<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2026 18:33:26 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 15:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga]]></title>
            <description><![CDATA[Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA &mdash; Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) memperkuat jajaran pengurus pusat dengan menunjuk Adhannie Anggoro sebagai Sekretaris Jenderal. Penunjukan oleh Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin itu berlangsung ketika organisasi tersebut tengah mempersiapkan tim nasional untuk menjalani debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini 2026 di Antalya, Turki, 1&ndash;6 November.<br><br>Adhannie sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Pemain dan Klub Pengurus Pusat KSMI untuk masa bakti 2025&ndash;2029. Peralihan tugas tersebut menempatkannya pada posisi strategis untuk menghubungkan pembinaan pemain dan klub dengan pengelolaan organisasi secara lebih luas.<br><br>Ia bukan orang baru dalam ekosistem olahraga. Adhannie memiliki pengalaman sebagai atlet, pernah mengelola klub futsal profesional pada periode 2012&ndash;2014, dan menekuni karate hingga menyandang sabuk hitam DAN 5 di lingkungan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas). Ia juga berkecimpung dalam bisnis teknologi olahraga melalui PT Real Sport Indonesia.<br><br>Perpaduan pengalaman sebagai atlet, pengelola klub, dan pelaku usaha teknologi olahraga menjadi modal yang relevan bagi Adhannie dalam menjalankan fungsi kesekretariatan KSMI. Tugasnya tidak hanya berkaitan dengan administrasi kepengurusan, tetapi juga koordinasi program, pengembangan kompetisi, serta penguatan hubungan antara pengurus, klub, dan para pemangku kepentingan olahraga.<br><br>Pengalaman Adhannie di bidang teknologi olahraga juga memiliki dimensi tersendiri. PT Real Sport Indonesia, perusahaan yang dipimpinnya, bergerak di bidang teknologi informasi olahraga dan pernah mendukung penyelenggaraan sejumlah ajang besar, antara lain Pekan Olahraga Nasional 2016 dan 2021, SEA Games 2011 di Jakarta, serta Asian Games 2018 di Jakarta.<br><br>Keterlibatan dalam penyelenggaraan ajang multievent tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengelolaan informasi dan dukungan teknologi dalam kompetisi olahraga. Pengalaman itu berpotensi menjadi bekal untuk mendorong pengelolaan pertandingan sepak bola mini yang lebih tertata, termasuk dalam aspek administrasi kompetisi, pendataan pemain, dan penyebaran informasi.<br><br>Meski demikian, tantangan yang dihadapi KSMI tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi. Organisasi juga perlu membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan, memperkuat klub di daerah, dan memastikan kompetisi berlangsung secara teratur. Teknologi akan memberikan manfaat optimal apabila didukung tata kelola yang jelas serta sumber daya manusia yang memadai.<br><br>Dalam olahraga, hubungan antara pembinaan dan kompetisi menentukan kesempatan pemain untuk berkembang. Klub menjadi salah satu fondasi pembentukan pemain, sedangkan kompetisi menyediakan ruang untuk menguji kemampuan dan menjaga konsistensi performa. Pengalaman Adhannie di bidang pemain dan klub dapat menjadi bekal untuk memperkuat keterhubungan kedua aspek tersebut.<br><br>Pengalamannya sebagai karateka juga memberinya perspektif dari sisi atlet. Disiplin, konsistensi latihan, dan kesiapan menghadapi pertandingan merupakan unsur yang dibutuhkan dalam pembinaan olahraga. Namun, penerapan pengalaman tersebut ke dalam program KSMI tetap memerlukan pendekatan yang sesuai dengan karakter sepak bola mini.<br><br>Menguatkan Organisasi, Menyiapkan Prestasi<br><br>Penunjukan Adhannie berlangsung pada momentum penting bagi sepak bola mini Indonesia. Tim nasional dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya di IMF World Cup Minifootball Antalya 2026 pada 1&ndash;6 November. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan pemain Indonesia dalam persaingan internasional sekaligus memperkenalkan sepak bola mini nasional kepada khalayak yang lebih luas.<br><br>Persiapan menuju kejuaraan tersebut tidak hanya menyangkut pematangan taktik dan kondisi fisik pemain. Kesiapan administrasi, koordinasi tim, serta dukungan operasional juga menentukan kelancaran partisipasi Indonesia. Dalam konteks itu, sekretaris jenderal berperan mengoordinasikan pelaksanaan program dan memastikan keputusan organisasi diterjemahkan menjadi langkah kerja yang terarah.<br><br>Dengan latar belakang sebagai atlet, pengelola klub futsal, dan pengusaha teknologi olahraga, Adhannie membawa pengalaman dari beberapa sisi ekosistem olahraga. Tantangannya adalah mengintegrasikan pengalaman tersebut ke dalam kebutuhan organisasi, tanpa mengabaikan prinsip tata kelola, transparansi, dan kesinambungan pembinaan.<br><br>Pada akhirnya, keberhasilan pergantian sekretaris jenderal tidak cukup diukur dari perubahan susunan pengurus. Ukuran yang lebih penting adalah kemampuan organisasi memperbaiki koordinasi, memperluas kesempatan pembinaan, dan membangun kompetisi yang memberikan jalur perkembangan bagi para pemain.<br><br>Debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini 2026 menjadi salah satu ujian awal bagi KSMI. Sementara performa tim nasional akan dinilai di lapangan, kemampuan organisasi memanfaatkan momentum tersebut akan menentukan seberapa jauh pengalaman internasional dapat menjadi pijakan bagi perkembangan sepak bola mini Indonesia dalam jangka panjang]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_2457_Adhannie-Anggoro-Jadi-Sekjen-KSMI--Bermodal-Pengalaman-Atlet-dan-Teknologi-Olahraga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67124/adhannie-anggoro-jadi-sekjen-ksmi-bermodal-pengalaman-atlet-dan-teknologi-olahraga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 14:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN   Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN  | Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operasi katarak gratis yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3B Sumatera) di RS Mata Mencirim 77, Selasa (24/11/2026).</p><br>Kegiatan sosial tersebut dibuka oleh General Manager (GM) UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ihksan, sebagai bagian dari kepedulian PLN terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.<br><br>Dalam kegiatan itu, Sekretaris MKI Sumatera Utara, Aam St. Iskandar, hadir mewakili Ketua MKI Sumut, Assoc. Prof. Dr. H.M. Isa Indrawan, S.E., M.M. Turut hadir dari MKI Sumut, J.E. Melky Purba, S.H., M.Hum., dan Syaipul Badri Sinaga, S.Kom.</p><br>Ketua MKI Sumut, H.M. Isa Indrawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera atas terselenggaranya program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, Program Berbagi Cahaya bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat.<br><br>&quot;Program ini merupakan implementasi nyata semangat Hari Listrik Nasional ke-81, yakni Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah dengan listrik, tetapi juga ikut menghadirkan kembali cahaya penglihatan dan harapan bagi masyarakat yang menderita katarak,&quot; ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan melalui MKI Sumut.<br><br>Ia menegaskan, akses terhadap layanan kesehatan, termasuk operasi katarak, memiliki arti penting bagi masyarakat. Gangguan penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari, mengurangi kemandirian, serta memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup, terutama bagi kelompok lanjut usia.<br><br>Karena itu, program operasi katarak gratis diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan sekaligus membuka peluang untuk kembali menjalani aktivitas secara lebih mandiri.<br><br>Isa Indrawan juga menilai kolaborasi antara PLN UIP3B Sumatera dengan berbagai pihak merupakan contoh sinergi positif antara BUMN, organisasi profesi, yayasan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat sosial yang nyata.<br><br>Menurutnya, konsep energy equity atau pemerataan manfaat energi tidak hanya menyangkut ketersediaan listrik, tetapi juga bagaimana sektor ketenagalistrikan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan dan keadilan sosial.<br><br>&quot;Kami berharap Program Berbagi Cahaya ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, tidak hanya di Kota Medan, tetapi juga menjangkau berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara,&quot; ungkapnya.<br><br>MKI Sumut berharap inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.<br><br>&quot;Atas nama MKI Sumatera Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera. Teruslah menjadi terang, tidak hanya bagi kelistrikan, tetapi juga bagi kemanusiaan,&quot; tutup Isa Indrawan.<br><br>Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81, sinergi antara sektor ketenagalistrikan dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta menghadirkan energi yang memberikan manfaat bagi kehidupan.</p><br>&quot;Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia.&quot;red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_326_MKI-Sumut-Apresiasi-Program-Berbagi-Cahaya-PLN-UIP3B-Sumatera--Hadirkan-Operasi-Katarak-Gratis-bagi-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67123/mki-sumut-apresiasi-program-berbagi-cahaya-pln-uip3b-sumatera-hadirkan-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 14:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN   Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN  | Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operasi katarak gratis yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3B Sumatera) di RS Mata Mencirim 77, Selasa (24/11/2026).</p><br>Kegiatan sosial tersebut dibuka oleh General Manager (GM) UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ihksan, sebagai bagian dari kepedulian PLN terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.<br><br>Dalam kegiatan itu, Sekretaris MKI Sumatera Utara, Aam St. Iskandar, hadir mewakili Ketua MKI Sumut, Assoc. Prof. Dr. H.M. Isa Indrawan, S.E., M.M. Turut hadir dari MKI Sumut, J.E. Melky Purba, S.H., M.Hum., dan Syaipul Badri Sinaga, S.Kom.</p><br>Ketua MKI Sumut, H.M. Isa Indrawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera atas terselenggaranya program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, Program Berbagi Cahaya bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat.<br><br>&quot;Program ini merupakan implementasi nyata semangat Hari Listrik Nasional ke-81, yakni Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah dengan listrik, tetapi juga ikut menghadirkan kembali cahaya penglihatan dan harapan bagi masyarakat yang menderita katarak,&quot; ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan melalui MKI Sumut.<br><br>Ia menegaskan, akses terhadap layanan kesehatan, termasuk operasi katarak, memiliki arti penting bagi masyarakat. Gangguan penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari, mengurangi kemandirian, serta memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup, terutama bagi kelompok lanjut usia.<br><br>Karena itu, program operasi katarak gratis diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan sekaligus membuka peluang untuk kembali menjalani aktivitas secara lebih mandiri.<br><br>Isa Indrawan juga menilai kolaborasi antara PLN UIP3B Sumatera dengan berbagai pihak merupakan contoh sinergi positif antara BUMN, organisasi profesi, yayasan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat sosial yang nyata.<br><br>Menurutnya, konsep energy equity atau pemerataan manfaat energi tidak hanya menyangkut ketersediaan listrik, tetapi juga bagaimana sektor ketenagalistrikan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan dan keadilan sosial.<br><br>&quot;Kami berharap Program Berbagi Cahaya ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, tidak hanya di Kota Medan, tetapi juga menjangkau berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara,&quot; ungkapnya.<br><br>MKI Sumut berharap inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.<br><br>&quot;Atas nama MKI Sumatera Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera. Teruslah menjadi terang, tidak hanya bagi kelistrikan, tetapi juga bagi kemanusiaan,&quot; tutup Isa Indrawan.<br><br>Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81, sinergi antara sektor ketenagalistrikan dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta menghadirkan energi yang memberikan manfaat bagi kehidupan.</p><br>&quot;Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia.&quot;red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6324_MKI-Sumut-Apresiasi-Program-Berbagi-Cahaya-PLN-UIP3B-Sumatera--Hadirkan-Operasi-Katarak-Gratis-bagi-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67122/mki-sumut-apresiasi-program-berbagi-cahaya-pln-uip3b-sumatera-hadirkan-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Porsadin VII Sumut Resmi Dibuka di TPI Medan, Pemenang Dipersiapkan ke Tingkat Nasional</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 12:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Porsadin VII Sumut Resmi Dibuka di TPI Medan, Pemenang Dipersiapkan ke Tingkat Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Porsadin VII Sumut Resmi Dibuka di TPI Medan, Pemenang Dipersiapkan ke Tingkat Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br><br><br>MEDAN &ndash; Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (Porsadin) ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka di Sekolah Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, Sabtu (24/10/2026). Ajang yang berlangsung selama dua hari, 24&ndash;25 Oktober 2026, ini diikuti 324 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, didampingi para ofisial dengan total kehadiran diperkirakan mencapai 1.000 orang.<br><br>Pembukaan Porsadin ke-VII tersebut dihadiri perwakilan DPP FKDT Pusat, Dr. Ishak Nasution, Ketua FKDT Sumatera Utara Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar.<br><br>Dalam keterangannya, Dr. Ishak Nasution yang mewakili DPP FKDT Pusat mengatakan, Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta mengembangkan bakat dan kreativitas para santri pendidikan diniyah takmiliyah.<br><br>Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan, mengukur hasil pembinaan, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka dalam bidang seni, keagamaan, dan olahraga.<br><br>Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kejujuran, dan menjunjung tinggi sportivitas.<br><br>&quot;Para peserta hendaknya terus mengasah minat dan bakat untuk meraih prestasi. Jadikan Porsadin ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus memperkuat persaudaraan antarsantri,&quot; pesannya.<br><br>Ishak menjelaskan, para peserta yang berhasil meraih prestasi pada Porsadin tingkat Provinsi Sumatera Utara nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Porsadin tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Pondok Gede, Jakarta.<br><br>Kesempatan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing dan membawa nama baik Sumatera Utara di tingkat nasional.<br><br> Cabang Seni, Keagamaan, dan Olahraga Dipertandingkan<br>Porsadin ke-VII tingkat Sumatera Utara mempertandingkan sejumlah cabang yang mencakup bidang seni, keagamaan, dan olahraga.<br><br>Pada bidang seni dan keagamaan, perlombaan meliputi Tahfidz Juz Amma, MQK Safinatunnaja, Cerdas Cermat Diniyah, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, MTQ, Shalawat dan Adzan Murotal Wal Imla&#039; Kaligrafi dan Puisi Islami.<br><br>Sementara itu, pada bidang olahraga, peserta berkompetisi dalam cabang Lari Sprint 100, Bulu Tangkis Single, Tenis Meja Single.<br><br>Beragam cabang tersebut memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing, baik dalam penguasaan ilmu agama maupun keterampilan seni dan olahraga.<br><br>TPI Medan Dorong Pembentukan Karakter Santri<br>Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, mengucapkan  Selamat datang para peserta Porsadin ke VII Tingkat Provinsi Sumatera utara di Kampus Taman Pendidikan Islam (TPI Medan) Jalan SM Raja Km 7 No 5 Medan Amplas.<br><br>TPI Medan menyambut baik penyelenggaraan Porsadin ke-VII sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan prestasi santri.<br><br>Menurut Ikrom, olahraga dan seni tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kemenangan, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.<br><br>Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan semangat, menghormati sesama peserta, serta menerima hasil kompetisi dengan lapang dada.<br><br>Melalui kegiatan tersebut, ia juga berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki semangat kebersamaan, dan mampu membawa nama baik lembaga pendidikan masing-masing.<br><br>FKDT Sumut Tekankan Sportivitas dan Prestasi<br>Ketua FKDT Sumatera Utara, Khalid Daulay, mengatakan bahwa Porsadin merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan santri pendidikan diniyah takmiliyah.<br><br>Menurutnya, kompetisi ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi peserta sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan akhlak mulia.<br><br>Khalid berharap seluruh peserta berani menunjukkan kemampuan terbaiknya, menaati ketentuan perlombaan, serta menghormati keputusan dewan juri.<br><br>Ia menegaskan, keberhasilan Porsadin tidak semata-mata diukur dari jumlah medali atau gelar juara, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persaudaraan dan meningkatnya kualitas pembinaan santri.<br><br>Kemenag Medan Ingatkan Peserta Jaga Sportivitas<br>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.<br><br>Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Kejujuran, kedisiplinan, sikap saling menghormati, dan kemampuan menerima hasil perlombaan merupakan nilai penting yang harus dijaga.<br><br>Menurutnya, Porsadin menjadi sarana pendidikan karakter bagi santri agar mampu berkompetisi secara sehat tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.<br><br>Peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk belajar, memperbaiki kemampuan, dan membangun persaudaraan.<br><br>Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara di TPI Medan diharapkan semakin memperkuat peran pendidikan diniyah takmiliyah dalam mencetak generasi muda Islam yang berilmu, berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional.<br><br>Turut hadir dalam acara tersebut mewakili Ketua DPP FKDT Ishak Nasution M, Ketua FKDT Sumut Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H Ikrom Helmi Nasution, para ketua DPC FKDT SE Sumut, Kakankemenag  Medan, Dr H Impun Siregar, Kakkemenag Dr. H. Mustafid, MA , Kakankemenag Simalungun Drs. H. Bahrum Saleh, MA. Kua Medan Amplas Lukmanul Hakim Hasibuan, Para undangan dan lainnya.rel<br><br><br><br><br><br></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4634_Porsadin-VII-Sumut-Resmi-Dibuka-di-TPI-Medan--Pemenang-Dipersiapkan-ke-Tingkat-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67121/porsadin-vii-sumut-resmi-dibuka-di-tpi-medan-pemenang-dipersiapkan-ke-tingkat-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deli Serdang&mdash; Sebanyak 32 santri dan santriwati Pondok Pesantren Mazilah Darussalam dan 9 orang dari Pondok Pesantren Ponpes Daarul Syifa diduga mengalami keracunan setelah mengikuti peringatan Hari Santri Nasional di Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (22/10/2026). Puluhan santri tersebut harus dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis.<br><br>Pimpinan Pondok Pesantren Mazilah Darussalam, Ustad Dahrul Yusuf, mengungkapkan bahwa dirinya bersama para santri berangkat menuju Kantor Bupati Deli Serdang sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengikuti kegiatan peringatan Hari Santri Nasional.<br><br>Menurut Dahrul, kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pondok pesantren. Sekitar pukul 12.00 WIB, para peserta mendapatkan makan siang yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.<br><br>Saat pembagian dan konsumsi makanan berlangsung, tidak ada kejadian mencurigakan yang mereka ketahui. Namun, situasi berubah ketika memasuki waktu petang.<br><br>Dahrul menuturkan, sekitar waktu Magrib pada hari yang sama, sejumlah santri mulai mengeluhkan mulas dan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Meski demikian, dirinya bersama para guru lainnya belum mengetahui kondisi yang dialami anak-anak didik mereka.<br><br>Kecurigaan baru muncul pada Jumat (23/10/2026) menjelang pagi, ketika tidak ada santri maupun santriwati yang datang ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.<br><br>Setelah dilakukan pengecekan, mereka mendapati sejumlah santri terbaring dalam kondisi lemah.<br><br>Menyadari situasi tersebut, Dahrul segera membawa para santri yang mengalami gejala ke fasilitas kesehatan. Karena jumlahnya cukup banyak, sebanyak 32 santri dan santriwati dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Madani dan dua rumah sakit lainnya di kawasan Saentis.<br><br>Pengurus Ponpes Lain Melaporkan Keluhan Serupa<br>Di tengah situasi tersebut, Dahrul berinisiatif mencari informasi apakah kejadian serupa juga dialami santri dari pondok pesantren lain yang menghadiri peringatan Hari Santri.<br><br>Ia kemudian menyampaikan pertanyaan melalui salah satu grup WhatsApp yang beranggotakan pengurus pondok pesantren.<br><br>Sambil menunggu tanggapan, Dahrul mengaku berusaha mengingat kembali kemungkinan adanya faktor lain yang dapat menjelaskan kondisi kesehatan para santrinya.<br><br>Namun, berdasarkan ingatannya, para santri tidak mengonsumsi makanan lain setelah berangkat dari pondok pesantren selain makanan yang mereka terima saat mengikuti kegiatan Hari Santri di Kantor Bupati Deli Serdang.<br><br>Tak lama kemudian, sejumlah pengurus pondok pesantren lain pada grup WhatsApp yang sama mulai menyampaikan bahwa anak-anak didik mereka juga mengalami keluhan kesehatan yang kurang lebih serupa.<br><br>Keterangan tersebut menambah perhatian terhadap dugaan keterkaitan antara gangguan kesehatan para santri dan makanan yang disajikan dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian sampel makanan.<br><br>Terpisah, Prof Dr Adil Akhyar Pimpinan Ponpes Daarul Syifa menjawab pertanyaan dari wartawan dan mengatakan bahwa anak didiknya ada 9 orang yang mengalami kejadian serupa.<br><br>&quot;Ia, ada 9 orang dari ponpes daarul Syifaa, tadi pertolongan pertama kami beri minum air kelapa, lalu dibawa ke puskesmas,&quot; ujar Prof Dr Adil Akhyar.<br><br>Ikan Nila Berlendir dan Berbau Menjadi Sorotan<br>Dahrul mengungkapkan, salah satu hal yang membuatnya mencurigai makanan dalam kegiatan tersebut adalah kondisi lauk ikan nila yang diterima para santri.<br><br>Menurut dia, salah satu menu yang dibagikan yaitu pada ikan nila yang dibungkus untuk makan siang, dilaporkan dalam kondisi berlendir dan sedikit mengeluarkan bau tidak sedap.<br><br>Kondisi tersebut menjadi dasar kecurigaannya terhadap makanan yang dikonsumsi para santri sebelum mereka mulai mengalami keluhan pada petang harinya.<br><br>Kendati demikian, kondisi ikan sebagaimana dituturkan Dahrul belum dapat dijadikan bukti bahwa makanan tersebut merupakan penyebab keracunan. Kepastian penyebab kejadian memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penelusuran sumber makanan dan hasil pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.<br><br>Pemkab dan Kandepag Disebut Telah Menyampaikan Permintaan Maaf<br>Perkembangan lain disampaikan Dahrul melalui pesan kepada wartawan. Ia menyebutkan bahwa pihak Pemkab Deli Serdang dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Deli Serdang telah datang menemui pihak pesantren untuk meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.<br><br>Informasi ini menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus dugaan keracunan yang dialami para santri setelah mengikuti peringatan Hari Santri Nasional.<br><br>Namun, bentuk tanggung jawab yang dimaksud, termasuk penanganan biaya pengobatan para korban, penelusuran penyebab kejadian, dan langkah evaluasi penyediaan makanan, masih perlu diperjelas.<br><br>Konfirmasi langsung kepada Pemkab Deli Serdang dan instansi Kementerian Agama terkait diperlukan untuk mengetahui tindak lanjut yang akan dilakukan serta memastikan langkah penanganan bagi para santri yang terdampak.<br><br>Penyebab Keracunan Masih Perlu Dipastikan<br>Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyediaan konsumsi dalam kegiatan yang melibatkan banyak peserta, termasuk santri dari berbagai pondok pesantren.<br><br>Hingga berita ini disusun, belum diperoleh hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut. Jumlah korban dari pondok pesantren lain dan kondisi terkini seluruh santri yang terdampak juga masih perlu dikonfirmasi.<br><br>Pemeriksaan terhadap makanan, penelusuran pihak penyedia konsumsi, serta keterangan resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait diperlukan agar penyebab kejadian dapat diungkap secara objektif.<br><br>Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan medis dan pemulihan para santri yang terdampak menjadi hal utama yang harus dipastikan. (****)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8247_Ikan-Nila-Berlendir--41-Santri-Diduga-Keracunan-Usai-Peringatan-Hari-Santri-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67120/ikan-nila-berlendir-41-santri-diduga-keracunan-usai-peringatan-hari-santri-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">The Khourt Competition Vol. 1 Resmi Dibuka, Anto Genk Dorong Jadi Kalender Tahunan Padel Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[The Khourt Competition Vol. 1 Resmi Dibuka, Anto Genk Dorong Jadi Kalender Tahunan Padel Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan. Kegiatan yang diselenggarakan Match Hub ID Sports ini menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan olahraga padel sekaligus memperluas interaksi antarkomunitas olahraga di Kota Medan.<br><br>Turnamen yang berlangsung pada 23&ndash;25 Oktober 2026 tersebut menargetkan partisipasi sebanyak 120 pasangan atau sekitar 240 atlet. Para peserta akan berkompetisi dalam enam kategori, yakni Lower Bronze Men, Upper Bronze Men, Silver, Mixed Lower Bronze, Lower Bronze Women, dan Upper Bronze Women.<br><br>Selain menjadi ajang kompetisi untuk mengasah kemampuan atlet dan menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi komunitas, gaya hidup aktif, promosi, aktivasi merek, serta area tenant yang melibatkan pelaku usaha.<br><br>Ketua penyelenggara, Dwi Pambudi Utomo, didampingi Sekretaris Ali Akbar V. Siregar dan Bendahara Wike Gusti Ayu, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga padel yang semakin diminati masyarakat. Juga dihadiri panitia Boby Hadinatha dan Bobby Kuari.</p><br>Menurut Dwi, kegiatan ini diharapkan dapat menggairahkan olahraga padel yang kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, khususnya pencinta olahraga.<br>&quot;Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak dan sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,&quot; ujarnya.<br><br><br>Anto Genk Apresiasi Turnamen Padel<br><br>CEO Sumut24, Rianto yang akrab disapa Anto Genk, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya The Khourt Competition Vol. 1. Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin dan masuk dalam kalender tahunan olahraga padel di Kota Medan.<br><br>Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif dalam mendorong minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus membangun kebersamaan antarkomunitas.<br><br>Ia juga berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan dan pembinaan olahraga padel.<br><br>Dukungan pemerintah dan organisasi olahraga dinilai penting agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga olahraga padel tidak hanya berkembang sebagai tren gaya hidup, tetapi juga memiliki prestasi kompetitif.<br><br>Bank Danamon Perkuat Kemitraan dan Dukungan<br><br>Kegiatan ini turut mendapat dukungan Bank Danamon dalam rangka program community event, melalui kolaborasi bersama penyelenggara turnamen padel tersebut.<br><br>Sejumlah perwakilan Bank Danamon yang hadir di antaranya Monaliska Sitanggang selaku Branch Manager Danamon Stabat, Hendra Gunawan selaku Branch Manager Danamon Tanjung Pura, serta T. M. Ivan Jorilanda selaku Area Manager Medan 3 Sumatera 1.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Ivan Jorilanda juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Sumut24 sebagai mitra yang mendukung berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.<br><br>&quot;Semoga kemitraan ini bisa terus berlanjut untuk saling mendukung. Sukses untuk event ini,&quot; ungkap Ivan.<br><br>Kolaborasi antara Bank Danamon dan penyelenggara diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia usaha dan komunitas olahraga, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan kegiatan olahraga dan gaya hidup sehat di Kota Medan.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengusaha sukses di bidang properti Benny Basri serta sejumlah undangan dan komunitas olahraga.<br><br>Final dan Penutupan Digelar Minggu<br><br>Sebagai puncak rangkaian kegiatan, babak final dan acara penutupan The Khourt Competition Vol. 1 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan.<br><br>Babak final tersebut akan menjadi penentu para juara dari kategori yang dipertandingkan sekaligus menandai berakhirnya rangkaian turnamen.<br><br>Penyelenggara berharap The Khourt Competition Vol. 1 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarkomunitas, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat perkembangan olahraga padel di Kota Medan.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_299_The-Khourt-Competition-Vol--1-Resmi-Dibuka--Anto-Genk-Dorong-Jadi-Kalender-Tahunan-Padel-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/67119/the-khourt-competition-vol-1-resmi-dibuka-anto-genk-dorong-jadi-kalender-tahunan-padel-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Kirim 7 Pemimpin Kampus Terbaik, Raih Gelar CHEL di AERLA Angkatan I</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 18:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Kirim 7 Pemimpin Kampus Terbaik, Raih Gelar CHEL di AERLA Angkatan I]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &ampndash Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta (PT]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) asal Sumut berhasil meraih gelar eksekutif CHEL (Coach of Higher Education Leaders) setelah mengikuti program AERLA (APTISI Executive Rector Leadership Academy) Angkatan I yang berlangsung di Jakarta, 21&ndash;23 Oktober 2026.<br><br>Ketujuh pimpinan tersebut menjadi bagian dari 40 rektor terpilih dari perguruan tinggi swasta berakreditasi Unggul di seluruh Indonesia yang mengikuti program pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi tersebut.<br><br>Adapun tujuh pimpinan perguruan tinggi asal Sumatera Utara yang meraih gelar CHEL yakni Agussani dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Muhammad Isa Indrawan dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Johannes Sembiring dari DELI HUSADA, Siti Nurmawan Sinaga dari MITRA HUSADA, Jopinus Ramli Saragih dari EFARINA, Syafrida dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), serta Rahmat Gurusinga dari MEDISTRA.<br><br>Delegasi Sumut dipimpin Muhammad Isa Indrawan, Rektor UNPAB yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Sumatera Utara.<br><br>Program AERLA Angkatan I merupakan kolaborasi APTISI Pusat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan rektor dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang profesional, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat daya saing institusi pendidikan tinggi di Indonesia.<br><br>Siap Dorong Peningkatan Mutu Kampus di Sumut<br><br>Perolehan gelar CHEL diharapkan menjadi modal penting bagi ketujuh pimpinan tersebut untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di Sumatera Utara.<br><br>Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kualitas pembelajaran, tetapi juga mencakup tata kelola kelembagaan, peningkatan akreditasi, transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.<br><br><br>Para penerima gelar CHEL diharapkan mampu membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kampus, sekaligus mendorong kolaborasi ant perguruan tinggi guna mempercepat peningkatan mutu pendidikan tinggi di daerah.<br><br>Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, memberikan apresiasi terhadap komitmen para pimpinan perguruan tinggi yang mengikuti program tersebut.<br><br> Kehadiran para pemimpin dengan kompetensi kepemimpinan yang semakin kuat diharapkan dapat menjadi penggerak penerapan tata kelola kampus modern untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional.</p><img src="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_1003367184.jpg"><br></p><br><br>Isa Indrawan: Ini Amanah untuk Pendidikan Sumatera Utara<br><br>Muhammad Isa Indrawan menegaskan, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada pemberian gelar semata, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang memberikan dampak bagi perguruan tinggi di Sumatera Utara.<br><br>Ia menyampaikan rencana pembentukan tim akselerasi yang melibatkan para pimpinan penerima gelar CHEL guna memperkuat sinergi dan mendorong peningkatan mutu perguruan tinggi swasta di daerah.<br><br>"Amanah nasional ini adalah kemenangan bagi dunia pendidikan Sumatera Utara. Kami, ketujuh pimpinan pendidikan tinggi yang telah mengikuti program ini, siap bersinergi dan turun langsung ke daerah-daerah untuk memastikan kampus swasta di Sumut tidak hanya bertahan, tetapi melompat menjadi pusat keunggulan akademik berbasis teknologi digital," ujar Isa.<br><br>Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Perguruan tinggi dituntut terus berinovasi, memperkuat kualitas lulusan, memanfaatkan teknologi, serta membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha dan industri.<br><br>Dengan raihan gelar CHEL tersebut, tujuh pimpinan perguruan tinggi Sumatera Utara diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong peningkatan akreditasi, penguatan tata kelola, dan transformasi digital kampus.<br><br>Prestasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi swasta Sumut dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8736_Sumut-Kirim-7-Pemimpin-Kampus-Terbaik--Raih-Gelar-CHEL-di-AERLA-Angkatan-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67118/sumut-kirim-7-pemimpin-kampus-terbaik-raih-gelar-chel-di-aerla-angkatan-i/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan]]></title>
            <description><![CDATA[UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman praktik di lapangan. Melalui program Kampus Berdampak, UNPAB menjajaki kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan.<br><br>Penjajakan kerja sama ini bertujuan memperluas pengalaman belajar mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta membuka peluang pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan perguruan tinggi dalam lingkungan pemasyarakatan.<br><br>Pertemuan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si., dan Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, A.Md.IP., S.H., M.H. Sementara itu, dari pihak UNPAB hadir Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc.; Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Siti Anisah, S.T., M.T.; serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya peluang supervisi mahasiswa di lingkungan pemasyarakatan, kontribusi perguruan tinggi melalui Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), serta pengembangan pendidikan lanjutan untuk meningkatkan kualitas SDM.<br><br>Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu hukum secara langsung, khususnya dalam sistem pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, serta berbagai aspek penegakan hukum dalam praktik.<br><br>Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman akademik, tetapi juga berkesempatan mengembangkan keterampilan profesional, kepekaan sosial, dan wawasan mengenai tantangan nyata di bidang hukum dan pemasyarakatan.<br><br>Pertemuan tersebut juga menjadi momen istimewa bagi UNPAB dengan hadirnya Jalu Yuswa Panjang, alumnus Sarjana Hukum UNPAB tahun 1998, yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.<br><br>Kehadiran alumnus yang kini menduduki posisi strategis tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia profesional.<br><br> Jejaring alumni diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi, pertukaran pengalaman, serta pengembangan kompetensi mahasiswa yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.<br>Program Kampus Berdampak merupakan salah satu upaya UNPAB dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia profesional. Melalui sinergi dengan instansi pemerintah dan lembaga pemasyarakatan, ilmu pengetahuan diharapkan tidak hanya berhenti pada penguasaan teori, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.<br><br>UNPAB terus mendorong terbentuknya kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang aplikatif, meningkatkan kualitas lulusan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.<br>Dengan terbukanya peluang kerja sama tersebut, mahasiswa Ilmu Hukum UNPAB diharapkan semakin siap menghadapi tantangan profesional serta mampu memahami peran hukum dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial.<br>Red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1531_UNPAB-Jajaki-Kerja-Sama-dengan-Ditjenpas-Sumut--Dekatkan-Mahasiswa-Ilmu-Hukum-dengan-Praktik-Pemasyarakatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67117/unpab-jajaki-kerja-sama-dengan-ditjenpas-sumut-dekatkan-mahasiswa-ilmu-hukum-dengan-praktik-pemasyarakatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026&ndash;2031 Berlangsung Meriah</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026–2031 Berlangsung Meriah]]></title>
            <description><![CDATA[Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026&ndash2031 Berlangsung Meriah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Pengukuhan Pengurus Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro (PATRON) periode 2026&ndash;2031 berlangsung meriah di Aula Nusantara, Bakesbangpol Provinsi Sumatera Utara, mulai pukul 09.30 WIB hingga menjelang Silat Jumat.<br><br>Acara dihadiri Sultan Deli Mahmud Lamanjiji, Dtq Adil Fredi Haberham selaku Ketua Forum Pelestarian Budaya Sumut, serta sejumlah tokoh paguyuban, di antaranya Pendawa, Pujakesuma Bersatu, DIY, Arek-Arek Suroboyo, Jawa Perantauan Bersatu, Jawa Deli, Madura, Sunda, Putra Solo, Banten, dan Betawi.<br>Ketua Umum PATRON, Prof. Dr. H. Abdi Yanto, S.E., M.Si., bersama Prof. Dr. Ismaidar, S.H., M.H., Sekum Supriyadi, dan Bendum H. Benny Soebarjo, S.H., mengajak seluruh pengurus menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kualitas SDM untuk menyongsong Indonesia Emas.<br><br>Dewan Pakar PATRON, Prof. Agus Purwoko dan Dr. Nashrudin Setiawan, S.E., M.Si., bersama Dr. Samrin, S.E., M.M., dan Dr. Abdi Setiawan, S.E., M.M., turut menyatakan dukungan terhadap kepengurusan baru.<br>Dalam sambutannya, Sultan Deli menyampaikan selamat dan mengapresiasi kontribusi masyarakat Jawa dalam sejarah kejayaan Tembakau Deli.<br><br> Ia juga memuji masyarakat Jawa yang santun, pekerja keras, tetap menjaga budaya, serta mampu hidup berdampingan dengan berbagai suku bangsa.<br>Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya Nusantara, dan mendukung pembangunan daerah dengan semangat &quot;Sumut Berkah, Deli Serdang Sehat, Medan untuk Semua.&quot;<br><br>Salam budaya, salam persatuan, salam Nusantara!red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7755_Pengukuhan-Pengurus-PATRON-Periode-2026-ndash-2031-Berlangsung-Meriah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67116/pengukuhan-pengurus-patron-periode-2026ndash2031-berlangsung-meriah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anto Genk Resmi Jadi Keluarga Besar Pajero Indonesia One</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 14:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anto Genk Resmi Jadi Keluarga Besar Pajero Indonesia One]]></title>
            <description><![CDATA[Anto Genk Resmi Jadi Keluarga Besar Pajero Indonesia One]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Rianto SH MH yang akrab disapa Anto Genk, resmi menjadi anggota kehormatan komunitas <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One, Jumat (23/10/2026).<br><br> CEO Sumut24 Group tersebut mengapresiasi keberadaan komunitas otomotif yang tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan mendorong berbagai kegiatan sosial.<br><br>Keanggotaan kehormatan tersebut berada di bawah koordinasi M. D. Aditiawan Syah, ST, MAP, selaku Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumatera Utara, didampingi Muhammad Iqbal selaku Wakil Sekretaris (Wasek) dan Maoli selaku Kepala Bidang Logistik.<br><br>Danu mengatakan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One telah menjadi wadah kebersamaan bagi para pecinta kendaraan Mitsubishi <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> dari berbagai tipe dan varian. Selama 11 tahun perjalanan komunitas tersebut, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari touring hingga kegiatan sosial dan agenda kebersamaan antaranggota.<br><br>&quot;Alhamdulillah, komunitas ini sudah berjalan 11 tahun. Kami mengedepankan silaturahmi dan kegiatan sosial. Siapa pun bisa bergabung, dengan berbagai tipe dan varian <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a>,&quot; ujar Danu, Jumat (23/10/2026).<br><br>Menurutnya, kekompakan dan semangat persaudaraan menjadi modal penting bagi komunitas untuk terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.<br>Sementara itu, Anto Genk menyampaikan apresiasinya terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One yang dinilainya mampu menghadirkan ruang positif bagi para pecinta otomotif untuk membangun hubungan persaudaraan sekaligus berkontribusi melalui kegiatan sosial.<br><br>&quot;Saya mengapresiasi keberadaan komunitas ini. Sebagai sebuah komunitas, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One sangat baik untuk berbagai kegiatan sosial maupun touring. Selain menyalurkan hobi otomotif, kegiatan seperti ini juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,&quot; ungkap Anto Genk.<br>Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara tersebut berharap, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumatera Utara terus menjaga kekompakan, memperluas jaringan persaudaraan, serta konsisten menjalankan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.<br><br>Bergabungnya Anto Genk sebagai anggota kehormatan diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari perjalanan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One selama lebih dari satu dekade.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_476_Anto-Genk-Resmi-Jadi-Keluarga-Besar-Pajero-Indonesia-One.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67115/anto-genk-resmi-jadi-keluarga-besar-pajero-indonesia-one/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BAKOPAM Sumut Hadir di Tengah Warga Rentan Banjir, Ibnu Hajar: Kepedulian Sosial Harus Terus Dihidupkan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 10:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BAKOPAM Sumut Hadir di Tengah Warga Rentan Banjir, Ibnu Hajar: Kepedulian Sosial Harus Terus Dihidupkan]]></title>
            <description><![CDATA[BAKOPAM Sumut Hadir di Tengah Warga Rentan Banjir, Ibnu Hajar Kepedulian Sosial Harus Terus Dihidupkan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Badan Koordinasi Pemuda Muslim (BAKOPAM) Sumatera Utara kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial Jumat Berkah dengan menyalurkan paket sembako kepada warga yang rentan terdampak banjir di kawasan bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sei Mati, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Jumat (23/10/2026).<br><br>Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian BAKOPAM Sumut terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir. Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.<br><br>Ketua BAKOPAM Sumatera Utara, Ibnu Hajar, SE, menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bentuk komitmen pemuda Muslim untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.<br><br>Menurutnya, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan konkret, bukan hanya sebatas seruan atau slogan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang menghadapi kerentanan akibat kondisi lingkungan dan ancaman banjir.<br><br>&quot;Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga dan menjadi penyemangat untuk terus menjaga semangat gotong royong,&quot; demikian pesan yang disampaikan melalui kegiatan sosial BAKOPAM Sumut.<br><br>Ajak Donatur dan Dermawan Berpartisipasi<br><br>BAKOPAM Sumut juga mengajak masyarakat luas, para donatur, dermawan, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian sosial untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.<br><br>Partisipasi dapat diberikan dalam bentuk paket sembako maupun bantuan lainnya yang dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.<br><br>Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan sosial BAKOPAM sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.<br><br>Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening berikut:<br><br>1. Bank Sumut<br>Nomor rekening: 11102040195610<br>Atas nama: BAKOPAM SUMATERA UTARA<br><br>2. Bank Mandiri<br>Nomor rekening: 1060009796502<br>Atas nama: IBNU HAJAR<br><br>BAKOPAM Sumut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap kegiatan sosial organisasi tersebut.<br><br>Melalui semangat Jumat Berkah, BAKOPAM Sumut berharap nilai-nilai kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.<br><br>Bagi organisasi kepemudaan ini, keberadaan pemuda tidak hanya diukur dari aktivitas organisasi, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam membantu masyarakat dan menghadirkan manfaat bagi sesama.<br><br>BAKOPAM Sumut &mdash; Bergerak dengan Kepedulian, Mengabdi untuk Kemanusiaan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_227_BAKOPAM-Sumut-Hadir-di-Tengah-Warga-Rentan-Banjir--Ibnu-Hajar--Kepedulian-Sosial-Harus-Terus-Dihidupkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67114/bakopam-sumut-hadir-di-tengah-warga-rentan-banjir-ibnu-hajar-kepedulian-sosial-harus-terus-dihidupkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Pelabuhan Sinabang, PWI Simeulue Lepas Nasir Nurdin dengan Teriakan &lsquo;Dua Periode&rsquo;</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 09:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Pelabuhan Sinabang, PWI Simeulue Lepas Nasir Nurdin dengan Teriakan ‘Dua Periode’]]></title>
            <description><![CDATA[SINABANG  Kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengakhiri silaturahmi dua hari dengan pengurus dan anggota PWI Simeulue, Kamis, 22 Oktober]]></description>
            <content><![CDATA[SINABANG - Kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengakhiri silaturahmi dua hari dengan pengurus dan anggota PWI Simeulue, Kamis, 22 Oktober 2026.</p><br>Nasir didampingi staf pribadinya, Syahrul Ramadhan dan Ketua PWI Aceh Utara, Abdul Halim tiba di Simeulue dari Pelabuhan Calang, Aceh Jaya pada Senin pagi, 19 Oktober 2026.<br><br>Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan pengurus dan anggota PWI Simeulue termasuk dengan pejabat pemkab setempat, akhirnya pada Kamis sore, Nasir kembali ke Banda Aceh melalui Pelabuhan Calang menggunakan KMP Aceh Hebat 1.<br><br>Prosesi pelepasan Ketua PWI Aceh periode 2021-2026 tersebut berlangsung dalam suasana haru namun berbalut spirit kemenangan sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026-2031.<br><br>Di kantin pelabuhan, pengurus bersama belasan anggota PWI Simeulue membentuk formasi guna merekam video komitmen dukungan dengan meneriakkan; &quot;PWI Simeulue, Nasir Nurdin Dua Periode.&quot;<br><br>Simeulue merupakan kabupaten/kota ke-17 yang dikunjungi Nasir Nurdin baik dalam kapasitasnya sebagai Ketua PWI Aceh periode berjalan maupun kandidat yang akan berkompetisi pada Konferprov XIII PWI Aceh pada 20-22 November 2026.<br><br>Pada setiap pertemuan dengan pengurus dan anggota PWI Kabupaten/Kota, Nasir melaporkan persiapan yang dilakukan oleh OC dan SC Konferprov XIII termasuk sumber anggaran pelaksanaan.<br><br>Sedangkan dalam kapasitas sebagai kandidat, Nasir memaparkan alasannya mencalonkan diri untuk kembali memimpin PWI Aceh periode 2026-2031.<br><br>Menurut Nasir, dukungan dan komitmen untuk memenangkannya dalam kontestasi pemilihan Ketua PWI Aceh periode 2026-2031 disampaikan secara terbuka oleh pengurus dan anggota PWI Kabupaten/Kota yang dikunjungi, sebagaimana disuarakan oleh PWI Simeulue.<br><br>&quot;Semoga Konferprov XIII PWI Aceh berjalan tanpa hambatan dan pergantian pucuk pimpinan di organisasi profesi ini bisa berlangsung dalam semangat demokrasi dan persaudaraan,&quot; demikian Nasir Nurdin.rel<br><br><br><br><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_3590_Di-Pelabuhan-Sinabang--PWI-Simeulue-Lepas-Nasir-Nurdin-dengan-Teriakan--lsquo-Dua-Periode-rsquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67113/di-pelabuhan-sinabang-pwi-simeulue-lepas-nasir-nurdin-dengan-teriakan-lsquodua-periodersquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KSMI Jajaki Laga Persahabatan dengan Turki Jelang Debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 09:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KSMI Jajaki Laga Persahabatan dengan Turki Jelang Debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &mdash Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) menjajaki kerja sama olahraga dengan Turki menjelang keikutsertaan tim nasional Indo]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Komite Sepak <a href="https://www.halomedan.com/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini Indonesia (KSMI) menjajaki kerja sama olahraga dengan Turki menjelang keikutsertaan tim nasional Indonesia dalam Piala Dunia Sepak <a href="https://www.halomedan.com/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026. Salah satu agenda yang dibahas ialah mengundang tim nasional Turki untuk menjalani pertandingan persahabatan di Jakarta.<br><br>Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan pengurus KSMI dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip, di kediaman Duta Besar Turki di Jakarta, Jumat (23/10/2026) siang. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan persahabatan, sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi antara kedua pihak melalui olahraga.<br><br>Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan itu. Ia didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Adhannie Anggoro dan Wakil Ketua Umum Marino.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, KSMI menyampaikan undangan kepada tim nasional Turki untuk datang ke Jakarta dan menjalani laga uji coba. Duta Besar Talip menyambut baik undangan itu dan menyatakan akan membicarakannya lebih lanjut dengan komite sepak bola mini Turki.<br><br>Rencana pertandingan uji coba tersebut masih berada pada tahap penjajakan. Kepastian pelaksanaan, termasuk jadwal dan format pertandingan, akan bergantung pada pembicaraan lanjutan antara kedua pihak.<br><br>Yan Mulia Abidin usai pertemuan mengatakan, komunikasi dengan Turki memiliki arti strategis karena negara itu akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak <a href="https://www.halomedan.com/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini 2026 di Antalya pada 1&ndash;6 November mendatang. Kejuaraan yang diselenggarakan International Minifootball Federation (IMF) tersebut dijadwalkan diikuti 16 negara, sehingga menjadi arena bagi Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi persaingan internasional. <br><br>Keikutsertaan itu juga menjadi debut Indonesia di ajang Piala Dunia sepak bola mini. Karena itu, persiapan tim nasional tidak hanya menyangkut kemampuan individu pemain, tetapi juga pematangan taktik, kekompakan tim, dan adaptasi terhadap karakter permainan lawan dari berbagai negara.<br><br>KSMI sebelumnya menjadwalkan pemusatan latihan nasional di Jakarta mulai 25 Oktober. Pemain yang mengikuti seleksi berasal dari sejumlah daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Program tersebut diarahkan untuk mematangkan teknik, strategi, serta kerja sama antarpemain sebelum berlaga di Antalya. <br><br>Dalam konteks itu, pertandingan persahabatan dengan Turki berpotensi menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman internasional pemain Indonesia. Jika terealisasi, laga tersebut dapat dimanfaatkan untuk menguji penerapan strategi, mengevaluasi kelemahan tim, sekaligus memperkaya pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.<br><br>Lebih jauh, komunikasi antara KSMI dan perwakilan Turki membuka peluang kerja sama yang tidak terbatas pada satu pertandingan. Hubungan antarpengurus, pertukaran pengalaman pengembangan olahraga, serta peluang pertandingan pada masa mendatang dapat menjadi bagian dari agenda yang dijajaki, sepanjang mendapat persetujuan kedua pihak.<br><br>Namun, bagi KSMI, tantangan mendesak tetaplah memastikan kesiapan tim nasional menghadapi turnamen dunia. Debut di Antalya menjadi kesempatan untuk menilai hasil seleksi dan pembinaan, sekaligus memetakan kebutuhan pengembangan sepak bola mini Indonesia agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.<br><br>Pertemuan dengan Duta Besar Turki disebut Yan Mulia sebagai salah satu langkah untuk memperluas jejaring internasional cabang olahraga tersebut. Di tengah persiapan menuju Antalya, KSMI berupaya memadukan kesiapan kompetitif dengan pembukaan jalur komunikasi yang dapat mendukung perkembangan sepak bola mini Indonesia pada masa mendatang.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8103_KSMI-Jajaki-Laga-Persahabatan-dengan-Turki-Jelang-Debut-di-Piala-Dunia-Sepak-Bola-Mini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67112/ksmi-jajaki-laga-persahabatan-dengan-turki-jelang-debut-di-piala-dunia-sepak-bola-mini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PIRA Sumut Resmi Surati Kejari Simalungun, Minta Buka Kembali Kasus Bansos 2012-2014 - Dokumen Sudah Diterima Kejati Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 02:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PIRA Sumut Resmi Surati Kejari Simalungun, Minta Buka Kembali Kasus Bansos 2012-2014 - Dokumen Sudah Diterima Kejati Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[PIRA Sumut Resmi Surati Kejari Simalungun, Minta Buka Kembali Kasus Bansos 20122014  Dokumen Sudah Diterima Kejati Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN - Lembaga Pusat Informasi Rakyat (PIRA) Sumatera Utara resmi melayangkan permohonan penelaahan ulang dan pembukaan kembali berkas perkara dugaan penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2012-2014.<br><br>Surat resmi dengan Nomor: 0027/PIRA-SU/X/2026 yang ditandatangani Sekretaris Umum PIRA Sumut Faisal Kurniawan S.Sos itu ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun.<br><br>Berdasarkan bukti tanda terima yang diterima redaksi, surat tersebut telah resmi diterima oleh PTSP Kejati Sumut pada tanggal 22.10.2026 pukul 14.09 WIB dengan penerima atas nama NAtsyA.<br><br>Dalam suratnya, PIRA Sumut merujuk pada pemberitaan ANTARA Sumut yang menyebutkan bahwa Kejari Simalungun pernah memeriksa 5 dari 8 anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Simalungun terkait bansos 2012-2014, yakni Julius Silalahi, Timbul Jaya Sibarani, Mangapul Purba, H Aspan Hendri Nainggolan, serta Sekwan Jhoni Saragih, dan lebih dari 50 penerima bansos.<br><br>Adapun 5 poin permohonan PIRA kepada Kejari Simalungun adalah:<br>Memberikan penjelasan resmi status penanganan perkara Bansos 2012-2014.<br>Menelaah kembali dokumen dan hasil penanganan sebelumnya.<br>Mempertimbangkan pembukaan kembali perkara jika ada dasar hukum dan bukti.<br>Menelusuri proses perencanaan, penganggaran, penerima, pencairan dan pertanggungjawaban.<br>Memberikan informasi tindak lanjut secara tertulis kepada PIRA.<br><br>PIRA menegaskan permohonan ini bukan bentuk penghakiman dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.<br><br>"Bagi PIRA, penegakan hukum bukan sekadar menyelesaikan suatu perkara, melainkan juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara," tulis PIRA dalam suratnya.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejari Simalungun dan Kejati Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut surat tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6239_PIRA-Sumut-Resmi-Surati-Kejari-Simalungun--Minta-Buka-Kembali-Kasus-Bansos-2012-2014---Dokumen-Sudah-Diterima-Kejati-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67111/pira-sumut-resmi-surati-kejari-simalungun-minta-buka-kembali-kasus-bansos-20122014-dokumen-sudah-diterima-kejati-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sempat Diwarnai Perlawanan, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 20:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sempat Diwarnai Perlawanan, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Halomedan.com Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Halomedan.com</p> Firma Hukum <a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a> Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal pengambilalihan penguasaan rumah perusahaan bernomor registrasi DW.100A di Jalan Kemuning Nomor 27A, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.<br><br>Proses pengosongan rumah yang merupakan aset PT KAI tersebut sempat mendapat perlawanan dari penghuni yang menyatakan memiliki surat dari Sultan Deli sebagai dasar penguasaan bangunan. Meski demikian, penertiban tetap terlaksana dan rumah tersebut kini berada dalam penguasaan PT KAI.<br>Ketika tim eksekusi datang, penghuni menyiramkan besin dan mengancam membakar tim yang akan masuk. Sempat terjadi dorongan-dorongan hingga akhirnya pagar berhasil dibuka. Taufik kembali berulah, membakar obor dan mengacung-acungkan ke tim eksekusi. Beruntung obor bisa dirampas dan kemudian eksekusi pengosongan rumah berlangsung. <br>Tidak cukup berupaya membakar tim eksekusi, penghuni rumah kembali masuk dan mengunci pintu kamar Kost yang ada disamping rumah induk. Ketika pintu berhasil dibuka, penghuni rumah yang berbaju kaos putih, kembali menghunuskan parang tajam. Senjata ini kembali berhasil di rebut dan eksekusi akhirnya berlangsung dengan aman.<br>Pengosongan dilakukan setelah PT KAI melayangkan tiga surat peringatan, masing-masing pada 2, 9, dan 15 Oktober 2026. Ketiga surat tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Deputy Divisi Regional I Sumatera Utara PT KAI, Andri Hardianto.<br>Disampaikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a> Dharma selaku direktur Firma Hukum <a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a> Dharma, pengambilalihan aset yang dikuasai tanpa dasar tersebut, telah diverifikasi oleh Manager Penjagaan Aset PT KAI, Agus Setiawan.<br>Hal itu berdasarkan Grondkaart IJ 135e D.S.M.W.W. Tahun 1918 dan tercatat dalam Buku AT-8 Hasil Inventarisasi Aktiva Tetap Tanah Perumka Eksploitasi Sumatera Utara per 30 Juni 1997.<br>Rumah ini ditempati oleh penghuni merupakan fasilitas rumah dinas yang dihuni oleh Muhammad Saleh Yunus, pegawai yang memiliki jabatan tinggi di PT Kereta Api. Setelah pensiun, rumah tersebut masih ditempati hingga kemudian dikuasai oleh keluarganya dengan mendirikan bangunan tambahan untuk disewakan sebagai  kamar Kost dan warung tempat berjualan yang sudah berlangsung cukup lama.<br>Setelah penataan aset, PT Kereta Api berkali-kali meminta penghuni untuk mengosongkan atau diperbolehkan menyewa. Namun himbauan tersebut diabaikan. <br>Hingga saat eksekusi berlangsung, penghuni juga tidak memiliki perjanjian sewa maupun kerja sama dengan perusahaan. Karena itu, penghuni diminta mengajukan permohonan sewa atau mengosongkan rumah, dengan tenggat bertahap selama tujuh hari kalender, lima hari kerja, hingga tiga hari kerja.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a> Dharma, selaku kuasa hukum pelaksanaan pengosongan PT KAI, mengatakan perusahaan memiliki dokumen dan bukti fisik yang mendukung klaim atas bangunan tersebut.<br>&quot;Bahkan ada semacam plakat permanen yang merupakan registrasi aset PT KAI yang dibangun tahun 1954 di dinding rumah yang tidak bisa dipungkiri dan dihilangkan penghuni yang menunjukkan bahwa rumah tersebut adalah aset PT KAI,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a>.<br>Menurut <a href="https://www.halomedan.com/tag/budi/" target="_blank">Budi</a>, keberadaan plakat tersebut menjadi salah satu petunjuk fisik yang mendukung dokumen Grondkaart dan catatan inventarisasi aset perusahaan.<br>Ia menegaskan pengamanan aset diperlukan agar rumah yang diklaim milik PT KAI tidak terus dikuasai pihak yang menurut perusahaan tidak memiliki dasar hukum yang sah.<br>Dalam surat peringatannya, PT KAI juga merujuk Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 serta sejumlah surat edaran Menteri BUMN mengenai pengamanan dan penertiban aset perusahaan negara.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1215_Sempat-Diwarnai-Perlawanan--Firma-Hukum-Budi-Dharma-Berhasil-Kembalikan-Penguasaan-Aset-PT-KAI-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/67110/sempat-diwarnai-perlawanan-firma-hukum-budi-dharma-berhasil-kembalikan-penguasaan-aset-pt-kai-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Museum Nasional: Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 16:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Museum Nasional: Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Museum Nasional Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Sejumlah karyawan lalu-lalang di koridor suatu gedung perkantoran bergaya neoklasik yang berada tak jauh dari titik nol Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Gedung bercat krem itu memiliki struktur dinding yang tebal dan plafon yang tinggi. Tiap jendela serta pintunya berukuran besar dan lebar, menyatu harmonis dengan pilar-pilar garang yang berjajar rapi di sisi luar.<br><br>Ini bukan gedung perkantoran biasa. Selain tampilannya yang khas, ia juga merupakan komponen penting dalam sejarah perkebunan nasional sekaligus saksi bisu era kolonial di masa lampau. Kini, gedung tersebut menjadi Region Office PTPN IV Regional 2, bagian dari Subholding PTPN IV PalmCo. Lokasinya beralamat di Jalan Letjen Suprapto Nomor 2, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.<br><br>"Gedung ini menyimpan jejak dari beberapa fase sejarah perkebunan. Keistimewaannya penting untuk dipahami dan dijaga bersama-sama," ujar Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, Muhammad Ridho Nasution, kepada awak media, Kamis (22/10/2026).<br><br>Sebelum dinasionalisasi, gedung Region Office PTPN IV Regional 2 dulunya adalah kantor wilayah N.V. Handels Vereeniging Amsterdam (HVA), perusahaan asal Belanda yang didirikan di Amsterdam pada 1878. Perusahaan itu semula bergerak dalam bidang jasa keuangan yang menawarkan kredit di Hindia Belanda. Seiring waktu, HVA mengembangkan bisnisnya ke bidang perkebunan tebu, kopi, singkong, sisal, teh dan kelapa sawit. <br><br>Pada masa kejayaannya, HVA sempat menaungi 36 perusahaan dan memiliki 170.000 pekerja. Kemajuan pesat ini mendorong HVA membangun kantor wilayah di Medan guna menunjang aktivitas perkebunannya. Sebelum itu, HVA sudah lebih dulu membangun gedung serupa di Surabaya pada 1920.<br><br>Pembangunan gedung di Medan dimulai pada 1926 di atas lahan seluas sekitar 14.000 meter persegi. Lahan ini memiliki sertifikat hak Erfpacht Verponding Nomor 323 pada tahun yang sama. Gedung utama dirancang oleh biro arsitektur Cuypers, Hulswit dan Fermont dengan luas bangunan sekitar 4.870 meter persegi. Gedung ini mengusung gaya Art and Craft dengan galeri yang mengelilingi bangunan. Galeri tersebut memberi karakter visual khas sekaligus menjadi adaptasi budaya Eropa di iklim tropis. Kompleks perkantoran ini dilengkapi tiga rumah dan dua lapangan tenis. <br><br>Perubahan besar terjadi seiring kemerdekaan Republik Indonesia pada 1945. Setelah Undang-Undang Nomor 86 Tahun 1958 tentang Nasionalisasi Perusahaan-Perusahaan Milik Belanda disahkan, semua kantor usaha milik HVA di Medan beserta 14 unit kebunnya dikuasai oleh negara pada 1959. Saat itu, pengelolaannya diserahkan ke Badan Pimpinan Umum Perusahaan Perkebunan Negara (BPU-PPN). Peralihan ini menandai babak baru dunia perkebunan di Tanah Air.<br><br>Pada 1965, gedung eks kantor wilayah HVA tersebut sempat diambil alih oleh Departemen Pertahanan dan Keamanan untuk digunakan sebagai kantor Pemerintah Darurat Militer Daerah (Perdamilda) I. Dalam perkembangannya, kantor mengalami beberapa perubahan fungsi dan nama. Pada masa-masa itulah terjadi penambahan unit bangunan seluas sekitar 2.132 meter persegi di sekeliling gedung utama. <br><br>Setelah Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) I dibubarkan, lahan dan bangunan perkantoran ini sempat digunakan sebagai Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Pada 26 Januari 2000, aset tersebut diserahkan kepada PTPN dan selanjutnya menjadi milik bersama perusahaan, mulai dari PTPN I sampai dengan PTPN XIV. Sebagai tindak lanjut, Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 146/2001 atas nama PTPN I sampai dengan PTPN XIV terbit pada 11 Juni 2001 untuk jangka waktu 20 tahun.<br><br>Tak berhenti di situ, perubahan kembali terjadi beberapa tahun berikutnya. Atas berbagai pertimbangan, gedung eks kantor wilayah HVA tersebut akhirnya beralih ke PTPN IV yang kini menjadi PTPN IV Regional 2. Pada 13 April 2004, PTPN IV memperoleh Sertifikat HGB Nomor 153/2004 atas lahan dan bangunan untuk jangka waktu 20 tahun. <br><br>Sejak saat itu, gedung kembali menjalankan fungsinya sebagai kantor perusahaan perkebunan. Meski sudah berusia nyaris seabad, sebagian besar bentuk dan ornamen gedung masih dipertahankan sampai sekarang. Gedung ini juga telah mendapat status cagar budaya pada 1988.<br><br>"Merawat suatu bangunan bersejarah tentu perlu perlakuan dan perhatian khusus. Tujuannya agar fungsi gedung sebagai kantor tetap efektif tanpa merusak atau menghilangkan karakter aslinya. Ketika semua terjaga, maka generasi penerus punya kesempatan memahami sejarah secara lebih dekat," ujar Ridho.<br><br>Menurut Corporate Communication PTPN IV Regional 2, Maktal Kunto Aji, gedung Region Office PTPN IV Regional 2 memiliki nilai historis yang merekam perjalanan panjang sektor perkebunan di Tanah Air. Gedung ini juga merupakan simbol perkembangan sektor perkebunan nasional dari masa ke masa.<br><br>"Gedung ini menjadi saksi perjalanan industri perkebunan dari masa kolonial hingga pengelolaan oleh negara setelah Indonesia merdeka. Perjalanan itu mengingatkan kita bahwa aset dan sumber daya ekonomi memiliki arti penting bagi bangsa. Merawat bangunan ini berarti menjaga jejak sejarah," ujar Aji.<br><br>Pada kesempatan ini, Aji mengajak semua pihak untuk menjadikan Peringatan Hari Museum Nasional 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran terhadap sejarah dan warisan budaya. Aji juga berharap semakin banyak warga yang memahami sejarah dunia perkebunan nasional sehingga dapat memperkuat nasionalisme serta mendorong kepedulian untuk menjaganya.<br><br>"Perjalanan perkebunan Indonesia merupakan bagian dari perjalanan bangsa dalam mengelola sumber daya dan membangun perekonomian. Kami berharap gedung ini dapat terus menjadi pengingat akan sejarah tersebut sekaligus kebanggaan masyarakat," kata Aji.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7620_Hari-Museum-Nasional--Mengintip-Masa-Lampau-Lewat-Arsitektur-Kantor-PTPN-IV-Regional-2.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67109/hari-museum-nasional-mengintip-masa-lampau-lewat-arsitektur-kantor-ptpn-iv-regional-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 11:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br> <br>MEDAN &mdash; Dalam rangka memperingati Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 22 Oktober 2026, Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda Muslim (BAKOPAM) Sumatera Utara, Ibnu Hajar, SE, menyampaikan pesan khusus yang mengangkat tema: "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia".<br> <br>Ibnu Hajar menegaskan bahwa peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran strategis santri dalam pembangunan bangsa.<br> <br>"<a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> adalah harti ini, pemimpin masa depan. Dengan ilmu, akhlak dan karya nyata, santri terus berkontribusi untuk bangsa dan umat," ujarnya dalam pesan peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026.<br> <br>Ia menambahkan, semangat Resolusi Jihad yang dideklarasikan para ulama dan santri pada 22 Oktober 1945 harus diterjemahkan ke dalam konteks zaman saat ini &mdash; yaitu dengan memperkuat kualitas keilmuan, kemandirian, dan kontribusi nyata santri di berbagai bidang kehidupan.<br> <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Diharapkan Jadi Kekuatan Perubahan Positif<br> <br>Menurut Ibnu Hajar, di era kemerdekaan yang telah berpuluh tahun ini, bentuk perjuangan santri tak lagi hanya dengan senjata, melainkan dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak mulia. <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> ditantang untuk menjadi pelopor kemajuan sekaligus penjaga moral bangsa.<br> <br>"Indonesia membutuhkan santri yang tidak hanya cerdas secara agama, tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional maupun global. Jadilah santri yang mengawal kemerdekaan ini menuju peradaban yang luhur," tambahnya.<br> <br>Sinergi Pemuda dan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Kunci Kemajuan Daerah<br> <br>Ketua BAKOPAM Sumut ini juga mengajak seluruh elemen pemuda dan organisasi kemasyarakatan di Sumatera Utara untuk bersatu, saling menguatkan, dan menjaga kerukunan antarwarga. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> dapat memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat.<br> <br>"Persatuan adalah kekuatan utama kita. Mari kita jaga keutuhan bangsa, dan bersama-sama membangun Sumatera Utara yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera," pungkas Ibnu Hajar, SE.<br> <br>Seluruh jajaran BAKOPAM Sumut turut mendoakan agar santri Indonesia senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan perlindungan Allah SWT dalam menuntut ilmu dan berbakti kepada agama, bangsa, dan negara.<br> <br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4615_Peringati-Hari-Santri--Ibnu-Hajar-Ajak-Santri-Karya-Nyata-untuk-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67108/peringati-hari-santri-ibnu-hajar-ajak-santri-karya-nyata-untuk-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Ketua Umum Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI) Medan, Prof. drg. Ismet Danial Nasution, Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K), menyampaikan ucapan Selamat Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026 yang diperingati pada 22 Oktober. Ia mengajak seluruh santri untuk terus memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan, menjaga akhlak mulia, serta menanamkan semangat nasionalisme.<br><br>Peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional tahun ini mengusung tema &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.&quot; Tema tersebut menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun generasi yang tidak hanya kuat dalam pemahaman agama, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.<br><br>Menurut Ismet Danial Nasution, santri memiliki posisi strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan saat ini, ulama dan santri telah memberikan kontribusi penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperjuangkan kemerdekaan, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.<br><br>Ia menilai, tantangan yang dihadapi generasi muda pada masa kini semakin kompleks. Karena itu, santri perlu membekali diri dengan pendidikan yang berkualitas, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan akhlak.<br><br>Pendidikan pesantren, lanjutnya, tidak sekadar menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk kepribadian, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi santri untuk berkiprah di tengah masyarakat.<br><br>Melalui momentum Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026, Ketua Umum PP TPI Medan itu berharap para santri semakin bersemangat dalam menuntut ilmu, menghormati guru, mengamalkan ajaran agama, serta memberikan kontribusi nyata bagi umat dan negara.<br><br>Ia juga berharap lembaga pendidikan Islam terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.<br><br>Peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional, dengan demikian, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas serta memperkuat peran pendidikan Islam bagi kemajuan Indonesia.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Hebat, Indonesia Kuat!&quot; menjadi semangat yang diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap santri untuk turut mewujudkan Indonesia yang maju, berkarakter, dan bermartabat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5508_Hari-Santri-Nasional-2026--Ketum-PP-TPI-Medan-Ismet-Danial-Nasution-Ajak-Santri-Perkuat-Akhlak-dan-Nasionalisme.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67107/hari-santri-nasional-2026-ketum-pp-tpi-medan-ismet-danial-nasution-ajak-santri-perkuat-akhlak-dan-nasionalisme/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &ndash; Ketua I dan II Taman Pendidikan Islam Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, menyampaikan ucapan Selamat Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober. Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk terus memperkuat keimanan, memperdalam ilmu pengetahuan, menjaga akhlak mulia, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dalam membangun bangsa.<br><br>Dalam ucapan peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026, H. Ikrom Helmi Nasution mengangkat tema &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.&quot; Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran santri dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia.<br><br>Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pendidikan pesantren tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.<br><br>Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional juga menjadi momentum untuk mengenang kontribusi besar kaum santri dan ulama dalam perjalanan sejarah perjuangan Indonesia. Semangat keagamaan, cinta tanah air, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan nilai-nilai yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.<br><br>H. Ikrom Helmi Nasution berharap, para santri di seluruh Indonesia semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan akhlak mulia.<br><br>Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi santri agar mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan mengambil bagian dalam berbagai bidang pembangunan tanpa meninggalkan jati diri sebagai insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius.<br><br>Dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan, santri diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, serta berlandaskan moral dan nilai-nilai luhur bangsa.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Hebat, Indonesia Kuat!&quot; menjadi pesan penyemangat dalam peringatan Hari <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional 2026, sekaligus ajakan untuk terus menjadikan santri sebagai generasi yang berkontribusi bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7069_Peringati-Hari-Santri-2026--H--Ikrom-Helmi-Nasution-Dorong-Santri-Jadi-Generasi-Berilmu-dan-Berakhlak-Mulia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/67106/peringati-hari-santri-2026-h-ikrom-helmi-nasution-dorong-santri-jadi-generasi-berilmu-dan-berakhlak-mulia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Denny Charter: Lembaga Konsultan Politik Harus Bisa Membuktikan Metodologi Ilmiah, Jangan Asal Bunyi dan Klaim</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 09:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Denny Charter: Lembaga Konsultan Politik Harus Bisa Membuktikan Metodologi Ilmiah, Jangan Asal Bunyi dan Klaim]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &mdash Pendiri perusahaan riset opini publik IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, menegaskan bahwa setiap lembaga konsultan poli]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Pendiri perusahaan riset opini publik IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, menegaskan bahwa setiap lembaga konsultan politik yang memublikasikan hasil survei atau penelitian mengenai politik dan pemerintahan harus mampu mempertanggungjawabkan metodologi ilmiah yang digunakan. Publikasi hasil riset tidak boleh berhenti pada penyajian angka dan kesimpulan, tetapi harus disertai penjelasan metodologi serta bukti penelitian yang dapat diuji secara objektif.<br><br>Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi beragamnya hasil survei mengenai penilaian publik terhadap dua tahun kinerja pemerintahan Prabowo Subianto&ndash;Gibran Rakabuming Raka. Perbedaan hasil survei merupakan hal yang mungkin terjadi dalam penelitian opini publik. Namun, perbedaan tersebut harus dapat dijelaskan secara metodologis, bukan sekadar menjadi bahan klaim yang dilemparkan ke ruang publik.<br><br>&quot;Survei itu bukan sekadar mengumpulkan angka, membuat grafik, kemudian mengumumkan kesimpulan kepada media. Kalau sebuah lembaga berani memublikasikan hasil penelitian, lembaga tersebut juga harus berani membuka dan menjelaskan bagaimana penelitian itu dilakukan. Jangan sampai publik hanya disuguhi angka dan klaim, tetapi ketika ditanya metodologinya, tidak ada penjelasan yang memadai. Inilah yang berpotensi menjadi praktik asal bunyi atau asbun,&quot; ujar Denny Charter.<br><br>Menurut Denny, perbedaan hasil survei mengenai evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo&ndash;Gibran harus dilihat secara proporsional. Tidak semua perbedaan otomatis menunjukkan adanya kesalahan atau manipulasi. Perbedaan waktu pengumpulan data, karakteristik responden, teknik pengambilan sampel, metode wawancara, rumusan pertanyaan, serta teknik pengolahan data dapat menghasilkan kesimpulan yang berbeda.<br><br>Karena itu, kata Denny, persoalan mendasarnya bukan semata-mata mengapa angka antarlembaga berbeda, melainkan apakah setiap lembaga mampu menjelaskan alasan ilmiah di balik angka yang dipublikasikannya.<br><br>&quot;Kalau satu lembaga menyatakan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan mencapai angka tertentu, sementara lembaga lain menghasilkan angka yang berbeda, masyarakat berhak mengetahui bagaimana angka tersebut diperoleh. Berapa jumlah respondennya, siapa populasinya, bagaimana sampel dipilih, kapan survei dilakukan, bagaimana pertanyaan diajukan, dan bagaimana data diolah. Semua itu bukan rahasia yang boleh dijadikan alasan untuk menghindari pertanggungjawaban metodologis,&quot; tegasnya.<br><br>Denny menambahkan, penyebutan istilah teknis seperti multistage random sampling, margin of error, pembobotan, atau metode kuantitatif tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa suatu penelitian telah dilakukan secara ilmiah. Istilah tersebut harus didukung dokumentasi dan penerapan yang sesuai dengan desain penelitian.<br><br>Sebuah lembaga riset, lanjutnya, idealnya memublikasikan keterangan metodologi secara lengkap, termasuk periode pengumpulan data, populasi sasaran, teknik pemilihan responden, metode wawancara, kuesioner, prosedur pengendalian kualitas, serta keterbatasan penelitian. Untuk kepentingan verifikasi lebih lanjut, lembaga juga semestinya memiliki dokumentasi lapangan, data yang telah dianonimkan, dan catatan pengolahan data yang dapat diperiksa secara independen dengan tetap melindungi identitas responden.<br><br>&quot;Jangan menjadikan angka statistik sebagai tameng untuk membangun legitimasi. Metodologi bukan sekadar formalitas yang dicantumkan di bagian bawah rilis pers. Metodologi adalah fondasi yang menentukan apakah sebuah kesimpulan memiliki dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan,&quot; kata Denny.<br><br>Ia juga menekankan bahwa independensi lembaga riset perlu dijaga, terutama ketika penelitian menyangkut evaluasi kinerja pemerintahan, popularitas pejabat publik, elektabilitas tokoh politik, maupun persepsi masyarakat terhadap kebijakan negara. Identitas pemesan atau sumber pendanaan penelitian, sejauh dapat diungkapkan sesuai ketentuan yang berlaku, serta potensi konflik kepentingan juga perlu dijelaskan secara transparan.<br><br>Menurut Denny, profesionalisme lembaga riset tidak diukur dari seberapa sering hasil surveinya dikutip media, seberapa besar perhatian publik yang diperoleh, atau seberapa tegas kesimpulan yang disampaikan. Kredibilitas justru dibangun melalui konsistensi metodologi, keterbukaan informasi, kemampuan menjawab kritik berbasis data, dan kesediaan melakukan koreksi apabila ditemukan kekeliruan.<br><br>Ia mendorong media massa, akademisi, dan masyarakat untuk tidak hanya mengutip angka survei, tetapi juga memeriksa dasar metodologisnya. Media, menurutnya, memiliki peran penting untuk meminta penjelasan mengenai metode penelitian sebelum menjadikan suatu hasil survei sebagai rujukan pemberitaan.<br><br>&quot;Dalam negara demokrasi, survei opini publik memiliki peran penting sebagai salah satu instrumen untuk memahami persepsi masyarakat. Karena itu, hasilnya tidak boleh diperlakukan sebagai angka yang otomatis benar hanya karena diumumkan oleh sebuah lembaga. Publik harus memiliki akses untuk menilai dasar penelitian tersebut,&quot; ujarnya.<br><br>Denny menegaskan bahwa kritik terhadap transparansi metodologi bukanlah serangan terhadap lembaga survei tertentu ataupun upaya untuk menyeragamkan hasil penelitian. Justru sebaliknya, keterbukaan akan membantu membedakan perbedaan hasil yang memang dapat dijelaskan secara ilmiah dari klaim yang belum didukung dokumentasi memadai.<br><br>&quot;Perbedaan hasil survei adalah sesuatu yang bisa diperdebatkan secara ilmiah. Tetapi ketika sebuah lembaga membuat klaim kepada publik, lembaga itu harus siap mempertanggungjawabkannya. Jangan hanya meminta masyarakat percaya kepada angka yang dipublikasikan. Berikan dasar, buka metodologinya, dan tunjukkan bukti penelitiannya,&quot; tutup Denny Charter, pendiri perusahaan riset opini publik IndexPolitica Indonesia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5345_Denny-Charter--Lembaga-Konsultan-Politik-Harus-Bisa-Membuktikan-Metodologi-Ilmiah--Jangan-Asal-Bunyi-dan-Klaim.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/67105/denny-charter-lembaga-konsultan-politik-harus-bisa-membuktikan-metodologi-ilmiah-jangan-asal-bunyi-dan-klaim/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>