Minggu, 08 November 2026

Mujahadah Kubro Digelar Serentak se-Indonesia, 110 Jamaah di Hamparan Perak Doakan Keselamatan Bangsa dan Presiden Prabowo

Administrator
Minggu, 08 November 2026 21:23 WIB
Mujahadah Kubro Digelar Serentak se-Indonesia, 110 Jamaah di Hamparan Perak Doakan Keselamatan Bangsa dan Presiden Prabowo
DELI SERDANG – Sebanyak 110 jamaah dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dalam rangka Mujahadah Kubro yang digelar serentak se-Indonesia, Minggu (8/11/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema "Berdoa untuk Negeri, Bersholawat untuk Umat, Bersatu untuk NKRI!" ini berlangsung di Griya Sholawat Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Roudhotul Ulum, Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara bekerja sama dengan Majlis Mujadalah Kyai Kampung (MKK), Forum Kyai Kampung, Gema Santri Nusa, serta Afni Haromain Wisata.

Pimpinan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara, KH Akhmad Khambali, SE, MM, mengatakan bahwa Mujahadah Kubro merupakan ikhtiar batin sekaligus bentuk kepedulian para kyai kampung dan masyarakat terhadap keselamatan bangsa dan negara.

Baca Juga:
Menurutnya, berbagai persoalan, tantangan, serta ujian yang dihadapi bangsa Indonesia membutuhkan persatuan, kesabaran, kearifan, dan pertolongan Allah SWT.

"Berbagai persoalan dan tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan persatuan, kesabaran, serta kearifan. Karena itu, melalui doa bersama ini kita memohon pertolongan Allah SWT agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan," ujar KH Khambali yang juga Ketua Umum Gema Santri Nusa.

Sementara itu, Founder Majlis Mujadalah Kyai Kampung, Muhammad Najib Salim Attamimi atau yang dikenal dengan Syech Najib, menegaskan bahwa Indonesia merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, mendoakan keselamatan bangsa dan para pemimpin merupakan bagian dari tanggung jawab moral serta ikhtiar spiritual masyarakat.

Baca Juga:
"Menjaga keselamatan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama. Mendoakan pemimpin agar senantiasa berada di jalan yang benar juga merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam menyelamatkan bangsa," ungkap Syech Najib.

Secara khusus, dalam kegiatan tersebut jamaah juga memanjatkan doa agar Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) H. Prabowo Subianto, senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, panjang umur, kejernihan pikiran, keteguhan hati, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

Doa juga dipanjatkan agar setiap langkah dan kebijakan Presiden senantiasa mendapat bimbingan Allah SWT, sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan nasional, menjaga stabilitas bangsa, serta menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

KH Khambali yang juga Ketua Forum Kyai Tahlil Sumatera Utara menegaskan, mendoakan pemimpin bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga ikhtiar moral agar pemimpin senantiasa memperoleh petunjuk Allah SWT dalam menjalankan amanahnya.

Melalui lantunan sholawat, dzikir, istighotsah, dan doa bersama, para jamaah diajak mengetuk pintu langit, memohon agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan, konflik, bencana, fitnah, serta berbagai ancaman yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

KH Khambali juga mengingatkan bahwa persatuan bangsa harus menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan pandangan, pilihan politik, golongan, maupun latar belakang.

"Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai terpecah sebagai satu bangsa. Mari kita doakan negeri ini dan para pemimpin agar selalu diberikan petunjuk serta kekuatan oleh Allah SWT," tegasnya.

Ia berharap Mujahadah Kubro menjadi momentum kebangkitan kesadaran spiritual dan kebangsaan. Menurutnya, menjaga Indonesia tidak cukup hanya melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui doa, akhlak, persaudaraan, kepedulian sosial, serta tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Mujahadah Kubro ini menjadi bagian dari gerakan doa bersama yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia bersama gerakan Mujadalah Kyai Kampung yang dipelopori Syech Najib.

Gerakan tersebut mengajak para ulama, kyai, habaib, tokoh agama, santri, jamaah majelis taklim, dan seluruh komponen bangsa untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

DARI KYAI KAMPUNG UNTUK INDONESIA. DARI MAJELIS SHOLAWAT UNTUK PERSATUAN UMAT. DARI DOA BERSAMA UNTUK KESELAMATAN BANGSA.

Dengan semangat Satukan Doa, Kuatkan Ukhuwah, Selamatkan Indonesia, Mujahadah Kubro diharapkan menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa bukan hanya terletak pada kekayaan alam dan pemerintahan, tetapi juga pada persatuan rakyat, ketulusan pemimpin, doa para ulama, serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Indonesia Damai, Pemimpin Sehat, Rakyat Sejahtera, NKRI Tetap Utuh!

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Guru Adalah Penjaga Masa Depan Anak Bangsa” — Hasyim SE Dorong Pemerintah Lebih Serius Benahi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Guru Adalah Penjaga Masa Depan Anak Bangsa” — Hasyim SE Dorong Pemerintah Lebih Serius Benahi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Sumut Jangan Jadikan Laboratorium Politik Disintegrasi

Sumut Jangan Jadikan Laboratorium Politik Disintegrasi

Renungan hari Kemerdekaan ke 80, tahun 2025,  *Perlunya Reorientasi Pembangunan Ekonomi

Renungan hari Kemerdekaan ke 80, tahun 2025, *Perlunya Reorientasi Pembangunan Ekonomi

Penghargaan JNE Content Competition 2025, Merayakan Kreativitas Anak Bangsa

Penghargaan JNE Content Competition 2025, Merayakan Kreativitas Anak Bangsa

Lagu Kebangsaan Tidak Bisa Menyembunyikan Korupsi di Sumut

Lagu Kebangsaan Tidak Bisa Menyembunyikan Korupsi di Sumut

Pemprov Sumut Harapkan Televisi Terus Berkontribusi Cerdaskan Bangsa

Pemprov Sumut Harapkan Televisi Terus Berkontribusi Cerdaskan Bangsa

Komentar
Berita Terbaru