FKIP UNPRI Siap Sambut Revolusi Industri 4.0
MEDAN I
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat memicu pemunculan era revolusi industri. Hal ini tentu menjadi tantangan lembaga pendidikan selaku tempat menempa mahasiswa selaku agen perubahan di masa depan.
Hal ini dikatakan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan universitas Prima Indonesia (FKIP UNPRI) Dian Syahfitri SS MHum, di Mutiara Suara Naviri Convention Hall, Sabtu (26/1).
Menyikapi permasalahan tersebut, kata Dian, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP UNPRI mengadakan kegiatan seminar bertajuk “Pengembangan Pembelajaran, Bahasa, Sastra, dan Budaya pada Era Revolusi 4.0.”
Acara dihadiri Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, WR I Seno Aji MEng Prac, WR III Said Rizal SHI MA, Dekan FKIP Dian Syahfitri SS MHum, Sri Dinanta Ginting MPd dan Christin Agustina MHum dan Abdi Dharma.
Dian mengharapkan dapat mendorong pola-pola pendidikan yang sejalan, dan bahkan mendukung prinsip-prinsip ideal keragaman budaya itu sendiri demi menjamin kebersamaan dan kerukunan sosial bangsa Indonesia.
Tiga pembicara utama yakni Prof Dr Sarwiji Suwandi, MPd (Gubes Universitas Sebelas Maret), Nurhadi Nainggolan SPsi (Praktisi NLP dan hypnotherapy) serta Beni Arnas (Sastrawan Nasional) dan Hasan Al-Banna (sastrawan nasional) menjadi moderator.
Sarwiji Suwandi membahas mengenai budaya saat ini yang sangat tergantung dengan media sosial seperti handphone, sehingga media tersebut dapat difungsikan sebagai sarana pengembangan pembelajaran bahasa, sastra dan budaya.
Sedangkan, Nur Hadi Nainggolan membahas tentang hypnotherapy erat kaitannya dengan olah pikir agar siap menyambut era revolusi industri 4.0. Sedangkan pembicara ketiga Beny Arnas, membahas mengenai sastra yang ada pada saat ini ditinjau dari sisi praktis.
Sementara itu, ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sri Dinanta Ginting SPd, MPd juga menekankan bahwa bahasa, sastra dan budaya mesti menjadi salah satu motor penggerak kemajuan revolusi industri untuk memajukan bangsa Indonesia.
Ditempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn menambahkan, pihaknya bangga dengan upaya yang dilaksanakan FKIP UNPRI yang cepat tanggap menghadapi perkembangan saat ini.
Tommy mengatakan, FKIP UNPRI harus lebih dapat meningkatkan fungsi dan perannya di dalam menghasilkan calon guru yang bermutu dan profesional, sehingga terlahir guru-guru yang memiliki kompetensi dari semua aspek, kepribadian, sosial dan profesional sebagaimana yang dipersyaratkan oleh UU. (C04)