Sabtu, 09 Mei 2026

Dugaan Kecurangan Pemilu Tapteng Bertambah

Administrator
Sabtu, 20 April 2019 07:00 WIB
Dugaan Kecurangan Pemilu Tapteng Bertambah

Video Kecurangan Pemilu di Tapteng Terus Bertambah

TAPTENG-halomedan.co

Video kecurangan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Tapanuli Tengah yang direkam dan disebar oleh masyarakat terus bertambah. Terhitung hampir di seluruh wilayah ini mengalami kecurangan dengan pola yang sama.

Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik yang beredar, terllihat dua laki-laki yang merupakan diduga oknum penyelanggara, memasukkan surat-surat suara yang sudah mereka coblos dengan sangat leluasa. Peristiwa ini diduga terjadi di salah satu TPS di Desa Utteboang, Kecamatan Sosorgadong.

Selain itu, di Video lainnya, hal yang sama juga terjadi, di mana oknum panitia memanfaatkan situasi lenggang untuk mencoblos seluruh surat suara yang tersisa, meski ada warga sekitar yang menyaksikan. Dijelaskan, peristiwa ini terjadi di salah satu TPS di Kecamatan Sosor Gadong.

Sebelumnya, sehari setelah pencoblosan, jagad maya dihebohkan dengan video amatir warga yang merekam kecurangan pemilu di Tapanuli Tengah. Tepatnya di salah satu TPS di Kampung Solok, Kecamatan Barus. Ada indikasi penyelenggara Pemilu melakukan kecurangan dengan memenangkan salah satu Caleg dari salah satu Partai.

Tidak hanya itu, peristiwa kecurangan Pemilu juga terjadi di Kecamatan Andam Dewi. Warga merekam aksi petugas yang leluasa mencoblos dan memasukkan seluruh surat suara.

Salah seorang warga, mengatakan, kecurangan Pemilu di wilayah ini sudah sejak lama dipersiapkan oleh pemilik kekuasaan.

Ia menjelaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara termasuk oknum Kepala Desa, diberikan tanggungjawab dan target, untuk memenangkan Caleg tertentu yang sudah ditetapkan, baik di tingkat Kabupaten , Provinsi hingga DPR RI.

“Untuk DPR RI, sudah diperintahkan untuk memenangkan Caleg yang di tunjuk Itu sudah perintah langsung dan diawasi. Mangkanya saat hari pemilihan hingga Plano di tingkat Kecamatan bahkan sampai Kabupaten nanti, terus patroli dan datang melihat,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan warga lainnya yang mengatakan  demokrasi di Tapanuli Tengah ini benar-benar sudah di luar nalar.

Warga memastikan, kecurangan Pemilu di daerah ini tterjadi di keseluruhan TPS, karena memang benar-benar sudah dikonsep sedemikan rupa.

“Jika diumpamakan, ini lebih gila dari masa Orde Baru. Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena kami seperti tidak diperdulikan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan sebelumnya saat dikonfirmasi, menjelaskan, kecurangan Pemilu di Tapanuli Tengah sudah menjadi salah satu daftar kerja mereka. Ia mengatakan Bawaslu Sumut masih terus mendalami dan mengumpulkan bukti kasus dugaan kecurangantersebut.

“Kita akan rekomendasikan Plano ditunda untuk penghitungan ulang. Sepanjang Plano, hingga tingkat Kabupaten, jika ada saksi yang keberatan, kita bisa kumpulkan data untuk direkomendasi agar penghitungan ulang lagi,” pungkasnya.(res)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut,  Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral

Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut, Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral

MAVI Sumut Harap Dukungan DPRD untuk Sukseskan Kejurda Voli U-14

MAVI Sumut Harap Dukungan DPRD untuk Sukseskan Kejurda Voli U-14

Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas

Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas

Komentar
Berita Terbaru