Sabtu, 09 Mei 2026

Kolaborasi GJS Bersama Ketua Komnas HAM , Ini Kata Taufan Damanik

Administrator
Minggu, 17 Oktober 2021 07:37 WIB
Kolaborasi GJS Bersama Ketua Komnas HAM , Ini Kata Taufan Damanik

Medan, Halomedan.co
Komunitas Gowes Jurnalis Sumut (GJS) kali ini berkolaborasi dengan Ketua Komnas HAM, A. Taufan Damanik, di Lapangan Merdeka Medan, Minggu 17 Oktober 2021.

Gowes menjadi lebih serius karena kehadiran Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. Namanya wartawan lebih banyak membahas masalah HAM dan perpolitikan nasional termasuk soal TWK (tes wawasan kebangsaan) dari pegawai KPK, hingga hak lansia untuk berolahraga secara ideal.

Taufan Damanik mengungkapkan, dirinya lebih senang olahraga berjalan kaki dengan tracking atau rute-rute pegunungan khususnya di wilayah Jawa Barat. “Saya sering berjalan kaki di pegunungan kawasan Hambalang Jawa Barat,” ujar Taufan Damanik, yang akan menjadi narasumber satu kegiatan di Medan.

Taufan mengatakan, dirinya bersama istri rencanannya akan mengitari Lapangan Merdeka. “Olahraga berjalan kaki untuk menjaga stamina tubuh tetap bugar dan fikiran sehat.”

Ketua GJS Choking Susilo Sakeh yang dikenal nyeleneh mengusulkan kepada Ketua Komnas HAM Taufan Damanik agar pemeribtah menyiapkan perlindungan dan fasilitas kepada lansia untuk merasa nyaman berolahraga di tempat-tempat umum.

Usai pertemuan singkat bersama Ketua Komnas HAM, gowes dilanjutkan mengitari beberapa jalan inti kota Medan. Jurnalis foto Emo Purnomo si penggemar sepeda Sempai, ternyata sibuk mengabadikan peserta Gowes lainnya di depan Gedung Keuangan Negara Jalan Diponegoro.

GJS kali ini diikuti Nian Poloan (wartawan senior Republika) menggunakan sepeda listrik, Armin Nasution (penulis Harian Waspada) menggunakan sepeda roadbike, Ketum GJS Choking Susilo Sakeh (sepeda MTB) dan David Susanto (sepeda MTB). Sedangkan pengacara senior Alamsyah Hamdani, hanya istirahat di Taman Ahmad Yani mendampingi isterinya.

Gowes berakhir di Cafe Akur Jalan Wajir Medan menikmati kopi hitam, teh panas dan roti bakar sembari diskusi bersama Khairil (pensiunan dari Kantor Imigrasi Medan) dan Toharuddin (pensiunan Pemko Medan.

Sang penggowes tangguh Armin Nasution, waktu untuk ngopinya berlangsung singkat, tapi gowesnya cukup lama dengan target menggowes minimal 35 km. Beda dengan Komunitas GJS, gowesnya sebentar, tapi ngopinya lama.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Bukti Aliran Dana, PK Kasus APD Sumut Masuki Babak Krusial

Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Bukti Aliran Dana, PK Kasus APD Sumut Masuki Babak Krusial

Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut,  Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral

Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumut, Abdullah Puteh : KAHMI Harus Tampil Sebagai Kekuatan Moral

Komentar
Berita Terbaru