<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 01:22:46 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan  Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 20:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan  Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan  Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS - Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI - BO) Sibuhuan menyerahkan hadiah kepada pemenang program Racing FBI AgenBRILink berupa tabungan emas untuk Periode Tahun 2025.<br><br>Program Racing FBI merupakan bagian dari Program Nasional (PRONAS) BRI yang bertujuan meningkatkan free based income (FBI) AgenBRILink melalui pemberian penghargaan kepada agen dengan capaian ratas FBI tertinggi selama periode program berjalan.<br><br>Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As, mengatakan AgenBRILink merupakan ujung tombak BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.<br><br>&quot;Melalui AgenBRILink, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan tanpa harus datang ke kantor bank, mulai dari tarik tunai, pembayaran berbagai tagihan, hingga pembukaan rekening tabungan,&quot; ujar Dedi Harpian,Jumat(29/5/2026).<br><br>Ia menambahkan, keberadaan AgenBRILink juga memberikan manfaat ekonomi bagi agen sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat di wilayah pedesaan.<br><br>&quot;Program Racing FBI ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas agen, sekaligus dorongan agar transaksi dan kualitas layanan AgenBRILink terus meningkat,&quot; tambahnya.<br><br>Pada Periode Tahun 2025, pemenang Racing FBI kategori Agen Jawara BRI BO Sibuhuan diraih oleh agen BRILink UD Batara sehingga berhak menerima satu buku tabungan emas pegadaian senilai Rp1,5 juta.<br><br>Dedi Harpian,As berharap, program ini mampu meningkatkan kesejahteraan agen sekaligus memperluas awareness masyarakat terhadap layanan AgenBRILink.<br><br>Penyerahan hadiah dilakukan kepada agen BRILink UD Batara,beralamat di Jalinsum Sibuhuan- Gunungtua,Kabupaten Padanglawas Utara(Paluta)oleh PPBK BRI BO Sibuhuan,Fitri.<br><br>Keterangan Photo : BRI BO Sibuhuan berikan hadiah kepada agen BRILink UD Batara sebagai pemenang program Racing FBI priode tahun 2025.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8644_BRI-BO-Sibuhuan--Berikan-Tabungan-Emas-Kepada-Pemenang-Racing-FBI-AgenBRILink.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65858/bri-bo-sibuhuan-berikan-tabungan-emas-kepada-pemenang-racing-fbi-agenbrilink/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lansia Tetap Aktif dan Produktif, Turnamen Pingpong Medan Jadi Ajang Silaturahmi</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 15:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lansia Tetap Aktif dan Produktif, Turnamen Pingpong Medan Jadi Ajang Silaturahmi]]></title>
            <description><![CDATA[Lansia Tetap Aktif dan Produktif, Turnamen Pingpong Medan Jadi Ajang Silaturahmi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Medan berlangsung meriah melalui pelaksanaan Turnamen Pingpong Lansia yang digelar Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumatera Utara (PTMESU) bersama komunitas tenis meja se-Kota Medan. Berlangsung di Urban Community Park  Taman Bunga Medan, Jumat (29/5).<br><br>Kegiatan yang diikuti puluhan peserta lansia dari berbagai lintas profesi dan kecamatan itu tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi dan kampanye hidup sehat bagi para lanjut usia.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_1001087424.jpg"><br><br>Ketua PTME Sumatera Utara, H. Ikrom Helmi Nasution, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Lansia Nasional harus menjadi momentum untuk membangun semangat hidup sehat, aktif, dan mandiri bagi para lansia.<br>Menurutnya, olahraga tenis meja menjadi salah satu olahraga yang sangat cocok bagi kalangan lanjut usia karena mampu melatih pernapasan, refleks, konsentrasi, serta kesehatan jantung dan kaki.<br>&quot;Kegiatan ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga wadah silaturahmi para lansia agar tetap sehat, aktif, dan bahagia. Minat lansia terhadap tenis meja semakin meningkat sehingga perlu dibuat turnamen khusus seperti ini,&quot; ujarnya.<br>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, tenaga medis, dan panitia yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Bahkan, selama pertandingan panitia turut menyiagakan dokter, perawat, dan ambulans guna memastikan keamanan para peserta lansia.<br>Sementara itu, Ketua PTMSI Kota Medan, Prof H Bustami Syah, menegaskan bahwa usia lanjut bukan alasan untuk berhenti beraktivitas dan berolahraga.<br><br>&quot;Tua itu bukan hanya soal angka. Yang penting adalah bagaimana kita tetap menjaga kesehatan dan semangat hidup. Pingpong ini olahraga yang sangat lengkap, melatih gerak kaki, konsentrasi, dan juga mempererat silaturahmi,&quot; katanya.<br>Bustami juga mengungkapkan bahwa suasana kebersamaan antar pemain menjadi nilai penting dalam komunitas tenis meja lansia.<br>&quot;Di pingpong ini persaudaraan luar biasa. Walaupun kadang saling bercanda dan saling ejek saat bermain, semuanya tetap penuh keakraban,&quot; ucapnya disambut tawa peserta.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_1001087281.jpg"><br><br>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengprov PTMSI Sumatera Utara, Nanda Berdikari Batubara, memberikan apresiasi atas terbentuknya komunitas tenis meja lansia di Kota Medan.<br>Ia menilai pembinaan olahraga bagi lansia perlu terus diperkuat karena selain menjaga kesehatan juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan semangat hidup positif di usia senja.<br>&quot;Semoga tenis meja tetap berjaya dan komunitas lansia ini terus berkembang menjadi wadah pembinaan dan silaturahmi bagi para senior,&quot; katanya.<br><br>Sementara itu, Wali Kota Medan yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H. Tengku Chairuniza, menyampaikan bahwa lansia merupakan aset bangsa yang memiliki pengalaman dan kebijaksanaan dalam kehidupan sosial masyarakat.<br>&quot;Peringatan Hari Lansia Nasional menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen kita dalam menghormati, melindungi, dan memberdayakan para lanjut usia,&quot; ujarnya.<br>Ia menambahkan, turnamen pingpong lansia memiliki makna lebih luas dari sekadar kompetisi olahraga.<br>&quot;Ini adalah ruang silaturahmi, sarana menjaga kesehatan, dan bukti nyata bahwa semangat hidup aktif tetap bisa dijaga di usia lanjut,&quot; katanya.<br>Pemerintah Kota Medan, lanjut Chairuniza, terus berupaya mewujudkan kota ramah lansia melalui penguatan layanan kesehatan, pembinaan sosial, serta dukungan terhadap aktivitas olahraga dan rekreasi.<br>Turnamen tersebut juga diwarnai partai ekshibisi, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian hadiah dan bingkisan bagi para pemenang dan peserta senior tertua serta pengukuhan PTMS Lansia Kota Medan oleh Wali Kota Medan diwakili Kadispora Medan.<br><br>Panitia berharap kegiatan itu dapat menjadi agenda rutin tahunan sekaligus memperkuat eksistensi komunitas tenis meja lansia di Sumatera Utara.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1698_Lansia-Tetap-Aktif-dan-Produktif--Turnamen-Pingpong-Medan-Jadi-Ajang-Silaturahmi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65857/lansia-tetap-aktif-dan-produktif-turnamen-pingpong-medan-jadi-ajang-silaturahmi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tanah Indonesia untuk Siapa?</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 10:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tanah Indonesia untuk Siapa?]]></title>
            <description><![CDATA[Tanah Indonesia untuk Siapa?]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Muhammad Taufik Umar Dani Harahap dan Syahrir Nasution<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/tanah/" target="_blank">Tanah</a> bukan sekadar ruang geografis yang dipijak manusia. Dalam sejarah bangsa Indonesia, tanah adalah sumber kehidupan, identitas sosial, ruang kebudayaan, sekaligus simbol kedaulatan rakyat. Dari tanah, rakyat menanam harapan, membangun rumah, menjaga warisan leluhur, hingga mewariskan masa depan kepada generasi berikutnya.<br><br>Karena itulah, setiap kebijakan negara yang mengatur tanah sejatinya bukan hanya persoalan administrasi pertanahan, melainkan menyangkut hubungan paling mendasar antara negara dan rakyatnya. Dalam konteks ini, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 patut dibaca secara kritis sebagai produk politik hukum agraria yang menentukan: tanah Indonesia ini berpihak kepada siapa?<br><br>PP No.18 Tahun 2021 lahir sebagai aturan pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja. Pemerintah menyebut regulasi ini sebagai langkah percepatan investasi, kepastian hukum, dan efisiensi pelayanan pertanahan. Namun, di balik narasi pembangunan tersebut, muncul pertanyaan konstitusional yang jauh lebih mendasar: kepastian hukum untuk siapa?<br><br>Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dengan tegas menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Frasa &quot;kemakmuran rakyat&quot; seharusnya menjadi ruh utama setiap kebijakan agraria. Tetapi dalam praktiknya, regulasi pertanahan justru kerap dipersepsikan lebih ramah terhadap kepentingan investasi dibanding perlindungan hak-hak rakyat kecil dan masyarakat adat.<br><br>Salah satu persoalan krusial dalam PP No.18 Tahun 2021 terletak pada pengaturan pengakuan tanah ulayat sebagaimana diatur dalam Pasal 70 hingga Pasal 72. Negara memang mengakui keberadaan masyarakat hukum adat beserta hak ulayatnya. Namun pengakuan itu dibatasi oleh syarat administratif yang tidak sederhana: masyarakat adat harus masih hidup, memiliki pranata adat, wilayah yang jelas, dan terdaftar dalam sistem administrasi pertanahan negara.<br><br>Di sinilah persoalan besar muncul. Dalam tradisi masyarakat adat di Papua, Tapanuli, Kalimantan, Maluku, hingga pesisir Sumatera, tanah tidak lahir dari sertifikat ataupun arsip negara. <a href="https://www.halomedan.com/tag/tanah/" target="_blank">Tanah</a> diwariskan melalui sejarah, batas sungai, hutan, batu besar, makam leluhur, dan ingatan kolektif masyarakat. Ketika negara mensyaratkan legalitas administratif sebagai ukuran utama pengakuan, maka tanah-tanah adat yang secara sosial hidup justru terancam kehilangan legitimasi secara hukum.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/tanah/" target="_blank">Tanah</a> yang tidak tercatat berpotensi dikategorikan sebagai tanah negara. Dari titik itu, jalan menuju konsesi usaha menjadi terbuka melalui Hak Pengelolaan (HPL), Hak Guna Usaha (HGU), maupun berbagai skema kerja sama pemanfaatan dengan korporasi besar.<br><br>Persoalan semakin kompleks ketika Hak Pengelolaan diberikan kepada kementerian, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga Badan Bank <a href="https://www.halomedan.com/tag/tanah/" target="_blank">Tanah</a>. Secara normatif, HPL memang bukan hak milik. Namun dalam praktik ekonomi-politik, HPL dapat menjadi instrumen penguasaan yang sangat kuat karena bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga dalam jangka panjang.<br><br>Negara akhirnya berada dalam posisi ganda: sebagai regulator sekaligus operator bisnis pertanahan. Di titik inilah batas antara kepentingan publik dan kepentingan ekonomi menjadi kabur.<br><br>Belum lagi ketentuan Hak Guna Usaha yang dapat berlaku hingga 95 tahun melalui mekanisme pemberian, perpanjangan, dan pembaruan. Secara sosiologis, jangka waktu tersebut bukan lagi izin sementara, melainkan penguasaan lintas generasi.<br><br>Bayangkan satu perusahaan menguasai lahan hampir satu abad. Anak cucu masyarakat adat bisa lahir, tumbuh, bahkan meninggal tanpa pernah lagi memiliki akses terhadap tanah leluhurnya sendiri. Negara mungkin menyebutnya sebagai kepastian investasi, tetapi rakyat kecil sering merasakannya sebagai pelepasan hak yang nyaris permanen.<br><br>Konflik agraria yang terjadi di berbagai wilayah seperti Papua, Batang Toru, Rempang, Kalimantan, hingga pesisir timur Sumatera memperlihatkan pola yang berulang. Masyarakat hadir membawa sejarah penguasaan turun-temurun. Negara hadir dengan peta dan regulasi. Perusahaan datang dengan izin usaha.<br><br>Ketika ketiganya bertemu, pihak yang paling sering kalah justru masyarakat yang paling lama hidup di atas tanah tersebut.<br><br>Pada titik itu, sengketa tanah tidak lagi sekadar soal batas wilayah, melainkan soal legitimasi: siapa yang diakui oleh hukum. Sayangnya, hukum sering kali tampil sebagai instrumen administratif yang kehilangan wajah sosialnya.<br><br>Padahal Mahkamah Konstitusi telah menegaskan bahwa &quot;hak menguasai negara&quot; bukanlah hak memiliki sebagaimana pemilik privat. Negara hanyalah pemegang mandat rakyat untuk mengatur, melindungi, dan memastikan distribusi manfaat sumber daya alam sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat.<br><br>Karena itu, pembangunan dan investasi seharusnya tidak boleh mengorbankan keadilan agraria. Pertumbuhan ekonomi tanpa perlindungan hak rakyat hanya akan memperbesar ketimpangan sosial. Legalitas tanpa legitimasi rakyat hanya akan melahirkan konflik berkepanjangan.<br><br>Pertanyaan akhirnya sangat sederhana, namun mendasar: tanah Indonesia ini sebenarnya untuk siapa?<br><br>Untuk rakyat yang hidup turun-temurun di atasnya? Untuk negara sebagai pemegang mandat konstitusi? Atau justru untuk pasar yang hadir melalui izin dan konsesi?<br><br>Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan masa depan republik ini. Sebab ketika rakyat mulai merasa asing di atas tanahnya sendiri, maka yang sedang terancam bukan hanya hak atas tanah, tetapi juga kedaulatan rakyat itu sendiri.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1786_Tanah-Indonesia-untuk-Siapa-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65856/tanah-indonesia-untuk-siapa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HIPKA Sumut Gelar Qurban di Pesantren Usman Syarif, Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HIPKA Sumut Gelar Qurban di Pesantren Usman Syarif, Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas]]></title>
            <description><![CDATA[HIPKA Sumut Gelar Qurban di Pesantren Usman Syarif, Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (BPW HIPKA Sumut) menggelar kegiatan qurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan mengusung tema &quot;Berqurban, Berbagi dan Peduli untuk Ketakwaan dan Kebaikan&quot; di Pesantren Usman Syarif, Jalan Karya Baru No.7, Medan Sunggal, Jumat (29/05/2026).<br>Ketua BPW HIPKA Sumut, Anggi Rhaditya Lubis mengatakan, pelaksanaan qurban tersebut menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antar pengurus sekaligus bentuk kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat.<br>&quot;Melalui momentum Idul Adha ini, HIPKA Sumut melaksanakan qurban sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat kebersamaan antar pengurus dan masyarakat,&quot; ujar Anggi Rhaditya Lubis didampingi Aja Syahri, Erwinsyah Lubis, OK Dedek, Sayuti, Andi Wiliandi, Ismail Marzuki, Romi Pasaribu dan Rahmat S.<br>Menurutnya, kegiatan qurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, tetapi juga sarana menumbuhkan nilai keikhlasan, ketakwaan serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi para santri dan masyarakat sekitar pesantren.<br>&quot;Kami berharap qurban ini bermanfaat bagi peserta didik, warga sekitar pesantren, keluarga besar HIPKA serta meningkatkan keikhlasan dan ketakwaan kita semua kepada Allah SWT,&quot; tambahnya.<br>Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial BPW HIPKA Sumut pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh beberapa waktu lalu.<br>BPW HIPKA Sumut berharap kegiatan qurban itu dapat menjadi inspirasi bagi berbagai kalangan untuk terus menumbuhkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.<br>Sementara itu, Ketua Yayasan Pesantren Usman Syarif, Syafril Agus Dalimunthe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HIPKA Sumut yang telah melaksanakan kegiatan qurban di lingkungan pesantren.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada HIPKA Sumut. Semoga pelaksanaan qurban di pesantren ini dapat meningkatkan ketakwaan dan membawa manfaat bagi siswa, masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat,&quot; ujar Syafril Agus Dalimunthe.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2207_HIPKA-Sumut-Gelar-Qurban-di-Pesantren-Usman-Syarif--Perkuat-Kepedulian-Sosial-dan-Solidaritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65855/hipka-sumut-gelar-qurban-di-pesantren-usman-syarif-perkuat-kepedulian-sosial-dan-solidaritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JAM PMII: Dugaan Kutipan Qurban ASN di Labura Harus Diusut, Jangan Jadikan Idul Adha Ladang Pemerasan Berkedok Ibadah*</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 10:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JAM PMII: Dugaan Kutipan Qurban ASN di Labura Harus Diusut, Jangan Jadikan Idul Adha Ladang Pemerasan Berkedok Ibadah*]]></title>
            <description><![CDATA[JAM PMII Dugaan Kutipan Qurban ASN di Labura Harus Diusut, Jangan Jadikan Idul Adha Ladang Pemerasan Berkedok Ibadah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta &mdash; Kordinator Nasional Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (JAM PMII), Hasan Basyri Simanjuntak, melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik kutipan uang qurban terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang nilainya disebut mencapai Rp3,5 juta per orang. Ia menilai praktik tersebut bukan lagi sekadar persoalan internal birokrasi, melainkan dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang mencederai nilai suci Idul Adha.<br><br>Pernyataan itu disampaikan Hasan Basyri setelah pihaknya menerima sejumlah pengaduan dari ASN di Labura yang mengaku telah menyetor uang qurban dalam jumlah besar, namun tidak pernah menerima daging qurban dan bahkan tidak mengetahui secara pasti di mana hewan qurban tersebut disembelih.<br><br>Kondisi itu dinilai sangat janggal dan memunculkan dugaan adanya praktik kutipan terstruktur berkedok kegiatan keagamaan.<br>&quot;Ini bukan lagi soal qurban semata. Kalau ASN diminta setor jutaan rupiah tetapi qurbannya tidak jelas, dagingnya tidak ada, lokasi penyembelihannya pun tidak diketahui, maka publik berhak curiga. Jangan sampai ibadah dijadikan tameng untuk melakukan kutipan yang diduga sarat tekanan dan kepentingan tertentu,&quot; tegas Hasan Basyri di Jakarta.<br><br>Menurut Hasan, qurban seharusnya menjadi simbol keikhlasan, solidaritas sosial, dan pengabdian kepada Tuhan. Namun apabila dalam praktiknya justru muncul tekanan terhadap ASN untuk menyetor uang demi menjaga loyalitas atau posisi di lingkungan birokrasi, maka hal tersebut sudah masuk kategori dugaan penyalahgunaan wewenang dan tindakan semena-mena dalam pemerintahan.<br><br>Ia menegaskan, praktik semacam itu bertentangan dengan semangat pemerintahan yang bersih dan berintegritas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, khususnya terkait larangan penyalahgunaan wewenang, mencampuradukkan kewenangan, dan tindakan sewenang-wenang yang merugikan aparatur maupun masyarakat.<br><br>Hasan yang juga merupakan putra daerah Labura mengaku prihatin mendengar berbagai cerita yang berkembang di internal pemerintahan daerah. Ia menyebut dugaan kutipan qurban terhadap ASN bukan lagi menjadi rahasia umum, namun banyak pihak memilih diam karena takut terhadap tekanan jabatan maupun konsekuensi birokrasi yang dapat mengganggu karier mereka.<br><br>&quot;Sangat miris jika ASN diposisikan seperti objek kutipan berkedok loyalitas. Negara tidak boleh membiarkan aparatur sipil hidup dalam ketakutan hanya karena menolak praktik yang mereka anggap tidak benar. Idul Adha jangan diubah menjadi momentum tekanan birokrasi yang merusak moral pemerintahan,&quot; ujarnya.<br><br>JAM PMII juga mendesak Aparat Penegak Hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan, segera turun tangan untuk menelusuri dugaan aliran dana qurban tersebut. Hasan meminta seluruh pihak yang diduga terlibat, mulai dari koordinator pengumpulan hingga pihak yang menikmati aliran dana, dipanggil dan diperiksa secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan publik yang lebih luas.<br><br>&quot;APH jangan diam dan pura-pura tidak mendengar jeritan ASN. Telusuri siapa yang memerintahkan kutipan Rp3,5 juta itu, berapa jumlah ASN yang dipungut, ke mana uangnya mengalir, serta bagaimana mekanisme penggunaan dana tersebut. Jangan sampai qurban berubah menjadi ladang bancakan oknum birokrasi yang memanfaatkan ketakutan bawahan,&quot; katanya.<br><br>Sebagai bentuk keberpihakan terhadap ASN, JAM PMII juga membuka posko pengaduan bagi pegawai yang merasa menjadi korban dugaan kutipan tersebut. Hasan memastikan pihaknya siap mengawal seluruh laporan hingga ke tingkat nasional apabila di daerah persoalan ini diduga sengaja ditutup-tutupi. &quot;Jangan jadikan ASN sapi perah kekuasaan dan jangan kotori Idul Adha dengan praktik yang mencederai agama serta rasa keadilan masyarakat. <br><br>Jika benar ada pihak yang memanfaatkan momentum qurban untuk kepentingan tertentu, maka itu bukan hanya melukai ASN, tetapi juga mempermalukan marwah pemerintahan dan nilai-nilai keislaman itu sendiri,&quot; tutup Hasan Basyri Simanjuntak.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2190_JAM-PMII--Dugaan-Kutipan-Qurban-ASN-di-Labura-Harus-Diusut--Jangan-Jadikan-Idul-Adha-Ladang-Pemerasan-Berkedok-Ibadah-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65854/jam-pmii-dugaan-kutipan-qurban-asn-di-labura-harus-diusut-jangan-jadikan-idul-adha-ladang-pemerasan-berkedok-ibadah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soal Perjalanan ke Luar Negeri, Gerindra: Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik</guid>
            <pubDate>Fri, 29 May 2026 10:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soal Perjalanan ke Luar Negeri, Gerindra: Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik]]></title>
            <description><![CDATA[Soal Perjalanan ke Luar Negeri, Gerindra Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik]]></description>
            <content><![CDATA[Soal Perjalanan ke Luar <a href="https://www.halomedan.com/tag/negeri/" target="_blank">Negeri</a>, Gerindra: Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik<br><br><br>Jakarta - Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri sebagai pemborosan anggaran merupakan bentuk cara pandang parsial dari pihak tertentu.<br><br>Dia menjelaskan kunjungan Prabowo itu adalah strategi Kepala Negara dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara sahabat. Misalnya, dalam mengonversi keunggulan komoditas nikel hingga posisi geopolitik Indonesia di kancah internasional.<br><br>"Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup," kata Sugiat dalam keterangannya, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026.<br><br>Sugiat menjelaskan paradigma politik luar negeri bebas-aktif Presiden Prabowo adalah diplomasi ofensif, yaitu sebuah strategi membangun hubungan luar negeri yang proaktif dalam memperjuangkan kepentingan nasional.<br><br>Dia mengatakan diplomasi ofensif  dijalankan dalam merespons serta mengantisipasi krisis. Artinya, kata dia, Presiden prabowo mengambil inisiatif untuk menetapkan agenda, membangun aliansi, dan memberikan tekanan strategis agar negosiasi berjalan sesuai tujuannya.<br><br>"Prabowo melangkah lebih awal sebelum didikte oleh negara lain. Dia mengambil posisi tegas dalam menyatakan kedaulatan, posisi politik, dan membela warga negaranya dengan terukur," katanya.<br><br>Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini menuturkan ada 3 negara Eropa yang dikunjungi oleh Presiden Prabowo di Akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria. Ketiga Negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia.<br><br>Sugiat mengungkapkan bila Prancis punya kekuatan militer dan teknologi terbesar di Eropa Barat yang tidak menjual sistem persenjataan canggih atau memberikan komitmen strategis hanya karena pembeli memiliki uang.<br><br>"Kedekatan politik yang dibangun bertahap melalui kunjungan berulang adalah syarat mutlak dalam bekerja sama dengan Macron," katanya.<br><br>Sementara itu, Austria merupakan gerbang industri manufaktur presisi Eropa Tengah. Menurutnya, industri utamanya berpusat pada mesin, otomotif, pengolahan logam, bahan kimia, dan makanan/minuman.<br><br>Sedangkan Hungaria adalah pusat agresif pembangunan gigafactory baterai EV di Uni Eropa (tempat berkumpulnya raksasa seperti Samsung SDI dan CATL). Dia menyebut masuk ke Hungaria berarti mengunci posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai masa depan Eropa dari pintu yang paling terbuka.<br><br>Legislator asal Dapil Sumatra Utara (Sumut) III itu menekankan bila Indonesia menguasai 65 persen nikel dunia. Sementara Eropa (melalui gigafabrik di Hungaria/Budapest dan teknologi Austria/Wina) sangat butuh nikel Indonesia.<br><br>"Pak Prabowo datang ke sana bukan sebagai peminta-minta bantuan, tetapi sebagai pemilik komoditas strategis yang menentukan masa depan industri otomotif dunia," katanya.<br><br>Sugiat mengungkapkan dunia saat ini sedang bertransisi ke kendaraan listrik. Namun, Indonesia punya waktu terbatas sebelum teknologi baterai bergeser ke bahan non-nikel.<br><br>Untuk itu, dia mengatakan bila Presiden Prabowo bergerak cepat secara maraton (Paris-Wina-Budapest) dalam satu bulan untuk mengunci investasi hilirisasi ini sebelum jendela peluangnya tertutup. Menunda perjalanan berarti kehilangan momentum emas.<br><br>Tak hanya itu, Sugiat menerangkan sebuah negara tidak bisa mendikte dunia jika militernya lemah. Kunjungan berulang ke Paris adalah cara Prabowo membangun trust tingkat tinggi dengan Presiden Macron agar Indonesia diberi akses teknologi militer yang tidak sembarang negara bisa beli.<br><br>Oleh karena itu, Sugiat kembali menegaskan bila penilaian perjalanan Presiden hanya dari ongkos tiket pesawat adalah cara berpikir yang tidak sebanding. Nilai transfer teknologi pertahanan, pengamanan kedaulatan di Laut Natuna Utara, dan posisi tawar Indonwsia sebagai kekuatan regional jauh lebih besar dari sekadar biaya operasional perjalanan.<br><br>"Kunjungan ke Prancis ini bukti nyata politik Bebas-Aktif yang berwibawa. Indonesia tidak mengekor ke Amerika, tidak tunduk ke China, dan tidak takut pada tekanan NATO saat berhubungan dengan Rusia demi mengamankan pasokan minyak dan LPG murah untuk rakyat," katanya.<br><br>"Pak Prabowo sedang mempraktikkan hedging (keseimbangan geopolitik) tingkat tinggi agar Indonesia tidak bisa diabaikan oleh kekuatan dunia mana pun," timpalnya.<br><br>Dia menyatakan Presiden Prabowo saat ini tidak sedang melakukan diplomasi seremonial atau sekadar tanda tangan di atas kertas. Kepala Negara sedang bertarung di panggung dunia untuk menaikkan kelas Indonesia dari negara berkembang menjadi kekuatan global yang mandiri secara ekonomi dan tangguh secara militer.<br><br>"Indonesia sedang dipimpin oleh seorang Patriot yang tahu persis bagaimana cara memenangkan kepentingan nasional di luar negeri. Menilai keberhasilan diplomasi internasional dari hasil beberapa minggu atau bulan adalah cara berpikir yang tidak logis," katanya.<br><br>Menutup pernyataannya, Sugiat mengatakan komitmen, transfer teknologi, dan investasi yang dikunci di Paris, Wina, dan Budapest adalah fondasi jangka panjang yang hasilnya baru akan terlihat nyata dalam hitungan tahun ke depan.<br><br>"Pak Prabowo adalah seorang negarawan. Negarawan memberikan apa yang dapat diberikan kepada negara, sedangkan politisi mencari apa yang bisa diperoleh dari negara," tegasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8566_Soal-Perjalanan-ke-Luar-Negeri--Gerindra--Prabowo-Jaga-Keseimbangan-Geopolitik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65853/soal-perjalanan-ke-luar-negeri-gerindra-prabowo-jaga-keseimbangan-geopolitik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IKBM Medan Potong 8 Ekor Lembu Kurban, H Ahmad Arif: Momentum Perkuat Kebersamaan</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 21:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IKBM Medan Potong 8 Ekor Lembu Kurban, H Ahmad Arif: Momentum Perkuat Kebersamaan]]></title>
            <description><![CDATA[HALOMEDAN &ndash Ikatan Keluarga Bayur Medan (IKBM) kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hi]]></description>
            <content><![CDATA[HALOMEDAN &ndash; Ikatan Keluarga Bayur Medan (IKBM) kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Tahun ini, sebanyak 8 ekor lembu dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat serta anggota keluarga besar IKBM.</p><br>Kegiatan pemotongan hewan kurban tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Ketua IKBM, H Ahmad Arif, mengatakan bahwa ibadah kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga Bayur di Medan.</p><br>&quot;Alhamdulillah, tahun ini IKBM kembali dipercaya untuk melaksanakan pemotongan 8 ekor lembu kurban. Semoga membawa berkah dan semakin memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,&quot; ujar H Ahmad Arif pada pers Kamis 28 Mei 2026</p><br>Menurutnya, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, kaum dhuafa, dan anggota IKBM sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi di Hari Raya Iduladha.</p><br>Suasana pelaksanaan kurban tampak berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Sejumlah pengurus dan warga turut bergotong royong membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban.</p><br>Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu agenda rutin IKBM dalam menjaga tradisi kebersamaan sekaligus meningkatkan nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat Kota Medan.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7342_IKBM-Medan-Potong-8-Ekor-Lembu-Kurban--H-Ahmad-Arif--Momentum-Perkuat-Kebersamaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65852/ikbm-medan-potong-8-ekor-lembu-kurban-h-ahmad-arif-momentum-perkuat-kebersamaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&quot;Pasca Banjir Kami Sangat Terbantu,&rdquo; Warga Aceh Tamiang Haru Terima Daging Kurban dari PP Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 21:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA["Pasca Banjir Kami Sangat Terbantu,” Warga Aceh Tamiang Haru Terima Daging Kurban dari PP Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[ACEH TAMIANG, HALOMEDAN.COM Wajahwajah haru terlihat dari masyarakat korban banjir di Aceh Tamiang saat menerima pembagian daging kurban da]]></description>
            <content><![CDATA[ACEH TAMIANG, HALOMEDAN.COM</p> Wajah-wajah haru terlihat dari masyarakat korban banjir di Aceh Tamiang saat menerima pembagian daging kurban dari Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Kamis (28/5/2026).</p><br>Di tengah kondisi ekonomi warga yang belum sepenuhnya pulih pasca banjir, bantuan hewan kurban tersebut menjadi penguat semangat sekaligus bentuk kepedulian yang sangat dirasakan masyarakat.</p><br>Sebanyak 8 ekor sapi kurban disembelih MPW PP Sumut yang diketuai dr H Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck. Penyembelihan dilakukan di Desa Durian, Kecamatan Rantau Panjang, Aceh Tamiang, sebelum daging dibagikan kepada warga terdampak banjir di sejumlah desa.</p><br>&quot;Alhamdulillah, pasca banjir ini terasa sedikit terobati dengan kepedulian kader Pemuda Pancasila melalui pemberian daging kurban. Semoga Bapak Ijeck diberikan kesehatan dan dimudahkan segala urusannya,&quot; ujar salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.</p><br>Tidak hanya menyerahkan bantuan, para kader Pemuda Pancasila Sumut juga turun langsung menyapa dan membantu warga dalam proses distribusi daging kurban. Kebersamaan itu membuat masyarakat merasa tidak sendiri menghadapi masa sulit pasca bencana.</p><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua MPW PP Sumut H Taufik Edi, Sekwil H Ikbal Hanafi Hasibuan, Hikmet, Muslih, Zainuddin, Dedy Armaya, Irwan Gamal, serta kader lainnya yang bersama-sama menembus sejumlah desa demi memastikan bantuan sampai kepada warga.</p><br>Di hadapan masyarakat, Musa Rajekshah berharap pelaksanaan kurban tersebut dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Aceh Tamiang.</p><br>&quot;Semoga pelaksanaan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Dan kami sekali lagi berterima kasih kepada seluruh jajaran panitia kurban yang bekerja dengan sepenuh hati,&quot; kata Musa Rajekshah.</p><br>Sementara itu, Wakil Ketua MPW PP Sumut H Taufik Edi mengatakan masyarakat korban banjir membutuhkan perhatian dan dukungan dari semua pihak.</p><br>&quot;Masyarakat Aceh ini pasca banjir membutuhkan uluran tangan kita semua. Jadi pembagian hewan kurban ini setidaknya bisa sedikit meringankan dan melegakan keluarga warga terdampak,&quot; ujarnya.</p><br>Adapun pembagian daging kurban dilakukan di Desa Lubuk Sidup sebanyak 167 bungkus/KK, Desa Batang Ara 169 bungkus/KK, Desa Tanjung Gelumpang 217 bungkus/KK, dan Desa Blang Kandis 82 bungkus/KK.</p><br>Bagi warga Aceh Tamiang, bantuan itu bukan sekadar daging kurban. Kehadiran dan perhatian yang diberikan menjadi pengobat di tengah trauma dan kesulitan yang masih mereka rasakan pasca banjir melanda daerah tersebut.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3422_-quot-Pasca-Banjir-Kami-Sangat-Terbantu--rdquo--Warga-Aceh-Tamiang-Haru-Terima-Daging-Kurban-dari-PP-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65851/quotpasca-banjir-kami-sangat-terbanturdquo-warga-aceh-tamiang-haru-terima-daging-kurban-dari-pp-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua dan Fraksi Golkar Deli Serdang Bagikan Ratusan Paket Qurban</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 18:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua dan Fraksi Golkar Deli Serdang Bagikan Ratusan Paket Qurban]]></title>
            <description><![CDATA[Deli SerdangBerbeda dari tahun sebelumnya, qurban tahun ini Partai Golkar Deli Serdang dihadiri oleh ketua DPRD Zacky Shahri, Ketua MPC Pem]]></description>
            <content><![CDATA[Deli Serdang-Berbeda dari tahun sebelumnya, qurban tahun ini Partai Golkar Deli Serdang dihadiri oleh ketua DPRD Zacky Shahri, Ketua MPC Pemuda Pancasila Junaidi dan ketua Partai PPP Misnan Al Jawi, Kamis (28/5) pukul 12.00 wib di Jalan Karya Jasa Desa Tanjung Garbus, Lubuk Pakam.</p><br>  Menurut ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang H. Hamdani Syahputra S.sos ada ratusan paket qurban yang akan dibagikan untuk pengurus DPD Partai Golkar Deli Serdang, PK dan kaum duafa.</p><br>&quot;Semoga qurban tahun ini membawa berkah untuk kita semua. Insya Allah semua yang udah kita rencanakan untuk dibagi kepada kaum duafa bisa terealisasi,&quot;ungkap  pria yg juga wakil ketua DPRD Deli Serdang ini.</p><br>  Didampingi sekretaris Zul Amri dan bendahara  Guntur Hasibuan, kegiatan ini memang sudah menjadi agenda tahunan Partai Golkar Deli Serdang.&quot; Semoga dipengurusan H. Hamdani Syahputra kegiatan qurban ini setiap tahunnya terus dilakukan,&quot;paparnya.</p><br>  Sementara menurut ketua panitia Dharma S. Purba, qurban tahun 1447 H ini, Partai Golkar Deli Serdang menyembelih dua ekor sapi. &quot; Sama seperti tahun sebelumnya, ada dua ekor sapi yg kita qurban kan. Satu ekor dari ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang H. Hamdani Syahputra, satu ekor sapi lagi sumbangan dari Fraksi Golkar yang diketua oleh abangda Zul Amri, anggotanya Rahman Spd, Bayu Anggara, Siswo Adi Suwito, Benyamin dan Purnama Barus,&quot;ungkapnya.</p><br>  Kita doakan, semoga qurban dari ketua dan fraksi ini menjadi amal ibadah bagi yang berqurban, amin. (Iza)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_340_Ketua-dan-Fraksi-Golkar-Deli-Serdang-Bagikan-Ratusan-Paket-Qurban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65850/ketua-dan-fraksi-golkar-deli-serdang-bagikan-ratusan-paket-qurban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alumni SMANSA Binjai Angkatan 1990 Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 18:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alumni SMANSA Binjai Angkatan 1990 Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban]]></title>
            <description><![CDATA[Binjai &mdash Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Alumni SMANSA Binjai Angkatan 1990 melaksanakan pemotongan dua ekor s]]></description>
            <content><![CDATA[Binjai &mdash; Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Alumni SMANSA Binjai Angkatan 1990 melaksanakan pemotongan dua ekor sapi kurban pada 11 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 28 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan SM Raja No. 285 KM 19, kediaman Bendahara panitia, Dian Fitri Wahyuni, SP.<br>Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berjalan lancar, aman, dan penuh kebersamaan. Dari dua ekor sapi tersebut, panitia berhasil menyiapkan sebanyak 130 paket daging kurban untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.<br>Saat diwawancarai awak media, Koordinator Pelaksana <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a>, Ustad Muhammad Kurnia, SE menjelaskan bahwa paket kurban didistribusikan kepada alumni yang berdomisili di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, warga Kampung Muallaf di Tanjung Mangusta, serta masyarakat kurang mampu lainnya.<br>&quot;Beberapa tim yang terdiri dari para alumni turut membantu proses pendistribusian, baik dengan sistem pengambilan langsung maupun diantar ke rumah-rumah warga yang berada jauh dari jangkauan,&quot; ujarnya.<br>Di sela-sela kegiatan pemotongan kurban, Ketua Alumni SMANSA Binjai Angkatan 1990, Zul Edy Wardhana Lubis, SP atau yang akrab disapa Dhana Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan kurban tersebut merupakan program tahunan alumni yang sempat terhenti beberapa waktu lalu.<br>&quot;Insya Allah tahun depan kita menargetkan jumlah hewan kurban yang lebih banyak lagi. Kegiatan ini menjadi stimulus bagi para alumni agar organisasi yang saya pimpin dapat terus bermanfaat bagi alumni maupun masyarakat luas,&quot; ungkapnya.<br>Pada akhir kegiatan, Dhana Lubis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh alumni serta tim panitia yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.<br>&quot;Semoga seluruh amal dan ibadah kurban ini mendapat keberkahan dan menjadi ladang pahala bagi kita semua. Aamiin,&quot; tutupnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2526_Alumni-SMANSA-Binjai-Angkatan-1990-Sembelih-Dua-Ekor-Sapi-Kurban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/65849/alumni-smansa-binjai-angkatan-1990-sembelih-dua-ekor-sapi-kurban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peduli dan Konsisten Bantu Rakyat, DPW dan DPD PAN se-Sumut Sembelih 70 Hewan Kurban</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peduli dan Konsisten Bantu Rakyat, DPW dan DPD PAN se-Sumut Sembelih 70 Hewan Kurban]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  DPW bersama jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten/ Kota seSumatera Utara, secara serentak melaksanakan penyembelihan 70 lebih hewan ku]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | DPW bersama jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten/ Kota se-Sumatera Utara, secara serentak melaksanakan penyembelihan 70 lebih hewan kurban berupa sapi dan kambing, Kamis (28/5/2026).<br><br>"Kegiatan yang rutin dilaksanakan DPW bersama DPD PAN Kabupaten/ Kota se-Sumut ini, selain merupakan tradisi tahunan, juga sebagai implementasi konsistensi partai kita dalam membantu rakyat".<br><br>Ketua DPW PAN Sumatera Utara, H Syah Afandin SH didampingi Sekretaris Dedi Irawan, Bendahara Mora Harahap mengemukakan hal itu, di sela menyaksikan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban di Kantor DPW PAN Sumut, Jalan Sei Lepan No 2 Medan.<br><br>Hadir dalam acara ini, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA, anggota DPRD Sumut Hermansyah Lubis, Tukari Talunohi, beserta jajaran pengurus harian Hj Zuraidah Ghina, Luthfi Fauzi, Suartono, Muslim Simbolon, Syahrial Harahap, Pinta Siregar, Dini Nasution, Ricky Sastro, Ahmad Khairuddin, Zainuddin, Nasrullah dan lainnya.<br><br>Menurut Syah Afandin, Hari Raya Idul Adha yang selalu ditandai dengan pembelian sapi atau kambing untuk disembelih tidak hanya rutinitas belaka, melainkan juga sebagai wujud ketaatan, keikhlasan, dan rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. <br><br>"Rangkaian ibadah di Hari Raya Idul Adha ini juga memiliki dimensi spiritual dan sosial (vertikal dan horizontal) yang sangat mendalam," kata Bupati Langkat, yang akrab disapa Ondim ini.<br><br>Dalam hal ini, sebut Ondim, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, selalu mengingatkan segenap kader dan pimpinan partai, agar senantiasa peduli serta tidak boleh lelah berbagi dan berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.<br><br>Sementara itu, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kantor DPW PAN Sumut yang kepanitiaannya dipimpin Gusti, Welly dan Jahidin berlangsung tertib dan lancar. Usai Salat Ashar sudah bisa dilakukan pembagian daging kurban kepada kaum dhuafa dan masyarakat sekitar.<br><br>Penyerahan daging kurban kepada yang berhak mendapatkannya, secara simbolis diberikan langsung Ketua DPW PAN Sumut H Syah Afandin, bersama sekretaris Dedi Irawan, Bendahara Mora Harahap, Ketua PUAN Zuraida Ghina dan Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Yahdi Khoir Harahap.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1296_Peduli-dan-Konsisten-Bantu-Rakyat--DPW-dan-DPD-PAN-se-Sumut-Sembelih-70-Hewan-Kurban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65848/peduli-dan-konsisten-bantu-rakyat-dpw-dan-dpd-pan-sesumut-sembelih-70-hewan-kurban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Bali Salurkan Hewan Kurban untuk Musholla Nurul Iman dan Masjid Raya Baiturrahmah</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 16:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Bali Salurkan Hewan Kurban untuk Musholla Nurul Iman dan Masjid Raya Baiturrahmah]]></title>
            <description><![CDATA[BALI &ndash Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaksanakan program nasio]]></description>
            <content><![CDATA[BALI &ndash; Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaksanakan program nasional &quot;Kadin Berkurban&quot; yang digelar serentak di seluruh provinsi di Indonesia.</p><br>Sebagai bagian dari program tersebut, Kadin Provinsi Bali turut menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat melalui sejumlah rumah ibadah di wilayah Bali.</p><br>Penyerahan hewan kurban kepada Musholla Nurul Iman dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kadin Bali, Made Ariandi. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Wakil Ketua Umum Bidang CSR Kadin Bali, Agus Satuhedi, serta Ketua GAPEMBI Bali, A.A. Istri Yuli Savita Sari.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_1002375890.jpg"><br></p><br>Sementara itu, penyerahan hewan kurban di Masjid Raya Baiturrahmah dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin Bali, Angpri Bawa. Ia hadir bersama Dewan Pengurus Kadin Kota Denpasar, Yusuf Ali.</p><br>Program penyaluran hewan kurban yang merupakan bagian dari program Kadin Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kadin Indonesia atas bantuan hewan kurban yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar Musholla Nurul Iman dan Masjid Raya Baiturrahmah.</p><br>Melalui program &quot;Kadin Berkurban&quot;, Kadin Indonesia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antara dunia usaha dan masyarakat di momentum Hari Raya Idul Adha.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_611_Kadin-Bali-Salurkan-Hewan-Kurban-untuk-Musholla-Nurul-Iman-dan-Masjid-Raya-Baiturrahmah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65847/kadin-bali-salurkan-hewan-kurban-untuk-musholla-nurul-iman-dan-masjid-raya-baiturrahmah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SMAN 2 Medan Potong 4 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 14:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SMAN 2 Medan Potong 4 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Halomedan.comSMAN 2 Medan melaksanakan pemotongan empat ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, Kamis (28/5/20]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Halomedan.com<br>SMAN 2 Medan melaksanakan pemotongan empat ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, Kamis (28/5/2026). Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dengan penuh kebersamaan.</p><br>Kepala sekolah Drs. Marsito mengatakan, hewan kurban tersebut merupakan hasil donasi dari para guru serta kepala sekolah.</p><br>&quot;Alhamdulillah SMAN 2 Medan tahun ini pada Iduladha 1447 H/2026 dapat melaksanakan pemotongan empat ekor lembu. Daging kurban ini kami bagikan kepada para guru serta pihak yang berhak menerimanya,&quot; ujar Marsito, Kamis (28/5/2026).</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_1002375325.png"><br></p><br>Kegiatan ini turut dihadiri jajaran komite sekolah yakni Rianto, Nuriono, Buang, dan Irfan.<br>Pihak komite menyambut baik pelaksanaan kurban tersebut dan mengapresiasi kekompakan seluruh keluarga besar sekolah dalam berbagi kepada sesama.</p><br>Usai penyembelihan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama antara guru dan tenaga kependidikan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_6493_SMAN-2-Medan-Potong-4-Ekor-Sapi-Kurban-Idul-Adha-1447-H.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65846/sman-2-medan-potong-4-ekor-sapi-kurban-idul-adha-1447-h/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengembalikan Hakikat Kurban: Antara Takwa Pribadi dan Maslahat Publik</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengembalikan Hakikat Kurban: Antara Takwa Pribadi dan Maslahat Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Mengembalikan Hakikat Kurban Antara Takwa Pribadi dan Maslahat PublikOleh Abdullah RasyidPengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)Se]]></description>
            <content><![CDATA[Mengembalikan Hakikat <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a>: Antara Takwa Pribadi dan Maslahat Publik<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)<br><br>Setiap kali Zulhijah tiba, sebuah ritus besar bergerak di seantero negeri. Jutaan hewan ternak berpindah tangan. Takbir menggema. Daging kurban memasuki rumah-rumah yang mungkin pada hari biasa jarang tersentuh lauk bergizi. Di titik itu, kurban bukan sekadar ibadah individual. Ia juga menjadi peristiwa sosial, ekonomi, bahkan kebangsaan.<br><br>Dalam masyarakat Indonesia, kurban adalah salah satu contoh paling nyata bagaimana agama bekerja melampaui ruang privat. Ia menghubungkan masjid, kampung, pasar ternak, peternak kecil, panitia kurban, dapur rumah tangga, hingga keluarga dhuafa. Ia menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus mempertautkan solidaritas sosial.<br><br>Namun, di tengah praktik modern bernegara, muncul satu pertanyaan yang kerap menimbulkan perdebatan: bagaimana membedakan kurban yang dibeli dari harta pribadi seorang pejabat dengan hewan kurban yang disalurkan oleh lembaga negara menggunakan anggaran publik?<br><br>Pertanyaan ini penting. Bukan untuk mencurigai niat baik, melainkan untuk menjaga kejernihan. Sebab dalam ibadah, niat, sumber harta, kepemilikan, dan kemaslahatan memiliki kedudukan yang tidak bisa dicampuradukkan begitu saja.<br><br>Takwa yang Bersifat Personal<br><br>Dalam khazanah fikih, kurban atau udhiyah adalah ibadah yang berangkat dari kepemilikan pribadi. Ia lahir dari kesadaran seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, harta yang digunakan harus jelas, halal, dan berada dalam kepemilikan penuh orang yang berkurban.<br><br>Dasar spiritualnya sangat kuat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:<br><br>"Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah."<br><br>Ayat ini meletakkan kurban sebagai ibadah yang langsung terhubung dengan penghambaan kepada Allah. Salat dan kurban disandingkan sebagai ekspresi ketundukan total seorang hamba kepada Tuhannya. Dalam Surah Al-Hajj ayat 34, Allah juga menegaskan:<br><br>"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan kurban, agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak."<br><br>Frasa "atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka" memberi pesan penting: kurban pribadi bersumber dari rezeki yang dimiliki secara sah oleh seseorang. Ia bukan berasal dari harta yang belum jelas kepemilikannya, apalagi dari dana publik yang bukan milik pribadi.<br><br>Rasulullah SAW memberi teladan langsung. <br>Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik ra., disebutkan bahwa Nabi SAW berkurban dengan dua ekor domba jantan yang putih kehitaman dan bertanduk. Beliau menyembelih keduanya dengan tangan beliau sendiri, membaca basmalah, dan bertakbir.<br><br>Teladan ini menunjukkan bahwa kurban pribadi adalah ibadah yang memiliki dimensi langsung: ada niat, ada kepemilikan, ada pengorbanan, dan ada kedekatan personal seorang hamba kepada Allah.<br><br>Dalam sebagian riwayat juga disebutkan peringatan keras bagi orang yang mampu tetapi enggan berkurban: "Barang siapa memiliki kelapangan harta namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami." Meskipun para ulama berbeda pendapat mengenai derajat hukum kurban, antara sunnah muakkadah dan wajib bagi yang mampu, pesan moralnya jelas: kurban adalah ibadah yang serius bagi mereka yang diberi kelapangan rezeki.<br><br>Di sinilah kurban pribadi menemukan maknanya. Ketika seorang warga, pejabat, pemimpin, atau siapa pun membeli hewan kurban dari penghasilan pribadinya, ia sedang menjalankan ibadah yang bersifat langsung. Ia berkurban atas nama dirinya, keluarganya, atau pihak yang secara sah ia niatkan.<br><br>Dimensi utamanya adalah takwa personal. Al-Qur&#039;an menegaskan dalam Surah Al-Hajj ayat 37 bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan orang yang melaksanakannya. Maka, kurban pribadi bukan soal besar-kecilnya sapi, mahal-murahnya kambing, atau meriahnya seremoni penyerahan. Ia adalah ujian keikhlasan.<br><br>Seorang pemimpin yang membeli hewan kurban dari gajinya sendiri, sepanjang dilakukan dengan harta halal dan niat ibadah, sedang menunaikan dimensi spiritual yang sangat personal. Ia tidak bisa diklaim sebagai program negara. Ia juga tidak perlu dipolitisasi sebagai pencitraan, selama tidak mengaburkan batas antara harta pribadi dan fasilitas publik.<br><br>APBN, Baitul Mal, dan Maslahat Sosial<br><br>Berbeda halnya dengan hewan kurban yang bersumber dari anggaran negara, APBD, atau kas lembaga publik. Dalam hal ini, uang yang digunakan bukan milik pribadi pejabat. Ia adalah uang rakyat. Karena itu, cara membacanya juga harus berbeda.<br><br>Hewan yang dibeli dengan anggaran publik tidak tepat jika dipahami sebagai udhiyah pribadi seorang pejabat atau pimpinan lembaga. Negara bukan individu yang sedang mencari pahala personal. Anggaran publik juga bukan dompet pribadi yang bisa digunakan untuk menunaikan ibadah atas nama seseorang.<br><br>Namun, bukan berarti negara tidak boleh hadir dalam momentum kurban. Justru negara dapat memainkan peran penting sebagai fasilitator kemaslahatan. Pengadaan dan distribusi hewan kurban oleh lembaga publik dapat dipahami sebagai program sosial-keagamaan, penguatan gizi masyarakat, dukungan pangan bagi kelompok rentan, atau bentuk pelayanan sosial berbasis momentum keagamaan.<br><br>Al-Qur&#039;an memberi dasar yang sangat jelas tentang dimensi sosial kurban. Dalam Surah Al-Hajj ayat 28, Allah berfirman:<br><br>"Maka makanlah sebagian darinya dan berikanlah sebagian lagi untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir."<br><br>Ayat ini menunjukkan bahwa kurban tidak berhenti pada penyembelihan. Ia harus bermuara pada distribusi. Ada hak orang fakir, kaum lemah, dan masyarakat yang membutuhkan di dalam daging kurban. Dengan demikian, kurban memiliki dimensi pangan, gizi, dan keadilan sosial.<br><br>Dalam sejarah Islam, negara juga memiliki tradisi kuat dalam mengelola harta publik untuk kemaslahatan rakyat. Konsep Baitul Mal bukan sekadar kas administratif, melainkan instrumen perlindungan sosial. Al-Qur&#039;an mengatur distribusi harta publik dalam banyak tempat, termasuk pengelolaan zakat dalam Surah At-Taubah ayat 60 dan pengaturan harta rampasan dalam Surah Al-Anfal ayat 41. Spirit besarnya sama: harta yang dikelola oleh otoritas publik harus kembali kepada kemaslahatan umat.<br><br>Rasulullah SAW juga memberi teladan sosial yang luas. Dalam hadis riwayat Muslim, ketika berkurban, beliau berdoa:<br><br>"Ya Allah, terimalah ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan dari umat Muhammad."<br><br>Doa ini menunjukkan bahwa kurban Nabi SAW, tidak hanya memuat dimensi pribadi dan keluarga, tetapi juga kepedulian terhadap umat. Sebagian ulama membaca tindakan ini sebagai bentuk keluasan rahmat kepemimpinan Rasulullah SAW: seorang Nabi sekaligus pemimpin umat yang memperhatikan kesejahteraan spiritual dan sosial orang-orang yang tidak mampu berkurban sendiri.<br><br>Praktik para sahabat juga memberi pelajaran. Pada masa Khalifah Umar bin Khattab ra., terutama ketika terjadi tahun kelaparan yang dikenal sebagai &#039;Am ar-Ramadah, negara menggunakan Baitul Mal untuk memberi makan rakyat secara luas. Kebijakan itu bukan ibadah personal Umar, melainkan tindakan kenegaraan untuk menyelamatkan rakyat dari lapar. Di sini tampak bahwa dana publik dapat digunakan untuk pangan rakyat sepanjang tujuannya jelas: melindungi kehidupan, menjaga martabat manusia, dan memperkuat kemaslahatan umum.<br><br>Kaidah Fikih dan Etika Anggaran<br><br>Dalam perspektif fikih siyasah, kebijakan pemimpin terhadap rakyat harus bertumpu pada kemaslahatan. Kaidah yang masyhur menyebutkan:<br><br>Tasharruf al-imam &#039;ala al-ra&#039;iyyah manuthun bi al-maslahah.<br><br>Artinya, kebijakan seorang pemimpin atas rakyatnya harus terkait dengan kemaslahatan.<br><br>Kaidah ini penting untuk membaca penggunaan APBN atau APBD dalam kegiatan sosial-keagamaan. Jika anggaran digunakan untuk menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat miskin, daerah terpencil, kawasan bencana, pesantren, panti sosial, atau kelompok rentan, maka ia dapat dibaca sebagai kebijakan maslahat. Nilainya bukan udhiyah syakhsiyyah, melainkan maslahah &#039;ammah, kemaslahatan umum.<br><br>Dalam konteks ekonomi syariah, hal ini juga sejalan dengan maqashid syariah: menjaga agama, jiwa, harta, akal, dan keturunan. Daging kurban yang sampai kepada keluarga miskin bukan hanya simbol ibadah, tetapi juga pemenuhan gizi, penguatan solidaritas, dan penghidupan ekonomi peternak kecil. Di situ ada rantai nilai halal yang bergerak: dari peternak, pedagang pakan, rumah potong, panitia, relawan, hingga penerima manfaat.<br><br>Namun, syaratnya tidak ringan. Karena berasal dari uang rakyat, penggunaan anggaran publik harus memenuhi prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran, dan kepantasan. Jangan sampai uang rakyat digunakan, tetapi yang menonjol justru nama pejabat. Jangan sampai program sosial berubah menjadi panggung personal. Jangan sampai hewan kurban dari anggaran publik diperlakukan seolah-olah kemurahan hati individu.<br><br>Di sinilah hadis tentang kepemimpinan adil menjadi relevan. <br>Rasulullah SAW bersabda bahwa orang-orang yang berlaku adil akan berada di sisi Allah di atas mimbar-mimbar cahaya. Keadilan itu mencakup keadilan dalam memimpin, mengelola keluarga, dan menjalankan amanah kekuasaan. Maka, pemimpin yang memfasilitasi distribusi daging kurban secara adil tidak sedang mengambil pahala udhiyah personal dari uang negara, tetapi dapat memperoleh pahala khidmah: memudahkan kebaikan, menegakkan keadilan sosial, dan melayani rakyat.<br><br>Dua Sayap Kebaikan<br><br>Dengan demikian, kurban pribadi dan program kurban berbasis anggaran publik tidak perlu dipertentangkan. Keduanya dapat hidup berdampingan, tetapi harus diletakkan pada ruang makna yang berbeda.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a> pribadi adalah ibadah personal. Ia bertumpu pada kepemilikan, niat, dan takwa individu.<br><br>Sementara itu, penyaluran hewan melalui anggaran negara adalah kebijakan sosial. Ia bertumpu pada mandat publik, kemaslahatan, akuntabilitas, dan keadilan distribusi.<br><br>Yang pertama menguji keikhlasan pribadi. Yang kedua menguji amanah negara.<br><br>Yang pertama menuntut ketulusan hati. Yang kedua menuntut kebersihan tata kelola.<br><br>Yang pertama mendekatkan hamba kepada Tuhannya. Yang kedua, jika dikelola dengan benar, mendekatkan negara kepada rakyatnya.<br><br>Masalah muncul ketika dua ruang ini dicampuradukkan. Ketika kurban pribadi dipamerkan berlebihan untuk membangun citra kekuasaan, nilai spiritualnya bisa tereduksi. Sebaliknya, ketika kurban dari anggaran publik diklaim sebagai kemurahan hati pejabat, nilai keadilannya bisa tercemar.<br><br>Karena itu, etika publik menjadi sangat penting. Pejabat boleh berkurban secara pribadi. Negara juga boleh memfasilitasi distribusi pangan pada momentum kurban. Tetapi keduanya harus jernih sejak awal: mana ibadah personal, mana program publik; mana sedekah pribadi, mana amanah anggaran; mana nama individu, mana kerja institusi.<br><br>Mengembalikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a> kepada Hakikatnya<br><br>Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan bukan sekadar menyembelih hewan. Ia adalah latihan melepaskan ego, kepemilikan, kesombongan, dan kerakusan. Nabi Ibrahim mengajarkan ketaatan. Nabi Ismail mengajarkan keikhlasan. Dan syariat kurban mengajarkan bahwa daging terbaik harus sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.<br><br>Dalam konteks negara modern, pesan itu sangat relevan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a> pribadi mengajarkan takwa individu. Program sosial berbasis kurban mengajarkan tanggung jawab negara. Keduanya dapat menjadi dua sayap kebaikan: satu sayap spiritual, satu sayap sosial.<br><br>Tetapi kedua sayap itu hanya akan membawa bangsa terbang lebih tinggi apabila dijalankan dengan keikhlasan, keadilan, dan akuntabilitas.<br><br>Pada akhirnya, kurban bukan hanya tentang siapa yang membeli sapi paling besar. Bukan pula tentang lembaga mana yang paling banyak menyalurkan hewan. Hakikat kurban adalah keberanian mengembalikan hak orang lain kepada tempatnya: hak Allah dalam ibadah, hak rakyat dalam anggaran, dan hak kaum lemah dalam distribusi pangan.<br><br>Di situlah kurban menemukan maknanya yang paling utuh: takwa pribadi yang melahirkan maslahat publik.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8399_Mengembalikan-Hakikat-Kurban--Antara-Takwa-Pribadi-dan-Maslahat-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65845/mengembalikan-hakikat-kurban-antara-takwa-pribadi-dan-maslahat-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MPW Pemuda Pancasila Sumut Kurbankan 8 Sapi untuk Warga Pascabanjir di Aceh Tamiang</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 13:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MPW Pemuda Pancasila Sumut Kurbankan 8 Sapi untuk Warga Pascabanjir di Aceh Tamiang]]></title>
            <description><![CDATA[Tamiang &ndash Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara mengurbankan delapan ekor sapi/lembu di Kabupaten Ac]]></description>
            <content><![CDATA[Tamiang &ndash; Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara mengurbankan delapan ekor sapi/lembu di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (28/5/2026).</p><br>Penyembelihan hewan kurban tersebut dilaksanakan di Desa Durian, Kecamatan Rantau Panjang, dan ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.</p><br>Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut, Musa Rajekshah, turut hadir dalam kegiatan penyembelihan dan penyaluran daging kurban kepada masyarakat.</p><br>Di hadapan warga, pria yang akrab disapa Ijeck itu berharap pelaksanaan kurban pada Hari Raya Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_1002375040.jpg"><br></p><br>&quot;Semoga pelaksanaan ini berjalan dengan lancar sesuai rencana. Kami juga berterima kasih kepada seluruh panitia kurban yang telah bekerja dengan sepenuh hati,&quot; ujar Musa Rajekshah.</p><br>Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat melalui momentum Iduladha.</p><br>&quot;Alhamdulillah, kita tetap dalam perlindungan Allah SWT. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam berorganisasi,&quot; katanya.<br>Menurut Ijeck, kegiatan kurban tersebut menjadi bukti kepedulian kader Pemuda Pancasila terhadap masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan Iduladha.</p><br>&quot;Pada Hari Raya Iduladha ini, kita tunjukkan bahwa kita bisa bersama-sama menyalurkan hewan kurban untuk saudara-saudara kita,&quot; ucapnya.</p><br>Ia menegaskan, MPW Pemuda Pancasila Sumut tidak hanya bergerak dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/006f52e9102a8d3be2fe5614f42ba989_1002375041.jpg"><br></p><br>&quot;Kita terus berkegiatan, baik kegiatan keagamaan maupun sosial bersama masyarakat,&quot; ungkapnya.<br>Ijeck berharap seluruh amal dan niat baik para kader yang ikut berkurban mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT.</p><br>&quot;Semoga apa yang sudah kita berikan dengan niat tulus dan ikhlas, Allah gantikan dengan kebaikan dan rezeki yang lebih baik lagi,&quot; tuturnya.</p><br>Sebanyak 735 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, akan menerima pembagian daging kurban. Selain kepada masyarakat desa, daging kurban juga disalurkan ke sejumlah pesantren di daerah tersebut.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7977_MPW-Pemuda-Pancasila-Sumut-Kurbankan-8-Sapi-untuk-Warga-Pascabanjir-di-Aceh-Tamiang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65844/mpw-pemuda-pancasila-sumut-kurbankan-8-sapi-untuk-warga-pascabanjir-di-aceh-tamiang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Balitbang DPP Partai Golkar Laksanakan Qurban di Pulau Longos NTT</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 12:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Balitbang DPP Partai Golkar Laksanakan Qurban di Pulau Longos NTT]]></title>
            <description><![CDATA[NTT  HMPartai Golkar melalui Balitbang DPP Partai Golkar melaksanakan kegiatan qurban Idul Adha 1447 Hijriah di Pulau Longos, Desa Pontiana]]></description>
            <content><![CDATA[NTT | HM<br>Partai Golkar melalui Balitbang DPP Partai Golkar melaksanakan kegiatan qurban Idul Adha 1447 Hijriah di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 11 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 28 Mei 2026.<br>Dalam ajaran Islam, Idul Adha memiliki makna mendalam tentang ketaatan, keikhlasan, dan solidaritas sosial sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan qurban yang digelar Balitbang DPP Partai Golkar sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di wilayah terpencil.<br>Sekretaris Desa Pontianak, Sutomo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Partai Golkar yang telah hadir langsung di desa mereka.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang diinisiasi oleh Balitbang DPP Partai Golkar karena telah turun langsung ke desa kami yang terpencil. Warga sangat bahagia atas kehadiran Partai Golkar dalam memberikan perhatian kepada masyarakat,&quot; ungkapnya.<br>Kegiatan qurban tersebut merupakan bagian dari amanah Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk memberikan perhatian langsung kepada masyarakat, khususnya di momentum Idul Adha 1447 H.<br>Ketua Balitbang DPP Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi, memberikan arahan kepada jajaran penasehat ahli dan pengurus eksekutif Balitbang agar pelaksanaan qurban dilakukan langsung di desa terpencil, tepatnya di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.<br>Dalam pelaksanaannya, Prof. Yuddy Chrisnandi mengamanahkan Mega Oktaviany untuk memimpin langsung kegiatan menuju Pulau Longos, Nusa Tenggara Timur.<br>Dr. Mega Oktaviany menjelaskan bahwa perjalanan menuju Pulau Longos membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit menggunakan kapal kecil.<br>&quot;Ini merupakan momen penting bagi saya dan Partai Golkar, khususnya Balitbang DPP Partai Golkar, karena dapat melihat langsung kondisi masyarakat di Pulau Longos,&quot; ujarnya.<br>Ia juga menambahkan bahwa kegiatan qurban tahun ini menjadi sarana mempererat hubungan antarumat dan memperkuat semangat sosial di tengah masyarakat.<br>Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Panitia Qurban, Ahmadi, serta Ketua DKM dan Yayasan PAUD, Khairul.<br>Pada kesempatan itu, Ahmadi menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Partai Golkar di desa mereka.<br>&quot;Kami bersyukur atas kehadiran Partai Golkar di desa kami. Semoga Partai Golkar terus eksis dan peduli kepada masyarakat di desa terpencil ini,&quot; tutupnya.rwl]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5605_Balitbang-DPP-Partai-Golkar-Laksanakan-Qurban-di-Pulau-Longos-NTT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65843/balitbang-dpp-partai-golkar-laksanakan-qurban-di-pulau-longos-ntt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BNCT dan PT Kurnia Aneka Gemilang Salurkan Hewan Kurban ke PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 10:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BNCT dan PT Kurnia Aneka Gemilang Salurkan Hewan Kurban ke PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, PT Belawan New Container Terminal dan PT Kurnia Aneka Gemilang menyalurkan hewan kurban kepada keluarga besar Persatuan Wartawan Indo]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, PT Belawan New Container Terminal dan PT Kurnia Aneka Gemilang menyalurkan hewan kurban kepada keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara pada Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.<br>Hewan kurban tersebut disembelih di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro No. 4 Medan, Kamis (28/5/2026), bersama sejumlah hewan kurban lainnya dari para mitra kerja dan pengurus PWI Sumut.<br>Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNCT dan PT Kurnia Aneka Gemilang atas kepedulian serta kontribusi mereka kepada insan pers di Sumatera Utara.<br>Menurut pria yang akrab disapa Nanda itu, partisipasi para mitra kerja dalam berkurban di rumah besar PWI Sumut menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial di momentum Iduladha.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada para mitra kerja yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui PWI Sumut. Semoga ibadah kurban ini membawa berkah bagi semua,&quot; ujarnya.<br>Nanda menjelaskan, daging kurban nantinya dibagikan kepada anggota PWI Sumut yang berdomisili di Medan, anggota IKWI serta warakawuri melalui 500 kupon yang telah disiapkan panitia.<br>Sementara itu, Ketua Panitia <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a> PWI Sumut, Riza Mulyadi, mengatakan total hewan kurban yang disembelih tahun ini sebanyak enam ekor, terdiri dari empat ekor sapi dan dua ekor kambing.<br>&quot;Dari empat ekor sapi tersebut, masing-masing berasal dari Kapolda Sumut, anggota DPR RI Musa Rajekshah, PT Belawan New Container Terminal dan PT Kurnia Aneka Gemilang,&quot; katanya.<br>Ia berharap partisipasi para mitra kerja dalam kegiatan kurban di PWI Sumut dapat terus terjalin dan semakin mempererat hubungan silaturahmi antara dunia usaha dan insan pers di Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7741_BNCT-dan-PT-Kurnia-Aneka-Gemilang-Salurkan-Hewan-Kurban-ke-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65842/bnct-dan-pt-kurnia-aneka-gemilang-salurkan-hewan-kurban-ke-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Musa Rajekshah Salurkan Hewan Kurban untuk PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 10:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Musa Rajekshah Salurkan Hewan Kurban untuk PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Anggota DPR RI Musa Rajekshah kembali menunjukkan kepeduliannya kepada insan pers dengan menyalurkan bantuan hewan kurban untuk kelua]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Anggota DPR RI Musa Rajekshah kembali menunjukkan kepeduliannya kepada insan pers dengan menyalurkan bantuan hewan kurban untuk keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara pada Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.<br>Bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi tersebut disembelih di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro No. 4 Medan, Kamis (28/5/2026), bersama hewan kurban lainnya dari sejumlah mitra kerja PWI Sumut.<br>Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck kepada keluarga besar PWI Sumut.<br>Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan di momen Hari Raya Iduladha.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Bang Ijeck yang setiap tahun terus memberi perhatian kepada PWI Sumut. Bantuan kurban ini sangat bermanfaat dan menjadi berkah bagi anggota PWI, IKWI serta warakawuri,&quot; ujar Nanda.<br>Ia menjelaskan, daging kurban nantinya dibagikan kepada anggota PWI Sumut yang berdomisili di Medan, anggota IKWI dan warakawuri melalui pembagian 500 kupon.<br>Sementara itu, Ketua Panitia <a href="https://www.halomedan.com/tag/kurban/" target="_blank">Kurban</a> PWI Sumut, Riza Mulyadi, mengatakan total hewan kurban yang disembelih tahun ini sebanyak enam ekor, terdiri dari empat ekor sapi dan dua ekor kambing.<br>&quot;Untuk sapi, salah satunya berasal dari anggota DPR RI Musa Rajekshah,&quot; katanya.<br>Riza berharap amal ibadah seluruh pengkurban mendapat balasan terbaik dari Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua pihak.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3882_Musa-Rajekshah-Salurkan-Hewan-Kurban-untuk-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65841/musa-rajekshah-salurkan-hewan-kurban-untuk-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Iduladha 1447 H, PWI Sumut Sembelih 6 Hewan Kurban</guid>
            <pubDate>Thu, 28 May 2026 10:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Iduladha 1447 H, PWI Sumut Sembelih 6 Hewan Kurban]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyembelih 6 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Penyembel]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyembelih 6 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. <br><br>Penyembelihan kurban di laksanakan di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro No. 4 Medan, Kamis (28/5/2026).<br><br>Ketua PWI Sumut,Farianda Putra Sinik, di dampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean dan Ketua Panitia, Riza Mulyadi,mengatakan penyembelihan hewan kurban merupakan rutinitas tahunan dilaksanakan PWI Sumut pada setiap Hari Raya Idul Adha. Hal ini, sebut pria yang akrab disapa, Nanda, itu merupakan wujud kepedulian serta kekompakan keluarga besar PWI Sumut untuk berbagi. &quot;Kita berbagi kepada seluruh anggota PWI yang berdomisili di Medan, anggota IKWI dan Warakawuri, total  kupon yang akan dibagi 500 kupon &quot; katanya.<br><br>Memang, kata Nanda, secara jumlah hewan kurban yang disembelih berkurang dari tahun sebelumnya. "Begitupun kita tetap bersyukur. Esensinya bukan masalah jumlah hewan kurban, tetapi makna kepedulian untuk berbagi di hari raya ini. Apalagi pada tahun ini para pengurus PWI Sumut juga berkontribusi ikut berkurban. Ini menjadi langkah awal. In Syaa Allah, ke depan semakin banyak pengurus dan anggota PWI berkurban di rumah besar PWI sendiri,&quot; harap Ketua SPS Sumut itu.<br><br>Kepada para mitra kerja selaku pengkurban, Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut itu mengucapkan terima kasih banyak karena telah berkurban di rumah besar PWI Sumut. &#039;Doa kita bersama, semoga ibadah kurban yang kita laksanakan dapat diterima oleh Allah SWT dan menjadi berkah bagi kita semua. In Syaa Allah, ke depan PWI semakin baik,&quot; ujarnya.<br><br>Sementara, Riza Mulyadi, menambahkan 6 ekor hewan kurban yang disembelih di rumah besar PWI Sumut terdiri dari 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing. &quot;Hewan-hewan kurban ini merupakan kurban para mitra kerja PWI Sumut,&quot; kata Riza.<br><br>Ke 4 ekor sapi itu, sebut Riza, masing-masing dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, anggota DPR RI, Musa Rajeckshah (Ijeck), PT. Belawan New Container Terminal (BNCT) dan PT. Kurnia Aneka Gemilang (Sirup Kurnia). Sedangkan 2 ekor kambing, masing-masing atas nama Agus Lubis (Dewan Kehormatan PWI Sumut) dan pengurus PWI Sumut.<br><br>Riza juga mengucapkan terima kasih kepada para pengkurban dan mitra kerja yang telah bersedia berkurban di rumah besar PWI Sumut. &quot;Semoga semua amal baik para pengkurban mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa,&quot; ucap Riza. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_318_Iduladha-1447-H--PWI-Sumut-Sembelih-6-Hewan-Kurban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65840/iduladha-1447-h-pwi-sumut-sembelih-6-hewan-kurban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bakopam Sumut Sembelih 7 Ekor Sapi Kurban, Kapolda Sumut dan Tokoh Masyarakat Turut Berpartisipasi Dibagikan Kepada Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 27 May 2026 23:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bakopam Sumut Sembelih 7 Ekor Sapi Kurban, Kapolda Sumut dan Tokoh Masyarakat Turut Berpartisipasi Dibagikan Kepada Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Bakopam Sumut Sembelih 7 Ekor Sapi Kurban, Kapolda Sumut dan Tokoh Masyarakat Turut Berpartisipasi Dibagikan Kepada Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan &mdash; Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan ibadah kurban yang digelar Badan Koordinasi Pemuda Muslim (<a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a>) Sumatera Utara di kawasan Jalan Amaliun, Kecamatan Medan Area, pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.<br>Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a> Sumut menyembelih sebanyak tujuh ekor sapi kurban yang berasal dari berbagai pihak, termasuk satu ekor sapi bantuan dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto.<br>Sementara enam ekor sapi lainnya merupakan partisipasi dari keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a> dan masyarakat sekitar Jalan Amaliun, Kecamatan Medan Area, yang secara bersama-sama ikut berkontribusi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.<br>Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a> Sumut, Ibnu Hajar SE, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut membantu suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan ibadah kurban setiap tahunnya.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto atas bantuan satu ekor sapi kurban. Ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat serta keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a>,&quot; ujarnya.<br>Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan kurban tersebut mendapat dukungan penuh dari Bapak Maruli Siahaan, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara sekaligus pembina juga anggota DPR RI dan pendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.<br>Selain itu, dukungan juga datang dari donatur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a>, bapak AKUN, yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan kurban agar dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas kepada masyarakat.<br>Daging kurban  dibagikan kepada masyarakat sekitar, anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/bakopam/" target="_blank">Bakopam</a>, kaum dhuafa, serta warga yang membutuhkan di kawasan Medan Area dan sekitarnya.<br>Pelaksanaan kurban tersebut berlangsung penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat berbagi, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7496_Bakopam-Sumut-Sembelih-7-Ekor-Sapi-Kurban--Kapolda-Sumut-dan-Tokoh-Masyarakat-Turut-Berpartisipasi-Dibagikan-Kepada-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65839/bakopam-sumut-sembelih-7-ekor-sapi-kurban-kapolda-sumut-dan-tokoh-masyarakat-turut-berpartisipasi-dibagikan-kepada-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>