<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 21:57:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAVI Korwil Sumut Gelar Coaching Clinic Sambut Kejuaraan Antar Klub U-15</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAVI Korwil Sumut Gelar Coaching Clinic Sambut Kejuaraan Antar Klub U-15]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, 6 Juni 2026 &ndash Dalam rangka menyambut Kejuaraan Antar Klub U15 yang akan dilaksanakan pada 11 Juni 2026, MAVI Korwil Sumatera U]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, 6 Juni 2026 &ndash; Dalam rangka menyambut Kejuaraan Antar Klub U-15 yang akan dilaksanakan pada 11 Juni 2026, MAVI Korwil Sumatera Utara mengadakan kegiatan coaching clinic bagi atlet dan pelatih bola voli, Sabtu (6/6/2026).</p><br>Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB ini dipimpin oleh dua legenda bola voli nasional era 1980-an dan 1990-an, yaitu Imam Agus Faisal dan Danis Taroreh.</p><br>Coaching clinic tersebut diikuti oleh para atlet dan pelatih dari berbagai klub yang akan berpartisipasi dalam kejuaraan mendatang. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap materi dan sesi praktik yang diberikan.</p><br>Tidak hanya peserta, kedua narasumber juga menunjukkan semangat tinggi dalam berbagi pengalaman, pengetahuan, serta teknik-teknik permainan kepada para atlet muda dan pelatih yang hadir.</p><br>Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Ketua Umum MAVI Korwil Sumut, Paryono, serta Ketua Panitia, Bambang.</p><br>Melalui kegiatan coaching clinic ini, MAVI Korwil Sumut berharap para atlet dan pelatih dapat meningkatkan kemampuan teknis, wawasan, serta kesiapan menghadapi Kejuaraan Antar Klub U-15 yang akan digelar pada 11 Juni 2026.<br>Redaksi.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_9883_MAVI-Korwil-Sumut-Gelar-Coaching-Clinic-Sambut-Kejuaraan-Antar-Klub-U-15.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65946/mavi-korwil-sumut-gelar-coaching-clinic-sambut-kejuaraan-antar-klub-u15/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></title>
            <description><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Coaching Clinic dalam rangka Kejuaraan Antar Klub Voli II yang digagas para mantan atlet voli Sumatera Utara berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) tersebut diikuti sebanyak 46 atlet putra dan putri dari berbagai klub voli.<br>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet usia muda sekaligus meningkatkan kualitas permainan bola voli di Sumatera Utara. Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian bersama jajaran pengurus, di antaranya Paryono,  Bambang, Syafrizal, Fitra, dan pengurus lainnya.<br>Panitia berharap pelaksanaan kejuaraan dan coaching clinic dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi perkembangan olahraga voli di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan bakat atlet-atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama Sumatera Utara di masa mendatang.<br>Pada kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan pelatihan langsung dari tim MAVI Pusat yang diperkuat sejumlah mantan atlet voli nasional, yakni Imam Agus Faisal (Fafa), Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi.<br>Ketiga instruktur tersebut memberikan berbagai materi mengenai teknik dasar, strategi permainan, penguatan mental bertanding, hingga pentingnya disiplin dan kerja sama tim dalam olahraga bola voli. Para peserta juga diberikan motivasi agar terus berlatih secara konsisten untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.<br>Imam Agus Faisal (Fafa) menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar sebagai modal utama bagi seorang atlet. Menurutnya, kemampuan individu yang baik harus didukung dengan kerja keras dan semangat belajar yang tinggi.<br>Sementara itu, Danis Taroreh mengingatkan para atlet muda untuk menjunjung tinggi sportivitas serta memanfaatkan setiap kesempatan bertanding sebagai sarana menambah pengalaman dan kemampuan.<br>Sedangkan Toni Eriyadi menyampaikan bahwa kekompakan tim menjadi salah satu faktor penting dalam meraih kemenangan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antar pemain harus terus dibangun sejak dini.<br>Selama coaching clinic berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan berbagai teknik dan pola permainan yang diajarkan para instruktur.<br>Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian mengapresiasi semangat para peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet voli di Sumatera Utara.<br>"Melalui kegiatan ini diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci kemajuan olahraga voli di Sumatera Utara," ujarnya.<br>Dengan berakhirnya coaching clinic yang berlangsung lancar dan sukses, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas permainan dan prestasi di klub masing-masing.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6716_Coaching-Clinic-Kejuaraan-Antar-Klub-Voli-II-Diikuti-46-Atlet--Berlangsung-Sukses.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65945/coaching-clinic-kejuaraan-antar-klub-voli-ii-diikuti-46-atlet-berlangsung-sukses/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PW ISMI Sumut dan GJI Gandeng Komunitas Sekitar Kanal Untuk Tanam Pohon Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Sungai Deli</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PW ISMI Sumut dan GJI Gandeng Komunitas Sekitar Kanal Untuk Tanam Pohon Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Sungai Deli]]></title>
            <description><![CDATA[PW ISMI Sumut dan GJI Gandeng Komunitas Sekitar Kanal Untuk Tanam Pohon Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Sungai Deli]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Kota Medan saat ini sedang mengalami peningkatan intensitas hujan yang akan menjadi ancaman banjir, dengan sedikitnya ruang hijau yang terus menurun. Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Sumatera Utara mengajak masyarakat sadar ekoteologis.<br><br>"Melalui gerakan penanaman 1.000 pohon khas Melayu di kawasan Hutan Kota Medan Johor, kami mengajak masyarakat menyadari merawat alam bukan hanya kewajiban ekologis, tetapi juga tanggung jawab moral, budaya, dan spiritual. Kita harus berterimakasih pada GJI dan semua komunitas yang sudah berbuat untuk menjaga ekologi kita," kata Ketua PW ISMI Sumut, Prof. Dr. Nispul Khoir, M.Ag, didampingi Sekretaris Umum PW ISMI Sumut Ismail Maszuki dan pengurus dalam aksi penanaman 1.000 pohon khas Melayu di kawasan Hutan Kota Medan Johor, Sabtu (06/06/2026).<br><br>Kegiatan ini digagas PW ISMI Sumut bersama Green Justice Indonesia (GJI), Warga Peduli Sekitar (Wa Pesek), Komunitas Warga Kanal (KWK), dan Bentangan Alam Hijau Indonesia (Bahis) digelar dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bagi Prof Nispul aksi ini selain konservasi lingkungan, juga upaya menghidupkan kembali kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai peradaban Melayu yang sejak dahulu tumbuh dan berkembang di sepanjang aliran sungai.<br><br>"Sungai Deli adalah ruang sejarah, ruang budaya, sekaligus ruang spiritual masyarakat Melayu. Dari sungai inilah peradaban tumbuh, perdagangan berkembang, dan identitas budaya terbentuk. Ketika sungai rusak, sesungguhnya yang terancam bukan hanya lingkungan, tetapi juga memori kolektif sebuah peradaban," kata Nispul.<br><br>Dalam tradisi Melayu dan ajaran Islam, alam memiliki kedudukan yang jauh lebih luhur karena merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga manusia. Karena itu, kata Nispul, gerakan penanaman pohon yang dilakukan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli juga membawa pesan ekoteologi, yakni cara pandang yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia kepada Tuhan YME.<br><br>"Ekologi dan teologi tidak boleh dipisahkan. Merawat alam adalah bagian dari ibadah sosial. Menjaga sungai, menanam pohon, dan melindungi lingkungan merupakan wujud nyata pelaksanaan amanah sebagai khalifah di bumi. Inilah yang kami sebut sebagai penguatan perspektif ekoteologis dalam peradaban masyarakat," ujarnya.<br><br>Dia menilai berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini, mulai dari banjir, pencemaran sungai, hingga berkurangnya kawasan resapan air, tidak hanya disebabkan oleh persoalan teknis pembangunan, tetapi juga karena melemahnya kesadaran etis manusia terhadap alam.<br><br>Direktur Green Justice Indonesia (GJI), Panut Hadisiswoyo, mengatakan bahwa kawasan DAS Deli saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, upaya rehabilitasi lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama masyarakat.<br><br>"Kita menanam bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk puluhan tahun ke depan. Setiap pohon yang tumbuh akan menjaga tanah, menyimpan air, mengurangi risiko banjir, dan memberi kehidupan bagi generasi berikutnya," ujarnya.<br><br>Senada dengan itu, Ketua Umum Warga Peduli Sekitar (Wa Pesek), M. Adlin Ginting, menegaskan bahwa gerakan menjaga sungai harus menjadi gerakan kebudayaan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.<br><br>"Sungai adalah peradaban. Ketika sungai sehat, masyarakat juga sehat. Karena itu pesan yang ingin kami sampaikan sederhana tanam pohon, rawat peradaban. Jangan sampai generasi mendatang hanya mengenal Sungai Deli dari cerita dan catatan sejarah," katanya.<br><br>Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Medan. Sekretaris Kecamatan Medan Johor, Juni Hardian, mengapresiasi kolaborasi organisasi masyarakat sipil, komunitas lingkungan, dan akademisi dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di wilayah Kota Medan.<br><br>Penanaman 1.000 pohon khas Melayu ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih luas untuk memulihkan fungsi ekologis DAS Deli sekaligus menghidupkan kembali kesadaran bahwa menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga identitas budaya dan keberlanjutan peradaban. "Pemko Medan sangat mendukung aksi penguatan lingkungan hidup untuk kenyamanan bersama. Karena Medan untuk semua," pungkasnya.(red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_9562_PW-ISMI-Sumut-dan-GJI-Gandeng-Komunitas-Sekitar-Kanal-Untuk-Tanam-Pohon-Pada-Hari-Lingkungan-Hidup-Sedunia-di-Sungai-Deli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65944/pw-ismi-sumut-dan-gji-gandeng-komunitas-sekitar-kanal-untuk-tanam-pohon-pada-hari-lingkungan-hidup-sedunia-di-sungai-deli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA]]></title>
            <description><![CDATA[Halomedan.comOleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN Pendiri GREAT Institute. Pengurus Pusat PII Energi bersih ter]]></description>
            <content><![CDATA[Halomedan.com |<br><br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN <br>Pendiri GREAT Institute. <br>Pengurus Pusat PII <br><br>Energi bersih terlalu sering dibicarakan hanya sebagai isu lingkungan. Seolah-olah transisi energi semata urusan menurunkan emisi, memasang panel surya, membangun pembangkit hijau, atau memenuhi tekanan dunia internasional.<br><br>Padahal, bagi Indonesia, energi bersih jauh lebih besar dari itu.<br><br>Ia adalah soal kedaulatan.<br><br>Negara yang berdaulat pada abad ke-21 bukan hanya negara yang memiliki tentara kuat, wilayah luas, atau sumber daya alam melimpah. Negara yang berdaulat adalah negara yang mampu mengamankan energi, menguasai teknologi, menjaga daya saing industri, melindungi rakyat dari gejolak harga, dan tidak mudah ditekan oleh perubahan standar ekonomi global.<br><br>Dalam kerangka itulah energi bersih harus ditempatkan: bukan sebagai beban, melainkan sebagai strategi nasional.<br><br>Indonesia sebenarnya memiliki modal sangat besar. Potensi energi baru terbarukan Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 3.686 gigawatt (GW), mencakup energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi, dan energi laut.<br><br>Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara miskin energi bersih.<br><br>Masalahnya bukan ketiadaan potensi, melainkan kemampuan mengubah potensi menjadi kapasitas nyata.<br><br>Di sinilah letak ironi kita.<br><br>Potensi energi bersih ribuan GW, tetapi realisasi pemanfaatannya belum sebanding. Selama bertahun-tahun, bauran energi nasional masih didominasi energi fosil. Energi baru terbarukan memang terus tumbuh, tetapi belum menjadi tulang punggung utama sistem energi nasional.<br><br>Arah baru mulai terlihat dalam RUPTL PLN 2025&ndash;2034.<br><br>Pemerintah menetapkan tambahan kapasitas pembangkit dan sistem penyimpanan energi sebesar 69,5 GW. Dari jumlah itu, sekitar 52,9 GW atau 76 persen berasal dari energi baru terbarukan dan storage.<br><br>Rinciannya mencakup PLTS 17,1 GW, PLTA 11,7 GW, PLTB 7,2 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, serta storage 10,3 GW.<br><br>Ini bukan angka kecil.<br><br>Bila dijalankan konsisten, RUPTL ini dapat menjadi titik balik transisi energi nasional.<br><br>Namun energi bersih tidak boleh berhenti sebagai daftar proyek pembangkit. Ia harus menjadi strategi kedaulatan ekonomi.<br><br>Pertama, energi bersih penting untuk mengurangi kerentanan fiskal.<br><br>APBN selama ini memikul beban besar untuk menjaga harga energi rakyat. Subsidi adalah bentuk keberpihakan negara, terutama kepada kelompok rentan. Tetapi ketergantungan jangka panjang pada energi fosil membuat fiskal mudah terguncang oleh harga minyak, kurs rupiah, dan gejolak geopolitik.<br><br>Ketika harga minyak naik, APBN tertekan.<br><br>Ketika rupiah melemah, biaya impor energi meningkat.<br><br>Ketika konflik global mengganggu pasokan, rakyat ikut merasakan dampaknya.<br><br>Maka energi bersih bukan sekadar urusan emisi, tetapi instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.<br><br>Kedua, energi bersih penting untuk daya saing industri.<br><br>Dunia sedang bergerak menuju standar karbon. Uni Eropa, melalui Carbon Border Adjustment Mechanism atau CBAM, mulai menerapkan rezim definitif sejak 1 Januari 2026 setelah masa transisi 2023&ndash;2025.<br><br>Artinya, produk industri masa depan tidak hanya dinilai dari harga dan kualitas, tetapi juga dari jejak karbonnya.<br><br>Jika listrik industri Indonesia masih terlalu bergantung pada energi kotor, maka produk ekspor kita berisiko menghadapi beban tambahan, tekanan reputasi, dan hambatan pasar.<br><br>Dalam bahasa sederhana:<br><br>Tanpa energi bersih, hilirisasi Indonesia bisa mahal di pasar global.<br><br>Ketiga, energi bersih terkait langsung dengan mineral kritis.<br><br>Indonesia adalah pemain utama nikel dunia. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar dunia, sekitar 55 juta ton atau sekitar 42,3 persen cadangan global. Produksi nikel Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 2,2 juta ton, setara sekitar 59 persen produksi global.<br><br>Ini kekuatan besar.<br><br>Tetapi kekuatan itu bisa menjadi paradoks bila hilirisasi nikel masih ditopang energi kotor.<br><br>Dunia membutuhkan nikel untuk baterai, kendaraan listrik, penyimpanan energi, turbin angin, panel surya, dan teknologi hidrogen hijau. Namun bila proses produksinya menghasilkan emisi tinggi dan merusak lingkungan, Indonesia akan menghadapi kritik baru: menjual bahan baku transisi energi dengan cara yang belum sepenuhnya bersih.<br><br>Karena itu, hilirisasi Indonesia harus naik kelas menjadi hilirisasi hijau.<br><br>Nikel, baterai, baja, semen, pupuk, smelter, kawasan industri, dan data center harus mulai diarahkan pada energi rendah emisi.<br><br>Jika tidak, hilirisasi kita mudah diserang sebagai dirty downstreaming.<br><br>Keempat, energi bersih adalah instrumen geopolitik.<br><br>Sejak 2010, hampir 80 persen kenaikan kebutuhan energi Asia Tenggara masih dipenuhi oleh energi fosil, terutama batu bara. Pada 2023, batu bara menghasilkan sekitar setengah listrik kawasan dan menyumbang sekitar 80 persen emisi sektor ketenagalistrikan.<br><br>Ini menunjukkan bahwa Asia Tenggara, termasuk Indonesia, masih berada dalam jalur pembangunan yang sangat intensif karbon.<br><br>Pada saat yang sama, investasi energi bersih global bergerak cepat.<br><br>Negara yang mampu menyediakan listrik bersih, stabil, dan kompetitif akan menjadi tujuan industri masa depan. Data center, baterai, kendaraan listrik, manufaktur hijau, dan rantai pasok global akan mencari lokasi yang tidak hanya murah, tetapi juga rendah karbon.<br><br>Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar panel surya, baterai, turbin, atau kendaraan listrik asing.<br><br>Indonesia harus membangun ekosistem industri energi bersih sendiri: manufaktur komponen, riset baterai, smart grid, storage, PLTS atap, panas bumi, bioenergi, green hydrogen, hingga pengelolaan sampah menjadi energi.<br><br>Namun kedaulatan energi bersih menuntut kejujuran.<br><br>Tidak semua yang disebut hijau benar-benar bersih. Tidak semua proyek transisi otomatis adil. Tidak semua investasi hijau bebas dari risiko rente.<br><br>Di sinilah tata kelola menjadi kunci.<br><br>Energi bersih harus dikawal dengan data, audit, transparansi, dan standar yang kredibel.<br><br>Jika tidak, agenda hijau bisa berubah menjadi greenwashing: bungkusnya hijau, isinya tetap eksploitasi lama.<br><br>Negara harus memastikan bahwa transisi energi bukan sekadar proyek elite, melainkan perubahan struktural yang menyentuh rakyat.<br><br>Desa harus mendapat akses energi bersih untuk irigasi, cold storage, UMKM, pesantren, koperasi, dan pengolahan hasil pertanian.<br><br>Kota harus bergerak menuju transportasi publik bersih, pengelolaan sampah modern, PLTS atap, bangunan hemat energi, dan udara yang lebih sehat.<br><br>Industri harus mulai menghitung emisi.<br><br>Pemerintah daerah harus menjadikan energi bersih sebagai agenda pembangunan, bukan sekadar slogan lingkungan.<br><br>Dengan demikian, energi bersih bukan hanya urusan kementerian teknis.<br><br>Ia adalah agenda lintas sektor: energi, industri, perdagangan, keuangan, desa, pertanian, kelautan, pendidikan, riset, dan diplomasi.<br><br>Narasi besarnya harus jelas:<br><br>Energi bersih bukan sekadar lingkungan, tetapi kedaulatan baru Indonesia.<br><br>Kedaulatan untuk tidak terus bergantung pada energi impor.<br><br>Kedaulatan untuk melindungi APBN dari gejolak harga fosil.<br><br>Kedaulatan untuk membangun industri yang diterima pasar global.<br><br>Kedaulatan untuk mengolah mineral kritis dengan standar tinggi.<br><br>Kedaulatan untuk menciptakan lapangan kerja hijau bagi generasi muda.<br><br>Kedaulatan untuk menjaga udara, air, tanah, dan laut sebagai hak rakyat.<br><br>Abad ke-20 dimenangkan oleh negara yang menguasai minyak dan batu bara.<br><br>Abad ke-21 akan dimenangkan oleh negara yang menguasai energi bersih, mineral kritis, teknologi baterai, data, karbon, dan industri hijau.<br><br>Indonesia memiliki semua modal awal: matahari, air, angin, panas bumi, laut, bioenergi, nikel, pasar besar, dan posisi geopolitik strategis.<br><br>Yang dibutuhkan adalah keberanian kebijakan, konsistensi regulasi, pembiayaan inovatif, tata kelola bersih, dan narasi nasional yang kuat.<br><br>Pada akhirnya, transisi energi bukan tentang meninggalkan pembangunan.<br><br>Justru sebaliknya, transisi energi adalah cara baru membangun Indonesia agar lebih kuat, lebih sehat, lebih kompetitif, dan lebih berdaulat.<br><br>Energi bersih bukan sekadar menyelamatkan bumi.<br><br>Energi bersih adalah cara menjaga republik./ist<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5716_ENERGI-BERSIH-BUKAN-SEKADAR-LINGKUNGAN--TETAPI-KEDAULATAN-BARU-INDONESIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65943/energi-bersih-bukan-sekadar-lingkungan-tetapi-kedaulatan-baru-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GREAT Institute: &ldquo;State-Driven Economy&rdquo; untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan]]></title>
            <description><![CDATA[PONTIANAK  halomedan.com &quotMarketdriven economy&quot yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab ]]></description>
            <content><![CDATA[PONTIANAK | halomedan.com</p><br></p> &quot;Market-driven economy&quot; yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ketimpangan pembangunan dan ketergantungan ekonomi nasional pada pasar global. <br><br>Ketimpangan pembangunan dan produktivitas yang rendah ini menjadi salah satu fokus perhatian Prabowo Subianto sejak lama, dan menjadi tema penting dalam buku &quot;Paradoks Pembangunan&quot; yang ditulisnya tahun 2017.<br><br>Karena itu, setelah berkuasa, Prabowo berusaha untuk mengimbangi atau setidaknya menutup kekurangan pendekatan &quot;market-dirven economy&quot; dengan menerapkan pendekatan &quot;state-driven economy&quot;. Mulai dari kebijakan hilirisasi dan kontrol ekspor komoditas, sampai intervensi negara pada berbagai sektor ekonomi yang bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti pendidikan, jaminan gizi yang cukup bagi generasi muda, serta praktik perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.<br><br>Hal-hal di atas disampaikan Direktur Geopolitik <a href="https://www.halomedan.com/tag/great/" target="_blank">GREAT</a> Institute Dr. Teguh Santosa ketika berbicara dalam &quot;Magang Komunikasi Pembangunan&quot; yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti puluhan content creator muda Kalimantan Barat.<br><br>&quot;Praktik ekonomi yang dikendalikan pasar untuk efisiensi, inovasi, dan menarik investasi. Tapi market tidak selalu mau masuk ke hulu, sektor pangan, energi, hilirisasi mineral, atau bangun konektivitas 3TP (terdepan, tertinggal, terbelakang, dan perbatasan),&quot; ujar Teguh.<br><br>Teguh menambahkan, istilah lain yang dapat digunakan untuk pendekatan &quot;state-driven economy&quot; versi Prabowo adalah &quot;strategic state intervention&quot;. Dalam praktiknya, negara masuk sebagai &quot;first investor&quot; dan &quot;risk taker&quot; di sektor yang dianggap market tidak menarik. Tujuannya adalah untuk membangun fondasi industri, ketahanan pangan, energi, dan logistik.<br><br>Dari kacamata geopolitik, dosen Hubungan Internasional di Universitas Islam Negerir (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan, pendekatan &quot;state-driven economy&quot; adalah alat tawar Indonesia kepada great powers. Indonesia ingin tampil sebagai negara dengan kemampuan ekonomi yang memadai sehingga dapat ikut menentukan agenda-agenda besar politik global.<br><br>&quot;Ini bukan situasi di mana negara berhadap-hadapan dengan pasar. Tapi negara yang cerdas dan pasar yang sehat adalah formula bagi Indonesia untuk memiliki daya tahan yang memadai,&quot; demikian Teguh./rel<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3614_GREAT-Institute---ldquo-State-Driven-Economy-rdquo--untuk-Hentikan-Ketimpangan-dan-Ketergantungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65942/great-institute-ldquostatedriven-economyrdquo-untuk-hentikan-ketimpangan-dan-ketergantungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Utusan Aceh Jadi Pemateri Talk Show HUT Ke-80 SPS di Riau</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 16:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Utusan Aceh Jadi Pemateri Talk Show HUT Ke-80 SPS di Riau]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Kepercayaan yang diberikan panitia kepada Barlian Erliadi untuk tampil sebagai pemateri dalam Talk Show Hari Ulang Tahun (HUT)]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Kepercayaan yang diberikan panitia kepada Barlian Erliadi untuk tampil sebagai pemateri dalam Talk Show Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Riau menjadi pengakuan tersendiri atas kapasitas dan kiprahnya di dunia pers. <br><br>"Di tengah berkumpulnya para pelaku industri media di Riau,, SPS <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>  diminta jadi pemateri, mungkin panitia menilai SPS <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> memiliki pengalaman dan perspektif yang relevan untuk mengulas dinamika pers yang terus berubah di era digital," ungkap Plt Ketua SPS <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Muktarrudin Usman dalam pesan WhatsApp kepada wartawan dari Kota Medan,  Sabtu, 6 Juni 2026.<br><br>Penunjukan Barlian tidak hanya merepresentasikan SPS <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, tetapi juga mencerminkan kepercayaan terhadap sosok yang selama ini aktif mengikuti perkembangan industri media, baik di tingkat daerah maupun nasional. Dengan latar belakang pendidikan Sarjana Hukum (S.H.), Magister Administrasi Publik (M.A.P.), serta saat ini tercatat sebagai mahasiswa program Doktoral Universitas Riau, Barlian dinilai memiliki kombinasi pengalaman praktis dan wawasan akademik yang mampu memperkaya diskusi dalam forum tersebut.<br><br>"Saya siap menyampaikan perkembangan pers secara nasional, termasuk berbagai tantangan yang sedang dihadapi perusahaan pers di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat. Saya juga akan memaparkan kondisi serta perkembangan pers yang terjadi di <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>," kata Barlian  menjelang keberangkatan ke Pekanbaru dari Kota Medan.<br><br>Menurutnya, dunia pers sedang berada pada fase transformasi yang menentukan. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, hingga perubahan perilaku audiens menuntut perusahaan pers untuk beradaptasi secara cepat tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik yang menjadi fondasi kepercayaan publik.<br><br>"Pers harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, namun tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan akurasi. Kepercayaan publik adalah aset terbesar yang harus dipertahankan oleh setiap perusahaan pers," ujarnya.<br><br>Kehadiran Barlian sebagai pemateri juga menunjukkan bahwa kontribusi insan pers daerah semakin diperhitungkan dalam percakapan nasional. Pengalaman <a href="https://www.halomedan.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> dalam membangun ekosistem media yang tetap bertahan di tengah berbagai tantangan menjadi salah satu perspektif yang dinilai penting untuk dibagikan kepada peserta talk show.<br><br>Forum yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 SPS itu diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang bertukar gagasan mengenai masa depan industri pers Indonesia. Di tengah arus disrupsi yang terus bergerak cepat, dibutuhkan pemikiran yang mampu menjembatani idealisme jurnalistik dengan tuntutan inovasi dan keberlanjutan usaha media.<br><br>"Semoga forum ini melahirkan gagasan dan kolaborasi yang semakin memperkuat perusahaan pers Indonesia, khususnya media daerah, agar tetap menjadi pilar informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat," pungkas Barlian. (SF)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3854_Utusan-Aceh-Jadi-Pemateri-Talk-Show-HUT-Ke-80-SPS-di-Riau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65941/utusan-aceh-jadi-pemateri-talk-show-hut-ke80-sps-di-riau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HMTI Siapkan Ekspansi Nasional, Bangun Sekretariat hingga Gelar Silaturahmi Nasional</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HMTI Siapkan Ekspansi Nasional, Bangun Sekretariat hingga Gelar Silaturahmi Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[HMTI Siapkan Ekspansi Nasional, Bangun Sekretariat hingga Gelar Silaturahmi Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tabagsel Indonesia (HMTI) terus mematangkan berbagai program strategis organisasi untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Hal tersebut mengemuka dalam rapat pengurus yang digelar pada 1 Juni 2026 dan menghasilkan sejumlah agenda penting guna memperkuat eksistensi serta kontribusi HMTI bagi masyarakat Tabagsel dan Indonesia secara umum.<br>Ketua Umum HMTI, Sobirin Harahap, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama organisasi adalah memperluas jaringan kepengurusan HMTI di seluruh provinsi di Indonesia.<br>"HMTI harus hadir dan menjadi wadah pemersatu masyarakat Tabagsel di berbagai daerah. Karena itu, pembentukan kepengurusan di setiap provinsi menjadi prioritas yang membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh anggota," ujar Sobirin Harahap dalam keterangannya.<br>Selain pengembangan organisasi, HMTI juga berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap pembangunan Masjid Nurhamida yang berlokasi di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Program tersebut diharapkan dapat melibatkan partisipasi anggota dan masyarakat melalui donasi sukarela sesuai kemampuan masing-masing.<br>Dalam rapat tersebut, pengurus juga membahas rencana penyediaan lahan dan pembangunan sekretariat permanen HMTI. Untuk mewujudkan hal itu, organisasi membuka ruang partisipasi dan pembentukan panitia secara sukarela guna merancang langkah-langkah strategis penggalangan dana.<br>Tak hanya itu, HMTI juga menargetkan penyelenggaraan Silaturahmi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta setelah terbentuk kepengurusan di sedikitnya 50 persen plus satu provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan tokoh-tokoh nasional asal Tabagsel serta pengurus inti dari seluruh provinsi.<br>Sekretaris Jenderal HMTI, Freddi P. Daulay, menyebutkan bahwa Rakernas nantinya akan menjadi momentum konsolidasi besar organisasi sekaligus memperkuat sinergi antar-pengurus daerah.<br>Sementara itu, Bendahara Umum HMTI, Nur Aisyah Nasution, menyampaikan bahwa usulan iuran sukarela sebesar Rp10.000 per bulan masih menunggu masukan dari anggota sebelum diputuskan secara resmi.<br>Agenda lain yang turut dibahas adalah rencana pelaksanaan ibadah kurban HMTI tahun 2027 yang akan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan bersama, serta penguatan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan lembaga lainnya.<br>Melalui berbagai program tersebut, HMTI berharap dapat semakin memperkuat peran organisasi sebagai wadah silaturahmi, pemberdayaan, serta pengabdian bagi masyarakat Tabagsel di seluruh Indonesia.<br>"Kami mengharapkan saran, masukan, dan dukungan dari seluruh pengurus maupun anggota agar cita-cita besar HMTI dapat terwujud dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," tutup Sobirin Harahap.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5102_HMTI-Siapkan-Ekspansi-Nasional--Bangun-Sekretariat-hingga-Gelar-Silaturahmi-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65940/hmti-siapkan-ekspansi-nasional-bangun-sekretariat-hingga-gelar-silaturahmi-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></title>
            <description><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>OlehH. Syahrir Nasution<br>Bangsa ini sedang menghadapi ujian ekonomi yang tidak ringan. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah menembus angka Rp18.095, masyarakat tentu bertanya-tanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan negeri ini?<br>Pelemahan rupiah bukan sekadar angka di layar bursa. Dampaknya langsung terasa dalam kehidupan rakyat. Harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, harga kebutuhan pokok berpotensi ikut terkerek, dan daya beli masyarakat semakin tertekan. Data beberapa media ekonomi menunjukkan rupiah memang berada dalam tekanan kuat dan telah menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir.<br>Secara global, tekanan datang dari menguatnya dolar AS, ketegangan geopolitik dunia, kenaikan harga minyak, serta tingginya suku bunga Amerika Serikat yang membuat investor menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.<br>Namun kita juga tidak boleh menutup mata terhadap faktor-faktor domestik. Ketergantungan terhadap impor, tingginya kebutuhan dolar untuk berbagai transaksi luar negeri, lemahnya kepercayaan pasar, serta belum optimalnya penguatan sektor produksi nasional ikut memperberat tekanan terhadap rupiah.<br>Pertanyaan yang lebih penting bukan hanya mengapa rupiah melemah, tetapi bagaimana pemerintah merespons situasi ini. Rakyat membutuhkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sektor riil, meningkatkan investasi yang produktif, serta memastikan lapangan kerja tetap tersedia. Bank Indonesia telah menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah stabilisasi dan intervensi pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah.<br>Kondisi ini seharusnya menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Bangsa yang besar tidak boleh terus bergantung pada kekuatan ekonomi negara lain. Saatnya memperkuat kemandirian ekonomi nasional, memperkuat industri dalam negeri, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rupiah/" target="_blank">Rupiah</a> yang melemah adalah sinyal bahwa ada pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan. Rakyat tidak membutuhkan saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata, keberanian mengambil langkah strategis, dan komitmen untuk mengembalikan kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia.<br>Karena pada akhirnya, kuat atau lemahnya rupiah bukan hanya soal kurs mata uang, tetapi juga cerminan kekuatan ekonomi dan masa depan bangsa.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_7203_Rupiah-Terus-Melemah--Dolar-AS-Tembus-Rp18-095--Ada-Apa-dengan-Bangsa-Ini-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65939/rupiah-terus-melemah-dolar-as-tembus-rp18095-ada-apa-dengan-bangsa-ini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></title>
            <description><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Praktisi Manajemen Talenta (DPD ASPRIMA) Provinsi Sumatera Utara resmi dikukuhkan dalam rangkaian Seminar Manajemen Talenta bertema &quot;Manajemen Talenta Terintegrasi dari Kampus Menuju Dunia Industri&quot; yang berlangsung di Aula Danau Toba UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara, Jalan Petunia Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (5/6/2026). <br><br>Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.<br><br>Seminar yang dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan akademisi, praktisi, mahasiswa, dan unsur pemerintah tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus Panjaitan, S.SiT., M.T. Turut hadir Kepala UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara Hj. Dahlia Suhartono, SKM., M.Si. selaku Ketua Panitia Seminar dan Pengukuhan sekaligus Koordinator Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi DPD ASPRIMA Sumut, unsur Forkopimca, perwakilan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, jajaran pengurus DPP ASPRIMA, serta undangan umum.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Muhammad Yamin Siregar, M.M. menyampaikan pentingnya penerapan manajemen talenta di lingkungan perguruan tinggi guna menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.<br><br>Sementara itu, Ketua Umum DPP ASPRIMA, Ir. Gabelas M. Girsang, M.M., CMA, memaparkan implementasi manajemen talenta di sektor industri sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing organisasi.<br><br>Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus DPD ASPRIMA Sumatera Utara. Dalam susunan kepengurusan yang dikukuhkan, Prof. Dr. Kornel Munthe, S.E., M.Si. dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina &amp; Prof.Dr.H.Khairil Ansari,M.Pd, DR.Parlindungan Sihotang,SE,M.Si. Dr. Miska Irani Tarigan, M.M. sebagai Ketua DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos. sebagai Sekretaris, serta Ayu Teresia Hutauruk, S.M., M.M. sebagai Bendahara bersama jajaran pengurus lainnya yang akan menjalankan roda organisasi di Sumatera Utara.<br><br>Sekretaris DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos., menegaskan bahwa kehadiran ASPRIMA di Sumatera Utara diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia industri dalam pengembangan talenta. Menurutnya, pengelolaan talenta yang terintegrasi sejak di bangku kuliah hingga memasuki dunia kerja merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan global yang semakin kompetitif.<br><br>Ediwardo Ritonga menilai pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor usaha. Karena itu, ASPRIMA hadir sebagai jembatan yang memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna menciptakan talenta-talenta yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Semoga Kehadiran DPD ASPRIMA khususnya dapat diterima di Sumatera Utara <br><br>Lebih lanjut, Ediwardo Ritonga menegaskan komitmen DPD ASPRIMA Sumut untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung lahirnya generasi unggul yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan. Melalui berbagai program yang akan dijalankan, ASPRIMA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Utara.<br><br>&quot;Pengukuhan DPD ASPRIMA Sumut ini menjadi awal dari upaya besar membangun ekosistem manajemen talenta yang kuat dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,&quot; ujar Ediwardo Ritonga.<br><br>Sebelum pengukuhan resmi dilaksanakan, DPP ASPRIMA telah mulai menjalankan program kerja melalui kegiatan Pelatihan Kompetensi bagi Mahasiswa Angkatan III Tahun 2026 di Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dengan kehadiran langsung Ketua Umum DPP ASPRIMA beserta Sekretaris Jenderal DPP ASPRIMA sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi dan manajemen talenta generasi muda.<br><br>Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan baru, DPD ASPRIMA Sumut optimistis dapat menjadi motor penggerak pengembangan manajemen talenta yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_437_DPD-ASPRIMA-Sumut-Resmi-Dikukuhkan--Perkuat-Sinergi-Kampus-dan-Industri-untuk-Mencetak-Talenta-Unggul.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65938/dpd-asprima-sumut-resmi-dikukuhkan-perkuat-sinergi-kampus-dan-industri-untuk-mencetak-talenta-unggul/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN&ndash; Dunia pers Sumatera Utara kembali diramaikan dengan munculnya nama Rianto Aghly SH MH atau yang lebih dikenal sebagai Anto Genk. Mantan jurnalis JPNN yang kini menjabat CEO Sumut24 Grup itu menyatakan kesiapannya untuk mengabdi lebih besar di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.<br><br>Anto Genk mengaku didorong untuk maju sebagai Ketua PWI Sumut apabila mendapat amanah dan dukungan dari anggota PWI.<br>"Kita liat, kita jalani aja" ujar Ceo Sumut24 GroupAnto Genk kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).<br><br>Bagi insan pers di Sumatera Utara, nama Anto Genk bukanlah sosok asing. Karier jurnalistiknya ditempa dari bawah. Berawal sebagai penghantar koran, ia kemudian berkembang menjadi wartawan profesional hingga dipercaya memimpin sejumlah perusahaan media.<br>Saat ini, selain menjabat CEO Sumut24 Grup mengelolah 5 media, Sumuut24 ( cetak) garda.id, medan24news.com, halomedan.com dan garda.id, Anto Genk juga tercatat sebagai Ketua JMSI Sumatera Utara serta aktif di berbagai organisasi pers dan penerbitan media. Kiprahnya di dunia jurnalistik telah berlangsung selama puluhan tahun.<br>Tak hanya memiliki pengalaman di bidang pers, Anto Genk juga dikenal memiliki hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, politik, hingga aparat penegak hukum di Sumatera Utara.<br>Menurutnya, keinginan untuk maju bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan semangat pengabdian terhadap organisasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai wartawan.<br><br>"Tekad saya hanya satu, yaitu mengabdi untuk kejayaan PWI. Organisasi ini harus terus menjadi rumah besar wartawan yang profesional, berintegritas, dan bermartabat," tegas Dewan Penasehat PWI Sumut ini.<br><br>Di lingkungan PWI sendiri, Anto Genk bukan orang baru. Ia telah lama berkiprah dan terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Karena itu, ia berharap dukungan dan doa dari seluruh anggota PWI Sumut agar niat pengabdiannya dapat terwujud.<br><br>Menurut sejumlah rekan wartawan, pengalaman panjang, jejaring luas, serta komitmen Anto Genk terhadap dunia pers menjadi modal penting untuk memperkuat peran Dewan Penasehat PWI Sumut dalam menjaga marwah organisasi dan membangun solidaritas antaranggota.<br><br>Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Anto Genk optimistis PWI Sumut dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin kuat dan disegani di masa mendatang.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_8858_Alumni-JPNN-Turun-Gunung--Anto-Genk-Didorong-Maju-Ketua-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65937/alumni-jpnn-turun-gunung-anto-genk-didorong-maju-ketua-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BOBI HADINTHA, SH Siap Sukseskan Kejuaraan Voli Antar Klub U-15 Se-Sumatera 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 01:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BOBI HADINTHA, SH Siap Sukseskan Kejuaraan Voli Antar Klub U-15 Se-Sumatera 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang, &ampndash Persiapan pelaksanaan Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U15 SeSumatera Tahun 2026 terus dimatangkan oleh panitia pelaks]]></description>
            <content><![CDATA[Deli Serdang, &ndash; Persiapan pelaksanaan Kejuaraan Bola <a href="https://www.halomedan.com/tag/voli/" target="_blank">Voli</a> Antar Klub U-15 Se-Sumatera Tahun 2026 terus dimatangkan oleh panitia pelaksana. Salah satu sosok yang berperan penting dalam menata dan mengoordinasikan seluruh kegiatan kejuaraan tersebut adalah Sekretaris Panitia Pelaksana, Bobi Hadintha, SH.<p></p><br>Dikenal sebagai pribadi yang energik dan memiliki kemampuan organisasi yang baik, Bobby selama ini aktif sebagai pamong serta memiliki perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dalam kepanitiaan kejuaraan ini, ia bertanggung jawab mengatur berbagai aspek administrasi dan koordinasi kegiatan agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik.<p></p><br>Kejuaraan yang dimotori oleh para mantan atlet voli Indonesia asal Sumatera Utara tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Bobi menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik demi kesuksesan pelaksanaan turnamen.<br>"Saya lakukan yang terbaik untuk kejuaraan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses," ujar Bobi kepada awak pers, Jumat (6/6/2026).<p></p><br>Selain menjalankan tugas sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana, Bobi juga turun langsung mendampingi kedatangan tim MAVI Pusat yang hadir untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan. Kehadiran sejumlah mantan atlet voli nasional menjadi perhatian tersendiri dan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para atlet muda yang akan bertanding.<p></p><br>Beberapa tokoh yang hadir dari MAVI Pusat di antaranya Imam Agus Faisal atau yang akrab disapa Fafa, Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi. Ketiganya merupakan mantan atlet voli nasional yang sengaja datang untuk menyaksikan sekaligus mendukung pelaksanaan Kejuaraan Bola <a href="https://www.halomedan.com/tag/voli/" target="_blank">Voli</a> Antar Klub U-15 Se-Sumatera Tahun 2026.red<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_493_BOBBY-HADINTAH--SH-Siap-Sukseskan-Kejuaraan-Voli-Antar-Klub-U-15-Se-Sumatera-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65936/bobi-hadintha-sh-siap-sukseskan-kejuaraan-voli-antar-klub-u15-sesumatera-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FABEM Layangkan Surat ke Kejagung Minta Usut Korupsi di Badan Gizi Nasional</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FABEM Layangkan Surat ke Kejagung Minta Usut Korupsi di Badan Gizi Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[FABEM Layangkan Surat ke Kejagung Minta Usut Korupsi di Badan Gizi Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA &ndash; Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan alumni senat Mahasiswa  (FABEM - SM ) secara resmi menyampaikan surat aspirasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Surat itu berisi desakan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).<br><br>Ketua Umum FABEM, Zainuddin Arsyad, menegaskan bahwa seluruh program negara yang menyangkut kebutuhan rakyat harus bebas dari korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan wewenang. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejagung dalam mengusut dugaan pelanggaran di lembaga tersebut.<br><br>&quot;Korupsi adalah musuh bersama yang menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat. Kami mendukung Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas setiap dugaan penyimpangan, terutama pada program yang menyangkut kepentingan rakyat,&quot; ujar Zainuddin dalam keterangan tertulisnya, Jum&#039;at (05/06/26).<br><br>Dalam surat aspirasi yang diserahkan ke Kejagung, FABEM menyoroti dua tuntutan utama:<br><br>Pertama, FABEM mendesak Kejagung melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penyimpangan di BGN. Hal itu meliputi indikasi praktik jual beli titik Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) serta dugaan penyelewengan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Pengusutan ini dinilai penting agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses secara hukum.<br><br>Kedua, FABEM meminta Kejagung mengembangkan perkara dengan menelusuri jaringan dan keterlibatan pihak lain. Pengembangan kasus itu diharapkan mencakup pemeriksaan afiliasi tersangka dengan yayasan atau organisasi tertentu, serta hubungan dengan pejabat lintas lembaga di tingkat pusat dan daerah.<br><br>Selain itu, FABEM mendesak pemeriksaan terhadap perusahaan pemenang tender di BGN. Mereka juga menyoroti kejanggalan terkait proses pendaftaran mitra BGN yang tetap berjalan meskipun portal atau situs resmi kemitraan BGN saat itu dilaporkan sedang ditutup atau tidak dapat diakses.<br><br>Melalui aksi ini, menurut Tody Ardiansyah Prabu, S.H sebagai Wakil Ketua Umum DPP FABEM  Bidang hukum dan Antar Lembaga mengajak mahasiswa, akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen bangsa civil society untuk bersama mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan profesional.Langkah hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi momentum perbaikan tata kelola program - program unggulan strategis nasional. Tujuan utama Program Strategis Nasional (PSN) adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, serta menciptakan lapangan kerja baru. Program ini dirancang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.<br>Terutama Tujuan utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini melalui pemenuhan gizi yang optimal guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045 serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_3118_FABEM-Layangkan-Surat-ke-Kejagung-Minta-Usut-Korupsi-di-Badan-Gizi-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65935/fabem-layangkan-surat-ke-kejagung-minta-usut-korupsi-di-badan-gizi-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Yin Dorong Penguatan Kolaborasi Organisasi Sayap Gerindra dengan Pemkab Karo</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Yin Dorong Penguatan Kolaborasi Organisasi Sayap Gerindra dengan Pemkab Karo]]></title>
            <description><![CDATA[Medan &ndash Meriyawaty Amelia Prasetio atau Bunda Yin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam mendukung pembangunan daera]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Meriyawaty Amelia Prasetio atau Bunda <a href="https://www.halomedan.com/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> menegaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam mendukung pembangunan daerah saat melakukan pertemuan dengan Bupati Karo dan sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra serta lembaga afiliasi.</p><br>Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut digelar bersama Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, dan membahas berbagai peluang sinergi untuk memperkuat pembangunan Kabupaten Karo, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata.</p><br>Dalam kesempatan itu, Bunda <a href="https://www.halomedan.com/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> menekankan bahwa seluruh organisasi yang hadir memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan program-program kerakyatan dapat berjalan efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.<br>&quot;Walaupun berbeda fokus kerja, kita punya visi yang sama untuk mendukung pembangunan daerah dan nasional,&quot; ujarnya.</p><br>Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Bunda <a href="https://www.halomedan.com/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> dan rombongan dari Medan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pembangunan Kabupaten Karo.</p><br>Menurutnya, pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat program pembangunan serta mendukung agenda nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.<br>Dalam pertemuan tersebut juga diperkenalkan sejumlah pimpinan organisasi sayap dan lembaga afiliasi seperti PAPERA, APKIRA, LMP MBG, Koperasi CAKRA, GEKIRA, MIRA, KOJIRA, PIRA, Koperasi SNI, hingga KESIRA.</p><br>Bunda <a href="https://www.halomedan.com/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> menegaskan bahwa sinergi antarorganisasi menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan daerah serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karo.</p><br>Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan jaringan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6832_Bunda-Yin-Dorong-Penguatan-Kolaborasi-Organisasi-Sayap-Gerindra-dengan-Pemkab-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65934/bunda-yin-dorong-penguatan-kolaborasi-organisasi-sayap-gerindra-dengan-pemkab-karo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nyata Bekerja untuk Iklim, TK Siti Maryam Ajak Siswa Menanam Pohon hingga Mandikan Kambing</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nyata Bekerja untuk Iklim, TK Siti Maryam Ajak Siswa Menanam Pohon hingga Mandikan Kambing]]></title>
            <description><![CDATA[DEPOK  halomedan.com Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 di TK Siti Maryam pada Jumat (5/6/2026) menjadi momen penting dal]]></description>
            <content><![CDATA[DEPOK | halomedan.com</p><br></p> </p>Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 di TK Siti Maryam pada Jumat (5/6/2026) menjadi momen penting dalam mengenalkan cinta lingkungan sejak usia dini. Mengangkat esensi tema global "Inspired by Nature. For Climate. For Our Future" serta tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim", sekolah di Depok ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis lingkungan dapat diajarkan secara konkret.<br><br>Kegiatan ini dikemas interaktif melalui kolaborasi perayaan hari besar lingkungan sekaligus agenda Trial Class bagi calon siswa baru. Langkah ini diambil agar para calon siswa dapat langsung merasakan atmosfer pembelajaran berbasis alam yang menjadi ciri khas sekolah.<br><br>Sejak pagi hari, suasana halaman sekolah tampak asri dan dipenuhi gelak tawa ceria anak-anak. Lebih dari 30 anak yang terdiri dari siswa aktif TK Siti Maryam dan peserta Trial Class berkumpul dengan membawa berbagai jenis bibit tanaman pilihan sendiri dari rumah. Ragam bibit yang dibawa sangat bervariasi, mulai dari tanaman sayuran hijau dan tanaman obat keluarga (TOGA) siap ditanam di area hijau sekolah.<br><br>*Kedekatan Emosional dengan Alam* <br>Aktivitas hijau ini dimulai dengan sesi menanam bibit bersama di area kebun edukasi sekolah. Menariknya, kegiatan menanam ini bukan sekadar agenda seremonial belaka yang akan dilupakan begitu saja. Bibit-bibit yang ditanam nantinya akan menjadi "sahabat" baru para siswa, di mana mereka berkomitmen untuk menyiram, merawat, dan mengamati perkembangannya setiap hari hingga tumbuh besar.<br><br>Setelah bersentuhan langsung dengan tanah kebun, petualangan eksplorasi alam anak-anak berlanjut menuju area kolam dan peternakan terpadu sekolah. Dengan penuh antusiasme, para siswa bergantian memberi makan ikan lele dan ikan koi yang berenang lincah di kolam. Keceriaan semakin memuncak saat anak-anak memberi makan burung merpati yang beterbangan bebas, serta menyodorkan pakan ke kawanan kambing yang lahap menyantapnya langsung dari tangan mereka.<br><br>Sebagai puncak acara, seluruh siswa bergotong-royong memandikan kambing peliharaan sekolah. Aktivitas fisik dan sensorik ini dihadirkan untuk melatih aspek psikomotorik anak. Lebih dari itu, interaksi langsung ini dirancang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, empati, serta kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup agar anak belajar menghargai kehidupan di sekitar mereka.<br><br>*Konsistensi Kurikulum Hijau* <br>Peringatan HLHS 2026 ini merupakan cerminan nyata dari kurikulum harian di TK Siti Maryam yang selalu konsisten bersahabat dengan alam. Sejak sekolah di sini, para siswa sudah dibiasakan memilah sampah organik dan non-organik secara mandiri. Mereka bahkan mengolah limbah plastik kemasan menjadi ecobricks bernilai guna sebagai bagian dari kampanye penyelamatan bumi yang berkelanjutan.<br><br>Sistem pertanian terpadu (integrated farming) juga telah lama mengakar kuat dan menjadi program unggulan di sekolah ini. TK Siti Maryam mengelola budidaya maggot (Black Soldier Fly) yang berperan krusial dalam mengurai seluruh sampah organik sekolah. Residu dari proses tersebut kemudian menghasilkan pupuk kompos organik berkualitas sangat baik untuk menyuburkan seluruh kebun sayur sekolah.<br><br>Di sisi lain, maggot yang kaya protein dipanen secara berkala untuk dijadikan pakan alami bagi unggas dan ikan lele. Siklus rantai makanan dan pemanfaatan limbah yang sempurna ini dikelola secara mandiri oleh warga sekolah. Ikan lele hasil budidaya tersebut nantinya akan dipanen bersama-sama, lalu diolah melalui kegiatan cooking class interaktif yang sangat dinantikan oleh para siswa.<br><br>*Filosofi Pembelajaran Mendalam* <br>Kepala Sekolah TK Siti Maryam, H. Sigit Subiyanto, SE., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang agar anak-anak dapat mengeksplorasi lingkungan melalui metode deep learning. Pendekatan ini mengarahkan anak menggunakan nalar logis serta kemampuan berpikir kritis dalam memahami ekosistem di sekeliling mereka secara menyeluruh.<br><br>"Tujuan utama kami memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini bukan sekadar untuk merayakan hari besar di kalender, melainkan untuk memberikan pengalaman langsung yang berkesan kepada anak-anak," ungkap H. Sigit Subiyanto dengan penuh semangat.<br><br>"Melalui penyelarasan tema global &#039;Saatnya Bekerja untuk Iklim&#039;, kami ingin anak-anak menyadari sejak dini bahwa tindakan kecil mereka memiliki dampak besar. Aktivitas sederhana seperti merawat tanaman dan menyayangi hewan merupakan bentuk kontribusi nyata dan investasi penting untuk masa depan bumi," lanjutnya.<br><br>"Siswa perlu sering diajak menyentuh tanah secara langsung, memberi makan hewan secara nyata, dan merasakan sendiri bagaimana jenis ekosistem ini bekerja saling mendukung," tegas pria yang sudah menjabat kepala sekolah selama setahun ini.<br><br>*Sinergi Sekolah dan Keluarga*<br>Dampak positif dari pendidikan berbasis alam dan pembentukan karakter lingkungan ini terbukti tidak hanya berhenti di sekolah, melainkan berlanjut hingga ke rumah. Ibu Luki Arifiani, ibunda dari Nurma yang saat ini duduk di bangku kelas TK B, menyampaikan rasa bangga terhadap perubahan perilaku positif yang ditunjukkan putrinya.<br><br>"Dampak dari pembiasaan di sekolah ini benar-benar langsung terlihat di rumah. Sejak bersekolah di TK Siti Maryam, Nurma menjadi suka memelihara dan menyiram tanaman di halaman rumah kami," cerita Ibu Luki dengan senyuman gembira.<br><br>"Bahkan saya dan suami paling kagum dengan kebiasaannya yang selalu mengingatkan kami dalam mengelola sampah di rumah. Dia sering menegur kami, &#039;Ma, Papa, ini masuk sampah organik, kalau yang plastik ini non-organik, jadi harus dipisah ya,&#039; seperti itu," kenangnya.<br><br>"Anak seusia Nurma ternyata sudah memiliki kesadaran yang dalam untuk menjaga kelestarian alam. Program edukasi lingkungan hidup yang diterapkan di sekolah berhasil melekat kuat dan mewujud nyata dalam pembentukan karakter anak," pungkas Ibu Luki.<br><br>Melalui keselarasan antara pemahaman teori, praktik langsung, serta pembiasaan karakter luhur, TK Siti Maryam berusaha memberikan teladan yang baik. Sekolah ini berusaha membuktikan bahwa anak-anak usia dini serta para calon siswa baru bukanlah penonton pasif di tengah krisis iklim global. Mereka adalah agen perubahan masa depan yang siap menjaga kelestarian alam dengan aksi nyata./rel<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_2104_Nyata-Bekerja-untuk-Iklim--TK-Siti-Maryam-Ajak-Siswa-Menanam-Pohon-hingga-Mandikan-Kambing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65933/nyata-bekerja-untuk-iklim-tk-siti-maryam-ajak-siswa-menanam-pohon-hingga-mandikan-kambing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anto Genk Ajak Semua Pihak Sukseskan Kejuaraan Antar Klub Voli U-15 se-Sumatera</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anto Genk Ajak Semua Pihak Sukseskan Kejuaraan Antar Klub Voli U-15 se-Sumatera]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, Halomedan.com Pengurus Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Sumatera Utara, Rianto SH MH atau yang akrab disapa Anto Genk, mengajak sel]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, Halomedan.com<br><br> Pengurus Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Sumatera Utara, Rianto SH MH atau yang akrab disapa Anto Genk, mengajak seluruh mitra kerja, pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Kejuaraan Antar Klub Bola Voli U-15 se-Sumatera yang diselenggarakan oleh MAVI Sumut.<br><br>Menurut Anto Genk, kejuaraan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari klub-klub voli di Pulau Sumatera. Sebanyak 46 klub ambil bagian dalam ajang pembinaan atlet muda tersebut, terdiri dari 27 klub putra dan 20 klub putri.<br><br>Selain peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara, kejuaraan ini juga diikuti klub-klub dari luar provinsi, yakni dari Jambi, Riau, Lampung, dan Kepulauan Riau.<br><br>"Saya mengajak semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan Kejuaraan Antar Klub Voli U-15 se-Sumatera ini. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus sarana mencari bibit-bibit pemain voli potensial yang nantinya dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi," ujar Anto Genk, Jumat (5/6/2026).<br><br>Ia menegaskan, suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat pencinta olahraga voli.<br>"Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dan memberikan dukungan agar kejuaraan ini berjalan lancar, sukses, dan menjadi momentum kebangkitan pembinaan voli usia muda di Sumatera," katanya.<br><br>Kejuaraan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum MAVI Korwil Sumut, A. Azas Siagian, bersama seluruh jajaran pengurus MAVI Sumut.<br><br>Melalui ajang ini, MAVI Sumut berharap dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. (rel)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_1255_Anto-Genk-Ajak-Semua-Pihak-Sukseskan-Kejuaraan-Antar-Klub-Voli-U-15-se-Sumatera.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65932/anto-genk-ajak-semua-pihak-sukseskan-kejuaraan-antar-klub-voli-u15-sesumatera/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Didukung Penuh Gubsu Bobby, Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Didukung Penuh Gubsu Bobby, Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  halomedan.comBupati Langkat H. Syah Afandin, SH terus menunjukkan komitmennya dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan keseja]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | halomedan.com<br><br>Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH terus menunjukkan komitmennya dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah percepatan pengelolaan sumur minyak tua masyarakat secara legal dan profesional untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap target swasembada energi nasional.<br><br>Komitmen tersebut diperkuat melalui pertemuan yang digelar bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagut di Aula T. Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Syah Afandin menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Langkat terkait pengelolaan sumur minyak masyarakat. Saat ini, tercatat sebanyak 607 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Langkat telah terverifikasi dan memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi energi nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.<br><br>Menurut Syah Afandin, pengelolaan sumur tua yang selama ini masih terkendala aspek administrasi perlu segera dipercepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat dan pemerintah daerah.<br><br>&quot;Terima kasih Pak Gubernur telah mendukung penuh Kabupaten Langkat. Ini sangat penting bagi kami, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, peningkatan PAD, dan berbagai manfaat ekonomi lainnya bagi masyarakat,&quot; ujar Syah Afandin.<br><br>Bupati Langkat menegaskan, legalisasi dan penataan pengelolaan sumur minyak masyarakat merupakan peluang besar bagi daerah untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan daerah, keberadaan sumur tua yang dikelola sesuai regulasi juga diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.<br><br>Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan bahwa penerapan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam menata pengelolaan sumur minyak rakyat secara profesional.<br><br>Menurut Bobby, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan cita-cita Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada energi nasional dengan target produksi minyak sebesar 610 ribu barel per hari.<br><br>&quot;Ini satu hal yang kami ketahui, tujuannya mencapai cita-cita Pak Presiden mencapai swasembada energi untuk memenuhi target 610 ribu barel per hari, salah satunya dengan melibatkan masyarakat daerah,&quot; kata Bobby.<br><br>Ia menjelaskan bahwa selama ini keberadaan sumur minyak masyarakat sering dipandang sebagai aktivitas yang merugikan negara karena belum memiliki payung hukum yang jelas. Namun kini, melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, aktivitas tersebut telah memperoleh dasar hukum yang kuat sehingga dapat dikelola secara lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun negara.<br><br>&quot;Kita pemerintah daerah melalui BUMD diminta mengakomodir hasil sumur masyarakat. Oleh karena itu, percepatan cita-cita Pak Presiden harus kita wujudkan segera,&quot; ujarnya.<br><br>Bobby juga menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung penuh percepatan legalisasi dan pengelolaan sumur minyak masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.<br><br>&quot;Kami dari Pemprov Sumut bersemangat untuk terus bersinergi. Kami dari Pemda tentu akan mendukung dan ingin menjadi bagian dari pencapaian tersebut. Oleh karena itu, apa pun hal dan persoalan di Sumut, mari kita sama-sama berkolaborasi mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan,&quot; tegas Bobby.<br><br>Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Sebastian Julius mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara SKK Migas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi kebijakan pengelolaan sumur minyak masyarakat.<br><br>&quot;Alhamdulillah kerja sama cukup baik, ini yang kami harapkan untuk dipertahankan dan ditingkatkan,&quot; kata Sebastian.<br><br>Melalui dukungan penuh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan sinergi bersama SKK Migas, langkah yang diinisiasi Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH diharapkan mampu mempercepat legalisasi serta pengelolaan 607 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Langkat. Selain menjadi sumber peningkatan PAD dan pembuka lapangan kerja baru, potensi tersebut juga diharapkan mampu menjadikan Langkat sebagai salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada energi nasional./rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5296_Didukung-Penuh-Gubsu-Bobby--Syah-Afandin-Tancap-Gas-Kelola-Sumur-Tua-Langkat-untuk-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65931/didukung-penuh-gubsu-bobby-syah-afandin-tancap-gas-kelola-sumur-tua-langkat-untuk-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maruli Siahaan Dorong Penyelesaian Sengketa Padang Halaban Secara Adil, Transparan, dan Berbasis Data</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 21:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maruli Siahaan Dorong Penyelesaian Sengketa Padang Halaban Secara Adil, Transparan, dan Berbasis Data]]></title>
            <description><![CDATA[ Maruli Siahaan Dorong Penyelesaian Sengketa Padang Halaban Secara Adil, Transparan, dan Berbasis Data]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan &mdash; Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, *Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,* menghadiri pertemuan dalam rangka upaya penanganan permasalahan sengketa lahan antara Kelompok Tani Padang <a href="https://www.halomedan.com/tag/halaban/" target="_blank">Halaban</a> dengan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk.<br><br><br><br>Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur DPR RI, Kementerian HAM, Komnas HAM, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Ombudsman, pihak perusahaan, hingga masyarakat yang mengalami permasalahan.<br><br><br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, S.E., M.S.P.; Anggota DPR RI Komisi XIII Drs. Rapidin Simbolon; Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Munafrizal Manan; Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI Saurlin Siagian; Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Utara Dr. Flora Nainggolan, S.H., M.Hum.; Direktur Utama PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk.; Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara; Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, S.H., M.Kn.; Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M.; Staf Ahli Gubernur Achmad Fadly; serta masyarakat yang bermasalah.<br><br><br><br>Usai mengikuti pertemuan tersebut, Maruli Siahaan menegaskan bahwa penyelesaian sengketa Padang <a href="https://www.halomedan.com/tag/halaban/" target="_blank">Halaban</a> harus dilakukan secara hati-hati, objektif, dan tidak boleh hanya dilihat sebagai persoalan eksekusi lahan.<br><br><br><br>Menurut Maruli, negara harus hadir secara utuh, bukan hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam memastikan perlindungan terhadap hak-hak dasar masyarakat yang terdampak.<br><br><br><br>&quot;Pertama, saya menegaskan bahwa penyelesaian sengketa Padang <a href="https://www.halomedan.com/tag/halaban/" target="_blank">Halaban</a> harus tetap berdiri di atas hukum dan peraturan yang berlaku. Perkara ini memang telah melalui proses hukum panjang, mulai dari Putusan PN Rantauprapat, Putusan PT Medan, hingga Putusan Mahkamah Agung. Namun, pelaksanaan putusan hukum tetap harus menjamin keadilan, keterbukaan, dan perlindungan hak masyarakat,&quot; ujar Maruli.<br><br><br><br>Maruli juga menyoroti perlunya investigasi menyeluruh karena masih terdapat perbedaan data terkait luasan objek sengketa. Menurutnya, perbedaan data tersebut tidak boleh dianggap sebagai hal teknis semata, karena dapat berdampak langsung kepada masyarakat yang berada di lokasi sengketa.<br><br><br><br>&quot;Saya melihat masih ada perbedaan data luasan objek sengketa. Ada data yang menyebut sekitar 83,5 hektare, sementara data lain menyebut sekitar 78,2 hektare. Ini harus diklarifikasi secara terang, melalui pemeriksaan dokumen HGU, peta bidang tanah, batas objek eksekusi, dan riwayat penguasaan lahan,&quot; jelasnya.<br><br><br><br>Lebih lanjut, Maruli meminta pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, tidak bersikap pasif dalam menangani persoalan tersebut.<br><br><br><br>Ia menilai pemerintah daerah memiliki peran penting untuk memastikan adanya pendataan warga terdampak, fasilitasi mediasi, serta penyusunan solusi sosial yang layak bagi masyarakat.<br><br><br><br>&quot;Pemerintah daerah harus hadir aktif. Tidak cukup hanya menunggu proses berjalan. Harus ada pendataan warga terdampak, harus ada mediasi yang serius, dan harus ada solusi sosial yang manusiawi, apalagi disebutkan ada masyarakat yang sudah lama tinggal dan menggantungkan hidup di wilayah tersebut,&quot; tegas Maruli.<br><br><br><br>Dalam kesempatan itu, Maruli juga menekankan bahwa kepastian hukum harus berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan. Menurutnya, proses hukum tidak boleh menghilangkan tanggung jawab negara terhadap masyarakat yang berpotensi kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, maupun lingkungan sosialnya.<br><br><br><br>&quot;Hukum harus ditegakkan, tetapi kemanusiaan tidak boleh diabaikan. Apabila ada warga yang terdampak, maka pemerintah harus memastikan adanya skema pemulihan, tempat tinggal sementara, bantuan sosial, akses pendidikan anak, dan pemulihan ekonomi,&quot; katanya.<br><br><br><br>Maruli juga mendorong adanya forum penyelesaian lintas pihak yang transparan dan berbasis data. Ia meminta seluruh data terkait pelaksanaan eksekusi, jumlah warga terdampak, pengerahan personel, penggunaan alat berat, serta pemberian tali asih diverifikasi secara objektif.<br><br><br><br>&quot;Semua harus dibuka secara terang dan berbasis data. Apakah prosesnya sudah proporsional, apakah tali asih diterima secara sukarela, apakah seluruh warga terdampak sudah diperlakukan secara adil. Ini harus diverifikasi, bukan hanya berdasarkan klaim sepihak,&quot; ucap Maruli.<br><br><br><br>Maruli menegaskan bahwa persoalan Padang <a href="https://www.halomedan.com/tag/halaban/" target="_blank">Halaban</a> adalah ujian bagi negara dalam menegakkan hukum secara adil dan manusiawi.<br><br><br><br>&quot;Putusan hukum harus dihormati. Tetapi pemerintah juga wajib memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan hak dasarnya tanpa perlindungan dan solusi yang layak. Ini bukan hanya soal lahan, tetapi soal bagaimana negara hadir memberi keadilan,&quot; tutup Maruli.<br><br><br><br>Melalui pertemuan tersebut, Maruli berharap Kementerian HAM, Komnas HAM, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Ombudsman, PT SMART Tbk, dan seluruh pihak terkait dapat membangun penyelesaian yang objektif, transparan, serta dapat diterima baik secara hukum maupun kemanusiaan.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_4000_Maruli-Siahaan-Dorong-Penyelesaian-Sengketa-Padang-Halaban-Secara-Adil--Transparan--dan-Berbasis-Data.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65930/maruli-siahaan-dorong-penyelesaian-sengketa-padang-halaban-secara-adil-transparan-dan-berbasis-data/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD AMPI Sumut Undang Gubernur Bobby Nasution Pelantikan Kepengurusan Periode 2026 - 2031</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD AMPI Sumut Undang Gubernur Bobby Nasution Pelantikan Kepengurusan Periode 2026 - 2031]]></title>
            <description><![CDATA[DPD AMPI Sumut Undang Gubernur Bobby Nasution Pelantikan Kepengurusan Periode 2026  2031]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPD AMPI Sumut) melakukan kunjungan audiensi sekaligus melaporkan persiapan menjelang pelantikan kepengurusan baru DPD AMPI Sumut periode 2026&ndash;2031. Ketua DPD AMPI Sumut David Luther Lubis didampingi Sekretaris Gabriel Nainggolan dan sejumlah fungsionaris AMPI menemui Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa, 2 Juni 2026.<br><br>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, selain melaporkan kesiapan agenda pelantikan, David Luther Lubis menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk terus berada di garda terdepan dalam mendukung program pembangunan daerah.<br><br>David menegaskan, AMPI bukan sekedar organisasi wadah berkumpul, melainkan sebuah ekosistem yang siap melahirkan pemuda berkarakter dan inovatif.<br><br>" Kami (AMPI) berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah. AMPI Sumut ingin membuka ruang pengabdian dan karya seluas-luasnya bagi generasi muda, demi terwujudnya kolaborasi Sumut berkah yang lebih maju dan berdaya saing," ujar David.<br><br>Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan apresiasi atas kiprah dan kontribusi nyata yang selama ini telah ditunjukkan oleh AMPI Sumut. Menurut Bobby, AMPI memiliki rekam jejak yang panjang dalam mewarnai dinamika pembangunan, khususnya dalam menggerakkan potensi pemuda di Sumut.<br><br>"Sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda yang memiliki sejarah dan pengalaman panjang, kami berharap AMPI terus berkomitmen dalam gerakan sosial kemasyarakatan. Jadilah wadah bagi pemuda untuk berkreativitas dan berkarya, serta ikut serta dalam mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat Sumatera Utara," kata Bobby Nasution.<br><br>Bobby mengingatkan dan mengajak kader AMPI menghadapi tantangan global serta tantangan daerah yang semakin kompleks dengan tetap menjaga kondusivitas daerah, menyebarkan energi positif, serta menjauhi hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan aksi kriminalitas jalanan yang kerap melibatkan remaja.<br><br>Adapun pelantikan pengurus DPD AMPI Sumut periode 2026&ndash;2031, ujar Gabriel Nainggolan, akan dihadiri ribuan kader AMPI dari berbagai kabupaten/kota se-Sumut, serta sejumlah tokoh nasional dan pimpinan pusat organisasi. Momentum pelantikan, ujar Gabriel, akan menjadi spirit baru bagi AMPI Sumut untuk melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Sumut.<br><br>Gabriel menambahkan, AMPI akan menjawab tantangan bonus demografi di Sumut dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing tidak hanya di lokal, nasional bahkan internasional." Oleh karena itu, kepengurusan periode 2026&ndash;2031 ini akan lebih fokus pada program-program pemberdayaan ekonomi kreatif, digitalisasi, dan aksi sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga," ujar Gabriel.<br><br>Diakhir pertemuan, David Luther Lubis menyerahkan undangan kehormatan kepada Gubernur Bobby Nasution untuk menghadiri langsung pelantikan kepengurusan AMPI periode 2026&ndash;2031. Selain Gabriel Nainggolan, turut dalam audiensi tersebut Endie Arrahman Siregar, Dimas, dan tokoh senior AMPI Sumut Ferdinan Lumbantobing. Adapun Gubernur Bobby Nasution didampingi sejumlah kepala dinas dan pejabat Pemprov Sumut.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_5528_DPD-AMPI-Sumut-Undang-Gubernur-Bobby-Nasution-Pelantikan-Kepengurusan-Periode-2026---2031.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65929/dpd-ampi-sumut-undang-gubernur-bobby-nasution-pelantikan-kepengurusan-periode-2026-2031/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Marianna Resort Samosir Cetak Rekor LEPRID Lewat 1.001 Sajian Naniura, Angkat Warisan Kuliner Batak ke Pentas Nasional</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Marianna Resort Samosir Cetak Rekor LEPRID Lewat 1.001 Sajian Naniura, Angkat Warisan Kuliner Batak ke Pentas Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[SAMOSIR  HALOMEDAN.COM &ampndash Upaya melestarikan warisan kuliner Batak terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan bert]]></description>
            <content><![CDATA[SAMOSIR | HALOMEDAN.COM &ndash; Upaya melestarikan warisan kuliner Batak terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk "1001 Naniura" yang digelar Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir, Jumat (30/5/2026).</p>Dalam kegiatan tersebut, Marianna Resort berhasil mencatatkan rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) melalui penyajian sebanyak 1.001 hidangan Naniura, kuliner tradisional khas Batak yang kerap disebut sebagai "sashimi khas Nusantara".</p><br></p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_1002419388.jpg"><br><br></p>Acara yang berlangsung di ballroom Marianna Resort itu dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh budaya, pelaku pariwisata, media, serta tamu undangan dari berbagai daerah.<br>General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir, I Ketut Gunarta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pihaknya dalam memperkenalkan kembali kekayaan budaya dan kuliner Batak kepada masyarakat luas.<br>"Naniura bukan hanya makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak. Kami ingin memperkenalkan kembali kekayaan kuliner ini kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan yang datang ke Danau Toba," ujar Ketut Gunarta.</p><br>Naniura sendiri merupakan hidangan berbahan dasar ikan segar yang diolah tanpa proses memasak menggunakan api. Ikan dimatangkan dengan perasan jeruk khas Batak serta berbagai rempah tradisional yang menghasilkan cita rasa khas dan telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Batak.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_1002419387.jpg"><br></p><br>Menurut Ketut, pencatatan rekor LEPRID menjadi momentum untuk memperkuat posisi Naniura sebagai salah satu kuliner tradisional Indonesia yang layak dikenal hingga tingkat internasional.<br>"Kami berharap Naniura tidak hanya dikenal sebagai kuliner khas Batak, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata yang dicari wisatawan saat berkunjung ke Danau Toba dan Pulau Samosir," katanya.</p><br>Kentalnya nuansa budaya Batak sudah terasa sejak awal acara. Para tamu disambut pertunjukan musik tradisional dan tari Tor-Tor yang menampilkan kekayaan seni budaya Samosir.</p><br>Tak hanya itu, sesi Storytelling Naniura turut menjadi perhatian pengunjung. Melalui tayangan visual di videotron, para tamu diajak mengenal sejarah dan filosofi Naniura yang pada masa lampau dikenal sebagai hidangan kehormatan dalam tradisi masyarakat Batak.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_1002419393.jpg"><br></p><br>Puncak acara berlangsung saat LEPRID secara resmi menetapkan rekor "1001 Naniura" dan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada manajemen Marianna Resort di hadapan seluruh tamu undangan.</p><br>Sejumlah perwakilan pemerintah daerah yang hadir mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka menilai kolaborasi antara sektor pariwisata dan pelestarian budaya menjadi langkah penting dalam memperkenalkan kekayaan tradisi Batak kepada generasi muda sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional.<br>Pada kesempatan yang sama, Marianna Resort juga memperkenalkan Naniura sebagai salah satu menu unggulan di restoran The Rise. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengangkat kuliner lokal ke dalam industri hospitality dan wisata gastronomi di kawasan Danau Toba.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_1002419392.jpg"><br></p><br>Acara ditutup dengan makan bersama menggunakan sajian Naniura yang dinikmati seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya Batak.<br>Melalui kegiatan "1001 Naniura", Marianna Resort berharap kuliner khas Batak semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi daya tarik baru yang mendukung pertumbuhan pariwisata Danau Toba dan Pulau Samosir.<br>(ril)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_2647_Marianna-Resort-Samosir-Cetak-Rekor-LEPRID-Lewat-1-001-Sajian-Naniura--Angkat-Warisan-Kuliner-Batak-ke-Pentas-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/advertorial/65928/marianna-resort-samosir-cetak-rekor-leprid-lewat-1001-sajian-naniura-angkat-warisan-kuliner-batak-ke-pentas-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Setiap Rupiah Anggaran MBG Harus Sampai ke Piring Anak dan Santri Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 12:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Setiap Rupiah Anggaran MBG Harus Sampai ke Piring Anak dan Santri Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Setiap Rupiah Anggaran MBG Harus Sampai ke Piring Anak dan Santri Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br><br>Medan - Ketua Umum Gema Santri Nusa sekaligus Pengasuh Majlis Sholawat Akhsa Nusantara, KH. Akhmad Khambali, SE., MM, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dipahami sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.<br>Menurut Kyai Khambali, komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan Program MBG bukan semata-mata memberikan makanan gratis kepada peserta didik, melainkan membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai. Pemerintah menargetkan puluhan juta anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi penerima manfaat program tersebut sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional jangka panjang. <br><br>"Kita tidak boleh melihat MBG hanya dari sepiring makanan yang diterima anak-anak setiap hari. Yang harus kita lihat adalah lahirnya generasi yang sehat, kuat, produktif, serta mampu menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Gizi yang baik hari ini akan menentukan kualitas Indonesia puluhan tahun yang akan datang," ujar KH. Akhmad Khambali yang juga Pengasuh Ponpes Roudhotul Ulum dan Alim,<br>Beliau menegaskan bahwa persoalan gizi, stunting, dan ketimpangan akses makanan sehat merupakan tantangan serius yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu mendukung pelaksanaan MBG agar berjalan transparan, tepat sasaran, higienis, dan berkelanjutan.<br><br>Lebih lanjut, Kyai Khambali yang juga Pengamat Publik menilai bahwa keberhasilan MBG tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan dan kesehatan, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi rakyat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan rantai pasok pangan lokal. <br><br>"Apabila dikelola dengan baik, program ini akan melahirkan manfaat berlapis. Anak-anak dan Santri memperoleh gizi yang cukup, ekonomi masyarakat bergerak, lapangan kerja tercipta, dan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 semakin dekat."<br><br>Meski demikian, Kyai Khambali yang juga Pengurus MUI Pusat mengingatkan bahwa program sebesar ini harus terus diawasi dan dievaluasi secara berkala agar kualitas makanan, keamanan pangan, serta tata kelola anggaran tetap terjaga. Dukungan masyarakat harus berjalan seiring dengan pengawasan yang konstruktif demi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh rakyat. <br><br>Menutup pernyataannya, KH. Akhmad Khambali mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terjebak pada perdebatan yang kontraproduktif, melainkan bersama-sama mengawal dan menyempurnakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.<br>"Anak-anak dan Santri Indonesia adalah amanah sekaligus masa depan bangsa. Setiap ikhtiar untuk meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan pendidikan mereka adalah investasi peradaban yang nilainya jauh melampaui generasi kita hari ini."]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/06/_6547_Setiap-Rupiah-Anggaran-MBG-Harus-Sampai-ke-Piring-Anak-dan-Santri-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65927/setiap-rupiah-anggaran-mbg-harus-sampai-ke-piring-anak-dan-santri-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>