<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 18:58:10 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Tengah Dinamika Aceh, PSI Nilai Sekda Mampu Menjaga Irama Pemerintahan</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 18:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Tengah Dinamika Aceh, PSI Nilai Sekda Mampu Menjaga Irama Pemerintahan]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH &mdash Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh, Said Saiful, menilai peran Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh cukup strategis]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH &mdash; Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh, Said Saiful, menilai peran Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh cukup strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan, memastikan birokrasi tetap berjalan efektif, serta mengawal berbagai agenda pembangunan daerah di tengah dinamika pemerintahan Aceh.<br><br>Hal itu disampaikan Said Saiful di Banda Aceh, Kamis, 21 Mei 2026. Menurutnya, Sekda memiliki fungsi sentral sebagai penggerak administratif pemerintahan yang bertugas menjaga ritme koordinasi lintas Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) agar tetap berjalan selaras dan produktif.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/di/" target="_blank">Di</a> tengah berbagai dinamika yang berkembang, pemerintahan Aceh tetap berjalan kondusif. Ini menunjukkan adanya kemampuan menjaga ritme birokrasi agar pelayanan publik dan agenda pembangunan tidak terganggu,&quot; kata Said.<br><br>Ia menilai, salah satu indikator yang patut diapresiasi adalah pengawalan terhadap proses penganggaran daerah yang berjalan sesuai tahapan. Menurutnya, pengesahan anggaran yang tepat waktu menjadi fondasi penting bagi percepatan pelaksanaan program pemerintah.<br><br>&quot;Ketika proses anggaran berjalan baik, maka program pembangunan juga dapat dieksekusi lebih cepat. Kita melihat realisasi anggaran mulai bergerak dan ini penting untuk menjaga keberlangsungan pembangunan serta perputaran ekonomi masyarakat,&quot; ujarnya.<br><br>Selain penganggaran, Said juga menilai harmonisasi internal pemerintahan di bawah koordinasi Sekda Aceh berjalan cukup baik. Komunikasi lintas lembaga, baik dengan SKPA maupun unsur legislatif, dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kebijakan daerah.<br><br>Menurutnya, pemerintahan yang stabil menjadi syarat utama agar berbagai program prioritas dapat dijalankan secara efektif dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.<br><br>Said turut menyoroti sejumlah capaian Pemerintah Aceh dalam bentuk penghargaan nasional di berbagai sektor sebagai indikator bahwa tata kelola pemerintahan terus bergerak ke arah yang lebih baik.<br><br>&quot;Penghargaan yang diraih Pemerintah Aceh, baik di sektor pelayanan publik, kesehatan, tata kelola administrasi maupun pengembangan sumber daya manusia, tentu menjadi indikator adanya kerja birokrasi yang berjalan dan terkoordinasi,&quot; katanya.<br><br>Meski demikian, Said berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat realisasi program pembangunan, serta memastikan birokrasi semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.<br><br>&quot;Kita berharap stabilitas pemerintahan ini terus terjaga. Realisasi anggaran harus semakin optimal, pelayanan publik makin baik, dan pembangunan benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh,&quot; pungkasnya. (R)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8245_Di-Tengah-Dinamika-Aceh--PSI-Nilai-Sekda-Mampu-Menjaga-Irama-Pemerintahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65772/di-tengah-dinamika-aceh-psi-nilai-sekda-mampu-menjaga-irama-pemerintahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Medan Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Begal Lewat Perwal Baru</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Medan Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Begal Lewat Perwal Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas  meluncurkan sebuah terobosan progresif yang menjadi angin segar bagi warga Medan. Melalui Peratura]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas  meluncurkan sebuah terobosan progresif yang menjadi angin segar bagi warga Medan. Melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 26 Tahun 2026, Pemko Medan kini menanggung penuh biaya pengobatan warga yang menjadi korban kejahatan jalanan (begal) melalui anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan.<br><br>Hal tersebut diketahui saat Rico Waas menjenguk Timoria Sitorus, seorang warga yang tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) setelah menjadi korban keganasan begal, Rabu (20/5/2026).<br><br>​menurut Rico Waas selama ini, masyarakat sering kali dihadapkan pada kenyataan pahit. Selain menjadi korban kekerasan, biaya pengobatan akibat tindak kriminalitas seperti begal kerap tidak di cover oleh BPJS Kesehatan karena regulasi yang berlaku. Kepekaan Rico Waas melihat regulasi BPJS Kesehatan tersebut, melahirkan inisiatif untuk mengeluarkan Perwal No 26 tahun 2026 tentang Tata Cara Pembayaran Klaim Pelayanan Kesehatan di Kota Medan.<br><br>"Banyak kasus kejahatan jalanan seperti dibegal ini tidak ter-cover oleh BPJS. Oleh karena itu, kami mengeluarkan kebijakan agar korban kejahatan jalanan ini bisa kita cover. Masuk di dalam jaminan kita lewat APBD," kata Rico Waas.<br><br>​Melalui Perwal teranyar ini, Rico Waas menyebutkan Pemko Medan telah menyiapkan anggaran khusus dalam bentuk bantuan biaya pengobatan dan perlindungan sosial darurat. Artinya seluruh fasilitas ini akan dibiayai langsung melalui APBD Kota Medan.<br><br>"mudah-mudahan bisa memberikan dampak baik kepada masyarakat. Kami juga terus berupaya untuk mengamankan Kota Medan. Namun, korban-korban begal ataupun kejahatan seperti ini, kami  harapkan supaya bisa merasa tenang juga. Jangan sampai terbebani lagi nanti ke depannya dengan biaya-biaya yang tidak terduga,"pungkas Rico Waas.<br><br>Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh Pemko Medan ini terbilang sangat komprehensif. Selain telah bekerjasama dengan 23 Rumah Sakit yang ada di kota Medan, pelayanan yang diberikan juga meliputi layanan gawat darurat, rawat inap dan rawat jalan pasca opname.rd]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9932_Wali-Kota-Medan-Tanggung-Penuh-Biaya-Pengobatan-Korban-Begal-Lewat-Perwal-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65771/wali-kota-medan-tanggung-penuh-biaya-pengobatan-korban-begal-lewat-perwal-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Dorong Dishub Medan Lebih Terbuka dan Berbasis Teknologi, Minta Kinerja Nyata Terlihat Publik</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Dorong Dishub Medan Lebih Terbuka dan Berbasis Teknologi, Minta Kinerja Nyata Terlihat Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Medan , Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong Dinas Perhubungan untuk memperkuat kinerja melalui keterbukaan, pemanfaatan tek]]></description>
            <content><![CDATA[Medan , Wali Kota Medan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas, mendorong Dinas Perhubungan untuk memperkuat kinerja melalui keterbukaan, pemanfaatan teknologi, dan komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.<br><br>Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat bersama jajaran Dishub di ruang Intelligent Transport System (ITS) Kota Medan, Rabu (20/5/2026). Dalam suasana dialog terbuka yang diikuti Kadishub <br>Irsan I. Nasution, para Kabid, dan Tim Cakrawala itu, Wali Kota meminta seluruh jajaran menyampaikan langsung persoalan di lapangan sekaligus kebutuhan penguatan agar pola kerja semakin efektif dan responsif terhadap dinamika kota.<br><br>Dalam arahannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> menegaskan bahwa kunci agar Dinas Perhubungan tidak terus menjadi sasaran kritik publik adalah dengan menunjukkan kinerja nyata. Ia menilai, selama ini banyak pekerjaan di lapangan yang tidak terlihat sehingga menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.<br><br>Karena itu, ia mendorong pemanfaatan dokumentasi seperti body cam serta publikasi aktivitas di lapangan melalui media sosial. Menurutnya, langkah ini bukan untuk pencitraan, melainkan sebagai bentuk transparansi agar masyarakat mengetahui apa yang telah dikerjakan sekaligus memberikan masukan.<br><br>&quot;Sekarang respon masyarakat mulai terlihat. Mereka ikut memberi informasi titik-titik yang perlu ditertibkan. Ini artinya komunikasi kita mulai terbangun,&quot; ujarnya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> menekankan, keterbukaan tersebut harus diiringi dengan konsistensi dan keseriusan dalam bekerja. Ia meminta adanya data konkret terkait jumlah dan sebaran juru parkir liar di Kota Medan, lengkap dengan pemetaan lokasi sebagai dasar pengambilan kebijakan.<br><br>Selain itu, ia juga mendorong penguatan pengawasan melalui pemanfaatan teknologi seperti drone dan CCTV untuk memantau kondisi di lapangan secara lebih efektif. Dengan dukungan teknologi, ia berharap pengawasan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.<br><br>Ia turut menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam pengelolaan parkir, termasuk memastikan tidak terjadi lagi kasus kehilangan kendaraan tanpa kejelasan. Menurutnya, sanksi tegas harus diterapkan kepada pengelola maupun juru parkir yang melanggar.<br><br>Namun demikian, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> mengingatkan bahwa penertiban tidak boleh hanya bersifat represif. Pemerintah harus menghadirkan solusi, termasuk membuka peluang pemberdayaan bagi para jukir liar melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait.<br><br>&quot;Kita tidak hanya menindak, tapi juga harus menyiapkan solusi. Itu yang membedakan pelayanan yang baik,&quot; katanya.<br><br>Dari sisi regulasi, ia meminta seluruh jajaran untuk membedah kembali aturan yang ada, mulai dari peraturan daerah hingga peraturan wali kota, guna memastikan kejelasan kewenangan penindakan di lapangan. Ia bahkan mendorong pembentukan tim khusus untuk menyusun aturan turunan yang lebih rinci dan operasional.<br><br>Menurutnya, kejelasan struktur, mekanisme kerja, serta alur koordinasi sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antarbidang.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> juga menyoroti perlunya efek jera dalam penanganan pelanggaran parkir liar. Ia menilai, pendekatan yang selama ini hanya berupa surat pernyataan belum cukup efektif, sehingga perlu ditegakkan aturan yang memungkinkan pencabutan izin bagi pengelola yang tidak patuh.<br><br>Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya soliditas internal. Seluruh jajaran diminta untuk memiliki pola pikir yang sama dan tidak berjalan sendiri-sendiri, meskipun berasal dari bidang yang berbeda.<br><br>Selain itu, pendekatan komunikasi publik juga menjadi perhatian. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> mendorong aparatur Dishub untuk lebih aktif membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk melalui media sosial dan penguatan personal branding, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik.<br><br>Menutup arahannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> menegaskan bahwa seluruh langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik harus dijawab dengan kinerja yang profesional dan berintegritas.<br><br>&quot;Masyarakat membayar pajak, dan kita harus menunjukkan bahwa kita layak untuk melayani mereka,&quot; tegasnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5054_Rico-Waas-Dorong-Dishub-Medan-Lebih-Terbuka-dan-Berbasis-Teknologi--Minta-Kinerja-Nyata-Terlihat-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65770/rico-waas-dorong-dishub-medan-lebih-terbuka-dan-berbasis-teknologi-minta-kinerja-nyata-terlihat-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengadaan Smartboard, Mantan Pj Wali Kota Tebingtinggi Jadi Saksi di Sidang Tipikor Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengadaan Smartboard, Mantan Pj Wali Kota Tebingtinggi Jadi Saksi di Sidang Tipikor Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi, Muttaqien Hasrimi, dihadirkan sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan dugaan ko]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi, Muttaqien Hasrimi, dihadirkan sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan papan tulis interaktif (smartboard) Tahun Anggaran 2024 di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (19/5/2026).<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/sidang/" target="_blank">Sidang</a> tersebut terkait perkara dugaan korupsi pengadaan 93 unit smartboard untuk SMP Negeri di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan nilai kerugian negara mencapai Rp8,2 miliar.<br>Dalam persidangan, Muttaqien yang kini menjabat sebagai Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Utara mengaku mengetahui adanya program pengadaan smartboard tersebut saat dirinya menjabat Pj Wali Kota Tebingtinggi. Namun, ia menegaskan tidak memahami secara teknis proses pengadaannya.<br>&quot;Saya hanya menyampaikan secara lisan agar pengadaan smartboard dimasukkan dalam P-APBD karena dinilai bermanfaat bagi siswa. Untuk proses teknis pengadaan, saya tidak mengetahui,&quot; ujar Muttaqien di hadapan majelis hakim yang diketuai As&#039;ad Rahim Lubis.<br>Ia juga menjelaskan bahwa pembayaran proyek dilakukan pada tahun anggaran berikutnya melalui mekanisme belanja lewat sesuai aturan pengelolaan keuangan daerah.<br>Majelis hakim kemudian mendalami kepada siapa arahan tersebut disampaikan. Muttaqien menjawab bahwa arahan itu ditujukan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tebingtinggi yang terdiri dari unsur Sekretariat Daerah, Bappeda dan BPKAD.<br>Selain Muttaqien, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi turut menghadirkan empat saksi lain, di antaranya mantan ajudan Pj Wali Kota, mantan sopir Kepala Dinas Pendidikan, serta dua aparatur sipil negara Pemko Tebingtinggi.<br>Dalam keterangannya, dua ASN tersebut mengaku pernah dihubungi terdakwa terkait perubahan metode pengadaan smartboard dari sistem mini kompetisi.<br>Sementara itu, terdakwa dalam perkara ini adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi, Idam Khalid, bersama dua pihak rekanan, yakni Direktur PT Bismacindo Perkasa Budi Pranoto dan Direktur PT Gunung Emas Eka Putra Bambang Ghiri Arianto.<br>Jaksa mengungkapkan bahwa proyek pengadaan smartboard senilai Rp14,4 miliar tersebut diduga sarat rekayasa dan mark-up harga. Dalam dakwaan disebutkan bahwa terdakwa tidak melakukan survei harga dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), melainkan hanya mengacu pada harga di e-katalog LKPP.<br>Akibatnya, negara disebut mengalami kerugian sebesar Rp8.218.770.270.<br>Tak hanya itu, jaksa juga mengungkap adanya aliran dana sebesar Rp3,2 miliar yang diduga diberikan secara bertahap kepada terdakwa Idam Khalid setelah pembayaran proyek dilakukan kepada pihak perusahaan penyedia.<br>Atas perbuatannya, Idam Khalid didakwa dengan pasal tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto KUHP.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9883_Pengadaan-Smartboard--Mantan-Pj-Wali-Kota-Tebingtinggi-Jadi-Saksi-di-Sidang-Tipikor-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65769/pengadaan-smartboard-mantan-pj-wali-kota-tebingtinggi-jadi-saksi-di-sidang-tipikor-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla]]></title>
            <description><![CDATA[Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>NEW YORK &mdash; Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan kecaman keras dan keprihatinan mendalam atas terus meningkatnya pelanggaran hukum humaniter internasional dalam berbagai konflik global. Termasuk serangan yang dialamatkan kepada Rumah Sakit Indonesia di Gaza dan Global Sumud Flotilla.<br><br>Pernyataan tegas ini disampaikan Deputi Perwakilan Tetap RI (PTRI) untuk PBB, Duta Besar Widya Sadnovic, dalam Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB mengenai &quot;Perlindungan Warga Sipil dalam Konflik Bersenjata&quot; yang berlangsung di New York, Rabu, 20 Mei 2026.<br><br>Mengawali pernyataannya, Dubes Widya Sadnovic menyampaikan kabar duka atas gugurnya prajurit TNI, Kopral Rico Pramudia. Anggota pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas bersama UNIFIL di Lebanon tersebut mengembuskan napas terakhir pada 24 April lalu. Kopral Rico meninggal dunia setelah berjuang selama hampir satu bulan melawan luka-luka kritis akibat serangan bersenjata yang terjadi pada 29 Maret sebelumnya.<br><br>Kopral Rico Pramudia menjadi personel penjaga perdamaian keempat asal Indonesia yang gugur di Lebanon saat menjalankan tugas Dewan Keamanan PBB. Dubes Widya menegaskan bahwa tragedi ini bukan hanya menjadi kedukaan mendalam bagi bangsa Indonesia, melainkan sebuah pengingat tragis bagi dunia internasional mengenai dampak fatal ketika hukum kemanusiaan internasional mulai diabaikan dan dianggap opsional.<br><br>Dia juga mengatakan, krisis kemanusiaan dan pengabaian hukum internasional kian mengkhawatirkan. Dalam forum tersebut, Indonesia juga mengungkap insiden terbaru yang terjadi hanya sehari sebelum sidang, di mana pasukan Israel melakukan penyerangan terhadap kapal sipil damai, Global Sumud Flotilla. Dalam aksi sepihak tersebut, pihak Israel menahan para penumpang kapal, termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di dalamnya.<br><br>Atas insiden pemboikotan kapal sipil tersebut, Indonesia mengutuk keras tindakan kekerasan yang terus berulang dan menuntut pembebasan segera bagi seluruh penumpang yang ditahan tanpa syarat. Dubes Widya menyatakan bahwa rentetan peristiwa ini bukanlah insiden yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari krisis impunitas atau kekebalan hukum yang lebih luas dan fatal yang saat ini sedang terjadi di panggung global.<br><br>Lebih lanjut, Indonesia menyoroti situasi miris di mana sepuluh tahun setelah adopsi Resolusi 2286, serangan terhadap sektor kesehatan justru kian melonjak tajam. Rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan penyembuhan, kini justru kerap diubah menjadi medan pertempuran yang mengerikan. Padahal, serangan terhadap fasilitas medis, tenaga kesehatan, dan pasien merupakan pelanggaran berat yang dilarang keras dalam hukum internasional.<br><br>Secara khusus, Indonesia mengecam keras rentetan serangan terhadap berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Rumah sakit tersebut terus-menerus menjadi sasaran gempuran militer meskipun statusnya dilindungi oleh hukum humaniter internasional. Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk berbicara dengan kejelasan mutlak bahwa rumah sakit bukanlah target militer, tenaga medis bukanlah kombatan, dan pasien bukanlah korban sampingan.<br><br>Dalam upaya memperkuat desakan global, Indonesia menyatakan keselarasan sikap dengan pernyataan yang disampaikan oleh Australia, Swiss, dan Hungaria. Pemerintah RI menegaskan kembali komitmen teguhnya terhadap hukum humaniter internasional serta penguatan kerja sama lintas negara dalam menjaga perdamaian dan keamanan global agar warga sipil, tenaga medis, dan pekerja kemanusiaan tidak lagi menjadi target serangan yang disengaja.<br><br>Sebagai langkah konkret, Indonesia menyerukan implementasi penuh terhadap Resolusi 2730. RI menuntut dilakukannya investigasi yang menyeluruh, independen, dan transparan terhadap setiap serangan yang menyasar personel kemanusiaan, pekerja medis, staf PBB, hingga pasukan penjaga perdamaian. Indonesia menegaskan pentingnya akuntabilitas nyata agar para pelaku pelanggaran dapat dimintai pertanggungjawaban hukum secara konkret.<br><br>Menutup pernyataannya, Duta Besar Widya Sadnovic mengingatkan bahwa kredibilitas Dewan Keamanan PBB tidak akan diukur dari retorika atau kekuatan kata-kata, melainkan dari ketegasan tindakan nyata yang diambil. Mengingat kepercayaan adalah modal terbesar institusi dunia ini, Indonesia menyatakan siap berdiri bersama negara-negara lain untuk mengakhiri impunitas global dan mengembalikan marwah PBB.<br><br>&quot;Mari kita hormati mereka yang telah gugur dengan melindungi mereka yang masih hidup,&quot; pungkasnya. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_278_Debat-di-Dewan-Keamanan-PBB--Indonesia-Kecam-Serangan-RSI-Gaza-dan-Global-Sumud-Flotilla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65768/debat-di-dewan-keamanan-pbb-indonesia-kecam-serangan-rsi-gaza-dan-global-sumud-flotilla/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asta Cita dan Ekonomi Hijau: Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asta Cita dan Ekonomi Hijau: Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Asta Cita dan Ekonomi Hijau Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br><br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Pendiri Great Institute<br><br>Dunia sedang berubah. Perlahan tetapi pasti, kekuatan ekonomi global tidak lagi hanya ditentukan oleh minyak, batu bara, atau manufaktur konvensional. Dunia kini mulai bergerak menuju ekonomi hijau, ekonomi rendah karbon, dan perdagangan emisi. Negara-negara besar berlomba menguasai teknologi energi bersih, kendaraan listrik, hingga pasar karbon internasional. Dalam perubahan global itulah Indonesia sebenarnya berada di persimpangan sejarah yang sangat menentukan.<br><br>Pertanyaannya sederhana: apakah Indonesia hanya akan menjadi penonton dalam ekonomi hijau dunia, atau justru menjadi salah satu pemain utama?<br><br>Di sinilah relevansi besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/asta/" target="_blank">Asta</a> Cita Presiden Prabowo Subianto menemukan momentumnya. Gagasan tentang kemandirian ekonomi, hilirisasi, penguatan ketahanan nasional, pembangunan berkelanjutan, dan penguasaan sumber daya strategis sesungguhnya sangat sejalan dengan arah baru ekonomi dunia yang berbasis keberlanjutan. Salah satu instrumen terpentingnya adalah perdagangan karbon.<br><br>Selama bertahun-tahun, isu karbon di Indonesia sering dipersepsikan semata-mata sebagai agenda lingkungan hidup. Padahal hari ini karbon telah berubah menjadi instrumen ekonomi, geopolitik, bahkan sumber kekuatan negara. Dunia mulai menghitung emisi sebagai komoditas strategis baru. Negara yang mampu menjaga hutan, mangrove, gambut, dan ekosistem laut kini memiliki &quot;aset karbon&quot; bernilai ekonomi tinggi.<br><br>Indonesia memiliki modal yang luar biasa besar untuk memasuki arena tersebut. Kita memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia. Kita memiliki mangrove terluas di dunia. Kita memiliki padang lamun dan ekosistem karbon biru yang sangat besar. Pemerintah bahkan memproyeksikan potensi karbon biru Indonesia mampu menyerap sekitar 10 juta ton CO2 ekuivalen per tahun.<br><br>Artinya, Indonesia sebenarnya tidak miskin. Indonesia hanya belum sepenuhnya mengubah kekayaan ekologinya menjadi kekuatan ekonomi nasional.<br><br>Karena itu, perdagangan karbon tidak boleh dipahami sekadar sebagai proyek teknokratis lingkungan. Ia harus dilihat sebagai strategi nasional untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dalam konteks tertentu, perdagangan karbon bahkan dapat menjadi &quot;fresh money&quot; baru bagi negara.<br><br>Pasar karbon global sendiri diperkirakan akan mencapai nilai lebih dari USD 250 miliar hingga USD 1 triliun dalam dua dekade ke depan seiring semakin ketatnya target penurunan emisi dunia dan implementasi Paris Agreement. Negara-negara industri kini membutuhkan miliaran ton kredit karbon untuk memenuhi target net zero emission mereka. Di sisi lain, Indonesia memiliki modal ekologis yang sangat besar untuk memasuki pasar tersebut.<br><br>Indonesia memiliki sekitar 95 juta hektare kawasan hutan, mangrove terluas di dunia mencapai sekitar 3,3 juta hektare, serta cadangan gambut tropis terbesar yang mampu menyimpan miliaran ton karbon. Dengan potensi tersebut, Indonesia sesungguhnya memiliki kapasitas menjadi salah satu pemasok kredit karbon terbesar dunia melalui konservasi hutan, restorasi gambut, energi terbarukan, dan pengembangan ekonomi karbon biru.<br><br>Pemerintah Indonesia sebenarnya telah mulai bergerak ke arah tersebut. Indonesia mulai membangun kerangka perdagangan karbon nasional yang lebih terintegrasi dan menargetkan operasional perdagangan karbon nasional berjalan penuh mulai 2026.<br><br>Langkah ini penting. Namun tantangan terbesar Indonesia bukan sekadar membentuk pasar karbon, melainkan membangun tata kelola karbon nasional yang kuat, transparan, dan berdaulat.<br><br>Kita tidak boleh mengulang kesalahan lama ketika sumber daya strategis nasional hanya menjadi ruang eksploitasi pihak luar tanpa nilai tambah besar bagi bangsa sendiri. Jangan sampai karbon Indonesia hanya menjadi &quot;komoditas murah&quot; yang dibeli negara maju, sementara masyarakat lokal tetap miskin dan negara hanya memperoleh keuntungan minimal.<br><br>Di sinilah negara harus hadir sebagai arsitek utama ekonomi karbon nasional.<br><br>Negara perlu memastikan perdagangan karbon memiliki integritas tinggi, pengawasan ketat, serta perlindungan terhadap kepentingan nasional. Risiko fraud karbon, manipulasi data emisi, hingga proyek karbon fiktif bukan ancaman kecil. Jika tata kelola lemah, perdagangan karbon justru dapat menjadi ladang baru mafia lingkungan global.<br><br>Selain itu, Indonesia juga membutuhkan integrasi lintas sektor yang jauh lebih kuat. Selama ini urusan karbon tersebar di banyak kementerian dan lembaga, mulai dari lingkungan hidup, kehutanan, energi, kelautan, hingga sektor keuangan. Tanpa orkestrasi nasional yang jelas, potensi besar ini justru dapat terhambat oleh ego sektoral dan fragmentasi kebijakan.<br><br>Karena itu, gagasan tentang penguatan kelembagaan karbon nasional menjadi semakin relevan. Indonesia membutuhkan pusat orkestrasi yang mampu menyatukan kebijakan perdagangan karbon, investasi hijau, diplomasi karbon, serta penguatan ekonomi hijau nasional dalam satu arah strategis.<br><br>Lebih dari itu, perdagangan karbon harus menjadi instrumen keadilan sosial. Masyarakat adat, petani hutan, komunitas pesisir, dan penjaga ekosistem harus menjadi pihak yang memperoleh manfaat ekonomi nyata dari transisi hijau ini. Jangan sampai ekonomi hijau hanya dinikmati investor besar, sementara masyarakat lokal kembali menjadi penonton di tanahnya sendiri.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/asta/" target="_blank">Asta</a> Cita Presiden Prabowo sesungguhnya membuka ruang besar menuju transformasi tersebut. Ketika dunia sedang bergerak menuju ekonomi rendah karbon, Indonesia memiliki peluang untuk tidak hanya menjadi eksportir sumber daya mentah, tetapi juga menjadi pusat ekonomi hijau dunia.<br><br>Jika pada abad lalu negara berebut minyak, maka pada abad ini dunia mulai berebut karbon. Dan Indonesia memiliki semua syarat untuk menjadi pemain utama.<br><br>Masalahnya tinggal satu: apakah kita memiliki keberanian politik, visi jangka panjang, dan tata kelola yang cukup kuat untuk mengubah karbon menjadi mesin pertumbuhan baru Indonesia?]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8777_Asta-Cita-dan-Ekonomi-Hijau--Perdagangan-Karbon-sebagai-Mesin-Pertumbuhan-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65767/asta-cita-dan-ekonomi-hijau-perdagangan-karbon-sebagai-mesin-pertumbuhan-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 12:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Jakarta  &ndash; Kemajuan bisnis merupakan cita-cita yang terus diupayakan oleh setiap pengusaha di tanah air. Dalam mencapai tujuan tersebut, aspek distribusi memainkan peran yang sangat krusial di samping kualitas produk dan pertumbuhan omzet. Menyadari hal ini, JNE terus berkomitmen mendukung kelancaran bisnis para pemilik Usaha melalui berbagai inisiatif, salah satunya adalah gelaran JLC Race Award 2025.<br><br><br><br>JLC Race Award merupakan ajang penghargaan tahunan sebagai bentuk apresiasi JNE terhadap pelanggan setia yang tergabung dalam keanggotaan JNE Loyalty Card (JLC). Hingga saat ini, program JLC telah berhasil merangkul lebih dari 1 juta anggota di seluruh Indonesia. Puncak acara JLC Race Award 2025 dilaksanakan pada Rabu malam (20/5) bertempat di Hutan Kota by Plataran Senayan, Jakarta. Acara berlangsung meriah dengan dipandu oleh MC Ario Astungkoro serta penampilan spesial dari Kunto Aji dan Java Jive. <br><br><br><br>Acara ini sekaligus menjadi seremoni penyerahan hadiah bagi para anggota JLC yang memenangkan JLC Race 2025. Proses penentuan dan pengesahan pemenang dilakukan pada 31 Maret 2026 lalu di kantor pusat JNE, Jakarta Barat yang disaksikan dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Jakarta, dan pihak Notaris. Kompetisi JLC Race terbagi ke dalam dua kategori utama, yaitu Transaksi Tertinggi dan Volume Pengiriman Terbanyak, yang mencakup skala pemenang di tingkat Nasional maupun Regional. <br><br><br><br>Pada tahun ini, JNE menetapkan 24 pemenang yang terdiri dari 6 pemenang tingkat Nasional dan 18 pemenang tingkat Regional. Apresiasi yang diberikan pun sangat bernilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi bisnis mereka, mulai dari 2 buah mobil BYD Atto 1, sepeda motor, paket Umrah atau perjalanan wisata, hingga logam mulia untuk pemenang nasional. Sementara bagi pemenang di tingkat regional, JNE memberikan hadiah berupa sepeda motor, logam mulia dan barang-barang elektronik seperti gadget.<br><br><br><br>Beberapa nama yang berhasil meraih penghargaan di kategori tingkat nasional untuk kategori Transaksi Tertinggi antara lain Royal Healthy yang sukses membawa pulang 1 unit BYD Atto 1. Pada kategori Volume Pengiriman Terbanyak tingkat nasional, PT Eka Jaya Internasional sukses mendapatkan 1 unit BYD Atto 1.<br><br><br><br>Keberhasilan ini juga diikuti oleh para pemenang di tingkat Regional. Untuk kategori Transaksi Tertinggi Regional, penghargaan diraih oleh Ian dan Faisal Yulyanto yang masing-masing mendapatkan Logam Mulia 15 gram. Sementara untuk kategori Volume Pengiriman Terbanyak regional, hadiah berupa Motor New Scoopy berhasil dibawa pulang oleh Indri Yanti Utari dan Bimo Tyastomo. <br><br><br><br>Dalam sambutannya, Direktur JNE Mohamad Feriadi menyampaikan bahwa eksistensi JNE selama ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para pelaku UKM. Feriadi mengucapkan selamat kepada para pemenang. &quot;Sejalan dengan semangat 35 tahun JNE bertajuk &#039Bergerak Bersama&#039;, JNE percaya bahwa setiap langkah kecil akan lebih bermakna bila dilakukan bersama-sama untuk menghadirkan manfaat nyata dan konsisten dengan semangat &#039Connecting Happiness&#039;.&quot;<br><br><br><br>Program JLC yang telah berjalan sejak tahun 2009 ini akan terus dikembangkan sebagai wadah bagi para anggota untuk mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari penukaran poin katalog, program donasi, hingga fitur Point Exchange dengan mitra loyalitas lainnya. Melalui penghargaan ini, JNE berharap dapat terus memotivasi pelanggan untuk tumbuh bersama dan merasakan manfaat langsung dari setiap transaksi yang mereka lakukan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8600_JLC-Race-Award-2025--Gelar-Malam-Apresiasi-JNE-bagi-Kesuksesan-UKM-di-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65766/jlc-race-award-2025-gelar-malam-apresiasi-jne-bagi-kesuksesan-ukm-di-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 08:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran]]></title>
            <description><![CDATA[Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS -Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang krusial dalam dunia perbankan, terutama di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh bencana alam serta situasi darurat lainnya.<br><br>BRI Branch Office (BO) Sibuhuan, mengambil langkah nyata dengan mengedepankan tema Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran dalam pelaksanaan BCM Tahun 2026.<br><br>Kegiatan yang diadakan di kantor cabang ini tidak hanya sebagai upaya perlindungan terhadap aset dan pegawai, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan karyawan tentang risiko kebakaran serta cara-cara penanganannya.<br><br>Dalam kegiatan sosialisasi implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan menggandeng pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padanglawas menjadi narasumber, menghadirkan pengalaman dan pengetahuan yang berharga untuk membantu persiapan menghadapi potensi kejadian kebakaran.<br><br>&quot;Pentingnya pelatihan mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran tidak bisa dianggap sepele, bahwa pendidikan awal kepada karyawan sangat berpengaruh dalam menyelamatkan nyawa dan harta benda," kata Kepala Kantor Satpol PP dan Damkar Palas, Agus Saleh Saputra Daulay melalui Solahuddin.<br><br>Menurut Solahuddin, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab di kalangan pegawai BRI terhadap keselamatan kerja dan pencegahan bencana.<br><br>Ditempat yang sama, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian,As, menjelaskan tujuan sosialisasi serta urgensi dilaksanakan dengan kegiatan BCM.<br><br>&quot;Kegiatan BCM yang diadakan oleh BRI Branch Office(BO) Sibuhuan bertujuan utama untuk mempersiapkan setiap individu dalam menghadapi resiko kebakaran," terang Dedi Harpian.<br><br>Melalui sosialisasi ini,lanjutnya tentu mengedukasi staf dan mengimplementasikan protokol pencegahan, perusahaan dapat mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh bencana tersebut.<br><br>Menurut analisis yang dilakukan oleh International Organization for Standardization (ISO), organisasi yang mengimplementasikan BCM secara efektif dapat meminimalisasi waktu down dan mengurangi kerugian finansial yang diakibatkan oleh bencana.<br><br>Lebih lanjut Dedi Harpian menambahkan, kegiatan ini juga memberikan manfaat tambahan bagi karyawan dan insan BRILian.<br><br>Melalui kolaborasi ini, Dedi Harpian berharap memberi edukasi dan kemampuan karyawan BRI untuk meningkatkan kesadaran tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari kebakaran.<br><br>Diharapkan, dengan pendekatan edukatif ini, kondisi darurat kebakaran dapat ditangani secara lebih efektif, mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.<br><br>Melalui praktik langsung,sambungnya peserta diajarkan tentang penggunaan alat pemadam api, teknik evakuasi, serta strategi untuk tetap tenang dan terorganisir selama proses penanganan kebakaran.<br><br>Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari National Fire Protection Association (NFPA) yang menyatakan bahwa latihan berulang-ulang adalah kunci untuk kesuksesan dalam penanganan bencana.<br><br>Dengan keterlibatan langsung dalam simulasi,setelah mengikuti sosialisasi implementasi BCM, peserta lebih mampu memahami dan mengingat langkah-langkah yang harus diambil ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_184_Wujud-Implementasi-BCM--BRI-BO-Sibuhuan--Gelar-Sosialisasi-Pencegahan-dan-Penanganan-Kebakaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65765/wujud-implementasi-bcm-bri-bo-sibuhuan-gelar-sosialisasi-pencegahan-dan-penanganan-kebakaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-118</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-118]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke118]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>PALAS -Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Sibuhuan, menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional(<a href="https://www.halomedan.com/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a>) ke 118,di pelataran halaman BRI,Rabu(20/5/2026).<br><br>Bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (<a href="https://www.halomedan.com/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a>) ke-118, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As.<br><br>Upacara berlangsung khidmat yang diikuti jajaran manajer serta pekerja Insan Brilian BO Sibuhuan.<br><br>Dalam kesempatan itu, Dedi Harpian,As membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.<br><br>Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a> ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi momentum refleksi atas peristiwa penting berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.<br><br>Disebutkan, sejarah mencatat berdirinya Boedi Oetomo sebagai &quot;fajar menyingsing&quot; bagi kesadaran berbangsa. Pada masa itu, kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan.<br><br>Semangat tahun 1908 juga menjadi tonggak perubahan bentuk perjuangan bangsa, dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi mewujudkan kedaulatan bangsa yang bermartabat.<br><br>Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa secara filosofis Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang menyesuaikan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.<br><br>Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa dinilai telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.<br><br>Tema peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a> tahun ini adalah &quot;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.&quot; Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan generasi muda sebagai tunas bangsa.<br><br>Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.<br><br>Melalui momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, Dedi Harpian berharap, insan BRILian dapat kembali meneguhkan arah perjalanan nasional dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar pembangunan bangsa, sebagai kompas utama dalam menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.<br><br>Keterangan Photo : BRI BO Sibuhuan menggelar upacara peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a> ke 118, berlangsung khidmat diikuti seluruh jajaran dan insan BRILian.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3317_BRI-BO-Sibuhuan-Gelar-Upacara-Peringatan-Harkitnas-ke-118.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65764/bri-bo-sibuhuan-gelar-upacara-peringatan-harkitnas-ke118/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Simulasi Kebakaran, BRI BO Sibuhuan Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai Menghadapi Situasi Darurat</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Simulasi Kebakaran, BRI BO Sibuhuan Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai Menghadapi Situasi Darurat]]></title>
            <description><![CDATA[Simulasi Kebakaran, BRI BO Sibuhuan Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai Menghadapi Situasi Darurat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>PALAS - Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI - BO) Sibuhuan menggelar simulasi penanganan kebakaran sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi situasi darurat. <br><br><br><br>Kegiatan berlangsung dihalaman BRI BO Sibuhuan.Diikuti seluruh pekerja dan petugas penunjang operasional di lingkungan kantor BRI bekerjasama dengan pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padanglawas.<br><br><br><br>Simulasi dilakukan dengan memperagakan prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga langkah penyelamatan dokumen dan aset penting perusahaan. <br><br><br><br>Pegawai diarahkan untuk memahami jalur evakuasi dan titik kumpul aman saat kondisi darurat terjadi.<br><br><br><br>Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian,As, Rabu(20/5/2026), mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan.<br><br><br><br>Menurut Dedi Harpian, simulasi rutin diperlukan agar seluruh pekerja memahami langkah cepat yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran di area kerja. <br><br><br><br>Selain itu,kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan fasilitas pendukung keselamatan di kantor BRI Cabang Sibuhuan.<br><br><br><br>&quot;Melalui simulasi ini, pegawai diharapkan lebih sigap dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat. Keselamatan pekerja dan nasabah menjadi prioritas utama,&quot; ujar Dedi Harpian.<br><br><br><br>Ia menambahkan, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas keamanan, tetapi juga seluruh pekerja di lingkungan kantor. Karena itu, pelatihan dan simulasi akan terus dilakukan secara berkala.<br><br><br><br>Kegiatan simulasi kebakaran  berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Simulasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan tanggap terhadap risiko bencana maupun keadaan darurat lainnya.<br><br><br><br>Keterangan Photo : BRI BO Sibuhuan menggelar simulasi kebakaran untuk memperkuat kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi resiko kebakaran.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3534_Simulasi-Kebakaran--BRI-BO-Sibuhuan-Perkuat-Kesiapsiagaan-Pegawai-Menghadapi-Situasi-Darurat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65763/simulasi-kebakaran-bri-bo-sibuhuan-perkuat-kesiapsiagaan-pegawai-menghadapi-situasi-darurat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BAKOPAM Sumut Siap Gelar Penyembelihan Hewan Qurban 1447 H, Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BAKOPAM Sumut Siap Gelar Penyembelihan Hewan Qurban 1447 H, Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian]]></title>
            <description><![CDATA[BAKOPAM Sumut Siap Gelar Penyembelihan Hewan Qurban 1447 H, Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat melalui pelaksanaan penyembelihan hewan qurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.<br><br>Kegiatan qurban tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, dan akan melibatkan pengurus serta kader Badan Koordinasi Pemuda Muslim  (BAKOPAM) Sumut bersama masyarakat sekitar dalam suasana kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah.<br><br>Ketua BAKOPAM Sumut Ibnu Hajar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, namun juga bentuk nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.<br><br>&quot;Momentum Idul Adha menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Kami berharap pelaksanaan qurban tahun ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,&quot; ujarnya.<br><br>Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut, BAKOPAM Sumut juga membuka kesempatan bagi para dermawan, tokoh masyarakat, pengusaha, dan seluruh umat Muslim untuk ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan hewan qurban maupun donasi.<br><br>Panitia menyebutkan, bantuan dapat diberikan dalam bentuk sapi, kambing, maupun donasi dana yang akan digunakan untuk pembelian hewan qurban dan pelaksanaan kegiatan sosial lainnya.<br><br>Adapun donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi panitia qurban BAKOPAM Sumut:<br><br>Bank Sumut<br>No Rek: 11102040195610<br>A/n: BAKOPAM SUMATERA UTARA<br><br>Bank Mandiri<br>No Rek: 1060009796502<br>A/n: IBNU HAJAR<br><br>Panitia turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meraih keberkahan Idul Adha dengan berbagi kepada sesama.<br><br>&quot;Semoga setiap bantuan dan partisipasi yang diberikan menjadi amal ibadah, membawa keberkahan rezeki, kesehatan, kesuksesan serta selalu dalam lindungan Allah SWT,&quot; tutup panitia.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4733_BAKOPAM-Sumut-Siap-Gelar-Penyembelihan-Hewan-Qurban-1447-H--Ajak-Masyarakat-Tebar-Kepedulian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65762/bakopam-sumut-siap-gelar-penyembelihan-hewan-qurban-1447-h-ajak-masyarakat-tebar-kepedulian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soal Status Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Murasa, Ini Pernyataan Camat Kota Jantho</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soal Status Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Murasa, Ini Pernyataan Camat Kota Jantho]]></title>
            <description><![CDATA[Kota Jantho  Kondisi tiang pagar dan kawat duri masih kokoh dan membentang pada bagian setiap tiang yang terpancang di pagar remanen yang m]]></description>
            <content><![CDATA[Kota Jantho - Kondisi tiang pagar dan kawat duri masih kokoh dan membentang pada bagian setiap tiang yang terpancang di pagar remanen yang mengelilingi tanah seluas 1000 meter di Gampong Bukit Musara, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, hingga hari ini. <br><br>Pemagaran lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih milik Gampong Bukit Musara itu mulai dipagari M Nasir (Pemilik tanah versi AJB tahun 2023) pada Kamis 14 Mei 2026, setelah hampir setengah tahun memberikan solusi lunak kepada pihak yang mengaku pemilik tanah (versi HGB) tahun 1994.<br><br>Informasi pemagaran lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih tersebut sempat memanas beberapa saat pada hari aksi pemagaran dilakukan, terutama dari pihak pelaksana pembangunan dengan dalih mereka tidak mengetahui tanah itu bersengketa. <br><br>Alih alih jadi temeng sang pemilik tanah versi AJB pun tak surut dari rencananya untuk mengklim hartanya yang sah. <br><br>"Kelonggaran sudah kami berikan sebelumnya, tapi pemerintah gampong Bukit Musara tidak ada niat baik, malah menuding kami lagi memperberat Gampong untuk membayarnya, " kata M Nasir pemilik tanah Capling versi AJB kepada media ini, Senin malam (18/5/2026). <br><br>Sementara Geuchik Bukit Musara Azhari sebelumnya sempat merilis bahwa tanah tersebut mengaku milik umum versi HGB milik PT Mesra Agung keluaran tahun 1994 dengan masa berlaku selama 20 tahun. <br><br>Bahkan katanya sebagaimana dirilis oleh salah satu media online di Aceh, bahwa permasalahan itu diklim baik baik saja setelah difasilitasi oleh Camat Kota Jantho beberapa waktu lalu. <br><br>Justeru kenapa M Nasir memagari tanah tersebut lagi?, rilis media tersebut. <br><br>Terpisah, Camat Kota Jantho, Jalaluddin yang dikonfirmasi media ini, Senin siang (18/5/2026) menjelaskan bahwa pihaknya pernah memfasilitasi kedua belah pihak berkaitan dengan status lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Musara itu beberapa kali sebelumnya. <br><br>"Keduanya mengaku dan memangemiliki pegangan gak atas tanah tersebut, nah, kalau demikian bukan ranah kami lagi untuk menyelesaikan, tapi itu sudah harus ke tanah hukum, biarlah pengadilan yang memutuskan perkara itu, " kata Jalaluddin. <br><br>Terkait dengan potensi persengketaan serupa terhadap 13 titik gedung Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kota Jantho, Jalal mengaku baru Gampong Bukit Musara yang sudah mencuat masalah, sedangkan untuk selebihnya hingga kini belum ada problema yang timbul. <br><br>"Yang lain hingga saat ini belum saya Terima laporan apapun, " ujarnya. <br><br>Dia mengaku selalu Pemerintah Kecamatan telah mengingatkan kepada seluruh pemerintah Gampong dalam Kecamatan Kota Jantho, untuk memastikan legalitas tanah tempat yang akan dijadikan lokasi pembangjnan gedung Koperasi Merah Putih. <br><br>"Pada kesempatan rapat beberapa waktu lalu sudah kita ingatkan para keuchik untuk memastikan legalitas tanah yang diambil sebagai lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih, " Aku Camat Jalal menegaskan. <br><br>Kondisi gedung Merah Putih Gampong Bukit Musara Kota Jantho, hingga saat ini masih terpagar rapi dengan sistem &#039;pagar mati"  dan tidak menyediakan hulur akses ke dalam menuju gedung. <br><br>"Artinya, Pemilik gak atas tanah tersebut versi AJB kukuh mempertahankan haknya, bukanlah menghalangi proses dan kelancaran program pemerintah. <br><br>" Bila pihak pelaksana pembangunan gedung meminta Akses, kami siap memberikannya kapan saja, namun kami tidak akan merelakan penggunaan tanah kami tanpa ada kepastian ganti rugi begini, " demikian tegas M Nasir.rel/dahlan]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9192_Soal-Status-Tanah-Gedung-Koperasi-Merah-Putih-Gampong-Bukit-Murasa--Ini-Pernyataan-Camat-Kota-Jantho.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65757/soal-status-tanah-gedung-koperasi-merah-putih-gampong-bukit-murasa-ini-pernyataan-camat-kota-jantho/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang Diuji</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 15:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang Diuji]]></title>
            <description><![CDATA[Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang DiujiOleh Abdullah Rasyid  Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN  Dolar boleh naik. Dun]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> Tidak Sedang Runtuh, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> Sedang Diuji<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid  <br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN  <br><br><br>Dolar boleh naik. Dunia boleh bergejolak. Tetapi <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak sedang berdiri di titik rapuh seperti 1998.  <br><br>Kita harus jujur melihat keadaan secara utuh. Benar, rupiah melemah. Benar, tekanan global sedang berat. Suku bunga The Fed tinggi, perang geopolitik belum selesai, ekonomi dunia melambat, dan hampir semua negara berkembang mengalami tekanan yang sama. Namun menyamakan situasi hari ini dengan 1998 jelas berlebihan.  <br><br><br>Fondasi Ekonomi yang Berbeda<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> hari ini memiliki bantalan yang jauh lebih kokoh dibanding hampir tiga dekade lalu. Bank <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> mencatat cadangan devisa per April 2026 mencapai USD 146,2 miliar, setara 5,8 bulan impor dan berada di atas standar kecukupan IMF. Inflasi juga terkendali di kisaran 2,42 persen, jauh dari lonjakan harga yang biasanya menjadi pemicu krisis sosial.  <br><br>Pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen menunjukkan konsumsi domestik masih bergerak, UMKM tetap hidup, dan aktivitas ekonomi nasional tidak mengalami kontraksi besar. Ini berbeda dengan 1998, ketika PDB <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> anjlok hingga -13,7 persen, perbankan runtuh, dan daya beli masyarakat hancur.  <br><br><br>Pelajaran dari 1998<br><br>Saya mengalami langsung krisis 1998. Saat itu, perbankan runtuh, lebih dari 50 bank ditutup, kredit macet melonjak, dan sistem keuangan kehilangan kepercayaan publik. Inflasi meledak hingga lebih dari 70 persen, cadangan devisa hanya sekitar USD 20 miliar, dan negara kehilangan kontrol atas arah kebijakan.  <br><br>Krisis politik memperburuk keadaan: demonstrasi besar-besaran, kerusuhan sosial, dan kejatuhan Presiden Soeharto. Negara tidak hanya menghadapi krisis ekonomi, tetapi juga krisis legitimasi.  <br><br>Hari ini, meski tekanan global nyata, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak berada dalam pusaran kehancuran sistemik seperti kala itu.  <br><br><br>Optimisme sebagai Modal Politik<br><br>Presiden Prabowo menekankan bahwa negara tidak boleh terlihat takut menghadapi tekanan global. Optimisme bukan berarti menutup mata terhadap masalah, melainkan keberanian menjaga kepercayaan di tengah ketidakpastian.  <br><br>Dalam ekonomi modern, psikologi publik menentukan stabilitas negara. Kepanikan berlebihan terhadap pelemahan rupiah justru bisa memperburuk keadaan. Karena itu, menjaga kepercayaan publik adalah bagian dari strategi ekonomi.  <br><br><br>Jalan Menuju Kemandirian<br><br>Tantangan <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> kini bukan sekadar menghadapi dolar, tetapi memperkuat kemandirian ekonomi:  <br>- Mengurangi ketergantungan impor  <br>- Memperkuat industri nasional  <br>- Mendorong hilirisasi  <br>- Mengembangkan transaksi mata uang lokal  <br>- Memastikan kekayaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> memberi nilai tambah bagi rakyatnya sendiri  <br><br><br>Kesimpulan<br><br>Bangsa besar tidak diukur dari seberapa sering panik terhadap gejolak global, tetapi dari seberapa kuat ia bertahan dan bangkit menghadapi tekanan dunia.  <br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak sedang runtuh.  <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> sedang diuji untuk naik kelas.  <br><br>Jakarta, 20 Mei 2026]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7809_Indonesia-Tidak-Sedang-Runtuh--Indonesia-Sedang-Diuji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65756/indonesia-tidak-sedang-runtuh-indonesia-sedang-diuji/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Taiwan Perkenalkan Inovasi Kesehatan Global Lewat Video Promosi WHA 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Taiwan Perkenalkan Inovasi Kesehatan Global Lewat Video Promosi WHA 2026]]></title>
            <description><![CDATA[JENEWA &ndash Kementerian Luar Negeri Taiwan meluncurkan video promosi World Health Assembly (WHA) bertajuk &quotTaiwan Cares Beyond Borde]]></description>
            <content><![CDATA[JENEWA &ndash; Kementerian Luar Negeri <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> meluncurkan video promosi World Health Assembly (WHA) bertajuk &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Cares Beyond Borders&quot; serta video teaser &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Smart Medical &amp; HealthTech Expo&quot; sebagai upaya memperlihatkan kontribusi dan inovasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> dalam bidang kesehatan global.</p><br>Peluncuran video tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Sidang ke-79 World Health Assembly yang berlangsung pada 18 Mei 2026 di Jenewa.<br>Selain untuk memperoleh dukungan internasional terhadap partisipasi bermakna <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> dalam World Health Organization, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sektor kesehatan dan teknologi medisnya melalui penyelenggaraan perdana &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Smart Medical &amp; HealthTech Expo&quot; di Jenewa.</p><br>Video promosi berdurasi tiga menit itu pertama kali ditayangkan dalam konferensi pers bersama yang dipimpin Menteri Luar Negeri <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Lin Chia-lung dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Shih Chung-liang pada 11 Mei 2026.</p><br>Kementerian Luar Negeri <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> menyampaikan bahwa kedua video tersebut menampilkan kemampuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> dalam pengembangan layanan kesehatan cerdas, teknologi medis, serta pengalaman kerja sama kesehatan internasional.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan komunitas global dalam meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat dunia.</p><br>Dalam video &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Cares Beyond Borders&quot;, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> mengangkat tema kehidupan hingga usia seratus tahun dan tantangan penuaan populasi global yang kini menjadi perhatian berbagai negara.</p><br>Melalui pendekatan naratif yang hangat, video tersebut menggambarkan kebutuhan masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, perawatan, serta kualitas hidup yang lebih baik dan bermartabat.<br>Video ini turut menyoroti kemampuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> dalam mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, kecerdasan buatan, teknologi semikonduktor, dan layanan kesehatan guna menghadirkan solusi medis cerdas bagi masyarakat.<br>Melalui inovasi tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> berharap dapat membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan nyaman di usia lanjut.</p><br>Pada bagian akhir video, diperlihatkan visual kampanye WHA tahun ini berupa ilustrasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> yang dibentuk dari rangkaian sirkuit chip, disertai slogan &quot;Chip in with <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a>&quot; dan &quot;WHO Cares? TAIWAN Cares!&quot;.</p><br>Slogan tersebut menegaskan keinginan <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> untuk terus berpartisipasi aktif dalam kerja sama kesehatan internasional melalui kekuatan teknologi dan layanan medisnya.</p><br>Sementara itu, video teaser &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> Smart Medical &amp; HealthTech Expo&quot; menampilkan solusi kesehatan berbasis teknologi semikonduktor, kecerdasan buatan, dan layanan kesehatan pintar yang lebih presisi dan responsif terhadap kebutuhan manusia.<br>Pameran tersebut akan berlangsung pada 17&ndash;19 Mei 2026 di Hotel President Wilson dan diharapkan menjadi ajang memperluas kolaborasi internasional di bidang kesehatan.</p><br>Kementerian Luar Negeri <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a> menyebut video promosi WHA dan teaser pameran akan disebarluaskan melalui kanal YouTube resmi kementerian, kanal &quot;Trending <a href="https://www.halomedan.com/tag/taiwan/" target="_blank">Taiwan</a>&quot;, serta berbagai platform media sosial resmi lainnya guna memperluas jangkauan audiens internasional. (red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1734_Taiwan-Perkenalkan-Inovasi-Kesehatan-Global-Lewat-Video-Promosi-WHA-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65755/taiwan-perkenalkan-inovasi-kesehatan-global-lewat-video-promosi-wha-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">H. Nurdin Lubis: Panta Rhei Jadi Wadah Kekeluargaan Alumni FH USU</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 14:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[H. Nurdin Lubis: Panta Rhei Jadi Wadah Kekeluargaan Alumni FH USU]]></title>
            <description><![CDATA[H. Nurdin Lubis Panta Rhei Jadi Wadah Kekeluargaan Alumni FH USU]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Komunitas alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH <a href="https://www.halomedan.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) angkatan 1970 hingga 1979 yang tergabung dalam Panta Rhei menggelar acara silaturahmi sekaligus pelantikan dan perkenalan pengurus dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban. Bertempat di Jalan Karya Kasih Komplek Palem Indah Medan Johor kediaman Alumni Wahid Rambe, Rabu (20/5).<br><br>Ketua Umum Panta Rhei H. Nurdin Lubis SH MM didampingi Sekretaris Umum M. Daniel Hamjas SH dan Wakil Ketua H Ikrom Helmi Nasution mengatakan, keberadaan Panta Rhei menjadi wadah mempererat hubungan persaudaraan antaralumni Fakultas Hukum <a href="https://www.halomedan.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a> lintas angkatan 1970&ndash;1979.<br>Menurutnya, organisasi tersebut dibangun atas dasar kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat menjaga tali silaturahmi di tengah dinamika kehidupan yang terus berubah.<br>"Panta Rhei berasal dari bahasa Yunani kuno yang bermakna segala sesuatu mengalir atau segala sesuatu berubah. Filosofi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga hubungan baik dan kebersamaan antar sesama alumni," ujar H. Nurdin Lubis.<br>Ia menambahkan, melalui kegiatan silaturahmi dan perkenalan pengurus ini, pihaknya berharap komunikasi antar alumni semakin kuat serta mampu menghadirkan kegiatan positif bagi anggota maupun masyarakat.<br>Acara berlangsung hangat dan penuh nostalgia, diisi dengan ramah tamah, diskusi ringan, serta saling berbagi pengalaman di antara para alumni senior Fakultas Hukum <a href="https://www.halomedan.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a> 1970-1979.<br><br>Filosofi tersebut menggambarkan dinamika kehidupan yang terus bergerak dan berkembang, namun tetap menjaga nilai-nilai persaudaraan serta ikatan emosional antar  sesama alumni.<br>Dalam pertemuan itu, para pengurus memperkenalkan struktur kepengurusan serta menyampaikan komitmen untuk terus menjaga kebersamaan, memperluas kegiatan sosial, dan membangun kontribusi positif bagi masyarakat maupun almamater.<br>Acara berlangsung hangat dengan penuh nostalgia, diwarnai diskusi ringan, ramah tamah, serta saling berbagi pengalaman di antara para alumni senior FH <a href="https://www.halomedan.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.<br><br>Adapun Susunan Pengurus Perkumpulan Panta Rhei Alumni HMI Komisariat FH <a href="https://www.halomedan.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Angkatan 1970&ndash;1979 Periode 2026&ndash;2028<br> <br>Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/SK/PR/V/2026 tanggal 20 Mei 2026, berikut adalah susunan lengkap pengurus:<br> <br>Penasehat<br> <br>1.R.R. Sukmadia SH<br>​<br>2.Hazairin Pohan SH, MA<br>​<br>3.Darwin Noor, SH, MHum<br>​<br>4.Chairil Siregar SH<br>​<br>5.Salamuddin Daulay SH<br>​<br>6.Prof Dr Fauzie Yusuf Hasibuan SH, MHum<br>​<br>7.Prof Dr Sutiarnoto SH, MHum<br>​<br>8.Ade Shinta Uli Pulungan SH, MHum<br>​<br>9.Prof Dr Arifin Gultom SH, MHum<br>​<br>10.Rusdi Lubis, SH, MMA<br>​<br>11.Syamsul Bahri Harahap, SH, MHum<br>​<br>12.Dr Rd Romo Muhammad Syafii, SH, MHum<br> <br>Pengurus Inti<br> <br>- Ketua Umum: H. Nurdin Lubis SH, MM<br>​<br>- Ketua Harian: Husni Nasution SH, SpN, MKn<br>​<br>- Wakil Ketua:<br>​<br>1.I. Abdul Wahid Rambe, SH.<br>​<br>2.H. Ikrom Helmi Nasution, SH<br>​<br>3.Netti Kesuma SH<br>​<br>4.Azra I. SH<br>​<br>5.Faisal Putra. SH<br>​<br>6.Zulkifli Nasution SH, MHum<br>​<br>- Sekretaris Umum: M. Djanel Hamjas SH<br>​<br>- Wakil Sekretaris:<br>​<br>1.Dr Faisal Akbar SH, MHum<br>​<br>2.Syahruzal Yusuf SH.<br>​<br>- Bendahara Umum: Murni Irwan Joened SH<br>​<br>- Wakil Bendahara: Susilawati SH<br> <br>Bidang Komunikasi dan Publikasi<br> <br>1.Nurlela Siregar SH<br>​<br>2.Lies Bahren Harahap, SH (Admin)<br>​<br>3.Halida Harahap SH (Admin)<br>​<br>4.Iwanudin SH<br> <br>Bidang Bakti Sosial<br> <br>1.Marjunisyah, SH.<br>​<br>2.Nana Dewani Lumban Tobing, SH.<br>​<br>3.Syarifah Lubis, SH.<br>​<br>4.Amnah Jamila Harahap, SH.<br> <br>Bidang Anjangsana<br> <br>1.Yetti Sofia, SH.<br>​<br>2.Yati Harahap, SH.<br>​<br>3.Linda Pulungan, SH.<br>​<br>4.Hasyuni, SH.<br> <br>Ditetapkan di Medan, 20 Mei 2026<br>Ditandatangani oleh:<br>H. Nurdin Lubis SH. MM (Ketua Umum)<br>M. Djanel Hamjas SH (Sekretaris Umum)<br> <br>Perkumpulan ini dibentuk untuk menjaga dan mempererat hubungan silaturahmi antar alumni HMI Komisariat Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara angkatan 1970&ndash;1979, berlandaskan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 jo. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3461_H--Nurdin-Lubis--Panta-Rhei-Jadi-Wadah-Kekeluargaan-Alumni-FH-USU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65754/h-nurdin-lubis-panta-rhei-jadi-wadah-kekeluargaan-alumni-fh-usu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemuda Medan Butuh Arah Bukan Janji, DPD KNPI Kota Medan Soroti Kegagalan Pemko Medan Merangkul Pemuda dan Menata Kota</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 11:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemuda Medan Butuh Arah Bukan Janji, DPD KNPI Kota Medan Soroti Kegagalan Pemko Medan Merangkul Pemuda dan Menata Kota]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Memperingati 118 tahun Hari Kebangkitan Nasional, semangat Boedi Oetomo untuk menyatukan pemuda dalam membangun bangs]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br>Memperingati 118 tahun Hari Kebangkitan Nasional, semangat Boedi Oetomo untuk menyatukan pemuda dalam membangun bangsa kembali digaungkan. Namun di Kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a>, semangat itu kami nilai belum tercermin, terutama dalam berbagai pengambilan kebijakan.<br><br><br>Karenanya, kami menilai Pemko <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> gagal menjalankan peran strategisnya dalam merangkul potensi pemuda dan menata pembangunan kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> secara menyeluruh.<br><br><br>Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa dimulai dari kesadaran pemuda. Sayangnya, di <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> hari ini pemuda justru merasa diabaikan. Ruang partisipasi minim, program kepemudaan jalan di tempat, dan komunikasi antara Pemko <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> dengan komunitas pemuda putus.<br><br><br>1. Kegagalan Merangkul <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> <br><br>Pemko <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> belum menghadirkan ekosistem yang memberi ruang nyata bagi pemuda untuk berkontribusi. Banyak program hanya bersifat seremonial, tanpa keberlanjutan dan tanpa keterlibatan aktif komunitas, organisasi kepemudaan, dan wirausahawan muda lokal. Akibatnya, energi pemuda <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> tidak tersalurkan untuk pembangunan kota medan. <br><br><br>2. Kegagalan Menata Pembangunan Kota <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> di Setiap Sektor<br><br><br>Dari tata ruang, infrastruktur, pendidikan vokasi, hingga ekonomi kreatif, perencanaan pembangunan kota medan dinilai tidak terintegrasi dan tidak berpihak pada kebutuhan generasi muda. Kemacetan, minimnya ruang publik produktif, Tingginya tingkat Kriminalitas dan rendahnya dukungan terhadap inovasi pemuda menjadi bukti nyata lemahnya arah kebijakan.<br><br><br>Kota yang besar bukan hanya yang banyak proyek fisiknya, tapi yang mampu menjadikan pemudanya sebagai subjek pembangunan. Jika Pemko terus gagal melihat ini, maka <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> akan terus kehilangan generasi terbaiknya.<br><br><br>Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus dijadikan titik evaluasi serius. Pemko <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> perlu membuka dialog terbuka dengan pemuda, menyusun peta jalan pembangunan yang melibatkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> itu sendiri, dan menghentikan pendekatan top-down yang tidak lagi relevan.<br><br><br>Bangkitnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank"><a href="https://www.halomedan.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> tergantung pada seberapa serius kita menaruh pemuda di pusat kebijakan. Tanpa itu, peringatan 20 Mei hanya akan jadi seremoni tahunan tanpa makna.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8321_Pemuda-Medan-Butuh-Arah-Bukan-Janji--DPD-KNPI-Kota-Medan-Soroti-Kegagalan-Pemko-Medan-Merangkul-Pemuda-dan-Menata-Kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65753/pemuda-medan-butuh-arah-bukan-janji-dpd-knpi-kota-medan-soroti-kegagalan-pemko-medan-merangkul-pemuda-dan-menata-kota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Politik Birokrasi Pemko Medan: Benny Sinomba Masih Punya Peluang Besar</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 09:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Politik Birokrasi Pemko Medan: Benny Sinomba Masih Punya Peluang Besar]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Dinamika pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mulai menjadi pembicaraan hangat di kalangan birokrasi maupun pengamat poli]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Dinamika pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mulai menjadi pembicaraan hangat di kalangan birokrasi maupun pengamat politik pemerintahan. Sejumlah nama mulai dikait-kaitkan sebagai kandidat pengganti Sekda Medan saat ini, Ir H Wiriya Arahman, yang disebut akan memasuki masa pensiun dalam hitungan bulan ke depan.</p><br>Dari beberapa nama yang beredar, sosok <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> Sinomba Siregar SE MAP menjadi salah satu figur yang cukup menarik perhatian.</p><br>Birokrat yang kini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemko Medan itu dinilai memiliki pengalaman dan jam terbang birokrasi yang cukup panjang di lingkungan Pemerintah Kota Medan.</p><br>Selain dikenal sebagai ASN senior, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> juga bukan sosok baru dalam lingkaran strategis Pemko Medan. Ia bahkan pernah merasakan duduk di kursi Pelaksana Harian (Plh) Sekda Medan saat Wiriya Arahman ditugaskan menjadi Penjabat Bupati Deli Serdang.</p><br>Meski hanya sementara, pengalaman itu dianggap menjadi modal penting jika nantinya benar-benar diproyeksikan mengisi jabatan Sekda definitif.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> Sinomba Siregar lahir di Medan pada 1 Juni 1973 dan mulai menjadi Pegawai Negeri Sipil sejak Desember 2002.</p><br>Kariernya terbilang cukup lengkap. Ia pernah menjabat Kepala Bidang Hotel, Restoran dan Hiburan di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan.</p><br>Saat Bobby Nasution maju sebagai calon Wali Kota Medan tahun 2020, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris BP2RD Medan.<br>Kariernya kemudian terus bergerak naik. Pada Desember 2021, Bobby Nasution melantiknya menjadi Kepala BP2RD Kota Medan.</p><br>Tak berhenti di sana, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> kemudian dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan pada November 2023 menggantikan Laksamana Putra Siregar.<br>Lalu pada April 2024, namanya kembali menjadi perhatian setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Medan.</p><br>Belakangan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> kembali digeser menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan. Namun perpindahan itu justru memunculkan berbagai spekulasi politik birokrasi di internal Pemko Medan.</p><br>Ada yang menilai dirinya tengah &quot;didinginkan&quot;, namun ada pula yang melihat perpindahan itu bukan akhir dari perjalanan karier birokrasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a>.<br>Apalagi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> diketahui merupakan kerabat dekat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dari garis keluarga ibu, Ade Hanifah Siregar.</p><br>Meski namanya ramai dibicarakan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> dikenal cukup tenang menghadapi isu-isu politik jabatan yang berkembang.</p><br>Dalam perbincangannya bersama Pimred Sumut24 Group Rianto SH MH atau yang akrab disapa Anto Genk, <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> sempat menanggapi santai soal peluang dirinya menjadi Sekda Medan.<br>&quot;Saya lebih tenang di sini bang, tak banyak keinginan macam-macam. Semua itu diserahkan kepada pimpinan,&quot; ujarnya singkat.</p><br>Pernyataan itu justru membuat banyak pihak menilai <a href="https://www.halomedan.com/tag/benny/" target="_blank">Benny</a> merupakan tipe birokrat yang tidak terlalu ambisius tampil di permukaan.<br>Sementara itu, saat ditanya terkait pergeseran jabatan pamannya tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga memilih merespons santai.</p><br>Menurut Bobby, seluruh keputusan jabatan di lingkungan Pemko Medan merupakan hak dan kewenangan pimpinan daerah, dalam hal ini Wali Kota Medan.</p><br>Kini, semua keputusan tentu berada di tangan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap sebagai pemegang kendali pemerintahan Kota Medan.</p><br>Siapa pun nantinya yang dipercaya menjadi Sekda, publik berharap mampu membantu mewujudkan visi besar &quot;Medan Untuk Semua&quot; sekaligus menjaga stabilitas birokrasi di lingkungan Pemko Medan.<br>Namun satu hal yang pasti, bursa calon Sekda Medan mulai bergerak dinamis. Dan seperti biasa, politik birokrasi selalu menyimpan kejutan hingga detik terakhir.<br>(Red/Anto Genk)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1007_Politik-Birokrasi-Pemko-Medan--Benny-Sinomba-Masih-Punya-Peluang-Besar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65752/politik-birokrasi-pemko-medan-benny-sinomba-masih-punya-peluang-besar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan Siap Digelar, 41 Klub Ambil Bagian</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 22:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan Siap Digelar, 41 Klub Ambil Bagian]]></title>
            <description><![CDATA[Turnamen Pingpong Lansia SeKota Medan Siap Digelar, 41 Klub Ambil Bagian]]></description>
            <content><![CDATA[Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Kadispora Medan, Plt. Kadis Kesehatan Medan dan Kadis Pariwisata Kota Medan menerima audiensi Presiden/Ketua Umum PTM Eksekutif Sumut, Ikrom Helmi Nasution bersama Bustami Syam dan jajaran pengurus Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumut (PTM ESU). Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Turnamen Pingpong Lansia se-Kota Medan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026.<br><br>Pertemuan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan menyambut baik rencana kegiatan yang dinilai dapat mendorong semangat hidup sehat dan aktif bagi para lanjut usia.<br><br>Turnamen ini dijadwalkan digelar pada 29 Mei 2026 di Urban Community Park Kebun Bunga, bertepatan dengan peringatan HLUN yang tahun ini mengusung tema "Pemberdayaan, Kemandirian, dan Pelayanan Ramah Lansia."<br><br>Presiden/Ketua Umum PTM Eksekutif Sumut, Ikrom Helmi Nasution, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Turnamen Pingpong Lansia se-Kota Medan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendorong gaya hidup sehat dan aktif bagi para lanjut usia.<br>Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat para lansia agar tetap produktif dan mandiri.<br><br>Menurutnya, momentum Hari Lanjut Usia Nasional 2026 sangat tepat untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan ruang partisipasi bagi lansia melalui olahraga yang ringan, menyenangkan, dan kompetitif seperti tenis meja.<br><br>Ikrom Helmi juga berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan serta menginspirasi daerah lain untuk mengadakan kegiatan serupa dalam rangka meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia.<br>Menurut Ketua Umum Pengkot PTMSI Kota Medan, Prof. Bustami Syam, terdapat 41 Persatuan Tenis Meja (PTM) yang terdaftar di PTMSI Kota Medan dan diharapkan turut ambil bagian dalam turnamen perdana khusus lansia ini.<br><br>Wali Kota Medan Rico Waas juga menyatakan kesediaannya untuk secara langsung membuka turnamen tersebut.<br><br>Selain memperebutkan Trofi Wali Kota Medan, panitia juga menyiapkan hadiah berupa tas ransel dari Butterfly serta uang pembinaan bagi para pemenang.<br>Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam aktivitas olahraga sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat Kota Medan.rel<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5384_Turnamen-Pingpong-Lansia-Se-Kota-Medan-Siap-Digelar--41-Klub-Ambil-Bagian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65751/turnamen-pingpong-lansia-sekota-medan-siap-digelar-41-klub-ambil-bagian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indosat Business Dorong Pendekatan Ketahanan Siber yang Lebih Strategis di Tengah Lonjakan AI Fraud dan Ancaman Siber Enterprise</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 21:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indosat Business Dorong Pendekatan Ketahanan Siber yang Lebih Strategis di Tengah Lonjakan AI Fraud dan Ancaman Siber Enterprise]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  JakartaIndonesia tengah memasuki fase baru ekonomi digital. Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai USD 340 m]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Jakarta</p><br></p>Indonesia tengah memasuki fase baru ekonomi digital. Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai USD 340 miliar pada 2030, didorong oleh percepatan adopsi AI, cloud, IoT, fintech, dan sistem digital lintas industri. Namun di balik pertumbuhan tersebut, risiko siber berkembang dengan skala dan kompleksitas yang semakin tinggi.</p><br></p>Sebagai mitra transformasi digital enterprise di berbagai sektor industri Indonesia, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison (<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> atau IOH) melalui <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Business melihat langsung bagaimana percepatan transformasi digital turut memperluas tantangan keamanan siber yang dihadapi perusahaan. Kebutuhan enterprise kini tidak lagi hanya sebatas konektivitas dan teknologi, tetapi juga kemampuan membangun ketahanan siber yang adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi ancaman modern.</p><br></p>Berangkat dari kebutuhan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Business meluncurkan whitepaper bertajuk &quot;A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience&quot; bersama pakar cybersecurity, Dr. Ir. Charles Lim, M.Sc., B.Sc., CSAP, Security+, CySA+, ECDE, CND, CCSE, CTIA, CHFI, EDRP, ECSA, ECSP, ECIH, CEH, CEI. Whitepaper ini mengangkat fenomena &quot;resilience gap&quot;, yaitu kondisi ketika laju transformasi digital berkembang jauh lebih cepat dibanding kesiapan organisasi dalam membangun ketahanan siber.</p><br></p>Muhammad Buldansyah, Director &amp; Chief Business Officer <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison, mengatakan, &quot;Indonesia sedang memasuki fase baru ekonomi digital, namun pertumbuhan digital juga harus diiringi dengan ketahanan siber yang memadai. Hari ini, cyber resilience bukan lagi isu teknologi semata, tetapi fondasi kepercayaan dan keberlangsungan bisnis.&quot;</p><br></p>Ia menambahkan, &quot;Sebagai perusahaan yang mendampingi transformasi digital enterprise di berbagai sektor, kami melihat kebutuhan akan pendekatan keamanan siber yang lebih strategis dan adaptif semakin mendesak. Karena itu, kami bekerja sama dengan Dr. Charles Lim yang memiliki pengalaman panjang dan pemahaman mendalam di bidang cybersecurity untuk menghadirkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan kesiapan cyber resilience di Indonesia.&quot;</p><br></p>Dr. Ir. Charles Lim, Deputy Head of Master IT program, Swiss German University menambahkan, &quot;Ancaman siber berkembang jauh lebih cepat dan semakin sulit dideteksi, terutama dengan munculnya AI-enabled fraud dan deepfake. Organisasi perlu beralih dari pendekatan yang reaktif menuju cyber resilience yang lebih adaptif dan berkelanjutan.&quot;</p><br></p>Lanskap ancaman siber di Indonesia kini berkembang semakin kompleks seiring meningkatnya adopsi AI dan digitalisasi enterprise. Whitepaper ini mencatat peningkatan AI-related fraud hingga 1.550% di sektor fintech Indonesia, termasuk penggunaan deepfake dan AI voice impersonation untuk penipuan berbasis identitas.</p><br></p>Besarnya eksposur risiko tersebut turut berdampak pada kesiapan enterprise. Cisco Cybersecurity Readiness Index 2025 menunjukkan hanya 11% organisasi di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman keamanan siber modern, sementara rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia dapat mencapai sekitar Rp15 miliar. Di sisi lain, implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) juga mendorong organisasi memperkuat kemampuan monitoring dan respons keamanan siber secara real-time, termasuk memenuhi kewajiban pelaporan insiden dalam waktu 72 jam.</p><br></p>Selain membahas strategi seperti Zero Trust Architecture dan Human Firewall, whitepaper ini juga mengulas tantangan ketahanan siber lintas sektor strategis Indonesia, termasuk finansial, manufaktur, pemerintahan, dan pendidikan, yang kini menghadapi eksposur risiko siber yang semakin tinggi seiring percepatan digitalisasi nasional.</p><br></p>Melalui whitepaper ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Business ingin mendorong perusahaan di Indonesia untuk melihat ketahanan siber sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital dan daya saing bisnis jangka panjang. Sebagai mitra transformasi digital enterprise, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Business terus memperkuat perannya dalam membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih aman, adaptif, dan terpercaya di era AI dan ekonomi digital. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5702_Indosat-Business-Dorong-Pendekatan-Ketahanan-Siber-yang-Lebih-Strategis-di-Tengah-Lonjakan-AI-Fraud-dan-Ancaman-Siber-Enterprise.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65761/indosat-business-dorong-pendekatan-ketahanan-siber-yang-lebih-strategis-di-tengah-lonjakan-ai-fraud-dan-ancaman-siber-enterprise/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rangkaian Turnamen H3RO Esports 6.0 Selesai, Lahirkan Ribuan Potensi Talenta ESports Indonesia</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 21:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rangkaian Turnamen H3RO Esports 6.0 Selesai, Lahirkan Ribuan Potensi Talenta ESports Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  JakartaSelama enam tahun penyelenggaraan H3RO Esports, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri secar]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Jakarta<br><br>Selama enam tahun penyelenggaraan H3RO Esports, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> secara konsisten menghadirkan platform pembinaan talenta gaming yang telah melibatkan lebih dari 42.000 peserta di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai turnamen berskala besar yang melahirkan talenta dari level rookie hingga pro player yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Melanjutkan kesuksesan tersebut, pada 2025 <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> juga telah menyelesaikan rangkaian H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO &ndash; Rise of Rookies.<br><br>H3RO Esports 6.0 mencatat partisipasi tinggi dengan 2.786 rookie terverifikasi dari seluruh Indonesia. Seluruh peserta menjalani proses seleksi berlapis yang dirancang bersama pro team, dimulai dari H3RO Rookie Tournament yang menyaring peserta menjadi 210 pemain terbaik, dilanjutkan dengan tes kognitif dan durability, hingga in-game assessment oleh RRQ dan HFX yang menghasilkan 20 pemain terpilih. Para finalis kemudian mengikuti Scrimmage Showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ, sebelum akhirnya terpilih tiga rookie terbaik dari masing-masing pro team yang dinilai siap memasuki jalur profesional. Untuk memastikan seleksi yang semakin objektif dan berbasis data, program ini juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan melalui CoachGPTberbasis ChatGPT sebagai referensi tambahan bagi coach dalam menilai performa pemain.<br><br>Melalui H3RO juga telah melahirkan talenta yang berkontribusi di level nasional hingga internasional, termasuk dalam ajang Road to Seleknas - IESF World Esports Championship. Beberapa tim berhasil mencatat prestasi membanggakan, di antaranya:<br><br>EVOS: meraih medali emas pada 14th IESF World Esports Championship MLBB;Kuda Terbang: peringkat 5 besar dunia pada 14th IESF World Esports Championship PUBG Mobile;Bigetron: meraih medali perak pada 15th IESF World Esports Championship MLBB;ONIC: meraih medali perunggu pada 16th IESF World Esports Championship MLBB.Keberhasilan ini didukung oleh kolaborasi strategis dengan berbagai mitra dalam ekosistem Esports, seperti PBESI (Pengurus Besar Esports Indonesia) sebagai induk organisasi Esports nasional di bawah naungan KONI, serta AVGI (Asosiasi Video Game Indonesia) yang mendorong penguatan industri dan komunitas gaming. Selain itu, Garudaku sebagai platform resmi dalam ekosistem PBESI turut mendukung penyelenggaraan program, bersama mitra media seperti Revival TV, Vidio, dan TikTok Live untuk memperluas jangkauan audiens, serta UniPin sebagai payment gateway yang mempermudah transaksi dalam ekosistem gaming. Kolaborasi ini semakin memperkuat peran <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> dalam membangun jalur regenerasi atlet Esports Indonesia secara berkelanjutan.&quot;Selama enam tahun perjalanan H3RO Esports, kami melihat antusiasme generasi muda yang terus meningkat. Kini terdapat puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia, mencerminkan besarnya potensi talenta Esports di Tanah Air. H3RO hadir dari sekadar turnamen dan kini terus berkembang dan menjadi ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain dari level rookie hingga berkompetisi di panggung nasional dan internasional. Melalui H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO &ndash; Rise of Rookies, kami kembali menegaskan komitmen tersebut dengan menghadirkan jalur pengembangan yang terstruktur, mulai dari proses seleksi, pelatihan bersama pro team, hingga pendampingan profesional. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> untuk mendukung generasi muda dalam mengembangkan kemampuan gaming mereka dan mempersiapkan mereka menjadi pemain profesional yang siap bersaing. Sejalan dengan tujuan Indosat untuk memberdayakan Indonesia melalui akses digital, <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> akan terus menghadirkan peluang bagi generasi muda untuk berkembang di industri Esports,&quot; tutur Apoorva Mehrotra, Director and Chief Growth Officer of Indosat Ooredoo Hutchison.<br>Rangkaian H3RO Esports Tournament secara keseluruhan telah mencatat pencapaian signifikan dengan disiarkan secara live dan menjangkau lebih dari 165 juta penonton, sekaligus menjadi salah satu tayangan dengan jumlah penonton terbanyak serta meraih empat kali trending di YouTube. Keberhasilan ini juga mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan dari organisasi dan media independen. Melanjutkan capaian tersebut, puncak H3RO Esports 6.0 berlangsung melalui Scrimmage Showcase Livestream pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026, yang kembali menjadi sorotan komunitas Esports nasional dengan lebih dari 1 juta total penonton (1.064.293 views). Tayangan ini turut diramaikan melalui watch party bersama talent Esports serta berbagai aktivitas gamification interaktif yang melibatkan audiens. Secara keseluruhan, kampanye H3RO Esports 6.0 juga mencatat performa digital yang kuat dengan 18,4 juta reach, 8,85 juta views, dan lebih dari 300 ribu engagement, memperlihatkan besarnya antusiasme generasi gamer muda terhadap program pencarian talenta ini.<br>Sebagai penutup rangkaian program, para rookie terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass dan program pelatihan intensif yang diselenggarakan langsung di gaming house pro team, RRQdan HFX. Selama proses ini, para peserta juga mendapatkan pendampingan psikolog untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kompetitif dan profesional. Kolaborasi antara penyelenggara, pro team profesional, panelis ahli, serta dukungan dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> Indonesia menjadikan From Zero to H3RO sebagai salah satu inisiatif paling komprehensif dalam menjembatani gamer muda Indonesia menuju panggung Esports profesional.<br>Nikmati pengalaman gaming terbaik didukung dengan <a href="https://www.halomedan.com/tag/tri/" target="_blank">Tri</a> Lebih Hemat, Sinyal Cepat yang hadir hingga ke pelosok negeri. Dapatkan ekstra 170 Diamonds Mobile Legends: Bang Bang dengan membeli paket 10GB seharga Rp65.000, yang juga dilengkapi dengan fitur Anti Spam PLUS+ untuk pengalaman gaming tanpa gangguan. Daftarkan dirimu dan dapatkan informasi lengkap di https://linktr.ee/tri.h3ro. Nantikan Turnamen H3RO Esports 7.0 dan jadilah H3RO selanjutnya! (Rel)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2400_Rangkaian-Turnamen-H3RO-Esports-6-0-Selesai--Lahirkan-Ribuan-Potensi-Talenta-ESports-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65760/rangkaian-turnamen-h3ro-esports-60-selesai-lahirkan-ribuan-potensi-talenta-esports-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>