<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 03 Oct 2026 23:38:14 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo]]></title>
            <description><![CDATA[Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>KARO &mdash; Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta kader partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Pesan tersebut diwujudkan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara dengan memberikan tali asih kepada siswa yang terdampak dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Kesenian _Open Stage_ Taman Mejuah-Juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (03/10/2026). <br><br><br><br>Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian PDI Perjuangan Sumatera Utara kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak persoalan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG. Selain memberikan dukungan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen partai untuk terus mendampingi masyarakat dan mengawal persoalan yang berkaitan dengan penanganan para siswa terdampak.<br><br><br><br>Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara *Drs. Rapidin Simbolon, M.Si.* mengatakan, kehadiran partai di tengah keluarga siswa merupakan bentuk dukungan moral agar anak-anak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas mereka.<br><br><br><br>&quot;Kami hadir untuk memberikan semangat, dorongan, dan penguatan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan mereka segera pulih dan tidak membawa pengalaman ini menjadi trauma. Kami ingin mereka tahu bahwa ada banyak pihak yang peduli dan ikut memberikan dukungan,&quot; ujar Rapidin.<br><br><br><br>Rapidin mengungkapkan, dirinya juga telah menyampaikan perkembangan kondisi anak-anak Karo yang terdampak MBG kepada Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, perhatian tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang dialami masyarakat di daerah juga menjadi perhatian pimpinan partai.<br><br><br><br>&quot;Ibu Megawati menanyakan bagaimana perkembangan anak-anak Karo yang terdampak. Saya menyampaikan bahwa kondisi mereka terus kita pantau. Pesan beliau kepada kami adalah agar kader selalu berada di tengah masyarakat, hadir dalam suka maupun duka, memberikan penguatan dan membantu masyarakat melewati masa-masa sulit,&quot; kata Rapidin.<br><br><br><br>Ia mengatakan, arahan tersebut menjadi semangat bagi kader PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk turun langsung dan memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi persoalan yang mereka alami.<br><br><br><br>Dalam kegiatan tersebut, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih dalam bentuk tabungan kepada para siswa terdampak. Pemberian dilakukan melalui kerja sama dengan *Bank Rakyat Indonesia (BRI)* sehingga bantuan dapat disimpan dan dimanfaatkan oleh masing-masing anak.<br><br><br><br>Adapun besaran tabungan ini disesuaikan dengan kondisi siswa. Anak-anak yang mengalami kondisi berat dan mendapatkan perawatan hingga harus dirujuk memperoleh tabungan sebesar *Rp2,5 juta per orang*. Sementara siswa yang menjalani rawat inap mendapatkan *Rp500 ribu per orang*, sedangkan siswa terdampak yang tidak menjalani perawatan mendapatkan *Rp300 ribu per orang*. <br><br><br><br>Rapidin menegaskan, nilai bantuan bukanlah hal utama dalam pemberian tali asih tersebut. Menurutnya, yang lebih penting adalah pesan kepedulian dan dukungan yang ingin disampaikan kader PDI Perjuangan kepada anak-anak dan keluarga mereka.<br><br><br><br>&quot;Ini bukan semata-mata persoalan nilainya. Yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kader-kader PDI Perjuangan yang dipimpin Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir memberikan semangat dan penguatan kepada anak-anak kita,&quot; ujar Rapidin.<br><br><br><br>Ia menambahkan, pemberian tali asih tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDI Perjuangan Sumatera Utara. Bantuan serupa juga akan diberikan kepada siswa terdampak MBG di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara.<br><br><br><br>&quot;Kami mulai dari Tanah Karo. Selanjutnya juga akan dilakukan di daerah lain, termasuk Deli Serdang dan Asahan. Ini merupakan bentuk kepedulian kader PDI Perjuangan Sumatera Utara kepada anak-anak yang terdampak,&quot; katanya.<br><br><br><br>Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara *Dr. Soetarto, M.Si* mengatakan, pemberian tali asih tersebut merupakan bagian dari kepedulian partai terhadap kondisi siswa dan keluarga yang terdampak MBG. Menurutnya, perhatian tersebut akan dilakukan di sejumlah daerah di Sumatera Utara.<br><br><br><br>&quot;Semua ini bentuk kepedulian PDI Perjuangan Sumatera Utara terhadap persoalan yang dihadapi adik-adik siswa-siswi yang terdampak MBG. Kami juga terus memantau kondisi mereka, termasuk mengunjungi anak-anak yang masih menjalani perawatan di rumah sakit,&quot; ujar Soetarto.<br><br><br><br>Sutarto mengatakan, setelah kegiatan di Kabupaten Karo, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara juga akan melanjutkan kegiatan serupa di Asahan dan Deli Serdang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.<br><br><br><br>Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Karo *Peri Edisonta Milala* menyampaikan laporan mengenai data siswa terdampak MBG di Kabupaten Karo. Berdasarkan data yang diterima pihaknya, terdapat *495 siswa* yang terdampak dan berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Berastagi.<br><br><br><br>Peri merinci, siswa terdampak berasal dari *SD Yayasan Bersama sebanyak 28 siswa, SMP Yayasan Bersama 43 siswa, SMA Yayasan Bersama 54 siswa, SMA Negeri 1 Berastagi 325 siswa, serta SMK Negeri Merdeka Berastagi 45 siswa*. <br><br><br><br>Dari jumlah tersebut, sebanyak *396 rekening bantuan telah tercetak melalui BRI*, sementara 99 rekening lainnya masih dalam proses penyelesaian karena terdapat data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang perlu diperbaiki.<br><br><br><br>&quot;Kami terus melakukan koordinasi agar seluruh rekening yang masih terkendala data dapat segera diselesaikan, sehingga bantuan dapat diterima oleh seluruh siswa yang telah terdata,&quot; ujar Peri.<br><br><br><br>Ketua DPRD Kabupaten Karo sekaligus kader PDI Perjuangan Kabupaten Karo, *Iriani Br Tarigan* mengatakan, perhatian kepada para siswa terdampak tidak berhenti pada pemberian tali asih. PDI Perjuangan bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Karo akan terus mengawal persoalan tersebut, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Badan Gizi Nasional (BGN).<br><br><br><br>Menurut Iriani, pihaknya bersama Rapidin Simbolon dan jajaran DPRD Kabupaten Karo sebelumnya telah mendatangi BGN di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi orang tua siswa serta mempertanyakan penanganan dan tindak lanjut bagi anak-anak yang terdampak.<br><br><br><br>&quot;Kami akan terus bersama masyarakat dan mengawal persoalan ini. Apa yang menjadi hak dan kebutuhan anak-anak serta orang tua akan terus kami perjuangkan melalui jalur yang ada,&quot; ujar Iriani.<br><br><br><br>Iriani juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pelaksanaan MBG diarahkan pada perbaikan agar program tersebut dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<br><br><br><br>&quot;Kami berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kejadian seperti ini. Program MBG tetap kita dukung, tetapi pelaksanaannya harus terus diperbaiki, termasuk tata kelolanya, agar keamanan dan kesehatan anak-anak menjadi perhatian utama,&quot; katanya.<br><br><br><br>Pemberian tali asih tersebut turut dihadiri *Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Dr. Soetarto, M.Si*, *Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara Dra. Sorta Ertaty Siahaan, Sutrisno Pangaribuan* jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Karo, perwakilan BRI, orang tua siswa, serta para siswa terdampak MBG.<br><br><br><br>Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, sebagaimana pesan Megawati Soekarnoputri agar kader selalu berada bersama rakyat, baik dalam suasana suka maupun duka.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4223_Megawati-Perintahkan-Kader-Hadir-di-Tengah-Rakyat--PDI-Perjuangan-Sumut-Beri-Tali-Asih-Korban-MBG-di-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66936/megawati-perintahkan-kader-hadir-di-tengah-rakyat-pdi-perjuangan-sumut-beri-tali-asih-korban-mbg-di-karo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber*</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 17:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber*]]></title>
            <description><![CDATA[Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: E.T. Hadi Saputra<br><br>36 tahun setelah saya menapak kampus Jurnalistik Unpad -- dan tak pernah berhenti menulis sesudahnya, ada sesuatu yang luar biasa terjadi di kalangan Penguasa. Jelas bukan yang pertama tapi ini paling dahsyat setelah "reformasi". Pemandangan yang ganjil sekaligus menyejukkan ketika menyaksikan bagaimana Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyikapi tudingan serius dalam siniar investigasi Tempo. Di tengah iklim politik yang kadung terbiasa membalas kritik dengan pengerahan influencer, pasukan siber (buzzer), pembunuhan karakter jurnalis, hingga fabrikasi tagar bayaran, sang <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> justru memilih jalan yang nyaris dilupakan oleh banyak pemegang kekuasaan: menggunakan Hak Jawab secara resmi melalui koridor Dewan Pers.<br><br>Tindakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> ini adalah anomali yang luar biasa. Di republik ini, kekuasaan kerap kali tergoda mengambil jalan pintas yang arogan&mdash;entah mengerahkan instrumen aparat represif, atau menyewa tentara bayaran di jagat maya untuk mengaburkan fakta. Namun, keputusan <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> untuk menempuh mekanisme Dewan Pers menempatkan kembali persoalan pada relnya yang paling hakiki: adab negara hukum (rechtsstaat), bukan negara kekuasaan (machtsstaat).<br>1. Hak Jawab <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> sebagai Pembeda Moral dan Konstitusional<br>Mengapa langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> ini harus kita garis bawahi sebagai peristiwa politik yang istimewa? Sebab di era pasca-kebenaran (post-truth), instrumen buzzer telah menjadi candu berbahaya bagi kekuasaan. Buzzer bekerja dengan membunuh akal sehat: mereka memproduksi kebisingan, menyerang ranah privat pengkritik, dan merekayasa sentimen publik demi meloloskan ego penguasa.<br>Namun, <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menolak masuk ke dalam kubangan tersebut. Beliau tidak menyewa kerumunan akun anonim untuk menenggelamkan Tempo, tidak pula mengkriminalisasi para jurnalisnya. Dengan mendelegasikan Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait untuk hadir langsung di Dewan Pers, <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menunjukkan keteladanan seorang negarawan: menjawab jurnalisme dengan jurnalisme; menguji narasi dengan fakta verifikatif.<br>Ini adalah tamparan telak bagi siapa pun pemegang jabatan publik yang selama ini gemar bersembunyi di balik tameng tagar berbayar.<br>2. Menghormati Pilar Pers Sembari Menegakkan Disiplin Etik<br>Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers lahir dari rahim Reformasi untuk menjamin kemerdekaan pers sebagai anjing penjaga (watchdog) demokrasi. Namun, kemerdekaan pers bukanlah kekebalan mutlak tanpa batas pertanggungjawaban. Di sanalah letak kearifan arsitektur hukum pers kita: ia menyediakan mekanisme penyeimbang berupa Hak Jawab dan Hak Koreksi.<br>Langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> membawa perkara ini ke meja mediasi Dewan Pers pada 5 dan 12 Agustus 2026 membuktikan bahwa mekanisme pengawasan mandiri (self-regulatory) pers nasional kita masih berwibawa manakala digerakkan dengan adab yang benar.<br>Ketika Dewan Pers akhirnya memutuskan bahwa Tempo melanggar Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik&mdash;karena narasi "pertemuan setengah kamar" tidak melalui uji verifikasi dan konfirmasi yang memadai&mdash;publik disuguhi sebuah kemenangan prosedural yang elegan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> memenangkan klarifikasinya bukan lewat vonis pidana ataupun intimidasi kekuasaan, melainkan lewat putusan etik dari lembaga independen yang paling sah mengadili karya jurnalistik.<br>3. Preseden Berharga untuk Budaya Politik Indonesia<br>Bantahan resmi <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> bahwa tidak pernah ada pertemuan terpisah, tidak pernah ada pembahasan barter perkara hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, serta penegasan bahwa koordinasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> murni dalam mandat Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), menjadi bernilai kredibel justru karena disampaikan di ruang publik yang terang-benderang.<br>Catatan agenda resmi dan dokumentasi kedinasan dibeberkan secara transparan di hadapan publik, bukan disebarkan lewat akun-akun bot tanpa identitas. Inilah akuntabilitas sejati.<br><br>Apa yang ditunjukkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ini seharusnya menjadi jurisprudensi etik bagi seluruh pejabat dan institusi di negeri ini:<br>Jika merasa disudutkan oleh laporan media: tempuhlah Dewan Pers, gunakan Hak Jawab, buka data pembanding secara kesatria.<br>Hentikan memelihara dan mendanai pasukan siber: karena kebisingan digital hanya melahirkan kedunguan massal dan meracuni ruang deliberasi warga.<br><br>Langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menggunakan Hak Jawab bukan sekadar urusan membela reputasi pribadi atau institusi pertahanan. Lebih jauh dari itu, ia adalah seruan sunyi namun lantang bagi republik ini: bahwa di hadapan hukum dan etika, kekuasaan tertinggi adalah kepatuhan pada aturan main, bukan kelihaian memainkan algoritma.<br><br>https://x.com/ethadisaputra/status/2105819016510214179]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8957_Menhan-Beradab-di-Tengah-Candu-Pasukan-Siber-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66935/menhan-beradab-di-tengah-candu-pasukan-siber/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 17:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH  Perburuan tiket menuju panggung nasional segera dimulai. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh menyiapkan Santri]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH - Perburuan tiket menuju panggung nasional segera dimulai. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh menyiapkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 di Banda Aceh sebagai ajang kompetisi sekaligus seleksi untuk menjaring tim santri terbaik yang akan membawa nama Aceh ke tingkat nasional.<br><br>Persiapan turnamen tersebut ditandai dengan rapat perdana pengurus KSMI Aceh yang berlangsung di Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026). Rapat membahas sejumlah agenda penting, terutama persiapan pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026, penjaringan peserta, mekanisme seleksi serta kesiapan tim yang akan dikirim mewakili Aceh ke Depok, Jawa Barat.<br><br>Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, SE., mengatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus pencarian talenta sepakbola mini di kalangan santri.<br><br>&quot;Kami dari KSMI Aceh akan melaksanakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 di Kota Banda Aceh. Nantinya, para pemenang akan mewakili Aceh untuk bertanding di Depok, Jawa Barat, pada 28-31 Oktober 2026,&quot; kata Muktarrudin.<br><br>Menurut dia, seleksi tingkat Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Oktober 2026. Karena waktu pelaksanaan relatif singkat, pengurus langsung bergerak melakukan persiapan dan penjaringan calon peserta.<br><br>KSMI Aceh akan menyurati sejumlah dayah dan pesantren di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mengikuti <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026. Para peserta akan diberi kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik dalam pertandingan sepakbola mini dengan menjunjung tinggi sportivitas.<br><br>&quot;Segera kita akan memanggil peserta seleksi. Insya Allah Senin lusa akan kita layangkan surat,&quot; ujarnya.<br><br>Sebelum pertandingan dimulai, technical meeting (TM) peserta dijadwalkan berlangsung Rabu (7/10/2026) di Sekretariat KSMI Aceh. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman terkait teknis pertandingan, peserta dan ketentuan kompetisi.<br><br>Dari proses tersebut, KSMI Aceh akan menyiapkan tim terbaik untuk tampil pada kompetisi tingkat nasional di Depok. Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi pintu bagi talenta-talenta muda dari dayah untuk mendapatkan pengalaman kompetisi yang lebih luas.<br><br>Rapat perdana tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi awal kepengurusan KSMI Aceh. Pengurus membahas pembagian tugas dan kesiapan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung terarah.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, KSMI Aceh juga melakukan penyerahan seragam pengurus. Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, menyerahkan baju seragam kepada Sekretaris KSMI Aceh Muhammad Zubir, SH., MH., dan Bendahara KSMI Aceh Mariadi, ST., MM.<br><br>Penyerahan seragam tersebut menjadi bagian dari penguatan kebersamaan dan identitas kepengurusan KSMI Aceh dalam menjalankan agenda organisasi, termasuk persiapan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026.<br><br>Muktarrudin berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama mempersiapkan kompetisi tersebut. Ia juga berharap turnamen mampu menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman bertanding dan memperluas kesempatan berprestasi melalui sepakbola mini.<br><br>&quot;Kita ingin kompetisi ini berjalan dengan baik dan sportif. Yang paling penting, kita mendapatkan tim terbaik untuk mewakili Aceh di tingkat nasional,&quot; katanya.<br><br>Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KSMI Aceh kini mulai mematangkan seluruh tahapan. Surat kepada dayah dan pesantren segera dilayangkan, technical meeting disiapkan, sementara proses seleksi pemain dan tim diarahkan untuk menghasilkan wakil Aceh yang benar-benar siap bersaing di Depok.<br><br>Dari Banda Aceh, perburuan itu dimulai. <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 diharapkan menjadi panggung lahirnya talenta-talenta sepakbola mini Aceh sekaligus langkah awal menuju persaingan di tingkat nasional. (r)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1298_Santri-Championship-2026--Perburuan-Tiket-Aceh-ke-Depok-Dimulai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66934/santri-championship-2026-perburuan-tiket-aceh-ke-depok-dimulai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 15:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0]]></title>
            <description><![CDATA[Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol. Purn. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri mendapatkan gelar Doktor bidang Hukum dari Universitas Pancasila. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul &quot;Penyelesaian Konflik Horizontal Berbasis Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial di Nusa Tenggara Barat&quot;. <br><br>Sidang Terbuka Promosi Doktor <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Sabtu, 3 Oktober 2026. Rektor Universitas Pancasila, Prof. Adnan Hamid, yang memimpin jalannya sidang nenyatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> lulus dengan predikat Summa Cumlaude dan nilai IPK sempurna, yakni 4,0. <br><br>Summa Cum Laude adalah gelar kehormatan akademis tertinggi yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang meraih prestasi akademik luar biasa. Istilah ini berasal dari bahasa Latin yang berarti &quot;dengan pujian tertinggi&quot; atau with highest praise. Sementara Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 adalah nilai prestasi akademik tertinggi dan sempurna yang dapat dicapai oleh seorang mahasiswa di perguruan tinggi yang menggunakan sistem skala penilaian 0,00 hingga 4,00.<br><br>&quot;Di Universitas Pancasila, kami tidak hanya memberikan penilaian berdasarkan prestasi akademik namun juga kearifan yang dimiliki peserta didik,&quot; ujar Prof. Adnan Hamid. <br><br>Selain menyelesaikan dan mempertahankan skripsi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga menerbitkan hasil penelitiannya dalam jurnal terindeks nasional SINTA dan terindeks internasional SCOPUS Q1 Springer Nature.<br><br>Hasil penelitian <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga telah dibukukan dengan judul &quot;Model Resolusi Konflik Horizontal: Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial&quot; yang diterbitkan Booknesia Publishing House.<br><br>Dalam studi doktoral di Universitas Pancasila <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> didampingi Prof. Agus Surono sebagai Promotor, serta Prof. Adnan Hamid dan Prof. Irwansyah sebagai Co-Promotor.<br><br>Dalam penelitiannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> menemukan bukti empiris bahwa struktur konflik jauh lebih rumit dari yang tampak di permukaan dan berakar pada ketimpangan sosial-ekonomi.<br><br>Melalui kacamata socio-legal approach yang menggabungkan pendekatan yuridis normatif dan empiris, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> membedah konflik horizontal di NTB yang menurutnya merupakan manifestasi dari akumulasi ketimpangan distributif, kerapuhan integrasi budaya, serta penegakan hukum formal yang sering kali bersifat reaktif, sektoral, dan parsial.<br><br>Dalam penyelesaian konflik dia menawarkan pentingnya Model Tri-Sinergis yang mengintegrasikan tiga pilar utama yakni hukum, budaya, dan kesejahteraan sosial. Ketiga dimensi ini tidak boleh berjalan sendiri-sendiri secara parsial, melainkan harus diikat dalam satu kesatuan kerangka kerja yang saling menguatkan. Dimensi hukum memberikan kepastian, ketertiban, dan efek jera agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga mengingatkan bahwa hukum nasional yang ditetapkan secara top-down kerap kehilangan legitimasi jika tidak menyatu dengan living law atau hukum yang hidup dan dihormati di tengah-tengah masyarakat setempat.<br><br>Di NTB, keberadaan kearifan lokal seperti tradisi Begawe pada masyarakat Sasak, filosofi Maja Labo Dahu di Bima, serta kearifan Gumi Paer merupakan modal sosial yang sangat dahsyat. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> secara tajam menguraikan bagaimana mekanisme adat dan nilai-nilai religius mampu menjadi sarana mediasi yang jauh lebih efektif dan mendapat legitimasi moral tinggi dibanding proses peradilan formal.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> tidak berhenti pada romantisme budaya. Dia sangat menekankan pilar ketiga, yaitu kesejahteraan sosial. Tanpa adanya keadilan distributif, pemerataan ekonomi, dan jaminan kesejahteraan, kearifan lokal sekalipun akan tergerus oleh rasa frustrasi sosial akibat kemiskinan dan ketimpangan yang tajam.<br><br>Serius, Segar, dan Mengharukan<br><br>Sidang Promosi Doktor <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> dihadiri istrinya Ardina Safitri, dan dua anak mereka Rizqa Agustin Ananda Putri dan Rizqi Arfiananda Dhira Putra. Teman-teman satu angkatan AKABRI 1980 dan rekan-rekannya saat masih bertugas sebagai bintara Polisi juga hadir. <br><br>Sejumlah seniornya yang hadir antara lain mantan Kapolri (2000) Jenderal Pol. Purn. Rusdihardjo  dan mantan Kepala Badan Narkotika (2002-2004) Komjen Pol. Purn Togar M. Sianipar. <br><br>Sidang berlangsung serius dan segar. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang disampaikan para penguji yang terdiri dari Prof. Ari Purbayanto, Prof. Kurnia Toha, Prof. Hamzah, Prof. Agung Iriantoro, dan Prof. Zaitun Abdullah dengan tegas dan jelas. Namun, di di sela-sela jawaban yang disampaikannya, tidak jarang terselip pernyataan-pernyataan bernada humoris, menghibur, dan menyegarkan, yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan peserta sidang. <br><br>Di akhir persidangan, Prof. Agus Surono yang juga Ketua Program Studi Hukum Universitas Pancasila membacakan sebuah puisi yang ditulisnya sendiri. Puisi yang sangat menyentuh ini berisi perhatian dan kepeduliaannya pada perjalanan <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri yang tidak mudah, menempuh pendidikan doktoral di fitnah dan tekanan politik begitu berat yang dihadapinya. <br><br>Puisi ini menggugah perasaan. Tidak sedikit peserta sidang yang menitikkan air mata mendengarkan puisi itu. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> pun tampak berusaha keras menahan airmatanya.<br><br>Ketika memberikan sambutan terakhir sebelum Sidang Promosi Doktor berakhir, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> mangatakan selama 2 tahun 10 bulan dia berdamai dengan diri sendiri menghadapi berbagai tekanan dan tantangan. <br><br>&quot;Saya menggunaan tiga hak yang  melekat pada diri saya, yakni hak berpikir, hak membaca, dan hak menulis, untuk menyelesaikan studi ini,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a>. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4426_Firli-Bahuri-Resmi-Sandang-Gelar-Doktor-Hukum--Raih-Gelar-Summa-Cumlaude-dan-IPK-4-0.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66933/firli-bahuri-resmi-sandang-gelar-doktor-hukum-raih-gelar-summa-cumlaude-dan-ipk-40/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 14:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri]]></title>
            <description><![CDATA[Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan- Yayasan Brata Bhakti Pusat melalui Yayasan Brata Bhakti Sumut, memberikan bantuan beasiswa serta uang kepada anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, Sabtu (3/10/2026) sekira pukul 11.00 WIB.<br><br>Penyerahan bantuan tersebut, diberikan langsung Ketua Yayasan Brata Bhakti Sumut Drs H Joko Susilo SH MH didampingi Sekretaris Aslim serta Bendahara Marwan di Teladan Cafe Jalan Gedung Arca Medan.<br><br>Acara itu, adalah kegiatan rutin Yayasan Brata Bhakti Pusat yang dibina Jendral Polisi (Purn) Prof Dr Drs Chairuddin Ismail SH MH dan Ketua Yayasan Pusat Irjen Pol (Purn) Dr Drs E Winarto Hadi SH MSi.<br><br>Pemberian beasiswa yang berdomisili di beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 54 orang. Sementara bantuan untuk anak yatim, sebanyak 230 orang.<br><br>Ketua Yayasan Brata Bhakti Sumut Drs H Joko Susilo SH MH menuturkan, bantuan ini adalah program tahunan bagi anak-anak <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> yang sudah Yatim dan berprestasi. <br><br>"Hal ini, untuk membantu perekonomian mereka. Semoga bantuan ini, dapat mengurangi beban dan ekonomi mereka," tegas Joko Susilo yang juga Ketua Umum Pusat Pujakesuma.<br><br>Dikatakannya, bantuan beasiswa per orang untuk para mahasiswa/i dengan syarat IPK 3,3 menerima bantuan sebesar Rp3 Juta. Sementara untuk anak yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, menerima bantuan sebesar Rp2 Juta.<br><br>Anna, salah seorang istri anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> yang menerima bantuan beasiswa untuk anaknya mengatakan, bahwa dirinya berterima kasih kepada yayasan Brata Bhakti yang selalu peduli dengan anak-anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>.<br><br>"Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Brata Bhakti, yang sangat peduli dengan anak-anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> dalam membantu memberikan beasiswa serta bantuan uang. Semoga kegiatan ini, terus terlaksana karena sangat bermanfaat dan berguna bagi kami," pungkasnya.<br><br>(***)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4949_Yayasan-Brata-Bhakti-Sumut-Beri-Bantuan-Beasiswa-dan-Santunan-Kepada-Anak-Yatim-Polri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66932/yayasan-brata-bhakti-sumut-beri-bantuan-beasiswa-dan-santunan-kepada-anak-yatim-polri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN |  CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., M.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., yang ditunjuk sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara (Sumut) menggantikan Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.<br><br>Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Polri pada awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.<br><br>Sonny Irawan sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut). Sementara itu, Whisnu Hermawan Februanto dimutasi dari jabatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut dan mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.<br><br>Pergantian pucuk pimpinan Polda Sumut tersebut merupakan bagian dari mutasi yang mencakup sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Selain <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut, sejumlah <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> lain serta pejabat utama Mabes Polri juga mengalami rotasi.<br><br>Menanggapi keputusan tersebut, Rianto yang akrab disapa Anto Genk berharap amanah yang diberikan kepada Sonny Irawan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa institusi Polri semakin profesional dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.<br><br>&quot;Selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,&quot; ujar Rianto.<br><br>Rianto yang juga menjabat sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara berharap kepemimpinan Sonny Irawan dapat memperkuat sinergi antara Polri, masyarakat, pemerintah, dan insan pers dalam menciptakan keamanan serta situasi yang kondusif.<br><br>Menurutnya, kemitraan antara institusi kepolisian dan media juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>&quot;Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memperkuat kemitraan dengan media. Pers memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat,&quot; kata Rianto.<br><br>Ia juga berharap kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut yang baru dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.<br><br>Di sisi lain, Rianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto atas kepemimpinannya selama menjabat <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara.<br><br>&quot;Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin Polda Sumatera Utara. Selamat menjalankan amanah dan tugas baru sebagai Wairwasum Polri. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,&quot; pungkas Rianto.*(SS68)*]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_385_CEO-Sumut24-Group-Rianto-Ucapkan-Selamat-kepada-Sonny-Irawan-sebagai-Kapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66931/ceo-sumut24-group-rianto-ucapkan-selamat-kepada-sonny-irawan-sebagai-kapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati-Pamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati-Pamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolri Suyudi Rombak 88 PatiPamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.<br><br>Perombakan tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan, termasuk pergantian 19 Kapolda. Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.<br><br>Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas.<br><br>&quot;Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,&quot; kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).<br><br>Brigjen Sonny Irawan Pimpin Polda Sumut<br><br>Salah satu pergantian yang menjadi perhatian di Sumatera Utara adalah posisi Kapolda Sumut.<br><br>Brigjen Pol. Sonny Irawan ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto. Sebelumnya, Sonny Irawan tercatat pernah menjabat Wakapolda Sumut sebelum mendapat penugasan di lingkungan Polri.<br><br>Pergantian tersebut sekaligus mengakhiri masa tugas Whisnu Hermawan sebagai Kapolda Sumut. Dalam mutasi terbaru, Whisnu mendapat penugasan sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.<br><br>Kembalinya Sonny Irawan ke Sumatera Utara menjadi salah satu bagian penting dari rotasi terbaru yang dilakukan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Suyudi Ario Seto.<br><br>19 Kapolda Bergeser<br><br>Selain Sumut, sejumlah daerah lain juga mengalami pergantian pucuk pimpinan kepolisian daerah. Berdasarkan laporan ANTARA, terdapat 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian dalam mutasi tersebut.<br><br>Berikut sejumlah Kapolda yang mendapat penugasan baru:<br><br>1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol. Dadang Hartanto<br>2. Kapolda Maluku: Irjen Pol. Suwondo Nainggolan<br>3. Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol. Suhendri<br>4. Kapolda Riau: Irjen Pol. Arman Achdiat<br>5. Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol. Reza Arief Dewanto<br>6. Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol. Hengki<br>7. Kapolda Banten: Brigjen Pol. Hendra Kurniawan<br>8. Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan<br>9. Kapolda Jawa Timur: Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono<br>10. Kapolda Bali: Brigjen Pol. Pasma Royce<br>11. Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol. Jawari<br>12. Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol. M. Awal Chairuddin<br>13. Kapolda Jambi: Irjen Pol. Widodo<br>14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol. Nurworo Danang<br>15. Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol. Sonny Irawan<br>16. Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol. Rony Samtana<br>17. Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol. Rizal Irawan<br>18. Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol. Totok Suharyanto<br>19. Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol. Langgeng Purnomo.<br><br>Sejumlah Jabatan Strategis Mabes Polri Juga Berganti<br><br>Rotasi tidak hanya menyasar Kapolda. Sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri turut mengalami pergantian.<br><br>Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya. Posisi Kapolda Metro kemudian diisi Irjen Pol. Dadang Hartanto.<br><br>Sementara jabatan Kabareskrim Polri kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Asep Safrudin, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau. Posisi Kapolda Kepri selanjutnya diisi Irjen Pol. Suhendri.<br><br>Pergantian juga terjadi pada posisi Kabaintelkam Polri, yang kini dijabat Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti.<br><br>Sedangkan Kabaharkam Polri dipercayakan kepada Irjen Pol. Hery Heryawan. Sebelumnya Hery menjabat Kapolda Riau, sementara posisi Kapolda Riau selanjutnya diisi Irjen Pol. Arman Achdiat.<br><br>Polri menyatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.<br><br>Mutasi tersebut menjadi langkah awal restrukturisasi jajaran Polri setelah Suyudi Ario Seto resmi menerima tongkat komando sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo pada Jumat, 2 Oktober 2026.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7641_Kapolri-Suyudi-Rombak-88-Pati-Pamen--Brigjen-Sonny-Irawan-Jadi-Kapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66930/kapolri-suyudi-rombak-88-patipamen-brigjen-sonny-irawan-jadi-kapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir]]></title>
            <description><![CDATA[Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Samosir- Bantuan benih jagung disalurkan kepada 170 kepala keluarga petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan dan Desa Parsaoran Urat, Kabupaten Samosir, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut dibawa Anggota DPR RI Komisi XIII yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, MM. Sebanyak 80 kepala keluarga dari Desa Suhutnihuta Pardomuan dan 90 kepala keluarga dari Desa Parsaoran Urat menerima bantuan benih jagung jenis Pioneer 32 (P-32).<br><br>Penyaluran bantuan berlangsung di halaman rumah Batak di Lumban Manik, Desa Suhutnihuta Pardomuan. Sejumlah petani tampak antusias menyambut kedatangan Rapidin yang hadir bersama Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Sorta Ertati Siahaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan benih sekaligus menjadi tambahan modal dalam memulai maupun melanjutkan musim tanam.<br><br>&quot;Benih ini kita harapkan bisa membantu petani dalam memulai musim tanam. Pioneer 32 ini memiliki kualitas yang baik dan berpotensi menghasilkan hingga tiga tongkol dalam satu tanaman. Kita berharap benih ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan hasil yang baik bagi para petani,&quot; ujar Rapidin.<br><br>Rapidin mengatakan penyaluran benih tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan petani yang secara langsung berkaitan dengan kegiatan produksi di lahan. Menurutnya, ketersediaan benih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam memulai proses budidaya tanaman jagung, sekaligus menjadi bagian dari modal yang harus dipersiapkan petani setiap memasuki musim tanam.<br><br>Ia menyebut bantuan benih dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan modal petani. Dengan adanya dukungan tersebut, petani dapat mengalokasikan sebagian biaya yang biasanya digunakan untuk pengadaan benih kepada kebutuhan produksi lainnya, seperti pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman maupun kebutuhan menjelang panen.<br><br>&quot;Kita tahu petani membutuhkan modal untuk menjalankan kegiatan pertanian. Karena itu, bantuan benih seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu mengurangi beban mereka, sehingga bisa digunakan untuk mendukung kebutuhan lainnya di lahan,&quot; kata Rapidin.<br><br>Menurut Rapidin, sektor pertanian memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di daerah, termasuk bagi keluarga yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan bercocok tanam. Karena itu, dukungan kepada petani perlu diberikan dengan melihat kebutuhan yang mereka hadapi secara langsung.<br><br>Penyerahan bantuan di Lumban Manik tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan langsung kepada masyarakat petani di kawasan Urat. Rapidin berharap benih yang diterima dapat segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing petani dan mendukung kegiatan tanam pada musim berjalan.<br><br>&quot;Yang paling penting bantuan ini bisa sampai kepada petani dan benar-benar digunakan untuk kebutuhan mereka. Kita berharap tanaman yang ditanam nantinya tumbuh dengan baik dan hasilnya juga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga petani,&quot; ujar Rapidin.<br><br>Rapidin mengatakan perhatian terhadap petani akan terus dilakukan dengan melihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia berharap bantuan benih yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan mendukung petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan dan Desa Parsaoran Urat dalam menjalankan kegiatan pertanian hingga masa panen.<br><br>Selain menyerahkan bantuan benih, Rapidin juga menyampaikan rencana mengupayakan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor berukuran besar untuk kawasan Urat. Traktor tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan secara bersama oleh kelompok tani untuk membantu pengolahan lahan.<br><br>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk hadir dan melihat secara langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Menurutnya, penyaluran bantuan benih menjadi salah satu bentuk dukungan konkret kepada masyarakat yang membutuhkan sarana produksi untuk menjalankan kegiatan pertanian.<br><br>&quot;Bagi kami, kegiatan seperti ini merupakan aktualisasi dari pesan Ibu Megawati yang berulang kali mengingatkan agar kader partai senantiasa menangis dan tertawa bersama rakyat. Artinya, kader harus hadir, mendengar kebutuhan masyarakat, dan ikut merasakan apa yang dihadapi rakyat, termasuk para petani,&quot; ujar Sutrisno.<br><br>Sutrisno menambahkan, kehadiran kader partai di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Menurutnya, mendengar aspirasi masyarakat secara langsung menjadi bagian penting agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/petani/" target="_blank">Petani</a> membutuhkan dukungan yang konkret, terutama untuk memenuhi kebutuhan produksi sejak awal musim tanam. Bantuan benih seperti ini tentu sangat berarti karena langsung digunakan oleh petani di lahan. Kita berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu petani menjalankan musim tanam dengan lebih baik,&quot; kata Sutrisno.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6585_Rapidin-Simbolon-Serahkan-Benih-Jagung-kepada-170-Kepala-Keluarga-Petani-Urat-Samosir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66929/rapidin-simbolon-serahkan-benih-jagung-kepada-170-kepala-keluarga-petani-urat-samosir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash;2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 06:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026–2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu]]></title>
            <description><![CDATA[Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> Indonesia (PW MABMI) Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031 menggelar rapat perdana di Kembar Cafe, Medan, Jumat (2/10/2026).<br><br>Rapat perdana tersebut menjadi momentum awal bagi jajaran pengurus untuk menyatukan visi, memperkuat silaturahmi, sekaligus membahas berbagai agenda organisasi, termasuk rencana pelantikan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031.<br><br>Ketua PW MABMI Sumatera Utara, Dr. OK Ibnu Affan, SH, MH, dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya membangun soliditas organisasi serta memperkuat peran masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.<br><br>Menurutnya, puak <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, bermasyarakat dan berbangsa merupakan landasan penting dalam menjaga martabat, kelestarian adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, sekaligus memperkuat posisi masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dalam percaturan nasional maupun global.<br><br>&quot;Dalam falsafah <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, kehidupan individu tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial dan identitas kolektifnya,&quot; ujar OK Ibnu Affan dalam rapat tersebut.<br><br>Ia menekankan, keberadaan MABMI tidak semata-mata berkaitan dengan pelestarian tradisi dan budaya, tetapi juga bagaimana nilai-nilai luhur <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dapat terus hidup dan relevan dalam perkembangan zaman.<br><br>Karena itu, kepengurusan PW MABMI Sumut periode 2026&ndash;2031 diharapkan mampu membangun kerja bersama yang lebih solid, merangkul berbagai puak dan komunitas <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, serta mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melanjutkan warisan adat budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>.<br><br>Rapat perdana tersebut juga menjadi ruang konsolidasi internal untuk mempersiapkan pelantikan kepengurusan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031.<br><br>Dengan kepengurusan baru, MABMI Sumatera Utara diharapkan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga marwah, memperkuat eksistensi, serta melestarikan adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> di Sumatera Utara.<br><br>Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjadikan adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan nilai yang terus berkembang dan memberi kontribusi bagi kehidupan masyarakat, daerah, bangsa dan negara.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5731_Rapat-Perdana-PW-MABMI-Sumut-2026-ndash-2031--OK-Ibnu-Affan-Tegaskan-Penguatan-Marwah-Adat-dan-Budaya-Melayu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66928/rapat-perdana-pw-mabmi-sumut-2026ndash2031-ok-ibnu-affan-tegaskan-penguatan-marwah-adat-dan-budaya-melayu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KSMI Baru Pacu Pembinaan dan Prestasi Sepak Bola Mini</guid>
            <pubDate>Fri, 02 Oct 2026 22:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KSMI Baru Pacu Pembinaan dan Prestasi Sepak Bola Mini]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &mdash Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 28&]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 28&ndash;31 Oktober 2026 dan Asia Mini Football Championship di bulan Januari 2027 akan menjadi ujian awal bagi tekad organisasi membawa semangat dan tata kelola baru.<br><br>Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin mengatakan, komposisi kepengurusan kini diisi wajah baru, terutama pada posisi strategis. Hadir dalam rapat, Tri Winarno, Waketum Bidang Organisasi, Tundra Meliala, Waketum Bidang Media dan Teknologi, Her Pramtama sebagai Bendahara Umum dan jajaran pengurus lainnya. <br><br>&quot;Kebaruan ini harus membawa visi dan misi yang lebih besar,&quot; kata Yan dalam rapat  pengurus dan anggota KSMI di Jakarta, Jumat (2/10/2026) malam. Rapat dihadiri sekitar 30 pengurus dan anggota lama maupun baru.<br><br>Penguatan tata kelola menjadi salah satu agenda utama. Her menegaskan komitmennya membangun sistem keuangan KSMI yang bersih dan transparan.<br><br>Bagi KSMI, pembaruan organisasi harus segera diterjemahkan menjadi kerja nyata. Santri Championship menjadi pijakan pertama sebelum KSMI membawa sepak bola mini Indonesia ke panggung Asia. Dua agenda tersebut diharapkan menjadi awal untuk memperkuat pembinaan, kompetisi, dan jejaring internasional sekaligus mengangkat prestasi Indonesia di sepak bola mini.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_600_KSMI-Baru-Pacu-Pembinaan-dan-Prestasi-Sepak-Bola-Mini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66927/ksmi-baru-pacu-pembinaan-dan-prestasi-sepak-bola-mini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPP-RI)</guid>
            <pubDate>Fri, 02 Oct 2026 20:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPP-RI)]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPPRI)]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA&mdash; Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/26). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden. Bamsoet masuk dalam jajaran Wantimpres bersama 25 tokoh nasional dari berbagai latar belakang, dengan Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Pengangkatan tersebut menempatkan Bamsoet dalam posisi strategis untuk memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, dengan membawa pengalaman panjang di lembaga legislatif, pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan politik.<br><br>"Saya memandang amanah sebagai Anggota Wantimpres sebagai kelanjutan dari pengabdian di lembaga yang berbeda. Selama hampir 20 tahun berada di parlemen, saya belajar bahwa setiap kebijakan negara membutuhkan pertimbangan yang matang, melihat persoalan dari berbagai sudut, sekaligus mendengar suara masyarakat. Pengalaman tersebut akan saya bawa dalam menjalankan amanah sebagai Wantimpres," ujar Bamsoet usai dilantik sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/26).<br><br>Penunjukan Bamsoet berkaitan erat dengan rekam jejaknya sebagai tokoh parlemen. Bamsoet pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Ketua Komisi III DPR RI bidang hukum, HAM dan keamanan pada 2016-2018, Ketua DPR RI ke-20 pada 2018-2019, hingga Ketua MPR RI periode 2019-2024. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VII pada Pemilu 2009 dan terus memperoleh kepercayaan sebagai wakil rakyat dalam pemilu-pemilu berikutnya. Rekam jejak panjang tersebut membuat Bamsoet memiliki pengalaman langsung dalam proses legislasi, pengawasan, penganggaran, serta dinamika hubungan antarlembaga negara.<br><br>"Saya melihat pengalaman sebagai Ketua DPR dan Ketua MPR memberikan perspektif yang cukup lengkap mengenai bagaimana kebijakan pemerintah diterjemahkan menjadi kebijakan publik, bagaimana aspirasi masyarakat masuk ke dalam proses politik, dan bagaimana lembaga negara harus membangun komunikasi agar keputusan yang diambil dapat berjalan efektif. Karena itu, saya akan berusaha memberikan pertimbangan yang objektif, berbasis data dan kepentingan nasional," kata Bamsoet.<br><br>Di lingkungan Partai Golkar, perjalanan politik Bamsoet juga berlangsung panjang. Ia pernah dipercaya menjadi Bendahara Umum Partai Golkar pada masa kepemimpinan Aburizal Bakrie. Setelah itu, Bamsoet menjadi Wakil Ketua Umum Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto dan kemudian kembali dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Pengalaman tersebut mempertemukan Bamsoet dengan berbagai dinamika internal partai, proses pengambilan keputusan politik, kaderisasi, serta hubungan partai dengan masyarakat dan lembaga negara.<br><br>"Pengalaman di Partai Golkar mengajarkan saya bahwa politik pada akhirnya harus kembali kepada kepentingan rakyat dan kepentingan negara. Saya pernah berada di berbagai posisi dalam partai dengan kepemimpinan yang berbeda. Dari sana saya memahami pentingnya menjaga komunikasi, menghormati perbedaan pandangan, dan mencari titik temu ketika kepentingan politik berhadapan dengan kepentingan kebangsaan," tutur Bamsoet.<br><br>Dengan pelantikan tersebut, Bamsoet menjadi satu-satunya anggota DPR RI yang masih aktif yang masuk dalam jajaran Wantimpres baru. Komposisi Wantimpres 2026 sendiri memperlihatkan keberagaman latar belakang, mulai dari tokoh agama, akademisi, purnawirawan TNI dan Polri, pengusaha, mantan pejabat negara, hingga tokoh politik dan profesional. Di dalamnya terdapat antara lain Pratikno, Hatta Rajasa, Quraish Shihab, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Jusuf Wanandi, Jusuf Hamka, Tahir, Anwar Usman, Ignasius Jonan dan sejumlah tokoh lainnya.<br><br>"Keberagaman latar belakang anggota Wantimpres justru menjadi kekuatan. Ada pengalaman pemerintahan, parlemen, militer, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, hingga masyarakat sipil. Tantangannya adalah bagaimana seluruh pengalaman itu dapat diramu menjadi masukan yang konstruktif bagi Presiden. Wantimpres harus mampu memberikan pandangan yang jernih, termasuk ketika sebuah kebijakan membutuhkan koreksi atau penyempurnaan," tegas Bamsoet.<br><br>Perjalanan Bamsoet di parlemen juga telah mendapatkan pengakuan negara. Pada 14 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipradana kepada Bamsoet atas jasa dan sumbangsihnya selama menjalankan tugas sebagai Ketua MPR RI periode 2019-2024. Sekretariat Negara mencatat Bintang Mahaputera Adipradana diberikan kepada Bamsoet berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105/TK/TH 2024 dan 108/TK/TH 2024.<br><br>"Bintang Mahaputera Adipradana merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab. Saya menerimanya sebagai penghargaan negara terhadap kerja kelembagaan yang dilakukan bersama seluruh pimpinan dan anggota MPR RI. Karena itu, penghargaan tersebut saya dedikasikan kepada keluarga besar MPR dan seluruh pihak yang selama ini bekerja bersama dalam menjalankan amanah konstitusi," ujar Bamsoet.<br><br>Sebelumnya, pada tahun 2020, Bamsoet juga menerima Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo. Sekretariat Negara mencatat Bambang Soesatyo sebagai salah satu penerima Bintang Jasa Utama dalam rangkaian penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan 2020, dengan dasar Keputusan Presiden Nomor 52/TK/Tahun 2020. Penghargaan tersebut diberikan berkaitan dengan pengabdiannya sebagai Ketua DPR RI periode 2018-2019.<br><br>Selain kedua tanda kehormatan tersebut, Bamsoet juga pernah menerima sejumlah penghargaan dan brevet kehormatan, antara lain Dharma Pertahanan Utama dari Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto 2023, Brevet Baret Ungu Korps Marinir sebagai Warga Kehormatan TNI AL, Brevet Wing Penerbang Kelas I Pesawat Tempur sebagai Warga Kehormatan TNI AU, Brevet Hiu Kencana Satuan Kapal Selam sebagai Warga Kehormatan TNI AL, serta brevet Warga Kehormatan Brimob Polri dan brevet Warga Kehormatan Badan Intelijen Negara (BIN). Bamsoet juga pernah menerima penghargaan Dharma Pertahanan Utama yang diserahkan langsung oleh Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI. Rekam penghargaan tersebut melengkapi perjalanan pengabdian Bamsoet yang selama ini banyak bersinggungan dengan isu pertahanan, keamanan, hukum dan ketatanegaraan.<br><br>"Berbagai penghargaan dan tanda kehormatan yang pernah saya terima tidak boleh dilihat sebagai tujuan akhir. Justru setiap penghargaan harus menjadi pengingat bahwa semakin besar kepercayaan yang diberikan negara, semakin besar pula tanggung jawab untuk memberikan manfaat. Sekarang amanah itu bertambah melalui Wantimpres, sehingga saya harus bekerja lebih sungguh-sungguh dan menjaga kepercayaan Presiden serta masyarakat," kata Bamsoet.<br><br>Dengan latar belakang panjang di parlemen, pengalaman dalam Partai Golkar, serta keterlibatan dalam berbagai isu hukum, politik, keamanan, pertahanan dan ekonomi, Bamsoet membawa pengalaman politik praktis sekaligus pengalaman kelembagaan ke dalam Wantimpres. Lembaga tersebut memiliki posisi strategis karena memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sesuai bidang yang ditugaskan. Bamsoet mengatakan pengalaman sebagai Ketua DPR dan Ketua MPR akan menjadi bekal untuk memahami konsekuensi kebijakan dari perspektif parlemen dan masyarakat.<br><br>"Saya ingin menjalankan tugas ini dengan tetap berpijak pada kepentingan nasional. Masukan kepada Presiden harus berangkat dari data, konstitusi, kepentingan masyarakat dan kemampuan negara dalam melaksanakannya. Kalau ada kebijakan yang sudah tepat, tentu harus diperkuat. Kalau ada yang masih memiliki ruang perbaikan, harus disampaikan secara terbuka dan konstruktif. Prinsipnya, Wantimpres harus menjadi bagian dari proses memperkuat kualitas pemerintahan dan pembangunan nasional," pungkas Bamsoet. (*)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4537_Presiden-Prabowo-Subianto-Lantik-Bamsoet-Sebagai-Anggota-Dewan-Pertimbangan-Presiden-Republik-Indonesia--DPP-RI-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66926/presiden-prabowo-subianto-lantik-bamsoet-sebagai-anggota-dewan-pertimbangan-presiden-republik-indonesia-dppri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ruslan: Keberagaman Jangan Jadi Sumber Perpecahan, Tapi Kekuatan Membangun Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 23:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ruslan: Keberagaman Jangan Jadi Sumber Perpecahan, Tapi Kekuatan Membangun Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Ruslan Keberagaman Jangan Jadi Sumber Perpecahan, Tapi Kekuatan Membangun Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Semangat merawat keberagaman dan memperkuat persatuan bangsa digaungkan Forum Keberagaman Nusantara (FKN) Sumatera Utara. Sebanyak 23 paguyuban kesukuan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat menghadiri pertemuan sekaligus silaturahmi pengurus DPW FKN Sumut di Istana Maimun, Medan, Rabu (1/10/2026).<br><br>Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsuku, agama dan budaya sekaligus membahas berbagai program kerja FKN Sumut ke depan.<br><br>Ketua DPW FKN Sumut, Tuanku Sultan Deli Lamanjiji Perkasa Alamsyah, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk berdiskusi, bertukar pikiran serta merumuskan langkah dan program FKN Sumut.<br><br>"Pertemuan ini untuk menjalin dan mempererat tali persaudaraan serta kebersamaan sesama pengurus FKN Sumut. Kita juga berdiskusi, bertukar pikiran dan merumuskan program kerja ke depan," ujarnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPW FKN Sumut, H. Ruslan, SH, menegaskan keberadaan FKN merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk merajut kebhinekaan di tengah keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Indonesia.<br><br>Menurutnya, FKN dibentuk atas dasar kepedulian terhadap pentingnya menjaga kerukunan sekaligus meredam potensi konflik sosial, etnis maupun keagamaan.<br><br>"FKN hadir sebagai ikhtiar untuk merajut kebhinekaan dan keberagaman suku, budaya serta agama yang ada di tanah air. Latar belakang dan tujuan kita adalah menjaga persaudaraan dan meredam potensi konflik sosial, etnis dan agama," kata Ruslan.<br><br>Ia menyebut, visi utama FKN adalah menjaga keutuhan bangsa dengan terus membangun toleransi dan kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.<br><br>FKN mengusung semangat "Beragam, Bersatu, Berdaya untuk Indonesia Raya" dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.<br><br>Ruslan menjelaskan, FKN diluncurkan di Kota Medan pada 11 Mei 2024 dan kemudian dideklarasikan di Kesultanan Ternate, Maluku Utara, pada Oktober 2025. Forum tersebut lahir atas inisiatif Ketua DPP Jaringan Batak Muslim Indonesia (JBMI), H. Arif R. Marbun, SE, yang sekaligus dipercaya sebagai Ketua Umum DPP FKN.<br><br>"Keberagaman jangan menjadi sumber perpecahan. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju, damai dan berdaya," tegasnya.<br><br>Silaturahmi tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi, antara lain Sultan Deli Lamanjiji Perkasa Alamsyah, Ketua DPP PMS Mbelin Brahmana, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan, pengurus DPP HBB, Pujakesuma Sumut M. Dayan, Ketua BM3 Farianda P. Sinik, Ketua Pasundan, Ketua Walubi Sumut Bunda Ayen, Ketua FKUB Sumut H.M. Hatta.<br><br>Hadir pula perwakilan keluarga besar Makassar/Sulawesi, warga Ambon, Ketua JBMI Sumut Aripay Tambunan, Nabari Ginting, paguyuban Banten, Bali dan NTT, perwakilan Khonghucu, Muslim Linggaw, PB GAMI, Pemuda Siliwangi, Dewan Adat Raja Angkola Sipirok, keluarga besar Tapanuli Tengah, Prof. Dr. Dadan R., KKSS, Kesultanan Serdang T. Ahmad Talaa, Ketua Sasak Lombok, Makatani, Maluku Bersatu dan PGI Sumut.<br><br>Turut hadir Sekjen FKN Sumut Taufik Siregar, para pemuka agama serta tokoh masyarakat Sumatera Utara.<br><br>Pertemuan di Istana Maimun tersebut sekaligus menegaskan komitmen FKN Sumut untuk menjadikan keberagaman sebagai modal sosial dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas kehidupan bermasyarakat di Sumatera Utara.<br><br>Dengan melibatkan berbagai paguyuban dan komunitas lintas suku serta agama, FKN Sumut berharap semangat toleransi tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja bersama dan program yang memberi manfaat bagi masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_607_Ruslan--Keberagaman-Jangan-Jadi-Sumber-Perpecahan--Tapi-Kekuatan-Membangun-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66925/ruslan-keberagaman-jangan-jadi-sumber-perpecahan-tapi-kekuatan-membangun-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Momen Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, BRI BO Sibuhuan Perkuat Komitmen Layani Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 18:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Momen Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, BRI BO Sibuhuan Perkuat Komitmen Layani Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Momen Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, BRI BO Sibuhuan Perkuat Komitmen Layani Masyarakat ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PALAS - BRI Branch Office(BO) Sibuhuan menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, dihalaman kantor BRI Cabang Sibuhuan, Kamis(1/10/2026).<br><br>Kegiatan tersebut diikuti seluruh insan BRILian BO Sibuhuan.Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As.<br><br>Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema nasional &quot;Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur &quot;.<br><br>Dalam amanatnya, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian,As, menekankan pentingnya menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan pekerjaan.Nilai tersebut juga dinilai perlu tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat.<br><br>Menurut Dedi Harpian, BRI memiliki peran dalam menerjemahkan nilai Pancasila melalui aktivitas perbankan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.<br><br>Dorong Pelayanan Inklusif<br><br>Nilai kemanusiaan, menurutnya, dapat diterapkan melalui pelayanan yang inklusif. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang nasabah.<br><br>BRI juga mengaitkan nilai persatuan dengan luasnya jangkauan layanan perbankan. Sementara nilai kerakyatan diterapkan melalui pemberdayaan klaster usaha dan pendampingan pelaku UMKM.<br><br>Pada aspek keadilan sosial, BRI menjalankan penyaluran kredit secara berkelanjutan. Hal itu ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil, pedagang, dan masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.<br><br>Ia juga mengingatkan, pentingnya integritas dalam menjalankan setiap amanah. Menurutnya, kepercayaan masyarakat perlu dijaga melalui kerja yang jujur dan bertanggung jawab.<br><br>Tantangan di Tengah Arus Informasi<br><br>Dalam amanat tersebut, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan menyebut tantangan terhadap nilai Pancasila kini hadir dalam berbagai bentuk.<br><br>Selain godaan untuk berbuat curang, masyarakat juga menghadapi penyebaran kabar bohong dan berbagai bentuk jeratan keuangan ilegal.<br><br>Karena itu, ia mengajak seluruh Insan BRILian menerapkan nilai Pancasila melalui tindakan nyata di lingkungan kerja.<br><br><br>Hal itu mencakup bekerja secara jujur, saling menghormati, serta memberikan pelayanan terbaik kepada setiap nasabah.<br><br>&quot;Setiap layanan yang kita berikan kepada nasabah merupakan bagian dari perjalanan bangsa ini," ujar Dedi Harpian.<br><br>Ia juga mengajak, seluruh insan BRILian untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk membuktikan bahwa Pancasila adalah nilai yang hidup dalam setiap tindakan kita, menjadikan BRI sebagai pilar ekonomi kerakyatan, dan membawa Indonesia semakin dekat menuju cita-citanya yang berdaulat, adil, dan makmur.<br><br>Rangkaian upacara ditutup dengan komitmen bersama seluruh Insan BRILian BRI BO Sibuhuan untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap perekonomian.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5670_Momen-Peringatan-Hari-Kesaktian-Pancasila--BRI-BO-Sibuhuan-Perkuat-Komitmen-Layani-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66924/momen-peringatan-hari-kesaktian-pancasila-bri-bo-sibuhuan-perkuat-komitmen-layani-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Jilid II ALMA Sumut: Kadis dan Kabid &ldquo;D&rdquo; Tak Hadir, Massa Soroti Dugaan KKN Proyek PERKIM CIKATARU</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 17:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Jilid II ALMA Sumut: Kadis dan Kabid “D” Tak Hadir, Massa Soroti Dugaan KKN Proyek PERKIM CIKATARU]]></title>
            <description><![CDATA[Aksi Jilid II ALMA Sumut Kadis dan Kabid &ldquoD&rdquo Tak Hadir, Massa Soroti Dugaan KKN Proyek PERKIM CIKATARU]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumatera Utara (ALMA Sumut) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PERKIM CIKATARU) Kota Medan serta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (1/10/2026).<br><br>Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah dugaan terkait pelaksanaan proyek di lingkungan PERKIM CIKATARU Kota Medan. Mereka mempertanyakan dugaan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), termasuk dugaan pengaturan atau pembagian proyek kepada pihak tertentu.<br><br>Ketua ALMA Sumut, Roy Lubis, dalam orasinya menyebut terdapat sejumlah proyek yang menurut informasi yang mereka terima diduga mendapatkan &quot;pengamanan&quot; dari oknum tertentu.<br><br>Namun, seluruh tudingan tersebut masih merupakan pernyataan massa aksi dan belum terbukti secara hukum. ALMA Sumut meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan apabila terdapat indikasi dan bukti awal yang cukup.<br><br>Beberapa proyek yang disorot massa antara lain Rehabilitasi Puskesmas Sunggal, Pembangunan Puskesmas Pembantu Medan Permai, serta Rehabilitasi Puskesmas Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun.<br><br>Roy meminta Kejaksaan Agung RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memberikan perhatian terhadap dugaan tersebut.<br><br>&quot;Kami meminta agar seluruh dugaan yang kami sampaikan diperiksa secara terbuka. Kalau memang tidak ada pelanggaran, silakan diklarifikasi dan dibuktikan melalui data serta dokumen yang ada. Kami hanya meminta transparansi dan penegakan hukum,&quot; ujar Roy.<br><br>Kadis dan Kabid Inisial &quot;D&quot; Tak Hadir<br><br>Roy mengatakan, pada aksi pertama pihaknya telah meminta agar Kepala Dinas PERKIM CIKATARU Kota Medan serta seorang Kabid berinisial &quot;D&quot; dapat hadir dalam aksi jilid II untuk memberikan penjelasan.<br><br>Namun, setelah menunggu sekitar tiga jam, kedua pejabat tersebut disebut tidak hadir.<br><br>Massa mengaku memperoleh informasi bahwa Kadis dan Kabid tersebut sedang melakukan kegiatan di luar kantor. Namun, menurut Roy, massa tidak memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai kegiatan maupun lokasi yang dimaksud.<br><br>Ketidakhadiran pejabat tersebut kemudian memicu kekecewaan massa. Massa membakar ban dan melanjutkan orasi sebagai bentuk protes.<br><br>Massa akhirnya diterima Doni, Katim Bidang Perkim. Namun, Roy menilai penjelasan yang disampaikan belum menjawab substansi persoalan yang mereka pertanyakan.<br><br>Soroti Dugaan Pengondisian Proyek<br><br>Dalam orasinya, Roy juga menyampaikan dugaan adanya pengondisian proyek untuk pihak tertentu.<br><br>Bahkan, massa menyebut dugaan keterlibatan sejumlah oknum, termasuk pihak yang disebut sebagai jaksa, aktivis maupun media.<br><br>Tudingan tersebut belum dibuktikan dan masih memerlukan verifikasi serta pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. ALMA Sumut menyatakan siap mengawal persoalan tersebut dan meminta seluruh pihak yang disebut dalam tudingan diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.<br><br>&quot;Kami meminta agar seluruh dugaan ini diperiksa. Kalau benar, tindak sesuai hukum. Kalau tidak benar, silakan dibantah dengan data dan dokumen. Jangan hanya diam,&quot; kata Roy.<br><br>Desak Wali Kota Medan Berikan Atensi<br><br>ALMA Sumut juga meminta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan perhatian terhadap persoalan yang mereka sampaikan.<br><br>Roy meminta Pemko Medan melakukan evaluasi terhadap pejabat terkait apabila nantinya pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran.<br><br>Massa juga menyinggung dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu. Namun, Roy menegaskan hal tersebut merupakan dugaan yang menurut mereka perlu ditelusuri melalui proses pemeriksaan.<br><br>&quot;Kami meminta atensi Bapak Wali Kota Medan. Jika memang ditemukan pelanggaran, kami meminta dilakukan evaluasi dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,&quot; tegasnya.<br><br>Desak Kejati Sumut Bentuk Tim Pemeriksaan<br><br>Tak hanya mendatangi Kantor PERKIM CIKATARU, massa ALMA Sumut juga menyampaikan aspirasi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.<br><br>Mereka meminta Kejati Sumut menelaah dugaan yang disampaikan dan melakukan pemeriksaan apabila ditemukan bukti awal yang cukup.<br><br>ALMA Sumut juga meminta Kejaksaan Agung RI dan KPK memberikan perhatian terhadap dugaan KKN dalam pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan PERKIM CIKATARU Kota Medan.<br><br>Roy menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta proses pemeriksaan dilakukan secara transparan, profesional serta berdasarkan alat bukti.<br><br>Siapkan Aksi Jilid III<br><br>ALMA Sumut memastikan aksi tidak berhenti pada jilid II. Massa menyatakan akan kembali menggelar aksi jilid III pada pekan depan dengan jumlah massa yang lebih besar.<br><br>Mereka kembali meminta Kepala Dinas dan Kabid berinisial &quot;D&quot; hadir memberikan klarifikasi secara langsung.<br><br>&quot;Kami akan kembali minggu depan untuk aksi jilid III. Kami meminta Kadis dan Kabid berinisial &#039D&#039; hadir dan memberikan klarifikasi secara terbuka. Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan,&quot; pungkas Roy Lubis.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_9338_Aksi-Jilid-II-ALMA-Sumut--Kadis-dan-Kabid--ldquo-D-rdquo--Tak-Hadir--Massa-Soroti-Dugaan-KKN-Proyek-PERKIM-CIKATARU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66923/aksi-jilid-ii-alma-sumut-kadis-dan-kabid-ldquodrdquo-tak-hadir-massa-soroti-dugaan-kkn-proyek-perkim-cikataru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aliansi Mahasiswa Sumut Soroti Legalitas Bangunan di Medan Helvetia, Dinas Perkim Bakal Didatangi Massa</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aliansi Mahasiswa Sumut Soroti Legalitas Bangunan di Medan Helvetia, Dinas Perkim Bakal Didatangi Massa]]></title>
            <description><![CDATA[Berikut versi yang lebih tajam, kritis,MEDAN  Halomedan &ampmdash Legalitas pembangunan sebuah bangunan di Jalan Asrama Pondok Kelapa Nomor 1]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | Halomedan &mdash; Legalitas pembangunan sebuah bangunan di Jalan Asrama Pondok Kelapa Nomor 11, Sei Sekambing C, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, menjadi sorotan Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumatera Utara.<br><br>Puluhan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Kota Medan, Kamis (1/10/2026).</p><p><br></p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_1003199387.jpg"><br><br>Aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sekitar 50 orang massa diperkirakan turun ke lokasi dan dipimpin Abdul Rasyid Nasution.<br><br>Ada apa dengan pembangunan tersebut?<br><br>Pertanyaan itu menjadi salah satu alasan Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut mendesak pemerintah daerah membuka secara terang status legalitas bangunan yang dimaksud.<br><br>Massa meminta Dinas Perkim Kota Medan melakukan pemeriksaan menyeluruh, bukan hanya terhadap dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), tetapi juga kesesuaian pembangunan dengan tata ruang serta seluruh persyaratan teknis bangunan.<br><br>Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut menilai pemerintah perlu memastikan setiap pembangunan yang berdiri di wilayah Kota Medan memiliki dasar legalitas dan memenuhi ketentuan teknis yang berlaku.<br><br>Desakan tersebut sekaligus meminta Dinas Perkim memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan terhadap bangunan yang menjadi sorotan.<br><br>Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya ketidaksesuaian, massa meminta pemerintah mengambil tindakan sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>Aksi ini menjadi momentum bagi instansi terkait untuk memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai status pembangunan tersebut, termasuk apakah PBG telah terpenuhi, bagaimana kesesuaiannya dengan tata ruang, serta apakah persyaratan teknis bangunan telah dipenuhi.<br><br>Hingga aksi berlangsung, persoalan tersebut masih berupa sorotan dan tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut. Belum ada kesimpulan resmi bahwa pembangunan tersebut melanggar aturan. Penilaian mengenai legalitas dan kepatuhan bangunan merupakan kewenangan instansi pemerintah terkait berdasarkan hasil pemeriksaan dan dokumen resmi.red</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5565_Aliansi-Mahasiswa-Sumut-Soroti-Legalitas-Bangunan-di-Medan-Helvetia--Dinas-Perkim-Bakal-Didatangi-Massa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66922/aliansi-mahasiswa-sumut-soroti-legalitas-bangunan-di-medan-helvetia-dinas-perkim-bakal-didatangi-massa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andar Amin Harahap Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto, Berharap Polri Makin Profesional dan Dekat dengan Rakyat</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 15:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andar Amin Harahap Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto, Berharap Polri Makin Profesional dan Dekat dengan Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Halomedan.comKetua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Golkar, Andar Amin Harahap, S.]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Halomedan.com<br><br>Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Golkar, <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap, S.STP., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas persetujuan DPR RI terhadap pengangkatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> berharap kepercayaan dan amanah besar tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk membawa institusi Polri semakin profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.<br><br>"Selamat dan sukses kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a>.<br><br>Persetujuan pengangkatan Suyudi Ario Seto ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026&ndash;2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).<br><br>Rapat yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Paripurna juga menyetujui laporan Komisi III DPR RI terkait usul pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit dari jabatan Kapolri.<br><br>Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> menaruh harapan besar terhadap arah kepemimpinan baru di tubuh Polri.<br><br>Menurutnya, kepemimpinan Kapolri yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> juga menyoroti pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, masyarakat, dan insan pers dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Indonesia.<br><br>Ia menilai, kemitraan kepolisian dengan media massa perlu terus diperkuat agar komunikasi publik berjalan sehat dan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, edukatif, serta dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>"Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memperkuat kemitraan dengan media. Pers memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat," ungkapnya.<br><br>Dalam proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Suyudi Ario Seto sebelumnya memaparkan gagasan kepemimpinan dengan mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat".<br><br>Gagasan tersebut menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong transformasi institusi Polri melalui sejumlah program strategis.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> berharap berbagai gagasan dan agenda transformasi tersebut dapat diwujudkan secara nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta penguatan perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat.<br><br>Menurut <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a>, tantangan kepolisian ke depan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab tuntutan publik sekaligus menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat.<br><br>Dengan persetujuan DPR RI, proses pergantian pucuk pimpinan Polri memasuki tahapan selanjutnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2534_Andar-Amin-Harahap-Ucapkan-Selamat-kepada-Suyudi-Ario-Seto--Berharap-Polri-Makin-Profesional-dan-Dekat-dengan-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66921/andar-amin-harahap-ucapkan-selamat-kepada-suyudi-ario-seto-berharap-polri-makin-profesional-dan-dekat-dengan-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru, Sekjen Golkar Sarmuji Menteri Perindustrian</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 14:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru, Sekjen Golkar Sarmuji Menteri Perindustrian]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru, Dudung Jadi Menkopulhukam]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat baru pada Kabinet Merah Putih. Perombakan dilakukan menjelang masa kerja pemerintah yang memasuki usia dua tahun.<br><br>"Saya akan bertanya, bersediakan saudara-saudara untuk diambil sumpah dan janji sesuai agama masing-masing?," kata Prabowo dalam upacara pelantikan yang direspons serentak "bersedia" oleh para pejabat baru.<br><br>Beberapa pejabat mengalami penggantian jabatan yaitu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP); Prabowo juga melantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.<br><br><br>Menteri Luar Negeri Sugiono yang dilantik menjadi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Kepala KSP Dudung Abdurachman menjadi Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, serta Wamen Luar Negeri Armananta Nasir menjadi Menteri Luar Negeri.<br><br><br>Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga mendapat jabatan baru yaitu Menteri Koordinator bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Namun, Ketua Umum Partai Golkar ini harus merangkap jabatan karena presiden tak melantik pejabat baru untuk mengisi pos Menteri ESDM.<br><br>Selain itu, ada sejumlah nama baru yang juga mendapatkan jabatan di tubuh Kabinet Merah Putih. Mereka adalah Politikus Partai Golkar Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian; Drajad Hari Wibowo sebagai Wamen Koordinator bidang Perekonomian; Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wamen Keuangan; Luky Alfirman sebagai Wamen Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wamen Pertanian, dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_929_Presiden-Prabowo-Lantik-Kapolri-Baru--Dudung-Jadi-Menkopulhukam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66920/presiden-prabowo-lantik-kapolri-baru-sekjen-golkar-sarmuji-menteri-perindustrian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andi Yuslim Patawari: Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 14:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andi Yuslim Patawari: Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam]]></title>
            <description><![CDATA[Andi Yuslim Patawari Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Yarifai Mappeaty<br>Warkop Phoenampungan Community<br><br>&quot;Aku yang petarung, Aku yang Peduli, dan Aku Yakin Pemenang,&quot; adalah sebuah motto kerap melintas di beberapa grup whatsapp. Karena keseringan dibagikan oleh akun yang berbeda, pada akhirnya berhasil mengusikku. Oh, motto Andi Yuslim Patawari rupanya, pemilik akronim AYP. Lelaki kelahiran Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), 48 tahun silam.<br><br>Bagi yang belum mengenalnya, motto itu mungkin terkesan arogan, bahkan cenderung mengintimidasi. Tetapi, bagi Penulis yang sudah bertahun mengenalnya, punya penilaian berbeda. Motto itu bukanlah ungkapan hiperbolik, namun hasil sebuah proses panjang dalam hal pencarian jati diri. <br><br>Dan, melalui proses panjang yang tak kenal lelah itu, Yuslim, begitu ia disapa, akhirnya berhasil mendefinisikan dirinya dalam tiga ungkapan tersebut. <br><br>Siapa Andi Yuslim Patawari? Bicaranya lugas, tegas, dan dengan artukulasi yang jelas, menunjukkan kalau ia pribadi yang penuh percaya diri. Sosoknya mulai dipercakapkan saat terjadi bencana tsunami Aceh. <br><br>Kala itu, Ia Koordinator Tim Evakuasi dan Penanggulangan Bencana Tsunami Aceh dari Sulsel yang bertugas di Kab. Aceh Besar. Semenjak itu, namanya pun kerap disebut-sebut oleh koran-koran di Makassar. <br><br>Sosok penerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya X 2017 itu, mulai menunjukkan dirinya sebagai sosok yang berbeda, sewaktu menjadi Wasekjen DPP AMPI 2009 - 2014. Padahal ketika itu, Ia hanya seorang dosen di sebuah kampus kecil di daerah yang relatif terpencil, namun mampu berkiprah di level nasional melalui jalur organisasi.<br><br>Hebatnya, pada periode yang sama, alumni SMA Pesantren Pondok Madinah Makassar itu, terpilih sebagai Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat. Juga, sebagai Ketua DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) pada 2011 &ndash; 2014. <br><br>Bayangkan, begitu piawainya berorganisasi, Yuslim berhasil menjadi pengurus teras pada tiga organisasi tingkat nasional yang berbeda. Ia sungguh sosok kompeten yang sangat kompetitif. <br><br>Tak berhenti di situ, pada Pilkada Bone 2013, Ia tiba-tiba muncul dan ikut bertarung selaku Calon Wakil Bupati mendampingi A. Irsan Galigo, melalui jalur independen. Meskipun pasangan dengan tagline &quot;Kalloloe&quot; itu hanya meraih suara tertinggi kedua, namun Yuslim sendiri benar-benar telah menjadi buah bibir di kampung halamannya. <br><br>Apakah kegagalannya itu membuatnya terpuruk? Sama sekali tidak. Sebab kata itu tidak ada dalam kamusnya. Terbukti pada Pileg 2014, Ia kembali bangkit dan ikut berkontestasi sebagai Caleg DPR &ndash; RI melalui Partai Persatuan Pembangunan (P3). Sayangnya, perolehan suaranya tak cukup untuk mengantarkannya ke Senayan. <br><br>Penulis mengira kalau Yuslim telah memutuskan menyerah karena Ia seolah menghilang setelah itu. Sekali lagi, tidak! Ia malah terus mengalir secara diam-diam dan kembali menata langkahnya di dunia organisasi. Dua tahun kemudian, tepatnya 2016, Ia kembali berkibar di pentas nasional sebagai Ketua DPP AMPI untuk periode 2016 &ndash; 2020. <br><br>Tidak hanya itu, Yuslim juga mengambil keputusan yang dinilai paling berani dan gila. Ia memutuskan berhenti dari Dosen Politeknik Pertanian Pangkep - Sulsel, sekaligus berhenti sebagai ASN pada 2016.  Sebuah keputusan yang mengejutkan dan disesali oleh banyak orang.<br>  <br>Namun, Ia seperti api yang enggan padam. Tahun 2020, Yuslim kembali mengejutkan publik Makassar ketika terendus sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulsel untuk periode 2020 &ndash; 2025. Pada periode yang sama, ia juga tercatat sebagai Ketua Harian DPP Gerakan Tani Syarikat Islam (Gertasi).<br><br>Periode 2024 &ndash; 2025 dapat disebut sebagai puncak pencapaian karirnya di dunia organisasi dan politik. Andi Tos, nama masa belianya, membuat orang berdecak kagum lantaran Ia terlihat wara-wiri dari Sabang hingga Merauke sebagai Sekjen (Plt) Partai Perindo, partai Hary Tanoe, Founder MNC Group.  <br><br>Malahan saat ini, AYP pun masih sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) hingga 2030. Orang-orang pun bertanya-tanya, heran, &quot;Dari mana ke mana sampai Ia bisa bercokol di situ?&quot; Sebab semua tahu kalau kedua organisasi itu adalah organisasi paling elite di negeri ini.<br><br>Dua dekade lebih AYP bertarung di bidang organisasi dan politik. Di sana, Ia ditempa oleh pengalaman jatuh &ndash; bangun. Hal itu mengingatkan pada petuah seorang bijak, &quot;Petarung sejati, bukanlah mereka yang tak pernah kalah. Tetapi mereka yang mampu bangun kembali setiap kali jatuh.&quot; Oleh karena itu, tak salah jika AYP menyebut dirinya petarung.<br><br>Selain itu, mungkin tak banyak yang tahu kalau AYP adalah Doktor Sosial Ekonomi Perikanan, yang diraihnya di Universitas Pajajaran pada 2023. Dan, Ia pun tampaknya tak benar-benar meninggalkan dunia pendidikan. Sebab terbukti saat ini masih menjabat Direktur LPPM Politeknik Lingga, Kepri, dan Wakil Rektor IV Universitas Jakarta (UNIJA).<br><br>Bagai air yang terus mengalir dan api yang tak mau padam, itulah Andi Yuslim Patawari. Sosok yang memiliki keyakinan bahwa kelak akan menjadi seorang pemenang. Semoga&hellip;..<br><br>Depok, 30 September 2026]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_14_Andi-Yuslim-Patawari--Bagai-Air-yang-Terus-Mengalir-dan-Api-yang-Tak-Mau-Padam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66919/andi-yuslim-patawari-bagai-air-yang-terus-mengalir-dan-api-yang-tak-mau-padam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua I dan II TPI Medan Lepas Siswa MAS Plus Keterampilan Ikuti PKL</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 13:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua I dan II TPI Medan Lepas Siswa MAS Plus Keterampilan Ikuti PKL]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua I dan II TPI Medan Lepas Siswa MAS Plus Keterampilan Ikuti PKL]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan Plus Keterampilan menggelar pembekalan sekaligus pelepasan siswa yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL), di Ruang Serba Guna Kampus II Taman Pendidikan Islam, Rabu (30/9/2026).<br><br>Kegiatan yang mengusung tema &quot;Siapkan Diri, Wujudkan Prestasi, Amalkan Ilmu di Tengah Masyarakat&quot; tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa sebelum terjun langsung ke lingkungan masyarakat maupun dunia kerja.<br><br>Pelepasan siswa PKL dilakukan Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, yang memberikan pesan kepada para siswa agar menjadikan kegiatan PKL sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman serta membangun karakter.<br><br>Dalam arahannya, Ikrom menekankan pentingnya menjaga nama baik diri, keluarga dan lembaga selama menjalani PKL. Para siswa juga diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, sopan, bertanggung jawab serta menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pihak tempat pelaksanaan PKL.<br><br>Sementara itu, Kepala MAS TPI Medan, Zainal Arifin, S.Ag., MA, mengatakan pembekalan PKL merupakan momentum bagi madrasah untuk menanamkan kesiapan mental sekaligus membangun sikap profesional peserta didik.<br><br>Menurutnya, siswa tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga harus mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dalam situasi nyata.<br><br>&quot;PKL bukan sekadar menjalankan program sekolah, tetapi menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar beradaptasi, berkomunikasi, disiplin dan bertanggung jawab ketika berada di tengah masyarakat,&quot; ujar Zainal.<br><br>Ia berharap seluruh siswa mengikuti PKL dengan sungguh-sungguh dan menjaga sikap selama berada di lokasi praktik. Pengalaman yang diperoleh selama PKL, katanya, diharapkan menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.<br><br>Melalui program MAS TPI Medan Plus Keterampilan, pihak madrasah terus berupaya memadukan pendidikan keagamaan dengan keterampilan praktis. Dengan demikian, lulusan tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan, mental dan karakter yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.<br><br>Zainal menambahkan, keberhasilan siswa selama PKL tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari bagaimana mereka mampu membawa nilai-nilai pendidikan madrasah dalam kehidupan sehari-hari.<br><br>&quot;Jaga nama baik madrasah, tunjukkan akhlak yang baik, disiplin dan manfaatkan kesempatan PKL ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,&quot; pesannya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_440_Ketua-I-dan-II-TPI-Medan-Lepas-Siswa-MAS-Plus-Keterampilan-Ikuti-PKL.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66918/ketua-i-dan-ii-tpi-medan-lepas-siswa-mas-plus-keterampilan-ikuti-pkl/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi capaian kafilah Sumut yang berhasil masuk lima besar pada MTQ Nasional ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Capaian tersebut dinilai memenuhi target yang telah ditetapkan sekaligus menjadi modal untuk meraih prestasi lebih tinggi pada penyelenggaraan berikutnya.<br><br><br><br>Hal tersebut disampaikan Bobby saat bertemu dengan para kafilah yang mewakili Sumut pada MTQ Nasional ke-31 di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (30/9/2026). &quot;Alhamdulillah target lima besar tercapai, ini luar biasa,&quot; kata Bobby.<br><br><br><br>Bobby optimis prestasi lima besar tersebut dapat ditingkatkan pada MTQ Nasional berikutnya. Untuk itu, ia menekankan pentingnya persiapan yang dilakukan secara tepat dan berkelanjutan, serta memastikan Pemprov Sumut mendukung penuh upaya peningkatan prestasi kafilah.<br><br><br><br>Menurut Bobby, keikutsertaan dalam MTQ Nasional bukan semata-mata tentang prestasi dan kompetisi. Lebih dari itu, ia berharap para kafilah yang berlomba dapat membawa keberkahan bagi Sumut, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alqur&#039;an.<br><br><br><br>Pemprov Sumut juga terbuka terhadap masukan dan usulan program dari para qori dan qoriah. Bobby berharap berbagai masukan tersebut dapat memperkuat proses penjaringan peserta sekaligus meningkatkan syiar Alqur&#039;an di Sumut.<br><br><br><br>Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Sumut Muhammad Yasir Tanjung mengatakan capaian Sumut pada MTQ Nasional ke-31 mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumut telah memberikan bonus kepada kafilah yang berhasil meraih juara.<br><br><br><br>Juara 1 mendapat bonus Rp100 juta, juara 2 Rp75 juta, juara 3 Rp50 juta, harapan 1 Rp10 juta, harapan 2 Rp7,5 juta, dan harapan 3 Rp5 juta. Yasir mengapresiasi dukungan penuh Gubernur Sumut terhadap kafilah yang berangkat mengikuti MTQ Nasional di Jawa Tengah.<br><br><br><br>&quot;Pada MTQ ke-31 ini Sumut meraih perolehan yaitu tiga juara 1, dua juara 2, dua juara 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3,&quot; kata Yasir.<br><br><br><br>MTQ Nasional kini diselenggarakan setiap tahun. Pada 2027, MTQ Nasional akan digelar di DKI Jakarta. Karena itu, LPTQ Sumut akan segera melakukan berbagai persiapan agar prestasi Sumut dapat terus meningkat dan diharapkan mampu menembus tiga atau empat besar nasional.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6958_Gubernur-Bobby-Apresiasi-Kafilah-Sumut-Tembus-Lima-Besar-MTQ-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66917/gubernur-bobby-apresiasi-kafilah-sumut-tembus-lima-besar-mtq-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>