Sahat Tewas Dibunuh Dua Anaknya Sendiri
TAPSEL-halomedan.co
Diduga sakit hati melihat sikap ayah yang kerap menyiksa serta mengancam akan membunuh ibunya, dua remaja di Tapunuli Selatan (Tapsel) nekat menghabisi nyawa ayahnya.
Bahkan kedua pelaku pembunuhan itu merupakan anak tiri dan anak kandung korban yang diketahui bernama Sahat (56) warga Sosopan Julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas, Sumatera Utara.
Kedua tersangka TWH (21) dan adiknya FA (16), keduanya warga Desan Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Pembunuhan terjadi ketika Sahat mendatangi keduanya di kediaman ibu mereka di Desa Sampean lantaran kehilangn uang yang diduganya diambil oleh TWH dan FA.
“Selama ini korban tinggal di ladangnya di Desa Sosopan, saat itu datang kerumah karena uangnya hilang dan langsung memarahi TWH dan FA yang diduganya mengambil uang miliknya,” ungkap Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim, AKP Alexander Piliang, Selasa (26/2/2019).
Lantaran tak sampai hati melihat ibunya dicaci maki serta mendapat ancaman dari korban, TWH pun mengatakan akan membawa FA ke ladangnya untuk menyelesaikan masalah.
“Di jalan keduanya bertemu dengan korban dan mengatakan untuk pergi bersama ke ladang,” ujar Alex.
Setibanya di ladang, TWH yang memang sudah memeprsiapkan alat langsung menghantam kepala korban dengan alu (kayu bulat) hingga korban roboh.
“Meliat itu, FA pun ikut memukuli tubuh korban secara bertubitubi hingga korban tewas,” ungkapnya.
Mengetahui korban tewas, keduanya pun langsung melarikan diri. Polisi yang mendapat informasi pun langsung terjun ke lokasi.
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel pun segera memintai keterangan sejumlah saksi dan melakukan pengejaran.
“Begitu mendapat perintah dari Kapolres untuk membantu Polsek Sosopan, kita langsung menuju kediaman ibu tersangka, dan tidak mendapati TWH di sana, sementara FA berada di polsek dimintai keterangan sebagai saksi saat itu,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Sergai ini.
Petugas mengetahui keberadaan TWH, dan berhasil meringkusnya, Selasa (26/2).
“TWH kita tangkap di rumah pacarnya, di kawasan Kayu Ombun, Sidempuan.
Dari pengakuan kedua tersangka, aksi pembantaian itu dikarenalan sakit hati terhadap korban lantaran kerap menyakiti ibunya. Kedua orang ini satu ibu lain ayah TWH merupakan anak tiri, sedangka FA anak kandung. Keduanya memang sudah merencanakan pembunuhan lantara sakit hati melihat tingkah ayah mereka.(res)