<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 11:46:04 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 11:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Halomedan.comDi Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, malam itu penonton tidak duduk seperti lazimnya menyaksikan pe]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | Halomedan.com<br>Di Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, malam itu penonton tidak duduk seperti lazimnya menyaksikan pertunjukan musik.<br><br>Di tengah panggung terdapat matras pencak silat berukuran sekitar 4 &times; 4,5 meter. Penonton duduk bersila mengelilingi arena dalam dua-tiga baris di setiap sisi. Barisan terdepan berjarak hanya beberapa sentimeter dari arena.<br><br>Di setiap sudut matras terdapat mikrofon dengan tiang pendek, ditempatkan rendah dan diarahkan ke permukaan matras.<br><br>Panggung digelapkan. Cahaya hanya jatuh dari atas, menerangi arena.<br><br>Tiga orang yang akan menjadi pusat pertunjukan mula-mula duduk di antara penonton barisan depan. Ketika pertunjukan dimulai, mereka masuk ke arena, menyalami beberapa penonton terdekat, lalu mengambil posisi kuda-kuda dan berhadapan.<br><br>Gerakan tubuh mulai berlangsung. Ada serangan dan tangkisan, tangkapan, kuncian, jatuhan dan lompatan. Tubuh menghantam matras. Kaki menghentak. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Napas para pesilat mulai memburu.<br><br>Sesekali tubuh seorang pesilat terhempas hanya beberapa sentimeter dari penonton.<br><br>*Silek di Tengah Musik*<br>Yang sedang disaksikan penonton tampaknya adalah silek. Silek adalah istilah dalam tradisi Minangkabau untuk seni bela diri yang secara umum dikenal sebagai silat. Pencak silat sebagai tradisi Nusantara sendiri telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2019.<br><br>Rabu (23/9/2026) malam itu, silek hadir dalam panggung komposisi musik. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari Pekan Komponis Indonesia (PKIna) 2026, yang berlangsung pada 23&ndash;27 September di Taman Ismail Marzuki.<br><br>Tiga orang di arena itu adalah M. Hario Efenur, atau yang akrab dipanggil Uncu, Emri, dan Hamdan Tawil atau Da At. Pertunjukan sekitar 45 menit itu berlangsung dalam tiga pertemuan: Emri dengan Da At, Emri dengan Uncu, kemudian Da At dengan Uncu.<br><br>Emri adalah seniman tari yang juga mengajar di ISI Padangpanjang, sedangkan Da At merupakan alumni ISI Padangpanjang dan pembuat alat-alat musik tradisional Minangkabau. Keduanya telah menekuni tradisi silek sejak lama.<br><br>Pada pertemuan pertama, gerakan mereka masih mudah dibaca sebagai pertarungan. Namun bersamaan dengan gerakan itu muncul bunyi yang tidak datang dari alat musik.<br><br>Kaki menghentak matras. Tubuh beradu. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Hentakan terdengar ketika tubuh jatuh atau melompat. Tarikan napas para pesilat terdengar semakin jelas.<br><br>Pada awalnya, bunyi-bunyi tersebut mungkin terasa sebagai akibat dari gerakan. Namun semakin pertunjukan berlangsung, bunyi itu mulai menarik perhatian dengan sendirinya.<br><br>*Bunyi dari Gerakan*<br>Pertemuan kedua, Emri dengan Uncu, membawa pengalaman serupa. Gerakan mereka berubah mengikuti respons satu sama lain. Satu tindakan memancing tindakan berikutnya, dan setiap tindakan membawa bunyinya sendiri.<br><br>Menjelang pertemuan terakhir, Da At tampil sendirian selama beberapa menit, sementara Uncu tetap berada di arena tanpa bergerak.<br>Daat berganti-ganti jurus, mengubah langkah, berpindah posisi, melompat, menepuk tubuh dan celana sileknya.<br><br>Tidak ada lawan yang harus direspons. Namun bunyi tetap muncul dari setiap tindakan.<br><br>Langkah kaki, gesekan kain, tepukan tangan pada tubuh dan pakaian, hentakan kaki serta napas membentuk rangkaian bunyi yang terus bergerak mengikuti tubuh Da At.<br><br>Pada bagian ini muncul pertanyaan: apakah bunyi-bunyi tersebut sekadar akibat dari gerakan silek, atau memang ada sesuatu yang sedang disusun?<br><br>Pertanyaan itu menjadi penting karena sejak awal Uncu menempatkan tubuh, gerak dan bunyi dalam satu kerangka penciptaan komposisi. Dalam sesi diskusi karya seusai pertunjukan, ia kemudian menjelaskan cara berpikir yang menjadi dasar karyanya dengan kalimat sederhana:<br><br>&quot;Yang dikomposisi bukan nada. Tapi tindakan.&quot;<br><br>Uncu tidak mengambil gerakan silek lalu memberinya musik. Ia menjadikan tindakan tubuh dalam silek sebagai bahan komposisi.<br><br>Gerakan yang telah disusun dan dilatih dapat menjadi bagian yang tetap, sementara respons terhadap lawan membuka ruang perubahan saat pertunjukan berlangsung. Serangan dapat menjadi pemicu, tangkapan dan pelepasan membentuk hubungan antartindakan, sedangkan perubahan posisi, kecepatan, tenaga dan jarak menghasilkan perubahan bunyi.<br><br>Dengan cara itu, silek tidak sekadar menjadi tontonan yang diiringi musik. Gerak dan tindakan tubuhnya sendiri ditempatkan sebagai bagian dari komposisi.<br><br>*Tubuh sebagai Komposisi*<br>Uncu menyebut pendekatan tersebut sebagai Musik Konsekuensial. Gagasannya berangkat dari sistem ketubuhan silek: silek dipahami bukan hanya sebagai teknik gerak, tetapi sebagai pengetahuan yang bekerja melalui tubuh, termasuk prinsip, respons dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.<br><br>Dalam sistem tersebut, tubuh bukan sekadar alat untuk memainkan komposisi yang telah dibuat sebelumnya. Tubuh menjadi tempat komposisi berlangsung.<br><br>Gagasan ini merupakan bagian dari perjalanan artistik Uncu bersama Candasuara, yang ia dirikan pada 2016. Kelompok yang berbasis di Sumatera Barat itu memusatkan penciptaannya pada seni ketubuhan Minangkabau, khususnya silek dan randai, sebagai sumber penciptaan musik.<br><br>Ketertarikan Uncu pada musik dan silek sendiri telah tumbuh sejak 2003. Saat itu ia mulai memainkan musik tradisional Minangkabau seperti gandang tambua, talempong dan rabano, sekaligus mulai belajar silek.<br><br>Eksplorasi hubungan tubuh, bunyi dan teknologi kemudian juga muncul dalam sejumlah kolaborasinya. Salah satunya melalui karya Panjago, bersama Rani Jambak, istrinya, dan Prof. Scott Wilson dari University of Birmingham. Dalam karya tersebut, gerak silek Uncu ditangkap kamera dan sensor gerak, lalu diolah menjadi body sound yang dipertemukan dengan musik elektronik dan live coding, sementara visualnya dikerjakan oleh Jean David Caillouet.<br><br>Uncu dan Rani juga mengelola Rumah Gagas, sebuah laboratorium dan ruang kreatif untuk pertunjukan kontemporer dan eksperimental.<br><br>Uncu kini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di ISI Surakarta. Karya Ketubuhan Silek: Formulasi Sistem Ketubuhan Silek Menjadi Sistem Komposisi Musik yang dipentaskan dalam PKIna 2026 berkaitan dengan proses penelitian dan penciptaan tersebut.<br><br>Gagasan tersebut hadir dalam Pekan Komponis Indonesia, sebuah program yang memiliki sejarah panjang. Agenda tahunan Dewan Kesenian Jakarta ini telah berlangsung sejak 1979, ketika masih bernama Pekan Komponis Muda.<br><br>Puluhan tahun kemudian, PKIna 2026 mengambil tema Tala&ndash;Talu: Listening, Remapping, Extending. Tema tersebut membuka ruang bagi berbagai bentuk penciptaan dan pemikiran musik.<br><br>Dalam konteks itu, karya Uncu bukan sekadar memperluas bunyi yang digunakan dalam musik, tetapi juga memetakan kembali dari mana musik dapat berangkat: dari tindakan tubuh yang telah hidup dalam sebuah tradisi.<br><br>*Mendengar yang Bergerak*<br>Gagasan Uncu bersinggungan dengan pertanyaan yang lebih lama dalam musik eksperimental: apa sebenarnya yang membuat sesuatu dapat disebut musik?<br><br>John Cage pernah menggeser pertanyaan tersebut melalui 4&#039;33&quot;. Dalam karya itu, David Tudor duduk di depan piano tanpa memainkan nada, sementara suara-suara yang muncul dari lingkungan pertunjukan menjadi bagian dari pengalaman mendengarkan.<br><br>Jika Cage menggeser perhatian pendengar melalui keheningan, Uncu menggesernya melalui tubuh.<br><br>Hentakan kaki, gesekan kain, tepukan tubuh, napas dan benturan yang biasanya menjadi bagian dari gerakan silek ditempatkan sebagai materi musik.<br><br>Cara berpikir ini dapat ditempatkan dalam percakapan yang lebih luas tentang soundscape yang dikembangkan R. Murray Schafer. Jika lingkungan dapat dipahami sebagai lanskap bunyi, gagasan itu dapat diperluas untuk melihat tubuh sebagai ruang kecil yang terus menghasilkan berbagai bunyi dari gerak dan aktivitasnya.<br><br>Dalam praktik body music, seperti yang dikembangkan Keith Terry, tubuh juga digunakan sebagai sumber bunyi. Namun pendekatan Uncu memiliki tekanan yang berbeda: yang dikomposisikan bukan semata-mata pola bunyi tubuh, tetapi tindakan yang menghasilkan bunyi tersebut, dan tindakan itu bersumber dari pengetahuan silek.<br><br>Seorang penonton dalam sesi diskusi karya bercerita bahwa ia sempat memejamkan mata agar lebih berkonsentrasi mendengarkan. Ketika penglihatan disisihkan, bunyi gesekan, hentakan, napas dan benturan tubuh terasa memiliki susunan tersendiri.<br><br>Jarak penonton dengan arena membuat pengalaman itu semakin kuat. Ketika tubuh terlempar hanya beberapa sentimeter dari mereka atau benturan keras tiba-tiba terdengar, penonton tidak sepenuhnya berada dalam posisi pengamat yang berjarak.<br><br>Kedekatan itulah yang membuat pertunjukan terasa immersive: jarak, suara, gerakan dan ketegangan tubuh ikut membentuk pengalaman penonton.<br><br>Kembali ke Arena<br>Pada bagian terakhir, tiba saatnya Da At berhadapan dengan Uncu.<br><br>Kali ini Da At membawa sebilah kuku alang, senjata tradisional berbentuk belati yang cukup besar dan mengilap di bawah cahaya lampu, sementara Uncu bertangan kosong.<br><br>Adegan itu kembali menghadirkan ketegangan silek. Tetapi setelah menyaksikan bagaimana gerakan tubuh menjadi sumber bunyi, perhatian penonton mungkin sudah berubah.<br><br>Yang terdengar bukan sekadar suara dari sebuah pertarungan. Ada langkah, napas, gesekan kain, benturan, jeda, respons dan perubahan tenaga. Semuanya lahir dari tindakan tubuh yang sejak awal ditempatkan sebagai bagian dari sistem komposisi.<br><br>Langkah, napas, gesekan kain, benturan dan jeda yang terdengar di arena malam itu tidak lagi sekadar menyertai gerakan silek sebagai bagian dari tradisi leluhur yang diwariskan melalui tubuh. Semuanya menjadi bagian dari cara lain membaca tubuh, sekaligus mendengarkan musik.<br>Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7225_Tradisi-Silek-dan-Cara-Lain-Mendengarkan-Komposisi-Musik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/seleb/66885/tradisi-silek-dan-cara-lain-mendengarkan-komposisi-musik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Memperingati Hari Tani Nasional 2026: Menanam Penghargaan kepada Petani dari Kebun Sekolah</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 11:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Memperingati Hari Tani Nasional 2026: Menanam Penghargaan kepada Petani dari Kebun Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Jawa Barat  Halomedan.comBagi anakanak yang tumbuh di kota, nasi, sayur, dan buah umumnya hadir dalam bentuk siap dimakan. Mereka mengenal]]></description>
            <content><![CDATA[Jawa Barat | Halomedan.com<br><br>Bagi anak-anak yang tumbuh di kota, nasi, sayur, dan buah umumnya hadir dalam bentuk siap dimakan. Mereka mengenal rasanya, tetapi belum tentu mengenal perjalanan di baliknya: bagaimana tanaman tumbuh, siapa yang merawatnya, dan bagaimana pangan sampai ke meja makan.<br><br>Jarak itu terasa semakin nyata di kota seperti Depok. Data BPS menunjukkan luas sawah yang tercatat di kota ini dari sekitar 135 hektare pada 2021 kini tinggal 61 hektare pada 2024&mdash;menyusut sekitar 54,8 persen hanya dalam tiga tahun. Dalam skala nasional, Indonesia memiliki sekitar 7,38 juta hektare lahan baku sawah pada 2024, sementara Jawa Barat sekitar 916.798 hektare.<br><br>Angka tersebut memang berbicara tentang lahan pertanian. Tetapi di baliknya terdapat persoalan lain: ketika ruang pertanian semakin jauh dari kehidupan anak-anak, kesempatan mereka memahami asal pangan juga semakin terbatas.<br><br>Gagasan itulah yang menjadi salah satu latar peringatan Hari Tani Nasional 2026 di TK Siti Maryam, yang berada di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Depok, Kamis (24/9/2026).<br><br>*Dari Lahan ke Anak*<br>Pagi itu, kebun sekolah menjadi ruang belajar. Anak-anak tidak sekadar diajak menyebut nama tanaman, tetapi memperhatikan bentuk dan bagian tanaman, membandingkan apa yang tumbuh di atas tanah dengan bagian yang tersembunyi di bawahnya.<br><br>Di sana ada cabai, singkong, pisang, mangga, pepaya, dan kacang. <a href="https://www.halomedan.com/tag/tanam/" target="_blank">Tanam</a>an-tanaman itu menjadi benda yang bisa diamati langsung dan disentuh, bukan sekadar gambar atau materi dalam buku.<br><br>Dari situ pertanyaan bergerak dari &quot;ini tanaman apa?&quot; menjadi pertanyaan yang lebih jauh: kalau kita menanamnya, apa yang harus dilakukan supaya tanaman itu bisa hidup dan menghasilkan?<br><br>Anak-anak kemudian menanam singkong dan kacang. Bibit dimasukkan ke tanah untuk dirawat bersama hingga waktunya dipanen.<br><br>Kepala TK Siti Maryam, H. Sigit Subiyanto, SE, mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara sederhana untuk mengenalkan kerja petani melalui pengalaman langsung.<br><br>&quot;Anak-anak perlu mengenal bahwa di balik pangan yang mereka konsumsi ada petani yang menanam, merawat, dan bekerja keras hingga hasilnya bisa dinikmati. Karena itu, Hari Tani Nasional kami manfaatkan untuk menanamkan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada petani Indonesia,&quot; ungkapnya.<br><br>*Belajar dari Kebun*<br>Kegiatan menanam bukan hal baru bagi anak-anak di sekolah tersebut. Kebun menjadi bagian dari pembelajaran yang terhubung dengan konsep pertanian terpadu.<br><br>Selain tanaman sayuran, anak-anak diperkenalkan pada pemeliharaan ikan lele, ayam, dan maggot Hasilnya pada kesempatan tertentu kemudian digunakan dalam kegiatan pembelajaran cooking class, memasak bersama.<br><br>Aktivitas berkebun biasanya dilakukan pada pagi hari, sebelum anak mengikuti pembelajaran di kelas dan sarapan. Dengan demikian, tanaman hadir sebagai bagian dari pengalaman sehari-hari, bukan sekadar materi dalam satu kegiatan khusus.<br><br>Aprilianti Putri Hermawan, guru Kelompok Bermain sekaligus koordinator kegiatan Hari Tani Nasional, mengatakan yang diperkenalkan bukan sekadar nama dan jenis tanaman.<br><br>&quot;Yang ingin kami tanamkan bukan hanya pengetahuan tentang tanaman. Anak-anak belajar bahwa untuk menghasilkan sesuatu dibutuhkan proses dan perawatan. Dari sana mereka belajar menghargai makanan, alam, dan orang-orang yang bekerja menghasilkan pangan,&quot; ujarnya.<br><br>Pengalaman itu kemudian bertemu dengan kebiasaan makan bersama. Saat sarapan, guru mengajak anak-anak bersyukur atas makanan yang tersedia sekaligus mengenalkan bahwa setiap butir nasi memiliki cerita panjang di belakangnya.<br><br>*Dari Sekolah ke Rumah*<br>Sebelum kegiatan Hari Tani Nasional, anak-anak mendapat tugas bersama orang tua membuat topi petani dari karton atau kardus bekas. Topi tersebut dihias secara kreatif dan dikenakan dalam kegiatan peringatan.<br><br>Bagi orang tua, rangkaian kegiatan semacam ini memberi kesempatan untuk melanjutkan pengalaman anak di luar sekolah.<br><br>Nur Kholisoh Labibah, wali murid M. Nu&#039;man Abdullah, siswa TK A, mengapresiasi kegiatan yang secara konsisten mengenalkan kecintaan terhadap lingkungan melalui aktivitas menanam dan merawat tanaman.<br><br>&quot;Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang mengenalkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini melalui menanam dan merawat tanaman. Saya melihat anak saya menjadi lebih bersemangat berkebun di rumah. Dari kegiatan seperti ini, anak juga belajar menghargai alam dan mengenal jasa petani,&quot; ujarnya.<br><br>Ia berharap kegiatan seperti itu tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, tetapi menjadi bagian dari cara anak-anak memandang lingkungan dan makanan yang mereka temui sehari-hari.<br><br>&quot;Semoga anak-anak semakin mengenal alam, memahami pentingnya menjaga lingkungan, dan tumbuh dengan kesadaran bahwa apa yang ada di sekitar kita perlu dirawat bersama,&quot; katanya.<br><br>*Menanam Syukur*<br>Bagi anak-anak, memahami perjalanan pangan tidak harus dimulai dari angka produksi atau luas lahan. Mereka dapat memulainya dari tanaman yang dilihat, tanah yang disentuh, dan makanan yang disantap.<br><br>Di balik setiap butir nasi terdapat kerja yang panjang. Petani menanam dan merawat padi, hasilnya dipanen dan diolah, kemudian berpindah melalui berbagai tangan hingga menjadi beras dan terhidang sebagai nasi yang tersaji di meja makan.<br><br>Kesadaran sederhana itu penting karena sebagian besar proses tersebut tidak terlihat oleh anak-anak yang tumbuh di perkotaan. Mereka menerima pangan pada tahap akhirnya, sementara proses yang membuatnya tersedia berlangsung jauh dari pandangan.<br><br>Kebun sekolah menghadirkan sebagian kecil proses itu dalam jarak yang dekat. Anak-anak melihat tanaman tumbuh, belajar merawatnya, dan memahami bahwa hasil tidak dapat diperoleh secara instan.<br><br>Bibit singkong yang ditanam hari itu belum menghasilkan apa-apa. Anak-anak harus kembali melihatnya, merawatnya, menunggu, dan kelak menyaksikan hasilnya.<br><br>Dari proses sederhana itu, penghargaan kepada petani diperkenalkan bukan sebagai hafalan tentang Hari Tani Nasional, melainkan sebagai pengalaman: menanam, merawat, menunggu, dan memahami bahwa pangan yang hadir di meja makan merupakan hasil kerja banyak tangan.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2564_Memperingati-Hari-Tani-Nasional-2026--Menanam-Penghargaan-kepada-Petani-dari-Kebun-Sekolah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66884/memperingati-hari-tani-nasional-2026-menanam-penghargaan-kepada-petani-dari-kebun-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Beri Voucher Jutaan Rupiah untuk 22 Dosen Lulus Sertifikasi, Dorong Karier Menuju Lektor Kepala</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 10:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Beri Voucher Jutaan Rupiah untuk 22 Dosen Lulus Sertifikasi, Dorong Karier Menuju Lektor Kepala]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, HALOMEDAN.COM Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memberikan apresiasi kepada 22 dosen tetap yang berhasil lulus 100 persen da]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, HALOMEDAN.COM</p> Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memberikan apresiasi kepada 22 dosen tetap yang berhasil lulus 100 persen dalam Program Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2026.</p><br>Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk voucher senilai jutaan rupiah kepada masing-masing dosen. Voucher itu dapat digunakan untuk mendukung biaya publikasi karya ilmiah pada jurnal terindeks SINTA.<br>Pemberian voucher dan sertifikat penghargaan dilakukan dalam kegiatan Tasyakuran Kelulusan Sertifikasi Dosen yang digelar UNPAB, Sabtu (26/9/2026).</p><br>Rektor Bidang Sumber Daya dan Internasionalisasi UNPAB, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc., mengatakan pemberian voucher merupakan bentuk penghargaan universitas terhadap kerja keras dosen dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.</p><br>&quot;Voucher senilai jutaan rupiah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dosen UNPAB dalam mendapatkan Sertifikasi Dosen Profesional dari Kementerian Pendidikan Tinggi,&quot; ujar Abdul Razak dalam siaran pers di Medan, Senin (28/9/2026).</p><br>Namun, menurutnya, apresiasi tersebut tidak hanya berhenti sebagai penghargaan. Voucher yang diberikan juga diharapkan menjadi fasilitas yang dapat dimanfaatkan dosen untuk meningkatkan karier akademiknya.</p><br>&quot;Kami juga berharap voucher ini dapat digunakan oleh dosen sebagai fasilitas peningkatan karier yang lebih baik lagi, khususnya menuju Jabatan Akademik Lektor Kepala,&quot; katanya.</p><br>Abdul Razak menilai dukungan terhadap publikasi ilmiah menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pengembangan karier dosen.<br>Karena itu, fasilitas berupa voucher publikasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para dosen untuk menghasilkan dan mempublikasikan karya ilmiah.</p><br>Ia juga menyampaikan bahwa pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk komitmen Rektor UNPAB, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM., bersama jajaran pimpinan universitas dalam memotivasi dan memfasilitasi pengembangan karier dosen.</p><br>&quot;Langkah cepat UNPAB dalam memberikan apresiasi ini menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dari Rektor UNPAB dan jajaran pimpinan universitas untuk memotivasi dan memfasilitasi pengembangan karier dosen di lingkungan universitas,&quot; ungkapnya.<br>Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB tersebut dinyatakan lulus 100 persen dalam Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.</p><br>Mereka berasal dari sejumlah program studi, mulai dari Hukum, Manajemen, Akuntansi, Perpajakan, Ekonomi Pembangunan, Agribisnis, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Elektro, Sistem Komputer, Sains Data, Pendidikan Agama Islam hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini.<br>Abdul Razak berharap keberhasilan memperoleh sertifikasi tersebut menjadi momentum bagi para dosen untuk terus meningkatkan kualitas akademik, produktivitas karya ilmiah, dan jenjang karier profesional.</p><br>&quot;Sekali lagi, kami juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak dalam pencapaian ini,&quot; pungkas Abdul Razak. (rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3183_UNPAB-Beri-Voucher-Jutaan-Rupiah-untuk-22-Dosen-Lulus-Sertifikasi--Dorong-Karier-Menuju-Lektor-Kepala.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66883/unpab-beri-voucher-jutaan-rupiah-untuk-22-dosen-lulus-sertifikasi-dorong-karier-menuju-lektor-kepala/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PP TPI Ajak Alumni Bersinergi Majukan Pendidikan, Pengawasan Siswa Kampus II Diperketat</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 08:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PP TPI Ajak Alumni Bersinergi Majukan Pendidikan, Pengawasan Siswa Kampus II Diperketat]]></title>
            <description><![CDATA[PP TPI Ajak Alumni Bersinergi Majukan Pendidikan, Pengawasan Siswa Kampus II Diperketat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>DELI SERDANG &ndash; Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI) mengapresiasi pelaksanaan Reuni Perdana dan Silaturahmi Alumni SD TPI angkatan masuk 1975 dan tamat 1981 yang digelar di Resto Budaya, Jalan Medan&ndash;Tanjung Morawa Km 12,5, Deli Serdang, Minggu (27/9/2026).<br><br><br><br>Sekitar 20 alumni hadir dalam pertemuan penuh keakraban tersebut. Mereka mengenang masa sekolah sekaligus menyampaikan kepedulian terhadap perkembangan disiplin siswa di Kampus II TPI, yang kini juga menjadi tempat belajar cucu-cucu mereka.<br><br><br><br>Ketua I &amp; II PP TPI sekaligus Penanggung Jawab Kampus II, H. Ikrom Helmi Nasution, SH, mengatakan masukan dari para alumni menjadi perhatian serius lembaga demi menjaga mutu pendidikan dan karakter peserta didik.<br><br><br><br>&gt; &quot;PP TPI membuka pintu selebar-lebarnya bagi para alumni untuk memberikan saran, kritik, dan kontribusi demi kemajuan TPI. Silaturahmi ini harus terus dijaga melalui program yang bermanfaat,&quot; ujar Ikrom.<br><br><br><br>Ia mengusulkan agar alumni menggelar pengajian rutin setiap tiga bulan di Masjid Ar Rivai TPI sebagai wadah mempererat ukhuwah sekaligus mendukung pembinaan generasi muda.<br><br><br><br>Soroti Murid Keluar Saat Istirahat<br><br>Dalam dialog, sejumlah alumni menyoroti masih adanya siswa yang keluar melalui pintu belakang sekolah saat jam istirahat, bahkan diduga merokok di kawasan permukiman warga.<br><br>Para alumni membandingkan kondisi tersebut dengan masa mereka bersekolah dahulu yang dinilai lebih disiplin meski belum memiliki pagar sekolah.<br><br><br><br>Menindaklanjuti aspirasi itu, Ikrom meminta seluruh kepala sekolah di Kampus II mulai Senin (28/9/2026) memperketat pengawasan dengan menutup dan menjaga pintu masuk maupun keluar saat jam pelajaran berlangsung, serta tidak mengizinkan siswa keluar tanpa izin tertulis dari kepala sekolah.<br><br><br><br>Alumni Siap Berkontribusi<br><br>Koordinator Reuni, Suriono, menyampaikan terima kasih kepada PP TPI yang telah menghadiri kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan, dari sekitar 30 siswa dalam satu angkatan, kini tersisa sekitar 20 alumni yang masih aktif bersilaturahmi, sementara sembilan rekan mereka telah wafat.<br><br>Reuni perdana ini diharapkan menjadi awal terbentuknya jaringan alumni SD TPI yang lebih solid, sekaligus menjadi mitra PP TPI dalam memberikan masukan untuk memajukan dunia pendidikan berbasis religius dan berkarakter.rel<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2605_PP-TPI-Ajak-Alumni-Bersinergi-Majukan-Pendidikan--Pengawasan-Siswa-Kampus-II-Diperketat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66882/pp-tpi-ajak-alumni-bersinergi-majukan-pendidikan-pengawasan-siswa-kampus-ii-diperketat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MTS Al Manar Gelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM, Layaknya Seperti Pemilu, Reyval dan Nazwa Unggul</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 23:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MTS Al Manar Gelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM, Layaknya Seperti Pemilu, Reyval dan Nazwa Unggul]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Al Manar Medan melaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasyah (OSIM)]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Al Manar Medan melaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasyah (OSIM) di Aula Al Manar pada Sabtu 25 September 2026. Pemilihan bertemakan &#039;Pendidikan  Menyalakan Cahaya Pengetahuan&#039;.<br><br>Pemilihan diikuti tiga pasang calon  Ketua dan Wakil Ketua OSIM yaitu  Geysan dan Aisy Alfarid, kedua Ulfa dan Ayla ketiga Reyval dan Nazwa, mereka semua adalah anak Kelas 8. Sebelumnya Ketua dan Wakil Ketua OSIM ialah Hadi dan Fathir.<br><br>Pelaksanaan pemilihan berjalan demokratis. Yaitu satu orang satu suara dengan voting langsung. Peserta pemilih adalah para guru berjumlah 28 orang dan para siswa kelas 7,8 dan 9 sejumlah 302 siswa dan siswi.<br><br>Sebagai pemilih pertama adalah Kepala MTs Al Manar, Ustad Irham Khalid Tanjung kemudian diikuti guru yang lain dan menyusul para siswa yang berjumlah 302 orang.<br><br>Usai memberikan suara kepada calon ketua dan wakil ketua, panitia melakukan penghitungan suara dengan manual. Pasangan nomor 1 Geysan dan Aisy memperoleh  33 suara dan saling kejar dengan pasangan nomor 3 Reyval dan Nazwa memperoleh 220 suara. Sementara pasangan Nomor urut 2 Ulfaira dan Ayla hanya di urutan ketiga dengan 16 suara dan 7 suara batal.<br><br>Dengan demikian pasangan Reyval dan Nazwa terpilih secara demokratis menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIM<br>MTs Al Manar Medan. Dalam sambutan perdananya ia mengucapkan terima kasih dan doakan agar dapat menjalankan tugas dengan amanah. "Kita akan menjalin bekerjasama dengan para guru, seluruh siswa dan MTs lainnya di Medan," ucap Reyval singkat.<br><br>Sementara Kepala MTs Al Manar Medan, Ustad Irham Khalid Tanjung mengucapkan terima kasihnya kepada semua guru dan murid, sebab pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTs Al Manar berjalan tertib dan lancar. Dan ini merupakan pelajaran tambahan bagi anak anak semua tentang berorganisasi dan berdemokrasi.<br><br>"Ini pelajaran yang berharga bagi seluruh pelajar Al Manar dalam berorganisasi dan berdemokrasi. Kelak ini akan jadi pengalaman tetapi yang utama harus tetap prioritaskan belajar dan kerjasama yang baik dengan semua pihak. Selamat kepada Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTs Al Manar, semoga amanah yang dipercayakan dapat dijalankan dengan baik," tutup Irham Khalid Tanjung. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8303_MTS-Al-Manar-Gelar-Pemilihan-Ketua-dan-Wakil-Ketua-OSIM--Layaknya-Seperti-Pemilu--Reyval-dan-Nazwa-Unggul.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/66881/mts-al-manar-gelar-pemilihan-ketua-dan-wakil-ketua-osim-layaknya-seperti-pemilu-reyval-dan-nazwa-unggul/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas*</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 21:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas*]]></title>
            <description><![CDATA[LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &ndash; Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengapresiasi kepatuhan PT Bank Sumut dalam menjalankan program penjaminan simpanan. Per Agustus 2026, dari sekitar 1,99 juta rekening simpanan nasabah Bank Sumut tercatat dalam cakupan penjaminan LPS.<br><br>Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Badan Supervisi LPS bersama Komisi XI DPR RI dan OJK ke Bank Sumut, Jumat (25/9). Direktur Eksekutif Keuangan dan Investasi LPS Hafiz As&#039;adi mengatakan, Bank Sumut juga memenuhi kewajiban program penjaminan, termasuk pembayaran premi tepat waktu dan sesuai ketentuan.<br><br>&quot;Berdasarkan laporan yang kami terima, hampir seluruh rekening simpanan nasabah Bank Sumut tercatat dalam cakupan program penjaminan LPS,&quot; ujar Hafiz.<br><br>Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengatakan, kepatuhan dan perlindungan nasabah menjadi bagian dari transformasi bisnis perseroan. Cakupan penjaminan tersebut tetap mengikuti ketentuan LPS, termasuk batas maksimal simpanan yang dijamin sebesar Rp2 miliar per nasabah pada setiap bank serta persyaratan lain yang berlaku. Karena itu, Bank Sumut terus memperkuat edukasi kepada nasabah melalui customer service, frontliner, relationship manager dan kanal digital.<br><br>&quot;Transformasi Bank Sumut bukan hanya soal pertumbuhan bisnis. Kami ingin pertumbuhan itu dibangun dengan tata kelola, kepatuhan dan pengelolaan risiko yang semakin kuat,&quot; kata Heru.<br><br>Di sisi bisnis, Bank Sumut terus mendorong peningkatan porsi kredit produktif. Salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bank Sumut memperoleh tambahan kuota KUR Rp1 triliun sehingga total kuota menjadi Rp2 triliun. Sekitar Rp800 miliar masih akan disalurkan hingga akhir tahun.<br><br>Heru juga menjelaskan, per Agustus 2026, aset Bank Sumut mencapai Rp49,8 triliun atau tumbuh 4,8% secara tahunan. Dana pihak ketiga tercatat Rp40,8 triliun, sedangkan kredit mencapai Rp32,3 triliun dengan porsi kredit produktif sebesar 34,47%.<br><br>OJK dalam pertemuan tersebut menyampaikan kondisi Bank Sumut secara umum tetap kuat, terutama dari sisi permodalan. Modal inti berada sekitar Rp4,4 triliun dengan rasio kecukupan modal sekitar 21%. <br><br>&quot;Pertumbuhan kredit harus tetap berjalan dengan prinsip kehati-hatian. Kami ingin kredit tumbuh, tetapi kualitas aset dan pengelolaan risikonya juga harus semakin baik,&quot; ujar Heru.<br><br>Selain kredit produktif, Bank Sumut memperkuat transaction banking melalui digitalisasi, termasuk mobile banking dan QRIS merchant. Hingga Agustus 2026, transaksi QRIS merchant mencapai 3,6 juta transaksi senilai Rp442,7 miliar, sementara transaksi mobile banking mencapai Rp18,5 triliun.<br><br>Penguatan bisnis tersebut berjalan seiring dengan kepatuhan, tata kelola dan edukasi penjaminan simpanan untuk menjaga kepercayaan nasabah. Dengan mengedepankan kepercayaan nasabah sebagai fondasi dalam memperkuat resiliensi likuiditas bank.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8768_LPS-Apresiasi-Kepatuhan-Bank-Sumut-dalam-Program-Penjaminan-Simpanan--Memperkuat-Resiliensi-Likuiditas-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66880/lps-apresiasi-kepatuhan-bank-sumut-dalam-program-penjaminan-simpanan-memperkuat-resiliensi-likuiditas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kearifan Lokal Kraton Surakarta</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 18:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kearifan Lokal Kraton Surakarta]]></title>
            <description><![CDATA[Kearifan Lokal Kraton SurakartaWarisan penting Kraton Surakarta berupa nilai kearifan lokal. Indonesia memerlukan jatidiri budaya. Dari Saba]]></description>
            <content><![CDATA[Kearifan Lokal Kraton Surakarta<br><br>Warisan penting Kraton Surakarta berupa nilai kearifan lokal. Indonesia memerlukan jatidiri budaya. Dari Sabang sampai Merauke tersedia kebajikan dari tradisi nenek moyang. <br><br>Integrasi Kearifan lokal dalam layanan Bimbingan dan konseling untuk mendukung profil pelajar Pancasila. Nilai kearifan lokal nusantara beraneka rupa. Artikel ini bertujuan untuk menggali arti penting butir butir kearifan lokal.<br><br>Bahasan lebih khusus nilai kearifan lokal itu bersumber dari seni budaya Jawa. Nilai kearifan lokal berhubungan dengan layanan bimbingan dan konseling buat para pelajar. Kearifan lokal yang berasal dari seni budaya Jawa dalam rangka untuk mendukung profil pelajar Pancasila.<br><br>Dengan menggunakan teori semiotik simbol simbol budaya Jawa memperlancar pelayanan bimbingan dan konseling. Metode hermeneutik menjelaskan tafsir yang utuh dalam mewujudkan perilaku pelajar Pancasila.<br><br>Pendekatan budaya memang efektif dalam memahami dan menganalisis fenomena sosial. Budaya Jawa penuh dengan muatan kearifan lokal.<br><br>Bimbingan dan Konseling. Penggunaan nilai kearifan lokal Jawa berhubungan dengan layanan bimbingan dan konseling.<br><br>Pendekatan kebudayaan ini tentu lebih muda dipahami oleh peserta didik. Pendidikan nasional memang bertumpu pada akar budaya bangsa. Bimbingan dan konseling dilakukan dengan memperhatikan lingkungan budaya lokal. <br><br>Pitutur luhur, wejangan kasepuhan, unggah unggah, tata krama dan sopan santun umumnya sudah berjalan secara alamiah. Mulai dari lingkungan keluarga, kampung dan masyarakat tentu sudah menerapkan norma dasar warisan nenek moyang. Nilai kearifan lokal disebarkan secara turun temurun. Dari generasi ke generasi berlangsung terus menerus. <br><br>Pendidikan yang memuat kearifan lokal terdapat dalam pagelaran wayang purwa. Ajaran luhur seni pedalangan sarat dengan lambang simbolik. <br><br>Unsur etis filosofis pewayangan mengandung aspek tontonan tuntunan dan tatanan. Pelajar Pancasila harapan bangsa. Pelajar Pancasila yang didukung oleh layanan bimbingan dan konseling makin terarah.<br><br>Pendidikan kultural generasi muda demi menyongsong masa depan yang lebih baik. Aspek ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan dan keadilan intisari pendidikan moral Pancasila. <br><br>Peradaban Jawa mengajarkan nilai luhur sepanjang masa. Sastra piwulang berguna untuk membangun mental spiritual pelajar. Serat Wulangreh, Wedhatama, Centhini, Dewaruci dan Pustaka Raja menyediakan beragam materi untuk memupuk keluhuran. <br><br>Pagelaran Seni Budaya. Unsur gendhing melambangkan perjalanan manusia. <br><br>Pembagian pathet nem, panthet sangat, pathet manyura. Pathet nem lambang enam rasa. Pathet sanga lambang indera yang harus mampu mengendalikan diri. Pathet manyura lambang lelakon manusia yang harus menjunjung nilai kebajikan.<br>Wayang lengkap dengan aspek simbolik. <br><br>Cerita kenegaraan, kemasyarakatan dan kesusilaan berjalan selaras serasi dan seimbang. <br>Teladan cerita pewayangan cocok untuk menggali seni budaya. <br>Bimbingan dan konseling terbantu dengan nilai kearifan lokal. <br>Seni budaya Jawa mendukung karakter pelajar Pancasila.<br><br>Kekerabatan Kraton Surakarta. <br>Paguyuban Kraton Surakarta Hadiningrat berdiri di tiap kabupaten. Kekerabatan ini disebut dengan singkatan Pakasa. Wilayah pesisir utara terdapat legitimasi kultural. <br><br>Misalnya kepercayaan terhadap ratu pesisir. Orang Jawa menyebut Nyi Lanjar. Tokoh wanita sakti mandraguna. Tampil sebagai putri cantik. Mustikaning putri, tetungguling widodari. <br><br>Nyi Lanjar Ratu Laut Jawa. Keselarasan laut Jawa karena wibawa Nyi Lanjar. Ombak bergulung gulung bisa surut karena perintah penguasa pantai. Para nelayan selalu memuja untuk ngalap berkah. <br><br>Pantai Sendang Si Kucing Kendal. Nyi Lanjar penguasa laut Jawa. Kali ini dalam rangka mangayu bagya tetepan abdi dalem Keraton Surakarta. Utusan datang pantai Sendang si kucing. <br><br>Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat. Titi laksana hadicara paring gamjaran pangkat lan sesebatan dari Kraton Surakarta Hadiningrat pada tanggal 26 September 2026 pukul 19. Bertempat di Sendangdawuhan Rowosari Kendal. <br><br>Dengan teliti panitia menyusun acara budaya. Pra acara dimulai dengan makan bersama Bupati Kendal dan rombonganKraton. <br>Pukul 18.30 - 19.<br><br>Menuju lokasi jalan 20 m. <br>Pengalungan melati rinonce kagem Bupati dan pangageng Kraton Surakarta. Iringan gamelan lancaran kebo Giro pelog. <br><br>Acara. <br>1. Pembukaan MC dari Kraton Surakarta. <br>2. Lagu Indonesia Raya<br>3. Tari Gambyong<br>4. Sambutan kades. <br>5. Sambutan Bupati. <br>6. Sambutan Kraton. <br>7. Donga Wilujengan. <br>8. Srah tinampen pangkat<br>9. Sumene <br>10. Pengumuman panitia. MC lokal<br>11. Penyerahan 3 tokoh wayang. <br>12. Pagelaran wayang lakon Wahyu Cakraningrat, dalaang Ki Aji Todho Gondo Darsono.<br>13. Manasuka<br>14. Panutup<br><br>Tamu acara 26 September 2026 jam 19.<br>Sendang dawuhan, Rowosari, Kendal. Pimpinan Kendal berkenan hadir. <br>Hj. DYAH KARTIKA PERMANASARI, S.E., M.M.<br>BUPATI KENDAL<br>Dan<br>H. BENNY KARNADI, S.Ag.<br>WAKIL BUPATI KENDAL<br><br>Dari Kraton Surakarta hadir pangageng sasana wilapa. GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. pangarsa Pakasa punjer yang dijabat KPH Dr Wirobhumi SH MM. Sentana dan Abdi dalem ndherek nyengkuyung. <br><br>Asisten panitia Kendal terdiri dari :<br>Dosen UNY<br>Dr Purwadi Sosronagoro M.Hum.<br>Dosen seni pedalangan ISI Yogyakarta<br>Endah Budiarti SS MA. <br>Ketua Penerbit Bangun Bangsa<br>Sari Indah Setiani SS<br><br>Assalamu&#039;alaikum <br>Rahayu x3. <br><br>Selamat pagi semuanya<br>Untuk Acara gladi bersih kekancingan insyallah akan dilaksanakan besok Hari : Sabtu jam 1 Siang yg akan langsung dipimpin oleh beliau Kanjeng Purwadi dari Solo, tempat di Balai desa Sendangdawuhan <br>Sekian terimakasih atas perhatiannya<br>Wassalamu alaikum<br><br>Penerima pangkat dan sesebatan. <br><br>1.<br>Waryono SH,<br>ALAMAT Sendangdawuhan Rowosari Kendal<br>KRT Waryono Notonagoro SH<br><br>2.<br>Maeni Kusmiati Ningsih<br>KMT Maeni Condrodipuro<br>Alamat Kendal<br><br>3.<br>DWI WAHYUNI<br> Sendangdawuhan Rowosari Kendal <br>KMT Dwi Wahyuni Puspoprojo<br><br>4.<br>KRT Kompol Edi Joko P Notoprojo SH SE<br>Limbangan Karangdowo Weleri Kendal<br><br>5.<br>Imam Sudibyo S.Psi <br>Gedangsambung Tambaksari Rowosari Kendal<br>KRT Imam Sudibyo Reksopuro S.Psi<br><br>6.<br>ARSYANENDRA YAFIZHAN<br> Getasombo  Sendangdawuhan Rowosari  Kendal <br>Mas Ngabehi Arsysanendra Puspoko<br><br>7.<br>Bani Andi S.Pd M.Pd<br>Sambongsari Weleri Kendal<br>KRT Bani Andi Probonagoro S.Pd M.Pd<br><br>8.<br>Waryanto, ST., S.Pd., M.Pd.<br>Traju Manggungsari Weleri Kendal<br>KRT Waryanto Puspitopuro ST S.Pd M.Pd<br><br>9.<br>Aryo bimo joko<br> karangdowo<br> Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Aryo Bimo Sewoko<br><br>10.<br>Junior Jack Edi<br> karangdowo<br>Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Junior Jack Nguntoro<br><br>11.<br>Awanda Mutiara<br>Fauzah<br>Langensari Ungaran<br>KMT Awanda Mutiara Harjorukmi<br><br>12.<br>R Bayu Adhi Pamungkas SE CGCAE<br>Plantaran Kaliwungu Kendal<br>KRT Bayu Aji Punoprojo SE CGCAE<br><br>13.<br>MARGIYATI KUNCORO DEWI<br>KMT Margiyanti Kuncoro Puspoprojo<br><br>KPH DR Wirobhumi SH melantik. Serat kekancingan diserahkan. Samir dikalungkan GKR Wandansari. Bupati Kendal memberi ucapan selamat. Tamu undangan memberi kesaksian dengan wajah berseri seri. Sedaya ndherek mangayu bagya. <br><br>Restu Dewi Lannjar telah memperlancar tata cara adat Jawa. Kraton Surakarta memberi pangkat dan sesebatan buat abdi dalem Kendal. Kekerabatan Kraton Surakarta Hadiningrat untuk pelestarian budaya. Nilai kearifan lokal berguna untuk memperkokoh kepribadian bangsa. <br><br><br>Surakarta, 27 September 2026.<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7685_Kearifan-Lokal-Kraton-Surakarta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/wisata/66879/kearifan-lokal-kraton-surakarta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nyi Lanjar Ratu Laut Jawa</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 16:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nyi Lanjar Ratu Laut Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[Nyi Lanjar Ratu Laut JawaKeselarasan laut Jawa karena wibawa Nyi Lanjar. Ombak bergulung gulung bisa surut karena perintah penguasa pantai. ]]></description>
            <content><![CDATA[Nyi Lanjar Ratu Laut Jawa<br><br>Keselarasan laut Jawa karena wibawa Nyi Lanjar. Ombak bergulung gulung bisa surut karena perintah penguasa pantai. Para nelayan selalu memuja untuk ngalap berkah. <br><br>Pantai Sendang Si Kucing Kendal<br><br>Nyi Lanjar penguasa laut Jawa. Kali ini dalam rangka mangayu bagya tetepan abdi dalem Keraton Surakarta. Utusan datang pantai Sendang si kucing. <br><br>Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat<br><br>Titi laksana hadicara paring gamjaran pangkat lan sesebatan dari Kraton Surakarta Hadiningrat pada tanggal 26 September 2026 pukul 19. Bertempat di Sendangdawuhan Rowosari Kendal. <br><br>Dengan teliti panitia menyusun acara budaya. Pra acara dimulai dengan makan bersama Bupati Kendal dan rombonganKraton. <br>Pukul 18.30 - 19.<br><br>Menuju lokasi jalan 20 m. <br>Pengalungan melati rinonce kagem Bupati dan pangageng Kraton Surakarta. Iringan gamelan lancaran kebo Giro pelog. <br><br>Acara. <br>1. Pembukaan MC dari Kraton Surakarta. <br>2. Lagu Indonesia Raya<br>3. Tari Gambyong<br>4. Sambutan kades. <br>5. Sambutan Bupati. <br>6. Sambutan Kraton. <br>7. Donga Wilujengan. <br>8. Srah tinampen pangkat<br>9. Sumene <br>10. Pengumuman panitia. MC lokal<br>11. Penyerahan 3 tokoh wayang. <br>12. Pagelaran wayang lakon Wahyu Cakraningrat, dalaang Ki Aji Todho Gondo Darsono.<br>13. Manasuka<br>14. Panutup<br><br>Tamu acara 26 September 2026 jam 19.<br>Sendang dawuhan, Rowosari, Kendal. Pimpinan Kendal berkenan hadir. <br>Hj. DYAH KARTIKA PERMANASARI, S.E., M.M.<br>BUPATI KENDAL<br>Dan<br>H. BENNY KARNADI, S.Ag.<br>WAKIL BUPATI KENDAL<br><br>Dari Kraton Surakarta hadir pangageng sasana wilapa. GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. pangarsa Pakasa punjer yang dijabat KPH Dr Wirobhumi SH MM. Sentana dan Abdi dalem ndherek nyengkuyung. <br><br>Asisten panitia Kendal terdiri dari :<br>Dosen UNY<br>Dr <a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a> Sosronagoro M.Hum.<br>Dosen seni pedalangan ISI Yogyakarta<br>Endah Budiarti SS MA. <br>Ketua Penerbit Bangun Bangsa<br>Sari Indah Setiani SS<br><br>Assalamu&#039;alaikum <br>Rahayu x3<br>Selamat pagi semuanya<br>Untuk Acara gladi bersih kekancingan insyallah akan dilaksanakan besok Hari : Sabtu jam 1 Siang yg akan langsung dipimpin oleh beliau Kanjeng <a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a> dari Solo, tempat di Balaidesa Sendangdawuhan <br>Sekian terimakasih atas perhatiannya<br>Wassalamu alaikum<br><br>Penerima pangkat dan sesebatan. <br><br>1.<br>Waryono SH,<br>ALAMAT Sendangdawuhan Rowosari Kendal<br>KRT Waryono Notonagoro SH<br><br>2.<br>Maeni Kusmiati Ningsih<br>KMT Maeni Condrodipuro<br>Alamat Kendal<br><br>3.<br>DWI WAHYUNI<br> Sendangdawuhan Rowosari Kendal <br>KMT Dwi Wahyuni Puspoprojo<br><br>4.<br>KRT Kompol Edi Joko P Notoprojo SH SE<br>Limbangan Karangdowo Weleri Kendal<br><br>5.<br>Imam Sudibyo S.Psi <br>Gedangsambung Tambaksari Rowosari Kendal<br>KRT Imam Sudibyo Reksopuro S.Psi<br><br>6.<br>ARSYANENDRA YAFIZHAN<br> Getasombo  Sendangdawuhan Rowosari  Kendal <br>Mas Ngabehi Arsysanendra Puspoko<br><br>7.<br>Bani Andi S.Pd M.Pd<br>Sambongsari Weleri Kendal<br>KRT Bani Andi Probonagoro S.Pd M.Pd<br><br>8.<br>Waryanto, ST., S.Pd., M.Pd.<br>Traju Manggungsari Weleri Kendal<br>KRT Waryanto Puspitopuro ST S.Pd M.Pd<br><br><br>9.<br>Aryo bimo joko<br> karangdowo<br> Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Aryo Bimo Sewoko<br><br>10.<br>Junior Jack Edi<br> karangdowo<br>Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Junior Jack Nguntoro<br><br>11.<br>Awanda Mutiara<br>Fauzah<br>Langensari Ungaran<br>KMT Awanda Mutiara Harjorukmi<br><br>12.<br>R Bayu Adhi Pamungkas SE CGCAE<br>Plantaran Kaliwungu Kendal<br>KRT Bayu Aji Punoprojo SE CGCAE<br><br>13.<br>MARGIYATI KUNCORO DEWI<br>KMT Margiyanti Kuncoro Puspoprojo<br><br>KPH DR Wirobhumi SH melantik. Serat kekancingan diserahkan. Samir dikalungkan GKR Wandansari. Bupati Kendal memberi ucapan selamat. Tamu undangan memberi kesaksian dengan wajah berseri seri. Sedaya ndherek mangayu bagya. <br><br>Restu Dewi Lannjar telah memperlancar tata cara adat Jawa. Kraton Surakarta memberi pangkat dan sesebatan buat abdi dalem Kendal. <br><br>Kendal, 26 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_797_Nyi-Lanjar-Ratu-Laut-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66878/nyi-lanjar-ratu-laut-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolri Kunker ke Medan, Sejumlah Agenda Besar Warnai Kota Medan Senin Besok</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 16:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolri Kunker ke Medan, Sejumlah Agenda Besar Warnai Kota Medan Senin Besok]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Sejumlah kegiatan berskala besar akan berlangsung di Kota Medan dan wilayah sekitarnya pada Senin (28/9/2026). Agenda tersebut]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Sejumlah kegiatan berskala besar akan berlangsung di Kota Medan dan wilayah sekitarnya pada Senin (28/9/2026). Agenda tersebut mulai dari kunjungan kerja <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, kegiatan DPRD, agenda partai politik, pelantikan organisasi, hingga berbagai kegiatan hiburan dan masyarakat.</p><br>Salah satu agenda utama adalah kunjungan kerja <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., ke wilayah hukum Polrestabes Medan.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> bersama rombongan dijadwalkan memulai rangkaian kegiatan sejak pukul 05.00 WIB. Dalam kunjungannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) serta meninjau bangunan baru Kampus 4 UMSU.</p><br>Sejumlah lokasi yang masuk dalam rangkaian kunjungan antara lain Hotel J.W. Marriott, Kampus 1 UMSU, Kampus Terpadu UMSU di Kabupaten Deli Serdang, serta Mapolda Sumatera Utara.<br>Rapat Paripurna hingga Agenda Politik<br>Pada pukul 10.00 WIB, DPRD Kota Medan dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Medan bulan September 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis. Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 100 orang.</p><br>Pada hari yang sama, DPD Partai Golkar Sumatera Utara juga menggelar pembentukan panitia pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Sumut masa bakti 2026&ndash;2030.</p><br>Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 14.30 WIB tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Medan Baru. Agenda sekaligus membahas persiapan rangkaian pelantikan, Bimbingan Teknis (Bimtek), dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), dengan peserta sekitar 80 orang.</p><br>Sementara itu, pukul 14.00 WIB, Pelantikan Pengurus Sentra Komunikasi Mitra Polri Kota Medan masa bakti 2024&ndash;2029 dijadwalkan berlangsung di Pusdiklat Senkom Mitra Polri Sumatera Utara/PT Gis, Selambo Ujung, Medan.</p><br>Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 150 orang.</p><br>Bazar dan Hiburan Masyarakat<br>Aktivitas masyarakat juga diperkirakan cukup ramai. Bazar Multibrand Giordano digelar di Kuta Raja Ballroom Tiara Convention Center, Jalan Cut Mutia, Medan Polonia.</p><br>Bazar tersebut berlangsung mulai 28 September hingga 4 Oktober 2026, dengan jam kegiatan pukul 10.00&ndash;22.00 WIB dan diperkirakan diikuti sekitar 450 orang.</p><br>Di Medan Johor, Pagelaran Wayang Boneka Tradisi Tiongkok masih berlangsung di Kelenteng Kong Tek Cun Ong, Jalan Brigjen Zein Hamid. Kegiatan seni budaya Buddha tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 2 Oktober 2026.</p><br>Sementara itu, Bazar Kuliner "Gempita Rasa HUT RI Ke-81 Tahun" masih berlangsung di Lapangan Jalan Jati II, Medan Kota. Kegiatan yang dijadwalkan hingga 18 Oktober 2026 tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.</p><br>Di wilayah Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, masyarakat juga dapat mengunjungi Taman Hiburan Rakyat Terbuka/Pasar Malam di Lapangan Pekan Minggu, Jalan Diponegoro, Desa Cinta Rakyat. Kegiatan tersebut berlangsung hingga 10 Oktober 2026, mulai pukul 20.00 hingga 24.00 WIB.</p><br>Antisipasi Situasi Kamtibmas</p><br>Selain mengantisipasi kepadatan aktivitas masyarakat, perhatian juga diarahkan terhadap kemungkinan munculnya respons masyarakat terkait Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non-Halal di Kota Medan.</p><br>Respons terhadap surat edaran tersebut dapat berasal dari kelompok masyarakat yang mendukung maupun yang menyampaikan keberatan. Karena itu, situasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p><br>Dengan sejumlah agenda yang berlangsung pada waktu dan lokasi berbeda, koordinasi serta pengamanan di titik-titik kegiatan menjadi bagian penting agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_9199_Kapolri-Kunker-ke-Medan--Sejumlah-Agenda-Besar-Warnai-Kota-Medan-Senin-Besok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66877/kapolri-kunker-ke-medan-sejumlah-agenda-besar-warnai-kota-medan-senin-besok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat]]></title>
            <description><![CDATA[Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran PangkatTiti laksana hadicara paring gamjaran pangkat lan sesebatan dari Kraton Surakarta Hadiningrat pada t]]></description>
            <content><![CDATA[Abdi dalem Kendal Tampi Ganjaran Pangkat<br><br>Titi laksana hadicara paring gamjaran pangkat lan sesebatan dari Kraton Surakarta Hadiningrat pada tanggal 26 September 2026 pukul 19. Bertempat di Sendangdawuhan Rowosari Kendal. <br><br>Dengan teliti panitia menyusun acara budaya. Pra acara dimulai dengan makan bersama Bupati Kendal dan rombonganKraton. <br>Pukul 18.30 - 19.<br><br>Menuju lokasi jalan 20 m. <br>Pengalungan melati rinonce kagem Bupati dan pangageng Kraton Surakarta. Iringan gamelan lancaran kebo Giro pelog. <br><br>Acara. <br>1. Pembukaan MC dari Kraton Surakarta. <br>2. Lagu Indonesia Raya<br>3. Tari Gambyong<br>4. Sambutan kades. <br>5. Sambutan Bupati. <br>6. Sambutan Kraton. <br>7. Donga Wilujengan. <br>8. Srah tinampen pangkat<br>9. Sumene <br>10. Pengumuman panitia. MC lokal<br>11. Penyerahan 3 tokoh wayang. <br>12. Pagelaran wayang lakon Wahyu Cakraningrat, dalaang Ki Aji Todho Gondo Darsono.<br>13. Manasuka<br>14. Panutup<br><br>Tamu acara 26 September 2026 jam 19.<br>Sendang dawuhan, Rowosari, Kendal. Pimpinan Kendal berkenan hadir. <br>Hj. DYAH KARTIKA PERMANASARI, S.E., M.M.<br>BUPATI KENDAL<br>Dan<br>H. BENNY KARNADI, S.Ag.<br>WAKIL BUPATI KENDAL<br><br>Dari Kraton Surakarta hadir pangageng sasana wilapa. GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. pangarsa Pakasa punjer yang dijabat KPH Dr Wirobhumi SH MM. Sentana dan Abdi dalem ndherek nyengkuyung. <br><br>Asisten panitia Kendal terdiri dari :<br>Dosen UNY<br>Dr <a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a> Sosronagoro M.Hum.<br>Dosen seni pedalangan ISI Yogyakarta<br>Endah Budiarti SS MA. <br>Ketua Penerbit Bangun Bangsa<br>Sari Indah Setiani SS<br><br>Assalamu&#039;alaikum <br>Rahayu x3<br>Selamat pagi semuanya<br>Untuk Acara gladi bersih kekancingan insyallah akan dilaksanakan besok Hari : Sabtu jam 1 Siang yg akan langsung dipimpin oleh beliau Kanjeng <a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a> dari Solo, tempat di Balaidesa Sendangdawuhan <br>Sekian terimakasih atas perhatiannya<br>Wassalamu alaikum<br><br>Penerima pangkat dan sesebatan. <br><br>1.<br>Waryono SH,<br>ALAMAT Sendangdawuhan Rowosari Kendal<br>KRT Waryono Notonagoro SH<br><br>2.<br>Maeni Kusmiati Ningsih<br>KMT Maeni Condrodipuro<br>Alamat Kendal<br><br>3.<br>DWI WAHYUNI<br> Sendangdawuhan Rowosari Kendal <br>KMT Dwi Wahyuni Puspoprojo<br><br>4.<br>KRT Kompol Edi Joko P Notoprojo SH SE<br>Limbangan Karangdowo Weleri Kendal<br><br>5.<br>Imam Sudibyo S.Psi <br>Gedangsambung Tambaksari Rowosari Kendal<br>KRT Imam Sudibyo Reksopuro S.Psi<br><br>6.<br>ARSYANENDRA YAFIZHAN<br> Getasombo  Sendangdawuhan Rowosari  Kendal <br>Mas Ngabehi Arsysanendra Puspoko<br><br>7.<br>Bani Andi S.Pd M.Pd<br>Sambongsari Weleri Kendal<br>KRT Bani Andi Probonagoro S.Pd M.Pd<br><br>8.<br>Waryanto, ST., S.Pd., M.Pd.<br>Traju Manggungsari Weleri Kendal<br>KRT Waryanto Puspitopuro ST S.Pd M.Pd<br><br><br>9.<br>Aryo bimo joko<br> karangdowo<br> Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Aryo Bimo Sewoko<br><br>10.<br>Junior Jack Edi<br> karangdowo<br>Weleri kendal<br>Mas Ngabehi Junior Jack Nguntoro<br><br>11.<br>Awanda Mutiara<br>Fauzah<br>Langensari Ungaran<br>KMT Awanda Mutiara Harjorukmi<br><br>12.<br>R Bayu Adhi Pamungkas SE CGCAE<br>Plantaran Kaliwungu Kendal<br>KRT Bayu Aji Punoprojo SE CGCAE<br><br>13.<br>MARGIYATI KUNCORO DEWI<br>KMT Margiyanti Kuncoro Puspoprojo<br><br>KPH DR Wirobhumi SH melantik. Serat kekancingan diserahkan. Samir dikalungkan GKR Wandansari. Bupati Kendal memberi ucapan selamat. Tamu undangan memberi kesaksian dengan wajah berseri seri. Sedaya ndherek mangayu bagya. <br><br><br>Kendal, 26 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_9857_Abdi-dalem-Kendal-Tampi-Ganjaran-Pangkat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66876/abdi-dalem-kendal-tampi-ganjaran-pangkat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usai Electricity Connect 2026, MKI Sumut dan PLN Perkuat Sinergi Transisi Energi</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usai Electricity Connect 2026, MKI Sumut dan PLN Perkuat Sinergi Transisi Energi]]></title>
            <description><![CDATA[TANGERANG &mdash Rangkaian pameran dan forum akbar Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City resmi ditutup dengan menguat]]></description>
            <content><![CDATA[TANGERANG &mdash; Rangkaian pameran dan forum akbar Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City resmi ditutup dengan menguatnya komitmen kolaborasi dalam mendorong ketahanan dan transisi energi nasional.</p>Semangat yang disuarakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan energi mendapat respons dari tingkat daerah. Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara bersama PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara dan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menyatakan kesiapan memperkuat sinergi untuk mendorong pengembangan energi bersih di Sumatera Utara.</p><br>Ketua MKI Sumatera Utara, Assoc. Prof. Dr. H. M. Isa Indrawan, S.E., M.M., mengatakan berbagai arahan yang disampaikan dalam forum Electricity Connect 2026 akan diintegrasikan ke dalam agenda daerah, salah satunya melalui Green Energy Golf Tournament MKI Sumut ke-2 (GEGT MKI Sumut II).<br>Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7&ndash;8 November 2026 di Graha Metropolitan Golf Course, Medan.</p><br>Perkuat Ekosistem Ketenagalistrikan Regional<br>Ketua Panitia Pelaksana Electricity Connect 2026, Arsyadany Ghana Akmalaputri, dalam laporan pembukaan acara menekankan posisi strategis Electricity Connect 2026 dalam mempertemukan berbagai pemangku kepentingan sektor energi di kawasan Asia Tenggara.</p><br>Mengusung tema &quot;Powering Regional Sovereignty, Securing Energy System Resilience&quot;, Electricity Connect 2026 x Enlit Asia menjadi forum yang mempertemukan pembuat kebijakan, investor, akademisi, pelaku industri, dan penyedia teknologi.<br>Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas ekosistem ketenagalistrikan dari hulu hingga hilir, termasuk dalam menghadapi tantangan transisi energi, modernisasi jaringan, serta penguatan ketahanan sistem energi nasional dan regional.</p><br>Arahan Pemerintah dan PLN</p><br>Dalam forum tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan komitmen Indonesia terhadap pencapaian Net Zero Emissions (NZE) melalui pengembangan peta jalan energi hijau, termasuk peningkatan kapasitas energi baru dan terbarukan (EBT).</p><br>Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero) sekaligus Ketua Dewan Pengawas MKI Pusat, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk pengembangan jaringan transmisi pintar atau smart grid.</p><br>Penguatan jaringan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik sekaligus mendukung integrasi energi bersih ke dalam sistem ketenagalistrikan.</p><br>PLN Sumut Siap Perkuat Kolaborasi<br>Arahan pemerintah dan PLN di tingkat pusat kemudian mendapat respons dari jajaran PLN di Sumatera Utara.</p><br>General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Green Energy Golf Tournament MKI Sumut ke-2.</p><br>&quot;PLN UID Sumut memberikan dukungan total terhadap penyelenggaraan Green Energy Golf Tournament Ke-2 ini. Agenda transisi energi tidak dapat dijalankan secara parsial. Ajang ini merupakan forum strategis yang sangat baik untuk membangun kepercayaan, memperluas jejaring, dan mempererat sinergi antara PLN, MKI, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga akademisi di Sumatra Utara.&quot;</p><br>Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP SBU, Rizky Aftarianto, menyoroti pentingnya keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai fondasi pelaksanaan transisi energi.</p><br>&quot;Eksekusi transisi energi membutuhkan pondasi infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, kokoh, dan berkelanjutan. PLN UIP SBU berkomitmen penuh bersinergi dengan MKI Sumut untuk memastikan proyek pembangkit hijau dan jaringan transmisi berjalan tepat mutu serta tepat waktu, sehingga siap menopang pertumbuhan ekonomi hijau masyarakat Sumatra Utara.&quot;</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_1003169275.jpg"><br></p><br>Golf Jadi Ruang Diplomasi Bisnis</p><br>MKI Sumut kemudian menerjemahkan semangat kolaborasi tersebut melalui Green Energy Golf Tournament MKI Sumut II.<br>Ketua Pelaksana GEGT MKI Sumut II, Wiko Luvino Siregar, S.H., mengatakan pemilihan olahraga golf sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan dirancang sebagai ruang diplomasi bisnis dan networking antarpemangku kepentingan.</p><br>Menurutnya, suasana yang lebih informal di lapangan golf dapat menjadi ruang untuk membangun kepercayaan dan mempertemukan pelaku industri, perbankan, investor EBT, pemerintah daerah, serta akademisi.</p><br>Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dan investasi dalam pengembangan teknologi serta proyek energi hijau di Sumatera Utara.</p><br>Tiga Pilar Agenda GEGT MKI Sumut II</p><br>GEGT MKI Sumut II dirancang dengan tiga agenda utama.Pertama, Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) Akademisi yang akan digelar pada 7 November 2026. Forum ini akan membahas regulasi dan pengembangan energi terbarukan di daerah agar dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan ketenagalistrikan nasional.</p><br>Kedua, Green Energy Golf Tournament pada 8 November 2026. Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut diarahkan menjadi ruang networking bagi para pemangku kepentingan untuk menjajaki peluang kerja sama dan pendanaan proyek EBT.</p><br>Ketiga, Akselerasi Listrik Desa (Lisdes), yang diarahkan untuk mendorong kolaborasi dalam memperluas akses listrik yang produktif dan berkeadilan hingga wilayah pedesaan dan pelosok Sumatera Utara.</p><br>Melalui momentum pasca-Electricity Connect 2026, MKI Sumut bersama PLN berkomitmen menerjemahkan agenda ketahanan energi nasional ke dalam langkah konkret di daerah.</p><br>Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem energi bersih, memperluas akses listrik, serta mendukung terwujudnya Sumatera Utara yang semakin mandiri dan berkelanjutan dalam sektor energi.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_645_Usai-Electricity-Connect-2026--MKI-Sumut-dan-PLN-Perkuat-Sinergi-Transisi-Energi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66875/usai-electricity-connect-2026-mki-sumut-dan-pln-perkuat-sinergi-transisi-energi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Abdul Halim: PT Ayu Septa Perdana Konsisten Profesional, Tuduhan Harus Dibuktikan Secara Hukum</guid>
            <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 11:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Abdul Halim: PT Ayu Septa Perdana Konsisten Profesional, Tuduhan Harus Dibuktikan Secara Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Abdul Halim PT Ayu Septa Perdana Konsisten Profesional, Tuduhan Harus Dibuktikan Secara Hukum]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Abdul Halim, salah satu pihak yang berada di lingkungan PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/ayu/" target="_blank">Ayu</a> Septa Perdana, menanggapi adanya pernyataan yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap dirinya maupun perusahaan. Abdul Halim menegaskan bahwa penyebutan namanya dalam sebuah pernyataan publik tidak dapat serta-merta dijadikan dasar untuk membangun kesimpulan mengenai keterlibatan seseorang dalam suatu tindak pidana.<br><br>Menurut Abdul Halim, PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/ayu/" target="_blank">Ayu</a> Septa Perdana selama menjalankan kegiatan usahanya selalu berupaya menjaga profesionalitas dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Perusahaan bekerja berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, ketentuan teknis, administrasi, serta tanggung jawab yang melekat pada setiap proyek. Karena itu, setiap penilaian terhadap perusahaan semestinya dilakukan berdasarkan fakta dan dokumen pekerjaan secara menyeluruh, bukan berdasarkan asumsi atau informasi yang belum diverifikasi.<br><br>Abdul Halim juga menegaskan bahwa aktivitas komunikasi antara perusahaan dengan berbagai pihak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pekerjaan. Dalam sebuah proyek, komunikasi dapat berlangsung dengan banyak pihak sesuai kebutuhan koordinasi, administrasi maupun teknis. Adanya komunikasi atau hubungan profesional tidak dapat dengan sendirinya diartikan sebagai adanya perbuatan melawan hukum, kecuali terdapat bukti yang menunjukkan adanya pelanggaran.<br><br>Ia juga menolak apabila dirinya seolah-olah ditempatkan sebagai pihak yang telah melakukan kesalahan hanya karena namanya disebut dalam sebuah laporan atau tuntutan pemeriksaan. Menurutnya, pemeriksaan merupakan kewenangan aparat penegak hukum untuk mencari dan menguji fakta, bukan sebuah keputusan bahwa seseorang telah bersalah. Prinsip praduga tak bersalah harus tetap dihormati oleh semua pihak.<br><br>Terkait PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/ayu/" target="_blank">Ayu</a> Septa Perdana, Abdul Halim menyampaikan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab profesional terhadap setiap pekerjaan yang dijalankan. Selama ini perusahaan berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai kewajiban dan standar yang berlaku. Jika terdapat persoalan mengenai suatu proyek, menurut Abdul Halim, hal tersebut semestinya diperiksa berdasarkan kontrak, dokumen pelaksanaan, progres pekerjaan, administrasi, serta bukti-bukti lain yang relevan sehingga persoalan dapat dilihat secara objektif.<br><br>Abdul Halim bahkan mempersilakan apabila KPK maupun aparat penegak hukum lainnya ingin melakukan klarifikasi terhadap dirinya atau pihak perusahaan. Ia menyatakan siap memberikan keterangan dan menjelaskan setiap hal yang diperlukan sesuai mekanisme hukum. Sikap tersebut, menurutnya, merupakan bentuk penghormatan terhadap proses hukum sekaligus kesempatan bagi semua pihak untuk mengetahui fakta yang sebenarnya.<br><br>Di tengah munculnya berbagai pernyataan di ruang publik, Abdul Halim berharap masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Menurutnya, reputasi seseorang maupun perusahaan tidak seharusnya dibangun atau diruntuhkan hanya berdasarkan tuduhan yang belum memperoleh pembuktian. Jika ada pihak yang memiliki bukti dugaan pelanggaran, ia mempersilakan bukti tersebut disampaikan kepada aparat penegak hukum untuk diuji secara objektif. Yang harus berbicara pada akhirnya adalah fakta dan alat bukti.<br><br>Abdul Halim menegaskan dirinya tetap menghormati proses hukum sekaligus mempertahankan nama baik dirinya dan PT <a href="https://www.halomedan.com/tag/ayu/" target="_blank">Ayu</a> Septa Perdana. Ia meyakini bahwa perusahaan harus dinilai berdasarkan kinerja, profesionalitas, dokumen, serta pelaksanaan pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.<br> <br>&quot;Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya meminta agar persoalan ini dilihat secara adil, berdasarkan fakta dan bukti. Kalau ada yang dituduhkan, silakan dibuktikan melalui proses hukum. Jangan sampai tuduhan yang belum terbukti menjadi vonis di ruang publik,&quot; tegas Abdul Halim.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4703_Abdul-Halim--PT-Ayu-Septa-Perdana-Konsisten-Profesional--Tuduhan-Harus-Dibuktikan-Secara-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66874/abdul-halim-pt-ayu-septa-perdana-konsisten-profesional-tuduhan-harus-dibuktikan-secara-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 18:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas]]></title>
            <description><![CDATA[Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Aktivis 98 yang tergabung dalam Perhimpunan Pergerakan 98 mendesak Presiden Prabowo Subianto agar serius menertibkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a>) pasca<br>temuan anggota Ombudsman Republik Indonesia yang melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cibinong, Rabu, 23 September 2026.<br><br>Ketua Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang, mengatakan, temuan Ombudsman menjadi jalan perbaikan bahkan evaluasi menyeluruh tata kelola lembaga pemasyarakatan atau Lapas dan rumah tahanan atau Rutan di seluruh Indonesia.<br><br>Sahat mengatakan, temuan Ombudsman dan perlawanan jajaran apatur sipil negara di Lapas Cibinong tak boleh dianggap peristiwa lokal. Ombudsman sebagai lembaga negara sesuai UU Nomor 37 tahun 2008 Tentang Ombudsman RI, berfungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. <br><br>" Dalam konteks sidak di Lapas Cibinong rakyat Indonesia telah menyaksikan bagaimana dekat gedung Lapas, Ombudsman menemukan sebuah kompleks perumahan yang di dalamnya berdiri sekitar 10 unit rumah lengkap dengan perabotan mewah, mobil mewah dan aneka minuman keras (minuman alkohol). Sidak Ombudsman itu membuka semua tabir pengelolaan Lapas yang diduga dikomersilkan kepada narapidana berduit dan ini sudah menjadi rahasia umum, dan Ombudsman membuktikannya," kata Sahat Simatupang dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 September 2026.<br><br>Selama ini Lapas dan Rutan, sambung jurnalis Tempo ini, tak bisa ditembus siapapun termasuk polisi jika hendak razia narkoba didalam penjara." Presiden Prabowo seharusnya berterimakasih kepada Ombudsman sekaligus serius mengevaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujar Sahat.<br><br>Sahat menyayangkan bantahan dari Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus ( Bappisus) Aris Marsudiyanto dan Menteri <a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> Agus Andrianto yang mengatakan bangunan yang menjadi sorotan atau objek sidak Ombudsman tersebut merupakan tempat tinggal pegawai dan warga binaan untuk menjalani kegiatan pembinaan.<br><br>" Seharusnya kalau Bappisus itu kerjanya benar, mereka yang menemukan rumah yang dijadikan objek Sidak Ombudsman itu dan melaporkannya kepada Presiden. Jangan setelah terungkap, Bappisus seperti pemadam kebakaran," ujar Sahat.<br><br>Untuk mengungkap fakta yang sebenarnya, Sahat menyarankan Kementerian <a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> mengumumkan mobil yang berada didalam rumah itu kenderaan dinas atau milik pribadi." Karena plat mobilnya jelas direkam staf Ombudsman. Perabotan mewah didalam rumah itu dibeli pakai uang Kementerian <a href="https://www.halomedan.com/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> anggaran tahun berapa ? Semua bisa dibuktikan agar tidak saling curiga," ujar Sahat Simatupang.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_6595_Temuan-Ombudsman--Aktivis-98-Desak-Presiden-Prabowo-Serius-Tertibkan-Kementerian-Imipas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66873/temuan-ombudsman-aktivis-98-desak-presiden-prabowo-serius-tertibkan-kementerian-imipas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra]]></title>
            <description><![CDATA[Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasyim SE, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra pada Sabtu (26/9/2026).<br><br>Dalam pernyataannya, Hasyim mengenang <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> sebagai tokoh seni dan budaya yang telah memberikan dedikasi besar bagi Indonesia melalui karya-karyanya.<br><br>&gt; &quot;Turut berduka cita atas wafatnya Mas <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra. Semoga tenang dan bahagia dalam keabadian,&quot; ujar Hasyim.<br><br>Menurutnya, warisan karya seni, budaya, dan kecintaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> terhadap Indonesia akan terus hidup serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.<br><br>Hasyim juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, seraya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi duka tersebut.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_419_Hasyim-SE-Sampaikan-Duka-Mendalam-atas-Wafatnya-Guruh-Soekarnoputra.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66872/hasyim-se-sampaikan-duka-mendalam-atas-wafatnya-guruh-soekarnoputra/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Upaya Pemerintah Kota Medan dalam mengatasi persoalan genangan dan banjir terus dilakukan melalui pembenahan sistem drainase di sejumlah titik.<br><br>Salah satunya terlihat di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia. Pemko Medan melakukan pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch sepanjang 1.047 meter sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aliran air di kawasan tersebut.<br><br>Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, bersama Wali Kota Medan Rico Waas, meninjau langsung pemasangan U-Ditch pada Jumat (25/9/2026).<br><br>Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat progres pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan saluran sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.<br><br>Khairul Azmi mengatakan, saluran baru tersebut memiliki ukuran lebih besar sehingga diharapkan mampu menampung dan mengalirkan debit air lebih optimal dibandingkan saluran sebelumnya.<br><br>&quot;U-Ditch ini ukurannya lebih besar dan diharapkan dapat menampung air lebih banyak daripada sebelumnya,&quot; ujar Khairul.<br><br>Dari total pekerjaan 1.047 meter, pembangunan terdiri dari 1.002 meter U-Ditch dan 45 meter Box Cover.<br><br>FPPSU Apresiasi Langkah Pemko Medan<br><br>Ketua Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara (FPPSU), WAN Agus Yahya, mengapresiasi langkah Pemko Medan, khususnya Dinas SDABMBK di bawah kepemimpinan Khairul Azmi, yang terus melakukan pembenahan infrastruktur drainase.<br><br>Menurut WAN Agus Yahya, persoalan banjir di Kota Medan tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu pekerjaan. Diperlukan penanganan yang berkelanjutan, pemetaan titik rawan banjir, pemeliharaan drainase serta pengawasan terhadap sistem aliran air secara menyeluruh.<br><br>&quot;Kami mengapresiasi langkah Kadis SDABMBK Khairul Azmi yang terus bergerak melakukan pembenahan. Ini merupakan langkah yang perlu didukung karena masyarakat membutuhkan solusi nyata terhadap persoalan genangan dan banjir,&quot; ujar WAN Agus Yahya.<br><br>Ia menegaskan, FPPSU tidak ingin hanya berada pada posisi mengkritik pemerintah. Forum tersebut, kata dia, siap memberikan masukan dan berkolaborasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.<br><br>&quot;Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara siap berkolaborasi. Kami ingin memberikan solusi dan masukan yang tepat sasaran, terutama berdasarkan kondisi yang kami lihat dan aspirasi masyarakat di lapangan,&quot; katanya.<br><br>WAN Agus Yahya juga berharap pembangunan drainase tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, konektivitas saluran dari hulu hingga hilir harus diperhatikan agar kapasitas drainase yang dibangun dapat berfungsi secara maksimal.<br><br>&quot;Drainase yang sudah dibangun harus dijaga dan dipelihara. Jangan sampai setelah selesai pembangunan, salurannya kembali tersumbat oleh sedimentasi maupun sampah,&quot; ujarnya.<br><br>Penanganan Banjir Harus Berkelanjutan<br><br>FPPSU menilai pembenahan drainase merupakan salah satu bagian penting dalam penanganan banjir perkotaan. Namun, efektivitasnya juga bergantung pada keterhubungan antar-saluran, pemeliharaan rutin, serta pengawasan terhadap kawasan yang menjadi titik rawan genangan.<br><br>Karena itu, FPPSU mendorong agar pembenahan drainase terus dilakukan secara bertahap dengan berdasarkan pemetaan persoalan di setiap wilayah.<br><br>Langkah Pemko Medan di Jalan Gaperta diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memperlancar aliran air dan mengurangi dampak genangan saat hujan.<br><br>Bagi FPPSU, pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat perlu terus dikawal bersama&mdash;pemerintah bekerja, masyarakat mengawasi, dan organisasi masyarakat sipil ikut memberikan solusi.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1371_Bukan-Sekadar-Janji--Kadis-SDABMBK-Khairul-Azmi-Bergerak-Benahi-Drainase-Medan--FPPSU-Siap-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66871/bukan-sekadar-janji-kadis-sdabmbk-khairul-azmi-bergerak-benahi-drainase-medan-fppsu-siap-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></title>
            <description><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan - Keluarga Besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Ranting (PR), Pengurus Anak Ranting (PAR), Badan dan Sayap, Senior, Kader, Anggota, dan Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Mohammad <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Irianto Soekarnoputra bin Soekarno pada usia 73 tahun. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#039;un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa&#039;afihi wa&#039;fuanhu". <br><br> <br><br>Rapidin Simbolon mengatakan bahwa informasi yang diterima DPD PDI Perjuangan  Provinsi Sumatera Utara dari Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto bahwa almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Selanjutnya disemayamkan di rumah duka, Jalan Sriwijaya Raya No.26 Jakarta. <br><br> <br><br>Rapidin memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum selama hidupnya. Selanjutnya mohon doa, Semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa- dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. <br><br> <br><br>"Keluarga besar PDI Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara sungguh kehilangan Mas <a href="https://www.halomedan.com/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai". Pungkas Rapidin. <br><br> <br><br>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan menyampaikan instruksi DPP PDI Perjuangan kepada  seluruh jajaran DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting, Badan, dan Sayap partai se- Sumatera Utara agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 (tujuh) hari di seluruh kantor partai sebagai ungkapan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok marhaenis, pejuang partai, dan seniman Indonesia. <br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3836_DPD-PDI-Perjuangan-Provinsi-Sumatera-Utara-Sampaikan-Dukacita-Mendalam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66870/dpd-pdi-perjuangan-provinsi-sumatera-utara-sampaikan-dukacita-mendalam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PB Pendawa dan Ketua LKBH Dukung Menteri Imipas, Soroti Polemik Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 00:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PB Pendawa dan Ketua LKBH Dukung Menteri Imipas, Soroti Polemik Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PB Pendawa dan Ketua LKBH Dukung Menteri Imipas, Soroti Polemik Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN | Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan SH bersama Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Pendawa Indonesia Iqbal Saputra SH MH menyampaikan sikap resmi terkait polemik inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI di <a href="https://www.halomedan.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.<br><br>Dalam keterangan di Medan, Sabtu (26/9/2026), keduanya menegaskan pentingnya penghormatan terhadap batas kewenangan antar lembaga negara serta mendukung langkah cepat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam melakukan investigasi internal.<br><br>Iqbal Saputra menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI dan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, fungsi pengawasan Ombudsman berfokus pada penyelenggaraan pelayanan publik.<br><br>&gt; &quot;Fasilitas kedinasan seperti rumah jabatan pegawai bukan merupakan ruang pelayanan publik. Karena itu, setiap pemeriksaan harus tetap menghormati prosedur hukum dan kewenangan yang berlaku,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menilai publikasi temuan yang masih berupa hasil pemeriksaan awal berpotensi menimbulkan peradilan opini di tengah masyarakat sebelum adanya laporan akhir hasil pemeriksaan.<br><br>Sementara itu, Ketum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan SH menyatakan dukungan penuh terhadap ketegasan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menindaklanjuti persoalan tersebut secara objektif.<br><br>&gt; &quot;Jika ada oknum yang terbukti melanggar, tentu harus ditindak tegas. Namun prosesnya harus berjalan sesuai koridor hukum dan menghormati kewenangan setiap lembaga negara,&quot; kata Ruslan.<br><br>PB Pendawa Indonesia dan LKBH Pendawa mengimbau masyarakat serta insan pers untuk tetap tenang, mengedepankan asas praduga tak bersalah, dan menunggu hasil verifikasi resmi dari tim investigasi pemerintah agar supremasi hukum tetap terjaga.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8255_Ketum-PB-Pendawa-dan-Ketua-LKBH-Dukung-Menteri-Imipas--Soroti-Polemik-Sidak-Ombudsman-di-Lapas-Cibinong.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66869/ketum-pb-pendawa-dan-ketua-lkbh-dukung-menteri-imipas-soroti-polemik-sidak-ombudsman-di-lapas-cibinong/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 23:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan&mdash Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB)]]></description>
            <content><![CDATA[Medan&mdash; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan UNPAB.<br><br>Kehadiran Menteri disambut Rektor UNPAB Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya Dra. Hj. Yasmin Siti Khadijah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., jajaran Wakil Rektor, pimpinan unit, para direktur, dekan, ketua program studi, dosen, sivitas akademika, mahasiswa penerima KIP Kuliah, serta perwakilan mahasiswa baru.<br><br>Dalam sambutannya, Rektor UNPAB menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri sekaligus apresiasi atas dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terhadap pengembangan pendidikan tinggi.</p><br><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_1003161417.jpg"><br>Rektor menyampaikan bahwa UNPAB terus mencatatkan perkembangan dalam peningkatan mutu institusi, salah satunya melalui diraihnya akreditasi unggul. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus dilakukan. Saat ini, hampir 60 persen dosen UNPAB tengah menjalani proses peningkatan kualifikasi, sementara sekitar 90 dosen telah memperoleh jabatan akademik Asisten Ahli.<br><br>&quot;Selamat datang kami sampaikan kepada Bapak Menteri di Universitas Pembangunan Panca Budi. Dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi bagian penting dalam perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Alhamdulillah, UNPAB telah meraih akreditasi unggul dan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen,&quot; ujar Rektor.<br><br>Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. mengungkapkan rasa senangnya dapat hadir secara langsung di UNPAB. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.<br><br>&quot;Saya sangat senang dapat hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi. Kita akan terus membuat terobosan-terobosan baru yang dapat meningkatkan pendidikan di Indonesia. Saya juga mengucapkan selamat kepada UNPAB yang terus unggul. Kami akan terus membantu dan mendukung Universitas Pembangunan Panca Budi,&quot; ujar Prof. Brian.<br><br>Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan arahan mengenai pentingnya menghadirkan berbagai terobosan dalam pendidikan tinggi. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan sivitas akademika dalam melihat perkembangan serta kebutuhan pendidikan tinggi ke depan.<br><br>Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan KIP Kuliah secara simbolis kepada empat mahasiswa UNPAB, yakni Dea Agustia dari Program Studi Ilmu Filsafat, Pradana dari Program Studi Sistem Komputer, Yantolius Zai dari Program Studi Manajemen, dan M. Hadi Rachilsya dari Program Studi Teknik Elektro.<br><br>Selain itu, dilakukan pembukaan PPKMB secara simbolis melalui pemasangan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor.<br><br>Bagi UNPAB, kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan mutu institusi, kualitas sumber daya manusia, serta layanan pendidikan bagi mahasiswa.<br><br>Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama antara Menteri, jajaran pimpinan UNPAB, yayasan, dan sivitas akademika.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_6192_UNPAB-Terima-Kunjungan-Menteri-Pendidikan-Tinggi--Sains--dan-Teknologi-untuk-Penguatan-Sinergi-Pendidikan-Tinggi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66868/unpab-terima-kunjungan-menteri-pendidikan-tinggi-sains-dan-teknologi-untuk-penguatan-sinergi-pendidikan-tinggi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></title>
            <description><![CDATA[Peredaan Ketegangan TrumpXi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute dan Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta<br><br>KETEGANGAN geopolitik antara dua raksasa dunia, Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, dalam beberapa tahun terakhir ini sering kali dianalogikan sebagai sebuah keniscayaan sejarah yang suram. <br><br>Namun saya kira, pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington DC akhir September 2026 ini bukan pertemuan diplomatik biasa, melainkan sebagai momentum peredaan ketegangan (de-escalation) yang sangat dibutuhkan untuk stabilitas planet bumi.<br><br>Selama satu dekade terakhir, narasi dominan yang mewarnai hubungan Washington dan Beijing didominasi pesimisme struktural. Banyak pengamat yang mengacu langsung pada tesis terkenal Graham Allison mengenai Perangkap Thucydides, sebuah jebakan historis yang menyatakan bahwa ketika kekuatan yang sedang naik daun (dalam hal ini Tiongkok) mengancam untuk menggantikan kekuatan hegemon yang ada (Amerika Serikat). Dalam analogi perangkap ini, perang sering kali menjadi hasil yang hampir tidak terhindarkan.<br><br>Dinamika persaingan di Laut China Selatan, perang dagang, pembatasan teknologi semikonduktor, hingga isu kedaulatan Taiwan telah membuat dunia berada di ambang ketakutan kolektif akan pecahnya Perang Dingin jilid kedua atau bahkan konfrontasi militer terbuka.<br><br>Pertemuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi akhir September 2026 ini yang merupakan pertemuan kedelapan menghadirkan realisme baru yang cukup melegakan. Pertemuan ini membuktikan bahwa teori-teori hubungan internasional tidak boleh diposisikan sebagai takdir mutlak yang membelenggu para pemimpin dunia.<br><br>Baik <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> maupun Xi menunjukkan kapasitas pragmatisme politik yang melampaui determinisme struktural. Mereka menyadari bahwa biaya eskalasi konflik tanpa batas melampaui keuntungan jangka pendek politik unjuk kekuatan.<br><br>Jika kita membedah peristiwa ini melalui kacamata realisme ofensif yang digagas John Mearsheimer, situasi ini menghadirkan paradoks yang menarik tetapi sekaligus menjanjikan. Mearsheimer secara konsisten berargumen bahwa dalam sistem internasional yang anarkis, kekuatan besar didorong oleh ketakutan intrinsik untuk memaksimalkan kekuasaan demi kelangsungan hidup mereka.<br><br>Dalam pandangan Mearsheimer, benturan antara dua raksasa global adalah sebuah keniscayaan struktural karena masing-masing pihak akan terus berupaya mendominasi dan mencegah munculnya hegemon saingan.<br><br>Meskipun demikian, Mearsheimer juga mengakui bahwa para pemimpin yang rasional mampu memperhitungkan batas-batas kalkulasi strategis ketika biaya dari konflik ofensif menjadi terlalu mahal. Nah, pertemuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC merefleksikan kesadaran rasional tersebut.<br><br>Di tengah kekhawatiran pecahnya perang dengan menggunakan senjata pemusnah massal modern, ketergantungan rantai pasok global yang rumit, serta kerapuhan ekonomi pasca-krisis, AS dan Tiongkok patut diduga menyadari presmis bahwa upaya untuk terus-menerus mengejar hegemoni regional tanpa rem pengaman justru akan menghancurkan keamanan nasional kedua negara itu sendiri.<br><br>Dari sudut pandang ini, ketika dihadapkan pada dilema keamanan dengan kalkulasi yang begitu rumit,  great powers mengembangkan diplomasi tingkat tinggi.<br><br>Pertemuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menunjukkan bahwa diplomasi para pemimpin puncak dapat berfungsi sebagai katup pengaman. Donald <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dengan gaya negosiasi transaksionalnya yang khas dan Xi Jinping dengan visi jangka panjangnya mengenai peremajaan (rejuvenation) bangsa Tiongkok berhasil menemukan titik keseimbangan baru di mana stabilitas ekonomi global menjadi kepentingan bersama yang mendesak.<br><br>Lebih jauh lagi, dialog konstruktif di Washington DC ini secara langsung menantang fatalisme Perangkap Thucydides. Graham Allison mengingatkan kita bahwa dari 16 kasus historis pergeseran kekuasaan besar di masa lalu, 12 di antaranya berujung pada perang besar. <br><br>Memang tidak sedikit pandangan yang menilai pertemuan tertutup yang berlangsung singkat tersebut gagal membuahkan kesepakatan berarti terkait masalah-masalah utama seperti kecerdasan buatan (AI), perdagangan global, isu kedaulatan Taiwan, hingga konflik di Iran. Kendati demikian, kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang jeda perang dagang mereka hingga 10 Januari mendatang.<br><br>***<br><br>Sejarah bukanlah cetakan dan pola kaku yang harus diulang secara membabi buta. Kepemimpinan politik yang matang hari ini mampu belajar dari kesalahan masa lalu untuk menghindari jebakan psikologis dan struktural tersebut.<br><br>Namun demikian peredaan ketegangan ini tidak berarti bahwa persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta-merta lenyap. Kompetisi di bidang teknologi masa depan, kecerdasan buatan, pengaruh diplomatik di Global South, serta norma-norma tata kelola global akan tetap berlangsung sengit.<br><br>Ada perbedaan mendasar antara persaingan yang dikelola dengan aturan main yang jelas dengan konfrontasi buta yang menuju pada jurang kehancuran. Pertemuan di Washington DC memilih jalan pertama, meletakkan pagar pembatas yang kokoh bagi hubungan bilateral kedua negara.<br><br>Bagi negara-negara berkembang dan kawasan strategis seperti Asia Tenggara, peredaan ketegangan ini membawa angin segar yang luar biasa. Selama ini, polarisasi antara Washington dan Beijing memaksa banyak negara di dunia untuk "memilih kubu", yang pada akhirnya mengancam kedaulatan dan pembangunan ekonomi nasional mereka.<br><br>Penurunan tensi global ini memberikan ruang napas bagi diplomasi independen dan aktif, memungkinkan kerja sama multilateral berjalan tanpa bayang-bayang paksaan geopolitik yang destruktif.<br><br>Dari perspektif geopolitik saya menilai, apa yang terjadi di Washington DC membuktikan bahwa tatanan dunia multipolar masa kini menuntut bentuk keterlibatan baru. Kepemimpinan global tidak lagi merupakan monopoli satu kekuatan tunggal, melainkan tentang bagaimana kekuatan-kekuatan utama mampu mengelola gesekan melalui mekanisme dialog yang berkesinambungan.<br><br>Pragmatisme strategis yang ditampilkan oleh <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menjadi penanda penting bahwa perdamaian bukanlah tentang absennya konflik, melainkan tentang kemampuan mengelola perbedaan secara damai.<br><br>Tentu saja, tantangan terbesar kini berada pada implementasi di tingkat birokrasi dan lapangan dari kesepakatan-kesepakatan yang dicapai. Retorika positif di Washington harus diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan konkret di lapangan, mulai dari pelonggaran tarif dagang tertentu, pembukaan saluran komunikasi militer yang lebih transparan, hingga kolaborasi dalam menghadapi isu-isu lintas batas seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan global.<br><br>Kita harus mengapresiasi keberanian politik kedua pemimpin yang memilih jalan perundingan alih-alih membiarkan ego nasional menyeret dunia ke dalam malapetaka. Politik kekuasaan tidak harus selalu bermuara pada tragedi. Ketika para pemimpin besar menyadari bahwa kelangsungan hidup umat manusia bergantung pada kerja sama minimal, rasionalitas kemanusiaan dapat mengalahkan dorongan struktural menuju perang.<br><br>Pada akhirnya, pertemuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC pada September 2026 ini akan dikenang sebagai tonggak penting di mana dunia, walaupun untuk sementara, berhasil mengelak dari takdir buruk Perangkap Thucydides. Ini adalah kemenangan diplomasi atas arogansi kekuatan, dan bukti nyata bahwa batas-batas realisme politik dapat diperluas melalui kebijaksanaan kenegarawanan.<br><br>Saya berharap dunia kini dapat menatap masa depan dengan optimisme yang lebih terukur, di mana perdamaian global dijaga bukan oleh irasionalitas yang kebetulan, melainkan oleh komitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3732_Peredaan-Ketegangan-Trump-Xi--Sementara-Selamat-dari-Perangkap-Thucydides.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66867/peredaan-ketegangan-trumpxi-sementara-selamat-dari-perangkap-thucydides/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Jakarta&ndash; JNE kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan spiritualitas dan kesejahteraan karyawan dengan memberangkatkan lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE beserta keluarga untuk melaksanakan ibadah Umrah. Program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun. <br><br>JNE memberangkatkan 1.200 karyawan dalam 20 kloter untuk menunaikan ibadah umrah, dengan keberangkatan yang dilaksanakan secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.<br><br><br><br>Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, turut hadir langsung untuk melepas dan merasakan kebahagiaan para jamaah dalam acara pelepasan resmi yang digelar di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu, 16 September 2026. &quot;Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,&quot; <br><br><br><br>Beliau juga menambahkan bahwa perjalanan spiritual ini penuh dengan makna keteladanan. &quot;Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima. Hal ini sejalan dengan tagline JNE, yaitu &#039Connecting Happiness&#039;, di mana kami tidak hanya mengantar kiriman, tetapi juga merajut kebahagiaan bagi keluarga besar JNE dan masyarakat luas. Pelaksanaan program ini juga bertepatan dengan usia JNE ke-36 tahun, dengan mengusung tema &#039Melesat Hebat&#039;. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi rezeki bagi mereka, tetapi juga menjadi motivasi untuk selalu bersemangat dalam bekerja.&quot; ungkap Feri<br><br><br><br>Sementara itu, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara komprehensif. &quot;Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi, Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal. Sesuai 2 tujuan utama Ibadah Umrah, pertama sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah. Kesatria Srikandi JNE diharapkan memiliki Visi, Misi Hidup yang jelas, yaitu Bahagia Dunia Akhirat dengan Ridho Allah, sehingga hidup nya menjadi berkah. Kedua adalah menghapuskan dosa dan meraih ketaqwaan. Ksatria dan Srikandi JNE mengimplementasikan ketaqwaan nya di masyarakat, di rumah dan di lingkungan kerja. Bekerja produktif dengan penuh rasa amanah dan menjalankan Core Value JNE, jujur, disiplin, tanggung jawab dan visioner, sebagai bagian dari perintah Allah.&quot;<br><br><br><br>Peserta umrah tahun ini tidak hanya berasal dari kantor pusat, tetapi juga dari berbagai cabang JNE di seluruh Indonesia. Mulai dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, dan Yogyakarta dan kota-kota lainnya. Selama di sana, mereka mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan serius dan antusias, dipandu oleh Ustadz Jajang Al-Hajj.<br><br><br><br>Tahun ini, rasa syukur turut dirasakan oleh para pemenang ajang JNE Content Competition 2026 yang turut diberangkatkan ke Tanah Suci. Idris Prasetyawan selaku Pemenang Best of The Best Kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar yang akan diberangkatkan pada awal Desember 2026. Ia mengungkapkan, &quot;Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE. Semoga keberkahan ini turut menular kepada seluruh Ksatria dan Srikandi JNE yang terus berdedikasi bagi negeri.&quot;<br><br><br><br>Hal senada juga disampaikan oleh Utomo Priyambodo selaku Pemenang Best of The Best Kategori Writing Jurnalis Media asal Depok. &quot;Kesempatan menunaikan ibadah Umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam. Semoga JNE terus melangkah maju dan membawa inspirasi kebaikan bagi sesama.&quot;<br><br><br><br>Kebahagiaan serupa turut dirasakan oleh Golbi Tranado selaku anggota JNE Loyalty Card (JLC) peraih transaksi tertinggi sebagai Pemenang JLC Race 2025. &quot;Berawal dari setiap resi pengiriman bersama JNE, siapa sangka berbuah panggillan ke Tanah Suci. Menerima rezeki umrah dari program JLC JNE adalah momen paling mengharukan dalam perjalanan usaha kami. Terima kasih JNE atas apresiasi dan kebaikan yang tak terhingga ini.&quot;<br><br><br><br>Suasana haru dan penuh syukur turut terpancar dari raut wajah para peserta kloter pertama yang siap menginjakkan kaki di Masjidil Haram, tempat Ka&#039;bah yang menjadi kiblat umat Muslim dunia. Dasef Kurniawan, seorang Kurir JNE Jakarta Inbound Departemen yang telah mengabdikan diri di perusahaan selama lebih dari 12 tahun, sama sekali tidak menyangka kerja kerasnya selama belasan tahun berbuah panggilan mulia ke Tanah Suci. <br><br><br><br>&quot;Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada. Kepedulian JNE terhadap kesejahteraan spiritual karyawan membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari keluarga besar JNE. Saya yakin, dengan kebersamaan yang solid ini, JNE akan terus melaju pesat dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang,&quot; tutur Dasef dengan mata berkaca-kaca.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1263_JNE-Wujudkan-Mimpi-1-200-Karyawan-untuk-menunaikan-Ibadah-Umrah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66866/jne-wujudkan-mimpi-1200-karyawan-untuk-menunaikan-ibadah-umrah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>