<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 11:56:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak</guid>
            <pubDate>Sat, 09 May 2026 09:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak]]></title>
            <description><![CDATA[MEDANAjuan dalam surat daringPengurus Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut untuk bertemu Kajati Sumut Muhibuddin SH MH pada Jumat 08 Me]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN-Ajuan dalam surat daring</p>Pengurus Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut untuk bertemu Kajati Sumut Muhibuddin SH MH pada Jumat 08 Mei 2026 tak membuahkan hasil.<br><br>Muhibuddin menolak menerima audensi pengurus ratusan wartawan yang berpos liputan di Kejati Sumut dan Kejaksaan Negeri setempat itu.<br><br>Ketua Forwaka Sumut Irfandi kepada sejumlah media tak dapat menyimpan rasa kecewanya. <br><br>Betapa tidak, dikatakannya, audiensi dan minta informasi yang telah yang dimohonkan awak media ke Kajati Sumut Muhibuddin SH MH atau yang mewakili pada Jumat (8/5/2026) pukul 16.00 Wib,batalkan. Tak ada satupun Pejabat Utama (PJU) di kantor Adyaksa.<br><br>"Padahal puluhan wartawan yang tergabung di Forwaka Sumut sudah sangat antusias bertatap muka dengan Kajati Sumut atau yang mewakili," kata Irfandi, Jumat (8/5/2026) sore di depan Press Conprense Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan.<br><br>Dilanjutkannya, kami Pengurus Forwaka Sumut yang menaungi ratusan wartawan yang berpos liputan di kantor Kejaksaan di Sumut tidak harus bertemu Kajati Sumut Muhibuddin, namun bisa diwakilkan oleh pejabat yang ditunjuk. Namun kenyataannya tak ada yang bisa ditemui.<br><br>Ditempat yang sama Wakil Ketua Forwaka Sumut Rizaldi Gultom SH menuding Muhibuddin sengaja ogah jumpa wartawan.<br><br>Mantan Kajati Sumatera Barat, tuding Rizaldi, sibuk bertemu dengan pejabat tinggi di Sumut hingga lupa dengan wartawan yang berpos liputan di Kejati Sumut.<br><br>Dilanjutkannya, pengurus Forwaka Sumut menilai terjadi perubahan spontan sikap Kejati Sumut dibanding saat Kejati Sumut dipimpin Harli Siregar.<br><br>Pimpinan Umum media topmetro.co ini juga menyesalkan kata kata tak pantas yang disampaikan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Rizaldi SH MH merespon permintaan bertemu Kajati Sumut atau yang mewakili yang dilayangkan Pengurus Forwaka Sumut via Whats App.<br><br>Dijelaskannya, saat menginformasikan kepada Kasi Penkum ajuan bertemu Kajati Sumut atau yang mewakili ke Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), juru bicara Kejati Sumut ini terkesan mengamuk dan menuding Ketua Forwaka Sumut bertindak seenaknya serta menuduh Forwaka Sumut tidak menghormati dan saling menghargailah dengan alasan telah menginformasikan tak bisa audensinya di Grup Whats App Forwaka Sumut.<br><br>"Kami hanya ingin bertemu Kajati Sumut atau yang mewakili, malah Kasi Penkum terkesan mengamuk. Kami akan laporkan masalah ini ke Jaksa Agung dan Komisi Kejaksaan," tegas Rizaldi Gultom SH diamini pengurus Forwaka Sumut Amsal, Tengku Andry Pratama SPd, Awaludin Lubis dan puluhan lainnya.<br><br>Rizaldi Gultom menuding pejabat Kejati Sumut tak menganggap Forwaka Sumut sebagai mitra kerja dalam mendorong tugas-tugas Kejati Sumut dalam pemberantas korupsi.<br><br>Data diperoleh, Kamis (7/5/2026) Pengurus Forwaka Sumut menyampaikan surat daring untuk bertemu Kajati Sumut yang baru.<br><br>Muhibuddin SH MH Kajati Sumut baru itu menjawab dengan akan menjadwalkan bertemu wartawan dalam waktu ditentukan.<br><br>"insyaallah nanti saya akan undang semua rekan&sup2; jurnalist untuk silaturrahmi, tapi mohon bersabar karena saya perlu lakukan konsolidasi internal terlebih dahulu," tulis Muhibuddin SH via Whats Appnya, Kamis (7/5/2026) menjawab permintaan pengurus bertemu Forwaka Sumut.<br><br>Forwaka Sumut meminta pertemuan diwakili oleh pejabat lain, namun tak direspon. <br><br>Belum ada keterangan yang diperoleh media ini dari pejabat Kejati Sumut.<br><br>Diketahui arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin agar insan Adyaksa berkolaborasi dengan wartawan sudah amat jelas.<br><br>ST Burhanuddin menekankan pentingnya kolaborasi antara jajaran Kejaksaan dan wartawan/media untuk merawat sinergitas, transparansi, dan penyampaian informasi kinerja kejaksaan yang akurat kepada masyarakat.<br><br>Berikut adalah poin-poin penting terkait arahan dan kolaborasi Jaksa Agung diantaranya, Pers Sebagai Sahabat dan Mitra Strategis dengan penegasan Jaksa Agung bahwa insan pers adalah sahabat yang harus dijaga. <br><br>Media, khususnya melalui Forwaka  merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi terkait penegakan hukum.<br><br>Kolaborasi Literasi Hukum: Jaksa Agung mengajak kolaborasi, termasuk dengan organisasi wartawan, dalam bidang literasi hukum dan kegiatan pameran (seperti pada Hari Pers Nasional).<br><br>Perlindungan Jurnalis: Kejaksaan Agung dan Dewan Pers memperkuat kolaborasi melalui nota kesepahaman (MoU) untuk melindungi jurnalis dari kekerasan dan intimidasi saat bertugas.<br><br>Transparansi dan Sinergi: Kolaborasi ini bertujuan agar informasi mengenai penegakan hukum tersampaikan secara utuh kepada publik dan memperkuat sinergitas dalam menegakkan hukum.<br><br>Program Edukasi : Puspenkum Kejaksaan Agung melakukan kolaborasi dengan media dalam program dokumenter "Jejak Jaksa" untuk menampilkan sisi humanis, inovatif, dan kinerja jaksa di lapangan.<br><br>Jaksa Agung ST Burhanuddin menandatangani Nota Kesepahaman dengan Dewan Pers pada 15 Juli 2025 untuk perlindungan wartawan dan sinergi penegakan hukum. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5872_Kajati-Sumut-Dituding-Ogah-Jumpa-Wartawan--Audensi-dan-Minta-Informasi-Forwaka-Sumut-Ditolak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65656/kajati-sumut-dituding-ogah-jumpa-wartawan-audensi-dan-minta-informasi-forwaka-sumut-ditolak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 23:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Oknum Agent pengirim (penyalur) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia berinisial S alias Nino dan Na, Ju]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/oknum/" target="_blank">Oknum</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/agent/" target="_blank">Agent</a> pengirim (penyalur) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> berinisial S alias Nino dan Na***, Jumat (8/5/2026) dilaporkan ke Polda Sumatera Utara oleh Sahnaz Dea Monica (19) didampingi kuasa hukumnya, Humisar Sianipar, SH. Pasalnya, S alias Nino diduga sudah puluhan tahun berperan sebagai penyalur (pengirim) TKI ilegal ke <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. <br><br><br>Modusnya, Nino (terlapor) selalu mengiming-imingi para TKI yang akan diberangkatkan secara resmi (legal) dan dipekerjakan di perusahaan (kilang) di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. Namun, pada kenyataannya dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga (ART) di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. <br><br><br>Seperti halnya, yang dialami korban Sahnaz Dea Monica, awalnya dirinya dijanjikan akan di pekerjakan di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> di perusahaan atau kilang. Setibanya di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>, Sahnaz Dea Monica di pekerjakan sebagai ART. <br><br><br>Ironisnya, di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> Sahnaz Dea Monica mendapatkan perlakuan yang kejam dari majikannya, dia disiksa, disekap dan tidak diberikan makan selama 5 hari hingga mengalami cacat permanen akibat pusing tak berdaya terjatuh dari lantai 2 di rumah majikannya tersebut.<br><br><br>"Selama di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> saya di over-over ke majikan lain. Setiap saya hendak di over terlebih dulu saya di foto dan foto saya dikirim ke majikan lain. Setelah saya di kirim ke majikan lain, majikan yang mengirim saya mendapatkan uang. Saya diperjualbelikan (perdagangkan) oleh majikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. Di rumah majikan terakhir yang paling sadis (kejam) pak, saya tidak diberikan makan selama 5 hari, saya di sekap di dalam rumah hingga saya pusing tak berdaya dan terjatuh dari lantai 2 hingga saya saat menjalani perawatan setelah operasi pergeseran tulang pada bagian pinggang," ungkap Sahnaz usai buat laporan polisi di Mapolda Sumut seraya menahan sakit yang terduduk di kursi roda pada wartawan, Jumat (8/5/2026).<br><br><br>Hal senada juga diungkapkan Ahmad Syarif Siregar (ayah Sahnaz) perlakuan kejam tidak manusiawi yang dialami anaknya, berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap terlapor. <br><br><br>"Patut diduga ini semua sindikat perdagangan orang dengan modus dipekerjakan sebagai TKI resmi di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> oleh agen TKI S alias Nino. Saya berharap pihak kepolisian Polda Sumut segera mengungkap kasus ini dan menangkap terlapor dan di proses secara hukum. Tolong kami pak Kapolda Sumut, kami ini orang susah pak, orang tak punya, berikan kami keadilan hukum yang pasti pak," pinta Ahmad berlinang airmata. <br><br><br>Humisar Sianipar, SH, menegaskan kasus yang dialami kliennya mengarah ke sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus terlapor mempekerjakan sebagai TKI di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dengan bujuk rayu resmi. <br><br><br>"Kasus yang dialami klien saya patut diduga mengarah ke TPPO dengan modus agen TKI (terlapor) diberangkatkan secara resmi. Itu semua hanya bujuk rayu terlapor kepada klien saya demi meraup keuntungan besar dari majikan (agen) <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. Karena keterangan dari klien saya selama dia di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> tidak di perlakukan secara manusiawi dan diperjualbelikan ke majikan-majikan di <a href="https://www.halomedan.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. Dan kita juga menduga bahwa S alias Nino sudah ada kerja sama dengan pengurus paspor (calo) di Imigrasi Belawan sehingga dalam pengurusan paspornya tidak ada hambatan," tegas Humisar.<br><br><br>Dalam hal ini juga, kata Humisar, pihak Imigrasi Belawan diduga ada pembiaran terhadap aksi para calo dalam pengurusan paspor. <br><br><br>"Untuk itu kita juga akan mempertanyakan pengurusan paspor klien saya ini ke pihak Imigrasi Belawan dan peran N (calo) tersebut. Anehnya lagi, paspor kedua orang tua klien saya ditahan oleh S alias Nino tanpa ada dasar hukumnya. Kita juga berharap Polda Sumut mengatensikan dan mengungkap kasus klien saya secara terang benderang," pungkasnya.<br><br><br>Sementara, S alias Nino oknum agent TKI yang dilaporkan korbannya (Sahnaz Dea Monica) saat dikonfirmasi terkait laporan atas tudingan korban tersebut melalui via WhatsApp, belum memberikan jawaban.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7286_S-Alias-Nino-dan-Na-Oknum-Agent-Penyalur-TKI-Ilegal-Dilaporkan-ke-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65655/s-alias-nino-dan-na-oknum-agent-penyalur-tki-ilegal-dilaporkan-ke-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 22:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk IndonesiaOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNKunjungan delegasi Inst]]></description>
            <content><![CDATA[KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia</p><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br><br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br><br>Kunjungan delegasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai memberikan pelajaran penting tentang bagaimana diplomasi Indonesia kini bekerja jauh melampaui fungsi seremonial dan protokoler. Di tengah pesatnya transformasi Tiongkok, khususnya di Shanghai sebagai salah satu pusat ekonomi dan teknologi dunia, perwakilan Indonesia di luar negeri memikul peran yang semakin strategis: menjaga kepentingan nasional melalui diplomasi ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, hingga kerja sama riset dan teknologi.<br><br>Delegasi Studi Strategis IPDN yang dipimpin Wakil Rektor IPDN Prof. Hyronimus Rowa dan Direktur Pascasarjana IPDN Prof. Muhadam Labolo diterima langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Shanghai, Berlianto Situngkir. Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda kunjungan kelembagaan, tetapi menjadi ruang dialog penting tentang bagaimana Indonesia harus membaca perubahan global secara lebih strategis.<br><br>Di tengah kompetisi ekonomi dunia yang semakin ketat, KJRI Shanghai sesungguhnya memainkan fungsi yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar pelayanan konsuler. Ia telah menjadi simpul kepentingan nasional Indonesia di salah satu kawasan paling dinamis di Asia. Dari kantor perwakilan inilah diplomasi perdagangan, investasi, pendidikan, budaya, hingga jejaring industri dijalankan secara konkret dan terukur.<br><br>Bagi mahasiswa IPDN, pengalaman tersebut seharusnya dipahami sebagai bagian dari pendidikan kenegaraan yang lebih luas. Aparatur pemerintahan masa depan tidak cukup hanya memahami administrasi publik dan tata kelola domestik, tetapi juga harus memiliki perspektif global tentang bagaimana negara membangun pengaruh dan daya saing melalui diplomasi.<br><br>Dunia saat ini bergerak dalam kompetisi yang ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, kemampuan inovasi, dan kapasitas membangun jejaring internasional. Negara-negara yang berhasil bukan hanya yang memiliki sumber daya besar, tetapi juga yang mampu menghubungkan diplomasi, industri, kampus, dan riset dalam satu arah pembangunan nasional.<br><br>Dalam forum bersama KJRI Shanghai tersebut, terdapat sejumlah agenda strategis yang patut dicatat.<br><br>Pertama, pentingnya mendorong quality investment bagi Indonesia. Investasi tidak lagi cukup diukur dari besar kecilnya nilai modal yang masuk, melainkan dari sejauh mana investasi tersebut membawa transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri nasional, dan penguatan rantai produksi domestik. Dalam konteks ini, diplomasi ekonomi Indonesia harus semakin selektif dan berbasis kepentingan jangka panjang.<br><br>Kedua, penguatan perdagangan, pendidikan, dan budaya sebagai instrumen hubungan luar negeri yang saling terhubung. Diplomasi modern tidak lagi berdiri pada satu sektor semata. Produk budaya, kerja sama akademik, hingga pertukaran manusia kini menjadi bagian penting dalam membangun pengaruh negara.<br><br>Ketiga, pengembangan ekonomi kreatif dan ekonomi digital sebagai sektor masa depan yang perlu diarusutamakan dalam diplomasi Indonesia. Shanghai menunjukkan bagaimana teknologi, inovasi, dan kreativitas dapat menjadi mesin pertumbuhan baru sebuah negara. Indonesia memiliki potensi besar di sektor ini, tetapi membutuhkan SDM dan ekosistem yang mampu bersaing secara global.<br><br>Keempat, pemanfaatan simpul perdagangan seperti Yiwu sebagai akses bagi produk UMKM dan industri rumah tangga Indonesia. Selama ini banyak pelaku UMKM Indonesia menghadapi keterbatasan akses pasar internasional. Padahal, jaringan perdagangan global seperti Yiwu dapat menjadi pintu penting bagi produk lokal Indonesia untuk masuk ke pasar dunia.<br><br>Kelima, penguatan eksistensi perusahaan Indonesia di Tiongkok menjadi bukti bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki kapasitas untuk bersaing di pasar global. Kehadiran berbagai perusahaan nasional di Shanghai menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia mulai bergerak dari sekadar promosi menuju penguatan posisi bisnis nasional di luar negeri.</p><br></p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_IMG-20260508-WA0576.jpg"><br><br>Di sektor perbankan dan keuangan, misalnya, Bank Mandiri telah memiliki kantor cabang penuh (full branch) di Shanghai yang melayani transaksi perdagangan dan pembiayaan korporasi antara Indonesia dan Tiongkok. Bank Negara Indonesia (BNI) juga hadir melalui kantor perwakilan untuk mendukung pendanaan proyek, layanan remitansi, dan aktivitas bisnis masyarakat Indonesia di kawasan tersebut. Kehadiran sektor perbankan ini penting karena menjadi infrastruktur strategis bagi ekspansi ekonomi Indonesia di pasar Tiongkok.<br><br>Pada sektor consumer goods, Mayora Group melalui Mayora Shanghai berhasil memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar Tiongkok. Produk seperti Kopiko bahkan telah berkembang menjadi salah satu merek global yang dikenal luas di sana. Indofood juga memperkuat distribusi Indomie dan berbagai produk makanan lainnya di wilayah Shanghai dan Tiongkok Timur. Sementara Kapal Api mulai memperluas jaringan distribusi kopi kemasan dan penetrasi pasar gaya hidup urban di pusat-pusat perdagangan Shanghai.<br><br>Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai pemasok bahan mentah, tetapi mulai masuk ke rantai nilai global melalui produk konsumsi yang memiliki identitas merek kuat.<br><br>Di sektor investasi dan properti, Royal Golden Eagle (RGE) Group milik Sukanto Tanoto bahkan melakukan ekspansi strategis melalui akuisisi aset properti premium seperti Wanda Reign on the Bund di Shanghai. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mulai tampil sebagai pemain global yang mampu melakukan investasi berskala internasional.<br><br>Sementara di sektor perikanan, PT Perikanan Indonesia (Perindo) memperluas kerja sama ekspor produk laut dengan mitra lokal seperti Shanghai Seafirst Co., Ltd. Kolaborasi tersebut membuka peluang lebih besar bagi produk perikanan nasional untuk masuk ke pasar Tiongkok yang sangat besar.<br><br>Di luar perusahaan-perusahaan tersebut, penguatan ekosistem bisnis Indonesia juga mulai terlihat melalui berdirinya Kamar Dagang Umum Indonesia Shanghai (Indonesia Chamber of Commerce in Shanghai) yang diresmikan pada Maret 2026. Kehadiran kamar dagang ini menjadi wadah koordinasi strategis bagi perusahaan-perusahaan Indonesia yang ingin memperluas jaringan bisnis di Tiongkok.<br><br>Selain itu, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai di bawah Kementerian Perdagangan juga memainkan peran penting sebagai business matcher bagi eksportir Indonesia. Fungsi ini sangat strategis untuk membantu produk nasional menembus pasar Tiongkok yang kompetitif dan kompleks.<br><br>Namun di atas semua itu, terdapat satu dimensi yang semakin penting dalam hubungan Indonesia&ndash;Tiongkok: diplomasi pengetahuan.<br><br>Perkembangan beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kerja sama akademik kedua negara terus berkembang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pembangunan pusat riset kolaboratif di bidang strategis seperti pertanian, herbal, kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan industri kreatif.<br><br>Dalam konteks inilah KJRI Shanghai dapat memainkan peran sebagai jembatan strategis antara universitas, lembaga riset, dunia usaha, dan pemerintah Indonesia dengan berbagai institusi di Shanghai dan kawasan sekitarnya.<br><br>Indonesia tidak cukup hanya membutuhkan pasar dan investasi. Indonesia juga membutuhkan pengetahuan, teknologi, dan kapasitas baru untuk mempercepat transformasi nasional. Negara yang tertinggal dalam penguasaan pengetahuan akan sulit keluar dari jebakan negara berkembang.<br><br>Di titik inilah relevansi IPDN menjadi sangat penting.<br><br>Sebagai institusi pendidikan kader pemerintahan, IPDN memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan aparatur negara yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki sensitivitas global dan kemampuan membaca perubahan zaman.<br><br>Aparatur masa depan harus memahami bahwa diplomasi bukan hanya urusan Kementerian Luar Negeri. Diplomasi hari ini berkaitan erat dengan pembangunan daerah, investasi, pendidikan, industri, hingga pelayanan publik. Pemerintah daerah pun kini dituntut mampu membangun jejaring internasional untuk mendukung pengembangan wilayahnya.<br><br>Karena itu, kunjungan ke KJRI Shanghai sesungguhnya adalah laboratorium pembelajaran tentang bagaimana negara modern bekerja. Dari sana terlihat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi semata, tetapi oleh kemampuan menyatukan negara, kampus, industri, dan diplomasi dalam satu visi pembangunan.<br><br>Tiongkok berhasil menunjukkan bagaimana riset, industri, dan negara bergerak dalam arah yang relatif terintegrasi. Indonesia tentu tidak harus meniru sepenuhnya, tetapi dapat mengambil pelajaran penting: bahwa pembangunan nasional membutuhkan orkestrasi yang kuat antara pengetahuan, teknologi, dan kebijakan negara.<br><br>Jika hubungan Indonesia&ndash;Tiongkok ingin benar-benar menghasilkan nilai tambah, maka Indonesia harus hadir sebagai mitra yang cerdas, selektif, dan memiliki kapasitas sendiri. Diplomasi tidak boleh berhenti pada hubungan formal antarnegara, tetapi harus mampu menghasilkan transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas nasional.</p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_IMG-20260508-WA0574.jpg"><br><br>Dengan demikian, kunjungan delegasi IPDN ke KJRI Shanghai bukan sekadar agenda observasi kelembagaan. Di balik pertemuan itu tersimpan pesan yang jauh lebih besar: diplomasi Indonesia harus bergerak dari sekadar kehadiran menuju pengaruh, dari hubungan menuju kapasitas, dan dari kerja sama menuju kemandirian nasional.<br><br>Untuk itu, peran KJRI Shanghai, penguatan kerja sama riset, ekspansi bisnis nasional, serta pembentukan SDM aparatur seperti yang dilakukan IPDN harus saling terhubung dalam satu visi besar Indonesia yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing global.Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_454_KJRI-Shanghai-dan-Diplomasi-Pengetahuan-untuk-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65654/kjri-shanghai-dan-diplomasi-pengetahuan-untuk-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut,  Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut,  Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral]]></title>
            <description><![CDATA[Parapat  Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumut di Aula Mes Porapora Prapat, Jumat ]]></description>
            <content><![CDATA[Parapat | <a href="https://www.halomedan.com/tag/pembukaan/" target="_blank">Pembukaan</a> Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumut di Aula Mes Pora-pora Prapat, Jumat (8/5/2026), berlangsung sukses, khidmat dan semarak.<br><br>Koordinator Presidium Majelis Nasional Prof Dr H Abdullah Puteh dalam sambutannya saat membuka Muswil mengharapkan, KAHMI tidak hanya sebagai organisasi alumni, tetapi dituntut sebagai penjaga moral, intelektual, dan sosial yang mampu menjaga arah perjalanan bangsa.<br><br>Puteh minta KAHMI harus menjadi penjaga nilai-nilai demokrasi yang berkeadaban. "Demokrasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kontestasi kekuasaan semata, tetapi harus menjadi instrumen menghadirkan keadilan sosial, kesejahteraan rakyat, dan persatuan nasional," harapnya.<br><br>Atas nama Majelis Nasional KAHMI, Puteh mengapresiasi MW KAHMI Sumut atas terselenggaranya Muswil. "Forum ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan ruang konsolidasi pemikiran, penguatan nilai perjuangan dan peneguhan arah pengabdian KAHMI bagi umat, bangsa dan negara," ujarnya.<br><br>Sementara Ketum MW KAHMI Sumut H Rusdi Lubis SH MMA kembali menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dan mengoptimalkan semua potensi alumni melalui perubahan sistem presidensial ke sistem presidium.<br><br>"Kalau selama ini dipimpin satu ketua umum bersama sekum Dadang Darmawan Pasaribu saja bisa menghadirkan 1.000 kegiatan lebih yang nantinya akan dituangkan ke dalam 66 buku. Tentu kolaborasi 7 presidium, insya Allah KAHMI Sumut akan lebih baik ke depan," kata Rusdi.<br><br>Bupati Simalungun Dr H Anton Ahmad Saragih menyampaikan terima kasih dan apresiasi karena Kabupaten Simalungun menjadi tuan rumah pelaksanaan Muswil VII KAHMI dan Forhati Sumatera Utara.<br><br>"Ini menjadi kebanggaan bagi kami, karena seperti kita ketahui bersama di dalam KAHMI banyak berhimpun tokoh yang luar biasa dan sukses di berbagai profesi," kata Bupati Simalungun.<br><br>Sedangkan, Gubsu diwakili Kaban Kesbangpol Dr Ir Mulyono ST MSi mengatakan, Muswil ini merupakan momentum penting memperkuat konsolidasi dan ukhuwah. "KAHMI rumah besar pemikiran, untuk kepentingan keumatan dan kebangsaan," ujarnya.<br><br>Ketua Organizing Committe (OC) Muswil VII, H Aja Syahri MSos didampingi Sekretaris Andi Wiliandi MPdI, dalam laporannya menyebutkan, perhelatan Muswil diikuti 25 Majelis Daerah se-Sumatera Utara dan berlangsung hingga 10 Mei 2026.<br><br>Perhelatan Muswil terasa semakin seru dan semarak, kata Aja Syahri, karena terdapat 18 alumni terbaik HMI yang mengikuti kontestasi untuk memperebutkan tujuh kursi Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sumut 2026-2031.<br><br>Turut hadir Ketua DPRD Simalungun H Sugiarto, Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Wawa T Balai Fadly Abdina, tokoh senior KAHMI Sumut Prof Darwin Sitompul, H Nurdin Lubis, Murlan Tamba, Hendy Damanik, Syahrul M Pasaribu, Hj Nilamsari Lubis, Koorpres Forhati Sumut Serasi Malem Sitepu dan Wakil Ketua DPRD Tapsel H Borkat SSos MM.rd]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3598_Pembukaan-Muswil-VII-KAHMI-Sumut---Abdullah-Puteh---KAHMI-Harus-Tampil-Sebagai-Kekuatan-Moral.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65653/pembukaan-muswil-vii-kahmi-sumut-abdullah-puteh-kahmi-harus-tampil-sebagai-kekuatan-moral/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAVI Sumut Harap Dukungan DPRD untuk Sukseskan Kejurda Voli U-14</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAVI Sumut Harap Dukungan DPRD untuk Sukseskan Kejurda Voli U-14]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang  Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, Zakky Shahri menerima audiensi Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Koordinator Wilayah Suma]]></description>
            <content><![CDATA[Deli Serdang | Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, Zakky Shahri menerima audiensi Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Koordinator Wilayah Sumatera Utara, Kamis (7/5/2026), di ruang kerja Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang.</p><br>Dalam audiensi tersebut, perwakilan mantan atlet voli menyampaikan pentingnya perhatian dan dukungan terhadap pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.</p><br>Selain itu, para mantan atlet juga meminta arahan, dukungan, serta sinergi bersama DPRD Kabupaten Deli Serdang demi kelancaran berbagai program pembinaan olahraga voli di daerah.</p><br>Zakky Shahri menyambut baik kedatangan para mantan atlet voli dan mengapresiasi semangat mereka dalam mendorong pengembangan olahraga di kalangan pelajar.</p><br>&quot;Pembinaan olahraga usia dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi dan memiliki karakter positif. Saya mendukung kegiatan yang bertujuan membangun potensi dan kualitas generasi muda melalui olahraga,&quot; ujar Zakky Shahri.</p><br>Ia berharap audiensi tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara DPRD dengan insan olahraga dalam mendukung pembinaan atlet muda serta kemajuan olahraga voli di Kabupaten Deli Serdang maupun Sumatera Utara.Turut hadir dalam audiensi tersebut Anggota DPRD Deli Serdang, Nico.</p>Sementara itu, Paryono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan DPRD Deli Serdang terhadap pembinaan olahraga voli.</p><br>Paryono juga berharap dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Voli U-15 agar kegiatan tersebut berjalan sukses dan mampu melahirkan bibit atlet berprestasi dari Sumatera Utara. (red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3537_MAVI-Sumut-Harap-Dukungan-DPRD-untuk-Sukseskan-Kejurda-Voli-U-14.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65652/mavi-sumut-harap-dukungan-dprd-untuk-sukseskan-kejurda-voli-u14/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 17:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas]]></title>
            <description><![CDATA[Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal TaiwanHadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Jakarta- Komunitas <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a> Arts Center kembali hadir dengan program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya.<br> <br>Pada kolaborasi kali ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a> menghadirkan Islands, pertunjukan tari kontemporer yang dibawakan oleh Koreografer/Penari, Wang Yeu-kwn dari Shimmering Production&ndash;grup seni pertunjukan asal Taiwan&ndash;dengan keterlibatan Koreografer/Penari Indonesia, Danang Pamungkas.  Karya ini akan dipentaskan di Teater <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a> pada Sabtu, 09 Mei 2026 pukul 20.00 WIB dan Minggu, 10 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. <br><br>Setelah dipentaskan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 01-03 Mei lalu,  Islands hadir di Indonesia dan menjadi bagian kedua dari proyek Wang Yeu-kwn bertajuk &quot;A Trilogy &ndash; Quest of Relationships&quot;. Proses kreatifnya bermula pada 2019, ketika Wang melakukan perjalanan ke Indonesia melalui Cloud Gate Wanderers Project dan bertemu dengan Danang Pamungkas. Dari pertemuan itu, keduanya membangun percakapan artistik tentang tubuh, ingatan, dan pulau sebagai ruang hidup sekaligus metafora identitas.<br><br>Kurator Tari Komunitas <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a>, Tony Prabowo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini memiliki kedalaman artistik karena berangkat dari relasi panjang dua seniman yang pernah berada dalam lingkungan pembelajaran yang sama. <br><br>&quot;Kerja sama seniman seni pertunjukan ini bermula dari pertemuan dua koreografer dan penari Indonesia-Taiwan, Danang Pamungkas dan Wang Yeu-kwn, yang pernah belajar bersama di bawah bimbingan Lin Hwai-Min dari Cloud Gate Dance Theater. Melalui berbagai sudut pandang yang berbeda tentang identitas, rasa keterasingan, serta pertanyaan yang selalu berlanjut akan makna kepenariannya, pertemuan ini seperti mengenal tubuh baru,&quot; ujar Tony.<br><br>Islands merupakan  karya yang tidak hanya mengandalkan kekuatan visual dan teknik tari, tetapi juga membawa penonton memasuki perjalanan batin tentang identitas, keterasingan, tubuh, dan hubungan manusia dengan tempat asalnya. <br><br>Kehadiran Islands di <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a> menjadi penting karena karya ini tidak hanya menampilkan kolaborasi dua seniman dari dua latar budaya, tetapi juga menghadirkan pertanyaan yang lebih dalam tentang asal-usul, keterasingan, dan upaya manusia mengenali dirinya sendiri. Di tangan Shimmering Production dan Danang Pamungkas, pulau tidak diperlakukan sekadar sebagai wilayah geografis, melainkan sebagai metafora tentang tubuh, ingatan, batas, dan kemungkinan untuk saling memahami.<br><br>Secara konseptual, Islands dapat dibaca sebagai A Dual Encounter Between Two Islands. Karya ini bergerak dari legenda seorang nelayan yang mencari jati dirinya. Dalam upaya menyingkap kisah di balik namanya sendiri, Wang Yeu-kwn berlayar menuju negara-negara kepulauan di Asia Tenggara dan menjalin dialog dengan Danang Pamungkas melalui pengalaman tubuh dan kehidupan. <br><br>Prestasi dan konsistensi dari grup ini membuahkan hasil yang gemilang karena Islands juga telah terpilih sebagai finalis Bloom Prize, bagian dari The Rose International Dance Prize 2027 yang diselenggarakan oleh Sadler&#039;s Wells; salah satu institusi tari terkemuka di London, Inggris. Karya Islands&ndash;sebagai bagian dari finalis Bloom Prize&ndash;akan dipentaskan mulai Januari - Februari 2027 di London.<br><br>Wang Yeu-kwn menjadi finalis Bloom Prize untuk kategori emerging choreographers. Pengakuan ini menjadikan pementasan di <a href="https://www.halomedan.com/tag/salihara/" target="_blank">Salihara</a> sebagai kesempatan istimewa bagi publik Indonesia untuk menyaksikan karya yang sedang bergerak menuju panggung internasional yang lebih luas. <br><br>Untuk dapat melihat pertunjukan ini, calon pengunjung dapat melakukan pembelian tiket di tiket.salihara.org. Tiket pertunjukan tersedia seharga Rp110.000 untuk umum dan Rp55.000 untuk pelajar atau mahasiswa maksimal S1. <br><br><br>Tentang Seniman<br><br>LEE Yin-ying adalah anggota inti sekaligus salah satu pendiri Shimmering Production. LEE Yin-ying pernah menjadi penari penuh waktu di Cloud Gate 2 selama sepuluh tahun. Ia telah tampil di berbagai panggung termasuk di Eropa dan Asia. Ia  juga bekerja secara mendalam bersama komunitas lokal melalui program jangka panjang Hand in Hand, We Dance, dengan menciptakan pengalaman berbasis tubuh secara kolaboratif bersama orang-orang dari berbagai usia dan latar belakang, serta menghadirkan kembali tari ke dalam kehidupan sehari-hari. LEE terus mengeksplorasi keterhubungan antara gerak eksternal dan kesadaran batin, sekaligus memperluas kemungkinan tubuh. Melalui tari, ia berharap dapat mengajak lebih banyak orang untuk menemukan dan terhubung dengan cahaya batin mereka sendiri.rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1329_Komunitas-Salihara-Arts-Center-bersama-Grup-Tari-Asal-Taiwan-Hadirkan-Islands-sebagai-Dialog-Tubuh-dan-Identitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65651/komunitas-salihara-arts-center-bersama-grup-tari-asal-taiwan-hadirkan-islands-sebagai-dialog-tubuh-dan-identitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan |Ketua Jaringan Media Siber Indonesia Sumatera Utara Sumut, Rianto, SH., MH., atau yang akrab disapa Anto Genk, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja AKBP Adrian Risky Lubis dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum di Kota Medan.<br>Hal itu disampaikan Rianto usai melakukan silaturahmi bersama Kasat Reskrim Polrestabes Medan tersebut.<br><br> Menurutnya, AKBP Adrian Risky Lubis merupakan sosok yang supel, luwes, bijak dan memiliki profesionalisme tinggi dalam setiap menjalankan tugas sebagai anggota Polri.<br><br>&quot;Beliau memiliki rekam jejak yang baik dalam penegakan hukum serta mampu membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat. Semoga karier beliau terus meningkat hingga meraih bintang,&quot; ujar Rianto, Jumat (8/5/2026).<br><br>Rianto menegaskan, pihaknya mendukung penuh langkah tegas Polrestabes Medan dalam memberantas berbagai tindak kejahatan, termasuk peredaran narkoba yang menjadi perhatian serius di Kota Medan.<br><br>Menurutnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn patut diapresiasi karena terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.<br><br>&quot;Kami dari JMSI Sumut mendukung penuh Polri, khususnya Polrestabes Medan, dalam menindak pelaku kejahatan dan narkoba demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,&quot; tegasnya.<br><br>Ia berharap sinergitas antara media dan kepolisian dapat terus terjalin dengan baik guna memberikan edukasi serta informasi positif kepada masyarakat.<br>Bravo Polri. ?? rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9791_Ketua-JMSI-Sumut-Apresiasi-Kinerja-Kasat-Reskrim-Polrestabes-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65650/ketua-jmsi-sumut-apresiasi-kinerja-kasat-reskrim-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif]]></title>
            <description><![CDATA[Tapanuli Economic Forum 2026 Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Tapanuli Selatan &mdash;PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui partisipasi aktif dalam Tapanuli Economic Forum 2026 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (6/5).<br><br>Forum strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses keuangan, sekaligus mempercepat transformasi digital di Tapanuli Selatan.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut meluncurkan program KUR BERKAH sebagai solusi pembiayaan inklusif yang dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kelompok perempuan pra-sejahtera.<br><br>Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana.<br><br>&quot;Pemulihan ekonomi terus kami dorong melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta penguatan sektor riil seperti pengembangan 1.000 hektare lahan jagung dan budidaya 2.000 kolam bioflok,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dan BUMD, sebagai off-taker guna memastikan hasil produksi masyarakat memiliki kepastian pasar dan mampu menciptakan efek ekonomi berkelanjutan.<br><br>Bupati Tapanuli Selatan turut mengapresiasi langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dalam mendorong percepatan digitalisasi daerah, termasuk inovasi implementasi QRIS Resto yang dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.<br><br>Sementara itu, Kepala Perwakilan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Indonesia Sibolga, Riza Putera, menyoroti pentingnya penguatan sektor unggulan daerah dan hilirisasi komoditas strategis seperti kopi dan CPO untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan bernilai tambah.<br><br>Dukungan terhadap penguatan akses pembiayaan juga disampaikan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien. Ia menyebut sektor pertanian, khususnya komoditas jagung di Tapanuli Selatan, memiliki prospek yang sangat baik dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) hanya sebesar 0,04 persen.<br><br>&quot;Ini menunjukkan kualitas kredit sektor pertanian di Tapanuli Selatan sangat sehat dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui sinergi bersama perbankan, termasuk <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut,&quot; katanya.<br><br>Menjawab kebutuhan tersebut, Direktur Utama <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Heru Mardiansyah, menegaskan bahwa KUR BERKAH hadir sebagai bentuk nyata keberpihakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terhadap penguatan ekonomi masyarakat kecil.<br><br>&quot;KUR BERKAH dirancang dengan pendekatan berbasis kelompok (grameen model) untuk mendorong kemandirian pelaku usaha mikro, khususnya perempuan pra-sejahtera, sekaligus membantu masyarakat terhindar dari praktik rentenir,&quot; ujar Heru.<br><br>Pada kesempatan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut juga menyerahkan secara simbolis KUR BERKAH kepada 13 nasabah dari dua kelompok usaha mikro serta merealisasikan penyaluran KUR dengan skema bunga 0 persen.<br><br>Tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut juga memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Perum Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, serta kelompok tani dalam program penyaluran KUR bagi petani jagung.<br><br>Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai landasan penguatan kerja sama dalam pengelolaan keuangan daerah, peningkatan layanan perbankan, serta percepatan program pembangunan daerah berbasis digital.<br><br>Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah dari hulu hingga hilir, memperluas inklusi keuangan, sekaligus mempercepat transformasi digital layanan publik dan transaksi keuangan daerah.<br><br>Melalui semangat transformasi #Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terus memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif, modern, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.###]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6022_Tapanuli-Economic-Forum-2026--Bank-Sumut-Hadirkan-KUR-BERKAH-untuk-Perkuat-Ekonomi-Inklusif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65649/tapanuli-economic-forum-2026-bank-sumut-hadirkan-kur-berkah-untuk-perkuat-ekonomi-inklusif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerindra Sumut Bergerak Cepat, Warga Dipasung 4 Tahun di Medan Polonia Akhirnya Dievakuasi untuk Pengobatan</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 11:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerindra Sumut Bergerak Cepat, Warga Dipasung 4 Tahun di Medan Polonia Akhirnya Dievakuasi untuk Pengobatan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash Kepedulian sosial kembali ditunjukkan afiliasi Partai Gerindra Sumatera Utara melalui aksi cepat penanganan masyarakat yang me]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Kepedulian sosial kembali ditunjukkan afiliasi Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumatera Utara melalui aksi cepat penanganan masyarakat yang mengalami pemasungan di Jalan Teratai No.10 Karang Sari, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.<br><br>Seorang warga bernama Andi (nama samaran) yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan akibat riwayat penyalahgunaan narkoba sejak 10 tahun lalu, akhirnya berhasil dievakuasi setelah selama empat tahun hidup dalam kondisi dipasung karena keterbatasan biaya pengobatan keluarga.</p><br></p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_IMG-20260508-WA0474.jpg"><br><br>Kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima Tanti selaku Ketua Harian Komando Ojol Indonesia Raya (KOJIRA), afiliasi Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Tim Media Indonesian Raya yang dipimpin Taufik untuk segera dilakukan penanganan.<br><br>Mendapat informasi tersebut, Tim Media Indonesian Raya bergerak cepat dengan menghubungi Kepala Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, Teguh, guna menindaklanjuti persoalan pemasungan yang terjadi di tengah masyarakat.<br><br>Tidak membutuhkan waktu lama, pemerintah bersama tim sosial langsung turun ke lokasi. Proses penjemputan dilakukan oleh Taufik bersama tim Media Indonesian Raya yakni Ridho, Akbar dan Eldan. Sementara dari afiliasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> KOJIRA hadir Tanti, Ale dan Ok Topik.<br><br>Penjemputan korban turut didampingi kepala lingkungan dan Babinsa Kelurahan Sari Rejo sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan kemanusiaan tersebut.<br><br>Dari pihak Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, Ros, Ivan dan tim hadir langsung untuk membawa Andi ke Rumah Sakit Ildrem Medan guna mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi kejiwaan secara intensif.<br><br>Ros mewakili Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendampingan terhadap kondisi Andi.<br><br>&quot;Kami langsung menindaklanjuti laporan ini dengan membawa klien ke RS Ildrem Medan untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan kejiwaan. Selanjutnya juga akan dilakukan tindak lanjut rehabilitasi secara berkelanjutan,&quot; ujarnya.<br><br>Sementara itu, ayah Andi mengaku terharu dan berterima kasih atas perhatian cepat yang diberikan pemerintah serta pihak-pihak yang terlibat dalam membantu anaknya.<br></p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/2b24d495052a8ce66358eb576b8912c8_IMG-20260508-WA0471.jpg"></p><br>&quot;Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya RS Ildrem, Kementerian Sosial dan keluarga besar Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> yang sudah membantu anak saya. Sudah sekitar 10 tahun anak saya mengalami gangguan jiwa akibat narkoba, dan selama empat tahun terakhir kami terpaksa memasung karena terkendala biaya pengobatan,&quot; ungkapnya.<br><br>Ia juga mengaku sebelumnya tidak mengetahui anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba hingga kondisi mentalnya semakin memburuk.<br><br>&quot;Awalnya saya tidak tahu anak saya memakai narkoba. Tapi kemudian perilakunya berubah, sering mencuri dan tidak pulang ke rumah. Saya mengetahui dari cerita orang lain,&quot; katanya.<br><br>Tanti dari KOJIRA menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian afiliasi Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumatera Utara terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.</p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_IMG-20260508-WA0472.jpg"><br><br>&quot;Kami dari KOJIRA sebagai afiliasi Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumut sangat mengapresiasi respon cepat pemerintah dalam penanganan masyarakat yang mengalami pemasungan. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian,&quot; ujarnya.<br><br>Peristiwa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, media dan pemerintah mampu menghadirkan solusi nyata dalam menangani persoalan kemanusiaan dan dampak penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4893_Gerindra-Sumut-Bergerak-Cepat--Warga-Dipasung-4-Tahun-di-Medan-Polonia-Akhirnya-Dievakuasi-untuk-Pengobatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65648/gerindra-sumut-bergerak-cepat-warga-dipasung-4-tahun-di-medan-polonia-akhirnya-dievakuasi-untuk-pengobatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 08:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital IndonesiaDari Diplomasi Pengetahuan hingga Tata Kelola Digital Masa DepanOleh Abdullah R]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/belajar/" target="_blank">Belajar</a> dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia<br><br>Dari Diplomasi Pengetahuan hingga Tata Kelola Digital Masa Depan<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br><br>Di tengah dunia yang bergerak menuju era kecerdasan buatan, big data, dan digital governance, kualitas sebuah negara tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan militer atau besarnya sumber daya alam. Negara modern kini diukur dari kemampuan tata kelolanya: seberapa cepat melayani rakyat, seberapa adaptif menghadapi perubahan, dan seberapa cerdas membangun kolaborasi global.<br><br>Karena itu, pembangunan pemerintahan digital bukan lagi sekadar agenda teknologi. Ia telah menjadi strategi peradaban.<br><br>Kesadaran itulah yang terasa kuat dalam kunjungan strategis delegasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Institute for Global Public Policy (IGPP) Fudan University Shanghai, Tiongkok. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Rektor IPDN Prof. Hyronimus Rowa dan Prof. Muhadam Labolo, sementara penulis bertindak sebagai pimpinan rombongan mahasiswa IPDN dalam agenda Strategic Study mengenai tata kelola pemerintahan dan transformasi digital.<br><br>Kunjungan tersebut bukan sekadar perjalanan akademik biasa. Ia menjadi ruang pembelajaran tentang bagaimana negara modern membangun birokrasi yang efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.</p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_IMG-20260508-WA0014.jpg"><br><br>Di tengah kompetisi global yang semakin ketat, satu hal menjadi jelas: negara yang ingin maju tidak bisa berjalan sendirian. Ia harus membuka diri terhadap pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan perspektif global.<br><br>Fudan University menjadi salah satu contoh bagaimana institusi pendidikan dapat berfungsi sebagai pusat diplomasi pengetahuan (knowledge diplomacy). Melalui Institute of International Studies (IIS) dan IGPP, Fudan aktif membangun jejaring kerja sama dengan Indonesia dalam bidang hubungan internasional, tata kelola pemerintahan, riset kebijakan publik, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia. <br><br>Kerja sama tersebut melibatkan banyak akademisi dan institusi Indonesia, mulai dari Universitas Indonesia, UGM, UMY, UIII, BRIN, hingga berbagai lembaga kajian strategis. Tema yang dibahas pun tidak sederhana: mulai dari Laut China Selatan, Belt and Road Initiative, diplomasi budaya, faith diplomacy, hingga masa depan hubungan ASEAN&ndash;China. <br><br>Namun di balik semua diskusi itu, ada satu benang merah yang sangat relevan bagi Indonesia hari ini: pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan adaptif terhadap perubahan global.<br><br>Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar. Di satu sisi, masyarakat semakin digital. Mereka ingin layanan yang cepat, sederhana, dan transparan. Namun di sisi lain, birokrasi sering kali masih bergerak dengan pola lama: lambat, sektoral, dan kurang terintegrasi.<br><br>Karena itu, transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan aplikasi atau sistem baru. Yang lebih penting adalah membangun budaya kerja baru dalam pemerintahan.<br><br>Budaya kolaborasi menjadi fondasi utama.<br><br>Pemerintahan digital tidak mungkin dibangun dengan ego sektoral. Negara modern membutuhkan integrasi data, sinergi kelembagaan, dan kemampuan bekerja lintas disiplin. Di sinilah pentingnya pertukaran pengetahuan internasional. Kita belajar bahwa keberhasilan tata kelola di banyak negara lahir bukan karena satu institusi yang kuat, tetapi karena kemampuan seluruh sistem untuk bergerak bersama.<br><br>Pelajaran lain yang sangat terasa selama kunjungan di Shanghai adalah pentingnya orientasi hasil (result-oriented governance). Teknologi bukan tujuan akhir. Ia hanyalah alat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif.<br><br>Rakyat tidak terlalu peduli seberapa canggih sistem digital pemerintah. Yang mereka rasakan adalah apakah pelayanan menjadi lebih cepat, apakah proses birokrasi lebih mudah, dan apakah negara hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari mereka.<br><br>Karena itu, digitalisasi pemerintahan sejatinya adalah proyek kemanusiaan, bukan sekadar proyek teknologi.<br><br>Transformasi digital juga harus dibangun di atas integritas. Sistem secanggih apa pun tidak akan bermakna bila tidak didukung etika pelayanan publik, akuntabilitas, dan budaya profesionalisme.<br><br>Di tengah dunia yang semakin terhubung, Indonesia membutuhkan aparatur negara yang tidak hanya memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki wawasan global dan kemampuan membaca perubahan zaman.<br><br>Kunjungan akademik seperti ini menjadi penting karena membuka perspektif baru bahwa masa depan pemerintahan akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Negara yang unggul bukan hanya negara dengan teknologi paling maju, tetapi negara yang mampu mengubah pengetahuan menjadi kebijakan dan pelayanan publik yang efektif.<br><br>Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, agenda transformasi digital memiliki kaitan langsung dengan visi Asta Cita: membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, profesional, dan berpihak pada rakyat.<br></p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_IMG-20260508-WA0015.jpg"><br>Indonesia membutuhkan birokrasi yang lebih lincah, adaptif, dan kolaboratif. Dunia berubah terlalu cepat untuk dihadapi dengan pola kerja lama.<br><br>Karena itu, semangat &quot;belajar bersama, membangun pemerintahan digital yang bermakna&quot; bukan sekadar slogan. Ia adalah kebutuhan strategis bangsa.<br><br>Kita boleh belajar dari dunia, tetapi tujuan akhirnya tetap satu: membangun sistem pemerintahan Indonesia yang lebih kuat, modern, dan berdaulat.<br><br>Sebab pada akhirnya, masa depan bangsa tidak dibangun oleh mereka yang merasa paling tahu. Masa depan dibangun oleh mereka yang terus mau belajar, berkolaborasi, dan berani berubah demi pelayanan terbaik bagi rakyat dan negara.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9856_Belajar-dari-Dunia--Membangun-Pemerintahan-Digital-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65647/belajar-dari-dunia-membangun-pemerintahan-digital-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belajar dari Shanghai: Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar Kendaraan</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 08:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belajar dari Shanghai: Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar Kendaraan]]></title>
            <description><![CDATA[Belajar dari Shanghai Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar KendaraanOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/belajar/" target="_blank">Belajar</a> dari Shanghai: Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar Kendaraan<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN yang sedang melakukan Study Strategis di Shanghai<br><br>Ada satu hal yang langsung terasa ketika berjalan di Shanghai: kota ini terasa sibuk, tetapi tidak semrawut. Gedung-gedung tinggi berdiri rapat, manusia bergerak dalam jumlah besar, pusat bisnis hidup hampir 24 jam, tetapi kota tetap terasa tertata. Orang bisa berjalan kaki dengan nyaman, transportasi publik mudah dijangkau, ruang hijau hadir di tengah kepadatan, dan kawasan usaha tidak terasa memakan ruang hidup masyarakat.<br><br>Shanghai memberi pelajaran penting bahwa kota modern bukan sekadar kumpulan gedung pencakar langit. Kota modern adalah kota yang tahu untuk siapa ruang dibangun.<br><br>Banyak kota di Indonesia hari ini tumbuh cepat, tetapi sering kehilangan arah. Jalan diperlebar, flyover dibangun, pusat perbelanjaan bertambah, apartemen menjulang, tetapi kualitas hidup warga tidak selalu membaik. Kemacetan tetap menjadi rutinitas, trotoar sering berubah fungsi menjadi parkir atau lapak, dan jarak antara tempat tinggal dengan tempat kerja makin melelahkan.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_IMG-20260508-WA0012.jpg"><br><br>Di sinilah Shanghai menarik untuk dipelajari.<br><br>Cina, khususnya Shanghai, membangun kotanya dengan disiplin jangka panjang. Mereka memiliki Shanghai Master Plan 2017&ndash;2035, sebuah cetak biru pembangunan kota yang tidak hanya berbicara soal ekonomi, tetapi juga kualitas hidup. Kota dibagi dengan jelas: mana pusat bisnis, mana kawasan pemukiman, mana koridor hijau, mana pusat inovasi, hingga bagaimana manusia bergerak dari satu titik ke titik lain.<br><br>Yang menarik, Shanghai tidak membiarkan kota tumbuh liar mengikuti pasar semata. Negara hadir mengatur arah pembangunan. Pemerintah menentukan kawasan mana yang menjadi pusat ekonomi, kawasan mana yang menjadi penyangga pemukiman, hingga batas kepadatan bangunan. Hasilnya adalah kota yang tetap hidup tanpa kehilangan kendali.<br><br>Lihatlah kawasan Pudong. Dulu wilayah ini hanyalah area pinggiran di seberang Sungai Huangpu. Kini Pudong berubah menjadi salah satu pusat keuangan paling modern di dunia. Gedung seperti Shanghai Tower atau kawasan Lujiazui bukan sekadar simbol kemewahan, tetapi bagian dari strategi ekonomi nasional Cina.<br><br>Namun yang lebih penting, kawasan bisnis di Shanghai tidak berdiri sendiri. Ia terintegrasi dengan hunian, transportasi publik, pedestrian, ruang terbuka hijau, hingga pusat komunitas. Orang tidak harus menghabiskan tiga sampai empat jam di jalan hanya untuk bekerja.<br><br>Shanghai memahami satu hal sederhana: kota yang sehat adalah kota yang mendekatkan manusia dengan aktivitas hidupnya.<br><br>Konsep ini dikenal sebagai 15-minute city. Sekolah, taman, klinik, pusat belanja, transportasi, hingga ruang publik diupayakan bisa diakses dalam 15 menit berjalan kaki atau bersepeda. Konsep ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya besar: kemacetan berkurang, polusi turun, stres masyarakat menurun, dan kualitas hidup meningkat.<br><br>Bandingkan dengan banyak kota besar di Indonesia. Kawasan bisnis terkonsentrasi di satu titik, sementara perumahan tumbuh jauh di pinggiran tanpa transportasi memadai. Akibatnya, jutaan orang hidup dalam pola &quot;berangkat sebelum matahari terbit, pulang setelah gelap malam&quot;.<br><br>Kota akhirnya bukan menjadi ruang hidup, melainkan sekadar ruang bertahan.<br><br>Shanghai juga memberi pelajaran penting tentang pedestrian. Di Indonesia, trotoar sering dianggap fasilitas tambahan. Padahal di kota-kota maju, pedestrian adalah simbol peradaban kota.<br><br>Nanjing Road di Shanghai menjadi contoh menarik. Kawasan pedestrian ini dibuat luas, nyaman, terang, ramah wisatawan, terhubung dengan transportasi publik, dan dipenuhi aktivitas ekonomi. Orang berjalan kaki bukan karena terpaksa, tetapi karena nyaman.<br><br>Di sana, ruang kota dikembalikan kepada manusia.<br><br>Sementara di banyak kota kita di Indonesia, pejalan kaki justru sering menjadi &quot;warga kelas dua&quot;. <br>Trotoar sempit, rusak, dipenuhi tiang, parkir liar, bahkan pedagang yang muncul karena absennya penataan. Tidak heran masyarakat akhirnya lebih memilih kendaraan pribadi.<br><br>Padahal semakin banyak kendaraan pribadi, semakin kota kehilangan kualitas hidupnya.<br><br>Shanghai juga menunjukkan bahwa ruang publik bukan pemborosan anggaran. Taman kota, waterfront, jalur hijau, dan pedestrian justru menjadi sumber ekonomi baru. Kawasan yang nyaman menciptakan aktivitas wisata, UMKM, hiburan, dan interaksi sosial yang sehat.<br><br>Artinya, kota yang manusiawi ternyata juga menguntungkan secara ekonomi.<br><br>Pelajaran terbesar dari Shanghai sebenarnya bukan soal gedung tinggi atau teknologi canggih. Intinya ada pada keberanian pemerintah menjaga arah pembangunan kota secara konsisten.<br><br>Mereka sadar bahwa kota tidak boleh tumbuh tanpa visi.<br><br>Indonesia sesungguhnya memiliki peluang besar untuk membangun kota yang lebih manusiawi. Tetapi itu membutuhkan perubahan cara berpikir. Pembangunan kota tidak bisa hanya diukur dari banyaknya beton, jalan layang, atau proyek mercusuar. Kota harus diukur dari seberapa nyaman manusia hidup di dalamnya.</p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/a8baa56554f96369ab93e4f3bb068c22_IMG-20260508-WA0009.jpg"><br><br>Apakah warga bisa berjalan kaki dengan aman?<br>Apakah anak-anak punya ruang bermain?<br>Apakah pekerja bisa pulang tanpa menghabiskan separuh hidup di jalan?<br>Apakah ruang publik dapat dinikmati semua lapisan masyarakat?<br><br>Pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih penting daripada sekadar mengejar citra &quot;kota modern&quot;.<br><br>Shanghai membuktikan bahwa kota maju bukanlah kota yang penuh kendaraan, melainkan kota yang memberi ruang bagi manusia untuk hidup dengan lebih layak.<br><br>Dan mungkin, di situlah kita perlu mulai belajar.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2117_Belajar-dari-Shanghai--Ketika-Kota-Dibangun-untuk-Manusia--Bukan-Sekadar-Kendaraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65646/belajar-dari-shanghai-ketika-kota-dibangun-untuk-manusia-bukan-sekadar-kendaraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bang Ucok, Tokoh Kharismatik Kota Salak yang Tak Pernah Lelah untuk Peduli</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 00:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bang Ucok, Tokoh Kharismatik Kota Salak yang Tak Pernah Lelah untuk Peduli]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan  Sosok Fahdriansyah Siregar atau yang akrab disapa Bang Ucok memang bukan nama baru di Kota Salak. Karismatik, rendah hati ]]></description>
            <content><![CDATA[Padangsidimpuan | Sosok Fahdriansyah Siregar atau yang akrab disapa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok memang bukan nama baru di Kota Salak. Karismatik, rendah hati dan dikenal dekat dengan semua kalangan, membuat Ketua Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan itu tetap disegani hingga hari ini.</p><br>Sejak Kota Padangsidimpuan mekar dari Kabupaten induk Tapanuli Selatan, kiprah <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok dalam membesarkan Pemuda Pancasila dinilai belum ada yang mampu mengimbanginya. Dari OKP hingga menjadi Ormas terbesar di Kota Salak, namanya selalu melekat dalam perjalanan organisasi tersebut.</p><br>Namun bagi masyarakat, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok bukan hanya dikenal sebagai pemimpin organisasi. Sosoknya juga identik dengan kepedulian sosial. Ada saja sentuhan bantuannya untuk masyarakat yang membutuhkan.<br>Kader Pemuda Pancasila, Rianto, mengaku sempat menjenguk <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok usai pulang dari perjalanan di Turki. Kondisi kesehatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok sempat menurun dan harus beristirahat beberapa hari.</p><br>"Alhamdulillah sekarang kondisi Ketua mulai pulih. Tadi sempat bercanda juga, dibalas senyum khas beliau. Senang kali lihat beliau sudah kembali ceria," ujar Anto Genk Owner Media Sumut24 Group ini.</p><br>Dalam kesempatan itu, Rianto juga memberi semangat kepada sosok yang sudah lama memimpin Pemuda Pancasila tersebut.</p><br>"Semangat terus Ketua, masih banyak masyarakat yang butuh sentuhan Ketua. Sehat-sehat terus," katanya.</p><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok sendiri diketahui sudah memimpin Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan sejak tahun 2001 sebagai Ketua Caretaker. Hingga kini, ia kembali dipercaya memimpin pada Muscab VI periode 2023&ndash;2027.</p><br>Berikut perjalanan kepemimpinannya:<br>Ketua Caretaker Tahun 2001<br>Muscab I (2002&ndash;2006)<br>Muscab II (2006&ndash;2011)<br>Muscab III (2011&ndash;2015)<br>Muscab IV (2015&ndash;2019)<br>Muscab V (2019&ndash;2023)<br>Muscab VI (2023&ndash;2027)</p><br>Bagi banyak kader dan masyarakat di Kota Salak, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bang/" target="_blank">Bang</a> Ucok bukan sekadar ketua organisasi. Ia sudah menjadi tokoh yang dikenal peduli, dekat dengan masyarakat dan tetap rendah hati di tengah besarnya nama yang ia miliki.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3156_Bang-Ucok--Tokoh-Kharismatik-Kota-Salak-yang-Tak-Pernah-Lelah-untul-Peduli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65645/bang-ucok-tokoh-kharismatik-kota-salak-yang-tak-pernah-lelah-untuk-peduli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail]]></title>
            <description><![CDATA[Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Masjid Ar Ridho menggelar Kajian Malam Jumat pada Kamis, 7 Mei 2026 usai salat Isya berjamaah. Kajian yang dimulai pukul 19.45 WIB tersebut menghadirkan Asren Nasution sebagai pemateri dengan tema &quot;Ibrahim Imam Sejagat&quot;.<br>Kegiatan dilaksanakan di Masjid Ar Ridho, Jalan Tut Wuri Handayani Perkampungan Kodam I/BB, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.<br>Dalam kajiannya, Asren Nasution menekankan bahwa karakter Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS merupakan figur manusia pilihan yang dijadikan teladan bagi umat manusia sepanjang zaman. Ketiganya dinilai mampu menghadapi ujian kehidupan yang sangat berat, bahkan melampaui batas-batas logika kemanusiaan biasa.<br>Menurutnya, keagungan karakter mereka terlihat dari militansi iman, semangat juang yang tidak mengenal menyerah, ketulusan, pengorbanan, serta kepasrahan total kepada kehendak Allah SWT. Nilai-nilai luhur itulah yang kemudian diabadikan Allah SWT dalam rangkaian prosesi ibadah haji.<br>&quot;Sesungguhnya berhaji itu adalah napak tilas perjuangan Ibrahim, Hajar, dan Ismail,&quot; ungkapnya.<br>Ia menjelaskan, Ka&#039;bah, Maqam Ibrahim, Sai antara Shafa dan Marwah, Arafah, Mina, Muzdalifah hingga Sumur Zamzam merupakan daerah operasi perjuangan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya. Tempat-tempat suci tersebut menjadi saksi sejarah perjuangan iman, pengorbanan, dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT.<br>Menurut Asren, keberhasilan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya menghadapi badai ujian, gelombang cobaan, perintah dan larangan Allah SWT yang sangat berat menjadikan beliau menerima gelar tertinggi sebagai pemimpin manusia sejagat.<br>&quot;Salah satu kriteria mendapatkan gelar kepemimpinan besar adalah kemampuan menghadapi ujian, tantangan dan hambatan yang melebihi batas kemanusiaan biasa. Pemimpin hebat itu adalah mereka yang teruji dengan berbagai ujian yang paling sulit,&quot; ujarnya.<br>Karena itu, lanjutnya, kisah perjuangan keluarga Nabi Ibrahim sudah semestinya menjadi materi pokok dalam penyelenggaraan manasik haji. Dengan memahami sejarah dan makna di balik setiap rangkaian ibadah, jamaah diharapkan mampu merasakan suasana kebatinan dan kekhusyukan spiritual selama menjalankan ibadah haji.<br>Ia juga menyampaikan bahwa Al-Qur&#039;an dalam banyak ayat menceritakan perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Ibunda Hajar. Bahkan, ayat-ayat tentang haji sangat erat kaitannya dengan perjalanan spiritual keluarga agung tersebut.<br>&quot;Perjalanan haji pada hakikatnya adalah perjalanan sejarah Ibrahim, sejarah Hajar, dan sejarah Ismail. Sejarah tentang iman, pengorbanan, keteguhan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT,&quot; pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1101_Kajian-Malam-Jumat-di-Masjid-Ar-Ridho--Bahas-Keteladanan-Ibrahim--Hajar-dan-Ismail.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65644/kajian-malam-jumat-di-masjid-ar-ridho-bahas-keteladanan-ibrahim-hajar-dan-ismail/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Spanduk Kritik Bermunculan di Sejumlah Titik Kota Panyabungan, Nama Bupati Madina Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 19:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Spanduk Kritik Bermunculan di Sejumlah Titik Kota Panyabungan, Nama Bupati Madina Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Spanduk Kritik Bermunculan di Sejumlah Titik Kota Panyabungan, Nama Bupati Madina Jadi Sorotan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Panyabungan &mdash; Sejumlah spanduk bernada kritik tajam terhadap pemerintahan daerah mendadak bermunculan di beberapa titik strategis di Kota Panyabungan, Kamis, 7 Mei 2026. Spanduk-spanduk itu dipasang di kawasan Jalan Lidang, Jalan Willem Iskander, inti Kota Panyabungan, hingga di atas jembatan dekat Masjid Nur Ala Nur.<br>Kemunculan spanduk tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat karena berisi kalimat-kalimat sindiran keras terkait dugaan persoalan birokrasi dan kritik terhadap kepemimpinan daerah.<br>Salah satu spanduk bertuliskan, &quot;Pak &#039KPK&#039; Periksa Uak Ipul Pak&hellip;&quot;. Sementara spanduk lain berbunyi, &quot;Pemerintahan dengan birokrasi yang berbelit? Sadarlah Wak Pul!&quot;<br>Pemasangan spanduk disebut berlangsung pada siang hari dan dengan cepat menjadi pembicaraan masyarakat serta kalangan media lokal maupun nasional. Banyak warga yang melintas terlihat memperlambat kendaraan untuk membaca isi tulisan yang dinilai sarat pesan politik dan kekecewaan sosial.<br>Di tengah ramainya perbincangan publik, nama Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, ikut menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai kemunculan spanduk itu mencerminkan adanya kekecewaan sebagian masyarakat terhadap pola komunikasi pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tersebut.<br>Bahkan, menurut sejumlah sumber di lapangan, pembicaraan mengenai spanduk tersebut ramai dibahas oleh awak media dan jurnalis pada Kamis sore. Sebagian menilai fenomena itu menunjukkan mulai munculnya kritik terbuka dari kelompok yang sebelumnya berada dalam lingkaran pendukung politik.<br>&quot;Ini bukan lagi kritik biasa. Kalau benar muncul dari orang-orang yang dulunya berada di lingkaran relawan, tentu menjadi sinyal politik yang serius,&quot; ujar seorang pengamat sosial politik di Mandailing Natal.<br>Nama Team Gordang Sambilan Centre (GSC), yang sebelumnya dikenal sebagai kelompok relawan pendukung, juga ikut disebut-sebut dalam pembicaraan masyarakat. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi dari pihak terkait mengenai dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam pemasangan spanduk tersebut.<br>Fenomena kritik melalui media spanduk di ruang publik dinilai sebagai bentuk akumulasi keresahan masyarakat yang ingin menyampaikan pesan secara terbuka. Pengamat menilai, ketika saluran komunikasi formal dianggap tidak lagi efektif, sebagian masyarakat memilih cara-cara simbolik untuk menarik perhatian publik maupun pemerintah.<br>&quot;Spanduk-spanduk seperti ini biasanya lahir dari rasa kecewa yang sudah lama terpendam. Pesannya ingin langsung dibaca publik dan menjadi tekanan moral bagi pengambil kebijakan,&quot; kata pengamat tersebut.<br>Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan agar kritik tetap disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak mengarah pada fitnah ataupun tuduhan tanpa dasar hukum yang jelas. Jika terdapat dugaan penyimpangan atau persoalan hukum, masyarakat diminta menempuh jalur resmi melalui aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan terkait.<br>Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terkait kemunculan spanduk-spanduk tersebut. Aparat juga belum memberikan keterangan mengenai siapa pihak yang memasang maupun motif di balik aksi itu.<br>Namun satu hal yang pasti, kemunculan spanduk kritik di pusat Kota Panyabungan telah memantik perhatian luas dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Mandailing Natal.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9561_Spanduk-Kritik-Bermunculan-di-Sejumlah-Titik-Kota-Panyabungan--Nama-Bupati-Madina-Jadi-Sorotan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65643/spanduk-kritik-bermunculan-di-sejumlah-titik-kota-panyabungan-nama-bupati-madina-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 17:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta - JNE menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden pembegalan yang menimpa Hasan Alnazhari salah satu kurir saat menjalankan tugas pengantaran pada minggu, 3 Mei 2026 di kawasan Astana Anyar, Bandung. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap paket yang dikirimkan, terdapat dedikasi para kurir yang bekerja dalam berbagai kondisi demi menjaga kepercayaan pelanggan. Peristiwa ini tidak hanya berdampak secara material, tetapi juga meninggalkan trauma bagi Hasan yang tengah menjalankan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan layanan logistik dalam menghubungkan kebahagiaan kepada pelanggan.<br><br>Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keselamatan kerja, JNE bergerak cepat memberikan perhatian penuh terhadap korban. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, dukungan moral, serta koordinasi dengan pihak berwenang guna memastikan proses hukum berjalan dengan baik. Apresiasi juga diberikan manajemen JNE dengan pemberian 1 unit motor yang diserahkan langsung oleh M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE dan didampingi Edi Santoso  Direktur JNE, Fikri Al Haq Fachryana Human Capital Development Division Head JNE, Agustinus Ayung Prasetio  Human Capital Operation Division Head, dan Iyus Rustandi Kepala Cabang JNE Bandung, secara simbolis di kantor pusat JNE, Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, Rabu (6/5/2026).<br><br>Dalam sambutannya M. Feriadi menyampaikan, &quot;JNE mengecam keras segala bentuk tindak kriminal, khususnya yang membahayakan keselamatan karyawan/ti kami yang sedang menjalankan tugas. Keselamatan kurir adalah prioritas utama perusahaan,&quot;. Feriadi menambahkan, &quot;Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan, baik secara fisik maupun psikologis, harapannya dengan pemberian unit motor ini dapat membantu meringankan beban karyawan kami. JNE juga akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang agar kasus ini dapat segera dituntaskan,&quot; tutupnya.<br><br>Peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi seluruh pihak akan pentingnya menjaga keamanan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi para pekerja lapangan yang setiap hari menghubungkan kebutuhan masyarakat. JNE mengapresiasi dukungan dari seluruh masyarakat dan pihak berwenang khususnya Polsek Astana Anyar Bandung, yang telah membantu secara maksimal dalam proses hukum yang sedang berjalan<br>Dengan semangat Connecting Happiness, JNE berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik sekaligus memastikan perlindungan bagi seluruh karyawan, sebagai bagian dari perjalanan perusahaan dalam menghubungkan kebahagiaan di seluruh Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4821_JNE-Kecam-Aksi-Pembegalan-Kurir-di-Bandung--Berikan-Apresiasi-kepada-Ksatria-JNE.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65642/jne-kecam-aksi-pembegalan-kurir-di-bandung-berikan-apresiasi-kepada-ksatria-jne/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sinergi Pemuda dan Polri: AMPG Pantai Labu Koordinasi dengan Polsek Jelang &quot;AMPG Cup&quot;, Kapolsek Tekankan Sportivitas dan Kamtibmas</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sinergi Pemuda dan Polri: AMPG Pantai Labu Koordinasi dengan Polsek Jelang "AMPG Cup", Kapolsek Tekankan Sportivitas dan Kamtibmas]]></title>
            <description><![CDATA[Sinergi Pemuda dan Polri AMPG Pantai Labu Koordinasi dengan Polsek Jelang &quotAMPG Cup&quot, Kapolsek Tekankan Sportivitas dan Kamtibmas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Pantai Labu - Dalam upaya membangun harmoni sosial dan memastikan kelancaran acara olahraga tingkat pemuda, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kecamatan Pantai Labu menggelar audiensi strategis dengan Polsek Pantai Labu.<br><br>Audiensi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi, S.H., bersama Kanit Intelkam Aiptu Asmadi, S.H. Pihak kepolisian menyambut baik inisiatif AMPG yang berencana menyelenggarakan "Turnamen AMPG Cup" Tingkat Kabupaten, sebuah agenda olahraga yang diharapkan dapat menjadi wadah penyaluran bakat dan energi positif bagi generasi muda di wilayah Pantai Labu.<br><br>Dalam sambutannya, Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi, S.H., menekankan pentingnya sinergitas antara organisasi kepemudaan dan aparat keamanan. Ia mengapresiasi langkah proaktif AMPG yang datang untuk berkoordinasi sejak dini.<br><br>"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti turnamen olahraga. Namun, yang paling penting adalah menjaga sportivitas di atas lapangan. Antisipasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) harus menjadi prioritas bersama. Dengan koordinasi yang baik, kita pastikan acara berjalan meriah namun tetap aman dan kondusif," ujar Ipda Iralfat. Ujarnya Kamis (7/5/2026).<br><br>Ia juga menginstruksikan jajarannya, khususnya Unit Intelkam, untuk memberikan pendampingan dan pengawasan preventif selama rangkaian turnamen berlangsung, guna mencegah potensi gesekan atau gangguan keamanan.<br><br>Sementara itu, Ketua AMPG Pantai Labu, Akbar Maulana, menyatakan bahwa tujuan utama dari AMPG Cup bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar-pemuda dan menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti kenakalan remaja atau narkoba.<br><br>"Kami berkomitmen menyelenggarakan turnamen ini dengan standar tinggi, termasuk disiplin dan fair play. Koordinasi dengan Polsek hari ini adalah bukti keseriusan kami untuk menciptakan event yang tidak hanya seru, tapi juga aman dan bermartabat," jelas Akbar.<br><br>Hadir pula dalam pertemuan tersebut Ketua PK Golkar Pantai Labu, Robby Herpani, beserta jajaran pengurus PK Golkar dan AMPG Pantai Labu. Kehadiran AMPG saat ini, tentunya menegaskan dukungan penuh terhadap program kerja sayap mudanya, serta komitmen untuk tetap bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah.<br><br>Melalui audiensi ini, kedua belah pihak menyepakati mekanisme komunikasi yang intensif menjelang dan selama pelaksanaan AMPG Cup. Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana elemen masyarakat dan kepolisian dapat bahu-membahu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda.<br><br>Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) adalah wadah pembinaan kader muda Partai Golkar yang aktif dalam kegiatan sosial, politik, dan olahraga, serta berperan sebagai mitra strategis pemerintah dan kepolisian dalam pembangunan karakter bangsa.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9655_Sinergi-Pemuda-dan-Polri--AMPG-Pantai-Labu-Koordinasi-dengan-Polsek-Jelang--quot-AMPG-Cup-quot---Kapolsek-Tekankan-Sportivitas-dan-Kamtibmas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65641/sinergi-pemuda-dan-polri-ampg-pantai-labu-koordinasi-dengan-polsek-jelang-quotampg-cupquot-kapolsek-tekankan-sportivitas-dan-kamtibmas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemerintah Pusat Diminta Segera Terbitkan Kepres Pengendalian Harga</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 13:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemerintah Pusat Diminta Segera Terbitkan Kepres Pengendalian Harga]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ndash Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pel]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksanaan anggaran negara di daerah. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemerintah/" target="_blank">Pemerintah</a> pusat pun didesak segera menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) tentang pengendalian dampak kenaikan harga BBM terhadap barang dan jasa nasional.<br>Desakan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), Fachroel Rozi. Ia menilai kenaikan BBM non subsidi telah memicu efek domino terhadap berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi, distribusi logistik, bahan pangan, material konstruksi hingga biaya operasional proyek pemerintah.<br>Menurutnya, kondisi tersebut harus segera direspons pemerintah melalui regulasi nasional yang tegas dan terukur agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam pengelolaan anggaran negara.<br>&quot;Jika tidak segera diantisipasi, kenaikan harga yang tidak terkendali dapat memicu kekacauan dalam pelaksanaan proyek pembangunan, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan publik,&quot; ujar Fachroel Rozi, Kamis (7/5/2026).<br>Ia mengungkapkan, banyak kepala daerah, pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga kontraktor pelaksana saat ini menghadapi kesulitan akibat terjadinya perbedaan signifikan antara harga kontrak awal dengan harga pasar terkini.<br>Kondisi itu, lanjutnya, berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila tidak disertai payung hukum yang jelas. Mulai dari dugaan mark-up, penyimpangan administrasi, hingga potensi tindak pidana korupsi akibat ketidakstabilan harga nasional.<br>Karena itu, DPP HARI meminta pemerintah segera menerbitkan Kepres sebagai dasar hukum nasional dalam melakukan penyesuaian harga barang, jasa, dan proyek pemerintah akibat inflasi energi.<br>Selain itu, pemerintah juga diminta menyusun standar nasional penyesuaian harga agar tidak terjadi perbedaan tafsir antar daerah maupun instansi dalam menentukan kenaikan biaya material dan distribusi.<br>&quot;Penyelenggara negara juga perlu mendapat perlindungan hukum sepanjang penyesuaian anggaran dilakukan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan data resmi pemerintah,&quot; katanya.<br>DPP HARI juga mendorong penguatan pengawasan distribusi dan penimbunan barang guna mencegah spekulan memanfaatkan momentum kenaikan BBM demi keuntungan pribadi yang merugikan masyarakat.<br>Tidak hanya itu, pemerintah diminta melibatkan BPKP, LKPP, serta aparat penegak hukum dalam menyusun pedoman nasional agar pengelolaan anggaran tetap akuntabel dan tidak menimbulkan kriminalisasi kebijakan.<br>&quot;Kenaikan BBM non subsidi tidak boleh menjadi pintu masuk lahirnya persoalan hukum baru di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional,&quot; tegas Fachroel Rozi.rl]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_467_Pemerintah-Pusat-Diminta-Segera-Terbitkan-Kepres-Pengendalian-Harga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65640/pemerintah-pusat-diminta-segera-terbitkan-kepres-pengendalian-harga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mandat Ketua MPC,Ucok Rizal Dukung Ricky A Gova Siregar menuju Musda KNPI Padangsidimpuan 2026-2029</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 12:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mandat Ketua MPC,Ucok Rizal Dukung Ricky A Gova Siregar menuju Musda KNPI Padangsidimpuan 2026-2029]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan  Halomedan.comDinamika politik organisasi kepemudaan di Kota Padangsidimpuan mulai memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda)]]></description>
            <content><![CDATA[Padangsidimpuan | Halomedan.com<br><br>Dinamika politik organisasi kepemudaan di Kota Padangsidimpuan mulai memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD KNPI tahun 2026. Salah satu nama yang langsung mencuri perhatian adalah Ricky A.Gova Siregar.<br><br>Ricky resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KNPI Kota Padangsidimpuan periode 2026&ndash;2029 pada Rabu (6/5/2026). Agenda pendaftaran berlangsung di Gubuk Coffee, Jalan Kolonel Sugiono, dan dihadiri sejumlah tokoh pemuda serta perwakilan organisasi.<br><br>Langkah Ricky bukan tanpa dasar. Ia datang dengan modal dukungan yang cukup solid, yakni dari 6 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI serta 19 organisasi kepemudaan (OKI dan OKP).<br><br>Dukungan kuat terhadap Ricky juga datang dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan. <br><br>Melalui Pelaksana Harian Sekretaris MPC, Ady Lubis, ditegaskan bahwa keputusan mengusung Ricky telah melalui proses musyawarah panjang.<br><br>"Kami sudah melalui diskusi dan pertimbangan matang. Dengan restu Ketua MPC, kami sepakat memberikan amanah kepada saudara Ricky untuk menahkodai KNPI tiga tahun ke depan," ujar Ady.<br><br>Ia juga mengakui banyak kader potensial di tubuh Pemuda Pancasila. Namun, hasil musyawarah akhirnya menetapkan Ricky sebagai figur yang dinilai paling siap membawa perubahan.<br><br>Senada dengan itu, Ketua Bidang Humas MPC sekaligus Ketua JMSI Tabagsel, Ucok Rizal Nasution, menaruh harapan besar pada sosok Ricky.<br><br>Menurutnya, keputusan mendukung Ricky merupakan hasil kesepakatan bersama sekaligus amanah Pimpinan tertinggi MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan, dengan harapan mampu membawa KNPI ke arah yang lebih progresif.<br><br>"Kami berharap Ricky bisa menjadi motor penggerak kemajuan KNPI di Padangsidimpuan ke depan," ungkapnya.<br><br>Dalam pernyataannya, Ricky A.Gova Siregar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.<br><br>"Terima kasih atas dukungan teman-teman semua, khususnya kepada Ketua MPC Pemuda Pancasila yang telah memberikan mandat kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KNPI," ucap Ricky.<br><br>Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah mengantongi dukungan signifikan sebagai bekal untuk bertarung di Musda nanti.<br><br>"Alhamdulillah, saat ini kita sudah mengantongi dukungan dari 6 DPK KNPI dan 17 OKI serta OKP," tambahnya.<br><br>Dengan dukungan tersebut, Ricky semakin optimis menghadapi kontestasi dan siap membawa KNPI menjadi wadah pemuda yang lebih solid dan berdampak.<br><br>Sementara itu, Ketua Panitia Musda VIII KNPI Kota Padangsidimpuan, Hajrul Aswat Siregar, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan.<br><br>Ia menyampaikan bahwa Musda akan digelar pada 11 Mei 2026 di Gedung Nasional.<br><br>"Mudah-mudahan Musda kali ini berjalan lancar. Kebetulan saudara Ricky juga merupakan kader KNPI dan Pemuda Pancasila," jelasnya.<br><br>Hajrul menegaskan, siapapun yang terpilih nantinya diharapkan menjadi sosok terbaik yang mampu mengemban amanah dan merangkul seluruh elemen pemuda.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7494_Mandat-Ketua-MPC-Ucok-Rizal-Dukung-Ricky-A-Gova-Siregar-menuju-Musda-KNPI-Padangsidimpuan-2026-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65639/mandat-ketua-mpcucok-rizal-dukung-ricky-a-gova-siregar-menuju-musda-knpi-padangsidimpuan-20262029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">International Gathering 2026 UNPAB goes to Phuket Berlangsung Sukses, Perkuat Solidaritas dan Kreativitas Sivitas Akademika</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[International Gathering 2026 UNPAB goes to Phuket Berlangsung Sukses, Perkuat Solidaritas dan Kreativitas Sivitas Akademika]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &mdash Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) sukses menyelenggarakan kegiatan International Gathering 2026 yang berlangsung pada]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) sukses menyelenggarakan kegiatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/international/" target="_blank">International</a> Gathering 2026 yang berlangsung pada 2&ndash;4 Mei 2026 di Phuket, Thailand. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat kolaborasi di lingkungan sivitas akademika.<br><br>Dengan mengusung konsep perjalanan edukatif dan rekreatif, kegiatan ini menghadirkan suasana yang berbeda dari rutinitas kerja sehari-hari. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk meningkatkan interaksi, mempererat hubungan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam suasana yang santai namun tetap produktif.<br><br>Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah penyelenggaraan lomba yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu Konten Terbaik (Individu), Performa Terbaik (Jajaran), serta Dresscode Terbaik (Individu). Seluruh kategori tersebut diikuti dengan antusias oleh peserta, yang menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi.<br><br>Panitia menyediakan total hadiah lomba dengan nilai belasan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi aktif peserta. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize dengan total nilai belasan juta rupiah, yang semakin menambah semarak suasana selama acara berlangsung.<br><br>Lebih dari sekadar kegiatan rekreasi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/international/" target="_blank">International</a> Gathering ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan interpersonal antar sivitas akademika UNPAB. Interaksi yang terbangun selama kegiatan dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih harmonis, terbuka, dan kolaboratif di lingkungan institusi.<br><br>Di sisi lain, melalui lomba konten yang diselenggarakan, kegiatan ini juga mendorong lahirnya berbagai karya kreatif yang berkontribusi dalam memperkuat citra positif UNPAB di ruang digital. Hal ini sejalan dengan komitmen UNPAB dalam mengembangkan komunikasi institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media.<br>Keberhasilan penyelenggaraan <a href="https://www.halomedan.com/tag/international/" target="_blank">International</a> Gathering 2026 ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya dalam mempererat solidaritas internal, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kinerja dan kualitas kolaborasi di masa yang akan datang.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3208_International-Gathering-2026-UNPAB-goes-to-Phuket-Berlangsung-Sukses--Perkuat-Solidaritas-dan-Kreativitas-Sivitas-Akademika.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65638/international-gathering-2026-unpab-goes-to-phuket-berlangsung-sukses-perkuat-solidaritas-dan-kreativitas-sivitas-akademika/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor UNPAB Terima Penghargaan dari MUI, Apresiasi Kontribusi untuk Umat dan Bangsa</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 11:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor UNPAB Terima Penghargaan dari MUI, Apresiasi Kontribusi untuk Umat dan Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, &mdash Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menorehkan capaian membanggakan. Rektor UNPAB menerima piagam penghargaan ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menorehkan capaian membanggakan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> UNPAB menerima piagam penghargaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi UNPAB dalam mendukung peran MUI sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat), Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah), dan Himaayatul Ummah (penjaga umat) Tahun 1447 H / 2026 M.<br><br>Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen UNPAB yang selama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebangsaan di tengah masyarakat.<br><br>Dalam kegiatan penyerahan penghargaan tersebut, piagam diterima oleh Dr. Abdi Syahrial Harahap, L.C., M.A. selaku Dekan Fakultas Agama Islam dan Humaniora yang hadir mewakili pimpinan universitas. Kehadiran perwakilan UNPAB dalam agenda tersebut mencerminkan dukungan nyata institusi terhadap upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, keumatan, dan pemerintahan.<br><br>Penghargaan dari MUI ini sekaligus mempertegas posisi strategis UNPAB sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menempatkan capaian akademik sebagai prioritas, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kemaslahatan umat dan bangsa melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.<br><br>Melalui penghargaan ini, UNPAB diharapkan terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berkarya, serta mampu memberikan dampak positif yang luas bagi pembangunan masyarakat, daerah, dan Indonesia secara berkelanjutan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3739_Rektor-UNPAB-Terima-Penghargaan-dari-MUI--Apresiasi-Kontribusi-untuk-Umat-dan-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65637/rektor-unpab-terima-penghargaan-dari-mui-apresiasi-kontribusi-untuk-umat-dan-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>