<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2026 00:38:45 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 22:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg]]></title>
            <description><![CDATA[Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut  Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni ]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN-Forum <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> Kejaksaan (Forwaka) Belawan diketuai Budi Yanto SH dan Sekretaris Muhammad Maskur dilantik oleh Ketua Forwaka Sumut Irfandi, Kamis (30/7/2026) di Belawan Kopi Jalan Medan - Belawan.<br><br>Pelantikan dilaksanakan secara khidmat dengan diisi kegiatan santuan ke puluhan anak yatim, donor darah dan sosialisasi Car Free Day di Kecamatan Medan Belawan.<br><br>Ketua Forwaka Sumatera Utara Irfandi mengatakan, terbentuknya Forwaka Belawan merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan yang bertugas di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Belawan.<br><br>Diharapkanya, kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjaga marwah profesi jurnalistik.<br><br>"Forum <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> Kejaksaan bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi organisasi yang harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, independensi, dan menghasilkan karya pemberitaan yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujar Irfandi dalam sambutannya.<br><br>Irfandi yang hadir bersama Wakil Ketua Amsal dan Rizaldi Gultom, Sekretaris T Andry Pratama SE dan Wakil Sabarudin Daeli SH MH, Bendahara Awaludin Lubis, Ketua Forwaka Medan Irwansyah dan Ketua Forwaka Asahan Dolly Simbolon beserta para anggota, mengajak seluruh pengurus dan anggota Forwaka Belawan untuk menjaga kekompakan organisasi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan institusi Kejaksaan tanpa mengesampingkan fungsi kontrol pers sebagai salah satu pilar demokrasi.<br><br>Selain profesionalisme Jurnalis, Irfandi mengajak semua jajajaran Forwaka Sumut dan Kabupaten/ Kota di Sumut dapat menjalankan bidang ekonomi dan bisnis serta lembaga hukum dengan mensupport akan dibukanya Koperasi di bawah Forwaka Sumut dan LBH Forwaka Sumut.<br><br>"Organisasi kita juga berjalan dengan kebutuhan finansial hingga baiknya ke depan akan dibuka Koperasi dan guna perlindungan hukum maka akan dibuka LBH Forwaka Sumut," pungkasnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Forwaka Belawan yang baru dilantik, Budi Yanto, SH, didampingi Sekretaris Maskur, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. "Terima kasih kepada Ketua Forwaka Sumut atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Forwaka Belawan. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja nyata demi kemajuan organisasi," katanya.<br><br>Budi menegaskan kepengurusan yang baru akan fokus menjalankan berbagai program kerja yang berorientasi pada peningkatan kapasitas wartawan. Sejumlah agenda seperti pelatihan jurnalistik, diskusi, pendidikan profesi, hingga kegiatan sosial akan menjadi prioritas dalam memperkuat kompetensi anggota.<br><br>Menurutnya, Forwaka Belawan harus menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Belawan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, profesionalisme, integritas, serta menjaga nama baik organisasi dalam setiap aktivitas jurnalistik.<br><br>Kajari Belawan diwakili Kasubbag Fathur Radji SH menyampaikan, kolaborasi wartawan dan Kejari Belawan telah berjalan baik dan koridor mendukung penyampaian informasi dan publikasi penegakan hukum dan mendukung kinerja Adyaksa di wilayah kerja mereka.<br><br>Fathur Radji juga memaparkan kinerja Kejari Belawan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum umum, khusus dan tata usaha negara.<br><br>Prosesi pelantikan berlangsung penuh keakraban dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta organisasi masyarakat dan pers. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Pelabuhan Belawan Andreas, Kadispen Koderal l Belawan Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, Camat Medan Belawan Robby Kurniawan SE MM, organisasi pers di Belawan, Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu, Ketua PWPM M.E. Ginting, Ketua Koordinator <a href="https://www.halomedan.com/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> DPRD Medan M. Said Asegaf, Ketua Forum Pemred Sumut Lilik Riadi, Wakil Ketua Forum Pemred Adi Siswoyo Wasgo dan Ketua PB Mitra Sporty Meda Endang Saputra.<br><br>Hadir juga Penerangan Sathantai Kodaeral I Lettu Sukirman Budi Santoso, Ketua HNSI Sumut Zulfacri Siagian SE, Ketua HNSI Medan Abdul Rahman, Tokoh Masyarakat Ahmad Sunara SP, Tokoh Pers Rustam Maha, Agus Leo dan Ketua LPM Medan Belawan Syafrizal bersama pengurus.<br><br>Pada kesempatan itu, Ketua Forum Pemred Sumut Lilik Riadi berharap kehadiran Forwaka Belawan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik, khususnya di kawasan Belawan.<br><br>"Organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pemberitaan, mempererat solidaritas antarwartawan, sekaligus membangun hubungan yang konstruktif antara insan pers, institusi Kejaksaan, dan masyarakat.<br>Dengan telah dilantiknya kepengurusan Forwaka Belawan, kami berharap organisasi ini dapat menjadi mitra yang profesiona, independen, serta terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan publik," ujar Lilik.<br><br>Berikut nama-nama Pengurus Forwaka Belawan :<br>PEMBINA : KEPALA KEJAKSAAN NEGERI BELAWAN, KAPOLRES PELABUHAN BELAWAN, KEPALA SEKSI INTELIJEN KEJARI BELAWAN.<br><br>PENASEHAT: SURIANTO, SH, MH, ZULFAHRI SIAGIAN, SE, IKBAL HANAFI HASIBUAN, USTAD MULIANTO, S.Pdi, AHMAD, SP,  HERMAN TANDIA, ABDUL RAHMAN, AWAL YATIM SYAHPUTRA, ROMADHONA.<br><br>KETUA	: BUDI YANTO, SH<br>WAKIL KETUA	: HERI YANTO<br>SEKRETARIS	: MUHAMMAD MASKUR<br>BENDAHARA	: JULIA KESUMA <br><br>BIDANG KADERISASI, KEANGGOTAAN, ORGANISASI DAN ANTARA LEMBAGA, KETUA : OMY YUDHISTIRA ADAMY.<br><br>BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMASI, KETUA	: INDRA KUSWANTO.<br><br>BIDANG HUKUM DAN ADVOKASI, KETUA :NURDIANSYAH PUTRA<br><br>BIDANGKEAGAMAAN, KETUA : OK ILHAMSYAH<br><br>BIDANG INVESTIGASI REPORTING, KETUA : SUHERMANTO<br><br>BIDANG OLAHRAGA, PEMUDA DAN KEBUDAYAAN, KETUA	: ZAM ZAMI, ANGGOTA : FEBRIANDIKA. (***)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5600_Budi-Yanto-SH-Dilantik-Jadi-Ketua-Forum-Wartawan-Kejaksaan-Belawan--Forwaka-Sumut---Tingkat-Profesionalisme--Pendampingan-Hukum-dan-Ekomoni-Semua-Angg.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66418/budi-yanto-sh-dilantik-jadi-ketua-forum-wartawan-kejaksaan-belawan-forwaka-sumut-tingkat-profesionalisme-pendampingan-hukum-dan-ekomoni-semua-angg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut membuka akses dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar bagi pekebun sawit di Sumatera Utara. Sebagai bank mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan agar semakin banyak pekebun dapat memanfaatkan program pemerintah ini.<br><br>Komitmen tersebut ditegaskan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tiga Pihak Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Tahap V Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Medan, pada 29&ndash;30 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kelembagaan pekebun dari Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumsel Babel, Kalimantan dan Sulawesi, bersama BPDP dan PT Sucofindo..<br><br>Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, Sandhy Sofian mengatakan keberhasilan Program PSR tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dana, tetapi juga kemudahan akses dan sinergi seluruh pihak dalam proses penyalurannya. Karena itu, para pekebun berkesempatan mengakses dana tersebut melalui seluruh unit kantor <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut.<br><br>"Dana PSR yang telah disalurkan melalui kemitraan dengan 25 kelembagaan pekebun mencapai Rp80,6 miliar dan saat ini tersedia dana Rp44,5 miliar yang bisa diakses pekebun. Kami berharap semakin banyak pekebun sawit yang memanfaatkan program ini untuk meningkatkan produktivitas kebunnya," ujar Sandhy.<br><br>Hingga akhir Juli 2026, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut telah bekerja sama dengan 33 kelembagaan pekebun. Untuk mempercepat layanan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut mengoptimalkan penggunaan SMART-PSR, sistem digital yang menghubungkan BPDP, bank penyalur, surveyor, dan kelembagaan pekebun. Melalui sistem ini, proses verifikasi, pemantauan, hingga pencairan dana menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan sehingga peremajaan kebun dapat segera dilakukan.<br><br>Bagi <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, keterlibatan dalam Program PSR merupakan bagian dari komitmen mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui sektor perkebunan. Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut akan terus memperluas kemitraan dengan kelembagaan pekebun di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara agar semakin banyak petani memperoleh akses pembiayaan peremajaan kebun.<br><br>Melalui kolaborasi antara BPDP, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, pemerintah daerah, dan kelembagaan pekebun, Program PSR diharapkan menjadi peluang bagi pekebun untuk meningkatkan hasil panen, memperkuat usaha, serta mendorong pertumbuhan industri sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.<br><br>Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin menyebutkan hingga saat ini BPDP telah menyalurkan dana PSR sekitar Rp926 miliar secara nasional. Nilai tersebut mendekati realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun untuk peremajaan lebih dari 43.600 hektar kebun sawit rakyat.<br><br>"Program ini adalah investasi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut merupakan salah satu bank mitra dalam penyalurannya. Karena itu, dana harus digunakan sesuai peruntukannya, disertai administrasi yang benar dan pelaksanaan yang transparan," tegas Normansyah.<br><br>Normansyah juga mengingatkan seluruh penerima manfaat agar memahami isi perjanjian kerja sama, melengkapi seluruh dokumen sesuai fakta, serta membangun koordinasi yang baik dengan dinas perkebunan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, dan tim pendamping. BPDP, kata dia, tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada peserta Program PSR.<br><br>Sementara itu, Ketua Kelompok Budidaya Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih mengatakan Program PSR merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat sekaligus memperkuat daya saing industri sawit nasional.<br><br>"Melalui peremajaan kebun, produktivitas sawit rakyat akan meningkat secara signifikan. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan pekebun, tetapi juga memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global," kata Togu.re]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_6520_Bank-Sumut-Buka-Akses-Dana-PSR-Rp44-5-Miliar-untuk-Pekebun-Sawit-Sumatera-Utara-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/ekbis/66417/bank-sumut-buka-akses-dana-psr-rp445-miliar-untuk-pekebun-sawit-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara menggelar rapat pleno di Kantor PWNU, Jalan Sei Batanghari, Medan, Sabtu (25/7/2026). Rapat itu membahas dan menetapkan tindak lanjut atas pengunduran diri Rois PWNU Sumatera Utara, KH Bahauddin, yang sebelumnya telah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi.<br><br>Pengunduran diri tersebut merujuk pada hasil Rapat Syuriyah PWNU pada 23 Januari 2026. Rapat itu didasarkan pada surat pernyataan bermeterai serta rekaman suara yang memuat penegasan langsung dari Kiai Bahauddin mengenai pengunduran dirinya dari jabatan Rois PWNU Sumatera Utara.<br><br>Keputusan itu tak lepas dari amanah baru yang diterima Kiai Bahauddin dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VI Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal pada Oktober 2025. Dalam forum tersebut, ia terpilih sebagai Rois Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal.<br><br>Berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Perkumpulan, dan Peraturan Nahdlatul Ulama, pengurus tidak diperkenankan merangkap jabatan dalam struktur kepengurusan NU di semua tingkatan. Merujuk pada ketentuan itu, Kiai Bahauddin memilih mengemban amanah sebagai Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Mandailing Natal dan mengundurkan diri dari kepengurusan PWNU Sumatera Utara.<br><br>Rapat pleno tersebut diikuti unsur syuriyah dan tanfidziyah PWNU, ketua badan otonom, serta ketua lembaga di lingkungan PWNU Sumatera Utara. Sejumlah pengurus dan simpatisan turut hadir memenuhi ruang rapat.<br><br>Rapat yang dipimpin KH Abdul Hamid Ritonga dan H Marahalim Harahap itu akhirnya menetapkan KH Abdul Hamid Ritonga sebagai Rois PWNU Sumatera Utara periode antarwaktu 2022-2027, menggantikan posisi yang ditinggalkan Kiai Bahauddin.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5426_Rapat-Pleno-PWNU-Sumatera-Utara-Tetapkan-Rois-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66416/rapat-pleno-pwnu-sumatera-utara-tetapkan-rois-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Banda Aceh &mdash; Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang digelar di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026), berlangsung sengit, dinamis, dan penuh warna. Forum tertinggi organisasi perusahaan pers di Aceh ini menjadi ajang adu gagasan sekaligus pertarungan demokratis yang berlangsung ketat. Mukhtaruddin Usman CEO Media Aceh unggul tipis atas pesaingnya, Zulfikar pemilik Media FA News. Dari total 37 suara sah, Mukhtaruddin meraih 19 suara, sementara Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih satu suara tersebut menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.<br><br>Sidang Musda dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh pimpinan Media Modus Aceh, didampingi anggota Barlian dan Safrizal berlangsung alot dan diwarnai perdebatan panjang, khususnya terkait mekanisme pencalonan dan tata tertib pemilihan.<br><br>Suasana sempat memanas ketika salah satu peserta Tarmilin menyampaikan pandangan dengan nada tinggi. Beberapa peserta lain dari pihak yang sama bahkan berdiri untuk menyampaikan interupsi. Forum pun beberapa kali diskors guna meredam ketegangan sekaligus mencari titik temu.<br><br>Dalam proses pencalonan, satu nama yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon ketua, Tarmilin, dinyatakan tidak memenuhi syarat. Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan, namun Tarmilin menunjukkan sikap legawa dengan menerima hasil forum. Ia bersama Azhari kemudian sepakat mengusulkan Zulfikar sebagai kandidat, sehingga kontestasi mengerucut pada dua nama, yakni Zulfikar dan Mukhtaruddin Usman.<br><br>Memasuki tahap pemungutan suara, dinamika kembali menguat. Kubu Zulfikar menginginkan pemilihan dilakukan secara tertutup, sementara kubu Mukhtaruddin Usman menghendaki pemilihan secara terbuka. Setelah melalui pembahasan, suasana kembali kondusif dan proses pemilihan berjalan tertib.<br><br>Para peserta menggunakan hak pilihnya secara hati-hati dan penuh tanggung jawab. Proses penghitungan suara disaksikan langsung oleh seluruh peserta, menciptakan suasana hening yang dipenuhi rasa penasaran.<br><br>Hasilnya, dari 37 suara sah, Mukhtaruddin unggul satu suara dan menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.<br><br>Tipisnya selisih suara mencerminkan kuatnya persaingan sekaligus tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Meski berlangsung ketat, seluruh rangkaian pemilihan berjalan tertib, transparan, dan tetap dalam koridor demokrasi.<br><br>Para peserta Musda yang merupakan perwakilan perusahaan pers di Aceh menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan tidak mengurangi semangat kebersamaan, yang justru semakin menguat pascapemilihan.<br><br>Kemenangan Mukhtaruddin Usman disambut dengan apresiasi dari peserta Musda. Sejumlah pihak berharap kepemimpinannya ke depan mampu memperkuat soliditas internal organisasi serta meningkatkan peran SPS Aceh dalam menghadapi tantangan industri pers yang semakin kompleks, khususnya di era digital.<br><br>Dalam sambutannya usai terpilih, Mukhtaruddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pihak, termasuk kompetitornya, demi memperkuat organisasi.<br><br>&quot;Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan perusahaan pers di Aceh,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme media, serta menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi yang semakin cepat dan kompetitif.<br><br>Musda ke-III SPS Aceh tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi. Forum ini diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.<br><br>Dengan kembali terpilihnya Mukhtaruddin Usman, SPS Aceh diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong kemajuan pers daerah, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta menjaga integritas dan profesionalisme insan pers di Aceh.(**)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_4958_Mukhtaruddin-Usman-Kembali-Pimpin-SPS-Aceh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66415/mukhtaruddin-usman-kembali-pimpin-sps-aceh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 18:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan | Halomedan.com<br>Kehadiran Ketua Umum Partai NasDem <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh di Medan (JW Marriot, 24/7/2026) pada akhir pekan lalu tidak hanya menjadi momentum peluncuran buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme. </p><p>Tetapi juga dibaca sebagai pesan politik menjelang konsolidasi Partai NasDem menuju Pemilu 2029. Di balik agenda tersebut, perhatian publik juga tertuju kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang kini memegang peran strategis sebagai Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Sumut.<br><br>Peluncuran buku karya Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST menjadi panggung yang memperlihatkan eratnya hubungan ideologis antara <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh dan kader-kadernya. Dalam sambutannya, Rico Waas menyebut buku tersebut bukan sekadar dokumentasi perjalanan hidup <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang.<br><br>&laquo;"Buku ini tidak hanya merekam perjalanan pengabdian seorang tokoh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang."&raquo;<br><br>Rico juga menegaskan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari konsistensi dalam berkarya dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Pernyataan tersebut dinilai sejalan dengan filosofi yang diangkat dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme, yang menempatkan pengabdian kepada bangsa di atas kepentingan politik sesaat.<br><br>Secara politik, posisi Rico Waas memang tidak bisa dipisahkan dari <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh. Selain merupakan keponakan Ketua Umum NasDem, Rico adalah kader yang telah lama berkiprah di partai dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya memenangkan Pilkada Medan 2024 dan dilantik sebagai Wali Kota Medan pada Februari 2025.<br><br>Dalam berbagai kesempatan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh berulang kali menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keberpihakan kepada rakyat. Nilai tersebut menjadi fondasi yang kemudian diterjemahkan banyak kader sebagai "<a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme", yakni kepemimpinan yang mengutamakan pengabdian, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa.<br><br>Di tengah konfigurasi politik nasional, Rico Waas menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sebagai kepala daerah dari Partai NasDem, ia memimpin Kota Medan pada saat pemerintahan nasional berada di bawah Presiden Prabowo Subianto. Dalam konteks pemerintahan daerah, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada harmonisasi hubungan antara pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah pusat.<br><br>Karena itu, sejumlah pengamat menilai kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh di Medan dapat dimaknai sebagai bentuk penguatan moral dan konsolidasi politik kepada seluruh kader, termasuk Rico Waas, agar tetap fokus menjalankan amanah pemerintahan, menjaga komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta mendukung program-program strategis pemerintah pusat yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Sikap tersebut juga sejalan dengan posisi Partai NasDem yang tetap mendukung stabilitas pemerintahan nasional meskipun memiliki dinamika politiknya sendiri.<br><br>Di sisi lain, posisi strategis Rico Waas membuatnya tidak lepas dari berbagai dinamika politik. Dalam situasi seperti itu, soliditas birokrasi dan hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar roda pemerintahan tidak terganggu oleh konflik internal maupun tarik-menarik kepentingan politik.<br><br>Bila ditarik pada pesan yang terkandung dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Palohisme, figur <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh dapat dipandang sebagai benteng moral bagi Rico Waas. Benteng yang dimaksud bukan dalam pengertian melindungi dari kritik publik, melainkan menjaga agar kepemimpinan tetap berada pada rel pengabdian, menjunjung etika politik, menghindari konflik yang tidak produktif, serta memastikan amanah rakyat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.<br><br>Dengan peran gandanya sebagai Wali Kota Medan, Wakil Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, dan Ketua Bappilu DPW NasDem Sumut, Rico Waas kini memikul tanggung jawab besar. Konsolidasi Partai NasDem menuju 2029 sekaligus menjadi ujian apakah kader-kader yang dibina langsung oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> Paloh mampu menunjukkan bahwa loyalitas kepada partai dapat berjalan seiring dengan loyalitas kepada konstitusi, kepentingan rakyat, dan keberhasilan program-program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. ( Anto Genk )<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_2003_Surya-Paloh-Benteng-Rico-Waas-untuk-Tetap-Menjalankan-Garis-Kebijakan-Program-Presiden-Prabowo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66414/surya-paloh-benteng-rico-waas-untuk-tetap-menjalankan-garis-kebijakan-program-presiden-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rianto, S.H., M.H.: Wali Kota Medan Harus Segera Tetapkan Pengganti Sekda Wiriya Alrahman*</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rianto, S.H., M.H.: Wali Kota Medan Harus Segera Tetapkan Pengganti Sekda Wiriya Alrahman*]]></title>
            <description><![CDATA[Rianto, S.H., M.H. Wali Kota Medan Harus Segera Tetapkan Pengganti Sekda Wiriya Alrahman]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash;CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, S.H., M.H., atau akrab disapa Anto Genk meminta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bergerak cepat menetapkan calon Sekretaris Daerah (<a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>) Kota Medan sebagai pengganti Ir. Wiriya Alrahman, M.M. yang telah memasuki masa purna tugas.<br><br>Menurut Rianto, jabatan Sekretaris Daerah merupakan posisi strategis sebagai pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah yang berfungsi mengoordinasikan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan kebijakan kepala daerah. Karena itu, kekosongan jabatan tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama.<br><br>"Jabatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> adalah motor penggerak birokrasi pemerintahan. Wali Kota Medan harus segera mengusulkan calon <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> definitif kepada Menteri Dalam Negeri melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif," ujar Rianto, Kamis (30/7/2026).<br><br>Rianto menjelaskan, keberadaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan bahwa Sekretaris Daerah bertugas membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan, mengoordinasikan pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta memberikan pelayanan administratif kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).<br><br>Selain itu, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, termasuk Sekretaris Daerah kabupaten/kota, juga harus mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, serta peraturan pelaksanaannya yang mengedepankan sistem merit, profesionalisme, kompetensi, integritas, dan rekam jejak pejabat yang akan menduduki jabatan tersebut.<br><br>Menurut Rianto, Pemerintah Kota Medan memiliki banyak pejabat senior yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengikuti proses seleksi <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> definitif. Beberapa nama yang dinilai layak dipertimbangkan antara lain:<br><br>- Benny Iskandar, S.T., M.T., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan.<br><br>- Laksamana Putra Siregar, S.H., M.S.P., Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kota Medan.<br><br>- Benny Sinomba Siregar, S.E., M.AP., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan.<br><br>- Drs. H. Citra Effendi Capah, M.Sp., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan.<br><br>- M. Agha Novrian, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan.<br><br>- Subhan Fajri Harahap, S.S.T.P., M.A.P., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan.<br><br>- Erfin Fahrurrazi, S.S.T.P., M.Si., Inspektur Kota Medan.<br><br>- Fadlan Nasution, S.T., Kepala Sub Bidang Prasarana Kota pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan.<br><br>- Arrahmaan Pane, S.STP., M.AP.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan.<br><br>- Dr. Adlan; Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).<br><br>- Rakhmat Adi Syahputra Harahap, S.S.T.P., M.A.P.; Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.<br><br>Selain nama-nama tersebut, Rianto juga menilai masih banyak ASN senior di lingkungan Pemerintah Kota Medan yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.<br><br>Rianto menegaskan, percepatan penetapan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> definitif sangat penting mengingat Kota Medan membutuhkan birokrasi yang solid untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat koordinasi antar-OPD, serta menjaga sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.<br><br>"Program-program Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap membutuhkan seorang <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> yang mampu menjadi penggerak birokrasi sehingga visi dan misi pembangunan Kota Medan dapat diwujudkan secara maksimal," katanya.<br><br>Ia juga mengingatkan agar Pemerintah Kota Medan tidak terlalu lama mengandalkan Pelaksana Tugas (Plt.) <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>. Menurutnya, kewenangan seorang Plt. sangat terbatas dibandingkan pejabat definitif, sehingga sejumlah kebijakan strategis dan pengambilan keputusan administratif berpotensi tidak berjalan secara optimal.<br><br>"Semangat &#039;Medan untuk Semua&#039; harus diwujudkan melalui pemerintahan yang bergerak cepat, profesional, dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar kegiatan seremonial. Karena itu, pengisian jabatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a> definitif harus menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Medan," pungkas Rianto.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_1076_Rianto--S-H---M-H---Wali-Kota-Medan-Harus-Segera-Tetapkan-Pengganti-Sekda-Wiriya-Alrahman-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66413/rianto-sh-mh-wali-kota-medan-harus-segera-tetapkan-pengganti-sekda-wiriya-alrahman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sutrisno Pangaribuan Nilai DPRD Sumut Diduga Abaikan Tata Tertib Demi Bobby Nasution, Soroti Keabsahan Rapat Paripurna</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sutrisno Pangaribuan Nilai DPRD Sumut Diduga Abaikan Tata Tertib Demi Bobby Nasution, Soroti Keabsahan Rapat Paripurna]]></title>
            <description><![CDATA[Sutrisno Pangaribuan Nilai DPRD Sumut Diduga Abaikan Tata Tertib Demi Bobby Nasution, Soroti Keabsahan Rapat Paripurna]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2014&ndash;2019, Sutrisno Pangaribuan, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan rapat paripurna DPRD Sumut yang dinilainya kerap mengabaikan aturan hukum dan tata tertib. Kritik tersebut disampaikan menyusul polemik aksi walk out Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam rapat paripurna DPRD Sumut.<br><br>Dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Kamis (30/7/2026), Sutrisno menilai persoalan kuorum dalam rapat paripurna bukan sekadar persoalan politik, melainkan menyangkut aspek hukum yang menentukan sah atau tidaknya sebuah persidangan.<br><br>Menurutnya, dugaan pelanggaran terhadap prosedur rapat paripurna bukanlah hal baru. Ia mencontohkan rapat paripurna pada 14 November 2025 saat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal kepada Bank Sumut melalui pemanfaatan aset daerah.<br><br>Saat itu, pengajuan Ranperda dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumut Surya dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti. Sutrisno berpendapat, mekanisme tersebut bertentangan dengan ketentuan Pasal 75 ayat (1) beserta penjelasannya dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022.<br><br>"Penjelasan pasal tersebut menyatakan bahwa gubernur dapat diwakili dalam pembahasan Ranperda, kecuali pada saat pengajuan dan pengambilan keputusan. Karena itu, pengajuan Ranperda oleh wakil gubernur dinilai tidak sesuai dengan ketentuan tersebut," ujar Sutrisno dalam pernyataannya.<br><br>Ia kemudian mengaitkan peristiwa tersebut dengan aksi Bobby Nasution yang meninggalkan ruang rapat paripurna saat terjadi interupsi mengenai kuorum. Menurut Sutrisno, tindakan tersebut menunjukkan sikap yang dinilainya tidak menghormati forum DPRD.<br><br>Sutrisno menegaskan bahwa keberadaan kuorum merupakan syarat legalitas rapat paripurna sehingga tidak dapat dianggap sebagai persoalan yang tidak substansial.<br><br>Ia juga mengkritik pihak-pihak yang membela tindakan Bobby dengan alasan tidak ada persoalan dalam aksi tersebut. Menurutnya, setiap proses persidangan DPRD harus berpedoman pada tata tertib serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.<br><br>Dalam pernyataannya, Sutrisno menyebut apabila pimpinan maupun anggota DPRD menganggap persoalan kuorum tidak penting, maka hal itu menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap tata tertib lembaga legislatif.<br><br>Pernyataan tersebut disampaikan beberapa saat sebelum rapat paripurna DPRD Sumut yang sebelumnya dipersoalkan karena kuorum kembali dilanjutkan.<br><br>Sutrisno Pangaribuan diketahui merupakan mantan Anggota DPRD Sumut periode 2014&ndash;2019. Saat ini ia menjabat sebagai Direktur Indonesian Government Watch (IGoWa), Direktur Indonesian Parliament Watch (IParWa), serta Direktur Pusat Studi Anti Korupsi (PuSAKo).<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_67_Sutrisno-Pangaribuan-Nilai-DPRD-Sumut-Diduga-Abaikan-Tata-Tertib-Demi-Bobby-Nasution--Soroti-Keabsahan-Rapat-Paripurna.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66412/sutrisno-pangaribuan-nilai-dprd-sumut-diduga-abaikan-tata-tertib-demi-bobby-nasution-soroti-keabsahan-rapat-paripurna/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Internasionalisasi Kampus, UNPAB Bangun Kemitraan Pendidikan dengan Konsulat Timor-Leste</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 17:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Internasionalisasi Kampus, UNPAB Bangun Kemitraan Pendidikan dengan Konsulat Timor-Leste]]></title>
            <description><![CDATA[Perkuat Internasionalisasi Kampus, UNPAB Bangun Kemitraan Pendidikan dengan Konsulat TimorLeste]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui pertemuan strategis bersama Konsulat Timor-Leste pada Selasa (28/7). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang berfokus pada penguatan kerja sama pendidikan dan peningkatan mobilitas mahasiswa internasional.<br><br>UNPAB diwakili oleh Reza Juliangga, S.T., M.Sc. selaku Kepala Urusan Administrasi dan Keberlanjutan Kerjasama, Soulthan Saladin Batubara, S.E., M.Si. selaku Tenaga Ahli Urusan Perencanaan dan Pengembangan Institusi, serta Muhammad Yalzamul Insan, BIFB (Hons)., M.Si. selaku Kepala Urusan Rekrutmen dan Mobilitas Internasional. Sementara itu, Konsulat Timor-Leste diwakili oleh Irawan selaku Honorary Consul.<br><br>Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan hubungan kelembagaan sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Timor-Leste.<br><br>Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah penguatan koordinasi dalam memfasilitasi warga negara Timor-Leste yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Universitas Pembangunan Panca Budi. Melalui sinergi ini, proses komunikasi, koordinasi, dan penyampaian informasi mengenai peluang studi di UNPAB diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.<br><br>Kemitraan ini sekaligus mempertegas komitmen UNPAB dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra global. Selain membuka peluang yang lebih luas bagi calon mahasiswa internasional, kerja sama ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan program-program akademik di masa mendatang, termasuk pertukaran mahasiswa, kolaborasi akademik, serta penguatan hubungan antarlembaga.<br><br>Sejalan dengan visi UNPAB sebagai universitas yang berdaya saing global, sinergi bersama Konsulat Timor-Leste diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Timor-Leste melalui sektor pendidikan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_2246_Perkuat-Internasionalisasi-Kampus--UNPAB-Bangun-Kemitraan-Pendidikan-dengan-Konsulat-Timor-Leste.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66411/perkuat-internasionalisasi-kampus-unpab-bangun-kemitraan-pendidikan-dengan-konsulat-timorleste/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Terima Kunjungan Silaturahmi CEO Sumut24 Group dan Ketua JMSI Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Terima Kunjungan Silaturahmi CEO Sumut24 Group dan Ketua JMSI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[DELI SERDANG &ampndash Komandan Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan, Letkol Arm Rogery Thega, S.I.P., M.M., M.Han., menerima kunjungan silatura]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG &ndash; Komandan Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan, Letkol Arm Rogery Thega, S.I.P., M.M., M.Han., menerima kunjungan silaturahmi CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, S.H., M.H. (Anto Genk), beserta rombongan di Markas Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan, Rabu (29/7/2026).<br><br>Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan baik antara TNI dan insan pers, sekaligus membangun komunikasi yang positif dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.<br><br>Dalam kesempatan itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/danyon/" target="_blank">Danyon</a> Armed 2/105 Kilap Sumagan menyampaikan bahwa media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif, edukatif, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap tugas-tugas TNI.<p></p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/149e9677a5989fd342ae44213df68868_1002772129.jpg"><br><p></p><br><br>"Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai bentuk sinergi yang positif antara TNI dan media. Semoga komunikasi yang baik ini dapat terus terjalin sehingga berbagai kegiatan pembinaan teritorial, kemanusiaan, maupun tugas pengabdian prajurit dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab," ujar Letkol Arm Rogery Thega.<br><br>Sementara itu, Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/danyon/" target="_blank">Danyon</a> Armed 2/105 Kilap Sumagan. Menurutnya, Letkol Arm Rogery Thega memiliki karakter kepemimpinan yang komunikatif, humanis, dan memiliki kepedulian terhadap kemitraan dengan media.<br><br><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_1002772127.jpg"><br><p></p><br><br>Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan dan insan pers di Sumatera Utara, dalam menyampaikan informasi yang positif, mencerdaskan masyarakat, serta mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat.red<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5840_Danyon-Armed-2-105-Kilap-Sumagan-Terima-Kunjungan-Silaturahmi-CEO-Sumut24-Group-dan-Ketua-JMSI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66410/danyon-armed-2105-kilap-sumagan-terima-kunjungan-silaturahmi-ceo-sumut24-group-dan-ketua-jmsi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat SDM Industri Sawit, Direktur PalmCo Arya Sandhiyudha Daftar Kuliah Magister ITSI</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 09:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat SDM Industri Sawit, Direktur PalmCo Arya Sandhiyudha Daftar Kuliah Magister ITSI]]></title>
            <description><![CDATA[Perkuat SDM Industri Sawit, Direktur PalmCo Arya Sandhiyudha Daftar Kuliah Magister ITSI]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, secara resmi mendaftarkan diri sebagai mahasiswa angkatan pertama pada Program Magister (S2) Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) untuk Tahun Akademik 2026/2027.<br><br>Keikutsertaan jajaran direksi Subholding Perkebunan Nusantara ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pascasarjana perdana di kampus tersebut, mengingat ITSI merupakan institusi pendidikan tinggi yang juga bernaung di bawah PTPN Group.<br><br>"Pengembangan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, kini menghadapi tantangan yang multidimensi, mulai dari aspek teknis agronomi hingga penyelesaian isu sosial dan ekonomi secara komprehensif. Keikutsertaan saya di angkatan pertama ini adalah wujud komitmen continuous learning untuk terus memperluas perspektif, sekaligus bentuk dukungan terhadap eksistensi ITSI sebagai kawah candradimuka SDM perkebunan yang unggul," ujar Arya Sandhiyudha.<br><br>Menurut Arya, kehadiran program beridentitas "Magister Berbasis Industri Perkebunan dan Keberlanjutan" di ITSI merupakan ruang akademik yang relevan bagi para profesional, praktisi, maupun pembuat kebijakan dalam memperdalam keilmuan yang sejalan dengan peta jalan bisnis sawit nasional.<br><br>Di sisi lain, pembukaan Program Magister (S2) Sosial Ekonomi Pertanian ini menjadi babak baru bagi ITSI. Rektor ITSI, Dr. Purjianto, SE, MM, menyambut baik antusiasme pendaftar pada angkatan pertama ini, yang sejalan dengan visi transformasi kampus untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.<br><br>"Pembukaan program studi ini merupakan wujud komitmen ITSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjawab tantangan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin kompleks dan dinamis. Ini juga menjadi tonggak awal bagi ITSI dalam memperluas peran dan kontribusinya di bidang pendidikan tinggi berbasis perkebunan," jelas Dr. Purjianto.<br><br>Sebagai informasi, lulusan dari program magister ini nantinya akan menyandang gelar Magister Pertanian (M.P.). Guna mendukung kelancaran akademik bagi kalangan pekerja, aparatur negara, maupun profesional, ITSI menerapkan skema perkuliahan hybrid yang memadukan kelas luring dan daring. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari tenaga pengajar yang merupakan kolaborasi antara akademisi dan praktisi di industri perkebunan.<br><br>Beragam fasilitas penunjang juga telah disiapkan di kampus ITSI yang berlokasi di Jl. Willem Iskandar, Medan. Mahasiswa pascasarjana dapat memanfaatkan ruang kelas eksekutif, plantation class, perpustakaan, hingga student lounge. Lebih jauh, program ini juga memfasilitasi mahasiswa dengan jejaring dunia usaha dan industri, peluang riset, serta opsi benchmarking ke luar negeri.<br><br>Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru Program Magister ITSI Tahun Akademik 2026/2027 saat ini masih terbuka. Program ini dapat diikuti oleh lulusan sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu. Calon mahasiswa yang berminat dapat mengakses informasi pendaftaran secara daring melalui portal resmi pmb.itsi.ac.id atau menghubungi layanan konsultasi di 0821-8391-2114.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_6912_Perkuat-SDM-Industri-Sawit--Direktur-PalmCo-Arya-Sandhiyudha-Daftar-Kuliah-Magister-ITSI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66409/perkuat-sdm-industri-sawit-direktur-palmco-arya-sandhiyudha-daftar-kuliah-magister-itsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 23:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah]]></title>
            <description><![CDATA[BLITAR, Garda.id Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan ziarah]]></description>
            <content><![CDATA[BLITAR, Garda.id<br><br> Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan ziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, kemarin.<br><br>Di hadapan pusara Bung Karno, Abdullah Rasyid menundukkan kepala, memanjatkan doa, dan menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa yang dikenal sebagai penyambung lidah rakyat.<br><br>Menurutnya, ziarah tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada seluruh anak bangsa.<br><br>"Kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan, keberanian, dan keyakinan yang tidak pernah tunduk kepada penjajahan. Nilai-nilai itulah yang harus terus dijaga oleh generasi penerus," ujar Abdullah Rasyid.<br><br>Ia mengatakan, pesan Bung Karno mengenai persatuan, kedaulatan, dan keberpihakan kepada rakyat tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.</p><br>"Indonesia tidak boleh kehilangan cita-cita besarnya, yakni menjadi bangsa yang merdeka secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," katanya.<br><br>Dalam kesempatan itu, Abdullah Rasyid juga memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal perjuangan Bung Karno, mengampuni segala kekhilafannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.<br><br>Ia menegaskan, tugas generasi saat ini bukan hanya mengenang nama besar Sang Proklamator, tetapi juga meneruskan semangat perjuangannya dengan menjaga persatuan, membela kepentingan rakyat, dan memperkuat kedaulatan Indonesia.<br><br>"Mari kita pegang teguh pesan Bung Karno, Jas Merah&mdash;jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebab, sejarah adalah fondasi untuk membangun masa depan bangsa yang lebih kuat," tutupnya.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_7985_Menziarahi-Sang-Penyambung-Lidah-Rakyat--Abdullah-Rasyid--Jangan-Sekali-kali-Melupakan-Sejarah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66408/menziarahi-sang-penyambung-lidah-rakyat-abdullah-rasyid-jangan-sekalikali-melupakan-sejarah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Sosok Asia, Terima Video Resmi dari Presiden IPC</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 23:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Sosok Asia, Terima Video Resmi dari Presiden IPC]]></title>
            <description><![CDATA[Dua Sosok Asia, Terima Video Resmi dari Presiden IPC]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta - Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, memberikan video resmi kepada dua sosok Asia yang mewakili dua kekuatan berbeda dalam membangun dunia yang lebih inklusif: Akio Toyoda, saat itu President, Toyota Motor Corporation, dan Natalia Tjahja, Founder Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencetus gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes).<br><br>Pada 25 Agustus 2021, Andrew Parsons bertemu langsung dengan Akio Toyoda, yang saat itu menjabat sebagai President, Toyota Motor Corporation, di Tokyo dan secara pribadi menyerahkan video apresiasi berdurasi 4 menit 14 detik. Video tersebut merupakan ungkapan terima kasih atas komitmen Toyota sebagai Worldwide Paralympic Partner. Parsons mengapresiasi visi Toyota yang tidak hanya dikenal sebagai perusahaan otomotif global, tetapi juga sebagai pelopor "Mobility for All"&mdash;menghadirkan inovasi mobilitas yang membuka akses, kemandirian, dan kesempatan bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.<br><br>Dalam pesannya, Parsons mengatakan:<br><br>&laquo;"We are excited to continue changing the world with you through the next Worldwide Partnership and beyond."&raquo;<br><br>Hampir lima tahun kemudian, Andrew Parsons kembali menyampaikan video resmi kepada Natalia Tjahja.<br><br>Gerakan 100 CTFP pertama kali diluncurkan pada 11 Juli 2025 di Singapura, diawali dengan tiga pesan inspiratif dari Andrew Parsons yang menjadi bagian dari kampanye global tersebut. Tepat pada 11 Juli 2026, bertepatan dengan ulang tahun pertamanya, Parsons kembali menyampaikan video pidato resmi berdurasi sekitar 1 menit 45 detik sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap perjalanan gerakan tersebut.<br><br>Dalam video itu, ia menyampaikan:<br><br>&laquo;"It is an honor I can lend my support for 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) and Maria Monique Last Wish Foundation."&raquo;<br><br>Parsons juga mengucapkan selamat atas satu tahun perjalanan 100 CTFP, menegaskan kembali komitmen IPC untuk terus membuka kesempatan yang setara bagi sekitar 1,3 miliar penyandang disabilitas di seluruh dunia melalui Gerakan Paralimpik. Ia memberikan apresiasi kepada Natalia Tjahja yang membangun gerakan tersebut secara senyap, berawal dari nol, tanpa tujuan komersial (non-commercial), serta dikenal melalui pendekatan zero-budget movement&mdash;sebuah gerakan yang bertumbuh dari ketulusan, kolaborasi, dan semangat sukarela.<br><br>Dua video resmi dari Presiden IPC ini menunjukkan bahwa kontribusi bagi Gerakan Paralimpik dapat lahir melalui berbagai jalan&mdash;melalui kepemimpinan korporasi global maupun gerakan kemanusiaan yang dibangun secara senyap dari nol&mdash;membuktikan bahwa inovasi, ketulusan, dan kolaborasi sama-sama mampu menciptakan dunia yang lebih inklusif.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_5563_Dua-Sosok-Asia--Terima-Video-Resmi-dari-Presiden-IPC.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66407/dua-sosok-asia-terima-video-resmi-dari-presiden-ipc/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 22:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Jakarta&ndash; Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa (FABEM-SM) bersama Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo-Gibran (MASKER PRAGI) menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan nasional.<br><br>Kedua organisasi menilai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional.<br><br>Menurut FABEM dan MASKER PRAGI, penguatan ekonomi kerakyatan tidak hanya diarahkan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Pemberdayaan UMKM, koperasi, pertanian, serta sektor perikanan dinilai menjadi pilar utama dalam membangun ekonomi nasional yang tangguh.<br><br>Selain itu, kedua organisasi mendorong lahirnya desa-desa komoditas yang mampu mencetak eksportir berkelas dunia, sekaligus memperkuat desa-desa nelayan sebagai bagian penting dari strategi ketahanan pangan nasional.<br><br>Wakil Ketua Umum DPP FABEM yang juga Ketua Umum DPP MASKER PRAGI, Tody Ardiansyah Prabu, S.H., mengatakan pemerintah perlu terus menghadirkan kebijakan yang konsisten, inklusif, serta didukung tata kelola pemerintahan berbasis meritokrasi agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.<br><br>"Sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, pembangunan pangan tidak dapat hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga harus memberikan perhatian yang seimbang terhadap sektor perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Desa nelayan, menurutnya, memiliki peran strategis sebagai penyangga ketahanan pangan nasional sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur, akses pembiayaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.<br><br>FABEM dan MASKER PRAGI juga menyoroti pentingnya perlindungan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) melalui implementasi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, serta sinkronisasi kebijakan tata ruang bersama Kementerian ATR/BPN.<br><br>Kedua organisasi mengingatkan bahwa alih fungsi lahan pertanian harus dikendalikan secara serius demi menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Mereka juga mengutip penjelasan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang menyebut Indonesia kehilangan sekitar 554 ribu hektare lahan sawah sepanjang 2019&ndash;2024 akibat beralih fungsi menjadi kawasan industri maupun perumahan.<br><br>Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP MASKER PRAGI, Dr. (c) Muliansyah Abdurrahman, S.Sos., M.Si., menilai kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat, termasuk perlindungan terhadap masyarakat adat melalui regulasi yang memadai, menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.<br><br>FABEM dan MASKER PRAGI berharap seluruh program pemerintah di bidang pangan, pertanian, perikanan, koperasi, dan UMKM dapat dijalankan secara konsisten dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil.<br><br>Ketua DPW MASKER PRAGI Sumatera Utara, Rinno Hadinata, S.Sos., optimistis komitmen pemerintah yang berpihak kepada rakyat akan memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sinergi sektor pertanian, perikanan, UMKM, koperasi, dan pembangunan desa nelayan akan menjadi fondasi pemerataan kesejahteraan dan daya saing Indonesia.<br><br>Dalam refleksi kritisnya, Tody Ardiansyah Prabu menegaskan bahwa kedaulatan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut keadilan distribusi, perlindungan petani, penguatan koperasi, reformasi tata niaga, dan pengembangan industri pangan bernilai tambah.<br><br>Ia menilai Indonesia harus mulai bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi eksportir produk pangan olahan, organik, dan berbasis teknologi ramah lingkungan agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global.<br><br>Menurutnya, target Indonesia Emas 2045 harus menjadi momentum membangun kedaulatan pangan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan memperkuat kawasan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan baru serta menempatkan petani sebagai pelaku utama pembangunan, Indonesia diyakini mampu menjadi lumbung pangan dunia sekaligus mercusuar peradaban pangan global.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_1565_FABEM-dan-MASKER-PRAGI-Apresiasi-Komitmen-Presiden-Prabowo-Perkuat-Ekonomi-Kerakyatan-dan-Ketahanan-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66406/fabem-dan-masker-pragi-apresiasi-komitmen-presiden-prabowo-perkuat-ekonomi-kerakyatan-dan-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Musa Rajekshah Hadiri Seminar GREAT Bahas Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 21:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Musa Rajekshah Hadiri Seminar GREAT Bahas Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945]]></title>
            <description><![CDATA[Musa Rajekshah Hadiri Seminar GREAT Bahas Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA -Anggota DPR RI, Dr. <a href="https://www.halomedan.com/tag/musa/" target="_blank">Musa</a> Rajekshah, menghadiri Seminar GREAT bertema "Re-aktualisasi Pasal 33 UUD 1945" yang digelar di Jakarta, Selasa (28/7/2026).<br><br>Seminar tersebut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri Lingkungan Hidup RI Moh. Jumhur, Ketua Dewan Direktur GREAT Institute Dr. Syahganda Nainggolan, serta diikuti pelaku koperasi, koperasi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.<br><br>Kegiatan ini menjadi forum nasional untuk membahas penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan transformasi ekonomi nasional.<br><br>Melalui seminar ini, para peserta mendiskusikan pentingnya mengaktualisasikan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi pembangunan ekonomi nasional yang berkeadilan dan berpihak kepada kesejahteraan rakyat.<br><br>Kehadiran <a href="https://www.halomedan.com/tag/musa/" target="_blank">Musa</a> Rajekshah dalam forum tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan peran koperasi sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional.<br><br> Seminar juga diharapkan dapat menghasilkan berbagai gagasan dan rekomendasi strategis untuk memperkuat posisi koperasi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_9204_Musa-Rajekshah-Hadiri-Seminar-GREAT-Bahas-Reaktualisasi-Pasal-33-UUD-1945.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66405/musa-rajekshah-hadiri-seminar-great-bahas-reaktualisasi-pasal-33-uud-1945/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TMI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov Wujudkan Swasembada Pangan</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 20:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TMI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov Wujudkan Swasembada Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[TMI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov Wujudkan Swasembada Pangan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sumatera Utara menyatakan komitmennya menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.<br><br>Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menegaskan bahwa ketahanan dan swasembada pangan merupakan program prioritas Presiden sehingga membutuhkan kolaborasi serta kerja nyata dari seluruh elemen, pada pelantikan DPW TMI Sumut, Selasa 28 Juli 2026.<br><br>Menurut Bobby, penguatan sektor pertanian menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara untuk terus memperkuat sinergi bersama Pemprov Sumut dalam menjalankan berbagai program strategis di sektor pertanian.<br><br>"Dengan sinergi yang kuat, kita berharap kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di Sumatera Utara dapat terus meningkat," ujarnya.<br><br>Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara, Gusmiyadi, menegaskan kepengurusan yang baru siap mendukung berbagai program pemerintah, termasuk memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan.<br><br>"Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional. Tidak hanya itu, kami juga ingin memperkuat ketahanan daging dengan mendorong Sumatera Utara menjadi salah satu sentra peternakan sapi terbesar di Indonesia," kata Gusmiyadi.<br><br>Ia juga mengajak seluruh kader Tani Merdeka Indonesia di Sumatera Utara untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan cita-cita tersebut.<br><br>"Kami mengajak seluruh kader Tani Merdeka Indonesia di Sumatera Utara untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, sehingga cita-cita tersebut dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat dan petani," pungkasnya.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_2331_TMI-Sumut-Siap-Jadi-Mitra-Strategis-Pemprov-Wujudkan-Swasembada-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66404/tmi-sumut-siap-jadi-mitra-strategis-pemprov-wujudkan-swasembada-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 19:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Perwakilan pemilik lahan (Felix), yakni Fauzi, Sentana, dan Hansen, menduga Komisi IV DPRD Medan berupaya membatalkan rencana eksekusi pembongkaran Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Contempo di Jalan Brigjen Zein Hamid, Lingkungan VII, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.<br><br>Dugaan itu muncul setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Medan, Selasa (28/7/2026), dinilai tidak lagi berfokus pada penegakan aturan. Padahal, bangunan yang dipersoalkan disebut telah menerima Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 4 dari Pemerintah Kota Medan.<br><br>RDP dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak dan dihadiri sejumlah anggota Komisi IV, di antaranya Jusup Ginting dan Lailatul Badri, perwakilan kecamatan, kelurahan, pihak pengembang Contempo Boydo Panjaitan, serta perwakilan Felix selaku pemilik lahan.<br><br>Usai rapat, Fauzi menilai jalannya pembahasan tidak berimbang karena didominasi oleh pimpinan rapat bersama pihak pengembang Contempo, Boydo Panjaitan. <br><br>Menurutnya, argumentasi pihak Felix dan perwakilan OPD Medan lebih banyak dipatahkan dibandingkan membahas pelaksanaan eksekusi yang dinilai telah memiliki dasar administrasi dari Pemko Medan.<br><br>"Pertemuan ini tampak didominasi oleh dua pihak besar, yakni Paul Mei Anton Simanjuntak dan perwakilan pengembang Contempo, Boydo Panjaitan yang hadir untuk mematahkan jawaban dari pihak kami," ujar Fauzi.<br><br>Kuasa hukum pihak Felix, Sentana, mengatakan Komisi IV DPRD Medan semestinya mengawal penegakan aturan, bukan membuka kembali pembahasan yang menurutnya telah selesai secara administrasi. Ia menegaskan Pemko Medan telah menerbitkan SP 1, SP 2, SP 3 hingga SP 4 terhadap dugaan pelanggaran PSU, sehingga tahapan berikutnya adalah pelaksanaan pembongkaran.<br><br>Hal ini sejalan  dengan terbitknya Surat Walikota Medan Nomor: 600.1.15.2/9920 tentang perintah pembongkaran tembok/bangunan yang menguasai aset daerah tersebut secara tidak sah.<br><br>Selain itu, Fauzi menyayangkan ketidakhadiran Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim) Kota Medan. Menurutnya, kedua instansi tersebut memegang dokumen penting berupa gambar rencana bangunan serta dokumen IMB/RGB yang dapat memperjelas status lahan dan bangunan yang disengketakan.<br><br>Fauzi juga menilai arah pembahasan RDP bergeser dari substansi penegakan aturan. Menurutnya, pimpinan rapat justru mempertanyakan alasan pembongkaran PSU, mengapa lokasi lain belum ditertibkan, serta menyinggung sosialisasi aturan kepada masyarakat.<br><br>Di sisi lain, dalam RDP tersebut, Hansen mendesak Wali Kota Medan segera memerintahkan pembongkaran bangunan berupa tembok dan taman yang diduga berdiri di atas aset Pemko Medan. Ia menegaskan PSU Perumahan Contempo  telah menjadi aset pemerintah sehingga harus segera dikembalikan sesuai peruntukannya.<br><br>"Kalau memang sudah menjadi aset Pemko Medan, jangan ada lagi keraguan. Wali Kota harus berani menegakkan aturan dan memerintahkan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas aset pemerintah demi kepentingan masyarakat," tegas Hansen.<br><br>Sementara itu, Hansen menyatakan pihaknya akan menempuh berbagai upaya hukum atas hasil RDP tersebut. Ia menyebut akan menyampaikan aduan resmi, termasuk rencana melaporkan Ketua DPRD Medan WCS dan anggota DPRD Sumut H ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan gratifikasi.<br><br>Sebelumnya, Megah Miko tokoh masyarakat sekaligus Ketua Umum Forkaliga (Forum Komunikasi Lintas Generasi)  juga mengaku telah melaporkan WCS dan H atas dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, serta penyalahgunaan wewenang.<br><br>Menurut Miko, keduanya diduga mengintervensi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan agar menghambat pembongkaran bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum.<br><br>Miko juga menyebut apabila pengambilalihan aset Pemko Medan terus terhambat, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp3 miliar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_4793_Komisi-IV-DPRD-Medan-Ingin-Batalkan-Eksekusi-PSU-Contempo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66403/komisi-iv-dprd-medan-ingin-batalkan-eksekusi-psu-contempo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Yin: Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Yin: Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Bunda Yin Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN |  Bendahara DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Yin, menegaskan komitmen Partai Gerindra Sumatera Utara untuk mendukung penuh Tani Merdeka Indonesia dalam mengawal program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031 di Gedung BPSDM Sumatera Utara, Jalan Ngalengko, Medan.<br><br>Dalam kesempatan itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Yin hadir mewakili Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.<br><br><br><br>Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir. Kepengurusan baru dipimpin oleh Gusmiyadi, SE sebagai Ketua, didampingi Ainal Mardiah, S.Pd., M.Si sebagai Ketua Harian, Zulham Junaidi sebagai Sekretaris, dan Chairuddin Lubis sebagai Bendahara.<br><br>Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution selaku Ketua Dewan Penasehat Tani Merdeka Sumut, Ketua HKTI Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu, unsur Forkopimda Sumatera Utara, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.<br><br>Dalam sambutannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Yin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pertanian, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan petani.<br><br>"Kami menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Ade Jona Prasetyo selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara tidak dapat hadir karena menjalankan tugas di DPR RI. Namun, kami hadir mewakili beliau untuk menyampaikan bahwa Partai Gerindra Sumatera Utara siap memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara," ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> Yin.<br><br>Ia berharap kepengurusan yang baru mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan demi memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Sumatera Utara.<br><br>"Semoga ke depan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara Tani Merdeka Indonesia, pemerintah, dan seluruh stakeholder. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program peningkatan kesejahteraan petani dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.<br><br>Sementara itu, Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menegaskan bahwa organisasinya akan menjadi garda terdepan dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).<br><br><br><br>"Tani Merdeka Indonesia hadir untuk mengawal dan menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan, mewujudkan swasembada pangan, serta mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Seluruh pengurus di daerah harus bekerja nyata bersama pemerintah agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Don Muzakir.<br><br>Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara, Gusmiyadi, menegaskan komitmennya menjadikan organisasi sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong Sumatera Utara menjadi salah satu sentra peternakan sapi terbesar di Indonesia.<br><br>Di sisi lain, Ketua HKTI Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu mengajak HKTI dan Tani Merdeka Indonesia untuk berjalan beriringan dalam membangun sektor pertanian. Ia berharap Tani Merdeka Indonesia dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Utara.<br><br><br><br>Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga mengajak seluruh elemen, termasuk Tani Merdeka Indonesia, HKTI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.<br><br>Pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031 diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antara organisasi petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Sumatera Utara. *(SS68)*]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_3103_Bunda-Yin--Gerindra-Sumut-Siap-Dukung-Tani-Merdeka-Indonesia-Kawal-Ketahanan-Pangan-Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66402/bunda-yin-gerindra-sumut-siap-dukung-tani-merdeka-indonesia-kawal-ketahanan-pangan-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua Umum JMSI: Soal &lsquo;Londo Ireng&rsquo; Jangan Salah Mengerti</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Umum JMSI Soal &lsquoLondo Ireng&rsquo Jangan Salah Mengerti]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>PALEMBANG &mdash; Isu &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039; yang sedang viral dan menuai kontroversi di tengah masyarakat Indonesia mendapat tempat khusus dalam sambutan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa ketika melantik Pengurus Daerah JMSI Sumatera Selatan di Gedung Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Selasa, 28 Juli 2026. <br><br>Pelantikan dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Panji Cahyanto, yang mewakili Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan dan masyarakat pers Sumatera Selatan.<br><br>Teguh mengatakan, bila diperhatikan dengan sungguh-sungguh, dalam pernyataannya Prabowo sama sekali tidak menyebut wartawan atau jurnalis, pengamat, dan LSM sebagai &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039;.  Prabowo sekadar mengingatkan bahwa ada &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039; yang menggunakan profesi wartawan, pengamat, dan LSM sebagai kedok atau topeng.<br><br>&quot;Nanti silakan simak lagi. Tapi Presiden Prabowo mendefinisikan &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039; sebagai orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Dan (&#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039;) sekarang pakai baju lain, (seperti) wartawan, jurnalis, pengamat, dan LSM,&quot; ujar Teguh.<br><br>&quot;Presiden tidak mengatakan wartawan, pengamat, dan LSM adalah &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039;. Pesan Presiden adalah: ada &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039; yang menggunakan profesi kita, atau menjadi pengamat, atau menjadi aktivis LSM,&quot; kata Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.  <br><br>Sebelum menyinggung soal &#039<a href="https://www.halomedan.com/tag/londo/" target="_blank">Londo</a> Ireng&#039; kepada Ketua Pengda JMSI Sumatera Selatan, Firdaus Komar, yang baru dilantiknya, Teguh mengingatkan dua tugas utama Pengda JMSI Sumatera Selatan.<br><br>Tugas pertama, memastikan perusahaan media di Sumatera Selatan yang menjadi anggota JMSI memiliki kapasitas dan manajemen bisnis yang sehat, profesional, mandiri, sehingga dapat menghidupi karyawan. <br><br>Hanya dengan kemampuan itu, katanya lagi, anggota JMSI dapat menjalankan tugas kedua, yaitu menghasilkan karya pers yang berkualitas baik.<br><br>&quot;Berkualitas baik tidak sekadar rapi dalam hal penulisan, tidak sekadar mengikuti Kode Etik Jurnalistik. Tetapi juga harus diiringi kemauan kuat untuk benar-benar meliterasi masyarakat pembaca. Tolong diupayakan agar karya pers yang dihasilkan anggota JMSI tidak terjebak pada click bait semata yang mengandalkan judul yang dramatis atau sekadar ikut pada isu yang sedang trending,&quot; urai mantan anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat ini. <br><br>Menurutnya, anggota JMSI wajib menghadirkan narasi yang utuh dan tidak boleh sekadar ikut arus informasi yang sedang ramai dibicarkan atau fear of missing out (FOMO).<br><br>&quot;Jangan takut, jangan khawatir untuk menjadi tidak biasa, untuk menjadi sesuatu yang berbeda dari arus besar. Justru kita sedang ingin membuat arus besar, bukan ikuta-ikutan dengan arus besar yang keliru,&quot; kata Teguh lagi.<br><br>Menutup sambutannya, anggota Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah itu mengatakan dirinya percaya dan yakin, bila JMSI serius menjalankan amanah, maka kebebasan informasi dan revolusi digital di Indonesia dapat menjadi lokomotif pembangunan negara seperti yang terjadi di banyak negara yang beberapa dekade lalu satu level dengan Indonesia.<br><br>&quot;Kebebasan informasi dan kemajuan teknologi tidak membuat mereka mengalami regresi atau kemunduran,&quot; demikian Teguh. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_9133_Ketua-Umum-JMSI--Soal--lsquo-Londo-Ireng-rsquo--Jangan-Salah-Mengerti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/66401/ketua-umum-jmsi-soal-lsquolondo-irengrsquo-jangan-salah-mengerti/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby: Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Pemerintah hingga Desa, Dapur MBG Perlu Libatkan Kelompok Tani Merdekai</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby: Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Pemerintah hingga Desa, Dapur MBG Perlu Libatkan Kelompok Tani Merdekai]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Halomedan.comGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mend]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | Halomedan.com<br><br>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mendasar yang menyangkut kebutuhan masyarakat. Karena itu, upaya mewujudkan ketahanan pangan harus menjadi tanggung jawab seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari pemerintah desa, kabupaten/kota, provinsi hingga pemerintah pusat.<br><br>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> saat menghadiri penutupan Pelatihan dan Pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh di Aula BPSDM Sumut, Medan, Selasa (28/7/2026).<br><br>Menurut <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan, tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala keluarga, tetapi juga menjadi kewajiban pemerintah di setiap tingkatan.<br><br>Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>, telah menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut dapat diimplementasikan hingga ke tingkat paling bawah dan dipahami oleh masyarakat.</p><p><br></p><p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/0aa1883c6411f7873cb83dacb17b0afc_1002765358.jpg"><br><br>"Tugas kita adalah bagaimana program Presiden ini bisa terimplementasi, sampai ke tingkat paling bawah dan dipahami," kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menilai berbagai program Presiden Prabowo, termasuk di sektor pertanian, telah berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat dari semakin baiknya penyerapan hasil pertanian.<br><br>Untuk semakin memperkuat keterkaitan antara sektor pertanian dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> mengusulkan agar setiap dapur MBG ke depan memiliki surat dukungan dari kelompok tani sebagai salah satu syarat operasional. Menurutnya, langkah tersebut dapat memastikan hasil produksi petani terserap sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal.<br><br>"Kalau boleh kami mengusulkan, agar dapur MBG ke depan memiliki surat dukungan dari kelompok tani yang tergabung di dalam Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara sebagai syarat operasional," ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.<br><br>Ia menambahkan, data menunjukkan penyerapan hasil pertanian saat ini semakin baik berkat berbagai kebijakan yang telah dijalankan pemerintah.<br><br>"Hari ini kami melihat program-program yang sudah dilakukan oleh Bapak Presiden berjalan sejalan, termasuk di bidang pertanian. Kita tahu dari data-data yang ada bahwa penyerapan hasil petani hari ini sudah sangat baik," katanya.<br><br>Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> mengajak Tani Merdeka untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan.<br><br>"Nanti dengan Tani Merdeka mungkin bisa kita kolaborasikan program-programnya, karena kami yakin semuanya sudah ada ahlinya di sana," kata <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.<br><br>Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Sumut, Gusmiyadi, mengapresiasi komitmen Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap penerapan zonasi pertanian dan peternakan di Sumatera Utara yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembangunan sektor pangan di daerah.<br><br>Gusmiyadi juga menyampaikan bahwa Sumatera Utara belum berhasil menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) 2029. Sebagai alternatif, ia mengusulkan agar Sumut menjadi tuan rumah pertemuan petani se-Indonesia.<br><br>"Kita pastikan Sumatera Utara akan menjadi basis konsolidasi kaum petani di seluruh Indonesia," kata Gusmiyadi.<br><br>Penutupan Pelatihan dan Pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh tersebut turut dihadiri Ketua Umum Tani Merdeka Don Muzakir, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah kepala daerah lainnya.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_1045_Gubernur-Bobby--Ketahanan-Pangan-Tanggung-Jawab-Pemerintah-hingga-Desa--Dapur-MBG-Perlu-Libatkan-Kelompok-Tani-Merdekai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66400/gubernur-bobby-ketahanan-pangan-tanggung-jawab-pemerintah-hingga-desa-dapur-mbg-perlu-libatkan-kelompok-tani-merdekai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Surat Bupati Soal Penertiban PETI, H. Syahrir Nasution: Harus Dilaksanakan Tegas, Tanpa Tebang Pilih</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Surat Bupati Soal Penertiban PETI, H. Syahrir Nasution: Harus Dilaksanakan Tegas, Tanpa Tebang Pilih]]></title>
            <description><![CDATA[Dukung Surat Bupati Soal Penertiban PETI, H. Syahrir Nasution Harus Dilaksanakan Tegas, Tanpa Tebang Pilih]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Panyabungan &ndash; Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina), H. Syahrir Nasution, menyatakan dukungan penuh sekaligus mengapresiasi langkah Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, yang menerbitkan surat tentang penghentian dan penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.<br><br>Menurut H. Syahrir Nasution, penerbitan surat tersebut merupakan langkah yang tepat sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyelamatkan lingkungan hidup dari dampak kerusakan akibat aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.<br><br>"Saya mengapresiasi dan mendukung penuh surat Bupati Mandailing Natal terkait penertiban PETI. Ini merupakan langkah yang baik demi menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan aturan hukum," ujar H. Syahrir Nasution, Senin (28/7/2026).<br><br>Namun demikian, ia menegaskan bahwa surat tersebut tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif semata, melainkan harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata di lapangan.<br><br>"Yang paling penting adalah implementasinya. Jangan hanya sebatas surat edaran, tetapi harus benar-benar dilaksanakan secara konsisten," tegasnya.<br><br>H. Syahrir juga mengingatkan agar penertiban dilakukan tanpa tebang pilih maupun pilih kasih terhadap pihak mana pun.<br><br>"Penegakan hukum harus adil. Jangan ada perlakuan berbeda. Siapa pun yang melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada tebang pilih dan tidak boleh ada pilih kasih," katanya.<br><br>Ia meminta aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah bertindak tegas terhadap seluruh aktivitas PETI yang tidak memiliki izin resmi.<br><br>"Kalau memang tambang itu tidak memiliki izin, tutup saja dengan tegas. Negara tidak boleh kalah dengan praktik-praktik tambang ilegal yang merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial," ujarnya.<br><br>H. Syahrir berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan maksimal sehingga penertiban PETI benar-benar memberikan hasil nyata dan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum serta melindungi lingkungan di Kabupaten Mandailing Natal.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/07/_47_Dukung-Surat-Bupati-Soal-Penertiban-PETI--H--Syahrir-Nasution--Harus-Dilaksanakan-Tegas--Tanpa-Tebang-Pilih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66399/dukung-surat-bupati-soal-penertiban-peti-h-syahrir-nasution-harus-dilaksanakan-tegas-tanpa-tebang-pilih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>