Selasa, 25 Agustus 2026

Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia

Administrator
Selasa, 25 Agustus 2026 15:43 WIB
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia
Ket foto: Natalia Djahja & Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butar Butar
JAKARTA — Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebanyak 657 tokoh dari berbagai negara telah bergabung dalam gerakan yang digagas oleh Natalia Tjahja, Founder Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF).

Sejak diluncurkan, 100 CTFP konsisten membawa konsep zero budget dan non-komersial, dengan menghadirkan pesan-pesan inspiratif dari para tokoh dunia sebagai bentuk penghormatan dan dukungan kepada para atlet paralimpik.

##Dukungan Direktur Utama ANTARA

Dalam rangka memperluas jejaring dukungan, Natalia berkunjung ke kantor Perum LKBN ANTARA dan bertemu dengan Direktur Utama ANTARA, Benny Siga Butarbutar.

Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, Benny menyampaikan dukungannya kepada 100 CTFP melalui sebuah video pesan yang ditujukan kepada para atlet paralimpik dunia.

"One thing you can learn from these determined para athletes is their spirit to always give their very best for their nation, for their country, and for the world. They are the true heroes. Thank you from Indonesia," ujar Benny.

"Pesan Bapak Benny akan kita berikan kepada atlet difabel sedunia, khususnya para atlet yang akan berkompetisi di Asian Para Games Aichi-Nagoya," kata Natalia.

Menurut Natalia, dukungan dari pimpinan kantor berita nasional Indonesia tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk dukungan Indonesia terhadap perjuangan para atlet paralimpik dunia.

Baca Juga:
##Kolaborasi Indonesia–Malaysia

Semangat kolaborasi berkembang melalui pertemuan Natalia dengan Shukri Harun, Director of the Para Division (Pengarah Bahagian Para) pada Majlis Sukan Negara Malaysia (MSN).

Dalam kesempatan tersebut, Natalia memperkenalkan kartu 100 CTFP kepada Shukri.

"Kartu 100 CTFP seperti ini, Pak. Di bagian depan terdapat nama tokoh dunia. Atlet paralimpik yang menerima kartu ini nantinya dapat bertemu dengan tokoh tersebut. Ini masih dalam tahap pengembangan dan akan dilengkapi dengan nomor seri," jelas Natalia sambil menunjukkan kartu tersebut.

"Wah, unik ya kartu ini. Bagus, Natalia. Saya support. Kita tentukan tanggal acaranya 19 September," ujar Shukri.

"Mari kita bersama-sama membuat acara Beautiful Malaysia–Indonesia melalui 100 CTFP. Saya juga akan mengajak KBRI Kuala Lumpur untuk bersama-sama menghadiri acara ini," kata Natalia.

Natalia mempersiapkan kartu kartu 100 CTFP untuk di bagikan buat atlit paralimpik nasional Malayasia yg akan bertanding dalam rangka Asian Para Games Aichi Nagoya.

Dalam rangka kolaborasi tersebut, Natalia turut mengajak En. Mohd Sofian Hamzah, Timbalan Ketua Pengarah Sektor Pembangunan Sukan, serta Muhammad Safrul Sahar Yusof, Director Event and Sports Management MSN untuk hadir diacara 100 CTFP di Malaysia.

##Tetap Berkomitmen pada Zero Budget dan non komersial

Ia mengatakan, perjalanan menuju Kuala Lumpur pun dijalaninya dengan keyakinan dan doa.

"Saya tetap mengimani perjalanan ini. Saya berdoa dan bertanya kepada Tuhan, maskapai apa yang akan mendukung perjalanan saya ke Kuala Lumpur . Ternyata yang dikirim Tuhan adalah Citilink Indonesia. Ketika saya bertanya hotel apa yang akan saya tempati, ternyata Tuhan mengirim Renaissance Kuala Lumpur," ujar Natalia.

"Bagi saya, 100 CTFP adalah perjalanan iman. Kami berjalan dengan hati, tanpa anggaran komersial, dan percaya bahwa Tuhan akan membuka jalan di setiap langkah," katanya.

##Membawa Pesan kepada Atlet Malaysia

"Fisik kartu 100 CTFP sangat menyentuh hati. Saya langsung jatuh hati ketika melihatnya. Di balik kartu ada cerita singkat tentang 100 CTFP dan ucapan terima kasih kepada seseorang yang luar biasa hatinya, pemimpin dunia yang humble, yang menjadi Bapak 100 CTFP dunia, yaitu Mr. Andrew Parsons, President International Paralympic Committee," ujar Natalia.

"Tuhan mengatur semuanya. Mr. Andrew dan IPC menerima saya apa adanya. Bahkan, saya memberikan Mr. Andrew kartu 100 CTFP yang pertama, yang saat itu masih berupa kartu kertas yang sangat sederhana," katanya.

Natalia menambahkan, setiap kegiatan 100 CTFP selalu diberitahukan kepada IPC, mereka menyambut baik dan memberikan dukungan yang positif.

Dalam kegiatan 100 CTFP di Malaysia, sekitar 30 tokoh akan memberikan pesan dan dukungan kepada para atlet paralimpik Malaysia.

"Yang ingin kami bangun bukan hanya sebuah acara, tetapi sebuah gerakan dari hati untuk para atlet. Kami ingin memberikan penghormatan terbaik atas perjuangan mereka yang luar biasa dan menjadi momentum yang mempertemukan olahraga, kemanusiaan, dan persahabatan antarbangsa," ujar Natalia.

Setelah Malaysia, perjalanan 100 CTFP akan dilanjutkan ke sejumlah negara, antara lain Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, China, India, Bhutan, Korea Selatan, Amerika Serikat, serta negara-negara lainnya.

##Donatur Pertama Kartu 100 CTFP

Natalia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur perorangan yang telah memberikan dukungan untuk pembuatan kartu 100 CTFP.

"Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur perorangan yang telah mendukung, yaitu Ariawan, Didrikus, Jenny O, Lina dan Harnoto Darsono," ujar Natalia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia

Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia

Gebyar Kemerdekaan, 240 Atlet Ikuti Pertandingan Cabor Renang

Gebyar Kemerdekaan, 240 Atlet Ikuti Pertandingan Cabor Renang

DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open

DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open

100 CTFP Targetkan 3.000 Pesan untuk Atlet di Asian Para Games Aichi Nagoya 2026

100 CTFP Targetkan 3.000 Pesan untuk Atlet di Asian Para Games Aichi Nagoya 2026

Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses

Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses

Diikuti Ratusan Atlet se Sumut, Kejuaraan Karate Piala Kajati Sumut II Dibuka Harli Siregar, Pejabat Pemprov Sumut 'Kompak' Tak Hadir

Diikuti Ratusan Atlet se Sumut, Kejuaraan Karate Piala Kajati Sumut II Dibuka Harli Siregar, Pejabat Pemprov Sumut 'Kompak' Tak Hadir

Komentar
Berita Terbaru