Rabu, 11 Februari 2026

Kejati Sumut Diminta Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan

Administrator
Kamis, 05 Februari 2026 20:27 WIB
Kejati Sumut Diminta  Ambil Alih Pemeriksaan Dugaan Korupsi Perlengkapan Siswa Miskin Rp 16 Miliar di Dinas Pendidikan Medan
Istimewa
MEDAN - Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) unjuk rasa terkait dugaan korupsi pengadaan perlengkapan sekolah siswa SMP kurang mampu TA 2024 di Dinas Pendidikan Kota Medan.

Unjuk rasa digelar di depan Gedung Kejati Sumut, Kamis (5/2/2026).

Pengunjuk rasa sampai memanjat pagar Kejati Sumut lantaran sekitar jam berorasi belum juga diterima pihak Kejati Sumut.

Ketua Umum PB ALAMP AKSI, Eka Armada Danu Saptala meminta Kejati Sumut mengambil alih pemeriksaan dugaan korupsi kegiatan dengan total nilai Rp 16 miliar tersebut.

Baca Juga:
Pasalnya, kata Eka, Kejaksaan Negeri Medan telah memeriksa Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan inisial "AY" pada bulan Mei 2025 terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tas ransel dan seragam sekolah siswa miskin tersebut.

"Tapi sampai saat ini, sudah bulan Februari 2026 tidak ada kejelasan bagaimana status penanganan perkaranya. Oleh karena itu kami minta Kejati Sumut mengambil alih pemeriksaan kasus tersebut. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus ditangkap bila terbukti bersalah," harap Eka.

Dijelaskan Eka, anggaran perlengkapan sekolah untuk siswa kurang mampu tersebut terbagi dalam dua paket. Paket pertama adalah pengadaan seragam sekolah siswa SMP kurang mampu senilai Rp 11.123.500.000, meliputi pakaian sekolah muslim, atribut pakaian seragam sekolah SMP dan sepatu sekolah.

Paket kedua adalah pengadaan tas ransel SMP senilai Rp 5.000.000.000 dengan volume pekerjaan sebanyak 20.000 unit.

Baca Juga:
Eka menegaskan, dugaan kuat pengadaan tersebut bermasalah secara kualitas. Diduga barang yang dibelanjakan pemenang tender, CV. Anugrah Perdana Lestari dan CV. Roya Deli, tidak sesuai spesifikasi.

"Selain itu, kuat dugaan perusahaan pemenang ini memiliki kedekatan dengan oknum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Maka patut diduga praktik KKN sangat kental di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, PB ALAMP AKSI juga meminta Kejati Sumut memeriksa dugaan penyimpangan pengelolaan aset Pemko Medan yang terjadi di Taman Cadika Medan.

Dimana Taman Cadika selama ini berubah fungsi menjadi ladang bisnis pribadi bagi oknum ASN inisial KZ yang saat ini menjabat di Satpol PP Kota Medan.

Temuan itu terungkap usai Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap melakukan inspeksi mendadak ke Taman Cadika Medan beberapa waktu lalu.

"Kami minta semua itu diusut. Kami juga berharap Walikota Medan untuk segera mencopot oknum-oknum yang diduga terlibat bisnis untuk kepentingan pribadi di Taman Cadika Medan," pungkasnya. (*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Penambangan Pasir Ilegal di Bantaran Sungai Serdang Rusak Lingkungan, Polres Deliserdang dan Polda Sumut Diminta Turun Tangan

Penambangan Pasir Ilegal di Bantaran Sungai Serdang Rusak Lingkungan, Polres Deliserdang dan Polda Sumut Diminta Turun Tangan

UNPAB Berbagi Paket Ramadhan Bahagia Bersama Civitas Akademika

UNPAB Berbagi Paket Ramadhan Bahagia Bersama Civitas Akademika

BAKOPAM Sumut Galang Dukungan dan Sponsor untuk Program Sosial Ramadhan 1447 H/2026

BAKOPAM Sumut Galang Dukungan dan Sponsor untuk Program Sosial Ramadhan 1447 H/2026

Walkot Binjai Disorot: DPRD Dianggap “Tak Ada”, Dugaan Pergeseran Anggaran Harus Diaudit Transparan

Walkot Binjai Disorot: DPRD Dianggap “Tak Ada”, Dugaan Pergeseran Anggaran Harus Diaudit Transparan

Proyek Internet Rp13,7 M Bapendasu Diduga Bermasalah, Peran Rudi Hadian Siregar Kembali Disorot

Proyek Internet Rp13,7 M Bapendasu Diduga Bermasalah, Peran Rudi Hadian Siregar Kembali Disorot

Dukung Pengembangan Potensi Siswa, SMAN 2 Medan Gelar Parenting dan Serahkan SK Komite

Dukung Pengembangan Potensi Siswa, SMAN 2 Medan Gelar Parenting dan Serahkan SK Komite

Komentar
Berita Terbaru