<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 04 Oct 2026 20:25:16 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara Siap Bersinergi dengan Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 19:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara Siap Bersinergi dengan Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara Siap Bersinergi dengan Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan - Ketua Umum Gema Santri Nusa, KH. Akhmad Khambali, SE, MM, menyampaikan dukungan penuh terhadap semangat kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, khususnya gagasan mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat melalui gerakan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.<br><br>Menurut KH. Akhmad Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Akhsa Nusantara, gerakan Subuh Keliling dan Jum&#039;at Keliling merupakan gagasan yang sangat positif apabila dikembangkan sebagai ruang silaturahmi antara kepolisian, ulama, tokoh agama dan masyarakat.<br><br>&quot;Kami menyambut baik dan mendukung penuh semangat Gerakan Subuh Keliling dan Jum&#039;at Keliling. Ini bukan hanya kegiatan ibadah, tetapi dapat menjadi sarana membangun kedekatan, komunikasi, silaturahmi dan kepercayaan antara Polri dengan masyarakat,&quot; ujar KH. Akhmad Khambali yang juga Pengurus Komisi Dakwah MUI Pusat.<br><br>Ia menilai, pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sangat penting dalam membangun keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.<br><br>&quot;Keamanan tidak cukup hanya dijaga dengan pendekatan hukum. Keamanan juga harus dibangun melalui silaturahmi, keteladanan, komunikasi, kepedulian dan kebersamaan. Ketika polisi hadir di tengah masyarakat, hadir bersama ulama dan tokoh agama, maka akan tumbuh rasa saling percaya,&quot; tegasnya.<br><br>Siap Dikembangkan di Sumatera Utara<br><br>KH. Akhmad Khambali menyatakan bahwa Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara yang dipimpinnya siap berkolaborasi dengan Polda Sumatera Utara untuk mengembangkan gerakan tersebut di berbagai daerah.<br><br>Menurut Kyai Khambali yang juga Pembina Ponpes Tahfizhul Qur&#039;an Roudhotul Ulum Paya Bakung Hamparan Perak Deliserdang Sumatera Utara memiliki kekuatan besar berupa jaringan masjid, pesantren, majelis taklim, ulama, dai, pemuda dan berbagai komunitas masyarakat yang dapat menjadi mitra strategis Polri.<br><br>&quot;Kami siap bersinergi dengan Polda Sumut. Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara siap menjadi bagian dari gerakan membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui masjid, majelis sholawat, pesantren dan ruang-ruang sosial masyarakat,&quot; katanya.<br><br>Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan yang konsisten dan memiliki manfaat nyata.<br><br>Dari Masjid Membangun Persatuan<br><br>KH. Akhmad Khambali Sang Inisiator InsanPreneur menjelaskan, Subuh Keliling dapat menjadi momentum membangun spiritualitas, persaudaraan dan kepedulian sejak pagi hari. Sementara Jum&#039;at Keliling dapat menjadi ruang memperkuat komunikasi sosial, menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis.<br><br>&quot;Masjid jangan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang membangun persaudaraan, mencerdaskan umat, mencegah provokasi, menangkal radikalisme dan ekstremisme, serta memperkuat persatuan bangsa,&quot; ujarnya.<br><br>Menurutnya, sinergi antara Polri dan ulama juga dapat menjadi kekuatan penting dalam mencegah berkembangnya paham intoleransi, hoaks, fitnah, provokasi dan berbagai potensi konflik sosial.<br><br>&quot;Polisi Bersama Masyarakat&quot;<br><br>Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan semangat &quot;Polisi Bersama Masyarakat&quot; yang diusung Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, dengan penekanan pada kehadiran polisi yang dekat, humanis dan berorientasi kepada masyarakat.<br><br>&quot;Polisi yang dekat dengan masyarakat akan lebih mudah mendengar. Ulama yang dekat dengan masyarakat akan lebih mudah membimbing. Dan ketika keduanya berjalan bersama, insyaallah akan lahir masyarakat yang aman, damai dan kondusif,&quot; tutur KH. Akhmad Khambali yang juga Ketua Forum Kyai Tahlil.<br><br>Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut dapat dikembangkan dengan konsep:<br><br>&quot;Dari Masjid Kita Bersilaturahmi, Dari Subuh Kita Bersinergi, Dari Jum&#039;at Kita Berbagi, Bersama Polri Kita Jaga Negeri.&quot;<br><br>Membangun Sumut yang Aman, Damai dan Kondusif<br><br>KH. Akhmad Khambali berharap Polda Sumut dapat menjadi salah satu daerah yang mengembangkan model kolaborasi Polri dan masyarakat melalui kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan.<br><br>&quot;Mari kita jadikan masjid sebagai titik temu Polri dan masyarakat. Kita kuatkan ukhuwah, kita jaga persatuan, kita cegah provokasi dan kita bangun Sumatera Utara yang aman, damai, religius dan kondusif.&quot;<br><br>Ia menegaskan, Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara siap mengambil bagian dalam gerakan tersebut sebagai mitra masyarakat dan mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang sejuk.<br><br>&quot;Kami tidak ingin hanya berbicara tentang persatuan. Kami ingin ikut bekerja untuk persatuan. Tidak hanya menyerukan kedamaian, tetapi ikut merawat kedamaian. Karena menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama.&quot;<br><br>KH. Akhmad Khambali, SE, MM<br>Ketua Umum Gema Santri Nusa<br>Pengasuh Majlis Sholawat Akhsa Nusantara]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1115_Gema-Santri-Nusa-dan-Majlis-Sholawat-Akhsa-Nusantara-Siap-Bersinergi-dengan-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66946/gema-santri-nusa-dan-majlis-sholawat-akhsa-nusantara-siap-bersinergi-dengan-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andar Amin Harahap Apresiasi Kapolri Baru, Siap Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Negara</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 15:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andar Amin Harahap Apresiasi Kapolri Baru, Siap Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Negara]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN   Sumut24.co Anggota DPR RI Komisi III sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, menegaskan komitmennya u]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN  | Sumut24.co<br><br> Anggota DPR RI Komisi III sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> Amin Harahap, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.</p><br>Hal itu disampaikan <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> dalam kebersamaannya dengan Kapolri baru Jenderal Pol Suyudo Ario Seto, kemarin.<br><br> Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara DPR RI dan Polri dalam menghadapi berbagai dinamika politik, hukum, serta keamanan di Tanah Air.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Suyudo Ario Seto dan berharap Polri di bawah kepemimpinan baru semakin profesional serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.<br><br>&quot;Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga komunikasi dan sinergi. Stabilitas politik dan keamanan merupakan fondasi utama agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a>.<br><br>Menurutnya, sebagai anggota Komisi III DPR RI, dirinya melihat Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> menilai dinamika politik yang berkembang harus disikapi dengan kedewasaan dan tetap mengedepankan kepentingan bangsa.<br><br> Perbedaan pilihan maupun pandangan politik, katanya, merupakan bagian dari demokrasi dan tidak boleh menjadi sumber perpecahan.<br><br>&quot;Kita harus menjaga suasana tetap sejuk. Perbedaan politik adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi persatuan dan kepentingan bangsa harus berada di atas semuanya,&quot; tegasnya.<br><br>Sebagai Ketua Partai Golkar Sumatera Utara, <a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> juga menyatakan kesiapan partainya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa, termasuk Polri, dalam menciptakan suasana politik yang aman, damai dan kondusif.<br><br>Ia berharap kepemimpinan Kapolri yang baru dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.<br><br>&quot;Kami mengapresiasi Kapolri yang baru dan tentu siap terus bersinergi. DPR, Polri, pemerintah dan seluruh kekuatan politik harus bersama-sama menjaga stabilitas negara,&quot; katanya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/andar/" target="_blank">Andar</a> menambahkan, keamanan dan stabilitas nasional merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi dan koordinasi yang kuat antarlembaga, berbagai tantangan yang muncul dapat dihadapi secara bersama-sama.<br><br>&quot;Kalau negara aman dan stabil, pembangunan akan berjalan dengan baik dan masyarakat juga bisa beraktivitas dengan tenang. Ini yang harus kita jaga bersama,&quot; pungkasnya.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5191_Andar-Amin-Harahap-Apresiasi-Kapolri-Baru--Siap-Perkuat-Sinergi-Jaga-Stabilitas-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66945/andar-amin-harahap-apresiasi-kapolri-baru-siap-perkuat-sinergi-jaga-stabilitas-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam Nusantara</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 15:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam Nusantara]]></title>
            <description><![CDATA[Kehutanan Pengokoh Jatidiri Alam NusantaraBulaksumur pagi itu bersuasana tenang aman  damai. Sinar matahari terang benderang. Udara berhembu]]></description>
            <content><![CDATA[Kehutanan Pengokoh Jatidiri <a href="https://www.halomedan.com/tag/alam/" target="_blank">Alam</a> Nusantara<br><br><br>Bulaksumur pagi itu bersuasana tenang aman  damai. Sinar matahari terang benderang. Udara berhembus cukup segar. Pepohonan meliak liuk. Burung burung berkicau ramai. Dari dahan ke dahan ranting. Berlompatan ke sana kemari. <br><br>Gedung pusat UGM ngengreng merbawani. Fakultas Kehutanan dikelilingi pohon pohon rindang. Auditorium sudah siap untuk tukar pikiran. Berbagai pakar hutan berkumpul. Bawa rasa udhu bahu suku panemu. <br><br>Negara Indonesia kaya sumber daya alam. Dari Sabang sampai Merauke hidup beraneka rupa hayati dan hewani. Kesadaran ini muncul saat seminar nasional purna tugas Prof Suryo Hardiwinoto dalam rangka dies natalis Fakultas Kehutanan UGM ke 63. Jumat, 2 Oktober 2026 seluk beluk rimba raya dibahas secara sistematis integral dan komprehensif. <br><br>Nilai kebangsaan bersemi di dada para rimbawan Gadjah Mada. Lagu Indonesia Raya berkumandang membahana. Tanda cinta tanah air dan bangsa. Dekan memberi introduksi wedharan wacana mulia. Pambagya harya yang penuh wibawa pesona. Seolah olah Fakultas Kehutanan seperti pertapan Saptaharga yang menjadi sumber kebijaksanaan. <br><br>Purna karya tampil paripurna. Paparan berjudul peran silvikultur dalam rehabilitasi dan peningkatan hutan Indonesia. Direktur jenderal pengelolaan DAS dan rehabilitasi hutan memberi wejangan. Peran Silvikultur lanskap  dalam pengelolaan DAS dan rehabilitasi hutan. Ir Dyah Murtiningsih M.Hum pangarsa negara yang micara miraga mirasa.<br><br>Pembahasan topik peran silvikultur dalam rehabilitasi tapak terdegradasi di taman Methanol  Bontang Kalimantan Timur. Paparan ini disampaikan oleh Ir Agus Prriyatno IPU direktur umum PT Kaltim Methanol Industri dan Dr Daryono Prehaten S.Hut  M.Sc IPM. Ahli Kehutanan cukup mempesona. Lingkungan kehutanan dikelola dengan bajik dan bajik, selaras serasi seimbang. <br><br>Pakar kehutanan sangat meyakinkan. Ir Wawan Triwibowo S.Hut MM IPU adalah direktur operasional Perhutani. Topik yang dibahas yakni peran silvikultur dalam peningkatan produktivitas hutan tanaman jati dan pinus di Jawa. Rasa jati, sari rasa jati, sarira sejati. <br><br>Bumi nusantara anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Iwan Setiawan S.Hut M.Si adalah wakil ketua komite jasa lingkungan asosiasi pengusaha hutan Indonesia. Tema yang dibahas meliputi peran silvikultur  dalam peningkatan hutan alam dan hutan tanaman di luar Jawa. Para penggagas hutan Indonesia ini memandang masa depan lebih cemerlang. <br><br>Anjajah desa milang kori,<br>Kala mangsane pariwisata, <br>Endahe alam nusantara, <br>Ingkang adi luhung, <br>Alas lan gunung gunung. <br><br>Problematika kehutanan dalam seni pedalangan. Kyai dalang menyebut dengan istilah wana gung liwang liwung. Satria utama melakukan lara lapa tapa brata. Hutan merupakan sarana pengasah budi pekerti luhur. <br><br><br>Bulaksumur, 2 Oktober 2026.<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4488_Kehutanan-Pengokoh-Jatidiri-Alam-Nusantara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/66944/kehutanan-pengokoh-jatidiri-alam-nusantara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wisudan Abdi Dalem Surakarta</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 15:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wisudan Abdi Dalem Surakarta]]></title>
            <description><![CDATA[Wisudan Abdi Dalem SurakartaHari Minggu, 4 Oktober 2026 dilakukan upacara wisuda. Sekitar 500 abdi dalem sowan di Karaton Surakarta Hadining]]></description>
            <content><![CDATA[Wisudan Abdi Dalem Surakarta<br><br>Hari Minggu, 4 Oktober 2026 dilakukan upacara wisuda. Sekitar 500 abdi dalem sowan di Karaton Surakarta Hadiningrat. Mulai pukul 7.30 panitia sudah siap siaga. Tampak asri anglam kami, gayeng seneng regeng. <br><br>Wisuda diikuti oleh sedulur tunggal pasuwitan. Berasal dari Malang, Surabaya, Nganjuk, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Tuban, Bojonegoro. Dari Jawa Timur cukup terwakili. Siaga ing gati, sawega ing dhiri.<br><br>Abdi dalem Subosuka Wonosraten. Sukoharjo, Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Paguyuban kawula Surakarta atau PAKASA memang kuat berakar di wilayah ini. Berdiri sejak tanggal 29 Nopember 1931. Saat Sinuwun Paku Buwono X memerintah Karaton Surakarta Hadiningrat. Pisowanan ini wujud gawa gawe.<br><br>PAKASA pang Jepara, Pati, Kudus, Grobogan, Magelang, Semarang, Kendal, Tegal, Banjarnegara Cilacap, Kebumen, Salatiga, Jakarta, Bekasi turut serta. Hadir pula dari Kalimantan dan Sumatera. Sama sama bertujuan untuk nguri uri budaya Jawi, murih mencar kencar kencar. <br><br>Bale angun angun tempat awal berkumpul. Presensi satu demi satu. Nama dan alamat dipanggil. Nuwun sendika. Begitulah jawaban apabila mendapat giliran maju ke depan. Kanjeng Budayaningrat memberi pengantar sejenak. Berisi tentang pengetahuan tata cara wisuda. <br><br>Peserta wisuda berbusana beskap hitam. Bebedan jarik. Iked blangkon. Stagen sabuk timang. Kalung samir warna merah kuning. Wangkingan yakni wangun yen sinawang ing wingking. Untuk abdi dalem putri pakai kebaya. Sanggulan dan nyampingan. Penjelasan dari dwija pambiwara berlangsung 1 jam. Berbaris rapi dengan busana edi peni. <br><br>Pacak baris menuju bale semarakata. Lewat lawang gapit dan kori kamandungan. Terlebih dahulu pangkat Bupati riya inggil, Bupati Sepuh, bupati Anom, panewu, mantri, lurah, jajar. Dengan sesebatan Kanjeng Raden Arya Tumenggung, Kanjeng Mas Ayu Temenggung, Mas  Ngabehi, Nyi Behi. Pangkat  lan sesebatan paring dalem Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIV. Serat kekancingan tapak asta GKR  Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. Ketua Lembaga Dewan Adat dan pengageng sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat. Bagi penerima pangkat lan ganjaran pangkat saha sesebatan bertempat di kasentanan. <br><br>KPH Sangkoyo memimpin upacara wisuda di bale semarakata. Penyerahan serat kekancingan dan sumpah dibaca urut pangkat. SK yang diterima berupa turunan. Karena SK yang asli diberikan setelah revisi final. Perlu waktu 2 bulan. Kekancingan ditulis dengan aksara latin dan aksara Jawa. Cocok untuk pajangan di ruang tamu. Kelihatan agung dan anggun. <br><br>Istirahat dengan pasugatan teh hangat dan nyamikan. Tersedia di bale marcukundha. Ndalidir pindha sela brekithi. Sela watu, brekithi semut. Ndalidir pindha semut lumaku sainggiling watu. <br><br>Kembul bujana andrawina berada di sitihinggil. Makan siang di halaman lapang. Dekat dengan sasana sumewa pagelaran. Nikmat sekali. Tepat pukul 11.30. Perut puncak lapar laparnya. Mirasa micara miraga. Duduk lesehan di atas karpet. Klasa gumelar katon gilar gilar.<br><br>Ulama bersama kanca kaji. Berbusana putih. Segera memimpin wilujengan haul Sinuhun Paku Buwono XII raja Surakarta tahun 1945 - 2004. Tahlil tahmid takbir tasbes berkumandang di awang awang. Berlanjut dengan alunan Sahadat Kures. Hening merbawani. <br><br>Mata memandang saat Sinuhun Paku Buwono XIV lenggah sinewaka. Jalannya disongsong oleh abdi dalem. Sentana sami ndherek tindak tumuju sitihinggil. Upacara yang dipimpin oleh Raja Karaton Surakarta Hadiningrat memberi daya pangaribawa. Dunia tambah ayem tentrem subur makmur. <br><br><br>Surakarta, Minggu 4 Oktober 2026.<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_209_Wisudan-Abdi-Dalem-Surakarta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66943/wisudan-abdi-dalem-surakarta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat]]></title>
            <description><![CDATA[Kawula Karaton Surakarta HadiningratPengabdian maksimal, rame ing gawe, sepi ing pamrih. Pada hari Minggu, 4 Oktober 2026 dilakukan upacara ]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/kawula/" target="_blank">Kawula</a> Karaton Surakarta Hadiningrat<br><br><br>Pengabdian maksimal, rame ing gawe, sepi ing pamrih. Pada hari Minggu, 4 Oktober 2026 dilakukan upacara wisuda. Sekitar 500 abdi dalem sowan di Karaton Surakarta Hadiningrat. Mulai pukul 7.30 panitia sudah siap siaga. Tampak asri anglam kami, gayeng seneng regeng. <br><br>Wisuda diikuti oleh sedulur tunggal pasuwitan. Berasal dari Malang, Surabaya, Nganjuk, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Tuban, Bojonegoro. Dari Jawa Timur cukup terwakili. Siaga ing gati, sawega ing dhiri.<br><br>Abdi dalem Subosuka Wonosraten. Sukoharjo, Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Paguyuban kawula Surakarta atau PAKASA memang kuat berakar di wilayah ini. Berdiri sejak tanggal 29 Nopember 1931. Saat Sinuwun Paku Buwono X memerintah Karaton Surakarta Hadiningrat. Pisowanan ini wujud gawa gawe.<br><br>PAKASA pang Jepara, Pati, Kudus, Grobogan, Magelang, Semarang, Kendal, Tegal, Banjarnegara Cilacap, Kebumen, Salatiga, Jakarta, Bekasi turut serta. Hadir pula dari Kalimantan dan Sumatera. Sama sama bertujuan untuk nguri uri budaya Jawi, murih mencar kencar kencar. <br><br>Bale angun angun tempat awal berkumpul. Presensi satu demi satu. Nama dan alamat dipanggil. Nuwun sendika. Begitulah jawaban apabila mendapat giliran maju ke depan. Kanjeng Budayaningrat memberi pengantar sejenak. Berisi tentang pengetahuan tata cara wisuda. <br><br>Peserta wisuda berbusana beskap hitam. Bebedan jarik. Iked blangkon. Stagen sabuk timang. Kalung samir warna merah kuning. Wangkingan yakni wangun yen sinawang ing wingking. Untuk abdi dalem putri pakai kebaya. Sanggulan dan nyampingan. Penjelasan dari dwija pambiwara berlangsung 1 jam. Berbaris rapi dengan busana edi peni. <br><br>Pacak baris menuju bale semarakata. Lewat lawang gapit dan kori kamandungan. Terlebih dahulu pangkat Bupati riya inggil, Bupati Sepuh, bupati Anom, panewu, mantri, lurah, jajar. Dengan sesebatan Kanjeng Raden Arya Tumenggung, Kanjeng Mas Ayu Temenggung, Mas  Ngabehi, Nyi Behi. Pangkat  lan sesebatan paring dalem Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIV. Serat kekancingan tapak asta GKR  Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. Ketua Lembaga Dewan Adat dan pengageng sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat. Bagi penerima pangkat lan ganjaran pangkat saha sesebatan bertempat di kasentanan. <br><br>KPH Sangkoyo memimpin upacara wisuda di bale semarakata. Penyerahan serat kekancingan dan sumpah dibaca urut pangkat. SK yang diterima berupa turunan. Karena SK yang asli diberikan setelah revisi final. Perlu waktu 2 bulan. Kekancingan ditulis dengan aksara latin dan aksara Jawa. Cocok untuk pajangan di ruang tamu. Kelihatan agung dan anggun. <br><br>Istirahat dengan pasugatan teh hangat dan nyamikan. Tersedia di bale marcukundha. Ndalidir pindha sela brekithi. Sela watu, brekithi semut. Ndalidir pindha semut lumaku sainggiling watu. <br><br>Kembul bujana andrawina berada di sitihinggil. Makan siang di halaman lapang. Dekat dengan sasana sumewa pagelaran. Nikmat sekali. Tepat pukul 11.30. Perut puncak lapar laparnya. Mirasa micara miraga. Duduk lesehan di atas karpet. Klasa gumelar katon gilar gilar.<br><br>Ulama bersama kanca kaji. Berbusana putih. Segera memimpin wilujengan haul Sinuhun Paku Buwono XII raja Surakarta tahun 1945 - 2004. Tahlil tahmid takbir tasbes berkumandang di awang awang. Berlanjut dengan alunan Sahadat Kures. Hening merbawani. <br><br>Mata memandang saat Sinuhun Paku Buwono XIV lenggah sinewaka. Jalannya disongsong oleh abdi dalem. Sentana sami ndherek tindak tumuju sitihinggil. Upacara yang dipimpin oleh Raja Karaton Surakarta Hadiningrat memberi daya pangaribawa. Dunia tambah ayem tentrem subur makmur. <br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/kawula/" target="_blank">Kawula</a> Karaton Surakarta selalu menjaga budaya. Aspek historis sosiologis dan humanis disajikan secara estetis. Unsur etis berdasar nilai luhur sastra piwulang. Unggah ungguhing basa, kasar alusing rasa, jugar genturing tapa. <br><br><br>Surakarta, Minggu 4 Oktober 2026.<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6535_Kawula-Karaton-Surakarta-Hadiningrat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/66942/kawula-karaton-surakarta-hadiningrat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh, Pesan Keras ke PSSI Pusat: Jangan Adu Domba!</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 14:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh, Pesan Keras ke PSSI Pusat: Jangan Adu Domba!]]></title>
            <description><![CDATA[SIGLI  Nazir Adam kembali memimpin PSSI Aceh periode 20262030. Namun, kemenangan dalam Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh di Sigli, S]]></description>
            <content><![CDATA[SIGLI - Nazir Adam kembali memimpin PSSI Aceh periode 2026-2030. Namun, kemenangan dalam Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh di Sigli, Sabtu (3/10/2026), tidak membuat Nazir memilih bahasa aman.<br><br>Dari arena kongres, ia justru mengirim pesan tegas kepada PSSI Pusat: jangan membawa perbedaan kepentingan ke Aceh hingga memecah-belah insan sepak bola.<br><br>&quot;Sepak bola ini persaudaraan, sepak bola ini keluarga. Kita berharap PSSI Pusat tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kita bertengkar di sini hanya karena perbedaan pendapat,&quot; kata Nazir Adam seusai kongres.<br><br>Pernyataan itu menjadi salah satu pesan paling keras Nazir setelah kembali mendapatkan mandat memimpin Asprov PSSI Aceh untuk empat tahun ke depan.<br><br>Nazir terpilih setelah meraih 33 suara dari total 40 voter yang memiliki hak pilih. Sebanyak tujuh voter tidak hadir dalam kongres yang diikuti perwakilan Askab, Askot, dan klub sepak bola di Aceh.<br><br>Bagi Nazir, persoalan kongres seharusnya selesai melalui mekanisme organisasi. Jangan sampai perbedaan pilihan dan kepentingan justru menyeret sepak bola Aceh ke dalam konflik berkepanjangan.<br><br>Ia meminta PSSI Pusat menghormati hasil kongres dan menindaklanjutinya sesuai statuta.<br><br>&quot;Semua proses organisasi harus berjalan berdasarkan statuta, bukan kepentingan tertentu maupun intervensi yang tidak memiliki dasar aturan,&quot; tegasnya.<br><br>Nazir juga mengingatkan bahwa statuta PSSI telah menyediakan mekanisme untuk menyelesaikan setiap persoalan. Karena itu, jika terdapat pihak yang keberatan terhadap hasil kongres, jalurnya adalah mekanisme organisasi, bukan mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lainnya.<br><br>&quot;Kita tidak ingin sepak bola Aceh hancur hanya karena persoalan ini. Semua proses ada aturannya dalam statuta, termasuk bagaimana menentukan siapa yang bersalah dan siapa yang benar,&quot; ujarnya.<br><br>Peringatan itu disampaikan Nazir ketika dinamika pemilihan Ketua PSSI Aceh menjadi perhatian di internal sepak bola Aceh. Karena itu, ia menilai setelah kongres seluruh pihak harus kembali pada kepentingan yang lebih besar: membangun sepak bola Aceh.<br><br>Menurutnya, kemenangan dalam kongres bukanlah akhir perjuangan. Justru pekerjaan sesungguhnya dimulai setelah mandat kepemimpinan diberikan.<br><br>&quot;Amanah yang diberikan ini tentu sangat berat. Saya berharap mari kita berdayung bersama, jangan tinggalkan saya melangkah sendiri,&quot; kata Nazir.<br><br>Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan sepak bola Aceh, mulai dari Askab, Askot, klub hingga elemen pembinaan, kembali bergandengan tangan.<br><br>&quot;Perjuangan untuk membangun sepak bola Aceh baru dimulai setelah kongres,&quot; katanya.<br><br>Dengan mandat empat tahun ke depan, Nazir kini menghadapi pekerjaan yang jauh lebih besar daripada sekadar memenangkan kongres. Ia dituntut menjaga organisasi tetap solid sekaligus memastikan pembinaan sepak bola Aceh bergerak lebih maju.<br><br>Pesan yang disampaikannya juga jelas: jangan biarkan kepentingan organisasi pusat atau perbedaan pilihan politik internal mengorbankan persaudaraan sepak bola di Aceh.<br><br>"Kongres telah memberikan mandat. Kini, yang diuji bukan lagi siapa yang menang dalam pemilihan, melainkan bagaimana mandat itu digunakan untuk menyatukan kembali kekuatan sepak bola Aceh," pungkasnya..rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6118_Nazir-Adam-Kembali-Pimpin-PSSI-Aceh--Pesan-Keras-ke-PSSI-Pusat--Jangan-Adu-Domba-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66941/nazir-adam-kembali-pimpin-pssi-aceh-pesan-keras-ke-pssi-pusat-jangan-adu-domba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ceo Media Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 14:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ceo Media Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya]]></title>
            <description><![CDATA[Ceo Media Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; CEO Media Sumut24.co, Rianto, S.H., M.H., yang akrab disapa Anto Genk, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto atas amanah dan kepercayaan yang diberikan untuk menjabat sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Metro Jaya.<br><br>Anto Genk yang juga Ketua Jaringan Media Siber Indonesia ( JMSI ) Sumut berharap, amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.<br><br>&quot;Selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto atas amanah sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Metro Jaya. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,&quot; ujar Rianto.<br><br>Ia juga berharap kepemimpinan Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dapat terus memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya.<br><br>&quot;Semoga selalu amanah dalam mengemban kepercayaan dan sukses dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,&quot; tambahnya.<br><br>Ucapan tersebut disampaikan Rianto sebagai bentuk apresiasi sekaligus doa atas amanah baru yang diemban Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.<br>(Red/Sumut24.co)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4857_Ceo-Media-Sumut24-Group-Anto-Genk-Ucapkan-Selamat-kepada-Irjen-Pol--Prof--Dr--Dadang-Hartanto-sebagai-Kapolda-Metro-Jaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66940/ceo-media-sumut24-group-anto-genk-ucapkan-selamat-kepada-irjen-pol-prof-dr-dadang-hartanto-sebagai-kapolda-metro-jaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">14 NPC dan MSN Malaysia Mendukung 100 CTFP</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 13:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[14 NPC dan MSN Malaysia Mendukung 100 CTFP]]></title>
            <description><![CDATA[14 NPC dan MSN Malaysia Mendukung 100 CTFP]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Malaysia - Seperti layaknya sebuah federasi, 100 CTFP berkembang pesat mendunia. Tidak hanya didukung 660 tokoh dunia, tetapi juga mendapat dukungan dari 14 NPC (National Paralympic Committee) dan MSN (Majlis Sukan Negara) Malaysia.<br><br>Perwakilan MSN untuk paralimpik, Shukri Hasan, mengatakan program 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) sederhana, tetapi sangat menyentuh hati para atlet.<br><br>&quot;Programnya simple, tetapi sangat mengena di hati atlet difabel. Saya juga senang melihat atlet paralimpik berbahagia mendapat kartu 100 CTFP. Ini menjadi booster buat mereka untuk Asian Para Games Aichi-Nagoya.&quot;<br><br>Kebahagiaan itu terlihat dalam acara di Kompleks Paralimpik MSN Kampung Pandan. Nur Asyku Zaimi, yang baru meraih gelar Boccia Champion BC3 di Seoul, merasakan kemenangan tersebut semakin lengkap ketika Natalia Tjahja, creator 100 CTFP, menghampirinya dan memberikan kartu berisi pesan dari seorang tokoh dunia.<br><br>&quot;Sungguh senangnya hati saya. Saya bisa mendapat pesan istimewa dari kartu 100 CTFP dari Mr. Andrew Parsons. Ia seorang yang luar biasa di hati saya.&quot;<br><br>Sementara itu, atlet para-renang Malaysia Abd Halim bin Mohammad mengatakan, &quot;Hati saya sangat tersentuh mendapat pesan kartu 100 CTFP dari artis Gladys Lazarus. Ini sesuai dengan perjalanan paralimpik saya. Kartu ini menjadi motivasi untuk saya bisa meraih medali di Asian Para Games Nagoya nanti.&quot;<br><br>Bahkan, seorang atlet berseru kepada Natalia, &quot;Mam, kalau saya dapat medali, Marcelino Lefrandt yang namanya ada di kartu 100 CTFP saya ini mau bertemu dengan saya kan kalau saya ke Indonesia.&quot;<br><br>&quot;Semua atlet paralimpik, pemimpin dan para pelatih juga bahagia dengan kartu 100 CTFP,&quot; ujar Natalia Tjahja, creator 100 CTFP.<br><br>Dari NPC Filipina, Sekjen Godofredo &quot;Goody&quot; Custodio mengirimkan dua foto atlet para-renang Filipina, Ernie Gawilan, yang menyabet banyak medali emas, dan Muhaimen Ulag, penyumbang medali perak dan perunggu. Ia menyampaikan kegembiraannya melihat kedua atlet tersebut sangat bahagia dan antusias menerima kartu 100 CTFP.<br><br>Di NPC Maldives, pengiriman kartu disambut positif oleh Sekjen Ahmed Mohamed. Ia mengatakan pihaknya sedang menunggu jadwal acara bersama Menpora untuk mengumpulkan para atlet dan membagikan kartu 100 CTFP.<br><br>Dukungan serupa datang dari Let. Col. Deepal, President NPC Sri Lanka.<br><br>&quot;Program 100 CTFP ini sangat bagus buat atlet difabel dan saya support.&quot;<br><br>Dari NPC Singapura, Sekjen Leslie Lee mengirimkan fotonya bersama juara Boccia Aloysius Gan yang menerima kartu 100 CTFP.<br><br>Sementara itu, dari NPC India, atlet para-renang Suyash Narayan Jadhav, penyumbang ratusan medali, menerima kartu 100 CTFP saat sedang berlatih.<br><br>Deretan NPC yang mendukung 100 CTFP: Singapore, MSN Malaysia, Thailand, Filipina, Cambodia, Brunei Darussalam, Chinese Taipei, India, Pakistan, Sri Lanka, Bhutan, Timor-Leste, dan Nepal.<br><br>Naiyanobh Bhirombhakdi, Presiden NPC Thailand, memberi dukungan penuh terhadap pemberian kartu 100 CTFP kepada atlet paralimpik nasional Thailand.<br><br>Natalia mengatakan saat ini masih menunggu keputusan beberapa NPC lainnya. Baru saja ada tambahan konfirmasi dari NPC China Hong Kong yang mendukung 100 CTFP.<br><br>100 CTFP memberikan idola bagi atlet paralimpik yang selama ini kehidupannya penuh dengan latihan dan pertandingan. Dan juga Bapak 100 CTFP dunia, yakni Andrew Parsons, Presiden IPC.<br><br>&quot;Sungguh tidak menyangka, Tuhan bekerja, kartu 100 CTFP bisa menjadi booster, menjadi motivasi, sekaligus menjadi kartu kebahagiaan bagi para atlet,&quot; ujar Natalia.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4678_14-NPC-dan-MSN-Malaysia-Mendukung-100-CTFP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66939/14-npc-dan-msn-malaysia-mendukung-100-ctfp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden dengan Kabinetnya yang Gemuk</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 12:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden dengan Kabinetnya yang Gemuk]]></title>
            <description><![CDATA[OPINI &mdash Ada satu istilah yang pernah begitu melekat pada sosok Prabowo Subianto gemoy. Sebuah citra yang menggambarkan sisi santai, h]]></description>
            <content><![CDATA[OPINI &mdash; Ada satu istilah yang pernah begitu melekat pada sosok Prabowo Subianto: gemoy. Sebuah citra yang menggambarkan sisi santai, humoris, dan dekat dengan masyarakat.<br><br>Namun, ketika gaya kepemimpinan bertemu dengan struktur pemerintahan, muncul pertanyaan yang jauh lebih serius: apakah Presiden yang gemoy harus selalu dibarengi dengan kabinet yang gemuk?<br><br>Pertanyaan itu bukan sekadar permainan kata. Ia menyentuh persoalan mendasar tentang bagaimana negara dikelola, berapa besar struktur pemerintahan yang dibutuhkan, dan yang paling penting, apakah besarnya struktur tersebut berbanding lurus dengan hasil yang dirasakan masyarakat.<br><br>Sejak awal pemerintahannya, Presiden Prabowo memang membangun Kabinet Merah Putih dengan struktur yang lebih besar dibanding sejumlah pemerintahan sebelumnya. Pada 2024, pemerintah menyebut terdapat 48 kementerian, dengan komposisi tujuh kementerian koordinator dan 41 kementerian. Pemerintah ketika itu menjelaskan bahwa besarnya struktur tersebut disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia sebagai negara besar. (Portal Informasi Indonesia⁠￼)<br><br>Argumen itu tentu memiliki dasar.<br><br>Indonesia bukan negara kecil. Persoalan pangan, energi, pertahanan, pendidikan, kesehatan, industri, hilirisasi, perumahan, lingkungan, hingga perlindungan pekerja migran memang membutuhkan perhatian negara yang serius dan terfokus.<br><br>Tetapi dalam tata kelola pemerintahan, besar bukan otomatis efektif.<br><br>Di sinilah ukuran keberhasilan sebuah kabinet seharusnya tidak berhenti pada banyaknya kementerian, menteri, wakil menteri, badan, staf, atau pejabat yang mengisi struktur pemerintahan.<br><br>Ukuran akhirnya tetap sederhana: apa yang berubah bagi rakyat?<br><br>Apakah harga kebutuhan pokok semakin terjangkau?<br><br>Apakah lapangan pekerjaan semakin terbuka?<br><br>Apakah pelayanan publik semakin cepat?<br><br>Apakah kemiskinan berkurang?<br><br>Apakah birokrasi semakin sederhana?<br><br>Dan apakah uang negara yang digunakan untuk membiayai pemerintahan menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat?<br><br>Itulah pertanyaan yang seharusnya menyertai setiap perluasan struktur kekuasaan.<br><br>Kabinet <a href="https://www.halomedan.com/tag/gemuk/" target="_blank">Gemuk</a>, Tantangan Semakin Berat<br><br>Istilah &quot;kabinet gemuk&quot; sebenarnya bukan semata-mata kritik terhadap jumlah orang. Yang lebih penting adalah potensi munculnya tumpang tindih kewenangan.<br><br>Semakin banyak kementerian dan lembaga, semakin penting pembagian tugas dibuat jelas. Jika tidak, koordinasi dapat menjadi persoalan tersendiri.<br><br>Bahkan pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo kembali melakukan perubahan komposisi kabinet dengan melantik sejumlah menteri dan wakil menteri untuk melanjutkan pemerintahan periode 2024&ndash;2029. Sekretariat Negara mencatat pelantikan tersebut mencakup sepuluh menteri dan wakil menteri. (Setneg⁠￼)<br><br>Perubahan itu menunjukkan bahwa kabinet bukan struktur yang statis. Pemerintah memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan politik pemerintahan dan agenda negara.<br><br>Tetapi publik juga berhak mengajukan pertanyaan sederhana:<br><br>Setiap perubahan struktur, apakah benar-benar membuat pemerintahan semakin efektif?<br><br>Sebab setiap jabatan publik membawa konsekuensi terhadap anggaran negara, fasilitas, birokrasi pendukung, dan rantai koordinasi.<br><br>Rakyat tentu tidak akan mempermasalahkan apakah kabinet itu kurus atau gemuk selama hasil kerjanya nyata.<br><br>Sebaliknya, kabinet yang besar akan terus menjadi sorotan apabila masyarakat merasa birokrasi semakin panjang sementara persoalan sehari-hari tak kunjung selesai.<br><br>Presiden Boleh Gemoy, Pemerintahan Harus Serius<br><br>Menjadi Presiden yang komunikatif, humoris dan dekat dengan rakyat bukanlah persoalan.<br><br>Justru gaya komunikasi yang lebih cair dapat menjadi modal penting untuk membangun hubungan antara pemerintah dan masyarakat.<br><br>Namun pemerintahan tidak boleh berhenti pada citra.<br><br>Presiden boleh gemoy, tetapi kebijakan harus serius.<br><br>Menteri boleh tampil santai, tetapi target harus terukur.<br><br>Kabinet boleh besar, tetapi hasil kerja harus lebih besar.<br><br>Dan anggaran boleh meningkat untuk membiayai struktur pemerintahan, tetapi manfaat yang kembali kepada rakyat harus jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan negara.<br><br>Di sinilah tantangan terbesar pemerintahan Prabowo.<br><br>Bukan sekadar bagaimana mengisi kursi kekuasaan, melainkan bagaimana memastikan setiap kursi memiliki fungsi, setiap kementerian memiliki target, dan setiap kebijakan menghasilkan dampak.<br><br>Karena pada akhirnya rakyat tidak memilih pemerintahan untuk melihat banyaknya pejabat berfoto di Istana.<br><br>Rakyat menunggu harga yang lebih terjangkau, pekerjaan yang lebih layak, pelayanan publik yang lebih cepat, hukum yang bekerja dan masa depan yang lebih pasti.<br><br>Jangan Sampai <a href="https://www.halomedan.com/tag/gemuk/" target="_blank">Gemuk</a> di Struktur, Kurus di Prestasi<br><br>Kabinet yang besar dapat menjadi kekuatan apabila seluruh komponennya bergerak dalam satu arah.<br><br>Namun kabinet yang besar juga dapat menjadi beban apabila terlalu banyak energi habis untuk koordinasi, tarik-menarik kepentingan, atau sekadar mempertahankan struktur.<br><br>Karena itu, perdebatan mengenai &quot;kabinet gemuk&quot; seharusnya tidak berhenti pada jumlah.<br><br>Yang jauh lebih penting adalah rasio antara biaya pemerintahan dan hasil pemerintahan.<br><br>Jika biaya semakin besar tetapi pelayanan publik tidak berubah secara signifikan, kritik publik tentu akan semakin keras.<br><br>Sebaliknya, jika struktur yang besar mampu menghasilkan percepatan pembangunan, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi, memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan, maka ukuran &quot;gemuk&quot; menjadi tidak terlalu relevan.<br><br>Maka, tantangan Presiden Prabowo bukan membuktikan bahwa kabinetnya besar.<br><br>Itu sudah terlihat.<br><br>Tantangannya adalah membuktikan bahwa kabinet yang besar tersebut memang diperlukan dan mampu bekerja secara efektif.<br><br>Sebab rakyat pada akhirnya tidak menghitung berapa banyak menteri yang duduk di kursi pemerintahan.<br><br>Rakyat menghitung berapa banyak masalah yang berhasil diselesaikan.<br><br>Presidennya boleh disebut gemoy. Kabinetnya boleh disebut gemuk. Tetapi jangan sampai yang gemuk hanya struktur kekuasaan, sementara prestasinya justru kurus.<br><br>Junaidi Rusli<br>Wartawan dan Pemerhati Kebijakan Publik<br>Tinggal di Tangsel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_945_Presiden-dengan-Kabinetnya-yang-Gemuk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/66938/presiden-dengan-kabinetnya-yang-gemuk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hery Subiansauri Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Sun, 04 Oct 2026 12:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hery Subiansauri Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Hery Subiansauri Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H. mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara.<br><br>Penunjukan tersebut mendapat ucapan selamat dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Dr. H. <a href="https://www.halomedan.com/tag/hery/" target="_blank">Hery</a> Subiansauri, S.H., M.H., M.Si., yang menyampaikan apresiasi sekaligus doa atas amanah baru yang dipercayakan kepada Sonny Irawan.<br><br>Dalam ucapan yang disampaikan melalui sebuah poster, <a href="https://www.halomedan.com/tag/hery/" target="_blank">Hery</a> Subiansauri berharap kepemimpinan Irjen Pol Sonny Irawan dapat membawa institusi Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, semakin dekat dengan masyarakat.<br><br>"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, kebijaksanaan dan petunjuk-Nya dalam mengemban amanah mulia ini," demikian pesan dalam ucapan tersebut.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/hery/" target="_blank">Hery</a> juga berharap di bawah kepemimpinan Sonny Irawan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara semakin kondusif.<br><br>"Semoga di bawah kepemimpinan Bapak, Polri semakin dicintai masyarakat, serta Sumatera Utara semakin aman, damai, maju dan sejahtera," lanjutnya.<br><br>Kepercayaan kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut dinilai menjadi amanah strategis, mengingat Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dengan dinamika keamanan, sosial dan pembangunan yang cukup kompleks.<br><br>Karena itu, kepemimpinan Kapolda baru diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik dengan seluruh elemen masyarakat.<br><br>Ucapan selamat tersebut ditutup dengan salam hormat dari Dr. H. <a href="https://www.halomedan.com/tag/hery/" target="_blank">Hery</a> Subiansauri, S.H., M.H., M.Si. kepada Irjen Pol Sonny Irawan atas amanah dan jabatan barunya sebagai Kapolda Sumatera Utara.rrd<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8394_Hery-Subiansauri-Ucapkan-Selamat-dan-Sukses-Kepada-Irjen-Pol-Sonny-Irawan-Dipercaya-Menjadi-Kapolda-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66937/hery-subiansauri-ucapkan-selamat-dan-sukses-kepada-irjen-pol-sonny-irawan-dipercaya-menjadi-kapolda-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo]]></title>
            <description><![CDATA[Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>KARO &mdash; Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta kader partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Pesan tersebut diwujudkan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara dengan memberikan tali asih kepada siswa yang terdampak dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Kesenian _Open Stage_ Taman Mejuah-Juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (03/10/2026). <br><br><br><br>Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian PDI Perjuangan Sumatera Utara kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak persoalan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG. Selain memberikan dukungan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen partai untuk terus mendampingi masyarakat dan mengawal persoalan yang berkaitan dengan penanganan para siswa terdampak.<br><br><br><br>Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara *Drs. Rapidin Simbolon, M.Si.* mengatakan, kehadiran partai di tengah keluarga siswa merupakan bentuk dukungan moral agar anak-anak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas mereka.<br><br><br><br>&quot;Kami hadir untuk memberikan semangat, dorongan, dan penguatan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan mereka segera pulih dan tidak membawa pengalaman ini menjadi trauma. Kami ingin mereka tahu bahwa ada banyak pihak yang peduli dan ikut memberikan dukungan,&quot; ujar Rapidin.<br><br><br><br>Rapidin mengungkapkan, dirinya juga telah menyampaikan perkembangan kondisi anak-anak Karo yang terdampak MBG kepada Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, perhatian tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang dialami masyarakat di daerah juga menjadi perhatian pimpinan partai.<br><br><br><br>&quot;Ibu Megawati menanyakan bagaimana perkembangan anak-anak Karo yang terdampak. Saya menyampaikan bahwa kondisi mereka terus kita pantau. Pesan beliau kepada kami adalah agar kader selalu berada di tengah masyarakat, hadir dalam suka maupun duka, memberikan penguatan dan membantu masyarakat melewati masa-masa sulit,&quot; kata Rapidin.<br><br><br><br>Ia mengatakan, arahan tersebut menjadi semangat bagi kader PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk turun langsung dan memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi persoalan yang mereka alami.<br><br><br><br>Dalam kegiatan tersebut, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih dalam bentuk tabungan kepada para siswa terdampak. Pemberian dilakukan melalui kerja sama dengan *Bank Rakyat Indonesia (BRI)* sehingga bantuan dapat disimpan dan dimanfaatkan oleh masing-masing anak.<br><br><br><br>Adapun besaran tabungan ini disesuaikan dengan kondisi siswa. Anak-anak yang mengalami kondisi berat dan mendapatkan perawatan hingga harus dirujuk memperoleh tabungan sebesar *Rp2,5 juta per orang*. Sementara siswa yang menjalani rawat inap mendapatkan *Rp500 ribu per orang*, sedangkan siswa terdampak yang tidak menjalani perawatan mendapatkan *Rp300 ribu per orang*. <br><br><br><br>Rapidin menegaskan, nilai bantuan bukanlah hal utama dalam pemberian tali asih tersebut. Menurutnya, yang lebih penting adalah pesan kepedulian dan dukungan yang ingin disampaikan kader PDI Perjuangan kepada anak-anak dan keluarga mereka.<br><br><br><br>&quot;Ini bukan semata-mata persoalan nilainya. Yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kader-kader PDI Perjuangan yang dipimpin Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir memberikan semangat dan penguatan kepada anak-anak kita,&quot; ujar Rapidin.<br><br><br><br>Ia menambahkan, pemberian tali asih tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDI Perjuangan Sumatera Utara. Bantuan serupa juga akan diberikan kepada siswa terdampak MBG di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara.<br><br><br><br>&quot;Kami mulai dari Tanah Karo. Selanjutnya juga akan dilakukan di daerah lain, termasuk Deli Serdang dan Asahan. Ini merupakan bentuk kepedulian kader PDI Perjuangan Sumatera Utara kepada anak-anak yang terdampak,&quot; katanya.<br><br><br><br>Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara *Dr. Soetarto, M.Si* mengatakan, pemberian tali asih tersebut merupakan bagian dari kepedulian partai terhadap kondisi siswa dan keluarga yang terdampak MBG. Menurutnya, perhatian tersebut akan dilakukan di sejumlah daerah di Sumatera Utara.<br><br><br><br>&quot;Semua ini bentuk kepedulian PDI Perjuangan Sumatera Utara terhadap persoalan yang dihadapi adik-adik siswa-siswi yang terdampak MBG. Kami juga terus memantau kondisi mereka, termasuk mengunjungi anak-anak yang masih menjalani perawatan di rumah sakit,&quot; ujar Soetarto.<br><br><br><br>Sutarto mengatakan, setelah kegiatan di Kabupaten Karo, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara juga akan melanjutkan kegiatan serupa di Asahan dan Deli Serdang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.<br><br><br><br>Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Karo *Peri Edisonta Milala* menyampaikan laporan mengenai data siswa terdampak MBG di Kabupaten Karo. Berdasarkan data yang diterima pihaknya, terdapat *495 siswa* yang terdampak dan berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Berastagi.<br><br><br><br>Peri merinci, siswa terdampak berasal dari *SD Yayasan Bersama sebanyak 28 siswa, SMP Yayasan Bersama 43 siswa, SMA Yayasan Bersama 54 siswa, SMA Negeri 1 Berastagi 325 siswa, serta SMK Negeri Merdeka Berastagi 45 siswa*. <br><br><br><br>Dari jumlah tersebut, sebanyak *396 rekening bantuan telah tercetak melalui BRI*, sementara 99 rekening lainnya masih dalam proses penyelesaian karena terdapat data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang perlu diperbaiki.<br><br><br><br>&quot;Kami terus melakukan koordinasi agar seluruh rekening yang masih terkendala data dapat segera diselesaikan, sehingga bantuan dapat diterima oleh seluruh siswa yang telah terdata,&quot; ujar Peri.<br><br><br><br>Ketua DPRD Kabupaten Karo sekaligus kader PDI Perjuangan Kabupaten Karo, *Iriani Br Tarigan* mengatakan, perhatian kepada para siswa terdampak tidak berhenti pada pemberian tali asih. PDI Perjuangan bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Karo akan terus mengawal persoalan tersebut, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Badan Gizi Nasional (BGN).<br><br><br><br>Menurut Iriani, pihaknya bersama Rapidin Simbolon dan jajaran DPRD Kabupaten Karo sebelumnya telah mendatangi BGN di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi orang tua siswa serta mempertanyakan penanganan dan tindak lanjut bagi anak-anak yang terdampak.<br><br><br><br>&quot;Kami akan terus bersama masyarakat dan mengawal persoalan ini. Apa yang menjadi hak dan kebutuhan anak-anak serta orang tua akan terus kami perjuangkan melalui jalur yang ada,&quot; ujar Iriani.<br><br><br><br>Iriani juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pelaksanaan MBG diarahkan pada perbaikan agar program tersebut dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<br><br><br><br>&quot;Kami berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kejadian seperti ini. Program MBG tetap kita dukung, tetapi pelaksanaannya harus terus diperbaiki, termasuk tata kelolanya, agar keamanan dan kesehatan anak-anak menjadi perhatian utama,&quot; katanya.<br><br><br><br>Pemberian tali asih tersebut turut dihadiri *Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Dr. Soetarto, M.Si*, *Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara Dra. Sorta Ertaty Siahaan, Sutrisno Pangaribuan* jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Karo, perwakilan BRI, orang tua siswa, serta para siswa terdampak MBG.<br><br><br><br>Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, sebagaimana pesan Megawati Soekarnoputri agar kader selalu berada bersama rakyat, baik dalam suasana suka maupun duka.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4223_Megawati-Perintahkan-Kader-Hadir-di-Tengah-Rakyat--PDI-Perjuangan-Sumut-Beri-Tali-Asih-Korban-MBG-di-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66936/megawati-perintahkan-kader-hadir-di-tengah-rakyat-pdi-perjuangan-sumut-beri-tali-asih-korban-mbg-di-karo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 17:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber]]></title>
            <description><![CDATA[Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: E.T. Hadi Saputra<br><br>36 tahun setelah saya menapak kampus Jurnalistik Unpad -- dan tak pernah berhenti menulis sesudahnya, ada sesuatu yang luar biasa terjadi di kalangan Penguasa. Jelas bukan yang pertama tapi ini paling dahsyat setelah "reformasi". Pemandangan yang ganjil sekaligus menyejukkan ketika menyaksikan bagaimana Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyikapi tudingan serius dalam siniar investigasi Tempo. Di tengah iklim politik yang kadung terbiasa membalas kritik dengan pengerahan influencer, pasukan siber (buzzer), pembunuhan karakter jurnalis, hingga fabrikasi tagar bayaran, sang <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> justru memilih jalan yang nyaris dilupakan oleh banyak pemegang kekuasaan: menggunakan Hak Jawab secara resmi melalui koridor Dewan Pers.<br><br>Tindakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> ini adalah anomali yang luar biasa. Di republik ini, kekuasaan kerap kali tergoda mengambil jalan pintas yang arogan&mdash;entah mengerahkan instrumen aparat represif, atau menyewa tentara bayaran di jagat maya untuk mengaburkan fakta. Namun, keputusan <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> untuk menempuh mekanisme Dewan Pers menempatkan kembali persoalan pada relnya yang paling hakiki: adab negara hukum (rechtsstaat), bukan negara kekuasaan (machtsstaat).<br>1. Hak Jawab <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> sebagai Pembeda Moral dan Konstitusional<br>Mengapa langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> ini harus kita garis bawahi sebagai peristiwa politik yang istimewa? Sebab di era pasca-kebenaran (post-truth), instrumen buzzer telah menjadi candu berbahaya bagi kekuasaan. Buzzer bekerja dengan membunuh akal sehat: mereka memproduksi kebisingan, menyerang ranah privat pengkritik, dan merekayasa sentimen publik demi meloloskan ego penguasa.<br>Namun, <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menolak masuk ke dalam kubangan tersebut. Beliau tidak menyewa kerumunan akun anonim untuk menenggelamkan Tempo, tidak pula mengkriminalisasi para jurnalisnya. Dengan mendelegasikan Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait untuk hadir langsung di Dewan Pers, <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menunjukkan keteladanan seorang negarawan: menjawab jurnalisme dengan jurnalisme; menguji narasi dengan fakta verifikatif.<br>Ini adalah tamparan telak bagi siapa pun pemegang jabatan publik yang selama ini gemar bersembunyi di balik tameng tagar berbayar.<br>2. Menghormati Pilar Pers Sembari Menegakkan Disiplin Etik<br>Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers lahir dari rahim Reformasi untuk menjamin kemerdekaan pers sebagai anjing penjaga (watchdog) demokrasi. Namun, kemerdekaan pers bukanlah kekebalan mutlak tanpa batas pertanggungjawaban. Di sanalah letak kearifan arsitektur hukum pers kita: ia menyediakan mekanisme penyeimbang berupa Hak Jawab dan Hak Koreksi.<br>Langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> membawa perkara ini ke meja mediasi Dewan Pers pada 5 dan 12 Agustus 2026 membuktikan bahwa mekanisme pengawasan mandiri (self-regulatory) pers nasional kita masih berwibawa manakala digerakkan dengan adab yang benar.<br>Ketika Dewan Pers akhirnya memutuskan bahwa Tempo melanggar Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik&mdash;karena narasi "pertemuan setengah kamar" tidak melalui uji verifikasi dan konfirmasi yang memadai&mdash;publik disuguhi sebuah kemenangan prosedural yang elegan. <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> memenangkan klarifikasinya bukan lewat vonis pidana ataupun intimidasi kekuasaan, melainkan lewat putusan etik dari lembaga independen yang paling sah mengadili karya jurnalistik.<br>3. Preseden Berharga untuk Budaya Politik Indonesia<br>Bantahan resmi <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> bahwa tidak pernah ada pertemuan terpisah, tidak pernah ada pembahasan barter perkara hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, serta penegasan bahwa koordinasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> murni dalam mandat Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), menjadi bernilai kredibel justru karena disampaikan di ruang publik yang terang-benderang.<br>Catatan agenda resmi dan dokumentasi kedinasan dibeberkan secara transparan di hadapan publik, bukan disebarkan lewat akun-akun bot tanpa identitas. Inilah akuntabilitas sejati.<br><br>Apa yang ditunjukkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ini seharusnya menjadi jurisprudensi etik bagi seluruh pejabat dan institusi di negeri ini:<br>Jika merasa disudutkan oleh laporan media: tempuhlah Dewan Pers, gunakan Hak Jawab, buka data pembanding secara kesatria.<br>Hentikan memelihara dan mendanai pasukan siber: karena kebisingan digital hanya melahirkan kedunguan massal dan meracuni ruang deliberasi warga.<br><br>Langkah <a href="https://www.halomedan.com/tag/menhan/" target="_blank">Menhan</a> menggunakan Hak Jawab bukan sekadar urusan membela reputasi pribadi atau institusi pertahanan. Lebih jauh dari itu, ia adalah seruan sunyi namun lantang bagi republik ini: bahwa di hadapan hukum dan etika, kekuasaan tertinggi adalah kepatuhan pada aturan main, bukan kelihaian memainkan algoritma.<br><br>https://x.com/ethadisaputra/status/2105819016510214179]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_8957_Menhan-Beradab-di-Tengah-Candu-Pasukan-Siber-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66935/menhan-beradab-di-tengah-candu-pasukan-siber/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 17:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH  Perburuan tiket menuju panggung nasional segera dimulai. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh menyiapkan Santri]]></description>
            <content><![CDATA[BANDA ACEH - Perburuan tiket menuju panggung nasional segera dimulai. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh menyiapkan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 di Banda Aceh sebagai ajang kompetisi sekaligus seleksi untuk menjaring tim santri terbaik yang akan membawa nama Aceh ke tingkat nasional.<br><br>Persiapan turnamen tersebut ditandai dengan rapat perdana pengurus KSMI Aceh yang berlangsung di Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026). Rapat membahas sejumlah agenda penting, terutama persiapan pelaksanaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026, penjaringan peserta, mekanisme seleksi serta kesiapan tim yang akan dikirim mewakili Aceh ke Depok, Jawa Barat.<br><br>Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, SE., mengatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus pencarian talenta sepakbola mini di kalangan santri.<br><br>&quot;Kami dari KSMI Aceh akan melaksanakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 di Kota Banda Aceh. Nantinya, para pemenang akan mewakili Aceh untuk bertanding di Depok, Jawa Barat, pada 28-31 Oktober 2026,&quot; kata Muktarrudin.<br><br>Menurut dia, seleksi tingkat Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Oktober 2026. Karena waktu pelaksanaan relatif singkat, pengurus langsung bergerak melakukan persiapan dan penjaringan calon peserta.<br><br>KSMI Aceh akan menyurati sejumlah dayah dan pesantren di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mengikuti <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026. Para peserta akan diberi kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik dalam pertandingan sepakbola mini dengan menjunjung tinggi sportivitas.<br><br>&quot;Segera kita akan memanggil peserta seleksi. Insya Allah Senin lusa akan kita layangkan surat,&quot; ujarnya.<br><br>Sebelum pertandingan dimulai, technical meeting (TM) peserta dijadwalkan berlangsung Rabu (7/10/2026) di Sekretariat KSMI Aceh. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman terkait teknis pertandingan, peserta dan ketentuan kompetisi.<br><br>Dari proses tersebut, KSMI Aceh akan menyiapkan tim terbaik untuk tampil pada kompetisi tingkat nasional di Depok. Karena itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi pintu bagi talenta-talenta muda dari dayah untuk mendapatkan pengalaman kompetisi yang lebih luas.<br><br>Rapat perdana tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi awal kepengurusan KSMI Aceh. Pengurus membahas pembagian tugas dan kesiapan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung terarah.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, KSMI Aceh juga melakukan penyerahan seragam pengurus. Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, menyerahkan baju seragam kepada Sekretaris KSMI Aceh Muhammad Zubir, SH., MH., dan Bendahara KSMI Aceh Mariadi, ST., MM.<br><br>Penyerahan seragam tersebut menjadi bagian dari penguatan kebersamaan dan identitas kepengurusan KSMI Aceh dalam menjalankan agenda organisasi, termasuk persiapan <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026.<br><br>Muktarrudin berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama mempersiapkan kompetisi tersebut. Ia juga berharap turnamen mampu menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman bertanding dan memperluas kesempatan berprestasi melalui sepakbola mini.<br><br>&quot;Kita ingin kompetisi ini berjalan dengan baik dan sportif. Yang paling penting, kita mendapatkan tim terbaik untuk mewakili Aceh di tingkat nasional,&quot; katanya.<br><br>Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KSMI Aceh kini mulai mematangkan seluruh tahapan. Surat kepada dayah dan pesantren segera dilayangkan, technical meeting disiapkan, sementara proses seleksi pemain dan tim diarahkan untuk menghasilkan wakil Aceh yang benar-benar siap bersaing di Depok.<br><br>Dari Banda Aceh, perburuan itu dimulai. <a href="https://www.halomedan.com/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Championship 2026 diharapkan menjadi panggung lahirnya talenta-talenta sepakbola mini Aceh sekaligus langkah awal menuju persaingan di tingkat nasional. (r)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_1298_Santri-Championship-2026--Perburuan-Tiket-Aceh-ke-Depok-Dimulai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66934/santri-championship-2026-perburuan-tiket-aceh-ke-depok-dimulai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 15:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0]]></title>
            <description><![CDATA[Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol. Purn. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri mendapatkan gelar Doktor bidang Hukum dari Universitas Pancasila. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul &quot;Penyelesaian Konflik Horizontal Berbasis Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial di Nusa Tenggara Barat&quot;. <br><br>Sidang Terbuka Promosi Doktor <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Sabtu, 3 Oktober 2026. Rektor Universitas Pancasila, Prof. Adnan Hamid, yang memimpin jalannya sidang nenyatakan <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> lulus dengan predikat Summa Cumlaude dan nilai IPK sempurna, yakni 4,0. <br><br>Summa Cum Laude adalah gelar kehormatan akademis tertinggi yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang meraih prestasi akademik luar biasa. Istilah ini berasal dari bahasa Latin yang berarti &quot;dengan pujian tertinggi&quot; atau with highest praise. Sementara Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 adalah nilai prestasi akademik tertinggi dan sempurna yang dapat dicapai oleh seorang mahasiswa di perguruan tinggi yang menggunakan sistem skala penilaian 0,00 hingga 4,00.<br><br>&quot;Di Universitas Pancasila, kami tidak hanya memberikan penilaian berdasarkan prestasi akademik namun juga kearifan yang dimiliki peserta didik,&quot; ujar Prof. Adnan Hamid. <br><br>Selain menyelesaikan dan mempertahankan skripsi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga menerbitkan hasil penelitiannya dalam jurnal terindeks nasional SINTA dan terindeks internasional SCOPUS Q1 Springer Nature.<br><br>Hasil penelitian <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga telah dibukukan dengan judul &quot;Model Resolusi Konflik Horizontal: Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial&quot; yang diterbitkan Booknesia Publishing House.<br><br>Dalam studi doktoral di Universitas Pancasila <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> didampingi Prof. Agus Surono sebagai Promotor, serta Prof. Adnan Hamid dan Prof. Irwansyah sebagai Co-Promotor.<br><br>Dalam penelitiannya, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> menemukan bukti empiris bahwa struktur konflik jauh lebih rumit dari yang tampak di permukaan dan berakar pada ketimpangan sosial-ekonomi.<br><br>Melalui kacamata socio-legal approach yang menggabungkan pendekatan yuridis normatif dan empiris, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> membedah konflik horizontal di NTB yang menurutnya merupakan manifestasi dari akumulasi ketimpangan distributif, kerapuhan integrasi budaya, serta penegakan hukum formal yang sering kali bersifat reaktif, sektoral, dan parsial.<br><br>Dalam penyelesaian konflik dia menawarkan pentingnya Model Tri-Sinergis yang mengintegrasikan tiga pilar utama yakni hukum, budaya, dan kesejahteraan sosial. Ketiga dimensi ini tidak boleh berjalan sendiri-sendiri secara parsial, melainkan harus diikat dalam satu kesatuan kerangka kerja yang saling menguatkan. Dimensi hukum memberikan kepastian, ketertiban, dan efek jera agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> juga mengingatkan bahwa hukum nasional yang ditetapkan secara top-down kerap kehilangan legitimasi jika tidak menyatu dengan living law atau hukum yang hidup dan dihormati di tengah-tengah masyarakat setempat.<br><br>Di NTB, keberadaan kearifan lokal seperti tradisi Begawe pada masyarakat Sasak, filosofi Maja Labo Dahu di Bima, serta kearifan Gumi Paer merupakan modal sosial yang sangat dahsyat. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> secara tajam menguraikan bagaimana mekanisme adat dan nilai-nilai religius mampu menjadi sarana mediasi yang jauh lebih efektif dan mendapat legitimasi moral tinggi dibanding proses peradilan formal.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> tidak berhenti pada romantisme budaya. Dia sangat menekankan pilar ketiga, yaitu kesejahteraan sosial. Tanpa adanya keadilan distributif, pemerataan ekonomi, dan jaminan kesejahteraan, kearifan lokal sekalipun akan tergerus oleh rasa frustrasi sosial akibat kemiskinan dan ketimpangan yang tajam.<br><br>Serius, Segar, dan Mengharukan<br><br>Sidang Promosi Doktor <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> dihadiri istrinya Ardina Safitri, dan dua anak mereka Rizqa Agustin Ananda Putri dan Rizqi Arfiananda Dhira Putra. Teman-teman satu angkatan AKABRI 1980 dan rekan-rekannya saat masih bertugas sebagai bintara Polisi juga hadir. <br><br>Sejumlah seniornya yang hadir antara lain mantan Kapolri (2000) Jenderal Pol. Purn. Rusdihardjo  dan mantan Kepala Badan Narkotika (2002-2004) Komjen Pol. Purn Togar M. Sianipar. <br><br>Sidang berlangsung serius dan segar. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang disampaikan para penguji yang terdiri dari Prof. Ari Purbayanto, Prof. Kurnia Toha, Prof. Hamzah, Prof. Agung Iriantoro, dan Prof. Zaitun Abdullah dengan tegas dan jelas. Namun, di di sela-sela jawaban yang disampaikannya, tidak jarang terselip pernyataan-pernyataan bernada humoris, menghibur, dan menyegarkan, yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan peserta sidang. <br><br>Di akhir persidangan, Prof. Agus Surono yang juga Ketua Program Studi Hukum Universitas Pancasila membacakan sebuah puisi yang ditulisnya sendiri. Puisi yang sangat menyentuh ini berisi perhatian dan kepeduliaannya pada perjalanan <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> Bahuri yang tidak mudah, menempuh pendidikan doktoral di fitnah dan tekanan politik begitu berat yang dihadapinya. <br><br>Puisi ini menggugah perasaan. Tidak sedikit peserta sidang yang menitikkan air mata mendengarkan puisi itu. <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> pun tampak berusaha keras menahan airmatanya.<br><br>Ketika memberikan sambutan terakhir sebelum Sidang Promosi Doktor berakhir, <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a> mangatakan selama 2 tahun 10 bulan dia berdamai dengan diri sendiri menghadapi berbagai tekanan dan tantangan. <br><br>&quot;Saya menggunaan tiga hak yang  melekat pada diri saya, yakni hak berpikir, hak membaca, dan hak menulis, untuk menyelesaikan studi ini,&quot; ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/firli/" target="_blank">Firli</a>. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4426_Firli-Bahuri-Resmi-Sandang-Gelar-Doktor-Hukum--Raih-Gelar-Summa-Cumlaude-dan-IPK-4-0.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66933/firli-bahuri-resmi-sandang-gelar-doktor-hukum-raih-gelar-summa-cumlaude-dan-ipk-40/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 14:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri]]></title>
            <description><![CDATA[Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan- Yayasan Brata Bhakti Pusat melalui Yayasan Brata Bhakti Sumut, memberikan bantuan beasiswa serta uang kepada anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, Sabtu (3/10/2026) sekira pukul 11.00 WIB.<br><br>Penyerahan bantuan tersebut, diberikan langsung Ketua Yayasan Brata Bhakti Sumut Drs H Joko Susilo SH MH didampingi Sekretaris Aslim serta Bendahara Marwan di Teladan Cafe Jalan Gedung Arca Medan.<br><br>Acara itu, adalah kegiatan rutin Yayasan Brata Bhakti Pusat yang dibina Jendral Polisi (Purn) Prof Dr Drs Chairuddin Ismail SH MH dan Ketua Yayasan Pusat Irjen Pol (Purn) Dr Drs E Winarto Hadi SH MSi.<br><br>Pemberian beasiswa yang berdomisili di beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 54 orang. Sementara bantuan untuk anak yatim, sebanyak 230 orang.<br><br>Ketua Yayasan Brata Bhakti Sumut Drs H Joko Susilo SH MH menuturkan, bantuan ini adalah program tahunan bagi anak-anak <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> yang sudah Yatim dan berprestasi. <br><br>"Hal ini, untuk membantu perekonomian mereka. Semoga bantuan ini, dapat mengurangi beban dan ekonomi mereka," tegas Joko Susilo yang juga Ketua Umum Pusat Pujakesuma.<br><br>Dikatakannya, bantuan beasiswa per orang untuk para mahasiswa/i dengan syarat IPK 3,3 menerima bantuan sebesar Rp3 Juta. Sementara untuk anak yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, menerima bantuan sebesar Rp2 Juta.<br><br>Anna, salah seorang istri anggota <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> yang menerima bantuan beasiswa untuk anaknya mengatakan, bahwa dirinya berterima kasih kepada yayasan Brata Bhakti yang selalu peduli dengan anak-anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>.<br><br>"Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Brata Bhakti, yang sangat peduli dengan anak-anak Yatim <a href="https://www.halomedan.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> dalam membantu memberikan beasiswa serta bantuan uang. Semoga kegiatan ini, terus terlaksana karena sangat bermanfaat dan berguna bagi kami," pungkasnya.<br><br>(***)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_4949_Yayasan-Brata-Bhakti-Sumut-Beri-Bantuan-Beasiswa-dan-Santunan-Kepada-Anak-Yatim-Polri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66932/yayasan-brata-bhakti-sumut-beri-bantuan-beasiswa-dan-santunan-kepada-anak-yatim-polri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN |  CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., M.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., yang ditunjuk sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara (Sumut) menggantikan Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.<br><br>Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Polri pada awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.<br><br>Sonny Irawan sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut). Sementara itu, Whisnu Hermawan Februanto dimutasi dari jabatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut dan mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.<br><br>Pergantian pucuk pimpinan Polda Sumut tersebut merupakan bagian dari mutasi yang mencakup sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Selain <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut, sejumlah <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> lain serta pejabat utama Mabes Polri juga mengalami rotasi.<br><br>Menanggapi keputusan tersebut, Rianto yang akrab disapa Anto Genk berharap amanah yang diberikan kepada Sonny Irawan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa institusi Polri semakin profesional dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.<br><br>&quot;Selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,&quot; ujar Rianto.<br><br>Rianto yang juga menjabat sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara berharap kepemimpinan Sonny Irawan dapat memperkuat sinergi antara Polri, masyarakat, pemerintah, dan insan pers dalam menciptakan keamanan serta situasi yang kondusif.<br><br>Menurutnya, kemitraan antara institusi kepolisian dan media juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.<br><br>&quot;Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus memperkuat kemitraan dengan media. Pers memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat,&quot; kata Rianto.<br><br>Ia juga berharap kepemimpinan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut yang baru dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.<br><br>Di sisi lain, Rianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto atas kepemimpinannya selama menjabat <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara.<br><br>&quot;Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin Polda Sumatera Utara. Selamat menjalankan amanah dan tugas baru sebagai Wairwasum Polri. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,&quot; pungkas Rianto.*(SS68)*]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_385_CEO-Sumut24-Group-Rianto-Ucapkan-Selamat-kepada-Sonny-Irawan-sebagai-Kapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66931/ceo-sumut24-group-rianto-ucapkan-selamat-kepada-sonny-irawan-sebagai-kapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati-Pamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati-Pamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolri Suyudi Rombak 88 PatiPamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.<br><br>Perombakan tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan, termasuk pergantian 19 Kapolda. Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.<br><br>Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas.<br><br>&quot;Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,&quot; kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).<br><br>Brigjen Sonny Irawan Pimpin Polda Sumut<br><br>Salah satu pergantian yang menjadi perhatian di Sumatera Utara adalah posisi Kapolda Sumut.<br><br>Brigjen Pol. Sonny Irawan ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto. Sebelumnya, Sonny Irawan tercatat pernah menjabat Wakapolda Sumut sebelum mendapat penugasan di lingkungan Polri.<br><br>Pergantian tersebut sekaligus mengakhiri masa tugas Whisnu Hermawan sebagai Kapolda Sumut. Dalam mutasi terbaru, Whisnu mendapat penugasan sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.<br><br>Kembalinya Sonny Irawan ke Sumatera Utara menjadi salah satu bagian penting dari rotasi terbaru yang dilakukan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Suyudi Ario Seto.<br><br>19 Kapolda Bergeser<br><br>Selain Sumut, sejumlah daerah lain juga mengalami pergantian pucuk pimpinan kepolisian daerah. Berdasarkan laporan ANTARA, terdapat 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian dalam mutasi tersebut.<br><br>Berikut sejumlah Kapolda yang mendapat penugasan baru:<br><br>1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol. Dadang Hartanto<br>2. Kapolda Maluku: Irjen Pol. Suwondo Nainggolan<br>3. Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol. Suhendri<br>4. Kapolda Riau: Irjen Pol. Arman Achdiat<br>5. Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol. Reza Arief Dewanto<br>6. Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol. Hengki<br>7. Kapolda Banten: Brigjen Pol. Hendra Kurniawan<br>8. Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan<br>9. Kapolda Jawa Timur: Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono<br>10. Kapolda Bali: Brigjen Pol. Pasma Royce<br>11. Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol. Jawari<br>12. Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol. M. Awal Chairuddin<br>13. Kapolda Jambi: Irjen Pol. Widodo<br>14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol. Nurworo Danang<br>15. Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol. Sonny Irawan<br>16. Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol. Rony Samtana<br>17. Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol. Rizal Irawan<br>18. Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol. Totok Suharyanto<br>19. Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol. Langgeng Purnomo.<br><br>Sejumlah Jabatan Strategis Mabes Polri Juga Berganti<br><br>Rotasi tidak hanya menyasar Kapolda. Sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri turut mengalami pergantian.<br><br>Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya. Posisi Kapolda Metro kemudian diisi Irjen Pol. Dadang Hartanto.<br><br>Sementara jabatan Kabareskrim Polri kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Asep Safrudin, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau. Posisi Kapolda Kepri selanjutnya diisi Irjen Pol. Suhendri.<br><br>Pergantian juga terjadi pada posisi Kabaintelkam Polri, yang kini dijabat Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti.<br><br>Sedangkan Kabaharkam Polri dipercayakan kepada Irjen Pol. Hery Heryawan. Sebelumnya Hery menjabat Kapolda Riau, sementara posisi Kapolda Riau selanjutnya diisi Irjen Pol. Arman Achdiat.<br><br>Polri menyatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.<br><br>Mutasi tersebut menjadi langkah awal restrukturisasi jajaran Polri setelah Suyudi Ario Seto resmi menerima tongkat komando sebagai <a href="https://www.halomedan.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo pada Jumat, 2 Oktober 2026.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_7641_Kapolri-Suyudi-Rombak-88-Pati-Pamen--Brigjen-Sonny-Irawan-Jadi-Kapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66930/kapolri-suyudi-rombak-88-patipamen-brigjen-sonny-irawan-jadi-kapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir]]></title>
            <description><![CDATA[Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Samosir- Bantuan benih jagung disalurkan kepada 170 kepala keluarga petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan dan Desa Parsaoran Urat, Kabupaten Samosir, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut dibawa Anggota DPR RI Komisi XIII yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, MM. Sebanyak 80 kepala keluarga dari Desa Suhutnihuta Pardomuan dan 90 kepala keluarga dari Desa Parsaoran Urat menerima bantuan benih jagung jenis Pioneer 32 (P-32).<br><br>Penyaluran bantuan berlangsung di halaman rumah Batak di Lumban Manik, Desa Suhutnihuta Pardomuan. Sejumlah petani tampak antusias menyambut kedatangan Rapidin yang hadir bersama Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Sorta Ertati Siahaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan benih sekaligus menjadi tambahan modal dalam memulai maupun melanjutkan musim tanam.<br><br>&quot;Benih ini kita harapkan bisa membantu petani dalam memulai musim tanam. Pioneer 32 ini memiliki kualitas yang baik dan berpotensi menghasilkan hingga tiga tongkol dalam satu tanaman. Kita berharap benih ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan hasil yang baik bagi para petani,&quot; ujar Rapidin.<br><br>Rapidin mengatakan penyaluran benih tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan petani yang secara langsung berkaitan dengan kegiatan produksi di lahan. Menurutnya, ketersediaan benih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam memulai proses budidaya tanaman jagung, sekaligus menjadi bagian dari modal yang harus dipersiapkan petani setiap memasuki musim tanam.<br><br>Ia menyebut bantuan benih dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan modal petani. Dengan adanya dukungan tersebut, petani dapat mengalokasikan sebagian biaya yang biasanya digunakan untuk pengadaan benih kepada kebutuhan produksi lainnya, seperti pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman maupun kebutuhan menjelang panen.<br><br>&quot;Kita tahu petani membutuhkan modal untuk menjalankan kegiatan pertanian. Karena itu, bantuan benih seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu mengurangi beban mereka, sehingga bisa digunakan untuk mendukung kebutuhan lainnya di lahan,&quot; kata Rapidin.<br><br>Menurut Rapidin, sektor pertanian memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di daerah, termasuk bagi keluarga yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan bercocok tanam. Karena itu, dukungan kepada petani perlu diberikan dengan melihat kebutuhan yang mereka hadapi secara langsung.<br><br>Penyerahan bantuan di Lumban Manik tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan langsung kepada masyarakat petani di kawasan Urat. Rapidin berharap benih yang diterima dapat segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing petani dan mendukung kegiatan tanam pada musim berjalan.<br><br>&quot;Yang paling penting bantuan ini bisa sampai kepada petani dan benar-benar digunakan untuk kebutuhan mereka. Kita berharap tanaman yang ditanam nantinya tumbuh dengan baik dan hasilnya juga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga petani,&quot; ujar Rapidin.<br><br>Rapidin mengatakan perhatian terhadap petani akan terus dilakukan dengan melihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia berharap bantuan benih yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan mendukung petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan dan Desa Parsaoran Urat dalam menjalankan kegiatan pertanian hingga masa panen.<br><br>Selain menyerahkan bantuan benih, Rapidin juga menyampaikan rencana mengupayakan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor berukuran besar untuk kawasan Urat. Traktor tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan secara bersama oleh kelompok tani untuk membantu pengolahan lahan.<br><br>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk hadir dan melihat secara langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Menurutnya, penyaluran bantuan benih menjadi salah satu bentuk dukungan konkret kepada masyarakat yang membutuhkan sarana produksi untuk menjalankan kegiatan pertanian.<br><br>&quot;Bagi kami, kegiatan seperti ini merupakan aktualisasi dari pesan Ibu Megawati yang berulang kali mengingatkan agar kader partai senantiasa menangis dan tertawa bersama rakyat. Artinya, kader harus hadir, mendengar kebutuhan masyarakat, dan ikut merasakan apa yang dihadapi rakyat, termasuk para petani,&quot; ujar Sutrisno.<br><br>Sutrisno menambahkan, kehadiran kader partai di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Menurutnya, mendengar aspirasi masyarakat secara langsung menjadi bagian penting agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.<br><br>&quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/petani/" target="_blank">Petani</a> membutuhkan dukungan yang konkret, terutama untuk memenuhi kebutuhan produksi sejak awal musim tanam. Bantuan benih seperti ini tentu sangat berarti karena langsung digunakan oleh petani di lahan. Kita berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu petani menjalankan musim tanam dengan lebih baik,&quot; kata Sutrisno.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_6585_Rapidin-Simbolon-Serahkan-Benih-Jagung-kepada-170-Kepala-Keluarga-Petani-Urat-Samosir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66929/rapidin-simbolon-serahkan-benih-jagung-kepada-170-kepala-keluarga-petani-urat-samosir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash;2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu</guid>
            <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 06:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026–2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu]]></title>
            <description><![CDATA[Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> Indonesia (PW MABMI) Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031 menggelar rapat perdana di Kembar Cafe, Medan, Jumat (2/10/2026).<br><br>Rapat perdana tersebut menjadi momentum awal bagi jajaran pengurus untuk menyatukan visi, memperkuat silaturahmi, sekaligus membahas berbagai agenda organisasi, termasuk rencana pelantikan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031.<br><br>Ketua PW MABMI Sumatera Utara, Dr. OK Ibnu Affan, SH, MH, dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya membangun soliditas organisasi serta memperkuat peran masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.<br><br>Menurutnya, puak <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, bermasyarakat dan berbangsa merupakan landasan penting dalam menjaga martabat, kelestarian adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, sekaligus memperkuat posisi masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dalam percaturan nasional maupun global.<br><br>&quot;Dalam falsafah <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, kehidupan individu tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial dan identitas kolektifnya,&quot; ujar OK Ibnu Affan dalam rapat tersebut.<br><br>Ia menekankan, keberadaan MABMI tidak semata-mata berkaitan dengan pelestarian tradisi dan budaya, tetapi juga bagaimana nilai-nilai luhur <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> dapat terus hidup dan relevan dalam perkembangan zaman.<br><br>Karena itu, kepengurusan PW MABMI Sumut periode 2026&ndash;2031 diharapkan mampu membangun kerja bersama yang lebih solid, merangkul berbagai puak dan komunitas <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>, serta mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melanjutkan warisan adat budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a>.<br><br>Rapat perdana tersebut juga menjadi ruang konsolidasi internal untuk mempersiapkan pelantikan kepengurusan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031.<br><br>Dengan kepengurusan baru, MABMI Sumatera Utara diharapkan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga marwah, memperkuat eksistensi, serta melestarikan adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> di Sumatera Utara.<br><br>Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjadikan adat dan budaya <a href="https://www.halomedan.com/tag/melayu/" target="_blank">Melayu</a> bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan nilai yang terus berkembang dan memberi kontribusi bagi kehidupan masyarakat, daerah, bangsa dan negara.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_5731_Rapat-Perdana-PW-MABMI-Sumut-2026-ndash-2031--OK-Ibnu-Affan-Tegaskan-Penguatan-Marwah-Adat-dan-Budaya-Melayu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66928/rapat-perdana-pw-mabmi-sumut-2026ndash2031-ok-ibnu-affan-tegaskan-penguatan-marwah-adat-dan-budaya-melayu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KSMI Baru Pacu Pembinaan dan Prestasi Sepak Bola Mini</guid>
            <pubDate>Fri, 02 Oct 2026 22:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KSMI Baru Pacu Pembinaan dan Prestasi Sepak Bola Mini]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA &mdash Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 28&]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 28&ndash;31 Oktober 2026 dan Asia Mini Football Championship di bulan Januari 2027 akan menjadi ujian awal bagi tekad organisasi membawa semangat dan tata kelola baru.<br><br>Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin mengatakan, komposisi kepengurusan kini diisi wajah baru, terutama pada posisi strategis. Hadir dalam rapat, Tri Winarno, Waketum Bidang Organisasi, Tundra Meliala, Waketum Bidang Media dan Teknologi, Her Pramtama sebagai Bendahara Umum dan jajaran pengurus lainnya. <br><br>&quot;Kebaruan ini harus membawa visi dan misi yang lebih besar,&quot; kata Yan dalam rapat  pengurus dan anggota KSMI di Jakarta, Jumat (2/10/2026) malam. Rapat dihadiri sekitar 30 pengurus dan anggota lama maupun baru.<br><br>Penguatan tata kelola menjadi salah satu agenda utama. Her menegaskan komitmennya membangun sistem keuangan KSMI yang bersih dan transparan.<br><br>Bagi KSMI, pembaruan organisasi harus segera diterjemahkan menjadi kerja nyata. Santri Championship menjadi pijakan pertama sebelum KSMI membawa sepak bola mini Indonesia ke panggung Asia. Dua agenda tersebut diharapkan menjadi awal untuk memperkuat pembinaan, kompetisi, dan jejaring internasional sekaligus mengangkat prestasi Indonesia di sepak bola mini.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/10/_600_KSMI-Baru-Pacu-Pembinaan-dan-Prestasi-Sepak-Bola-Mini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/66927/ksmi-baru-pacu-pembinaan-dan-prestasi-sepak-bola-mini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>