Demo Tolak Hasil Pilpres Diduga Libatkan Anak dan Pelajar
Medan-halomedan.co
Selain di Jakarta, aksi unjukrasa menolak hasil penghitungan suara Pilpres diduga melibatkan anak- anak dan pelajar juga di terjadi di Medan, Sumatera Utara.
Aksi unjukrasa yang melibatkan anak dibawah umur dan pelajar ini ditanggapi negatif dari sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Seperti Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) yang menyesalkan pelibatan anak-anak dan pelajar dalam aksi menolak hasil Pilpres 2019.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MDHW, H Fadli Yasir MAg melalui aplikasi WhatsApp, Ahad (26/5/2019) malam.
“Menyesalkan tindakan yang melibatkan anak-anak dalam politik, dan meminta aparat hukum untuk menyelidiki pelaku,” tegas Fadli.
Soal tewasnya salah satu pelajar SMP dalam sebuah kericuhan di Jakarta, itu masuk ranah aparat hukum, kita tidak boleh masuk urusan itu.
“Hanya saja tidak melibatkan anak-anak dalam setiap tindakan politik mereka, termasuk doktrin jihad,” kata Ketua PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) ini.
Jihad sudah ditanamkan sejak anak-anak agar mau jadi martir sehingga politisasi agama yang selalu mereka lakukan semakin meningkat.
Lebih lanjut mantan Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara ini mengimbau masyarakat jangan menyebar hoaks, sehingga yang terbangun di masyarakat bukan kebohongan dan kebencian. (Res)