Kamis, 18 Juni 2026

Bandar Besar Narkoba Kota Medan Ditembak Mati

Administrator
Minggu, 13 Agustus 2017 13:38 WIB
Bandar Besar Narkoba Kota Medan Ditembak Mati

MEDAN | SUMUT24
Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur Polrestabes Medan berhasil melalui petugas Unit Reskrim Polsek Medan Timur bekerjasama dengan petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba sindikat internasional, Minggu (13/8).

Hasilnya, petugas berhasil meringkus dan menembak mati seorang bandar narkoba yang diketahui bernama Aiyub (54) warga Kampung Sago, Kecamatan Tringgading Pidie Jayaan, Aceh.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi, Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, mengatakan terungkapnya jaringan peredaran narkoba ini setelah tim gabungan menerima informasi dari warga adanya transaksi narkoba di rumah kos-kosan yang berada di Jalan Beo, Perumnas Mandala Medan, Sabtu (12/8).

Menerima informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dan tidak beberapa kemudian petugas melihat tersangka (Aiyub-red) sedang membawa bungkusan diduga sabu-sabu di sebuah kantong plastik kresek yang dibungkus dengan bungkusan warna kuning.

Petugas yang tak mau buruannya kabur begitu saja, langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang hendak akan bertransaksi narkotika di dalam rumah kos-kosan tersebut.

Dari tangan tersangka petugas mendapati barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2 Kg yang dibungkus dalam kemasan teh bertuliskan bahasa Mandarin.

Tak puas sampai disitu, Personil Polsek Medan Timur yang dipimpin langsung Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu ini kemudian mengintrograsi tersangka untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan tersangka yang kerap bertransaksi di hotel-hotel dan rumah kos-kosan ini.

“Begitu kita tangkap tersangka langsung kita kembangkan untuk mengungkap tuntas orang-orang yang terlibat di dalam jaringan narkoba ini, ” ujar Kapolrestabes Medan.

Kemudian dari intrograsi tersebut, tersangka mengaku kalau ada tersangka lainnya atas nama, Rally yang merupakan sebagai kurir dan Teuku Natsir sebagai pemesan barang haram tersebut. Bahkan dari pengakuan tersangka kalau dirinya pernah bertemu tersangka Teuku Natsir di Kanal Patumbak.

Berbekal pengakuan itu, petugas langsung ke Kanal Patumbak untuk menangkap tersangka lainnya. Namun saat melakukan pengembangan ke Kanal Patumbak itu tersangka yang juga memiliki identitas di Citerep, Bogor ini melawan petugas dengan sebilah pisau yang ditemukan di TKP Kanal Patumbak.

Dikarenakan membahayakan nyawa petugas akhirnya tersangka ini pun dilumpuhkan dengan cara ditembak. Namun naas nyawa korban tidak terselamatkan dan tewas ketika dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Tiba di Asrama Haji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Medan

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan  AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Puluhan Massa Geruduk Kejatisu Minta Periksa HD dan AD Atas Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Polemik Imum Chiek Abu Indrapuri Kian Membesar, Ketidakhadiran Bupati dalam Klarifikasi Ombudsman Jadi Sorotan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Wiriya Serahkan Penentuan Pengganti kepada Wali Kota, Bantah Ada Nama Titipan

Komentar
Berita Terbaru