Selasa, 04 Agustus 2026

Guru Pengajar Aniaya Istri Sampai Masuk Ruma Sakit

Administrator
Rabu, 29 Januari 2020 04:10 WIB
Guru Pengajar Aniaya Istri Sampai Masuk Ruma Sakit

Bilah Hilir | Sadis Seorang Guru Pengajar aniaya istri sampai masuk ruma sakit, karena masalah kunci mobil, seorang suami, NTP (46) tega menganiaya istri sendiri, YS (39) dengan memukul dada, menampar hingga menendangnya di rumah di Dusun Sidomulyo II Desa Sidomulyo Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu,rabu (29/1/2020) pukul 1.30 WIB dini hari.

Akibat insiden itu, YS mengalami sakit dibagian dada, luka pada bagian gusi bawah mulut dan kaki bengkak di sebelah kiri, hingga YS pun mendatangi Mapolsek Bilah Hilir untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kepala Desa Sidomulyo Sukri sewaktu dikonfirmasi Wartawan terkait Kekerasan ruma tangga (KDRT) warga nya mengatakan Sebenarnya setiap keluarga pasti masing masing punya masalah baik masalah besar atau kecil tetapi masalah kan bisa diselesaikan dengan baik, dan kalo tidak mampu di selesaikan sendiri kan ada jiran tetangga atau sanak pamili para pemuka orang yang dituakan mau tokoh adat pantang sekali kalo ada masalah main hakim sendiri apalagi sampai terjadi penganiayaan pisik itu tidak baik dan melanggar hukum,. kata sukri

Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indratno Napitupulu saat dikonfirmasi membenarkan, saat itu juga pelaku diamankan dan langsung dilimpahkan bersama laporan korban ke Polres Labuhanbatu.

“Ia, tapi sudah kita antar ke Polres langsung tadi pagi, buat LP nya juga di Polres,” ungkapnya.

Informasi yang diperoleh, pada saat NTP pulang dan akan mengambil kunci mobil yang berada di gantungan kunci didalam rumah. NTP tidak menemukan kunci mobil tersebut, dan terus mencarinya di setiap ruangan rumah. Hingga pria yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga pendidik di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Bilah Hilir itu mencoba membobol kunci pintu kamar untuk mencari kunci mobil.

Melihat hal itu YS tidak senang dengan perbuatan yang telah merusak kunci pintu.

Pertengkaran mulut pun terjadi, YS mengusir NTP untuk pergi dari rumah namun NTP tidak terima, hingga terjadi saling dorong mendorong.

Setelah itu NTP memukul dada YS, menampar mulut YS dan menendang kaki sebelah kiri YS. Dan akibat kejadian tersebut YS mengalami kaki bengkak di sebelah kiri, luka pada bagian gusi bawah mulut dan sakit di bagian dada. Hingga harus dirawat di RSUD Rantauprapat. (W28).

Keterangan poto: korban sewaktu dirawat di RS Umum Rantau Prapat.

Pengirim berita: wahyudi
Tanggal 29 januari 2020



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Demo JIPI Guncang Kantor MBG Sumut, Soroti Dugaan Pelanggaran Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

Demo JIPI Guncang Kantor MBG Sumut, Soroti Dugaan Pelanggaran Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan

Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan

Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil

Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Komentar
Berita Terbaru