<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 01:38:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Pemko Medan Perkuat Layanan dan Fasilitas RSUD Dr. Pirngadi</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 01:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Pemko Medan Perkuat Layanan dan Fasilitas RSUD Dr. Pirngadi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, HMWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit mil]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, HM<br><br>Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik pemerintah agar semakin optimal melayani masyarakat, <br>termasuk bagi pasien penyakit ginjal. <br><br>Hal ini disampaikannya pada <a href="https://www.halomedan.com/tag/peringatan/" target="_blank">Peringatan</a> Hari Ginjal Sedunia yang digelar di Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi Medan, Sabtu (4/4/2026).<br><br>Zakiyuddin mengaku memiliki kedekatan emosional dengan layanan cuci darah. Ia mengenang almarhum ibundanya yang pernah menjalani perawatan serupa di masa ketika jaminan kesehatan belum sebaik saat ini.<br><br>&quot;Kalau melihat ruang cuci darah ini, saya teringat almarhum ibu saya. Waktu itu belum ada BPJS, biayanya sangat besar. Sekarang kita bersyukur pemerintah hadir melalui BPJS sehingga masyarakat sangat terbantu,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menyebutkan, saat ini Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi telah didukung sekitar 40 mesin yang mampu melayani hingga 80 pasien per hari. Menurutnya, kapasitas tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.<br><br>Zakiyuddin menilai fasilitas yang ada masih perlu ditingkatkan. Pemko Medan, katanya, telah menyiapkan rencana pengembangan RSUD Dr. Pirngadi secara menyeluruh, termasuk pembangunan gedung baru.<br><br>&quot;Insyaallah dalam dua tahun ini Rumah Sakit Pirngadi akan dibangun dan akan berbeda. Akan ada gedung tujuh lantai dengan fasilitas parkir dua lantai. Kita ingin rumah sakit ini benar-benar bangkit,&quot; katanya.<br><br>Selain pembangunan fisik, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama. Menurutnya, pelayanan yang humanis menjadi kunci utama dalam proses penyembuhan pasien.<br><br>&quot;Anggap pasien itu keluarga kita sendiri. Kalau kita sambut dengan baik, itu sudah separuh dari kesembuhan. Tapi kalau datang sudah disambut dengan wajah masam, itu justru menambah sakit,&quot; tegasnya.<br><br>Zakiyuddin juga menyoroti masih tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Medan. Ia mengungkapkan, permintaan kamar rawat inap masih tinggi, bahkan kerap menerima langsung permintaan bantuan dari masyarakat.<br><br>Karena itu, Pemko Medan akan menambah kapasitas tempat tidur, termasuk untuk pasien BPJS. Saat ini, RSUD Dr. Pirngadi baru memiliki sekitar 130 tempat tidur yang diperuntukkan bagi pasien BPJS.<br><br>Di sisi lain, ia memastikan Pemko Medan juga terus meningkatkan fasilitas penunjang, seperti kehadiran alat medis baru, termasuk CT Scan dan layanan laboratorium.<br><br>Zakiyuddin turut mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kebersihan rumah sakit agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat.<br><br>&quot;Bangunan boleh bagus, alat boleh canggih, tapi kalau pelayanan tidak baik, itu tidak ada artinya. Jadi kita benahi dulu pelayanannya,&quot; ujarnya di hadapan Plt. Direktur Utama RSUD Dr. Pirngadi Medan Mardohar Tambunan.<br><br>Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) yang memudahkan masyarakat berobat cukup dengan menggunakan KTP.<br><br>&quot;Sekarang dengan KTP saja masyarakat sudah bisa berobat. Ini harus kita syukuri. Harapan kita ke depan, layanan kesehatan bisa semakin baik dan menjangkau seluruh masyarakat,&quot; pungkasnya.r]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8498_Peringatan-Hari-Ginjal-Sedunia--Pemko-Medan-Perkuat-Layanan-dan-Fasilitas-RSUD-Dr--Pirngadi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65342/peringatan-hari-ginjal-sedunia-pemko-medan-perkuat-layanan-dan-fasilitas-rsud-dr-pirngadi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indonesia Kehilangan Putra Terbaik, Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 01:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indonesia Kehilangan Putra Terbaik, Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Indonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagi]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (TNI) gugur dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Kepergian mereka menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan institusi TNI, tetapi juga bagi seluruh rakyat <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>.<br><br>Ketiga prajurit yang gugur adalah:<br><br>Mayor Inf. (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar<br>Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan<br>Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon<br><br>Mereka mengemban amanah negara untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, sebuah tugas yang penuh risiko dan pengorbanan. Dedikasi dan keberanian mereka menjadi bukti nyata komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> dalam menciptakan perdamaian global.<br><br>Seluruh rakyat <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit penjaga perdamaian. Serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional.<br><br>Presiden Republik <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, Prabowo Subianto, dalam pernyataannya menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit. Beliau menegaskan bahwa negara memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan keberanian mereka dalam menjalankan misi perdamaian dunia.<br><br>&quot;Pengorbanan para prajurit kita adalah wujud nyata komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> terhadap perdamaian dunia. Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa mereka dan memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan perhatian dan perlindungan,&quot; ujar Presiden.<br><br>Pemerintah bersama TNI berkomitmen untuk menjaga kehormatan para prajurit serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan. Negara juga akan terus memperkuat peran <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> dalam misi perdamaian internasional.<br><br>Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perdamaian bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Dibutuhkan keberanian, pengorbanan, dan tekad yang kuat untuk menjaganya. Semangat para prajurit yang gugur harus terus hidup dalam diri setiap anak bangsa.<br><br>Mari kita lanjutkan semangat persatuan dan tekad untuk menjaga perdamaian. Tidak boleh ada ruang bagi pihak mana pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa. <a href="https://www.halomedan.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> akan terus berdiri teguh sebagai bangsa yang cinta damai, sekaligus berani membela nilai-nilai kemanusiaan.<br><br>Selamat jalan para pahlawan. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang sepanjang masa./rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4833_Indonesia-Kehilangan-Putra-Terbaik--Tiga-Prajurit-TNI-Gugur-di-Lebanon.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65341/indonesia-kehilangan-putra-terbaik-tiga-prajurit-tni-gugur-di-lebanon/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah]]></title>
            <description><![CDATA[Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Perkara dugaan mark-up pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 di Sumatera Utara kembali menjadi sorotan publik. Selain adanya disparitas temuan kerugian keuangan negara, perhatian kini semakin menguat seiring putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang menegaskan kewenangan tunggal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dalam menetapkan kerugian negara.<br><br>Dalam perkara ini, kerugian negara disebut mencapai sekitar Rp24 miliar berdasarkan audit tim akademisi dari Universitas Tadulako. Namun, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, tidak ditemukan adanya unsur kerugian keuangan negara. Perbedaan temuan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai konsistensi dasar pembuktian dalam perkara pidana korupsi.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/putusan/" target="_blank">Putusan</a> terbaru Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia mempertegas bahwa penetapan kerugian keuangan negara secara konstitusional merupakan kewenangan eksklusif Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Dengan demikian, perhitungan dari pihak lain di luar BPK tidak memiliki kekuatan final dalam menentukan adanya kerugian negara.<br><br>Prof. Dr. Yuspar,SH.,M.Hum selaku kuasa hukum dr. Aris Yudhariansyah dan mantan Direktur HAM pada Jampidsus Kejaksaan Agung RI, menyatakan bahwa perkembangan ini menjadi landasan penting dalam menguji kembali perkara yang sedang berjalan.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/putusan/" target="_blank">Putusan</a> Mahkamah Konstitusi memberikan kejelasan bahwa penetapan kerugian negara tidak dapat ditafsirkan secara multi versi. Ini penting untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan bahwa preseden dalam kasus Amsal Sitepu juga menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam proses penyidikan, khususnya dalam memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.<br><br>Menurutnya, dr. Aris Yudhariansyah dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) memiliki keterbatasan kewenangan dalam pengambilan keputusan strategis, termasuk dalam penentuan harga dan kebijakan anggaran. Selain itu, berdasarkan fakta persidangan hingga putusan kasasi, tidak ditemukan adanya aliran dana yang menguntungkan pribadi yang bersangkutan.<br><br>Konteks pandemi COVID-19 sebagai kondisi darurat nasional juga dinilai relevan dalam menilai kebijakan yang diambil pada saat itu. Dalam situasi krisis, berbagai keputusan dilakukan secara cepat guna memenuhi kebutuhan alat kesehatan bagi masyarakat.<br><br>Saat ini, tim kuasa hukum telah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung Republik Indonesia guna memperoleh penilaian ulang terhadap aspek hukum dan fakta, khususnya terkait dasar pembuktian kerugian negara.<br><br>Pihak kuasa hukum juga mendorong agar Komisi III DPR RI turut memberikan perhatian dalam fungsi pengawasan terhadap penegakan hukum, guna memastikan adanya konsistensi dan rasa keadilan dalam setiap proses peradilan.<br><br>Dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, perkara ini dinilai menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali prinsip objektivitas, proporsionalitas, serta kepastian hukum dalam penanganan perkara korupsi, khususnya yang terjadi dalam situasi darurat seperti pandemi.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4660_Preseden-Kasus-Amsal-Sitepu-dan-Putusan-MK-Perkuat-Uji-Keadilan-Perkara-dr--Aris-Yudhariansyah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65340/preseden-kasus-amsal-sitepu-dan-putusan-mk-perkuat-uji-keadilan-perkara-dr-aris-yudhariansyah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 19:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, &mdash Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, &mdash; Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar pada Kamis (2/4/2026).<br><br>Permintaan maaf tersebut disampaikan terkait polemik penanganan kasus dugaan mark-up proyek video profil desa di Kabupaten Karo. Kasus ini sempat memicu perhatian publik, khususnya setelah proses hukum terhadap videografer Amsal Christy Sitepu dinilai menimbulkan sejumlah kejanggalan.<br><br>Amsal sebelumnya sempat menjalani penahanan dalam proses hukum tersebut. Namun, melalui putusan Pengadilan Negeri Medan, ia akhirnya dinyatakan bebas.<br><br>Dalam forum resmi tersebut, Harli Siregar menunjukkan sikap terbuka dan bertanggung jawab atas dinamika yang terjadi. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang berani, ksatria, serta mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas institusi.<br><br>Sikap tersebut pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh pemuda Sumatera Utara, Riza Usty Siregar. Ia menilai tindakan Kajati Sumut sebagai contoh nyata kepemimpinan yang patut diteladani.<br><br>&quot;Luar biasa. Baru kali ini kita melihat sosok pemimpin di institusi kejaksaan yang berani memberikan dukungan moral kepada bawahannya secara langsung di hadapan Komisi III DPR, meskipun dalam situasi yang tidak menguntungkan,&quot; ujar Riza kepada awak media, Sabtu (4/4/2026).<br><br>Menurutnya, langkah yang diambil Harli Siregar mencerminkan integritas serta tanggung jawab seorang pemimpin terhadap institusi yang dipimpinnya. Ia berharap sikap tersebut dapat menjadi teladan bagi para pemimpin di berbagai sektor, khususnya dalam penegakan hukum.<br><br>Riza juga menambahkan bahwa Harli Siregar berpotensi menjadi role model bagi para jaksa di Indonesia, terutama generasi muda, dalam mengambil langkah yang bijak, menenangkan situasi, serta mencegah meluasnya polemik yang dapat berdampak pada citra institusi di mata masyarakat.<br><br>"Beliau bisa jadi role model bagi jaksa yang ada di Indonesia terutama jaksa muda",Tambahnya.<br><br>Dengan adanya pernyataan terbuka ini, publik berharap ke depan institusi kejaksaan dapat semakin transparan, profesional, dan akuntabel dalam menangani setiap perkara, guna menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9826_Kajatisu-Harli-Patut-Diapresiasi-Sikap-Ksatria-Dengan-Permintaan-Maaf--Riza-Usty-Siregar--Ini-Baru-Pemimpin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65339/kajatisu-harli-patut-diapresiasi-sikap-ksatria-dengan-permintaan-maaf-riza-usty-siregar-ini-baru-pemimpin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban]]></title>
            <description><![CDATA[P.sidimpuan  HMKasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah yang menyeret nama tersangka Risdianto ]]></description>
            <content><![CDATA[P.sidimpuan | HM<br><br>Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah yang menyeret nama tersangka Risdianto Lubis (RL) Ex Polisi bersama istrinya, Saripah Hanum (SH) yang di kabarkan anggota DPRD disalahsatu partai kota Padangsidimpuan yang kini menjadi sorotan tajam publik. <br><br>Perkara ini bukan hanya soal angka fantastis, tetapi juga menyangkut kepercayaan, integritas dan dugaan penyalahgunaan nama institusi,Kamis, 2 April 2026.<br><br>Sejak tahun 2021 hingga 2025, pasangan ini diduga menjalankan praktik yang merugikan sedikitnya 34 personel Polres Padangsidimpuan. Modus yang digunakan pun terbilang serius mulai dari dugaan pemalsuan tanda tangan hingga pencatutan nama anggota kepolisian dan perwira tinggi dalam dokumen pengajuan pinjaman ke Bank BRI.<br><br>Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar, bagaimana mungkin puluhan aparat penegak hukum justru menjadi korban dalam skema yang diduga dilakukan secara sistematis?<br><br>Di tengah sorotan tersebut, pihak Polres Padangsidimpuan menegaskan bahwa proses hukum yang berjalan telah sesuai prosedur. Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H. Naibaho, SH, MH, dengan tegas membantah tudingan adanya penyidikan yang tidak sah.<br><br>&quot;Para penyidik telah melakukan kegiatan penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan, termasuk praperadilan yang diajukan oleh pihak tersangka.<br><br>&quot;Bahwa tentunya kita menunggu dan menghormati putusan praperadilan terhadap kasus ini,&quot; lanjutnya.<br><br>Namun di sisi lain, kritik publik terhadap tersangka terus menguat. Banyak pihak menilai bahwa jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan terlebih karena melibatkan nama-nama aparat dan institusi negara.<br><br>Sorotan semakin tajam karena SH diketahui merupakan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2024&ndash;2029. Statusnya masih aktif sebagai wakil rakyat justru memperbesar ekspektasi publik terhadap integritas dan etika.<br><br>Tak hanya itu, keterlibatannya sebagai pengelola dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga memicu kontroversi. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, terlebih adanya aturan internal partai berlambang kan banteng yang melarang kadernya terlibat dalam proyek semacam itu.<br><br>Dari sisi hukum, pasangan tersangka berpotensi dijerat sejumlah pasal dalam KUHP, di antaranya Pasal 378 tentang penipuan, Pasal 372 tentang penggelapan, serta Pasal 263 terkait pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara.<br><br>Sementara, Belum lama ini Indonesia Anti Corruption Network (IACN) turut memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Koordinator IACN, Yohanes Masudede, menegaskan pentingnya transparansi dan ketegasan aparat penegak hukum.<br><br>Ia mengingatkan bahwa lambannya keterbukaan progres perkara dapat berdampak buruk terhadap kepercayaan publik.<br><br>&quot;Lambannya keterbukaan progres perkara akan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum,&quot; ungkapnya.<br><br>Kasus ini kini bukan hanya menjadi ujian bagi aparat penegak hukum, tetapi juga cermin bagi publik dalam menilai sejauh mana integritas pejabat dan mantan aparat benar-benar dijaga.<br><br>Jika terbukti bersalah, maka publik berharap tidak ada perlakuan istimewa terhadap tersangka siapapun mereka.tel / ucok]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6162_Dugaan-Penipuan-Miliaran-Rupiah-Libatkan-Eks-Polisi-dan-Anggota-DPRD--34-Personel-Polres-Padangsidimpuan-Jadi-Korban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65338/dugaan-penipuan-miliaran-rupiah-libatkan-eks-polisi-dan-anggota-dprd-34-personel-polres-padangsidimpuan-jadi-korban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Praperadilan Kasus Penipuan Miliaran di Padangsidimpuan Disorot, Polisi Bantah Tuduhan Tak Prosedural</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Praperadilan Kasus Penipuan Miliaran di Padangsidimpuan Disorot, Polisi Bantah Tuduhan Tak Prosedural]]></title>
            <description><![CDATA[P.Sidimpuan  HMSidang praperadilan (Prapid)  yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri (PN)  Padangsidimpuan menjadi sorotan publik, ter]]></description>
            <content><![CDATA[P.Sidimpuan | HM<br><br>Sidang praperadilan (Prapid)  yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri (PN)  Padangsidimpuan menjadi sorotan publik, terutama setelah berbagai informasi beredar luas di media sosial. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memberikan klarifikasi untuk meluruskan isu yang berkembang.<br><br>Melalui keterangan resminya, AKP H. Naibaho menyampaikan bahwa sidang praperadilan dengan nomor perkara 1/PID.PRA/2026/PN.PSP telah digelar pada Kamis, 2 April 2026.<br><br>Sidang ini berkaitan dengan laporan polisi nomor LP/B/145/IV/2025 yang dibuat pada 4 April 2025. Dalam perkara tersebut, pihak kepolisian menetapkan tersangka atas nama Saripah Hanum, yang merupakan istri dari tersangka Risdianto Lubis.<br><br>Kasus yang tengah diuji melalui praperadilan ini merupakan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang disebut terjadi dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak tahun 2021 hingga 2025. Yang mengejutkan, jumlah korban dalam perkara ini mencapai 34 orang, yang seluruhnya merupakan personel Polres Padangsidimpuan, dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.<br><br>Lebih lanjut dijelaskan bahwa proses sidang praperadilan telah dimulai sejak 30 Maret 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026. Pada tahap terbaru, persidangan telah memasuki agenda penting, yakni pemeriksaan keterangan para saksi.<br><br>Menanggapi tudingan yang beredar di media sosial terkait dugaan tindakan penyidikan yang tidak prosedural, pihak kepolisian dengan tegas membantah hal tersebut. AKP H. Naibaho menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.<br><br>&quot;Penilaian yang disampaikan oleh kuasa hukum tersangka tidak benar. Penyidik telah bekerja sesuai prosedur,&quot; ujarnya.<br><br>Tak hanya itu, isu lain yang turut ramai diperbincangkan di media sosial terkait dugaan penyalahgunaan dana DIPA dan hibah Pilkada 2024 juga turut diluruskan. Menurut pihak kepolisian, hal tersebut berada di luar materi praperadilan yang sedang berjalan.<br><br>Ia menambahkan bahwa terkait isu tersebut, pihak Inspektorat Polda Sumatera Utara telah mengambil langkah tindak lanjut sesuai kewenangannya.<br><br>Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, kepolisian menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Putusan praperadilan nantinya akan menjadi penentu sah atau tidaknya langkah hukum yang telah dilakukan penyidik.<br><br>&quot;Kita tunggu dan hormati putusan praperadilan ini,&quot; tutup AKP H. Naibaho.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1122_Praperadilan-Kasus-Penipuan-Miliaran-di-Padangsidimpuan-Disorot--Polisi-Bantah-Tuduhan-Tak-Prosedural.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65337/praperadilan-kasus-penipuan-miliaran-di-padangsidimpuan-disorot-polisi-bantah-tuduhan-tak-prosedural/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &mdash Pemerintah Indonesia melalui Duta Besar RI untuk PBB, Umar Hadi, secara resmi mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh, ]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Pemerintah Indonesia melalui Duta Besar RI untuk PBB, Umar Hadi, secara resmi mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh, transparan, dan segera atas insiden proyektil dan ledakan misterius yang terjadi di Lebanon Selatan.<br><br>Akibat insiden itu, tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi menjaga perdamaian tesebut gugur. Ketiga personel TNI yang gugur tersebut bernama Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.<br><br>Sedangkan lima prajurit yang mengalami luka-luka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, serta Praka Deni Rianto.<br><br>Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, menilai langkah tersebut penting untuk mengungkap motif dan modus di balik dua kejadian terpisah yang terjadi di wilayah tersebut.<br><br>Menurut Teguh, situasi di Lebanon Selatan tidak bisa dilepaskan dari eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran.<br><br>&quot;Saya melihat ketegangan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon Selatan ini mengikuti konflik yang sedang terjadi antara Israel dan Iran,&quot; ujar Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Jumat, 3 April 2026.<br><br>Ia menjelaskan, sebelum konflik memanas, wilayah tempat di mana batalion Indonesia berada maupun area sekitarnya relatif dalam kondisi aman. Namun, dinamika berubah seiring meningkatnya ketegangan regional yang dipicu oleh serangan AS dan Israel ke Iran. Selanjutnya Iran dan kelompok-kelompok yang didukungnya melakukan retaliasi dan menyerang fasilitas AS dan Israel di kawasan Teluk.<br><br>&quot;Tetapi karena ada perang dan kemudian Iran juga didukung oleh proxy-proxy yang mereka miliki, maka Israel kelihatannya merasa perlu untuk menetralisir kekuatan proxy Iran, dalam hal ini Hizbullah yang berada di selatan Lebanon,&quot; tambahnya.<br><br>Di sisi lain, Indonesia menegaskan tetap menjaga posisi objektif dan tidak terburu-buru menyalahkan pihak mana pun sebelum hasil investigasi resmi dirilis.<br><br>Pemerintah juga menolak menerima begitu saja alasan yang disampaikan pihak-pihak yang terlibat konflik, termasuk Israel, dan tetap fokus pada dorongan agar investigasi dilakukan secara independen dan transparan.<br><br>Sikap ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga prinsip hukum internasional serta perlindungan terhadap keselamatan personel dan kepentingan nasional di kawasankonflik.<br><br>&quot;Sikap ini sudah benar,&quot; demikian Teguh. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9328_GREAT-Institute--Tiga-Prajurit-TNI-Gugur-Terkait-Perang-Israel-dan-Iran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65336/great-institute-tiga-prajurit-tni-gugur-terkait-perang-israel-dan-iran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta &mdash Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan ind]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &mdash; Menteri Ketenagakerjaan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/menaker/" target="_blank">Menaker</a>), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan industrial yang sekadar harmonis. Di tengah laju teknologi, otomasi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah dunia kerja, hubungan industrial, kata dia, harus naik kelas menjadi transformatif agar pekerja tidak tertinggal dan perusahaan tetap mampu tumbuh.<br><br> <br><br>Pesan itu disampaikan Yassierli saat membuka Musyawarah Nasional Tahun 2026 Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FSP FARKES) KSPSI di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Menurutnya, hubungan industrial ke depan tidak cukup hanya menjaga stabilitas atau meredam konflik, tetapi harus menjadi fondasi kolaborasi antara pekerja dan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan.<br><br> <br><br>&quot;Hubungan industrial harus naik kelas. Tidak hanya harmonis, tetapi juga transformatif, di mana pekerja dan perusahaan menjadi mitra strategis yang tumbuh bersama,&quot; ujar Yassierli.<br><br> <br><br>Ia menilai perubahan itu mendesak karena struktur pekerjaan terus bergeser seiring digitalisasi. Di sektor kesehatan dan farmasi sekalipun, perkembangan teknologi menuntut cara kerja yang lebih adaptif. Karena itu, inovasi tidak boleh berjalan sendiri tanpa perlindungan bagi pekerja.<br><br> <br><br>&quot;Ketika dunia berbicara tentang IT, otomasi, dan AI, kita harus memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal. No one left behind. Inovasi dan produktivitas harus berjalan seiring dengan perlindungan pekerja,&quot; katanya.<br><br> <br><br>Yassierli menjelaskan, hubungan industrial yang matang tidak lahir secara instan. Tahap awal dimulai dari kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, lalu berkembang melalui komunikasi yang terbuka, konsultasi dalam pengambilan kebijakan, kerja sama dalam menyelesaikan persoalan, hingga akhirnya mencapai kolaborasi dan kemitraan strategis.<br><br> <br><br>Pada tahap tertinggi itu, pekerja tidak lagi dipandang semata sebagai faktor produksi, melainkan aset strategis perusahaan. Dengan cara pandang tersebut, hubungan industrial tidak hanya berguna untuk mencegah perselisihan, tetapi juga menjadi jalan untuk memperkuat daya saing usaha dan menjaga keberlanjutan kesejahteraan pekerja.<br><br> <br><br>&quot;Mimpi saya, semua perusahaan maturitas hubungan industrialnya naik kelas. Yang dulunya tidak ada SP/SB jadi ada SP/SB. Yang tidak ada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) jadi punya PKB. Yang sudah punya PKB tapi pasalnya masih kering, sudah ada win-win solution. Naik kelas lagi, mulai berkolaborasi, perusahaan dan pekerja menjadi mitra bersama, mereka juga concern peduli terhadap lingkungan sekitar,&quot; jelasnya.<br><br> <br><br>Menurut Yassierli, peningkatan kesejahteraan pekerja juga tidak bisa dilepaskan dari produktivitas. Karena itu, hubungan industrial yang sehat harus dibangun dengan semangat saling percaya, saling mendengar, dan saling mencari solusi, bukan semata mempertentangkan kepentingan pekerja dan perusahaan.<br><br> <br><br>Ia pun mendorong agar aspirasi pekerja disampaikan secara konstruktif melalui dialog sosial yang mengedepankan gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah mufakat. Dengan pendekatan itu, persoalan hubungan industrial diharapkan tidak berlarut-larut, tetapi bisa diselesaikan bersama secara adil dan berkelanjutan.<br><br> <br><br>&quot;Kita punya kekuatan budaya gotong royong dan musyawarah. Dengan semangat itu, persoalan hubungan industrial dapat diselesaikan bersama,&quot; ujar Yassierli.<br><br> <br><br>Melalui momentum musyawarah nasional tersebut, Yassierli berharap serikat pekerja terus memperjuangkan pekerjaan yang adil dan layak, sekaligus ikut mendorong inovasi, produktivitas, dan cara kerja modern yang lebih adaptif dan efisien. Menurut dia, hubungan industrial yang transformatif menjadi salah satu kunci untuk membawa dunia kerja Indonesia lebih siap menghadapi perubahan menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas.<br><br>Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1094_Menaker--Hubungan-Industrial-Harus-Naik-Kelas-agar-Pekerja-Tak-Tertinggal-oleh-AI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65335/menaker-hubungan-industrial-harus-naik-kelas-agar-pekerja-tak-tertinggal-oleh-ai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 13:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif]]></title>
            <description><![CDATA[Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan ProduktifOleh  Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.Trans]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/pembatasan/" target="_blank">Pembatasan</a> Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif<br><br>Oleh : Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.<br><br>Transformasi Digital dan Anak Indonesia<br><br>Perkembangan teknologi digital dalam dua dekade terakhir telah membawa perubahan signifikan dalam pola kehidupan masyarakat, termasuk dalam kehidupan anak dan remaja. Indonesia sendiri mengalami peningkatan penetrasi internet yang sangat cepat. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam Survei Internet Indonesia 2024 menunjukkan bahwa tingkat penetrasi internet nasional telah mencapai sekitar 79,5% dari total populasi, dengan kelompok usia 13&ndash;18 tahun memiliki tingkat penggunaan internet tertinggi, yakni lebih dari 98%. Di sisi lain, survei Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Susenas 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 65% anak usia sekolah telah menggunakan internet melalui telepon pintar dalam aktivitas sehari-hari. Fakta ini menunjukkan bahwa akses digital telah menjadi bagian dari kehidupan anak sejak usia dini. Oleh karena itu, gagasan pemerintah untuk mendorong kebijakan pembatasan penggunaan gadget bagi anak perlu dipahami sebagai langkah strategis negara dalam memastikan bahwa transformasi digital tidak mengorbankan kesehatan dan perkembangan generasi muda.<br><br>Kewajiban Konstitusional Negara dalam Melindungi Anak<br><br>Dari perspektif hukum nasional, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi tumbuh kembang anak secara optimal. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menegaskan bahwa negara, pemerintah, dan pemerintah daerah wajib menjamin perlindungan terhadap anak agar dapat hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal. Pasal 59 ayat (1) undang-undang tersebut secara khusus mengatur bahwa pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan khusus kepada anak dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu perkembangan fisik maupun mentalnya. Dalam konteks era digital, paparan konten negatif, kecanduan permainan daring (gaming disorder), hingga risiko cyberbullying telah menjadi ancaman baru bagi perkembangan psikologis anak. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa laporan kasus terkait perundungan di ruang digital terus meningkat setiap tahunnya, terutama pada kelompok usia sekolah menengah. Dengan demikian, kebijakan pembatasan penggunaan gadget bukanlah bentuk pembatasan kebebasan, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak anak untuk tumbuh secara sehat dan aman.<br><br>Peringatan Lembaga Internasional tentang Dampak Gadget<br><br>Berbagai lembaga internasional juga telah memberikan peringatan terkait dampak penggunaan gadget yang berlebihan pada anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pedoman Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children Under 5 Years tahun 2019 merekomendasikan bahwa anak usia di bawah lima tahun sebaiknya tidak terpapar layar digital lebih dari satu jam per hari, sementara bayi di bawah satu tahun disarankan tidak terpapar layar sama sekali. Selain itu, laporan UNICEF &quot;The State of the World&#039;s Children: Children in a Digital World&quot; menyebutkan bahwa sekitar sepertiga pengguna internet di dunia adalah anak-anak, yang menjadikan kelompok ini sebagai populasi paling rentan terhadap paparan konten berbahaya, eksploitasi digital, dan kecanduan teknologi. Sejumlah studi psikologi perkembangan juga menunjukkan bahwa penggunaan layar digital lebih dari tiga hingga empat jam per hari pada anak usia sekolah berkorelasi dengan meningkatnya risiko gangguan konsentrasi, gangguan tidur, serta penurunan kemampuan interaksi sosial.<br><br>Dimensi Pendidikan: Fokus Belajar dan Ekosistem Sehat<br><br>Dari perspektif pendidikan nasional, pembatasan penggunaan gadget justru dapat memperkuat kualitas proses pembelajaran anak. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 3, menegaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, dan bertanggung jawab. Namun dalam praktiknya, berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol sering kali menurunkan fokus belajar siswa. Survei Programme for International Student Assessment (PISA) OECD bahkan menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan perangkat digital secara berlebihan di luar kebutuhan belajar cenderung memiliki tingkat konsentrasi akademik yang lebih rendah. Oleh karena itu, pengaturan waktu penggunaan gadget di lingkungan keluarga dan sekolah dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem belajar yang lebih sehat dan seimbang.<br><br>Aspek Kesehatan Masyarakat dan Resiko Screen Time<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pembatasan/" target="_blank">Pembatasan</a> penggunaan gadget juga memiliki dimensi kesehatan masyarakat yang signifikan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui berbagai kampanye kesehatan digital telah mengingatkan pentingnya pengelolaan screen time pada anak untuk mencegah dampak kesehatan jangka panjang. Beberapa penelitian kesehatan anak menunjukkan bahwa penggunaan layar digital yang terlalu lama berkorelasi dengan meningkatnya risiko obesitas anak, gangguan postur tubuh, serta gangguan kesehatan mata seperti digital eye strain. Data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) Kementerian Kesehatan juga menunjukkan peningkatan prevalensi gangguan penglihatan pada anak usia sekolah dalam satu dekade terakhir, yang salah satu faktor risikonya adalah paparan layar digital yang berlebihan. Dalam konteks ini, kebijakan pembatasan penggunaan gadget dapat dipandang sebagai strategi preventif dalam menjaga kesehatan fisik generasi muda.<br><br>Pengaturan Proporsional bukan Penolakan Teknologi<br><br>Penting ditegaskan bahwa kebijakan pembatasan penggunaan gadget tidak berarti menolak kemajuan teknologi digital. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya menunjukkan bahwa negara justru mendorong pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab dan aman. Dengan demikian, kebijakan pembatasan penggunaan gadget bagi anak harus dipahami sebagai bentuk pengaturan penggunaan teknologi secara proporsional, bukan pelarangan terhadap teknologi itu sendiri. Negara tidak sedang membatasi akses pengetahuan digital, melainkan memastikan bahwa anak memanfaatkan teknologi secara sehat, aman, dan produktif.<br><br>Investasi SDM Menuju Indonesia Emas<br><br>Pada akhirnya, dalam perspektif kebijakan publik, pembatasan penggunaan gadget bagi anak merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025&ndash;2045 bahkan menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai salah satu pilar utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Generasi yang sehat secara mental, kuat secara sosial, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan agenda pembangunan tersebut.<br><br>Strategi Bersama untuk Generasi Unggul<br><br>Dengan demikian, kebijakan pembatasan penggunaan gadget tidak dapat dipandang sekadar sebagai regulasi teknis di bidang pendidikan atau keluarga. Ia merupakan bagian dari strategi negara dalam menjaga kualitas generasi masa depan. Jika dirancang secara komprehensif&mdash;melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, serta ekosistem digital&mdash;kebijakan ini berpotensi menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat, adaptif, dan unggul dalam menghadapi tantangan era digital.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4338_Pembatasan-Pemakaian-Gadget-bagi-Anak--Investasi-Negara-dalam-Membangun-Generasi-Sehat-dan-Produktif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/profil/65334/pembatasan-pemakaian-gadget-bagi-anak-investasi-negara-dalam-membangun-generasi-sehat-dan-produktif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank daerah yang tidak hanya unggul dalam layanan keuangan, t]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank daerah yang tidak hanya unggul dalam layanan keuangan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupan, termasuk perjalanan ibadah. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Manasik Haji Akbar bagi nasabah Tabungan Smart IB Makbul.<br><br>Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut tidak sekadar menyediakan solusi finansial, tetapi juga berperan aktif dalam mempersiapkan calon jemaah haji secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual, pengetahuan, maupun kesiapan teknis menuju Tanah Suci.<br><br>Inisiatif ini mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan. Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Manajemen Risiko, Hukum, dan Kepatuhan, Acep Riana Jayaprawira, menilai langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut sebagai inovasi layanan yang memberikan nilai tambah dan belum banyak dilakukan oleh perbankan lain.<br><br>&quot;Kami mengapresiasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut atas penyelenggaraan manasik ini. Ini adalah bentuk layanan yang komprehensif dan berdampak nyata bagi calon jemaah,&quot; ujarnya di Asrama Haji Medan.<br><br>Apresiasi juga disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, yang menilai kegiatan ini mencerminkan kepedulian dan peran aktif <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dalam mendukung kesiapan masyarakat menjalankan ibadah haji.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut tidak hanya memberikan kemudahan secara finansial, tetapi juga membantu membangun kesiapan spiritual. Ini adalah nilai tambah yang sangat penting,&quot; ujarnya.<br><br>Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wujud sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BPKH, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan layanan yang holistik dan berdampak bagi masyarakat.<br><br>Direktur Utama <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Heru Mardiansyah, menjelaskan bahwa Manasik Haji Akbar tahun ini diikuti 1.661 peserta dari total 1.807 jemaah yang telah melunasi biaya haji, yang dilaksanakan dalam dua gelombang pada 31 Maret&ndash;3 April dan 5&ndash;8 April 2026.<br><br>Peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, mencerminkan jangkauan layanan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut yang luas dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2006 setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, sebagai bagian dari konsistensi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut dalam memberikan nilai tambah kepada nasabah.<br><br>Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen layanan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga dukungan penerbangan bagi jemaah dari wilayah kepulauan. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlengkapan ibadah serta pembekalan komprehensif dari para pembimbing berpengalaman.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut ingin memastikan bahwa setiap nasabah tidak hanya siap secara finansial, tetapi juga matang secara spiritual dan teknis dalam menjalankan ibadah haji,&quot; ujar Heru.<br><br>Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut akan terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis masyarakat, tidak hanya dalam layanan perbankan, tetapi juga dalam mendukung perjalanan hidup dan ibadah. Melalui inovasi produk seperti Tabungan Smart IB Makbul, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut hadir memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah haji.<br><br>Dengan semangat &quot;Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi,&quot; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terus melangkah sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6423_Bank-Sumut-Gelar-Manasik-Haji-Akbar--Perkuat-Peran-sebagai-Mitra-Perjalanan-Ibadah-dan-Ekonomi-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65333/bank-sumut-gelar-manasik-haji-akbar-perkuat-peran-sebagai-mitra-perjalanan-ibadah-dan-ekonomi-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Dorong Penguatan RSUD Bachtiar Djafar, Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Dorong Penguatan RSUD Bachtiar Djafar, Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, HMWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk memperkuat peran RSUD H. Bachtiar Djafar sebagai ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, HM</p><br>Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Medan untuk memperkuat peran RSUD H. Bachtiar Djafar sebagai pusat layanan kesehatan di kawasan Medan Utara. <br><br>Hal itu disampaikannya usai bersilaturahmi dengan jajaran rumah sakit dan kepala puskesmas di wilayah Medan bagian Utara, Kamis (2/4/2026).<br><br>Zakiyuddin menilai keberadaan RSUD Bachtiar Djafar sangat strategis karena berada dekat dengan wilayah Kecamatan Medan Belawan, Labuhan, Deli, dan Marelan. .<br><br>&quot;Kita berharap rumah sakit ini bisa menjadi ujung tombak kesehatan di Medan Utara,&quot; ujarnya.<br><br>Menurutnya, salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih terbatasnya jumlah dokter spesialis. Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Medan akan mendorong pemerataan tenaga medis, termasuk membuka peluang kerja sama dengan dokter non-ASN melalui sistem kontrak.<br><br>&quot;Kita harapkan dokter-dokter spesialis mau ikut berperan membantu masyarakat Medan Utara. Kalau memang kurang dari internal, bisa juga kita kontrak dari luar,&quot; katanya.<br><br>Zakiyuddin mengungkapkan, pihaknya telah mulai berkoordinasi dengan para dokter spesialis di RSUD Pirngadi untuk mendukung penguatan layanan di RSUD Bachtiar Djafar yang berlokasi di Jalan K.L Yos Sudarso, Km 18,5 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan itu. Ia menekankan pentingnya keberadaan dokter spesialis yang menetap agar pelayanan berjalan optimal.<br><br>&quot;Kita berharap dokter itu bisa stay di Bachtiar Djafar. Jangan sampai dibagi-bagi, karena kalau hanya satu dokter lalu pergi, pelayanan bisa terganggu. Idealnya ada beberapa dokter dengan spesialis yang sama,&quot; jelasnya.<br><br>Ia juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan sejumlah fasilitas, seperti ruang bedah yang hingga kini belum dapat digunakan secara maksimal akibat keterbatasan tenaga dokter spesialis.<br><br>&quot;Ruang bedah ini sayang kalau tidak dimanfaatkan. Nanti akan kita bicarakan dengan Pak Wali Kota agar dokter bedah bisa diprioritaskan di sini,&quot; ujarnya.<br><br>Selain itu, Zakiyuddin mengakui bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Bachtiar Djafar masih perlu ditingkatkan. Ia mendorong manajemen rumah sakit untuk terus membenahi fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat semakin yakin untuk berobat.<br><br>&quot;Kepercayaan masyarakat harus kita bangun. Kalau fasilitas lengkap dan dokternya ada, masyarakat pasti datang,&quot; katanya.re</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_437_Pemko-Medan-Dorong-Penguatan-RSUD-Bachtiar-Djafar--Penuhi-Kebutuhan-Dokter-Spesialis-Jadi-Prioritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65332/pemko-medan-dorong-penguatan-rsud-bachtiar-djafar-penuhi-kebutuhan-dokter-spesialis-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis*l</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis*l]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika dalam p]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Medan, Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika dalam penataan trotoar.<br><br>"Pembangunan Medan harus mempunyai konsep yang benar. Sekali dibangun harus bertahan lama," tekan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas saat memimpin rapat penataan trotoar di sejumlah lokasi, Kamis (2/4/2026) di rumah dinasnya.<br><br>Dalam arahannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menegaskan desain trotoar tidak boleh dibuat seragam, melainkan harus menyesuaikan kondisi di lapangan dan kebutuhan tiap kawasan.<br><br>&quot;Perencanaan itu harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Jangan dipaksakan sama semua, tetapi lihat per blok dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,&quot; ujarnya di hadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Plt Kepala Dinas SDABMBK Ferri Ichsan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, serta Plt Kepala Dinas Perhubungan Suriono.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga menekankan pentingnya peran perencana dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan desain infrastruktur yang akan dibangun. Menurutnya, pembangunan trotoar ke depan harus mengalami peningkatan kualitas.<br><br>&quot;Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus naik,&quot; tegas <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br><br>Selain itu, Wali Kota meminta agar pembangunan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari material, sistem drainase, pencahayaan, hingga akses bagi penyandang disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara jalur pejalan kaki, ruang hijau, dan fasilitas umum lainnya.<br><br>&quot;Trotoar itu bukan sekadar jalan kaki, tetapi harus ada ruang hijau, penerangan, dan akses yang baik untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,&quot; kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga mengingatkan agar pekerjaan tidak dilakukan terburu-buru tanpa perencanaan yang matang karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.<br><br>&quot;Jangan sampai kita hanya menutup jalan tanpa perencanaan yang baik. Masyarakat jadi tidak nyaman,&quot; ujarnya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas meminta seluruh pihak terkait merancang setiap titik pekerjaan secara detail, termasuk menyesuaikan dengan kondisi jalan yang sempit maupun kebutuhan parkir.<br><br>&quot;Semua harus direncanakan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Intinya, kita ingin hasil yang terbaik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&quot; pungkasnya.<br><br>Adapun ruas jalan yang direncanakan akan dilakukan penataan trotoar, antara lain Jalan HM Yamin, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda, Jalan Monginsidi, Jalan Setia Budi, Jalan Masjid Raya hingga Jalan Mahkamah, serta Jalan Brigjen Katamso di kawasan Masjid Raya Al Mashun dan Istana Maimun.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9051_Rico-Waas--Penataan-Trotoar-Harus-Punya-Perencanaan-Matang--Humanis--dan-Estetis-l.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65331/rico-waas-penataan-trotoar-harus-punya-perencanaan-matang-humanis-dan-estetisl/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengamanan Pemberangkatan Warga PSHW Sutojayan Berjalan Aman Menuju Halal Bihalal Di Pemkab Blitar</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengamanan Pemberangkatan Warga PSHW Sutojayan Berjalan Aman Menuju Halal Bihalal Di Pemkab Blitar]]></title>
            <description><![CDATA[Blitar  Kegiatan pengamanan pemberangkatan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) dari halaman Kecamatan Sutojayan menuju Gedung Kant]]></description>
            <content><![CDATA[Blitar - Kegiatan pengamanan pemberangkatan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) dari halaman Kecamatan Sutojayan menuju Gedung Kantor Serba Guna Pemerintah Kabupaten Blitar berlangsung aman dan tertib, Jumat (3/4/2026). <a href="https://www.halomedan.com/tag/pengamanan/" target="_blank">Pengamanan</a> dilakukan sebagai bentuk antisipasi guna memastikan kelancaran perjalanan peserta yang akan mengikuti kegiatan halal bihalal.<br><br>Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0808/09 Sutojayan Kapten Dwi Haryanto, Kapolsek Lotim, anggota Koramil sebanyak 4 orang, anggota Polsek Lotim 5 orang, serta anggota Polsek Lobar 6 orang. Kehadiran aparat TNI dan Polri ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mengawal jalannya pemberangkatan warga PSHW.<br><br>Sebanyak kurang lebih 130 warga PSHW berkumpul di halaman Kecamatan Sutojayan sebelum berangkat menuju lokasi kegiatan. Mereka berasal dari beberapa ranting, di antaranya Wates, Panggungrejo, Binangun, dan Sutojayan, yang turut berpartisipasi dalam acara halal bihalal tersebut.<br><br>Para peserta berangkat secara bersama-sama dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Pengaturan arus lalu lintas dan pengawalan dilakukan secara maksimal oleh petugas guna menghindari kemacetan serta memastikan rombongan tiba di tujuan dengan selamat.<br><br>Dengan adanya sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat, kegiatan pemberangkatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Diharapkan kegiatan halal bihalal yang diikuti warga PSHW ini dapat mempererat tali silaturahmi serta menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Blitar (Dim0808).]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4462_Pengamanan-Pemberangkatan-Warga-PSHW-Sutojayan-Berjalan-Aman-Menuju-Halal-Bihalal-Di-Pemkab-Blitar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65330/pengamanan-pemberangkatan-warga-pshw-sutojayan-berjalan-aman-menuju-halal-bihalal-di-pemkab-blitar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selo Masigit Sekar Wijoyo Kusumo</guid>
            <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selo Masigit Sekar Wijoyo Kusumo]]></title>
            <description><![CDATA[Selo Masigit Sekar Wijoyo KusumoPulau Megeti Nusa KambanaPULAU NUSA KAMBANGANSEKAR WIJAYAKUSUMAPUSAKA MATARAMPurwadiKetua Lokantara, HP 0878]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/selo/" target="_blank">Selo</a> Masigit Sekar Wijoyo Kusumo<br><br><br><br><br>Pulau Megeti Nusa Kambana<br><br>PULAU NUSA KAMBANGAN<br><br><br><br><br><br><br>SEKAR WIJAYAKUSUMA<br><br>PUSAKA MATARAM<br><br><br><br>Purwadi<br><br>Ketua Lokantara, <br><br>HP 087864404347<br><br><br><br>A. Sejarah Sekar Wijayakusuma<br><br><br><br>Berdirinya Kraton Mataram Surakarta berlangsung sesuai paugeran. Sinuwun<br><br>Paku Buwana II melakukan tata cara di Donan Cilacap agar selalu rahayu lestari. Donan Cilacap dijadikan tempat tata cara sebelum Paku Buwana II dilantik sebagai raja Mataram. Abdi dalem lengkap ndherek nyengkuyung. Dengan dikoordinir oleh para Bupati Bang Kulon. <br><br><br><br>Upacara adat ini dalam rangka penobatan Paku Buwana II pada tahun 1726 di Kartasura. Agar berjalan lancar. Sembah kalbu yen lumintu dadi laku. Manggih hayu ayem tentrem kang tinemu. Daerah Donan Cilacap menyimpan kisah menarik. Makhluk halus di Tanah Jawa berhubungan dengan sistem politik Kerajaan. Dalam masyarakat Jawa ibukota makhluk halus berada di daerah Nusa Kambangan.<br><br><br><br>Secara historis perlu dilacak keberadaan makhluk halus yang berpusat di Nusa Kambangan. Kabupaten Cilacap dulunya berdiri tanggal 17 Januari 1678. Bernama Kadipaten Donan. Tempatnya di Pulau Nusa Kambangan atau Nusa Berambang. Dalam cerita tutur pedalangan Nusa Kambangan disebut Nusa Kambana, Watu Masigid, Sela Marsigid atau Dhandhang Mangore. Kawasan ini memiliki kewibawaan tinggi, wana gung liwang liwung, bebasan gawat kaliwat liwat, angker kepati pati, jalm mara jalma mati, sato mara keplayu.<br><br><br><br>Tutur tinular kang wus lumaku. Cerita wayang purwa melukiskan kahyangan Nusa Kambana atau Dhandhang Mangore begitu wingit seram. Penguasa Nungsa Berambang bergelar Sang Hyang Pramoni atau Bethari Durga. Saat bertugas sebagai permaisuri di Kahyangan Junggring Salaka bebisik Sang Hyang Bathari Uma, yang memimpin widodari cantik. Beberapa literatur kesusasteraan menamakan Bethari Durga Umayi. Karaton Surakarta Hadiningrat memberi sesebatan Sang Hyang Bathari Kalayuwati.<br><br><br><br>Catatan dari kitab babad tanah Jawi dibaca oleh Paku Buwana II. Dengan maksud mengerti situasi kebatinan. Berguna untuk momong segenap kawula dasih. Untuk menghormati raja Bidadari ini, Karaton Surakarta setiap tahun selalu menyelenggarakan upacara wilujengan negara Maesa Lawung di Alas Krendha Wahana. Kepala kerbau atau sirah maesa Kebo Bule dipendham atau ditanam dengan sesaji ubarampe lengkap. Persembahan buat Bathari Kalayuwati berwujud daging mentahan, karena wadya bala atau pasukan kahyangan Nusa Kambana terdiri dari brekasakan bersiung bertaring. Prajurit Nusa Berambang merupakan raksasa makhluk halus yang tidak kasat mripat. Kejadian ini dirasakan benar oleh Paku Buwana II. <br><br><br><br>Nungsa Berambang atau Donan Nusa Kambangan men-jadi ibukota makhluk halus yang tersebar di Tanah Jawa. Penguasa alam lelembut di tiap-tiap kabupaten harus tunduk pada perintah Sang Hyang Pramoni Durga yang berkedudukan di Watu Masigid Nusa Kambangan. Watu Masigid atau Sela Marsigid adalah istana kediaman Bathari Uma.<br><br><br><br> Pembangunan istana Sela Marsigid mirip kayangan Suralaya yang serba emas gemerlapan. Bahan bangunan istana Sela Marsigid yakni emas, intan, mutu manikam, jumerut, ratna, suwarna, mutiara warna warni. Wajar sekali karena Sang Pramoni Durga adalah mustikane putri tetunggule widodari. Sekedar untuk diketahui para makhluk halus yang menjadi bawahan Sang Hyang Pramoni Durga di Kahyangan Dhandhang Mangore atau Nungsa Berambang. Mereka adalah pemuka makhluk halus yang berkuasa atas wilayah tertentu. Misalnya Jin Balabatu di Blambangan Banyuwangi. <br><br><br><br>Buta Locaya menguasai Kediri, Sidagori di Pacitan, Klenthing Mungil di Magetan. Jin Abur Abur berada di Madiun, Macan Puguh di Purwadadi, Kala Jangga di Malang, Pilang Putih di Cepu Blora, Dhadhung Awuk di Purworejo. Jin yang tinggal di Semarang bernama Barat Ketiga. Semua pemuka makhluk halus tiap tahun sowan ke Nusa Kambangan untuk caos glondhong pengareng areng, peni peni raja peni, guru bakal guru dadi.<br><br><br><br>Adapun asisten yang bertindak sebagai carik sekretaris Sang Hyang Pramoni Durga yaitu Jin Trenggiling Wesi. Berdomisili di daerah Majenang. Segala perintah istana Watu Masigid atau Sela Marsigid pasti melalui Trenggiling Wesi Majenang. Properti istana Sela Marsigid dikelola oleh Jin Nyai Bathithing Tuban. Sedangkan busana kawidodaren untuk Sang Hyang Pramoni diurus oleh Jin Nyai Puspakati. Suguhan makanan sehari hari untuk istana Sela Marsigid Nungsa Berambang disajikan oleh Jin Nyai Roro Denok.<br><br><br><br>Demikianlah kehidupan istana Marsigid atau Watu Masigid atau kedaton Sela Marsigid. Kediaman asri milik Sang Pramoni Durga atau Bathari Uma ini berlangsung di pulau Nusa Kambangan. Orang menyebut Nungsa Berambang, Nusa Kambana, Dhandhang Mangore. Keistimewaan wilayah kabupaten Donan Tlacap ini adalah menjadi tempat tumbuhnya sekar Wijaya Kusuma. Siapa saja yang berhasil memetik sekar wijaya kusuma hidupnya akan mulia wibawa. <br><br><br><br>Bahkan keturunannya lestari pejabat, pemimpin dan penguasa Tanah Jawa. Hal itulah yang mendorong Kanjeng Sinuwun Amangkurat Amral yang memerintah kerajaan Mataram Kartasura pada tahun 1677-1703. Beliau berusaha sekuat tenaga untuk bisa memboyong sekar wijaya kusuma.<br><br><br><br>Keistimewaan kadipaten Donan teruji dalam sejarah. Orang melakukan lara lapa tapa brata. Mereka bersemedi di gunung Srandil untuk ngalap berkah pada Eyang Semar atau Kaki Tunggal Sabdo Jati Doyo Among Rogo. Laku spiritual ini selalu dilakukan oleh para bangsawan mataram secara turunt temurun. <br><br>Mataram kuat karena punya aji dan pusaka sakti. Paku Buwana II dan anak cucu tetap melestarikan tradisi. <br><br><br><br>B. Sekar Wijayakusuma di Nusa Kambana. <br><br><br><br>Paku Buwana II Memetik Sekar Wijaya Kusuma. <br><br>Sekar Wijaya Kusuma Mekar di Nusa Kambangan. Pada tahun 1726 saat dinobatkan menjadi raja Mataram, terlebih dulu memetik Sekar wijaya Kusuma. Sebagai pusaka sipat kandel. <br><br><br><br>Kerajaan Mataram memiliki pusaka Sekar Wijaya Kusuma. Patih Sindureja Diutus Sinuwun Amangkurat Amral Memetik Sekar Wijaya Kusuma di Kadipaten Donan Cilacap. Kegiatan ini berlanjut pada masa pemerintahan Paku Buwana II. Pembangunan Kadipaten Donan Tanah Tlacap atau Cilacap yang mahsyur sudah dirintis oleh Sinuwun Amangkurat Agung. Raja Mataram yang memerintah tahun 1645-1677 ini sangat perhatian pada wilayah Dulangmas, Kedu, Magelang, Banyumas. Kebetulan Kanjeng Ratu Wiratsari memiliki istana cabang Mataram di desa Lesmana Ajibarang Banyumas. Permaisuri raja Amangkurat Agung berjasa besar atas pengembangan Donan Tlacap sebagai kawasan spiritual. <br><br><br><br>Sampai sekarang orang berdatangan ke gunung Srandhil untuk mahas ing ngasepi nedahake semedi. Paku Buwana II telah memberi contoh yang baik. <br><br><br><br>Pada tahun 1677 Sinuwun Amangkurat Amral memindahkan ibukota dari Plered ke Kartasura. Segala persiapan lahir batin dilakukan demi kejayaan Kraton Mataram. Segera Kanjeng Sinuwun Amangkurat Agung membentuk tim Panitia Pembangunan fisik kraton diserahkan kepada Pangeran Pekik Bupati Surabaya. Beliau dibantu tenaga ahli dari Sumenep dan Makasar. Proyek besar pindahan ibukota Mataram ini ditangani oleh para bupati Bang Wetan.<br><br>Bidang spiritual dijalanlan oleh Tumenggung Pranantaka. Beliau putra Patih Mandaraka III.<br><br><br><br> Ditunjuknya keluarga Patih Mandaraka karena sejak dulu memiliki pusaka aji Canda Birawa. Masyarakat Jawa percaya bahwa Aji Candra Birawa dapat menaklukkan segala macam makhluk halus. Aji Canda Birawa pernah digunakan oleh raja Mandaraka, Prabu Salyapati. Ketika memimpin perang Baratayuda jaya binangun, Prabu Salya menjadi senopati agung. Pusaka aji canda birawa hanya bisa dikalahkan oleh Jamus Kalimasada atau dua kalimat syahadat. Itulah konsep iman ilmu, amal, iman Islam ikhsan, cipta rasa karsa.<br><br><br><br>Kisah ini dihayati benar oleh Paku Buwana II. Surat perintah untuk memetik sekar wijaya kusuma terbit pada tanggal 17 Januari 1678. Tumenggung Pranantaka diutus memetik sekar wijaya kusuma di Donan Nungsa Berambang tanah Tlacap. Tugas mulia dan berat itu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Waktu itu Tumenggung Pranantaka juga menjabat sebagai Bupati Tegal tahun 1678-1680. <br><br><br><br>Dalam waktu yang bersamaan Tumenggung Pranantaka mengurusi sekolah ketrampilan tata praja di Magelang, diplomasi kenegaraan Mataram dan tata cara methik sekar wijaya kusuma di Donan Cilacap.<br><br><br><br>Kegiatan awal yang dilakukan adalah wilujengan Negari di Sitihinggil Kraton Mataram. Kemudian tahlilan di pendopo Kabupaten Tegal. Istri Tumenggung Pranantaka menyiapkan uba rampe dan sesaji. Kebetulan istri Tumenggung Pranantaka ini pernah kursus di bagian abdi dalem Purwo Kinanthi, sehingga mengenal dengan detail tentang adat istiadat Jawa. Istri Tumenggung Pranantaka itu bernama BRA Kleting Kuning atau Raden Ayu Pucang. Sebagian menyebut Raden Ayu Brongut.<br><br><br><br>Turut memberi doa restu yakni Tumenggung Urawan Pradotonagoro dan Patih Nerangkusumo. Tumenggung Urawan pegawai kejaksaan Mataram. Patih Nerangkusumo perdana menteri kerajaan Mataram. Kedua sesepuh memimpin upacara tolak balak di Donan Cilacap. Mereka membaca dzikir bergantian. Pembacaan mantra rajah kalacakra dilakukan oleh Ki Dalang Kondho Buwono, penjelmaan Bathara Ismaya yang ngejawantah ing madyapada. Cerita ini dihayati oleh Paku Buwana II. <br><br>Khusus tata cara adat wilujengan di Donan Nusa Kambana, dhalang Kondho Buwono harus diperankan oleh titisan Sang Hyang Ismoyo atau Kyai Lurah Semar. Orang menyebut kaki Tunggul Sabdo Jati Doyo Among Rogo. Beliau sesepuh Donan yang amat ditaati oleh penguasa Nusa Kambangan.<br><br><br><br> Bersama dengan Eyang Sukmo Sejati. Kunci Sari, Putri Dana Sari Nini Dewi Tunjung Sekar Sari dan tokoh spiritual lainnya sama menjaga Gunung Srandhil. Pengikut peguron Gunung Srandhil yaitu Sunan Kuning, Pangeran Langlang Buana dan Resi Mayangkara. Gunung Srandhil juga merupakan tempat petilasan para Pembesar Pajajaran.<br><br><br><br>Mijil <br><br><br><br>Sang Patih sigra anata baris. <br><br>Nyawiji gumolong. <br><br>Dhampyak. dhampyak gumregut lampahe. <br><br>Binarung krapyak myang watang agathik. <br><br>Gumelar ngebaki. <br><br>Suraknya gumuruh.<br><br><br><br>Utusan Mataram yang dipimpin Tumenggung Pranantaka segera melaksanakan tugas. Dibantu segenap lurah, mantri, demang, wedana dan bupati Dulangmas tugas kenegaraan itu berlangsung lancar. Rakyat mendukung dengan menyediakan logistik makanan dan minuman.<br><br>Suguhan mbayu mili. Tak ketinggalan tempe, srabi, tape goreng dan mendoan. Tempe Karanganyar, srabi Wangon, tape goreng Sukaraja dan mendoan Purwokerto menjadi makanan nyamikan saat tirakatan dan lek-lekan.<br><br><br><br>Proses methik sekar wijaya kusuma di Donan Cilacap dilaksanakan pada malam Jumah Legi. Tumenggung Pranantaka dibantu oleh aneka ragam makhluk halus, yakni Barat Katiga Semarang, Guntur Geni Pekalongan, Sambang Yuda Pemalang, Buta Trenggiling Tegal, Gunting Geni Kaliwungu, Samaita Magelang, Dhadhung Awuk Kutoarjo, Padhareksa Gunung Sundara, Jolela Gunung Sumbing dan Jin Wewari Banjarnegara. Adapun jin makhluk halus yang turut menjaga keamanan yaitu Butakala Cilacap, Kalanadhah Banyumas, Penthul Gumuk Bagelen dan Baleng Ngungrung Kebumen.<br><br><br><br>Sukses besar diperoleh Tumenggung Pranantaka. Wila-yah Donan Nusa Kambangan semakin harum. Tanah Tlacap atau Cilacap termashur di kalangan kejawen. Sekar wijaya kusuma segera diboyong ke Mataram Kartasura. Pada tahun 1685 Tumenggung Pranantaka dilantik menjadi patih kerajaan Mataram Kartasura. Tumenggung Pranantaka bergelar Tumenggung Raden Arya Sindurejo I. Paku Buwana II menghayati kisah leluhur. <br><br><br><br>Masyarakat Donan Cilacap menghormati Tumenggung Raden Arya Sindurejo I. Beliau dianggap pembuka awal Bumi Cilacap. Kadipaten Cilacap segera ditetapkan sebagai wilayah Kabupaten oleh Sinuwun Amangkurat Amral raja Mataram Kartasura pada tanggal 21 Maret 1678. Jasa besar Patih Sindurejo perlu dikenang. Pada tahun 1701 Patih Sindurejo lengser keprabon madeg pandito. Patih Sindurejo memilih menjadi tenaga pengajar pelatihan tata praja. Beliau wafat tahun 1703 dan dimakamkan di Astanalaya Pasareyan Agung Paremono. Dari daerah Paremono Magelang, para eksekutif tanah Jawa terbina. Trah Paku Buwana II tiap tahun hadir di daerah ini. Sekedar untuk melakukan upacara adat yang berlangsung turun tumurun. <br><br><br><br>C. Upacara Methik Sekar Wijayakusuma<br><br><br><br>Paku Buwana II membina pimpinan Donan Cilacap. <br><br>Pembinaan dari Kerajaan Mataram berlangsung tertib. Pemangku adat istiadat kepercayaan di wilayah Kejawen. Agar terjadi keseimbangan. <br><br><br><br>Penguasa Donan Cilacap selalu tampil bersinar wibawa. Keselarasan jagad gumelar dan jagad gumulung tertata rapi. Paku Buwana II peduli upacara adat. Sebagai pusat kawasan Kejawen, para pemimpin bertindak tepat bijaksana. Toleran terhadap segala bentuk keberagaman.<br><br><br><br>1. Tumenggung Sindunagoro I, 1678-1710. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Amangkurat Amral, raja Mataram.<br><br><br><br>2. Tumenggung Sindunagoro II, 1710-1721. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono I, raja Mataram.<br><br><br><br>3. Tumenggung Sindunagoro III, 1721-1734. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Amangkurat Jawi, raja Mataram.<br><br><br><br>4. Tumenggung Notoyudo I, 1734-1752. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono II, raja Mataram.<br><br><br><br>5. Tumenggung Notoyudo II, 1752-1793. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono III, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>6. Tumenggung Notoyudo III, 1793-1814. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono IV, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>7. Tumenggung Notoyudo IV, 1814-1822. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono IV, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>8. Tumenggung Mondronagoro I, 1822-1829. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono V, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>9. Tumenggung Mondronagoro II, 1829-1847. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono VI, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>10. Tumenggung Tjakrawerdana I, 1847-1858. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono VII, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>11. Tumenggung Tjakrawerdana II, 1858-1873. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono VIII, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>12. Tumenggung Tjakrawerdana III, 1873-1875. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono IX, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>13. Tumenggung Tjakrawerdana IV, 1875-1881. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono IX, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>14. Tumenggung Tjakrawerdaya, 1881-1927.. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono IX, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>15. Tumenggung Tjakrasewaya, 1927-1950. Dilantik pada jaman pemerintahan Sinuwun Paku Buwono X, raja Surakarta Hadiningrat.<br><br><br><br>16. RM Soetedjo, 1950-1952. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soekarno.<br><br><br><br>17. R Witono, 1952-1954. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soekarno.<br><br><br><br>18. RM Kodri, 1954-1958. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soekarno.<br><br><br><br>19. DA Santosa, 1958-1965. Dilantik pada jaman pemerintah-an Presiden Soekarno.<br><br><br><br>20. Hadi Soetomo, 1965-1968. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soekarno.<br><br><br><br>21. HS Kartabrata, 1968-1974. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soeharto.<br><br><br><br>22. H Moekmin, 1974-1979. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soeharto.<br><br><br><br>23. Poedjono Pranyoto, 1979-1987. Dilantik pada jaman pe-merintahan Presiden Soeharto.<br><br><br><br>24. H Moch Supardi, 1987-1997. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soeharto.<br><br><br><br>25. H Herry Tabri Karto, SH, 1997-2002. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Soeharto.<br><br><br><br>26. H Probo Yulastoro S.Sos, 2002-2010. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Megawati.<br><br><br><br>27. Tatto Suwarto Pamudji, menjabat Bupati Cilacap tahun 2010-2020. Dilantik pada jaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudoyono dan Presiden Joko Widodo.<br><br><br><br>Para penguasa Donan Cilacap menghormati adat istiadat yang sudah berjalan. Mereka bisa hidup berdampingan dengan segala lapisan sosial. Termasuk dengan jaringan Kejawen.<br><br><br><br>D. Daya Perbawa Sekar Wijayakusuma <br><br><br><br>Paku Buwana II Merawat Sekar Wijaya Kusuma. <br><br>Atas saran Pangeran Wujil, Kyai Yasadipura dan Tumenggung Honggowongso kerajaan Mataram mengadakan wilujengan. Paku Buwana II berkenan hadir. <br><br><br><br>Dalam acara itu dibicarakan pula Jaringan jagade Pedhanyangan. Agar penduduk Jawa ayem tentrem. <br><br>Makhluk halus di Tanah Jawa membentuk jaringan Pedhanyangan. Mereka memiliki tugas dan kewenangan sesuai batas kewilayahan. Kekuasaan makhluk halus berpusat di Pulau Nusa Kambangan.<br><br><br><br>Paku Buwana II dengan teliti menyimak paparan pujangga Kraton. Hadir pula dalam sarasehan ini para bupati bang kulon dan bang wetan. <br><br><br><br>Dhandhanggula <br><br><br><br>Angandika alon sri bupati. <br><br>dhateng kang abdi kapedhak lama. <br><br>Ki Pranataka namane. <br><br>Heh gendhewor sireku. <br><br>Lumakua sira den aglis. <br><br>Sun utus marang Donan. <br><br>Ing masigid watu. <br><br>Iya ing Nungsa Berambang. <br><br>Angambila sekar wijayadi luwih. <br><br>Iya Jayakusuma.<br><br><br><br>Aja mulih yen ta durung olih. <br><br>Nadyan silih jambul wanen sira. <br><br>Sun upatani yen muleh. <br><br>Yen ana kang pitulung. <br><br>Dene teka gampang ing benjing. <br><br>Kembang wijayamulya. <br><br>Mring sira kapangguh. <br><br>Wotsekar Ki Pranataka. <br><br>Tur sandika ing karya datan gumingsir. <br><br>Nadyan dhumateng pejah.<br><br><br><br>Sampun lengser saking ing ngarsa ji. <br><br>Pranataka sedya marang Donan. <br><br>Anglugas raga lampahe. <br><br>Warnanen sang aprabu. <br><br>Nulya nembang tengara aglis. <br><br>Budhal saking Toyamas. <br><br>Kang wadya gumuruh. <br><br>Dhateng nagari ing Tegal. <br><br>Angentosi utusan kang mring Betawi. <br><br>Ki Arya Mandaraka.<br><br><br><br>Kawarnaa kang anglugas ragi. <br><br>Kang dinuta mring Nungsa Berambang<br><br>Ki Pranataka lampahe.<br><br>Prapta masigid watu.<br><br>Tan anyipta kalamun urip.<br><br>Amung anyipta pejah.<br><br>Raosing tyasipun.<br><br>Tan adhahar tan anendra.<br><br>Pitung dina anenedha ing Hyang Widhi.<br><br>Mugi antuka karya.<br><br><br><br>Apan sampun karsaning Hyang Widhi.<br><br>Amarengi ing dinten Jumungah.<br><br>Tengah wengi ing wayahe.<br><br>Ana katingal mancur.<br><br>Cahyanira ngebeki bumi.<br><br>Ing wite jayamulya.<br><br>Wau enggenipun.<br><br>Kang sekar jayakusuma.<br><br>Mung sarakit nulya pinethik tumuli. <br><br>Maring Ki Pranataka.<br><br><br><br>Langkung bungah. <br><br>dennya antuk kardi<br><br>Pranataka sigra lampahira<br><br>Maring Toyamas jujuge. <br><br>Prapta Toyamas suwung. <br><br>Lampahira laju mring Tegil. <br><br>Ing enu tan winarna. <br><br>Ing Tegal wus rawuh. <br><br>Lajeng tumameng ngayunan. <br><br>Sampun katur sekar wijayadi luwih. <br><br>Marang sri naranata.<br><br><br><br>Pangkur<br><br><br><br>Dangu denira sineba. <br><br>Arsa junjung marang kang abdi-abdi. <br><br>Wong kadipaten sadarum. <br><br>Sami sinungan nama. <br><br>Mondaraka kang wau sampun jinunjung. <br><br>Adipati Mandaraka. <br><br>Apan kinarya pepatih.<br><br><br><br>Dene wau Pranantaka. <br><br>Wus jinunjung Sindurja ingkang nami. <br><br>Andangkara wastanipun. <br><br>Nenggih Ki Wiradigda. <br><br>Kyai Sendhi Ki Urawan wastanipun. <br><br>Ni Dhakarta wastanira. <br><br>Tumenggung Binarong nenggih.<br><br><br><br>Ingaran wong jagasura. <br><br>Angandika wau sri narapati. <br><br>Maring Arya Sindurjeku. <br><br>Heh sira ingsun duta. <br><br>Lumakua sira mring desa ing Kedhu. <br><br>Parimana ing Mataram. <br><br>Sapa ingkang angenggeni.<br><br><br><br>Sinom<br><br><br><br>Raden Arya Sindureja. <br><br>budhal saking nagri Tegil. <br><br>lawan Raden Maduretna. <br><br>gumuruh swaraning jalmi. <br><br>saupacara asri. <br><br>wong Sarageni neng ngayun. <br><br>bandera warna-warna. <br><br>wong anumbak aneng wuri. <br><br>busanane lir pendah sekar sataman.<br><br><br><br>Tan winarna solahira. <br><br>Wus lepas lampahing baris. <br><br>Ing Kaliwungu wus prapta. <br><br>Rereb sakala kang baris. <br><br>Saksana budhal enjing. <br><br>Wus ngancik telatah Kedhu. <br><br>Ki Arya Sindureja. <br><br>Ing Kathithang den anciki. <br><br>Kathah prapta sentanane Parimana.<br><br><br><br>Dhandhanggula<br><br><br><br>Si Gendhewor wastane duk alit. <br><br>Kala taksihe amanakawan. <br><br>Kala samana kinengken. <br><br>Dhateng gustine wau. <br><br>Iya kangjeng pangran dipati. <br><br>Ngandikane pangeran. <br><br>Marang kang ingutus. <br><br>Kang aran Ki Pranantaka. <br><br>Si Gendhewor sira ta lungaa aglis. <br><br>Sira menyanga donan.<br><br><br><br>Sira ngularana sekar adi. <br><br>Iya sekar Wijaya Kusuma. <br><br>Lah iku sira den oleh. <br><br>Sigra saha wotsantun. <br><br>Pranantaka saking ing ngarsi. <br><br>Sampun mangkat sadaya. <br><br>Wau kang ingutus. <br><br>Awatara pitung dina. <br><br>Kang ingutus mring Tegal bubar tumuli.<br><br>Mangkat dhateng Tetegal.<br><br><br><br>Kala jumeneng sri narapati.<br><br>Ing Rebo Epon dinane ika.<br><br>Nuju tanggal patlikure.<br><br>Ing Sura sasinipun<br><br>Taun Wawu den sangkalani.<br><br>Janma aneng gegana.<br><br>Sinayang ing ratu.<br><br>Samana Ki Pranantaka.<br><br>Kang ingutus mring Donan amundhut sari. <br><br>Praptane antuk karya.<br><br><br><br>Kang ingupaya angsal sarakit. <br><br>Aran sekar Wijayakusuma. <br><br>Samana wus ngaturake. <br><br>Dhumateng sang aprabu. <br><br>Langkung suka galih narpati. <br><br>Rumaos yen sih ing Hyang. <br><br>Nugraheng Hyang Luhur. <br><br>Dhawuh rumasuking nata. <br><br>Panjenengan tanah Jawa wus kapusthi. <br><br>Kagem aneng ing asta.<br><br><br><br>Ki Pranantaka kalangkung dening. <br><br>Kapracaya ing salampahira. <br><br>Kinulawisudha mangke. <br><br>Apan jinunjung lungguh. <br><br>Pranantaka sinung kekasih. <br><br>Jinunjung saking ngandhap. <br><br>Sumengkeng aluhur. <br><br>Aran Arya Sindureja. <br><br>Kyai Sendhi apan sinungan kekasih. <br><br>Aran Demang Urawan.<br><br><br><br>Asmaradana<br><br><br><br>Wus tetep jumeneng aji<br><br>Sang nata sigra parentah<br><br>Padha estrenana kabeh<br><br>Samengko Si Mandaraka<br><br>Ngong karya patih ingwang<br><br>Sun junjung lungguh tumenggung<br><br>Ki Tumenggung Mondaraka.<br><br><br><br>Kang den utus sri bupati<br><br>Dhumateng Nungsa Kambangan<br><br>Mundhut kang sekar wastane<br><br>Jayakusuma wus prapta<br><br>Sarakit kang puspita<br><br>Lajeng kunjuk sang aprabu<br><br>Langkung suka sri narendra.<br><br><br><br>Ngraos tuk nugraha jati<br><br>Sihing Suksmana jenengnya<br><br>Tanah Jawa sedayane<br><br>Wus kagem aneng ing asta<br><br>Suraosing wardaya<br><br>Kyai Pranataka wau<br><br>Dhateng kanjeng sri narendra.<br><br><br><br>Langkung kapracayeng westhi<br><br>Sang nata asru ngandika<br><br>Si Pranataka samengko<br><br>Ingsun junjung linggihira<br><br>Lan sun paringi nama<br><br>Iku arane Tumenggung<br><br>Sindureja aranira.<br><br>Nusa Kambangan menjadi ibukota makhluk halus di Tanah Jawa. Disebut juga Nusa Kambana, Nusa Berambang, <a href="https://www.halomedan.com/tag/selo/" target="_blank">Selo</a> Marsigit, Watu Masigit, Dhandhang Mangore. Sejak dulu Nusa Kambangan terkenal angker kepati pati, gawat kaliwat liwat. Paku Buwana II sejak tahun 1726 menempatkan Bupati Donan Cilacap sebagai pimpinan untuk merawat Sekar Wijaya Kusuma. Pusaka Karaton Surakarta Hadiningrat yang berada di daerah ini dikenal sebagai jimat yang ampuh tangguh sepuh wutuh.<br><br>Ritual tentang sekar Wijayakusuma sungguh penting. <br>Mahluk halus di Tanah Jawa sudah patuh kepada Wali Sanga. Sunan Kalijaga diutus Raden Patah Jimbun Sirullah Syah Alam Akbar. Raja Demak Bintara membawahi Kerajaan Mahluk halus. Atas bantuan spiritual para Wali. Sekar Wijayakusuma masih dimuliakan oleh Karaton Surakarta Hadiningrat. Upacara adat selalu dengan sejarah Wijayakusuma dari pulau Nusa Kambangan yang terkenal edi peni. <br><br><br>3 April 2026<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_4762_Selo-Masigit-Sekar-Wijoyo-Kusumo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65329/selo-masigit-sekar-wijoyo-kusumo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 23:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah  yang Lebih Layak]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra danbagian dari Astra Financial, terus berupaya mewujudkan komit]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta - PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan<br>bagian dari Astra Financial, terus berupaya mewujudkan komitmennya dalam<br>menjalankan praktik bisnis berkelanjutan. Kali ini, FIFGROUP meresmikan Desa<br>Sejahtera Astra (DSA) Binaan FIFGROUP ketiga yang berlokasi di Bukit Sinyonya,<br>Pandeglang, Provinsi Banten.<br>Kegiatan yang digelar pada Kamis, 2 April 2026 tersebut juga berkolaborasi dengan<br>Universitas Multimedia Nusantara (UMN) untuk memastikan keberlanjutan program<br>melalui pendampingan, edukasi, serta pengembangan kapasitas masyarakat desa<br>setempat secara berkesinambungan.<br>Desa Sejahtera Astra (DSA) Binaan FIFGROUP ketiga ini diresmikan oleh dua Direktur<br>FIFGROUP, yakni Esther Sri Harjati dan Julius Julianto, Wakil Bupati Pandeglang, Iing<br>Andri Supriadi, S.H., serta Rektor Universitas Multimedia Nusantara, Ir. Andrey Andoko,<br>M.Sc., Ph.D.<br>Acara ini juga turut dihadiri oleh Bendahara Pengurus Yayasan Astra &ndash; Yayasan<br>Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPAMDR), Agung Kurniawan, dan General<br>Services, Security, Building, ESR &amp; Sustainability Division Head FIFGROUP, Theresia<br>Muliani​.<br>Dalam sambutannya, Esther mengatakan, &quot;Kegiatan ini sejalan dengan Astra 2030<br>Sustainability Aspirations, di mana FIFGROUP berkomitmen dan secara konsisten<br>mengimplementasikan berbagai inisiatif yang berfokus pada aspek lingkungan, sosial,<br>serta kontribusi kepada masyarakat (public contribution).&quot;<br>Program DSA Binaan FIFGROUP ini membina empat pelaku UMKM, yaitu Kopi Puhu,<br>Batik Sinyonya, Anyaman Pandan, dan Ikan Mas. &quot;Keempat UMKM tersebut telah<br>menunjukkan perkembangan positif dengan menjangkau pasar wisatawan di wilayah<br>Pandeglang dan sekitarnya, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap<br>pertumbuhan ekonomi lokal, terlihat dari manfaat yang dirasakan kepada lebih dari 400<br>masyarakat sekitar, mulai dari petani kopi, pengrajin anyaman, dan lainnya,&quot; tutur<br>Esther.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, FIFGROUP juga turut mendukung peningkatan kualitas<br>pendidikan melalui Program Bedah Sekolah, sebagai bagian dari komitmen di bidang<br>pendidikan.<br>Program Bedah Sekolah ini dilakukan di dua lokasi, yaitu pembangunan lapangan Multi<br>Outdoor di SMKN 01 Leuwidamar serta renovasi ruang Unit Kesehatan Siswa (UKS) di<br>Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Bojongmenteng.<br>Pembangunan lapangan Multi Outdoor di SMKN 01 Leuwidamar dilaksanakan melalui<br>kolaborasi dengan Yayasan Astra &ndash; Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.<br>Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, mendukung<br>aktivitas belajar siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan<br>inspiratif.<br>Sejalan dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations<br>Kegiatan ini merupakan komitmen FIFGROUP yang diwujudkan melalui berbagai<br>program yang mencakup pelestarian lingkungan, penerapan prinsip keberagaman,<br>kesetaraan, dan inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion/DEI), serta penguatan<br>kesehatan dan keselamatan kerja (K3), diiringi dengan peningkatan kontribusi sosial<br>yang berkelanjutan kepada masyarakat.<br>Sebagai bagian dari Astra Group, FIFGROUP turut mendukung transformasi bisnis<br>berkelanjutan melalui integrasi prinsip keberlanjutan dalam Triple-P Roadmap yang<br>meliputi Portfolio, People, dan Public Contribution. Implementasi ini diwujudkan melalui<br>FIFGROUP 2030 Sustainability Framework &amp; Initiatives yang selaras dengan<br>Sustainable Finance Roadmap Otoritas Jasa Keuangan (OJK), arah keberlanjutan<br>Astra, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development<br>Goals/SDGs).<br>Dalam pilar Public Contribution, FIFGROUP menjalankan program tanggung jawab<br>sosial perusahaan melalui empat pilar utama, yaitu FIFGROUP Sehat, FIFGROUP<br>Pintar, FIFGROUP Sejahtera, dan FIFGROUP Lestari, serta satu pilar pendukung<br>FIFGROUP Peduli.<br>Salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut adalah program Desa Sejahtera<br>Astra (DSA) Binaan FIFGROUP yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat<br>melalui integrasi keempat pilar utama. Selain itu, program FIFGROUP Bedah Sekolah<br>menjadi wujud kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sarana belajar.<br><br>Komitmen terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan<br>Melalui berbagai inisiatif tersebut, FIFGROUP terus memperkuat kontribusinya dalam<br>mendukung implementasi Sustainable Finance Roadmap OJK, Astra 2030<br>Sustainability Aspirations, serta pencapaian SDGs, khususnya pada tujuan nomor 3<br>(Good Health and Well-Being), 4 (Quality Education), 5 (Gender Equality), 8 (Decent<br>Work and Economic Growth), 10 (Reduced Inequalities), 12 (Responsible Consumption<br>and Production), serta 17 (Partnerships for the Goals).<br>FIFGROUP meyakini bahwa keberlanjutan merupakan kunci dalam menciptakan nilai<br>jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang<br>bertanggung jawab.rel<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2138_Cerita-dari-Bukit-Sinyonya--FIFGROUP-Wujudkan-Desa-Sejahtera-dan-Sekolah--yang-Lebih-Layak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65328/cerita-dari-bukit-sinyonya-fifgroup-wujudkan-desa-sejahtera-dan-sekolah-yang-lebih-layak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 23:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PB Pendawa Indonesia Audiensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Arah]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, Dalam upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang konstruktif, PB Pendawa Indonesia melaksanakan audiensi den]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, Dalam upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang konstruktif, PB Pendawa Indonesia melaksanakan audiensi dengan Kantor Wilayah Imigrasi Sumatera Utara.<br>Dalam pertemuan tersebut, Donny Rizal selaku Wakil Ketua Umum PB Pendawa Indonesia menyampaikan salam dari Ketua Umum, H. Ruslan, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjalin sinergi dengan instansi pemerintah.<br>&quot;Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik dan berkelanjutan. Kami berharap ke depan terjalin hubungan yang harmonis serta terbuka terhadap berbagai masukan demi kepentingan masyarakat,&quot; ujar Donny Rizal.<br>Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, SH, MH, yang didampingi oleh beberapa staf imigrasi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya komunikasi dua arah.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran PB Pendawa Indonesia. Silaturahmi ini akan kami jadikan sebagai wadah komunikasi dua arah yang terbuka, baik untuk saran, masukan maupun kritik demi peningkatan pelayanan keimigrasian,&quot; ungkap Dr. Parlindungan, SH, MH.<br>Turut hadir dalam audiensi tersebut Iqbal Sahputra, SH, MH selaku Ketua LKBH Pendawa Indonesia, bersama Tuseno, SH, MH dan Indra sebagai bagian dari jajaran pengurus PB Pendawa Indonesia.<br>Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi serta menciptakan komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara PB Pendawa Indonesia dan Kanwil Imigrasi Sumatera Utara.RED]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_87_PB-Pendawa-Indonesia-Audiensi-ke-Kanwil-Imigrasi-Sumut--Dorong-Komunikasi-Dua-Arah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65327/pb-pendawa-indonesia-audiensi-ke-kanwil-imigrasi-sumut-dorong-komunikasi-dua-arah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fore, Jangan Diam, Aktivis Desak Komitmen Cage-Free di Tengah  Tekanan Publik</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 23:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fore, Jangan Diam, Aktivis Desak Komitmen Cage-Free di Tengah  Tekanan Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Yogyakarta, &mdash Tekanan publik terhadap Fore Coffee semakin menguat. AktivisAnimal Friends Jogja (AFJ) menggelar aksi di depan gerai For]]></description>
            <content><![CDATA[Yogyakarta, &mdash; Tekanan publik terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> Coffee semakin menguat. Aktivis<br>Animal Friends Jogja (AFJ) menggelar aksi di depan gerai <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> Seturan, Yogyakarta, pada<br>Kamis (2/4), dengan menampilkan papan reklame yang turut menyerukan <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> untuk segera<br>beralih ke telur bebas sangkar (cage-free). Pesan &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a>, Jangan Diam: Go Cage-Free!&quot; menjadi<br>sorotan dalam aksi ini, menegaskan tuntutan agar <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> Coffee mengambil langkah nyata dalam<br>memastikan kesejahteraan hewan di rantai pasoknya.<br>Selama aksi berlangsung, para aktivis mengenakan topeng ayam dan membawa poster tuntutan,<br>menggambarkan kondisi ayam petelur dalam sistem kandang baterai. Selain itu, para aktivis juga<br>membagikan selebaran mengenai praktik kandang baterai dalam industri telur yang tidak<br>menerapkan prinsip kesejahteraan hewan.<br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> Coffee mengangkat narasi keberlanjutan melalui #FOREsponsible, namun hingga kini<br>belum menunjukkan komitmen cage-free. Ini menunjukkan kesenjangan antara citra dan<br>praktik,&quot; ujar Dwi Octavia, Manajer Kampanye Program Advokasi Kesejahteraan Hewan yang<br>Diternakkan AFJ. &quot;Konsumen berhak mendapatkan produk dari sistem yang lebih bertanggung<br>jawab.&quot;<br>Tekanan terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> juga datang dari publik. Lebih dari 13.000 orang telah menandatangani<br>petisi yang mendesak <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> untuk segera mengadopsi kebijakan bebas sangkar. Dalam sistem<br>kandang baterai, ayam petelur hidup dengan ruang gerak tidak lebih dari selembar kertas<br>A4&mdash;membatasi mereka untuk bergerak bebas dan mengekspresikan perilaku alaminya. Kondisi<br>ini berdampak pada stres berkepanjangan, peningkatan risiko penyakit1<br><br>, serta gangguan<br><br>kesehatan seperti tulang rapuh dan cedera.<br>Secara global, sekitar 8,32 miliar ayam petelur hidup dalam sistem produksi telur, dan sebagian<br>besar masih berada dalam sistem intensif dengan keterbatasan ruang gerak. Di sisi lain, tren<br>masyarakat global menunjukkan perubahan yang signifikan. Survei3 global di 14 negara<br><br>3 https://www.frontiersin.org/journals/animal-science/articles/10.3389/fanim.2022.995430/full<br>2 https://ourworldindata.org/do-better-cages-or-cage-free-environments-really-improve-the-lives-of-hens<br>1https://kb.rspca.org.au/knowledge-base/what-are-the-animal-welfare-issues-with-housing-layer-hens-in-c<br>ages/<br><br>menunjukkan mayoritas masyarakat lebih memilih telur dari sistem bebas sangkar dan<br>menganggap penting kesejahteraan hewan dalam rantai pasok. Di Indonesia, 122 perusahaan<br>telah berkomitmen menggunakan telur cage-free, menunjukkan bahwa praktik yang lebih<br>memperhatikan kesejahteraan hewan semakin menjadi standar industri.<br>AFJ menegaskan bahwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> Coffee tidak bisa terus menunda langkah. &quot;Semakin lama ditunda,<br>semakin besar risiko hilangnya kepercayaan publik. <a href="https://www.halomedan.com/tag/fore/" target="_blank">Fore</a> perlu segera menyampaikan komitmen<br>yang jelas,&quot; tutup Dwi. AFJ mengajak publik untuk mendukung kampanye<br>#CagefreeFOREveryone dan mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap<br>kesejahteraan hewan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_5348_Fore--Jangan-Diam--Aktivis-Desak-Komitmen-Cage-Free-di-Tengah--Tekanan-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65326/fore-jangan-diam-aktivis-desak-komitmen-cagefree-di-tengah-tekanan-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia  Kian Bertumbuh di 2025]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, &ndash PT Bank Maybank Indonesia Tbk (&quotMaybank Indonesia&quot atau &quotBank&quot) mencatat akselerasi mobilisasi pembiaya]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, &ndash; PT Bank Maybank Indonesia Tbk (&quot;Maybank Indonesia&quot; atau &quot;Bank&quot;) mencatat akselerasi mobilisasi pembiayaan berkelanjutan yang melonjak 92,9% year-on-year dibandingkan dengan capaian pada 2024, menjadi sebesar Rp8,24 triliun. Hal ini mencerminkan upaya Bank dalam menangkap peluang transisi menuju ekonomi rendah karbon.<br><br><br><br>Realisasi penyaluran <a href="https://www.halomedan.com/tag/pembiayaan/" target="_blank">Pembiayaan</a> Berkelanjutan tersebut dihitung dengan mengacu pada Klasifikasi Kerangka Kerja Produk Berkelanjutan (Sustainable Product Framework/SPF) dan Kerangka Kerja Keuangan Transisi (Transition Finance Framework/TFF) yang ditetapkan Maybank Group dan sejalan dengan standar global. Secara akumulasi sejak tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, Maybank Indonesia berhasil memobilisasi Rp17,31 triliun pembiayaan berkelanjutan.<br><br><br><br>Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan kenaikan ini terutama ditopang oleh ekspansi pembiayaan sektor hijau, dengan transportasi ramah lingkungan yang menjadi kontributor terbesar. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pembiayaan/" target="_blank">Pembiayaan</a> pada sektor ini mencapai Rp4,6 triliun. Nilai ini melonjak dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp2,1 triliun seiring meningkatnya dukungan terhadap kendaraan listrik. &quot;Penyaluran ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, baik melalui pembiayaan kendaraan listrik maupun pembiayaan pada rantai nilai pendukungnya,&quot; ujar Steffano.<br><br><br><br>Pada segmen ritel, penyaluran ini turut didukung oleh kolaborasi dengan entitas anak Maybank Indonesia, yaitu Maybank Finance (MIF) dan WOM Finance, yang menyediakan pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid untuk kendaraan roda empat maupun roda dua.<br><br><br><br>Selain itu, Maybank Indonesia juga memobilisasi pembiayaan pada sektor Energi Terbarukan sebesar Rp315 miliar, serta Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan Berkelanjutan sebesar Rp500 miliar, sebagai bagian dari upaya mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.<br><br><br><br>Maybank Indonesia juga melakukan investasi pada instrumen berkelanjutan seperti Green Bonds atau Sukuk sebesar Rp1,5 triliun, serta memperluas penggunaan instrumen pembiayaan berbasis keberlanjutan melalui Sustainability-Linked Financing yang mencapai Rp1,1 triliun. Instrumen ini memungkinkan Bank untuk mendorong pencapaian target keberlanjutan sekaligus memperkuat peran Bank sebagai mitra strategis dalam mendukung integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam strategi dan operasional nasabah.<br><br><br><br>Pada kategori sosial, penyaluran pembiayaan difokuskan pada sektor pengembangan sosial ekonomi, pemberdayaan, dan penciptaan lapangan kerja, dengan total pembiayaan sebesar Rp172 miliar. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pembiayaan/" target="_blank">Pembiayaan</a> ini terutama diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha serta peningkatan akses terhadap pembiayaan yang inklusif bagi pelaku usaha dan masyarakat.<br><br>Sementara itu, berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), total pembiayaan yang disalurkan Maybank Indonesia sampai dengan tahun 2025 mencapai Rp21,23 triliun, atau sebesar 19,55% dari total kredit yang disalurkan Bank (Bank saja). <br><br>Hal ini, lanjut Steffano, mencerminkan komitmen Bank dalam memperluas pembiayaan yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Komitmen tersebut dijalankan sejalan dengan misi &quot;Humanising Financial Services&quot; dan diperkuat melalui strategi jangka panjang ROAR30 (2026&ndash;2030), yang menempatkan keberlanjutan dan nilai syariah sebagai diferensiasi utama pertumbuhan Bank.<br><br>Sejalan dengan kerangka SPF, pencapaian ini juga berkontribusi terhadap target Maybank Group dalam memobilisasi pembiayaan berkelanjutan secara global.<br><br>Tidak hanya dari sisi pembiayaan, komitmen keberlanjutan Maybank Indonesia juga tercermin dalam capaian non-finansial. Hingga 2025, Bank telah meningkatkan kesejahteraan lebih dari 400 ribu rumah tangga, menurunkan emisi karbon operasional (cakupan 1 dan 2) sebesar 30,84% dari baseline 2019, serta mencatat lebih dari 388 ribu jam kegiatan keberlanjutan.<br><br><br><br>Dengan kinerja tersebut, Maybank Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku industri perbankan yang aktif mendorong transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.r/hm<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9325_Pembiayaan-Berkelanjutan-Maybank-Indonesia--Kian-Bertumbuh-di-2025.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/65325/pembiayaan-berkelanjutan-maybank-indonesia-kian-bertumbuh-di-2025/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Smandu Fair II 2026 Ditutup, Ajang Kreativitas Siswa SMAN</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 18:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Smandu Fair II 2026 Ditutup, Ajang Kreativitas Siswa SMAN]]></title>
            <description><![CDATA[Medan   Smandu Fair II Tahun 2026 resmi ditutup dengan meriah setelah berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 April 2026. Kegiatan ta]]></description>
            <content><![CDATA[Medan |  <a href="https://www.halomedan.com/tag/smandu/" target="_blank">Smandu</a> Fair II Tahun 2026 resmi ditutup dengan meriah setelah berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 April 2026. Kegiatan tahunan yang digelar SMAN 2 Medan ini kembali menjadi ajang kreativitas siswa dalam menampilkan bakat dan meraih prestasi. Acara penutupan dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026).</p>Penutupan kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Sumatera Utara melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I. Kasi SMA, Hj. Halimah Harahap, yang mewakili Kadisdik Sumut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.</p><br>Menurutnya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/smandu/" target="_blank">Smandu</a> Fair merupakan momentum penting bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meningkatkan prestasi. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang agar terus mengembangkan kemampuan ke jenjang yang lebih tinggi.</p><br>&quot;Ini adalah ajang kreativitas anak sekolah untuk meraih prestasi lebih gemilang,&quot; ujarnya.<br>Apresiasi turut disampaikan kepada Kepala SMAN 2 Medan, Marsito, para guru, panitia, serta seluruh pihak sponsor yang telah mendukung kegiatan tersebut.</p><br>Sementara itu, Kepala SMAN 2 Medan, Marsito, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia menyebut dukungan dari guru, panitia, hingga sponsor sangat berarti dalam pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/smandu/" target="_blank">Smandu</a> Fair tahun ini.</p><br>Adapun sponsor yang turut mendukung kegiatan ini antara lain , serta  dan pihak lainnya.</p><br>Ketua Komite SMAN 2 Medan, Rianto, SH, MH, yang akrab disapa Anto Genk, juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan siswa yang terlibat.<br>&quot;Atas nama Komite Sekolah, kami mengapresiasi kerja keras panitia dan siswa. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan bakat, serta melatih kerja sama dan tanggung jawab,&quot; ungkapnya.</p><br>Ia menambahkan, kegiatan seperti <a href="https://www.halomedan.com/tag/smandu/" target="_blank">Smandu</a> Fair sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berdaya saing. Pihaknya</p><br> berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan inovasi yang lebih baik.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_1675_Smandu-Fair-II-2026-Ditutup--Ajang-Kreativitas-Siswa-SMAN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65324/smandu-fair-ii-2026-ditutup-ajang-kreativitas-siswa-sman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir]]></title>
            <description><![CDATA[Kadishub Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Diduga Terima Setoran Rp432 Juta dari Pengelolaan Parkir]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan &mdash; Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan menetapkan AP, Kepala Dinas Perhubungan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/kadishub/" target="_blank">Kadishub</a>) Kota Padangsidimpuan, sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> dalam kasus dugaan penyimpangan kerja sama pengelolaan parkir tahun anggaran 2024&ndash;2025.<br>Penetapan <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> dilakukan setelah tim penyidik menemukan minimal dua alat bukti yang cukup usai memeriksa AP sebagai saksi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rabu (11/3/2026). Status <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> ditetapkan berdasarkan Surat Penetapan Nomor: 05/L.2.15/Fd/01/2026.<br>Kepala Kejari Padangsidimpuan, Dr. Lambok M.J. Sidabutar, menjelaskan, kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan dalam mekanisme penunjukan pihak ketiga untuk pengelolaan retribusi parkir. Seharusnya, mekanisme tersebut diatur melalui Peraturan Wali Kota sebagaimana amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024.<br>Namun, karena aturan turunan belum diterbitkan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> AP diduga membuat skema sayembara yang hanya bersifat formalitas. Bahkan, dokumen penawaran dari peserta, yakni Koperasi Konsumen Sidimpuan Dua Empat Jaya dan CV Mahesa Dwi Fazza, disebut-sebut disiapkan oleh internal Dinas Perhubungan.<br>"Pemilihan penyedia seharusnya dilakukan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) sesuai ketentuan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres Nomor 12 Tahun 2021," ujar Lambok.<br>Dari proses tersebut, Koperasi Konsumen Sidimpuan Dua Empat Jaya akhirnya ditunjuk sebagai pengelola parkir. Kerja sama dituangkan dalam perjanjian tertanggal 17 April 2024 dengan kewajiban setoran Rp41 juta per bulan.<br>Namun, penyidik menemukan adanya kesepakatan tambahan di luar ketentuan resmi, yakni setoran sebesar Rp25,3 juta per bulan kepada <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a>. Praktik serupa kembali terjadi pada kerja sama tahun 2025, dengan setoran resmi Rp45 juta per bulan serta tambahan Rp25 juta per bulan di luar ketentuan.<br>Dari rangkaian transaksi tersebut, total dana yang diduga diterima <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> mencapai Rp432,4 juta. Dana itu berasal dari pengelolaan parkir tepi jalan umum yang seharusnya masuk ke kas daerah.<br>Atas perbuatannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> AP langsung ditahan selama 20 hari, mulai 11 hingga 30 Maret 2026, di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Kelas IIA Medan.<br>Penahanan dilakukan berdasarkan alasan subjektif dan objektif, yakni kekhawatiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> melarikan diri, merusak barang bukti, atau mengulangi perbuatannya, serta ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.<br>Tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, di antaranya Pasal 12 huruf b, Pasal 11, dan Pasal 5 ayat (2) UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_8351_Kadishub-Padangsidimpuan-Jadi-Tersangka--Diduga-Terima-Setoran-Rp432-Juta-dari-Pengelolaan-Parkir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65323/kadishub-padangsidimpuan-jadi-tersangka-diduga-terima-setoran-rp432-juta-dari-pengelolaan-parkir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>