MEDAN — Memasuki usia ke-27 tahun, perjalanan organisasi masyarakat (ormas)
Pendawa Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin luas. Dari awal berdiri di Kelurahan Sukaramai-1, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada 9 September 1999, kini
Pendawa Indonesia telah berkembang hingga tingkat nasional.
Pendiri sekaligus Ketua Umum PB
Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan organisasi yang telah dibangunnya selama 27 tahun.
"Alhamdulillah, sekarang ini Ormas
Pendawa Indonesia sudah semakin maju dan berkembang ke tingkat nasional, yaitu sudah ada di 20 provinsi dan mempunyai 11 lembaga sayap
Pendawa," ujar H. Ruslan.
Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar
Pendawa Indonesia yang selama ini terus menjaga semangat persaudaraan.
Bagi H. Ruslan, semakin luasnya keberadaan
Pendawa bukan semata-mata soal bertambahnya struktur organisasi, tetapi juga menjadi amanah untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Baca Juga:
"
Pendawa ini harus terus menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial. Semakin besar organisasi, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk memberikan manfaat," katanya.
Ia berharap pada usia ke-27 tahun ini, seluruh jajaran
Pendawa Indonesia semakin solid, guyub dan mampu menjaga nilai-nilai persaudaraan yang menjadi fondasi organisasi sejak awal berdiri.
"Semoga kehadiran
Pendawa bermanfaat bagi anggota, masyarakat dan pemerintah. Salam kebajikan, salam paseduluran.
Pendawa... Satria, Satria...
Pendawa," pungkasnya.rel