Senin, 25 Mei 2026

HMP3SU Geruduk KPK, Desak Sutan Tolang Ditangkap Terkait Dugaan “Uang Siluman” di Bapenda Sumut

Administrator
Senin, 25 Mei 2026 14:36 WIB
HMP3SU Geruduk KPK, Desak Sutan Tolang Ditangkap Terkait Dugaan “Uang Siluman” di Bapenda Sumut
Istimewa



Jakarta – Gelombang desakan terhadap dugaan praktik korupsi di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara kembali menguat. Senin, 25 Mei 2026, massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Peduli Sumatera Utara (HMP3SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.

Dalam aksinya, massa menyoroti dugaan praktik "uang siluman" yang disebut-sebut telah mengakar di tubuh Bapenda Sumut. Mereka menduga adanya praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, hingga penyalahgunaan kewenangan yang berlangsung secara sistematis.

Koordinator aksi Saiful Adam menyebut kondisi di internal Bapenda Sumut sudah berada pada titik kritis dan tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Mereka meminta Komisi Pemberantasan Korupsi segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan praktik korupsi tersebut.

"Kasus dugaan uang siluman di Bapenda Sumut sudah sangat meresahkan. Kami meminta KPK RI tidak tinggal diam. Dugaan pungli dan gratifikasi ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," tegas perwakilan massa dalam orasinya di depan Gedung KPK.

Baca Juga:
Dalam tuntutannya, massa secara khusus meminta aparat penegak hukum segera memeriksa dan menetapkan Sutan Tolang sebagai tersangka. Mereka menduga yang bersangkutan memiliki keterlibatan dalam praktik pungli dan gratifikasi di lingkungan Bapenda Sumut.

Tak hanya itu, massa juga mendesak KPK membuka seluruh aliran dana mencurigakan yang diduga berasal dari praktik ilegal di instansi pengelola pendapatan daerah tersebut. Mereka menilai dugaan korupsi di Bapenda Sumut telah mencederai kepercayaan publik dan berpotensi merugikan keuangan daerah.

bila tuntutan tidak ditanggapi, massa demo akan kembali aksi dengan massa aksi yang lebih besar lagi, ucapnya.


"Aparat penegak hukum jangan takut membongkar mafia pendapatan daerah. Jika dugaan ini benar, maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Sumatera Utara," ujar massa aksi.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar KPK segera menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di Bapenda Sumut.red



Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mobil Hingga Emas, Komisi C Nilai Gebyar Pajak Sumut Berpotensi Boncoskan APBD

Mobil Hingga Emas, Komisi C Nilai Gebyar Pajak Sumut Berpotensi Boncoskan APBD

Soal Dugaan Persekongkolan Tender Pengadaan Internet di Bapendasu, Praktisi Dukung Masyarakat Lapor APH

Soal Dugaan Persekongkolan Tender Pengadaan Internet di Bapendasu, Praktisi Dukung Masyarakat Lapor APH

Proyek Internet Rp13,7 M Bapendasu Diduga Bermasalah, Peran Rudi Hadian Siregar Kembali Disorot

Proyek Internet Rp13,7 M Bapendasu Diduga Bermasalah, Peran Rudi Hadian Siregar Kembali Disorot

Gebyar Pajak Bapenda Sumut Rp28 Miliar Disorot, DPRD Akui Tak Pernah Dilibatkan

Gebyar Pajak Bapenda Sumut Rp28 Miliar Disorot, DPRD Akui Tak Pernah Dilibatkan

Bapenda Medan Kebut PAD 2026 Rp3,6 Triliun, Pajak Restoran dan Hiburan Jadi Andalan

Bapenda Medan Kebut PAD 2026 Rp3,6 Triliun, Pajak Restoran dan Hiburan Jadi Andalan

GMPK Desak KPK Periksa Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rp 12 Miliar

GMPK Desak KPK Periksa Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rp 12 Miliar

Komentar
Berita Terbaru