<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.halomedan.com/</link>
        <description>Halo Medan | Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 11:33:34 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan]]></title>
            <description><![CDATA[Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan- Dengan rasa kebersamaan dan semangat disela-sela rapat panitia gelar Milad Harmoni 27 Thn <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> di Pesanggrahan PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia , Jalan Advokat Raya, Marendal, Jumat (18/9/2026). keluarga besar PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> mendapat kunjungan dari Ketua Harian PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia Hj. Asyifa Ince Marzuki.SE.M.H dari Jakarta.<br><br>Kehadiran dan kunjungan Hj. Asyifa Ince Marzuki diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan serta semangat bagi keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> dalam keperdulian dan kesosialan di masyarakat. <br><br>Pada awak media Hj Asifa mengayakan, kalau usia perjalanan 27 tahun <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa sebuah organisasi dapat terus bertahan ketika dibangun dengan persaudaraan, kebersamaan dan komitmen untuk memberikan manfaat dan keperdulian serta berbuat sosial  bagi masyarakat secara luas.<br><br>Dalam kunjungannya tersebut, Asyifa juga menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang telah berkembang dan memiliki jaringan di sejumlah provinsi di Indonesia. Ia berharap secara  ke depan semakin banyak anggota. <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> nantinya.<br><br>Asyifa menilai, mendirikan sebuah organisasi bukanlah perkara yang paling sulit. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan organisasi agar tetap eksis, solid dan bermanfaat selama bertahun-tahun. Ia menyebut PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> telah melewati perjalanan panjang hingga mencapai usia 27 tahun. &quot;Kalau hanya mendirikan organisasi, sangat gampang. Tetapi mempertahankan sampai berusia 27 tahun dan tetap eksis dari zaman ke zaman, itu yang tidak mudah,&quot; katanya.<br><br>Asyifa juga menyampaikan apresiasi terhadap soliditas keluarga besar <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH. Ia menilai suasana persaudaraan yang dibangun di dalam organisasi menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga eksistensi <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>. &quot;Kalau saya lihat, di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> ini semuanya aman. Orang-orangnya ramah, tidak petantang-petenteng, slow, dan attitude-nya bagus. Persaudaraannya juga bagus,&quot; ujarnya.<br><br>Menurutnya, keberadaan  <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang telah berkembang dari tingkat bawah hingga memiliki jaringan di berbagai provinsi merupakan sebuah potensi yang perlu terus dirawat.<br><br>Sebagai Ketua Harian dirinya memiliki tugas untuk menjalankan apa yang menjadi arahan Ketua Umum serta membantu memastikan roda organisasi berjalan. &quot;Ketua Harian itu kalau dalam pemerintahan seperti Sekda provinsi. Tugasnya menjalankan apa yang menjadi arahan pimpinan. Memang sekarang belum maksimal, insyaallah tahun depan kita bisa lebih maksimal,&quot; tuturnya.<br><br>Asyifa juga mengingatkan seluruh keluarga besar PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> agar tetap bijak dalam melangkah, khususnya memasuki tahun-tahun politik. Ia berharap organisasi tetap menjaga persatuan, persaudaraan dan tidak mudah terseret pada hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. &quot;Tahun-tahun politik ini kita juga harus wise, harus bijak ketika melangkah. Jangan terlalu maju ke depan dalam hal-hal yang bisa membuat kita terpecah,&quot; pesannya.<br><br>Sebagai Ketua Harian, Asyifa juga berharap keberadaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> tidak hanya dikenal di Sumatera Utara, tetapi semakin dikenal di berbagai provinsi di Indonesia. Ia menyebut jaringan organisasi yang mencapai sekitar 20 provinsi menjadi modal penting untuk memperkuat persaudaraan sekaligus memperluas kegiatan sosial kemasyarakatan. &quot;Harapan saya, semoga kita semua yang ada di <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH dan dengan dukungan seluruh anggota yang solid,  <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> bisa terus berkembang dengan program kerja yang bermanfaat di masyarakat, &quot;terangnya.<br><br>Kegiatan rapat turut dihadiri pendiri/Ketua umum PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H Ruslan, SH, Edy Rianto, SE Sekjen PB <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, Donnie Rizal Ketua Panitia Pelaksana Milad,Rendy Sekretaris,  Dedi Setiawan Humas, jajaran Satgas <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Sumut, ketua DPC <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Kota Medan dan Deli Serdang serta Pengurus Srikandi dan jajaran pengurus <a href="https://www.halomedan.com/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> lainnya.Dedi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1654_Hj-Asyifa-Ketua-Harian-PB-Pendawa-Indonesia-Ajak-Warga-Pendawa-Perkuat-Komunikasi-Dan-Eratkant-Persatuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66822/hj-asyifa-ketua-harian-pb-pendawa-indonesia-ajak-warga-pendawa-perkuat-komunikasi-dan-eratkant-persatuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani]]></description>
            <content><![CDATA[<br> <br><br>PARLILITAN - Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon, MM, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat kepada Kelompok Tani Maju Karina di Desa Sionom Hudon Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (18/9/2026). <br><br> <br><br>Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Rapidin saat melaksanakan reses di wilayah Parlilitan. Rapidin didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Drs Sorta Ertaty Siahaan, saat menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada kelompok tani di Balairung Pasar Hutagalung. <br><br> <br><br>Rapidin mengatakan, kebutuhan terhadap alat pertanian menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat saat reses. Karena itu, bantuan traktor tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan petani sekaligus menepati komitmen yang telah disampaikannya kepada masyarakat. <br><br> <br><br>&quot;Ini untuk memenuhi janji saya kepada masyarakat Parlilitan sewaktu reses, berupa traktor yang memang menjadi kebutuhan. Bukan hanya traktor, bibit jagung juga akan saya giring ke depannya,&quot; kata Rapidin. <br><br> <br><br>Traktor yang diserahkan merupakan traktor roda empat dengan penggerak empat roda (4WD) dan atap pelindung. Alsintan tersebut dapat digunakan untuk pengolahan tanah, menarik bajak maupun perlengkapan pertanian lainnya, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan petani dan mempercepat proses pengolahan lahan. <br><br> <br><br>Rapidin meminta agar bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia juga berharap penggunaannya tidak hanya terbatas bagi anggota Kelompok Tani Maju Karina, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh warga lain yang membutuhkan untuk mengolah lahan pertaniannya. <br><br> <br><br>&quot;Kalau pun ada warga yang tidak masuk kelompok tani, agar tetap diberi kesempatan menggunakan traktor itu untuk mengolah lahan pertaniannya,&quot; ujarnya. <br><br> <br><br>Menurut Rapidin, bantuan alsintan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan tersedianya peralatan pertanian, petani dapat lebih terbantu dalam mengolah lahan, terutama untuk pekerjaan yang selama ini membutuhkan tenaga manual. <br><br> <br><br>Penasehat Kelompok Tani Maju Karina, Delpiater Sihotang, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang berasal dari aspirasi Rapidin Simbolon. Ia menilai bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya petani di wilayah Sionom Hudon yang selama ini masih mengandalkan tenaga manual dalam mengolah lahan. <br><br> <br><br>&quot;Alat ini akan kami rawat dan jaga. Sehat selalu, Pak Dewan, dalam melaksanakan tugas. Inilah yang kami butuhkan,&quot; kata Delpiater. <br><br> <br><br>Kepala Desa Sionom Hudon Tonga, Sahat Hasugian, juga mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap keberadaan traktor dapat membantu petani meningkatkan pengolahan lahan dan mendorong kemajuan pertanian di desa. <br><br> <br><br>Dalam kesempatan tersebut, Rapidin juga menyampaikan bahwa bantuan kepada petani tidak berhenti pada penyerahan traktor. Ia menyebut akan terus mendorong aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan terhadap dukungan bibit pertanian. <br><br> <br><br>Penyerahan bantuan alsintan ini merupakan bagian dari tindak lanjut aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Rapidin. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah daerah, termasuk Toba dan Samosir. <br><br> <br><br>Di sela kunjungan tersebut, Rapidin juga menerima aspirasi lain dari masyarakat terkait kebutuhan perbaikan akses jalan menuju sejumlah wilayah pertanian. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat dan akan menjadi bagian dari catatan yang dibawa untuk diperjuangkan melalui jalur yang dapat ditempuhnya. <br><br> <br><br>Rapidin berharap bantuan traktor tersebut dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat petani di Sionom Hudon. <br><br> <br><br>&quot;Aspirasi ini berkat amang dan inang juga sehingga saya terpilih. Sehingga aspirasi ini bisa kita nikmati bersama. Njuah-juah banta karina, horas,&quot; tutup Rapidin. <br><br> <br><br>Terpisah, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan mengatakan bahwa Rapidin Simbolon selalu menjadikan perintah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri untuk selalu menangis dan tertawa bersama rakyat sebagai panduan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Rapidin kerap menggunakan uang sendiri untuk memenuhi permintaan konstituennya  yang tidak tercantum dalam APBN.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1424_Dari-Aspirasi-Reses-ke-Lahan-Pertanian--Rapidin-Simbolon-Serahkan-Traktor-untuk-Petani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66821/dari-aspirasi-reses-ke-lahan-pertanian-rapidin-simbolon-serahkan-traktor-untuk-petani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution: Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution: Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial]]></title>
            <description><![CDATA[Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Tabligh Akbar dalam rangka memperingati <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Quatul Muslimin, Kecamatan Medan Area, Jumat malam (18/9/2026).<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BKM Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution, Sekretaris Camat Medan Area M. Fitrah Josa Ritonga, S.STP., M.AP., yang mewakili Camat Medan Area, jajaran Polsek Medan Area, Danramil 04/MK, para kepala seksi Kecamatan Medan Area, jajaran kelurahan se-Kecamatan Medan Area, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.<br><br>Mengangkat tema &quot;<a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi sebagai Momentum Menumbuhkan Persatuan dan Kepedulian Sosial&quot;, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari besar Islam, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.<br><br>Pesan tentang persaudaraan, kepedulian terhadap sesama serta pentingnya menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat menjadi bagian utama dalam pelaksanaan Tabligh Akbar.<br><br>Ketua BKM Masjid Quatul Muslimin, Rivai Nasution, mengatakan peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarwarga.<br><br>&quot;Melalui peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW ini, kita berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,&quot; ujar Rivai.<br><br>Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.<br><br>&quot;Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan antara jamaah, tokoh masyarakat, pemerintah serta seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Medan Area,&quot; katanya.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan Ariga, S.HI., M.H., dai Kota Medan, hadir sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.<br><br>Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, kepedulian, persaudaraan dan menjaga hubungan baik dengan sesama, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.<br><br>Peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa kehidupan bermasyarakat tidak hanya membutuhkan hubungan baik secara individu, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.<br><br>Suasana semakin semarak dengan penampilan Tim Sholawat Ibu-Ibu Masjid Quatul Muslimin yang turut mengiringi rangkaian kegiatan. Lantunan sholawat menambah kekhusyukan jamaah sekaligus mempererat suasana kebersamaan dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.<br><br>Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan, termasuk Camat Medan Area, Danramil, Kapolsek serta KUA setempat. Pemberian piagam tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam menjaga kerukunan serta kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Medan Area.<br><br>Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.<br><br>Melalui peringatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai keteladanannya untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata.<br><br>Dengan demikian, <a href="https://www.halomedan.com/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih harmonis.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_954_Tabligh-Akbar-Maulid-Nabi-di-Masjid-Quatul-Muslimin--Rivai-Nasution--Perkuat-Persatuan-dan-Kepedulian-Sosial.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66820/tabligh-akbar-maulid-nabi-di-masjid-quatul-muslimin-rivai-nasution-perkuat-persatuan-dan-kepedulian-sosial/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Memayu Hayuning Bawana</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 16:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana]]></title>
            <description><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana1.DhandhanggulaJarwa Jawi sasmita sinandi, Kanjeng Sinuwun ing Surakarta, Wejangan cetha mangkene,Werdining kang memay]]></description>
            <content><![CDATA[Memayu Hayuning Bawana<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Jarwa Jawi sasmita sinandi, <br>Kanjeng Sinuwun ing Surakarta, <br>Wejangan cetha mangkene,<br>Werdining kang memayu, <br>Pekik sigit manah sinanggit, <br>Sugeng jeneng rinipta, <br>Dene tembung hayu, <br>Bawana jagad cinipta, <br>Tata titi gemah ripah loh jinawi, <br>Wosing nata prasapa. <br><br>Samya sowan dhateng Sitihinggil, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Bangsal Sewayana gedhe, <br>Prasetya Jeng Sinuwun, <br>Prasapa ing manguntur tangkil, <br>Dhuwur sela tri denta,<br>Sumpah suci tuhu,<br>Lenggah minangka   narendra, <br>Binathara mbahu dhendha nyakrawati, <br>Sunan Paku Buwana. <br><br>Titi wanci sengkalan wigati, <br>Manising netra lilaning puja, <br>Tumpak Kasih ari moncer, <br>Nuju rolikur Mulud, <br>Wus pinilih dina linuwih, <br>September tanggal lima, <br>Tahune nem likur, <br>Setu Kliwon kalampahan, <br>Jumenengan jangkep genep genah yekti, <br>Miturut paugeran. <br><br>Gegebengan wedharan narpati, <br>Nata ambeg adil paramarta, <br>Wulang wewarah rinonce, <br>Angger anggering hukum, <br>Bawa laksana lan ber budi, <br>Netepi pangandika,<br>Medhar sabda arum,<br>Gancar lancar anggeganjar, <br>Sri narendra Surakarta amastuti, <br>Memayu hayuning rat.<br><br>Binarunging myang larasing gendhing, <br>Monggang ngumandhang ing awang awang, <br>Munya sigrak carabalen, <br>Amemuji ganda mastuti, <br>Gembira puspawarna,<br>Sri Katon mangungkung, <br>Kodhok ngorek sung prebawa, <br>Calapita gleyong udan anyartani, <br>Tindake sri narendra.<br><br>Tata cara rahayu lestari,<br>Gelar ringgit winastan ruwatan, <br>Sudamala lakon awet, <br>Prameswari Hyang Guru, <br>Luwar ruwet Dewi Pramoni,<br>Sri Susilo ki dalang, <br>Ngembani Sinuwun, <br>Benjang samangsa wisudan, <br>Munggah inggil sewayana sitihinggil, <br>Manggih tata raharja.<br><br>Kanjeng Sunan siram jamas aglis, <br>Gusti Wandansari gya mranata, <br>Wayah anglonge srengenge,<br>Dumugi serep surup, <br>Waranggana wiyaga muji, <br>Mbrengengeng santi mulya, <br>Karaton pikantuk, <br>Kawibawan kawidadan, <br>Abdi dalem sentana pangarsa mukti, <br>Kabagyan kaluhuran.<br><br>Nganti malem ing midodareni, <br>Palenggahan sasana sewaka, <br>Bedhaya ketawang gladhen, <br>Parasdya dalem agung, <br>Lenggah dhampar kencana rukmi,<br>Lenggahan ing paningrat, <br>Nenging cipta kalbu, <br>Jajar jajar nguntarasana, <br>Para abdi dalem  sluku ing maligi, <br>Minta sih panuwunan. <br><br>Pangastuti dugi madya ratri,<br>Kanjeng Sunan mesu jejibahan, <br>Kanca kaji sami ndherek, <br>Narendra sru tuwajuh, <br>Masjid Paramasana mligi, <br>Ambengati sang nata, <br>Sembahyang tahajjud, <br>Maos kitab suci Quran, <br>Jroning kapti murih gancaring pakarti,<br>Sembada kang sinedya.<br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Narpatmaja Surakarta, <br>Gusti Suryo Suharto dhasar wasis,<br>Olah seni adi luhung, <br>Mardi rehing kagunan, <br>Cekap cukup sakehing wignyan kacakup, <br>Sarat adat istiadat, <br>Kasantikan lahir batin. <br><br>Paku Buwono Telulas, <br>Amisuda Pangeran Mangkubumi, <br>Minangka atmaja sepuh,<br>Wenang nglintir sang nata, <br>Wengkon wengku mengko bakal dadi ratu, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Sugeng mbawahi sesami. <br><br>Santana abdi pangarsa, <br>Kanjeng Gusti Pangeran Hangabehi, <br>Payung agung sinengkuyung, <br>Jejering pengayoman, <br>Mawi wayah lumaku wahyaning wahyu, <br>Marak cerak martotama, <br>Keprabon katitik becik. <br><br>Kaleksanan palakrama, <br>Raden Ayu Siti Zainab pilih, <br>Garwa jujur agung luhur, <br>Pinanggih bagya mulya, <br>Setya tuhu atut runtut siyang dalu, <br>Ayem tentreming bebrayan, <br>Tutug momong putra putri. <br><br>Wusnya tampi kanugrahan, <br>Tatas titis jangkeping samukawis,<br>Selehing pandulu kalbu, <br>Kulawarga rinengga, <br>Jeng Aruming Larasati Kusumaningrum, <br>Raja putra Surakarta, <br>Suryo Muhammad Ibrahim. <br><br>Kinarya tepa tuladha, <br>Bibit kawit boboting urup urip, <br>Babad bebed budi sadu, <br>Mangka kaca benggala,<br>Pasuwitan abdi gumreget gumregut, <br>Paugeran kasentanan, <br>Guyub rukun golong gilig. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Kanjeng Kyai Udan Arum, <br>Kanjeng Kyai Udan Asih, <br>Yasan Dalem Kaping Sanga, <br>Jeng Sinuwun Bangun Puri, <br>Gusti Raden Mas Duksina, <br>Suka yasa pabrik gendhis.<br><br>Daya gamelan mangungkung, <br>Udan arum aweh wangi, <br>Dhateng Kraton Surakarta, <br>Sentana pangarsa abdi, <br>Sigrak gumyak enak penak, <br>Jejeg pribadi mandiri. <br><br>Lamun gamelan tinabuh, <br>Udan asih tumrap dasih, <br>Sumawuring rasa welas, <br>Daya dinayan sesami, <br>Gawa gawe kewajiban, <br>Ngayahi pakaryan nagri. <br><br>Kyai Manis Rengga  semu, <br>Kaendahan edi peni, <br>Rerengganing dhatulaya, <br>Sesawangan sarwa manis, <br>Katinon saking mandrawa, <br>Paheman pra dewa dewi. <br><br>Carabalen gathuk mathuk, <br>Panyutra busana kuning, <br>Gambyong panonthong munya,<br>Klenang klenut sung pepeling, <br>Kempul gong laras rinengga, <br>Kendhang loro jaler estri. <br><br>Matumpa sambung sumambung, <br>Pagelaran sitihinggil, <br>Kamandhungan Balerata, <br>Marakata Sri Manganti, <br>Dugi bangsal sewayana, <br>Anglangkungi lawang gapit.<br><br>4.<br>Durma <br><br>Sunan Paku Buwono Kaping Patbelas, <br>Tumuju dhateng Masjid, <br>Sarana ngibadah, <br>Narendra trah Mataram, <br>Nindakake Jumatan wajib, <br>Kanthi jamaah, <br>Urut runtut prayogi. <br><br>Masjid Agung Surakarta Hadiningrat, <br>Masjid Laweyan Pengging, <br>Masjid Langenharja, <br>Masjid Ki Ageng Sela, <br>Masjid Kuthagedhe tumuli, <br>Demak Bintara,<br>Sareng kawula dasih. <br><br>Dedalane tumuju brayan kamulyan, <br>Sinuwun mesu budi, <br>Sanggar pamelengan, <br>Panggung Sangga Buwana, <br>Nenging cipta lerem ing galih,<br>Murih raharja, <br>Suluh selehing urip. <br><br>Sri narendra lelana tepi samudra, <br>Reresik pinggir gisik,<br>Ing Parang Kusuma, <br>Lelaku tapa brata, <br>Ratu Kencana Hadisari, <br>Dadya kepranan, <br>Kedhaton jalanidhi.<br><br>Caos dhahar konjuk dhateng kiblat papat, <br>Sunan Lawu rumiyin, <br>Brawijaya gangsal, <br>Alas Kredha Wahana, <br>Katut Dewi Kala Yuwati, <br>Laut Selatan, <br>Sekar Dhaton Merapi. <br><br>Tata cara run tumurun nak tumanak, <br>Jeng Sinuwun memetri, <br>Kehing kapitayan, <br>Karaton pengayoman, <br>Warna warna nggabuh Hyang Widhi,<br>Pamurba gesang,<br>Sangkan paran dumadi.<br><br>5.<br>Megatruh<br><br>Kanjeng Sinuwun Surakarta nenuwun, <br>Negari suka basuki, <br>Sadarum kuncara arum, <br>Enget lampahan kawuri, <br>Kerep anandhang prihatos. <br><br>Kang karuhun yayah rena anenuntun, <br>Andhawuhi mawas diri, <br>Pandulu ambu pangrungu, <br>Sapecak dugi prayogi, <br>Penggalih eling waspaos. <br><br>Agung luhur gegayuhan kang sempulur, <br>Kuat tekading pambudi, <br>Temu udhu bahu suku, <br>Ngrampungi kabeh pakarti, <br>Nadyan kahanan rekaos. <br><br>Taksih timur Jeng Sunan antuk pitutur, <br>Serat Wulangreh Centhini, <br>Wulang putra sana sunu, <br>Dewaruci Candrarini, <br>Reriptan pujangga katong. <br><br>Wus misuwur tumrap wejangan leluhur, <br>Ngegungna laku prihatin, <br>Ing wana gung liwang liwung, <br>Tarak brata mesu budi, <br>Sastra piwulang angemot. <br><br>Barang kawruh pangawikan lereh luruh, <br>Bebrayan sambet sesami, <br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Gancar lancaring pakarti, <br>Mangkya Sinuwun sumorot. <br><br>Dagang bakul tani tukang sing pinunjul, <br>Prayogane den lakoni, <br>Sapa weruh tambel butuh, <br>Jeng Sinuwun nayogyani, <br>Amrih sumunaring pamor.<br><br>6.<br>Maskumambang<br><br>Jeng Sinuwun njajah desa milangkori, <br>Tedhak kutha Panaraga, <br>Pajimatan Tegalwangi, <br>Tlatah Nganjuk ing bang wetan. <br><br>Nalikane Pakasa Pang Wonogiri, <br>Ngadani pesta kepyakan, <br>Jeng Pangeran Mangkubumi, <br>Mandhegani upacara. <br><br>Ngeling eling Sinuwun tedhak ing Pengging, <br>Sebaran apem keyong mas, <br>Pindha paring udhik udhik, <br>Sagung titah ngalap berkah. <br><br>Ing Jatinom Ya Kowiyu duking nguni, <br>Kyai Ageng Gribig mejang,<br>Kirab apem saben warsi,<br>Jeng Sinuwun  kersa tedhak.<br><br>Kabupaten Panaraga kang wigati, <br>Hadeging kang dhatulaya, <br>Kanjeng Sinuwun kaping dwi, <br>Dangu anggone mesanggrah.<br><br>Sri Ratu Kencana Amangkurat Jawi, <br>Bupati Tirtakusuma, <br>Tlatah Kudus den tedhaki,<br>Mahargya warga Pakasa.<br><br>7.<br>Gambuh<br><br>Busana sarwa besus, <br>Katon alus priyayine bagus, <br>Kanjeng Sunan Paku Buwono marisi,<br>Nyata darahe ngaluhur, <br>Tinonton tetep mencorong.<br><br>Karep kerep sesurup, <br>Arep urup sumunar  sumurup, <br>Gemi ngati ati tumata nastiti, <br>Jeng Sinuwun kebak kayun,<br>Kayungyun dadyo pengayom. <br><br>Donga puji pinunjul , <br>Jangka unggul panjakaning kabul, <br>Tata titi terus permana permati, <br>Kadhaton banjur binangun, <br>Surakarta gya kesohor.<br><br>Arah sajuru juru, <br>Pra sedulur gawa gawe makmur, <br>Among dagang among daya among tani, <br>Jeng Sinuwun guyub rukun, <br>Darma bakti gotong royong. <br><br>Winastan bandha bandhu, <br>Sawab ratu lumaku tinuku, <br>Mangastuti wakili Sang Hyang Widhi, <br>Sepuh wutuh tetep tangguh, <br>Tatanane tanggap tanggon.<br><br>Taman temen tinemu, <br>Trus tinempuh mawi lenggah lungguh, <br>Lageyane para abdi merak ati, <br>Kekadangan kayat kayun, <br>Sinandi gambaran kayon.<br><br>8.<br>Pucung<br><br>Jeng Sinuwun rinten dalu trus nenuwun, <br>Marang murbeng gesang, <br>Pamikir jagad sakalir,<br>Sinugata antuk panjurung kawula. <br><br>Munggah dhuwur Karaton tambah misuwur, <br>Kaonang ngumandhang, <br>Sami caos bulu bekti, <br>Mingset mlampah ngalap berkah tikel kathah.<br><br>Patut runtut abdi dalem mbangun turut, <br>Sangga sesanggeman, <br>Sinunggi pinundhi pundhi, <br>Samya setya santi rumeksa saraya.<br><br>Warah weruh wulangane larah luruh, <br>Lurus laris laras, <br>Wedana mantri bupati, <br>Pangreh praja saiyek saeka praya. <br><br>Desa gunung kutha ngakutha nyengkuyung, <br>Sagunging kawula, <br>Jejel riyel pacak baris, <br>Kanjeng Sunan sinartanan kayuwanan. <br><br>Turut lurung tela puhung pari jagung, <br>Uwohing ngrembaka, <br>Karaton yekti mberkati, <br>Pra kawula ginanjar sakeh nugraha.<br><br>9.<br>Asmarandana<br><br>Kanjeng Sunan welas asih, <br>Sentana abdi pangarsa, <br>Jawat asta gandheng renteng, <br>Paguyuban pra kawula, <br>Manunggal jiwane kempal,<br>Sunan ber bandha ber bandhu, <br>Ing cipta ndherek suwita. <br><br>Ngungak bobot bebet bibit, <br>Bobot kebak ing kawignyan,<br>Ngeleng ngelung ngarah ngore,<br>Bebet sasana hartaka,<br>Pawitane sanak kadang, <br>Bibit trah rembesing madu, <br>Nyata darahing kusuma. <br><br>Sunan winasis lumaris, <br>Sambet mitra kekadangan, <br>Regeng gayeng sugeng  rame, <br>Ngayahi pakaryan pura, <br>Pepuntoning laku tama, <br>Samya jumurung nyengkuyung, <br>Kanugrahan Kanjeng Sunan.<br><br>Mardi sasmita jinarwi, <br>Jeng Sunan sampun wikan, <br>Nadyan ijen terus gladhen, <br>Terampil rikat trengginas, <br>Minangka pangarsa praja, <br>Solah bawa bakal tunut, <br>Kinarya kaca benggala. <br><br>Menep weninging penggalih, <br>Kanjeng Sunan kaleksanan, <br>Umyung gangsa beri bendhe, <br>Suling peling nut wirama, <br>Warata dugi sapraja, <br>Suwara gumyak gumuruh,<br>Muncar gebyar sru sumunar.<br><br>Sri narpati sru nelahi,<br>Paadhang jingglang jagad raya, <br>Kutha desa gunung ngare, <br>Nyawiji ing pasuwitan, <br>Kanthi lila lan legawa, <br>Dhumateng narendra agung, <br>Surakarta Hadiningrat. <br><br>10.<br>Sinom<br><br>Kapurwakan Grebeg Sura, <br>Tata cara ganti warsi, <br>Kyai Slamet cucuk lampah, <br>Kutha Sala den ubengi, <br>Lampah samargi margi, <br>Puter tepung gelang kemput,<br>Pendherek sung pamuja, <br>Wiwit wanci madya ratri, <br>Kersa ngarak penak jenak trus pinarak.<br><br>Penget hadeging negara, <br>Kalih dasa Pebruari, <br>Pitulas sekawan gangsal,<br>Sura pitulas katiti, <br>Paku Buwono ping dwi, <br>Trah Kraton Surakarta, <br>Wilujengan jenang manis, <br>Pangandikan pangageng warta barikan.<br><br>Wana Karandha Wahana, <br>Bathari Kala Yuwati, <br>Serah srahan daging mentah, <br>Katlah slametan negari, <br>Pra sentana ngadani,<br>Sinebut maesa lawung,<br>Budi Arab Hindustan, <br>Puja puji pangastuti, <br>Nuli maca prastawa lakon narendra. <br><br>Nyadran sowan pajimatan, <br>Leluhur sampun suwargi, <br>Puralaya Pajimatan, <br>Laweyan pujangga Pengging, <br>Ngerang Sela Penjawi, <br>Panaraga Tarub Butuh, <br>Amangkurat ing Tegal, <br>Minulya nata Mentawis, <br>Surakarta Hadiningrat rum kuncara. <br><br>Pahargyan wulane pasa, <br>Lailatul Qodar nenggih, <br>Sajroning wanci Ramadan, <br>Siyam dumugi sesasi,<br>Meper hardaning diri, <br>Winastan malem selikur, <br>Tumpeng sewu diarak, <br>Ngibadah kaum Muslimin, <br>Surakarta masjid agung lumaksana. <br><br>Upacara grebeg bada, <br>Perayaan idul fitri, <br>Ngarak pareden gunungan, <br>Hasil bumi warni warni, <br>Tahlil tahmid lan takbir, <br>Ngumandhang sajuru juru, <br>Apura ingapura, <br>Taline silaturahmi, <br>Tanah Jawa mbabar piwulang agama.<br><br>11.<br>Mijil<br><br>Pahargyan wiyose Kanjeng Nabi, <br>Mirunggan kelakon, <br>Wus kaloka gerebeg sekaten, <br>Pasar malem tinata sesasi, <br>Kyai Guntur Sari, <br>Nabuh Guntur Madu. <br><br>Sasi besar tumrap tiyang Jawi, <br>Pancen entheng abot, <br>Krana padha duwe gawe gedhe, <br>Samukawis metu dana picis, <br>Grebeg besar  yekti, <br>Ana Masjid Agung. <br><br>Kanjeng Sunan terus mandhegani, <br>Upacara Kraton, <br>Siyang ratri miwah enjang sore, <br>Anut punjering budaya Jawi, <br>Basuki lestari, <br>Hayu run tumurun.<br><br>Surakarta Hadiningrat pilih, <br>Bibit bebet bobot, <br>Kinen bisa mangkin jejer moncer, <br>Genah mimbuhi tepa palupi, <br>Tumraping sesami, <br>Dadya payung agung.<br><br>Sagung para abdi dalem sami, <br>Prayogi wigatos, <br>Andum gawe mapan kana kene, <br>Kabudayan Jawi tuwuh semi,<br>Ndherek sri narpati, <br>Jeng nata Sinuwun. <br><br>Raja Surakarta darma bakti, <br>Ambangun karaton, <br>Kagem jagad wus lumampah suwe, <br>Maju terus bareng mulya mukti, <br>Pakarti pekerti, <br>Moncer mancur luhur. <br><br>Prasapa sri nata ing sitinggil, <br>Bawana karaos, <br>Guyub rukun bareng gandheng renteng, <br>Jroning kapti sami ngesti kardi,<br>Lenging cipta ngudi. <br>Manah budi hayu. <br><br><br>Surakarta Hadiningrat, Setu Wage 19 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4470_Memayu-Hayuning-Bawana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66819/memayu-hayuning-bawana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Namanya memang terdengar besar Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark. Karena membawa nama Toba sekaligus identit]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Namanya memang terdengar besar: Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark. Karena membawa nama <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> sekaligus identitas UNESCO Global Geopark, lembaga ini seolah menjadi tempat terakhir untuk mengadukan berbagai persoalan yang terjadi di kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>.<br><br>Danau keruh, cari <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Ada kebakaran, panggil <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Gempa bumi terjadi, <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera kembali disebut. Sampah berserakan, lembaga ini ikut ditanya. Bahkan ketika ikan mati mengambang, <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera kembali menjadi perhatian.<br><br>Kalau anjing tertabrak di jalan pun, jangan-jangan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera yang dicari. Yang terakhir ini tentu hanya candaan.<br><br>Fenomena tersebut menggambarkan besarnya harapan masyarakat terhadap keberadaan Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark.<br><br>Namun, di balik besarnya harapan itu, ada satu hal yang perlu dipahami: <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan lembaga yang berkuasa atas seluruh persoalan di kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>.<br><br>Bukan Pengganti Pemerintah<br><br>Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Dalam persepsi publik, Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera terkadang ditempatkan seolah-olah sebagai lembaga yang harus hadir dalam setiap persoalan di kawasan.<br><br>Padahal, fungsi dan kapasitas lembaga ini memiliki batas.<br><br>Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera tidak hadir untuk menggantikan pemerintah atau mengambil alih kewenangan perangkat kedinasan yang memiliki tugas masing-masing.<br><br>Lembaga ini lebih tepat dipahami sebagai mitra dalam memilih dan membangun protokol pengelolaan kawasan geopark.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark bukan satu-satunya aktor dalam pengelolaan kawasan. Ia merupakan salah satu mata rantai dari jaringan besar yang terdiri atas pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.<br><br>Posisinya berada di tengah.<br><br>Membangun Dialog, Menghimpun Gagasan<br><br>Peran tersebut dijalankan melalui dialog, pengumpulan gagasan, serta perumusan formulasi yang dapat dikerjakan secara bersama-sama.<br><br>Dengan kata lain, kekuatan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan terletak pada kewenangan untuk memerintah semua pihak, tetapi pada kemampuannya membangun jembatan kolaborasi.<br><br>Berbagai gagasan kemudian dirumuskan untuk dikerjakan bersama dalam semangat kolaborasi, dengan tujuan yang selaras dengan prinsip pengelolaan taman bumi atau geopark.<br><br>Perlahan, masyarakat pun mulai memahami posisi tersebut.<br><br>Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukan tempat untuk melempar seluruh persoalan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>. Namun, lembaga ini dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pihak ketika sebuah persoalan membutuhkan dialog dan kerja bersama.<br><br>Tantangan untuk Terus Berbenah<br><br>Besarnya harapan publik pada akhirnya menjadi tantangan sekaligus kesempatan.<br><br>Tantangan, karena ekspektasi masyarakat harus ditempatkan sesuai dengan fungsi dan kapasitas kelembagaan.<br><br>Kesempatan, karena tingginya perhatian masyarakat terhadap <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera menunjukkan bahwa isu pengelolaan kawasan Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> memiliki ruang besar untuk terus dibicarakan secara terbuka.<br><br>Karena itu, Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.<br><br>Kemampuan membangun komunikasi, mempertemukan kepentingan, menghimpun gagasan, dan merumuskan langkah kolaboratif menjadi bagian penting dari perjalanan lembaga ini.<br><br>Sebab, pengelolaan <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark bukan pekerjaan satu lembaga.<br><br>Danau <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> terlalu besar untuk dikelola sendirian.<br><br>Ia membutuhkan banyak tangan, banyak gagasan, dan terutama kemauan untuk bekerja bersama.rel<br><br>Oleh: Tikwan Raya Siregar<br>Tim Badan Pengelola <a href="https://www.halomedan.com/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_3797_Danau-Toba-Keruh--Kebakaran--Sampah--Kenapa-Semua-Mengarah-ke-Toba-Caldera-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/66818/danau-toba-keruh-kebakaran-sampah-kenapa-semua-mengarah-ke-toba-caldera/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN&ndash; JNE Medan kembali memperkuat hubungan dengan pelanggan loyal melalui JLC Member Gathering 2026 yang mempertemukan 20 Top Member JNE Loyalty Card (JLC) di Grand Fix Resto &amp; Lounge, Medan. JLC Member Gathering 2026 merupakan bentuk apresiasi JNE kepada para member JNE Loyalty Card sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat koneksi, membangun kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan bisnis para pelaku usaha.<br><br>Mengusung tema &quot;Connect, Collaborate, Grow&quot;, kegiatan ini menghadirkan ruang bagi para member untuk mendapatkan wawasan seputar bisnis, digital marketing, inovasi layanan JNE, sekaligus memperluas networking dan berbagi pengalaman antarpelaku usaha. Setelah hadir di sejumlah kota dalam rangkaian tahun ini, Kota Medan menjadi kota ke-7 penyelenggaraan JLC Member Gathering 2026, sekaligus menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan JNE dengan para member dan komunitas brand owner di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Davis Gunawan, Research &amp; Product Division Head, Dodik Kurniawan, Plt. Customer Loyalty Department, serta Yusran, Kepala Cabang JNE Medan.<br><br>Yusran menyampaikan bahwa setiap pengiriman yang dipercayakan pelanggan memiliki nilai lebih dari sekadar sebuah paket karena membawa kepercayaan dan harapan customer. &quot;Kegiatan ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan masukan dari para member. Kami berharap para Top Member dapat terus mempertahankan kepercayaannya kepada JNE dan tumbuh bersama dengan meningkatkan aktivitas pengirimannya.&quot;<br><br>Sementara itu, Davis Gunawan mengapresiasi antusiasme para brand owner dan reseller yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan JNE dengan customer loyal tidak hanya sebatas hubungan antara perusahaan dan pelanggan. &quot;Bagi kami, customer loyal bukan hanya pelanggan, tetapi juga teman untuk tumbuh dan berkembang bersama. JNE bukan hanya sekadar mengantarkan paket, tetapi juga ingin menjadi bagian dari perjalanan customer dalam mengantarkan kebahagiaan kepada orang lain.&quot;<br><br>Salah satu member loyal JNE Medan, Rifai Muda Harahap, S.Hut., founder Garuda Sains Indonesia dan Medan Cetak, yang telah menggunakan layanan JNE sejak sekitar tahun 2020, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. &quot;Saya merasa sangat diapresiasi karena diberikan kesempatan untuk berbagi inspirasi mengenai perjalanan bisnis GSI. Agenda ini sangat insightful dan memberikan banyak manfaat. Kami bisa bertemu dengan para pengusaha dan memperluas networking. Terima kasih kepada JNE atas program yang sangat bermanfaat ini.&quot;<br><br>Kegiatan semakin semarak dengan sesi doorprize dan makan siang bersama. Salah satu member, Dedek Novia, yang bergerak di bidang produk suplemen, turut mengungkapkan kebahagiaannya dapat menjadi bagian dari JLC sekaligus membawa pulang hadiah doorprize.<br>&quot;Terima kasih banyak untuk JNE, khususnya JLC, karena sudah mengundang saya. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari JLC. Semoga JNE semakin sukses dan terus memberikan program-program menarik untuk para member JLC ke depannya.&quot;<br><br>Melalui konsep Connect, Collaborate, Grow, JNE Medan berkomitmen menjadikan JLC tidak hanya sebagai program loyalitas, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama customer, khususnya para brand owner.<br><br>JNE Loyalty Card (JLC) merupakan program loyalitas JNE yang telah diluncurkan sejak 2009. Di Medan, JLC kini memiliki sekitar 35.000 member dengan berbagai program dan manfaat menarik, termasuk penukaran poin dengan gadget, voucher belanja, tiket menonton, hingga perlengkapan rumah tangga.<br><br>Bagi JNE Medan, hubungan dengan customer tidak berhenti ketika paket berhasil dikirim. Setiap paket membawa cerita, harapan, dan kebahagiaan. Karena itu, menjaga kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting dalam perjalanan JNE untuk terus tumbuh dan memberikan pengalaman layanan terbaik.rel]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8488_JNE-Medan-Gelar-JLC-Member-Gathering-2026-Perkuat-Kolaborasi-dan-Pertumbuhan-Bisnis-Bersama-Pelanggan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66817/jne-medan-gelar-jlc-member-gathering-2026perkuat-kolaborasi-dan-pertumbuhan-bisnis-bersama-pelanggan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 21:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><br><br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Dalam pelantikan tersebut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menekankan pentingnya target capaian pembangunan yang terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).<br><br>Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (18/9/2026). Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, serta Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.<br><br>"Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggungjawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur Surya, Pj Sekdaprov Timur Tumanggor serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.<br><br>Dalam sambutannya, Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution menekankan pentingnya target capaian pembangunan di setiap sektor. Pada sektor pariwisata, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tepat agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut terus meningkat.<br><br>"Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut," jelas Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> juga menekankan perlunya perencanaan yang baik dan penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Menurutnya, pengembangan pariwisata juga membutuhkan kolaborasi dengan OPD lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pendukung utama.<br><br>"Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 Juta, dan kita hanya 10 persennya. Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, dimana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf," jelas Gubernur <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.<br><br>Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut dinilai penting, terutama dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait stabilitas harga bahan pokok.<br><br>"Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis," ujar <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.<br><br>Sementara itu, kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran dalam setiap kegiatan. Belanja pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.<br><br>"Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK," sebut Gubernur.<br><br>Senada dengan pesan tersebut, Kepala Disbudparekraf Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi Gubernur Sumut <a href="https://www.halomedan.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution. Pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, terutama untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4764_Gubernur-Bobby-Nasution-Lantik-Tiga-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama--Tekankan-Target-Pembangunan-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66816/gubernur-bobby-nasution-lantik-tiga-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-tekankan-target-pembangunan-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Gerak cepat jajaran Polsek Medan Area dalam menangani laporan dugaan pencurian mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah A]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Gerak cepat jajaran Polsek Medan Area dalam menangani laporan dugaan pencurian mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi Sumatera Utara.</p>Apresiasi tersebut disampaikan setelah dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian di rumah Sekretaris DPD ARUN Sumut, kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, berhasil diamankan polisi.</p><br>Kedua terduga pelaku diamankan Tim Reserse Polsek Medan Area di sekitar lokasi kejadian pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.<br>Penindakan tersebut dilakukan di bawah komando langsung Kanit Reserse Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri, SH, MH, bersama Katim Aiptu Wagimin Sugito, SH.</p><br>Ketua DPD ARUN Provinsi Sumatera Utara, Jejen Kusmawan, ST, SH, MKn, melalui Sekretaris DPD ARUN Sumut, Agus Suriyono, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Medan Area.</p><br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Medan Area atas respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,&quot; ujar Agus.</p><br>Menurutnya, respons cepat aparat kepolisian menjadi hal penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.</p><br>Agus berharap keberhasilan pengungkapan kasus tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan angka kriminalitas.<br>&quot;Kami berharap tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polsek Medan Area khususnya, Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dapat ditekan seminimal mungkin. Masyarakat tentu berharap terciptanya situasi yang aman dan kondusif,&quot; katanya.</p><br>Agus juga berharap koordinasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum terus diperkuat. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam melaporkan setiap dugaan tindak pidana sangat penting untuk membantu terciptanya keamanan lingkungan.</p><br>Sementara itu, terhadap dua orang yang telah diamankan, proses hukum selanjutnya ditangani pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_837_Gerak-Cepat-Polsek-Medan-Area--Dua-Terduga-Pencuri-Rumah-Sekretaris-ARUN-Sumut-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66815/gerak-cepat-polsek-medan-area-dua-terduga-pencuri-rumah-sekretaris-arun-sumut-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI]]></title>
            <description><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI1.DhandhanggulaSamya sowan dhateng Sitihinggil, Kraton Surakarta Hadiningrat, Bangsal Sewayana gedhe, Prasetya Jeng ]]></description>
            <content><![CDATA[MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Samya sowan dhateng Sitihinggil, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Bangsal Sewayana gedhe, <br>Prasetya Jeng Sinuwun, <br>Prasapa ing manguntur tangkil, <br>Dhuwur sela tri denta,<br>Sumpah suci tuhu,<br>Lenggah minangka   narendra, <br>Binathara mbahu dhendha nyakrawati, <br>Sunan Paku Buwana. <br><br>Titi wanci sengkalan wigati, <br>Manising netra lilaning puja, <br>Tumpak Kasih ari moncer, <br>Nuju rolikur Mulud, <br>Wus pinilih dina linuwih, <br>September tanggal lima, <br>Tahune nem likur, <br>Setu Kliwon kalampahan, <br>Jumenengan jangkep genep genah yekti, <br>Miturut paugeran. <br><br>Gegebengan wedharan narpati, <br>Nata ambeg adil paramarta, <br>Wulang wewarah rinonce, <br>Angger anggering hukum, <br>Bawa laksana lan ber budi, <br>Netepi pangandika,<br>Medhar sabda arum,<br>Gancar lancar anggeganjar, <br>Sri narendra Surakarta amastuti, <br>Memayu hayuning rat.<br><br>Binarunging myang larasing gendhing, <br>Monggang ngumandhang ing awang awang, <br>Munya sigrak carabalen, <br>Amemuji ganda mastuti, <br>Gembira puspawarna,<br>Sri Katon mangungkung, <br>Kodhok ngorek sung prebawa, <br>Calapita gleyong udan anyartani, <br>Tindake sri narendra.<br><br>Tata cara rahayu lestari,<br>Gelar ringgit winastan ruwatan, <br>Sudamala lakon awet, <br>Prameswari Hyang Guru, <br>Luwar ruwet Dewi Pramoni,<br>Sri Susilo ki dalang, <br>Ngembani Sinuwun, <br>Benjang samangsa wisudan, <br>Munggah inggil sewayana sitihinggil, <br>Manggih tata raharja.<br><br>Kanjeng Sunan siram jamas aglis, <br>Gusti Wandansari gya mranata, <br>Wayah anglonge srengenge,<br>Dumugi serep surup, <br>Waranggana wiyaga muji, <br>Mbrengengeng santi mulya, <br>Karaton pikantuk, <br>Kawibawan kawidadan, <br>Abdi dalem sentana pangarsa mukti, <br>Kabagyan kaluhuran.<br><br>Nganti malem ing midodareni, <br>Palenggahan sasana sewaka, <br>Bedhaya ketawang gladhen, <br>Parasdya dalem agung, <br>Lenggah dhampar kencana rukmi,<br>Lenggahan ing paningrat, <br>Nenging cipta kalbu, <br>Jajar jajar nguntarasana, <br>Para abdi dalem  sluku ing maligi, <br>Minta sih panuwunan. <br><br>Pangastuti dugi madya ratri,<br>Kanjeng Sunan mesu jejibahan, <br>Kanca kaji sami ndherek, <br>Narendra sru tuwajuh, <br>Masjid Paramasana mligi, <br>Ambengati sang nata, <br>Sembahyang tahajjud, <br>Maos kitab suci Quran, <br>Jroning kapti murih gancaring pakarti,<br>Sembada kang sinedya.<br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Narpatmaja Surakarta, <br>Gusti Suryo Suharto dhasar wasis,<br>Olah seni adi luhung, <br>Mardi rehing kagunan, <br>Cekap cukup sakehing wignyan kacakup, <br>Sarat adat istiadat, <br>Kasantikan lahir batin. <br><br>Paku Buwono Telulas, <br>Amisuda Pangeran Mangkubumi, <br>Minangka atmaja sepuh,<br>Wenang nglintir sang nata, <br>Wengkon wengku mengko bakal dadi ratu, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Sugeng mbawahi sesami. <br><br>Santana abdi pangarsa, <br>Kanjeng Gusti Pangeran Hangabehi, <br>Payung agung sinengkuyung, <br>Jejering pengayoman, <br>Mawi wayah lumaku wahyaning wahyu, <br>Marak cerak martotama, <br>Keprabon katitik becik. <br><br>Kaleksanan palakrama, <br>Raden Ayu Siti Zainab pilih, <br>Garwa jujur agung luhur, <br>Pinanggih bagya mulya, <br>Setya tuhu atut runtut siyang dalu, <br>Ayem tentreming bebrayan, <br>Tutug momong putra putri. <br><br>Wusnya tampi kanugrahan, <br>Tatas titis jangkeping samukawis,<br>Selehing pandulu kalbu, <br>Kulawarga rinengga, <br>Jeng Aruming Larasati Kusumaningrum, <br>Raja putra Surakarta, <br>Suryo Muhammad Ibrahim. <br><br>Kinarya tepa tuladha, <br>Bibit kawit boboting urup urip, <br>Babad bebed budi sadu, <br>Mangka kaca benggala,<br>Pasuwitan abdi gumreget gumregut, <br>Paugeran kasentanan, <br>Guyub rukun golong gilig. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Kanjeng Kyai Udan Arum, <br>Kanjeng Kyai Udan Asih, <br>Yasan Dalem Kaping Sanga, <br>Jeng Sinuwun Bangun Puri, <br>Gusti Raden Mas Duksina, <br>Suka yasa pabrik gendhis.<br><br>Daya gamelan mangungkung, <br>Udan arum aweh wangi, <br>Dhateng Kraton Surakarta, <br>Sentana pangarsa abdi, <br>Sigrak gumyak enak penak, <br>Jejeg pribadi mandiri. <br><br>Lamun gamelan tinabuh, <br>Udan asih tumrap dasih, <br>Sumawuring rasa welas, <br>Daya dinayan sesami, <br>Gawa gawe kewajiban, <br>Ngayahi pakaryan nagri. <br><br>Kyai Manis Rengga  semu, <br>Kaendahan edi peni, <br>Rerengganing dhatulaya, <br>Sesawangan sarwa manis, <br>Katinon saking mandrawa, <br>Paheman pra dewa dewi. <br><br>Carabalen gathuk mathuk, <br>Panyutra busana kuning, <br>Gambyong panonthong munya,<br>Klenang klenut sung pepeling, <br>Kempul gong laras rinengga, <br>Kendhang loro jaler estri. <br><br>Matumpa sambung sumambung, <br>Pagelaran sitihinggil, <br>Kamandhungan Balerata, <br>Marakata Sri Manganti, <br>Dugi bangsal sewayana, <br>Anglangkungi lawang gapit.<br><br>4.<br>Durma <br><br>Sunan Paku Buwono Kaping Patbelas, <br>Tumuju dhateng Masjid, <br>Sarana ngibadah, <br>Narendra trah Mataram, <br>Nindakake Jumatan wajib, <br>Kanthi jamaah, <br>Urut runtut prayogi. <br><br>Masjid Agung Surakarta Hadiningrat, <br>Masjid Laweyan Pengging, <br>Masjid Langenharja, <br>Masjid Ki Ageng Sela, <br>Masjid Kuthagedhe tumuli, <br>Demak Bintara,<br>Sareng kawula dasih. <br><br>Dedalane tumuju brayan kamulyan, <br>Sinuwun mesu budi, <br>Sanggar pamelengan, <br>Panggung Sangga Buwana, <br>Nenging cipta lerem ing galih,<br>Murih raharja, <br>Suluh selehing urip. <br><br>Sri narendra lelana tepi samudra, <br>Reresik pinggir gisik,<br>Ing Parang Kusuma, <br>Lelaku tapa brata, <br>Ratu Kencana Hadisari, <br>Dadya kepranan, <br>Kedhaton jalanidhi.<br><br>Caos dhahar konjuk dhateng kiblat papat, <br>Sunan Lawu rumiyin, <br>Brawijaya gangsal, <br>Alas Kredha Wahana, <br>Katut Dewi Kala Yuwati, <br>Laut Selatan, <br>Sekar Dhaton Merapi. <br><br>Tata cara run tumurun nak tumanak, <br>Jeng Sinuwun memetri, <br>Kehing kapitayan, <br>Karaton pengayoman, <br>Warna warna nggabuh Hyang Widhi,<br>Pamurba gesang,<br>Sangkan paran dumadi.<br><br>5.<br>Megatruh<br><br>Kanjeng Sinuwun Surakarta nenuwun, <br>Negari suka basuki, <br>Sadarum kuncara arum, <br>Enget lampahan kawuri, <br>Kerep anandhang prihatos. <br><br>Kang karuhun yayah rena anenuntun, <br>Andhawuhi mawas diri, <br>Pandulu ambu pangrungu, <br>Sapecak dugi prayogi, <br>Penggalih eling waspaos. <br><br>Agung luhur gegayuhan kang sempulur, <br>Kuat tekading pambudi, <br>Temu udhu bahu suku, <br>Ngrampungi kabeh pakarti, <br>Nadyan kahanan rekaos. <br><br>Taksih timur Jeng Sunan antuk pitutur, <br>Serat Wulangreh Centhini, <br>Wulang putra sana sunu, <br>Dewaruci Candrarini, <br>Reriptan pujangga katong. <br><br>Wus misuwur tumrap wejangan leluhur, <br>Ngegungna laku prihatin, <br>Ing wana gung liwang liwung, <br>Tarak brata mesu budi, <br>Sastra piwulang angemot. <br><br>Barang kawruh pangawikan lereh luruh, <br>Bebrayan sambet sesami, <br>Sambang sambung sawang srawung, <br>Gancar lancaring pakarti, <br>Mangkya Sinuwun sumorot. <br><br>Dagang bakul tani tukang sing pinunjul, <br>Prayogane den lakoni, <br>Sapa weruh tambel butuh, <br>Jeng Sinuwun nayogyani, <br>Amrih sumunaring pamor.<br><br>6.<br>Maskumambang<br><br>Jeng Sinuwun njajah desa milangkori, <br>Tedhak kutha Panaraga, <br>Pajimatan Tegalwangi, <br>Tlatah Nganjuk ing bang wetan. <br><br>Nalikane Pakasa Pang Wonogiri, <br>Ngadani pesta kepyakan, <br>Jeng Pangeran Mangkubumi, <br>Mandhegani upacara. <br><br>Ngeling eling Sinuwun tedhak ing Pengging, <br>Sebaran apem keyong mas, <br>Pindha paring udhik udhik, <br>Sagung titah ngalap berkah. <br><br>Ing Jatinom Ya Kowiyu duking nguni, <br>Kyai Ageng Gribig mejang,<br>Kirab apem saben warsi,<br>Jeng Sinuwun  kersa tedhak.<br><br>Kabupaten Panaraga kang wigati, <br>Hadeging kang dhatulaya, <br>Kanjeng Sinuwun kaping dwi, <br>Dangu anggone mesanggrah.<br><br>Sri Ratu Kencana Amangkurat Jawi, <br>Bupati Tirtakusuma, <br>Tlatah Kudus den tedhaki,<br>Mahargya warga Pakasa.<br><br>7.<br>Gambuh<br><br>Busana sarwa besus, <br>Katon alus priyayine bagus, <br>Kanjeng Sunan Paku Buwono marisi,<br>Nyata darahe ngaluhur, <br>Tinonton tetep mencorong.<br><br>Karep kerep sesurup, <br>Arep urup sumunar  sumurup, <br>Gemi ngati ati tumata nastiti, <br>Jeng Sinuwun kebak kayun,<br>Kayungyun dadyo pengayom. <br><br>Donga puji pinunjul , <br>Jangka unggul panjakaning kabul, <br>Tata titi terus permana permati, <br>Kadhaton banjur binangun, <br>Surakarta gya kesohor.<br><br>Arah sajuru juru, <br>Pra sedulur gawa gawe makmur, <br>Among dagang among daya among tani, <br>Jeng Sinuwun guyub rukun, <br>Darma bakti gotong royong. <br><br>Winastan bandha bandhu, <br>Sawab ratu lumaku tinuku, <br>Mangastuti wakili Sang Hyang Widhi, <br>Sepuh wutuh tetep tangguh, <br>Tatanane tanggap tanggon.<br><br>Taman temen tinemu, <br>Trus tinempuh mawi lenggah lungguh, <br>Lageyane para abdi merak ati, <br>Kekadangan kayat kayun, <br>Sinandi gambaran kayon.<br><br>8.<br>Pucung<br><br>Jeng Sinuwun rinten dalu trus nenuwun, <br>Marang murbeng gesang, <br>Pamikir jagad sakalir,<br>Sinugata antuk panjurung kawula. <br><br>Munggah dhuwur Karaton tambah misuwur, <br>Kaonang ngumandhang, <br>Sami caos bulu bekti, <br>Mingset mlampah ngalap berkah tikel kathah.<br><br>Patut runtut abdi dalem mbangun turut, <br>Sangga sesanggeman, <br>Sinunggi pinundhi pundhi, <br>Samya setya santi rumeksa saraya.<br><br>Warah weruh wulangane larah luruh, <br>Lurus laris laras, <br>Wedana mantri bupati, <br>Pangreh praja saiyek saeka praya. <br><br>Desa gunung kutha ngakutha nyengkuyung, <br>Sagunging kawula, <br>Jejel riyel pacak baris, <br>Kanjeng Sunan sinartanan kayuwanan. <br><br>Turut lurung tela puhung pari jagung, <br>Uwohing ngrembaka, <br>Karaton yekti mberkati, <br>Pra kawula ginanjar sakeh nugraha.<br><br>9.<br>Asmarandana<br><br>Kanjeng Sunan welas asih, <br>Sentana abdi pangarsa, <br>Jawat asta gandheng renteng, <br>Paguyuban pra kawula, <br>Manunggal jiwane kempal,<br>Sunan ber bandha ber bandhu, <br>Ing cipta ndherek suwita. <br><br>Ngungak bobot bebet bibit, <br>Bobot kebak ing kawignyan,<br>Ngeleng ngelung ngarah ngore,<br>Bebet sasana hartaka,<br>Pawitane sanak kadang, <br>Bibit trah rembesing madu, <br>Nyata darahing kusuma. <br><br>Sunan winasis lumaris, <br>Sambet mitra kekadangan, <br>Regeng gayeng sugeng  rame, <br>Ngayahi pakaryan pura, <br>Pepuntoning laku tama, <br>Samya jumurung nyengkuyung, <br>Kanugrahan Kanjeng Sunan.<br><br>Mardi sasmita jinarwi, <br>Jeng Sunan sampun wikan, <br>Nadyan ijen terus gladhen, <br>Terampil rikat trengginas, <br>Minangka pangarsa praja, <br>Solah bawa bakal tunut, <br>Kinarya kaca benggala. <br><br>Menep weninging penggalih, <br>Kanjeng Sunan kaleksanan, <br>Umyung gangsa beri bendhe, <br>Suling peling nut wirama, <br>Warata dugi sapraja, <br>Suwara gumyak gumuruh,<br>Muncar gebyar sru sumunar.<br><br>Sri narpati sru nelahi,<br>Paadhang jingglang jagad raya, <br>Kutha desa gunung ngare, <br>Nyawiji ing pasuwitan, <br>Kanthi lila lan legawa, <br>Dhumateng narendra agung, <br>Surakarta Hadiningrat. <br><br>10.<br>Sinom<br><br>Kapurwakan Grebeg Sura, <br>Tata cara ganti warsi, <br>Kyai Slamet cucuk lampah, <br>Kutha Sala den ubengi, <br>Lampah samargi margi, <br>Puter tepung gelang kemput,<br>Pendherek sung pamuja, <br>Wiwit wanci madya ratri, <br>Kersa ngarak penak jenak trus pinarak.<br><br>Penget hadeging negara, <br>Kalih dasa Pebruari, <br>Pitulas sekawan gangsal,<br>Sura pitulas katiti, <br>Paku Buwono ping dwi, <br>Trah Kraton Surakarta, <br>Wilujengan jenang manis, <br>Pangandikan pangageng warta barikan.<br><br>Wana Karandha Wahana, <br>Bathari Kala Yuwati, <br>Serah srahan daging mentah, <br>Katlah slametan negari, <br>Pra sentana ngadani,<br>Sinebut maesa lawung,<br>Budi Arab Hindustan, <br>Puja puji pangastuti, <br>Nuli maca prastawa lakon narendra. <br><br>Nyadran sowan pajimatan, <br>Leluhur sampun suwargi, <br>Puralaya Pajimatan, <br>Laweyan pujangga Pengging, <br>Ngerang Sela Penjawi, <br>Panaraga Tarub Butuh, <br>Amangkurat ing Tegal, <br>Minulya nata Mentawis, <br>Surakarta Hadiningrat rum kuncara. <br><br>Pahargyan wulane pasa, <br>Lailatul Qodar nenggih, <br>Sajroning wanci Ramadan, <br>Siyam dumugi sesasi,<br>Meper hardaning diri, <br>Winastan malem selikur, <br>Tumpeng sewu diarak, <br>Ngibadah kaum Muslimin, <br>Surakarta masjid agung lumaksana. <br><br>Upacara grebeg bada, <br>Perayaan idul fitri, <br>Ngarak pareden gunungan, <br>Hasil bumi warni warni, <br>Tahlil tahmid lan takbir, <br>Ngumandhang sajuru juru, <br>Apura ingapura, <br>Taline silaturahmi, <br>Tanah Jawa mbabar piwulang agama.<br><br>11.<br>Mijil<br><br>Pahargyan wiyose Kanjeng Nabi, <br>Mirunggan kelakon, <br>Wus kaloka gerebeg sekaten, <br>Pasar malem tinata sesasi, <br>Kyai Guntur Sari, <br>Nabuh Guntur Madu. <br><br>Sasi besar tumrap tiyang Jawi, <br>Pancen entheng abot, <br>Krana padha duwe gawe gedhe, <br>Samukawis metu dana picis, <br>Grebeg besar  yekti, <br>Ana Masjid Agung. <br><br>Kanjeng Sunan terus mandhegani, <br>Upacara Kraton, <br>Siyang ratri miwah enjang sore, <br>Anut punjering budaya Jawi, <br>Basuki lestari, <br>Hayu run tumurun.<br><br>Surakarta Hadiningrat pilih, <br>Bibit bebet bobot, <br>Kinen bisa mangkin jejer moncer, <br>Genah mimbuhi tepa palupi, <br>Tumraping sesami, <br>Dadya payung agung.<br><br>Sagung para abdi dalem sami, <br>Prayogi wigatos, <br>Andum gawe mapan kana kene, <br>Kabudayan Jawi tuwuh semi,<br>Ndherek sri narpati, <br>Jeng nata Sinuwun. <br><br><br>Surakarta Hadiningrat, Jumat Pon 18 September 2026.<br><a href="https://www.halomedan.com/tag/purwadi/" target="_blank">Purwadi</a>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7577_MBAHU-DHENDHA-NYAKRAWATI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/info/66814/mbahu-dhendha-nyakrawati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></title>
            <description><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional berwawasan internasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Cheng Wei Global Co., Ltd. (Man-Strong Manpower Mgt. Co., Ltd.) yang menawarkan program magang bagi mahasiswa UNPAB di industri perhotelan dan pariwisata Taiwan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Kamis (17/9/2026).<br><br>Audiensi ini membahas peluang penyelenggaraan program internship mahasiswa UNPAB di sejumlah industri perhotelan dan pariwisata di Taiwan. Pertemuan dipimpin Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M., serta dihadiri Siti Anisah, S.T., M.T., selaku Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Anggi Pratama Nasution, S.E., M.Si., selaku Kepala Sekretariat Universitas; Reza Juliangga, S.T., M.Sc., selaku Kepala Urusan Administrasi dan Keberlanjutan Kerjasama; Jodi Hendrawan, S.Kom., M.Kom., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan, serta perwakilan Cheng Wei Global.<br><br>Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman kerja lintas budaya, meningkatkan kemampuan bahasa asing, serta mengenal dunia kerja profesional di industri pariwisata Taiwan. Program ini juga didukung fasilitas akomodasi selama mahasiswa menjalani masa magang.<br><br>Program magang yang ditawarkan menyasar mahasiswa aktif berusia 18&ndash;20 tahun yang terdaftar pada PDDikti, memiliki kemampuan dasar Bahasa Inggris minimal setara A1, serta berasal dari bidang Hospitality, Tourism, Language, atau Management. Durasi magang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni satu hingga satu setengah tahun untuk Diploma dan dua tahun untuk Sarjana.<br><br>Selama program berlangsung, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung pada posisi Housekeeping, Waiters, dan Kitchen Helper di industri perhotelan. Peserta juga memperoleh tunjangan magang sebesar NTD 29.500 per bulan, akomodasi asrama, makan dua kali sehari atau subsidi makan apabila tidak disediakan, serta sejumlah fasilitas pendukung sesuai ketentuan program.<br><br>Kesempatan tersebut didukung jaringan Cheng Wei Global dengan sejumlah hotel bintang 4&ndash;5 di Taiwan, di antaranya Caesar Park Hotel Kenting, Lakeshore Hotel, Cozzi Hotel, Shangri-La Hotel Tainan, Gloria Hotel Group, dan Xiuxi Anping Hotel.<br><br>Audiensi ini menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam menjajaki peluang kerja sama internasional yang dapat memperluas pengalaman mahasiswa di lingkungan industri global. Pihak Cheng Wei Global menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti kerja sama penyaluran mahasiswa magang UNPAB ke Taiwan melalui pembahasan lebih lanjut.<br><br>Melalui penjajakan ini, UNPAB terus memperluas ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman lintas budaya, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara global.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1694_Buka-Akses-Karier-Global--UNPAB-Jajaki-Program-Magang-Mahasiswa-di-Industri-Pariwisata-Taiwan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66813/buka-akses-karier-global-unpab-jajaki-program-magang-mahasiswa-di-industri-pariwisata-taiwan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Abdi Dalem Kraton Surakarta</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 08:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Abdi Dalem Kraton Surakarta]]></title>
            <description><![CDATA[Abdi Dalem Kraton Surakarta1.DhandhanggulaSamya sowan dhateng Sitihinggil, Kraton Surakarta Hadiningrat, Bangsal Sewayana gedhe, Prasetya Je]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.halomedan.com/tag/abdi/" target="_blank">Abdi</a> Dalem Kraton Surakarta<br><br>1.<br>Dhandhanggula<br><br>Samya sowan dhateng Sitihinggil, <br>Kraton Surakarta Hadiningrat, <br>Bangsal Sewayana gedhe, <br>Prasetya Jeng Sinuwun, <br>Prasapa ing manguntur tangkil, <br>Dhuwur sela tri denta,<br>Sumpah suci tuhu,<br>Lenggah minangka   narendra, <br>Binathara mbahu dhendha nyakrawati, <br>Sunan Paku Buwana. <br><br>Titi wanci sengkalan wigati, <br>Manising netra lilaning puja, <br>Tumpak Kasih ari moncer, <br>Nuju rolikur Mulud, <br>Wus pinilih dina linuwih, <br>September tanggal lima, <br>Tahune nem likur, <br>Setu Kliwon kalampahan, <br>Jumenengan jangkep genep genah yekti, <br>Miturut paugeran. <br><br>Gegebengan wedharan narpati, <br>Nata ambeg adil paramarta, <br>Wulang wewarah rinonce, <br>Angger anggering hukum, <br>Bawa laksana lan ber budi, <br>Netepi pangandika,<br>Medhar sabda arum,<br>Gancar lancar anggeganjar, <br>Sri narendra Surakarta amastuti, <br>Memayu hayuning rat.<br><br>Binarunging myang larasing gendhing, <br>Monggang ngumandhang ing awang awang, <br>Munya sigrak carabalen, <br>Amemuji ganda mastuti, <br>Gembira puspawarna,<br>Sri Katon mangungkung, <br>Kodhok ngorek sung prebawa, <br>Calapita gleyong udan anyartani, <br>Tindake sri narendra.<br><br>Tata cara rahayu lestari,<br>Gelar ringgit winastan ruwatan, <br>Sudamala lakon awet, <br>Prameswari Hyang Guru, <br>Luwar ruwet Dewi Pramoni,<br>Sri Susilo ki dalang, <br>Ngembani Sinuwun, <br>Benjang samangsa wisudan, <br>Munggah inggil sewayana sitihinggil, <br>Manggih tata raharja.<br><br>Kanjeng Sunan siram jamas aglis, <br>Gusti Wandansari gya mranata, <br>Wayah anglonge srengenge,<br>Dumugi serep surup, <br>Waranggana wiyaga muji, <br>Mbrengengeng santi mulya, <br>Karaton pikantuk, <br>Kawibawan kawidadan, <br><a href="https://www.halomedan.com/tag/abdi/" target="_blank">Abdi</a> dalem sentana pangarsa mukti, <br>Kabagyan kaluhuran.<br><br>Nganti malem ing midodareni, <br>Palenggahan sasana sewaka, <br>Bedhaya ketawang gladhen, <br>Parasdya dalem agung, <br>Lenggah dhampar kencana rukmi,<br>Lenggahan ing paningrat, <br>Nenging cipta kalbu, <br>Jajar jajar nguntarasana, <br>Para abdi dalem  sluku ing maligi, <br>Minta sih panuwunan. <br><br>Pangastuti dugi madya ratri,<br>Kanjeng Sunan mesu jejibahan, <br>Kanca kaji sami ndherek, <br>Narendra sru tuwajuh, <br>Masjid Paramasana mligi, <br>Ambengati sang nata, <br>Sembahyang tahajjud, <br>Maos kitab suci Quran, <br>Jroning kapti murih gancaring pakarti,<br>Sembada kang sinedya.<br><br>2.<br>Pangkur<br><br>Narpatmaja Surakarta, <br>Gusti Suryo Suharto dhasar wasis,<br>Olah seni adi luhung, <br>Mardi rehing kagunan, <br>Cekap cukup sakehing wignyan kacakup, <br>Sarat adat istiadat, <br>Kasantikan lahir batin. <br><br>Paku Buwono Telulas, <br>Amisuda Pangeran Mangkubumi, <br>Minangka atmaja sepuh,<br>Wenang nglintir sang nata, <br>Wengkon wengku mengko bakal dadi ratu, <br>Surakarta Hadiningrat, <br>Sugeng mbawahi sesami. <br><br>Santana abdi pangarsa, <br>Kanjeng Gusti Pangeran Hangabehi, <br>Payung agung sinengkuyung, <br>Jejering pengayoman, <br>Mawi wayah lumaku wahyaning wahyu, <br>Marak cerak martotama, <br>Keprabon katitik becik. <br><br>Kaleksanan palakrama, <br>Raden Ayu Siti Zainab pilih, <br>Garwa jujur agung luhur, <br>Pinanggih bagya mulya, <br>Setya tuhu atut runtut siyang dalu, <br>Ayem tentreming bebrayan, <br>Tutug momong putra putri. <br><br>Wusnya tampi kanugrahan, <br>Tatas titis jangkeping samukawis,<br>Selehing pandulu kalbu, <br>Kulawarga rinengga, <br>Jeng Aruming Larasati Kusumaningrum, <br>Raja putra Surakarta, <br>Suryo Muhammad Ibrahim. <br><br>Kinarya tepa tuladha, <br>Bibit kawit boboting urup urip, <br>Babad bebed budi sadu, <br>Mangka kaca benggala,<br>Pasuwitan abdi gumreget gumregut, <br>Paugeran kasentanan, <br>Guyub rukun golong gilig. <br><br>3.<br>Kinanthi<br><br>Kanjeng Kyai Udan Arum, <br>Kanjeng Kyai Udan Asih, <br>Yasan Dalem Kaping Sanga, <br>Jeng Sinuwun Bangun Puri, <br>Gusti Raden Mas Duksina, <br>Suka yasa pabrik gendhis.<br><br>Daya gamelan mangungkung, <br>Udan arum aweh wangi, <br>Dhateng Kraton Surakarta, <br>Sentana pangarsa abdi, <br>Sigrak gumyak enak penak, <br>Jejeg pribadi mandiri. <br><br>Lamun gamelan tinabuh, <br>Udan asih tumrap dasih, <br>Sumawuring rasa welas, <br>Daya dinayan sesami, <br>Gawa gawe kewajiban, <br>Ngayahi pakaryan nagri. <br><br>Kyai Manis Rengga  semu, <br>Kaendahan edi peni, <br>Rerengganing dhatulaya, <br>Sesawangan sarwa manis, <br>Katinon saking mandrawa, <br>Paheman pra dewa dewi. <br><br>Carabalen gathuk mathuk, <br>Panyutra busana kuning, <br>Gambyong panonthong munya,<br>Klenang klenut sung pepeling, <br>Kempul gong laras rinengga, <br>Kendhang loro jaler estri. <br><br>Matumpa sambung sumambung, <br>Pagelaran sitihinggil, <br>Kamandhungan Balerata, <br>Marakata Sri Manganti, <br>Dugi bangsal sewayana, <br>Anglangkungi lawang gapit.<br><br>4.<br>Durma <br><br>Sunan Paku Buwono Kaping Patbelas, <br>Tumuju dhateng Masjid, <br>Sarana ngibadah, <br>Narendra trah Mataram, <br>Nindakake Jumatan wajib, <br>Kanthi jamaah, <br>Urut runtut prayogi. <br><br>Masjid Agung Surakarta Hadiningrat, <br>Masjid Laweyan Pengging, <br>Masjid Langenharja, <br>Masjid Ki Ageng Sela, <br>Masjid Kuthagedhe tumuli, <br>Demak Bintara,<br>Sareng kawula dasih. <br><br>Dedalane tumuju brayan kamulyan, <br>Sinuwun mesu budi, <br>Sanggar pamelengan, <br>Panggung Sangga Buwana, <br>Nenging cipta lerem ing galih,<br>Murih raharja, <br>Suluh selehing urip. <br><br>Sri narendra lelana tepi samudra, <br>Reresik pinggir gisik,<br>Ing Parang Kusuma, <br>Lelaku tapa brata, <br>Ratu Kencana Hadisari, <br>Dadya kepranan, <br>Kedhaton jalanidhi.<br><br>Caos dhahar konjuk dhateng kiblat papat, <br>Sunan Lawu rumiyin, <br>Brawijaya gangsal, <br>Alas Kredha Wahana, <br>Katut Dewi Kala Yuwati, <br>Laut Selatan, <br>Sekar Dhaton Merapi. <br><br>Tata cara run tumurun nak tumanak, <br>Jeng Sinuwun memetri, <br>Kehing kapitayan, <br>Karaton pengayoman, <br>Warna warna nggabuh Hyang Widhi,<br>Pamurba gesang,<br>Sangkan paran dumadi.<br><br>Surakarta Hadiningrat,<br>Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_7869_Abdi-Dalem-Kraton-Surakarta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/umum/66812/abdi-dalem-kraton-surakarta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Medan Raih Kelulusan 100 Persen Serdos Gelombang I 2026, 22 Dosen Resmi Tersertifikasi</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 07:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Medan Raih Kelulusan 100 Persen Serdos Gelombang I 2026, 22 Dosen Resmi Tersertifikasi]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN &mdash Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB yang diajukan d]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB yang diajukan dalam program Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026 dinyatakan lulus 100 persen oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.</p><br>Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Rektor UNPAB Medan, Assoc. Prof. Dr. M. Isa Indrawan, S.E., M.M. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah berupaya memenuhi berbagai persyaratan dalam proses sertifikasi.</p><br>Menurut M. Isa Indrawan, keberhasilan seluruh dosen yang diajukan tersebut tidak terlepas dari kesungguhan para dosen dalam mengikuti seluruh tahapan dan memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.</p><br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada 22 dosen yang telah memperoleh Sertifikasi Dosen atas upaya dan kesungguhan mereka dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ada,&quot; ujar M. Isa Indrawan.</p><br>Selain memberikan apresiasi kepada para dosen, Rektor UNPAB juga menyampaikan penghargaan kepada Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UNPAB yang telah memberikan pendampingan dan membantu para dosen dalam proses pemenuhan persyaratan Serdos.</p><br>&quot;Kami juga mengapresiasi kinerja Biro SDM UNPAB yang telah membantu dan mendampingi para dosen sehingga diperolehnya Sertifikasi Dosen bagi ke-22 dosen yang diajukan,&quot; katanya.</p><br>Tersebar di Berbagai Program Studi</p><br>Ke-22 dosen yang berhasil memperoleh Sertifikasi Dosen tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan di lingkungan UNPAB.</p><br>Dari bidang Hukum, terdapat Dr. Mhd. Azhali Siregar, Dr. Indra Utama Tanjung, Irwan Haryo dan Nana Kartika.</p><br>Sementara dari Manajemen, dosen yang dinyatakan lulus yakni Dr. Erwansyah, Dr. Hendra Utama, Dr. Wulan Dayu, Firman Ario dan Juniarti.<br>Dari Akuntansi, terdapat Dr. Mhd. Irsan Nasution dan Maful Taufiq. Kemudian Nancy Mayriski dari Perpajakan, serta Uswatun Hasanah dari Ekonomi Pembangunan.</p><br>Selanjutnya, Sulardi dari Agribisnis; Fariz Harindra dan Peranita Sagala dari Arsitektur; Dr. Ruri Prihatini dari Perencanaan Wilayah dan Kota; Dian Yulis dari Teknik Elektro; Ruly Dwi Arista dari Sistem Komputer; Muhammad Yusup dari Sains Data; Dr. Abdi Syahrial dari Pendidikan Agama Islam (PAI); serta Dr. Mhd. Habibu Rahman dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).</p><br>Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas sumber daya dosen di lingkungan perguruan tinggi.</p><br>Rektor UNPAB berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kompetensi, menghasilkan karya akademik, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan universitas.</p><br>&quot;Semoga hal ini menjadi penyemangat kita bersama untuk terus berkarya untuk Universitas yang kita cintai,&quot; tutur M. Isa Indrawan.</p><br>Pihak UNPAB juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak yang turut memberikan kontribusi terhadap keberhasilan 22 dosen tersebut dalam memperoleh Sertifikasi Dosen Gelombang I Tahun 2026.<br>Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_4400_UNPAB-Medan-Raih-Kelulusan-100-Persen-Serdos-Gelombang-I-2026--22-Dosen-Resmi-Tersertifikasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66811/unpab-medan-raih-kelulusan-100-persen-serdos-gelombang-i-2026-22-dosen-resmi-tersertifikasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">WR II UNPAB Ucapkan Terima Kasih, 22 Dosen Lulus 100 Persen Sertifikasi Dosen</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[WR II UNPAB Ucapkan Terima Kasih, 22 Dosen Lulus 100 Persen Sertifikasi Dosen]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  SUMUT24.CO Rektor II Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Abdul Razak Nasution,]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | SUMUT24.CO <p></p>Rektor II Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., MSc, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas keberhasilan 22 Dosen Tetap UNPAB yang dinyatakan lulus 100 persen dalam Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026.</p><p><p></p><br>Abdul Razak Nasution mengapresiasi doa, dukungan, serta kerja sama seluruh sivitas akademika yang turut mengantarkan para dosen hingga berhasil meraih kelulusan tersebut.<p></p><br>"Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak dalam pencapaian ini. Semoga hal ini menjadi penyemangat kita bersama untuk terus berkarya untuk Universitas yang kita cintai," ujar Abdul Razak Nasution.<p></p><br>Menurutnya, capaian kelulusan 100 persen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi para dosen untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi UNPAB.<p></p><br>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UNPAB yang telah bekerja dan mendukung proses pengajuan Sertifikasi Dosen Gelombang I Tahun 2026.<p></p><br>Keberhasilan 22 dosen tersebut menjadi salah satu capaian positif UNPAB dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi.<br>(rel)<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_1001_WR-II-UNPAB-Ucapkan-Terima-Kasih--22-Dosen-Lulus-100-Persen-Sertifikasi-Dosen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66810/wr-ii-unpab-ucapkan-terima-kasih-22-dosen-lulus-100-persen-sertifikasi-dosen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Think Better, Work Better, Serve Better! Monthly Upgrade Academy Dorong Budaya Mutu dan Perbaikan Berkelanjutan di UNPAB</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Think Better, Work Better, Serve Better! Monthly Upgrade Academy Dorong Budaya Mutu dan Perbaikan Berkelanjutan di UNPAB]]></title>
            <description><![CDATA[Think Better, Work Better, Serve Better!Monthly Upgrade Academy DorongBudaya Mutu dan PerbaikanBerkelanjutan di UNPAB]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) melalui Biro<br>Sumber Daya Manusia (BSDM) kembali menyelenggarakan Monthly Upgrade Academy<br>dengan tema &quot;Think Better, Work Better, Serve Better: Continuous Improvement for<br>Greater Impact&quot; pada Kamis, 17 September 2026, di Gedung A Ruang Al-Huda. Kegiatan<br>ini menghadirkan Prof. Dr. Mahriyuni, M.Hum. sebagai narasumber dan dihadiri oleh<br>Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi, Kepala Biro Pusat Penjaminan Mutu UNPAB, serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, sebagai bagian dari upaya meningkatkan<br>kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya mutu dan semangat<br>perbaikan berkelanjutan di lingkungan UNPAB.<br><br>Kegiatan Monthly Upgrade Academy menjadi salah satu agenda rutin BSDM UNPAB dalam<br>memberikan ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi sumber daya<br>manusia di lingkungan universitas. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen<br>institusi untuk terus mendorong peningkatan kualitas dalam proses kerja maupun<br>pelayanan.<br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi, Assoc. Prof.<br>Dr. Cut Nuraini, S.T., M.T., Kepala Biro Pusat Penjaminan Mutu UNPAB, Dr. Hanifah<br>Mutia, Z.N.A., S.Si., M.Si., serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. Hasrul<br>Hasibuan, S.E., M.M.<br>Dalam sambutannya, Dr. Hanifah Mutia, Z.N.A., S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa Monthly<br>Upgrade Academy merupakan kegiatan rutin BSDM yang dilaksanakan untuk meningkatkan<br>kapasitas sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan pekerjaan.<br><br>&quot;Monthly Upgrade Academy merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh<br>Biro Sumber Daya Manusia sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kapasitas<br>dan kualitas kita dalam bekerja. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ketiga yang<br>diselenggarakan oleh BSDM pada tahun ini. Saya berharap melalui kegiatan ini kita dapat<br>memperoleh wawasan dan perspektif baru dari materi yang disampaikan oleh pemateri,<br>sehingga dapat kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan sehari-hari,&quot;<br>ujar Dr. Hanifah.<br>Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Mahriyuni, M.Hum. hadir sebagai narasumber yang<br>memberikan materi kepada peserta. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan<br>wawasan dan perspektif baru yang relevan dengan pengembangan kemampuan sumber<br>daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan universitas.<br><br>Tema &quot;Think Better, Work Better, Serve Better: Continuous Improvement for Greater Impact&quot;<br>menjadi landasan dalam kegiatan yang mendorong peserta untuk terus melakukan<br>peningkatan dalam pola pikir, proses kerja, dan kualitas pelayanan. Semangat perbaikan<br>berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan kerja yang adaptif dan<br>berorientasi pada peningkatan kualitas.<br><br>Melalui Monthly Upgrade Academy, BSDM UNPAB terus membuka ruang bagi sumber daya<br>manusia untuk belajar, bertukar wawasan, dan mengembangkan kapasitas secara<br>berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat<br>diterapkan dalam aktivitas kerja sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan<br>kualitas layanan dan pencapaian tujuan institusi.<br><br>Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Pembangunan Panca Budi<br>dalam membangun sumber daya manusia yang terus berkembang serta menumbuhkan<br>budaya mutu dalam setiap proses kerja di lingkungan universitas.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8834_Think-Better--Work-Better--Serve-Better--Monthly-Upgrade-Academy-Dorong-Budaya-Mutu-dan-Perbaikan-Berkelanjutan-di-UNPAB.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66809/think-better-work-better-serve-better-monthly-upgrade-academy-dorong-budaya-mutu-dan-perbaikan-berkelanjutan-di-unpab/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan &amp; Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP]]></title>
            <description><![CDATA[Deepa Malik Membawa Ikon India Shah Rukh Khan &amp Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> - Ada saat-saat dalam dunia olahraga ketika sebuah pesan tidak lagi sekadar rangkaian kata. Ia berubah menjadi kekuatan, keyakinan, dan pengingat bahwa seorang atlet tidak pernah berjuang sendirian.<br><br>Semangat itulah yang menjadi jiwa 100 CTFP &mdash; 100 Celebrities Talk for Para Athletes, sebuah inisiatif yang mempertemukan para atlet paralimpik dengan pesan-pesan inspiratif dari tokoh-tokoh berpengaruh dunia.<br><br>Bagi Dr. Deepa Malik, legenda olahraga paralimpik <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a>, perjuangan untuk para atlet difabel bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupannya. Ia mengalaminya sendiri.<br><br>Sebagai perempuan <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> pertama yang memenangkan medali Paralimpik, perjalanan Deepa menuju panggung olahraga dunia lahir dari pengalaman panjang menghadapi disabilitas, kesepian, keterbatasan aksesibilitas, hingga akhirnya menemukan kekuatan melalui olahraga.<br><br>Di dalam siaran TV, Perdana Mentri Narendra Modi berkata " I request you all to meet Deepa,she is known as a prominent player in <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> but very few people know her as an excellent motivator"<br><br>Deepa kemudian dipercaya sebagai mantan President of the Paralympic Committee of <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> dan saat ini menjadi anggota Executive Board of the Asian Paralympic Committee.<br><br>Semangat olahraga juga diteruskan kepada keluarganya. Putrinya, Devika Malik, merupakan atlet paralimpik yang meraih medali pada Asian Para Games 2023 dan kini menjabat sebagai President of the <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a>n Para Kabaddi Association.<br><br>Dari Hangzhou, sebuah persahabatan menjadi dukungan untuk 100 CTFP<br><br>Pertemuan pertama Deepa Malik dan Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencipta 100 CTFP, berlangsung secara sederhana&mdash;saat sarapan di sela-sela Hangzhou Asian Para Games 2023.<br><br>Namun, dua tahun kemudian, pertemuan singkat itu berkembang menjadi sebuah dukungan yang jauh lebih besar.<br><br>Pada 2025, Deepa dihubungi Natalia ketika Natalia mulai mengumpulkan pesan untuk para atlet melalui 100 CTFP.<br>Deepa menyambut gagasan tersebut dengan hangat.<br><br>&laquo;&quot;I am happy to know Natalia. We need sincere people who truly support para sport. We need one voice all over the world for 100 CTFP.&quot;&raquo; kata Deepa dalam wawancara dengan Voice of Indonesia.<br><br>Bagi Deepa, 100 CTFP bukan hanya tentang sebuah kartu. Ini adalah tentang menyatukan suara dunia untuk memberikan semangat kepada para atlet yang telah melewati perjalanan luar biasa.<br><br>Preeti Jhangiani, Shah Rukh Khan hingga Amitabh Bachchan.<br><br>Salah satunya adalah Preeti Jhangiani, aktris yang dikenal luas melalui film Mohabbatein. Preeti juga memiliki kiprah penting dalam dunia olahraga sebagai President of the Armwrestling Federation <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> dan Vice President of the Asian Armwrestling Federation.<br>Preeti telah bergabung dengan 100 CTFP sejak 2025.<br><br>Deepa juga mengingat Shah Rukh Khan, yang pernah memberikan dukungan terbuka kepada atlet-atlet paralimpik <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> menjelang Asian Para Games 2018 di Jakarta. Saat itu, Shah Rukh Khan bertemu dengan kontingen <a href="https://www.halomedan.com/tag/india/" target="_blank">India</a> dan berbicara langsung kepada para atlet tentang kekuatan, keberanian, serta keberanian untuk menaklukkan kata &quot;impossible&quot;.<br><br>Menurut Deepa, platform televisi ikonik Kaun Banega Crorepati ( KBC) yang dibawakan Amitabh Bachchan memiliki kekuatan luar biasa untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap olahraga paralimpik.<br><br>&laquo;&quot;I will introduce 100 CTFP to Shah Rukh and Amitabh. I am sure they will give their messages to para athletes.&quot;&raquo; kata Deepa dalam interview Voice of Indonesia.<br><br>Konsep 100 CTFP sebenarnya sederhana.<br>Sebuah kartu kecil membawa pesan dari seorang tokoh yang dihormati, kemudian diberikan langsung kepada seorang atlet paralimpik.<br><br>Natalia bahkan membuka kemungkinan agar seorang penerima kartu dapat bertemu langsung dengan tokoh yang memberikan pesan tersebut.<br><br>Perjalanan 100 CTFP kini telah melintasi berbagai negara dan ada 660 tokoh dunia yang sudah bergabung.<br><br>Natalia menyampaikan penghargaan khusus kepada Andrew Parsons, President of the International Paralympic Committee (IPC)dan seluruh team IPC , yang memberi dukungan sepenuhnya kepada 100 CTFP dan MMLWF.<br><br>"Andrew Parsons sebagai " Bapak 100 CTFP Dunia" Legacy Card No. 00001. Pada bagian belakang setiap kartu 100 CTFP juga terdapat penghargaan kepadanya beserta tiga pesan inspirasionalnya."ujar Natalia<br><br>Di China, Natalia memberikan apresiasi kepada penyair ternama dan Chairman of Actor Committee, Cao Shui, yang membantu memperkenalkan 100 CTFP kepada sejumlah tokoh besar, termasuk aktor Tang Guoqiang, Hou Yong dan Hou Tianlai dan empat media besar China: China Urban Headlines, Chinese Poetry Network, Chinese Writers Network, dan Great Poetry Journal.<br><br>Di kawasan Timur Tengah, Natalia mengapresiasi Dr. Ashraf Aboul-Yazid .Ia adalah President, Asia Journalist Association &amp; Secretary General of Congress African American.Ia membantu memperkenalkan 100 CTFP dalam bahasa Arab di kawasan tersebut.<br><br><br>Di Indonesia, dukungan datang dari Raja Sapta Oktohari, President of the Indonesian Olympic Committee, yang mendapat penghargaan sebagai Sports Leader 100 CTFP Indonesia 2026, serta Benny Butarbutar, President Director of ANTARA News Agency, sebagai Media Leader 100 CTFP Indonesia 2026.<br><br>Di Jepang, Maki Starfield menjadi sosok pertama yang mengumpulkan tokoh-tokoh internasional untuk 100 CTFP dan mendapat penghargaan Women of Influence 100 CTFP Asia 2026. Penghargaan yang sama diberikan kepada Jenny O atas dukungannya terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan.<br><br>Sementara Deepa Malik sendiri dinobatkan sebagai:<br>Para Sports Leader 100 CTFP Asia 2026.<br><br>Ashraf di nobatkan sebagai Regional Media Leader 100 CTFP - Asia &amp; Middle East<br><br>Cao Shui sebagai Asian Literary Leader 100 CTFP 2026<br><br>Menuju Aichi-Nagoya 2026<br><br>Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Natalia melakukan perjalanan ke berbagai negara Asia untuk bertemu dengan para pemimpin National Paralympic Committee (NPC) dan menyerahkan kartu 100 CTFP kepada sejumlah para atlet nasional yang akan bertanding di Asian Para Games Aichi Nagoya.<br><br>Ketika perjalanan atau kondisi cuaca membuat pertemuan langsung tidak memungkinkan, kartu-kartu tersebut dapat dikirim melalui layanan pos nasional kepada NPC masing-masing.<br><br>Untuk menjadikan pesan tersebut sebagai kenang-kenangan yang bernilai, kartu 100 CTFP dibuat dalam berbagai material, termasuk acrylic dan PVC, sementara kartu Legacy dibuat dalam crystal.<br><br>Namun sekali lagi, bagi Natalia, perjalanan ini bukanlah sekadar tentang sebuah kartu.<br>Ini adalah tentang membawa suara orang-orang berpengaruh lebih dekat kepada para atlet yang telah melewati perjuangan luar biasa.<br><br>Dan di tanggal 15 September 2026, President NPC Chinese Taipei, Dr Mu Ming Chu telah memberikan pesan 100 CTFPnya kepada atlit paralimpik sedunia<br><br>&quot;Everything is because of God&#039;s power. Thank God always in every journey of 100 CTFP and MMLWF.&quot;kata Natalia menutup interview.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2645_Deepa-Malik--Membawa-Ikon-India-Shah-Rukh-Khan--amp--Amitabh-Bachchan-ke-dalam-Gerakan-100-CTFP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66808/deepa-malik-membawa-ikon-india-shah-rukh-khan-amp-amitabh-bachchan-ke-dalam-gerakan-100-ctfp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman]]></title>
            <description><![CDATA[Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Forum Pimred Multimedia Indonesia menyerahkan penghargaan Anugerah Pena Emas kepada Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurahman di kantor KSP, Jakarta, Kamis (17/9/2026).<br><br>Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi Forum Pimred Multimedia Indonesia atas kiprah dan kontribusi Dudung Abdurahman dalam menjalankan tugas serta perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.<br><br>Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi. Ia didampingi Ketua Harian Badar Subur, Sekretaris Jenderal Helmy Halim, Wakil Ketua Umum Iqbal Irsyad, serta Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Alan Oskar.<br><br>Bernadus Wilson Lumi mengatakan, Anugerah Pena Emas merupakan bagian dari komitmen Forum Pimred Multimedia Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.<br><br>Menurut dia, penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Forum Pimred untuk membangun hubungan yang konstruktif antara insan pers dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.<br><br>"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan. Kami berharap komunikasi dan sinergi antara pers dengan pemerintah dapat terus terbangun secara positif," ujar Bernadus.<br><br>Sementara itu, Sekjen Forum Pimred Multimedia Indonesia Helmy Halim menambahkan, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses pembangunan nasional.<br><br>Karena itu, kata dia, Forum Pimred terus mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka antara pers, pemerintah dan masyarakat.<br><br>"Pers memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan mencerdaskan masyarakat. Sinergi dengan berbagai pihak penting untuk memperkuat fungsi pers dalam kehidupan demokrasi," kata Helmy.<br><br>Penyerahan Anugerah Pena Emas kepada Dudung Abdurahman tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komunikasi antara Forum Pimred Multimedia Indonesia dengan Kantor Staf Presiden.(*)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2730_Forum-Pimred-Serahkan-Penghargaan-Pena-Emas-kepada-KSP-Dudung-Abdurahman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66807/forum-pimred-serahkan-penghargaan-pena-emas-kepada-ksp-dudung-abdurahman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jembatan Gantung Bolatan Rampung 100 Persen, Warga Kini Punya Akses Lebih Aman</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jembatan Gantung Bolatan Rampung 100 Persen, Warga Kini Punya Akses Lebih Aman]]></title>
            <description><![CDATA[ Padanglawas Utara halomedan.com Jembatan Gantung di Desa Bolatan, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, kini telah ra]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Padanglawas Utara |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br></p><a href="https://www.halomedan.com/tag/jembatan/" target="_blank">Jembatan</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/gantung/" target="_blank">Gantung</a> di Desa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bolatan/" target="_blank">Bolatan</a>, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, kini telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat. Pembangunan jembatan yang dilaksanakan jajaran Kodim 0212/TS tersebut mencapai progres 100 persen pada Minggu (13/9/2026). <a href="https://www.halomedan.com/tag/jembatan/" target="_blank">Jembatan</a> ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak dan membahayakan warga saat melintas.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/jembatan/" target="_blank">Jembatan</a> tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat karena menghubungkan Desa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bolatan/" target="_blank">Bolatan</a> dengan Desa Situmbaga serta kawasan perkebunan di sekitarnya, termasuk Desa Sihopuk Baru. Dengan rampungnya jembatan baru ini, warga kini memiliki akses penyeberangan yang lebih aman sekaligus memudahkan mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.<br><br>Dalam proses pembangunannya, personel mengerjakan sejumlah bagian penting jembatan, mulai dari pengecatan merah putih pada tiang pilon, pemasangan kabel seling bagian bawah jembatan, hingga pemasangan dan pengelasan pagar jembatan. Pembangunan melibatkan personel Kodim 0212/TS, 10 personel YonTP 901/Suhul Gading, serta empat orang tukang dan masyarakat.<br><br>Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Pembangunan ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus menghadirkan akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.<br><br><a href="https://www.halomedan.com/tag/rampung/" target="_blank">Rampung</a>nya <a href="https://www.halomedan.com/tag/jembatan/" target="_blank">Jembatan</a> <a href="https://www.halomedan.com/tag/gantung/" target="_blank">Gantung</a> Desa <a href="https://www.halomedan.com/tag/bolatan/" target="_blank">Bolatan</a> diharapkan semakin memudahkan warga beraktivitas, termasuk menuju Desa Situmbaga dan kawasan perkebunan di sekitarnya. Kehadiran jembatan ini juga menjadi wujud nyata Bakti TNI untuk Rakyat dalam membantu membuka akses dan mendukung kelancaran kegiatan masyarakat di wilayah tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_8215_Jembatan-Gantung-Bolatan-Rampung-100-Persen--Warga-Kini-Punya-Akses-Lebih-Aman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66806/jembatan-gantung-bolatan-rampung-100-persen-warga-kini-punya-akses-lebih-aman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah]]></title>
            <description><![CDATA[Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>​MEDAN &mdash; Penetapan status tersangka hingga tindakan penahanan terhadap salah seorang anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) terkait dugaan kasus pemalsuan surat mendapat sorotan dari pengamat politik dan akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar. <br><br>Menurutnya, publik dan partai politik harus tetap berpijak pada koridor hukum serta azas ketatanegaraan sebelum melangkah ke proses Pengantian Intertemporal (PAW).<br><br>​Shohibul Anshor Siregar menegaskan bahwa dalam konteks hukum pidana, penetapan status tersangka maupun penahanan oleh aparat penegak hukum belum dapat dijadikan dasar mutlak untuk memvonis bersalah seorang wakil rakyat.<br><br>​"Praduga tak bersalah tidak boleh menjadi vonis bagi seseorang yang sedang menghadapi dugaan atau tuntutan pidana," tegas Shohibul saat dimintai tanggapannya di Medan.<br><br>​Ia menjelaskan bahwa proses peradilan di Indonesia memiliki tahapan yang sangat panjang demi menjamin keadilan. <br><br>Bahkan jika perkara tersebut nantinya disidangkan dan keluar putusan peradilan di tingkat pertama, opsi persidangan masih sangat terbuka.<br><br>​"Bahkan vonis peradilan pada tingkat tertentu masih bisa ditantang oleh upaya hukum banding, hingga kasasi di Mahkamah Agung," lanjutnya.<br><br>​Lebih jauh, Shohibul menerangkan bahwa batas legal status hukum yang paling mendasar adalah adanya kekuatan hukum tetap. Namun dalam konteks keadilan hukum, ruang untuk memperjuangkan hak-hak hukum masih tersedia.<br><br>​"Tanpa melebih-lebihkan, putusan inkrah yang berkekuatan hukum tetap pun masih dapat dipermasalahkan dengan upaya hukum pengajuan novum (bukti baru) melalui Peninjauan Kembali (PK)," ujar akademisi tersebut.<br><br>​Mekanisme Internal Partai dan Persoalan PAW<br>​Terkait desakan atau wacana mengenai Pergantian Intertemporal (PAW) bagi legislator yang terjerat masalah hukum, Shohibul memandangnya dari dua sudut pandang: norma hukum baku nasional dan kewenangan otonom partai politik.<br><br>​Secara aturan perundang-undangan umum, status PAW biasanya mematuhi syarat kepastian hukum yang berkekuatan tetap (inkrah) atau batasan penahanan tertentu yang mengganggu fungsi serta tugas kedewanan. <br><br>Namun, partai politik memegang kunci dan kedaulatan tersendiri atas anggotanya di parlemen.<br><br>​"Namun semua partai memiliki aturan internal yang dapat melampaui norma hukum baku itu dengan maksud tertentu sesuai konstitusi partai," jelas Shohibul.<br><br>​Artinya, sebuah partai politik memiliki kewenangan etis dan disiplin organisasi dalam AD/ART mereka masing-masing. <br><br>Partai dapat mengambil tindakan administratif seperti penegakan kode etik, penonaktifan, hingga pemberhentian keanggotaan tanpa harus menunggu proses peradilan selesai apabila dinilai mengganggu citra, integritas, maupun marwah partai di mata publik.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_2843_Shohibul-Anshor-Siregar-Sebut-Status-Tersangka-Anggota-DPRD-Sumut-Belum-Alasan-Otomatis-PAW--Ingatkan-Asas-Praduga-Tak-Bersalah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/news/66805/shohibul-anshor-siregar-sebut-status-tersangka-anggota-dprd-sumut-belum-alasan-otomatis-paw-ingatkan-asas-praduga-tak-bersalah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat Jual Ganja, Seorang Kakek Dibekuk Polisi di Jalan Bunga Cempaka Medan, 880 Gram Ganja Disita</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat Jual Ganja, Seorang Kakek Dibekuk Polisi di Jalan Bunga Cempaka Medan, 880 Gram Ganja Disita]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pria paruh baya, yang kedapatan mengedarkan narkotika jeni]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br></p>Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pria paruh baya, yang kedapatan mengedarkan narkotika jenis daun ganja kering di Jalan Bunga Cempaka Medan, Rabu (9/9/2026) sore kemarin. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti  880 gram ganja.<br><br>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Kamis (17/9/2026) siang mengatakan, pelaku yakni M (56) warga Jalan Jamin Ginting, Kec.Medan Polonia, ditangkap setelah Tim 1 Unit 1 Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas terlarang pelaku.<br><br>Petugas pun, kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya meringkus pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor, dan diduga akan melakukan transaksi narkoba.<br><br>&quot;Untuk barang bukti, kami sita satu bungkus ganja yang beratnya 880 gram. Kami juga menyita barang bukti lain seperti 1 paket sabu siap pakai, 1 paket ganja siap pakai, 2 unit handphone, dan sepeda motor yang digunakan pelaku,&quot; ungkap Rafli.<br><br>Rafli menambahkan, pelaku mengaku sudah dalam kurun waktu 6 bulan terakhir menjadi pengedar narkotika jenis ganja. Pelaku, mendapat keuntungan Rp.250 ribu, dalam setiap satu kilogram ganja yang laku ia jual.<br><br>&quot;Pelaku ini sudah 6 bulan menjalankan bisnis haramnya, keuntungannya Rp.250 ribu dalam setiap satu kilogram. Pelaku, mengedarkan narkoba dimana saja tergantung pesanan,&quot; tambah Rafli.<br><br>Barang bukti narkoba yang disita dari pelaku, didapat dari seseorang wanita berinisial MP. MP pun, kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.<br><br>&quot;Pemasoknya sudah kami ketahui, kami pastikan pelaku narkoba baik itu pengedar maupun bandar, tidak akan ada ruang sedikitpun. Kami pastikan, akan kami ungkap,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_6703_Nekat-Jual-Ganja--Seorang-Kakek-Dibekuk-Polisi-di-Jalan-Bunga-Cempaka-Medan--880-Gram-Ganja-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66804/nekat-jual-ganja-seorang-kakek-dibekuk-polisi-di-jalan-bunga-cempaka-medan-880-gram-ganja-disita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPW AWI Sumut Minta BKD DPRD Segera Mengambil Sikap Dugaan Oknum Wakil Rakyat Terlibat Judi</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPW AWI Sumut Minta BKD DPRD Segera Mengambil Sikap Dugaan Oknum Wakil Rakyat Terlibat Judi]]></title>
            <description><![CDATA[ Medan halomedan.com Persoalan adanya dugaan perjudian jenis togel (toto gelap) di Kabupaten Deliserdang yang disebut sebut dimodali seora]]></description>
            <content><![CDATA[ <b>Medan |<a href="https://www.halomedan.com">halomedan.com</a></b> -</p><br></p>Persoalan adanya dugaan perjudian jenis togel (toto gelap) di Kabupaten Deliserdang yang disebut sebut dimodali seorang oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang, terus mendapat sorotan dan tanggapan serius oleh Dewan Pimpinan Wilayah Aliansi Sumatera Utara (DPW - <a href="https://www.halomedan.com/tag/awi/" target="_blank">AWI</a>) Provinsi Sumatera Utara.<br><br><br>Tidak hanya itu, DPW <a href="https://www.halomedan.com/tag/awi/" target="_blank">AWI</a> Provinsi Sumatera Utara juga menilai, bila benar terbukti adanya keterlibatan oknum DPRD Deliserdang yang melakukan bisnis haram (judi), hendaknya harus mendapat perhatian serius bahkan penindakan dari Badan Kehormatan Daerah (BKD) DPRD setempat.<br><br><br>Desas desus perjudian jenis togel yang disebut sebut adanya dugaan keterlibatan seorang oknum wakil rakyat sebagai pemilik/pemodal sangat kita sayangkan. Sebagai wakil rakyat, seharusnya bisa memberikan contoh terbaik kepada masyarakat dan bukan sebaliknya menjerumuskan masyarakat terlibat dalam ranah hukum.<br><br><br>"Wakil rakyat adalah orang yang dipilih oleh masyarakat melalui pemilihan umum untuk duduk di lembaga legislatif guna menyuarakan aspirasi masyarakat, memperjuangkan hak dan mengawasi jalannya pemerintahan. Bukan terlibat dalam bisnis haram judi yang kabarnya beromset ratusan juta perhari. Apabila benar adanya keterlibatan seorang oknum wakil rakyat yang menjadi pemodal/pemilik bisnis haram judi togel tebak angka, hal tersebut sudah jelas mencoreng citra instansi legislatif," ucap Afta Siregar Ketua DPW <a href="https://www.halomedan.com/tag/awi/" target="_blank">AWI</a> Provinsi Sumatera Utara, Kamis (17/9/2026) kepada wartawan saat diminta komentarnya.<br><br><br>Masih Afta Siregar, berdasarkan sistem ketatanegaraan, tugas dan fungsi utama wakil rakyat di lembaga legislatif umunya mencakup tiga fungsi utama yakni :<br><br><br>Pertama, fungsi legalitas : Menyusun, membahas dan menegaskan undang undang bersama pemerintah untuk menjadi pedoman serta perlindungan hukum bagi masyarakat <br><br><br>Kedua, fungsi anggaran : Memberikan persetujuan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang diusulkan oleh pemerintah demi kepentingan rakyat <br><br><br>Ketiga, fungsi pengawasan (controlling) : Mengawasi pelaksanaan undang undang, penggunaan keuangan negara, serta kebijakan yang diambil oleh pihak eksekutif (pemerintah).<br><br><br>"Dari ketiga tugas pokok dan fungsi (tupoksi) wakil rakyat (legislatif) jelas tidak ada disebutkan bahwa, seorang legislatif untuk mengelola dan memodali perjudian. Bila terbukti melakukannya maka sudah jelas berdampak hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat," ujar Afta Siregar.<br><br><br>Informasi jauh hari sebelumnya diterima wartawan dari sumber yang minta identitasnya tidak ingin disebutkan mengatakan bahwa, judi togel tebak angka yang beredar luas di deliserdang dimodali seorang wakil rakyat berinisial BS alias opung bukan menjadi rahasia umum lagi. Bisnis haramnya berada di Bangun Purba dan Silindak juga dibeberapa titik lokasi lainnya diwilayah Kabupaten Deliserdang.<br><br><br>Sebelumnya, BS alias Opung (oknum wakil rakyat) di Deliserdang dari salah satu partai terbesar di Indonesia ini saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp terkait dugaan keterlibatan dirinya sebagai pemilik/pemodal judi togel tebak angka meminta wartawan untuk menemuinya dengan berkata "Jumpalah kita, untuk apa melalui telepon. Datang.., jumpalah. Kita berkawan kawan dan saya orangnya welcome".(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2026/09/_5242_DPW-AWI-Sumut-Minta-BKD-DPRD-Segera-Mengambil-Sikap-Dugaan-Oknum-Wakil-Rakyat-Terlibat-Judi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.halomedan.com/hukum/66803/dpw-awi-sumut-minta-bkd-dprd-segera-mengambil-sikap-dugaan-oknum-wakil-rakyat-terlibat-judi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>