Sabtu, 03 Oktober 2026

Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026–2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu

Administrator
Sabtu, 03 Oktober 2026 06:59 WIB
Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026–2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu
MEDAN — Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Sumatera Utara periode 2026–2031 menggelar rapat perdana di Kembar Cafe, Medan, Jumat (2/10/2026).

Rapat perdana tersebut menjadi momentum awal bagi jajaran pengurus untuk menyatukan visi, memperkuat silaturahmi, sekaligus membahas berbagai agenda organisasi, termasuk rencana pelantikan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026–2031.

Ketua PW MABMI Sumatera Utara, Dr. OK Ibnu Affan, SH, MH, dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya membangun soliditas organisasi serta memperkuat peran masyarakat Melayu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, puak Melayu, bermasyarakat dan berbangsa merupakan landasan penting dalam menjaga martabat, kelestarian adat dan budaya Melayu, sekaligus memperkuat posisi masyarakat Melayu dalam percaturan nasional maupun global.

Baca Juga:
"Dalam falsafah Melayu, kehidupan individu tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial dan identitas kolektifnya," ujar OK Ibnu Affan dalam rapat tersebut.

Ia menekankan, keberadaan MABMI tidak semata-mata berkaitan dengan pelestarian tradisi dan budaya, tetapi juga bagaimana nilai-nilai luhur Melayu dapat terus hidup dan relevan dalam perkembangan zaman.

Karena itu, kepengurusan PW MABMI Sumut periode 2026–2031 diharapkan mampu membangun kerja bersama yang lebih solid, merangkul berbagai puak dan komunitas Melayu, serta mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melanjutkan warisan adat budaya Melayu.

Rapat perdana tersebut juga menjadi ruang konsolidasi internal untuk mempersiapkan pelantikan kepengurusan PW MABMI Sumatera Utara periode 2026–2031.

Dengan kepengurusan baru, MABMI Sumatera Utara diharapkan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga marwah, memperkuat eksistensi, serta melestarikan adat dan budaya Melayu di Sumatera Utara.

Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjadikan adat dan budaya Melayu bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan nilai yang terus berkembang dan memberi kontribusi bagi kehidupan masyarakat, daerah, bangsa dan negara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jangan Cederai Marwah Langkat, DSML Desak Pemkab Jalankan Perda dan Perbup Pemajuan Kebudayaan Melayu

Jangan Cederai Marwah Langkat, DSML Desak Pemkab Jalankan Perda dan Perbup Pemajuan Kebudayaan Melayu

Minta Pelaku Fitnah Terhadap Tokoh Melayu Diduga Dilakukan Kelompok Penggarap Desa Helvetia di Usut

Minta Pelaku Fitnah Terhadap Tokoh Melayu Diduga Dilakukan Kelompok Penggarap Desa Helvetia di Usut

Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan Harapkan Buku ‘100 Tokoh Melayu Nusantara’ Mendorong Lahirnya Cendekiawan Baru

Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan Harapkan Buku ‘100 Tokoh Melayu Nusantara’ Mendorong Lahirnya Cendekiawan Baru

Komentar
Berita Terbaru