Jumat, 19 Juni 2026

Polisi Buru Pembunuh Nek Rajeng

Administrator
Kamis, 03 Januari 2019 05:07 WIB
Polisi Buru  Pembunuh Nek Rajeng

MEDAN-halomedan.co
Kasus tewasnya nenek Rajeng (70) yang diduga menjadi korban pembunuhan hingga kini belum ada titik terang. Polsek Medan Sunggal kini sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi membenarkan bahwa telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus tewasnya Rajeng di Jalan Abdul Hakim Gang Setia, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, pada Selasa (1/1/2019) malam kemarin.

“Sudah tiga saksi yang kita periksa dan saat ini anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan,” kata Yasir, Kamis (3/1/2019).

Polisi belum mengidentifikasi pelaku yang menghabisi korbam yang tinggal sendiri di rumah tersebut. Ada dugaan pelaku tidak orang dekat korban sendiri.

“Ada yang kita curigai pelaku masih orang terdekat korban,” sambungnya.

Lebih lanjut, Yasir menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari autopsi, untuk mengungkap penyebab kematian korban tersebut.

Terkait apakah ada barang-barang berharga milik korban yang hilang, dalam peristiwa sadis itu, Yasir belum bisa memastikan.

“Kalau yang hilang nggak tahu pasti, karena dia tinggal sendiri,” ujarnya.

“Mohon doa dan dukungannya agar kasus ini segera bisa kita ungkap,” harap Yasir.

Di ketahui, korban Rajeng (70) ditemukan tewas di dalam rumahnya dalam keadaan terlentang dengan posisi tangan terikat tali tas dan kaki dalam keadaan terikat seprai.

Jasad korban yang diketahui keturunan warga India itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Tuma Dewi yang hendak berkunjung ke rumah korban.

Saat itu, dia dan suaminya Saundrajin melihat posisi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka separuh. Selain itu, rumah tersebut juga dalam kondisi mati lampu.

Kemudian saksi menyuruh suaminya untuk menghidupkan lampu sepeda motor untuk menerangi rumah korban.

Saksi kemudian meminjam lilin ke salah seorang warga dan selanjutnya dengan menggunakan lilin, saksi masuk ke rumah korban.

Setelah masuk ke rumah tersebut, saksi kemudian masuk ke kamar korban dan melihat korban dalam keadaan terlentang sudah tidak bernyawa dengan posisi tangan dan kaki terikat.(res46)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Mahasiswa Magister UNAS: Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Bupati Langkat dan Kajari Audiensi dengan Kajati Sumut, Perkuat Sinergitas Pengawalan Pembangunan

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak  KKSU Hati Nurani

Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah

Lantik 69 Pejabat Manajerial, Wali Kota Medan: Atasan Itu Hierarki, Masyarakat Adalah Jabatan Tertinggi

Lantik 69 Pejabat Manajerial, Wali Kota Medan: Atasan Itu Hierarki, Masyarakat Adalah Jabatan Tertinggi

Komentar
Berita Terbaru