Selasa, 04 Agustus 2026

Aset Milik Bandar Narkoba Senilai Rp 31 Milyar Disita BNN

Administrator
Rabu, 13 November 2019 09:56 WIB
Aset Milik Bandar Narkoba Senilai Rp 31 Milyar Disita BNN
MEDAN, halomedan.co
Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan PPATK berhasil  melakukan penangkapan terhadap 5 orang tersangka dalam kasus tindak  pidana pencucian uang (TPPU) dari kejahatan narkoba (predicate crime). Total, sebanyak Rp31 miliar disita dari penangkapan itu.
 
“Kelima tersangka yakni, AK, Muhbit,  
Aprianda, IS dan FS,”ucap Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari, Rabu (13/11).
 
Irjen Pol Arman Depari, mengatakan AK adalah istri dari Murtala Ilyas, narapidana kasus narkoba yang saat ini mendekam di LP Nusakambangan.
 
“Murtala Ilyas pada tahun 2017 telah dihukum 19 tahun penjara dan asset sebesar Rp 144 miliar disita negara,” kata Arman.
 
Disebutkan Arman, pada tahun 2018 Mahkamah Agung RI memutus Murtala bersalah. Namun hukuman dikurangi menjadi 8 tahun dan aset dikembalikan kepada Murtala.
 
Oleh Murtala sebagian hasil kejahatan narkoba di simpan dan dikelola oleh istrinya Atika dan ponakannya Muhibut dengan membuka rekening bank.
 
“Mereka buka sebanyak 12 rekening yang digunakan untuk menampung uang hasil penjualan narkoba. Rekening-rekening tersebut dipakai untuk transaksi jual beli aset,” ungkap Arman.
 
Hal itu lanjut Arman, dilakukan dalam upaya menghilangkan jejak atau berupaya mencuci uang. 
 
“Membuat seolah uang hasil penjualan narkoba adalah  bersih, sah atau legal,”sebutnya.
 
Dijelaskan Arman bahwa aset yang berhasil disita antara lain uang tunai, rumah tinggal, mobil, SPBU, ruko, kebun dan lahan/kavling. Jumlah total Rp 31 milyar. 
 
BNN bersama dengan PPATK, OJK dan Perbankan saat ini sedang mengembangkan kasus TPPU tersebut, terutama menyangkut keterlibatan oknum penegak hukum.
 
“Para penyidik BNN juga sedang  menelusuri upaya pencucian uang dalam kasus kejahatan judi online yang dicampur dengan kejahatan narkoba,” urai Arman. (Rez)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil

Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas

Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas

Komentar
Berita Terbaru