Sabtu, 31 Januari 2026

Atlet Kickboxing Indonesia Siap Bertarung di Kejuaraan Dunia 2021 di Italia

Administrator
Minggu, 10 Oktober 2021 07:28 WIB
Atlet Kickboxing Indonesia Siap Bertarung di Kejuaraan Dunia 2021 di Italia

JAKARTA , Halomedan.co
Timnas Kickboxing Indonesia yang berkekuatan 9 atlet kickboxing menyatakan kesiapan untuk bertarung dalam Kejuaraan Kickboxing Dunia yang akan berlangsung di Venice, Italia, 15-25 Oktober 2021. 

Mengingat tampil perdana, Pengurus Pusat Kicboxing Indonesia (PP KBI) tidak menargetkan medali tetapi hanya menambah jam terbang internasional. 

“Terus terang atlet kickboxing Indonesia itu masih minim pengalaman bertanding di kancah internasional karena memang baru pertama tampil di kejuaraan dunia. Makanya, PP KBI ingin tidak memberikan target dan mereka hanya diminta memetik pengalaman bertanding dalam rangka menambah jam terbang internasional,” kata Ketua Umum PP KBI, Ngatino, Minggu (10/10/2021).

Sebelumnya, PP KBI melakukan audiensi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) di Markas NOC Indonesia Gedung FX Lantai 19 Jakarta, pada Kamis (7/10/2021) kemarin. 

Menurut Ngatino, 9 atlet kickboxing yang diterjunkan di Italia tersebut merupakan hasil Seleksi Nasional (Seleknas) untuk dipersiapkan menuju SEA Games Vietnam 2021. 

“Tadinya, kita menggelar seleknas untuk menjaring atlet kicknoxing yang akan ditampilkan di SEA Games Vietnam 2021. Namun, karena pelaksanaannya tertunda akibat pandemi Covid 19 jadinya mereka langsung disiapkan tampil pada kejuaraan dunia. Perlu diketahui, mereka sudah dipersiapkan melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) selama 3 minggu,” ungkap Ngatino. 

Bendahara Umun PP KBI, Karan Sukarno Walia menambahkan pengiriman Timnas Kickboxing Indonesia ke kejuaraan dunia itu juga bertujuan membuka wawasan atlet kicboxing Indonesia untuk melihat sejauh mana kemampuan yang dimilikinya.  

“Mereka bukan hanya bisa menambah pengalaman bertanding dan melihat persaingan atlet kickboxing di kancah dunia tetapi juga bisa mengukur sudah sejauh mana prestasi yang telah dicapai selama menjalani pelatnas. Jadi, mereka bisa lebih termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” jelasnya. 

“Kejuaraan Dunia ini juga sangat penting bagi pelatih untuk membaca peta kekuatan kickboxing di kawasan Asia dan dunia. Jadi, ke depan, pelatih bisa mempersiapkan atlet kickboxing lebih baik lagi saat tampil di ajang Asia maupun dunia,” tambahnya. 

Meski PP KBI tidak menargetkan medali, pelatih Timnas Kickbpxing Indonesia, Juli Silawanto tetap meminta anak asuhnya tampil maksimal. Bahkan, dia yakin ada peluang untuk meraih medali di kejuaraan dunia tersebut. 

“Saya yakin dengan kemampuan anak-anak bisa bersaing. Dan, saya melihat ada peluang mereka untuk meraih medali,” katanya. 

Tekad untuk memberikan penampilan terbaik juga diungkapkan Donfri Oktovay Tollo yang turun di Musical From Putra. “Saya akan berusaha untuk memberikan yang terbaik,” katanya. 

“Kondisi fisik saya siap tempur. Dan, saya akan fight untuk setiap pertarungan nanti,” timpal Putra Padmi yang turun di Low Kick Putra 60kg

“Ya, saya juga sudah siap untuk menghadapi pertarungan nanti,” tambah Dwi Ani Retno yang turun di Low Kick – Putri 54kg. 

Dalam audiensi tersebut, Timnas Kickboxing Indonesia diterima Sekjen NOC Indonesia, Ferry J Kono, Wakil Sekjen II Wijaya M Noeradi dan Anggota Exco Indra Gumulya. 

Sekjen NOC Indonesia, Ferry J Kono meminta PP KBI terus meningkatkan prestasi karena ada tiga kalender event yang bakal dihadapi tahun 2022. Yakni, SEA Games Vietnam 2021,  Asian Games China 2022 dan Islamic Solidarity Games 2022. 

Ferry J Kono juga meminta PP KBI untuk bisa berjuang menempatkan utusan PP KBI duduk di World Association of Kickboxing Organizations (WAKO) atau WAKO Asia. 

“NOC Indonesia siap melobi WAKO dan WAKO Asia agar PP KBI bisa menempatkan utusannya di WAKO atau WAKO Asia. Saat ini, NOC Indonesia sudah sukses menempatkan utusan di Federasi Judo Internasional dan Dewan Federasi E-Sport Internasional/IESF),” kata Ferry J Kono. 

Timnas Kickboxing Indonesia yang akan berangkat ke Italia, Minggu (10/10) 2021): 

Chef de Mission : Ngatino
Operational Deputy: Karan Sukarno Walia
Tim Manajer:  Neneng Nurosi Nurasjati
Pelatih : Juli Silawanto dan Youne V. Senduk

Atlet 
1. M Zainur Anwar Low Kick – Male 54kg
2. Brian Alfa Ferdinand Lawitan Low Kick – Male 60kg
3. Rahul Pinem Low Kick – Male 63kg
4. Andriawan Darmita K1 – Male 57.Kg
5. Firman Muharram Syach K1 – Male 67kg
6. Dwi Ani Retno Low Kick – Famale 54kg
7. Putra Padmi Low Kick – Famale 60kg
8. Donfri Oktovay Tollo Musical From Male
9. Volland Zulfikar H Creative From Male…rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral di Wisuda Al-Azhar Mesir, Wakili Mahasiswi Asing Sampaikan Pidato

Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral di Wisuda Al-Azhar Mesir, Wakili Mahasiswi Asing Sampaikan Pidato

Ketua BAKOPAM Sumut Hadiri Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama, Ibnu : Peran Besar NU dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Ketua BAKOPAM Sumut Hadiri Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama, Ibnu : Peran Besar NU dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Komentar
Berita Terbaru