Jumat, 19 Juni 2026

Indeks Persepsi Korupsi Naik Satu Poin

Administrator
Rabu, 30 Januari 2019 05:09 WIB
Indeks Persepsi Korupsi Naik Satu Poin

Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Indonesian Transparency International Indonesia (TII) merilis Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2018. Dari hasil riset yang dilakukan TII, Indonesia berada di peringkat 89 dunia dari 180 negara yang terlibat dalam survei.

IPK atau Corruption Perceptions Indeks (CPI) 2018 secara metodelogi menggunakan skala 0-100 sebagai indikator besaran korupsi. Semakin kecil angkanya, semakin sedikit korupsi yang terjadi di negara tersebut.

Indonesia memperoleh skor CPI sebesar 38, Naik satu poin dibanding tahun lalu. Pada 2017, Indonesia mendapat poin indeks korupsi 37.

“Untuk Indonesia, terdapat sumber data yang dilakukan CPI ini,” ujar Manajer Departemen Riset Transparency International Indonesia Wawan Suyatmiko di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Sumber tersebut antara lain PRS International Country Risk Guide, World Economic EOS, IMD World Competitiveness Yearbook, Economic Intellegent Unit, Bertelsmann Foundation Transform Indeks, PERC Asia Risk Guide, Global Insight Country Risk Ratings, World Justice Project, dan Varieties of Democracy Project.

Dalam sambutan dalam rilis CPI ini, Ketua KPK Agus Raharjo mengimbau, pemberantasan dan pencegahan tindak korupsi perlu melibatkan semua orang. Dia menilai, ini adalah tanggung jawab seluruh masyatakat.

“Mari kita berkomitmen secara bersama-sama, mencoba untuk meminimalkan dan mencegah korupsi terjadi di negara kita,” katanya menandasi. (red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,  Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern

DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS, Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern

BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Komentar
Berita Terbaru