Selasa, 04 Agustus 2026

MKM Bangun Kerjasama Budaya dengan Penang

Administrator
Rabu, 18 September 2019 09:54 WIB
MKM Bangun Kerjasama Budaya dengan Penang

Penang,  Pulau Pinang,  Majelis Kesenian Medan (MKM) bersepakat dengan Persatuan Penulis Negeri Pulau Pinang (2PNP) dan Dewan Bahasa & Pustaka (DBP) Wilayah Utara untuk merancang sebuah kegiatan budaya bersama Kota Medan dan Penang yang dilakukan secara bergantian.

Demikian hasil diskusi antara MKM, 2PNP dan DBP Wil. Utara, di Gedung DBP Wil. Utara, Bandar Perda Bukit Mertajam, Seberang Perai, Pulau Pinang, kemarin siang.

Diskusi dilaksanakan dalam rangkaian kunjungan MKM ke Pulang Pinang. Tim MKM terdiri dari Choking Susilo Sakeh, Arie F Batubara, Jaya Arjuna, Yoserizal Firdaus dan Zaidan BS. Turut serta Ketua Dewan Kesenian Medan (DKM), serta Sekdisbud Medan Parulian Pasaribu serta beberapa staf.

Di awal perbincangan, Ketua MKM Choking Susilo Sakeh, memaparkan bahwa selama ini telah terjalin beberapa kegiatan sastra antara Sumatera bagian Utara -Malaysia bagian Utara-Thailand bagian Selatan seiring terbangunnya kerjasama IMTGT beberapa tahun lalu.

Kegiatan bertajuk “Dialog Utara” yang berupa pertemuan sastra itu, belakangan ini tersendat karena krisis ekonomi. Selain itu, ada juga kegiatan seni bertajuk “Dialog Sempadan”, kerjasama 2PNP dengan sebuah universitas negeri di Medan.
“Bagaimana kalau kita rancang sebuah kegiatan budaya kota kembar Medan-Penang, yang kita laksanakan secara rutin dan bergantian,” ajak Choking.

Ajakan itu disambut positip oleh 2PNP dan DBP Wil. Utara. Ketua 2PNP, Dato’ Hj. Anuar Ahmad, menyatakan siap menindaklanjuti gagasan ini.

Menurutnya, hubungan budaya Pulau Pinang dan Medan sudah terjalin baik sejak ratusan tahun lalu. Apalagi, “Kami punya bukti kuat, bahwa yang pertama kali membuka Pulau Pinang berasal dari Batubara,” ujar Dato’ Anuar.

Karenanya, kata Dato’ Anwar, harus ada upaya terus menerus untuk mempertahankan hubungan budaya Pulau Pinang dengan Tanah Deli. “Pesta budaya Medan-Penang bisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Timbalan DBP Wil. Utara, Cik Sharrul Rizal bin Hasyim, mendukung penuh gagasan ini. Dia menyarankan, sebaiknya bisa melibatkan kementrian Pelancongan di kedua negara.

Gagasan positip ini juga didukung oleh Sekdisbud Medan dan DKM. Ketua DKM Rianto Ahgly SH,  berharap kegiatan bisa dimulai pada tahun depan di Medan.

“Seniman dan budayawan Medan pasti siap mensukseskan acara ini,” ujar Anto Geng begitu di sapa.(Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas

Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas

Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026

Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026

Komentar
Berita Terbaru