Kamis, 25 Juni 2026

Posko Perbatasan Aceh Tamiang Butuh Kamera Therma, Antisipasi Lonjakan Covid-19

Administrator
Selasa, 04 Agustus 2020 05:44 WIB
Posko Perbatasan Aceh Tamiang Butuh Kamera Therma, Antisipasi Lonjakan Covid-19

KUALA SIMPANG, Halomedan.co

Bupati Aceh Tamiang, H Mursil mengakui, pengawasan di Posko Perbatasan Penanggulangan Covid-19 di daerahanya belum maksimal. Penggunaan alat yang masih sebatas thermogun, dinilainya tidak efisien dan justru mengancam kesehatan petugas.

Hal ini disampaikan Mursil, seiring terus meningkatnya kasus Covid-19 di hampir seluruh wilayah Aceh. Sebagai daerah yang menjadi pintu gerbang masuk Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang diakuinya memiliki tanggung jawab moral untuk memutus mata rantai virus mematikan ini.

“Saya ulangi posko itu bukan cuma untuk kepentingan menjaga Aceh Tamiang, tapi ada tanggung jawab yang kami emban untuk menjaga seluruh Aceh dari ancaman Covid-19,” kata Mursil, Senin (3/8/2020).

Mursil menilai, penggunakan thermogun untuk mendeteksi suhu tubuh masyarakat yang masuk ke Aceh sangat tidak efisien.

Penggunaan thermogun dinilainya membuat proses pemeriksaan memakan waktu lama dan menjadikan petugas sebagai objek yang paling rentan terpapar Covid-19.

“Thermogun ini penggunaannya sangat manual, harus satu per satu penumpang diperiksa. Ini membuat terjadi penumpukan di posko,” ungkapnya.

Seharusnya kata dia, petugas di Posko Perbatasan dilengkapi kamera thermal yang saat ini digunakan di sebagian bandar udara di Indonesia. Sistem kerja alat ini menurutnya, juga memberikan jaminan kepada petugas terhindar dari paparan Virus Corona.

“Suhu tubuh yang diperiksa otomatis muncul di monitor. Jadi petugas tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata dia.

Mursil menyarankan, Pemerintah Aceh menyediakan kamera thermal sebanyak empat unit untuk dibagikan ke empat kabupaten/kota di Aceh yang berbatasan langsung dengan Sumaera Utara.

“Kalau tujuannya untuk menjaga Aceh, kenapa tidak mengorbankan sedikit anggaran untuk membeli itu (kamera thermal), saya pikir tidak terlalu mahal,” sebutnya.

Terpisah, Kadis Perhubungan Aceh Tamiang, Syuibun Anwar menambahkan, sistem kerja kamera thermal terbilang cepat, karena dalam satu detik mampu mendeteksi suhu tubuh 30 orang sekaligus.

“Sangat cocok digunakan di posko perbatasan, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan,” kata dia.

Syuibun mengatakan, pemeriksaan di posko perbatasan sejauh ini masih terus dilakukan dengan melibatkan 50 personel gabungan di antaranya dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan.

“Kalau jumlah petugas sudah memadai, yang kita butuhkan saat ini memang dukungan alat, khususnya kamera thermal,” tukasnya.(red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Harumkan Almamater, DPP IKA UMA Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai

Harumkan Almamater, DPP IKA UMA Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai

Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Komentar
Berita Terbaru