Jumat, 24 April 2026

Diduga Limbah PTPN III Gunung Para Dolok Merawan Cemari Sungai Bahilang, Warga Terserang Penyakit Gatal

Administrator
Jumat, 24 April 2026 13:09 WIB
Diduga Limbah PTPN III Gunung Para Dolok Merawan Cemari Sungai Bahilang, Warga Terserang Penyakit Gatal
Ist
Diduga Limbah PTPN III Gunung Para Dolok
SERGAI – Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kali ini, warga menyoroti aktivitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Para yang diduga membuang limbah ke aliran Sungai Bahilang.

Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah warga di sekitar Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, mengaku mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal pada kulit dalam beberapa waktu terakhir.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keluhan tersebut mulai dirasakan sejak air sungai diduga tercemar limbah. Menurutnya, sebelumnya masyarakat kerap beraktivitas di sungai tanpa mengalami gangguan serupa.

"Kami menduga kuat penyakit gatal-gatal ini akibat air Sungai Bahilang. Dulu kami sering ke sungai dan tidak pernah seperti ini. Tapi sekarang setelah ada dugaan limbah mengalir ke sana, banyak warga mulai merasakan dampaknya," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Warga menyebut, Sungai Bahilang selama ini menjadi salah satu sumber aktivitas masyarakat, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan sehari-hari. Namun sejak muncul dugaan pencemaran, masyarakat mulai khawatir terhadap dampak kesehatan yang lebih luas.

Baca Juga:
Sebagai langkah awal, warga telah mengambil sampel air sungai untuk diserahkan kepada instansi terkait guna dilakukan uji laboratorium. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar penyebab pasti dapat diketahui.

"Kami sudah ambil sampel air untuk dibawa ke dinas lingkungan hidup. Harapannya bisa segera diuji agar jelas apakah ini benar karena limbah atau bukan," tambahnya.

Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kondisi tersebut akan berdampak lebih luas, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar aliran Sungai Bahilang.

Sementara itu, pihak manajemen PT Perkebunan Nusantara III Kebun Gunung Para, Akbar, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.27 WIB melalui pesan singkat WhatsApp memberikan tanggapan.

Baca Juga:
"Salam kenal. Silakan datang dan jumpai humas kami, biar kami jelaskan atau lihat sendiri proses penanganan kolam limbah PPK serta mungkin keterangan dari humas kami terkait tindak lanjut peraturan lingkungan yang sudah kami jalankan selama ini," tulisnya.

Di hari sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.
"Besok (mengatakan hari ini) kami bersama tim lingkungan hidup akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan," ujarnya melalui pesan singkat. (Fani)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Kebal Hukum, Terduga Bandar Narkoba di Bilah Hilir Tantang Wartawan Beritakan Dirinya

Diduga Kebal Hukum, Terduga Bandar Narkoba di Bilah Hilir Tantang Wartawan Beritakan Dirinya

Camat Medan Marelan, Diduga Ada Main Terkait Pengakatan Kepling 8 Kel. Tanah Enam Ratus

Camat Medan Marelan, Diduga Ada Main Terkait Pengakatan Kepling 8 Kel. Tanah Enam Ratus

Dekat Dengan Polisi, Aseng Dairi alias AK Diduga Kuasai Judi di Sumut

Dekat Dengan Polisi, Aseng Dairi alias AK Diduga Kuasai Judi di Sumut

Kabid SDA PUPR Sumut Diduga Perintahkan Intimidasi Terkait Proyek AWLR Rp. 3,7 Miliar

Kabid SDA PUPR Sumut Diduga Perintahkan Intimidasi Terkait Proyek AWLR Rp. 3,7 Miliar

Terbul Entertainment diduga Curi Listrik, Negara Rugi Ratusan

Terbul Entertainment diduga Curi Listrik, Negara Rugi Ratusan

Kandidat Calon Proffesor dan Kepala LLDIKTI Diduga Kuat Main Mata, Terkesan Ada Dugaan Melakukan Penyesatan Publik

Kandidat Calon Proffesor dan Kepala LLDIKTI Diduga Kuat Main Mata, Terkesan Ada Dugaan Melakukan Penyesatan Publik

Komentar
Berita Terbaru