Senin, 17 Agustus 2026

PEMUDA PANCASILA SUMUT AKAN GELAR RENUNGAN SUCI PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

Administrator
Sabtu, 22 September 2018 06:03 WIB
PEMUDA PANCASILA SUMUT AKAN GELAR RENUNGAN SUCI PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

Medan, halomedan.

Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar kegiatan renungan suci memperingati peristiwa G30S/PKI di Tugu Pahlawan Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (30/9) dinihari.
Peringatan peristiwa G30S/PKI, akan ribuan massa juga sekaligus memperingati hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober.

” Gubsu Edy Ramahyadi direncanakan hadir dalam acara tersebut,” kata Ketua Panitia Ir Yusmansyah MBA MT, pada wartawan Sabtu (22/9) d kantor MPW Pemuda Pancasila.
Panitia yang hadir Nanda Berdikari Batubara, Irwansyah, Bahar Effendi Pulungan, Harly Pranata, Budi Syahputra, Elfi Rizal, Rianto Ahgly, Zaman Karya Mendropa, Chalid Pranta dan panpel lainnya.
Sesuai arahan Ketua MPW PP Kodrat Shah dan Sekjen Ali Madhy, kegiatan renung suci ini dilaksanakan setiap tahunnya. Dimana moment ini diharap agar generasi muda bisa menangkal bahaya laten komunis yang merongrong generasi bangsa.
“Kita harus waspadai bahaya laten komunis menrongrong generasi bangsa. Kader Pemuda Pancasila terdepan hempang bahaya laten komunis ” katanya.
Dalam kegiatan ini lanjut Ketua Panpel, yakni apel renungan suci, tabur bunga yang diikuti seluruh kader pemuda pancasila.
Sementara itu, Ketua MPW PP Sumut, Kodrat Shah mengatakan, kegiatan renungan suci ini digelar setiap tahunnya. Hal Itu dilakukan untuk mengingatkan kembali kepada para kader agar selalu waspada. Sebab, menurut Kodrat, PKI di Indonesia itu tidak pernah diam.
“Mereka (PKI) terus bermanuver. Tapi polanya saja yang berubah. Jadi, kita harus tetap waspada dan ingat akan sejarah ini. Jangan pernah lengah,” kata Kodrat.
Kepada para kader PP Sumut, Kodrat menegaskan, harus merangkul rakyat seluruh Indonesia. Tujuannya, agar masyarakat yang masih awam, tak terikut dengan ideologi atau kepercayaan yang salah. Indonesia, ideologinya adalah Pancasila. “Makanya setiap tahun diadakan ini, supaya kader-kader kita seluruhnya, ingat peristiwa ini. Dan mulai berbuat juga untuk masyarakat, supaya ruang gerak PKI itu terbatas,” kata Kodrat.
Dia mengingatkan, agar seluruh rakyat Indonesia tetap harus waspada dan tak boleh lengah terhadap manuver PKI. “Siapapun dia yang ingin merubah ideologi bangsa ini (Indonesia), itu berhadapan dengan kita (PP),” pungkasnya. (Red)

MOHON BEKENAN BANTUANNYA SAHABAKU SEMUA TERIMAKASIH



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

Anggota PJ91 Lakukan Aksi Plogging, Jumhur Hidayat: Bagian dari Tobat Ekologi

Anggota PJ91 Lakukan Aksi Plogging, Jumhur Hidayat: Bagian dari Tobat Ekologi

BAYI NORWEGIA LAHIR MEMBAWA TABUNGAN, BAYI INDONESIA MENYAMBUT UTANG?

BAYI NORWEGIA LAHIR MEMBAWA TABUNGAN, BAYI INDONESIA MENYAMBUT UTANG?

Komentar
Berita Terbaru