BATU BARA —
Pondok Zikir Thoriqot Ahli Syattariyah yang berada di Dusun VII, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, terendam banjir. Ketinggian air di areal pondok diperkirakan mencapai 1 hingga 1,2 meter dari permukaan tanah.
Pimpinan
Pondok Zikir Thoriqot Ahli Syattariyah, Tuan M. Bakri Godang, didampingi Wakil Pimpinan M. Hamdani Batubara, mengatakan genangan air tersebut diduga berasal dari luapan aliran Sungai Dalu-Dalu di bagian hulu.
Menurut Bakri, air mulai memasuki kawasan sekitar pondok pada Kamis, 23 Agustus 2026. Debit air sempat berangsur surut pada Selasa, 1 September 2026. Namun, kondisi kembali memburuk setelah debit air meningkat pada Sabtu, 5 September 2026.
"Hingga saat ini, ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar 1 hingga 1,2 meter," ujar Bakri.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, genangan air kini telah merendam bagian lantai pondok. Kondisi tersebut membuat sejumlah aktivitas keagamaan, termasuk kegiatan zikir dan ibadah lainnya, untuk sementara dihentikan.
"Saat ini air telah merendam bagian lantai pondok. Sementara aktivitas zikir dan ibadah lainnya di dalam pondok dihentikan," terangnya.
Wakil Pimpinan
Pondok Zikir Ahli Syattariyah, M. Hamdani Batubara, berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mengambil langkah untuk menangani persoalan banjir yang merendam kawasan pondok.
Hamdani menduga genangan tersebut berkaitan dengan adanya kebocoran pada benteng atau tanggul di bagian hulu sungai. Kondisi itu diduga menyebabkan aliran air masuk ke wilayah sekitar pondok dan menggenangi areal pondok zikir.
"Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi agar persoalan banjir ini dapat segera diatasi," harapnya.
Namun, penyebab pasti masuknya air ke kawasan pondok masih memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara, termasuk pengecekan kondisi aliran sungai dan tanggul di bagian hulu.
Kehadiran tersebut, kata Bakri, menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi pondok yang terdampak akibat genangan air.
Dia berharap perhatian dan penanganan dari pemerintah dapat segera dilakukan sehingga aktivitas keagamaan di
Pondok Zikir Thoriqot Ahli Syattariyah dapat kembali berjalan normal.