Kamis, 19 Maret 2026

Polisi Buru Pembunuh Nek Rajeng

Administrator
Kamis, 03 Januari 2019 05:07 WIB
Polisi Buru  Pembunuh Nek Rajeng

MEDAN-halomedan.co
Kasus tewasnya nenek Rajeng (70) yang diduga menjadi korban pembunuhan hingga kini belum ada titik terang. Polsek Medan Sunggal kini sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi membenarkan bahwa telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus tewasnya Rajeng di Jalan Abdul Hakim Gang Setia, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, pada Selasa (1/1/2019) malam kemarin.

“Sudah tiga saksi yang kita periksa dan saat ini anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan,” kata Yasir, Kamis (3/1/2019).

Polisi belum mengidentifikasi pelaku yang menghabisi korbam yang tinggal sendiri di rumah tersebut. Ada dugaan pelaku tidak orang dekat korban sendiri.

“Ada yang kita curigai pelaku masih orang terdekat korban,” sambungnya.

Lebih lanjut, Yasir menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari autopsi, untuk mengungkap penyebab kematian korban tersebut.

Terkait apakah ada barang-barang berharga milik korban yang hilang, dalam peristiwa sadis itu, Yasir belum bisa memastikan.

“Kalau yang hilang nggak tahu pasti, karena dia tinggal sendiri,” ujarnya.

“Mohon doa dan dukungannya agar kasus ini segera bisa kita ungkap,” harap Yasir.

Di ketahui, korban Rajeng (70) ditemukan tewas di dalam rumahnya dalam keadaan terlentang dengan posisi tangan terikat tali tas dan kaki dalam keadaan terikat seprai.

Jasad korban yang diketahui keturunan warga India itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Tuma Dewi yang hendak berkunjung ke rumah korban.

Saat itu, dia dan suaminya Saundrajin melihat posisi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka separuh. Selain itu, rumah tersebut juga dalam kondisi mati lampu.

Kemudian saksi menyuruh suaminya untuk menghidupkan lampu sepeda motor untuk menerangi rumah korban.

Saksi kemudian meminjam lilin ke salah seorang warga dan selanjutnya dengan menggunakan lilin, saksi masuk ke rumah korban.

Setelah masuk ke rumah tersebut, saksi kemudian masuk ke kamar korban dan melihat korban dalam keadaan terlentang sudah tidak bernyawa dengan posisi tangan dan kaki terikat.(res46)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
KAMPUS HARUS TETAP MENJAGA MORAL DAN INTEGRITAS

KAMPUS HARUS TETAP MENJAGA MORAL DAN INTEGRITAS

PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum

PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum

Tokoh Masyarakat Medan Herri Zulkarnaen Salurkan Bantuan ke Pos PAM Lebaran Polsek Helvetia

Tokoh Masyarakat Medan Herri Zulkarnaen Salurkan Bantuan ke Pos PAM Lebaran Polsek Helvetia

Banom NU Langkat Bersatu di Ramadhan, Perkuat Peran Keumatan dan Generasi Penerus

Banom NU Langkat Bersatu di Ramadhan, Perkuat Peran Keumatan dan Generasi Penerus

Komisi XIII DPR Desak TNI Ungkap Dalang di Balik Penyiraman Aktivis Kontras

Komisi XIII DPR Desak TNI Ungkap Dalang di Balik Penyiraman Aktivis Kontras

Taekwondo Sumut dan Medan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Taekwondo Sumut dan Medan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Komentar
Berita Terbaru