Kamis, 25 Juni 2026

Mendagri : Progres Penganggaran Pilkada Cukup Positif

Administrator
Kamis, 09 Juli 2020 06:53 WIB
Mendagri : Progres Penganggaran Pilkada Cukup Positif

MAKASAR, Halomedan.co

Usai menghadiri acara Rakor Persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Selatan, Mendagri sempat menjelaskan progres penganggaran Pilkada yang dilakukan pemerintah daerah yang akan menggelar pemilihan. Khususnya di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, progresnya cukup baik.

“Yang anggaran itu untuk Sulsel relatif, saya sampaikan relatif ya, baik. Artinya sesuai dengan prosedur, lima tahapan rata-rata dibatas 40 persen,” sebut Mendagri.

Lanjut Tito menyampaikan, tadi kecuali ada yang sangat sekali seperti di Gowa, baik untuk KPU dan Bawaslu daerahnya semua sudah 100 persen. Jadi tidak ada alasan lagi itu tidak kerja.

“Sementara ada beberapa yang 100 persen untuk KPU, untuk Bawaslunya masih 40 persen. Seperti Selayar, Luwu Utara, Bawaslunya yang di bawah 40 persen, 37 atau 31 persen tadi saya lihat. Itu tadi yang mau ada perubahan,”tutur Mendagri.

Diungkapkannya juga, menanggapi keinginan daerah yang ingin melakukan perubahan anggaran Pilkada, dirinya sebagai Mendagri sudah mengingatkan, agar semua sesuai NPHD yang telah disepakati. Ia juga telah meminta para kepala daerah, sisa anggaran yang belum dicairkan, segera realisasikan.

“Makin cepat diselesaikan sisa realisasinya dicairkan oleh pemerintah kabupaten atau kota yang bertanding, yang ada Pilkada itu akan lebih baik lagi, ” katanya.

Pertanyaan lain yang dilontarkan para wartawan kepada Mendagri, terkait dengan status Sulsel yang merupakan zona merah Covid. Dengan status seperti itu, apa dimungkinkan Pilkada di Sulsel, khususnya di Makassar untuk ditunda.

Menjawab pertanyaan itu, Mendagri mengatakan, jika berkaca kepada pengalaman Korea Selatan yang sukses menggelar pemilihan di tengah pandemi, Indonesia harusnya bisa. Asal dengan catatan, semua harus taat pada protokol kesehatan.

“Artinya apa ? Penggunaan masker kemudian penggunaan sarung tangan, hand sanitizer, face shield, terutama di tahapan-tahapan yang bersentuhan adanya potensi kerumunan, potensi kerumunan itu diantaranya adalah nanti pemutakhiran data pemilih pada 15 Juli sampai dengan Agustus. Itu dilakukan agar bertahap, dengan menggunakan alat proteksi. Itu door to door, yang kedua kerawanan lainnya adalah pada saat nanti pendaftaran pasangan calon dan pengundian,” katanya.(ril)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

Komentar
Berita Terbaru