Jumat, 30 Januari 2026

Gubsu: Terorisme Musuh Kemanusiaan dan Harus Diperangi Bersama

Administrator
Selasa, 19 Maret 2019 13:46 WIB
Gubsu: Terorisme Musuh Kemanusiaan dan Harus Diperangi Bersama

MEDAN, Halomedan.co
Aktivitas teror yang terjadi di Kota Sibolga, Sumatera Utara dan dua masjid di Selandia Baru belum lama ini, ternyata mendapat atensi serius Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Gubernur bahkan mengutuk keras hal seperti itu, yang ia anggap sebagai prilaku tidak berprikemanusiaan.

“Untuk penembakkan jamaah masjid yang menewaskan 50 orang yang terjadi di New Zealand, Gubsu pertama sekali menyampaikan atas nama masyarakat dan Pemprovsu turut berdukacita sedalam-dalamnya. Kami berdoa seluruh korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik, bagi korban luka agar segera lekas pulih dan seluruh keluarga korban diberi ketabahan dan tawakal menerima musibah ini,” kata Gubsu Edy Rahmayadi melalui Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilyas Sitorus kepada wartawan, Selasa (19/3).

Pihaknya, kata Gubsu, mengutuk keras perbuatan keji, brutal dan tidak berperikemanusiaan seperti yang terjadi di Selandia Baru. “Terorisme adalah musuh kemanusiaan dan harus kita perangi bersama,” tegasnya.

Begitupun dengan peristiwa peledakan bom yang terjadi di Kota Sibolga, Gubsu meminta seluruh elemen masyarakat Sumut tidak gampang terpancing. Sebab kata dia, potensi pemanfaatan identitas primordial dan kultural dikhawatirkan dapat menimbulkan anarkisme sosial. Tak hanya itu, isu hoaks yang diwujudkan melalui narasi radikalisme di dunia maya, eksploitasi agama dalam kepentingan politik telah menggiring terciptanya sentimen SARA yang berujung terhadap kebencian, kekerasan dan bahkan radikalisme terorisme berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Untuk itu seluruh elemen masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap isu-isu yang dapat memecah persatuan dan harus dapat menjaga keharmonisan dan kerukunan antar seluruh umat di Tanah Air terkhusus di Sumut yang kita cintai ini agar persatuan bangsa dapat terjaga dengan baik,” ajaknya.

Ia menambahkan tentunya juga perlu peran dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat pemuka agama untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dalam situasi politik ini. Tak hanya itu, kalangan legislatif dan eksekutif juga harus bisa turut serta menjaga keharmonisan ini.

“Jadi untuk tahun 2019 seharusnya disadarari oleh masyarakat bahwa ujaran kebencian yang dilakukan baik kebencian dengan menggunakan isu SARA atau bukan itu harus ditanggalkan, karena itu dapat menimbulkan perpecahan diantara kita,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, cara untuk meninggalkan ujaran-ujaran kebencian itu masyarakat sekarang ini harus diwacanakan mengenai bagaimana hendaknya membangun kesejahteraan dan menegakkan keadilan untuk semua. Sehingga nantinya masyarakat harus dapat mewujudkan keadilan dan kesejahteraan untuk semua yakni berbangsa dan bernegara.

“Maka nanti kalau ada orang atau kelompok baik kelompok biasa atau elite kemudian mereka mengucapkan ucapan-ucapan yang cenderung kepada kebencian itu akan menjadi hina. Hal ini dikarenakan iklim pada tahun 2019 tidak lagi memainkan isu-isu premodial, tapi yang dimainkan adalah isu-isu keadilan dan kesejahteraan,” pungkasnya.

Diketahui, Gubsu bersama rombongan mendampingi Presiden Joko Widodo pada Minggu (17/3), sudah meninjau langsung lokasi ledakan bom di Gg. Sekumtum, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga. Lokasi ini terletak tidak jauh dari peresmian Pelabuhan Sibolga, yang baru diresmikan presiden. Dalam lawatannya, Presiden Jokowi memberi santuan Rp1,4 miliar kepada warga yang mengungsi akibat ledakan bom di Sibolga. Bantuan tersebut pada tahap awal untuk pembangunan 155 rumah warga yang terkena ledakan bom milik terduga teroris. (Red)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah

BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah

UNPAB Perkuat Budaya Riset Lewat Workshop Internasional Aptisi Sumut

UNPAB Perkuat Budaya Riset Lewat Workshop Internasional Aptisi Sumut

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar

Gebyar Pajak Bapenda Sumut Disebut Lebih Banyak Mudaratnya, Aktivis: Mending Uangnya Buat Pemulihan Pascabencana

Gebyar Pajak Bapenda Sumut Disebut Lebih Banyak Mudaratnya, Aktivis: Mending Uangnya Buat Pemulihan Pascabencana

Head to Head di Musda Golkar Sumut: Hendri Sitorus vs Andar Harahap

Head to Head di Musda Golkar Sumut: Hendri Sitorus vs Andar Harahap

IPI–Pegadaian Sumut Bangun Sinergi Investasi Unik, Sampah Ditukar Jadi Emas

IPI–Pegadaian Sumut Bangun Sinergi Investasi Unik, Sampah Ditukar Jadi Emas

Komentar
Berita Terbaru