Jumat, 08 Mei 2026

Fahrurrazi : Suara Masyarakat Masih Terabaikan

Administrator
Senin, 30 Juli 2018 12:54 WIB
Fahrurrazi : Suara Masyarakat Masih Terabaikan
MEDAN I Halomedan.co
Dalam perhelatan pemilihan legislatif yang sebentar lagi akan dilaksanakan, berbagai macam dan maksud para caleg untuk dapat duduk dan mendapat suara masyarakat. Seperti Fahrurrazi caleg asal Serdang Bedagai dengan dapil Perbaungan dan Pantai Cermin. Mengadu nasib sebagai Caleg untuk menjemput suara masyarakat yang selama ini terabaikan, ucapnya kepada Wartawan, Senin (30/7). Menurut Caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini, Saya maju dalam pertarungan perebutan kursi anggota Legislatif untuk Kabupaten Serdang Bedagai bukan untuk pongah, tapi tujuan saya menjemput amanah rakyat, yang mana setelah ditelusuri dari suara masyarakat wilayah Dapil I khusus nya,Perbaungan-Pantai Cermin, amanah yan mereka berikan selama ini kepada anggota DPRD yang terpilih ternyata di kesampingkan, tak jelas apa yang mereka perjuangkan untuk masyarakat.
Saya hanya anak kampung yang pernah mengecap dunia pendidikan di kota medan, namun tidak lah pula lupa dengan kampung halaman. Maju dari Partai Bulan Bintang degan nomor Partai 19, akibat dari Dorongan dari senior dan para rekan juang, mmbuat saya mengambil keputusan untuk maju dalam Pileg tahun 2019 nanti, dengan mminta do’a restu orang tua terlebih dahulu dan keluarga.
Sekian tahun di tempa di parlemen jalanan, bertemu dengan banyak orang menghadapi segala macam kondisi, bahkan hingga mengantarkan dalam jeruji besi demi mempertahankan prinsif dan idealisme, ucapnya. Oleh karena nya, saya tidak pula berharap masyarakat memandang saya sebagai orang baik, namun tidak lah mungkin pula berharap masyarakat memandang sebagai orang jahat, saya hanya memohon do’a dan dukungan, agar kiranya sudi mengembankan amanah itu kepada kami yang muda-muda ini, insyaa Allah amanah itu akan saya jaga dengan sepenuh hati. Tidak lah memberikan sebuah janji, tidak lah pula sebagai sebuah pencitraan busuk demi sebuah kursi parlemen. Saya maju tanpa ada uang, tanpa pencitraan, saya hanya orang biasa dengan maju apa adanya, ucapnya mengakhiri. (W03)


Dikirim dari Yahoo Mail di Andro


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas

Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas

Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan

Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan

Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif

Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif

Gerindra Sumut Bergerak Cepat, Warga Dipasung 4 Tahun di Medan Polonia Akhirnya Dievakuasi untuk Pengobatan

Gerindra Sumut Bergerak Cepat, Warga Dipasung 4 Tahun di Medan Polonia Akhirnya Dievakuasi untuk Pengobatan

Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia

Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia

Belajar dari Shanghai: Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar Kendaraan

Belajar dari Shanghai: Ketika Kota Dibangun untuk Manusia, Bukan Sekadar Kendaraan

Komentar
Berita Terbaru