Kamis, 16 April 2026

OTT Kadis Kominfo Tebingtinggi, Empat Orang Diamankan Ditkrimsus Polda Sumut

Administrator
Kamis, 16 April 2026 16:04 WIB
OTT Kadis Kominfo Tebingtinggi, Empat Orang Diamankan Ditkrimsus Polda Sumut
Istimewa

Tebingtinggi — Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Utara melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebingtinggi bersama tiga orang lainnya, Rabu (15/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Keempat orang yang diamankan dari Kantor Dinas Kominfo di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi masing-masing Gazali Rahman (Kadis Kominfo), Dedi Saputra (Kabid Aplikasi Informatika), Nur Erdian (Plt. Kabid Informasi dan Komunikasi Publik), serta seorang pihak swasta, Heny Afrianti, yang merupakan pegawai PT Whiz Digital Berjaya.
OTT tersebut diduga terkait kasus korupsi proyek pengadaan jaringan internet melalui sistem elektronik katalog (e-katalog) di lingkungan Pemko Tebingtinggi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkara ini berkaitan dengan kegiatan pengadaan WiFi tahun 2025 pada Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, khususnya pada belanja kawat/faksimili/internet/TV berlangganan serta pengadaan jaringan internet dengan kapasitas 700 Mbps (bandwidth domestik).
Proyek tersebut bersumber dari APBD Kota Tebingtinggi Tahun Anggaran 2024 dengan nilai mencapai Rp1.111.500.000.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, membenarkan adanya OTT tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kasus masih dalam tahap pendalaman.
"Benar ada OTT Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi, namun masih dalam pendalaman. Kita tunggu hasilnya dan perintah dari Kapolda," ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Informasi terbaru menyebutkan, dua orang yakni Gazali Rahman dan Dedi Saputra telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan awal. Sementara itu, Nur Erdian dan Heny Afrianti masih menjalani pemeriksaan intensif di Ditkrimsus Polda Sumut.
Tebingtinggi Heboh
Pasca OTT tersebut, suasana di Kota Tebingtinggi langsung diwarnai berbagai spekulasi. Informasi menyebar cepat, terutama di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
Sejumlah isu yang belum terverifikasi beredar di kalangan pegawai dan masyarakat. Sebagian menyebutkan bahwa para pejabat diamankan oleh aparat kepolisian, sementara versi lain menyebutkan adanya dugaan OTT terkait praktik suap proyek.
Beberapa warga mengaku mengetahui informasi tersebut dari percakapan langsung maupun pesan berantai di aplikasi WhatsApp. Namun hingga kini, sebagian informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana dalam proyek tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Ott
Berita Terkait
KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di Gedung KPK, Bungkam Soal OTT di Lingkungan Dinas PUPR

Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di Gedung KPK, Bungkam Soal OTT di Lingkungan Dinas PUPR

GREAT Institute Prihatin atas OTT KPK Wamenaker, Praktik Korupsi Masih Bergentayangan.

GREAT Institute Prihatin atas OTT KPK Wamenaker, Praktik Korupsi Masih Bergentayangan.

Ini Kasus KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Ini Kasus KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Dari Aktivis Jalanan ke Kursi Kabinet

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Dari Aktivis Jalanan ke Kursi Kabinet

Komentar
Berita Terbaru