Rabu, 23 September 2026

sumut Tekan BOR Hingga 8% dan Tingkatkan Kesembuhan dalam Seminggu

Administrator
Minggu, 22 Agustus 2021 15:08 WIB
sumut Tekan BOR Hingga 8% dan  Tingkatkan Kesembuhan dalam Seminggu

DELISERDANG I Halomedan.co

Sumatera Utara (Sumut) berhasil menekan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) hingga 8% dalam seminggu. Serta meningkatkan angka kesembuhan dalam seminggu.

 

Hal itu terwujud atas kerja sama dan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Forkopimda Sumut, serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut. Terutama dalam hal penanganan pasien Covid-19, termasuk penyediaan tempat isolasi terpusat.

 

“Hingga 20 Agustus 2021, BOR di Sumut mencapai 54 %, atau turun 8% dari minggu sebelumnya, ini bisa dicapai karena peran dari Forkopimda Sumut, dan pemerintah kabupaten dan kota yang sama sama berupaya menangani Covid-19 ini,” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, usai mengikuti rapat evaluasi PPKM dan penanganan Covid-19, secara virtual di kediamannya, Sabtu (21/8).

 

Dijelaskannya, saat ini Sumut memiliki 7 tempat isolasi terpusat dengan kapasitas 1.345 tempat tidur. Dengan rincian Gedung P4TK Medan 240 tempat tidur, Hotel Soechi Medan 124 tempat tidur, Asrama Haji Medan 324 tempat tidur.

 

Selanjutnya, Kodam I/Bukit Barisan (khusus personel TNI) 40 tempat tidur, Polda Sumut (khusus personel Polri) 84 tempat tidur, Pematangeiantar 48 tempat tidur, dan Kapal PELNI di Belawan 485 tempat tidur. Selain itu terdapat 199 rumah sakit di Sumut yang memiliki total 24.614 tempat tidur.

 

Selain itu, dalam sepekan terkahir, tingkat kesembuhan pasien meningkat 3,37%. Recovery rate Sumut kini sebesar 88,58%. Sementara itu, mortality rate Sumut 2,36%, lebih rendah dari pada nasional yang sebesar 3,14%.

 

“Saya harap, seluruh upaya dapat kita kerahkan untuk memutus mata rantai penularan sehingga kita bisa kembali beraktivitas seperti dulu, ” kata Gubernur.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar mengatakan pihaknya juga akan terus menyosialisasikan mengenai wajibnya protokol kesehatan. Menurutnya, selain vaksinasi, protokol kesehatan (Prokes) adalah upaya  yang sebenarnya yang langsung bisa ditetapkan oleh setiap orang.

 

“Kami harap masyarakat selalu jalankan Prokes, terutama masker, masker inilah yang utama, ” kata Irman.rel

 

 



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Ketua SPS: AI Bukan Sekadar Percepat Produksi Konten, tapi Buka Peluang Bisnis Media

Ketua SPS: AI Bukan Sekadar Percepat Produksi Konten, tapi Buka Peluang Bisnis Media

KINERJA KEMENTERIAN IMIPAS YANG BERKUALITAS DAN BERINTEGRITAS

KINERJA KEMENTERIAN IMIPAS YANG BERKUALITAS DAN BERINTEGRITAS

Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia dan Koperasi Jasa Cahaya Kita Bersama Teken PKS Uji Mesin Mobile Grain Dryer di Deli Serdang

Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia dan Koperasi Jasa Cahaya Kita Bersama Teken PKS Uji Mesin Mobile Grain Dryer di Deli Serdang

Ceo Sumut24 Group Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Ceo Sumut24 Group Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

DARI JERUJI KE REINTEGRASI SOSIAL: MENAGIH JANJI KUHP BARU PADA BAPAS DAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN

DARI JERUJI KE REINTEGRASI SOSIAL: MENAGIH JANJI KUHP BARU PADA BAPAS DAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN

Nasib Naas Abdul Rahman: Lahan Digusur Hingga Jadi Tersangka, Dr. Ramces Pertanyakan Permainan Pasal

Nasib Naas Abdul Rahman: Lahan Digusur Hingga Jadi Tersangka, Dr. Ramces Pertanyakan Permainan Pasal

Komentar
Berita Terbaru