Mengetahui Anaknya di Tangkap Polisi, Warga Tewas Akibat Serangan Jantung
MEDAN-halomedan.co
Penangkapan diduga pengedar narkoba oleh Polsek Medan Timur di jalan Ampera III, Kecamatan Medan Timur mendapat perlawanan dari warga.
” Personil yang sedang melakukan penangkapan di hadang dan di lempari batu oleh warga,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin kepada wartawan, Senin(7/1/2019).
Petugas sempat kewalahan saat akan memboyong dua tersangka inisial AWPP dan S yang diduga sebagai pengedar narkoba.
” Salah satu orang tua tersangka, berusaha menghalangi petugas yang ingin membawa keduanya ke kantor polisi, ” lanjutnya.
Saat terjadi keributan antara warga dan petugas , orang tua tersangka S bernama Gazali terjatuh sambil memengang dadanya.
” Korban terjatuh saat menghalangi petugas sambil memegangi dadanya,” ungkap Arifin.
Warga yang melihat korban jatuh dan tak sadarkan diri, langsung melarikannya ke RSU terdekat. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa korban tak terselamatkan.
” Meninggal saat di bawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Arifin mengatakan berawal dari penangkapan tersangka inisial AWPP yang diduga sebagai pengedar narkoba di jalan Ampera III Medan.
“Dari penangkapan tersebut disita barang bukti satu paket sabu,” jelas Arifin.
Setelah di lakukan pengembangan petugas kembali meringkus tersangka S tidak jauh dari rumahnya di jalan Ampera Medan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di kamar tersangka S dan menemukan 3 paket sabu.
“Ada barang bukti yang kita sita dari kamar milik tersangka S,” jelasnya.
Saat petugas akan membawa keduanya yang sudah menjadi target, warga bersama keluarga tersangka berusaha menghalangi petugas hingga mengakibat Gazali jatuh dan meninggal dunia akibat serangan jantung.( Res46)