<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 23:50:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">SDIT TPI Gelar GEMAS, PP TPI Siapkan Rangkaian Besar HUT ke-76</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SDIT TPI Gelar GEMAS, PP TPI Siapkan Rangkaian Besar HUT ke-76]]></title>
            <description><![CDATA[SDIT TPI Gelar GEMAS, PP TPI Siapkan Rangkaian Besar HUT ke76]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Taman Pendidikan Islam (TPI) menggelar Gerak Jalan Sehat dan Gelar Minat Siswa (GEMAS) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-76 Taman Pendidikan Islam, Kamis (30/4/2026).<br>Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti siswa, guru, dan orang tua dengan berbagai agenda seperti gerak jalan sehat, fashion show, vokal solo, serta beragam lomba kreatif. Mengusung tema &quot;TPI Entrepreneur Berbasis Religius&quot;, acara ini menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus pembinaan karakter siswa.<br><br>Pembina Yayasan TPI, H. Ikrom Helmi Nasution yang juga Ketua I &amp; II PP TPI serta Pj. Kampus II TPI mengatakan, kegiatan yang digelar SDIT TPI merupakan bagian dari rangkaian besar peringatan HUT ke-76 TPI.<br>&quot;SDIT hanya menggelar GEMAS, sedangkan Pimpinan Pusat TPI juga menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menyambut dan memeriahkan 76 Tahun TPI,&quot; ujarnya.<br>Ia menjelaskan, Pimpinan Pusat TPI (PP TPI) telah menyiapkan sejumlah agenda, di antaranya lomba paduan suara Mars TPI, gerak jalan sehat dari tiga titik kumpul yang akan berakhir di Kampus II TPI Jalan SM Raja Km 7 No 5 Medan Amplas, donor darah, dzikir dan doa bersama, hingga acara puncak pada 1 Mei 2026 di Aula AR Rivai TPI.<br>Menurutnya, momentum 76 tahun TPI yang berdiri sejak 1 Mei 1950 ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi unggul yang religius dan berjiwa wirausaha.<br>&quot;Melalui kegiatan ini, kita ingin membentuk generasi yang sehat, kreatif, dan memiliki semangat berprestasi dengan tetap berlandaskan nilai-nilai agama,&quot; tambahnya.<br>Diketahui, rangkaian kegiatan tingkat pusat tersebut berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum PP TPI, Prof. H. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp. Pros, Subs PKIKG (K), FICD. Sementara H. Ikrom Helmi Nasution juga menjabat sebagai Ketua I dan II PP TPI serta Penjabat Kampus II TPI.<br>Peringatan HUT ke-76 TPI diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memperkuat peran lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.<br>Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1586_SDIT-TPI-Gelar-GEMAS--PP-TPI-Siapkan-Rangkaian-Besar-HUT-ke-76.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65588/sdit-tpi-gelar-gemas-pp-tpi-siapkan-rangkaian-besar-hut-ke76/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 17:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>LUBUK PAKAM &ndash; Pembangunan Area Pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, Kamis (30/4/2026).<br><br>Berlokasi di komplek perkantoran dan tidak jauh dari Pusat Kuliner Hutan Kota, Lubuk Pakam, pembangunan pusat UMKM ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu naik kelas, baik dari sisi omzet maupun kualitas tempat usaha.<br><br>&quot;Kita berharap seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Deli Serdang bisa naik kelas. Pertama dari sisi omzet yang meningkat, kemudian tempat usaha yang lebih layak,&quot; ujar Bupati.<br><br>Ia menegaskan, peningkatan omzet harus diiringi dengan fasilitas usaha yang memadai. Pemerintah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab menyediakan ruang usaha yang layak sebagai bentuk penghargaan kepada pelaku UMKM.<br><br>&quot;Walaupun omzet bertambah, kalau tempat jualannya tidak layak, itu kurang bermartabat. Kita ingin mereka punya ruang yang baik sehingga bisa menarik pelanggan baru,&quot; jelasnya.<br><br>Bupati juga berharap keberadaan area UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.<br><br>&quot;Yang paling kita harapkan adalah bertambahnya tenaga kerja. UMKM ini harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Inilah yang kita sebut sebagai penguatan ekonomi kreatif,&quot; tambahnya.<br><br>Pembangunan pusat UMKM ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam membangun pusat ekonomi kreatif baru yang diharapkan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi daerah.<br><br>Ke depan, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kuliner yang tertata, menarik, dan memiliki nilai estetika sehingga memberi kesan positif bagi pengunjung Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Untuk kapasitas,  UMKM central tersebut akan menampung sekitar 30 pelaku usaha. Prioritas diberikan kepada pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, namun tetap terbuka bagi pelaku UMKM dari wilayah lain.<br><br>&quot;Tujuan kami adalah menyiapkan ruang usaha bagi masyarakat agar mereka memiliki tempat untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian,&quot; tutup Bupati.<br><br>Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peninjauan lokasi rencana pembangunan Kantor Koramil 06/Lubuk Pakam, serta fasilitas publik lainnya seperti arena sepatu roda, lapangan basket, dan futsal di kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4498_Deli-Serdang-Tata-Kawasan-Pedagang--UMKM-Central-Resmi-Dibangun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65587/deli-serdang-tata-kawasan-pedagang-umkm-central-resmi-dibangun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi KI Sumut, 76 Peserta Lolos ke Tahap Tes Potensi</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi KI Sumut, 76 Peserta Lolos ke Tahap Tes Potensi]]></title>
            <description><![CDATA[Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi KI Sumut, 76 Peserta Lolos ke Tahap Tes Potensi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan &mdash; Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk periode 2026&ndash;2030. Dalam pengumuman bernomor 003/TIMSEL-KI-PROVSU/IV/2026 tersebut, sebanyak 76 peserta dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.<br>Pengumuman yang diterbitkan di Medan pada 30 April 2026 itu menyebutkan, peserta yang lolos administrasi telah melalui verifikasi berkas sesuai ketentuan yang ditetapkan tim seleksi. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti Tes Potensi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026.<br>Tes akan digelar di Laboratorium Komputer Lantai 2 Gedung B Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, Jalan dr. Mansyur No. 7, Medan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Bentuk ujian berupa pilihan ganda.<br>Tim seleksi menegaskan, peserta yang tidak mengikuti tahapan tes potensi akan dianggap mengundurkan diri dari proses seleksi. Peserta juga diwajibkan membawa kartu ujian yang dapat diambil di Sekretariat Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara pada 4&ndash;5 Mei 2026.<br>Selain itu, peserta diminta hadir 30 menit sebelum ujian dimulai serta membawa alat tulis masing-masing. Seluruh biaya akomodasi dan transportasi selama proses seleksi menjadi tanggung jawab peserta.<br>Hasil tes potensi dijadwalkan diumumkan pada 11 Mei 2026. Tim seleksi juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan keputusan bersifat final serta tidak dapat diganggu gugat.<br>Seleksi ini merupakan bagian dari upaya menjaring komisioner Komisi Informasi yang profesional dan berintegritas guna memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik di Sumatera Utara.<br><br>Ini beberapa nama yang lulus administrasi diantaranya, Rianto SH MH, Abdul Latif Lubis, SE, M.M, M.Si, Ade Sutoyo<br>Agus Maringan Siahaan, S.Kom, M.Kom<br>Agussyah Ramadani Damanik, Aidil Afif<br>Aidil Fitri, Alboin, S.H, M.Hum dan <br>Andi Akbar Pulungan, S.E.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3774_Pengumuman-Hasil-Seleksi-Administrasi-KI-Sumut--76-Peserta-Lolos-ke-Tahap-Tes-Potensi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65586/pengumuman-hasil-seleksi-administrasi-ki-sumut-76-peserta-lolos-ke-tahap-tes-potensi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Semangat &quot;Kolaborasi Mantap&quot;, Sekjend PC GP Ansor Padangsidimpuan Nyatakan Sikap Dukung Khairul Arief di Musda KNPI</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 16:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Semangat "Kolaborasi Mantap", Sekjend PC GP Ansor Padangsidimpuan Nyatakan Sikap Dukung Khairul Arief di Musda KNPI]]></title>
            <description><![CDATA[PADANGSIDIMPUAN &ndash Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padangsidimpuan, dukung]]></description>
            <content><![CDATA[PADANGSIDIMPUAN &ndash; Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padangsidimpuan, dukungan terhadap kandidat yang akan bertarung mulai mengerucut. Sekretaris Jenderal (Sekjend) PC GP Ansor Kota Padangsidimpuan secara personal menyatakan sikap siap mendukung dan memenangkan Khairul Arief Nasution sebagai Ketua KNPI Kota Padangsidimpuan periode mendatang.<br><br>Pernyataan dukungan ini muncul bukan tanpa alasan. Sang Sekjend menilai jargon "Kolaborasi Mantap" yang dibawa oleh Khairul Arief sangat relevan dengan kondisi pemuda di Kota Padangsidimpuan saat ini. Menurutnya, tantangan pemuda di Kota Salak ke depan semakin kompleks, mulai dari isu lapangan kerja hingga eksistensi organisasi, sehingga dibutuhkan sosok pemimpin yang tidak eksklusif dan mampu merangkul semua warna di bawah naungan KNPI.<br><br>Ia menegaskan bahwa visi kolaborasi yang ditawarkan Khairul Arief adalah jawaban agar KNPI Padangsidimpuan tidak terjebak dalam rutinitas seremonial belaka. Dengan rekam jejak yang sudah teruji di berbagai organisasi, Khairul Arief dianggap mampu membangun komunikasi yang cair dengan pemerintah daerah sekaligus menjadi motor penggerak bagi potensi kreatif pemuda di seluruh kecamatan, mulai dari Padangsidimpuan Utara hingga Tenggara.<br><br>Dukungan ini diharapkan mampu memberikan energi baru dalam bursa pencalonan Ketua KNPI, mengingat posisi Sekjend GP Ansor memiliki pengaruh strategis dalam dinamika kepemudaan daerah. Ia berharap Musda kali ini menjadi momentum bagi seluruh pemuda di Kota Padangsidimpuan untuk bersatu di bawah kepemimpinan yang bertenaga, visioner, dan memiliki komitmen kuat untuk memajukan daerah melalui sinergi yang nyata dan "mantap" di segala lini.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6925_Bawa-Semangat--quot-Kolaborasi-Mantap-quot---Sekjend-PC-GP-Ansor-Padangsidimpuan-Nyatakan-Sikap-Dukung-Khairul-Arief-di-Musda-KNPI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65585/bawa-semangat-quotkolaborasi-mantapquot-sekjend-pc-gp-ansor-padangsidimpuan-nyatakan-sikap-dukung-khairul-arief-di-musda-knpi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menang di Pengadilan Tapi Belum Dibayar, Pensiunan PDAM Tirtanadi Minta Tolong ke Bobby Nasution</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menang di Pengadilan Tapi Belum Dibayar, Pensiunan PDAM Tirtanadi Minta Tolong ke Bobby Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[Menang di Pengadilan Tapi Belum Dibayar, Pensiunan PDAM Tirtanadi Minta Tolong ke Bobby Nasution]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN - Nasib pilu dialami oleh 14 orang lansia pensiunan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi. Meski telah mengabdi selama puluhan tahun, hingga kini mereka belum menerima hak pesangon sejak memasuki masa purna bakti pada rentang tahun 2022 hingga 2023. Total hak yang belum dibayarkan perusahaan daerah tersebut diperkirakan mencapai Rp4 miliar.<br><br>Ironisnya, para pensiunan ini sebenarnya telah memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Namun, meski putusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht), pihak manajemen PDAM Tirtanadi hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan merealisasikan pembayaran tersebut.<br><br>Kondisi ini memaksa para pensiunan yang sudah berusia lanjut tersebut bertahan hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sebagian besar dari mereka tidak lagi memiliki penghasilan tetap dan sangat bergantung pada uang pesangon tersebut untuk biaya hidup serta pengobatan di masa tua.<br><br>Perwakilan pensiunan, Lilik Suryadi mengungkapkan rasa kecewanya atas sikap perusahaan yang seolah menutup mata terhadap nasib mantan karyawannya.<br><br>"Kami ini sudah lanjut usia, sebagian dari kami sangat bergantung pada pesangon itu untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Kami hanya menuntut hak yang seharusnya sudah diberikan sejak lama. Kami hanya meminta keadilan ditegakkan," ujar Lilik kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).<br><br>Kuasa Hukum para pensiunan, Benito Asdhie Kodiyat MS menegaskan bahwa kliennya telah menempuh seluruh prosedur legal yang ada di Indonesia. Mulai dari mediasi melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumatera Utara hingga jalur gugatan di pengadilan.<br><br>"Harusnya tidak ada alasan lagi bagi PDAM Tirtanadi untuk tidak membayarkan uang pesangon tersebut. Seluruh proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial sudah dilalui dan sudah berkekuatan hukum tetap," tegas Benito didampingi Adamsyah Koto.<br><br>Melihat kebuntuan yang ada, para pensiunan kini menaruh harapan besar kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Mereka memohon agar pemerintah provinsi selaku pemilik otoritas dapat melakukan intervensi dan memberikan solusi konkret.<br><br>Ketidakhadiran hak dasar pekerja yang telah mengabdi bertahun-tahun ini menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap pemerintah tidak membiarkan para lansia ini menunggu lebih lama lagi tanpa kepastian, demi menjaga integritas perusahaan daerah dalam memenuhi kewajibannya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7328_Menang-di-Pengadilan-Tapi-Belum-Dibayar--Pensiunan-PDAM-Tirtanadi-Minta-Tolong-ke-Bobby-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65584/menang-di-pengadilan-tapi-belum-dibayar-pensiunan-pdam-tirtanadi-minta-tolong-ke-bobby-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelombang Mundur Pejabat Eselon II di Madina: Antara Penyegaran atau Gejala Ketidakstabilan Birokrasi?</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelombang Mundur Pejabat Eselon II di Madina: Antara Penyegaran atau Gejala Ketidakstabilan Birokrasi?]]></title>
            <description><![CDATA[Gelombang Mundur Pejabat Eselon II di Madina Antara Penyegaran atau Gejala Ketidakstabilan Birokrasi?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: H. Sjahrir Nasution, Tokoh Masyarakat dan Pemerhati Sosial Politik<br><br>Fenomena mundurnya hampir sembilan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belakangan ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik. Di satu sisi, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam sistem pemerintahan. Namun di sisi lain, jika pengunduran diri terjadi secara beruntun, maka patut diduga ada persoalan yang lebih mendasar dalam tata kelola birokrasi.Dalam perspektif ilmu pemerintahan, rotasi jabatan merupakan instrumen strategis untuk menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis, sekaligus menjadi sarana penyegaran guna meningkatkan kinerja aparatur. Kebijakan ini sah-sah saja, bahkan diperlukan, sepanjang dilaksanakan secara objektif, terukur, dan berbasis sistem merit.<br>Namun yang menjadi persoalan adalah ketika mutasi tidak lagi berpijak pada prinsip profesionalisme, melainkan bergeser ke arah pendekatan &quot;like and dislike&quot;. Jika hal ini yang terjadi, maka kebijakan tersebut bukan lagi menjadi alat pembenahan, melainkan berpotensi menjadi sumber masalah baru dalam tubuh birokrasi.<br>Kondisi di Madina saat ini menuntut kejelasan. Publik berhak mengetahui apakah gelombang pengunduran diri tersebut murni karena faktor penyegaran organisasi atau justru akibat tekanan, ketidaknyamanan, atau perbedaan pandangan dalam menjalankan roda pemerintahan.<br>Tidak dapat dipungkiri, sejak dinamika kepemimpinan di Sumatera Utara mengalami perubahan, tren mutasi jabatan turut merembet ke berbagai kabupaten/kota. Hal ini sebenarnya wajar dalam kerangka konsolidasi pemerintahan. Namun demikian, konsolidasi yang sehat seharusnya tetap mengedepankan stabilitas, bukan malah menciptakan kegamangan di kalangan pejabat struktural.<br>Jika para pejabat eselon II yang notabene merupakan tulang punggung birokrasi justru memilih mundur, maka ini menjadi sinyal adanya persoalan serius. Birokrasi yang ideal seharusnya memberikan ruang kerja yang kondusif, menjamin kepastian karier, serta mendorong inovasi dan integritas.<br>Dalam prinsip good governance, setiap kebijakan kepegawaian harus dilandasi transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi. Kepala daerah memang memiliki kewenangan dalam melakukan mutasi, namun kewenangan tersebut bukan tanpa batas. Ada mekanisme, ada norma, dan ada etika pemerintahan yang harus dijunjung tinggi.<br>Lebih dari itu, stabilitas birokrasi adalah fondasi utama dalam memastikan keberlanjutan pembangunan. Ketika struktur pemerintahan diisi oleh pejabat yang terus berubah dalam waktu singkat, maka program-program strategis berpotensi terganggu, bahkan kehilangan arah.<br>Oleh karena itu, situasi yang terjadi di Madina saat ini tidak bisa dipandang sebagai hal biasa. Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen aparatur, termasuk pola kepemimpinan yang diterapkan. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar bertujuan untuk memperkuat kinerja, bukan sebaliknya.<br>Pada akhirnya, masyarakat Madina tentu berharap agar dinamika ini segera menemukan titik terang. Pemerintahan yang kuat bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh bagaimana sistem itu dijalankan secara adil, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8545_Gelombang-Mundur-Pejabat-Eselon-II-di-Madina--Antara-Penyegaran-atau-Gejala-Ketidakstabilan-Birokrasi-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65583/gelombang-mundur-pejabat-eselon-ii-di-madina-antara-penyegaran-atau-gejala-ketidakstabilan-birokrasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan Kadis SDABMBK Medan, Fokus Percepatan Infrastruktur</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan Kadis SDABMBK Medan, Fokus Percepatan Infrastruktur]]></title>
            <description><![CDATA[Pelantikan Kadis SDABMBK Medan, Fokus Percepatan Infrastruktur]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>Medan | Wali Kota Medan resmi melantik pejabat baru sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kamis (16/04/2026). Setelah sekitar 1,5 tahun posisi tersebut menjadi perhatian, sosok yang dilantik dinilai tepat untuk mendorong percepatan pembenahan infrastruktur Kota Medan&mdash;mulai dari penanganan banjir hingga perbaikan jalan rusak.<br><br>Dalam perbincangan kemarin, Azmi menegaskan komitmennya untuk bekerja secara kolaboratif bersama DPRD dan masyarakat.<br> Ia menyebut sinergi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan warga.<br><br>&quot;Saya tetap berkolaborasi dengan dewan dan dukungan masyarakat. Insyaallah kita lakukan untuk Medan semua,&quot; ujarnya.<br><br>Dukungan juga datang dari berbagai elemen, termasuk Jaringan Sumber Indonesia Sumut. Ketua JMSI Anto Genk, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal kinerja dinas melalui kritik dan saran konstruktif demi terwujudnya Medan yang lebih baik.<br><br>Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembenahan infrastruktur di Kota Medan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi warga.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_823_Pelantikan-Kadis-SDABMBK-Medan--Fokus-Percepatan-Infrastruktur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65582/pelantikan-kadis-sdabmbk-medan-fokus-percepatan-infrastruktur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banyak WO Bermunculan, Harmony Fokus pada Pendampingan dan Transparansi</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banyak WO Bermunculan, Harmony Fokus pada Pendampingan dan Transparansi]]></title>
            <description><![CDATA[Di Tengah Maraknya WO, Harmony Tawarkan Konsep Pernikahan yang Lebih Personal dan Fleksibel]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &mdash; Di tengah semakin berkembangnya industri Wedding Organizer (WO) di Kota Medan, calon pengantin kini dihadapkan pada banyak pilihan. Namun di balik beragam penawaran tersebut, tidak sedikit pasangan yang justru merasa bingung, bahkan khawatir salah memilih layanan.<br><br>Melihat kondisi ini, Harmony Wedding & Event Service hadir membawa pendekatan berbeda. Tidak sekadar menjadi penyedia jasa, Harmony memposisikan diri sebagai partner yang mendampingi perjalanan calon pengantin sejak awal hingga hari bahagia tiba.<br><br>Owner Harmony Wedding & Event Service, Khairul Tanjung, mengungkapkan bahwa banyak pasangan masih belum memahami pentingnya menentukan WO sejak tahap awal perencanaan. Padahal, langkah tersebut dapat membantu menyusun konsep acara secara lebih terarah sekaligus menjaga anggaran tetap terkendali.<br><br>"Dengan pendampingan sejak awal, semua proses jadi lebih jelas&mdash;mulai dari konsep, pemilihan venue, hingga vendor. Klien juga jadi lebih tenang karena semuanya terarah," ujarnya.<br><br>Berbeda dengan kebanyakan WO yang menawarkan paket baku, Harmony justru mengedepankan konsep layanan yang fleksibel dan personal. Setiap pernikahan dirancang berdasarkan karakter, kebutuhan, dan kemampuan klien, sehingga hasilnya tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki makna yang kuat.<br><br>Tak hanya itu, Harmony juga menekankan pentingnya transparansi dan kredibilitas di tengah maraknya kasus penipuan jasa pernikahan. Khairul mengimbau calon pengantin untuk lebih cermat dalam memilih WO dengan memperhatikan rekam jejak, testimoni, serta kejelasan legalitas dan sistem keuangan.<br><br>Dengan pendekatan yang detail serta hubungan yang terbangun erat dengan klien, Harmony Wedding & Event Service tidak hanya memastikan acara berjalan lancar, tetapi juga menciptakan pengalaman yang berkesan. Hal ini sejalan dengan tagline yang diusung, *"Celebrate Love, Creating Memories."*<br><br>Seiring perjalanannya, Harmony terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan WO di Medan yang mengutamakan kualitas layanan, kepercayaan, dan kepuasan klien dalam mewujudkan pernikahan impian.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4401_Di-Tengah-Maraknya-WO--Harmony-Tawarkan-Konsep-Pernikahan-yang-Lebih-Personal-dan-Fleksibel-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65581/banyak-wo-bermunculan-harmony-fokus-pada-pendampingan-dan-transparansi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menyambut Fajar Baru Layanan Publik: &quot;All Indonesia&quot; sebagai Jembatan Peradaban</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 11:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menyambut Fajar Baru Layanan Publik: "All Indonesia" sebagai Jembatan Peradaban]]></title>
            <description><![CDATA[Menyambut Fajar Baru Layanan Publik &quotAll Indonesia&quot sebagai Jembatan Peradaban]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN | Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan*<br><br>Ada yang berbeda di Terminal 3 Soekarno-Hatta pada suatu pagi di pertengahan tahun ini. Seorang ibu asal Jawa Tengah, baru tiba dari Malaysia setelah tiga tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga, tidak lagi berdiri berjam-jam di antrian panjang dengan koper lusuh dan mata yang lelah. Ia melangkah, memindai, dan lolos. Cepat. Bermartabat.<br><br>Itulah wajah kecil dari sesuatu yang sedang berubah besar.<br><br>Peluncuran aplikasi "All Indonesia" oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) barangkali tidak mendapat sorotan selantang kebijakan-kebijakan populer lain. Namun bagi jutaan orang yang selama ini berhadapan dengan birokrasi imigrasi, para pekerja migran, wisatawan, investor, hingga mahasiswa asing, perubahan ini terasa jauh lebih nyata dari sekadar pengumuman di podium seremonial.<br><br>Pintu Gerbang yang Pernah Menakutkan<br><br>Tidak ada salahnya kita jujur terlebih dahulu. Selama bertahun-tahun, nama "imigrasi" kerap membawa asosiasi yang tidak menyenangkan: antrean mengular, dokumen yang hilang entah ke mana, hingga bisik-bisik tentang pungutan yang tidak pernah tertera di loket mana pun. Bagi sebagian orang asing, kesan pertama tentang Indonesia justru terbentuk di koridor-koridor bandara yang sumpek itu.<br><br>Maka ketika Kemenimipas meluncurkan 15 Program Aksi sebagai fondasi transformasinya, yang paling bermakna bukan sekadar daftarnya, melainkan keberaniannya untuk mengakui bahwa ada banyak hal yang perlu diperbaiki.<br><br>"All Indonesia" adalah salah satu buah dari keberanian itu.<br><br>Lebih dari Sekadar Aplikasi<br><br>Di permukaan, "All Indonesia" adalah platform digital yang mengintegrasikan layanan keimigrasian dan pemasyarakatan dalam satu genggaman. Namun membaca lebih dalam, ia adalah respons terhadap dua pertanyaan mendasar yang selama ini menggantung: *Apakah negara hadir untuk warganya? Dan apakah wajah Indonesia di mata dunia sudah sepantasnya?*<br><br>Program Aksi ke-6 soal penguatan layanan berbasis digital, dan Program Aksi ke-7 tentang perluasan *autogate*, bukan semata efisiensi teknis. Keduanya adalah investasi pada kepercayaan. Setiap menit yang dihemat di antrian adalah satu menit yang dikembalikan kepada manusia, untuk memeluk keluarga yang menunggu, atau segera melanjutkan perjalanan yang memang tidak seharusnya dipersulit.<br><br>Bagi investor asing yang kini bisa menyelesaikan urusan izin tinggal tanpa harus bolak-balik ke kantor imigrasi, ini adalah sinyal bahwa Indonesia serius menempatkan diri sebagai destinasi yang kompetitif. Bagi turis yang datang membawa rasa ingin tahu tentang Bali atau Labuan Bajo, kesan pertama yang mulus adalah separuh dari pengalaman yang akan mereka ceritakan pulang.<br><br>Melindungi Mereka yang Paling Rentan<br><br>Namun ada lapisan yang lebih dalam dari sekadar kenyamanan. Dan di sinilah "All Indonesia" memperlihatkan dimensi kemanusiaannya yang paling penting.<br><br>Indonesia adalah salah satu pengirim pekerja migran terbesar di dunia. Jutaan dari mereka pergi dengan harapan, dan pulang, jika beruntung, dengan tabungan. Tapi tidak sedikit yang pulang dengan luka: ditipu agen ilegal, terjebak dalam jeratan perdagangan manusia, atau sekadar tidak tahu ke mana harus mengadu.<br><br>Program Aksi ke-8 dan ke-10,  yang berfokus pada perlindungan pekerja migran dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), mendapat napas baru lewat integrasi data di aplikasi ini. Ketika profil perjalanan seseorang bisa dianalisis secara akurat dan cepat, negara memiliki kesempatan untuk hadir lebih awal: bukan menunggu setelah tragedi terjadi, melainkan mencegah sebelum seseorang melangkah ke dalam bahaya yang tidak ia kenali.<br><br>Ini bukan hanya soal teknologi. Ini soal keberpihakan.<br><br>Optimisme yang Tidak Naif<br><br>Tentu saja, satu aplikasi tidak mengubah semuanya dalam semalam. Masih ada kantor-kantor imigrasi di daerah yang infrastruktur internetnya belum memadai. Masih ada petugas yang perlu dilatih ulang, dan masyarakat yang perlu diedukasi agar tidak terjebak pada jasa calo digital yang baru bermunculan.<br><br>Optimisme yang sehat bukan berarti menutup mata terhadap tantangan-tantangan ini. Justru sebaliknya, hanya dengan mengakui jarak antara cita-cita dan kenyataan, kita bisa mengukur seberapa serius komitmen itu dijalankan.<br><br>Tapi ada alasan kuat untuk berharap. Ketika sebuah kementerian bersedia menempatkan perlindungan pekerja migran dan pemberantasan perdagangan manusia dalam satu napas yang sama dengan digitalisasi layanan, itu bukan retorika biasa. Itu adalah pilihan nilai.<br><br>Sebuah Beranda yang Layak<br><br>Pada akhirnya, sistem keimigrasian sebuah negara adalah cermin. Ia memantulkan sejauh mana negara itu menghargai manusia, baik warganya sendiri yang pulang kelelahan dari perantauan, maupun tamu-tamu yang datang dengan harapan untuk mengenal lebih dalam tentang tanah dan budaya kita.<br><br>"All Indonesia" adalah langkah untuk memastikan bahwa cermin itu tidak lagi retak.<br><br>Indonesia sedang membangun beranda yang lebih layak. Bukan hanya agar terlihat baik di mata dunia, melainkan karena memang sudah seharusnya begitu, bagi setiap jiwa yang melintasi garis batas kedaulatan kita dengan harapan yang sederhana: diperlakukan sebagai manusia.<br><br><br>*Abdullah Rasyid adalah mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.*]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4297_Menyambut-Fajar-Baru-Layanan-Publik---quot-All-Indonesia-quot--sebagai-Jembatan-Peradaban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65580/menyambut-fajar-baru-layanan-publik-quotall-indonesiaquot-sebagai-jembatan-peradaban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 11:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta &ndash; JNE kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri logistik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, Golden Brand of The Year 2026 dengan peringkat Excellent dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Jasa Pengiriman. Acara yang diinisiasi oleh Infobrand.id bersama Tras N Co Indonesia dan IMFocus Digimarketing Consultant ini diselenggarakan di Lumire Hotel &amp; Convention Center, Jakarta (28/4). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tri Raharjo, SE, MM selaku CEO Tras N Co Indonesia dan Susilowati Ningsih selaku CEO Media Infobrand Group kepada JNE yang diwakili oleh Kurnia Nugraha selaku Media Communication Department Head JNE.<br><br>Eri Palgunadi, selaku Marketing Group Head JNE mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini. &quot;Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Infobrand, Tras N CO, serta IMFocus Digimarketing Consultant atas penganugerahan Golden Brand of The Year 2026 dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis di tahun-tahun mendatang, serta memperkuat komitmen JNE dalam menghubungkan kebahagiaan kepada seluruh pelanggan,&quot; ujar Eri.<br><br>Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2026 sendiri merupakan apresiasi bagi merek-merek yang sukses membangun popularitas dan kepercayaan publik melalui media digital. Penilaian dilakukan berdasarkan riset Indonesia Digital Popular Brand Index periode November 2025 hingga Januari 2026 melalui tiga parameter utama: Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based. Dengan keberhasilan ini, JNE terbukti menjadi simbol popularitas dan kepercayaan netizen dalam memilih jasa pengiriman di era digital. <br><br>Selain itu, penghargaan Golden Brand of The Year 2026 dianugerahkan kepada JNE atas konsistensinya menjaga eksistensi merek selama lebih dari 25 tahun. JNE dinilai sebagai perusahaan yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi nasional. Riset penilaiannya mengacu pada tiga aspek fundamental, yaitu Brand Existence Aspect, Brand Impact Aspect, dan Business Innovation Aspect yang dirancang untuk mengukur ketangguhan sebuah merek di tengah dinamika bisnis yang terus berubah. <br><br>Eri menekankan komitmen JNE dalam memberikan kontribusi nyata bagi negara, &quot;Sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, JNE telah berkontribusi selama 35 tahun dengan semangat &#039Bergerak Bersama&#039; untuk kemajuan perekonomian bangsa. Wujud kontribusi tersebut adalah komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik serta mendukung kemajuan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Harapannya, apresiasi ini menjadikan semangat JNE untuk terus meningkatkan strategi komunikasi kepada para stakeholder dan senantiasa menciptakan citra positif perusahaan,&quot; tambahnya.<br><br>Dalam menjalankan operasionalnya, JNE selalu mengusung semangat &quot;Connecting Happiness&quot; yang berlandaskan prinsip Berbagi, Memberi, dan Menyantuni. Filosofi ini bertujuan memberikan manfaat luas bagi karyawan maupun masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program kolaborasi di bidang sosial, olahraga, budaya, hingga edukasi komunitas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat luas.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_128_JNE-Raih-Penghargaan-Golden-Brand-of-The-Year-dan-Digital-Popular-Brand-Award-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65579/jne-raih-penghargaan-golden-brand-of-the-year-dan-digital-popular-brand-award-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harli Siregar Tinggalkan Warisan Akhiri Tugas Sebagai Kajati Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 11:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harli Siregar Tinggalkan Warisan Akhiri Tugas Sebagai Kajati Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Harli Siregar Tinggalkan Warisan Akhiri Tugas Sebagai Kajati Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - KEPALA Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Harli Siregar mengakhiri masa tugasnya. Acara perpisahan dengan tema "Langkah Baru di Bab Selanjutnya" digelar di Aula Kejaksaan Tinggi Sumut dihadiri para pejabat Kejati Sumut, pegawai serta staf, pada, Selasa (28/4/2026).<br><br>Pada kesempatan akhir tugasnya, Harli Siregar menerima jurnalis Tempo Sahat Simatupang diruangan kerja mantan Kapuspenkum Kejagung tersebut." Harli bercerita kepada saya beberapa hal terkait mutasinya menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Harli mengatakan, mutasi merupakan hal biasa dalam rangka penyegaran tugas," ujar Sahat, Kamis 30 April 2026.<br><br>Harli Siregar, ujar Sahat, menceritakan banyak hal terkait mutasinya itu. Harli gembira dapat kembali bertugas di Kejaksaan Agung setelah bertugas di Sumut sekitar sembilan bulan." Namun beberapa hal terkait mutasi itu tentu tidak bisa diceritakan," ujar Sahat Simatupang, Kamis 30 April 2026.<br><br>Dalam kesempatan itu, ujar Sahat, Harli meluruskan informasi soal latar belakang mutasinya." Tidak ada pemeriksaan di Kejagung kepada Harli terkait kasus Amsal Sitepu. Harli hadir saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III karena merasa tanggung jawabnya selaku Kajati Sumut menjelaskan perkara Amsal kepada wakil rakyat, meski ia tidak diundang dalam rapat dengar pendapat tersebut. Kehadirannya mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Karo Danke Rajagukguk untuk menunjukkan tanggung jawabnya sebagai Kajati menjelaskan duduk perkara Amsal," ujar Sahat.<br><br>Sahat mengatakan, Harli meninggalkan warisan atau legacy kepada para jaksa agar membatasi interaksi penegak hukum dengan para kepala daerah demi menjaga wibawa penegakan hukum." Selama menjabat Kajati Sumut, Harli menolak ditemui kepala daerah maupun pejabat pemerintahan untuk menjaga wibawa penegakan hukum. Audiensi tamu yang pernah diterima Harli adalah audiensi Ketua Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution dan jajaran pengurus Partai Demokrat dan kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo serta kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor membahas pelaksanaan hukuman kerja sosial.<br><br>Sahat menambahkan selama Harli bertugas sebagai Kajati Sumut, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi berlari sangat cepat. Sejumlah kasus besar dugaan korupsi ditangani penyidik pidana khusus antara lain kerjasama lahan PTPN I Regional I dengan Ciputra Land; perkara pengadaan kapal tunda PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I di Belawan untuk Pelindo I Cabang Dumai; dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Medan&ndash;Binjai Seksi I, II, dan III sepanjang 25,441 kilometer<br><br>Selain itu dugaan korupsi penjualan aluminium pada tahun 2019 oleh PT Inalum kepada PT Prima Alloy Steel Universal (PT PASU); dugaan korupsi pengadaan papan tulis interaktif (smart board) untuk siswa SMP di Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Langkat serta dugaan korupsi Proyek Pembangunan Rumah Susun Tahun Anggaran 2023 dan Tahun 2024 yang berlokasi di tiga wilayah yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Kabupaten Deli Serdang di Satuan Kerja (Satker) Sumatera II, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga bongkar. Kejati Sumut juga berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara dari korupsi hampir Rp 500 miliar.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_295_Harli-Siregar-Tinggalkan-Warisan-Akhiri-Tugas-Sebagai-Kajati-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65578/harli-siregar-tinggalkan-warisan-akhiri-tugas-sebagai-kajati-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ndash Anggota DPRA, Hj. Salmawati, S.E., M.M atau akrab disapa Bunda Salma, menerima penghargaan bergengsi AMKI Kartini Award 2026]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Anggota DPRA, Hj. Salmawati, S.E., M.M atau akrab disapa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma, menerima penghargaan bergengsi AMKI Kartini Award 2026 yang digelar di Aston Kartika Grogol Hotel &amp; Conference, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2026).<br><br>Dalam ajang tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma dianugerahi penghargaan pada kategori Penggerak Perempuan dan Pembangunan Kesejahteraan Keluarga sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan dedikasinya dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta memperkuat kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.<br><br>Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI), Ir. Tundra Meliala, M.M., GRCE., CPCC. Kehormatan tersebut menjadi penanda bahwa kerja nyata dan pengabdian yang dilakukan perempuan daerah mampu mendapat pengakuan di tingkat nasional.<br><br>Usai menerima penghargaan dari atas panggung, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada AMKI atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah besar untuk terus berbuat lebih banyak bagi masyarakat.<br><br>&quot;Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada AMKI atas penghargaan yang sangat berharga ini. Saya menerima penghargaan ini dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati. Bagi saya, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga tanggung jawab moral agar saya terus bekerja, terus hadir, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma.<br><br>Ia menegaskan, penghargaan yang diterimanya akan menjadi penyemangat baru untuk terus mengabdi kepada masyarakat Aceh khususnya, serta kepada bangsa dan negara Indonesia pada umumnya.<br><br>&quot;Insya Allah, penghargaan ini akan menambah semangat saya untuk terus mengabdi kepada masyarakat Aceh khususnya, serta kepada bangsa dan negara Indonesia pada umumnya. Saya percaya, setiap amanah harus dijawab dengan kerja nyata. Selama masih diberi kesehatan dan kesempatan, saya akan terus berupaya berada di tengah masyarakat, mendengar suara mereka, dan berbuat sesuai kemampuan yang saya miliki,&quot; tuturnya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma juga menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama sang suami yang selama ini setia mendampingi setiap langkah pengabdiannya.<br><br>&quot;Saya menerima semua ini tentu tidak sendiri. Ada sosok suami saya tercinta yang selalu memberikan doa, dukungan, nasihat, dan kekuatan dalam setiap langkah perjuangan saya. Tanpa dukungan beliau, saya mungkin tidak akan mampu berdiri di sini menerima penghargaan ini,&quot; katanya.<br><br>Selain <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Salma, penghargaan yang sama juga diberikan kepada sejumlah tokoh perempuan nasional lainnya, di antaranya Ir. Diana Kusumastuti, M.T. (Wakil Menteri PU), Dra. Hj. Nurhayati Subakat (Founder Wardah), Tinawati Andra Soni (Ketua TP PKK Provinsi Banten), Dr. Dra. Hj. Sitti Ma&#039;ani Nina, M.Si., CGCAE, Dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, Siti Fauziah, S.E., M.M. (Sekjen MPR), Wilda Yanti, S.Kom., Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si. (Anggota Dewan Pers), Dr. Shinta Purwitasari, S.H., S.T., M.H., serta AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H.<br><br>AMKI Kartini Award 2026 menjadi catatan prestasi nasional yang menambah daftar kontribusi perempuan Aceh dalam berbagai bidang pembangunan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat penghargaan ini sejalan dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini, tokoh emansipasi perempuan Indonesia yang membuka jalan bagi kaum perempuan untuk memperoleh pendidikan, kesempatan, dan peran yang setara dalam kehidupan berbangsa. Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6766_Bunda-Salma-Raih-AMKI-Kartini-Award-2026--Harumkan-Nama-Aceh-di-Tingkat-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65576/bunda-salma-raih-amki-kartini-award-2026-harumkan-nama-aceh-di-tingkat-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terobosan Tata Kelola Keuangan, Bobby Nasution Raih Penghargaan Creative Financing dari Mendagri</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 13:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terobosan Tata Kelola Keuangan, Bobby Nasution Raih Penghargaan Creative Financing dari Mendagri]]></title>
            <description><![CDATA[Terobosan Tata Kelola Keuangan, Bobby Nasution Raih Penghargaan Creative Financing dari Mendagri]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meraih penghargaan creative financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain piala, Pemprov Sumut juga menerima apresiasi berupa bantuan pemerintah senilai Rp3 miliar.<br><br>Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).<br><br>Sebagai informasi, kategori creative financing menilai kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber daya serta menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan. Aspek penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan BUMD, hingga pemanfaatan CSR untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Selain itu, penilaian juga mencakup efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan BLUD, serta kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha.<br><br>&quot;(Kategori) creative financing, adalah bagaimana terobosan mendapatkan pendapatan, mengefisiensikan belanja, tata kelola keuangan dan terobosan lain yang berkaitan dengan sektor keuangan," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.<br><br>Tito menambahkan, penghargaan tersebut penting untuk menciptakan iklim kompetitif antar daerah, sehingga mendorong persaingan yang sehat dalam peningkatan kinerja.<br><br>"Kita, Kemendagri, perlu memberikan penghargaan pada rekan-rekan yang kinerjanya baik,&quot; kata Tito.<br><br>Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby<br><br>Dalam sambutannya juga, Mendagri mengapresiasi Gubernur Bobby Nasution dan kepala daerah Sumut yang lain lantaran menghibahkan dana TKDnya sebesar Rp 260 miliar untuk pemulihan bencana di Aceh.<br><br>&quot;Saya terimakasih ada pak Bobby dan Bupati/Walikota Sumut, karena sebagai Kasatgas, ini pengalaman yang cukup berat, pertama kali saya menangani bencana dengan skala yang seluas ini, tiga provinsi, dari hasil analisis kami, itu ada daerah di Aceh yang masih berat," kata Tito. **]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7381_Terobosan-Tata-Kelola-Keuangan--Bobby-Nasution-Raih-Penghargaan-Creative-Financing-dari-Mendagri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65575/terobosan-tata-kelola-keuangan-bobby-nasution-raih-penghargaan-creative-financing-dari-mendagri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 13:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Rabu (29/4/2026). Prosesi berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung.<br>Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat strategis resmi menduduki posisi baru, di antaranya Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Abd Qohar AF sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta Dr. Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan momen sakral yang bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen pengabdian kepada Tuhan, masyarakat, dan negara.<br>&quot;Jabatan ini bukan sekadar kewenangan, tetapi alat strategis untuk menjawab tantangan zaman dan memimpin perubahan,&quot; ujar Burhanuddin dalam amanatnya.<br>Ia juga menyoroti tantangan di era Revolusi Industri 5.0 yang menuntut aparat penegak hukum untuk beradaptasi dengan perkembangan digital dan kecerdasan buatan. Menurutnya, Kejaksaan tidak boleh lagi bekerja secara &quot;business as usual&quot;, tetapi harus berani melakukan terobosan yang tetap berlandaskan hukum dan etika.<br>Selain itu, Burhanuddin menekankan pentingnya penguasaan ruang digital guna mengendalikan narasi publik berbasis fakta dan data, sekaligus mencegah penyebaran disinformasi di media sosial.<br>Terkait integritas, <a href="https://www.halomedan.com/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung mengaku prihatin atas masih adanya pegawai yang dijatuhi hukuman disiplin hingga April 2026. Ia menegaskan tidak akan memberikan promosi jabatan kepada pegawai yang memiliki catatan pelanggaran disiplin.<br>Para pimpinan yang baru dilantik juga diminta untuk memperketat pengawasan internal. Menurutnya, tanggung jawab atas tindakan setiap anggota berada di tangan pimpinan satuan kerja masing-masing.<br>Khusus kepada para Kajati, Burhanuddin mengingatkan bahwa mereka merupakan &quot;etalase&quot; Kejaksaan di daerah. Oleh karena itu, mereka dituntut memiliki kemampuan manajerial yang kuat serta responsif terhadap berbagai persoalan hukum di wilayahnya.<br>Menutup arahannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung mengajak seluruh pejabat untuk menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab, seolah-olah sebagai penugasan terakhir.<br>&quot;Berikan yang terbaik, bukan karena tuntutan jabatan, tetapi sebagai wujud integritas dan kehormatan diri,&quot; pungkasnya.<br>Pelantikan ini turut dihadiri jajaran pejabat tinggi Kejaksaan Agung serta dipublikasikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9330_Jaksa-Agung-Lantik-Kajati-dan-Pejabat-Eselon-II--Tekankan-Integritas-dan-Adaptasi-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65574/jaksa-agung-lantik-kajati-dan-pejabat-eselon-ii-tekankan-integritas-dan-adaptasi-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tembakau Helvetia Bangkit, Produksi Cerutu Tembus Pasar Nasional hingga Internasional</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tembakau Helvetia Bangkit, Produksi Cerutu Tembus Pasar Nasional hingga Internasional]]></title>
            <description><![CDATA[Hamparan Perak &mdash Upaya menghidupkan kembali kejayaan tembakau terus dilakukan di kawasan Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak. Seja]]></description>
            <content><![CDATA[Hamparan Perak &mdash; Upaya menghidupkan kembali kejayaan tembakau terus dilakukan di kawasan Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak. Sejak Februari 2025, pengembangan tembakau di wilayah ini menunjukkan progres signifikan, dengan total 11 ribu batang telah ditanam di lahan seluas 50 hektar dari total ketersediaan 500 hektar.</p><br>Produk turunan tembakau berupa cerutu kini mulai merambah pasar dengan berbagai varian dan harga. Cerutu Helvetia Premium dipasarkan seharga Rp500.000, sementara Helvetia 1 dan 2 dibanderol Rp600.000. Selain itu, terdapat varian Seintis dengan harga Rp200.000 serta produk terbaru, cerutu King Henry, yang ditawarkan seharga Rp150.000.</p><br>Distribusi cerutu ini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Bandung, Surabaya, Jakarta, dan Medan. Bahkan, produk tersebut juga mulai menembus pasar internasional, termasuk China, Jepang, dan Malaysia.</p><br>Manager Unit <a href="https://www.halomedan.com/tag/tembakau/" target="_blank">Tembakau</a>, Henri Hutabarat, SP, menyampaikan harapannya agar komoditas tembakau dapat kembali mencapai masa kejayaannya. Ia menekankan pentingnya hilirisasi produk, khususnya melalui produksi cerutu, sebagai strategi untuk memperluas pasar lokal dan global.</p><br>&quot;Melalui pengolahan tembakau menjadi cerutu, kita tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar,&quot; ujarnya.</p><br>Saat ini, masyarakat setempat telah terlibat langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari penanaman hingga menjadi cerutu siap jual. Dalam satu hari, produksi dapat mencapai sekitar 90 batang cerutu.</p><br>Pengembangan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengangkat kembali citra tembakau sebagai komoditas unggulan daerah.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9968_Tembakau-Helvetia-Bangkit--Produksi-Cerutu-Tembus-Pasar-Nasional-hingga-Internasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65573/tembakau-helvetia-bangkit-produksi-cerutu-tembus-pasar-nasional-hingga-internasional-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tembakau Deli Bangkit, Produksi Cerutu Tembus Pasar Nasional hingga Internasional</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tembakau Deli Bangkit, Produksi Cerutu Tembus Pasar Nasional hingga Internasional]]></title>
            <description><![CDATA[Hamparan Perak &ampmdash Upaya menghidupkan kembali kejayaan tembakau terus dilakukan di kawasan Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak. Seja]]></description>
            <content><![CDATA[Hamparan Perak &mdash; Upaya menghidupkan kembali kejayaan tembakau terus dilakukan di kawasan Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak. Sejak Februari 2025, pengembangan tembakau di wilayah ini menunjukkan progres signifikan, dengan total 11 ribu batang telah ditanam di lahan seluas 50 hektar dari total ketersediaan 500 hektar.</p><br>Produk turunan tembakau berupa cerutu kini mulai merambah pasar dengan berbagai varian dan harga. Cerutu Helvetia Premium dipasarkan seharga Rp500.000, sementara Helvetia 1 dan 2 dibanderol Rp600.000. Selain itu, terdapat varian Seintis dengan harga Rp200.000 serta produk terbaru, cerutu King Henry, yang ditawarkan seharga Rp150.000.</p><br>Distribusi cerutu ini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Bandung, Surabaya, Jakarta, dan Medan. Bahkan, produk tersebut juga mulai menembus pasar internasional, termasuk China, Jepang, dan Malaysia.</p><br>Manager Unit <a href="https://www.halomedan.com/tag/tembakau/" target="_blank">Tembakau</a>, Henri Hutabarat, SP, menyampaikan harapannya agar komoditas tembakau dapat kembali mencapai masa kejayaannya. Ia menekankan pentingnya hilirisasi produk, khususnya melalui produksi cerutu, sebagai strategi untuk memperluas pasar lokal dan global.</p><br>"Melalui pengolahan tembakau menjadi cerutu, kita tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar," ujarnya.</p><br>Saat ini, masyarakat setempat telah terlibat langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari penanaman hingga menjadi cerutu siap jual. Dalam satu hari, produksi dapat mencapai sekitar 90 batang cerutu.</p><br>Pengembangan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengangkat kembali citra tembakau sebagai komoditas unggulan daerah.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8809_Tembakau-Helvetia-Bangkit--Produksi-Cerutu-Tembus-Pasar-Nasional-hingga-Internasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65572/tembakau-deli-bangkit-produksi-cerutu-tembus-pasar-nasional-hingga-internasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transformasi Pemasyarakatan: Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transformasi Pemasyarakatan: Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana]]></title>
            <description><![CDATA[Transformasi Pemasyarakatan Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>*Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br><br>Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 ini yang bertempat di Poltek <a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> Tanggerang bukan sekadar seremoni tahunan belaka, melainkan sebuah manifestasi dari transformasi besar yang sedang diusung oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal (Pur) Agus Andrianto, SH, MH, Program Ditjen Pemasyarakatan terlihat jelas adanya pergeseran paradigma dari pendekatan keamanan konvensional menuju pemberdayaan yang berdampak luas bagi masyarakat dan negara. <br><br>1. Ketegasan dalam Keamanan dan Solusi Overkapasitas<br>Langkah strategis memindahkan 2.554 narapidana berisiko tinggi ke Nusakambangan menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas nasional. Hal ini menjadi fondasi penting agar program pembinaan lainnya dapat berjalan tanpa gangguan keamanan. Upaya penanganan overkapasitas melalui pemerataan dan optimalisasi program integrasi juga menjadi poin krusial untuk menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi bagi warga binaan.<br><br>2. Inovasi Ekonomi dan Kemandirian<br>Salah satu sorotan utama yang disampaikan dalam Peringatan Hari Bakti ini adalah pencapaian ekonomi yang konkret. <br>Optimalisasi Inkopasindo yang berhasil mencatatkan transaksi hingga Rp 4,3 miliar membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki potensi ekonomi yang produktif. <br>Penguatan ekonomi ini tidak hanya berhenti di angka, tapi juga menyentuh aspek sosial melalui:<br>*Pemberian 305 unit gerobak usaha di 33 Kantor Wilayah untuk mendukung ekonomi masyarakat.<br>*Program kemandirian ekonomi bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.<br><br>3. Bakti Sosial dan Sinergi Lintas Sektor<br>Eksistensi Pemasyarakatan kini semakin terasa manfaatnya secara langsung oleh publik melalui:<br> *Layanan Kesehatan: Pemberian layanan gratis bagi 5.000 warga serta donor darah dan SIM keliling.<br> *Pendidikan: Penyaluran beasiswa kepada 314 penerima manfaat.<br> *Pembangunan Infrastruktur: Langkah progresif melalui pembangunan 20 titik sumur bor dan program bedah rumah yang melibatkan warga binaan sebagai pelaksana renovasi.<br><br>4. Digitalisasi dan Integrasi Data<br>Langkah kolaboratif melakukan pemadanan data NIK secara serentak dengan Ditjen Dukcapil merupakan lompatan besar dalam hal tertib administrasi kependudukan bagi warga binaan. Hal ini menjamin hak-hak sipil mereka, seperti perlindungan sosial dan akses kesehatan, tetap terpenuhi meskipun sedang menjalani masa pidana.<br><br>Penutup<br><br>Secara keseluruhan, Program program di Ditjen Pemasyarakatan ini mencerminkan keberhasilan Pemasyarakatan dalam menyelaraskan diri dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. <br>Fokus pada "1 Desa 1 UPT" menunjukkan ambisi untuk menjadikan setiap unit kerja sebagai agen perubahan di tingkat lokal.<br>Namun, tantangan ke depan tetaplah besar. Mempertahankan integritas pegawai dan memastikan seluruh program ini bersifat berkelanjutan adalah kunci utama. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah meletakkan standar yang tinggi di tahun ke-62 ini, menjadikan Pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga pilar pendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7190_Transformasi-Pemasyarakatan--Lebih-dari-Sekadar-Menjalankan-Pidana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65571/transformasi-pemasyarakatan-lebih-dari-sekadar-menjalankan-pidana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Masyarakat Desak Evaluasi Total Sistem Keselamatan</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Masyarakat Desak Evaluasi Total Sistem Keselamatan]]></title>
            <description><![CDATA[HALOMEDAN &mdash Kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur barubaru ini menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran serius ter]]></description>
            <content><![CDATA[HALOMEDAN &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/kecelakaan/" target="_blank">Kecelakaan</a> kereta api yang terjadi di Bekasi Timur baru-baru ini menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran serius terkait sistem keselamatan perkeretaapian nasional.<br>Peristiwa tersebut mendorong berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil, untuk mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan, baik dari sisi teknis, operasional, maupun manajerial.<br>Salah satu poin penting yang disoroti adalah sistem persinyalan dan proteksi perjalanan kereta. Evaluasi teknis dinilai perlu dilakukan guna memastikan sistem mampu mencegah potensi tabrakan dan gangguan operasional lainnya.<br>Selain itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) didorong untuk segera melakukan investigasi secara komprehensif, transparan, dan berbasis data. Investigasi tersebut diharapkan mencakup seluruh faktor penyebab, mulai dari kesalahan manusia, aspek teknis, hingga sistem operasional yang berlaku.<br>Masyarakat juga menekankan pentingnya penerapan sistem keselamatan berlapis yang kuat, mencakup integrasi teknologi, kesiapan infrastruktur, serta peningkatan disiplin dalam operasional kereta api.<br>Langkah konkret yang didorong adalah percepatan implementasi teknologi Automatic Train Protection (ATP), yang memungkinkan kereta berhenti secara otomatis saat terjadi pelanggaran sinyal atau potensi bahaya.<br>Tak kalah penting, evaluasi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) juga perlu dilakukan guna mencegah kelalaian dan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar keselamatan.<br>Di sisi lain, peningkatan keamanan pada perlintasan sebidang juga menjadi perhatian. Penguatan pengamanan di titik-titik rawan diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain.<br>Dorongan reformasi juga datang dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI), yang meminta adanya evaluasi total terhadap manajemen keselamatan di PT Kereta Api Indonesia.<br>Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur Double-Double Track (DDT) dinilai penting untuk memisahkan jalur kereta jarak jauh dan kereta komuter, sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan.<br>Masyarakat juga meminta adanya rekomendasi resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kepada PT KAI, Danantara, serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai langkah konkret dalam memperbaiki sistem keselamatan perkeretaapian nasional.<br>Evaluasi ini menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh ada toleransi terhadap kegagalan sistem.<br>Salam Masyarakat Sipil Pengguna Kereta Api<br>TAP, S.H &ndash; Tody A Prabu, S.H]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1741_Kecelakaan-Kereta-di-Bekasi-Timur--Masyarakat-Desak-Evaluasi-Total-Sistem-Keselamatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65570/kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur-masyarakat-desak-evaluasi-total-sistem-keselamatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Aceh Jajaki Investasi UEA, Bahas Penerbangan Langsung hingga Tol</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 00:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Aceh Jajaki Investasi UEA, Bahas Penerbangan Langsung hingga Tol]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ndash Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhah]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri, di Jakarta, Senin (27/4/2026).</p><br>Dalam pertemuan tersebut, Muzakir Manaf mengundang pemerintah dan investor UEA untuk berinvestasi di Aceh. Sejumlah sektor strategis ditawarkan, mulai dari minyak dan gas, pertambangan, industri pengolahan kelapa sawit, hingga perdagangan ekspor produk unggulan daerah.<br>Komoditas yang dipromosikan antara lain minyak nilam, produk turunan kelapa, gaharu, biomassa energi terbarukan, serta karbon aktif.</p>Dubes UEA menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperkuat kerja sama investasi dan perdagangan dengan Aceh.<br>Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana pembukaan kantor perwakilan maskapai Emirates dan Etihad di Aceh, termasuk kemungkinan pembukaan rute penerbangan langsung Aceh&ndash;UEA. Rencana ini dinilai akan mempermudah akses perjalanan, khususnya bagi jamaah umrah menuju Arab Saudi.</p><br>Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Aceh dan pihak UEA sepakat membentuk tim bersama yang akan mulai bekerja pada Mei 2026 untuk mengakselerasi kerja sama di berbagai sektor tersebut.</p><br>Dalam kesempatan itu, Dubes UEA juga menegaskan dukungan terhadap rencana investasi Mubadala Energy di Aceh, serta komitmen membantu pemulihan pascabencana.</p><br>Tak hanya itu, UEA juga menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur, termasuk proyek jalan tol di Aceh.ref</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7432_Gubernur-Aceh-Jajaki-Investasi-UEA--Bahas-Penerbangan-Langsung-hingga-Tol.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65569/gubernur-aceh-jajaki-investasi-uea-bahas-penerbangan-langsung-hingga-tol/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 20:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah]]></title>
            <description><![CDATA[Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Investor asal Tiongkok bersama <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia membahas kerja sama pengadaan *Mobile Grain Dryer* atau mesin pengering gabah untuk mendukung proses pascapanen petani di Sumatera Utara. <br><br>Pertemuan digelar di Medan, Selasa (28/4/2026). Agenda utama membahas aspek teknis pemanfaatan mesin serta skema implementasi di lapangan.<br><br>Pihak produsen dari Tiongkok, YouHong Eustace memaparkan, mesin tersebut memiliki kapasitas pengeringan hingga 10 ton gabah dalam waktu sekitar 15 jam. Teknologi ini diklaim dapat mempercepat proses pascapanen sekaligus menekan potensi kerugian petani akibat cuaca.<br><br>Dalam pertemuan itu, investor menyepakati rencana mendatangkan mesin ke Indonesia sebagai tahap awal uji coba kerja sama dengan <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia.<br><br>Tenaga Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Hubungan Luar Negeri, Diplomasi Asia Timur, Investasi, &amp; Pengembangan Ekonomi, Effendi Andoko yang mendampingi investor Tiongkok Mr. Chun Yi, menyebut kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam pengolahan gabah kering di Sumatera Utara.<br><br>&quot;Nantinya grain dryer dengan kapasitas 10 ton per 15 jam akan didatangkan dari Tiongkok untuk diujicobakan melalui <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia,&quot; ujarnya.<br><br>Dalam skema pengembangan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, ditetapkan sebagai pusat operasional pengolahan, tepatnya di Desa Paret Kaca. Lokasi tersebut merupakan lahan milik anggota koperasi yang disiapkan sebagai area operasional dan workshop.<br><br>Kerja sama ini juga akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman antara <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia dan pihak YouHong yang diwakili Mr. Chun Yi.<br><br>Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia, Devis Abuimau Karmoy, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis memperkuat peran koperasi dalam pengembangan usaha anggota.<br><br>&quot;Kerja sama ini semakin memberikan nilai tawar bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Jasa Keluarga Pers Indonesia dalam mendukung ekonomi anggota,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, koperasi ke depan akan bersinergi dengan pemerintah melalui kelompok tani yang tergabung dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Merah Putih untuk memperkuat sektor pertanian.<br><br>Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris <a href="https://www.halomedan.com/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Pers Deddi Hutajulu, Bendahara Jansen Tanuwijaya, dr. Rachmad Suwelen selaku perwakilan anggota koperasi, serta perwakilan kelompok tani dari Kabupaten Langkat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8960_Investor-Tiongkok-dan-Koperasi-Jasa-Keluarga-Pers-Bahas-Pengadaan-Mesin-Pengering-Gabah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65568/investor-tiongkok-dan-koperasi-jasa-keluarga-pers-bahas-pengadaan-mesin-pengering-gabah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>