<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 11:41:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Deli Serdang dan UNPAB Jajaki Kolaborasi Pengembangan Science Techno Park Al-Amin di Glugur Rimbun</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Deli Serdang dan UNPAB Jajaki Kolaborasi Pengembangan Science Techno Park Al-Amin di Glugur Rimbun]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, &mdash Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menjajaki kolaborasi strategis dalam ren]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, &mdash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menjajaki kolaborasi strategis dalam rencana pengembangan Science Techno Park Al-Amin UNPAB yang berlokasi di kawasan Glugur Rimbun, Desa Sampe Cita, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Audiensi dan rapat koordinasi tersebut digelar pada Selasa, 05 Mei 2026, pukul 14.00 WIB di Ruang M103 Universitas Pembangunan Panca Budi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan kawasan berbasis edukasi, produktivitas, inovasi, dan kebermanfaatan masyarakat.</p>.<img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_IMG-20260507-WA0026.jpg"></p><br><br>Rapat audiensi tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, yakni Camat Kutalimbaru, Sekretaris Camat Kutalimbaru beserta tim, serta Kepala Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang beserta tim. Dari pihak internal UNPAB, kegiatan ini dibuka dan dimediasi oleh Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi, ibu Assoc. Prof Dr. Cut Nuraini, ST., MT. Turut hadir di kegiatan ini Kepala PRIK, Kepala Urusan Kerja Sama, Kepala SKUN, Kepala PPMU, Kepala BLPT Unpab.<br><br>Agenda utama pertemuan membahas peluang kerja sama dalam bentuk hibah taman kecamatan/alun-alun serta pengembangan tanaman hortikultura di kawasan Science Techno Park Al-Amin UNPAB. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang produktif, edukatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.<br><br>Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., melalui surat undangan resmi menyampaikan harapan agar rapat ini dapat menjadi ruang bersama untuk memberikan masukan, arahan, dan penguatan kerja sama dalam pemanfaatan kawasan Science Techno Park Al-Amin UNPAB.<br><br>Kawasan Science Techno Park Al-Amin UNPAB di Glugur Rimbun diproyeksikan tidak hanya sebagai kawasan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran lapangan, penguatan ketahanan pangan, pengembangan hortikultura, serta ruang kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat.<br><br>Melalui pertemuan ini, UNPAB dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat membangun langkah konkret dalam merancang program bersama yang berkelanjutan, terutama dalam pengembangan taman kecamatan, kawasan hijau, tanaman hortikultura, serta aktivitas pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.<br>Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui konsep kampus berdampak, yaitu kampus yang hadir tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7820_Pemkab-Deli-Serdang-dan-UNPAB-Jajaki-Kolaborasi-Pengembangan-Science-Techno-Park-Al-Amin-di-Glugur-Rimbun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65636/pemkab-deli-serdang-dan-unpab-jajaki-kolaborasi-pengembangan-science-techno-park-alamin-di-glugur-rimbun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sultan Deli XIV: Garage Kopi Tempat Ngopi Semua Kalangan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 06:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sultan Deli XIV: Garage Kopi Tempat Ngopi Semua Kalangan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &mdash Kalau lagi cari tempat nongkrong santai dengan kopi enak dan makanan yang mengenyangkan, Garage Kopi di kawasan Jalan Sakti Lu]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Kalau lagi cari tempat nongkrong santai dengan kopi enak dan makanan yang mengenyangkan, Garage Kopi di kawasan Jalan Sakti Lubis Simpang STM Medan, bisa jadi pilihan. Tempat ini dikenal sebagai titik kumpul berbagai kalangan mulai dari pelajar, pekerja, sampai komunitas.<br><br>Suasana di sini terasa akrab dan tidak kaku. Hal itu juga dirasakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> Deli XIV, Mahmud Arya Lamanjiji, saat berkunjung, Rabu (6/5/2026). Menurutnya, Garage Kopi memiliki keunggulan dari sisi lokasi yang strategis serta suasana yang santai dan tidak kaku. Kondisi tersebut membuat tempat ini mudah diakses dan diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas.<br><br>&quot;Tempatnya santai, cocok buat semua kalangan,&quot; ujarnya.<br><br>Tidak hanya menawarkan kopi, Garage Kopi juga menghadirkan beragam menu kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya seperti misop kampung dengan kuah gurih, serta tongseng yang kaya akan rempah. <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> menilai, kehadiran menu makanan tersebut melengkapi pengalaman pengunjung saat menikmati waktu bersantai.<br><br>&quot;Sekarang tempat ngopi bukan hanya soal minuman, tapi juga pengalaman. Makanannya enak, jadi lengkap,&quot; katanya.<br><br>Lebih lanjut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> melihat pertumbuhan coffee shop di Medan sebagai fenomena positif yang mencerminkan kreativitas anak muda. Ia menilai setiap tempat memiliki karakter dan segmentasi pasar masing-masing, baik yang bersifat sederhana maupun premium.<br><br>&quot;Setiap tempat punya identitas. Semua punya ruangnya sendiri dan itu baik untuk ekosistem ekonomi lokal,&quot; tuturnya.<br><br>Keunikan lain yang ditawarkan Garage Kopi adalah adanya layanan reparasi sepatu di lokasi yang sama. Konsep ini dinilai inovatif karena memberikan nilai tambah bagi pengunjung yang ingin memperbaiki atau merawat sepatu sambil menikmati kopi.<br><br>&quot;Saya berencana akan memperbaiki sepatu saya di sini,&quot; ujarnya.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> juga menyarankan agar Garage Kopi menghadirkan live music untuk menambah kenyamanan pengunjung, misalnya dengan membawakan lagu-lagu klasik dari Deep Purple maupun The Rolling Stones dan lainnya.<br><br>Sementara itu, pemilik Garage Kopi, Putra Kelana yang akrab disapa Dudit, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya.<br><br>&quot;Sebagai teman, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> Deli yang menambah suasana beda penuh keakraban. Semoga dengan kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap Garage Kopi&quot;, harap Dudit. <br><br>Dalam kesempatan tersebut, Dudit menyajikan V60 kopi arabika spesial manual blue kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/sultan/" target="_blank">Sultan</a> dan rombongan. Ia juga memperkenalkan berbagai menu andalan lainnya, seperti Americano Toraja, cold brew, Sanger, espresso, serta aneka jus.<br><br>Menurut Dudit, Garage Kopi sengaja menghadirkan konsep yang berbeda agar pengunjung mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar menikmati kopi. Ia berharap tempat ini dapat terus menjadi ruang santai yang nyaman bagi semua kalangan. Karena itu, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan, bahkan untuk menu yang tidak tercantum dalam daftar.<br><br>&quot;Kami terus berinovasi dalam menyajikan makanan dan minuman agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Intinya, apa yang diinginkan pelanggan akan kami usahakan untuk tersedia, sehingga mereka merasa puas dan nyaman selama berada di Garage Kopi,&quot; jelasnya. Ia menambahkan.<br><br>Garage Kopi ingin menjadi bukti bahwa aktivitas nongkrong saat ini bukan hanya tentang kopi, tetapi juga tentang suasana dan pengalaman.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9719_Sultan-Deli-XIV--Garage-Kopi-Tempat-Ngopi-Semua-Kalangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65635/sultan-deli-xiv-garage-kopi-tempat-ngopi-semua-kalangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 21:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid, Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, sedang menjalani studi strategis di Shanghai<br><br>Di Shanghai, tepatnya di kota air Zhujiajiao, air bukan hanya latar belakang. Ia adalah &quot;halaman depan&quot; kota: jernih, teratur, dan dipelihara dengan cermat, dihiasi jembatan kuno, perahu kayu, taman kota, dan jalan pejalan kaki yang lebar. Di sana, sungai tidak diperlakukan sebagai saluran pembuangan atau batas kampung, tetapi sebagai ruang publik yang menjadi pusat aktivitas wisata, ekonomi, dan identitas kota. Zhujiajiao adalah contoh nyata bagaimana air dijadikan wajah kota, bukan sekadar sisa ruang.<br><br>Di Indonesia, kenyataannya sangat berbeda. Di banyak kota, air, sungai, pantai, dan danau, masih dianggap &quot;halaman belakang&quot;. Ia diposisikan sebagai kolong, batas kampung, atau area yang boleh diisi dengan parkir, bengkel, dan kafe yang menghadap ke belakang. <br>Sungai sering dipenuhi sampah, sempadan direbut bangunan liar, dan kawasan pesisir banyak dijadikan tempat pembuangan limbah, bukan ruang terbuka hijau yang dinikmati warga. Secara penataan ruang, ini bukan sekadar kelalaian estetika, melainkan kesalahan paradigma: air dianggap sisa ruang, bukan ruang strategis.<br><br>Perbedaan mendasar ini terlihat jelas di Cina dan beberapa kota di Asia Tenggara serta Asia Timur. Di kota‑kota besar, sungai dan danau dirancang sebagai &quot;halaman depan&quot; kota: taman panjang, jalan pejalan kaki, jembatan, dermaga wisata, dan kafe yang menghadap ke air. <br>Program kota spons (*sponge city*) dan konsep *waterfront* bahkan sengaja menempatkan air sebagai bagian integral dari ruang publik, sekaligus perlindungan terhadap banjir dan manajemen air hujan. Di tempat lain, seperti Hanoi, Bangkok, dan Ho Chi Minh City, sungai kota dirancang untuk menjadi tulang punggung kawasan ekonomi dan wisata, bukan hanya jalur transportasi dan pembuangan.<br><br>Di Indonesia, paradigma ini masih terbalik. Sungai, pantai, dan danau banyak diperlakukan sebagai &quot;halaman belakang&quot;: area yang dibuang pandangan, tidak dirancang secara cermat, justru dijajah oleh aktivitas kumuh. Padahal, Indonesia adalah negara dengan 70% wilayah perairan, dengan banyak sungai, danau dan pantai. <br>Seharusnya, air adalah jiwanya kota-kota pesisir dan sungai, bukan sekadar batas administratif. Di Banjarmasin, Sungai Martapura bisa jadi kawasan *waterfront* yang menawan, bukan hanya tempat lewat kapal dan pasar terapung yang kumuh. Di kota-kota tepi danau, seperti Maninjau, Toba, atau pantai di Makassar, Padang, dan Ambon, air bisa jadi ruang publik yang terbuka, hijau, dan menghidupkan ekonomi warga, bukan hanya latar belakang industri dan permukiman.<br><br>Zhujiajiao mengajarkan satu hal penting: air bukan hanya soal fungsi teknis, tapi juga fungsi sosial, ekonomi, dan identitas kota. Di kota itu, air dipelihara dengan peraturan tegas, pengawasan, dan keterlibatan warga, sehingga kawasan kota air menjadi bersih, estetis, dan nyaman. Di sini, kota air tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga menjual kenyamanan, kebersihan, dan kualitas hidup. Di Indonesia, paradigma ini masih belum sepenuhnya diadopsi. Kebijakan kota masih lebih banyak berfokus pada bangunan, jalan, dan infrastruktur, sementara ruang air dibiarkan mengalir tanpa penataan strategis.<br><br>Sebagai mahasiswa Ilmu Pemerintahan, saya melihat: perubahan paradigma penataan ruang adalah kunci. Indonesia perlu berani menata ulang kota-kotanya agar air, sungai, pantai, dan danau, bukan lagi halaman belakang yang kumuh, tetapi jantung kota yang hidup, bersih, dan bernilai tinggi. <br>Perlu perubahan norma: dari &quot;air sebagai halaman belakang&quot; menjadi &quot;air sebagai halaman depan&quot; kota, melalui peraturan, zonasi, dan insentif yang memaksa bangunan menghadap ke air, bukan membelakanginya. Perlu konsep riverfront &ndash; waterfront yang terstruktur di kota-kota sungai dan pesisir, di mana kawasan sempadan sungai dirancang sebagai taman, jalan pejalan kaki, dan aktivitas ekonomi yang memelihara air, bukan mencemarkannya.<br><br>Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negeri kota air yang unik. Namun, jika air terus diperlakukan sebagai halaman belakang, kota air Indonesia hanya akan menjadi kumuh, banjir, dan tertinggal. Di saat kota-kota di Cina dan Asia Timur menjadikan air sebagai wajah kota, Indonesia harus berani berubah: menjadikan air sebagai jantung kota, bukan sekadar batas kampung. Dengan pendekatan seperti Zhujiajiao, air yang bersih, teratur, dan terintegrasi, Indonesia bisa menciptakan kota air yang unik, keren, dan berkelanjutan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8179_Ketika-Air-Masih-Jadi-Halaman-Belakang--Kota-Air-Indonesia-Terus-Tertinggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65634/ketika-air-masih-jadi-halaman-belakang-kota-air-indonesia-terus-tertinggal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, Terdakwa Roni Paslani Klaim Dikrimiminalisasi</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 21:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, Terdakwa Roni Paslani Klaim Dikrimiminalisasi]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang &ndash Roni Paslani (46), warga Jalan Pengabdian, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjal]]></description>
            <content><![CDATA[Deli Serdang &ndash; Roni Paslani (46), warga Jalan Pengabdian, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjalani sidang ketujuh di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia didakwa dalam perkara dugaan pemalsuan surat tanah berupa SK Camat.</p>Dalam persidangan yang berlangsung lebih dari satu jam, majelis hakim yang dipimpin Ketua Endra Hermawan SH menghadirkan saksi pelapor, Erwin. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini adalah Pasti Liana Lubis SH.</p><br>Di hadapan majelis hakim, saksi pelapor menyampaikan laporan terkait dugaan pemalsuan surat tanah oleh terdakwa. Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai waktu pasti pelaporan ke Polda Sumatera Utara, saksi mengaku tidak mengingat tanggal, bulan, maupun tahun secara rinci.</p><br>Kuasa hukum terdakwa, M. Yani Rambe SH, mencecar saksi terkait kronologi pelaporan, khususnya mengenai mana yang lebih dahulu antara gugatan perdata dan laporan pidana. Saksi tidak dapat memberikan jawaban pasti dan mengaku baru mengetahui perkara tersebut pada tahun 2023.<br>Usai persidangan, Roni Paslani menyatakan dirinya menjadi korban kriminalisasi. Ia juga mengaku tengah mengalami sakit selama menjalani penahanan di Lapas Lubuk Pakam sejak 27 Februari 2026.</p><br>Menurut Roni, kasus bermula dari pembelian lahan seluas sekitar 3,2 hektare di Desa Patumbak Kampung pada tahun 2021 dengan dasar SK Camat tahun 1983 atas nama pemilik sebelumnya. Ia mengklaim proses jual beli dilakukan melalui notaris dan telah melalui pengecekan ke pihak desa, kecamatan, hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN).</p><br>&quot;Saya tidak mungkin memalsukan surat, karena saya membeli tanah tersebut secara sah dan bahkan telah mengeluarkan biaya hingga Rp15 miliar untuk penimbunan,&quot; ujarnya.</p><br>Roni juga mengungkapkan keberatannya atas penahanan yang dijalani, serta memohon penangguhan penahanan kepada majelis hakim dengan alasan kondisi kesehatan.</p><br>Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, M. Yani Rambe SH, menilai dakwaan jaksa tidak relevan karena menggunakan ketentuan KUHP baru. Ia juga menduga adanya upaya pemaksaan perkara terhadap kliennya.</p><br>Menurut Yani, gugatan perdata yang diajukan pihaknya pada 1 Mei 2022 justru lebih dahulu dibandingkan laporan pidana yang diajukan pelapor pada 7 Juni 2022. Ia menyebut penetapan tersangka terhadap kliennya terjadi pada 26 Januari 2023.<br>&quot;Pasca sidang ini, kami akan mengajukan permohonan perlindungan hukum ke Komnas HAM, Kemenkumham, serta Komisi III DPR RI terkait dugaan pelanggaran prosedur hukum dalam perkara ini,&quot; tegasnya.</p><br>Yani juga menyoroti rencana JPU yang ingin menghadirkan saksi pelapor melalui sambungan daring (Zoom). Pihaknya menolak dengan alasan keabsahan identitas saksi belum dapat dipastikan, terlebih selama proses persidangan pelapor disebut belum pernah hadir secara langsung.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_8682_Sidang-Dugaan-Pemalsuan-Surat-Tanah--Terdakwa-Roni-Paslani-Klaim-Dikrimiminalisasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65633/sidang-dugaan-pemalsuan-surat-tanah-terdakwa-roni-paslani-klaim-dikrimiminalisasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Hasilkan Pembagian Dividen yang Solid*</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 17:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Hasilkan Pembagian Dividen yang Solid*]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  Jakarta PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH IDX ISAT, atau Perseroan) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (R]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Jakarta </p><br></p>PT Indosat Tbk (Indosat atau <a href="https://www.halomedan.com/tag/ioh/" target="_blank">IOH</a>; IDX: ISAT, atau Perseroan) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), menandai fase pertumbuhan baru seiring percepatan strategi AI North Star serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham. Di tengah tantangan kondisi makroekonomi sepanjang 2025, Indosat tetap menunjukkan ketangguhan melalui eksekusi bisnis yang disiplin dan arah strategi yang terarah, sekaligus membangun fondasi kuat untuk penciptaan nilai secara jangka panjang.</p><br></p>*Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison*, mengatakan, &quot;Di Indosat, kami percaya bahwa setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas dan bermakna. Fokus kami jelas: mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen. Seluruh langkah ini mencerminkan semangat #LebihBaikIndosat dalam memberdayakan Indonesia.&quot;</p><br></p>Berlandaskan hal tersebut, Indosat terus mempercepat ambisi AI North Star untuk menjadikan penggerak perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dengan memberdayakan Indonesia melalui ekosistem AI yang terintegrasi secara menyeluruh.</p><br></p>Transformasi ini dimulai dari evolusi Indosat menjadi AI-native telco, dengan mengintegrasikan AI ke seluruh operasi inti untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, meningkatkan produktivitas, serta mengoptimalkan efisiensi belanja modal. Pendekatan ini telah memperkuat keterlibatan pelanggan dan dapat mendukung pertumbuhan dua digit yang berkelanjutan.</p><br></p>Lebih lanjut, Indosat memperluas layanannya dari sekadar konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang pertumbuhan baru di bidang sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Dengan kapabilitas utama yang telah terbangun, perusahaan kini memasuki fase ekspansi untuk mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik di segmen konsumen maupun enterprise.</p><br></p>Salah satu pendorong utama strategi ini adalah kolaborasi strategis Indosat dengan NVIDIA yang diumumkan pada NVIDIA GTC 2026, bersamaan dengan peluncuran Sahabat-AI sebagai satu kesatuan upaya membangun ekosistem AI di Indonesia. Melalui kemitraan tersebut, Indosat memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka dari NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan kapabilitas AI berkelas dunia ke Indonesia. Inisiatif ini memungkinkan pengembangan solusi berkinerja tinggi yang relevan secara lokal, sekaligus meletakkan fondasi bagi sovereign AI yang terbuka, adaptif, dan selaras dengan prioritas nasional. Berlandaskan fondasi ini, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif untuk memperluas akses terhadap AI. Dibangun di atas fondasi tersebut, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif yang membuka akses lebih luas terhadap kecerdasan buatan&mdash;memberdayakan individu, developer, enterprise, hingga institusi untuk mengembangkan dan mengimplementasikan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, konteks budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.</p><br></p>Untuk memastikan akses yang inklusif dalam skala besar, Indosat juga mengembangkan AI Grid yang terdistribusi, dengan memanfaatkan cakupan jaringannya secara nasional dan infrastruktur pusat data dari Perseroan untuk mendistribusikan daya komputasi AI ke seluruh Indonesia. Pendekatan ini mempercepat akses terhadap AI, mendorong inovasi di luar kota-kota besar, serta memungkinkan developer, pelaku usaha, dan komunitas di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI. Melalui strategi terintegrasi ini, Indosat terus bertransformasi menjadi AI Nation Shaper, memperkuat kapabilitas digital Indonesia sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.</p><br></p>Sebagai bagian dari keputusan RUPST, Indosat juga menyetujui pengangkatan Reski Damayanti,  Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi efektif sejak penutupan rapat. Tak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Seppalga Ahmad sebagai Komisaris Perseroan yang efektif sejak penutupan rapat. Penunjukan ini semakin memperkuat kemampuan Indosat dalam mengeksekusi strategi dengan lebih agile dan disiplin.</p><br></p>*Reski Damayanti* memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi dan FMCG di Indonesia serta Asia Tenggara. Sebagai anggota Direksi, ia berperan penting dalam memperkuat kerangka tata kelola serta mendorong inisiatif strategis di bidang regulasi, termasuk mendukung solusi berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam.</p><br></p>*Apoorva Mehrotra* membawa pengalaman internasional lebih dari 25 tahun di kawasan Asia dan Afrika, dengan rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi di sektor telekomunikasi dan digital. Ia pernah memegang berbagai posisi strategis di Airtel dan Vodafone, termasuk sebagai Regional CEO East Africa di Airtel Africa, dan dikenal atas kemampuannya dalam mendorong kinerja bisnis serta membangun tim berkinerja tinggi.</p><br></p>*Honesti Basyir* membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi serta berbagai sektor strategis. Penunjukan ini diyakini akan mempercepat transformasi Indosat, khususnya dalam mengeksekusi strategi pengembangan AI perusahaan.</p><br></p>Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Bapak Ahmad Zulfikar  sebagai Direktur dan Bapak Achmad Syah Reza sebagai Komisaris Perseroan.</p><br></p>Perseroan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Ahmad Zulfikar dan Bapak Achmad Syah Reza atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya.</p><br></p>Sebagai cerminan kinerja yang solid dan komitmen berkelanjutan terhadap pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp3.579.840.016.227 (tiga triliun lima ratus tujuh puluh sembilan miliar delapan ratus empat puluh juta enam belas ribu dua ratus dua puluh tujuh rupiah), atau setara dengan Rp111 per saham. Dividen tersebut akan dibagikan selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1907_Indosat-Ooredoo-Hutchison-Dorong-Akselerasi-AI-Terapan-Skala-Nasional--Hasilkan-Pembagian-Dividen-yang-Solid-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65632/indosat-ooredoo-hutchison-dorong-akselerasi-ai-terapan-skala-nasional-hasilkan-pembagian-dividen-yang-solid/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wisuda XXXIV Darul Hikmah Medan, Santri Diingatkan Jaga Citra Pesantren di Tengah Publik</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 15:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wisuda XXXIV Darul Hikmah Medan, Santri Diingatkan Jaga Citra Pesantren di Tengah Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Wisuda XXXIV Darul Hikmah Medan, Santri Diingatkan Jaga Citra Pesantren di Tengah Publik]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai pelaksanaan Khutbatul Wada&#039; dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/wisuda/" target="_blank">Wisuda</a> Angkatan XXXIV Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah  Taman Pendidikan Islam, Rabu (6/5).<br><br>Kegiatan Khutbatul Wada&#039; dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/wisuda/" target="_blank">Wisuda</a> menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan, sekaligus refleksi atas peran strategis pesantren dalam mencetak generasi unggul.<br><br><br>Ketua Umum PP TPI, Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg PH.D, Sp Pros, Subsp, PKIKG(K) menegaskan bahwa kompetensi seseorang lebih efektif dibentuk melalui pembelajaran tatap muka.<br>"Interaksi offline memberikan ruang yang lebih luas untuk pembinaan karakter, pemahaman mendalam, serta transfer nilai yang tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh metode daring. Ini memiliki bobot paling tinggi dalam menjawab persoalan pendidikan Islam saat ini," jelasnya. Untuk itu mengucapkan selamat kepada santri/ah yang diwisuda hari ini, semoga tetap menjaga etika,karakter dan moral Ditengah-tengah Masyarakat.<br><br>Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam, Dr. H. Yose Rizal, mengatakan bahwa Khutbatul Wada&#039; bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter santri.<br>"Ini adalah momen penting untuk mengingat kembali perjuangan para santri selama menempuh pendidikan. Kami berharap para alumni dapat menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan dan terus membawa nama baik pesantren di tengah masyarakat," ujarnya.<br><br>Ketua II  TPI, H. Ikrom Helmi Nasution SH, menambahkan bahwa keberhasilan santri tidak terlepas dari sinergi antara pesantren, orang tua, dan masyarakat.<br>"Pesantren tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan orang tua dan masyarakat sangat penting dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak. Karena itu, kebersamaan ini harus terus dijaga," katanya.<br><br>Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, menilai capaian para santri merupakan bukti nyata dedikasi para guru dan ustaz dalam membimbing generasi muda.<br>"Ini adalah bukti luar biasa dari pengabdian guru-guru dan ustaz kita. Karena itu, saya berpesan agar para santri bersungguh-sungguh dan tidak melupakan jasa orang tua serta guru-guru yang telah membimbing," ujarnya.<br><br>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Impun Siregar mengingatkan pentingnya semangat belajar yang berkelanjutan serta dukungan orang tua dalam pendidikan anak.<br>"Tidak ada orang tua yang miskin karena memiliki anak. Justru anak adalah amanah sekaligus sumber keberkahan. Teruslah semangat belajar dan berjuang," katanya.<br><br>Tokoh lainnya, Ketua Badan Silaturrahim Pondok Pesantren Sumatera Utara Drs H Yulizar Parlagutan Lubis, menyoroti pentingnya pembinaan serius terhadap pesantren guna menyiapkan generasi masa depan. Ia optimistis dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, berbagai posisi strategis akan diisi oleh alumni pesantren.<br>"Kalau kita serius, ke depan alumni pesantren yang akan mengisi tempat-tempat strategis. Tapi jangan hanya formalitas, pesantren harus benar-benar dibina," tegasnya.<br>Ia juga mendorong Kementerian Agama untuk menghadirkan langkah konkret, termasuk penyusunan kriteria pesantren unggul sebagai arah pembinaan ke depan.<br>"Kita ingin melihat apakah ke depan ada standar pesantren unggul yang jelas dari Kementerian Agama. Ini penting," tambahnya.<br><br>Dalam rangkaian acara tersebut, panitia juga menyerahkan cendera mata kepada sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, Ketua Umum TPI, Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, serta Ketua II TPI, H. Ikrom Helmi Nasution. Cendera mata juga diberikan kepada perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Asahan dan para undangan lainnya sebagai bentuk apresiasi.<br>Selain itu, alumni Angkatan XXXIV turut memberikan hibah berupa kipas angin kepada Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah sebagai wujud kepedulian dan kontribusi terhadap almamater.<br>Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan buku karya M. Yusuf Sinaga, yang menambah nilai edukatif dalam pelaksanaan acara tersebut.<br>Acara Khutbatul Wada&#039; ini tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga sarat dengan pesan moral dan motivasi. Para wisudawan diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh serta menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7468_Wisuda-XXXIV-Darul-Hikmah-Medan--Santri-Diingatkan-Jaga-Citra-Pesantren-di-Tengah-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65631/wisuda-xxxiv-darul-hikmah-medan-santri-diingatkan-jaga-citra-pesantren-di-tengah-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kelurahan Terjun Bersama Babinkamtibmas dan OKP Meminimalisir Aksi Kejahatan Melalui Patroli Perdana</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 15:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kelurahan Terjun Bersama Babinkamtibmas dan OKP Meminimalisir Aksi Kejahatan Melalui Patroli Perdana]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan selain memiliki motto Terasli (Terjun Asri Sampah Liar) pada Ge]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br>Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a>, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan selain memiliki motto Terasli (<a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> Asri Sampah Liar) pada Gerakan Indonesia Asri. Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a>, Kecamatan Medan Marelan juga perduli dengan kondisi situasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/kamtibmas/" target="_blank">Kamtibmas</a> aman dan kondusif diwilayahnya.<br><br><br>Terbukti, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a>, Kepling dan sejumlah OKP juga Ormas, Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> melaksanakan kegiatan patroli guna meminimalisir dari aksi tindak kejahatan jalanan seperti Begal, Narkoba dan kejahatan lainya, Selasa (5/5/2026) malam sekira pukul 22.30 Wib.<br><br><br>Sebelum kegiatan patroli bersama yang dilakukan secara mobile dengan berkendara roda dua (sepeda motor), Ahmad Zukri Alrasyid <a href="https://www.halomedan.com/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> didampingi, Aiptu Amril Babinkamtibmas Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> dan OKP juga Ormas menggelar apel di halaman kantor lurah terjun.<br><br><br>Ahmad Zukri Alrasyid <a href="https://www.halomedan.com/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> didampingi, Aiptu Amril Babinkamtibmas Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> dalam sambutannya apel mengatakan terimakasih kepada semua pihak yang turut perduli dalam pelaksanaan patroli mengantisipasi aksi kejahatan.<br><br><br>"Terimakasih kepada semua pihak yang turut perduli dalam kegiatan patroli untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah kelurahan terjun. Dan bila ada ditemukan hal hal yang mencurigakan agar dilakukan dengan kekerasan. Dan kegiatan ini akan berlangsung selama 5 (lima) hari hingga, Sabtu (9/5/2026)," ujar Ahmad Zukri Alrasyid <a href="https://www.halomedan.com/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a>.<br><br><br>Hal yang sama juga disampaikan Aiptu Amril Babinkamtibmas Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> kepada pihak yang terlibat dalam pelaksanaan patroli ini agar bersama sama saling bekerjasama untuk berperan aktif membantu tugas Polri sehingga menjadikan wilayah Kelurahan <a href="https://www.halomedan.com/tag/terjun/" target="_blank">Terjun</a> tetap aman dan kondusif.<br><br><br>Dari amatan wartawan, pada kegiatan patroli itu, salah satu barak di Jalan Benteng Lingkungan IX diduga lokasi penggunaan narkoba dirubuhkan dan dibakar. Selanjutnya patroli dilakukan dengan menyambangi setiap posko siskamling yang berada di tiap lingkungan kelurahan terjun.<br><br><br>Giat berakhir pada, Rabu (6/5/2026) pagi pukul 01.30 Wib dengan situasi aman terkendali.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5199_Kelurahan-Terjun-Bersama-Babinkamtibmas-dan-OKP-Meminimalisir-Aksi-Kejahatan-Melalui-Patroli-Perdana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65630/kelurahan-terjun-bersama-babinkamtibmas-dan-okp-meminimalisir-aksi-kejahatan-melalui-patroli-perdana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem, Bukan Hanya Bebas Visa</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 11:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem, Bukan Hanya Bebas Visa]]></title>
            <description><![CDATA[Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem, Bukan Hanya Bebas Visa]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid, Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN &amp; Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Sambil menunggu penerbangan lanjutan ke Shanghai, sy ngobrol dengan Pemandu tour kami dan seorang Staf Menteri Pariwisata yang juga menjadi Mahasiswa Doktoral IPDN, tentang bagaimana kemajuan Pariwisata di Cina. Ada beberapa hal yang menarik dan dapat dijadikan pelajaran, adalah bagaimana negara Cina mengubah kebijakan visa menjadi senjata utama pariwisata. <br>Bebas visa unilateral untuk puluhan negara, transit 240 jam, dan perluasan pelabuhan masuk telah menciptakan lonjakan dramatis: Shenzhen naik 160%, Shanghai diserbu turis, dan pendapatan hotel serta penerbangan berlipat ganda. Ini bukan kebetulan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> tidak sekadar membuka pintu, tetapi menyiapkan ekosistem lengkap, konektivitas antarkota, pengalaman budaya imersif, belanja tax-free instan, hingga drone show dan VR di setiap destinasi. Hasilnya jelas: wisatawan datang lebih mudah, tinggal lebih lama, dan belanja lebih banyak.<br><br>Indonesia punya potensi alam dan budaya yang tak tertandingi, tetapi kita tertinggal jauh dalam eksekusi. Bebas visa kunjungan untuk 75 negara memang sudah ada, namun dampaknya terbatas karena infrastruktur destinasi belum merata, tiket penerbangan mahal, dan mobilitas internal menyulitkan. Bali dan Jakarta menangkap sebagian besar manfaat, sementara puluhan destinasi super prioritas mandek karena akses buruk dan layanan standar rendah. <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> mengajarkan bahwa visa hanyalah pintu masuk; yang menentukan adalah apa yang ada di balik pintu tersebut. Kita sering terjebak pada promosi "pantai indah", padahal wisatawan modern mencari pengalaman terintegrasi: budaya hidup, kuliner autentik, event global, dan kemudahan digital.<br><br>Sebagai staf khusus di Kemenimipas, saya melihat urgensi reformasi imigrasi yang terintegrasi dengan pariwisata. <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> sukses karena visa mereka jadi bagian dari strategi nasional, bukan silo kebijakan. Indonesia perlu langkah konkret: perkuat bebas visa untuk 20 pasar bernilai tinggi (<a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a>, India, Timur Tengah), buka rute langsung ke 10 destinasi super prioritas, dan wajibkan standar digitalisasi (pembayaran QRIS internasional, tax refund instan, aplikasi multibahasa). Pemerintah pusat harus paksa sinergi kementerian, Kemenpar, Kemenekraf, Kemenhub, Kemenkeu dan Danantara (akses bandara) dengan target terukur: naikkan dwell time turis dari 7 hari jadi 12 hari dalam 3 tahun.<br><br>Belajar dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a>, pariwisata bukan soal jumlah turis, tetapi devisa per kapita. Turis <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> di Indonesia belanja rata-rata USD1.200 per orang, tapi tinggal singkat karena ekosistem belum siap. Bayangkan jika kita bisa meniru model "visa + experience" mereka: paket 7 hari "Bali-Lombok-Yogyakarta" dengan kereta cepat, homestay budaya, dan festival kuliner terjadwal. Ini bukan mimpi; <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> membuktikan negara berkembang bisa lompat dari recovery pasca-pandemi ke dominasi regional dalam 3 tahun.<br><br>Pariwisata adalah ujian tata kelola pemerintahan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> menang karena eksekusi cepat dan terukur; Indonesia harus berhenti pada wacana "10 Bali Baru". Sebagai akademisi dan praktisi, saya yakin kita bisa mengejar kalau berani ambil pelajaran keras: visa adalah trigger, tapi infrastruktur dan inovasi yang jadi game changer.<br>Waktu sudah tidak menunggu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/china/" target="_blank">China</a> sudah melesat, kita masih di garis start.<br><br>*Abdullah Rasyid menulis dari Bandar Udara Hongkong (HKIA), dalam rangka Study Strategis Luar Negeri IPDN, Mei 2026.*]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1010_Belajar-dari-China--Pariwisata-Indonesia-Butuh-Ekosistem--Bukan-Hanya-Bebas-Visa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65629/belajar-dari-china-pariwisata-indonesia-butuh-ekosistem-bukan-hanya-bebas-visa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PC IKA PMII Kota Medan Akan Gelar Halal Bihalal dan Tasyakuran Harlah ke-66</guid>
            <pubDate>Tue, 05 May 2026 17:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PC IKA PMII Kota Medan Akan Gelar Halal Bihalal dan Tasyakuran Harlah ke-66]]></title>
            <description><![CDATA[PC IKA PMII Kota Medan Akan Gelar Halal Bihalal dan Tasyakuran Harlah ke66]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &mdash; Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kota Medan akan menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.<br>Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Hotel Madani, Medan. Acara ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang PMII sebagai organisasi kader yang konsisten dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.<br>Mengusung tema &quot;Katakan Tuhan Itu Satu&quot;, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai tauhid dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat. Sementara itu, subtema yang diangkat yakni &quot;Tidak Meninggalkan PMII dalam Situasi dan Kondisi Apapun&quot;, menegaskan komitmen alumni untuk tetap menjaga loyalitas dan kontribusi terhadap organisasi.<br>Sejumlah tokoh alumni PMII dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk para pengurus dan kader lintas generasi yang selama ini berkiprah di berbagai sektor.<br>Ketua PC IKA PMII Kota Medan Safrizal Elbatubara menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga sebagai ajang mempererat solidaritas antar alumni serta memperkuat peran strategis PMII dalam menjawab tantangan zaman.<br>&quot;Melalui momentum Harlah ke-66 ini, kita ingin meneguhkan kembali komitmen kebersamaan dan pengabdian, baik kepada organisasi maupun kepada masyarakat luas,&quot; ujarnya.<br>Acara ini juga akan diisi dengan tausiyah, ramah tamah, serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PMII yang telah memasuki usia lebih dari setengah abad.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_1649_PC-IKA-PMII-Kota-Medan-Akan-Gelar-Halal-Bihalal-dan-Tasyakuran-Harlah-ke-66.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65628/pc-ika-pmii-kota-medan-akan-gelar-halal-bihalal-dan-tasyakuran-harlah-ke66/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat</guid>
            <pubDate>Tue, 05 May 2026 15:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid <br>*Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan <br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br><br>Ketika Presiden meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pesan yang disampaikan jelas: koperasi bukan sekadar wadah ekonomi, melainkan alat perjuangan rakyat kecil. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan:  <br><br>&gt; &quot;Koperasi adalah usaha besar strategis. Koperasi adalah alat perjuangan rakyat kecil untuk menjadi kuat secara ekonomi.&quot;  <br><br>Kutipan ini bukan hanya retorika, melainkan arah kebijakan. KDMP hadir di desa untuk memotong rantai tengkulak, memberantas praktik rentenir, dan memberi rakyat akses pada harga sembako, obat, hingga modal usaha yang lebih adil.  <br><br><br>INKOPASINDO: Resonansi KDMP di Pemasyarakatan<br><br>Semangat KDMP kini bergema di balik tembok Lapas dan Rutan melalui Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (INKOPASINDO). Diluncurkan Desember 2024, koperasi ini menata ulang sistem kantin dan koperasi di seluruh UPT Pemasyarakatan. Hasilnya nyata: harga barang lebih murah, distribusi transparan, dan pegawai merasakan manfaat lewat pencairan Sisa Hasil Usaha (SHU).  <br><br>Pada April 2026, INKOPASINDO menyalurkan gerobak usaha kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Gerobak itu bukan sekadar alat dagang, melainkan simbol reintegrasi sosial, bahwa keluarga WBP bisa mandiri, produktif, dan keluar dari lingkaran stigma.  <br><br><br>Koperasi Merah Putih: Desa dan Lapas<br><br>KDMP di desa dan INKOPASINDO di pemasyarakatan sama-sama mengusung konsep Koperasi Merah Putih. Bedanya hanya pada medan usaha: desa sebagai ruang sosial terbuka, pemasyarakatan sebagai ruang rehabilitasi. Namun keduanya bertemu dalam satu visi: membangun kemandirian ekonomi, memperkuat solidaritas, dan menegakkan keadilan sosial.  <br><br><br>Fungsi Sosial dan Kultural<br><br>INKOPASINDO juga memasarkan karya warga binaan, sebagaimana KDMP memasarkan produk desa. Di sini, koperasi menjadi jembatan: menghubungkan hasil karya dengan masyarakat luas, sekaligus mengikis stigma bahwa penjara hanya tempat hukuman.  <br><br><br>Integrasi dengan 15 Program Aksi Kemenimipas<br><br>INKOPASINDO tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari 15 Program Aksi Kemenimipas yang menekankan transformasi pemasyarakatan dan imigrasi. Beberapa relevansi langsung:  <br><br>1. Pemutusan rantai kemahalan barang di Lapas &rarr; sejalan dengan aksi transparansi dan keadilan ekonomi.  <br>2. Pencairan SHU untuk ASN &rarr; mendukung program peningkatan kesejahteraan pegawai.  <br>3. Gerobak usaha untuk keluarga WBP &rarr; bagian dari program reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi.  <br>4. Pemasaran karya warga binaan &rarr; mendukung program rehabilitasi berbasis produktivitas.  <br>5. Integrasi koperasi primer ke induk nasional &rarr; memperkuat tata kelola kelembagaan sesuai prinsip transparansi.  <br>6. Koperasi Merah Putih di pemasyarakatan &rarr; resonansi langsung dengan KDMP di desa, memperluas ekosistem ekonomi rakyat.  <br>7. Ketahanan pangan di lingkungan Lapas &rarr; mendukung program aksi kemandirian pangan nasional.  <br>8. Digitalisasi koperasi &rarr; bagian dari program Smart Prison dan tata kelola modern.  <br>9. Penguatan solidaritas sosial &rarr; sejalan dengan program kontra-stigma terhadap WBP.  <br>10. Koperasi sebagai instrumen rehabilitasi &rarr; mendukung program aksi humanisasi pemasyarakatan.  <br><br>Dengan demikian, INKOPASINDO bukan hanya koperasi internal, melainkan pilar strategis dari 15 Program Aksi Kemenimipas yang menempatkan pemasyarakatan sebagai ruang inovasi sosial.  <br><br><br>Penutup<br><br>Dengan mengaitkan INKOPASINDO ke KDMP, terlihat bahwa kebijakan Presiden bukan hanya membangun koperasi di desa, tetapi juga menembus ruang pemasyarakatan. Gerobak usaha, harga barang murah, pencairan SHU, semua itu adalah bagian dari gerakan nasional koperasi Merah Putih.  <br><br>Jika KDMP adalah jalan ekonomi rakyat di desa, maka INKOPASINDO adalah jalan rehabilitasi bangsa di pemasyarakatan. Keduanya bertemu dalam satu visi: Indonesia yang adil, mandiri, dan produktif.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7189_INKOPASINDO-dan-KDMP--Jalan-Merah-Putih-Ekonomi-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65627/inkopasindo-dan-kdmp-jalan-merah-putih-ekonomi-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash;2030 Berlangsung Sukses di Medan, Erwan Nasution : Terima Kasih Kepada Semua Pihak Berpartisipasi</guid>
            <pubDate>Tue, 05 May 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025–2030 Berlangsung Sukses di Medan, Erwan Nasution : Terima Kasih Kepada Semua Pihak Berpartisipasi]]></title>
            <description><![CDATA[Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash2030 Berlangsung Sukses di Medan, Erwan Nasution  Terima Kasih Kepada Semua Pihak Berpartisipasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan &ndash; Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution (DPD IKANAS) Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030 berlangsung sukses dan khidmat di Hotel Mercure Medan, Minggu (3/5/2026).<br>Ketua DPD IKANAS Sumatera Utara, Erwan Rozadi Nasution, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Ia menyebut pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan peran organisasi di tengah masyarakat.<br>&quot;Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat-Nya sehingga pelantikan pengurus DPD IKANAS Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030 dapat terlaksana dengan baik,&quot; ujarnya.<br>Erwan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IKANAS se-Sumatera Utara yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Selain itu, ia turut mengapresiasi kerja keras panitia, pengurus, donatur, serta para pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan penuh.<br>Menurutnya, kehadiran berbagai pihak dalam pelantikan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun dan memajukan IKANAS di Sumatera Utara ke depan.<br>&quot;Partisipasi seluruh pihak menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen kita dalam memajukan organisasi,&quot; tambahnya.<br>Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan program kerja yang berdampak positif, serta mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota IKANAS di wilayah Sumatera Utara.<br>Acara berlangsung lancar dan penuh keakraban, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi dasar organisasi IKANAS.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_7376_Pelantikan-DPD-IKANAS-Sumut-2025-ndash-2030-Berlangsung-Sukses-di-Medan--Erwan-Nasution---Terima-Kasih-Kepada-Semua-Pihak-Berpartisipasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65626/pelantikan-dpd-ikanas-sumut-2025ndash2030-berlangsung-sukses-di-medan-erwan-nasution-terima-kasih-kepada-semua-pihak-berpartisipasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 22:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya]]></title>
            <description><![CDATA[Depok, &mdash Ada yang perlahan hilang dari keseharian anakanak kita rasa hormat yang tulus, empati yang tumbuh alami, dan kebanggaan ter]]></description>
            <content><![CDATA[Depok, &mdash; Ada yang perlahan hilang dari keseharian anak-anak kita: rasa hormat yang tulus, empati yang tumbuh alami, dan kebanggaan terhadap identitasnya sendiri. Di tengah derasnya arus budaya global dan dominasi gawai, anak-anak lebih cepat mengenal dunia luar daripada memahami akar budayanya sendiri.</p><br>Dalam situasi itu, pendidikan usia dini sering justru terjebak pada percepatan akademik. Padahal, di fase inilah karakter seharusnya dibentuk&mdash;bukan sekadar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.<br><br>*Ruang Refleksi Pendidikan*<br>Kegelisahan itu menjadi pijakan Seminar &quot;Membangun Karakter dan Jati Diri Anak Bangsa: Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Warisan Budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/sound/" target="_blank">Sound</a> of Borobudur&quot; yang diselenggarakan pada Senin (4/5/2026) di Auditorium Yayasan Baitul Bestari Malik, Bojongsari, Depok.<br><br>Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus sebagai rangkaian kegiatan Siti Maryam School Fiesta 2026 yang digagas oleh TK Siti Maryam, sekolah yang berdiri pada tahun 2024 dan bernaung di bawah Yayasan Baitul Bestari Malik. <br><br>Direktur PAUD Kemendikdasmen RI, Kurniawan, S.T., M.B.A., menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya adalah kebutuhan mendesak. &quot;Kita tidak bisa membiarkan anak-anak tumbuh tanpa akar. Pendidikan harus menanamkan jati diri agar mereka tidak kehilangan arah di tengah globalisasi,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan bahwa pemanfaatan warisan budaya merupakan langkah strategis yang sejalan dengan kebijakan nasional. &quot;Situs sejarah seperti Borobudur adalah sumber belajar yang hidup. Ini bukan hanya masa lalu, tetapi fondasi masa depan pendidikan kita,&quot; kata Kurniawan.<br><br>*Potret Lapangan*<br>Dalam sesi pertama, Gallah Akbar Mahardhika, M.Pd., memotret kondisi pendidikan anak usia dini yang mengalami krisis orientasi. Ia melihat adanya tekanan akademik yang menggerus ruang pembentukan karakter.<br><br>&quot;Anak-anak dipaksa menguasai calistung terlalu cepat, sementara nilai dasar seperti empati, kemandirian, dan tanggung jawab justru terabaikan,&quot; ujarnya. Ia menyebut fenomena ini sebagai kegagalan membangun &quot;wadah&quot; sebelum mengisi &quot;isi&quot;.<br><br>*Borobudur sebagai Inspirasi*<br>Gagasan untuk kembali pada akar budaya menemukan bentuk konkretnya melalui <a href="https://www.halomedan.com/tag/sound/" target="_blank">Sound</a> of Borobudur. Candi Borobudur, yang dibangun pada abad ke-8, menyimpan lebih dari 200 relief alat musik yang menjadi bukti tingginya peradaban Nusantara.<br><br>Fakta menunjukkan, instrumen-instrumen tersebut masih memiliki kemiripan dengan alat musik yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia bahkan di lebih dari 40 negara. Tidak ada situs sejarah lain di dunia yang merekam dokumentasi musik sedetail Borobudur.<br><br>&quot;Budaya bukan hanya kesenian atau pakaian adat. Budaya adalah cara kita berinteraksi dan memaknai kehidupan sehari-hari,&quot; ujar Trie Utami, artis senior yang menginisiasi gerakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sound/" target="_blank">Sound</a> of Borobudur.<br><br>Melalui gerakan ini, relief-relief tersebut tidak lagi menjadi artefak diam. Instrumen-instrumen itu direkonstruksi menjadi alat musik nyata&mdash;dawai, tiup, dan perkusi&mdash;yang kini dapat dimainkan kembali, termasuk sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini.<br><br>Pandangan tersebut diperkuat oleh Purwa Tjaraka, Ir., musisi sekaligus penggerak <a href="https://www.halomedan.com/tag/sound/" target="_blank">Sound</a> of Borobudur, yang menilai bahwa warisan ini memiliki daya bangun karakter yang kuat. &quot;Ketika alat-alat musik itu dibunyikan kembali, kita sedang membangkitkan ingatan kolektif bahwa Nusantara pernah menjadi pusat peradaban musik dunia,&quot; ujarnya.<br><br>*Pendekatan Akademis*<br>Perspektif akademis disampaikan oleh Melani Budianta, M.A., Ph.D., guru besar ilmu budaya dari Universitas Indonesia, yang menekankan pentingnya pendekatan sederhana dalam mengajarkan budaya. Ia mengingatkan bahwa budaya tidak boleh berhenti pada simbol, tetapi harus hadir dalam kebiasaan.<br><br>Pelopor perkembangan Cultural Studies di Indonesia ini mencontohkan bagaimana satu objek sederhana dapat menjadi pintu masuk pembelajaran. Dari makanan tradisional, misalnya, anak dapat belajar tentang alam, sejarah, hingga nilai kebersamaan secara mendalam.<br><br>Ia menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari strategi &quot;deep learning&quot;. Dalam praktiknya, guru tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi mengajak anak berpikir, merasakan, dan memahami keterkaitan antara dirinya dengan lingkungan dan bangsanya.<br><br>Konsep ini kemudian diperkuat melalui pendekatan &quot;mesin ke-Indonesia-an&quot;, yakni kerangka berpikir yang membantu guru menyusun materi ajar berbasis budaya. Di dalamnya terdapat unsur kesadaran sejarah, kebinekaan, internalisasi nilai, hingga pembentukan nasionalisme aktif sejak dini.<br><br>*Praktik di Sekolah*<br>Pengalaman praktik juga dibagikan oleh Kepala Sekolah TK Siti Maryam, H. Sigit Subiyanto. Ia menyampaikan bahwa uji coba penerapan pembelajaran berbasis budaya, termasuk materi <a href="https://www.halomedan.com/tag/sound/" target="_blank">Sound</a> of Borobudur di sekolahnya memberikan hasil yang menggembirakan.<br><br>&quot;Anak-anak menjadi lebih percaya diri dan menunjukkan rasa bangga terhadap budaya mereka sendiri. Pembelajaran terasa lebih hidup karena mereka mengalami langsung,&quot; ujarnya.<br><br>*Arah ke Depan*<br>Seminar ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan rumusan strategis bagi pemangku kebijakan pendidikan. Salah satu poin pentingnya adalah perlunya memasukkan unsur budaya secara substantif dalam pola ajar PAUD, bukan sekadar simbolik atau seremonial.<br><br>Selain itu, ditegaskan pula pentingnya menanamkan karakter keindonesiaan sejak usia dini melalui pengalaman langsung. Budaya dipandang sebagai medium utama untuk membangun fondasi mental, bukan sekadar materi tambahan.<br><br>Di tengah kekhawatiran akan krisis karakter, seminar ini menawarkan arah yang lebih mendasar. Bahwa untuk membangun generasi masa depan, pendidikan tidak cukup hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga harus menumbuhkan rasa&mdash;rasa memiliki, rasa bangga, dan rasa menjadi bagian dari bangsa yang besar.<br><br>Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9465_Sound-of-Borobudur-Masuk-TK--Menjawab-Krisis-Karakter-Anak-Bangsa-dari-Akar-Budaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65625/sound-of-borobudur-masuk-tk-menjawab-krisis-karakter-anak-bangsa-dari-akar-budaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 20:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI]]></title>
            <description><![CDATA[ halomedan.com  JakartaIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang kuat, mencatatkan pertumbuhan ]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> - Jakarta<br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison (<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> atau IOH) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang kuat, mencatatkan pertumbuhan dua digit pada indikator keuangan utama di kuartal pertama. Pencapaian ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan, yang ditopang oleh hyper-personalization berbasis AI, pengelolaan operasional yang disiplin, serta investasi berkelanjutan dalam keunggulan jaringan dan kapabilitas digital.<br>Pada kuartal pertama tahun 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> membukukan total pendapatan sebesar Rp15,2 triliun yang menjadi pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Adapun pendapatan tersebut naik 12% secara tahunan (YoY). EBITDA meningkat 13% YoY menjadi Rp7,2 triliun dengan profil margin yang tetap sehat, sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,5 triliun, tumbuh 26% secara tahunan. Hasil ini mencerminkan kekuatan model bisnis <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> yang terukur serta kemampuan perusahaan untuk mengubah fokus strategis menjadi kinerja keuangan yang konsisten.<br>Kinerja solid <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> salah satunya ditopang oleh momentum positif yang terus berlanjut di bisnis seluler, dengan ARPU gabungan meningkat 15% secara tahunan menjadi Rp45.000, mencerminkan monetisasi yang semakin optimal dan kualitas pelanggan yang semakin meningkat.  Di saat yang sama, trafik data tumbuh 25,1% secara tahunan, menegaskan meningkatnya peran layanan digital dalam keseharian pelanggan serta pertumbuhan kebutuhan akan konektivitas yang andal dan berkualitas tinggi.<br>Pertumbuhan ini tak terlepas dari strategi AI hyper-personalization <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a>, yang berfokus pada penyediaan pengalaman pelanggan yang lebih relevan, sesuai kebutuhan, dan bermakna bagi pelanggan. Seiring perilaku digital yang semakin beragam, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> bertransisi ke arah model berbasis data yang mendukung <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> memahami pelanggan dengan lebih baik, serta menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Upaya ini mencakup penawaran paket data yang lebih fleksibel, ekosistem konten yang lebih kaya, serta akses layanan digital yang lebih intuitif. Hasilnya, engagement dan lifetime value dari pelanggan dapat meningkat.<br><br>Vikram Sinha, President Director and CEO <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison, mengatakan, &quot;Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi dan memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan. Dengan AI Hyper-personalization, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui semangat #LebihBaik<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a>, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan cara kami melayani dan mendukung kehidupan digital mereka.&quot;<br>Untuk mendukung pertumbuhan ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> terus meningkatkan jaringan 5G guna menghadirkan pengalaman yang lebih lancar bagi pelanggan, sekaligus memungkinkan kapabilitas berbasis AI untuk layanan yang lebih personal. Hal ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pengalaman terbaik lewat konektivitas yang dapat diandalkan.<br><br>Di saat yang sama, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> juga memperluas kehadirannya di layanan konektivitas rumah melalui HiFi Air, sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan solusi internet yang lebih fleksibel dan gampang diakses di luar layanan seluler. Perusahaan juga terus memperkuat kepercayaan dan keamanan pelanggan melalui fitur berbasis AI seperti solusi anti-spam dan anti-scam, mempertegas komitmennya dalam menghadirkan yang tidak hanya konektivitas yang cepat dan andal, tetapi juga aman.<br><b>Mempercepat adopsi AI dan pengembangan ekosistem digital untuk fase pertumbuhan berikutnya</b><br>Selain fokus pada konektivitas yang menjadi bisnis inti perusahaan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> juga memperkuat perannya dalam membentuk ekosistem digital dan AI di Indonesia. Pada kuartal ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> menorehkan tonggak penting dengan peluncuran aplikasi Sahabat-AI, large language model yang dikembangkan secara lokal untuk memahami konteks bahasa Indonesia dengan lebih baik. Aplikasi ini kini tersedia di App Store dan Play Store, sehingga dapat diakses oleh lebih banyak pengguna. Dibangun dengan pendekatan multi-model dan multi-modal AI, platform ini dirancang untuk menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi individu dan organisasi untuk memanfaatkan AI secara praktis dan relevan.<br>Di saat yang bersamaan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> terus memperkuat infrastruktur AI melalui platform NeoCloud, yang menyediakan akses ke kapabilitas komputasi berkinerja tinggi dan skalabel guna mendukung permintaan yang terus tumbuh untuk beban kerja AI. Inisiatif ini juga diperkuat dengan pembentukan FiberCo, sebuah kemitraan strategis untuk memperluas dan memperkuat infrastruktur fiber di Indonesia yang berperan sebagai tulang punggung dalam menghadirkan konektivitas yang andal dan berkualitas dalam skala besar.<br>Secara keseluruhan, berbagai inisiatif ini mencerminkan komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> dalam membangun ekosistem digital yang menyeluruh, mulai dari konektivitas dan infrastruktur hingga platform dan aplikasi AI, guna memastikan bahwa berbagai inovasi benar-benar dapat dikembangkan di Indonesia, untuk Indonesia.<br>Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> akan terus berfokus dalam mempertahankan momentum pertumbuhan dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperluas kapabilitas jaringan, serta memperluas inovasi melalui data dan AI. Berkat fondasi yang kuat, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> berada dalam posisi yang tepat untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan, pemangku kepentingan, dan ekosistem digital Indonesia secara lebih luas.<br><br>Sejalan dengan kinerja positif pada Kuartal I 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison (<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> atau IOH) terus menghadirkan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat, termasuk di wilayah Sumatra. Tidak hanya melalui layanan konektivitas, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> juga memperkuat perannya melalui edukasi yang membantu masyarakat memanfaatkan teknologi secara aman dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.<br>Sebagai bagian dari semangat #LebihBaik<a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a>, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> menghadirkan program edukasi bagi pelajar SMP dan SMA di Aceh. Program ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman tentang pemanfaatan kecerdasan buatan untuk belajar dan berkreasi, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan digital di tengah maraknya risiko penipuan dan penyalahgunaan teknologi.<br>Di Aceh, program ini telah menjangkau lebih dari 70 sekolah. Hasilnya, semakin banyak pelajar yang mulai memanfaatkan teknologi secara positif. Sebanyak 96% peserta telah mencoba penggunaan kecerdasan buatan dalam aktivitas belajar dan kreativitas, sementara 94% lainnya menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di dunia digital, termasuk melalui fitur perlindungan seperti solusi anti-spam dan anti-scam.<br>Melalui inisiatif ini, <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> ingin memastikan teknologi tidak hanya mudah diakses, tetapi juga dapat digunakan secara bijak dan memberikan manfaat nyata. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi <a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> dalam mendorong peningkatan adopsi layanan digital di Sumatra, yang tercermin dari pertumbuhan trafik data yang mencapai 35,6% secara tahunan.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> percaya bahwa menghadirkan layanan yang lebih baik berarti tidak hanya menyediakan koneksi, tetapi juga mendampingi masyarakat agar semakin siap, aman, dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk masa depan. (Rel)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9451_Indosat-Mencatat-Pertumbuhan-Dua-Digit-pada-Kuartal-I-2026--Membukukan-Kinerja-Kuat-yang-Dipercepat-oleh-Hyper-Personalization-Berbasis-AI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65624/indosat-mencatat-pertumbuhan-dua-digit-pada-kuartal-i-2026-membukukan-kinerja-kuat-yang-dipercepat-oleh-hyperpersonalization-berbasis-ai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global]]></title>
            <description><![CDATA[Teguh Santosa Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>PALEMBANG &mdash; Ideologi pembangunan yang diusung Presiden Prabowo Subianto tidak terlepas dari cara dirinya memandang posisi Indonesia di tengah perubahan lanskap politik internasional yang begitu dinamis dalam beberapa waktu belakangan ini.<br><br>Di tengah situasi baru ini, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Karenanya Indonesia aktif melibatkan diri sehingga tidak menjadi sitting duck.<br><br>Demikian disampaikan Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa dalam Workshop Magang Komunikasi Pembangunan yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy di Aula Pramewswara Kantor Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 4 Mei 2026. <br><br>Workshop ini diikuti sekitar 50 pemuda dan mahasiswa yang aktif sebagai content creator berbagai isu pembangunan baik di Palembang dan Sumatera Selatan, maupun isu pembangunan nasional.<br><br>Workshop diawali dengan sambutan Kordinator Nexus Digital Strategy di Sumatera Selatan, Rudianto Widodo, dan dibuka Walikota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Asisten III Setda Kota Palembang Akhmad Bastari.<br><br>Dalam pemaparannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menyampaikan bahwa dunia sedang berada pada situasi baru di mana tercipta multipolarisme yang ditandai dengan kemunculan sejumlah negara yang ingin memainkan peranan penting dan vital di panggung global.<br><br>&quot;Sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Prabowo ditujukan untuk memperkuat kuda-kuda Indonesia memasuki tata dunia yang telah berubah itu,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.<br><br>Kebijakan Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat adalah bagian dari usaha Prabowo Subianto membangun ekosistem yang memungkinkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kualitas kesejahteraan dan keadilan.<br><br>&quot;Presiden Prabowo memahami benar bahwa keunggulan negara bangsa dalam persaingan mutakhir dunia ditentukan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola sumber daya alam,&quot; kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.<br><br>Dengan demikian kebijakan hilirisasi juga ditujukan untuk penyerapan tenaga kerja dan memperkuat pondasi ekonomi negara, tambah <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.<br><br>Selaras dengan itu, isu lingkungan hidup pun mendapatkan perhatian besar dari Prabowo. &quot;Jangan sampai berbagai upaya untuk memperkuat kaki ekonomi justru mengabaikan aspek lingkungan hidup. Pembangunan ini harus berdimensi keberlanjutan,&quot; lanjut <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengkomunikasikan kebijakan pembangunan pemerintah kepada masyarakat. Aktivitas generasi muda di platform digital harus menjadi jembatan komunikasi sehingga kebijakan pembangunan dapat dipahami dan didukung oleh masyarakat, kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.<br><br>Workshop Magang Komunikasi Pembangunan ini merupakan salah satu upaya Nexus Digital Strategy dalam meningkatkan kemampuan para content creator di daerah sehingga dapat meningkatkan kualitas konten yang dihasilkan dan kesadaran masyarakat tentang isu-isu pembangunan.<br><br>Selain di Palembang, secara simultan workshop juga digelar di tujuh kota lain, yakni Medan, Surabaya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, dan Bali. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> berharap workshop ini dapat menjadi inspirasi bagi para content creator untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.<br><br>Di akhir pemaparan materi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menyerahkan buku &quot;Reunifikasi Korea: Game Theory&quot; yang diangkat dari disertasinya di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_2969_Teguh-Santosa--Ideologi-Pembangunan-Prabowo-Dipengaruhi-Dinamika-Politik-Global.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65623/teguh-santosa-ideologi-pembangunan-prabowo-dipengaruhi-dinamika-politik-global/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 18:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang]]></title>
            <description><![CDATA[Stafsus Menteri Imipas Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta &ndash; Isu dugaan kebocoran jutaan data paspor milik warga Indonesia yang sempat viral di media sosial dipastikan tidak benar. Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a>), Abdullah Rasyid, menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks.<br><br>&quot;Informasi itu tidak benar. Sistem keimigrasian kita hingga saat ini tetap aman dan tidak ada kebocoran data seperti yang dituduhkan,&quot; kata Rasyid dalam keterangannya, Senin (4/5).<br><br>Sebelumnya, beredar klaim di media sosial dan forum daring yang menyebut sekitar 3 juta data pribadi warga Indonesia telah diretas dan diperjualbelikan di dark web. Data yang disebut mencakup nomor paspor, nama lengkap, hingga status visa.<br><br>Namun, menurut Rasyid, hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa data yang diklaim bocor memiliki perbedaan dengan struktur database resmi milik Direktorat Jenderal Imigrasi.<br><br>&quot;Data yang beredar tidak sesuai dengan sistem yang kami miliki. Ini menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,&quot; ujarnya.<br><br>Meski memastikan tidak ada kebocoran, Rasyid menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif melalui penelusuran dan investigasi internal.<br><br>&quot;Langkah pendalaman tetap kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen dalam menjaga keamanan data publik,&quot; katanya.<br><br>Ia juga menjelaskan bahwa sistem keimigrasian Indonesia telah dilengkapi dengan pengamanan berlapis, mulai dari perlindungan jaringan, enkripsi data, hingga sistem pengawasan aktivitas.<br><br>Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk mencegah akses tidak sah serta mendeteksi potensi ancaman siber secara dini.<br><br>Lebih lanjut, Rasyid mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari sumber anonim atau tidak jelas kredibilitasnya.<br><br>&quot;Kami meminta masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi. Pastikan setiap kabar dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum disebarluaskan,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi menimbulkan kepanikan serta merusak kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.<br><br>&quot;Di era digital seperti sekarang, penting bagi kita semua untuk lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi,&quot; kata Rasyid.<br><br>Dengan klarifikasi ini, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap sistem layanan keimigrasian tetap terjaga, sekaligus menegaskan komitmen dalam melindungi data pribadi warga negara.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_9030_Stafsus-Menteri-Imipas--Isu-3-Juta-Data-Paspor-Bocor-Hoaks--Masyarakat-Diminta-Tetap-Tenang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65622/stafsus-menteri-imipas-isu-3-juta-data-paspor-bocor-hoaks-masyarakat-diminta-tetap-tenang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 14:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH, menegaskan bahwa peran pers sangat krusial dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial, terutama di tengah kondisi Sumatera Utara yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.<br><br>Dalam momentum peringatan Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia, Rianto menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi insan pers, mulai dari derasnya arus informasi digital hingga maraknya penyebaran hoaks yang dapat memengaruhi opini publik.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> hari ini dihadapkan pada tantangan serius. Arus informasi begitu cepat, namun tidak semuanya benar. Di sinilah peran pers dibutuhkan untuk menyaring, memverifikasi, dan menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menekankan bahwa kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas tinggi.<br>Menurut Rianto, dalam situasi daerah yang dinilai kurang kondusif, media tidak boleh kehilangan peran. Justru, pers harus hadir sebagai kontrol sosial yang objektif serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.<br><br>&quot;Kondisi Sumatera Utara saat ini memang tidak baik-baik saja. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> tidak boleh absen. Media harus hadir menyampaikan fakta, memberikan edukasi, dan menjaga agar situasi tetap kondusif,&quot; tegasnya.<br><br>Rianto juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi media dari berbagai tekanan yang dapat memengaruhi pemberitaan. Ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dan mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> harus tetap kritis, independen, dan berpihak pada kebenaran. Itu adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat,&quot; pungkasnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5579_Ketua-JMSI-Sumut-Soroti-Tantangan-Pers-di-Era-Hoaks-dan-Tekanan-Indepedensi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65621/ketua-jmsi-sumut-soroti-tantangan-pers-di-era-hoaks-dan-tekanan-indepedensi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 14:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H Farianda Putra Sinik mengajak mitra kerja dan pengurus untuk melaksanakan ibadah k]]></description>
            <content><![CDATA[Medan - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H Farianda Putra Sinik mengajak mitra kerja dan pengurus untuk melaksanakan ibadah kurban yang akan digelar organisasi kewartawanan terbesar ini.<br><br>&quot;Mari tahun ini kita tingkatkan jumlah hewan kurban yang disembelih di kantor PWI Sumut,&quot; ujar Farianda saat pembentukan Panitia Kurban Tahun 2026 di gedung PWI Sumut Jalan Adi Negoro Medan, Jumat (01/05/2026).<br><br>Disebutkan Farianda, sejumlah mitra kerja sudah menyatakan untuk menyerahkan hewan kurban ke PWI Sumut, salah satunya anggota DPR RI dari Partai Golkar Musa Rajekshah (Ijeck) berupa satu ekor sapi. <br><br>Tercatat sudah empat ekor sapi yang akan jadi hewan kurban di PWI Sumut. Jumlah ini akan terus bertambah sehingga penyembelihan hewan kurban di PWI Sumut akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.<br><br>&quot;Agar lebih meriah, saya mengajak rekan-rekan pengurus untuk ikut juga berkurban tahun ini,&quot; ujar Farianda.<br><br>Ajakan itu disambut baik sejumlah pengurus lainnya yang akan ikut berkurban secara urunan.<br><br>Seperti tahun sebelumnya, PWI Sumut  melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dagingnya dibagikan kepada ratusan anggota PWI yang berdomisili di Medan. <br><br>Penyembelihan hewan kurban ini akan dilaksanakan pada hari kedua tasyrik (Idul Adha) tanggal 28 Mei 2026.<br><br>Pada kesempatan itu Farianda juga mengimbau agar pengurus PWI di kabupaten/kota juga melakukan hal yang sama. &quot;Menggandeng mitra kerja untuk berqurban melalui PWI,&quot; ujar Farianda didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean.<br><br>Sehingga, lanjut Farianda, keberadaan PWI benar-benar bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. &quot;Bukan hanya menyuarakan hak masyarakat dalam pemberitaan, tetapi juga peka dengan kondisi masyarakat melalui kegiatan sosial,&quot; kata Farianda.<br><br>Dalam rapat itu Panitia Kurban PWI Sumut Tahun 2026 dipercayakan kepada Wakil Sekretaris PWI Sumut, Riza Mulyadi sebagai ketua pelaksana. <br><br>Rapat pembentukan panitia kurban ini dihadiri seluruh Pengurus Harian dan Ketua Seksi PWI Sumut. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_3618_PWI-Sumut-Ajak-Mitra-dan-Pengurus-Berkurban--Ini-Kata-H-Farianda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65620/pwi-sumut-ajak-mitra-dan-pengurus-berkurban-ini-kata-h-farianda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash;2030</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 00:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025–2030]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025&ndash2030]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>MEDAN &ndash; Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Nasution (DPD IKANAS) Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030. Di Mercure Hotel Medan, Minggu (3/5).<br><br>M. Lokot yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara mengatakan, IKANAS memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu keluarga besar marga Nasution sekaligus kekuatan sosial yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.<br>Menurutnya, keberadaan IKANAS tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus mampu menghadirkan program nyata yang menyentuh masyarakat luas.<br>&quot;IKANAS harus menjadi organisasi yang solid, memperkuat silaturahmi, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki, saya yakin IKANAS bisa berkontribusi besar untuk Sumatera Utara,&quot; ujar Dewan Penasehat <a href="https://www.halomedan.com/tag/ikanas/" target="_blank">Ikanas</a> Sumut itu.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan.<br>&quot;Peran organisasi seperti IKANAS sangat dibutuhkan untuk menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam membangun dari tingkat akar rumput,&quot; tambahnya.<br>M. Lokot berharap, kepengurusan DPD IKANAS Sumut periode 2025&ndash;2030 yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, menjaga kekompakan, serta terus hadir di tengah masyarakat.<br>Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan keluarga besar Nasution serta meningkatkan kontribusi IKANAS dalam bidang sosial, budaya, dan pembangunan di Sumatera Utara.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_4719_Anggota-DPR-RI-Muhammad-Lokot-Nasution-Hadiri-Pelantikan-DPD-IKANAS-Sumut-2025-ndash-2030.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65619/anggota-dpr-ri-muhammad-lokot-nasution-hadiri-pelantikan-dpd-ikanas-sumut-2025ndash2030/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Kebebasan Pers Dunia: *Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 23:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Kebebasan Pers Dunia: *Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Kebebasan Pers DuniaMenjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia:<br>*Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa*<br><br>Oleh: Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)<br><br>SEJAK tiga dekade terakhir, tanggal 3 Mei diperingati sebagai Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia atau World Press Freedom Day. Penetapan tanggal ini bermula dari Deklarasi Windhoek 1991 di Namibia, yang menegaskan pentingnya pers bebas, pluralistik, dan independen. Dua tahun kemudian, Majelis Umum PBB mengesahkannya sebagai peringatan resmi melalui Resolusi 48/432 pada 1993.<br><br>Deklarasi Windhoek lahir dari keresahan para jurnalis Afrika tentang sensor, intimidasi, dan pembungkaman. Mereka menegaskan bahwa kebebasan pers adalah syarat mutlak bagi demokrasi dan pembangunan. Gagasan itu kemudian menjadi rujukan global hingga hari ini.<br><br>Di Indonesia, jejak pers jauh lebih tua. Sejarah pers nasional bermula pada abad ke-19 dengan terbitnya Bataviasche Nouvelles tahun 1744, meski masih dalam kontrol kolonial. Tonggak penting muncul pada 1907 ketika Medan Prijaji milik Tirto Adhi Soerjo hadir sebagai suara perlawanan terhadap penjajahan.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> kebangsaan tumbuh bersama pergerakan kemerdekaan. Surat kabar seperti Oetoesan Hindia, Sinar Hindia, dan Soeara Oemoem menjadi ruang pendidikan politik bagi rakyat. Seperti ditulis Pramoedya Ananta Toer dalam "Rumah Kaca"(1988), pers saat itu bukan sekadar media, melainkan senjata ideologis melawan kebodohan dan penindasan.<br><br>Pasca kemerdekaan, pers Indonesia mengalami pasang surut. Era Orde Baru membatasi dengan sistem SIUPP, sementara reformasi 1998 membuka keran kebebasan melalui UU 40/1999 tentang <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a>. Undang-undang ini mencabut sensor dan menempatkan pers sebagai pilar demokrasi.<br><br>Memasuki era digital, wajah pers nasional berubah drastis. Internet, media sosial, dan platform berbagi informasi mematahkan monopoli redaksi konvensional. Siapa saja kini bisa menjadi produsen berita dengan satu gawai di tangan.<br><br>Perkembangan ini membawa dampak ganda. Di satu sisi, akses informasi menjadi lebih cepat dan demokratis. Di sisi lain, muncul banjir disinformasi, clickbait, dan jurnalisme instan yang mengorbankan verifikasi. Post-truth menjadi ciri utama era disrupsi.<br><br>Tantangan terbesar pers nasional hari ini adalah menjaga relevansi di tengah algoritma. Berita berkualitas sering kalah cepat oleh konten sensasional yang dirancang untuk menarik perhatian sesaat. Ekonomi media pun melemah karena pendapatan iklan bergeser ke platform digital global.<br><br>Namun tantangan bukanlah alasan untuk menyerah. Mendiang Joseph Pulitzer, wartawan-politisi Hungaria-Amerika yang namanya diabadikan untuk anugerah pers tertinggi di Amerika Serikat, suatu kali mengatakan, &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang sinis, materialistis, dan demagogis akan menghasilkan masyarakat yang sama rendahnya dengan dirinya sendiri.&quot;<br><br>Kutipan ini berasal dari esainya di North American Review tahun 1904 di mana Pulitzer menekankan bahwa bangsa dan masyarakat pers memiliki keterkaitan satu sama lain. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang berdedikasi mempertahankan kebajikan demokrasi, sementara pers yang sinis, korup, atau sensasionalis merusak publik. Masa depan negara, katanya lagi, terletak di tangan para jurnalis. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang kehilangan idealisme akan melahirkan masyarakat yang kehilangan arah. Sebaliknya, pers yang mempertahankan idealisme memperkuat pondasi bangsa dan negara.<br><br>Tugas pers tidak berhenti pada menyuarakan aspirasi semata. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> harus ikut membentuk dan membangun cara pandang bangsa. Di tengah pergaulan dan persaingan dunia yang semakin ketat, media memiliki peran strategis sebagai penjernih wacana dan penunjuk kompas moral.<br><br>Kita butuh pers yang mampu menumbuhkan optimisme dalam berusaha dan berkarya. Bangsa ini menghadapi banyak masalah, tapi setiap masalah selalu hadir bersama harapan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang sehat adalah yang mampu menyeimbangkan kritik dengan solusi, menyorot kegelapan tanpa melupakan cahaya.<br><br>Dalam konteks itu, pers harus menjadi suluh penerang. Ia menerangi ruang-ruang gelap kekuasaan, korupsi, dan ketidakadilan. Sekaligus menjadi lokomotif pembangunan dengan menggerakkan kesadaran publik pada isu-isu besar: pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kedaulatan bangsa.<br><br>Untuk menjalankan peran itu, etika tidak boleh ditawar. Kebebasan tanpa tanggung jawab akan melahirkan anarki informasi. Kehormatan pers harus dijaga dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan berbagai pedoman pemberitaan yang berlaku.<br><br>Masyarakat pers nasional sering lantang menuntut hak kebebasan yang dijamin UU 40/1999. Itu wajar. Tetapi hak harus berbanding lurus dengan kewajiban. Kebebasan pers bukan lisensi untuk bertindak serampangan, melainkan amanah untuk menyampaikan kebenaran dengan cara yang terhormat.<br><br>Ekosistem media yang semakin melemah memang tidak dapat dipungkiri. Semakin panjang daftar media arus utama yang teraksa menyerah. Itu artinya, semakin banyak wartawan kehilangan pekerjaan. Bisnis media runtuh. Tetapi itulah tantangan zaman. Sejarah menunjukkan, setiap revolusi teknologi menuntut adaptasi.<br><br>Insan pers harus semakin canggih, cerdas, dan terampil memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Data journalism, multimedia storytelling, dan kecerdasan buatan adalah alat baru yang dapat digunakan untuk memperkuat kredibilitas, bukan melemahkannya. Yang tidak boleh hilang adalah nurani.<br><br>Kemajuan bangsa adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan pers berada dalam satu kapal yang sama. Karena itu, kolaborasi antara pers dan pemerintah menjadi keharusan. Kolaborasi bukan ancaman. Hubungan itu harus dilandasi saling menghormati: pemerintah membuka ruang informasi, pers menjalankan fungsi kontrol tanpa prasangka.<br><br>Walter Lippmann dalam "Public Opinion" (1922) mengingatkan bahwa pers membentuk &quot;gambar di kepala&quot; masyarakat tentang dunia. Jika gambar itu buram, masyarakat akan mengambil keputusan yang keliru. Jika gambar itu jernih, bangsa bisa melangkah lebih pasti.<br><br>Di Hari Kebebasan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia ini, mari kita tegaskan kembali komitmen: menjaga kebebasan, merawat etika, dan memperkuat profesionalisme. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> yang merdeka bukan pers yang bebas semaunya, tetapi pers yang sadar akan tanggung jawabnya kepada publik dan sejarah.<br><br>Semoga pers Indonesia terus menjadi suluh yang tidak padam dan lokomotif yang tidak berhenti. Ketika pers kuat dalam nilai dan cerdas memanfaatkan teknologi, bangsa ini akan memiliki bekal untuk berlayar di tengah gelombang ganas zaman dengan kepala tegak dan pandangan jauh ke depan. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_5578_Hari-Kebebasan-Pers-Dunia---Menjadi-Suluh-dan-Lokomotif-Bangsa-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65618/hari-kebebasan-pers-dunia-menjadi-suluh-dan-lokomotif-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas, Exco PSSI Arya Sinulingga, dan Dandim Membaur di CFD, Sapa Warga Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas, Exco PSSI Arya Sinulingga, dan Dandim Membaur di CFD, Sapa Warga Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Warga Medan tumpah ruah memadati area car f]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Warga Medan tumpah ruah memadati area car free day (CFD) yang sejak subuh telah steril dari kendaraan bermotor. Di tengah kerumunan massa yang berkeringat, tampak Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas hadir membaur, berjalan kaki menyusuri aspal jantung kota bersama warga.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas terlihat jalan santai bersama Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga dan Dandim 0201/Medan Delli Yudha Adi Nurcahyo. Mengenakan jaket olahraga hitam dan topi senada, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas tampak enerjik melangkah sembari sesekali melempar senyum dan menyalami warga yang melintas di sampingnya.<br><br>Beberapa kali langkahnya terhenti karena dihadang warga yang ingin berswafoto atau sekadar berjabat tangan. Dengan ramah, ia melayani permintaan tersebut sambil berbincang ringan mengenai suasana pagi itu. Kehadiran para tokoh ini seolah memberi suntikan semangat baru bagi masyarakat yang tengah menikmati libur akhir pekan dengan berolahraga.<br><br>Tak hanya menyapa, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga tampak mengobrol santai dengan warga. Bahkan, ia sempat menggendong seorang balita dengan penuh keakraban, menciptakan suasana hangat di tengah keramaian. Hingga matahari mulai meninggi, antusiasme masyarakat tetap tinggi dan tak surut.<br><br>Puncak kemeriahan terjadi saat dentuman musik senam menggema di salah satu sudut lapangan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas bersama rombongan ikut masuk ke dalam barisan warga, mengikuti gerakan instruktur dengan penuh semangat. Tawa pun pecah di tengah kerumunan saat gerakan senam semakin cepat.<br>Suasana kebersamaan pun sangat terasa pagi itu.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/05/_586_Rico-Waas--Exco-PSSI-Arya-Sinulingga--dan-Dandim-Membaur-di-CFD--Sapa-Warga-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65617/rico-waas-exco-pssi-arya-sinulingga-dan-dandim-membaur-di-cfd-sapa-warga-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>