<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2026 20:48:23 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Regency Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 18:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Regency Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Regency Jadi Sorotan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Deli Serdang &ndash; Pembangunan <a href="https://www.halomedan.com/tag/perumahan/" target="_blank">Perumahan</a> Paya Gambar Regency di Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan publik. Proyek perumahan tersebut diduga dibangun di atas lahan sawah yang dilindungi (LSD) dan juga diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).<br><br>Jika dugaan tersebut benar, maka pembangunan perumahan itu berpotensi melanggar ketentuan tata ruang, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta peraturan mengenai penyelenggaraan bangunan gedung.<br><br>Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap legalitas proyek tersebut, termasuk memastikan status lahan, kesesuaian tata ruang, serta kelengkapan seluruh perizinan.<br><br>Selain itu, keberadaan PBG menjadi perhatian karena setiap pembangunan gedung pada prinsipnya wajib memiliki persetujuan tersebut sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai.<br><br>Apabila ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat mendesak pemerintah memberikan tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk penghentian sementara pekerjaan hingga seluruh persyaratan dipenuhi.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang <a href="https://www.halomedan.com/tag/perumahan/" target="_blank">Perumahan</a> Paya Gambar Regency maupun instansi terkait di Kabupaten Deli Serdang belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi mengenai status lahan dan kelengkapan perizinan proyek tersebut.red<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_3532_Diduga-Berdiri-di-Lahan-Sawah-Dilindungi-dan-Tanpa-PBG--Perumahan-Paya-Gambar-Regency-Jadi-Sorotan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66433/diduga-berdiri-di-lahan-sawah-dilindungi-dan-tanpa-pbg-perumahan-paya-gambar-regency-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MANOKWARI &ndash; Otonomi Khusus (<a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>) Papua tidak boleh dipandang semata sebagai kebijakan transfer anggaran, melainkan sebagai instrumen politik dan pembangunan yang bertujuan melindungi hak-hak Orang Asli Papua (OAP) di tengah dinamika geopolitik internasional.<br><br>Hal tersebut disampaikan Rektor Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP), Filep Wamafma, saat memberikan kuliah umum bertajuk Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional di Kampus I IHTP, Manokwari.<br><br>Menurut Filep, <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam membangun Papua melalui pendekatan yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia.<br><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> Papua merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam membangun Papua," ujarnya.<br><br>Ia menegaskan bahwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> tidak hanya berkaitan dengan aspek fiskal, tetapi juga menjadi perekat hubungan antara pemerintah pusat dan Papua sekaligus memberikan ruang afirmasi politik bagi Orang Asli Papua.<br><br>Filep menjelaskan bahwa berbagai jabatan strategis di Papua, mulai dari gubernur, bupati hingga keanggotaan DPR, telah memberikan ruang yang lebih besar bagi OAP. Selain itu, terdapat kursi afirmasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> yang secara khusus disediakan untuk representasi masyarakat Papua.<br><br>Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan hak masyarakat adat yang kini menjadi perhatian di tingkat internasional. Menurutnya, persoalan tanah adat menjadi indikator utama dalam mengukur keberhasilan implementasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>.<br><br>"Di Papua tidak ada tanah kosong karena semuanya memiliki pemilik adat," tegasnya.<br><br>Karena itu, keberhasilan <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> harus dinilai dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu melindungi Orang Asli Papua beserta hak-hak adat mereka, bukan hanya dari besarnya dana yang dialokasikan.<br><br>"Ketika <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> gagal memproteksi OAP, dengan sendirinya <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> kehilangan arah. Jika <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> gagal, kira-kira strategi apa lagi yang negara kasih buat Papua," katanya.<br><br>Meski demikian, Filep menilai Papua harus mulai mempersiapkan kemandirian ekonomi dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan energi yang dimiliki sehingga tidak selamanya bergantung pada skema <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>.<br><br>Ia juga mengkritisi implementasi Undang-Undang <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>. Menurutnya, penyusunan regulasi berlangsung relatif cepat, namun tantangan terbesar justru terletak pada konsistensi pelaksanaan di lapangan.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, mengajak mahasiswa memahami persoalan <a href="https://www.halomedan.com/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> Papua dalam perspektif geopolitik global.<br><br>Melalui berbagai contoh dinamika politik internasional, Teguh menjelaskan bahwa pembentukan maupun perubahan suatu negara tidak dapat dilepaskan dari faktor sejarah, konflik, serta kesepakatan internasional.<br><br>Selain itu, ia menekankan pentingnya peran media siber dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang.<br><br>Menurut Teguh, JMSI memiliki tanggung jawab untuk menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat, khususnya di Papua.<br><br>Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa dari IHTP, Universitas Caritas Indonesia (Uncri), dan Universitas Papua (Unipa), yang antusias mengikuti diskusi mengenai masa depan Otonomi Khusus Papua dalam perspektif pembangunan dan geopolitik internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_2344_Otsus-Papua-Harus-Jadi-Instrumen-Perlindungan-OAP--Bukan-Sekadar-Transfer-Anggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66432/otsus-papua-harus-jadi-instrumen-perlindungan-oap-bukan-sekadar-transfer-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PP PNPI Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta - Sinergitas antara pemuda dan pemerintah merupakan salah satu faktor strategis dalam mewujudkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sebagai generasi yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat inovasi, pemuda menjadi motor penggerak pembangunan nasional. Di sisi lain, pemerintah memiliki peran dalam merumuskan kebijakan, menghadirkan regulasi yang berpihak kepada kepentingan rakyat, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.<br><br>Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Nasional Pemuda Indonesia (PP PNPI), Syamsul Rizal, S.H., S.Sos., menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemuda dan pemerintah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, adil, dan sejahtera.<br><br>Menurutnya, Pasal 33 UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan diselenggarakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Amanat konstitusi tersebut tidak mungkin diwujudkan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan nasional.<br><br>"Pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, kewirausahaan, penguasaan teknologi, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi nasional," ujar Syamsul Rizal.<br><br>Di sisi lain, lanjutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kebijakan yang mampu meningkatkan kapasitas generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas, pelatihan vokasi, akses permodalan, pendampingan usaha, hingga penciptaan lapangan kerja yang layak. Sinergi tersebut diyakini akan melahirkan generasi muda yang produktif, berdaya saing global, sekaligus memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan nasional.<br><br>Syamsul Rizal yang juga merupakan mantan Ketua Umum KNPI menilai bahwa sinergitas antara pemuda dan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto juga memiliki arti penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan nasional, serta mengawal arah pembangunan agar tetap berpijak pada prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.<br><br>Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan. Sebaliknya, pemuda harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan gagasan, memberikan masukan terhadap kebijakan publik, mengawal implementasi program pembangunan, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.<br><br>Di tengah arus globalisasi dan transformasi digital yang berkembang pesat, kolaborasi tersebut menjadi semakin relevan untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional. Generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi diharapkan mampu menjadi pelopor lahirnya berbagai terobosan di berbagai sektor. Sementara itu, pemerintah berkewajiban membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya industri nasional yang tangguh, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.<br><br>Oleh karena itu, sinergitas antara pemuda dan pemerintah merupakan prasyarat utama dalam mengimplementasikan amanat Pasal 33 UUD 1945. Melalui kolaborasi yang dilandasi semangat gotong royong, nasionalisme, dan tanggung jawab bersama, cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri secara ekonomi, berkeadilan sosial, serta sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia akan semakin mudah diwujudkan.<br><br>"Pemuda adalah kekuatan perubahan, pemerintah adalah pengarah pembangunan. Ketika keduanya berjalan seiring, Indonesia akan semakin kokoh melangkah menuju masa depan yang berdaulat, maju, adil, dan makmur," tutup Syamsul Rizal.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_7832_Ketum-PP-PNPI--Sinergitas-Pemuda-dan-Pemerintah-Kunci-Mewujudkan-Amanat-Pasal-33-UUD-1945.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66431/ketum-pp-pnpi-sinergitas-pemuda-dan-pemerintah-kunci-mewujudkan-amanat-pasal-33-uud-1945/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 13:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri]]></title>
            <description><![CDATA[MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br><p></p>Medan &ndash; Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan Plus Keterampilan menggelar Sosialisasi Program Kerja Madrasah, Parenting, dan Penyerahan Hasil Tes Minat Bakat Siswa Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula Ar Rivai TPI Medan, Sabtu (1/8/2026).<br>Kepala MAS TPI Medan, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.<br>"MAS TPI Medan memiliki program keterampilan meliputi Teknik Sepeda Motor, Tata Boga, Tata Busana, Desain Grafis, serta Tilawah Al-Qur&#039;an yang dibimbing oleh guru-guru profesional dan berpengalaman di bidangnya masing-masing," ujar Zainal Arifin.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_1001280847.jpg"><br>Dalam kegiatan tersebut, pihak madrasah juga memberikan pemaparan kepada orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang disesuaikan dengan karakter, minat, bakat, dan potensi setiap anak.<br>Menurut Zainal Arifin, pola pendampingan yang tepat akan membantu peserta didik berkembang secara optimal. Karena itu, orang tua diberikan hasil asesmen minat, bakat, dan potensi siswa yang telah dilaksanakan pada 15 Juli 2026 sebagai dasar dalam mendampingi perkembangan anak di rumah.<br>"Kami ingin orang tua memahami potensi anaknya masing-masing sehingga dapat memberikan dukungan sesuai dengan bakat yang dimiliki," katanya.<br>Sebagai bentuk implementasi pendidikan berbasis keterampilan, MAS TPI Medan juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra dunia usaha dan dunia industri.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_1001280868.jpg"><br>Zainal Arifin mengungkapkan, pada Oktober 2026, para siswa akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) sesuai bidang keterampilan yang dipilih. Lokasi PKL telah dijajaki bersama berbagai mitra, di antaranya Honda untuk program Teknik Sepeda Motor, perusahaan garmen untuk Tata Busana, percetakan untuk Desain Grafis, serta rumah makan dan hotel bagi siswa program Tata Boga.<br>Melalui program tersebut, MAS TPI Medan berharap lulusannya tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga memiliki kompetensi keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mampu bersaing dan mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.rel<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_7118_MAS-TPI-Medan-Siapkan-Lulusan-Siap-Kerja--Siswa-Dibekali-Empat-Program-Keterampilan-dan-PKL-di-Dunia-Industri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66430/mas-tpi-medan-siapkan-lulusan-siap-kerja-siswa-dibekali-empat-program-keterampilan-dan-pkl-di-dunia-industri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Diatur Tuhan</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Diatur Tuhan]]></title>
            <description><![CDATA[Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Dia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Serikat Abang Bajaj Indonesia (Serabi ) Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penghargaan bergengsi yang diberikan oleh manajemen <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan. Penghargaan sebagai Community Leader Bajaj tersebut, diserahkan langsung oleh Erick Elfrada Sinurat selaku Head of Subdivision <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di Kantor <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan pada Rabu, 22 Juli 2026.Ketua Umum DPP Serikat abang bajaj indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rahmat Muliadi, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas pengakuan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi personal saja tapi, melainkan simbol kemitraan yang kuat antara komunitas abang bajaj Indonesia provinsi Sumatera Utara dan manajemen aplikator." Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Erick Elfrada Sinurat dan seluruh manajemen <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan atas penghargaan Community Leader ini. Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat silaturahmi yang telah terjalin baik dengan pihak <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a>," ujar Rahmat Muliadi.<br>Acara silaturahmi tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Selain menjadi momen penyerahan penghargaan, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi interaktif untuk membahas peningkatan kesejahteraan para pengemudi bajaj di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan.<br>Pihak manajemen <a href="https://www.halomedan.com/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan berharap penghargaan ini dapat memicu semangat kepemimpinan yang positif di dalam komunitas. Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan transportasi bajaj dapat terus berkembang sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang aman, nyaman,ramah lingkungan dan diandalkan oleh masyarakat luas.<br>Kami ( media) berkesempatan melakukan wawancara langsung dengan bapak Rahmat Muliadi selaku ketua umum Dpp Serikat abang bajaj indonesia provinsi Sumatera Utara. Dalam sesi wawancara tersebut, dirinya menyampaikan pesan menyentuh dan realistis kepada seluruh rekan seprofesi dan senasib dan seperjuangan, mengenai dinamika bekerja di lapangan bersama aplikator, <br>Marilah kita menjaga silaturahmi dengan baik, terutama sesama aplikator. Karena berkat adanya aplikator di Sumatera Utara ini, khususnya di Kota Medan, kita bisa mencari nafkah untuk keluarga kita. Kadang-kadang sistem aplikasi memang bikin kita geram, jengkel dengan kadang-kadang harga tidak masuk akal.tapi percayalah semua rezeki itu sudah diatur oleh allah swt, Tuhan Yang Maha Esa, Tinggal bagaimana kita saja gimana menjalaninya dengan sabar,iklas serta maksimal di lapangan,insya allah.pungkas Rahmat dengan bijak kepada awak media.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_9483_Pesan-Bijak-Ketua-umum-Serikat-abang-bajaj-indonesia---Serabi--Sumut-Usai-Terima-Penghargaan-Maxim-Medan--Jaga-Silaturahmi--Rezeki-Sudah-Diatur-Tuhan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66429/pesan-bijak-ketua-umum-serikat-abang-bajaj-indonesia-serabi-sumut-usai-terima-penghargaan-maxim-medan-jaga-silaturahmi-rezeki-sudah-diatur-tuhan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Kupang &mdash; Sebuah rekaman lagu diperdengarkan di hadapan sejumlah peserta di sebuah ruangan di Kota Kupang. Lagu yang direkam hampir satu abad lalu di Flores itu ternyata masih dikenali oleh beberapa orang yang hadir. Mereka dapat menyebut bahasa yang digunakan, daerah asalnya, hingga menjelaskan makna budaya yang terkandung di dalamnya.<br><br>Mereka bahkan mampu menjelaskan kapan lagu-lagu tersebut dinyanyikan, siapa yang biasa membawakannya, hingga tradisi yang melatarbelakanginya. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a> yang selama puluhan tahun tersimpan di ruang arsip itu ternyata masih dikenali oleh orang-orang yang mewarisi bahasa, tradisi, dan kebudayaan tempat suara-suara tersebut dilahirkan.<br><br>Momen itu terjadi dalam rangkaian Talkshow dan Workshop Pengarsipan "Jejak Bunyi dan Sejarah: Pengalaman Membaca dan Membuat Arsip Musik, Tari, dan Syair di Nusa Tenggara Timur" yang diselenggarakan Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC) bekerja sama dengan Universitas Amsterdam dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang pada 27&ndash;28 Juli 2026.<br><br>*Ingatan Menjawab <a href="https://www.halomedan.com/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>*<br>Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow pada Senin (27/7) yang diikuti sekitar 90 guru sejarah, pustakawan sekolah, serta komunitas arsip dan budaya. Talkshow menghadirkan Dr. Barbara Titus, Pendeta Emeritus Paoina Bara Pa, dan peneliti IRGSC Lommi Dida Kini, dengan diskusi dipandu Dominggus Elcid Li.<br><br>Sehari kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang menghadirkan beberapa anggota komunitas Lamaholot di Kupang untuk mendengarkan kembali rekaman-rekaman Jaap Kunst.<br><br>Dalam workshop itu, peserta mendengarkan lagu-lagu yang direkam Jaap Kunst di Riangkroko, Lewoloba, dan Tengahdai pada 1930. Mereka tidak hanya mengenali bahasa dan daerah asal lagu, tetapi juga menjelaskan berbagai praktik budaya yang melatarbelakanginya.<br><br>Film dokumentasi yang direkam pada masa yang sama turut diputar. Dari situ, diskusi berkembang mengenai berbagai tradisi yang menyertai lagu-lagu tersebut, mulai dari ritual meminta izin kepada leluhur sebelum pembagian tanah, panen, pesta desa, pembangunan rumah, hingga perkawinan. Para peserta bahkan mengusulkan sejumlah nama di Flores yang dinilai dapat membantu menghubungkan kembali arsip-arsip tersebut dengan masyarakat di kampung asalnya.<br><br>Di situlah rekaman-rekaman itu tidak lagi sekadar menjadi dokumen sejarah. Ingatan masyarakat melengkapi apa yang tidak pernah tercatat ketika suara-suara tersebut direkam hampir seabad silam.<br><br>*Arsip Menjadi Hidup*<br>Bagi Dr. Barbara Titus, Associate Professor bidang Cultural Musicology Universitas Amsterdam sekaligus kurator Koleksi Jaap Kunst, pengalaman di Kupang menunjukkan bahwa pekerjaan mengelola arsip tidak berhenti pada proses digitalisasi.<br><br>"Digitalisasi hanyalah langkah pertama. Arsip menjadi hidup ketika kembali bertemu dengan orang-orang yang masih mengenali bahasa, syair, musik, dan tradisi yang melahirkannya," kata Barbara.<br><br>Sebagai bagian dari upaya membuka akses terhadap koleksi tersebut, hasil restorasi rekaman, foto, dan film Jaap Kunst kini dapat diakses publik melalui Jaap Kunst Hoek di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT. Ruang arsip itu menjadi titik awal agar masyarakat kembali mengenal warisan budaya yang selama puluhan tahun tersimpan jauh dari daerah asalnya.<br><br>Namun, bagi Barbara, pekerjaan sesungguhnya justru baru dimulai. "Kupang masih terlalu jauh," ungkapnya.<br><br>Menurutnya, rekaman-rekaman tersebut harus dibawa kembali ke desa-desa tempat Jaap Kunst dahulu melakukan perekaman. Di sanalah masyarakat yang masih mewarisi tradisi itu dapat menambahkan pengetahuan yang tidak pernah tercatat dalam arsip, sekaligus menentukan bagaimana warisan tersebut akan dimanfaatkan pada masa kini.<br><br>Pendekatan itu bukan sekadar gagasan. Barbara telah menerapkannya di Nias pada pertengahan 2025 ketika mengembalikan arsip suara dan visual Jaap Kunst kepada masyarakat di sejumlah desa di Nias yang pernah didokumentasikan pada 1930.<br><br>Dalam salah satu momen yang mengharukan, Barbara menyerahkan langsung salinan arsip suara kepada anak cucu para pelaku hoho yang direkam Jaap Kunst hampir seabad sebelumnya.<br><br>"Penyerahan file arsip suara ini adalah esensi sejati dari repatriasi, yaitu mengembalikan warisan langsung kepada masyarakat sumber, melampaui batas-batas institusi, dan memberikan akses seluas-luasnya agar masyarakat bisa kembali mendengar suara-suara leluhur mereka yang telah lama terpisah," tuturnya.<br><br>Pengalaman di Nias itulah yang menjadi pijakan untuk menerapkan pendekatan serupa di Flores.<br><br>*Jejak Jaap Kunst di Flores*<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>-rekaman yang diperdengarkan di Kupang dibuat oleh etnomusikolog Belanda Jaap Kunst ketika melakukan perjalanan penelitian di Flores pada Juli hingga Agustus 1930. Dalam ekspedisi tersebut, ia merekam 182 lagu menggunakan 75 silinder lilin yang kemudian menjadi salah satu sumber penting dalam kajian musik tradisional Flores.<br><br>Selain merekam suara, Jaap Kunst juga mendokumentasikan kehidupan masyarakat melalui foto dan film. Seluruh dokumentasi itu kini tersimpan dalam koleksi Universitas Amsterdam. Dari sanalah rekaman-rekaman tersebut bertahan selama puluhan tahun sebelum akhirnya kembali diperdengarkan kepada masyarakat yang menjadi bagian dari sejarah pembuatannya.<br><br>*Arsip Menjaga Identitas*<br>Upaya mempertemukan kembali arsip dengan masyarakat asalnya juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi NTT. Dalam sambutannya membuka kegiatan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, S.E., menegaskan bahwa NTT menyimpan kekayaan tradisi musik, tari, syair, ritual adat, dan sastra lisan yang menjadi identitas masyarakatnya, mulai dari Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, hingga Sabu Raijua.<br><br>Menurut Prisila, setiap bunyi gong, dentingan sasando, tabuhan tambur, maupun syair adat yang diwariskan lintas generasi menyimpan cerita tentang kehidupan, nilai, dan kearifan lokal yang harus dijaga bersama.<br><br>"Arsip bukan hanya menyimpan informasi, tetapi juga menjaga identitas suatu masyarakat. Arsip menjadi bukti autentik perjalanan sejarah sekaligus sumber pengetahuan bagi generasi yang akan datang," ucapnya.<br><br>Ia mengingatkan bahwa di tengah perubahan sosial dan digitalisasi yang berlangsung cepat, banyak pengetahuan budaya lisan berisiko hilang apabila tidak segera didokumentasikan secara sistematis. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, komunitas budaya, seniman, media, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan warisan budaya tetap terjaga.<br><br>Pengalaman selama workshop di Kupang memperlihatkan hal tersebut. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>-rekaman yang diputar tidak berhenti sebagai dokumen sejarah, melainkan diperkaya oleh ingatan orang-orang yang masih mewarisi bahasa, tradisi, dan kebudayaan yang melahirkannya.<br><br>Sebuah rekaman yang dibuat Jaap Kunst pada 1930 kembali diperdengarkan kepada masyarakat yang masih mengenali bahasa dan budayanya. Mereka bukan sekadar mendengar suara-suara lama, melainkan mengembalikan makna yang selama puluhan tahun tersembunyi di balik rekaman itu.<br><br>Yang kembali ditemukan bukan hanya bunyi masa lalu, melainkan ingatan, pengetahuan, dan identitas masyarakat yang tetap hidup melintasi generasi.<br><br>=]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/08/_4085_Ketika-Rekaman-Berusia-Hampir-Seabad-Bertemu-Kembali-dengan-Pewaris-Tradisinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66428/ketika-rekaman-berusia-hampir-seabad-bertemu-kembali-dengan-pewaris-tradisinya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 23:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships]]></title>
            <description><![CDATA[MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan-Setelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships pada tanggal 1-5 Agustus 2026 di Jakarta.<br>  Untuk memberi motifasi dan rasa bangga, ketua Penasehat Pengrov TI Sumut DR. H. Musa Rajekshah pun memberi wejangan saat melepas tim Taekwondo Sumut, Jumat (31/7) pukul 10.00 wib, di Kompleks Cemara Asri. <br> &quot;Jadi saya berharap harus terus disiplin latihan. Apalagi kalian ini cabang olah raga yang menggunakan fisik, jadi harus dijaga jam istirahat, jam latihan,&quot;ungkapnya.<br> <a href="https://www.halomedan.com/tag/ti/" target="_blank">Ti</a>dak hanya itu, anggota Komisi V DPR RI ini juga mengatakan para pelatih harus melihat jam latihannya. &quot;Mudah-mudahan semoga berhasillah nanti disana. Sehingga bisa membanggakan Sumatera Utara,&quot;paparnya.<br> Sementara ketua Pengprov TI Sumut H. Hamdani Syahputra S.sos, MH mengungkapkan jika atlit yang akan diturunkan merupakan peraih medali emas saat kejuaraan PBTI series yang diselenggarakan di Sumut, Jatim dan Lampung.<br> &quot;Sehingga saya berharap, atlit-atlit kita bisa memperoleh emas juga diajang bergengsi tingkat internasional ini,&quot;imbuhnya.<br>  Secara rinci, wakil ketua DPRD ini menjelaskan, jika atlit yang akan berlaga untuk kelas putra kategori kyorugi yaitu <br>Ryan Adriansyah Brema Damanik Under 54 kg, <br>Anggi Syahputra Sceeven Sitorus Pane Under 58 kg dan Muhammad Aqil Avatar Under 68 kg . Sedangkan untuk kelas putri kategori Kyorugi yaitu Marcia <a href="https://www.halomedan.com/tag/ti/" target="_blank">Ti</a>urma Bertha Hutapea Under 62 kg, Dwi Jayanti Under 67 kg dan Syaida Sari Over 73 kg. <br>  &quot;Event ini akan menjadi pengalaman yang paling berharga bagi para atlit. Karena kejuaraan ini diikuti oleh 36 negara di dunia. Semoga atlit Sumut bisa menorehkan hasil yang maksimal sehingga mengharumkan nama Sumatera Utara,&quot; ucapnya. (Iza)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_3626_Taekwondo-Sumut-Turunkan-Enam-Atlit-Terbaik-Berlaga-di-Asia-Taekwondo-Indonesia-Open-Championships.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66427/taekwondo-sumut-turunkan-enam-atlit-terbaik-berlaga-di-asia-taekwondo-indonesia-open-championships/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dahnil Anzar Simanjuntak Disambut Hangat di Masjid Ar-Rivai TPI, Apresiasi Kiprah Masjid Ramah Pemudik di Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dahnil Anzar Simanjuntak Disambut Hangat di Masjid Ar-Rivai TPI, Apresiasi Kiprah Masjid Ramah Pemudik di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Dahnil Anzar Simanjuntak Disambut Hangat di Masjid ArRivai TPI, Apresiasi Kiprah Masjid Ramah Pemudik di Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E., secara resmi membuka Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di <a href="https://www.halomedan.com/tag/masjid/" target="_blank">Masjid</a> Ar-Rifa&#039;i Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi pengajian akbar perdana yang dibuka langsung oleh Wamen Haji dan Umrah sejak kementerian tersebut dibentuk.<br>Dalam sambutannya, Dahnil menegaskan bahwa ibadah haji tidak berakhir ketika jemaah kembali ke Tanah Air. Menurutnya, kemabruran haji harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas ibadah, akhlak, kepedulian sosial, serta semangat memakmurkan masjid.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_1001279173.jpg"><br><br>"Haji yang mabrur adalah haji yang melahirkan perubahan. Setelah pulang dari Tanah Suci, salat semakin terjaga, ibadah semakin baik, akhlak semakin mulia, dan kehadiran di masjid semakin aktif," ujar Dahnil.<br>Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, baik selama di Arab Saudi maupun saat pelayanan di Indonesia. Menurutnya, seluruh masukan dari jemaah akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya.<br><br>Dalam tausiyahnya, Dahnil menjelaskan makna Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Ia menerangkan bahwa Ar-Rahman merupakan kasih sayang Allah kepada seluruh makhluk-Nya tanpa membedakan keimanan, sedangkan Ar-Rahim adalah kasih sayang khusus yang diberikan kepada hamba-hamba yang beriman dan taat.<br>Selain itu, ia mengajak para jemaah haji untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, ibadah haji merupakan simbol persatuan umat Islam yang menyatukan berbagai latar belakang organisasi, suku, dan daerah dalam satu ikatan persaudaraan.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_1001279171.jpg"><br><br>Sementara itu, Ketua Umum BKM <a href="https://www.halomedan.com/tag/masjid/" target="_blank">Masjid</a> Ar-Rifa&#039;i TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Haji dan Umrah di <a href="https://www.halomedan.com/tag/masjid/" target="_blank">Masjid</a> Ar-Rifa&#039;i. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan bagi keluarga besar Taman Pendidikan Islam sekaligus memberikan semangat baru dalam pembinaan jemaah haji di Sumatera Utara.<br>Ikrom menjelaskan bahwa Taman Pendidikan Islam didirikan oleh almarhum Drs. KH. Rivai Abdul Manap Nasution pada 1 Mei 1950. Selain dikenal sebagai pendiri TPI, almarhum juga merupakan salah seorang pendiri Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) yang telah memberikan kontribusi besar bagi pendidikan Islam di Sumatera Utara.<br>Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/masjid/" target="_blank">Masjid</a> Ar-Rivai TPI yang sebelumnya berhasil meraih Juara III <a href="https://www.halomedan.com/tag/masjid/" target="_blank">Masjid</a> Ramah Pemudik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/a8f15eda80c50adb0e71943adc8015cf_1001279163.jpg"><br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara Zulkifli Sitorus, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Bambang Hutasuhut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang Nurlela, Kepala Bidang Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara Torang Rambe, Ketua Harian BKM Zainal Arifin, S.Ag., M.A., Sekretaris Umum Anwar Saleh, M.Hum., dan Bendahara Umum Nur Irna Rachmah, SS, para jemaah haji, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.<br>Pengajian akbar berlangsung khidmat dan penuh antusias. Ratusan jemaah haji yang hadir mengikuti rangkaian tausiyah, doa bersama, dan silaturahmi sebagai bagian dari pembinaan pascahaji yang diharapkan mampu menjaga kemabruran ibadah serta memperkuat persatuan umat Islam.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_8208_Dahnil-Anzar-Simanjuntak-Disambut-Hangat-di-Masjid-Ar-Rivai-TPI--Apresiasi-Kiprah-Masjid-Ramah-Pemudik-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66426/dahnil-anzar-simanjuntak-disambut-hangat-di-masjid-arrivai-tpi-apresiasi-kiprah-masjid-ramah-pemudik-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko]]></title>
            <description><![CDATA[Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta | King Mohammed VI, Raja <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> melalui Duta Besar negara itu di Indonesia, Redouane Houssaini menyerahkan penghargaan tertinggi berupa Royal Medal (Wissam Malaki) kepada Drs H Hasrul Azwar MM di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (30/7/2026) malam.<br><br>Pemberian penghargaan diberikan kepada Hasrul, ungkap Redouane Houssaini, karena selama enam tahun (2019-2025) menjabat sebagai Duta Besar Indonesia di <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, Hasrul dinilai telah sangat banyak berjasa dan berkontribusi dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. <br><br>Antara lain kerja sama bilateral di berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, ekonomi, agama, pariwisata dan kebudayaan. Dari 10 dubes yang pernah bertugas di <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, sejak Indonesia membuka kedutaan pada 1960 yang lalu, baru tiga yang menerima penghargaan, satu di antaranya tokoh kebanggaan Sumatera Utara, Hasrul Azwar.<br><br>Usai menerima medali penghargaan tertinggi dari Kerajaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> tersebut, Hasrul Azwar yang diberi kesempatan menyampaikan sambutan dalam Bahasa Arab mengaku, dirinya sangat terkejut, terharu dan selanjutnya tidak lupa bersyukur kepada Sang Khaliq, Allah ajja wa zalla.<br><br>"Pemberian penghargaan ini sejatinya bukan untuk saya pribadi dan keluarga, tetapi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," kata politisi senior yang hobi bermain sepak bola dan pernah menjadi Ketua Fraksi dan Ketua Komisi VIII DPR-RI ini.<br><br>Pada acara yang dirangkai dengan resepsi peringatan 27 tahun King Mohammed VI bertahta sebagai Raja <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, Hasrul tak lupa mengucapkan selamat kepada Raja serta terima kasih dan mengharapkan beliau senantiasa dalam keadaan sehat walafiat. <br><br>Hasrul juga mengharapkan kiranya kemakmuran dan kesejahteraan selalu menyertai segenap rakyat <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>. Ia menambahkan, selama berada di <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> sering terharu mendengarkan lagu kebangsaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, terutama closing linenya yang berbunyi "God, Homeland, and King" (Allah, Al-Watan, Al-Malik)".<br><br>"Sangat kuat rasa cinta rakyat <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> kepada sang pencipta (Allah), Tanah Air dan Raja," kata Hasrul yang hadir menerima penghargaan didampingi istri tercinta Sri Wahyuni Santosa, dan putra bungsu Khairul Imam beserta istri.<br><br>Malam resepsi 27 tahun King Mohammed VI bertahta dan pemberian penghargaan kepada Hasrul Azwar dihadiri Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, anggota DPR RI Yasonna H Laoly, mantan Menlu Alwi Shihab, sejumlah tokoh serta para Duta Besar yang bertugas di Indonesia.<br><br>Wakil Sekretaris MW KAHMI Sumatera Utara, Drs Agus Salim Ujung menilai, penghargaan Royal Medal yang diterima Hasrul tersebut memang sesuatu yang sangat layak dan pantas diterima beliau. <br><br>"Dipercaya Pemerintahan Indonesia sampai enam tahun menjadi Dubes di <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, tentu karena tokoh senior HMI tersebut merupakan sosok yang istimewa dan sangat mumpuni dalam menjalankan tugasnya," ujarnya.<br><br>Dan, ketika Hasrul harus mengakhiri tugasnya, para staf KBRI di Rabat pun menuliskan pesan cukup menyentuh : enam tahun bukan waktu yang singkat. Selama itu, Bapak telah menjadi lebih dari sekadar seorang Duta Besar. Bapak adalah sosok pemimpin, sahabat, sekaligus keluarga bagi kami semua di KBRI Rabat dan masyarakat Indonesia di <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> serta Mauritania.<br><br>Selama kepemimpinan Bapak, kami telah belajar banyak dan berusaha bersama dalam mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia, <a href="https://www.halomedan.com/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> dan Mauritania. Bimbingan dan arahan Pak Dubes kepada kami dalam menjalankan misi diplomatik, telah membuka banyak peluang kerja sama dan persahabatan antarbangsa.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_9810_Dinilai-Berjasa-Tingkatkan-Kerja-Sama-Bilateral-Saat-Menjabat-Dubes--Hasrul-Azwar-Terima-Royal-Medal-dari-Raja-Maroko.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66425/dinilai-berjasa-tingkatkan-kerja-sama-bilateral-saat-menjabat-dubes-hasrul-azwar-terima-royal-medal-dari-raja-maroko-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dispora Kota Medan Dukung Penuh Gelaran The Khourt Independence Padel Tournament 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 19:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dispora Kota Medan Dukung Penuh Gelaran The Khourt Independence Padel Tournament 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Dispora Kota Medan Dukung Penuh Gelaran The Khourt Independence Padel Tournament 2026]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Perkembangan olahraga padel di Kota Medan mendapat angin segar. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan menyatakan dukungan terhadap The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026, turnamen yang digelar MatchHub SportID dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.<br><br>Kepala Dispora Kota Medan, H. Tengku Chairuniza, S.Sos., M.AP., menilai turnamen padel tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan olahraga baru yang tengah diminati masyarakat.<br><br>Menurutnya, kompetisi olahraga tidak semata-mata berbicara mengenai perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan atlet, membangun sportivitas dan memperkuat hubungan antarkomunitas.<br><br>"Kami dari Dispora Kota Medan memberikan dukungan terhadap kegiatan positif seperti The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026. Ini merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus membuka ruang bagi atlet-atlet potensial untuk berkembang," ujar Tengku saat pertemuan dengan Panitia Penyelenggara di Medan. (Jum&#039;at, 31/7/2026).<br><br>Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah turnamen, tetapi dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan.<br><br>"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan dapat menjadi agenda rutin. Dengan semakin banyak kompetisi, tentu semakin terbuka kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga dan bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan serta prestasinya," katanya.<br><br>*Tiga Hari Pertandingan, Enam Kategori*<br><br>The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026 akan dipusatkan di The Khourt <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a>, Komplek CBD Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.<br><br>Turnamen dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 11-13 September 2026, dengan mempertandingkan enam kategori.<br><br>Yakni:<br>- Lower Bronze Men.<br>- Lower Bronze Women.<br>- Upper Bronze Men.<br>- Upper Bronze Women.<br>- Mix Bronze.<br>- Silver Men.<br><br>Kategori pertandingan tersebut disusun berdasarkan tingkat kemampuan pemain sehingga peserta dapat berkompetisi secara lebih kompetitif dan proporsional.<br><br>Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 9 Juli 2026 dan akan berakhir pada 15 Agustus 2026.<br><br>Tak hanya menawarkan gengsi kompetisi, panitia juga menyiapkan total hadiah lebih dari Rp55 juta yang terdiri dari uang pembinaan, trofi, medali serta hadiah pendukung lainnya.<br><br>Ketua Dewan Pembina Panitia, Boby Hadinatha, SH., mengatakan perkembangan padel di Medan harus diikuti dengan hadirnya kompetisi yang terorganisasi dan berkesinambungan.<br><br>Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha dan penyelenggara olahraga menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem olahraga padel.<br><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> memiliki potensi besar untuk berkembang di Kota Medan. Karena itu, kompetisi seperti ini perlu kita dorong bersama. Bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk membangun ekosistem, pembinaan dan regenerasi atlet," ujar Boby.<br><br>Ia berharap turnamen tersebut mampu menjadi pintu masuk bagi semakin banyak masyarakat untuk mengenal dan menekuni olahraga padel.<br><br>"Kami mengajak masyarakat dan komunitas olahraga untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semoga dari sini muncul atlet-atlet baru yang nantinya mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional," katanya.<br><br>Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Panitia, Rianto, SH., MH. (Anto Genk), berharap The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament dapat menjadi agenda tahunan dengan cakupan peserta yang semakin luas.<br><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> memiliki prospek yang sangat baik. Kita ingin turnamen ini menjadi agenda rutin yang semakin besar, sehingga bisa mempertemukan pemain dan komunitas dari berbagai daerah," ujar Rianto.<br><br>Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan semakin meningkatkan pengalaman dan kualitas para pemain.<br><br>"Kompetisi yang sehat akan melahirkan pemain yang lebih berkualitas. Di sisi lain, kegiatan seperti ini juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha dan masyarakat di sekitar lokasi pertandingan," katanya.<br><br>Ketua Panitia, Dwi Pambudi Utomo, menegaskan The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026 dirancang bukan sekadar ajang perebutan gelar juara.<br><br>Turnamen tersebut, kata Dwi, merupakan bagian dari upaya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan olahraga yang mengedepankan sportivitas, kebersamaan dan persaudaraan.<br><br>"The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament bukan sekadar kompetisi. Kami ingin menghadirkan momentum kemerdekaan melalui olahraga, sekaligus mempertemukan atlet, komunitas dan pecinta padel dalam suasana kompetisi yang sehat dan sportif," ujar Dwi.<br><br>Ia mengatakan MatchHub SportID ingin menjadikan turnamen tersebut sebagai salah satu bagian dari perkembangan ekosistem padel di Sumatera Utara.<br><br>"Kami ingin turnamen ini memberikan pengalaman yang positif bagi seluruh peserta. Bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun persaudaraan dan memperluas jaringan komunitas padel," katanya.<br><br>Dwi juga mengajak para pemain padel untuk segera mendaftarkan diri sebelum pendaftaran ditutup.<br><br>"Pendaftaran masih dibuka sampai 15 Agustus 2026. Kami mengundang seluruh pemain dan komunitas padel untuk ikut ambil bagian dan bersama-sama menyukseskan The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026," ujarnya.<br><br>*Susunan Panitia*<br><br>The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026 diselenggarakan MatchHub SportID dengan susunan kepanitiaan:<br><br>- Dewan Penasehat: Rianto, SH., MH. (Anto Genk)<br><br>- Dewan Pembina: Boby Hadinatha, SH.<br><br>- Ketua Panitia: Dwi Pambudi Utomo<br><br>- Wakil Ketua: M. Zikri Asmara, S.I.Kom., M.I.Kom.<br><br>- Sekretaris: Ali Akbar Velayafi, SH.<br><br>Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Dispora Kota Medan, turnamen ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat perkembangan olahraga padel di Kota Medan.<br><br>Bukan hanya mengejar prestasi, The Khourt Independence <a href="https://www.halomedan.com/tag/padel/" target="_blank">Padel</a> Tournament 2026 diharapkan mampu memperluas basis komunitas, mendorong lahirnya atlet-atlet baru dan menghidupkan ekosistem olahraga serta ekonomi kreatif di Sumatera Utara.<br><br>Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterjemahkan melalui kompetisi yang sehat, sportif dan mampu melahirkan prestasi. (SS68)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_906_Dispora-Kota-Medan-Dukung-Penuh-Gelaran-The-Khourt-Independence-Padel-Tournament-2026-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66424/dispora-kota-medan-dukung-penuh-gelaran-the-khourt-independence-padel-tournament-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru]]></title>
            <description><![CDATA[KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan The Khourt Independence Padel Tournament 2026, turnamen padel yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ajang pembinaan atlet padel di Kota Medan.</p><p><br>Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di, Medan, pada Jumat (31/7/2026). Pertemuan dihadiri jajaran panitia penyelenggara bersama Ketua KONI Kota Medan untuk membahas kesiapan pelaksanaan turnamen yang akan berlangsung pada 11, 12, dan 13 September 2026 di The Khourt Padel, Komplek CBD Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.<br><br>Turnamen ini diselenggarakan oleh MatchHub SportID dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut:<br><br>Dewan Penasehat: Rianto, SH., MH (Anto Genk)<br><br>Pembina: Boby Hadinatha, SH<br><br>Ketua Panitia: Dwi Pambudi Utomo<br><br>Wakil Ketua: M. Zikri Asmara, S.I.Kom., M.I.Kom<br><br>Sekretaris: Ali Akbar Velayafi, SH<br><br><br>Sementara itu, Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, SE atau yang akrab disapa Wendi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen tersebut.<br><br>"KONI Kota Medan sangat mendukung kegiatan olahraga seperti The Khourt Independence Padel Tournament. Ajang seperti ini menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus memperluas pembudayaan olahraga padel di Kota Medan. Kami berharap turnamen ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Wendi.<br><br>Ketua Panitia Dwi Pambudi Utomo mengatakan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan turnamen berjalan profesional dan sukses.<br><br>"Kami berkomitmen menghadirkan turnamen yang berkualitas, sportif, dan menjadi pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Selain menjadi kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-komunitas padel di Sumatera Utara," katanya.<br><br>Ketua Dewan Penasehat Rianto, SH., MH (Anto Genk) berharap turnamen tersebut menjadi agenda rutin yang mampu mendorong pertumbuhan olahraga padel di Medan.<br><br>"Olahraga padel saat ini berkembang sangat pesat. Karena itu kami berharap The Khourt Independence Padel Tournament dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha," ungkap Rianto.<br><br>Senada dengan itu, Pembina Boby Hadinatha, SH menilai sinergi antara penyelenggara, komunitas olahraga, sponsor dan KONI menjadi modal penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.<br><br>"Kami mengajak seluruh pecinta olahraga untuk ikut menyukseskan turnamen ini. Semoga kegiatan ini bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat semangat sportivitas, persaudaraan dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat," ujarnya.<br><br>Berdasarkan materi promosi yang diterima Medan24news.com, turnamen akan mempertandingkan enam kategori, yakni Lower Bronze Men, Lower Bronze Women, Upper Bronze Men, Upper Bronze Women, Mix Bronze, dan Silver Men.<br><br>Pendaftaran peserta dibuka mulai 9 Juli hingga 15 Agustus 2026, dengan biaya registrasi sebesar Rp650.000 per pasangan. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp55 juta lebih, sehingga diharapkan mampu menarik peserta dari berbagai daerah.<br><br>Panitia optimistis, dengan dukungan KONI Kota Medan dan berbagai pihak, The Khourt Independence Padel Tournament 2026 akan menjadi salah satu turnamen padel bergengsi di Sumatera Utara sekaligus menjadi momentum memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang lebih luas.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_3197_KONI-Medan-Dukung-The-Khourt-Independence-Padel-Tournament-2026--Wadah-Lahirkan-Atlet-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66423/koni-medan-dukung-the-khourt-independence-padel-tournament-2026-wadah-lahirkan-atlet-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Rusak di Depan DPRD Labura Tuai Sorotan, Ketua JAM PMII: APBD Jangan Hanya Utamakan Fasilitas Pejabat</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Rusak di Depan DPRD Labura Tuai Sorotan, Ketua JAM PMII: APBD Jangan Hanya Utamakan Fasilitas Pejabat]]></title>
            <description><![CDATA[Jalan Rusak di Depan DPRD Labura Tuai Sorotan, Ketua JAM PMII APBD Jangan Hanya Utamakan Fasilitas Pejabat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>LABUHANBATU UTARA &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> berlubang tepat di depan gerbang utama Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menjadi sorotan publik. Kerusakan jalan yang hanya ditandai dengan karung bekas berisi batu dan kerikil itu dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus mencerminkan lemahnya perhatian terhadap infrastruktur dasar.<br><br>Ketua Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (JAM PMII), Hasan Basri Simanjuntak, menyebut kondisi tersebut sangat ironis karena berada tepat di depan kantor lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.<br><br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> rusak di depan kantor DPRD menjadi simbol bahwa fungsi pengawasan belum berjalan maksimal. Persoalan yang berada di depan mata saja belum terselesaikan, sementara masyarakat berharap DPRD mampu mengawal pembangunan di seluruh wilayah Labura," ujar Hasan Basri Simanjuntak, Jumat (31/7/2026).<br><br>Menurut Hasan, kondisi tersebut semakin kontras dengan besarnya alokasi APBD yang direncanakan untuk fasilitas pimpinan DPRD. Berdasarkan data yang menjadi perhatian publik, anggaran tersebut mencapai sekitar Rp3,6 miliar, terdiri dari rencana pembangunan atau renovasi rumah dinas Ketua DPRD sebesar Rp2,1 miliar serta pengadaan mobil dinas pimpinan senilai Rp1,5 miliar.<br><br>Ia menilai perbandingan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai skala prioritas penggunaan APBD, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang terus didorong Presiden Prabowo Subianto.<br><br>"Ketika pemerintah pusat meminta seluruh daerah melakukan efisiensi anggaran, seharusnya kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Infrastruktur yang rusak dan membahayakan pengguna jalan mestinya lebih dahulu diselesaikan daripada belanja fasilitas pejabat," tegasnya.<br><br>Hasan mengatakan, jalan rusak yang berada tepat di depan kantor DPRD telah menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi menimbulkan kecelakaan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.<br><br>Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara melalui organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan perbaikan permanen agar keselamatan masyarakat dapat terjamin.<br><br>Selain itu, Hasan meminta DPRD Labura mengevaluasi kembali kebijakan penganggaran agar lebih berpihak kepada kepentingan publik. Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan legislatif harus diwujudkan melalui kebijakan yang mengutamakan pelayanan masyarakat, bukan sekadar peningkatan fasilitas bagi pejabat.<br><br>JAM PMII juga meminta aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum dalam proses penyusunan maupun penggunaan anggaran, agar melakukan pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>"Kami ingin APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat. Jangan sampai masyarakat setiap hari menghadapi jalan rusak, sementara anggaran miliaran rupiah justru lebih banyak diarahkan untuk fasilitas pejabat," pungkas Hasan.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara maupun Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan Ketua JAM PMII. Media ini memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_1607_Jalan-Rusak-di-Depan-DPRD-Labura-Tuai-Sorotan--Ketua-JAM-PMII--APBD-Jangan-Hanya-Utamakan-Fasilitas-Pejabat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66422/jalan-rusak-di-depan-dprd-labura-tuai-sorotan-ketua-jam-pmii-apbd-jangan-hanya-utamakan-fasilitas-pejabat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 10:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027]]></title>
            <description><![CDATA[Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui kegiatan Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru Periode Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan pada Rabu (29/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para dosen tetap baru untuk mengenal budaya kerja, sistem akademik, serta arah pengembangan karier di lingkungan UNPAB sebagai bekal dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.<br><br>Pelatihan On Boarding dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai nilai-nilai institusi, tata kelola akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Melalui pembekalan ini, para dosen diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat sekaligus memahami peran strategisnya dalam mendukung visi dan misi universitas.<br><br>Berbagai materi disampaikan langsung oleh para pimpinan dan narasumber berpengalaman di lingkungan UNPAB. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc., selaku Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional, membuka sesi pembekalan dengan memaparkan arah pengembangan sumber daya manusia serta strategi penguatan jejaring internasional universitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.<br><br>Materi mengenai pengelolaan sumber daya manusia disampaikan oleh Dr. Hernawaty, S.E., M.M. dari Biro Sumber Daya Manusia. Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Elfitra Desy Surya, S.E., M.M. memberikan pembekalan mengenai pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi tanggung jawab setiap dosen.<br><br>Pengembangan karier dosen turut menjadi salah satu fokus utama melalui sesi yang dibawakan oleh Muheri Indra Aja Nasution, S.Pt., M.Si., Tenaga Ahli Urusan Pengembangan Karier Dosen. Sementara itu, Nanda Rahayu Agustia, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, berbagi pengalaman mengenai peran strategis dosen dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa.<br><br>Pada sesi berikutnya, Hardiansyah Putra, S.Kom., M.Kom. dari Biro Pelaksana Administrasi Akademik memaparkan berbagai aspek administrasi dan layanan akademik yang harus dipahami oleh dosen. Pembekalan kemudian dilanjutkan oleh Isnar Sumartono, S.Kom., M.Kom. yang menjelaskan pemanfaatan sistem informasi serta digitalisasi layanan akademik di lingkungan UNPAB. Kegiatan ditutup dengan materi kemahasiswaan yang disampaikan oleh Jodi Hendrawan, S.Kom., M.Kom., Kepala Biro Kemahasiswaan, yang menekankan pentingnya peran dosen sebagai pendidik, pembimbing, dan motivator dalam membentuk karakter serta mendukung prestasi mahasiswa.<br><br>Melalui kegiatan On Boarding ini, UNPAB berharap seluruh dosen tetap baru mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan kerja, memahami budaya organisasi, serta membangun semangat kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas.<br><br>Pelaksanaan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UNPAB dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia akademik melalui pengembangan tenaga pendidik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi dan dunia pendidikan Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_2511_Perkuat-Kualitas-SDM-Akademik--UNPAB-Gelar-Pelatihan-On-Boarding-Dosen-Tetap-Baru-TA-2026-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66421/perkuat-kualitas-sdm-akademik-unpab-gelar-pelatihan-on-boarding-dosen-tetap-baru-ta-20262027/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 09:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  King Mohammed VI, Raja Maroko melalui Duta Besar negara itu di Indonesia, Redouane Houssaini menyerahkan penghargaan tertinggi ber]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | King Mohammed VI, Raja Maroko melalui Duta Besar negara itu di Indonesia, Redouane Houssaini menyerahkan penghargaan tertinggi berupa Royal Medal (Wissam Malaki) kepada Drs H Hasrul Azwar MM di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (30/7/2026) malam.<br><br>Pemberian penghargaan diberikan kepada Hasrul, ungkap Redouane Houssaini, karena selama enam tahun (2019-2025) menjabat sebagai Duta Besar Indonesia di Maroko, Hasrul dinilai telah sangat banyak berjasa dan berkontribusi dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. <br><br>Antara lain kerja sama bilateral di berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, ekonomi, agama, pariwisata dan kebudayaan. Dari 10 dubes yang pernah bertugas di Maroko, sejak Indonesia membuka kedutaan pada 1960 yang lalu, baru tiga yang menerima penghargaan, satu di antaranya tokoh kebanggaan Sumatera Utara, Hasrul Azwar.<br><br>Usai menerima medali penghargaan tertinggi dari Kerajaan Maroko tersebut, Hasrul Azwar yang diberi kesempatan menyampaikan sambutan dalam Bahasa Arab mengaku, dirinya sangat terkejut, terharu dan selanjutnya tidak lupa bersyukur kepada Sang Khaliq, Allah ajja wa zalla.<br><br>"Pemberian penghargaan ini sejatinya bukan untuk saya pribadi dan keluarga, tetapi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," kata politisi senior yang hobi bermain sepak bola dan pernah menjadi Ketua Fraksi dan Ketua Komisi VIII DPR-RI ini.<br><br>Pada acara yang dirangkai dengan resepsi peringatan 27 tahun King Mohammed VI bertahta sebagai Raja Maroko, Hasrul tak lupa mengucapkan selamat kepada Raja serta terima kasih dan mengharapkan beliau senantiasa dalam keadaan sehat walafiat. <br><br>Hasrul juga mengharapkan kiranya kemakmuran dan kesejahteraan selalu menyertai segenap rakyat Maroko. Ia menambahkan, selama berada di Maroko sering terharu mendengarkan lagu kebangsaan Maroko, terutama closing linenya yang berbunyi "God, Homeland, and King" (Allah, Al-Watan, Al-Malik)".<br><br>"Sangat kuat rasa cinta rakyat Maroko kepada sang pencipta (Allah), Tanah Air dan Raja," kata Hasrul yang hadir menerima penghargaan didampingi istri tercinta Sri Wahyuni Santosa, dan putra bungsu Khairul Imam beserta istri.<br><br>Malam resepsi 27 tahun King Mohammed VI bertahta dan pemberian penghargaan kepada Hasrul Azwar dihadiri Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, anggota DPR RI Yasonna H Laoly, mantan Menlu Alwi Shihab, sejumlah tokoh serta para Duta Besar yang bertugas di Indonesia.<br><br>Wakil Sekretaris MW KAHMI Sumatera Utara, Drs Agus Salim Ujung menilai, penghargaan Royal Medal yang diterima Hasrul tersebut memang sesuatu yang sangat layak dan pantas diterima beliau. <br><br>"Dipercaya Pemerintahan Indonesia sampai enam tahun menjadi <a href="https://www.halomedan.com/tag/dubes/" target="_blank">Dubes</a> di Maroko, tentu karena tokoh senior HMI tersebut merupakan sosok yang istimewa dan sangat mumpuni dalam menjalankan tugasnya," ujarnya.<br><br>Dan, ketika Hasrul harus mengakhiri tugasnya, para staf KBRI di Rabat pun menuliskan pesan cukup menyentuh : enam tahun bukan waktu yang singkat. Selama itu, Bapak telah menjadi lebih dari sekadar seorang Duta Besar. Bapak adalah sosok pemimpin, sahabat, sekaligus keluarga bagi kami semua di KBRI Rabat dan masyarakat Indonesia di Maroko serta Mauritania.<br><br>Selama kepemimpinan Bapak, kami telah belajar banyak dan berusaha bersama dalam mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia, Maroko dan Mauritania. Bimbingan dan arahan Pak <a href="https://www.halomedan.com/tag/dubes/" target="_blank">Dubes</a> kepada kami dalam menjalankan misi diplomatik, telah membuka banyak peluang kerja sama dan persahabatan antarbangsa.REL]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_8098_Dinilai-Berjasa-Tingkatkan-Kerja-Sama-Bilateral-Saat-Menjabat-Dubes--Hasrul-Azwar-Terima-Royal-Medal-dari-Raja-Maroko.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66420/dinilai-berjasa-tingkatkan-kerja-sama-bilateral-saat-menjabat-dubes-hasrul-azwar-terima-royal-medal-dari-raja-maroko/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TPI Medan Teguhkan Komitmen Meneruskan Warisan Integritas dan Pendidikan KH Rivai Abdul Manap Nasution</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 07:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TPI Medan Teguhkan Komitmen Meneruskan Warisan Integritas dan Pendidikan KH Rivai Abdul Manap Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[TPI Medan Teguhkan Komitmen Meneruskan Warisan Integritas dan Pendidikan KH Rivai Abdul Manap Nasution]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br><br><br>MEDAN &ndash; Ketua Umum Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI) Medan, Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros, mengajak seluruh keluarga besar TPI, khususnya para alumni, untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan pendiri TPI, almarhum Drs. KH. Rivai Abdul Manap Nasution, dalam membangun dan memajukan pendidikan Islam.<br>Ajakan tersebut disampaikan Prof. Ismet saat memberikan sambutan pada acara Doa dan Silaturahmi Keluarga Besar Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan dalam rangka memperingati dan mensyukuri "Mutiara Kehidupan dan Integritas" almarhum Drs. KH. Rivai Abdul Manap Nasution di Aula PPMDH TPI, Jalan Pelajar, Medan, Kamis (30/7/2026), bertepatan dengan 15 Safar 1448 Hijriah.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_1001276558.jpg"><br>Dalam sambutannya, Prof. Ismet menegaskan bahwa perjuangan KH. Rivai Abdul Manap Nasution tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah semata, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk karya nyata untuk memperkuat eksistensi dan kemajuan Taman Pendidikan Islam.<br>"Kita harus melanjutkan apa yang telah dirintis, didirikan, dan diperjuangkan almarhum semasa hidupnya, khususnya dalam menjaga eksistensi dan kredibilitas Taman Pendidikan Islam. Kita tidak cukup hanya menjadi pengikut, tetapi juga harus menjadi inisiator dan kreator dalam melahirkan berbagai inovasi bagi kemajuan TPI," tegas Prof. Ismet.<br>Ia berharap seluruh alumni dan keluarga besar TPI terus menjaga komitmen untuk mengembangkan lembaga pendidikan tersebut sesuai dengan cita-cita luhur pendirinya.<br>Pada kesempatan itu, Prof. Ismet juga memberikan apresiasi kepada Ustaz Rizal Samsudin, M.A. yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan Pondok Pesantren TPI sejak masa-masa awal berdiri. Hingga kini, Rizal Samsudin masih aktif menghadiri berbagai kegiatan TPI, memberikan tausiah, motivasi, serta pembinaan kepada para santri dan alumni.<br>"Atas nama Pimpinan Pusat dan keluarga besar TPI, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian Ustaz Haji Rizal Samsudin dalam membesarkan Taman Pendidikan Islam," ujarnya.<br>Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemutaran dokumentasi perjalanan hidup almarhum KH. Rivai Abdul Manap Nasution yang mengisahkan perjuangan, pengabdian, serta kiprahnya membangun TPI hingga berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka di Sumatera Utara.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_1001276296.jpg"><br>Sementara itu, Ketua I dan II PP TPI, H. Ikrom Helmi Nasution, SH mengatakan, kegiatan doa dan silaturahmi ini menjadi momentum mempererat ukhuwah keluarga besar TPI sekaligus mengenang jasa-jasa pendirinya yang telah meletakkan fondasi pendidikan Islam sejak berdirinya TPI pada 1 Mei 1950.<br>Menurutnya, tema "Mutiara Kehidupan dan Integritas" mengandung pesan agar seluruh civitas akademika, alumni, guru, santri, dan masyarakat terus meneladani integritas, keikhlasan, serta semangat pengabdian KH. Rivai Abdul Manap Nasution dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan Islam.<br>Dalam tausiahnya, Ustaz Rizal Samsudin, M.A. mengusulkan agar 31 Juli, hari wafat almarhum KH. Rivai Abdul Manap Nasution, ditetapkan sebagai hari peringatan resmi dalam kalender Taman Pendidikan Islam. Menurutnya, memperingati hari wafat memiliki makna lebih mendalam dibanding hari kelahiran karena menjadi momentum mengenang keteladanan hidup dan perjuangan seseorang hingga akhir hayatnya.</p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_Screenshot_20260731-063126.jpg"><br>Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus pemberian santunan dari PP TPI Medan kepada keluarga Almarhum Ali Sati Nasution. Sebelum acara utama dimulai, keluarga besar TPI melaksanakan khataman Al-Qur&#039;an (tahtim), pembacaan Yasin, tahlil, dan doa yang dipersembahkan kepada almarhum KH. Rivai Abdul Manap Nasution sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa besarnya bagi dunia pendidikan, umat, bangsa, dan negara.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI) Medan, Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros, Ketua Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Yose Rizal, Ketua II PP TPI H Ikrom Helmi Nasution, Sekretaris MUI Medan Dr. H. Muhammad Amar Adly, Lc., M.A., Kepala SMA TPI Zainal Arifin, Rizal Fahmi Nasution, para guru, alumni, tokoh pendidikan, Keluarga Besar Alm. Drs. KH. Rivai A Manap Nasution, Para Asatis,  Alumni beserta Santri / ah Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI serta undangan lainnya.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_6869_TPI-Medan-Teguhkan-Komitmen-Meneruskan-Warisan-Integritas-dan-Pendidikan-KH-Rivai-Abdul-Manap-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66419/tpi-medan-teguhkan-komitmen-meneruskan-warisan-integritas-dan-pendidikan-kh-rivai-abdul-manap-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 22:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg]]></title>
            <description><![CDATA[Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut  Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni ]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN-Forum <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> Kejaksaan (Forwaka) Belawan diketuai Budi Yanto SH dan Sekretaris Muhammad Maskur dilantik oleh Ketua Forwaka Sumut Irfandi, Kamis (30/7/2026) di Belawan Kopi Jalan Medan - Belawan.<br><br>Pelantikan dilaksanakan secara khidmat dengan diisi kegiatan santuan ke puluhan anak yatim, donor darah dan sosialisasi Car Free Day di Kecamatan Medan Belawan.<br><br>Ketua Forwaka Sumatera Utara Irfandi mengatakan, terbentuknya Forwaka Belawan merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan yang bertugas di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Belawan.<br><br>Diharapkanya, kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjaga marwah profesi jurnalistik.<br><br>"Forum <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> Kejaksaan bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi organisasi yang harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, independensi, dan menghasilkan karya pemberitaan yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujar Irfandi dalam sambutannya.<br><br>Irfandi yang hadir bersama Wakil Ketua Amsal dan Rizaldi Gultom, Sekretaris T Andry Pratama SE dan Wakil Sabarudin Daeli SH MH, Bendahara Awaludin Lubis, Ketua Forwaka Medan Irwansyah dan Ketua Forwaka Asahan Dolly Simbolon beserta para anggota, mengajak seluruh pengurus dan anggota Forwaka Belawan untuk menjaga kekompakan organisasi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan institusi Kejaksaan tanpa mengesampingkan fungsi kontrol pers sebagai salah satu pilar demokrasi.<br><br>Selain profesionalisme Jurnalis, Irfandi mengajak semua jajajaran Forwaka Sumut dan Kabupaten/ Kota di Sumut dapat menjalankan bidang ekonomi dan bisnis serta lembaga hukum dengan mensupport akan dibukanya Koperasi di bawah Forwaka Sumut dan LBH Forwaka Sumut.<br><br>"Organisasi kita juga berjalan dengan kebutuhan finansial hingga baiknya ke depan akan dibuka Koperasi dan guna perlindungan hukum maka akan dibuka LBH Forwaka Sumut," pungkasnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Forwaka Belawan yang baru dilantik, Budi Yanto, SH, didampingi Sekretaris Maskur, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. "Terima kasih kepada Ketua Forwaka Sumut atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Forwaka Belawan. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja nyata demi kemajuan organisasi," katanya.<br><br>Budi menegaskan kepengurusan yang baru akan fokus menjalankan berbagai program kerja yang berorientasi pada peningkatan kapasitas wartawan. Sejumlah agenda seperti pelatihan jurnalistik, diskusi, pendidikan profesi, hingga kegiatan sosial akan menjadi prioritas dalam memperkuat kompetensi anggota.<br><br>Menurutnya, Forwaka Belawan harus menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Belawan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, profesionalisme, integritas, serta menjaga nama baik organisasi dalam setiap aktivitas jurnalistik.<br><br>Kajari Belawan diwakili Kasubbag Fathur Radji SH menyampaikan, kolaborasi wartawan dan Kejari Belawan telah berjalan baik dan koridor mendukung penyampaian informasi dan publikasi penegakan hukum dan mendukung kinerja Adyaksa di wilayah kerja mereka.<br><br>Fathur Radji juga memaparkan kinerja Kejari Belawan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum umum, khusus dan tata usaha negara.<br><br>Prosesi pelantikan berlangsung penuh keakraban dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta organisasi masyarakat dan pers. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Pelabuhan Belawan Andreas, Kadispen Koderal l Belawan Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, Camat Medan Belawan Robby Kurniawan SE MM, organisasi pers di Belawan, Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu, Ketua PWPM M.E. Ginting, Ketua Koordinator <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> DPRD Medan M. Said Asegaf, Ketua Forum Pemred Sumut Lilik Riadi, Wakil Ketua Forum Pemred Adi Siswoyo Wasgo dan Ketua PB Mitra Sporty Meda Endang Saputra.<br><br>Hadir juga Penerangan Sathantai Kodaeral I Lettu Sukirman Budi Santoso, Ketua HNSI Sumut Zulfacri Siagian SE, Ketua HNSI Medan Abdul Rahman, Tokoh Masyarakat Ahmad Sunara SP, Tokoh Pers Rustam Maha, Agus Leo dan Ketua LPM Medan Belawan Syafrizal bersama pengurus.<br><br>Pada kesempatan itu, Ketua Forum Pemred Sumut Lilik Riadi berharap kehadiran Forwaka Belawan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik, khususnya di kawasan Belawan.<br><br>"Organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pemberitaan, mempererat solidaritas antarwartawan, sekaligus membangun hubungan yang konstruktif antara insan pers, institusi Kejaksaan, dan masyarakat.<br>Dengan telah dilantiknya kepengurusan Forwaka Belawan, kami berharap organisasi ini dapat menjadi mitra yang profesiona, independen, serta terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan publik," ujar Lilik.<br><br>Berikut nama-nama Pengurus Forwaka Belawan :<br>PEMBINA : KEPALA KEJAKSAAN NEGERI BELAWAN, KAPOLRES PELABUHAN BELAWAN, KEPALA SEKSI INTELIJEN KEJARI BELAWAN.<br><br>PENASEHAT: SURIANTO, SH, MH, ZULFAHRI SIAGIAN, SE, IKBAL HANAFI HASIBUAN, USTAD MULIANTO, S.Pdi, AHMAD, SP,  HERMAN TANDIA, ABDUL RAHMAN, AWAL YATIM SYAHPUTRA, ROMADHONA.<br><br>KETUA	: BUDI YANTO, SH<br>WAKIL KETUA	: HERI YANTO<br>SEKRETARIS	: MUHAMMAD MASKUR<br>BENDAHARA	: JULIA KESUMA <br><br>BIDANG KADERISASI, KEANGGOTAAN, ORGANISASI DAN ANTARA LEMBAGA, KETUA : OMY YUDHISTIRA ADAMY.<br><br>BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMASI, KETUA	: INDRA KUSWANTO.<br><br>BIDANG HUKUM DAN ADVOKASI, KETUA :NURDIANSYAH PUTRA<br><br>BIDANGKEAGAMAAN, KETUA : OK ILHAMSYAH<br><br>BIDANG INVESTIGASI REPORTING, KETUA : SUHERMANTO<br><br>BIDANG OLAHRAGA, PEMUDA DAN KEBUDAYAAN, KETUA	: ZAM ZAMI, ANGGOTA : FEBRIANDIKA. (***)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5600_Budi-Yanto-SH-Dilantik-Jadi-Ketua-Forum-Wartawan-Kejaksaan-Belawan--Forwaka-Sumut---Tingkat-Profesionalisme--Pendampingan-Hukum-dan-Ekomoni-Semua-Angg.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66418/budi-yanto-sh-dilantik-jadi-ketua-forum-wartawan-kejaksaan-belawan-forwaka-sumut-tingkat-profesionalisme-pendampingan-hukum-dan-ekomoni-semua-angg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut membuka akses dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar bagi pekebun sawit di Sumatera Utara. Sebagai bank mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan agar semakin banyak pekebun dapat memanfaatkan program pemerintah ini.<br><br>Komitmen tersebut ditegaskan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tiga Pihak Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Tahap V Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Medan, pada 29&ndash;30 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kelembagaan pekebun dari Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumsel Babel, Kalimantan dan Sulawesi, bersama BPDP dan PT Sucofindo..<br><br>Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Sandhy Sofian mengatakan keberhasilan Program PSR tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dana, tetapi juga kemudahan akses dan sinergi seluruh pihak dalam proses penyalurannya. Karena itu, para pekebun berkesempatan mengakses dana tersebut melalui seluruh unit kantor <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut.<br><br>"Dana PSR yang telah disalurkan melalui kemitraan dengan 25 kelembagaan pekebun mencapai Rp80,6 miliar dan saat ini tersedia dana Rp44,5 miliar yang bisa diakses pekebun. Kami berharap semakin banyak pekebun sawit yang memanfaatkan program ini untuk meningkatkan produktivitas kebunnya," ujar Sandhy.<br><br>Hingga akhir Juli 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut telah bekerja sama dengan 33 kelembagaan pekebun. Untuk mempercepat layanan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut mengoptimalkan penggunaan SMART-PSR, sistem digital yang menghubungkan BPDP, bank penyalur, surveyor, dan kelembagaan pekebun. Melalui sistem ini, proses verifikasi, pemantauan, hingga pencairan dana menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan sehingga peremajaan kebun dapat segera dilakukan.<br><br>Bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, keterlibatan dalam Program PSR merupakan bagian dari komitmen mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui sektor perkebunan. Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut akan terus memperluas kemitraan dengan kelembagaan pekebun di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara agar semakin banyak petani memperoleh akses pembiayaan peremajaan kebun.<br><br>Melalui kolaborasi antara BPDP, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, pemerintah daerah, dan kelembagaan pekebun, Program PSR diharapkan menjadi peluang bagi pekebun untuk meningkatkan hasil panen, memperkuat usaha, serta mendorong pertumbuhan industri sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.<br><br>Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin menyebutkan hingga saat ini BPDP telah menyalurkan dana PSR sekitar Rp926 miliar secara nasional. Nilai tersebut mendekati realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun untuk peremajaan lebih dari 43.600 hektar kebun sawit rakyat.<br><br>"Program ini adalah investasi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut merupakan salah satu bank mitra dalam penyalurannya. Karena itu, dana harus digunakan sesuai peruntukannya, disertai administrasi yang benar dan pelaksanaan yang transparan," tegas Normansyah.<br><br>Normansyah juga mengingatkan seluruh penerima manfaat agar memahami isi perjanjian kerja sama, melengkapi seluruh dokumen sesuai fakta, serta membangun koordinasi yang baik dengan dinas perkebunan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, dan tim pendamping. BPDP, kata dia, tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada peserta Program PSR.<br><br>Sementara itu, Ketua Kelompok Budidaya Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih mengatakan Program PSR merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat sekaligus memperkuat daya saing industri sawit nasional.<br><br>"Melalui peremajaan kebun, produktivitas sawit rakyat akan meningkat secara signifikan. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan pekebun, tetapi juga memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global," kata Togu.re]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_6520_Bank-Sumut-Buka-Akses-Dana-PSR-Rp44-5-Miliar-untuk-Pekebun-Sawit-Sumatera-Utara-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/66417/bank-sumut-buka-akses-dana-psr-rp445-miliar-untuk-pekebun-sawit-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara menggelar rapat pleno di Kantor PWNU, Jalan Sei Batanghari, Medan, Sabtu (25/7/2026). Rapat itu membahas dan menetapkan tindak lanjut atas pengunduran diri Rois PWNU Sumatera Utara, KH Bahauddin, yang sebelumnya telah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi.<br><br>Pengunduran diri tersebut merujuk pada hasil Rapat Syuriyah PWNU pada 23 Januari 2026. Rapat itu didasarkan pada surat pernyataan bermeterai serta rekaman suara yang memuat penegasan langsung dari Kiai Bahauddin mengenai pengunduran dirinya dari jabatan Rois PWNU Sumatera Utara.<br><br>Keputusan itu tak lepas dari amanah baru yang diterima Kiai Bahauddin dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VI Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal pada Oktober 2025. Dalam forum tersebut, ia terpilih sebagai Rois Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal.<br><br>Berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Perkumpulan, dan Peraturan Nahdlatul Ulama, pengurus tidak diperkenankan merangkap jabatan dalam struktur kepengurusan NU di semua tingkatan. Merujuk pada ketentuan itu, Kiai Bahauddin memilih mengemban amanah sebagai Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Mandailing Natal dan mengundurkan diri dari kepengurusan PWNU Sumatera Utara.<br><br>Rapat pleno tersebut diikuti unsur syuriyah dan tanfidziyah PWNU, ketua badan otonom, serta ketua lembaga di lingkungan PWNU Sumatera Utara. Sejumlah pengurus dan simpatisan turut hadir memenuhi ruang rapat.<br><br>Rapat yang dipimpin KH Abdul Hamid Ritonga dan H Marahalim Harahap itu akhirnya menetapkan KH Abdul Hamid Ritonga sebagai Rois PWNU Sumatera Utara periode antarwaktu 2022-2027, menggantikan posisi yang ditinggalkan Kiai Bahauddin.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5426_Rapat-Pleno-PWNU-Sumatera-Utara-Tetapkan-Rois-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66416/rapat-pleno-pwnu-sumatera-utara-tetapkan-rois-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Banda Aceh &mdash; Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang digelar di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026), berlangsung sengit, dinamis, dan penuh warna. Forum tertinggi organisasi perusahaan pers di Aceh ini menjadi ajang adu gagasan sekaligus pertarungan demokratis yang berlangsung ketat. Mukhtaruddin Usman CEO Media Aceh unggul tipis atas pesaingnya, Zulfikar pemilik Media FA News. Dari total 37 suara sah, Mukhtaruddin meraih 19 suara, sementara Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih satu suara tersebut menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.<br><br>Sidang Musda dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh pimpinan Media Modus Aceh, didampingi anggota Barlian dan Safrizal berlangsung alot dan diwarnai perdebatan panjang, khususnya terkait mekanisme pencalonan dan tata tertib pemilihan.<br><br>Suasana sempat memanas ketika salah satu peserta Tarmilin menyampaikan pandangan dengan nada tinggi. Beberapa peserta lain dari pihak yang sama bahkan berdiri untuk menyampaikan interupsi. Forum pun beberapa kali diskors guna meredam ketegangan sekaligus mencari titik temu.<br><br>Dalam proses pencalonan, satu nama yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon ketua, Tarmilin, dinyatakan tidak memenuhi syarat. Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan, namun Tarmilin menunjukkan sikap legawa dengan menerima hasil forum. Ia bersama Azhari kemudian sepakat mengusulkan Zulfikar sebagai kandidat, sehingga kontestasi mengerucut pada dua nama, yakni Zulfikar dan Mukhtaruddin Usman.<br><br>Memasuki tahap pemungutan suara, dinamika kembali menguat. Kubu Zulfikar menginginkan pemilihan dilakukan secara tertutup, sementara kubu Mukhtaruddin Usman menghendaki pemilihan secara terbuka. Setelah melalui pembahasan, suasana kembali kondusif dan proses pemilihan berjalan tertib.<br><br>Para peserta menggunakan hak pilihnya secara hati-hati dan penuh tanggung jawab. Proses penghitungan suara disaksikan langsung oleh seluruh peserta, menciptakan suasana hening yang dipenuhi rasa penasaran.<br><br>Hasilnya, dari 37 suara sah, Mukhtaruddin unggul satu suara dan menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.<br><br>Tipisnya selisih suara mencerminkan kuatnya persaingan sekaligus tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Meski berlangsung ketat, seluruh rangkaian pemilihan berjalan tertib, transparan, dan tetap dalam koridor demokrasi.<br><br>Para peserta Musda yang merupakan perwakilan perusahaan pers di Aceh menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan tidak mengurangi semangat kebersamaan, yang justru semakin menguat pascapemilihan.<br><br>Kemenangan Mukhtaruddin Usman disambut dengan apresiasi dari peserta Musda. Sejumlah pihak berharap kepemimpinannya ke depan mampu memperkuat soliditas internal organisasi serta meningkatkan peran SPS Aceh dalam menghadapi tantangan industri pers yang semakin kompleks, khususnya di era digital.<br><br>Dalam sambutannya usai terpilih, Mukhtaruddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pihak, termasuk kompetitornya, demi memperkuat organisasi.<br><br>&quot;Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan perusahaan pers di Aceh,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme media, serta menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi yang semakin cepat dan kompetitif.<br><br>Musda ke-III SPS Aceh tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi. Forum ini diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.<br><br>Dengan kembali terpilihnya Mukhtaruddin Usman, SPS Aceh diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong kemajuan pers daerah, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta menjaga integritas dan profesionalisme insan pers di Aceh.(**)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_4958_Mukhtaruddin-Usman-Kembali-Pimpin-SPS-Aceh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66415/mukhtaruddin-usman-kembali-pimpin-sps-aceh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 18:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan | Halomedan.com<br>Kehadiran Ketua Umum Partai NasDem <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh di Medan (JW Marriot, 24/7/2026) pada akhir pekan lalu tidak hanya menjadi momentum peluncuran buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme. </p><p>Tetapi juga dibaca sebagai pesan politik menjelang konsolidasi Partai NasDem menuju Pemilu 2029. Di balik agenda tersebut, perhatian publik juga tertuju kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang kini memegang peran strategis sebagai Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Sumut.<br><br>Peluncuran buku karya Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST menjadi panggung yang memperlihatkan eratnya hubungan ideologis antara <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh dan kader-kadernya. Dalam sambutannya, Rico Waas menyebut buku tersebut bukan sekadar dokumentasi perjalanan hidup <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang.<br><br>&laquo;"Buku ini tidak hanya merekam perjalanan pengabdian seorang tokoh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang."&raquo;<br><br>Rico juga menegaskan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari konsistensi dalam berkarya dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Pernyataan tersebut dinilai sejalan dengan filosofi yang diangkat dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme, yang menempatkan pengabdian kepada bangsa di atas kepentingan politik sesaat.<br><br>Secara politik, posisi Rico Waas memang tidak bisa dipisahkan dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh. Selain merupakan keponakan Ketua Umum NasDem, Rico adalah kader yang telah lama berkiprah di partai dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya memenangkan Pilkada Medan 2024 dan dilantik sebagai Wali Kota Medan pada Februari 2025.<br><br>Dalam berbagai kesempatan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh berulang kali menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keberpihakan kepada rakyat. Nilai tersebut menjadi fondasi yang kemudian diterjemahkan banyak kader sebagai "<a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme", yakni kepemimpinan yang mengutamakan pengabdian, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa.<br><br>Di tengah konfigurasi politik nasional, Rico Waas menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sebagai kepala daerah dari Partai NasDem, ia memimpin Kota Medan pada saat pemerintahan nasional berada di bawah Presiden Prabowo Subianto. Dalam konteks pemerintahan daerah, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada harmonisasi hubungan antara pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah pusat.<br><br>Karena itu, sejumlah pengamat menilai kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh di Medan dapat dimaknai sebagai bentuk penguatan moral dan konsolidasi politik kepada seluruh kader, termasuk Rico Waas, agar tetap fokus menjalankan amanah pemerintahan, menjaga komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta mendukung program-program strategis pemerintah pusat yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Sikap tersebut juga sejalan dengan posisi Partai NasDem yang tetap mendukung stabilitas pemerintahan nasional meskipun memiliki dinamika politiknya sendiri.<br><br>Di sisi lain, posisi strategis Rico Waas membuatnya tidak lepas dari berbagai dinamika politik. Dalam situasi seperti itu, soliditas birokrasi dan hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar roda pemerintahan tidak terganggu oleh konflik internal maupun tarik-menarik kepentingan politik.<br><br>Bila ditarik pada pesan yang terkandung dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme, figur <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh dapat dipandang sebagai benteng moral bagi Rico Waas. Benteng yang dimaksud bukan dalam pengertian melindungi dari kritik publik, melainkan menjaga agar kepemimpinan tetap berada pada rel pengabdian, menjunjung etika politik, menghindari konflik yang tidak produktif, serta memastikan amanah rakyat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.<br><br>Dengan peran gandanya sebagai Wali Kota Medan, Wakil Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, dan Ketua Bappilu DPW NasDem Sumut, Rico Waas kini memikul tanggung jawab besar. Konsolidasi Partai NasDem menuju 2029 sekaligus menjadi ujian apakah kader-kader yang dibina langsung oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh mampu menunjukkan bahwa loyalitas kepada partai dapat berjalan seiring dengan loyalitas kepada konstitusi, kepentingan rakyat, dan keberhasilan program-program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. ( Anto Genk )<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_2003_Surya-Paloh-Benteng-Rico-Waas-untuk-Tetap-Menjalankan-Garis-Kebijakan-Program-Presiden-Prabowo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66414/surya-paloh-benteng-rico-waas-untuk-tetap-menjalankan-garis-kebijakan-program-presiden-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>