuatan pers bukan hanya terletak pada kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga pada kepercayaan publik, integritas, profesionalisme, dan kemampuan menjadi jembatan komunikasi antarelemen masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_1361_Pernikahan-Putri-Anto-Genk-Jadi-Potret-Luasnya-Pergaulan-CEO-Sumut24--Tokoh-Multikultural-Tumpah-Ruah-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67172/pernikahan-putri-anto-genk-jadi-potret-luasnya-pergaulan-ceo-sumut24-tokoh-multikultural-tumpah-ruah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengurus DPC PERADI Bandung Masa Bakti 2026&ndash;2030 Resmi Digelar di Pendopo Wali Kota Bandung</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 16:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengurus DPC PERADI Bandung Masa Bakti 2026–2030 Resmi Digelar di Pendopo Wali Kota Bandung]]></title>
            <description><![CDATA[Pengurus DPC PERADI Bandung Masa Bakti 2026&ndash2030 Resmi Digelar di Pendopo Wali Kota Bandung]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>BANDUNG &mdash; Ketua Umum bersama Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) secara resmi melantik Henryanrico Silitonga, S.H., C.L.A., C.T.A. sebagai Ketua DPC PERADI Bandung untuk Masa Bakti 2026&ndash;2030. Processi pelantikan pengurus DPC tersebut berlangsung di Pendopo Wali Kota Bandung pada Sabtu, 31 Oktober 2026.<br>Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN PERADI menekankan agar Ketua dan jajaran pengurus DPC PERADI Bandung yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi di tingkat cabang sesuai dengan Anggaran Dasar, Peraturan Rumah Tangga (AD/ART), serta ketentuan organisasi yang berlaku. Penekanan utama diberikan pada upaya peningkatan kualitas advokat dan pengoptimalan layanan kepada seluruh anggota.<br>Selamat kepada jajaran pengurus DPC PERADI Bandung yang baru dilantik. Diharapkan seluruh jajaran dapat menjalankan tugas organisasi dengan penuh integritas, profesionalisme, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.<br>Susunan Pengurus DPC PERADI Bandung Masa Bakti 2026&ndash;2030 : <br>I. Dewan Penasehat<br> 1. Ketua: Drs. H. Tubagus Kun, S.H., M.Si., M.M.<br> 2. Anggota: Fidelis Giawa, S.H.<br><br>II. Dewan Pengurus Cabang<br> 1. Ketua: Henryanrico Silitonga, S.H., C.L.A., C.T.A.<br> 2.Wakil Ketua I (Membawahi Bidang 1, 2): I Nengah Merta, S.H., M.H., M.Si.<br> 3 Wakil Ketua II (Membawahi Bidang 3, 4): R. Dodi Budi Kelana, S.H., M.H.<br> 4.Wakil Ketua III (Membawahi Bidang 5, 6, 7): Idris Cardi Pasaribu, S.H., M.H.<br> 5.Wakil Ketua IV (Membawahi Bidang 8, 9, 10): Todi Ardiyansyah Prabu, S.H.<br> 6.Sekretaris: Bayu Listiawan, S.H.<br> 7.Wakil Sekretaris: Erwan Eka Sasrasasmita, S.H.<br> 8.Bendahara: Fina Fitria Dewi, S.H.<br><br>Bidang-Bidang dan Anggota<br> 1. Bidang Organisasi, Keanggotaan, Penelitian dan Pengembangan <br>Ketua: Imam Nur Falah, S.H.<br><br> 2. Bidang Pengembangan Hukum dan Perundang-undangan, Cyber dan IT<br>   Ketua: Rudy Harto, S.H.<br><br> 3. Bidang Pelaksanaan PKPA, UPA dan Penyumpahan<br>Ketua: Engkos Koswara, S.H.<br><br> 4. Bidang Pembelaan Profesi Advokat &amp; Kode Etik<br>Ketua: Dedi Suprato, S.H.<br><br>5. Bidang Probono Bantuan Hukum Masyarakat (Advokasi HAM)<br>Ketua: Diar Purbaya Sari, SE., S.H., M.H.<br><br>6. Bidang Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak<br>Ketua: Robby Nurfallah, S.H.<br>Anggota: Rifka Feminia, S.H.<br><br>7. Bidang Hubungan Masyarakat<br>Ketua: Fadhlan Dwiansyah, S.H.<br><br>8. idang Usaha dan Pengadaan Perlengkapan Organisasi<br><br>Ketua: Yusep Safyan Ali, S.H.<br>9. Bidang Rohani, Kajian Masyarakat Adat dan Sosial Budaya<br> Katua Raden Indry Rachman Kusuma, S.H.<br><br> 10. Bidang Kerjasama Antar Lembaga<br>   * Ketua: Yuda Nugraha, S.H.<br><br><br>Dalam sambutan pengarahannya, Ketua Umum DPN PERADI menegaskan pentingnya menjaga marwah advokat sebagai profesi yang mulia (officium nobile). Pengurus yang baru dilantik diminta untuk senantiasa berpedoman pada Anggaran Dasar, Peraturan Rumah Tangga (AD/ART), serta ketentuan organisasi dalam menjalankan setiap roda kepengurusan.  <br>​"Advokat tidak hanya hadir di ruang sidang untuk membela klien bernilai komersial, tetapi juga harus hadir sebagai pelindung bagi mereka yang terpinggirkan. Melalui peluncuran Pilot Project Pro Bono Center di Bandung ini, kita ingin memastikan bahwa akses terhadap keadilan adalah hak setiap warga negara tanpa memandang latar belakang ekonomi," tegas Ketua Umum DPN PERADI dalam arahannya.<br><br>Ketua DPC PERADI Bandung terpilih, Henryanrico Silitonga, S.H., C.L.A., C.T.A., menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi ini semakin dekat dengan masyarakat. Pendekatan humanis dan keterbukaan layanan akan menjadi pilar utama dalam masa kepemimpinannya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_1217_Pengurus-DPC-PERADI-Bandung-Masa-Bakti-2026-ndash-2030-Resmi-Digelar-di-Pendopo-Wali-Kota-Bandung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67171/pengurus-dpc-peradi-bandung-masa-bakti-2026ndash2030-resmi-digelar-di-pendopo-wali-kota-bandung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Lapangan Merdeka Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 14:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Lapangan Merdeka Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke67 Pemuda Pancasila di Lapangan Merdeka Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Ribuan warga antusias mengikuti Fun Walk Pemuda Pancasila Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/11/2026). Selain menjadi ajang olahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menghadirkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.<br><br>Fun Walk tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila. Pelepasan peserta dilakukan langsung Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah, bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, HM Sofyan.<br><br>Suasana semakin meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari donor darah, zumba, bazar produk UMKM, hingga hiburan. Panitia juga menyiapkan 670 hadiah menarik, termasuk sepeda motor sebagai hadiah utama.<br><br>Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah, yang akrab disapa Ijeck, mengajak seluruh kader menjadikan momentum HUT ke-67 sebagai penguat kebersamaan sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.<br><br>Ia menegaskan, seluruh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Sumatera Utara harus mampu menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.<br><br>&quot;Jaga kekompakan, perkuat kegiatan sosial, dan jaga nama baik organisasi. Saya berharap seluruh kader dan anggota dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara melalui berbagai kegiatan sosial yang positif,&quot; pesannya.<br><br>Ijeck juga mengingatkan seluruh kader agar menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mencoreng nama organisasi.<br><br>Selain itu, ia mengajak kader Pemuda Pancasila menjalankan arahan Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila, KPH Japto Soelistio Soerjosoemarno, untuk berada di garda terdepan dalam mendukung program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.<br><br>Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan Rahmadian Shah, Ketua Sapma PP Sumatera Utara M Firman Shah, serta jajaran pengurus dan kader Pemuda Pancasila dari berbagai daerah.<br><br>Melalui kegiatan ini, perayaan HUT ke-67 Pemuda Pancasila tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berolahraga, tetapi juga momentum mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, positif, dan bermanfaat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_3850_Ribuan-Warga-Meriahkan-Fun-Walk-HUT-ke-67-Pemuda-Pancasila-di-Lapangan-Merdeka-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67170/ribuan-warga-meriahkan-fun-walk-hut-ke67-pemuda-pancasila-di-lapangan-merdeka-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penuh Kebahagiaan, Pernikahan Putri CEO Sumut24 Anto Genk Dihadiri Gubsu dan Pejabat Sumut</guid>
            <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 00:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penuh Kebahagiaan, Pernikahan Putri CEO Sumut24 Anto Genk Dihadiri Gubsu dan Pejabat Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Penuh Kebahagiaan, Pernikahan Putri CEO Sumut24 Anto Genk Dihadiri Gubsu dan Pejabat Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br><br><br>MEDAN &ndash; Resepsi pernikahan Bella, putri CEO Media Sumut24 sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, S.H., M.H., yang akrab disapa Anto Genk, dengan Fahdi Lubis berlangsung meriah dan penuh kebahagiaan di Hotel Santika Medan, Sabtu (31/10/2026).<br><br>Resepsi pernikahan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama sejumlah tokoh penting di Sumatera Utara, kalangan pemerintahan, legislatif, akademisi, serta tokoh masyarakat.<br><br>Turut hadir Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Anggota DPR RI Ade Zona Prasetio, Maruli Siahaan, Kiyai Hambali, Parlindungan Purba, Herri Zulkarnain, Ketua SMSi Sumut, Erris J Napitupulu, Ketua Bakopam Sumut Ibnu Hajar, serta sejumlah tokoh lainnya yang datang untuk menyampaikan ucapan selamat dan doa restu kepada kedua mempelai.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_1001566414.jpg"><br><br>Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, juga hadir dalam rangkaian acara tersebut bersama para undangan dari berbagai kalangan.<br><br>Sebelumnya, prosesi akad nikah Bella dan Fahdi Lubis berlangsung khidmat dengan Wali Kota Medan Rico Waas dan Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara sebagai saksi.<br><br>Kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh penting tersebut menambah kebahagiaan keluarga besar kedua mempelai. Momen itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara keluarga, sahabat, kolega, serta para tokoh dari berbagai bidang.<br><br>Bagi Rianto atau Anto Genk bersama istri, pernikahan putri tercinta merupakan momen istimewa yang dipenuhi rasa syukur. Kehadiran para tamu undangan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga dalam mengantarkan Bella memasuki kehidupan baru bersama Fahdi Lubis.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_1001566413.jpg"><br><br>Pernikahan bukan hanya menjadi momentum penyatuan dua insan, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan di antara kedua keluarga besar.<br><br>Keluarga berharap Bella dan Fahdi senantiasa diberikan kebahagiaan, keharmonisan, serta keberkahan dalam membangun rumah tangga.<br><br>Semoga kedua mempelai dapat membina keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling mendukung dalam suka maupun duka, serta senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.<br><br>Kebahagiaan keluarga besar Rianto dan istri pada hari istimewa tersebut menjadi semakin lengkap dengan kehadiran para tokoh dan undangan yang turut memberikan doa terbaik bagi perjalanan rumah tangga Bella dan Fahdi Lubis.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/11/_1223_Penuh-Kebahagiaan--Pernikahan-Putri-CEO-Sumut24-Anto-Genk-Dihadiri-Gubsu-dan-Pejabat-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67169/penuh-kebahagiaan-pernikahan-putri-ceo-sumut24-anto-genk-dihadiri-gubsu-dan-pejabat-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Garuda Mini Ukir Sejarah, Targetkan Prestasi Tertinggi di Piala Dunia Turki</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Garuda Mini Ukir Sejarah, Targetkan Prestasi Tertinggi di Piala Dunia Turki]]></title>
            <description><![CDATA[Garuda Mini Ukir Sejarah, Targetkan Prestasi Tertinggi di Piala Dunia Turki]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA &mdash; Tim nasional sepak bola mini Indonesia tidak ingin menjadikan keikutsertaan pertama di Piala Dunia sekadar pengalaman internasional. Skuad Garuda Mini justru membawa ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara dalam ajang IMF World Cup Minifootball Antalya 2026 di Turki, 1&ndash;6 November 2026.<br><br>Ambisi tersebut ditegaskan Ketua Umum Komite Sepak <a href="https://www.halomedan.com/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini Indonesia (KSMI) Yan Mulia Abidin saat memberikan pengarahan kepada pemain, pelatih, dan ofisial tim di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Dalam kesempatan itu, Yan juga melepas keberangkatan tim yang akan mencatat sejarah sebagai wakil pertama Indonesia di kejuaraan dunia sepak bola mini.<br><br>Pengarahan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat KSMI, antara lain Plt. Sekretaris Jenderal Adhannie Anggoro, serta Wakil Ketua Umum Bidang Media dan Teknologi Tundra Meliala.<br><br>Yan menyebut keikutsertaan Indonesia dalam turnamen dunia itu sebagai tonggak penting perjalanan sepak bola mini nasional. Setelah melalui proses pembinaan dan pengembangan organisasi, Indonesia akhirnya mendapat kesempatan menguji kemampuan di tengah persaingan negara-negara yang lebih dahulu membangun tradisi sepak bola mini.<br><br>Menurut Yan, status sebagai tim debutan tidak boleh membuat para pemain merasa rendah diri. Sebaliknya, kesempatan tersebut harus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sepak bola mini Indonesia memiliki kualitas dan daya saing di tingkat internasional.<br><br>"Kita datang sebagai debutan dan pendatang baru. Namun, kita tidak datang untuk sekadar numpang lewat. Saya ingin kalian berangkat dengan target, bukan dengan beban," ujar Yan.<br><br>Ia meminta seluruh pemain mengerahkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan. Disiplin, konsentrasi, dan keberanian mengambil keputusan dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi lawan-lawan yang memiliki pengalaman lebih panjang di kompetisi dunia.<br><br>Yan mengingatkan bahwa mereka tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga kehormatan bangsa. Setiap penampilan di lapangan akan menjadi representasi Indonesia di hadapan masyarakat sepak bola internasional.<br><br>Karena itu, ia menitipkan tiga hal kepada seluruh anggota tim. Pertama, menjaga disiplin dan kekompakan. Dalam sepak bola mini, yang dimainkan dengan enam pemain di lapangan, koordinasi dan kesatuan pemikiran menjadi faktor penting. Kepentingan tim harus ditempatkan di atas ambisi individual.<br><br>Kedua, memperlihatkan karakter bangsa Indonesia melalui sportivitas, sikap saling menghormati, dan semangat pantang menyerah. Yan menginginkan para pemain tetap menjunjung tinggi nilai fair play, tetapi memiliki daya juang kuat hingga pertandingan berakhir.<br><br>Ketiga, menikmati setiap pertandingan sekaligus membuktikan hasil pembinaan sepak bola mini nasional. Keikutsertaan di Antalya diharapkan menjadi ujian nyata terhadap kemampuan pemain, pelatih, serta sistem pembinaan yang selama ini dibangun KSMI.<br><br>Bagi Indonesia, kejuaraan di Turki bukan hanya agenda pertandingan internasional. Debut tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan potensi sepak bola mini nasional sekaligus membuka jalan bagi peningkatan prestasi pada kompetisi berikutnya.<br><br>Dengan membawa semangat Merah Putih, Timnas Sepak <a href="https://www.halomedan.com/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan pertamanya di Piala Dunia. Debut di Antalya menjadi awal perjalanan yang diharapkan tidak berhenti pada keikutsertaan, tetapi berkembang menjadi prestasi yang mengangkat sepak bola mini Indonesia di pentas internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_3990_Garuda-Mini-Ukir-Sejarah--Targetkan-Prestasi-Tertinggi-di-Piala-Dunia-Turki.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67167/garuda-mini-ukir-sejarah-targetkan-prestasi-tertinggi-di-piala-dunia-turki/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">CEO SUMUT24 GROUP Sampaikan Ucapan Selamat kepada Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution atas Pencapaian Guru Besar USU</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 14:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[CEO SUMUT24 GROUP Sampaikan Ucapan Selamat kepada Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution atas Pencapaian Guru Besar USU]]></title>
            <description><![CDATA[CEO SUMUT24 GROUP Sampaikan Ucapan Selamat kepada Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution atas Pencapaian Guru Besar USU]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Kabar membanggakan datang dari lingkungan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU). Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP., yang menjabat sebagai Wakil Rektor II USU Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Sistem Informasi, berhasil meraih pencapaian sebagai Guru Besar.<br><br>Atas pencapaian tersebut, CEO SUMUT24 GROUP, Rianto, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat dan sukses serta apresiasi atas prestasi akademik yang diraih Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution.<br><br>Menurut Anto Genk sapaan yang juga Ketua JMSI Sumut, pencapaian gelar Guru Besar merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Hal ini sekaligus menjadi bukti dedikasi, konsistensi, dan pengabdian dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta dunia pendidikan tinggi.<br><br>"Atas nama keluarga besar SUMUT24 GROUP, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution atas pencapaian sebagai Guru Besar. Ini merupakan prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi pribadi beliau, tetapi juga bagi Universitas Sumatera Utara dan masyarakat Sumatera Utara," ujar Rianto.<br><br>Ia berharap, pencapaian tersebut semakin memperkuat kontribusi Prof. Arifin Nasution dalam memajukan dunia pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta melahirkan berbagai gagasan dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.<br><br>Rianto juga menilai bahwa kehadiran para akademisi yang memiliki kompetensi dan integritas merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan pendidikan serta pembangunan bangsa.<br><br>"Semoga amanah sebagai Guru Besar semakin memotivasi beliau untuk terus berkarya, menginspirasi generasi muda, dan memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan pendidikan Indonesia," tambahnya.<br><br>Di akhir pernyataannya, Rianto kembali menyampaikan apresiasi dan doa terbaik atas pencapaian tersebut.<br>"Selamat dan sukses Prof. Dr. Muhammad Arifin Nasution. Teruslah menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi dunia akademik serta Sumatera Utara," tutup Rianto.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_9020_CEO-SUMUT24-GROUP-Sampaikan-Ucapan-Selamat-kepada-Prof--Dr--Muhammad-Arifin-Nasution-atas-Pencapaian-Guru-Besar-USU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67166/ceo-sumut24-group-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-prof-dr-muhammad-arifin-nasution-atas-pencapaian-guru-besar-usu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BAKOPAM SUMUT GELAR JUMAT BERKAH, IBNU HAJAR SE AJAK DERMAWAN PEDULI SESAMA</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 12:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BAKOPAM SUMUT GELAR JUMAT BERKAH, IBNU HAJAR SE AJAK DERMAWAN PEDULI SESAMA]]></title>
            <description><![CDATA[BAKOPAM SUMUT GELAR JUMAT BERKAH, IBNU HAJAR SE AJAK DERMAWAN PEDULI SESAMA]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Badan Koordinasi Pemuda Muslim (BAKOPAM) Sumatera Utara kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, Jumat (30/10/2026).<br><br>Kegiatan sosial tersebut menyasar masyarakat di kawasan Medan Maimun, Medan Area, dan Medan Kota. Pembagian paket sembako ini merupakan wujud kepedulian BAKOPAM Sumut terhadap masyarakat yang membutuhkan.<br><br>Ketua BAKOPAM Sumut, Ibnu Hajar, SE, melalui kegiatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.<br><br>Menurutnya, kegiatan Jumat Berkah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi.<br><br>BAKOPAM Sumut juga membuka kesempatan bagi bapak, ibu, para donatur, dan dermawan yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Bantuan dapat berupa paket sembako maupun bentuk bantuan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.<br><br>Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi, bantuan dapat dikirimkan melalui rekening berikut:<br><br>1. BANK SUMUT<br>Nomor rekening: 11102040195610<br>Atas nama: BAKOPAM SUMATERA UTARA<br><br>2. BANK MANDIRI<br>Nomor rekening: 1060009796502<br>Atas nama: IBNU HAJAR<br><br>BAKOPAM Sumut menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan dermawan yang telah mendukung kegiatan sosial tersebut.<br><br>Diharapkan, semangat berbagi melalui Jumat Berkah dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.<br><br>Semoga berkah dan bermanfaat bagi sesama. Aamiin.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6111_BAKOPAM-SUMUT-GELAR-JUMAT-BERKAH--IBNU-HAJAR-SE-AJAK-DERMAWAN-PEDULI-SESAMA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67165/bakopam-sumut-gelar-jumat-berkah-ibnu-hajar-se-ajak-dermawan-peduli-sesama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Legenda Kuntilanak Indonesia Bertemu Ritual Pengusiran Setan Zhong Kui dari Taiwan! Kolaborasi Pemain Indonesia dan Taiwan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 11:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Legenda Kuntilanak Indonesia Bertemu Ritual Pengusiran Setan Zhong Kui dari Taiwan! Kolaborasi Pemain Indonesia dan Taiwan]]></title>
            <description><![CDATA[Legenda Kuntilanak Indonesia Bertemu Ritual Pengusiran Setan Zhong Kui dari Taiwan! Kolaborasi Pemain Indonesia dan Taiwan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta - Film horor asal Taiwan, The Rope Curse 4: Kuntilanak, siap tayang di bioskop Indonesia pada 23 Oktober 2026! Film ini untuk pertama kalinya memadukan tradisi ritual pengusiran roh jahat Zhong Kui dari kuil-kuil Taiwan dengan legenda hantu perempuan Kuntilanak yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. Tak hanya melakukan syuting langsung di Indonesia, film ini juga menghadirkan aktor ternama Indonesia Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> dan kreator konten populer Andovi da Lopez.<br><br>Sejak dirilis di Taiwan, film ini telah meraih pendapatan box office lebih dari NT$81 juta (sekitar Rp44,8 miliar), sekaligus mencetak rekor sebagai film terlaris sepanjang waralaba The Rope Curse. Kesuksesan tersebut semakin menambah daya tarik kolaborasi horor lintas negara ini.<br><br>Menjelang penayangannya di Indonesia, gala premiere The Rope Curse 4: Kuntilanak digelar meriah pada malam 19 Oktober 2026 di studio SCREENX CGV, Jakarta. Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> dan Andovi da Lopez hadir bersama produser asal Taiwan Jeff Tsou, sutradara Liao Shih-Han, serta para pemain Wilson Hsu, Hangee Liu, dan Travis Hu. Mereka bertemu langsung dengan penonton Indonesia untuk memperkenalkan film yang memadukan budaya horor dari kedua negara.<br><br>Jeff Tsou mengungkapkan kegembiraannya, "Ini adalah film horor eksorsisme Taiwan pertama yang melakukan syuting sekaligus tayang di Indonesia. Saya sangat antusias dan berterima kasih atas sambutan hangat serta dukungan semua orang!"<br><br>Sementara itu, Liao Shih-Han mengaku merasa antusias sekaligus gugup karena film ini menggabungkan budaya Zhong Kui dari kuil-kuil Taiwan dengan legenda Kuntilanak Indonesia. Ia berharap perpaduan kedua budaya tersebut dapat diterima dan disukai oleh penonton Indonesia.<br><br>*Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> dan Andovi da Lopez Meriahkan Gala Premiere, Para Pemain Indonesia dan Taiwan Saling Unjuk Kemampuan Bahasa*<br><br>Salah satu momen paling mengejutkan dalam gala premiere terjadi ketika aktor Taiwan Wilson Hsu memperkenalkan diri dengan bahasa Indonesia yang begitu fasih. Penonton langsung menyambutnya dengan sorakan meriah, bahkan Andovi da Lopez sampai terkejut dan berseru, "Fasih banget! Kamu sebenarnya orang Indonesia, ya?"<br><br>Tak mau melewatkan kesempatan tersebut, Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> langsung mengajak Wilson Hsu menyanyikan lagu anak-anak Indonesia "Sayang Semuanya" bersama-sama. Lagu yang akrab di telinga masyarakat Indonesia itu membuat suasana acara semakin meriah.<br><br>Wilson Hsu mengungkapkan bahwa ia sengaja meluangkan waktu dua hari untuk berlatih memperkenalkan diri dalam bahasa Indonesia menjelang gala premiere. Ia juga kembali menghafalkan lagu anak-anak Indonesia yang pernah dipelajarinya selama proses syuting.<br><br>Wilson kemudian memberikan kejutan lain dengan memperagakan kembali mantra pengusiran setan dari film, lengkap dengan gerakan ritual yang penuh tenaga. Penampilannya mendapat tepuk tangan meriah, bahkan penerjemah bahasa Indonesia yang mendampingi acara sampai mengangkat kedua tangan sambil tertawa.<br><br>"Luar biasa! Mantra yang satu ini benar-benar tidak bisa saya terjemahkan. Saya menyerah!" ujarnya, membuat seluruh penonton tertawa.<br><br>Andovi da Lopez pun tak mau kalah. Ia menyapa penonton menggunakan bahasa Mandarin, lalu mengejutkan semua orang dengan menyanyikan lagu Mandarin populer "Liu Xing Yu" (流星雨) di atas panggung. Momen tersebut menjadi salah satu bentuk pertukaran budaya yang menghibur antara para pemain Indonesia dan Taiwan.<br><br>Sementara itu, Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> secara khusus mengundang keluarga dan sahabatnya untuk menyaksikan film tersebut. Setelah menonton, keluarganya mengaku sangat terkesan dengan penampilan Ferry yang berbeda dari biasanya.<br><br>"Baru kali ini melihat Ferry dengan penampilan seperti ini. Keren banget!" ujar keluarganya.<br><br>*Adegan Pakai Masker Wajah Bikin Penonton Indonesia Tertawa, Travis Hu Nyanyikan "Nina Bobo"*<br><br>Selain interaksi seru antarpemain, sejumlah adegan dalam film juga meninggalkan kesan mendalam bagi penonton Indonesia.<br><br>Aktor Taiwan Hangee Liu, yang memerankan karakter A-Guai, mengungkapkan rasa harunya karena untuk pertama kalinya dapat menonton film yang dibintanginya bersama penonton Indonesia.<br><br>Saat adegan A-Guai selesai mandi, memakai masker wajah, lalu tiba-tiba bertemu hantu ditayangkan, penonton langsung tertawa terbahak-bahak. Respons tersebut membuat Hangee merasa sangat tersentuh sekaligus bangga karena unsur komedi dalam aktingnya ternyata dapat dinikmati meskipun terdapat perbedaan bahasa dan budaya.<br><br>Sementara itu, Travis Hu, yang memerankan putra seorang pekerja migran Indonesia dalam film, memberikan penampilan spesial dengan menyanyikan lagu pengantar tidur tradisional Indonesia "Nina Bobo" dalam sesi setelah pemutaran film.<br><br>Lagu yang juga muncul dalam cerita The Rope Curse 4: Kuntilanak tersebut menjadi salah satu elemen yang menghubungkan budaya Indonesia dan Taiwan dalam film ini.<br><br>*Kuntilanak Indonesia Berhadapan dengan Zhong Kui Taiwan, Film Raih Box Office Lebih dari NT$81 Juta (Sekitar Rp44,8 Miliar)*<br><br>Dikembangkan selama tiga tahun, The Rope Curse 4: Kuntilanak memadukan tradisi kepercayaan dan ritual kuil Taiwan, praktik pengusiran roh jahat Zhong Kui, serta legenda Kuntilanak yang sangat dikenal di Indonesia.<br><br>Dengan proses syuting yang juga dilakukan langsung di Indonesia, film ini menghadirkan unsur horor lintas budaya yang berbeda dari film-film sebelumnya dalam waralaba The Rope Curse.<br><br>Sejak tayang di Taiwan, film ini telah mengumpulkan pendapatan box office lebih dari NT$81 juta (sekitar Rp44,8 miliar), menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah waralaba The Rope Curse.<br><br>Selain aktor Indonesia Ferry <a href="https://www.halomedan.com/tag/salim/" target="_blank">Salim</a> dan Andovi da Lopez, film ini juga dibintangi oleh Vera Chen, Wilson Hsu, Po Cheng Chen, Hangee Liu, dan Travis Hu.<br><br>The Rope Curse 4: Kuntilanak diproduksi dan dipasarkan oleh WOWing Entertainment Group, serta didistribusikan di Taiwan oleh Machi Xcelsior Studios. Film ini digarap oleh produser Jeff Tsou dan sutradara Liao Shih-Han bersama tim kreatif peraih penghargaan dari seri sebelumnya.<br><br>The Rope Curse 4: Kuntilanak resmi tayang di bioskop Indonesia pada 23 Oktober 2026. Film ini juga dijadwalkan tayang di Kamboja pada 29 Oktober dan Vietnam pada 11 November 2026, membawa kisah horor hasil kolaborasi Taiwan dan Indonesia kepada lebih banyak penonton di Asia.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6122_Legenda-Kuntilanak-Indonesia-Bertemu-Ritual-Pengusiran-Setan-Zhong-Kui-dari-Taiwan--Kolaborasi-Pemain-Indonesia-dan-Taiwan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/seleb/67164/legenda-kuntilanak-indonesia-bertemu-ritual-pengusiran-setan-zhong-kui-dari-taiwan-kolaborasi-pemain-indonesia-dan-taiwan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ceo Sumut24 Group Anto Genk Mantu, Bella-Fahdi Menikah 31 Oktober, Tokoh Nasional dan Pimpinan Pers Dijadwalkan Akan Hadir</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ceo Sumut24 Group Anto Genk Mantu, Bella-Fahdi Menikah 31 Oktober, Tokoh Nasional dan Pimpinan Pers Dijadwalkan Akan Hadir]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ampndash Pernikahan ( Mantu, red ) putri sulung CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara,]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Pernikahan ( Mantu, red ) putri sulung CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH, MH,sapaan Anto Genk yakni Bella Olivia Putrisanni, S.Kom., dengan Fahdi Saidi Lubis, S.Kom., M.Kom., akan digelar Sabtu (31/10/2026) di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pesta/" target="_blank">Pesta</a> pernikahan yang dikemas dengan konsep megah dan elegan tersebut diperkirakan dihadiri hampir 1.000 undangan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh nasional, pejabat pemerintahan, pimpinan organisasi, insan pers, akademisi, hingga tokoh masyarakat lintas etnis.<br><br>Momen bahagia ini bukan hanya menjadi peristiwa penting bagi kedua keluarga, tetapi juga diperkirakan menjadi ajang silaturahmi besar yang mempertemukan sejumlah tokoh dan sahabat dari berbagai daerah.<br><br>Bella merupakan putri sulung pasangan Rianto, SH, MH, dan Marlina Eliyanti, SE. Sementara Fahdi adalah putra pasangan dr. H. Asmin Lubis dan Hj. Arneny Abdullah.<br><br>Kedua mempelai akan memulai perjalanan baru dalam kehidupan rumah tangga setelah dipersatukan dalam ikatan pernikahan yang diharapkan membawa kebahagiaan dan keberkahan.<br><br>Perpaduan Budaya Jawa dan Mandailing</p><br>Hal menarik lainnya dalam pernikahan Bella dan Fahdi adalah perpaduan budaya Jawa dan Mandailing yang memiliki kekayaan tradisi serta nilai-nilai luhur dalam kehidupan keluarga.<br><br>Budaya Jawa dikenal dengan filosofi keselarasan, kesopanan, dan penghormatan kepada orang tua. Sementara budaya Mandailing memiliki ikatan kekerabatan yang kuat, salah satunya tercermin dalam falsafah Dalihan Na Tolu, yang mengajarkan pentingnya saling menghormati dan menjaga hubungan kekeluargaan.<br><br>Perpaduan kedua budaya ini menjadi simbol harmonisasi tradisi yang saling melengkapi. Bukan sekadar menghadirkan keindahan prosesi adat, tetapi juga mengandung pesan penting tentang bagaimana sebuah keluarga dibangun dengan menjunjung tinggi nilai budaya, persaudaraan, dan penghormatan kepada orang tua.<br><br>Sejumlah Tokoh Nasional Dijadwalkan Hadir<br><br>Dalam agenda akad nikah dan ijab kabul, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Dr. H. Dedi Batubara dijadwalkan menjadi saksi nikah.<br><br>Sejumlah tokoh nasional dan Sumatera Utara juga masuk dalam daftar undangan, diperkirakan akan hadir di antaranya anggota DPR RI Fraksi Golkar Andar Amin Harahap dan Musa Rajekshah, Prof Budi ( Ketum APTSI), Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah, Pangdam I/Bukit Barisan, serta Kapolda Sumatera Utara.</p><br>Dari kalangan pers, sejumlah pimpinan organisasi pers nasional juga dijadwalkan hadir. Di antaranya Ketua PWI Pusat Ahmad Munir, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Januar Ruspita, serta Ketua JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa.<br><br>Kehadiran para pimpinan organisasi pers tersebut diperkirakan menjadi momentum istimewa bagi insan pers untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarsesama jurnalis dan pengelola perusahaan media.<br><br>Sejumlah pimpinan perguruan tinggi juga dijadwalkan akan menghadiri pesta pernikahan tersebut, di antaranya Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM., serta Rektor Universitas Medan Area Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc.<br><br>Perpaduan kedua budaya ini menjadi simbol harmonisasi tradisi yang saling melengkapi. Bukan sekadar menghadirkan keindahan prosesi adat, tetapi juga mengandung pesan penting tentang bagaimana sebuah keluarga dibangun dengan menjunjung tinggi nilai budaya, persaudaraan, dan penghormatan kepada orang tua.<br><br>Sejumlah Tokoh Nasional Dijadwalkan Hadir<br><br>Dalam agenda akad nikah dan ijab kabul, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Dr. H. Dedi Batubara dijadwalkan menjadi saksi nikah.<br><br>Sejumlah tokoh nasional dan Sumatera Utara juga masuk dalam daftar undangan, di antaranya anggota DPR RI Fraksi Golkar Andar Amin Harahap dan Musa Rajekshah, Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah, Pangdam I/Bukit Barisan, serta Kapolda Sumatera Utara.</p><br>Dari kalangan pers, sejumlah pimpinan organisasi pers nasional juga dijadwalkan hadir. <br><br>Di antaranya Ketua PWI Pusat Ahmad Munir, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Januar Ruspita, serta Ketua JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa.<br><br>Kehadiran para pimpinan organisasi pers tersebut diperkirakan menjadi momentum istimewa bagi insan pers untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarsesama jurnalis dan pengelola perusahaan media.<br><br>Sejumlah pimpinan perguruan tinggi juga dijadwalkan menghadiri pesta pernikahan tersebut, di antaranya Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM., serta Rektor Universitas Medan Area Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc.<br><br>Tokoh organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat lintas etnis juga diperkirakan turut meramaikan perhelatan tersebut.<br><br>Bukan Sekadar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pesta/" target="_blank">Pesta</a>, tetapi Momentum Silaturahmi<br><br>Pernikahan Bella dan Fahdi menjadi gambaran bahwa sebuah pesta keluarga dapat menghadirkan makna yang lebih luas. Di tengah kesibukan dan aktivitas masing-masing, pertemuan seperti ini menjadi kesempatan untuk kembali menyapa sahabat lama, bertukar kabar, dan mempererat persaudaraan.<br><br>Bagi keluarga besar kedua mempelai, kehadiran para undangan tentu menjadi kebahagiaan tersendiri.<br><br> Setiap kedatangan membawa doa dan harapan agar Bella dan Fahdi dapat membangun rumah tangga yang harmonis, langgeng, dan penuh keberkahan.<br>Selamat menempuh hidup baru Bella Olivia Putrisanni dan Fahdi Saidi Lubis. <br><br>Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6272_Ceo-Sumut24-Anto-Genk-Mantu--Bella-Fahdi-Menikah-31-Oktober--Tokoh-Nasional-dan-Pimpinan-Pers-Dijadwalkan-Akan-Hadir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67163/ceo-sumut24-group-anto-genk-mantu-bellafahdi-menikah-31-oktober-tokoh-nasional-dan-pimpinan-pers-dijadwalkan-akan-hadir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Safriadi Dipercayakan Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Safriadi Dipercayakan Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe]]></title>
            <description><![CDATA[Safriadi Dipercayakan Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>LHOKSEUMAWE &ndash; Safriadi, S.STP., MSM., dipercayakan sebagai Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kota Lhokseumawe dalam musyawarah dan rapat penyusunan kepengurusan yang berlangsung di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lhokseumawe, Kamis (29/10/2026).<br><br>Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pemegang mandat KSMI Kota Lhokseumawe, Mahyuddin Okib, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kota Lhokseumawe.<br><br>Musyawarah perdana ini dibuka oleh Ketua KONI Kota Lhokseumawe, Mulyanto, S.Sos. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II KONI, Mahyuddin Okib selaku pemegang mandat, serta sejumlah insan olahraga dan tokoh terkait.<br><br>Dalam arahannya, Mulyanto,S.Sos menyampaikan bahwa kehadiran KSMI di Kota Lhokseumawe merupakan sesuatu yang telah dinantikan dan mendapat sambutan positif. Menurutnya, Sepakbola Mini Indonesia  merupakan olahraga yang semakin berkembang dan diminati, khususnya di kalangan generasi muda.<br><br>Ia berharap kepengurusan KSMI yang terbentuk dapat menjalankan roda organisasi secara profesional, membangun koordinasi yang baik, serta berperan aktif dalam memajukan sepak bola mini di Kota Lhokseumawe.<br><br>Musyawarah dan rapat penyusunan kepengurusan tersebut dipimpin oleh Dr. Hilmi, S.E., CBA., selaku Ketua Harian KONI Kota Lhokseumawe. Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, peserta menetapkan Safriadi, S.STP., MSM., sebagai Ketua KSMI Kota Lhokseumawe, didampingi Andry Pratama, S.STP., sebagai sekretaris.<br><br>Ketua terpilih, Safriadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin KSMI Kota Lhokseumawe.<br><br>Ia juga mengharapkan dukungan, petunjuk, dan arahan dari Ketua KONI serta para senior dan tokoh olahraga agar kepengurusan KSMI ke depan dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan organisasi.<br><br>Safriadi berharap KSMI Kota Lhokseumawe dapat berkembang secara optimal, menyusun program pembinaan yang berkelanjutan, serta menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang sepak bola mini.<br><br>Dengan terbentuknya kepengurusan ini, KSMI Kota Lhokseumawe diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga sepak bola mini, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang olahraga.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2375_Safriadi-Dipercayakan-Pimpin-KSMI-Kota-Lhokseumawe.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67162/safriadi-dipercayakan-pimpin-ksmi-kota-lhokseumawe/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MEMBUKA ISTANA BAGI MEREKA YANG MEMADAMKAN API (Menghadirkan Hari Pahlawan)</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MEMBUKA ISTANA BAGI MEREKA YANG MEMADAMKAN API (Menghadirkan Hari Pahlawan)]]></title>
            <description><![CDATA[MEMBUKA ISTANA BAGI MEREKA YANG MEMADAMKAN API(Menghadirkan Hari Pahlawan)]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh Abdullah Rasyid <br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan <br>Pendiri GREAT Institute<br><br>Bagi keluarga petugas yang meninggal saat memadamkan kebakaran hutan, berakhirnya api tidak serta-merta mengakhiri bencana. Sesudah asap menipis dan perhatian publik berpindah, mereka masih harus menjalani hari dengan kehilangan. Ada penghasilan yang terputus, biaya sekolah yang menunggu, dan tempat kosong di rumah yang tak dapat diisi oleh ucapan belasungkawa.<br><br>Pada 10 November mendatang, negara akan kembali mengenang pengorbanan para pahlawan. Di tengah persiapan upacara dan peletakan karangan bunga, ada penghormatan yang layak dipertimbangkan Presiden Prabowo Subianto: membuka pintu <a href="https://www.halomedan.com/tag/istana/" target="_blank">Istana</a> bagi keluarga petugas dan relawan yang meninggal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.<br><br>Undangan itu dapat mempertemukan penghormatan kepada masa lalu dengan tanggung jawab terhadap pengorbanan hari ini. Sebab keberanian membela sesama juga hadir pada orang-orang yang memasuki kawasan terbakar, mengangkut air, merawat korban, dan bertahan ketika orang lain harus menyelamatkan diri.<br><br>Pada 29 Oktober, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan dukacita Presiden kepada keluarga korban penanganan karhutla di kawasan Bromo. Presiden menyebut mereka patriot bangsa. Menurut laporan ANTARA, enam orang meninggal: Sukaris, Hendra Roni Wagiyanata, Munawi, Suraji, Wisnu Yuda Pratama, dan Sefriel Ardiansyah.<br><br>Mereka datang dari latar pekerjaan berbeda. Ada petugas kehutanan, mitra perlindungan hutan, dan pekerja hotel yang ikut membantu pemadaman. Pengabdian mempertemukan mereka dalam bahaya yang sama. Karena itu, perhatian negara kepada keluarga yang ditinggalkan semestinya menjangkau semua, dengan mekanisme yang jelas sesuai kebutuhan dan hak masing-masing.<br><br>KETIKA ASAP MENJADI UJIAN KEPERCAYAAN<br><br>Karhutla memperlihatkan betapa cepat persoalan lingkungan menjalar ke ruang kehidupan lainnya. Ketika udara memburuk, warga membutuhkan perlindungan kesehatan. Ketika kegiatan ekonomi terganggu, keluarga membutuhkan penghasilan. Ketika petugas meninggal, muncul pertanyaan tentang keselamatan kerja, perlengkapan, dan kesiapan operasi.<br><br>Bahan pemantauan media sosial periode 28&ndash;29 Oktober 2026 yang menjadi dasar tulisan ini mencatat 63.564 unggahan, sentimen negatif 52,5 persen, serta estimasi jangkauan 8,027 miliar. Angka-angka tersebut harus dibaca menurut cakupan dan metode pemantauannya. Sentimen unggahan tidak otomatis menggambarkan sikap seluruh penduduk, sementara estimasi jangkauan dapat menghitung pengguna yang sama lebih dari sekali.<br><br>Meski demikian, kegelisahan yang terekam patut didengar. Pemerintah perlu memahami pertanyaan di balik kemarahan: apakah keluarga kami aman, apakah pertolongan tersedia, dan apakah pihak yang bertanggung jawab akan diperiksa?<br><br>Komunikasi pemerintah akan kehilangan daya apabila sibuk membantah nada kemarahan, sementara pertanyaan dasarnya dibiarkan menggantung. Penjelasan mengenai operasi pemadaman tetap diperlukan. Namun, warga juga membutuhkan kepastian tentang layanan kesehatan, bantuan keluarga, dan pencegahan kebakaran berikutnya.<br><br>Karhutla memang berakar panjang pada tata kelola lahan, pengawasan, dan kepentingan ekonomi. Mengakuinya membantu pemerintah memilih pembenahan yang tepat. Tetapi panjangnya sejarah persoalan tidak mengurangi kewajiban pemerintahan hari ini untuk melindungi warga dan memperbaiki kelemahan yang ditemukan.<br><br>PENGHORMATAN YANG SAMPAI KE RUMAH<br><br>Pertemuan di <a href="https://www.halomedan.com/tag/istana/" target="_blank">Istana</a> sebaiknya memberi keluarga kesempatan berbicara tanpa tuntutan untuk menampilkan ketabahan di depan kamera. Presiden perlu mendengar kebutuhan mereka, termasuk persoalan administratif yang sering terasa kecil bagi birokrasi, tetapi berat bagi keluarga yang sedang berduka.<br><br>Sebelum undangan dikirim, pemerintah perlu memastikan identitas dan status seluruh korban, termasuk mereka di daerah lain. Pendataan harus melibatkan pemerintah daerah, instansi tempat bertugas, rumah sakit, serta keluarga. Perbedaan status antara pegawai, pekerja perusahaan, dan relawan jangan sampai membuat seseorang luput dari perhatian.<br><br>Dari pertemuan itu harus lahir kepastian: siapa mendampingi keluarga, bantuan apa yang tersedia, kapan diterima, dan bagaimana mengadukan hambatan. Pendidikan anak, perlindungan sosial, serta dukungan psikologis perlu dipetakan menurut kebutuhan. Keluarga tidak semestinya berkeliling kantor untuk membuktikan pengorbanan orang yang mereka cintai.<br><br>Presiden juga dapat memberikan apresiasi secara simbolis di salah satu wilayah terdampak kepada petugas pemadam, relawan, tenaga kesehatan, dan unsur pendukung lainnya. Kunjungan perlu dirancang ringkas agar tidak menyita tenaga petugas atau mengganggu pelayanan. Yang utama ialah mendengar pengalaman lapangan dan menyelesaikan kebutuhan yang selama ini tertunda.<br><br>Penghargaan akan terasa lebih berarti ketika disertai perlengkapan yang memadai, pemeriksaan kesehatan, pelatihan, dan perlindungan kerja. Mereka yang menyelamatkan warga berhak memperoleh sistem yang juga menjaga keselamatan mereka.<br><br>SETELAH UPACARA SELESAI<br><br>Evaluasi kematian petugas harus menghasilkan perubahan operasional. Pemerintah perlu memeriksa rantai komando, penilaian arah angin, jalur evakuasi, komunikasi lapangan, kesiapan kendaraan, dan keputusan menarik personel ketika keadaan memburuk. Hasilnya perlu diterjemahkan menjadi perbaikan yang dapat diperiksa pelaksanaannya.<br><br>Pada saat bersamaan, penyelidikan penyebab kebakaran harus berjalan dengan pembuktian yang kuat. Bila ditemukan dugaan keterlibatan korporasi, pemeriksaan perlu menjangkau pengelolaan lahan, kepatuhan pencegahan kebakaran, dan pihak yang mengambil keputusan. Penetapan tanggung jawab harus bertumpu pada bukti, dengan kewajiban pemulihan dijalankan sesuai ketentuan.<br><br>Menghormati petugas yang meninggal sambil membiarkan kelalaian berulang akan meninggalkan luka baru. Keluarga berhak mengetahui apa yang terjadi. Masyarakat berhak memperoleh penjelasan tentang langkah yang mencegah korban berikutnya.<br><br>Untuk menjaga kepercayaan, Presiden dapat meminta laporan tindak lanjut dalam 30 hari setelah pertemuan. Isinya sederhana: perkembangan bantuan keluarga, pemenuhan perlindungan petugas, pembenahan prosedur, serta kemajuan penanganan perkara yang dapat diumumkan. Informasi pribadi keluarga tetap dijaga. Setiap pekerjaan harus mempunyai penanggung jawab dan tenggat.<br><br>Di situlah empati memperoleh bentuknya sebagai kebijakan. Ucapan duka diikuti pendampingan; penghargaan diikuti perlindungan; janji penegakan hukum diikuti proses yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>Pada Hari Pahlawan, pintu <a href="https://www.halomedan.com/tag/istana/" target="_blank">Istana</a> dapat dibuka untuk keluarga mereka yang telah memadamkan api. Tetapi ukuran penghormatan negara baru terlihat setelah keluarga itu pulang: apakah hidup mereka lebih terlindungi, apakah anak-anak tetap bersekolah, dan apakah rekan-rekan yang kembali bertugas kini bekerja dengan lebih aman?]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5408_MEMBUKA-ISTANA-BAGI-MEREKA-YANG-MEMADAMKAN-API--Menghadirkan-Hari-Pahlawan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67161/membuka-istana-bagi-mereka-yang-memadamkan-api-menghadirkan-hari-pahlawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Fondasi Konektivitas, Indosat Pacu Pendapatan AI Cloud Hingga USD100 Juta</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 22:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Fondasi Konektivitas, Indosat Pacu Pendapatan AI Cloud Hingga USD100 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  JakartaPT Indosat Tbk (IOH) membukukan lompatan laba bersih sebesar 37,2 yearonyear (YoY) menjadi Rp4,9 triliun hingga a]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Jakarta</p><br>PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Tbk (IOH) membukukan lompatan laba bersih sebesar 37,2% year-on-year (YoY) menjadi Rp4,9 triliun hingga akhir kuartal ketiga 2026. Capaian positif ini diiringi kenaikan pendapatan sebesar 11% YoY hingga menyentuh Rp45,8 triliun dan EBITDA mencapai Rp21,1 triliun. Hasil ini kian mengukuhkan posisi <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> sebagai penyedia layanan telekomunikasi dengan laju pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mempercepat langkah transformasi perusahaan menjadi AI TechCo.<br><br>Penerapan strategi AI hyper-personalization berbasis data serta penataan monetisasi jaringan 5G menjadi kunci sukses di lini bisnis seluler. Kombinasi peningkatan kualitas jaringan dan optimalisasi pemanfaatan spektrum berhasil mendorong Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan naik 16,5% YoY menjadi Rp46.000. Sejalan dengan hal tersebut, trafik data <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> turut mengalami lonjakan sebesar 16,0% hingga mencatatkan konsumsi sebanyak 14.829 petabyte.<br><br>President Director and CEO <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa kekuatan di bisnis inti telekomunikasi merupakan modal dasar untuk mendanai inovasi di era komputasi masa depan. Hasil dari investasi strategis di sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence) kini mulai memberikan kontribusi finansial secara langsung. Fokus utama perusahaan tetap berkisar pada peningkatan kualitas layanan pelanggan dan penyediaan infrastruktur AI yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun global.<br><br>Di sektor kecerdasan buatan, segmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> AI Cloud menunjukkan lonjakan komersial signifikan dengan membukukan pendapatan sebesar USD50 juta dalam sembilan bulan pertama 2026&mdash;melampaui perolehan tahun 2025 yang tercatat USD28 juta. Dengan potensi pendapatan yang diproyeksikan menembus USD100 juta pada penghujung tahun ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> berfokus membangun ekosistem AI full-stack yang mengintegrasikan konektivitas, fiber optik, pusat data, kapasitas komputasi, hingga platform aplikasi enterprise. <br><br>Dukungan infrastruktur fisik diwujudkan lewat pengoperasian jaringan fiber sepanjang 86.000 km di bawah RAIA Grid serta pengembangan fasilitas Zankore by <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> yang menargetkan kapasitas komputasi AI hingga 1 gigawatt (GW). Integrasi seluruh lini infrastruktur ini disiapkan untuk memfasilitasi para pelaku bisnis dalam mengadopsi serta mengimplementasikan teknologi AI berskala besar secara efisien.<br><br>Melengkapi portofolio layanan korporasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> berkolaborasi dengan F5 meluncurkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Intelligence Suite guna memudahkan pengelolaan platform dan infrastruktur AI dalam satu sistem terpadu. Inovasi ini memungkinkan entitas bisnis dan perusahaan teknologi global mengontrol biaya operasional serta mempercepat integrasi sistem AI. Perpaduan antara bisnis konektivitas yang solid dan infrastruktur digital modern ini mempertegas komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> dalam memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di kancah internasional. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2767_Perkuat-Fondasi-Konektivitas--Indosat-Pacu-Pendapatan-AI-Cloud-Hingga-USD100-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/67168/perkuat-fondasi-konektivitas-indosat-pacu-pendapatan-ai-cloud-hingga-usd100-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BURUH DESAK MENAKER EVALUASI ISMAIL PAKAYA, DUGAAN UNION BUSTING DAN PHK 11 PEKERJA PT EPSON TAK KUNJUNG TUNTAS</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 22:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BURUH DESAK MENAKER EVALUASI ISMAIL PAKAYA, DUGAAN UNION BUSTING DAN PHK 11 PEKERJA PT EPSON TAK KUNJUNG TUNTAS]]></title>
            <description><![CDATA[BURUH DESAK MENAKER EVALUASI ISMAIL PAKAYA, DUGAAN UNION BUSTING DAN PHK 11 PEKERJA PT EPSON TAK KUNJUNG TUNTAS]]></description>
            <content><![CDATA[&lrm;<br>&lrm;<br>&lrm;<br>&lrm;JAKARTA &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/buruh/" target="_blank">Buruh</a> Jabodetabek yang tergabung dalam Serikat Pekerja Global Indonesia (SPGI) kembali mendesak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bertindak tegas atas dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting), pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 11 pekerja, serta persoalan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di PT Indonesia Epson Industry (PT IEI).<br>&lrm;<br>&lrm;Melalui aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, SPGI juga menuntut evaluasi terhadap Ismail Pakaya yang dikritik terkait pelaksanaan tugasnya dalam bidang pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta keselamatan dan kesehatan kerja (Binwasnaker K3).<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI menilai lambannya penanganan laporan ketenagakerjaan tersebut menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap kinerja pengawasan di lingkungan Kemenaker.<br>&lrm;<br>&lrm;Aksi 29 Oktober ini merupakan aksi kedua setelah demonstrasi pertama pada 25 Mei 2026. SPGI menyatakan telah melaporkan persoalan tersebut sejak 21 April 2026 dan tiga kali bertemu dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Namun, menurut mereka, hingga kini belum ada penyelesaian yang memberikan kepastian hukum bagi para pekerja.<br>&lrm;<br>&lrm;*PHK 11 PEKERJA DIDUGA BERKAITAN DENGAN PEMBERANGUSAN SERIKAT*<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI menilai PHK terhadap 11 pekerja PT IEI patut dipertanyakan dan menduga terdapat praktik pemberangusan serikat pekerja di balik kebijakan tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;Mereka mempersoalkan alasan efisiensi yang digunakan perusahaan. Menurut SPGI, kinerja PT IEI pada tahun fiskal 2025 justru mencatat indeks manajemen (Management Index/MI) tertinggi dalam 10 tahun terakhir. SPGI juga menyebut dua dari 11 pekerja yang terkena PHK merupakan mantan pengurus serikat pekerja yang menjabat sebagai manajer dengan performa terbaik.<br>&lrm;<br>&lrm;Selain itu, SPGI mengungkapkan adanya persoalan administrasi PHK yang dinilai menghambat proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Mereka mengaku tidak memperoleh surat PHK yang diperlukan untuk proses pendaftaran perselisihan, sehingga proses mediasi disebut terkendala dan para pekerja kesulitan mendapatkan kepastian hukum melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI juga mempertanyakan surat perusahaan yang menyatakan PHK berlaku sejak 10 Februari 2026, sementara para pekerja mengaku masih bekerja hingga April 2026. Mereka meminta ketidaksesuaian tersebut diperiksa secara menyeluruh oleh pengawas ketenagakerjaan.<br>&lrm;<br>&lrm;Dugaan intimidasi terhadap pengurus serikat pekerja turut menjadi sorotan. SPGI menyatakan terdapat pengurus yang diduga dimutasi secara paksa serta pembatasan terhadap seorang manajer untuk menyampaikan pendapat.<br>&lrm;<br>&lrm;Mereka juga mempersoalkan tindakan petugas keamanan yang disebut menjemput dan mengeluarkan para pekerja dari area perusahaan ketika masih dalam kondisi bekerja. SPGI menilai tindakan tersebut merendahkan martabat pekerja dan berpotensi menimbulkan ketakutan di kalangan buruh lainnya.<br>&lrm;<br>&lrm;Atas berbagai persoalan itu, SPGI mendesak Kemenaker segera melakukan pemeriksaan dan mengambil keputusan berdasarkan bukti terkait dugaan pelanggaran kebebasan berserikat.<br>&lrm;<br>&lrm;*STATUS PKWT PT EPSON DIPERSOALKAN, DUGAAN PUNGLI IKUT DISOROT*<br>&lrm;<br>&lrm;Persoalan lain yang menjadi tuntutan utama adalah penerapan PKWT di PT IEI. SPGI menilai status pekerja kontrak perlu dievaluasi karena perusahaan disebut telah beroperasi selama 31 tahun dengan kegiatan utama memproduksi printer.<br>&lrm;<br>&lrm;Menurut SPGI, perusahaan belum menunjukkan secara memadai jenis pekerjaan penunjang beserta daftar pekerja yang menjalankan pekerjaan tersebut. Mereka berpendapat bahwa status pekerja yang menjalankan pekerjaan bersifat tetap harus ditinjau berdasarkan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI juga menuding lemahnya pengawasan telah membuka ruang bagi praktik kontrak kerja jangka pendek yang dinilai merugikan pekerja dan bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).<br>&lrm;<br>&lrm;Mereka menyebut Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker pernah mengeluarkan surat mengenai perpanjangan PKWT lebih dari satu kali. Namun, SPGI mengklaim perusahaan tetap tidak mematuhi ketentuan yang mereka maksud.<br>&lrm;<br>&lrm;Tak berhenti di situ, SPGI mengungkapkan dugaan pungutan liar dalam proses penerimaan pekerja kontrak. Mereka menyebut biaya untuk masuk bekerja dengan status kontrak di PT IEI diduga mencapai Rp6 juta hingga Rp10 juta.<br>&lrm;<br>&lrm;Dugaan tersebut perlu ditelusuri oleh pihak berwenang agar dapat dipastikan kebenarannya dan ditindak sesuai hukum apabila terbukti.<br>&lrm;<br>&lrm;*DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL JUGA DIMINTA DIUSUT*<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI turut menyoroti kabar mengenai dugaan kasus kekerasan seksual yang belakangan menjadi perhatian publik dan disebut berkaitan dengan praktik staycation.<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam siaran persnya, SPGI menyatakan telah menyampaikan surat kepada direktorat terkait di Kemenaker mengenai kasus yang disebut melibatkan seorang pejabat PT IEI sebagai pihak terlapor dan mantan pekerja PKWT sebagai pelapor.<br>&lrm;<br>&lrm;SPGI meminta persoalan tersebut ditangani secara serius, transparan, dan profesional. Mereka menilai perlindungan terhadap pekerja perempuan harus menjadi perhatian, terutama di lingkungan kerja yang memiliki banyak pekerja berstatus kontrak.<br>&lrm;<br>&lrm;Dugaan tersebut tetap harus ditangani melalui proses pemeriksaan yang adil, dengan menjaga perlindungan pelapor serta menghormati asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang dilaporkan.<br>&lrm;<br>&lrm;*SPGI DESAK MENAKER TURUN TANGAN DAN EVALUASI ISMAIL PAKAYA*<br>&lrm;<br>&lrm;Atas rangkaian persoalan tersebut, SPGI menegaskan bahwa Kemenaker tidak boleh membiarkan laporan buruh berlarut-larut tanpa kejelasan.<br>&lrm;<br>&lrm;Mereka menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi 29 Oktober 2026:<br>&lrm;<br>&lrm;1. Mendesak Menteri Ketenagakerjaan turun tangan langsung untuk memastikan penanganan dugaan union busting, PHK terhadap 11 pekerja, dan persoalan PKWT di PT IEI.<br>&lrm;2. Mendesak evaluasi terhadap Ismail Pakaya atas kinerja dan pelaksanaan tanggung jawab pengawasan ketenagakerjaan yang dinilai belum memberikan kepastian penyelesaian kasus.<br>&lrm;3. Menuntut pencopotan pejabat terkait apabila terbukti mengulur-ulur penanganan laporan, serta meminta pengawasan dan penegakan hukum dilakukan secara tegas, transparan, dan akuntabel.<br>&lrm;<br>&lrm;Bagi SPGI, persoalan ini bukan sekadar sengketa hubungan kerja, melainkan menyangkut perlindungan hak buruh, kebebasan berserikat, kepastian status kerja, dan tanggung jawab negara dalam memastikan hukum ketenagakerjaan ditegakkan.<br>&lrm;<br>&lrm;<a href="https://www.halomedan.com/tag/buruh/" target="_blank">Buruh</a> menuntut tindakan nyata, bukan sekadar pertemuan dan janji penyelesaian. Kemenaker didesak membuktikan bahwa mekanisme pengawasan benar-benar bekerja dan mampu memberikan kepastian hukum bagi pekerja.<br>&lrm;<br>&lrm;Hingga berita ini disusun, pernyataan di atas merujuk pada siaran pers SPGI. Klaim mengenai dugaan pelanggaran perusahaan dan evaluasi pejabat pemerintah perlu dikonfirmasi melalui keterangan pihak perusahaan serta Kemenaker.<br>&lrm;<br>&lrm;]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5727_BURUH-DESAK-MENAKER-EVALUASI-ISMAIL-PAKAYA--DUGAAN-UNION-BUSTING-DAN-PHK-11-PEKERJA-PT-EPSON-TAK-KUNJUNG-TUNTAS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67160/buruh-desak-menaker-evaluasi-ismail-pakaya-dugaan-union-busting-dan-phk-11-pekerja-pt-epson-tak-kunjung-tuntas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andar Amin: Musda Golkar Kabupaten Palas Harus Jadi Kemenangan Seluruh Kader</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 21:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andar Amin: Musda Golkar Kabupaten Palas Harus Jadi Kemenangan Seluruh Kader]]></title>
            <description><![CDATA[Andar Amin Musda Golkar Kabupaten Palas Harus Jadi Kemenangan Seluruh Kader]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Sibuhuan- Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV, Kamis (29/10/2026) di Sibuhuan. Penyelenggaraan itu menjadi ajang konsolidasi sekaligus momentum kemenangan bagi seluruh kader Parta <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> di Palas.<br><br>Musda <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Palas dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Provinsi Sumatera Utara, Andar Amin Harahap. Hadir dalam Musda itu Plt Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Palas Mularotua Siregar, Bupati dan Wabup Palas, Pengurus DPD Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut, OKP se Kabupaten Palas serta OPD Pemkab Palas. <br><br>"Kami mengapresiasi gerak cepat Plt Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Palas yang hamya dalam waktu kurang dari 30 hari sejak ditugaskan menjadi Plt, langsung konsolidasi dan mampu menggelar Musda ini," kata Andar Amin.<br><br>Anggota Komisi III DPR RI itu berpesan, Musda merupakan bagian dari konsolidasi memperkuat organisasi internal hingga tingkat basis. Sekaligus itu harus menjadi momen kemenangan bagi seluruh kader Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> di Palas. <br><br>"Kepada Ketua terpilih nantinya, rangkul semua potensi yang ada di Palas. Ini harus menjadi kemenangan bagi kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> di Palas dan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," kata Mantan Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) itu.<br><br>Terpilih dalam Musda itu Amran Pikal Siregar. Amran Pikal terpilih secara aklamasi. <br><br>Wakil Ketua DPRD Palas itu menyampaikan rasa terima kasih, atas amanah dan kepercayaan yang diberikan seluruh jajaran pengurus dan kader Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.<br><br>"Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya. Ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jalankan dengan penuh komitmen," kata Amran Pikal.<br><br>Amran Pikal menyerukan agar seluruh kader merapatkan barisan dan bahu membahu untuk membangun serta memajukan Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8753_Andar-Amin--Musda-Golkar-Kabupaten-Palas-Harus-Jadi-Kemenangan-Seluruh-Kader.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67159/andar-amin-musda-golkar-kabupaten-palas-harus-jadi-kemenangan-seluruh-kader/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Dapat Pendampingan Psikologis, Bupati Deli Serdang Pecat Guru Tersangka Pencabulan, Sertifikasi Diusulkan Dicabut</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 19:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Dapat Pendampingan Psikologis, Bupati Deli Serdang Pecat Guru Tersangka Pencabulan, Sertifikasi Diusulkan Dicabut]]></title>
            <description><![CDATA[Korban Dapat Pendampingan Psikologis, Bupati Deli Serdang Pecat Guru Tersangka Pencabulan, Sertifikasi Diusulkan Dicabut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>LUBUK PAKAM &ndash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memutus hubungan kerja dengan seorang guru honorer di Kecamatan Namorambe yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak didik. Pemkab Deli Serdang juga menyiapkan langkah pembatalan sertifikasi pendidik yang bersangkutan serta memastikan pendampingan psikologis dan hukum bagi para korban.<br><br>Dalam konferensi pers bersama Polresta Deli Serdang, Kamis (29/10/2026), Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut atas kasus yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. <a href="https://www.halomedan.com/tag/guru/" target="_blank">Guru</a> berstatus honorer yang mengajar mata pelajaran agama itu telah bekerja sekitar satu tahun.<br><br>&quot;Pemerintah kabupaten tentu sangat kecewa dan terpukul dengan kondisi seperti ini. Di saat kita semua berusaha membangun Generasi Emas Indonesia 2045, ternyata masih ada kejadian yang tidak kita inginkan di Deli Serdang. Kami akan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,&quot; tegasnya.<br><br>Asri Ludin Tambunan menjelaskan, Pemkab Deli Serdang telah memutus hubungan kerja dengan guru yang bersangkutan. Pemerintah daerah juga akan mengusulkan pembatalan sertifikasi pendidiknya dan menyerahkan proses hukum yang berjalan kepada pihak kepolisian.<br><br>Selain penindakan terhadap pelaku, Pemkab Deli Serdang memastikan para korban mendapatkan pendampingan sejak awal kejadian hingga saat ini, termasuk dukungan psikologis dan pendampingan hukum. Orang tua korban juga dilibatkan dalam proses konseling untuk membantu memulihkan kondisi anak-anak.<br><br>&quot;Kami mendampingi seluruh korban bersama tim psikologi dan hukum. Orang tua mereka juga terus kami dampingi melalui konseling. Harapannya, anak-anak bisa mengurangi trauma yang dialami dan tetap melanjutkan pendidikan di sekolah masing-masing,&quot; ujarnya.<br><br>Bupati juga menegaskan bahwa seluruh sekolah di Deli Serdang harus meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap peserta didik. Ia telah mengingatkan para kepala sekolah dan guru agar memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.<br><br>Sebagai bagian dari evaluasi, kepala sekolah tempat kejadian juga akan diberikan surat peringatan. Langkah tersebut mengacu pada kebijakan sekolah aman dan nyaman yang telah ditetapkan pemerintah daerah.<br><br>&quot;Kami sudah menekankan kepada seluruh sekolah dan guru agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak didik. Kepala sekolah yang bersangkutan juga akan diberikan surat peringatan. Ini menjadi evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang dan menjadi perhatian bagi seluruh kepala sekolah maupun guru,&quot; katanya.<br><br>Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang, Kompes Pol Muhammad, menjelaskan bahwa tersangka berinisial MJH, berusia 37 tahun, diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sejumlah siswi pada Juli 2026.<br><br>Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terdapat delapan korban yang keterangannya telah teridentifikasi berkaitan langsung dengan perkara tersebut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.<br><br>&quot;Penyidik telah memeriksa lebih dari 10 saksi, mengamankan barang bukti, melakukan visum terhadap korban, serta menetapkan tersangka dan melakukan penahanan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan,&quot; ucapnya.<br><br>Tersangka dijerat denganl Pasal 6 huruf c juncto Pasal 15 ayat (1) huruf c, huruf e, dan huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Pasal 15 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 KUHP.<br><br>&quot;Dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun,&quot; terangnya. <br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1055_Korban-Dapat-Pendampingan-Psikologis--Bupati-Deli-Serdang-Pecat-Guru-Tersangka-Pencabulan--Sertifikasi-Diusulkan-Dicabut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67158/korban-dapat-pendampingan-psikologis-bupati-deli-serdang-pecat-guru-tersangka-pencabulan-sertifikasi-diusulkan-dicabut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 18:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Serah Terima RSUD Thomsen Nias,Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>GUNUNGSITOLI &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan agar penyerahan RSUD dr M Thomsen Nias dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias kepada Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengalihan pengelolaan rumah sakit tersebut diharapkan semakin memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Kepulauan Nias.<br><br>Penegasan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Pengalihan Personel, Pendanaan, Sarana, dan Prasarana (P3D) RSUD dr. M. Thomsen Nias, di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Nomor 15, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026).<br><br>Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan penyerahan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumut. Menurutnya, pemekaran wilayah bukan sekadar membentuk pemerintahan baru, tetapi juga harus diikuti dengan penyelesaian berbagai hak dan konsekuensi administratif.<br><br>"Hari ini kita sedang menjalankan amanat undang-undang untuk pemekaran. Bukan hanya membentuk pemerintahan yang baru, namun hak-hak lainnya harus dilanjutkan. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita yang mencontohkan, siapa lagi?" tegas Bobby.<br><br>Bobby juga menyoroti berbagai dinamika yang dapat muncul dalam proses pengalihan tersebut, termasuk kekhawatiran terkait perpindahan tenaga medis dan dokter spesialis. Karena itu, ia memastikan Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Nias.<br><br>Koordinasi tersebut juga mencakup dukungan terhadap tenaga kesehatan dan insentif yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pelayanan. Bobby menekankan, proses transisi pengelolaan rumah sakit tidak boleh sampai mengganggu pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.<br><br>Dengan diserahkannya pengelolaan RSUD dr M Thomsen Nias kepada Pemko Gunungsitoli, penataan fasilitas kesehatan di daerah tersebut diharapkan semakin baik dan sesuai dengan ketentuan pelayanan kesehatan nasional. Pengalihan ini juga membuka peluang bagi Pemprov Sumut untuk memfasilitasi pembangunan serta peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias ke depan.<br><br>Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat peran RSUD dr M Thomsen Nias sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kepulauan Nias. Dengan pengelolaan yang semakin optimal, masyarakat diharapkan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas.<br><br>Sementara itu, Bupati Nias Ya&#039;atul&ouml; Gul&ouml; menyampaikan rasa bangganya atas perjalanan panjang RSUD dr M Thomsen Nias yang telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Kepulauan Nias. Ia menyambut baik penyerahan estafet pengelolaan rumah sakit tersebut kepada Pemko Gunungsitoli untuk mendukung penataan administrasi wilayah yang lebih baik.<br><br>"Hari ini kami menyerahkan estafet pengelolaan RSUD ini kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan keyakinan penuh bahwa di bawah kepemimpinan Bapak Walikota, rumah sakit ini akan terus berkembang pesat dan semakin optimal melayani masyarakat," ujar Ya&#039;atul&ouml;.<br><br>Senada dengan itu, Walikota Gunungsitoli Sowa&#039;a Laoli menyatakan kesiapan jajarannya menerima dan mengelola RSUD dr M Thomsen Nias. Pemko Gunungsitoli berkomitmen mengawal masa transisi, baik dalam pencatatan aset maupun perpindahan personel, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.<br><br>Sowa&#039;a juga mengharapkan dukungan Gubernur dan Pemprov Sumut dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan RSUD dr M Thomsen Nias. Dukungan tersebut dinilai penting karena rumah sakit ini tidak hanya melayani masyarakat Kota Gunungsitoli, tetapi juga masyarakat dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias.<br><br>Masa transisi pengelolaan RSUD dr M Thomsen Nias dijadwalkan berlangsung selama dua bulan. Masa tersebut akan dimanfaatkan untuk memastikan penataan administrasi, pengelolaan dan pemeliharaan aset bernilai ratusan miliar rupiah, serta keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Gunungsitoli dan Kepulauan Nias berjalan dengan baik. **]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6306_Serah-Terima-RSUD-Thomsen-Nias--Bobby-Nasution-Tekankan-Peningkatan-Layanan-Kesehatan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67157/serah-terima-rsud-thomsen-nias-bobby-nasution-tekankan-peningkatan-layanan-kesehatan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Perkuat Pasar Ekspor, Komoditas Unggulan Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 18:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Perkuat Pasar Ekspor, Komoditas Unggulan Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Sumut Perkuat Pasar Ekspor, Komoditas Unggulan Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELISERDANG &ndash; Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pasar ekspor dengan mendorong berbagai komoditas unggulan daerah menembus pasar internasional. Kali ini, komoditas unggulan Sumut senilai total Rp258,9 miliar dikirim ke berbagai negara, mulai dari sarang burung walet, hasil perikanan, kopi, pinang, pala hingga berbagai produk pertanian lainnya.<br><br><br><br>Pelepasan ekspor dilakukan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor bersama Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Kompleks MMTC, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (29/10/2026).<br><br><br><br>Mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution, Timur Tumanggor mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus berupaya mendorong peningkatan berbagai sektor yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan ekspor berbagai komoditas unggulan daerah.<br><br><br><br>&quot;Hari ini sangat besar nilai ekspornya, baik itu dari sarang walet, perikanan, kopi, pinang dan lainnya. Bukan hanya sekadar nilainya atau jumlahnya yang besar, melainkan juga bahwa Sumatera Utara mampu bersaing di pasar internasional,&quot; ujar Timur.<br><br><br><br>Menurut Timur, peningkatan ekspor sejalan dengan harapan Gubernur Bobby Nasution untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Sumut. Hal tersebut juga menjadi perhatian dalam pertemuan bersama kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand beberapa waktu lalu, mengingat Sumut memiliki posisi strategis sebagai salah satu barometer perekonomian di Pulau Sumatera.<br><br><br><br>Karena itu, Timur berharap aktivitas ekspor-impor di Sumut terus didukung kepastian hukum dan harga, selain pemenuhan kualitas serta standar mutu komoditas. Dengan demikian, kepercayaan negara lain terhadap produk Indonesia, khususnya yang berasal dari Sumut, akan semakin meningkat.<br><br><br><br>Peningkatan kepercayaan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan nilai ekspor setiap tahunnya. Hal ini juga perlu berjalan seiring dengan peningkatan produksi berbagai komoditas unggulan di Sumut.<br><br><br><br>Sementara itu, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengapresiasi besarnya nilai ekspor berbagai komoditas perikanan dan pertanian dari Sumut. Menurutnya, nilai ekspor Rp258,9 miliar merupakan angka yang sangat besar dan menunjukkan kuatnya potensi komoditas Sumut di pasar internasional.<br><br><br><br>&quot;Tentu Badan Karantina Indonesia sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena membantu bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus juga pendapatan masyarakat serta pendapatan daerah,&quot; sebut Karding, didampingi Kepala Balai Karantina Sumut Andi Yusmanto.<br><br><br><br>Terkait peran Barantin, Karding mengatakan pihaknya terus mendorong agar pemeriksaan barang dan komoditas berlangsung cepat, dengan pelayanan yang baik serta biaya terjangkau. Langkah tersebut menjadi perhatian Barantin agar proses karantina tidak menjadi hambatan atau *bottleneck* dalam kegiatan ekspor-impor.<br><br><br><br>&quot;Saya contohkan, jika ada perusahaan ditolak di luar negeri, tugas kami membantu perusahaan itu agar bisa sesuai standar auditor di negara tersebut. Namun jika dua-tiga kali tidak juga berubah, maka kami yang mengambil tindakan. Karena jika tidak, dapat merusak kepercayaan dunia internasional. Karena itu tugas kita adalah melindungi, menjaga, memastikan dengan teliti, cepat, mudah, tidak berbelit dan yang pasti biayanya harus murah,&quot; jelas Karding.<br><br><br><br>Selain itu, Karding menyebutkan Barantin terus mendorong keberadaan klinik karantina untuk membantu pengusaha pemula dan pelaku UMKM yang ingin menembus pasar internasional. Melalui klinik karantina, pelaku usaha mendapat pendampingan, bimbingan, dan pelatihan terkait berbagai standar yang dibutuhkan dalam perdagangan internasional, mulai dari aspek keamanan, kesehatan hingga mutu produk.<br><br><br><br>&quot;Begitu juga dengan pengurusan dokumen karantina, kita (klinik karantina) membantu, sambil memberitahukan informasi tentang produk yang diinginkan oleh negara tertentu, hingga siapa calon pembelinya. Ini yang sedang kita masifkan. Sekali lagi kami mengapresiasi ekspor komoditi di Sumatera Utara. Secara tidak langsung, ini akan meningkatkan peluang kerja juga hingga kesejahteraan masyarakat,&quot; pungkasnya.<br><br><br><br>Adapun komoditas yang dilepas untuk ekspor antara lain sarang burung walet senilai Rp11,22 miliar dengan volume 625,94 kg serta kepiting bakau senilai Rp745 juta sebanyak 18.400 ekor atau 4.600 kg dengan tujuan China. Sementara berbagai komoditas tumbuhan, seperti kopi, pinang, buah pala, bunga, dan lainnya senilai Rp247 miliar dengan volume mencapai 9.552.899,36 kg dikirim ke 16 negara.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5693_Sumut-Perkuat-Pasar-Ekspor--Komoditas-Unggulan-Senilai-Rp258-9-Miliar-Dikirim-ke-Berbagai-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67156/sumut-perkuat-pasar-ekspor-komoditas-unggulan-senilai-rp2589-miliar-dikirim-ke-berbagai-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Adanya Isu Penonaktifan PBI, BPJS Keseahtan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 18:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Adanya Isu Penonaktifan PBI, BPJS Keseahtan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan]]></title>
            <description><![CDATA[Adanya Isu Penonaktifan PBI, BPJS Keseahtan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan ]]></description>
            <content><![CDATA[Adanya Isu Penonaktifan PBI, BPJS Keseahtan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan <br><br><br><br>Jakarta - BPJS Kesehatan mengimbau peserta penerima bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) untuk secara berkala memeriksa status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<br><br><br><br><br><br><br><br>Himbauan ini menyusul adanya penonaktifan sejumlah peserta akibat pemutakhiran data penerima bantuan. Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan PASTI (Pantau Status Kepesertaan dan Informasi) JKN hingga Aplikasi Mobile JKN. <br><br><br><br><br><br><br><br>Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah,Selasa(27/10/2026) melalui preslease  menjelaskan, bahwa penyesuaian status kepesertaan PBI JK dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh kementerian/lembaga yang berwenang dalam pengelolaan data PBI. <br><br><br><br><br><br><br><br>Penyesuaian tersebut mengacu pada kriteria tingkat kesejahteraan masyarakat, sehingga peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria desil 1&ndash;5 tidak termasuk dalam kelompok sasaran penerima PBI JK. <br><br><br><br>&quot;Peserta perlu secara berkala memastikan status kepesertaan JKN-nya agar mengetahui kondisi kepesertaan masing-masing," ujar Rizzky.<br><br><br><br>Ia menegaskan, jika statusnya tidak aktif, peserta dapat mencari informasi melalui kanal resmi BPJS Kesehatan dan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan kondisi yang dihadapi.<br><br><br><br>Peserta yang masuk kategori desil 6&ndash;10, lanjut Rizzky  tetapi kondisi sebenarnya masih tergolong miskin atau kurang mampu, dapat memperbarui data sosial ekonominya apabila tidak sesuai dengan kondisi terkini. <br><br><br><br>Peserta diberikan masa tenggang 90 hari untuk melakukan pembaruan data melalui kantor desa, kantor kelurahan, atau Dinas Sosial setempat.,terangnya.<br><br><br><br>Untuk memastikan informasi tersebut, peserta juga dapat memeriksa status ekonomi sosial melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/. <br><br><br><br>Sementara itu, peserta yang merasa data tingkat kesejahteraannya telah sesuai atau sudah mampu membayar iuran secara mandiri diimbau untuk beralih ke segmen kepesertaan JKN mandiri agar perlindungan kesehatannya tetap terjaga. <br><br><br><br>&quot;Pembaruan data sosial ekonomi penting agar bantuan iuran dapat diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria," ungkapnya.<br><br><br><br>Oleh karena itu, kata Rizzky  peserta yang merasa kondisi ekonominya belum sesuai dengan data yang tercatat perlu segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui perangkat desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat.<br><br><br><br>Bagi peserta PBI JK yang status kepesertaannya dinonaktifkan, tersedia mekanisme pengajuan reaktivasi sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2026, kriteria reaktivasi mencakup peserta yang dinonaktifkan dan masih berada dalam jangka waktu paling lama enam bulan sejak tanggal penonaktifan, serta peserta PBI JK berstatus nonaktif yang membutuhkan pelayanan kesehatan. <br><br><br><br>Untuk mengajukan reaktivasi, sambungnya peserta dapat melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan. <br><br><br><br>Selanjutnya, Dinas Sosial mengusulkan peserta kepada Kementerian Sosial untuk menjalani proses verifikasi. Apabila peserta dinyatakan memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi, BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status kepesertaannya sehingga peserta dapat kembali mengakses pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. <br><br><br><br>&quot;Kami mengimbau peserta PBI JK yang berstatus nonaktif dan membutuhkan pelayanan kesehatan untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat. Dengan mengikuti prosedur yang berlaku, pengajuan reaktivasi dapat diproses sesuai dengan persyaratan dan hasil verifikasi,&quot; jelas Rizzky.<br><br>Sebagai informasi, pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran. Untuk mengecek apakah status kepesertaan JKN masih aktif atau tidak, peserta dapat melakukan pengecekan melalui microsite PASTI JKN https://pasti.bpjs-kesehatan.go.id/cek/, Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, BPJS Kesehatan Care Center 165, atau melalui kantor BPJS Kesehatan terdekat. <br><br><br><br>BPJS Kesehatan  mengajak seluruh peserta JKN, khususnya peserta PBI JK, untuk proaktif mengecek status kepesertaannya melalui kanal resmi yang tersedia. Apabila statusnya nonaktif, segera cari informasi mengenai langkah yang perlu dilakukan agar hak dan akses pelayanan kesehatan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.rel<br><br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8361_Adanya-Isu-Penonaktifan-PBI--BPJS-Keseahtan-Dorong-Peserta-Rutin-Cek-Status-Keaktifan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67155/adanya-isu-penonaktifan-pbi-bpjs-keseahtan-dorong-peserta-rutin-cek-status-keaktifan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>