Sabtu, 14 Maret 2026
Marhaban ya Ramadhan

Membludak Namun Khusyuk, 1.810 Jamaah Iktikaf Malam 23 di Masjid Agung Medan

Administrator
Sabtu, 14 Maret 2026 05:06 WIB
Membludak Namun Khusyuk, 1.810 Jamaah Iktikaf Malam 23 di Masjid Agung Medan
Ist
MEDAN — Suasana religius yang menyentuh kalbu menyelimuti Masjid Agung Medan pada pelaksanaan ibadah iktikaf malam ke-23 Ramadan 1447 H, Kamis malam hingga Jumat dinihari (12–13/3/2026).

Ribuan umat Islam memadati masjid kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu, larut dalam zikir, doa, dan rangkaian ibadah malam yang berlangsung khusyuk.

Sekitar 1.810 jamaah tercatat mengikuti iktikaf malam ganjil tersebut. Jamaah pria memenuhi ruang utama ibadah di lantai satu, sementara jamaah perempuan memadati lantai dua.

Kepadatan jamaah justru menghadirkan suasana spiritual yang kuat; gema zikir dan lantunan doa terdengar mengalun memenuhi seluruh ruangan masjid yang megah itu.

Sejak pukul 23.00 WIB, jamaah mulai larut dalam rangkaian zikir yang dipandu oleh Al Ustadz Al Hafidz H. Syukur Siregar, S.Pd.I, salah satu imam Masjid Agung Medan, didampingi muazin H. Zulhendri. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa-doa yang dipanjatkan jamaah menciptakan suasana batin yang mendalam, seakan mengajak setiap orang yang hadir untuk menundukkan diri sepenuhnya ke hadirat Allah SWT.

Menjelang dinihari, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan shalat tahajud berjamaah delapan rakaat, sebuah tradisi yang telah lama menjadi bagian dari pelaksanaan iktikaf di Masjid Agung Medan.

Dalam keheningan malam yang semakin larut, ratusan jamaah tampak khusyuk bersujud, memohon ampunan dan keberkahan pada sepuluh malam terakhir Ramadan yang diyakini sebagai waktu terbaik untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar.

Sekretaris Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, menyampaikan rasa syukur atas antusias masyarakat yang terus meningkat dalam memakmurkan masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

"Kami bersyukur melihat semangat umat yang begitu besar untuk beriktikaf dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mudah-mudahan semua amal ibadah jamaah diterima dan menjadi keberkahan bagi kita semua," ujarnya kepada wartawan menjelang waktu Subuh.

Setelah rangkaian ibadah malam yang panjang, menjelang waktu imsak para jamaah menikmati sahur bersama berupa nasi bungkus yang disiapkan oleh kenaziran masjid.

Hidangan tersebut merupakan dukungan dari para donatur yang secara konsisten membantu kegiatan Ramadan di Masjid Agung Medan.

Para donatur itu antara lain Haji Musa Idishah (Dodi Anif), Indra Utama, Teuku Soelaiman, Haji Yuslin Siregar, Dzulmi Eldin, Suhardi Aroma, Zulhefi, Aldi Subartono, Muslim Siregar, Chandra Lubis, dan Azis Balatif, sementara keluarga almarhum Raja Inal Siregar turut memberikan donasi air mineral bagi jamaah.

Kehadiran para dermawan tersebut menjadi bagian penting dari keberlangsungan kegiatan ibadah Ramadan di Masjid Agung Medan, mulai dari berbuka puasa bersama hingga penyediaan makan sahur bagi jamaah iktikaf.

Di tengah padatnya jamaah yang memadati setiap sudut masjid, malam ke-23 Ramadan itu menghadirkan gambaran yang menyejukkan: ribuan umat berkumpul dalam satu tujuan yang sama—mencari ridha Allah SWT. Dalam lantunan zikir dan doa yang menggema hingga menjelang fajar, Masjid Agung Medan kembali menjadi saksi betapa kuatnya semangat umat untuk memakmurkan rumah Allah pada bulan suci Ramadan.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru