Rabu, 24 Juni 2026

Akhyar: TBSU Tetap Menjadi Tempat Pengembangan Kesenian

Administrator
Jumat, 03 Juli 2020 07:43 WIB
Akhyar: TBSU Tetap Menjadi Tempat Pengembangan Kesenian

MEDAN, Halomedan.co

Jika Pemprov Sumut jadi memindahkan Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan, Pemko Medan nantinya tetap akan menjadikan bekas lokasi TBSU sebagai tempat pengembangan kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, warga Kota Medan tetap dapat berekspresi dan berinovasi menyalurkan jiwa seni dan budayanya.

“Jika Pemprov Sumut menyerahkan kembali lahan tersebut kepada Pemko Medan, kita akan lakukan berbagai perbaikan dan pembenahan fasilitas di sana sehingga aktifitas kesenian dan kebudayaan dapat berjalan baik. Jadi siapapun dapat merasa nyaman mengeksplorasi minat, bakat dan kemampuannya,” kata Akhyar di Balai Kota Medan, Kamis (2/7).

Penjelasan ini disampaikan Akhyar menanggapi rencana pemindahan TBSU oleh Pemprovsu yang semula di Jalan Perintis Kemerdekaan ke PRSU Jalan Gatot Subroto Medan.

“Sebagai ibukota Provinsi Sumut, Kota Medan sangat membutuhkan ruang kesenian dan kebudayaan sebagai simbol peradaban kota,” ungkapnya.

Akhyar menjelaskan bahwa Kota Medan selama ini kurang akan sentuhan nilai artistik dan humanis. Padahal Kota Medan banyak memiliki seniman-seniman handal yang hasil karyanya diyakini mampu untuk memberikan sentuhan artistik dan humanis sehingga membuat Kota Medan tidak kalah dengan kota lainnya di Indonesia.

“Dengan adanya pusat kesenian di eks TBSU nanti, kita harapkan para seniman bisa bersatu dan berkreasi untuk memberikan sentuhan artistik dan humanis untuk menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

Guna mewujudkan keinginan tersebut, Akhyar berencana lahan eks TBSU nanti akan dibangun berbagai fasilitas mulai dari gedung pertunjukan, pameran serta ruang-ruang diskusi yang dapat menjadi wadah lahirnya para seniman-seniman handal yang mampu membanggakan nama Kota Medan di masa mendatang.

Mantan anggota DPRD Medan ini juga mengatakan ruang kesenian dan kebudayaan memiliki nilai tinggi sebagai investasi budaya, pendidikan dan masa depan yang menjanjikan.

“Produk seni dan budaya yang bernilai dapat menjadi inspirasi sekaligus energi penggerak munculnya berbagai kemajuan di bidang seni dan budaya serta menjadi pemersatu dan pendorong terwujudnya peradaban kota,” pungkasnya.(R02)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai

DPW AMIN Nusantara Gelar Aksi Jilid II, Desak Aparat Bongkar Dugaan Mafia Proyek di Deli Serdang

DPW AMIN Nusantara Gelar Aksi Jilid II, Desak Aparat Bongkar Dugaan Mafia Proyek di Deli Serdang

Komentar
Berita Terbaru