Senin, 18 Mei 2026

Tim Pkm-K PGSD Fip UNIMED Manfaatkan Tawas Dan Daun Mint (Wasint) Sebagai Bahan Alami Pembuatan Deodorant Spray

Administrator
Rabu, 18 Agustus 2021 05:31 WIB
Tim Pkm-K PGSD Fip UNIMED Manfaatkan Tawas Dan Daun Mint (Wasint) Sebagai Bahan Alami Pembuatan Deodorant Spray

Medan I Halomedan.co
Tim PKM-K UNIMED berhasil membuat produk Deodorant yang diberi nama Deodorant Spray Wasint. Nama produk ini diambil dari bahan baku pembuatannya menggunakan Tawas dan Daun Mint segar, yang berkhasiat untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

Tim PKM-K ini diketuai oleh Denisa Reyka Sinaga (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), beranggotakan Novita Silaban (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Yusri Kurnia Pasaribu (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Debora Silvia (Pendidikan Kimia), dan Sinta Sianipar (Ilmu Ekonomi) didampingi oleh dosen pendamping Try Wahyu Purnomo S.Pd.,M.Pd.

Denisa selaku ketua Tim PKM-K menjelaskan “Pada umumnya produk deodorant yang diperjual belikan mengandung kadar alkohol yang tinggi, sehingga jika digunakan terlalu sering maka akan mengakibatkan kulit kering. Deodorant yang lazim digunakan oleh masyarakat biasanya berbentuk roll on dan antiperspirant. Deodorant jenis ini kurang baik digunakan dalam jangka panjang karena dapat menghambat pori-pori sehingga menjadi salah satu pemicu penyebab kanker”, ungkapnya.

Inovasi pembuatan Deodorant Spray Wasint dengan menggunakan tawas dan daun mint dikarenakan kedua bahan alami tersebut memiliki berbagai manfaat bagi kulit. Tawas dikenal sebagai garam mineral yang antimikroba, antiseptik, dan tidak bersifat antiperspirant sehingga ramah untuk berbagai jenis kulit. Selanjutnya penggunaan ekstrak daun mint akan menambah sensasi segar, nyaman dan tidak lengket apabila digunakan. Perpaduan kedua bahan alami tersebut sangat cocok digunakan untuk menjaga kulit tetap sehat dan membuat ketiak tampak lebih cerah.

Sebagai produk hasil PKM-K Deodorant Spray ini siap dipasarkan dalam bentuk botol berukuran 60 ml dan dibandrol dengan harga Rp 15.000. Selain itu, produk ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau kaki karena terlalu lama menggunakan sepatu. Produk Deodorant Spray Wasint sudah melalui tahap uji testimony dan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan remaja sampai dewasa sehingga dapat dipastikan aman pada kulit.

Selanjutnya Try Wahyu Purnomo selaku dosen pendamping mengatakan bahwa dengan adanya produk ini diharapkan dapat menjadi solusi ampuh yang ekonomis, praktis dan alami untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki masalah terhadap bau badan. “Program PKM merupakan wadah kreatif bagi mahasiswa untuk membuat produk-produk yang inovatif. Hal ini, dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk membuat komoditas yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Salah satunya yaitu produk Deodorant Spray Wasint”, tutupnya.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Hery Subiansauri Apresiasi Dialog Korlantas dengan Komunitas Ojol

Hery Subiansauri Apresiasi Dialog Korlantas dengan Komunitas Ojol

Diduga Diketahui Oknum HRD PT BIG, Gaji Ratusan Buruh PT BIA Dipungli Rp10 Ribu dan Buruh Aktif Diwajibkan Menandatangani Surat Pengunduran Diri Sepih

Diduga Diketahui Oknum HRD PT BIG, Gaji Ratusan Buruh PT BIA Dipungli Rp10 Ribu dan Buruh Aktif Diwajibkan Menandatangani Surat Pengunduran Diri Sepih

Pejabat Berobat ke Luar Negeri Dipersoalkan, Reza Fakhrumi Tahir: Jangan Semua Hal Dipolitisasi

Pejabat Berobat ke Luar Negeri Dipersoalkan, Reza Fakhrumi Tahir: Jangan Semua Hal Dipolitisasi

Digital-Driven Healthcare Transformation: A New Chapter of Holistic Care in Taiwan

Digital-Driven Healthcare Transformation: A New Chapter of Holistic Care in Taiwan

Surati KPPG, Sekber Media Siber Lampung Minta Buka Data Dapur MBG di Lampung

Surati KPPG, Sekber Media Siber Lampung Minta Buka Data Dapur MBG di Lampung

Diaspora Indonesia dan Jalan Tengah Negara: Menjawab Polemik Keadilan Kebijakan Imigrasi dalam Perspektif Asta Cita Presiden Prabowo

Diaspora Indonesia dan Jalan Tengah Negara: Menjawab Polemik Keadilan Kebijakan Imigrasi dalam Perspektif Asta Cita Presiden Prabowo

Komentar
Berita Terbaru