Kamis, 17 September 2026

Pendiri Tiket.com Bagi-bagi Tips

Administrator
Minggu, 21 Januari 2018 16:55 WIB
Pendiri Tiket.com Bagi-bagi Tips

Jakarta – Dewasa ini, banyak anak muda di Indonesia berlomba mendirikan startup. Bila ingin berhasil, startup yang dibuat harus dapat mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat.

Demikian disampaikan Co-Founder sekaligus CMO Tiket.com Gaery Undarsana saat ditemui usai menjadi pembicara di ajang Creativepreneur Corner 2018 di Yogyakarta.

Dia mengatakan banyak anak muda sangat fokus mencari ide. Namun sayangnya idenya tidak berangkat dari problem. Akibatnya, setelah menemukan ide mereka masih ragu-ragu untuk memulai usahanya.

“Problemnya kalau kita terlalu fokus nyari ide, pada saat kita ketemu ide yang menarik, kita malah bertanya-tanya ‘ide ini kira-kira ada yang mau beli enggak ya?’ atau ‘ide ini kira-kira ada yang mau pakai enggak ya?” kata Gaery kepadadetikINET.

Gaery menyarankan memulai usaha sebaiknya berangkat dari problem. Dia mencontohkan, misalnya di Indonesia masyarakat harus mengantre saat membeli makanan, dari problem itu bisa dihadirkan layanan jasanya.

“Ketika ada problem seperti itu kita coba pikirin solusinya. Ini bukan berarti ide lebih gimana gitu, tapi maksudnya kalau mau melakukan sesuatu coba berangkat dari problem yang benar-benar ada. Kalau dari problem nanti minimal ada orang yang mau pakai,” jelasnya.

Untuk solusi yang ditawarkan, kita tidak melulu harus membuat konsep awal. Cukup melihat apakah sudah ada usaha sejenis di tempat lain. Tetapi konsep usaha tersebut belum ada di tempatnya.

“Kalau misalnya sudah ada yang sukses dengan konsep yang sama di tempat lain, kan sebenarnya kita tinggal bawa itu di tempat kita,” ungkapnya.

“Jadi sebenarnya konsep itu tidak perlu kita pikirin dari nol. Kita cuma perlu lihat apa yang berhasil di sana, kita bawa dan adopsi, kita ubah sesuai dengan keperluan kita. Itu akan lebih cepat prosesnya,” lanjut Gaery.

Kita pun harus bisa memperkecil risiko dan pintar membaca peluang. Menurutnya seorang startup jangan terlalu fokus dengan keunikan dari usaha yang ditawarkan, melainkan juga harus bisa mempetakan peluang usaha di tempatnya.

“Kalau misalnya ada lautan yang sudah kepenuhan, kita mau berenang di sana sudah susah. Tapi kalau misalnya ada tempat yang enggak gede nih, kecil tapi kosong, kenapa enggak kita mainin (usaha) di situ,” pungkasnya.



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP

Deepa Malik: Membawa Ikon India Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan ke dalam Gerakan 100 CTFP

Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman

Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman

Jembatan Gantung Bolatan Rampung 100 Persen, Warga Kini Punya Akses Lebih Aman

Jembatan Gantung Bolatan Rampung 100 Persen, Warga Kini Punya Akses Lebih Aman

Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah

Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah

Nekat Jual Ganja, Seorang Kakek Dibekuk Polisi di Jalan Bunga Cempaka Medan, 880 Gram Ganja Disita

Nekat Jual Ganja, Seorang Kakek Dibekuk Polisi di Jalan Bunga Cempaka Medan, 880 Gram Ganja Disita

DPW AWI Sumut Minta BKD DPRD Segera Mengambil Sikap Dugaan Oknum Wakil Rakyat Terlibat Judi

DPW AWI Sumut Minta BKD DPRD Segera Mengambil Sikap Dugaan Oknum Wakil Rakyat Terlibat Judi

Komentar
Berita Terbaru