Senin, 04 Mei 2026

Warga Keluhkan Harga Elpiji Melejit, Kadisperindak; "Maaf Belum Dapat Saya Kasih Keterangan"

Administrator
Senin, 06 Juni 2022 01:48 WIB
Warga Keluhkan Harga Elpiji Melejit, Kadisperindak;

TAKENGON, Warga Takengon, Aceh Tengah keluhkan tinggi nya harga gas subsidi 3 kg yang dijual di sejumlah kios di Takengon mencapai Rp. 33.000 per tabung.

Sementara di pangkalan, gas elpiji 3 kg hanya dijual dengan harga Rp.27.000 pertabung, namun masyarakat sulit mendapatkan langsung karena sering nya terjadi kekosongan.

Namun dibalik sering nya terjadi kekosongan elpiji 3 kg di pangkalan resmi, gas subsidi ini banyak di perjual belikan secara bebas di sejumlah kios kecil dengan harga jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang di tetapkan pemerintah, berpariasi dari Rp.33.000 sampai dengan Rp.35.000 per tabung nya.

Anggi (30) ibu rumah tangga warga Pegasing, Aceh Tengah, merasa kesal saat akan membeli gas elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di kecamatan pegasing (5 Juli 2022), namun menurut keterangan dari pihak pangkalan gas 3 kg kosong.

”Saya cukup heran melihat kondisi gas elpiji 3 kilo yang sering kosong di pangkalan, tapi di kios-kios banyak di jual. Seharus nya kami ibu-ibu bisa mendapatkan gas elpiji di pangkalan dengan harga Rp.27.000 pertabung, tapi karna di pangkalan kosong saya harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan gas 3 kg, karna di kios-kios itu di jual Rp.35.000 pertabung nya” ketus Anggi.

Anggi juga berharap ada perhatian pemerintah dalam pengontrolan harga pasar terhadap penjualan gas elpiji, serta menertibkan pangkalan nakal yang menjual gas subsidi ini tidak langsung kepada konsumen yang ber hak mendapatkan.

“Saya berharap agar pemerintah melakukan kontrol harga pasar penjualan gas elpiji 3 kilo gram ini, karena bagi kami ibu-ibu yang ekonomi nya pas-pasan dengan harga Rp.35.000 itu cukup berat bagi kami” ucap Anggi.

Sementara Kadisperindak Aceh Tengah Jumadil Enka, saat di konfirmasi via pesan singkat watshap terkait bebas nya penjualan ilegal elpiji 3 kg, dengan harga jual jauh di atas HET yang di tetapkan pemerintah mengatakan, belum mengetahui karna baru di lantik menjadi Kadisperindak.

“Maaf belum dapat saya beri keterangan, karena saya baru dilantik dan terima kasih atas informasinya” (Erwin}



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya

Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

Komentar
Berita Terbaru