Senin, 17 Agustus 2026

Sosialisasi KBKR Berkualitas di Labuhanbatu

Administrator
Rabu, 30 Januari 2019 05:43 WIB
Sosialisasi KBKR Berkualitas di  Labuhanbatu

LABUHANBATU I
Tujuan pembangunan keluarga adalah meningkatkan pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga untuk mengoptimalkan fungsi keluarga.

Yaitu meningkatkan kualitas anak dengan pemberian akses informasi, pendidikan dan penyuluhan tentang perawatan, pengasuhan dan perkembangan anak, meningkatkan kualitas remaja dengan pemberian akses informasi, pendidikan, konseling, dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga. Serta meningkatkan akses dan peluang terhadap penerimaan informasi dan sumberdaya ekonomi melalui usaha mikro keluarga.

Hal itu disampaikan Sekretaris BKKBN Sumut, Yusrizal Batubara S.Sos pada sosialisasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) bersama mitra kerja tahun 2018 di Desa Sidorukun, Dusun VII Timbang Air, Kabupaten Labuhanbatu.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DR. Saleh Partaonan Daulay, M.Ag,M.Hum sebagai mitra kerja serta unsur Muspika setempat dan kaum ibu.

“Untuk mewujudkan tujuan pembangunan keluarga tadi, diperlukan pengaturan jarak kelahiran anak sesuai dengan kesehatan reproduksi si ibu. Terlebih dengan kondisi ekonomi yang saat ini sedang sulit,” ucap Yusrizal Batubara.

Dengan pembatasan kelahiran, lanjutnya, juga mencegah terjadinya kematian ibu dan anak pascakelahiran. Di samping itu, si ibu dapat memenuhi pemberian ASI ekslusif hingga usia anak 3 tahun dan mengamati 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Sekaligus mencegah terjadinya gizi buruk pada anak atau stunting juga menghindari si ibu dari ancaman kanker serviks yang disebabkan terlalu dekatnya jarak melahirkan.

Terkait dengan itu, pemerintah melalui BKKBN telah menyiapkan lima alat KB, dari suntik, pil, IUD, implan dan kondom. Pembatasan kelahiran juga memberi ruang bagi keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan dan menjamin pendidikan anak sehingga meningkatkan kualitas keluarga di tengah-tengah masyarakat.

Para peserta sosialisasi yang terdiri dari kaum ibu juga mendapat pengetahuan bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya. Yaitu dengan memperhatikan kebersihan pakaian dalam, arah siraman air setelah buang air dan jarak waktu kelahiran yang tidak terlalu dekat. Sosialisasi itu sendiri mendapat respon positif dari warga.

Sejumlah pertanyaan seputar KBKR dapat dijawab dengan baik. Warga yang menjawab dengan benar pun mendapat hadiah menarik dari panitia. (R03/rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

HUT RI ke-81, TPI Medan Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

HUT RI ke-81, TPI Medan Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

Komentar
Berita Terbaru