Geng Motor Buat Onar, Polisi Diminta Tindak Tegas
Medan-halomedan.co
Gerombolan yang diduga geng motor menyerang sebuah warung internet (Warnet) yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun pada Rabu (8/5) dini hari. Yang mengakibatkan warnet tersebut mengalami kerusakan.
“Beberapa unit layar monitor komputer yang berada di warnet retak, dan pintu besi depan warnet lecet, karena kena lempar batu,” kata pengelola warnet, Muhammad Doni (41) kepada wartawan, Rabu (8/5) sore.
Dodi menjelaskan bahwa warnet peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu segerombolan remaja bermotor tengah berkonvoi dikawasan Jalan Brigjen Katamso. Namun, tiba-tiba kelompok yang diduga sebagai geng motor itu melemparkan batu ke warnet miliknya.
“Tiba-tiba mereka melempari warnet dengan batu. Sehingga pengunjung dan penjaga warnet langsung kabur bersembunyi,” jelasnya.
Setelah rombongan pertama lewat, lanjutnya, para warga mencoba mencegat para remaja tersebut. Namun ternyata, jumlah mereka sangat banyak, tak sedikit yang membawa senjata berupa gir motor, rantai besi dan juga senjata tajam.
“Ada seratusan kalau nggak salah. Tapi kita nggak tahu apakah geng motor atau bukan. Namun pakaian mereka, seperti orang yang mau melakukan sahur on the road, karena bawa sarung dan lobe gitu,” ungkap Dodi.
Terkait apakah ada korban, Dodi mengaku, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Karena usai melakukan aksinya para terduga geng motor itu langsung melanjutkan perjalanannya.
“Info yang kami dapat ada 10 warnet yang mereka serang. Pasca penyerangan, pemilik juga sudah langsung melaporkan ke kepolisian. Dan saat menyerang itu mereka juga ada yang menggegang klewang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani menegaskan, jika pihaknya akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku geng motor tersebut.
“Akan kita kejar sekelompok orang yang membuat onar di bulan suci Ramadan. Begitu juga kita sudah mengerahkan anggota untuk turun ke lokasi kejadian begitu dapat informasi keributan ini,” ungkapnya.
Revi menuturkan bahwa segerombolan orang yang tergabung dan menaiki sepeda motor tersebut, selain warnet juga melakukan pelemparan terhadap beberapa rumah yang ada di Jalan Brigjen Katamso.
“Mereka ini asalnya dari Jalan Delitua yang melintas ke Jalan Katamso. Kemudian membuat keributan dengan cara melempar rumah warga dan warnet saat dinihari,” tuturnya.
Untuk itu Revi mengaku, juga sudah mengerahkan semua personelnya, untuk melakukan patroli di malam hari di tempat yang gelap dan atau rawan seperti di Jalan Brigjen Katamso. Sejauh ini Revi membeberkan, bahwa pihaknya sudah mengetahui identitas dan ciri-ciri dari para pelaku tersebut.
“Makanya kita kerahkan semua personel dan berkordinasi dengan Polrestabes dan Polsek terkait. Kita juga sudah mengantongi identitas para pelaku,” tegasnya.(res)