Minggu, 10 Mei 2026

Pembunuhan Dua Anak Tiri, Polsek Medan Kota Bersama Polrestabes Medan Gelar Rekonstruksi

Administrator
Selasa, 23 Juni 2020 08:41 WIB
Pembunuhan Dua Anak Tiri, Polsek Medan Kota Bersama Polrestabes Medan Gelar Rekonstruksi

MEDAN, Halomedan.co

Polsek Medan Kota bersama Polrestabes Medan menggelar pra rekonstruksi di lokasi kejadian, samping sekolah Global Prima Jalan Brigjen Katamso. Tersangka dibawa ke lokasi, untuk memperlihatkan caranya melakukan penganiayaan hingga menewaskan dua anak tirinya.

Kedatangan polisi dan tersangka ke lokasi, mengundang ratusan warga, sehingga kawasan tersebut macat total. Warga yang geram dengan perbuatan tersangka memaki-maki tersangka. “Matikan saja,” teriak warga lainnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko dikonfirmasi di lokasi menyebutkan, pra rekonstruksi berlangsung di dua lokasi. Pertama di rumah kontrakan tersangka Rahmadsyah dibelakang Global Prima, dan kedua di lokasi penemuan jenazah.

“Ada 17 adegan, dimulai saat kedua korban menonton tv di rumah kontrakan, Jumat (19/06/2020) malam. Kemudian dua korban meminta uang untuk beli es krim, namun tersangka menjawab tidak ada uang. Berdasarkan keterangan tersangka dua anak tirinya terus memaksa beli es krim, dan sempat menyebut dirinya pelit dan menyebut mencari bapak baru,” ujar Kapolrestabes.

Karena ucapan itu, tersangka kesal dan membenturkan kepala dua bocah itu ke dinding hingga tak sadar. Dia kemudian mengangkat keduanya keluar dan membawa ke samping Global Prima.

Kapolrestabes mengatakan, saat itu dua korban masih bernyawa sehingga tersangka kembali membenturkan kepala dua bocah itu ke dinding Global Prima dan menginjak korban, lalu menyampakkanya ke dalam parit. “Dari gelar pra rekonstruksi dapat dijelaskan ayah tirinya pelaku pembunuhan, dan kami masih mendalami kasus ini,” ujar Kapolrestabes.

Keterangan lainnya menyebutkan, sebelum malam kejadian itu, istri pelaku menitipkan dua anaknya ke rumah orang tuanya tidak jauh dari kediamannya di Jalan Satria, karena siang itu dia bekerja. Kemudian saat malam, dua anaknya datang ke rumah kontrakan ayah tirinya dibelakang Global Prima, dan terjadilah peristiwa naas tersebut. (W05)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Belajar dari Sungai Shanghai: Mimpi yang Belum Selesai untuk Jakarta

Belajar dari Sungai Shanghai: Mimpi yang Belum Selesai untuk Jakarta

KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif

Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Bukti Aliran Dana, PK Kasus APD Sumut Masuki Babak Krusial

Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Bukti Aliran Dana, PK Kasus APD Sumut Masuki Babak Krusial

Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

Kajati Sumut Dituding Ogah Jumpa Wartawan, Audensi dan Minta Informasi Forwaka Sumut Ditolak

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

S Alias Nino dan Na Oknum Agent Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

KJRI Shanghai dan Diplomasi Pengetahuan untuk Indonesia

Komentar
Berita Terbaru