Senin, 13 Juli 2026

Temu Trah Amangkurat

Administrator
Senin, 13 Juli 2026 17:23 WIB
Temu Trah Amangkurat
Ist
halomedan.com - Temu Trah Amangkurat


Trah Amangkurat Agung bertemu di Slawi. Kegiatan budaya demi memperkokoh jatidiri bangsa. Wilayah Pesisir utara pulau Jawa tetap berusaha nguri uri budaya adi luhung, seni edi peni. Agar identitas nasional makin cemerlang.

Tata cara wisuda abdi dalem di kabupaten Tegal. Terhimpun dalam Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat atau PAKASA. Terjadi pada hari Minggu Kliwon, 12 Juli 2026. Rum kuncaraning bangsa dumunung ing luhuring budaya.

Abdi dalem dan sentana siap siaga untuk melakukan gawa gawe. Terlebih dahulu sowan ke Pajimatan Amangkurat Agung di Pekuncen Adiwerna Tegal. Peserta berbusana Kejawen jangkep. Jarik bebedan, blangkon, slop, samir beskap. Putri kebaya sanggulan. Dikawal lengkap bregada prajurit.

Pelantikan ini menjadi sarana pelestarian seni budaya yang bersumber dari Kraton Surakarta. Drg KMT Fitri Pusponagoro dilantik sebagai ketua pakasa Tegal. Disertai KRAT Kusworo. Suasana sigrak semarak. Kantor Pakasa berdiri megah nan indah.

Baca Juga:
Untuk itu perlu program kerja berkelanjutan. Sejarah masa silam dibaca untuk menambah wawasan. Kota Tegal menjadi pusat pemerintahan Mataram dalam bidang bisnis pelayaran dan maritim. Kerajaan Mataram sungguh agung dan anggun. Kraton yang subur i makmur waras wiris panjang yuswa ber bandha ber bandhu. Rakyat bahagia sejahtera. Negeri gemah ripah loh jinawi, tata tentrem karta raharja.

Istana Mataram berpusat di Plered Kerta Kotagedhe. Amangkurat Agung membangun istana cabang di berbagai daerah. Berkat kemakmuran itu negeri Mataram mampu membangun ibukota yang megah mewah gagah indah. Berturut-turut dari Kotagedhe, Kertas, Plered, Pamase dan Kertanegara. Ibukota Mataram berguna untuk pusat administrasi dan perkantoran. Dalam kancah perdagangan juga menjalankan fungsi bisnis. Diplomasi kenegaraan bersama duta bangsa manca yang mulia. Amangkurat yang bertahta tahun 1645 - 1677 raja Mataram yang bijak bestari.

Wilayah Tegal menjadi ibukota Mataram dalam bidang bisnis. Pelabuhan dibangun Amangkurat pada tahun 1647 . Pelayaran sampai Singapura Tamasek, Ternate, Tidore, Bugis, Makassar, Tondano Minahasa, Bima, Bali, Madura, Banjar, Palembang, Deli Belawan. Hubungan dagang dilakukan oleh pembesar bandar hingga Mesir Turki Persia Yaman. Bahkan punya kantor dagang di Selat Hormuz.

Kawasan Asia Selatan meliputi Srilanka India dan Nepal. Dari kota Tegal pelayaran dilakukan dalam rangka bisnis dan pengembangan budaya. Amangkurat Agung mengirim tim kesenian berupa sendratari Ramayana. Penari waranggana dan wiyaga diberi biaya cukup. Demi suksesnya misi kebudayaan.

Baca Juga:
Wawasan Amangkurat memang luas. Petugas Istana Tegal Mataram dikirim ke Cambridge University untuk belajar menejemen pemerintahan. Sebagian belajar administrasi keuangan di negara Swiss. Belajar tata kota di Perancis dan teknologi pelayaran di Jerman. Amangkurat Agung memang lama tinggal di Eropa. Maka punya koneksi internasional.

Temayang Bojonegoro juga dijadikan istana Mataram. Berguna untuk mengurusi tambang minyak dan bumi. Untuk itu dibangun pula jejaring dengan pelabuhan tanjung perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang. Usaha migas disadari membawa keuntungan yang berlipat ganda ganda. Dengan keuangan yang cukup Amangkurat sempat mengundang John Locke untuk mengisi pelatihan di Tegal pada tahun 1662.

Tambang emas berpusat di Pancurendang Ajibarang Banyumas. Amangkurat membangun istana kedhaton Pamase Lesmana. Kantor juda dibangun di Bumiayu. Istana bernama kedhaton Kencono. Pengelola yakni Pangeran Lambung Mangkurat dan Pangeran Martapura. Keduanya lantas bertugas di Banjarmasin Kalimantan.

Mataram berkepentingan untuk menjadikan Tegal sebagai ibukota bisnis. Arti penting Tegal sebagai kota bahari atau maritim mendukung status ibukota Mataram cabang. Prestasi gemilang yang layak dikenang. Tepa palupi buat pemimpin masa kini.

Harapan masa depan makin beersinar terang. Mataram mempunyai istana yang tersebar di seluruh penjuru tanah Jawa. Selama di Tegal Sri Susuhunan Amangkurat Agung mewariskan pabrik gula Pagongan, Pejambon, Dukuhringin. Usaha industri gula di Jawa pernah menjadi produsen terbesar dunia. Gedhe obore padhang jagade, ampuh prebawane.


Minggu Kliwon, 12 Juli 2026.
Purwadi,
Ketua Lokantara.


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
AKBP Muhammad Agustiawan,S.T.S.I.K.M.H Resmi Kapolres Pakpak Bharat

AKBP Muhammad Agustiawan,S.T.S.I.K.M.H Resmi Kapolres Pakpak Bharat

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

IKA USU Temui Jaksa Agung, Bahas Pengembalian Aset Lahan di Madina

IKA USU Temui Jaksa Agung, Bahas Pengembalian Aset Lahan di Madina

Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Hanyut di Sungai Belumai Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Hanyut di Sungai Belumai Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang

Ketua Pewarta Silaturahmi ke Polsek Pancurbatu di Terima Kanit Reskrim Iptu Elya Karo Karo

Ketua Pewarta Silaturahmi ke Polsek Pancurbatu di Terima Kanit Reskrim Iptu Elya Karo Karo

Temuan BPK di Proyek Stadion Kebun Bunga Dilaporkan ke Kejati Sumut

Temuan BPK di Proyek Stadion Kebun Bunga Dilaporkan ke Kejati Sumut

Komentar
Berita Terbaru