Minggu, 02 Agustus 2026

LIPPSU: Butuh Rp 11 T Wujudkan Jalan Mantap  Di Sumut

Administrator
Selasa, 19 Juli 2022 14:47 WIB
LIPPSU: Butuh Rp 11 T Wujudkan Jalan Mantap  Di Sumut

MEDAN | Halomedan.co
Direktur Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik berpendapat, anggaran untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana jalan yang mantap diperkirakan menelan biaya Rp 11 triliun.

“Idealnya, dibutuhkan dana Rp 11 triliun untuk membuat jalan di Sumut benar-benar mantap dan nyaman dilalui,” kata Azhari (Ari) Sinik kepada Waspada di Medan, Selasa (19/7).

Menurut Ari, saat ini panjang jalan di Sumut berkisar 3.300 km, dan yang akan diperbaiki sekitar 450 km, yang dituangkan melalui anggaran tahun jamak 2022-2023 sebesar Rp 2,7 triliun.

“Sebenarnya masih jauh dari kecukupan, dan dengan dana tersebut belum seluruhnya dapat menuntaskan persoalan infrastruktur di Sumut.

Karena panjang jalan yang dapat di-cover dengan anggaran sebesar itu baru sekitar 450 km. Sementara kondisi jalan rusak, masih lebih panjang dari itu.

Dari perspektif LIPPSU, saat ini kondisi infrastruktur di Sumut sudah sangat memprihatinkan, baik jalan, jembatan nasional,  provinsi maupun kabupaten/ kota. 

Akibat dari kurang mantapnya infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut, menimbulkan dampak dari berbagai aspek,  terutama dalam peningkatan ekonomi rakyat dan kurangnya PAD do lima sektor, maupun PAD Kabupaten Kota sendiri. 

Dijelaska Ari, Provinsi Sumatera Utara kaya akan sumber daya alam, budaya dan peradabannya, yang merupakan modal yang sangat signifikan untuk dapat membangun provinsi ini yang maju dan bermartabat.

Bila masyarakat dan Pemprovsu, baik Kabupaten dan Kota dapat bersinergi, dengan mengedepankan semangat kebersamaan, tentunya cita-cita membangun jalan mant akan terwujud.

“Kedepankan kebersamaan, bukan mengedepankan ego sentris masing masing daerah,” ujarnya.

Melirik dari program prioritas Gubernur Sumut dengan konsep  “Menata Kota Membangun Desa”, ini merupakan konsep program yang sangat strategis membangun Sumateta Utara secara menyeluruh yang lebih baik. 

Artinya, Pemprovsu tidak membedakan antara Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. 

“Sayangnya program yang strategis ini di dalam membangun perekonomian rakyat, kurangnya senergitas antara Pemerintah Daerah Provsu dan Kabupaten Kota di Sumatera Utara menjadi kendala utama mewujudkan Sumut yang kaya dan bermartabat,” pungkas Ari.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
MENJAGA GENERASI, MENOLAK PERSEKUSI

MENJAGA GENERASI, MENOLAK PERSEKUSI

LTKP Desak Kadis Perkimcikataru Medan Bongkar Bangunan di Jalan Asrama Diduga Tak Ada  Izin PBG

LTKP Desak Kadis Perkimcikataru Medan Bongkar Bangunan di Jalan Asrama Diduga Tak Ada Izin PBG

GREAT Institute: Permintaan Presiden Lee untuk Damaikan Korea Pengakuan Reputasi Prabowo di Panggung Global

GREAT Institute: Permintaan Presiden Lee untuk Damaikan Korea Pengakuan Reputasi Prabowo di Panggung Global

Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Residence  Jadi Sorotan

Diduga Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi dan Tanpa PBG, Perumahan Paya Gambar Residence Jadi Sorotan

Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran

Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran

Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Komentar
Berita Terbaru