Korban Longsor dan Banjir di Madina Berjumlah 10 Orang
Medan -medanhalo.co
Bencana longsor yang terjadi di sejumlah Kecamatan, Kabupaten Medina, Sumatera Utara menelan korban jiwa 10 orang, 9 diantaranya siswa.
” Sampai saat ini, jumlah korban yang tewas dari Kecamatan Ulu Pungkut terdata berjumlah 10 orang,” kata Kepala BPBD Kabupaten Madina , M. Yasir Nasution, saat di konfirmasi wartawan, Sabtu (13/10).
Dari 10 korban meninggal, 9 diantarnya para siswa dan seorang lainnya terjebak didalam mobil yang tertimbun longsor.
” Ada 9 siswa yang saat kejadian mereka berada di ruangan kelas. Sementara seorang lagi, tertimbun tanah longsor bersama mobilnya,” jelas Yasir.
Diperkirakan masih ada warga yang dilaporkan hilang. ” Diduga masih ada korban lain yang belum di ketemukan,” tambahnya.
Sementara itu. banjir dan tanah lonsong yang terjadi pada Kamis hingga Jumat malam, belasan bangunan yang ada di Kecamatan Ulu Pungkut , Kabupaten Mandailing Natal, Sumut roboh dan sebagain terbawa arus banjir.
” Belasan rumah dan bangunan hancur akibat tanah longson dan banjir,” ungkapnya.
Dari rilis yang diterima detikcom, dilaporkan 11 Kecamatan dan 24 desa di Kabupaten Madina mengalami bencana longsor dan banjir.
Sejumlah tiang listrik roboh dan menyebabkan aliran listrik padam. Rumah warga yang berada ditepi sungai rusak berat dan hanyut terbawa arus
Tim BPBD dan Basarnas sudah berada di lokasi menuju lokasi melakukan pencarian korban. Tim Marinir dari Sibolga telah masuk/tiba di Natal utk memberi bantuan dan evakuasi.(res)