Pasutri Bunuh Karyawati Bank, Karena Tak di Beri Pinjaman Uang Rp 200 Ribu
Tapteng- halomesan.co
Hanya karena tak diberi pinjaman uang Rp 200 Ribu, Pasutri muda tega menghabisi nyawa Santi Devi Malau, karyawati Bank Syariah Mandiri Pandan, Kabupaten Tapteng,Sumatera Utara.
Hal ini terungkap saat pelaku DP (20) dan NN (18) warga Belawan membeberkannya kepada polisi usai ditangkap di Medan, Selasa (18/6) malam.
Berawal saat kedua pelaku mendatangi kamar kos korban yang tinggal bersebelahan.
Pelaku menyampaikan hasratnya ingin meminjam uang sebesar Rp 200 Ribu kepada korban untuk ongkos beli tiket bus pulang ke Medan.
Namun saat itu,korban mengaku tidak menyimpan uang yang di maksudkan oleh kedua pelaku.
Karyawati Bank Syariah Mandiri mengatakan hanya ada menyimpan uang tunai sebesar Rp 22 Ribu.
Korban sempat menawarkan kepada pelaku untuk menunggu sesaat mengambil uang di mesin ATM.
Namun Pasutri ini tidak percaya, korban tidak punya uang kontan di dalam dompetnya.
Karena kesal, pelaku kemudian mencekik leher korban saat berada di ruang tamu dan menyeretnya ke dalam kamar mandi.
Selain dicekik hingga tewas, kepala korban juga dibenturkan ke kloset hingga berdarah.
Setelah korban tak bernyawa lagi,keduanya kemudian mengobrak-abrik lemari dan tas milik korban mencari barang berharga.
Pelaku kemudian kabur dengan membawa HP dan uang kontak sebesar Rp 22 Ribu milik korban.
Semalam menginap di pos Kamling, Pasutri ini kemudian berangkat ke Medan dengan menggunakan angkutan umum.
Dalam temu pers yang digelar di Mapolres Tapteng, Rabu (19/6) Kapolres AKBP Sukamat mengatakan para pelaku merupakan tetangga.
” Pelaku dan korban tinggal bersebelahan,” kata Sukamat.
Pelaku kesal karena korban tidak memberikan pinjaman uang buat ongkos pulang ke Medan sebesar Rp 200 Ribu.
” Pelaku kesal ga di kasi pinjam uang oleh korban buat ongkos pulang,” lanjutnya.(Res)
Editor : Rianto