Senin, 04 Mei 2026

Ngaku Keluarga Polisi, Pengendara Melawan Saat di Tilang

Administrator
Senin, 12 November 2018 09:02 WIB
Ngaku Keluarga Polisi, Pengendara Melawan Saat di Tilang

MEDAN -halomedan.co
Mengaku keluarga polisi, pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helem melawan petugas saat akan ditilang. Pengendara ini juga sempat merampas kunci kontak motornya yang sudah diamankan petugas.Keributan yang sempat menarik perhatian pengendara lain terjadi di persimpangan Jalan Sudirman Medan, Senin (12/11/2018)

Saat terjadi perdebatan, perempuan yang sempat ikut bersama pemuda itu lalu pergi , karena melihat kondisi telah menjadi ramai.

Pemuda yang tidak mengenakkan helm ini, tidak terima saat Polisi lalulintas (Polantas) Polrestabes Medan memberikan surat tilang kepadanya. Karena tidak memakai helm dan tidak surat-surat kendaraan tidak lengkap.

Setelah sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi BK 3899 AIA yang dikendarainya diberikan surat tilang dan akan dibawa, tiba-tiba pemuda itu berontak dan merampas kunci sepeda motor tersebut.

“Sudah berikan kunci sepeda motornya,” kata Polantas yang telah berada di atas sepeda motor pelanggar lalulintas itu.

“Ayok pak saya ikut ke kantor, saya selesaikan ini. Soalnya ini bukan kereta saya pak, ini biar orangnya langsung yang ambil. Yang punya pun polisi ini,” jawab pemuda yang ditilang.

“Ini yang punya polisi, saya tahu saya salah. Dia bertugas di Polda Metro Jaya, namanya Denis,” sambungnya.

Akibat kejadian tersebut, menimbulkan kemacetan di persimpangan Jalan Sudirman depan Taman Ahmad Yani.

Hingga akhirnya setelah dibujuk secara baik-baik, pemuda itupun terpaksa memberikan kunci yang telah dirampasnya, dan tetap bersikeras meminta ikut naik diatas sepeda motor yang dikendarainya.

Sementara itu, setelah kejadian salah seorang Petugas Lantas Polrestabes Medan, Aipda Otomosi Mendrofa yang ada dilokasi mengatakan bahwa tilang dilakukan karena pengendara itu tidak menggunakan helm bersama pasangannya.

“Jadi dia tidak pakai helm berdua sama pacarnya. Pas kita tanya surat-suratnya, rupanya tidak ada. Terus ketika keretanya mau kita bawa ke kantor, dia nggak mau kasih keretanya,” kata Mendrofa.

“Dia melawan dan setelah di kasih surat-surat tilang yang berwarna biru dia melawan. Dia mengaku ada saudaranya salah satu anggota polisi,” tutupnya.(res)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Stafsus Menteri Imipas: Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

Ketua JMSI Sumut Soroti Tantangan Pers di Era Hoaks dan Tekanan Indepedensi

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban, Ini Kata H Farianda

Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025–2030

Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution Hadiri Pelantikan DPD IKANAS Sumut 2025–2030

Komentar
Berita Terbaru