Jumat, 19 Juni 2026

Perdana Marcos Buron Korupsi Rp 4,4 M Dibekuk

Administrator
Selasa, 29 Januari 2019 04:13 WIB
Perdana Marcos Buron Korupsi Rp 4,4 M Dibekuk

Jakarta I
KPK membantu penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) menangkap buronan tersangka korupsi atas nama Perdana Marcos. Dia kabur sejak Juli 2016.

“PM ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli 2016 dan dinyatakan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) setelah beberapa kali dipanggil sebagai tersangka namun tidak datang,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada wartawan, Senin (28/1).

Tim KPK bergabung dengan Polsek Limo Cinere dan penyidik dari Kejari Jaksel menangkap Perdana pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Perdana disebut kerap berganti identitas dan tempat tinggal untuk menghindari kejaran penyidik.

“Diduga sebelumnya tersangka PM (Perdana Marcos) berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya dan bahkan mengubah identitas diri. Selama menjadi DPO, diduga tersangka PM masih mengikuti berbagai proyek dengan menggunakan beberapa perusahaan berbeda,” ucap Febri.

Perdana merupakan pihak swasta penyedia barang atau jasa merupakan tersangka perkara tindak pidana korupsi pada kegiatan pekerjaan peningkatan trotoar dan saluran tepi wilayah Kecamatan Cilandak yang dilaksanakan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Tahun Anggaran 2015. Untuk pihak PPK dan penyedia jasa lainnya telah terbukti bersalah dan telah dilakukan eksekusi pidana oleh Kejari Jakarta Selatan.

“Kerugian negara yang ditimbulkan pada perkara ini adalah sekitar Rp 4,4 miliar,” sebut Febri. (red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,  Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern

DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS, Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern

BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Komentar
Berita Terbaru