<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 04:51:27 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan ke Negara</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan ke Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  HMPresiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif, hasil penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kemb]]></description>
            <content><![CDATA[:Jakarta | HM<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif, hasil penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam dan meningkatkan penerimaan negara.<br><br>Total nilai yang diserahkan mencapai Rp11,42 triliun. Angka tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya denda administratif di bidang kehutanan sebesar Rp7,23 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan RI sebesar Rp1,96 triliun, serta setoran pajak periode Januari hingga April 2026 sebesar Rp967,7 miliar.<br><br>Selain itu, PT Agrinas Palma Nusantara turut menyumbang setoran pajak periode Januari&ndash;Februari 2026 sebesar Rp108,5 miliar, serta terdapat PNBP dari denda lingkungan hidup senilai Rp1,14 triliun.<br><br>Dalam kesempatan yang sama, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melaporkan capaian penguasaan kembali kawasan hutan. Sejak Februari 2025, Satgas PKH berhasil menguasai kembali lahan perkebunan sawit seluas 5.888.260,07 hektare dan lahan pertambangan seluas 10.257,22 hektare.<br><br>Pada tahap VI ini, Satgas PKH menyerahkan kawasan hutan konservasi berupa taman nasional seluas 254.780,12 hektare kepada Kementerian Kehutanan yang tersebar di Kalimantan Barat, Aceh, dan Jawa Barat.<br><br>Selain itu, lahan perkebunan kelapa sawit hasil penguasaan kembali seluas 30.543,4 hektare juga diserahkan kepada Kementerian Keuangan untuk dikelola oleh Danantara melalui PT Agrinas Palma Nusantara.<br><br>Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menertibkan pemanfaatan kawasan hutan sekaligus memastikan optimalisasi pengelolaan sumber daya alam demi kepentingan negara dan masyarakat.r]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6477_Presiden-Prabowo-Subianto-Saksikan-Penyerahan-Rp11-42-Triliun-dan-Ratusan-Ribu-Hektare-Lahan-ke-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65394/presiden-prabowo-subianto-saksikan-penyerahan-rp1142-triliun-dan-ratusan-ribu-hektare-lahan-ke-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta &mdash Tingginya minat masyarakat, terutama lulusan baru, terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menga]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &mdash; Tingginya minat masyarakat, terutama lulusan baru, terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajukan penambahan 150 ribu kuota peserta Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026. Usulan ini ditujukan untuk memperluas akses pengalaman kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja yang lebih siap kerja.<br><br>&quot;Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Dengan dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko Bidang Perekonomian, kami berharap program ini bisa dilaksanakan sehingga harapan para calon peserta magang untuk memperoleh kesempatan ikut program ini dapat terwujud,&quot; ujar Yassierli usai Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4/2026).<br><br>Menurut Yassierli, pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta. Program ini harus dirancang lebih merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, mulai dari Indonesia bagian Barat, Tengah, hingga Timur.<br><br>&quot;Dalam pelaksanaannya nanti, Kemnaker berkomitmen menjunjung prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran yang tinggi diharapkan dapat memperoleh proporsi kuota magang yang lebih besar,&quot; katanya.<br><br>Penambahan kuota ini dinilai penting, terutama bagi lulusan baru yang kerap terkendala minim pengalaman kerja. Di sisi lain, industri juga akan memperoleh talenta yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan lapangan.<br><br>Sejalan dengan pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, program ini juga dirancang sebagai langkah konkret untuk menekan angka pengangguran terbuka, dengan fokus pada daerah berpengangguran tinggi serta sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil.red<br><br>&quot;Kami pastikan bidang magang akan dibuat beragam, tidak terfokus pada satu sektor saja. Namun, rencana ini masih dalam proses pembahasan lanjutan dan koordinasi lintas sektoral sebelum diputuskan secara final,&quot; ujar Yassierli.<br><br>Melalui Program Magang Nasional 2026, pemerintah menargetkan semakin terbukanya akses pengalaman kerja, meningkatnya kesiapan lulusan memasuki pasar kerja, serta semakin kuatnya keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_7208_Antusiasme-Tinggi--Menaker-Ajukan-Tambahan-150-Ribu-Kuota-Magang-Nasional-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65393/antusiasme-tinggi-menaker-ajukan-tambahan-150-ribu-kuota-magang-nasional-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Layanan Transportasi Online di Sumatera Utara, Maxim Buka Cabang di Tarutung</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Layanan Transportasi Online di Sumatera Utara, Maxim Buka Cabang di Tarutung]]></title>
            <description><![CDATA[Tarutung  HMPerusahaan transportasi online Maxim kini memperluas layanannya diTapanuli Utara melalui pembukaan cabang baru di Tarutung, Sum]]></description>
            <content><![CDATA[Tarutung | HM<br><br>Perusahaan transportasi online Maxim kini memperluas layanannya di<br>Tapanuli Utara melalui pembukaan cabang baru di Tarutung, Sumatera<br>Utara. Melalui langkah strategis ini, perusahaan berharap dapat<br>memberikan solusi mobilitas yang praktis dan terjangkau berbasis<br>teknologi.<br><br>Mengawali operasionalnya di Tarutung, Maxim mencatatkan order perdana<br>berupa layanan Maxim Bike dengan rute dari Autotobing Service di Jalan<br>Lintas Sumatera (Sosunggulon) menuju Laboratorium RSUD Tarutung di Jalan<br>Sisingamangaraja (Hutatoruan X). Order pertama ini menjadi penanda<br>dimulainya layanan Maxim di wilayah ini sekaligus menunjukkan kesiapan<br>sistem dan mitra pengemudi dalam melayani kebutuhan masyarakat.<br><br>Melalui cabang barunya, Maxim menghadirkan beragam pilihan layanan mulai<br>dari Bike, Car dengan kapasitas maksimal empat penumpang, hingga Car L<br>dengan kapasitas maksimal enam penumpang. Selain layanan transportasi<br>penumpang, Maxim juga menyediakan layanan Food and Shop untuk pemesanan<br>dan pengantaran dari restoran maupun toko, Delivery untuk pengiriman<br>barang menggunakan sepeda motor, serta Car Delivery untuk pengiriman<br>barang menggunakan mobil.<br><br>Head of Subdivision Maxim Tarutung, Isah Belia Tresia Tambunan,<br>menyampaikan, &quot;Kami melihat kebutuhan akan transportasi yang praktis dan<br>terjangkau di Tarutung terus berkembang. Oleh karena itu, kami<br>menghadirkan Maxim untuk memberikan kemudahan mobilitas sekaligus<br>mendukung aktivitas masyarakat sehari hari. Kami juga berharap kehadiran<br>Maxim dapat membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat lokal melalui<br>kemitraan sebagai pengemudi.&quot;<br><br>Untuk menikmati layanan Maxim, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Maxim<br>melalui App Gallery, App Store, Galaxy Store, GetApps, dan Play Store di<br>perangkat ponsel pintar masing masing. Pengguna baru juga dapat<br>memanfaatkan kode promo MAXIM untuk memperoleh saldo hingga Rp 200.000<br>yang dapat digunakan sebagai potongan biaya perjalanan hingga 10 persen<br>sesuai ketentuan yang berlaku di aplikasi.<br><br>Selain itu, Maxim juga mengajak masyarakat Tarutung dan sekitarnya untuk<br>bergabung menjadi mitra pengemudi dan memperoleh penghasilan tambahan.<br>Pendaftaran mitra pengemudi dapat dilakukan secara online melalui situs<br>https://id.taxseepro.com/id/id-ID/1/.<br><br>Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat<br>mengunjungi kantor Maxim Tarutung yang beralamat di Jalan Dr. TD.<br>Pardede, Komplek Toluto No. 8, Kelurahan Siraja Oloan, Kecamatan<br>Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, 22411.<br>Informasi tambahan juga dapat diperoleh melalui email<br>tarutung@taximaxim.com atau dengan mengunjungi laman resmi Maxim di<br>http://id.taximaxim.com.red<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6126_Perkuat-Layanan-Transportasi-Online-di-Sumatera-Utara--Maxim-Buka-Cabang-di-Tarutung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65392/perkuat-layanan-transportasi-online-di-sumatera-utara-maxim-buka-cabang-di-tarutung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Berhasil Perjuangkan Kenaikan Dana Pemulihan Pascabencana Sumut dari Pusat Hingga Rp23 Triliun</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Berhasil Perjuangkan Kenaikan Dana Pemulihan Pascabencana Sumut dari Pusat Hingga Rp23 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &ndash Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berhasil memperjuangkan peningkatan alokasi dana dari pemerinta]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Afif Nasution, berhasil memperjuangkan peningkatan alokasi dana dari pemerintah pusat untuk pemulihan pascabencana di Sumut hingga mencapai Rp23,32 triliun. Anggaran tersebut tertuang dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk periode 2026&ndash;2028.<br><br>Berdasarkan data yang ada, disebutkan  bahwa dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat tersebut diarahkan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana di Sumut, dengan perencanaan selama tiga tahun sejak 2026 hingga 2028. Pada tahun 2026, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,94 triliun, yang terbagi atas Rp6,5 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp2,44 triliun untuk kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.<br><br>&quot;Kalau kita hitung, rata-rata per tahun dana TKD itu mencapai Rp7,78 triliun. Dan ini berlangsung selama tiga tahun. Jadi ada yang menjadi kewenangan pusat, ada yang provinsi. Intinya upaya kita bersama untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut akan terus berlangsung secara bertahap,&quot; sebut Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution dalam keterangan persnya, Kamis (9/4/2026).<br><br>Untuk tahun 2027, alokasi anggaran yang tertuang dalam Rencana Induk (Renduk) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) mencapai Rp7,97 triliun, dengan pembagian Rp4,62 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp3,35 triliun untuk daerah.<br><br>Sementara pada 2028, alokasi anggaran R3P sebesar Rp6,40 triliun, dengan rincian Rp2,07 triliun menjadi kewenangan pusat dan Rp4,32 triliun untuk kewenangan provinsi. Dengan demikian, total kebijakan pengelolaan kegiatan dan anggaran tersebut mencapai Rp23,32 triliun hingga 2028.<br><br>&quot;Tentu kita Pemerintah Provinsi, sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah, mengapresiasi alokasi anggaran untuk upaya pemulihan pascabencana di Sumut. Sebagaimana kita tahu, kondisi di beberapa daerah mengalami kerusakan, baik infrastruktur, fasilitas umum, permukiman penduduk, hingga lahan pertanian milik masyarakat yang hilang akibat banjir bandang dan longsor,&quot; jelas <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.<br><br>Rencana tiga tahun ini, lanjutnya, merupakan langkah yang rasional mengingat proses pemulihan pascabencana tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Diperlukan pemetaan lahan, relokasi, pembangunan ulang, hingga pemulihan sumber mata pencaharian masyarakat.<br><br>&quot;Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, karena rencana ini sebagai upaya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dan ini membuktikan kami tidak sendiri, termasuk juga pihak lain (swasta) yang turut serta membantu masyarakat memulihkan keadaan pascabencana,&quot; pungkas <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.erd]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6910_Bobby-Nasution-Berhasil-Perjuangkan-Kenaikan-Dana-Pemulihan-Pascabencana-Sumut-dari-Pusat-Hingga-Rp23-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65391/bobby-nasution-berhasil-perjuangkan-kenaikan-dana-pemulihan-pascabencana-sumut-dari-pusat-hingga-rp23-triliun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kader PKK Jadi Garda Terdepan, Supervisi Perkuat Implementasi 10 Program Pokok di Pematangsiantar</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kader PKK Jadi Garda Terdepan, Supervisi Perkuat Implementasi 10 Program Pokok di Pematangsiantar]]></title>
            <description><![CDATA[PEMATANGSIANTAR &ndash Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut), Titiek Sugiharti,]]></description>
            <content><![CDATA[PEMATANGSIANTAR &ndash; Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut), Titiek Sugiharti, menegaskan bahwa <a href="https://www.halomedan.com/tag/kader/" target="_blank">kader</a> PKK merupakan ujung tombak dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK. Oleh karena itu, kegiatan supervisi terus dilakukan untuk mengevaluasi, membina, serta memonitor pelaksanaan program hingga ke tingkat desa dan kelurahan agar berjalan sesuai rencana.<br><br> <br><br>&quot;Supervisi bertujuan meningkatkan kinerja <a href="https://www.halomedan.com/tag/kader/" target="_blank">kader</a>, memperbaiki tertib administrasi, serta mencari solusi atas kendala lapangan guna memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Titiek Sugiharti saat kunjungan Tim Supervisi Kelurahan Percontohan Tingkat Provinsi Sumut di Kota Pematangsiantar, Kamis (9/4/2026).<br><br> <br><br>Titiek menjelaskan, supervisi ini juga memastikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tepat sasaran. Ia berharap seluruh <a href="https://www.halomedan.com/tag/kader/" target="_blank">kader</a> semakin aktif berperan dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.<br><br> <br><br>&quot;Melalui kegiatan pendataan keluarga, pembinaan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan yang dilakukan <a href="https://www.halomedan.com/tag/kader/" target="_blank">kader</a> dasawisma, diharapkan pelaksanaan program PKK dapat menjangkau langsung keluarga-keluarga di lingkungan masing-masing,&quot; katanya.<br><br> <br><br>Dalam kunjungan tersebut, Titiek juga meninjau langsung pelaksanaan sejumlah program PKK di Kota Pematangsiantar, di antaranya tertib administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK, serta IVA tes.<br><br> <br><br>Ketua TP PKK Pematangsiantar, Liswati Wesly Silalahi, menyebutkan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk evaluasi dan pembinaan program PKK. Pihaknya berkomitmen meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui penguatan administrasi, pola asuh anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi melalui UP2K, pemanfaatan pekarangan melalui AKU HATINYA PKK, serta peningkatan kesehatan melalui IVA tes.<br><br> <br><br>&quot;Kami mengharapkan arahan dan bimbingan dari Tim Supervisi PKK. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di tingkat desa dan kelurahan,&quot; ujarnya.<br><br> <br><br>Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Happy Oikumenis Daely, menilai kegiatan supervisi ini sangat penting karena tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana evaluasi dan pembinaan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di daerah.<br><br> <br><br>&quot;Kita menyadari bahwa gerakan PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan keluarga,&quot; katanya.<br><br> <br><br>Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung penuh program PKK sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi para <a href="https://www.halomedan.com/tag/kader/" target="_blank">kader</a> untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.rd]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3493_Kader-PKK-Jadi-Garda-Terdepan--Supervisi-Perkuat-Implementasi-10-Program-Pokok-di-Pematangsiantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65390/kader-pkk-jadi-garda-terdepan-supervisi-perkuat-implementasi-10-program-pokok-di-pematangsiantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ ke-59, Rico Waas Tekankan Profesionalisme dan Keadilan dalam Penilaian</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ ke-59, Rico Waas Tekankan Profesionalisme dan Keadilan dalam Penilaian]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke 59 tingkat Kota Medan yang digelar pada 11 18 April 2026, Wali Kota M]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) Ke- 59 tingkat Kota Medan yang digelar pada 11- 18 April 2026, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Medan Petisah, Jumat (10/4/26).<br><br><br>Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim ini dilakukan Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dan Sekda Wiriya Alrahman.Para Dewan Pengawas dan Dewan hakim yang dilantik ini akan bertugas melakukan pengawasan dan penilaian dalam berbagai lomba di ajang MTQ Ke- 59 tingkat Kota Medan.<br><br>Dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya profesionalisme dan rasa keadilan dalam penilaian yang dilakukan dewan hakim untuk melahirkan qori-qoriah berkualitas.<br><br>Menurut Rico Waas peran Dewan Hakim sangat krusial karena menyangkut masa depan generasi pencinta Al-Qur&#039;an di Kota Medan. Dirinya menyadari bahwa tugas tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan ketelitian tingkat tinggi, terutama dalam menilai aspek hukum tajwid hingga makharijul huruf yang sangat detail.<br><br>"Menjadi Dewan Hakim bukanlah hal yang mudah. Perlu ketelitian, kepekaan dan  komitmen tinggi terhadap keadilan dalam menilai setiap peserta. Oleh karena itu pelantikan ini sangat penting agar proses penilaian berjalan secara profesional dan berkeadilan. Dewan Hakim memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan generasi muda pencinta Al-Qur&#039;an di Kota Medan,&quot; kata Rico Waas.<br><br>Selanjutnya  Rico Waas juga mengingatkan agar para dewan hakim menghindari segala bentuk kedekatan sosial yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian.<br><br>&quot;Jangan karena kedekatan sosial, tetapi buatlah penilaian berdasarkan kedekatan kepada Allah SWT. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan generasi Qurani yang berkualitas,&quot; Jelas Rico Waas.<br><br><br>Selain aspek penjurian, Rico Waas juga memberikan perhatian khusus pada faktor teknis seperti kualitas sound system. Menurutnya, kualitas suara yang didengar hakim sangat memengaruhi ketepatan penilaian. Ia berharap sinergi antara teknis dan keahlian hakim dapat meminimalisir perdebatan yang tidak perlu.<br><br>"Sound system yang baik sangat penting karena berkaitan langsung dengan kejelasan bacaan peserta. Hal kecil seperti ini bisa menimbulkan perbedaan penilaian jika tidak diperhatikan dengan baik,&quot; ungkap Rico Waas.<br><br><br>Menariknya, pada MTQ ke-59 ini, Rico Waas mengusulkan tema yang terinspirasi dari Surah An-Nisa ayat 59. Pemilihan ayat ini diselaraskan dengan angka ke-59 penyelenggaraan MTQ tahun ini agar lebih mudah diingat dan dimaknai oleh masyarakat.<br><br>"Tema ini bukan sekadar cocok-cocokan angka, tapi mengandung pesan mendalam tentang membangun ketaatan yang hakiki kepada Allah dan Rasul-Nya. Harapan saya, MTQ kali ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada Al-Qur&#039;an dalam menyelesaikan setiap permasalahan hidup," pungkasnya.<br><br>Acara pelantikan yang ditandai dengan pemakaian baju Toga kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim oleh Wali Kota Medan Rico Waas ini dihadiri oleh Kakankemenag Kota Medan, Impun Siregar, mewakili Ketua MUI Medan, Ustad Zulfikar Hajar, Ketua Baznas Kota Medan Ustad Nursyam, Ketua Harian LPTQ Kota Medan Damri Tambunan dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_5449_Lantik-Dewan-Pengawas-dan-Dewan-Hakim-MTQ-ke-59--Rico-Waas-Tekankan-Profesionalisme-dan-Keadilan-dalam-Penilaian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65389/lantik-dewan-pengawas-dan-dewan-hakim-mtq-ke59-rico-waas-tekankan-profesionalisme-dan-keadilan-dalam-penilaian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perluas Sinergi Kampus&ndash;Industri, Disnaker Medan Fasilitasi PT Tradepro Latih Mahasiswa FISIP USU</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perluas Sinergi Kampus–Industri, Disnaker Medan Fasilitasi PT Tradepro Latih Mahasiswa FISIP USU]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan terus menunjukkan peran aktif dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Melalui pr]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan terus menunjukkan peran aktif dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Melalui program Roadshow Go to Campus, Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan PT Tradepro Penasihat Berjangka guna membekali mahasiswa dengan kompetensi kerja sejak dini, Kamis (9/4/2026).<br><br>Kegiatan yang berlangsung di Gedung Teater FISIP USU ini diikuti mahasiswa dengan antusias. Seluruh kursi di dalam gedung terisi penuh, sementara peserta tampak aktif menyimak materi dan terlibat dalam sesi diskusi.<br><br>Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan diwakili Kabid Pelatihan dan Produktivitas, Mohammad Hadeli Sundhana, menegaskan program ini langkah konkret untuk menyiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.<br><br>&quot;Mahasiswa perlu disiapkan sejak dini dengan kompetensi yang relevan. Tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi harus memiliki keahlian yang terukur dan diakui industri,&quot; ujarnya.<br><br>Menurutnya, mahasiswa sebagai calon pencari kerja yang harus dibekali jauh sebelum lulus. Karena itu, program kolaborasi dengan kampus dan dunia usaha akan terus diperluas.<br><br>Ia juga mengingatkan bahwa persaingan kerja di Kota Medan kian sengit sehingga peningkatan kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditunda.<br><br>"Kompetensi yang dibutuhkan industri terus berubah dan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah," ujarnya. <br><br>Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai nilai tambah di mata industri. Bahkan, menurutnya, mahasiswa idealnya sudah memiliki peluang kerja sebelum menyelesaikan pendidikan.<br><br>Dekan FISIP USU, Hatta Ridho, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi Trihelix antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah.<br><br>Program yang dijalankan mencakup tiga tahapan utama, yakni sosialisasi, pelatihan, hingga sertifikasi kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).<br><br>&quot;Mahasiswa sekarang dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tapi juga keahlian yang jelas sesuai bidang ilmunya agar lebih mudah mengakses lapangan kerja,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, keberadaan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) menjadi bukti konkret kompetensi mahasiswa yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.<br><br>Melalui kerja sama ini, PT Tradepro memberikan pelatihan teknis di bidang perdagangan berjangka yang dipadukan dengan penguatan soft skill, sehingga mahasiswa memperoleh keseimbangan antara kemampuan akademik dan kebutuhan industri.<br><br>Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri. Sinkronisasi antara kurikulum kampus dengan kebutuhan pasar kerja diharapkan mampu melahirkan lulusan yang lebih siap dan adaptif.<br><br>Sebelumnya, Disnaker Medan juga telah memfasilitasi kolaborasi serupa di Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP). Konsistensi program ini menunjukkan komitmen Disnaker Medan dalam memperluas akses pelatihan dan sertifikasi bagi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.<br><br>Dengan langkah ini, Disnaker Medan tidak hanya berperan sebagai penghubung, tetapi juga penggerak dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih siap, terarah, dan kompetitif di Kota Medan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3572_Perluas-Sinergi-Kampus-ndash-Industri--Disnaker-Medan-Fasilitasi-PT-Tradepro-Latih-Mahasiswa-FISIP-USU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/politik/65388/perluas-sinergi-kampusndashindustri-disnaker-medan-fasilitasi-pt-tradepro-latih-mahasiswa-fisip-usu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Kunjungan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Kunjungan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menegaskan perlunya langkah konkret dalam menyelesaikan permasa]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN- Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menegaskan perlunya langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan banjir rob di Belawan. Ia menyatakan harus ada pertemuan lintas sektor guna mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan yang telah berlangsung lama tersebut.<br><br>Demikian dikatakannya saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Belawan, Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini diketuai oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar (Dapil Sumut I), Musa Rajekshah (Ijeck) dan lainnya. <br><br>Dalam keterangannya, Zakiyuddin menilai penanganan banjir rob di Belawan tidak dapat dilakukan secara parsial oleh Pemerintah Kota Medan semata. Ia menegaskan bahwa banyak pihak memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi geografis dan tata ruang wilayah tersebut.<br><br>&quot;Pemko Medan berharap dapat difasilitasi pertemuan dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, PT KAI, Pelindo, hingga Pertamina. Sebab, di kawasan itu terdapat permukiman warga, jalur pipa gas, hingga fasilitas lainnya milik Pertamina,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menjelaskan, kondisi di lapangan menunjukkan keterbatasan kewenangan Pemko Medan, terutama terkait kepemilikan lahan. Sebagian wilayah bahkan berada di atas lahan milik PT KAI dan Pelindo, sementara masyarakat banyak yang tinggal dengan status sewa.<br><br>&quot;Kami tidak memiliki lahan di sana. Bahkan kantor kecamatan pun berada di atas lahan PT KAI. Sementara masyarakat juga banyak yang menyewa lahan Pelindo. Ini menjadi kendala ketika ingin melakukan penataan maupun normalisasi,&quot; jelasnya.<br><br>Selain itu, Zakiyuddin mengungkapkan banyak rumah-rumah berdiri di bantaran sungai, baik di lahan PT KAI maupun wilayah lainnya.<br><br>Ia juga menyoroti kondisi sungai yang melintasi Kota Medan hingga ke wilayah Deliserdang dan mengalami penyempitan bahkan penutupan.<br><br>&quot;Kalau hanya Medan yang melakukan normalisasi, maka upaya kita akan sia-sia. Sampah dan sedimentasi akan kembali masuk. Karena itu, perlu penanganan terpadu lintas daerah,&quot; tegasnya.<br><br>Zakiyuddin turut mengusulkan relokasi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Namun, ia menyadari langkah tersebut membutuhkan pendekatan sosial yang matang.<br><br>Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Adenan Rasyid, menyampaikan bahwa secara teknis penanganan banjir rob sebenarnya dapat dilakukan. Namun, kompleksitas persoalan terletak pada banyaknya pemangku kepentingan di kawasan tersebut.<br><br>&quot;Secara teknis itu tidak sulit. Namun, karena banyak stakeholder yang terlibat dan masyarakat sudah lama bermukim di sana, koordinasi menjadi tantangan utama,&quot; ungkapnya.<br><br>Ia menambahkan, bahwa harus ada permasalahan yang jelas, sehingga penanganannya juga terarah.<br><br>Dukungan terhadap upaya penanganan banjir rob juga datang dari Anggota DPR RI Komisi V, Musa Rajekshah (Ijeck). Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja.<br><br>&quot;Kami hadir untuk memastikan penyelesaian tuntas. Tidak bisa hanya Kementerian PU, semua pihak harus bertanggung jawab. Kami akan mendorong agar Komisi V menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga menyoroti perubahan fungsi lahan di kawasan pesisir, seperti hutan mangrove yang beralih menjadi perkebunan sawit maupun tambak, yang turut memperparah kondisi banjir rob.<br><br>&quot;Kalau sedimentasi sungai tidak segera dinormalisasi, masalah ini tidak akan selesai. Selain itu, kerusakan mangrove juga harus menjadi perhatian serius,&quot; katanya.<br><br>Menurut Ijeck, diperlukan pembentukan tim koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik untuk penanganan teknis maupun non-teknis. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang komprehensif menjadi kunci utama agar anggaran yang digelontorkan tidak terbuang sia-sia.<br><br>&quot;Kita tidak ingin anggaran besar yang sudah dikeluarkan justru tidak menyelesaikan masalah. Perencanaan harus matang dan terintegrasi,&quot; tegasnya.<br><br>Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, terutama terkait rencana relokasi dari bantaran sungai. Menurutnya, pendekatan persuasif harus diutamakan agar masyarakat dapat memahami urgensi penataan kawasan. &quot;Kami akan berusaha menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas,&quot; ucapnya.<br><br>Hadir dalam kunjungan tersebut anggota DPR RI dari Komisi V lainnya yakni Mukhlis Basri, Ahmad Safri, Hanan A Rozak, Drs Hamka, Sriyanto Saputro dan Mori Hanafi.ist]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3900_Saat-Kunjungan-Komisi-V-DPR-RI--Wakil-Wali-Kota-Medan-Minta-Pertemuan-Lintas-Sektor-Atasi-Banjir-Rob-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65387/saat-kunjungan-komisi-v-dpr-ri-wakil-wali-kota-medan-minta-pertemuan-lintas-sektor-atasi-banjir-rob-belawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dana Umat di BNI Belum Pulih, Paroki Aek Nabara Tunggu Kepastian Hukum</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 19:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dana Umat di BNI Belum Pulih, Paroki Aek Nabara Tunggu Kepastian Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Dana Umat di BNI Belum Pulih, Paroki Aek Nabara Tunggu Kepastian Hukum]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>LABUHANBATU &ndash; Umat Paroki Aek Nabara masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana milik gereja yang diduga hilang akibat kasus investasi bermasalah. Hingga kini, dari total sekitar Rp28 miliar, baru sekitar Rp7 miliar yang berhasil dikembalikan.<br><br>Kasus ini turut menyeret nama mantan pejabat Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Kas Aek Nabara, Andi Hakim, yang diduga menawarkan skema deposito tidak resmi dengan iming-iming bunga tinggi.<br><br>Bagi umat, dana tersebut bukan sekadar angka besar. Dana itu merupakan hasil simpanan bersama dalam Credit Union Paroki Aek Nabara yang selama ini menjadi penopang kebutuhan hidup, mulai dari biaya pendidikan hingga modal usaha kecil.<br><br>&quot;Kami hanya ingin kejelasan. Dana itu sangat berarti bagi kehidupan kami sehari-hari,&quot; ujar salah satu umat yang enggan disebutkan namanya.<br><br>Frater Paroki Rantau Prapat, Fritz Prasetyo, menilai kasus ini perlu dibuka secara transparan. Ia menduga tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam proses tersebut.<br><br>&quot;Ada indikasi yang perlu didalami lebih lanjut. Kami berharap proses hukum berjalan terbuka dan adil,&quot; katanya usai jumpa pers, Jumat (10/4).<br><br>Di sisi lain, muncul informasi bahwa ada permintaan agar kasus ini tidak disebarluaskan di media sosial. Namun, sejumlah pihak menilai keterbukaan justru penting untuk memastikan penanganan berjalan objektif.<br><br>Desakan penanganan serius juga datang dari praktisi hukum Azas Tigor yang meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.<br><br>&quot;Kasus ini sudah cukup terang untuk ditindaklanjuti. Penegakan hukum harus berjalan agar ada kepastian bagi masyarakat,&quot; tegasnya.<br><br>Ia juga mendorong keterlibatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menelusuri kemungkinan pelanggaran di sektor perbankan.<br><br>Hingga saat ini, umat Paroki Aek Nabara masih berharap dana yang menjadi tumpuan hidup mereka dapat kembali sepenuhnya. Lebih dari itu, mereka menantikan pemulihan kepercayaan yang sempat terguncang akibat kasus tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9434_Dana-Umat-di-BNI-Belum-Pulih--Paroki-Aek-Nabara-Tunggu-Kepastian-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65385/dana-umat-di-bni-belum-pulih-paroki-aek-nabara-tunggu-kepastian-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ORADO PSP Gelar Turnamen, Ini Kata Panitia</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ORADO PSP Gelar Turnamen, Ini Kata Panitia]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kota Padangsidimpuan selasa 14 April 2026 akan melaksanakan turnamen atau Kejuara]]></description>
            <content><![CDATA[Padangsidimpuan Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kota Padangsidimpuan selasa 14 April 2026 akan melaksanakan turnamen atau Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Se Kota Padangsidimpuan.<br><br>Olahraga Domino ini akan menjadi sejarah baru dikota salak, sejak olahraga Domino ini dinaikkan statusnya menjadi Cabang Olahraga (Cabor) di Indonesia pada tanggal 7-8 Januari 2026 di Jakarta yang mana dalam hal ini diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erik Tohir.<br><br><br>Adapun Olahraga domino merupakan salah satu permainan tradisional yang telah lama dikenal dan dimainkan oleh masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Padangsidimpuan.<br><br><br>Selain sebagai sarana hiburan, permainan domino juga memiliki nilai strategis dalam melatih konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan berpikir taktis. Seiring dengan perkembangan zaman, domino tidak lagi sekadar permainan rekreasi, melainkan telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan baku serta dipertandingkan secara resmi.<br><br>Ketua <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> Padangdimpuan Harry Pahlevi Harahap Melalui Sekjen <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> Taruna AL selaku Sekjen Pengcab <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> Padangsidimpuan  kepada wartawan, Jumat 10 April 2026 menjelaskan bahwa pada tanggal 14 April 2026 di Gubuk Coffe Padangsidimpuan Kamcar, <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> Padangsidimpuan akan menyelenggarakan turnamen kejurcab <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> Padangsidimpuan ke-1.<br><br>Acara ini diselenggarakan dalam Kejurcab memilih atlet-atlet Domino yang berkualitas dan berpotensi bagus yang mana nantinya pemenang pertama (Juara 1) akan mewakili Padangsidimpua untuk mengikuti Kejuaraah Daerah (Kejurda) ditingkat Provinsi.<br><br><br>&quot;Kejurcab ini merupakan awal kita memperkenalkan bahwa Domino sekarang sudah resmi diakui menjadi salah satu cabang olahraga, Dimana dalam hal ini kita juga ingin menghilangkan stigma Domino ini dari stigma negatif (judi) menjadi stigma positif yang bertujuan berfikir dan mencerdaskan,&quot; terangnya.<br><br>Adapun upaya mengembangkan dan memajukan olahraga domino secara terstruktur dan profesional dikatakan Taruna , Federasi Olahraga Domino Nasional atau <a href="https://www.halomedan.com/tag/orado/" target="_blank">Orado</a> adalah wadah resmi pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta peningkatan prestasi di tingkat daerah maupun nasional.<br><br>Kehadiran federasi ini ditingkat cabang Kota Padangsidimpuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menggali potensi atlet lokal serta mengurangi kecanduan Gadget kalangan muda agar bisa mengurangi kecanduan dalam hal game online maupun judi online.<br><br>&quot;Tujuan utama kita mungkin ingin mengajak kalangan muda atau millenial ini untuk mengurangi gadget yang bersifat merugikan, contoh game online yang berlebihan dan judi online, jika olahraga ini bisa kita kembangkan hingga seluruh Padangsidimpuan, bukan tidak mungkin anak-anak muda dan masyarakat kita ini terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan judi lainnya,&quot; Jelas Taruna AL .<br><br>Taruna AL mengatakan jika pembentukan Federasi Olahraga Domino Nasional tingkat cabang Padangsidimpuan juga bertujuan untuk menciptakan sistem organisasi yang solid, transparan, dan berkelanjutan.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6909_ORADO-PSP-Gelar-Turnamen--Ini-Kata-Panitia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/olahraga/65384/orado-psp-gelar-turnamen-ini-kata-panitia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta &ndash Di tengah kebijakan work from home (WFH) hybrid yang diterapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak 2023, Ir. H. A]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &ndash; Di tengah kebijakan work from home (WFH) hybrid yang diterapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak 2023, Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E., Staf Khusus Menteri, menekankan bahwa fleksibilitas kerja harus tetap menjaga disiplin tinggi, produktivitas terukur, dan pelayanan publik tanpa hambatan, terutama di era digitalisasi pasca-Instruksi Presiden No. 10/2024.<br><br>Abdullah Rasyid menilai WFH sebagai bagian dari arahan pemerintah untuk efisiensi birokrasi, di mana Kemenipas telah berhasil mengintegrasikan 70% layanan imigrasi melalui portal digital seperti M-Paspor dan SIMKIM, mengurangi antrean fisik hingga 40% pada 2025. Namun, ia menambahkan, penerapan WFH memerlukan pengawasan ketat via dashboard monitoring real-time, target KPI harian, dan teknologi seperti Zoom untuk rapat serta aplikasi pelaporan berbasis AI.<br><br>&quot;WFH bukan alasan untuk melambat. Ini peluang membangun budaya kerja adaptif di Kemenipas, di mana ritme kerja justru naik berkat pengurangan waktu tempuh pegawai. Pelayanan imigrasi, visa elektronik, hingga monitoring lapas dan rutan harus tetap prima, seperti terbukti dari peningkatan 15% approval visa online tahun ini,&quot; tegas Rasyid, di Jakarta (10/4).<br><br>Sebagai staf khusus, ia berkomitmen memberikan masukan strategis agar WFH selaras dengan reformasi birokrasi, termasuk pengaturan khusus untuk unit frontliner seperti kantor imigrasi bandara dan balai pemasyarakatan. Pada 2026, Kemenipas menerapkan rotasi 60:40 (kantor:rumah) untuk unit pelayanan langsung, memastikan akses masyarakat tidak terganggu meski overcrowding lapas mencapai 120% kapasitas nasional.<br><br>&quot;Sesuai arahan pimpinan WFH tidak akan menyulitkan masyarakat yang butuh paspor darurat atau kunjungan lapas. Keseimbangan fleksibilitas dan tanggung jawab jadi kunci, didukung pembagian jadwal proporsional dan integrasi sistem seperti e-Lapas untuk koordinasi daring,&quot; ujarnya.<br><br>Abdullah Rasyid juga mendorong optimalisasi tools digital Kemenipas, seperti rapat virtual via Microsoft Teams dan pelaporan elektronik via SIPAS, yang telah memangkas biaya operasional kantor hingga 25% sejak 2025. Jika dikelola benar, WFH tak hanya efisien tapi juga tingkatkan fokus pegawai.<br><br>&quot;Fokus bukan kehadiran fisik, tapi kinerja nyata. Selama target tercapai, pelayanan lancar, dan disiplin terjaga&mdash;seperti lonjakan 20% produktivitas di unit non-frontliner&mdash;maka WFH jadi pilar reformasi birokrasi Kemenipas,&quot; pungkasnya.rd]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_228_WFH-di-Kemenimipas-Tetap-Prioritaskan-Produktivitas-dan-Layanan-Digital-Optimal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65383/wfh-di-kemenimipas-tetap-prioritaskan-produktivitas-dan-layanan-digital-optimal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB dan Konsulat Jenderal Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program Diplomat Talk 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB dan Konsulat Jenderal Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program Diplomat Talk 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menggelar rapat koordinasi strategis bersama Konsulat Jenderal Malaysia di Medan dalam ra]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menggelar rapat koordinasi strategis bersama Konsulat Jenderal Malaysia di Medan dalam rangka persiapan pelaksanaan program Diplomat Talk / Sharing Session bertema "Malaysia&ndash;Indonesia&ndash;ASEAN". Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi internasional sekaligus membuka ruang diskusi diplomasi bagi kalangan akademisi dan mahasiswa.</p><br>Rapat dipimpin oleh Kepala UAKK UNPAB, Reza Juliangga, S.T., M.Sc, dan turut dihadiri oleh Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M selaku Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerja Sama, bersama perwakilan resmi Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, yakni M. Amir Azam bin Mohd Hafiz (Wakil Konsul-Konjen Malaysia Medan) dan Mauluddin Azhari (Staf Konjen Malaysia Medan). Hadir pula jajaran pimpinan fakultas di lingkungan UNPAB, antara lain Dr. E. Rusiadi, S.E., M.Si., CIQaR., CIQnR, Dr. Abdi Syahrial Harahap, Lc., M.A, Hamdani, S.T., M.T, Dr. Rian Farta Wijaya, S.Kom., M.Kom, serta Randi Rian Putra, S.Lom., M.Kom, dan Alfina Siti Noor Rrozzaqun.<br><br>Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kegiatan Diplomat Talk direncanakan berlangsung pada rentang tanggal 21 hingga 24 April 2026 di kampus UNPAB, dengan penyesuaian jadwal Rektor. Program ini merupakan inisiatif dari Konsulat Jenderal Malaysia di Medan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada generasi muda mengenai dunia diplomasi, khususnya hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia, serta peran strategis ASEAN di kawasan.<br><br>Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara Konsulat Jenderal Malaysia dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Diketahui bahwa hubungan pendidikan antara kedua negara telah terjalin cukup erat, ditandai dengan banyaknya mahasiswa Malaysia yang menempuh pendidikan di Indonesia serta adanya perwakilan dinas pendidikan Malaysia di Jakarta.<br><br>Kegiatan ini dirancang sebagai forum diskusi interaktif yang melibatkan dosen dan mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan wawasan internasional, memperkuat pemahaman diplomasi, serta mendorong kolaborasi akademik lintas negara. Melalui forum ini, peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif baru terkait dinamika hubungan internasional sekaligus menjadi wadah pertukaran ide antara akademisi dan praktisi diplomasi.<br><br>Dalam pelaksanaannya, pihak Konsulat Jenderal Malaysia akan menyediakan narasumber yang kompeten di bidang diplomasi internasional serta menanggung konsumsi dan kebutuhan teknis acara. Sementara itu, UNPAB akan berperan dalam penyediaan tempat serta menghadirkan audiens yang terdiri dari dosen, mahasiswa, maupun kombinasi keduanya.<br><br>Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi fondasi bagi kerja sama berkelanjutan di bidang akademik, riset, dan pertukaran wawasan antara Indonesia dan Malaysia. Dengan adanya program ini, UNPAB kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan berbasis global.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_6690_UNPAB-dan-Konsulat-Jenderal-Malaysia-Perkuat-Kolaborasi-Internasional-Lewat-Program-Diplomat-Talk-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65382/unpab-dan-konsulat-jenderal-malaysia-perkuat-kolaborasi-internasional-lewat-program-diplomat-talk-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi: Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 12:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi: Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak]]></title>
            <description><![CDATA[Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Berastagi &ndash; Transformasi pendidikan tinggi menuju arah yang lebih inklusif, adaptif, dan berdampak terus didorong melalui Rapat Kerja Wilayah (<a href="https://www.halomedan.com/tag/rakerwil/" target="_blank">Rakerwil</a>) LLDIKTI Wilayah I Tahun 2026 yang digelar di kawasan sejuk Berastagi, Sumatera Utara.<br>Mengusung tema &quot;Pendidikan Tinggi Inklusif, Adaptif, dan Berdampak menuju Indonesia Emas 2045&quot;, forum ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk menyamakan visi sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan masa depan.<br>Kepala LLDIKTI Wilayah I, Saiful Anwar Matondang, menegaskan perguruan tinggi harus tampil sebagai motor penggerak perubahan. Menurutnya, kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga wajib memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.<br>&quot;Perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan zaman, menghadirkan solusi, serta menjadi pusat inovasi yang relevan,&quot; tegasnya.<br>Sementara itu, Wakil Menteri Kem<a href="https://www.halomedan.com/tag/dikti/" target="_blank">dikti</a>saintek, Fauzan, menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan implementasi di tingkat perguruan tinggi. Ia menilai, tanpa keselarasan tersebut, upaya transformasi akan sulit berjalan optimal.<br>Isu hilirisasi riset menjadi salah satu fokus utama dalam <a href="https://www.halomedan.com/tag/rakerwil/" target="_blank">Rakerwil</a> ini. Para peserta didorong untuk memastikan hasil riset tidak berhenti sebagai publikasi akademik, melainkan mampu diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan guna menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.<br>Selain itu, transformasi digital kampus di era kecerdasan buatan (AI) turut menjadi perhatian serius. Perguruan tinggi dituntut untuk cepat beradaptasi, memanfaatkan teknologi, serta meningkatkan daya saing global tanpa meninggalkan prinsip inklusivitas.<br>Pembahasan juga mengerucut pada tantangan dan peluang transformasi perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara. Para peserta berbagi pengalaman dan strategi dalam membangun institusi yang unggul secara akademik sekaligus mampu mencetak sumber daya manusia yang kompetitif.<br>Rangkaian kegiatan semakin kaya dengan sesi berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi. Forum ini menjadi ruang pertukaran ide dan inovasi yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola kampus secara lebih efektif.<br>Melalui <a href="https://www.halomedan.com/tag/rakerwil/" target="_blank">Rakerwil</a> ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045&mdash;sebuah visi besar yang menuntut kolaborasi, inovasi, dan keberanian untuk bertransformasi.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_5942_Rakerwil-LLDIKTI-Wilayah-I-2026-di-Berastagi--Dorong-Kampus-Lebih-Inklusif--Adaptif--dan-Berdampak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65381/rakerwil-lldikti-wilayah-i-2026-di-berastagi-dorong-kampus-lebih-inklusif-adaptif-dan-berdampak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RI-PNG TH 2026.</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RI-PNG TH 2026.]]></title>
            <description><![CDATA[BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RIPNG TH 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Pen Pancawara - Komandan Batalyon Parako 463 <a href="https://www.halomedan.com/tag/pasgat/" target="_blank">Pasgat</a> Letkol Pas Jhon H Siregar menghadiri Apel Pelepasan prajurit Pancawara untuk menjalankan misi pengamanan perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Pamtas RI-PNG) diwilayah Papua. Bertempat di Apron Charlie Lanud Soewondo Kec. Medan Polonia Kota. Medan, Kamis (9/4/2026).<br><br>Apel Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P., kegiatan ini turut dihadiri oleh Panglima Kosek I Medan Marsma TNI Imam Subekti S.T., M.IR., Komandan Resimen Arhanud I <a href="https://www.halomedan.com/tag/pasgat/" target="_blank">Pasgat</a> Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, M.S.I.Kom., M.Han., para Kepala Dinas Lanud Soewondo, Asisten Kosek I Medan, Serta satuan jajaran di Lanud Soewondo Medan sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas.<br><br>Sebelum berangkat, Prajurit Pancawara akan mengikuti latihan pra penugasan selama sebulan di Pusdiklatpassus Batujajar, Jawa Barat. Latihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan teknis, taktis, dan mental prajurit dalam kesiapsiagaan menghadapi tantangan di medan operasi. Dirinya yakin para prajurit dapat menyelesaikan tugas dengan baik, dengan dibekali niat dan kesungguhan serta kemampuan sebagai prajurit profesional.<br><br>&quot;Komandan Batalyon Parako 463 <a href="https://www.halomedan.com/tag/pasgat/" target="_blank">Pasgat</a> Letkol Pas Jhon H Siregar juga berpesan kepada prajurit Pancawara agar Selalu berdoa dalam setiap langkah dan perbuatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, selalu waspada dan juga agar prajurit Pancawara tidak ceroboh atau menganggap remeh apapun selama di daerah operasi, terutama dalam menjaga dan mewujudkan stabilitas keamanan yang kondusif di wilayah Papua&quot; ujarnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9130_BATALYON-PARAKO-463-PASGAT-LEPAS-PRAJURIT-PANCAWARA-MELAKSANAKAN-SATGAS-PAMTAS-RI-PNG-TH-2026-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65380/batalyon-parako-463-pasgat-lepas-prajurit-pancawara-melaksanakan-satgas-pamtas-ripng-th-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disnaker Medan Fasilitasi Kolaborasi ISTP&ndash;PT Tradepro untuk Siapkan Kompetensi Calon Pencari Kerja</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 00:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disnaker Medan Fasilitasi Kolaborasi ISTP–PT Tradepro untuk Siapkan Kompetensi Calon Pencari Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dengan PT Tradep]]></description>
            <content><![CDATA[Medan,Dinas Ketenagakerjaan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a>) Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dengan PT Tradepro sebagai upaya menyiapkan kompetensi calon pencari kerja sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di kampus ISTP, Rabu (8/4/2026) ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan.<br><br>Ramaddan menegaskan, program ini menjadi langkah konkret untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang perdagangan berjangka yang masih tergolong baru.<br><br>&quot;Ini salah satu upaya kita untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Kita ingin mereka sudah siap sebelum menjadi pencari kerja,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menekankan pentingnya menyiapkan kompetensi sejak masa kuliah, bukan setelah lulus. Menurutnya, kolaborasi ini juga merupakan bagian dari upaya mendekatkan dunia industri dengan kampus, sehingga mahasiswa memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan.<br><br>&quot;Kalau kampus menyiapkan mahasiswa, kami melihatnya sebagai calon pencari kerja. Jadi, kita siapkan dari awal, jauh sebelum mereka lulus,&quot; katanya.<br><br>Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Medan berencana mendorong program serupa di lebih banyak perguruan tinggi agar kesiapan tenaga kerja semakin merata, termasuk peningkatan kompetensi bagi tenaga pengajar.<br><br>Sementara itu, Rektor ISTP, Semangat MT Debataraja, mengapresiasi peran <a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Medan yang telah memfasilitasi kerja sama hingga terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tradepro yang berorientasi pada sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).<br><br>Menurutnya, program ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa semester akhir karena memberikan pelatihan dan sertifikasi sebelum lulus.<br><br>&quot;Mahasiswa kita bisa mempersiapkan diri melalui pelatihan dan sertifikasi, sehingga saat lulus sudah siap dan memiliki peningkatan skill,&quot; ujarnya.<br><br>Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, bersama Komisaris Ramadan, turut memberikan pemaparan terkait dinamika industri, mulai dari mekanisme rekrutmen, program pelatihan, hingga peluang kolaborasi dengan sektor strategis.<br><br>Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini yang ditutup dengan sesi diskusi.<br><br>Dalam arahannya di hadapan mahasiswa, Ramaddan mengingatkan bahwa dunia kerja bergerak sangat cepat sehingga menuntut kesiapan sejak dini. Ia menegaskan, kompetensi yang dibutuhkan industri terus berubah dan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah.<br><br>&quot;Kalau tidak cepat menyikapi, kita akan tertinggal. Karena itu, kompetensi harus disiapkan dari sekarang, bukan setelah lulus,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai nilai tambah di mata industri. Bahkan, menurutnya, mahasiswa idealnya sudah memiliki peluang kerja sebelum menyelesaikan pendidikan.<br><br>&quot;Kalau bisa, besok wisuda, besok sudah tanda tangan kontrak,&quot; katanya.<br><br>Ramaddan juga mendorong mahasiswa memanfaatkan pelatihan dan program magang untuk membangun portofolio serta kesiapan kerja. Ia mengingatkan agar magang dijalani secara serius dan menghasilkan keterampilan nyata.<br><br>Di akhir arahannya, ia menyebutkan persaingan kerja di Kota Medan mencapai sekitar 110 ribu pencari kerja setiap tahun. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar lulusan mampu bersaing di dunia kerja.r]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3532_Disnaker-Medan-Fasilitasi-Kolaborasi-ISTP-ndash-PT-Tradepro-untuk-Siapkan-Kompetensi-Calon-Pencari-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/65386/disnaker-medan-fasilitasi-kolaborasi-istpndashpt-tradepro-untuk-siapkan-kompetensi-calon-pencari-kerja-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Peringatan Bunga Kimilsungia, Hubungan Indonesia-Korut Semakin Signifikan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 22:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Peringatan Bunga Kimilsungia, Hubungan Indonesia-Korut Semakin Signifikan]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Peringatan Bunga Kimilsungia, Hubungan IndonesiaKorut Semakin Signifikan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>BOGOR &mdash;  Diplomasi tidak selamanya harus dilakukan di meja perundingan yang kaku. Kadang kala, sebuah percakapan di taman bunga mampu melahirkan visi besar bagi masa depan bangsa. Seperti yang dilakukan Bung Karno saat memberikan bunga anggrek Dendrobium kepada Presiden Kim Il Sung dalam pertemuan kedua tokoh ini di Kebun Raya Bogor, 13 April 1965. <br><br>&quot;Kita tentu masih mengingat dengan jelas bagaimana diplomasi bunga Kimilsungia lahir di Kebun Raya Bogor ini. Nama yang diberikan langsung oleh Bung Karno untuk anggrek tersebut menjadi bukti betapa eratnya ikatan emosional kedua pemimpin. Hubungan ini melampaui batas-batas birokrasi, menyatukan rasa saling menghormati yang tetap hidup hingga generasi saat ini,&quot; ujar Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Dr. Teguh Santosa, di Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor, Kamis, 9 April 2026, dalam peringatan 61 tahun kunjungan Kim Il Sung ke Indonesia, dan 62 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Utara.<br><br>Hadir dalam peringatan itu antara lain Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes RRD Korea So Kwang Yun, Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI, Arifianto Sofiyanto, Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN Dr. R. Hendrian, dan Ketua Partai Bhinneka Nurdin Purnomo. Juga masyarakat Korea di Indonesia dan sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas. Dalam peringatan itu, Kedubes RRD Korea juga menggelar pameran foto dan buku.<br><br>Teguh juga mengatakan, kunjungan Kim Il Sung yang didampingi putranya, Kim Jong Il, enam dekade lalu bukan kunjungan kenegaraan biasa, melainkan simbol dari persahabatan tulus antara dua bangsa yang memiliki semangat yang sama dalam memperjuangkan kedaulatan dan solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika.<br><br>Kunjungan Kim Il Sung berlangsung dari tanggal 10 sampai 20 April 1965. Selain untuk menghadiri peringatan satu dekade Konferensi Asia-Afrika di Bandung, Kim Il Sung juga menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Indonesia dan bintang Republik Indonesia Kelas I Adipurna dari Bung Karno. <br><br>Kim Il Sung juga merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada 15 April 1965. <br><br>Dalam bagian lain, Teguh mengatakan, tantangan global yang semakin kompleks mengharuskan kedua negara memperkuat kerja sama di berbagai bidang.<br><br>&quot;Kita perlu memperluas cakrawala kolaborasi, mulai dari sektor kebudayaan, pendidikan, hingga pertukaran pemikiran mengenai pembangunan yang berkelanjutan bagi kemakmuran rakyat kedua negara,&quot; ujar Direktur Geopolitik GREAT Institute ini.<br><br>Dosen Hubungan Luar Negeri UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini juga mengatakan, semangat persahabatan yang dirintis pada tahun 1965 menjadi modal sosial yang kuat bagi kita untuk terus mendukung stabilitas di Semenanjung Korea, sembari mempererat kemitraan bilateral yang lebih produktif di masa-masa mendatang. <br><br>&quot;Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk menyegarkan kembali komitmen persahabatan tersebut. Bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi untuk merumuskan langkah nyata bagaimana hubungan Indonesia dan Korea dapat memberikan kontribusi positif bagi tatanan dunia yang lebih harmonis dan adil,&quot; demikian Teguh.<br><br>Hubungan Semakin Signifikan<br><br>Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes RRD Korea, So Kwang Yun, dalam sambutannya di awal peringatan, mengatakan bahwa hubungan kedua negara semakin signifikan. Ini ditandai dengan kunjungan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, pada bulan Oktober 2025. <br><br>Dalam kunjungan itu, sebut So, Menlu Sugiono berpartisipasi dalam berbagai acara penting.<br><br>&quot;Selama acara-acara ini, terjadi pertukaran pandangan mengenai isu-isu yang bertujuan untuk lebih memperkuat dan mengembangkan hubungan kerja sama persahabatan tradisional antara kedua negara, serta hal-hal yang menjadi kepentingan bersama,&quot; ujar So yang sudah hampir sembilan tahun berada di Indonesia.<br><br>Secara khusus, lanjutnya, penandatanganan Memorandum of Understanding antara Pemerintah RRD Korea dan Pemerintah Republik Indonesia tentang pembentukan mekanisme konsultasi bilateral telah semakin memperkuat landasan untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan kerja sama dan pertukaran antara kedua negara.<br><br>&quot;Pemerintah Republik Korea memiliki pendirian yang teguh untuk terus mengembangkan hubungan persahabatan dengan Indonesia, yang memiliki sejarah dan tradisi yang panjang,&quot; kata So lagi.<br><br>&quot;Hubungan kerja sama persahabatan antara kedua negara, yang dibangun dan terus diperkuat oleh para pemimpin besar, diwarisi dan dikembangkan hingga saat ini tanpa perubahan di bawah kepemimpinan bijaksana dari Kamerad Kim Jong Un yang terhormat,&quot; demikian So.<br><br>Senada dengan So Kwang Yun, Direktur Asia Timur Kemlu Ri, Arifianto Sofiyanto, juga mengatakan, pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan Korea Utara dan hal itu diperlihatkan dalam kunjungan menlu RI Sugiono tahun lalu. <br><br>Arifianto dalam sambutannya juga menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk menjaga stabilitas kawasan termasuk Semenanjung Korea. []]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9136_Dari-Peringatan-Bunga-Kimilsungia--Hubungan-Indonesia-Korut-Semakin-Signifikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65379/dari-peringatan-bunga-kimilsungia-hubungan-indonesiakorut-semakin-signifikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penggeledahan Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Medan&ndash;Binjai</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penggeledahan Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Medan–Binjai]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melakukan penggeledahan di dua lokasi terkait dugaan tindak pidana korup]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melakukan penggeledahan di dua lokasi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Medan&ndash;Binjai Seksi I, II, dan III sepanjang 25,441 kilometer.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/penggeledahan/" target="_blank">Penggeledahan</a> yang dimulai sekitar pukul 0<a href="https://www.halomedan.com/tag/9/" target="_blank">9</a>.30 WIB pada Kamis (<a href="https://www.halomedan.com/tag/9/" target="_blank">9</a>/4) tersebut menyasar Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara (BPN Provsu) serta Kantor Pertanahan Kota Medan. Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan atas proyek dengan total anggaran mencapai Rp1.170.440.000.000.<br>Tindakan penggeledahan dilakukan setelah tim penyidik mengantongi izin resmi dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan. Prosesnya dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan dan standar operasional prosedur yang berlaku.<br>Menurut keterangan dari tim Jaksa Penyidik pada Bidang Pidana Khusus Kejati Sumut, penggeledahan di dua lokasi tersebut dilakukan karena diduga masih terdapat dokumen penting, baik dalam bentuk fisik maupun elektronik, yang berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/penggeledahan/" target="_blank">Penggeledahan</a> ini bertujuan untuk mengumpulkan dan melengkapi alat bukti guna memperjelas dugaan tindak pidana korupsi tersebut, sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab.<br>"Penyidik masih terus berupaya mencari dan menemukan data-data terkait sehingga diharapkan dapat membantu proses penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi yang diduga terjadi dapat semakin terang benderang," ujar Ketua Tim Penyidik saat memimpin kegiatan di lokasi.<br>Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berlangsung dan Kejati Sumut menyatakan akan terus mendalami kasus tersebut secara menyeluruh.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_9981_Penggeledahan-Dugaan-Korupsi-Pengadaan-Lahan-Tol-Medan-ndash-Binjai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/65378/penggeledahan-dugaan-korupsi-pengadaan-lahan-tol-medanndashbinjai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton]]></title>
            <description><![CDATA[JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kendari &ndash; Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi, Kamis (9/4/2026).<br>Kali ini, Pengda JMSI Sultra melaksanakan audiensi dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, bersama jajaran pengurus diterima langsung oleh Kepala Balai Bahasa, Dewi Pridayanti.<br>Adhi Yaksa Pratama, yang akrab disapa Saldi, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membangun sinergi program JMSI di daerah, khususnya dalam pengembangan literasi dan budaya.<br>&quot;Ada dua program JMSI pusat yang kita adopsi di daerah yaitu Aksara Digital dan JMSI Goes To School. Dengan kunjungan ini kita berharap terbangun sinergi dengan Balai Bahasa Sultra,&quot; ujarnya.<br>Ia menambahkan, Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan budaya berupa aksara lokal yang perlu dilestarikan, salah satunya Aksara Buton.<br>&quot;Di Sultra ada potensi Aksara Nusantara yang sudah ada sejak lama, khususnya di wilayah Buton. Melalui bidang potensi daerah dan sinergi dengan instansi terkait, kita berupaya melestarikan adat dan budaya tersebut,&quot; jelasnya.<br>Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi ke depan.<br>&quot;Kami memiliki program pemetaan bahasa yang saat ini sedang berjalan, serta program revitalisasi dan konservasi bahasa. Semoga ke depan bisa disinergikan dengan program JMSI, seperti yang sudah dilakukan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sultra,&quot; ungkapnya.<br>Ia menegaskan, pihaknya siap mendukung setiap program yang bertujuan memajukan budaya daerah.<br>&quot;Selama untuk kemajuan budaya, kami akan mendukung dan siap bersinergi dengan Pengda JMSI Sultra,&quot; tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_2736_JMSI-Sultra-Jalin-Sinergi-dengan-Balai-Bahasa--Dorong-Pelestarian-Aksara-Buton.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/65377/jmsi-sultra-jalin-sinergi-dengan-balai-bahasa-dorong-pelestarian-aksara-buton/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan PrabowoGibran hingga 2029]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br>Medan &mdash; Organisasi masyarakat <a href="https://www.halomedan.com/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga tahun 2029, Kamis (9/4/2026).<br><br>Ketua Umum <a href="https://www.halomedan.com/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu, Rianto, SH MH, menegaskan bahwa dukungan tersebut didasari oleh berbagai program pemerintah yang dinilai membawa manfaat nyata bagi masyarakat.<br><br> Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam pemenuhan gizi.<br><br>"Program-program yang dijalankan saat ini terbukti baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena itu, kami menilai kepemimpinan Prabowo-Gibran layak untuk terus didukung hingga 2029," ujar Rianto, yang akrab disapa Anto Genk dan juga dikenal sebagai CEO Media Sumut24 Group.<br><br>Selain itu, <a href="https://www.halomedan.com/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu juga mengapresiasi langkah Presiden dalam mengamankan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat, terutama dengan adanya jaminan bahwa harga BBM tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.<br><br>"Langkah Presiden dalam menjaga stabilitas BBM sangat kami apresiasi. Ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi," tambahnya.<br><br>Tak hanya itu, upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan juga mendapat dukungan penuh.<br><br> Program-program yang mendorong kemandirian pangan dinilai strategis dalam menghadapi tantangan global.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu juga menyambut baik kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai langkah konkret dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.<br><br>Ia juga menanggapi wacana pemakzulan terhadap Presiden dengan tegas. Menurutnya, upaya tersebut tidak berdasar dan bertentangan dengan aspirasi masyarakat yang masih memberikan dukungan terhadap pemerintah.<br>"Kalau ada pihak yang ingin memakzulkan Presiden, itu adalah langkah yang salah besar. Masyarakat saat ini masih mendukung kepemimpinan Prabowo karena program-programnya dirasakan langsung manfaatnya," tegasnya.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu berharap stabilitas pemerintahan tetap terjaga agar berbagai program pro-rakyat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di masa mendatang.red]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3882_Pujakesuma-Bersatu-Tegaskan-Dukungan-untuk-Pemerintahan-Prabowo-Gibran-hingga-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/Berita/65376/pujakesuma-bersatu-tegaskan-dukungan-untuk-pemerintahan-prabowogibran-hingga-2029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disnaker Medan Fasilitasi Kolaborasi ISTP&ndash;PT Tradepro untuk Siapkan Kompetensi Calon Pencari Kerja</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disnaker Medan Fasilitasi Kolaborasi ISTP–PT Tradepro untuk Siapkan Kompetensi Calon Pencari Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, HMDinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dengan PT Tra]]></description>
            <content><![CDATA[Medan, HM<br><br>Dinas Ketenagakerjaan (<a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a>) Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dengan PT Tradepro sebagai upaya menyiapkan kompetensi calon pencari kerja sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di kampus ISTP, Rabu (8/4/2026) ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan.<br><br>Ramaddan menegaskan, program ini menjadi langkah konkret untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang perdagangan berjangka yang masih tergolong baru.<br><br>&quot;Ini salah satu upaya kita untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Kita ingin mereka sudah siap sebelum menjadi pencari kerja,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menekankan pentingnya menyiapkan kompetensi sejak masa kuliah, bukan setelah lulus. Menurutnya, kolaborasi ini juga merupakan bagian dari upaya mendekatkan dunia industri dengan kampus, sehingga mahasiswa memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan.<br><br>&quot;Kalau kampus menyiapkan mahasiswa, kami melihatnya sebagai calon pencari kerja. Jadi, kita siapkan dari awal, jauh sebelum mereka lulus,&quot; katanya.<br><br>Ke depan, <a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Medan berencana mendorong program serupa di lebih banyak perguruan tinggi agar kesiapan tenaga kerja semakin merata, termasuk peningkatan kompetensi bagi tenaga pengajar.<br><br>Sementara itu, Rektor ISTP, Semangat MT Debataraja, mengapresiasi peran <a href="https://www.halomedan.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Medan yang telah memfasilitasi kerja sama hingga terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tradepro yang berorientasi pada sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).<br><br>Menurutnya, program ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa semester akhir karena memberikan pelatihan dan sertifikasi sebelum lulus.<br><br>&quot;Mahasiswa kita bisa mempersiapkan diri melalui pelatihan dan sertifikasi, sehingga saat lulus sudah siap dan memiliki peningkatan skill,&quot; ujarnya.<br><br>Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, bersama Komisaris Ramadan, turut memberikan pemaparan terkait dinamika industri, mulai dari mekanisme rekrutmen, program pelatihan, hingga peluang kolaborasi dengan sektor strategis.<br><br>Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini yang ditutup dengan sesi diskusi.<br><br>Dalam arahannya di hadapan mahasiswa, Ramaddan mengingatkan bahwa dunia kerja bergerak sangat cepat sehingga menuntut kesiapan sejak dini. Ia menegaskan, kompetensi yang dibutuhkan industri terus berubah dan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah.<br><br>&quot;Kalau tidak cepat menyikapi, kita akan tertinggal. Karena itu, kompetensi harus disiapkan dari sekarang, bukan setelah lulus,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai nilai tambah di mata industri. Bahkan, menurutnya, mahasiswa idealnya sudah memiliki peluang kerja sebelum menyelesaikan pendidikan.<br><br>&quot;Kalau bisa, besok wisuda, besok sudah tanda tangan kontrak,&quot; katanya.<br><br>Ramaddan juga mendorong mahasiswa memanfaatkan pelatihan dan program magang untuk membangun portofolio serta kesiapan kerja. Ia mengingatkan agar magang dijalani secara serius dan menghasilkan keterampilan nyata.<br><br>Di akhir arahannya, ia menyebutkan persaingan kerja di Kota Medan mencapai sekitar 110 ribu pencari kerja setiap tahun. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar lulusan mampu bersaing di dunia kerja.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/04/_3362_Disnaker-Medan-Fasilitasi-Kolaborasi-ISTP-ndash-PT-Tradepro-untuk-Siapkan-Kompetensi-Calon-Pencari-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/kota/65375/disnaker-medan-fasilitasi-kolaborasi-istpndashpt-tradepro-untuk-siapkan-kompetensi-calon-pencari-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>