<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 00:41:37 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash;2030</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 00:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025–2030]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash2030]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN &ndash; Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution (DPD IKANAS) Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030. Di Mercure Hotel Medan, Minggu (3/5).<br><br>M. Lokot yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara mengatakan, IKANAS memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu keluarga besar marga Nasution sekaligus kekuatan sosial yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.<br>Menurutnya, keberadaan IKANAS tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus mampu menghadirkan program nyata yang menyentuh masyarakat luas.<br>&quot;IKANAS harus menjadi organisasi yang solid, memperkuat silaturahmi, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki, saya yakin IKANAS bisa berkontribusi besar untuk Sumatera Utara,&quot; ujar Dewan Penasehat <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a> Sumut itu.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan.<br>&quot;Peran organisasi seperti IKANAS sangat dibutuhkan untuk menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam membangun dari tingkat akar rumput,&quot; tambahnya.<br>M. Lokot berharap, kepengurusan DPD IKANAS Sumut periode 2025&ndash;2030 yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, menjaga kekompakan, serta terus hadir di tengah masyarakat.<br>Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan keluarga besar Nasution serta meningkatkan kontribusi IKANAS dalam bidang sosial, budaya, dan pembangunan di Sumatera Utara.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4719_Anggota-DPR-RI-Muhammad-Lokot-Nasution-Hadiri-Pelantikan-DPD-IKANAS-Sumut-2025-ndash-2030.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65619/anggota-dpr-ri-muhammad-lokot-nasution-hadiri-pelantikan-dpd-ikanas-sumut-2025ndash2030/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Kebebasan Pers Dunia: *Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 23:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Kebebasan Pers Dunia: *Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Kebebasan Pers DuniaMenjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia:<br>*Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*<br><br>Oleh: Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)<br><br>SEJAK tiga dekade terakhir, tanggal 3 Mei diperingati sebagai Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia atau World Press Freedom Day. Penetapan tanggal ini bermula dari Deklarasi Windhoek 1991 di Namibia, yang menegaskan pentingnya pers bebas, pluralistik, dan independen. Dua tahun kemudian, Majelis Umum PBB mengesahkannya sebagai peringatan resmi melalui Resolusi 48/432 pada 1993.<br><br>Deklarasi Windhoek lahir dari keresahan para jurnalis Afrika tentang sensor, intimidasi, dan pembungkaman. Mereka menegaskan bahwa kebebasan pers adalah syarat mutlak bagi demokrasi dan pembangunan. Gagasan itu kemudian menjadi rujukan global hingga hari ini.<br><br>Di Indonesia, jejak pers jauh lebih tua. Sejarah pers nasional bermula pada abad ke-19 dengan terbitnya Bataviasche Nouvelles tahun 1744, meski masih dalam kontrol kolonial. Tonggak penting muncul pada 1907 ketika Medan Prijaji milik Tirto Adhi Soerjo hadir sebagai suara perlawanan terhadap penjajahan.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> kebangsaan tumbuh bersama pergerakan kemerdekaan. Surat kabar seperti Oetoesan Hindia, Sinar Hindia, dan Soeara Oemoem menjadi ruang pendidikan politik bagi rakyat. Seperti ditulis Pramoedya Ananta Toer dalam "Rumah Kaca"(1988), pers saat itu bukan sekadar media, melainkan senjata ideologis melawan kebodohan dan penindasan.<br><br>Pasca kemerdekaan, pers Indonesia mengalami pasang surut. Era Orde Baru membatasi dengan sistem SIUPP, sementara reformasi 1998 membuka keran kebebasan melalui UU 40/1999 tentang <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a>. Undang-undang ini mencabut sensor dan menempatkan pers sebagai pilar demokrasi.<br><br>Memasuki era digital, wajah pers nasional berubah drastis. Internet, media sosial, dan platform berbagi informasi mematahkan monopoli redaksi konvensional. Siapa saja kini bisa menjadi produsen berita dengan satu gawai di tangan.<br><br>Perkembangan ini membawa dampak ganda. Di satu sisi, akses informasi menjadi lebih cepat dan demokratis. Di sisi lain, muncul banjir disinformasi, clickbait, dan jurnalisme instan yang mengorbankan verifikasi. Post-truth menjadi ciri utama era disrupsi.<br><br>Tantangan terbesar pers nasional hari ini adalah menjaga relevansi di tengah algoritma. Berita berkualitas sering kalah cepat oleh konten sensasional yang dirancang untuk menarik perhatian sesaat. Ekonomi media pun melemah karena pendapatan iklan bergeser ke platform digital global.<br><br>Namun tantangan bukanlah alasan untuk menyerah. Mendiang Joseph Pulitzer, wartawan-politisi Hungaria-Amerika yang namanya diabadikan untuk anugerah pers tertinggi di Amerika Serikat, suatu kali mengatakan, &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang sinis, materialistis, dan demagogis akan menghasilkan masyarakat yang sama rendahnya dengan dirinya sendiri.&quot;<br><br>Kutipan ini berasal dari esainya di North American Review tahun 1904 di mana Pulitzer menekankan bahwa bangsa dan masyarakat pers memiliki keterkaitan satu sama lain. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang berdedikasi mempertahankan kebajikan demokrasi, sementara pers yang sinis, korup, atau sensasionalis merusak publik. Masa depan negara, katanya lagi, terletak di tangan para jurnalis. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang kehilangan idealisme akan melahirkan masyarakat yang kehilangan arah. Sebaliknya, pers yang mempertahankan idealisme memperkuat pondasi bangsa dan negara.<br><br>Tugas pers tidak berhenti pada menyuarakan aspirasi semata. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> harus ikut membentuk dan membangun cara pandang bangsa. Di tengah pergaulan dan persaingan dunia yang semakin ketat, media memiliki peran strategis sebagai penjernih wacana dan penunjuk kompas moral.<br><br>Kita butuh pers yang mampu menumbuhkan optimisme dalam berusaha dan berkarya. Bangsa ini menghadapi banyak masalah, tapi setiap masalah selalu hadir bersama harapan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang sehat adalah yang mampu menyeimbangkan kritik dengan solusi, menyorot kegelapan tanpa melupakan cahaya.<br><br>Dalam konteks itu, pers harus menjadi suluh penerang. Ia menerangi ruang-ruang gelap kekuasaan, korupsi, dan ketidakadilan. Sekaligus menjadi lokomotif pembangunan dengan menggerakkan kesadaran publik pada isu-isu besar: pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kedaulatan bangsa.<br><br>Untuk menjalankan peran itu, etika tidak boleh ditawar. Kebebasan tanpa tanggung jawab akan melahirkan anarki informasi. Kehormatan pers harus dijaga dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan berbagai pedoman pemberitaan yang berlaku.<br><br>Masyarakat pers nasional sering lantang menuntut hak kebebasan yang dijamin UU 40/1999. Itu wajar. Tetapi hak harus berbanding lurus dengan kewajiban. Kebebasan pers bukan lisensi untuk bertindak serampangan, melainkan amanah untuk menyampaikan kebenaran dengan cara yang terhormat.<br><br>Ekosistem media yang semakin melemah memang tidak dapat dipungkiri. Semakin panjang daftar media arus utama yang teraksa menyerah. Itu artinya, semakin banyak wartawan kehilangan pekerjaan. Bisnis media runtuh. Tetapi itulah tantangan zaman. Sejarah menunjukkan, setiap revolusi teknologi menuntut adaptasi.<br><br>Insan pers harus semakin canggih, cerdas, dan terampil memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Data journalism, multimedia storytelling, dan kecerdasan buatan adalah alat baru yang dapat digunakan untuk memperkuat kredibilitas, bukan melemahkannya. Yang tidak boleh hilang adalah nurani.<br><br>Kemajuan bangsa adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan pers berada dalam satu kapal yang sama. Karena itu, kolaborasi antara pers dan pemerintah menjadi keharusan. Kolaborasi bukan ancaman. Hubungan itu harus dilandasi saling menghormati: pemerintah membuka ruang informasi, pers menjalankan fungsi kontrol tanpa prasangka.<br><br>Walter Lippmann dalam "Public Opinion" (1922) mengingatkan bahwa pers membentuk &quot;gambar di kepala&quot; masyarakat tentang dunia. Jika gambar itu buram, masyarakat akan mengambil keputusan yang keliru. Jika gambar itu jernih, bangsa bisa melangkah lebih pasti.<br><br>Di Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia ini, mari kita tegaskan kembali komitmen: menjaga kebebasan, merawat etika, dan memperkuat profesionalisme. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang merdeka bukan pers yang bebas semaunya, tetapi pers yang sadar akan tanggung jawabnya kepada publik dan sejarah.<br><br>Semoga pers Indonesia terus menjadi suluh yang tidak padam dan lokomotif yang tidak berhenti. Ketika pers kuat dalam nilai dan cerdas memanfaatkan teknologi, bangsa ini akan memiliki bekal untuk berlayar di tengah gelombang ganas zaman dengan kepala tegak dan pandangan jauh ke depan. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5578_Hari-Kebebasan-Pers-Dunia---Menjadi-Suluh-dan-Lokomotif-Bangsa-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65618/hari-kebebasan-pers-dunia-menjadi-suluh-dan-lokomotif-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas, Exco PSSI Arya Sinulingga, dan Dandim Membaur di CFD, Sapa Warga Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas, Exco PSSI Arya Sinulingga, dan Dandim Membaur di CFD, Sapa Warga Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Warga Medan tumpah ruah memadati area car f]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Warga Medan tumpah ruah memadati area car free day (CFD) yang sejak subuh telah steril dari kendaraan bermotor. Di tengah kerumunan massa yang berkeringat, tampak Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas hadir membaur, berjalan kaki menyusuri aspal jantung kota bersama warga.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas terlihat jalan santai bersama Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga dan Dandim 0201/Medan Delli Yudha Adi Nurcahyo. Mengenakan jaket olahraga hitam dan topi senada, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas tampak enerjik melangkah sembari sesekali melempar senyum dan menyalami warga yang melintas di sampingnya.<br><br>Beberapa kali langkahnya terhenti karena dihadang warga yang ingin berswafoto atau sekadar berjabat tangan. Dengan ramah, ia melayani permintaan tersebut sambil berbincang ringan mengenai suasana pagi itu. Kehadiran para tokoh ini seolah memberi suntikan semangat baru bagi masyarakat yang tengah menikmati libur akhir pekan dengan berolahraga.<br><br>Tak hanya menyapa, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga tampak mengobrol santai dengan warga. Bahkan, ia sempat menggendong seorang balita dengan penuh keakraban, menciptakan suasana hangat di tengah keramaian. Hingga matahari mulai meninggi, antusiasme masyarakat tetap tinggi dan tak surut.<br><br>Puncak kemeriahan terjadi saat dentuman musik senam menggema di salah satu sudut lapangan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas bersama rombongan ikut masuk ke dalam barisan warga, mengikuti gerakan instruktur dengan penuh semangat. Tawa pun pecah di tengah kerumunan saat gerakan senam semakin cepat.<br>Suasana kebersamaan pun sangat terasa pagi itu.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_586_Rico-Waas--Exco-PSSI-Arya-Sinulingga--dan-Dandim-Membaur-di-CFD--Sapa-Warga-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65617/rico-waas-exco-pssi-arya-sinulingga-dan-dandim-membaur-di-cfd-sapa-warga-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta PT Federal Internasional Finance (FIFGROUP),anak perusahaan Astra,meraih penghargaan di ajang Top CX Brand Award 2026 yang diseleng]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta: PT Federal Internasional Finance (<a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a>),anak perusahaan Astra,<br>meraih penghargaan di ajang Top CX Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh<br>Marketing.co.id di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 30 April<br>2026.<br>Dalam gelaran tersebut, platform digital Website <a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a> (www.fifgroup.co.id)<br>meraih penghargaan Digital Channel Customer Experience Award (DIGICCXA)<br>2026 di kategori Website - 2W Financing Company. Penghargaan tersebut diterima<br>langsung oleh Customer Relationship Management and Digital Division Head<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a>, Joni Citradinata.<br>Joni menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas penghargaan tersebut: &quot;Ini<br>merupakan suatu kebanggaan bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a> khususnya tim digital yang terus<br>menerus mengupayakan pengembangan ekosistem serta transformasi digital baik<br>internal maupun eksternal perusahaan. Terima kasih kepada Marketing.co.id dan<br>seluruh dewan juri atas perhargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a>. Semoga ke depan, website <a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a> tetap terus dapat memberikan<br>pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.&quot;<br>&quot;Selain itu, penghargaan ini menjadi motivasi dan suntikan semangat yang baru bagi<br>seluruh insan <a href="https://www.halomedan.com/tag/fifgroup/" target="_blank">FIFGROUP</a>, agar tetap dapat mempertahankan kinerja yang baik<br>khususnya dalam mengembangkan teknologi digital dan bijak dalam penerapannya,&quot;<br>tambah Joni.<br>Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Experience Audit terhadap kualitas<br>engagement dan customer experience pada kanal digital selama periode Januari-Maret<br>2026.<br>Metode Pengukuran Digital Channel Customer Experience Index (DIGICCXI)<br>Digital Channel Customer Experience Index (DIGICCXI) dirancang sebagai model<br>pengukuran komprehensif yang mengevaluasi perjalanan pelanggan secara<br>menyeluruh (end-to-end) dalam platform web sebuah perusahaan yang bertujuan untuk<br><br>mengukur sejauh mana antarmuka digital mampu memberikan pengalaman yang<br>intuitif, menarik, dan efektif dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.<br>Parameter yang digunakan sebagai pengukuran dalam Digital Channel Customer<br>Experience Index (DIGICCXI) adalah Accessibility of Engagement, Customer<br>Experience Engagement, dan Solution Engagement.<br>Survei DIGICCXI 2026 dilakukan melalui kunjungan ke website-website perusahaan<br>selama periode Januari hingga Maret 2026. Masing-masing website diuji melalui enam<br>kali interaksi atau setara dengan dua kali interaksi per bulan selama tiga bulan. Secara<br>keseluruhan, terdapat 126 brand yang dimonitor dalam 22 kategori website.r]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2017_FIFGROUP-Raih-Digital-Channel-Customer-Experience-Award-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65616/fifgroup-raih-digital-channel-customer-experience-award-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Taman Budaya, Rico Waas Rayakan Sastra Lewat Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Taman Budaya, Rico Waas Rayakan Sastra Lewat Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas mengaku kehadirannya dilandasi rasa &quotkopi&quot dan &quotkepo&quot yang ia maknai s]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas mengaku kehadirannya dilandasi rasa &quot;kopi&quot; dan &quot;kepo&quot; yang ia maknai secara filosofis.<br><br>Menurut Rico Waas, kopi adalah simbol jeda, ketenangan, dan ruang merenung dari hiruk-pikuk kehidupan. Sedangkan kepo adalah dorongan rasa ingin tahu yang mendorong seseorang untuk menggali lebih dalam makna kehidupan. Dua hal ini, kata Rico, merupakan perpaduan antara rasa dan nalar yang penting dalam membangun peradaban.<br><br>&quot;Bangsa ini akan kuat jika kebudayaan, intelektual, dan rasa kita terus dijaga. Rasa mencintai, rasa memiliki, dan rasa menelaah kehidupan harus terus hidup,&quot; kata Rico Waas didampingi Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Laksamana Putra Siregar dan Kabid Ekonomi Kreatif <a href="https://www.halomedan.com/tag/di/" target="_blank">Di</a>nas Pariwisata, Amsar.<br><br>Rico juga menyoroti pola penulisan puisi yang menurutnya memiliki kemiripan dengan pola sastra Melayu, sebagai bukti kekayaan budaya lokal yang dapat terus dikembangkan oleh generasi muda. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendorong seniman muda untuk terus berkarya di berbagai bidang, mulai dari musik, puisi, lukisan, hingga desain.<br><br>&quot;Membangun kota tidak hanya tentang gedung tinggi, rumah sakit, atau infrastruktur fisik. Seni dan budaya adalah elemen penting dalam kehidupan kota,&quot; tegas Rico Waas <br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/di/" target="_blank">Di</a> akhir sambutannya, Rico Waas secara resmi membuka festival tersebut, seraya memberikan apresiasi kepada penulis, komunitas teater, dan para pegiat seni yang terus menjaga denyut budaya di Kota Medan.<br><br>Sebelumnya Founder Medan Teater Ahmad Munawar Lubis menuturkan bahwa festival ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan sebuah perayaan atas "rasa" yang seringkali terabaikan dalam kehidupan sehari-hari.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/di/" target="_blank">Di</a>jelaskannya karya-karya yang ditampilkan merupakan kristalisasi dari berbagai emosi manusia&mdash;mulai dari keresahan, tawa yang tertahan, hingga air mata yang jatuh dalam diam. Medan Theater sendiri, menurutnya, dibangun bukan di atas kemegahan gedung, melainkan di atas fondasi kepercayaan dan kesetiaan untuk mengubah rasa sakit menjadi keindahan.<br><br>Festival Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo pun berlangsung dalam suasana hangat, sarat makna, dan menjadi ruang pertemuan antara sastra, musik, serta semangat kebudayaan yang hidup di Kota Medan. Festival yang menampilkan karya penulis Hasan Al Bana dan musik dari grup 7 Keliling ini pun resmi dibuka, membawa harapan baru bagi bangkitnya ruang-ruang kreatif di Kota Medan.R]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7858_Di-Taman-Budaya--Rico-Waas-Rayakan-Sastra-Lewat-Musikalisasi-Puisi-Kopi-dan-Kepo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/65615/di-taman-budaya-rico-waas-rayakan-sastra-lewat-musikalisasi-puisi-kopi-dan-kepo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Dukung Simulasi Sispamkota</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Dukung Simulasi Sispamkota]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan, M. Sofyan, menghadiri k]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan, M. Sofyan, menghadiri kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang diselenggarakan oleh Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu (2/5/2026). <br><br>Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Pelabuhan Belawan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan <br>Belawan, Dedy Dharma.<br><br>Dalam arahannya saat memimpin apel, Dedy menekankan bahwa simulasi ini merupakan langkah krusial untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan situasi darurat secara terpadu.<br><br>Dalam rangkaian simulasi, diperagakan skenario aksi demonstrasi oleh kelompok buruh yang menuntut keadilan pasca-PHK. Situasi digambarkan memanas dan memicu kericuhan saat massa mulai melakukan tindakan anarkis.<br><br>Merespons kondisi tersebut, petugas gabungan menunjukkan kemampuannya dalam meredam situasi secara taktis. Meskipun menghadapi tekanan massa, para petugas tetap menjalankan instruksi untuk bertindak sesusi prosedur sesuai standar operasional yang berlaku dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk meminimalisir risiko benturan fisik.r]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2928_Pemko-Medan-Dukung-Simulasi-Sispamkota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65614/pemko-medan-dukung-simulasi-sispamkota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan IKANAS Sumut, Bobby Nasution Tekankan Tiga Kunci Organisasi Maju</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 18:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan IKANAS Sumut, Bobby Nasution Tekankan Tiga Kunci Organisasi Maju]]></title>
            <description><![CDATA[Pelantikan IKANAS Sumut, Bobby Nasution Tekankan Tiga Kunci Organisasi Maju]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna (IKANAS) Sumut periode 2025&ndash;2030, di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1/Perintis, Medan, Minggu (3/5/2026).<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan tiga pesan penting agar organisasi dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.<br><br>Menurutnya, organisasi yang kuat harus memiliki tiga pegangan utama. Pertama, visi dan misi yang jelas sebagai arah dalam menjalankan organisasi. Ia menegaskan, visi dan misi harus menjadi pedoman utama seluruh anggota.<br><br>&quot;Seperti yang disampaikan oleh ketua tadi, akan ada Bimtek, pelatihan, agar tujuan organisasi punya arah yang jelas,&quot; ucapnya.<br><br>Kedua, lanjut Bobby, bagaimana menjalankan organisasi sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Ia menilai, pendekatan kekeluargaan menjadi hal penting dalam menjaga keharmonisan internal maupun eksternal organisasi.<br><br>&quot;IKANAS sebenarnya kalau kita lihat terbentuknya, poin kedua ini menjadi unggulan utama. Seperti yang sudah disampaikan bahwa IKANAS hadir, berdiri, karena ikatan darah, karena silsilah keturunan, yang mau tidak mau dibawa mulai dari lahir sampai meninggal,&quot; katanya.<br><br>Pesan ketiga, organisasi harus mampu membaca potensi dan peluang yang ada. Karena itu, IKANAS diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek, baik sosial maupun pembangunan daerah, mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.<br><br>Sementara itu, Ketua DPP IKANAS Saipullah Nasution menekankan pentingnya peran IKANAS sebagai wadah mempererat silaturahmi keluarga besar Nasution dan Anak Boru di berbagai daerah.<br><br>&quot;Anggota IKANAS diharapkan dapat berkontribusi aktif dan berpartisipasi positif dalam mendukung program-program pembangunan di daerah masing-masing. Kepada DPD IKANAS yang baru dilantik, semoga amanah yang diberikan bisa membawa IKANAS dohot anak boruna di Sumut menjadi barometer IKANAS pusat,&quot; ujarnya.<br><br>Ketua DPD IKANAS Sumut periode 2025&ndash;2030 yang dilantik, Erwan Rozadi Nasution, mengajak seluruh keluarga besar IKANAS untuk menjaga kekompakan dan persatuan.<br><br>Ia juga mengingatkan kontribusi tokoh-tokoh bermarga Nasution bagi bangsa, bahkan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Di antaranya Willem Iskandar (Sati Nasution) sebagai tokoh pendidikan, Ida Loemongga Haroen Nasution sebagai perempuan Indonesia pertama bergelar doktor di bidang kedokteran, serta Jenderal (Purn) AH Nasution sebagai pahlawan nasional.<br><br>&quot;Saat ini Sumut dipimpin putra terbaik Bobby Afif Nasution, yang sebelumnya juga ada Sutan Mohammad Amin Nasution sebagai Gubernur Sumut pertama. Nasution harus bersatu, kompak, dan berperan dalam segala sektor, politik, ekonomi, dan sosial,&quot; pungkasnya. **]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6208_Pelantikan-IKANAS-Sumut--Bobby-Nasution-Tekankan-Tiga-Kunci-Organisasi-Maju.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65613/pelantikan-ikanas-sumut-bobby-nasution-tekankan-tiga-kunci-organisasi-maju/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengurus DPD IKANAS Sumut Periode 2025&ndash;2030 Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 17:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengurus DPD IKANAS Sumut Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya]]></title>
            <description><![CDATA[Pengurus DPD IKANAS Sumut Periode 2025&ampndash2030 Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution (DPD IKANAS) Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030 resmi dilantik oleh Ketua umum DPP Ikanas H Saipullah Nasution. berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKANAS.<br>Pelantikan ini merujuk pada SK Nomor SK-011/DPP-IKANAS/XI/2025 yang menetapkan susunan lengkap kepengurusan baru, terdiri dari dewan hatobangon, dewan penasehat, hingga pengurus harian dan berbagai biro.<br><br>Pada jajaran Dewan Hatobangon, tercatat nama H. Pandapotan Nasution, SH sebagai ketua, didampingi Drs. H. M. Hasbi Nasution, M.Si sebagai sekretaris, serta sejumlah anggota seperti Ir. H. Batara Muda Nasution, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM, Ir. H. Sofyan Sori Nasution, Letjen TNI (Purn) A.Y. Nasution, hingga sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat lainnya.<br>Sementara itu, pada Dewan Penasehat, Dr. H. Asren Nasution, MA dipercaya sebagai ketua, dengan sekretaris Dra. Hj. Ermalia Nasution. Anggotanya diisi oleh tokoh-tokoh seperti H.M. Lokot Nasution, H. Harun Mustafa Nasution, Irham Buana Nasution, SH, MH, Prof. Dr. H. Hasan Asy&#039;ari Nasution, MA, hingga KH. Akhyar Nasution, Lc, MA dan lainnya.<br>Ketua Erwan Rozadi Nasution, Wakil Ketua Parulian Nasution, Arifin Nasution, dan Edwin Nasution.<br>Sekretaris umum Ricky Prandana Nasution, dilengkapi dengan Wakil-Wakil Sekretaris,wakil  Sekretaris, Rosnida Nasution.SP.M.Si.<br>Di jajaran pengurus harian, Hj. Masbumi Nasution, BA menjabat sebagai Bendahara DPD, didampingi sejumlah wakil bendahara dari berbagai latar belakang profesional.<br>Struktur organisasi juga diperkuat dengan pembentukan berbagai biro, di antaranya:<br>Biro Organisasi dipimpin Mohd. Solahuddin Nasution, SE, M.HAN<br>Biro Humas dipimpin Feriansyah Nasution, SH<br>Biro Ekonomi dan Bisnis dipimpin Ryan Inrawan Nasution, SE<br>Biro Kesejahteraan dan Umum dipimpin Suyanto Usman Nasution, SH, MH<br>Biro Adat, Seni Budaya dan Sejarah dipimpin Drs. H. Imsar Muda Nasution, M.Si<br>Selain itu, organisasi juga memiliki unsur Biro Wanita IKANAS yang diketuai Hj. Menni Hayati Nasution, Am.Keb serta Naposo Nauli Bulung (NNB) IKANAS yang diketuai Ahmad Barli Mulia Nasution, S.STP.<br>Susunan kepengurusan ini mencerminkan keterlibatan luas berbagai kalangan, mulai dari akademisi, birokrat, profesional hingga tokoh agama, yang diharapkan mampu memperkuat peran IKANAS di tengah masyarakat.<br>Dengan telah dilantiknya pengurus baru, IKANAS Sumatera Utara diharapkan semakin solid dalam menjaga silaturahmi keluarga besar marga Nasution serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan sosial kemasyarakatan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1819_Pengurus-DPD-IKANAS-Sumut-Periode-2025-ndash-2030-Resmi-Dilantik--Ini-Susunan-Lengkapnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65612/pengurus-dpd-ikanas-sumut-periode-2025ndash2030-resmi-dilantik-ini-susunan-lengkapnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan DPD IKANAS Sumut, Asren Nasution: Perkuat Silaturahmi dan Dukung Program Pemerintahan Sumut</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 17:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan DPD IKANAS Sumut, Asren Nasution: Perkuat Silaturahmi dan Dukung Program Pemerintahan Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Pelantikan DPD IKANAS Sumut, Asren Nasution Perkuat Silaturahmi dan Dukung Program Pemerintahan Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<ul><li><br><br><br>MEDAN &ndash; Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution (DPD IKANAS) Sumatera Utara diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasehat Asren Nasution dalam keterangannya, Minggu (3/5).<br>Asren menegaskan, IKANAS sebagai organisasi berbasis kekerabatan yang dihimpun oleh marga Nasution memiliki amanah utama menjaga dan mempererat silaturahmi antar anggota, termasuk &quot;anak boru&quot; dalam struktur kekerabatan. Kami mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan DPD <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a> Sumut periode 2025-2030 dibawah kepemimpinan Erwan Nasution semoga <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a> semakin maju dan berkembang.<br><br><br>&quot;Silaturahmi adalah tujuan utama organisasi yang telah tertuang dalam AD/ART IKANAS. Ini harus terus dimantapkan dan jangan sampai dinodai oleh hal-hal yang dapat merusak nilai budaya yang diwariskan leluhur,&quot; ujarnya.<br>Menurutnya, sebagai organisasi yang bernuansa kekeluargaan, IKANAS harus menjaga kultur dan nilai-nilai yang telah diwariskan, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.<br>Selain itu, Asren juga mendorong IKANAS untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah. Ia menilai kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam mempercepat pembangunan di Sumatera Utara.<br>&quot;IKANAS diharapkan mampu membangun dan mengembangkan potensi keluarga besar untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,&quot; katanya.<br>Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Utara, ia juga mengingatkan agar warga IKANAS tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga pelaku aktif di berbagai lini, mulai dari tingkat lingkungan, RT, RW, desa hingga kelurahan.<br>&quot;Warga IKANAS harus ikut mewarnai pembangunan. Kita harus menjadi agen pembangunan, bukan sekadar penonton,&quot; tegasnya.<br>Ia juga menekankan pentingnya menjadikan IKANAS sebagai organisasi yang inklusif dan tidak eksklusif.<br>&quot;Jangan sampai IKANAS menjadi seperti menara gading. Organisasi ini harus menjadi wadah amal sosial dan silaturahmi yang hadir di tengah masyarakat luas,&quot; ucapnya.<br>Dengan berbagai potensi dan profesi yang dimiliki anggota IKANAS, Asren optimistis organisasi ini mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Sumatera Utara.<br>Ia menambahkan, visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta visi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjadi peluang strategis bagi IKANAS untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.<br>&quot;Modal dasar kita adalah meluruskan niat. Jika itu dijaga, maka IKANAS akan mampu menjadi organisasi yang bermanfaat, baik bagi internal maupun masyarakat luas,&quot; pungkasnya.red</li></ul>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1740_Pelantikan-DPD-IKANAS-Sumut--Asren-Nasution--Perkuat-Silaturahmi-dan-Dukung-Program-Pemerintahan-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65611/pelantikan-dpd-ikanas-sumut-asren-nasution-perkuat-silaturahmi-dan-dukung-program-pemerintahan-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPP IKANAS Resmi Lantik DPD IKANAS Sumut, Ini Kata Erwan Nasution</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 16:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPP IKANAS Resmi Lantik DPD IKANAS Sumut, Ini Kata Erwan Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[DPP IKANAS Resmi Lantik DPD IKANAS Sumut, Ini Kata Erwan Nasution]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &mdash; Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) H Saipullah Nasution  resmi melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKANAS Sumatera Utara dalam sebuah acara yang digelar di Mercure Hotel Medan, Minggu (3/5).<br><br>Dalam sambutannya, Ketua DPD IKANAS Sumut, Erwan Rozadi Nasution, menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Ia menyampaikan bahwa IKANAS sejatinya memiliki jaringan luas, namun harus diarahkan pada tujuan yang jelas.<br><br>"IKANAS ada di mana-mana, tapi jangan ke mana-mana. Selama ini seolah ada di mana-mana, namun belum terarah. Kita harus kompak dan bersatu karena kita memiliki pertalian darah yang tidak dapat dipisahkan," ujarnya.<br><br>Ketua Umum DPP IKANAS, Saifullah Nasution, mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik dan mengingatkan pentingnya menjaga nilai kekeluargaan dalam organisasi.<br>"Selamat kepada pengurus yang dilantik. Jaga kekompakan dan kekeluargaan dalam menjalankan roda organisasi," katanya.<br>Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, juga menekankan pentingnya persatuan dalam IKANAS sebagai kekuatan utama.<br>"IKANAS harus kompak, sesuai dengan pertalian darah yang tidak akan pernah putus," ucapnya.<br><br>Sementara itu, mewakili Hatobangon, Hasbi Nasution, menyampaikan harapannya agar IKANAS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.<br>"IKANAS harus menjadi kekuatan sosial yang bermanfaat, menjaga marwah keluarga besar Nasution, serta hadir di tengah masyarakat dengan peran yang nyata," ujarnya.<br><br>Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperluas kontribusi IKANAS, khususnya di Sumatera Utara.<br>Hadir dalam acara dewan Hatobangan <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a>, Penasehat <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a>, M Lokot Nasution, Arifin Nasution, Amhar Nasution, Asren Nasution, Ketua DPC <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a> Se Sumut, mewakili partai Gerindra Sumut, wakil bupati Deliserdang. Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1531_DPP-IKANAS-Resmi-Lantik-DPD-IKANAS-Sumut--Ini-Kata-Erwan-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65610/dpp-ikanas-resmi-lantik-dpd-ikanas-sumut-ini-kata-erwan-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai &quot;Laboratorium Peradaban&quot;</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 14:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"]]></title>
            <description><![CDATA[Memanusiakan Manusia Menjadikan Lapas sebagai &quotLaboratorium Peradaban&quot]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN &amp; Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Setiap tanggal 2 Mei, ingatan kolektif kita sebagai bangsa tertuju pada filosofi luhur Ki Hadjar Dewantara: *Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani*. Tahun 2026 ini, pesan tersebut bergaung lebih keras dari balik tembok tinggi yang dikelilingi kawat berduri. Di bawah nakhoda Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), sebuah paradigma baru sedang dipahat, bahwa jeruji besi bukanlah titik henti bagi akal budi.<br>Pendidikan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) kini bukan lagi sekadar pelipur lara atau pengisi waktu kosong. Ia telah berevolusi menjadi instrumen kedaulatan manusia. Kemenimipas menyadari sepenuhnya bahwa musuh utama dari reintegrasi sosial bukanlah minimnya pengawasan, melainkan hilangnya harapan dan ketertinggalan intelektual.<br><br>Memutus Rantai Stigma dengan Intelektualitas<br><br>Program "Kampus Kehidupan" yang kini menjadi ikon di <a href="https://www.halomedan.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Pemuda Kelas IIA Tangerang, hingga kolaborasi masif dengan Universitas Terbuka (UT) dan berbagai universitas daerah, adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk memulihkan martabat. Ketika seorang warga binaan mampu meraih gelar Sarjana Hukum atau Pendidikan Agama Islam dari balik sel, kita tidak hanya sedang memberikan ijazah, tetapi sedang mengembalikan "kunci" bagi mereka untuk membuka pintu masyarakat yang selama ini tertutup oleh stigma.<br>Pendidikan formal (Kejar Paket A, B, C) hingga pendidikan tinggi adalah hak konstitusional yang tidak luntur meski status hukum seseorang berubah. <br><br>Kemenimipas berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai program akselerasi utama. Mengapa? Karena hanya dengan ilmu pengetahuan, seorang mantan narapidana memiliki daya tawar ekonomi dan ketahanan moral untuk tidak kembali ke jalan yang salah.<br><br>Transformasi SDM: Petugas sebagai Edukator<br><br>Visi Kemenimipas tidak berhenti pada warga binaan. Sebagai mahasiswa doktoral ilmu pemerintahan, saya melihat bahwa reformasi birokrasi di sektor pemasyarakatan harus dimulai dari penguatan kapasitas petugasnya. Petugas lapas di era "Asta Cita" ini bukan lagi sekadar penjaga gerbang, melainkan mentor dan edukator.<br>Langkah kementerian memfasilitasi pendidikan tinggi bagi petugas, seperti kerja sama dengan UT dan universitas mitra lainnya, adalah investasi jangka panjang. <br>Petugas yang terdidik secara akademis akan mampu mengelola konflik dengan pendekatan saintifik, bukan represif. Mereka adalah garda terdepan dalam mewujudkan 15 Program Akselerasi Kemenimipas, khususnya dalam menciptakan ekosistem yang bersih dari peredaran narkoba dan pungutan liar melalui penguatan integritas berbasis pendidikan.<br><br>Menghadapi Realitas "Overcrowded"<br><br>Kita harus jujur bahwa tantangan terbesar adalah kelebihan kapasitas (*overcapacity*). Namun, di sinilah letak urgensi integrasi antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia. Sembari pemerintah merumuskan solusi makro melalui konsep *Mega Prison* yang lebih tertata, pendidikan berbasis digital menjadi solusi antara yang mendesak. Perpustakaan digital dan laboratorium komputer di lapas adalah jembatan yang menghubungkan keterbatasan ruang dengan luasnya cakrawala informasi.<br><br>Penutup: Merdeka Belajar di Belakang Jeruji<br><br>Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meyakini bahwa pendidikan adalah hak yang melekat pada napas, bukan pada bebasnya raga. <a href="https://www.halomedan.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> harus bertransformasi menjadi "Laboratorium Peradaban", tempat di mana manusia-manusia yang pernah retak dipulihkan kembali melalui ilmu pengetahuan.<br>Komitmen Kemenimipas sudah bulat: kami ingin memastikan bahwa saat seorang warga binaan melangkah keluar dari gerbang lapas, mereka tidak hanya membawa surat bebas, tetapi juga membawa bekal intelektualitas dan karakter yang telah teruji. Karena pada akhirnya, memanusiakan manusia adalah bentuk tertinggi dari pengabdian kepada negara.<br><br>Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari kita merdekakan pikiran, melampaui batasan dinding dan jeruji.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6987_Memanusiakan-Manusia--Menjadikan-Lapas-sebagai--quot-Laboratorium-Peradaban-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65609/memanusiakan-manusia-menjadikan-lapas-sebagai-quotlaboratorium-peradabanquot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 00:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi]]></title>
            <description><![CDATA[Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Arab Saudi &mdash; Sosok prajurit TNI, Alfan Arbudi, menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Selain dikenal sebagai pengurus Masjid Agung di tanah air, Alfan dipercaya menjalankan tugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dengan peran sebagai pelayan bagi tamu Allah SWT.<br>Pada musim haji tahun ini, Indonesia memberangkatkan sekitar 203.320 jamaah haji reguler. Dari jumlah tersebut, tercatat 177.253 jamaah masuk kategori risiko tinggi serta 405 orang merupakan penyandang disabilitas. Kondisi ini menuntut perhatian dan pelayanan ekstra dari para petugas di lapangan.<br>Di tengah keterbatasan fasilitas, seperti jumlah kursi roda yang belum mencukupi, Alfan Arbudi menunjukkan dedikasi tinggi. Dengan penuh keikhlasan, ia membantu jamaah yang kesulitan berjalan dengan cara menggendong mereka menuju masjid maupun kembali ke hotel.<br>&quot;Tugas ini adalah panggilan hati. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk para tamu Allah,&quot; ungkapnya.<br>Alfan diketahui bertugas sebagai pelayan khusus di Masjid Nabawi saat jamaah berada di Madinah. Kemudian, ia juga menjadi bagian dari tim khusus di Masjidil Haram ketika seluruh jamaah telah berada di Makkah.<br>Aksi kemanusiaan yang dilakukan Alfan mencerminkan semangat pengabdian seorang prajurit, tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada sesama. Ketulusan dan kepeduliannya menjadi inspirasi, sekaligus bukti nyata bahwa pelayanan haji bukan sekadar tugas, melainkan bentuk ibadah yang dijalankan dengan sepenuh hati.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_680_Prajurit-TNI-Alfan-Arbudi-Layani-Jamaah-Haji-Indonesia-di-Tanah-Suci-dengan-Penuh-Dedikasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65608/prajurit-tni-alfan-arbudi-layani-jamaah-haji-indonesia-di-tanah-suci-dengan-penuh-dedikasi-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 00:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi]]></title>
            <description><![CDATA[Arab Saudi &mdash Sosok prajurit TNI, Alfan Arbudi, menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Selain dikenal sebagai ]]></description>
            <content><![CDATA[Arab Saudi &mdash; Sosok prajurit TNI, Alfan Arbudi, menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Selain dikenal sebagai pengurus Masjid Agung di tanah air, Alfan dipercaya menjalankan tugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dengan peran sebagai pelayan bagi tamu Allah SWT.</p><br>Pada musim haji tahun ini, Indonesia memberangkatkan sekitar 203.320 jamaah haji reguler. Dari jumlah tersebut, tercatat 177.253 jamaah masuk kategori risiko tinggi serta 405 orang merupakan penyandang disabilitas. Kondisi ini menuntut perhatian dan pelayanan ekstra dari para petugas di lapangan.</p><br>Di tengah keterbatasan fasilitas, seperti jumlah kursi roda yang belum mencukupi, Alfan Arbudi menunjukkan dedikasi tinggi. Dengan penuh keikhlasan, ia membantu jamaah yang kesulitan berjalan dengan cara menggendong mereka menuju masjid maupun kembali ke hotel.</p><br>&quot;Tugas ini adalah panggilan hati. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk para tamu Allah,&quot; ungkapnya.</p><br>Alfan diketahui bertugas sebagai pelayan khusus di Masjid Nabawi saat jamaah berada di Madinah. Kemudian, ia juga menjadi bagian dari tim khusus di Masjidil Haram ketika seluruh jamaah telah berada di Makkah.</p><br>Aksi kemanusiaan yang dilakukan Alfan mencerminkan semangat pengabdian seorang prajurit, tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada sesama. Ketulusan dan kepeduliannya menjadi inspirasi, sekaligus bukti nyata bahwa pelayanan haji bukan sekadar tugas, melainkan bentuk ibadah yang dijalankan dengan sepenuh hati.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9117_Prajurit-TNI-Alfan-Arbudi-Layani-Jamaah-Haji-Indonesia-di-Tanah-Suci-dengan-Penuh-Dedikasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65607/prajurit-tni-alfan-arbudi-layani-jamaah-haji-indonesia-di-tanah-suci-dengan-penuh-dedikasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bersih-Bersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH: Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas &amp; Wujudkan Program 3 Juta Rumah</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 00:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bersih-Bersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH: Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[BersihBersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas &amp Wujudkan Program 3 Juta Rumah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta- Dinamika di tubuh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kembali menjadi sorotan publik setelah mundurnya dua pejabat eselon I setingkat direktur jenderal. <br><br>Peristiwa ini bukan sekadar pergantian jabatan administratif, melainkan mencerminkan pentingnya konsistensi tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan taat regulasi.<br><br>Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa pengunduran diri Aziz Andriansyah berkaitan dengan aturan larangan rangkap jabatan bagi anggota kepolisian. Kebijakan yang merujuk pada regulasi Kementerian PAN-RB tersebut menegaskan prinsip netralitas dan profesionalitas aparatur negara.<br><br>Langkah ini menunjukkan bahwa penegakan aturan tidak boleh bersifat kompromistis, sekalipun menyangkut figur dengan rekam jejak panjang di institusi seperti Kepolisian Negara Republik Indonesia. <br><br>Aziz sendiri dikenal sebagai perwira yang pernah menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari kapolres hingga jabatan di Mabes Polri.<br><br>Selain Aziz, Dirjen Perumahan Perdesaan M. Imran juga mengundurkan diri, meskipun alasan spesifiknya belum dipaparkan secara rinci. <br><br>Kondisi ini menuntut respons cepat dan tepat dari kementerian agar tidak mengganggu jalannya program strategis nasional, khususnya sektor perumahan rakyat.<br><br>Sebagai langkah antisipatif, PKP menunjuk Roberia sebagai pelaksana tugas Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko. Fokus utamanya adalah memastikan program prioritas seperti Program 3 Juta Rumah berjalan efektif, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.<br><br>*Perspektif Tata Kelola dan Solusi*<br><br>Peristiwa ini menjadi momentum refleksi bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya pada tataran kebijakan, tetapi harus menyentuh aspek implementasi yang konsisten. Ada beberapa langkah strategis yang dapat menjadi solusi ke depan:<br><br>Pertama, penguatan sistem seleksi pejabat berbasis integritas dan kepatuhan regulasi, termasuk verifikasi latar belakang jabatan ganda sejak awal. Kedua, peningkatan transparansi publik dalam setiap pergantian pejabat agar tidak menimbulkan spekulasi. Ketiga, penguatan sistem pengawasan internal untuk mencegah potensi konflik kepentingan.<br><br>Selain itu, edukasi publik juga penting agar masyarakat memahami bahwa pergantian pejabat bukan selalu indikasi krisis, melainkan bagian dari proses penataan kelembagaan menuju pemerintahan yang lebih akuntabel.<br><br>*Apresiasi dan Dukungan Publik*<br><br>Aktivis sekaligus Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (JAGA MARWAH), Edison Tamba atau yang akrab disapa Edoy, memberikan tanggapan kritis namun konstruktif. Ia menilai langkah tegas Menteri PKP merupakan bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.<br><br>&quot;Ini langkah berani dan patut diapresiasi. Penegakan aturan harus menjadi fondasi utama agar program perumahan benar-benar menyentuh masyarakat bawah, bukan sekadar proyek administratif,&quot; ujar Edoy.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar tidak terganggu oleh dinamika internal birokrasi. Menurutnya, keberhasilan program perumahan sangat ditentukan oleh integritas para pelaksana di lapangan.<br><br>Lebih jauh, Edoy menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Maruarar Sirait yang dinilai bekerja total dalam mendorong program perumahan rakyat. Sejumlah media nasional sebelumnya juga menyoroti gaya kepemimpinan Ara yang aktif turun ke lapangan, mempercepat realisasi program, serta menekankan efisiensi anggaran demi menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah.<br><br>Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan agar masyarakat kurang mampu memiliki akses terhadap hunian layak. Program 3 Juta Rumah sendiri menjadi salah satu agenda strategis nasional dalam mengatasi backlog perumahan di Indonesia.<br><br>Pergantian pejabat di lingkungan PKP seharusnya tidak dipandang sebagai kemunduran, melainkan sebagai proses penyehatan institusi. Dengan konsistensi penegakan aturan, transparansi, serta partisipasi publik, sektor perumahan nasional berpotensi menjadi lebih inklusif dan berkeadilan.<br><br>Pada akhirnya, yang menjadi ukuran bukan siapa yang menjabat, melainkan sejauh mana kebijakan benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1723_Bersih-Bersih-Birokrasi-PKP--JAGA-MARWAH--Mundurnya-Dua-Dirjen-Jadi-Momentum-Perkuat-Integritas--amp--Wujudkan-Program-3-Juta-Rumah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65606/bersihbersih-birokrasi-pkp-jaga-marwah-mundurnya-dua-dirjen-jadi-momentum-perkuat-integritas-amp-wujudkan-program-3-juta-rumah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Media Siber Jadi &ldquo;Ruang Belajar Kedua&rdquo;, JMSI Tekankan Peran Strategis di Hardiknas 2026</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 00:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Media Siber Jadi “Ruang Belajar Kedua”, JMSI Tekankan Peran Strategis di Hardiknas 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Media Siber Jadi &ldquoRuang Belajar Kedua&rdquo, JMSI Tekankan Peran Strategis di Hardiknas 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Peran media siber dalam mendorong kemajuan pendidikan nasional kian tak terpisahkan di era transformasi digital. Ekosistem pendidikan dan media dinilai harus berjalan beriringan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan siap menghadapi tantangan global.<br>Hal itu disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, dalam keterangan tertulis memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5).<br>&quot;Pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas. Hari ini dapat dikatakan media siber adalah ruang belajar kedua yang menjangkau jutaan anak bangsa,&quot; ujar Teguh, yang juga dosen di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.<br>Menurutnya, pesatnya diseminasi informasi melalui portal berita, platform digital, dan kanal edukasi daring membuka peluang besar dalam pemerataan akses pengetahuan di Indonesia. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu jawaban atas ketimpangan mutu pendidikan antarwilayah.<br>Namun demikian, Teguh menegaskan bahwa peran media siber tidak berhenti pada penyebaran informasi semata. Media juga memiliki tanggung jawab untuk mengkurasi konten yang mendidik, mencerdaskan, dan membangun karakter generasi muda.<br>&quot;Media siber punya tanggung jawab besar. Tidak hanya menyebarkan berita, tapi juga memastikan konten yang disajikan memberi nilai edukatif,&quot; katanya.<br>Ia menilai, jurnalisme yang berpihak pada literasi merupakan kontribusi nyata pers dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, generasi muda dituntut memiliki kompetensi digital sekaligus daya kritis agar tidak tertinggal.<br>&quot;Kalau kita tidak menyiapkan SDM yang adaptif, melek teknologi, dan punya nalar kritis, kita akan jadi penonton di negeri sendiri. Di sinilah media siber harus hadir sebagai katalis,&quot; tegasnya.<br>Lebih lanjut, JMSI mendorong seluruh anggotanya untuk memperbanyak konten edukatif yang relevan bagi siswa, guru, dan orang tua. Mulai dari ulasan kurikulum, praktik baik pembelajaran, hingga literasi digital dan kewargaan.<br>Teguh juga mengingatkan agar media tidak terjebak pada konten sensasional semata. Ia mengajak insan pers untuk lebih banyak mengangkat kisah inspiratif, inovasi pendidikan, serta prestasi pelajar dari berbagai daerah.<br>Selain itu, ia mendorong kolaborasi antara media siber, pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas belajar guna menciptakan ruang diskusi publik yang konstruktif. Menurutnya, dialog terbuka sangat penting agar kebijakan pendidikan dapat disusun berdasarkan data dan pengalaman di lapangan.<br>&quot;Hardiknas 2026 harus menjadi momentum merumuskan kembali peran pers dalam pendidikan. Media siber bukan sekadar penyampai informasi, tapi mitra strategis dalam pembangunan manusia Indonesia,&quot; ujarnya.<br>Menutup pernyataannya, Teguh menegaskan bahwa kualitas SDM merupakan taruhan utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Ia berharap peringatan Hardiknas tahun ini menjadi pengingat bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab bersama, termasuk bagi insan media siber. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3553_Media-Siber-Jadi--ldquo-Ruang-Belajar-Kedua-rdquo---JMSI-Tekankan-Peran-Strategis-di-Hardiknas-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65605/media-siber-jadi-ldquoruang-belajar-keduardquo-jmsi-tekankan-peran-strategis-di-hardiknas-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peninjauan Kembali Kasus Pengadaan APD COVID-19 Provinsi Sumatera Utara: AMMI Yakin Dibebaskan.</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peninjauan Kembali Kasus Pengadaan APD COVID-19 Provinsi Sumatera Utara: AMMI Yakin Dibebaskan.]]></title>
            <description><![CDATA[Peninjauan Kembali Kasus Pengadaan APD COVID19 Provinsi Sumatera Utara AMMI Yakin Dibebaskan.]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; AMMI (Advokat Muda Muslim Indonesia) menegaskan melalui siaran pers dari Jakarta bahwa amar putusan kasasi yang menilai dr. Aris Yudhariansyah, MM., Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, bersalah secara &quot;bersama-sama melakukan korupsi&quot; dalam proyek pengadaan APD COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan, apalagi di tengah situasi pandemi yang darurat dan penuh tekanan. Dr. Aris, yang menjadi juru bicara resmi penanganan COVID-19 di provinsi itu, juga ditunjuk sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), setelah PPTK sebelumnya mendadak mengundurkan diri pada saat kegiatan akan dilaksanakan. Penunjukan dr. Aris dilakukan karena keterbatasan personil dan urgensi situasi, sehingga beliau mengambil tanggung jawab ganda untuk memastikan proyek vital tetap berjalan dan masyarakat terlindungi.<br>Menurut Ali Yusuf, pendiri AMMI, amar putusan kasasi yang menuduh dr. Aris &#039bersama-sama melakukan korupsi&#039; mengabaikan fakta nyata dan konteks darurat. &quot;Dr. Aris bertindak untuk kepentingan publik, bukan untuk keuntungan pribadi. Beliau melaksanakan tanggung jawab saat PPTK sebelumnya mengundurkan diri, dan memastikan penanganan COVID-19 berjalan lancar. Jika memori PK diperiksa objektif dan berdasarkan fakta - fakta baru yang diajukan, saya yakin Majelis Hakim Agung akan mengabulkan PK dan dr. Aris akan segera dibebaskan,&quot; ujar Ali Yusuf.<br>Peninjauan Kembali (PK) telah diajukan oleh dr. Aris melalui kuasa hukumnya, Prof. Dr. Yuspar, SH., M.Hum dan Dr. Fitrah Suriadi,SH.,M.H. dengan tujuan meminta Majelis Hakim Agung meninjau ulang putusan kasasi. PK menekankan tanggung jawab ganda, niat baik, dan kepentingan publik, serta diharapkan dikabulkan sehingga putusan hukum mencerminkan keadilan substantif bagi pejabat publik yang bekerja di garis depan dalam kondisi darurat.<br>AMMI menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan hukum individu, tetapi juga menjadi sorotan publik tentang bagaimana pejuang COVID-19 diperlakukan dalam sistem hukum. Banyak keputusan harus diambil dengan cepat, risiko besar, dan dalam keterbatasan sumber daya. Dr. Aris menunjukkan kepemimpinan, keberanian, dan dedikasi tinggi, bangsa dan negara membutuhkan sosok seperti dia untuk menjaga keselamatan masyarakat, terutama dalam situasi darurat kesehatan nasional.<br>Siaran pers AMMI sekaligus menjadi pengingat publik dan pengambil kebijakan bahwa penilaian terhadap pejabat publik harus memperhitungkan konteks darurat, tanggung jawab ganda, dan kontribusi nyata, bukan sekadar formalitas hukum. Dengan PK ini, diharapkan keadilan bagi dr. Aris ditegakkan, sekaligus memberikan pesan bahwa negara menghargai para pejuang pandemi yang bekerja demi kepentingan rakyat.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5383_Peninjauan-Kembali-Kasus-Pengadaan-APD-COVID-19-Provinsi-Sumatera-Utara--AMMI-Yakin-Dibebaskan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65604/peninjauan-kembali-kasus-pengadaan-apd-covid19-provinsi-sumatera-utara-ammi-yakin-dibebaskan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yulhasni Soroti Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026: Dedikasi Tinggi, Penghasilan Masih Rendah</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 11:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yulhasni Soroti Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026: Dedikasi Tinggi, Penghasilan Masih Rendah]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, isu kesejahteraan guru kembali mencuat ke perm]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, isu kesejahteraan guru kembali mencuat ke permukaan. Di tengah tuntutan profesionalisme dan tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, masih banyak guru di Indonesia yang menghadapi kenyataan pahit berupa penghasilan yang belum memadai.</p><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/yulhasni/" target="_blank">Yulhasni</a>, dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, menilai kondisi tersebut sebagai ironi yang terus berulang setiap tahun tanpa adanya solusi yang signifikan.<br>&quot;Guru dituntut untuk profesional, inovatif, dan berdedikasi tinggi. Namun di sisi lain, masih banyak guru&mdash;terutama honorer&mdash;yang menerima penghasilan jauh dari kata layak. Ini adalah realita yang tidak bisa kita abaikan,&quot; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).</p><br>Ia juga menyoroti adanya ketimpangan yang mencolok jika dibandingkan dengan profesi lain, termasuk petugas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam beberapa kasus memiliki tingkat penghasilan lebih tinggi.</p><br>&quot;Ini bukan soal membandingkan secara sempit, tetapi tentang rasa keadilan. Ketika profesi yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia justru belum mendapatkan kesejahteraan yang layak, maka ada yang perlu dievaluasi secara serius dalam kebijakan kita,&quot; tambahnya.</p><br>Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak akan berjalan optimal jika kesejahteraan guru terus diabaikan. Kebijakan pendidikan, kata dia, seharusnya tidak hanya berfokus pada kurikulum dan program-program baru, tetapi juga menyentuh aspek mendasar yakni kesejahteraan tenaga pendidik.</p><br>Pada momentum Hardiknas 2026 ini, ia mengajak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama dalam pembangunan pendidikan nasional.</p><br>&quot;Jika kita ingin pendidikan maju, maka guru harus sejahtera terlebih dahulu. Tanpa itu, semua visi besar pendidikan hanya akan menjadi retorika,&quot; tutupnya.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1263_Yulhasni-Soroti-Kesejahteraan-Guru-di-Hardiknas-2026--Dedikasi-Tinggi--Penghasilan-Masih-Rendah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65603/yulhasni-soroti-kesejahteraan-guru-di-hardiknas-2026-dedikasi-tinggi-penghasilan-masih-rendah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 10:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta &mdash Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kebijakan tersebut mencakup penguatan perlindungan hukum, peningkatan kesejahteraan, serta kepastian kerja bagi pekerja/buruh di berbagai sektor.<br><br>Peringatan May Day tersebut turut dihadiri Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> menyatakan bahwa kebijakan pemerintah selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, termasuk pekerja/buruh. <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> pun menyampaikan sejumlah kebijakan yang menjadi &quot;kado baru&quot; bagi pekerja/buruh Indonesia pada May Day 2026.<br><br>&quot;Dalam satu tahun ini, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a>.<br><br>Kebijakan baru tersebut meliputi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), Peraturan <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> No. 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online, serta Peraturan <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> No. 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi ILO Convention 188 untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan.<br><br>Di bidang ketenagakerjaan lainnya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> juga menetapkan Keputusan <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> No. 10 Tahun 2026 tentang Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Pada kesempatan yang sama, <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> menetapkan aktivis pekerja/buruh Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.<br><br>Selain itu, pemerintah juga mempertegas kebijakan ketenagakerjaan melalui pembatasan alih daya atau outsourcing yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 7 Tahun 2026.<br><br>Selain kebijakan baru tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> juga memaparkan berbagai kebijakan perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan buruh yang telah berjalan sejak tahun 2025. Di antaranya kenaikan Upah Minimum yang signifikan (PP No. 49 Tahun 2025), pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir online, serta diskon 50 persen iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja/buruh Bukan Penerima Upah seperti nelayan, petani, peternak, pengemudi, dan kurir online (PP No. 50 Tahun 2025).<br><br>Pemerintah juga meningkatkan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) berupa uang tunai sebesar 60 persen dari upah selama 6 bulan, akses pelatihan kerja, dan informasi pasar kerja (PP No. 6 Tahun 2025). Program lainnya meliputi pelatihan vokasi dan produktivitas, pelatihan dan pelibatan serikat pekerja/serikat buruh dalam pembudayaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelatihan Ahli K3 gratis, serta Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode Juni&ndash;Juli 2025.<br><br>Selain itu, pemerintah juga memperluas akses perumahan melalui program rumah subsidi bagi pekerja/buruh serta memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1558_Presiden-Prabowo-Umumkan-Serangkaian-Kebijakan-Perlindungan-Pekerja-pada-May-Day-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65602/presiden-prabowo-umumkan-serangkaian-kebijakan-perlindungan-pekerja-pada-may-day-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menambal Celah di Tanah Suci: Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah Bangsa</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 08:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menambal Celah di Tanah Suci: Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Menambal Celah di Tanah Suci Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah BangsaOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf K]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/menambal/" target="_blank">Menambal</a> Celah di Tanah Suci: Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah Bangsa<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan <br><br>Keberangkatan jemaah haji sering kali menjadi cermin bagaimana sebuah negara memuliakan warga negaranya. Menyongsong musim haji 2026, sebuah lompatan besar sedang dirancang melalui kolaborasi strategis antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dengan Kementerian Haji dan Umrah (KHAU) Republik Indonesia, bersama otoritas Arab Saudi. Langkah ini bukan sekadar urusan teknis bandara, melainkan upaya sistemik untuk menggeser beban birokrasi dari pundak jemaah ke tangan negara secara presisi.<br><br>Spesialisasi dan Sinergi: Kemenimipas dan KHAU<br>Lahirnya Kementerian Haji dan Umrah dalam kabinet Presiden Prabowo adalah pernyataan politik yang kuat bahwa urusan tamu Allah tidak lagi boleh dikelola secara "sampingan". <br>Kini, dengan adanya kementerian yang spesifik, KHAU bertindak sebagai dirigen utama pelayanan, sementara Kemenimipas menjadi garda depan dalam memastikan aspek legalitas dan kelancaran arus di pintu gerbang negara.<br>Kerja sama ini memastikan bahwa program *Paspor Simpatik Haji* dan sistem *Makkah Route* tidak berjalan di ruang hampa. Sinkronisasi data antara e-Hajj dengan basis data kependudukan dan imigrasi menciptakan barikade bagi praktik haji ilegal. Ini adalah jawaban telak atas maraknya penyalahgunaan visa ziarah yang sering kali menelantarkan jemaah. <br>Dengan Satgas Haji gabungan, negara hadir untuk memastikan bahwa mereka yang berangkat bukan hanya berbekal niat suci, tapi juga perlindungan hukum yang paripurna. <br><br>Makkah Route: Wajah Baru Diplomasi Pelayanan<br><br>Integrasi dengan otoritas Arab Saudi dalam penerapan *Makkah Route* di 14 embarkasi adalah bentuk tertinggi dari "Diplomasi Pelayanan." Memindahkan proses imigrasi Saudi ke tanah air adalah bentuk penghormatan terhadap martabat jemaah, khususnya lansia, agar tak lagi terhimpit antrean panjang di Jeddah atau Madinah. <br>Di sini, peran KHAU yang fokus pada manajemen jemaah bertemu dengan ketangkasan Kemenimipas dalam urusan keimigrasian, sebuah orkestrasi yang selama ini dirindukan publik.<br><br>Manifestasi Asta Cita Presiden Prabowo<br><br>Secara politik makro, kolaborasi antar-lembaga ini merupakan pengejawantahan dari visi *Asta Cita* Presiden Prabowo Subianto:<br><br>Perlindungan dan Penegakan Hukum (Asta Cita 1 &amp; 7): Memberantas mafia haji non-prosedural adalah mandat perlindungan warga negara. Dengan Kementerian Haji yang berdiri sendiri, pengawasan menjadi lebih fokus, memastikan negara tidak lagi kalah cepat dari sindikat yang mempertaruhkan nyawa rakyat demi keuntungan finansial. <br><br>Modernisasi Layanan (Asta Cita 7): Transformasi digital dalam pengurusan paspor dan integrasi sistem lintas negara mencerminkan reformasi birokrasi yang lincah (*agile*) dan tidak lagi berbelit. <br><br>Ketahanan Sosial dan Bakti (Asta Cita 8): Memastikan ibadah haji berjalan aman dan nyaman adalah langkah nyata dalam memperkuat harmoni kehidupan beragama dan bakti kepada Tuhan YME.<br><br>Ujian Konsistensi di Lapangan<br><br>Tentu, di atas kertas, kebijakan ini tampak sempurna. Namun, ujian sesungguhnya ada pada konsistensi implementasi di 14 bandara embarkasi. Kolaborasi Kemenimipas dan KHAU harus bebas dari ego sektoral. Satgas gabungan tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial; mereka harus mampu mengendus pergerakan sindikat sebelum jemaah menginjakkan kaki di pesawat.<br><br>Kesimpulannya, langkah Kemenimipas dan Kementerian Haji dan Umrah RI untuk Haji 2026 adalah sebuah standar baru manajemen publik. Jika transisi ini berjalan mulus, kepemimpinan Prabowo akan mencatat sejarah: haji yang tidak hanya nyaman secara logistik, tetapi juga tegak secara hukum. Kita berharap, tak ada lagi air mata jemaah yang tertahan di gerbang deportasi, melainkan hanya air mata haru karena pelayanan negara yang hadir secara utuh dan bermartabat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3506_Menambal-Celah-di-Tanah-Suci--Orkestrasi-Asta-Cita-Menjaga-Marwah-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65601/menambal-celah-di-tanah-suci-orkestrasi-asta-cita-menjaga-marwah-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gedung Astaka Membiru! Ribuan Buruh Sumut Kompak Suarakan Aspirasi di Perayaan May Day 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 02:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gedung Astaka Membiru! Ribuan Buruh Sumut Kompak Suarakan Aspirasi di Perayaan May Day 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Gedung Astaka Membiru! Ribuan Buruh Sumut Kompak Suarakan Aspirasi di Perayaan May Day 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Deliserdang - Ribuan pekerja yang terhimpun dalam 77 federasi Serikat Pekerja/Serikat <a href="https://www.halomedan.com/tag/buruh/" target="_blank">Buruh</a> (SP/SB) memadati Gedung Astaka, Medan Estate, pada Jumat (1/5/2026). Momentum Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/buruh/" target="_blank">Buruh</a> Internasional tahun ini dirayakan melalui sinergi dengan program "Sumut Berkah" yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme.<br><br> Apresiasi dan Harapan Panitia<br><br> Ketua Panitia May Day 2026, Elfianti Tanjung, SH, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan berbagai instansi, mulai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Meski acara dinilai sukses, Elfianti yang didampingi pengurus inti panitia lainnya, memberikan catatan terkait dukungan finansial pemerintah.<br><br> "Kami berharap ke depannya alokasi anggaran dari APBD untuk peringatan May Day bisa ditingkatkan agar lebih proporsional dengan skala kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar," tutur Elfianti.<br><br> Respon Pemerintah dan Aparat Keamanan<br><br> Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, hadir langsung dan memuji peran buruh sebagai elemen vital penggerak ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa serikat pekerja memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik.<br><br> Senada dengan Gubernur, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Febryanto menggarisbawahi bahwa stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara merupakan hasil dari hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan kelompok pekerja.<br><br> Sorotan pada Kepemimpinan Perempuan<br><br> Ada yang unik pada perayaan tahun ini. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut, Ir. Yuliani Siregar, M.AP, menyoroti dominasi perempuan dalam jajaran kepanitiaan. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa perempuan memiliki pengaruh dan kemampuan manajerial yang kuat di dalam organisasi buruh.<br><br> Pernyataan Sikap: 6 Tuntutan Utama <a href="https://www.halomedan.com/tag/buruh/" target="_blank">Buruh</a><br><br> Di tengah kemeriahan acara, para buruh tetap konsisten menyuarakan hak-hak mereka. Perwakilan SP/SB merilis pernyataan sikap yang mencakup poin-poin krusial:<br><br>1.  Revitalisasi regulasi ketenagakerjaan agar lebih pro-buruh.<br><br>2.  Penyederhanaan prosedur layanan BPJS bagi pekerja.<br><br>3.  Intervensi pemerintah terhadap stabilitas harga bahan pokok.<br><br>4.  Program subsidi hunian layak bagi kalangan buruh.<br><br>5.  Peningkatan anggaran pembinaan organisasi buruh melalui APBD.<br><br>6. Dukungan pendanaan yang memadai untuk agenda May Day di masa depan.<br><br> Selain itu, Ir. Anggiat Pasaribu selaku Ketua Serikat Pekerja Nasional mendesak penghapusan sistem outsourcing serta penguatan fungsi pengawasan ketenagakerjaan di Sumatera Utara dengan menambah personel mediator dan pengawas.<br><br> Penutup yang Meriah<br><br> Acara ditutup dengan suasana kekeluargaan melalui pembagian berbagai hadiah doorprize, mulai dari perangkat elektronik hingga sepeda motor. Kendati membawa sejumlah tuntutan keras, peringatan May Day 2026 di Deli Serdang ini berakhir dengan situasi yang kondusif dan damai.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7691_Gedung-Astaka-Membiru--Ribuan-Buruh-Sumut-Kompak-Suarakan-Aspirasi-di-Perayaan-May-Day-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65600/gedung-astaka-membiru-ribuan-buruh-sumut-kompak-suarakan-aspirasi-di-perayaan-may-day-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>