Selasa, 05 Mei 2026

Polisi Buru Pembunuh Nek Rajeng

Administrator
Kamis, 03 Januari 2019 05:07 WIB
Polisi Buru  Pembunuh Nek Rajeng

MEDAN-halomedan.co
Kasus tewasnya nenek Rajeng (70) yang diduga menjadi korban pembunuhan hingga kini belum ada titik terang. Polsek Medan Sunggal kini sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi membenarkan bahwa telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus tewasnya Rajeng di Jalan Abdul Hakim Gang Setia, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, pada Selasa (1/1/2019) malam kemarin.

“Sudah tiga saksi yang kita periksa dan saat ini anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan,” kata Yasir, Kamis (3/1/2019).

Polisi belum mengidentifikasi pelaku yang menghabisi korbam yang tinggal sendiri di rumah tersebut. Ada dugaan pelaku tidak orang dekat korban sendiri.

“Ada yang kita curigai pelaku masih orang terdekat korban,” sambungnya.

Lebih lanjut, Yasir menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari autopsi, untuk mengungkap penyebab kematian korban tersebut.

Terkait apakah ada barang-barang berharga milik korban yang hilang, dalam peristiwa sadis itu, Yasir belum bisa memastikan.

“Kalau yang hilang nggak tahu pasti, karena dia tinggal sendiri,” ujarnya.

“Mohon doa dan dukungannya agar kasus ini segera bisa kita ungkap,” harap Yasir.

Di ketahui, korban Rajeng (70) ditemukan tewas di dalam rumahnya dalam keadaan terlentang dengan posisi tangan terikat tali tas dan kaki dalam keadaan terikat seprai.

Jasad korban yang diketahui keturunan warga India itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Tuma Dewi yang hendak berkunjung ke rumah korban.

Saat itu, dia dan suaminya Saundrajin melihat posisi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka separuh. Selain itu, rumah tersebut juga dalam kondisi mati lampu.

Kemudian saksi menyuruh suaminya untuk menghidupkan lampu sepeda motor untuk menerangi rumah korban.

Saksi kemudian meminjam lilin ke salah seorang warga dan selanjutnya dengan menggunakan lilin, saksi masuk ke rumah korban.

Setelah masuk ke rumah tersebut, saksi kemudian masuk ke kamar korban dan melihat korban dalam keadaan terlentang sudah tidak bernyawa dengan posisi tangan dan kaki terikat.(res46)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya

Sound of Borobudur Masuk TK: Menjawab Krisis Karakter Anak Bangsa dari Akar Budaya

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

Komentar
Berita Terbaru