Cetak Sejarah, 24 Dosen UNPAB Raih Jabatan Lektor Kepala Sepanjang 2026
MEDAN – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) mencatatkan prestasi membanggakan sepanjang 2026. Sebanyak 24 dosen tetap berhasil meraih Jabatan Akademik Associate Professor atau Lektor Kepala selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Pencapaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah UNPAB sejak berdiri pada 1961. Atas keberhasilan itu, UNPAB menggelar kegiatan tasyakuran sekaligus doa bersama bagi 14 dosen lainnya yang sedang mengajukan kenaikan Jabatan Akademik Associate Professor pada Gelombang II Tahun 2026, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tasyakuran tersebut juga diisi dengan berbagi bersama anak-anak yatim piatu di bawah naungan Yayasan Sahabat Yatim Indonesia, Kota Medan. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas capaian akademik yang membanggakan sekaligus wujud kepedulian sosial kepada sesama.
Rektor Bidang Sumber Daya UNPAB, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, M.Sc., mengatakan, keberhasilan 24 dosen meraih jabatan akademik Lektor Kepala dalam satu tahun merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih universitas sepanjang sejarahnya.
"Sejak berdiri pada tahun 1961, kenaikan jabatan 24 dosen ke jenjang Associate Professor dalam satu tahun adalah pencapaian tertinggi sepanjang sejarah universitas. Bahkan, jumlah ini dapat bertambah lagi mengingat masih ada 14 dosen yang sedang dalam proses pengajuan," ujar Abdul Razak Nasution.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pencapaian tersebut dapat terwujud.
Menurutnya, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen UNPAB untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas akademik, serta kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras dan semua pihak yang telah mendukung pencapaian ini. Kami juga memohon doa agar prestasi ini dapat terus ditingkatkan pada masa yang akan datang," ungkapnya.
Kegiatan tasyakuran dan doa bersama tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan keberhasilan akademik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian sosial di lingkungan UNPAB.
Dengan adanya 14 dosen yang masih dalam proses pengajuan kenaikan jabatan akademik pada Gelombang II Tahun 2026, UNPAB berpeluang menambah jumlah dosen yang meraih jabatan Lektor Kepala pada tahun ini.
Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Berikut Daftar 24 Dosen UNPAB yang Meraih Jabatan Associate Professor Periode Januari–Oktober 2026:
Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH., MH., M.Kn.
Assoc. Prof. Dr. Dito Aditia Darma Nasution, SE., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Nina Andriany Nasution, SE., Ak., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Oktarini Khamilah, SE., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Rahayu Dwi Utami, S.Pd., M.Pd.
Assoc. Prof. Dr. Bahtiar Siregar, S.Pd.I, M.Pd.
Assoc. Prof. Dr. Emi Wakhyuni, SE., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM.
Assoc. Prof. Dr. Muhammad Yunan, S.Pd.I, M.Pd.I.
Assoc. Prof. Dr. Nurafrina Siregar, SE., M.Si.
Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc.
Assoc. Prof. Dr. Darmeli Nasution, S.Kom., M.Kom.
Assoc. Prof. Dr. Heriyati Chrisna, SE., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Slamet Widodo, SE., MM.
Assoc. Prof. Andysah Putera Utama, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
Assoc. Prof. Dr. Darmilisani, SE., M.Si.
Assoc. Prof. Dr. Gloria Gita Putri Ginting, SH., M.Kn.
Assoc. Prof. Dr. Hadi Saputra Panggabean, S.Pd.I, M.Pd.
Assoc. Prof. Dr. Leni Marlina, S.Kom., M.Kom.
Assoc. Prof. Dr. Mhd. Habibu Rahman, S.Pd., M.Pd.
Assoc. Prof. Dr. Muhammad Toyib Daulay, SE., MM.
Assoc. Prof. Dr. Rahmad Sembiring, SE., M.S.P.
Assoc. Prof. Rita Nofianti, S.Pd., M.Pd.
Assoc. Prof. Dr. Ruth Riah Ate Tarigan, S.P., M.Si.
Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi UNPAB dalam pengembangan pendidikan tinggi serta mendorong lahirnya lebih banyak dosen berprestasi yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Rel