Kamis, 25 Juni 2026

Akhyar Nasution: Sampahku Tanggung Jawabku

Administrator
Selasa, 07 Juli 2020 05:14 WIB
Akhyar Nasution: Sampahku Tanggung Jawabku

MEDAN, Halomedan.co

Sebanyak 289 siswa SMP dari berbagai sekolah di Kota Medan menerima sertifikat sebagai agent of public relation (PR) lingkungan. Sertifikat diserahkan langsung Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Diharapkan para siswa dapat menjadi agen dan motor penggerak kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan terutama di lingkungan sekolah.

Penyerahan sertifikat diberikan secara simbolis kepada 30 orang siswa disaksikan Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan Syarif Armansyah Lubis, Kadis Pendidikan Adlan, para kepala sekolah, mitra program dari PT Coca Cola Amatil Indonesia Ahmad Nasoha, perwakilan Kantor Kementrian Agama Kota Medan Yose Rizal serta Dewi Natadiningrat selaku penyelenggara dan fasilitator program agent of PR dari Khadijah Saraswati Indonesia.

Kepada para pelajar, Akhyar mengucapkan selamat karena telah menjadi agent of PR lingkungan dari sekolahnya masing-masing. Akhyar berharap, predikat yang dimiliki dapat digunakan dengan sebaik-baiknya guna menjadikan Kota Medan bersih, indah, rapi dan cantik. Dengan begitu, Ibu Kota Provinsi Sumut dapat menjadi rumah yang nyaman bagi siapa saja.

“Anak-anakku sekalian, kepedulian terhadap lingkungan sudah seharusnya ditanamkan sejak dini. Sebab, hasil dari bentuk kepedulian ini kelak kalian dan generasi mendatang yang akan merasakannya. Maka dari itu, sebagai seorang agent of PR lingkungan, berbuatlah dan berikan sumbangsih pada lingkungan kita khususnya untuk Kota Medan sehingga menjadi indah, bersih, rapi dan cantik,” kata Akhyar, Sabtu (4/7).

Menjadi seorang agent of PR lingkungan, Akhyar berpesan agar para siswa terus menggali ilmu pengetahuan agar lebih mumpuni.
“Kuatkan pengetahuan, asah kemampuan. Lalu praktekan dan kemudian ajak kawan-kawan. Hal sederhana yang dapat dilakukan yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan. Disiplin dilakukan, insha Allah akan menjadi contoh bagi yang lainnya,” bilangnya seraya mengajak semua Yok Bikin Cantik Medan.

Mantan anggota DPRD Medan ini mengaku hingga saat ini sebagian masyarakat masih membuang di sembarang tempat. Artinya, tingkat kepedulian pada kebersihan masih minim tertanam dalam diri masing-masing. Padahal, lanjut Akhyar, bukti kecintaan terhadap Kota Medan dapat diwujudkan dengan cara sederhana namun bermakna yakni tidak buang sampah di sembarang tempat seperti ke dalam parit atau sungai.

“Di manapun kita berada, kedisiplinan harus dibawa. Tanamkan dalam diri bahwa kebersihan adalah kebutuhan. Selain itu, jika kota kita bersih, maka akan banyak orang yang datang berkunjung kemari dan berdampak positif pada meningkatnya sektor pariwisata dan perekonomian kita. Jadi ingat, sampah ku adalah tanggungjawab ku,” pesannya mengingatkan.

Dewi Natadiningrat dari Khadijah Saraswati Indonesia selaku penggagas program agent of PR lingkungan mengungkapkan bahwa selama ini para siswa telah dididik dan diajarkan untuk peduli pada lingkungan sekitar termasuk lingkungan sekolah. Kemudian, dapat diterapkan pula ke lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Alhamdulillah, dari pantauan yang kita lakukan bersama kepala sekolah dan para guru, anak-anak kita ini terus bergerak dan melakukan fungsinya sebagai agent of PR lingkungan. Seperti di masa pandemi Covid-19 saat ini, mereka aktif menggunakan media sosial masing-masing untuk melakukan sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan dari penularan Covid-19,” ungkap Dewi.(R02)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

Komentar
Berita Terbaru