Jumat, 20 Maret 2026

Miris, PD Pembangunan Jual Kuda Hanya Untuk Buat Taman

Administrator
Senin, 13 Mei 2019 16:08 WIB
Miris, PD Pembangunan Jual Kuda Hanya Untuk Buat Taman

MEDAN, halomedan.co
Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan sebagai salah satu BUMD Kota Medan sampai hari ini tak mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Malah sebaliknya diduga Dirut PD Pembangunan Putrama Al Khairi terlibat dan merestui penjualan aset negara berupa dua ekor kuda dengan Rp 30 Juta bantuan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Sudah tak mampu mencari Pendapatan Asli Daerah (PAD), malah nekad menjual aset berupa dua ekor kuda ke daerah Kabupaten Langkat. Ini sangat aneh, apalagi alasan penjualan kuda tersebut untuk membangun taman, sehingga merupakan akal-akalan saja dan terindikasi korupsi,” tegas Sumber di PD Pembangunan Kota Medan tersebut.

Menurut sumber tersebut dan Berita Acara Pemeriksaan yang didapat SUMUT24, bahwa telah ada penjualan kuda yang dilakukan pihak pertama Manager Medan Zoo Sunardi Ali dengan pihak kedua Sulistyo dan Zainab. Dalam hal penjualan kuda tersebut diketahui Satrio Zebua sebagai Kau Keuangan Medan Zoo, Nuraini Chaniago Kau Promosi, Sulistyo Staf Lingkungan dan Zainab Istri Sulistyo. Dalam penjualan dua ekor kuda tersebut adanya surat nota kesepahaman antara Taman Marga Satwa Medan zoo N0 203/01/PDPKM-TMM/III/2018.

Padahal sesuai dengan Peraturan Menhut No 12 tentang Konservasi, bahwa lembaga konsevasi berfungsi mengembang biakkan, namun nyatanya dijual dengan alasan yang tidak tepat.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Medan Sabar Syam Surya Sitepu mengatakan, Jika benar ada penjualan dua ekor kuda oleh PD Pembangunan Kota Medan seharusnya harus ada persetujuan dari DPRD Medan, karena itu menyangku aset pemerintah Kota Medan.

“Sampai saat ini pihaknya belum ada permohonan persetujuan dari Pemko Medan untuk penjualan kuda. Jka penjualan dilakukan tanpa Wakil Rakyat adalah ilegal dan bisa dipidana,” tegas Sabar Syam Surya Sitepu.

Sementara itu Dokter Hewan Drh Sucitrawan yang dikonfirmasi Media SUMUT24 Group membantah adanya penjualan hewan dua ekor kuda di Medan Zoo. “Itu mungkin orang-orang yang mau buat sensasi saja, kalau gak percaya datang ke Medan Zoo kudanya masih ada di Medan Zoo,” ucap Drh Sucitrawan.(R03/R02)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA

RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA

KAMPUS HARUS TETAP MENJAGA MORAL DAN INTEGRITAS

KAMPUS HARUS TETAP MENJAGA MORAL DAN INTEGRITAS

PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum

PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum

Komentar
Berita Terbaru