Senin, 17 Agustus 2026

Bupati: Miskin Jangan Jadi Penghalang Gapai Cita-cita

Administrator
Rabu, 30 Januari 2019 05:49 WIB
Bupati: Miskin Jangan Jadi Penghalang Gapai Cita-cita

MEDAN l
Kemiskinan dan kekurangan tidak menutup kemungkinan untuk menggapai cita cita, yang penting ada niat dkuatkan dengan tekad, serta kesungguhan.

“Setiap anak manusia tentunya bangga, jika rekam jejaknya diabadikan orang dalam sebuah buku, semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan menginspirasi generasi berikutnya,” kata Bupati Batubara Ir Zahir MAP dalam peluncuran bukunya “Impian Bupati Zahir Sianak Petani” yang ditulis mantan Pj Bupati Batubara Saiful Safri di Hotel Madani Syariah, Selasa (29/1).

Zahir, tidak menyangka kalau dihari jadinya mendapat yang ke 50 tahun mendapatkan kado istimewa,” Saya tak menyangka saya dulu anak petani miskin, dari penjual kue dan penjual daun ubi dapat menjadi bupati,” kata Zahir.

Peluncuran buku yang juga bertepatan dengan HUT yang Ke-50 Zahir ini, dihadiri Kajari Batubara Mulyadi Sajean, Dandim 0208 As, Kapolres Batubara, Anggota DPRD Sumut, Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, kepala OPD Pemkab Batubara dan anggota DPRD Batubara, Ketua ormas, Ketua OKP se-Batubara.

Prof DR Efendi Napitupulu,M.Pd yang mengupas secara teoritis buku setebal 137 halaman berisi 7 Bab ini, dimulai dari cover depan hingga kulit belakang. Menurutnya buku ini ditulis secara sistematis dan tidak membosankan pembacanya.

Penelaah kedua DR Parapat Gultom mengupas secara hipotesis kebermanfaatan buku ini ditulis. ” Hipotesa kita membuktikan bahwa 50 tahun kemudian Zahir membuktikan bahwa anak petani dari Air Hitam itu memang menjadi bupati,” beber Parapat Gultom.

Dikatakannya buku ini adalah salah satu referensi untuk memenangkan persaingan dalam jabatan politik. Berisi tentang bagaimana strategi, yang telah dibuktikan sukses dilakukan di Batubara.

Buku ini membuka secara transparan kiat-kiat sukses untuk menjadi bupati. Zahir yang religius menempatkan berserah diri kepada Allah Swt ditempat yang pertama sebagai faktor pertama. Kemudian mengenal daerah dengan baik berikut karakteristik penduduknya. Bergaul dengan ormas, OKP, mendekati anak perantauan, ” seharusnya ini disembunyikan, karena ini rahasia dan strategi,” kata Gultom.

Gultom mengapresiasi Zahir yang mau meluncurkan buku diawal pemerintahannya, menurutnya ini sesuatu yang langka, juga membuktikan ia terbuka pada masyarakat. ” Hendaknya bupati setiap tahun meluncurkan buku layaknya sebuah reportase atas visi misi, dan pencapaian – pencapaiannya,” kata Gultom. (jo)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

HUT RI ke-81, TPI Medan Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

HUT RI ke-81, TPI Medan Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

Komentar
Berita Terbaru