<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 23:57:57 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sigar dan Seni Membangun Jejaring, Dari Pertemuan Bisnis hingga Networking Jurnalis, Ini Kata Ceo Sumut24 Group Anto Genk</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sigar dan Seni Membangun Jejaring, Dari Pertemuan Bisnis hingga Networking Jurnalis, Ini Kata Ceo Sumut24 Group Anto Genk]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ampmdash Sigar atau cerutu selama ini lebih dikenal sebagai bagian dari gaya hidup kalangan tertentu. Aroma khas, cita rasa yang beraga]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN &mdash; Sigar atau cerutu selama ini lebih dikenal sebagai bagian dari gaya hidup kalangan tertentu. Aroma khas, cita rasa yang beragam, serta cara menikmatinya yang membutuhkan waktu membuat sigar memiliki karakter berbeda dibandingkan rokok pada umumnya.<p></p><br>Namun, di balik asap yang perlahan mengepul, terdapat sisi lain yang menarik. Bagi sebagian kalangan, sigar tidak sekadar untuk dinikmati, tetapi juga menjadi bagian dari seni pergaulan dan komunikasi sosial.<p></p><br>Dalam sebuah pertemuan bisnis, misalnya, sigar dapat menjadi pembuka percakapan. Suasana yang semula formal bisa berubah lebih cair ketika dua orang duduk bersama, menikmati sigar dan berbincang tanpa batasan agenda yang terlalu kaku.</p><p><br>Percakapan mengenai pekerjaan pun dapat berkembang menjadi pembahasan pengalaman, keluarga, hobi hingga berbagai persoalan yang membangun pemahaman personal antarpihak.</p><p><br>Di titik inilah sigar tidak lagi sekadar menjadi benda yang dinikmati, melainkan medium yang menciptakan ruang komunikasi.<p></p><br>Sigar memang kerap dikaitkan dengan kelas sosial tertentu. Harga dan eksklusivitas sejumlah jenis sigar turut membentuk persepsi tersebut. Tetapi dalam konteks komunikasi, nilai terpentingnya bukan semata-mata terletak pada mahal atau tidaknya sebuah sigar.<p></p><br>Yang lebih penting adalah pengalaman yang dibangun ketika sigar dinikmati bersama. Ada waktu yang diberikan, percakapan yang berlangsung, serta perhatian kepada orang yang menjadi teman berbincang.<p></p><br>Dalam hubungan profesional, hal-hal sederhana semacam itu dapat meninggalkan kesan yang lebih kuat dibandingkan pertemuan formal yang berlangsung singkat.<p></p><br>Karena itu, sigar dapat berfungsi sebagai bahasa simbolik dalam pergaulan. Ia menjadi penanda suasana, membuka ruang interaksi dan menciptakan kesempatan untuk mengenal seseorang lebih jauh.</p><p><br>Anto Genk dan Perkenalannya dengan Dunia Sigar</p><p><br>Pendekatan komunikasi melalui sigar belum banyak digunakan komunitas jurnalis sebagai bagian dari aktivitas membangun jejaring.<p></p><br>Di Sumatera Utara, salah satu jurnalis yang konsisten menekuni dunia sigar adalah Rianto, SH, MH, atau yang akrab disapa Anto Genk, CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua JMSI Pengda Sumut.<p></p><br>Perkenalannya dengan sigar bermula pada 2024. Saat itu, Anto Genk diperkenalkan dengan sigar oleh Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, di sela kegiatan JMSI.<p></p><br>Ia mengaku, pada awalnya mencoba sigar bukan karena dirinya seorang perokok aktif, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada sang ketua.</p><p><br>"Awalnya hanya menghargai ketua, karena saya tidak perokok aktif. Saya coba sigar itu meskipun tidak mendalami rasanya," kenang Anto Genk.<p></p><br>Ketertarikan tersebut kemudian berkembang. Seorang teman yang merupakan tokoh penting di Sumatera Utara kembali memperkenalkannya dengan berbagai jenis sigar.<p></p><br>Dari sana, Anto mulai mengenal karakter, aroma dan cita rasa berbagai sigar, termasuk sigar asal Kuba.<br>"Sejak itu saya pun kerap mencari sigar berkualitas, mulai dari sigar lokal hingga di luar Sumatera dan Indonesia," ujarnya.<p></p><br>Bagi Anto Genk, ketertarikan terhadap sigar pada akhirnya berkembang menjadi bagian dari pergaulan.<br>Menurutnya, terdapat pengalaman sosial yang berbeda ketika komunikasi dibangun dalam suasana santai sambil menikmati sigar. Pertemuan tidak selalu harus diawali pembicaraan bisnis atau pekerjaan.<p></p><br>Justru dari percakapan ringan itulah sering kali muncul pembicaraan yang lebih mendalam.<br>Sigar menjadi medium, sementara komunikasi tetap menjadi tujuan.<p></p><br>Membangun Kepercayaan Lewat Percakapan<br>Dalam konteks hubungan profesional, pola komunikasi semacam ini dapat membantu memperluas jaringan, membangun kedekatan, serta menciptakan ruang untuk saling memahami karakter dan kepentingan masing-masing.<p></p><br>Suasana yang lebih santai juga memungkinkan percakapan berlangsung lebih natural dan personal. Interaksi yang dilakukan secara berulang kemudian berpotensi memperkuat kedekatan dan membangun hubungan yang lebih berkelanjutan.<p></p><br>Jika dilakukan secara konsisten, tujuannya bukan sekadar membangun hubungan dalam satu pertemuan.<p></p><br>Lebih jauh, komunikasi informal dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan dan jejaring jangka panjang.<p></p><br>Dalam dunia bisnis, hubungan yang kuat tidak selalu lahir dari meja rapat. Sebagian justru tumbuh dari percakapan informal, pertemuan yang berulang, dan kesempatan untuk saling mengenal di luar kepentingan pekerjaan.<p></p><br>Begitu pula dalam dunia jurnalistik.<br>Networking tidak hanya dibutuhkan untuk mendapatkan informasi, tetapi juga untuk memahami karakter narasumber, membangun akses komunikasi dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.<p></p><br>Namun, kedekatan tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan independensi jurnalistik.<p></p><br>Pada akhirnya, sigar hanyalah alat komunikasi sosial. Manusialah yang menentukan ke mana komunikasi itu diarahkan.rel<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7496_Sigar-dan-Seni-Membangun-Jejaring--Dari-Pertemuan-Bisnis-hingga-Networking-Jurnalis--Ini-Kata-Ceo-Sumut24-Group-Anto-Genk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/tips/66732/sigar-dan-seni-membangun-jejaring-dari-pertemuan-bisnis-hingga-networking-jurnalis-ini-kata-ceo-sumut24-group-anto-genk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Haji 2027, Rico Waas Perintahkan Verifikasi 160 Jemaah Yang Belum Ditemukan hingga ke Wilayah</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Haji 2027, Rico Waas Perintahkan Verifikasi 160 Jemaah Yang Belum Ditemukan hingga ke Wilayah]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Halomedan.comPemko Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan mempercepat penelusuran terhadap sekitar 160 jemaah calon haji ya]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Halomedan.com<br><br>Pemko Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan mempercepat penelusuran terhadap sekitar 160 jemaah calon haji yang telah memiliki nomor porsi sejak 2010, namun hingga kini belum diketahui secara jelas keberadaannya. Verifikasi akan dilakukan hingga tingkat kewilayahan dengan mencocokkan nomor porsi dengan data kependudukan.<br><br><br><br>Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah RI di Balai Kota Medan, Selasa (8/9/2026). Dalam pertemuan itu dibahas perkembangan verifikasi data jemaah, persiapan penyambutan dan pemulangan jemaah di embarkasi, hingga pemeriksaan kesehatan jemaah.<br><br><br>Rico Waas mengatakan, proses verifikasi perlu dilakukan lebih menyeluruh dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan. Data berdasarkan nomor porsi nantinya dapat dicocokkan dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), sehingga keberadaan jemaah dapat ditelusuri hingga ke keluarganya. <br><br>"Turun ke wilayah biar diverifikasi langsung. Bisa kita sisir lagi," Kata Rico Waas didampingi Kadisdukcapil Baginda P Siregar dan Plt Kadis Kesehatan Surya Syahputra.<br><br><br>Menurut Rico Waas, Pemko Medan siap membantu apabila masih terdapat persoalan yang dihadapi dalam proses persiapan keberangkatan jemaah. Ia menegaskan, koordinasi lintas instansi perlu terus diperkuat agar berbagai kendala menjelang pelaksanaan haji dapat segera ditangani. "Kalau ada permasalahan menjelang haji, bisa disampaikan. Untuk meningkatkan layanan, kami siap," kata Rico Waas.<br><br>Sebelumnya , Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, menyampaikan hasil survei kepuasan masyarakat secara nasional, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 91 persen dan Kota Medan turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Untuk pelaksanaan haji 2027, jumlah jemaah Kota Medan diperkirakan mencapai 1.939 orang, ditambah 95 jemaah lanjut usia sehingga totalnya menjadi 2.034 jemaah.<br><br>Bambang juga menyebutkan percepatan verifikasi menjadi penting, termasuk koordinasi dengan Disdukcapil. Ia menambahkan, masih terdapat sekitar 160 jemaah di Medan yang mendaftar sejak 2010 namun hingga kini belum ditemukan keberadaannya. Selain data, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian, meski pemeriksaan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4029_Jelang-Haji-2027--Rico-Waas-Perintahkan-Verifikasi-160-Jemaah-Yang-Belum-Ditemukan-hingga-ke-Wilayah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66731/jelang-haji-2027-rico-waas-perintahkan-verifikasi-160-jemaah-yang-belum-ditemukan-hingga-ke-wilayah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Dukung Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 19:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Dukung Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, Halonedan.comWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung perhelatan Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia yang akan berlangs]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, Halonedan.com<br><br>Wali Kota Medan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas mendukung perhelatan Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia yang akan berlangsung di Lapangan Biara Kapusin Emmaus, Jalan Beringin III, Medan Helvetia, 27 September 2026.<br><br>Hal itu disampaikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas saat menerima audiensi pengurus dan panitia Gereja Katolik Paroki Santo Padre Pio Medan Helvetia di Ruang Khusus Wali Kota, Selasa (8/9/2026).<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wandro Abadi Agnellus Malau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Medan Agus Maryono. Sementara itu, dari Paroki Santo Padre Pio hadir Pastor Hilarius Kemit selaku Pastor Paroki, Darwin Manalu selaku Ketua DPP Padre Pio, Baringin Sihombing selaku Ketua Panitia, Pastor Nathanio, Sordar Simamora selaku Sekretaris Panitia, Maurid Simbolon selaku Wakil Ketua, serta anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor.<br><br>Dalam audiensi tersebut, panitia memaparkan persiapan Pesta Sinodal sekaligus mengundang <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas untuk hadir. Wali Kota menyambut baik undangan itu dan menyatakan kesediaannya hadir sepanjang tidak ada agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.<br><br>Wali Kota mengapresiasi perayaan yang akan diikuti umat Paroki Padre Pio tersebut. Menurutnya, Pesta Sinodal tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan merawat kerukunan di tengah keberagaman Medan.<br><br>&quot;Pemko Medan tentu mendukung. Kita ingin pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br><br>Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan, Pemko Medan akan membantu sejumlah kebutuhan teknis, antara lain pengaturan lalu lintas dan parkir, pengamanan, kebersihan, serta penyediaan mobil toilet.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga meminta koordinasi antara panitia dan perangkat daerah terkait dilakukan secara optimal. Dengan persiapan yang matang, perhelatan tersebut diharapkan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi umat maupun masyarakat sekitar.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2650_Rico-Waas-Dukung-Pesta-Sinodal-Paroki-Padre-Pio-Helvetia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66730/rico-waas-dukung-pesta-sinodal-paroki-padre-pio-helvetia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SMSI Aceh Besar Resmi Dikukuhkan, Zulfikar Terima SK Kepengurusan</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 16:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SMSI Aceh Besar Resmi Dikukuhkan, Zulfikar Terima SK Kepengurusan]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH &mdash Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara SMSI Aceh Awards 2026 ya]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH &mdash; Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara SMSI Aceh Awards 2026 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026) malam.<br><br>Pengukuhan kepengurusan SMSI Aceh Besar masa bakti 2026&ndash;2029 tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, S.Pd.<br><br>SK diserahkan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, didampingi Ketua SMSI Provinsi Aceh, Aldin NL. Zulfikar menerima SK tersebut bersama Sekretaris Sadhali, S.Pd., Bendahara Azhari Usman, S.Pd serta Wakil Bendahara Nazarullah, S.E.<br><br>Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi SMSI Aceh Besar untuk memperkuat keberadaan organisasi perusahaan media siber sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme perusahaan pers di daerah.<br><br>Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan SMSI Aceh serta dukungan seluruh anggota dan perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI Aceh Besar.<br><br>Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan memperkuat soliditas antarperusahaan media, meningkatkan profesionalisme pengelola media siber, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.<br><br>&quot;Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal bagi kami untuk bekerja dan menjalankan amanah organisasi. Kami siap membangun SMSI Aceh Besar yang solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pers serta pembangunan daerah,&quot; ujar Zulfikar.<br><br>Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Aceh, Aldin NL, berharap kepengurusan SMSI Aceh Besar dapat menjalankan roda organisasi secara aktif dan menjadi wadah bersama bagi perusahaan media siber di Kabupaten Aceh Besar.<br><br>Aldin menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, independensi, dan kualitas jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi serta pesatnya pertumbuhan media siber.<br><br>&quot;SMSI Aceh Besar harus menjadi organisasi yang mampu memperkuat perusahaan media, meningkatkan kapasitas anggotanya, serta menjaga marwah pers. Kita ingin media siber di Aceh terus berkembang secara profesional dan berintegritas,&quot; kata Aldin.<br><br>Ia juga mengajak seluruh pengurus SMSI Aceh Besar untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.<br><br>Dengan dikukuhkannya kepengurusan masa bakti 2026&ndash;2029, SMSI Aceh Besar diharapkan mampu menjalankan program organisasi secara konsisten sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pers digital yang sehat, profesional, dan berintegritas di Kabupaten Aceh Besar. Red<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7456_SMSI-Aceh-Besar-Resmi-Dikukuhkan--Zulfikar-Terima-SK-Kepengurusan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66729/smsi-aceh-besar-resmi-dikukuhkan-zulfikar-terima-sk-kepengurusan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden PTM Eksekutif Sumut Sambut Kedatangan Walikota Alor Setar Malaysia di Kualanamu</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden PTM Eksekutif Sumut Sambut Kedatangan Walikota Alor Setar Malaysia di Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden PTM Eksekutif Sumut Sambut Kedatangan Walikota Alor Setar Malaysia di Kualanamu]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>DELISERDANG &mdash; Presiden/Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumut Indonesia (PTM Eksekutif Sumut), H. Ikrom Helmi Nasution, menyambut kedatangan Datuk Bandar/Walikota Majlis Bandaraya Alor Setar, Malaysia, Yang Berbahagia Datuk Haji Abdul Gafar bin Yahya, beserta rombongan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (8/9/2026).<br><br>Kedatangan Datuk Haji Abdul Gafar bin Yahya ke Sumatera Utara dalam rangka menghadiri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 yang berlangsung di JW Marriott Hotel Medan, 7&ndash;10 September 2026.<br><br>Penyambutan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama antara masyarakat Sumatera Utara dengan Malaysia, khususnya melalui jalur olahraga dan hubungan antardaerah.<br><br>H. Ikrom Helmi Nasution mengatakan, PTM Eksekutif Sumut memiliki hubungan yang cukup erat dengan masyarakat Alor Setar. Hubungan tersebut salah satunya terjalin melalui kegiatan Titian Muhibah Tenis Meja/Pingpong yang pernah dilaksanakan PTM Eksekutif Sumut ke Alor Setar beberapa tahun lalu.<br><br>Menurut Ikrom, olahraga tenis meja tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan meraih prestasi, tetapi juga dapat menjadi jembatan persahabatan serta memperkuat hubungan antarmasyarakat lintas negara.<br><br>"Kami menyambut dengan penuh rasa hormat dan kekeluargaan kedatangan Datuk Bandar Alor Setar beserta rombongan. Mudah-mudahan kunjungan ini semakin mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin," ujar Ikrom.<br><br>Ia berharap momentum IMT-GT ke-32 di Medan dapat membuka kembali peluang bagi peningkatan kerja sama, termasuk dalam bidang olahraga, khususnya tenis meja antara Sumatera Utara dan Alor Setar.<br><br>"PTM Eksekutif Sumut siap menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Malaysia melalui olahraga. Titian Muhibah yang pernah kami lakukan ke Alor Setar menjadi salah satu bukti bahwa olahraga mampu mempertemukan masyarakat dan membangun hubungan yang lebih dekat," katanya.<br><br>Ikrom menambahkan, kehadiran Datuk Bandar Alor Setar di Sumatera Utara juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk kembali menghidupkan berbagai kegiatan olahraga persahabatan antara kedua daerah di masa mendatang.<br><br>Penyambutan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kedatangan rombongan dari Alor Setar tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dibangun melalui kerja sama pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga melalui hubungan sosial, budaya dan olahraga.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7054_Presiden-PTM-Eksekutif-Sumut-Sambut-Kedatangan-Walikota-Alor-Setar-Malaysia-di-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66728/presiden-ptm-eksekutif-sumut-sambut-kedatangan-walikota-alor-setar-malaysia-di-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ziarah ke Makam Raja Ali Haji, Teguh Santosa: Mengingat Kematian dan Meneladani Ulama</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ziarah ke Makam Raja Ali Haji, Teguh Santosa: Mengingat Kematian dan Meneladani Ulama]]></title>
            <description><![CDATA[TANJUNGPINANG  Halomedan.com Ketua Umum ppJaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa bersama istri tercinta berziarah ke makam]]></description>
            <content><![CDATA[TANJUNGPINANG | Halomedan.com </p>Ketua Umum ppJaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa bersama istri tercinta berziarah ke makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).<br><br>Ziarah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Makam Raja Ali Haji yang merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Melayu menjadi tujuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa untuk mengenang sekaligus menghormati jasa dan pemikiran besar sang pujangga Melayu.<br><br>Ada suasana menarik yang menyertai perjalanan ziarah tersebut. Awan gelap yang sebelumnya menyelimuti langit perlahan membuka diri hingga sinar cerah mulai terlihat.<br><br>Bagi sebagian yang hadir, perubahan suasana alam itu dimaknai sebagai sebuah pertanda yang penuh makna. Bahkan muncul kesan seakan terjalin komunikasi mistis yang harmonis antara kebesaran Kerajaan Melayu di Pulau Penyengat dengan kekuatan alam Krakatau yang memiliki catatan sejarah tersendiri dalam perjalanan Nusantara.<br><br>Namun demikian, fenomena tersebut tetap menjadi bagian dari pengalaman spiritual dan pemaknaan pribadi dalam perjalanan ziarah.<br><br>Raja Ali Haji sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh besar Melayu yang memiliki jasa luar biasa dalam bidang bahasa, sastra, agama dan kebudayaan. Warisan pemikirannya hingga kini masih menjadi bagian penting dari identitas dan peradaban Melayu.<br><br>Usai melakukan ziarah, keluarga besar JMSI Kepulauan Riau menyampaikan doa dan pesan kepada Ketua Umum JMSI Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa.<br><br>&quot;Selamat jalan, Ketum <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>. Semoga selalu sehat, panjang umur, dan senantiasa berbahagia. Kami dari Kepri mendoakan agar Ketum <a href="https://www.halomedan.com/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> dan keluarga selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberkahan,&quot; demikian doa keluarga besar JMSI Kepri.<br><br>Ziarah ke Pulau Penyengat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional dengan sejarah Melayu serta mengenang tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan bahasa dan kebudayaan di Nusantara.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2276_Ziarah-ke-Makam-Raja-Ali-Haji--Teguh-Santosa--Mengingat-Kematian-dan-Meneladani-Ulama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/66727/ziarah-ke-makam-raja-ali-haji-teguh-santosa-mengingat-kematian-dan-meneladani-ulama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi &#039;Jubir&#039; Prabowo</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi 'Jubir' Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi &amp039Jubir&amp039 Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan -Sekretaris DPD Partai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> yang berada di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk turut menjadi juru bicara Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Sugiat saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> yang bertugas di DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.</p><p><br>Dalam arahannya saat membuka kegiatan tersebut, Sugiat menekankan pentingnya peran kader dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo kepada masyarakat. Menurutnya, kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> yang berada di berbagai tingkatan pemerintahan memiliki posisi strategis untuk menjelaskan program-program Presiden Prabowo secara langsung kepada masyarakat. <br><br>"Jadi kita harus menjadi juru bicara Presiden Prabowo. Maksudnya, setiap kader harus mampu menyampaikan program-program Presiden Prabowo kepada masyarakat, baik ketika bertemu langsung maupun melalui media sosial," ujar Sugiat, Senin (7/9/2026). <br><br>Dia menilai keterlibatan kader dalam menyampaikan informasi mengenai program pemerintah menjadi penting di tengah banyaknya informasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, masih kerap terjadi misinformasi terkait kebijakan maupun program yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo.<br><br>Karena itu, Sugiat meminta kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> tidak hanya menjalankan tugas sesuai posisi masing-masing, tetapi juga ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program pemerintah.<br><br>"Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru tentang apa yang sedang dilakukan pemerintah. Kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> harus hadir memberikan penjelasan dan menyampaikan informasi yang benar," katanya.<br><br>Sugiat juga mengingatkan kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumut untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu pemerintah menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan.<br><br>Dia meminta kader yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi dan kerja bersama dinilai penting agar agenda pemerintahan dapat disampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<br><br>"Kita harus bergotong royong membantu pemerintahan Presiden Prabowo. Jangan biarkan Presiden Prabowo sendirian menghadapi kelompok-kelompok yang tidak senang dengan pemerintahan," tegas Sugiat.<br><br>Sugiat menilai kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> harus menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan keberhasilan program, kader juga diminta memahami berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi masukan bagi pemerintah.<br><br>Bimtek tersebut menjadi salah satu momentum bagi kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumut untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat maupun pejabat yang berada di pemerintahan.<br><br>Wakil Ketua Komisi XIII ini berharap kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di DPR RI, DPRD Provinsi Sumut, serta DPRD kabupaten/kota dapat menjalankan peran politiknya dengan baik sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.<br><br>Dengan keterlibatan aktif para kader, Sugiat berharap program-program pemerintahan Prabowo dapat tersampaikan secara lebih luas dan tidak terdistorsi oleh informasi yang keliru.<br><br>"Intinya, kader <a href="https://www.halomedan.com/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> harus hadir di tengah masyarakat, menjelaskan program pemerintah, dan ikut bergotong royong memastikan pemerintahan Presiden Prabowo berjalan dengan baik," jelasnya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4481_Sugiat-Minta-Kader-Gerindra-Sumut-di-Eksekutif-dan-Legislatif-Jadi---039-Jubir--039--Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/66726/sugiat-minta-kader-gerindra-sumut-di-eksekutif-dan-legislatif-jadi-039jubir039-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 21:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Teguh Santosa Tidak Benar Putin Kritik Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>TANJUNGPINANG &mdash; Narasi di media sosial yang mengeklaim Presiden Rusia Vladimir <a href="https://www.halomedan.com/tag/putin/" target="_blank">Putin</a> melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak benar. <br><br>Pakar hubungan internasional sekaligus Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan hoaks yang sengaja diproduksi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi menciptakan disinformasi.<br><br>Teguh menjelaskan bahwa ia menyimak secara utuh pidato Presiden Prabowo Subianto saat hadir dalam rangkaian forum ekonomi dan kawasan di Vladivostok, Rusia, termasuk mencermati respons langsung dari Presiden Vladimir <a href="https://www.halomedan.com/tag/putin/" target="_blank">Putin</a>. <br><br>Menurutnya, tidak ada satu pun kalimat bernada kritik, teguran, ataupun sentimen negatif yang dilontarkan pihak Moskow terhadap diplomasi Jakarta.<br><br>Sebaliknya, Teguh menilai suasana pertemuan bilateral maupun forum pleno di Vladivostok berlangsung sangat hangat dan penuh rasa saling menghormati. <br><br>Prabowo Subianto yang hadir sebagai tamu kehormatan utama bahkan mendapatkan sambutan luar biasa dari tuan rumah serta para pemimpin delegasi lainnya.<br><br>Kesan positif tersebut kian nyata saat pidato Presiden Prabowo disambut tepuk tangan meriah oleh Vladimir <a href="https://www.halomedan.com/tag/putin/" target="_blank">Putin</a>. Dalam pidatonya, Prabowo mengutip peribahasa Rusia, "Odin v pole ne voin" yang artinya tidak ada kemenangan jika berjuang sendirian, yang dipadankan dengan filosofi gotong royong Indonesia sebagai pijakan kerja sama global.<br><br>"Presiden <a href="https://www.halomedan.com/tag/putin/" target="_blank">Putin</a> sama sekali tidak mengkritik kebijakan luar negeri Indonesia seperti narasi yang dikembangkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Teguh yang sedang berada di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin, 7 September 2026.<br><br>Lebih lanjut, Teguh memaparkan bahwa esensi pidato Prabowo justru menawarkan terobosan strategis berupa konsep "jalan raya ekonomi" di kawasan Pasifik yang menghubungkan potensi kedua negara. <br><br>Gagasan ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang yang berdaulat, mandiri, dan konsisten memegang teguh prinsip non-blok tanpa terseret ke dalam aliansi militer.<br><br>Untuk menguji kebenaran klaim miring yang viral di dunia maya, Teguh telah berkomunikasi langsung dengan kalangan diplomat di Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow. Pihak diplomatik Rusia secara tegas membantah spekulasi liar tersebut dan menyatakan bahwa konten yang beredar di platform media sosial sepenuhnya bohong serta tidak berdasar.<br><br>Pihak Kemlu Rusia di Moskow menegaskan komitmen mereka untuk terus memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia. Moskow memandang kepemimpinan Prabowo sebagai representasi negara berkembang yang memainkan peran krusial dalam percaturan geopolitik serta arsitektur multipolar dunia.<br><br>"Informasi itu sungguh palsu. Tidak pernah terjadi. Rusia dan Indonesia adalah mitra strategis," ujar seorang diplomat senior Rusia yang dikutip Teguh.<br><br>Teguh sangat menyayangkan manuver sejumlah pihak yang gemar memotong klip video, memanipulasi takarir, dan mendistorsi konteks demi mengejar keterlibatan penonton di media sosial. Pola disinformasi seperti ini dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu salah persepsi publik mengenai relasi diplomatik antarnegara.<br><br>Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih kritis serta selalu memverifikasi ulang setiap muatan politik luar negeri lewat rujukan resmi pemerintah atau media massa kredibel. Disinformasi yang digulirkan secara terorganisasi harus dilawan dengan data, transkrip, serta rekaman fakta yang sebenarnya.<br><br>Dengan adanya klarifikasi ini, Teguh memastikan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia tetap solid serta berjalan di atas prinsip saling menguntungkan. <br><br>"Kebijakan luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo tetap kokoh pada doktrin politik bebas-aktif demi kepentingan nasional di panggung dunia," demikian Teguh. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2807_Teguh-Santosa--Tidak-Benar-Putin-Kritik-Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66725/teguh-santosa-tidak-benar-putin-kritik-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nenek-Nenek korban kriminalisasi di putus Lepas oleh Hakim diPengadilan Negeri Lubuk Pakam</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 19:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nenek-Nenek korban kriminalisasi di putus Lepas oleh Hakim diPengadilan Negeri Lubuk Pakam]]></title>
            <description><![CDATA[LUBUK PAKAM  HALOMEDAN.COMSidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap neneknenek yang di kriminalisasi dilanjutkan di Pengadilan]]></description>
            <content><![CDATA[LUBUK PAKAM | HALOMEDAN.COM<br><br>Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap nenek-nenek yang di kriminalisasi dilanjutkan di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pengadilan/" target="_blank">Pengadilan</a> Negeri Lubuk Pakam,  dengan agenda putusan. <br><br>Putusan atas perkara tersebut telah di bacakan pada hari senin 7/9/2026 di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pengadilan/" target="_blank">Pengadilan</a> Negeri Lubuk Pakam. <br><br>Dalam putusannya Majelis Hakim Menyatakan unsur dakwaan alternaif pertama terpenuhi namun majelis hakim berpendapat perbuatan Terdakwa Marlina bukan merupakan perbuatan pidana sehingga majelis hakim memberikan putusan lepas dan menyatakan terdakwa marlina lepas dari segala tuntutan penuntut umum<br><br>Penasihat Hukum Terdakwa dari Law Firm Pencerah yg diwakili oleh Ahmad Revaldi Azhari NST menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih serta mengapresiasi setinggi-tingginya atas putusan tersebut kepada majelis hakim karena telah menjalankan tugas nya untuk menegakan keadilan dan membuka fakta seterang terang nya.<br><br>"Dari awal permasalahan antara Terdakwa dengan Ercik Wu terjadi karena hubungan bisnis dan bahkan Erick Wu selaku pelapor dalam perkara ini  sebelum membuat laporan juga telah melakukan gugatan perdata di pengadilan negeri medan yang dimana putusan tersebut juga menolak gugatan yang di ajukan oleh erick wu" ujar penasihat hukum Terdakwa.</p> <br>Bahwa Fakta-Fakta di persidangan juga telah membuktikan kalau memang dugaan atas tindak pidana tipu gelap yg di sangkakan kepada Terdakwa juga tidak tepat.REL</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_5902_Nenek-Nenek-korban-kriminalisasi-di-putus-Lepas-oleh-Hakim-diPengadilan-Negeri-Lubuk-Pakam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66724/neneknenek-korban-kriminalisasi-di-putus-lepas-oleh-hakim-dipengadilan-negeri-lubuk-pakam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Biwada Nata</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Biwada Nata]]></title>
            <description><![CDATA[Biwada NataKaraton Surakarta berdiri pada tanggal 17 Sura atau 20 Pebruari 1745. Raja yang bertahta Sinuwun Paku Buwono II. Memerintah hingg]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/biwada/" target="_blank">Biwada</a> Nata<br><br>Karaton Surakarta berdiri pada tanggal 17 Sura atau 20 Pebruari 1745. Raja yang bertahta Sinuwun Paku Buwono II. Memerintah hingga tahun 1749.<br><br>Paku Buwono II sebelumnya memerintah Mataram yang beribukota di Kartasura. Memerintah sejak tahun 1726. Terlebih dahulu membeli tanah dari Ki Gedhe Sala seharga 5 trilyun. Tanah yang dibeli ini diruwat oleh Pangeran Mijil, guru Spiritual dari Kadilangu Demak. <br><br>Tim pembangunan Karaton Surakarta Hadiningrat terdiri dari Tumenggung Honggowongso, Adipati Padmonagoro, Kyai Yasadipura, Patih Pringgalaya. Teknokrat dan birokrat bekerja sama untuk kejayaan Surakarta. Perpindahan ibukota Mataram dari Kartasura ke Surakarta beserta ilmu dan laku.<br><br>Berturut turut raja yang memerintah Kraton Surakarta. <br>1. Paku Buwono II 1745 - 1749<br>2. Paku Buwono III 1749 -1788<br>3. Paku Buwono IV 1788-1820<br>4. Paku Buwono V 1820-1823<br>5. Paku Buwono VI 1823-1830<br>6. Paku Buwono VII 1830-1858<br>7. Paku Buwono VIII 1858-1861<br>8. Paku Buwono IX 1861-1893<br>9. Paku Buwono X 1893-1939<br>10. Paku Buwono XI 1939-1945<br>11. Paku Buwono XII 1945-2004<br>12. Paku Buwono XIII 2004-2025<br>13. Paku Buwono XIV 2025- ..... <br><br>Tibalah saat yang berbahagia dengan didorong oleh keinginan luhur. Maka tepat pada hari Sabtu Kliwon, 5 September 2026 dilakukan upacara sakral. Penobatan Raja Surakarta Hadiningrat. Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Sri Susuhunan Paku Buwono XIV Senapati ing Ngalaga Khalifatullah Ngabdurrahman Sayyidin Panatagama. Lembaga Dewan Adat pimpinan GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari menjadi pelopor utama. <br><br>Prastawa wigati berlangsung dengan teliti permati. Rancangan tertata dengan penuh perhitungan. Sejak pengukuhan KGPH Hangabehi tanggal 13 Nopember 2025 sesungguhnya Kraton Surakarta telah memiliki raja baru. Paku Buwono XIV didukung penuh oleh segenap sentana pengageng Abdi dalem. BRM Suryo Suharto dinaikkan menjadi GPH Mangkubumi sejak tahun 2004. Mengikuti hukum adat karena ayahanda dinobatkan menjadi Paku Buwono XIII. Tahun 2023 GPH Mangkubumi bergelar KGPH Hangabehi. Setelah Paku Buwono XIII wafat, KGPH Hangabehi resmi menjadi raja Surakarta.<br><br>Rancangan panitia penobatan tersusun sesuai dengan paugeran. Sinuwun Paku Buwono XIV miyos pukul 8 pagi. Pendherek berbusana kampuh dodot. Dandan di balai agung. Sentana baku mendapat tempat duduk terhormat. Berada di Sitihinggil. Sumpah disertai dengan upacara hikmad. Kanan kiri Sitihinggil tertata rapi. Termasuk 15 raja Nusantara yang diundang. Terhimpun dalam Majelis Adat Kraton Nusantara atau MAKN. Organisasi yang menjaga marwah wibawa Kraton beserta adat istiadat tradisional.<br><br>Jumat Wage, 4 September 2026 jamm 14 abdi dalem pengrawit nabuh gendhing Kodhok Ngorek. Langsung dipimpin oleh BRM Dr Lintang Sasongko M.Si, cucu Paku Buwono X. Dosen Fakultas Ekonomi UNS bertugas sebagai tindih karawitan  Kraton Surakarta. Gladhen ini sungguh istimewa. Kalung samir warna merah kuning. Iket blangkon. Rata rata berumur muda. Terlatih di perguruan tinggi. ISI Surakarta memberi dukungan yang berarti. Daya dinayan.<br><br>Hari Jumat pukul 15 sore gendhing patalon berkumandang di pagelaran sasana sumewa. Acara ruwatan untuk Kanjeng Sinuwun Paku Buwono XIV. Gendhing cucur bawuk terlebih dahulu. Urutan gendhing patalon dilanjutkan gendhing pareanom, lambangsari, sukmailang, ayak, srepeg dan sampak. Suasana terasa wingit merbawani.<br><br>Dalang ruwat dipercayakan Ki Sri Susilo. Beliau dalang kenamaan Surakarta. Cantrik dekat Ki Manteb Sudarsono yang pernah ngasta anggota DPRD kota Solo. Terkenal sebagai dalang sabet. Gemar ngarang lagu. Imbangana katresnanku termasuk lagu yang kesohor. <br><br>Ruwatan di Kraton Surakarta Hadiningrat kali ini semoga mimbuhi kasantosan kawilujengan karaharjan. <br><br>Sentana ndherek sowan di sasana sewaka. Malem midodareni. Bedhaya ketawang selama 2 jam digelar. Terjadi pada hari Jumat 4 September 2026 pukul 20. Mereka burbasana Jawi jangkep. <br><br>Masjid Paramasana tempat melakukan shalat lail. Andi dalem mendampingi. Dengan songsongan kitab Paku Buwono XIV bermunajad pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selama memimpin Karaton Surakarta tetap Ayu hayu rahayu. <br><br>Pagi hari sehabis subuh, abdi dalem, sentana dan pengageng sudah sibuk. Setu Kliwon, 5 September 2026 Kraton Surakarta berseri seri. Pagelaran, Sitihinggil dan kamandungan berhias janur. Layaknya punya hajad besar. <br><br>Daftar abdi dalem yang hadir dari berbagai daerah. Jakarta, Bekasi, Semarang, Kendal, Tegal, Pekalongan, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas, Magelang, Demak, Grobogan, Kudus, Jepara, Pati, Purworejo. Terhimpun dalam organisasi Pakasa atau paguyuban kawula Karaton Surakarta Hadiningrat. <br><br>Wilayah Subo Suko Wonosraten, Sukoharjo, Boyolali, Surakarta,  Karangannyar, Wonogiri, Sragen, Klaten. Dengan kesadaran sendiri ndherek sowan. Sedangkan Pakasa Jawa Timur dari Blitar, Kediri, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Malang, Sidoarjo. Semangat untuk melestarikan tradisi leluhur. <br><br>Pukul 7 pagi abdi dalem kumpul di pagelaran sasana sumewa, Bangsal Sewayana, sitihinggil. Duduk lesehan berjajar jajar. Siap untuk sembah grana. Menunggu kedatangan Sinuwun. <br><br>Barisan prajurit doropati, Prawiro Anom, jayeng astra. Suara tambur suling selompret bendhe beri bertalu talu. Dari bale mangu menuju balerata. Mengawal Kanjeng Sinuwun miyos. <br><br>Dalem Ageng kamar pusaka sangat wingit wigati. Sinuwun miyos diringi sentana, abdi dalem ampilan, pembesar Kraton. Abdi dalem katimuran paling dekat dengan Sinuwun. Terdiri dari anak anak usia di bawah 7 tahun. Sinuwun dikawal dengan songsong gilap. <br><br>Banyak dhalang sawung galing harda walipa kacumas joko palara palara diarak. Perlengkapan ini wajib tersedia. Abdi dalem ngampil membawa aneka rupa sesaji. GKR Wandansari selalu tampil untuk kelancaran tata cara. <br><br>Gamelan carabalen berkumandang. Tanda pakurmatan. Sasana sewaka dua perangkat. Pintu gapit dua perangkat. Bale mangu satu perangkat. Musik indah dengan nada lincak. Suasana menjadi sigrak gumyak semarak. <br><br>Gendhing Sri Katon tanda Sinuwun miyos. Ladrang wilujeng untuk harapan keselamatan. Ladrang puspa warna untuk mahargya tamu kehormatan. Gendhing gendhing itu menjadi penanda jalannya upacara.<br><br>Kanjeng Sinuwun Paku Buwono XIV miyos dari Sasana sewaka. Melintasi paningrat, maligi, bawah panggung sangga Buwana, nguntarasana, kamandungan, lawang gapit, kori mangu, sitihinggil, bangsal Sewayana. Tentu saja semua mata tertuju pada kebesaran kanjeng Sinuwun Sala. <br><br>Gamelan semua ditabuh bersamaan. Riuh rendah ampuh megah. Mawar melati kenanga bersebaran ganda arum wangi kanan kiri. Karpet merah tergelar sepanjang Sinuwun berjalan. Indah menawan hati. Beg amdher ambelabar dugi pangurakan kehing kang sami seba. <br><br>Sunan Paku Buwono XIV Deklarasi. Sumpah di depan sela gilang. Dhedhep tidhem sabawaning ratri. Ron ronan datan obah, samirana datan lumampah. Hening sunyi wingit wigati. Dengan sembah grana tanda caos sungkem pangabekti. <br><br>Prasetya narendra atau sumpah raja telah terucapkan. Dengan tekun Abdi dalem memperhatikan. Sebagai terharu sampai meneteskan air mata. Trenyuh jroning penggalih.<br><br>Ulama Kraton Surakarta berdoa. Cara Arab bercampur Jawa. Semangat untuk terkabul tinggi sekali. Kanca Kaji mendampingi. Kelompok spiritual ini selalu melakukan gawa gawe. <br><br>Paku Buwono XIV kondur ngadhaton. Banyak dhalang sawung galing harda walipa anggung ketanggung jaka palara lara kacumas dibawa Abdi dalem ngampil. Sinuwun lukar busana keprabon. Pangarsa Pakasa berbusana kampuh dodotan lenggah di semarakata. Bersama dengan ulama kanca kaji. <br><br>Bedhaya ketawang ditampilkan di depan Sinuwun yang lenggah siniwaka. Kendhang gong kemanak kenong suling mengalun. Penari Bedhaya ketawang wajib lelaku berhari hari. Agar rangkaian acara berlangsung lancar gancar. <br><br>Ulama puroloyo Kotagede dan Pajimatan Imogiri turut ngestreni. Sedang abdi dalem duduk dengan tertib. Gendhing calapita tanda Bedhaya ketawang paripurna. Pisowanan agung kali ini tanda untuk memohon pada Tuhan. Dunia aman dama ayem tentrem sejahtera. Mangasah mingising budi. Memasuh malaning bumi. Memayu hayuning bawana. <br><br><br>Surakarta Hadiningrat, Setu Kliwon, 5 September 2026.<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4221_Biwada-Nata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/66723/biwada-nata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126]]></title>
            <description><![CDATA[BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Surabaya&ndash; BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta JKN melalui Customer eXcellence 126 (CX126).<br><br>Hal ini dirancang untuk mengukur implementasi customer excellence di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Selain itu, juga mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat menjadi pembelajaran dan diterapkan secara lebih luas.<br><br>Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujo Waskito,melalui preslist,Jumat(4/9/2026), mengatakan bahwa perkembangan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik membuat pengalaman peserta menjadi bagian penting dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik.<br><br>Dikatakan, di era keterbukaan informasi, customer experience adalah pilar utama pembentuk reputasi dan kepercayaan publik.<br><br>Oleh karena itu,lanjut Pujo Waskito kita harus adaptif dalam memahami ekspektasi peserta serta tanggap memberikan solusi. Peserta tidak hanya membutuhkan layanan yang dapat diakses, tetapi juga kepastian informasi dan kualitas pelayanan yang konsisten, baik ketika berinteraksi melalui Kantor Cabang maupun kanal layanan seperti Care Center 165, Mobile JKN, PANDAWA, dan kanal digital lainnya.<br><br>Pujo Waskito menjelaskan, CX126 menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk membangun standar pelayanan yang berorientasi pada prinsip Mudah, Cepat, Setara, dan Solutif.<br><br>Menurutnya, CX126 tidak sekadar mencari Kantor Cabang dengan performa terbaik, tetapi juga melihat faktor yang membentuk keunggulan pelayanan agar dapat direplikasi di Kantor Cabang lainnya.<br><br>&quot;Keberhasilan di satu Kantor Cabang harus menjadi inspirasi bagi Kantor Cabang lainnya. Best practice yang telah teruji harus kita replikasi, sehingga pelayanan terbaik menjadi standar kolektif kita bersama,&quot; ujar Pujo.<br><br>Ia menjelaskan, CX126 menggunakan pendekatan penilaian yang komprehensif melalui delapan pilar, yaitu Customer Experience,<br><br>Operational Performance, Digital Maturity, Governance, Risk Management, Stakeholder Engagement, People Excellence, dan Organizational Culture. Selain itu, penilaian juga melibatkan Voice of Customer untuk memastikan pengalaman peserta menjadi bagian dari pengukuran kualitas pelayanan.<br><br>Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menyatakan bahwa kualitas pelayanan merupakan wujud nyata kehadiran Program JKN yang langsung dirasakan oleh peserta.<br><br>Menurutnya, kemudahan akses, kejelasan informasi, keamanan proses, serta kepastian solusi akan menentukan pengalaman peserta sekaligus membangun kepercayaan terhadap Program JKN.<br><br>&quot;Pelayanan unggul hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur bergerak dalam satu arah, bekerja dengan standar yang sama, serta menempatkan kebutuhan peserta sebagai orientasi utama. CX126 perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan organisasi yang berkelanjutan,&quot; tegas Stevanus.<br><br>Hasil asesmen tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi perlu diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang konkret, terukur, dan dapat dipantau keberlanjutannya. Stevanus mengatakan bahwa melalui CX126, BPJS Kesehatan mendorong agar praktik pelayanan terbaik dapat direplikasi dan menjadi standar bersama di seluruh Kantor Cabang.<br><br>"Dengan demikian, keberhasilan Program JKN tidak hanya dilihat dari capaian masing-masing Kantor Cabang, tetapi dari kemampuan organisasi menghadirkan pengalaman pelayanan yang semakin konsisten bagi seluruh peserta JKN," terangnya.<br><br>Kata Stevanus, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika setiap peserta JKN, di mana pun berada, merasakan layanan yang semakin mudah, cepat, setara, dan dapat diandalkan.<br><br>Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menambahkan, keunggulan pelayanan tidak ditentukan oleh besar kecilnya Kantor Cabang, lokasi, maupun tingkat tantangan yang dihadapi.<br><br>"Keunggulan lahir ketika kepemimpinan, proses, teknologi, sumber daya manusia, dan budaya pelayanan bergerak dalam satu arah," tandasnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3216_BPJS-Kesehatan-Bangun-Standar-Customer-Excellence-melalui-CX126.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66722/bpjs-kesehatan-bangun-standar-customer-excellence-melalui-cx126/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan Gelar BRILiaN Culture Fest 2026, Momentum Kolaborasi Memberi Arti</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Gelar BRILiaN Culture Fest 2026, Momentum Kolaborasi Memberi Arti]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Gelar BRILiaN Culture Fest 2026, Momentum Kolaborasi Memberi Arti]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PALAS &mdash; Pelaksanaan BRILiaN Culture Fest (BCF) 2026 menjadi momentum bagi jajaran BRI Branch Office (BO) Sibuhuan.<br><br>Kegiatan tersebut mengusung tema &#039Bekolaborasi Memberi Arti&#039;, pelaksanaan BCF 2026 menjadi momentum bagi insan BRILiaN untuk memperkuat kolaborasi, membangun koneksi, serta menciptakan pengalaman bermakna bersama tim.<br><br>Kegiatan yang berlangsung tanggal 23 Agustus 2026, di Hotel Sapadia Gunung Tua, diikuti dengan penuh antusias oleh insan BRILiaN BRI BO Sibuhuan.<br><br>Mengusung semangat kebersamaan, BCF 2026 tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan mengikuti berbagai kegiatan bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar karyawan serta membangun komunikasi dan kerja sama yang semakin solid.<br><br>&quot;Melalui kegiatan tersebut, insan BRILiaN BRI BO Sibuhuan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan," kata Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As, Senin(7/9/2026).<br><br>Menurut Dedi Harpian, semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat terus dibawa ke lingkungan kerja dan pelayanan kepada nasabah.<br><br>Kata Dedi Harpian, saatnya memperkuat kolaborasi, membangun koneksi, dan menciptakan pengalaman yang bermakna bersama tim,&quot; menjadi semangat yang mewarnai pelaksanaan kegiatan BCF 2026.<br><br>Kekompakan peserta juga terlihat dalam berbagai aktivitas selama kegiatan berlangsung. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang positif dan mendorong terciptanya tim yang semakin solid,ujarnya.<br><br>Momentum BRILiaN Culture Fest 2026 diharapkan mampu memperkuat semangat insan BRILiaN untuk terus berkolaborasi, memberikan kontribusi terbaik, serta menghadirkan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat dan nasabah,tutupnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_945_BRI-BO-Sibuhuan-Gelar-BRILiaN-Culture-Fest-2026--Momentum-Kolaborasi-Memberi-Arti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66721/bri-bo-sibuhuan-gelar-brilian-culture-fest-2026-momentum-kolaborasi-memberi-arti/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IndexPolitica Rilis 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik dan Terendah</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IndexPolitica Rilis 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik dan Terendah]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA&mdash IndexPolitica Indonesia merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto&ndashGibran Rakabum]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA&mdash; IndexPolitica Indonesia merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto&ndash;Gibran Rakabuming Raka. Penilaian dilakukan berbasis bukti dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA), bukan survei popularitas.</p><br>Founder dan peneliti senior IndexPolitica, Denny Charter, menegaskan bahwa popularitas tidak sama dengan kinerja.</p><br>&quot;Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu memiliki kinerja terbaik,&quot; kata Denny.</p><br>Penilaian mencakup enam aspek, yakni policy output, policy outcome, efektivitas implementasi, dampak publik dan ekonomi, inovasi kebijakan, serta koordinasi antarlembaga.</p><br>10 Menteri dengan Kinerja Terbaik<br>Andi Amran Sulaiman &mdash; Pertanian: 91<br>Rosan Perkasa Roeslani &mdash; Investasi &amp; Hilirisasi: 89<br>Purbaya Yudhi Sadewa &mdash; Keuangan: 87<br>Abdul Mu&#039;ti &mdash; Pendidikan Dasar &amp; Menengah: 86<br>Budi Gunadi Sadikin &mdash; Kesehatan: 85<br>Agus Harimurti Yudhoyono &mdash; Infrastruktur: 83<br>Maruarar Sirait &mdash; Perumahan: 82<br>Airlangga Hartarto &mdash; Perekonomian: 81<br>Yassierli &mdash; Ketenagakerjaan: 79<br>Dudy Purwagandhi &mdash; Perhubungan: 77</p><br>Sementara itu, sepuluh menteri dengan performance gap terbesar adalah Natalius Pigai (56), Dody Hanggodo (59), Raja Juli Antoni (61), Widiyanti Putri Wardhana (62), Yandri Susanto (63), Wihaji (64), Arifatul Choiri Fauzi (65), Maman Abdurrahman (66), Teuku Riefky Harsya (67), dan Ferry Joko Yuliantono (68).</p><br>IndexPolitica menegaskan bahwa kategori tersebut bukan penilaian baik atau buruk secara personal, melainkan pengukuran terhadap pencapaian mandat kementerian berdasarkan output dan outcome yang dapat diverifikasi.</p><br>&quot;Output menunjukkan apa yang dilakukan pemerintah. Outcome menunjukkan apakah tindakan pemerintah tersebut menghasilkan perubahan,&quot; ujar Denny.rwl</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_9389_IndexPolitica-Rilis-10-Menteri-dengan-Kinerja-Terbaik-dan-Terendah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66720/indexpolitica-rilis-10-menteri-dengan-kinerja-terbaik-dan-terendah-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Sebanyak 1.800 peserta mengikuti Touring Wisata Alam <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia dalam rangka menyambut Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia ke-27 tahun 2026. Ribuan peserta tersebut dilepas langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak bersama Dir Intel Polda Sumut Kombes Pol Ajie Indra dan Pendiri sekaligus Ketua Umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH.<br><br>Pelepasan peserta touring berlangsung di Lapangan Sejati, Simpang Titi Kuning, Medan, Minggu (6/9/2026). Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju kawasan Puncak Merga Silima/Medan Magnit di Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Sebelum peserta diberangkatkan, Kapolrestabes Medan memberikan arahan terkait keselamatan dan ketertiban selama perjalanan. Ia mengingatkan seluruh peserta agar memastikan kondisi kendaraan roda dua dalam keadaan sehat dan layak digunakan.<br><br>&quot;Yang perlu diperhatikan peserta touring adalah kondisi kendaraan roda dua harus sehat. Sebelum berangkat, isi BBM dan yang paling penting jaga keselamatan selama perjalanan,&quot; ujar Kapolrestabes Medan.<br><br>Ia juga mengingatkan peserta untuk menggunakan helm, tidak kebut-kebutan, serta tidak saling mendahului selama perjalanan.<br><br>&quot;Jangan kebut-kebutan, jangan saling mendahului, ikuti patwal atau foreder polisi dan jangan bermain handphone di jalan,&quot; tegasnya.<br><br>Menurutnya, kegiatan touring yang melibatkan ribuan pengendara membutuhkan kedisiplinan dan kepatuhan seluruh peserta. Keselamatan harus menjadi prioritas agar rangkaian kegiatan Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia berlangsung aman, tertib dan lancar.<br><br>Sementara itu, Ketua Umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran kepolisian, TNI serta seluruh pihak yang ikut mengawal kegiatan tersebut.<br><br>Touring wisata alam ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia ke-27 tahun 2026 sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia.<br><br>Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya AKBP Pol. Samsul Siregar, Kompol Rajaguguk, Letkol TNI Andi, Kolonel Purn. Gagaring Aritonang, Ketua Umum DPO BAHIS dr. Amri, Ketua LAM Medan Zainul, Ir. Sabar Sihite, komunitas Armada <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> serta keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia.<br><br>Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.800 orang, kegiatan tersebut berlangsung semarak. Rombongan touring kemudian bergerak secara beriringan menuju kawasan wisata Puncak Merga Silima/Medan Magnit, Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Kegiatan ini sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia dalam menyambut perjalanan organisasi yang telah memasuki usia 27 tahun.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_5778_Kapolrestabes-Medan-Bersama-Dir-Intel-Polda-Sumut-Lepas-1-800-Peserta-Touring-Wisata-Pendawa-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66718/kapolrestabes-medan-bersama-dir-intel-polda-sumut-lepas-1800-peserta-touring-wisata-pendawa-indonesia-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Sibuhuan Sambut Nasabah dengan Hangat</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Sibuhuan Sambut Nasabah dengan Hangat]]></title>
            <description><![CDATA[Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Sibuhuan Sambut Nasabah dengan Hangat ]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>PALAS - Memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Sibuhuan menghadirkan suasana pelayanan yang hangat dan penuh keakraban bagi para nasabah yang datang untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.<br><br>Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi jajaran insan BRILian BO Sibuhuan untuk memberikan apresiasi secara langsung kepada nasabah sekaligus mempererat hubungan yang telah terjalin.<br><br>Nasabah yang datang disambut dengan senyum, sapaan ramah, dan keramahan dari jajaran pekerja BRI, sehingga menciptakan suasana lebih hangat dan bersahabat.<br><br>Kehangatan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI Sibuhuan dalam memberikan pengalaman perbankan yang positif kepada setiap nasabah.<br><br>Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As,menyampaikan, momentum hari pelanggan nasional tidak hanya memastikan kebutuhan transaksi dapat dilayani dengan baik.<br><br>Dikatakan, namun BRI terus menghadirkan interaksi yang humanis agar nasabah merasa nyaman, dihargai, dan mendapatkan perhatian selama berada di BRI BO Sibuhuan dengan pemberian berupa suvenir.<br><br>Kata Dedi Harpian, peringatan hari pelanggan nasionaljuga menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya customer centric di lingkungan BRI BO Sibuhuan.<br><br>"Setiap nasabah merupakan bagian penting dalam perjalanan BRI, sehingga pelayanan terbaik senantiasa diberikan melalui sikap ramah, responsif, profesional, dan penuh perhatian," kata Dedi Harpian, Senin(7/9/2026) di Sibuhuan.<br><br>Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional,lanjutnya BRI BO Sibuhuan terus berkomitmen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah dan memberikan pelayanan sepenuh hati.<br><br>Kehangatan dalam setiap interaksi diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan serta membangun hubungan jangka panjang antara BRI dan seluruh nasabah,pungkasnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7478_Semarak-Hari-Pelanggan-Nasional--BRI-BO-Sibuhuan-Sambut-Nasabah-dengan-Hangat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66717/semarak-hari-pelanggan-nasional-bri-bo-sibuhuan-sambut-nasabah-dengan-hangat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">53 WNA Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di BSD, Siapa yang Menjamin dan Mempekerjakan?</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[53 WNA Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di BSD, Siapa yang Menjamin dan Mempekerjakan?]]></title>
            <description><![CDATA[53 WNA Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di BSD, Siapa yang Menjamin dan Mempekerjakan?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br><br>Operasi pengawasan keimigrasian di kawasan pembangunan Data Center Sinarmas Plus dan Galeri Smartfren HQ, BSD, Tangerang Selatan, membuka persoalan yang jauh lebih besar daripada keberadaan puluhan warga negara asing di sebuah lokasi proyek.<br><br>Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 55 warga negara Tiongkok pada Kamis, 3 September 2026. Dari jumlah tersebut, 53 orang diduga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggalnya.<br><br>Kata &quot;diduga&quot; harus ditegaskan. Pemeriksaan masih berlangsung dan belum seluruh fakta dapat dinyatakan sebagai pelanggaran. Setiap orang berhak mendapatkan pemeriksaan yang objektif dan adil. Namun, kehati-hatian dalam menarik kesimpulan tidak berarti publik harus berhenti bertanya.<br><br>Pertanyaannya bukan hanya apa yang dilakukan para WNA tersebut. Ada persoalan yang lebih mendasar: siapa yang mendatangkan, menjamin, dan mempekerjakan mereka?<br><br>Kasus ini bermula dari patroli siber Imigrasi. Petugas menemukan indikasi aktivitas warga negara asing yang tidak sesuai dengan izin tinggal. Informasi itu kemudian dikembangkan melalui penyelidikan lapangan sebelum tim bergerak ke lokasi proyek.<br><br>Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa petugas lebih dahulu menemukan dugaan penyalahgunaan izin tinggal, mengidentifikasi sejumlah nama, lalu melakukan operasi pengawasan.<br><br>Cara kerja tersebut memperlihatkan perubahan penting dalam pengawasan keimigrasian. Pengawasan tidak lagi hanya bertumpu pada pemeriksaan dokumen di kantor imigrasi atau laporan masyarakat. Jejak digital, media sosial, pola aktivitas, dan informasi lapangan dapat menjadi pintu masuk untuk mendeteksi dugaan pelanggaran.<br><br>Dari 55 WNA yang terjaring, 17 pemegang Izin Tinggal Kunjungan berdasarkan Visa on Arrival telah didetensi dan dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta. Sebanyak 27 orang dikenai penahanan paspor untuk kepentingan pemeriksaan.<br><br>Empat WNA yang diduga bekerja belum ditemukan. Paspor mereka telah diamankan dari pihak perusahaan dan nama mereka dimasukkan dalam daftar Subject of Interest. Sementara itu, tujuh WNA lainnya dikenai penahanan paspor dan dijadwalkan memberikan keterangan kepada petugas pada 9 September 2026.<br><br>Temuan terhadap empat paspor tersebut juga patut didalami. Mengapa paspor berada dalam penguasaan pihak perusahaan ketika pemiliknya tidak ditemukan? Siapa yang menyimpan dokumen itu, untuk tujuan apa, dan di mana keberadaan keempat WNA tersebut?<br><br>Petugas menemukan sejumlah jenis izin tinggal, mulai dari Izin Tinggal Kunjungan dengan penjamin perusahaan, visa kunjungan multipel, hingga visa kunjungan tanpa penjamin. Izin-izin itu diduga digunakan untuk aktivitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.<br><br>Di sinilah pemeriksaan harus dilakukan secara teliti. Kehadiran seseorang di lokasi proyek tidak serta-merta membuktikan bahwa ia bekerja. Orang asing dapat datang untuk mengikuti rapat, melakukan penjajakan bisnis, menghadiri pelatihan, atau menjalankan kegiatan lain yang diperbolehkan.<br><br>Namun, kunjungan bisnis berbeda dari bekerja. Meninjau lokasi tidak sama dengan menjadi tenaga pelaksana proyek. Mengikuti rapat teknis juga berbeda dari melakukan pekerjaan rutin di bawah perintah perusahaan.<br><br>Untuk memastikan perbedaannya, petugas perlu memeriksa lebih dari sekadar paspor dan visa. Kontrak, struktur kerja, daftar kehadiran, pembayaran, pembagian tugas, komunikasi perusahaan, hingga pihak yang memberikan instruksi perlu ditelusuri.<br><br>Seragam kerja atau keberadaan seseorang di proyek belum dengan sendirinya menjadi bukti pelanggaran. Sebaliknya, kepemilikan visa yang sah juga tidak otomatis membenarkan setiap kegiatan yang dilakukan pemegangnya.<br><br>Penyelidikan karena itu tidak boleh berhenti pada 55 WNA tersebut. Jejak tanggung jawab harus ditelusuri sampai kepada perusahaan penjamin, perusahaan pengguna, kontraktor, subkontraktor, dan pihak yang mengurus kedatangan mereka ke Indonesia.<br><br>Dalam sistem keimigrasian, penjamin bukan sekadar nama yang dicantumkan untuk melengkapi permohonan visa. Penjamin bertanggung jawab atas keberadaan dan kegiatan orang asing yang dijaminnya. Penjamin juga memiliki kewajiban memberikan informasi serta melaporkan perubahan tertentu yang berkaitan dengan orang asing tersebut.<br><br>Posisi penjamin mengandung tanggung jawab hukum. Ia bukan stempel administratif yang perannya selesai setelah visa diterbitkan.<br><br>Jika orang asing yang dijamin ternyata melakukan kegiatan berbeda dari tujuan izin tinggalnya, petugas perlu memeriksa apakah penjamin mengetahui, membiarkan, atau bahkan mengatur aktivitas tersebut. Perusahaan pengguna juga harus dimintai penjelasan: apakah telah memeriksa kesesuaian izin tinggal sebelum menempatkan tenaga asing di proyek?<br><br>Ada kemungkinan persoalan terjadi karena kelalaian administratif, perbedaan penafsiran mengenai ruang lingkup kegiatan, atau perubahan penugasan yang tidak segera diikuti penyesuaian izin. Semua kemungkinan itu harus diperiksa secara terbuka.<br><br>Namun, jika ditemukan pola penggunaan visa kunjungan sebagai jalan pintas untuk bekerja, perkara ini memasuki wilayah yang lebih serius. Praktik semacam itu bukan hanya melanggar ketentuan keimigrasian, tetapi juga berpotensi menghindari kewajiban ketenagakerjaan dan menciptakan persaingan yang tidak sehat.<br><br>Lokasi operasi pun bukan proyek biasa. Data center merupakan bagian penting dari infrastruktur digital. Di dalamnya terdapat sistem yang menopang penyimpanan, pengolahan, dan pergerakan data. Penempatan tenaga asing dalam proyek semacam ini sudah semestinya tunduk pada standar kepatuhan, pengawasan, dan keamanan yang ketat.<br><br>Meski demikian, kasus ini tidak boleh diarahkan menjadi sentimen terhadap warga Tiongkok ataupun penolakan terhadap investasi asing. Indonesia membutuhkan investasi, tenaga ahli, transfer pengetahuan, dan teknologi. Pada tahap tertentu, proyek strategis memang dapat memerlukan keahlian yang belum tersedia dalam jumlah memadai di dalam negeri.<br><br>Yang harus ditolak bukan kewarganegaraan seseorang, melainkan ketidakpatuhan terhadap hukum Indonesia.<br><br>Investasi yang sehat justru memerlukan kepastian hukum. Perusahaan yang mengikuti prosedur tidak boleh dirugikan oleh pihak lain yang menggunakan jalan pintas. Tenaga asing yang datang dengan izin sesuai juga tidak seharusnya ikut terkena stigma akibat tindakan segelintir pihak.<br><br>Kasus BSD menjadi ujian bagi pengawasan Imigrasi yang semakin mengandalkan teknologi. Patroli siber telah membuka pintu awal. Tahap berikutnya adalah memastikan pemeriksaan berjalan menyeluruh, transparan, dan berbasis bukti.<br><br>Hasil pemeriksaan harus mampu menjawab beberapa hal secara terang: siapa melakukan pekerjaan apa, menggunakan izin jenis apa, menerima perintah dari siapa, memperoleh pembayaran dari mana, serta bekerja untuk kepentingan perusahaan mana.<br><br>Apabila dugaan pelanggaran terbukti, tindakan tidak boleh berhenti pada detensi, deportasi, atau penahanan paspor. Pihak yang menjamin, mempekerjakan, memfasilitasi, atau mengambil manfaat dari pelanggaran tersebut juga harus dimintai pertanggungjawaban sesuai perannya.<br><br>Tanpa penelusuran itu, penegakan hukum hanya akan menyasar orang yang terlihat di lapangan. Sementara pihak yang mendatangkan, mengatur, dan menikmati manfaat pekerjaan mereka tetap aman di balik meja.<br><br>Karena itu, perkara ini bukan semata-mata tentang 55 WNA yang diamankan atau 53 orang yang diduga menyalahgunakan izin tinggal. Kasus ini merupakan ujian terhadap akuntabilitas perusahaan dan efektivitas pengawasan negara.<br><br>Siapa yang menjamin mereka? Siapa yang mempekerjakan? Siapa yang mengetahui kegiatan mereka? Mengapa dugaan ketidaksesuaian izin baru terbuka setelah patroli siber dilakukan?<br><br>Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menentukan apakah operasi di BSD hanya menjadi penindakan sesaat atau menjadi tonggak perubahan pengawasan orang asing&mdash;dari sekadar memeriksa paspor menuju pembongkaran seluruh rantai tanggung jawab di belakangnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1581_53-WNA-Diduga-Salahgunakan-Izin-Tinggal-di-BSD--Siapa-yang-Menjamin-dan-Mempekerjakan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66716/53-wna-diduga-salahgunakan-izin-tinggal-di-bsd-siapa-yang-menjamin-dan-mempekerjakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LP3SU Desak Polda Sumut Tahan Dhody Thahir</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LP3SU Desak Polda Sumut Tahan Dhody Thahir]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  &ndash Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Pemilihan Umum Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Umar, mendesak Kepolisian Daerah Sumat]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN  &ndash; Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Pemilihan Umum Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Umar, mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk segera menuntaskan penanganan perkara dugaan pemalsuan dokumen yang menjerat Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Dhody Thahir.<br><br><br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/desak/" target="_blank">Desak</a>an tersebut muncul menyusul penetapan Dhody Thahir sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat atau dokumen terkait sengketa lahan Perumahan Pondok Alam (RPA) di Kabupaten Deli Serdang.<br><br><br><br>Salfimi Umar, Senin (7/9/2026), meminta aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.<br><br>Menurut Salfimi, status seseorang sebagai pejabat publik maupun anggota legislatif tidak boleh menjadi alasan untuk mendapatkan perlakuan khusus di hadapan hukum.<br><br><br>&quot;Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, kami meminta Polda Sumut menangani perkara ini secara profesional, transparan dan tanpa pandang bulu,&quot; tegas Salfimi.<br><br><br>Sebelumnya, sejumlah warga Perumahan Pondok Alam juga mendesak Polda Sumut melakukan penahanan terhadap Dhody Thahir. Warga mengaku khawatir proses hukum tidak berjalan maksimal dan meminta penyidik memberikan kepastian hukum atas perkara yang sedang berlangsung.<br><br><br>Warga juga menolak berbagai upaya perdamaian yang disebut-sebut dilakukan pihak tertentu dan meminta penyelesaian perkara dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku.<br><br><br>Berdasarkan informasi yang beredar, status tersangka terhadap Dhody Thahir berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 266 subsidair Pasal 263 KUHP.<br>Hingga berita ini diturunkan, perkara yang menjerat Dhody Thahir masih berada dalam proses penanganan aparat penegak hukum.hen/res<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8953_LP3SU-Desak-Polda-Sumut-Tahan-Dhody-Thahir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66715/lp3su-desak-polda-sumut-tahan-dhody-thahir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AI Makin Canggih, Ahli Pers Nurhalim Tanjung: Karya Jurnalistik Manusia Harus Diprioritaskan</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 12:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AI Makin Canggih, Ahli Pers Nurhalim Tanjung: Karya Jurnalistik Manusia Harus Diprioritaskan]]></title>
            <description><![CDATA[AI Makin Canggih, Ahli Pers Nurhalim Tanjung Karya Jurnalistik Manusia Harus Diprioritaskan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>LANGKAT &mdash; Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar terhadap dunia jurnalistik. Teknologi tersebut dapat membantu mempercepat produksi berita, namun wartawan tetap dituntut mempertahankan kemampuan menulis, berpikir kritis, melakukan verifikasi dan bertanggung jawab terhadap setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.<br><br>Hal itu disampaikan ahli pers Nurhalim Tanjung dalam kegiatan Media Gathering Penguatan Kapasitas Wartawan Media Siber Menghadapi Tantangan di Era AI yang digelar Forum Jurnalis Militan (FJM) di Pantai Citra, Desa Namo Sialang, Kabupaten Langkat, 5&ndash;6 September 2026.<br><br>Kegiatan tersebut diikuti wartawan media siber sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme jurnalis dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.<br><br>Menurut Nurhalim, wartawan tidak perlu menutup diri terhadap perkembangan AI. Sebaliknya, insan pers harus memahami dan memanfaatkan teknologi tersebut secara proporsional.<br><br>Namun, AI tidak boleh mengambil alih peran manusia dalam proses jurnalistik.<br><br>&quot;AI itu kita anggap sebagai alternatif atau asisten. Bukan prioritas. Kita tetap menjadi penentunya,&quot; kata Nurhalim.<br><br>Ia menjelaskan, wartawan dapat menggunakan AI untuk membantu mengolah bahan, menyusun struktur tulisan, melakukan penyuntingan awal maupun mempercepat pekerjaan redaksi. Namun, seluruh informasi tetap harus diperiksa kembali oleh wartawan.<br><br>&quot;Kita tidak menyerahkan 100 persen kepada AI. Kita edit lagi, kita periksa datanya, kita pastikan faktanya. Ada bahasa-bahasa yang kaku dan ada konteks yang tidak bisa begitu saja diserahkan kepada mesin,&quot; ujarnya.<br><br>Wartawan Harus Tetap Bisa Menulis<br>Nurhalim menilai kemampuan dasar jurnalistik justru semakin penting di tengah perkembangan AI.<br><br>Menurutnya, wartawan yang sepenuhnya bergantung kepada mesin berisiko kehilangan kemampuan berpikir dan menulis secara mandiri.<br><br>Ia mencontohkan pengalamannya ketika menjadi juri festival seni dan lomba penulisan feature bagi pelajar SMA. Dalam perlombaan tersebut, sejumlah peserta diketahui menggunakan AI untuk membuat karya.<br><br>Penggunaan AI itu dapat diketahui oleh juri karena terdapat karakter tertentu dalam tulisan yang berbeda dengan kemampuan peserta ketika mengikuti proses wawancara.<br><br>&quot;Ketahuan. Kita yang biasa menulis bisa merasakan. Ada bagian wawancara juga. Ketika ditanya, akhirnya anak itu mengaku menggunakan AI,&quot; katanya.<br><br>Meski peserta tersebut meminta maaf, karya yang dibuat dengan bantuan AI tersebut tidak diloloskan dalam perlombaan.<br><br>Sebaliknya, terdapat peserta yang memang memiliki pengalaman mengikuti kegiatan jurnalistik atau ekstrakurikuler di sekolah dan mampu menghasilkan tulisan yang kuat.<br><br>&quot;Yang memang biasa menulis justru bagus-bagus. Mereka punya pengalaman, punya cara melihat persoalan dan punya gaya sendiri,&quot; ujarnya.<br><br>Menurut Nurhalim, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa teknologi tidak serta-merta dapat menggantikan kemampuan manusia.<br><br>Karya Manusia Harus Tetap Menjadi Prioritas<br>Dalam menghadapi era AI, Nurhalim juga menilai perlu adanya kesepakatan di kalangan media mengenai batas penggunaan teknologi tersebut.<br><br>Jika terdapat dua berita mengenai peristiwa yang sama dengan kualitas yang relatif sama, namun satu ditulis manusia dan satu lagi sangat bergantung pada AI, maka karya yang dibuat manusia semestinya mendapatkan prioritas.<br><br>&quot;Kalau ada berita dari peristiwa yang sama, satu dibuat AI dan satu dibuat manusia, maka prioritaskan yang dibuat manusia,&quot; tegasnya.<br><br>Alasannya, wartawan memiliki tanggung jawab langsung terhadap produk jurnalistik yang diterbitkan.<br><br>&quot;Kalau terjadi masalah, lebih mudah mempertanggungjawabkannya karena itu karya manusia. Wartawan yang melakukan wawancara, melihat langsung peristiwa dan memahami konteksnya,&quot; jelasnya.<br><br>Karena itu, menurutnya, penggunaan AI dalam jurnalistik harus ditempatkan dalam kerangka etika dan tanggung jawab profesi.<br><br>Jangan Sampai Wartawan Kehilangan Kemampuan Berpikir<br>Nurhalim juga menyoroti kebiasaan wartawan yang semakin bergantung pada perangkat digital.<br><br>Padahal, kegiatan sederhana seperti mencatat poin-poin hasil wawancara tetap memiliki fungsi penting dalam melatih daya ingat dan kemampuan berpikir.<br><br>&quot;Kenapa kita tetap disuruh menulis? Karena itu melatih otak. Saya sendiri masih membuat notes dan bullet point. Poin-poin itu kita tulis, kemudian kita ingat kembali,&quot; katanya.<br><br>Menurut dia, proses mencatat, mengingat, mengolah informasi dan kemudian menyusunnya menjadi berita merupakan bagian penting dari kerja jurnalistik.<br><br>Karena itu, wartawan tidak boleh hanya menjadi operator teknologi.<br><br>&quot;Kita yang menentukan. AI hanya alat bantu,&quot; katanya.<br><br>Industri Media Tidak Bisa Menghindari AI<br>Meski menekankan pentingnya kemampuan manusia, Nurhalim mengakui bahwa industri media tidak mungkin menghindari perkembangan AI.<br><br>Tekanan produksi berita yang semakin tinggi membuat sejumlah ruang redaksi mulai menggunakan AI untuk membantu pekerjaan editor.<br><br>Jika sebelumnya seorang editor hanya mampu menyunting sekitar 20&ndash;30 berita dalam sehari, teknologi AI dapat membantu mempercepat proses tersebut hingga puluhan bahkan sekitar 50&ndash;100 berita, tentunya dengan tetap membutuhkan pemeriksaan manusia.<br><br>&quot;Ini tuntutan zaman. Editor juga banyak yang menggunakan AI. Tapi tetap harus ada manusia yang mengedit dan memutuskan,&quot; ujarnya.<br><br>Karena itu, persoalannya bukan lagi menggunakan atau tidak menggunakan AI, tetapi bagaimana teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab.<br><br>Perlu Kesepakatan Bersama Media<br>Nurhalim menilai organisasi wartawan dan perusahaan media perlu membangun kesepakatan yang jelas mengenai penggunaan AI dalam proses jurnalistik.<br><br>Kesepakatan itu penting agar perkembangan teknologi tidak justru menggerus standar profesionalisme dan kredibilitas pers.<br><br>&quot;Kalau kita mau memikirkan masa depan media dan profesi kita, harus ada kesepakatan yang tegas. Tidak bisa hanya satu media yang sepakat, sementara media lain menggunakan AI tanpa batas,&quot; katanya.<br><br>Kegiatan Media Gathering Penguatan Kapasitas Wartawan Media Siber Menghadapi Tantangan di Era AI yang digelar FJM tersebut menjadi salah satu ruang untuk mendiskusikan perubahan tersebut.<br><br>Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Jurnalis Militan (FJM) dan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, PDAM Tirtanadi Sumatera Utara, Bank Sumut, Telkomsel dan Indosat.<br><br>Melalui forum tersebut, wartawan didorong tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memperkuat kembali fondasi utama jurnalistik: kemampuan berpikir, kemampuan menulis, verifikasi fakta, independensi dan tanggung jawab terhadap publik.<br><br>Sebab, di tengah semakin canggihnya mesin menghasilkan tulisan, nilai seorang wartawan justru semakin ditentukan oleh kemampuannya menemukan fakta, memahami persoalan dan memberikan konteks yang tidak dapat digantikan hanya dengan perintah kepada mesin.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4992_AI-Makin-Canggih--Ahli-Pers-Nurhalim-Tanjung--Karya-Jurnalistik-Manusia-Harus-Diprioritaskan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66714/ai-makin-canggih-ahli-pers-nurhalim-tanjung-karya-jurnalistik-manusia-harus-diprioritaskan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 11:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolrestabes Medan Bersama Dir Intel Polda Sumut Lepas 1.800 Peserta Touring Wisata Pendawa Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Sebanyak 1.800 peserta mengikuti Touring Wisata Alam <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia dalam rangka menyambut Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia ke-27 tahun 2026. Ribuan peserta tersebut dilepas langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak bersama Dir Intel Polda Sumut Kombes Pol Ajie Indra dan Pendiri sekaligus Ketua Umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH.<br><br>Pelepasan peserta touring berlangsung di Lapangan Sejati, Simpang Titi Kuning, Medan, Minggu (6/9/2026). Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju kawasan Puncak Merga Silima/Medan Magnit di Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Sebelum peserta diberangkatkan, Kapolrestabes Medan memberikan arahan terkait keselamatan dan ketertiban selama perjalanan. Ia mengingatkan seluruh peserta agar memastikan kondisi kendaraan roda dua dalam keadaan sehat dan layak digunakan.<br><br>&quot;Yang perlu diperhatikan peserta touring adalah kondisi kendaraan roda dua harus sehat. Sebelum berangkat, isi BBM dan yang paling penting jaga keselamatan selama perjalanan,&quot; ujar Kapolrestabes Medan.<br><br>Ia juga mengingatkan peserta untuk menggunakan helm, tidak kebut-kebutan, serta tidak saling mendahului selama perjalanan.<br><br>&quot;Jangan kebut-kebutan, jangan saling mendahului, ikuti patwal atau foreder polisi dan jangan bermain handphone di jalan,&quot; tegasnya.<br><br>Menurutnya, kegiatan touring yang melibatkan ribuan pengendara membutuhkan kedisiplinan dan kepatuhan seluruh peserta. Keselamatan harus menjadi prioritas agar rangkaian kegiatan Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia berlangsung aman, tertib dan lancar.<br><br>Sementara itu, Ketua Umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran kepolisian, TNI serta seluruh pihak yang ikut mengawal kegiatan tersebut.<br><br>Touring wisata alam ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Milad <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia ke-27 tahun 2026 sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia.<br><br>Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya AKBP Pol. Samsul Siregar, Kompol Rajaguguk, Letkol TNI Andi, Kolonel Purn. Gagaring Aritonang, Ketua Umum DPO BAHIS dr. Amri, Ketua LAM Medan Zainul, Ir. Sabar Sihite, komunitas Armada <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> serta keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia.<br><br>Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.800 orang, kegiatan tersebut berlangsung semarak. Rombongan touring kemudian bergerak secara beriringan menuju kawasan wisata Puncak Merga Silima/Medan Magnit, Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Kegiatan ini sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia dalam menyambut perjalanan organisasi yang telah memasuki usia 27 tahun.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8151_Kapolrestabes-Medan-Bersama-Dir-Intel-Polda-Sumut-Lepas-1-800-Peserta-Touring-Wisata-Pendawa-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66713/kapolrestabes-medan-bersama-dir-intel-polda-sumut-lepas-1800-peserta-touring-wisata-pendawa-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perjalanan Sederhana Menuju Pertemuan dengan Crown Princess Victoria</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 11:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perjalanan Sederhana Menuju Pertemuan dengan Crown Princess Victoria]]></title>
            <description><![CDATA[Perjalanan Sederhana Menuju Pertemuan dengan Crown Princess Victoria]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta - Putri Mahkota Swedia, Crown Princess Victoria, telah tiba di Jakarta. Beliau merupakan Dewan Kehormatan International Paralympic Committee (IPC) dan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap perjuangan olahraga paralimpik dunia.<br><br>Dengan hati yang begitu beautiful, Crown Princess Victoria menjadi salah satu generasi awal yang memberikan dukungan kepada IPC sejak tahun 2003. Dedikasinya terhadap gerakan Paralimpik telah berlangsung panjang dan konsisten hingga hari ini.<br><br>Bagi saya, perjalanan ini menjadi sangat berarti karena pada tanggal 11 Juli 2026, dalam peringatan satu tahun 100 CTFP, Presiden IPC Andrew Parsons secara resmi telah menyampaikan kepada dunia bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi beliau untuk mendukung 100 CTFP dan Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF).<br><br>Presiden Andrew Parsons dan tim IPC menerima saya apa adanya. Bagi saya, hal tersebut merupakan sebuah kehormatan dari Tuhan yang tidak dapat diukur dengan apa pun. Presiden Andrew Parsons juga menjadi satu-satunya orang yang berbicara kepada dunia untuk mendukung 100 CTFP dan MMLWF, dan diliput oleh media-media di seluruh dunia.<br><br>Kini, saya merasakan sebuah kedamaian yang luar biasa.<br><br>Hari Senin ini, saya akan berkesempatan bertemu dengan Crown Princess Victoria. Ada rasa haru ketika menyadari bahwa saya berada satu lantai dengan seorang Dewan Kehormatan IPC yang telah mendukung perjuangan Presiden Andrew Parsons sejak pertama ia menjadi Presiden hingga sekarang.<br><br>Bagi saya, ini adalah bagian dari perjalanan yang Tuhan atur dengan cara-Nya sendiri.<br><br>Terima kasih, Tuhan, atas keajaiban-keajaiban yang terus terjadi setelah saya memutuskan untuk hidup lebih rileks, tidak membuat acara besar dan tidak hadir di acara besar, serta hanya menyiapkan empat sandal sederhana bermanik-manik yang saya beli di Bangkok.<br><br>Dan hari ini, saya melihat bagaimana Tuhan membuka jalan dengan cara yang tidak pernah saya bayangkan.<br><br>Thank God always.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7392_Perjalanan-Sederhana-Menuju-Pertemuan-dengan-Crown-Princess-Victoria.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66712/perjalanan-sederhana-menuju-pertemuan-dengan-crown-princess-victoria/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>