Sabtu, 27 Juni 2026

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Kediri

Administrator
Kamis, 10 Juni 2021 11:23 WIB
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Kediri

JATIM, HALOMEDAN.CO
Forkopimda Jatim bersama Forkopimda Kabupaten Kediri, mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam rangka Kunjungan Kerja (Kungker) terkait penanganan covid-19 di Jawa Timur, diantaranya di kabupaten Kediri. Kamis (10/6/2021).

Dalam Kungker Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, langsung melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Forkopimda Kabupaten Kediri, terkait penanganan covid-19 di kabupaten Kediri.

Dalam sambutannya, Kapolri berpesan kepada pemerintah daerah maupun tiga pilar, untuk mensukseskan program vaksinasi dari Presiden Jokowi, serta tidak bosan mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai masker, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

“Terus tidak bosan tingkatkan kegiatan-kegiatan operasi baik yang bersifat edukasi sampai dengan operasi yustisi,” pesan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan pemaparan progres penanganan covid-19 di Convention Hall, kabupaten Kediri.

“Terus tingkatkan kedisiplinan kepada masyarakat untuk memakai masker dan menjaga jarak. Pertahankan posisi ini mudah-mudahan semua bisa terkelola ditambah upaya kita meningkatkan herd immunity dengan melaksanakan vaksinasi massal,” papar Kapolri.

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menyematkan bupati Kediri dalam penanganan “Pagebluk” covid-19 di kabupaten Kediri. Pasalnya bupati kediri mampu mengendalikan penyebaran covid-19 di Kediri.

“Saya ingin memberikan apresiasi kepada kadinkes, terimakasih bapak adalah Panglima lapangan, kalo bupati adalah “rojone”, sehingga bapak berhasil mengendalikan pagebluk covid-19, ” ucapnya Panglima TNI saat memberikan pemaparan.

Selain itu Panglima TNI juga mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi nasional TNI-Polri siap melakukan jemput bola, jika lansia tifak ada yang mau di vaksin.

“Kita siap jemput bola, door to door bisa kita suntik vaksin, memang sudah perintah presiden TNI-Polri diminta untuk turun membantu pelaksanaan vaksinasi secara massal,” tegasnya Marsekal Hadi Tjahjanto.

Usai menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda Jatim, Panglima TNI dan Kapolri langsung melihat pelaksanaan vaksinasi, sekaligus menyapa warga yang sedang menunggu antrian untuk di vaksin.

Perlu di ketahui, dalam pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di gedung Simpang Lima Gumul (SLG) ini dilakukan secara bertahap. Kali ini ada 5 kecamatan di kabupaten Kediri diantaranya, Kecamatan Pare, Kandangan, Ngadiluwih, Semen, dan Papar, dengan jumlah 4.187 orang sudah melaksanakan vaksinasi.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo

LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo

Iklan PT Sari Indofood Corporation di Jl Sutomo Diduga Nunggak Pajak 3 Tahun, Bapenda Medan Diminta Tegas

Iklan PT Sari Indofood Corporation di Jl Sutomo Diduga Nunggak Pajak 3 Tahun, Bapenda Medan Diminta Tegas

Keresahan di Pemko Medan Menguat, Dugaan Intervensi Oknum Pimpinan DPRD Sumut soal Proyek dan Jabatan Jadi Sorotan

Keresahan di Pemko Medan Menguat, Dugaan Intervensi Oknum Pimpinan DPRD Sumut soal Proyek dan Jabatan Jadi Sorotan

Apresiasi Peran Pelaut, Pelindo Belawan Luncurkan Layanan Transportasi Khusus Awak Kapal

Apresiasi Peran Pelaut, Pelindo Belawan Luncurkan Layanan Transportasi Khusus Awak Kapal

AMPERAKSU Desak Polda Sumut Telusuri Dugaan Gudang Rokok Ilegal, Minta Backing Dibongkar

AMPERAKSU Desak Polda Sumut Telusuri Dugaan Gudang Rokok Ilegal, Minta Backing Dibongkar

LTKP Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Pasien RSU Haji Medan Rp4,3 Miliar

LTKP Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Pasien RSU Haji Medan Rp4,3 Miliar

Komentar
Berita Terbaru